All language subtitles for Maoshan.(2020).WEB-DL

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com

www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!

Konon kabarnya ada kekuatan spiritual yang sangat kuat

berkumpul di atas Maoshan.

Agar kekuatan spiritual tidak direbut roh jahat,

Maoshan memikul tanggung jawab melindungi kekuatan tersebut,

menegakkan keadilan di dunia,

Memasuki Perguruan Maoshan

menjadi impian semua pendekar di Jiang Nan.

subtitle by rhaindesign Palu, 1 Februari 2021

Adik, hentikanlah.

Jangan harap!

Guru!

Guru, di mana Kakak Pertama?

Drum Penekan Jiwa.

Kekuatan spiritual Maoshan

bantu aku untuk menjadi abadi.

Siapa itu?

Maoshan, Yin Shouyi.

Orang tidak terkenal.

Maksud kalimat ini sepertinya

Tidak mau mengobrol lagi, ya?

Langit dan bumi tidak tertandingi,

meminjam kekuatan alam semesta.

Pintu tertutup tapi terlihat asapnya.

Tusuk.

Digoreng hingga warna kuning tua.

Oles.

Kapal biji-bijian dari utara belum datang, beras semahal mutiara.

Kaitkan.

Sekelompok perahu nelayan diterangi matahari terbenam.

Potong.

Ceritanya sudah selesai.

Mau makan ayam?

Tidak.

Aku sudah cerita panjang lebar, jangan sampai sia-sia.

kau benar-benar murid Maoshan?

Tentu saja.

Penjahat itu benar-benar sudah mati?

Tentu saja.

kau yang bunuh penjahatnya?

Itu...tentu saja.

Kuberi tahu kalian sebuah rahasia.

Aku murid rahasia Maoshan.

Kutunjukkan sesuatu yang bagus.

Ini Pedang Jiulong yang legendaris.

ini menyerap intisari Maoshan setiap hari.

ini senjata ajaib tertinggi Maoshan.

Tidak ada siluman yang bisa melarikan diri di depannya.

Selama memiliki Pedang Jiulong yang hebat ini,

maka akan jadi tidak terkalahkan,

membunuh semua siluman di dunia.

Pedang Jiulong ini juga

yang mengalahkan Drum Penekan Jiwa milik Luo Huanzhen.

Menghajarnya hingga babak belur.

Mengalir seperti air.

Semua ini edisi terbatas yang khusus dibuat

untuk memperingati 30 ribu tahun kekalahan Luo Huanzhen.

mengerti maksudnya?

Setelah memilikinya,

tinggal menunggu pujian tanpa berusaha.

Begitu melewatkannya, maka tak akan ada lagi.

Dua sen.

Ini.

Aku mau juga.

harga naik.

Tiga sen.

Tiga sen.

Beli tiga gratis satu.

Aku mau.

Ini, kau ambillah.

Pergi main sana.

Siluman, mau pergi ke mana?

Siluman.

Berani buat masalah di Gedung Shisan.

Gedung Shisan

Kalian berdua bajingan yang tidak punya mata.

Beraninya sok berkuasa di wilayah kekuasaanku.

Kuberi tahu kalian.

Jika ada yang berani buat onar di Gedung Shisan lagi,

akan kugunakan tulangmu untuk memasak sup.

Pergi.

Bocah!

Minggir!

Berhenti kau!

Berhenti!

Yin Shouyi.

Apa kau gila?

Kau baik-baik saja?

Kenapa ada orang sepertimu.

Aduh, menurutmu ada apa ini?

Maoshan

Kota ini sedang menunggu.

Sedangkan aku

adalah penjaga kota ini.

Aku adalah...

Ayam kampung tetaplah ayam kampung, malah ingin jadi burung phoenix.

Kota Taoyuan

Pembunuhan!

Cepat lari!

Cepat lari!

Cepat lari!

Tolong!

Xiao Le! kau melihat Xiao Le?

Xiao Le!

Cepat lari!

Xiao Le!

Pria Besar, aku tidak takut padamu.

Aku punya Pedang Jiulong yang hebat.

Xiao Le!

Xiao Le.

Cepat, bawa pergi!

Ke sini!

Ayo, mau bertingkah.

Bertingkah lagi.

