All language subtitles for -Duty Exchange (2021)CHINESE.

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

KEPADA SITUS NONTON STREAMING: MOHON TIDAK MERUBAH KONTEN APAPUN DI DALAM SUBTITEL INI

Nomor 1073, silahkan ke loket 5 untuk layanan bank.

Nomor 1073, silahkan ke loket 5 untuk layanan bank.

Jangan bergerak!

Tolong!

Lari!

Berdasarkan laporan,

ada 5 perampok bank bersenjata dan membawa peledak.

Ada korban dari para sandera.

Beraksi sekarang dan siapkan tim Penjinak Bom.

Cepat! / Siap, pak!

terjemahan broth3rmax

Lekas! Ke sini. / Baik.

Sedang terjadi perampokan di bank kota.

Menurut saksi,

ada 5 perampok bersenjata dan bawa bom,

sudah membunuh seorang tak bersalah di tempat.

Yang lain masih ditawan oleh para perampok.

Polisi sudah memblokade seluruh area tersebut.

Tetaplah bersama kami untuk mengikuti berita selanjutnya.

w w w . c r o t b a s a h . c o m

Mau diam nggak?

Ruang lobi diamankan.

2 lagi di ruang besi. / Terus maju.

Baik.

Semangat ya! / Sampai ketemu nanti malam.

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

5 TAHUN KEMUDIAN

Jelaskan tentang obat yang tadi kau sebutkan.

Cuma itu yang kutahu.

Hanya dia yang tahu lengkapnya. / Siapa dia?

Dimana dia?

Dia...

Dia ketakutan.

Dia menyebutkan seseorang yang pintar soal bom.

Beritahu dia, dia bisa percayai polisi.

Kami akan jamin keselamatannya.

Akan kuusahakan.

Siapa itu?

Siapa kau?

Aku sudah membawakanmu hadiah.

Halo.

Ye.

Kuingin tahu semua tempat para informanku yang akhir-akhirnya muncul.

Aku tak bilang apa-apa padanya.

Sumpah, Nona Ting. Aku tak ngomong apa-apa!

Sekarang, keluarkan ponselmu.

Cari nomor telpon itu.

Kau tahu yang kumaksud.

Beritahu dia,

besok jam 6 malam bawa semua datanya ke Bar Siwei.

Polisi akan menunggu di sana.

Ya sudah.

Selamat malam. / Aku sudah lakukan perintahmu!

Aku tak mau mati!

Nona Ting!

...dan orang-orang yang dia temui.

Halo? Nona Jiang? Apa yang terjadi?

Apa itu suara ledakan? Nona Jiang, bisa dengar?

Halo. / Nona Jiang?

Kau tak apa-apa? / Kita juga butuh Penjinak Bom.

Kami sudah lakukan evakuasi,

dan ambulan sedang kemari.

Pemadam Kebakaran sudah di lokasi.

Kami pasang garis batas di gerbang halaman sejauh 20 meter.

Sistem pengacak sudah disiapkan.

Tim Alpha, laporkan status.

Kami sampai di ruang besi, siap menerobos.

Memasuki zona hitam, nyalakan pengacak.

Muyun, bersiap...

Hey dengarkan,

namaku Lin Lu.

Penjinak bom No. 1 di Kepolisian Nanhai.

Aku punya putri, namanya Jiajia.

Hari ini ultahnya yang ke-13.

Aku berjanji,

kita akan merayakannya bersama-sama.

Jadi kuingin kau membantuku,

jangan gerak-gerak sampai kuselesaikan tugasku.

Kalau tidak,

kita berdua bisa mati.

Jiajia.

Pertama, seret dia ke gang,

kali ini jangan biarkan dia lolos.

Langsung serang disaat dia belum siap.

Kalau dia bisa menghindar,

yang perlu kulakukan hanya menunggu.

Menunggu saat yang pas, untuk mukul dia sekeras-kerasnya!

Kenapa kau ini?

Jiajia!

Kamu... / Jiajia!

Kayaknya kau lebih suka merayakan ultahmu di dalam penjara ya?

Jangan sebut-sebut ultahku! Ayah tahu aku tak suka.

Kemana saja kau pagi ini?

Ujian tes.

Selamat datang, silahkan mendaftar akademi kepolisian.

Psikotesnya jangan sampai telat. / Terima kasih pak.