Sudah tumbang.

Racun menyerang hatinya.

Sudah mati dari awal.

Racun yang tersisa di tubuhnya

membuatnya berubah seperti ini.

Apa akan ada siluman lagi?

Ya, apa akan ada siluman lagi?

Semuanya, jangan khawatir.

Tidak ada siluman lagi di sekitar sini.

Benar-benar murid Maoshan.

- Murid Maoshan. - Hebat sekali.

Terima kasih atas bantuan ketiga Pendekar.

Semuanya tidak perlu berterima kasih.

Semuanya, bantu angkat keluar Da Chui.

Boleh aku bertanya, siapa nama ketiga Pendekar?

Yulingzi.

Liangxuzi.

Zhongguizi.

Ketiganya murid Maoshan.

Ketiganya murid Maoshan?

Benar.

Xiao Le, dapat dari mana pedang ini?

Beli dari Kak Shouyi.

Kak Shouyi bilang dia murid Maoshan.

Kak Shouyi bilang Pedang Jiulong yang hebat ini bisa melawan siluman.

Aku belum pernah melihat orang ini di Maoshan.

Pembohong besar, benar-benar pembohong besar!

Kenapa kau tidak bermoral sekali?

Anakku hampir terbunuh karenamu tadi.

Apa kau tahu?

Sudah mencelakai berapa banyak orang?

Tidak bermoral sama sekali.

Hampir saja kehilangan nyawa.

Tidak bermoral sama sekali.

Tidak di didik dengan baik.

Semuanya.

Maaf.

Aku, Nyonya Shisan

yang tidak mendidik putraku.

Apa cukup hanya dengan maaf?

Minta maaf.

Minta maaf.

Semuanya bubarlah.

Semuanya bubar, bubar.

Apa-apaan itu, bahkan membohongi anak-anak.

Pembohong.

Kami tak akan memercayaimu lagi.

Sudah.

Bangunlah.

Maoshan bukan tempat yang bisa dimasuki orang sembarangan.

Jika ada pelanggaran lagi,

pasti tidak akan diampuni.

Apa hubungannya denganmu?

Pikirkanlah sendiri.

Bangun.

Apa kau benar-benar murid Maoshan?

Tentu saja.

Apa orang jahat itu benar-benar sudah mati?

Tentu saja.

Aku belum pernah melihat orang ini di Maoshan.

Pembohong.

Kami tidak akan memercayaimu lagi.

Maoshan bukan tempat yang bisa dimasuki orang sembarangan.

Ajaran Maoshan hebat.

Senjata ajaibnya telah beribu-ribu tahun.

Ketiga murid berjalan bersama.

Rakyat bisa tidur nyenyak.

Ketiga murid berjalan bersama.

Rakyat bisa tidur nyenyak.

Masak, ayo masak.

Kau ini.

Berhenti memikirkan soal pahlawan.

soal pendekar lagi.

Kelak, warisi Gedung Shisan,

lalu, menikah dan melahirkan anak,

lebih hebat dari apa pun.

Ibu.

Menurutmu kenapa bisnis kita sangat bagus?

Ini pasti karena keahlian memasak ibumu yang hebat.

Salah.

Reputasi?

kalau begitu, karena apa?

Karena ibuku itu

orangnya sangat cantik.

Pergi sana.

Jika bilang itu pada seorang gadis,

aku pasti dari dulu sudah punya menantu.

Bertanding untuk maju,

agar berhasil kalahkan musuh.

Serang titik lemah musuh,

bisa terus mendapat kemenangan

karena tempat penting musuh telah kosong.

Catur putih menyerang.

Catur lahir dari potongan.

Sepertinya aku kalah lagi kali ini.

Harus pelan-pelan untuk memasuki wilayah.

Hati-hati dan jangan buru-buru.

Hatimu tidak tenang.

Tergesa-gesa dalam bertindak.

Guru, Master.

Ada hal yang ingin Murid laporkan.

Apa ada hal baru lagi di Beihai?

Roh jahat muncul di Kota Taoyuan.

Master.

Mungkinkah itu dia?

Tetua Ketiga

sepertinya menemui kesulitan.

Kau datang juga pada akhirnya.

Aku datang untuk ambil kembali barang milikku.

Keras kepala dan tolol.

Roh Langit dan Bumi.

Petir menyambar.

Lima Guntur.

Jika dengar, segera datang.

Atasi secepatnya.

Mantra Lima Guntur.

Lemah sekali.

Kugunakan kalian untuk mencoba Drumku.

Master.

Master.

Maoshan akan ada bencana besar.

Jika Maoshan benar-benar menghadapi bencana,

ini semua karena kesalahan Murid.

Kau tidak perlu terlalu menyalahkan diri sendiri.

Murid memohon pada Master untuk mengawasi Maoshan.

Batas waktuku

sudah akan tiba.

Bencana kali ini

meski sebagai guru aku tidak bisa berbuat apa-apa,

namun, Pendeta Jiulong akan segera muncul

dan membantu Maoshan.

Di mana orang itu?

Tujuh hari kemudian, adakan Upacara Pemilihan Pendeta Jiulong.

Saat itu kalian akan tahu sendiri.

kau sudah dengar?

Maoshan ingin memilih Pendeta Jiulong

dan menyerahkan Pedang Jiulong yang hebat padanya.

Tentu saja tahu.

Pagi-pagi ini, seluruh kota penuh dengan pengumuman.

Katanya bisa mendaftar di sana.

Benar-benar sulit ditemukan selama bertahun-tahun.

Benar.

Shouyi.

Shouyi!

Dasar brengsek.

Beraninya meninggalkan ibumu.

Bocah tengil!

Sudah pergi.

Jika pergi jangan pernah kembali lagi!

Pengumuman

Selamanya!

Situasi mendesak.

Hari ini,

Perguruan Maoshan

akan mencari reinkarnasi Pendeta Jiulong

yang jarang ditemui.

Murid di luar Maoshan

bisa mendaftar dan ikut kompetisi.

Tidak peduli identitas diri, hanya pentingkan keterampilan.

Ujian pertama Maoshan hari ini,

asalkan berhasil berjalan melintasi jembatan bangku dan tidak jatuh,

maka dapat berpartisipasi dalam ujian kedua.

Ujian dimulai!

Bagus!

Kau baik-baik saja?

Aku maju.

Bagus.

Jangan berdiri saja.

Kenapa dia di atas sana begitu lama?

Bagus!

Ada kemampuan, hebat!

Aku maju.

Bagus.

Bagus!

Apa ada misteri di tengah itu?

Ayo jalan, kenapa tidak jalan?

Bagus!

Hebat!

Apa dia bisa?

Bukankah itu Yin Shouyi?

Kenapa dia datang?

Bisa tidak dia?

Lihat sajalah.

Pasti akan jatuh dalam tiga langkah.

Memalukan sekali.

Turunlah.

Jangan naik lagi.

Jangan buat malu.

Turun sajalah.

Hanya kemampuan segini

ingin memasuki Perguruan Maoshan?

Bukankah begitu, Kakak?

Aku malah merasa

dia lumayan menarik.

Mungkinkah benar-benar ada kemampuan?

Kau pembohong, pembohong besar.

Kenapa kau seperti itu? Pembohong!

Ibu.

Shunzi.

Pilih salah satu dari dua.

Anak kecil baru memilih salah satu dari dua.

Sudah kubilang dia tidak bisa, kan?

Masih bisa, hebat juga.

Yin Shouyi!

Turun saja jika tidak bisa.

Semangat, sudah hampir akan turun.

Benar-benar tidak kelihatan.

Anak ini punya kemampuan.

Ujian kedua, menarik pedang.

Yang bisa menarik Pedang Jiulong yang hebat,

maka dialah Pendeta Jiulong.

Tadi hanya beruntung bisa keluar dari ilusi.

Apa yang harus kulakukan sekarang?

subtitle by rhaindesign Palu, 1 Februari 2021

Pendeta Jiulong telah muncul.

Kau adalah Pendeta Jiulong.

Aku?

Pendeta Jiulong telah muncul.

Katakan rencanamu.

Bagaimana menjamin posisiku di Maoshan?

Master.

Sebenarnya kenapa?

Kehendak Langit.

Yin Shouyi ini

tidak punya dasar sama sekali.

Sifatnya tidak serius.