Ujian tes? / Ya, lalu aku ke kedai mie pojok,

disana aku ketemu Shan Zhu.

Jiajia.

Ponselku!

Jiajia Lu! Dengar baik-baik ya.

Kau harus lapor polisi dalam kondisi begini

dan jangan bertindak sendirian.

Bukankah ayah polisi?

Tidak lagi.

Sekarang aku hanyalah ayahmu.

Keselamatanmulah yang ayah pikirkan. Kau tak bisa menghadapi preman itu

saat tubuhmu seperti aku. / Semua perampok bank,

dulunya preman kecil-kecilan.

Aku tak butuh ditemani.

Itu sudah lama banget.

Lu.

Aku ada kasus untukmu.

Mungkin kau tertarik.

Kali ini masalahnya apa?

Beberapa hari lalu

salah satu rumah informanku meledak.

Dalam strukturnya

dan cara bom dibuat

semua terkait sama kasus yang terjadi 5 tahun lalu.

Dan sekarang cuma kau yang pernah menghadapi bom seperti itu.

Dia masih belum ketemu?

Itu sebabnya aku membutuhkanmu.

Muyun, kalau ini berkaitan dengan kasus itu

takutnya aku tak bisa berbuat apa-apa untukmu.

Tapi Lu,

bukankah kau ingin membalas kematian istrimu?

Jiajia sering tanya padaku soal ibunya

kita tak bisa tutupi fakta itu selamanya.

Muyun,

tolong jangan sampai dia tahu. Bagi dia, penjahat itu sudah mati.

Aku tak ingin dia hidup dalam kebencian.

Kematian istrimu

bukanlah salahmu.

Sudahlah, jangan bahas itu lagi.

Lain kali minum teh saja bersamaku.

Lu.

Kau jangan salahkan dirimu terus.

Bom sudah diamankan. Hentikan pengacaknya.

Disini ada bom lagi, segera evakuasi!

Bagaimana statusnya? Jangan sentuh apapun.

Aku segera ke sana! / Yang ini tak ada waktu lagi. Biar aku saja yang tangani.

Aku segera ke sana! Jangan bergerak!

Jiajia, kenapa kau ajak aku ke sini?

Apa yang dikatakan polisi? / Mereka suruh aku pulang dan tunggu di rumah.

Ibu memberi pelajaran baik padaku soal ini.

Itu hape baru.

Seperti kubilang, kau harus parcaya padaku.

Hey bro, aku dapat hape baru.

Sampai ketemu di Bar Siwei. / Itu hape-ku?

Tentu. / Bagaimana kau bisa?

Hey tunggu! Aku tak bisa cepet-cepet.

Kurasa kita mesti turuti kata ayahmu,

serahkan saja ini pada polisi.

Kedua orang tuaku itu polisi. Darah polisi sudah mengalir dalam diriku.

Percaya saja.

Ayo.

Maaf nona-nona. Disini kami tak melayani pelajar.

Mulai hari ini aku sudah orang dewasa.

Baiklah.

Lalu mau pesan apa?

Dua ini.

Kayaknya, kita pergi saja.

Jangan cemas, tak apa.

LINK KHUSUS DEWASA w w w. cro tb asa h.co m PASTI NAGIHIN

Jiajia, kenapa kau jadikan kotak ini sebagai kalung?

Cuma ingin menyimpan kenangan.

Hey ngapain kau? / Sudahlah.

Dasar brengsek. / Pergi sana!

Jiajia, sudah biarkan saja.

Jiajia.

Kau tak bisa lari lagi!

Kali ini apaan lagi?

Maksudku, kembalikan hape-nya temanku.

Tak bisa.

Kecuali kau mau nginap bersamaku.

Jiajia! / Lepas!

Maaf teman-teman. Maaf ya.

Dia memang tak tahu sopan santun.

Kalau mengganggu, mohon jangan diambil hati.

Ayah ini polisi, kenapa mesti takut?

Polisi!

Dia cuma sendirian, hajar dia!

Jangan lari! / Jiajia!

Pass-kodenya Hong Ling.

Hey!

Berhenti!

Ponselnya.

Nih ponselmu! Tolong hentikan! / Dasar jambret!

Brengsek! Bajingan! Pembunuh!

Jiajia Lu! / Jangan pukul aku!

Jiajia Lu!

Jiajia Lu! / Dia kabur!