Jika nasib Maoshan dan rakyat di dunia

diserahkan padanya,

Murid tidak bisa menerimanya.

kau masih ingat Yin Xuanji?

Apa hubungannya dengan ini?

Mungkinkah...

Yin Shouyi adalah putra tunggal Yin Xuanji.

Sekalipun Yin Xuanji bisa buat Pedang Jiulong yang hebat ini bergerak,

bukan berarti putranya juga bisa.

Terlebih lagi Yin Xuanji adalah anggota ajaran Iblis.

Ajaran yang benar,

ajaran iblis,

bisa saja benar ataupun salah.

Sulit membedakan dengan jelas.

Saat hati orang itu murni dan baik,

memerhatikan rakyat biasa,

barulah ajaran yang benar.

Namun, sekarang waktunya mendesak.

Murid benar-benar tidak yakin.

Di saat yang khusus

harus menggunakan cara yang khusus.

BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com

www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!

Guru.

Guru.

Setelah selesai makan malam,

kau pergilah.

Apa?

Apa maksudnya?

Kenapa?

Aku adalah...

Aku adalah Pendeta Jiulong.

Aku masih ada misi yang belum diselesaikan.

Di dunia ini,

orang yang bisa menarik Pedang Jiulong yang hebat

bukan hanya kau seorang.

Namun, orang yang benar-benar bisa mengendalikan Pedang Jiulong yang hebat

barulah Pendeta Jiulong.

Sedangkan kau,

bukan.

Aku memang tidak bisa.

Siapa yang langsung bisa begitu lahir, ya 'kan?

Kau saja tidak mengajariku.

Bukankah aku akan bisa jika kau mengajariku?

Kau kira ini memasak?

Sekali ajar langsung bisa.

Kau sudah coba?

Bagaimana kau bisa tahu jika belum mencobanya?

Kau coba dulu.

Coba dulu.

Coba dulu?

Tiga kali saja.

Sekali lagi.

Sekali lagi.

tidak punya dasar sama sekali.

Semua bergantung pada keberuntungan.

Bagaimana kau bisa menjamin dirimu

setiap saat selalu beruntung?

Masih ada satu kali lagi.

Aku akan...

Aku akan berjuang melawanmu!

Eh, eh.

Yin Shouyi.

Kau baik-baik saja?

Aku pergi, aku pergi sekarang.

Kau...

Hei.

Kenapa kau ingin memasuki Maoshan?

Belajar kungfu sangat sulit.

Sebenarnya hidup di Kota Taoyuan cukup bagus.

Orang lalu-lalang.

Teh dan makanan sangat enak.

Menarik sekali.

Tidak seperti di Maoshan.

Selain latihan dan latihan.

Terlebih lagi, kau tidak punya dasar.

Tidak akan bisa juga.

Menghindar!

Kau baik-baik saja?

Kau baik-baik saja?

- Tidak apa-apa. - Kembalilah dulu.

Ayo.

Kugendong kau.

Tidak perlu.

Naik.

Saat kau serius,

lumayan enak dilihat.

Tidak enak dilihat juga tidak masalah.

Lagi pula kita tidak akan bertemu lagi kelak.

Kau masih marah pada Guru?

Aku marah pada diriku sendiri.

Aku tidak punya kemampuan,

tidak bisa memasuki Maoshan.

tidak bisa menjadi pendekar,

tidak bisa membantu tegakkan keadilan.

Setelah kembali,

aku tetap seorang pengangguran.

Terlebih lagi,

aku bahkan tidak punya kualifikasi untuk bermimpi lagi.

Guru orangnya sangat baik.

Bahkan terhadap Luo Huanzhen juga begitu.

Saat itu,

Luo Huanzhen dan Guru adalah murid Master.

Keduanya bersatu hati.

Maju bersama.

Luo Huanzhen seorang jenius yang mempelajari sihir Maoshan.

Namun, setelah itu

Luo Huanzhen mulai kecanduan sihir terlarang.

Ilmu pedang juga mulai merasukinya.

Hingga saat Guru menyadari Luo Huanzhen melatih sihir terlarang,

Master ingin mengeksekusi Luo Huanzhen.

Guru masih memohon untuk Luo Huanzhen.

Apa kau mendengarnya?

Ya.

Jika begitu, bisakah kau memberitahuku sekarang,

kenapa kau ingin memasuki Maoshan?

Menjadi pendekar.

Alasanmu ini cukup bagus.

Adik.

Kakak, kau baik-baik saja?

Kalian jangan melihatku seperti itu.

Aku hanya cedera ringan.

Ini masih cedera ringan?

Kau ini kenapa?

Kakak.

Kau lagi.

Guru.

Guru.

Kalian keluar dulu.

Biarkan Yulingzi beristirahat dengan baik.

Adik, kau istirahatlah dulu.

Aku akan melihatmu lagi nanti.

Kakak, aku pergi dulu.

Bagaimana keadaanmu?

Terima kasih perhatiannya Guru.

Murid tidak apa-apa.

Kali ini,

terima kasih.

Pendekar.

Biarkanlah aku tinggal.

Aku ingin belajar bela diri.

Aku ingin memiliki kemampuan

melindungi semua orang.

Guru.

Yin Shouyi terluka

demi menolongku.

Bagaimana jika

biarkan dia menetap dan memulihkan diri?

Baik.

Kau tinggal di sini untuk sementara.

Lukamu baru saja membaik.

Sudah sembuh dari awal, lihat, sudah tidak apa-apa.

Para Kakak.

Mulai hari ini, pesan saja apa pun yang ingin kalian makan.

Baik.

Jangan bergerak.

Hati-hati jebakan.

- Ada jebakan? - Tidak mungkin, 'kan?

Akan ada jebakan apa ini?

Jebakan apa?

Dia ini ingin menyogok kita.

Lumayan enak.

Kakak.

Ini benar-benar lezat.

Makan, makan.

Kalian...

Kakak Zhongguizi.

Kau benar-benar tidak makan?

Meskipun aku, Zhongguizi mati kelaparan,

aku tidak akan pernah makan masakanmu.

Kalian berdua...

Kalian berdua beraninya mengkhianati Guru

dan memihaknya.

Aku merasa malu untuk kalian.

Aku Zhongguizi,

selalu menghargai perasaan dan kebenaran.

Karena kalian telah disogok olehnya,

bagaimana bisa aku menghindar sendiri?

Kakak, ini lezat sekali.

Kakak, kau coba ini, coba ini.

Ikan itu enak.

Kau jangan hiraukan!

Dia bilang ikannya enak.

Terima kasih, Kakak.

Bocah, cepat kemari sajikan makanannya.

Cepat sajikan makanannya.

Benar-benar sudah pikun.

Pelanggan, silakan makan.

Baik.

Teknik memasak Nyonya Shisan semakin membaik.

Benar.

Makan.

subtitle by rhaindesign Palu, 1 Februari 2021

Latihannya lumayan bagus.

Tidak ada lagi.

Hanya melihat dua jurus itu.

Mulai besok,

kau mulailah berlatih dengan saudaramu.

Makan siang beberapa hari ini sangat enak.

Guru.

Bisa pesan makanan.

Enak.

Sedang gambar apa?

Pesananmu sudah selesai, Pelanggan, silakan makan.

Terima kasih.

Makan saja kau.

Ayo, minum arak.

Ayo.

Orang seperti dia,

aku rasa dalam waktu dekat ini

pasti tidak akan ada hasilnya.

Bagaimana menurutmu?

Kalian jangan bilang begitu.

Seperti kata pepatah.

"Guru yang baik, memberikan hasil dua kali lipat dengan setengah usaha."

Maoshan begitu hebat,

menurutku

lima tahun.

Lima tahun juga belum tentu berhasil.

Menurutmu, benar, 'kan?

Ayo, saudara.

Minum.

Jika makan

harus makan dengan baik.

Jika terlalu banyak bicara,

hati-hati tersedak.

Selamat menikmati.

Sudah berpikir jernih?

Aku setuju dengan usulanmu sebelumnya.

Hanya kau seorang yang pintar di Maoshan.

Kuharap kau bisa menepati janjimu.

Tenang saja, aku hanya menginginkan kekuatan spiritual Maoshan saja.

Baguslah kalau begitu.

Shouyi.

Guru.

Ilmu pedangmu sekarang sudah lumayan bagus.

Guru, jangan ngomong begitu.

aku jadi sangat malu.

Kau masih bisa malu?

Master.

Aku telah mengamatimu beberapa waktu ini.

Kau tidak mengecewakanku.

Jujur, Master.

Kata-kata Master lebih membuatku malu.

Shouyi.

Hari ini memanggilmu ke sini untuk memberitahumu

kenapa memilihmu menjadi Pendeta Jiulong.

Semua orang ingin merebut Pedang Jiulong yang hebat.

Namun, semua itu hanya khayalan.

Malah seorang anggota ajaran iblis

yang bisa menarik Pedang Jiulong.

Orang itu adalah ayahmu.

Benar-benar takdir mempermainkan orang.

Apa yang kau pikirkan?

Tidak apa.

tidak begitu penting.

Saat pertama kali melihatmu,

melihatmu menolong anak itu tanpa peduli pada nyawamu.

Aku langsung tahu.

Kau orang yang sangat baik

dan pemberani.

Meski kelihatan tidak bisa diandalkan.

Selain ibuku,

kau orang pertama yang memujiku.

Tidak.

semua saudara sangat menyukaimu.

Itu tidak sama.

Ambillah.

Dulu Guru memberikanku kantung pewangi ini.

Kau ambillah.

Bisa membantumu menenangkan diri.

Kenapa kau melihatku begitu?

Apa ada sesuatu di wajahku?

Mereka yang bilang bintang itu cerah,

pasti belum pernah melihat mata Kakak.

Apa yang kau katakan?

Kakak.

Apa yang gosong?

Tidak ada, di sini tidak kelihatan sinar api.

Itu

adalah hatiku yang sedang membara.

Yin Shouyi.

Kau sudah bosan hidup, ya?

Beraninya kau menggodaku seperti ini.

Ibuku memberiku ini.

Kita berdua tukaran.

Kumainkan sebuah lagu untukmu.

Guru!

Guru.

Master...

Master dia...

Saat sesuatu mencapai titik ekstrim, maka harus berubah ke arah berlawanan

Shouyi.

Mulai hari ini,

aku akan mewariskan Ajaran Hati Jiulong padamu.

Akhirnya aku selesai mempelajari Jiu Chong Tian.

Hati dan pikiran bersatu.

Jiwa dan raga saling mengikuti.

Meski akan terlihat dungu,

jangan terkejut akan segala hal.

Tidak ada ketidaktahuan dan tidak ada kemarahan.

Tanpa keinginan atau permohonan apa pun.

Tidak ada yang dilepaskan.

Dapat membuktikan diri sendiri dan tidak menganggap diri hebat.

Kenapa batas penghalang bisa rusak?

Pendekar, batas penghalang telah rusak.

Shouyi, jangan terganggu.

Hati dan pikiran bersatu.

Jiwa dan raga saling mengikuti.

Meski akan terlihat dungu,

jangan terkejut akan segala hal.

Tidak ada ketidaktahuan dan tidak ada kemarahan.

Tanpa keinginan atau permohonan apa pun.

Tidak ada yang dilepaskan.

Dapat membuktikan diri sendiri dan tak menganggap diri hebat.

Tidak ada yang dilepaskan.

Dapat membuktikan diri sendiri dan tak menganggap diri hebat.

Ling Xiao.

Kau masih tidak bisa melepaskannya.

Melepaskan?

Shouyi.

Kau Pendeta Jiulong yang baru terpilih oleh Maoshan?

Maoshan, Yin Shouyi.

Murid orang jahat.

Shouyi, tiga murid.

Bentuk formasi.

Ya.

Sudah bertahun-tahun,

kalian masih memakai Formasi Bagua.

Masih tidak mau beraksi?

Kakak, apa yang kau lakukan?

Liangxuzi.

Guru.

Atas dasar apa dia adalah Pendeta Jiulong?

Aku sudah bertahun-tahun berusaha keras di Maoshan,

kalian malah lebih memilih orang luar

dan tidak memandangku.

Tidak masalah.

Karena aku tidak bisa menjadi Pendeta Jiulong,

maka aku akan menjadi pemimpin Maoshan.

Kau yang merusaki batas penghalang?

Kalian yang memaksaku!

Kakak, kau gila?

Oh ya, Guru.

Setelah aku menjadi pemimpin,

kalian semua...

Kalian semua akan baik-baik saja.

Pengkhianat.

Aku akan membantu Guru membereskan sampah!

Maoshan sering berkata,

mendahulukan kepentingan hati rakyat.

Hari ini , aku ingin melihat,

apakah kau bisa menyelamatkan

murid Maoshan dan rakyat.

Shouyi.

Guru.

Segera turun gunung selamatkan orang.

Tapi...

Pergi!

Murid Maoshan, bentuk formasi!

Tunggu sebentar.

Kenapa kau terus menerus mengikuti?

Kakak.

kau masih tidak mengerti?

Luo Huanzhen memanfaatkanmu.

Dia ingin membunuh semua orang di Maoshan.

Memanfaatkanku?

Tenang saja.

Aku hanya menginginkan kekuatan spiritual Maoshan saja.

Hanya kau seorang yang pintar di Maoshan.

Adik!

Kakak.

Kakak.

Adik.

Kakak.

Aku hanya marah.

Kenapa Guru selalu tidak bisa melihatku?

Kakak.

Kakak, kau jangan bicara lagi.

Jangan bicara.

Kakak.

Kakak!

Kakak, bangunlah!

Kakak.

BIARKAN IMAJINASIMU MELAYANG! = KHUSUS DEWASA = www.WIKWIKENAK.com

www.WIKWIKENAK.com DIJAMIN PUAS DAN KETAGIHAN! BUKTIKAN SENDIRI!

Ibu.

Ibu!

Di mana ibuku?

Bocah, kau panggil hantu?

Aku masih belum mati.

Ibu.

Menakutiku saja, Ibu.

Menakutiku saja.

Ibu.

Di mana Shunzi?

Sudah kusuruh ke dermaga dulu.

Lumayan juga.

Sepertinya banyak belajar di Maoshan, ya.

Ibu.

Kenapa aku tidak tahu

kau begitu hebat?

Saat Ibu muda,

jauh lebih hebat dari dirimu yang dulu.

Bocah.

Apa sudah siap?

Sudah siap.

Ayo.

Sini.

Putraku.

Bukankah kau terus bertanya seperti apa ayahmu?

Kau sekarang sama persis seperti ayahmu.

Tampan!

Guru!

Putraku.

Serahkan padaku.

Putraku!

Ibu.

Ibu.

Ibu.

Anakku.

Ibu sangat bahagia.

Kau menjadi...

Menjadi

orang yang kau inginkan.

Kau...

Kau seperti ayahmu.

Ibu tidak bisa...

Tidak bisa

membuat mi lagi.

Ibu.

Ibu.

Luo Huanzhen!

Shouyi.

Jangan ada pikiran mengganggu, itu kesempatan untuk tenang.

Kita tidak berbeda dengan benda mati, jangan ada ego agar bisa tercerahkan.

Bocah.

Hidup itu seperti memasak.

Asam, manis, pahit, pedas, asin, ada semua rasa.

Jangan keras kepala dan tidak tahu beradaptasi dalam segala hal.

Kau harus mengubah sudut pandang.

Saat sesuatu mencapai titik ekstrim, maka harus berubah ke arah berlawanan.

Orang yang percaya akan melihat.

Namun, matanya dibutakan oleh keadaan.

Pedang yang patah juga pedang.

Tidak berbentuk maka akan menjadi berbentuk.

Saat sesuatu mencapai titik ekstrim.

Aku sudah mengerti.

Segala sesuatu di dunia ini

lahir dari dirinya.

Meski dia menoleransi semuanya,

tapi dia tidak pilih kasih.

Karena saat orang memerlukan, baru memberikan nama.

Meski begitu, tidak pernah ada yang tunjukkan kebajikan dan kebenarannya.

Tidak ada kabar...

Sudah lalui musim panas dan dingin.

Sepanjang jalan menuju ke barat,

telah menemui banyak hal-hal aneh.

Semoga saat kita bertemu,

bisa berbagi cerita denganmu.

Semoga baik-baik saja.

Dari Ling Yao.

Shunzi.

Kuserahkan toko padamu, ya.

subtitle by rhaindesign Palu, 1 Februari 2021

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.