Kau ini berniat membantu,

apa balas dendam? / Aku tak butuh bantuan ayah kalau aku polisi.

Kau tak tahu kerjanya polisi.

Ibu...

tak akan mencegahku

jika dia masih hidup.

Sejak dia tiada,

ayah sudah jadi kayak orang lain.

Ayah tahu betapa kuingin ikut Akademi Polisi,

tapi terus saja menghalangiku!

Kau tak pernah tahu,

apa makna sebenarnya menjadi seorang polisi.

Kayak ayah sendiri tahu saja.

Lantas kenapa ayah tak bereskan kekacauan ini?

Aku berharap bisa menjadi seperti ayah.

Bila itu terjadi,

tak akan kubiarkan semua penjahat lepas dari hukuman.

Dan aku, tak akan membiarkan siapapun,

membunuh ibuku!

Orang yang membunuh ibumu sudah mati.

Semoga saja kau bisa menjadi sepertiku.

Maka kau nanti akan sadar hidup ini harus dilanjutkan.

LINK KHUSUS DEWASA w w w. cr o t b asa h.co m PASTI NAGIHIN

Ibu, ibu.

Jangan pergi.

Ibu sudah janji merayakan ulang tahun bersamaku.

Ayahmu tadi bilang, jika kami menang kali ini,

maka dia bisa memenuhi salah satu keinginanmu.

Kau pikirkan, kira-kira keinginan apa?

Gegar otak.

Apa yang terjadi?

Dimana aku?

Ambilkan obat ECG.

Dia mencopoti pakaianku?

Dasar cabul! / Kenapa kau pukul dokter?

Tenanglah. Kau mengalami gegar otak.

Tolong tenanglah. / Minggir kau!

Kau mau kemana?

Kau tak boleh pergi! Kembali!

Hentikan dia! / Berhenti!

Lagu selanjutnya permintaan Bika Bear untuk ibunya.

Permohonan ibunya ingin seusia dia.

Cantik dan sehat seperti dirinya.

Sungguh anak yang manis.

Semoga kelak aku bisa punya putri seperti dia.

Ayah?

Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku!

Lepas... ngapain kau ini?

Tolong tenanglah.

Tekanan darahmu tinggi amat buruk buat kesehatanmu.

Tenanglah. / Lepas!

Tolong tenanglah.

Tolong jangan kasar. / Apa dia si gila itu?

Bukan.

Biar kujelaskan.

Tadi aku agak pusing. Sekarang lebih mendingan.

Maaf soal yang tadi.

Tolong biarkan kami bicara berdua saja. Makasih banyak.

Terima kasih.

Siapa kau?

Apa yang kau lakukan disini? Kenapa kau nyamar jadi diriku?

Diam.

Agar mereka tak menganggap kita berdua ini gila.

Jiajia?

Apaan ini sebenarnya?

Tubuh ketukar? Jiwa ketukar?

Gara-gara ledakan itu?

Mungkin.

Keinginan ultahku jadi terkabul?

Kita harus temui dokter.

Aku tak termasuk.

Ayah bakal ditangkap dianggap gila kalau pergi sekarang.

Selain itu...

ini hadiah ulang tahunku.

Kita harus cara biar bisa bertukar tubuh lagi.

Jangan buang-buang waktu.

Muyun!

Bagaimana kondisimu, ada perubahan seperti katamu?

Senang kau mau ke sini.

Kami agak bertengkar sedikit, dia marah sama aku.

Jiajia, kau sudah dewasa.

Bersikap baiklah sama ayahmu. / Aku ini Lin Lu, dia ini Jiajia...

Kepalanya masih agak pusing.

Aku ada pertanyaan untukmu.

Soal ledakan itu.

Ye memberiku laporan.

Menunjukkan tangki bensin meledak disebabkan mobil terbakar tiba-tiba.

Pria yang di dalam mobil adalah adik dari ketua parmasi Cui.

Tapi menurutku

ini masih sangat mencurigakan.

Jadi aku penasaran apakah kau memperhatikan sesuatu yang janggal?

Baiklah.

Kalau begitu jaga diri kalian.

Aku pergi dulu.

Telpon aku kalau kau mengingat sesuatu.

Jiajia. Jaga dirimu ya.

Aku tak memikirkannya. Kita harus bertukar badan dulu.

Sini kulihat, ayolah.

Lihat sebentar saja.

Berikan padaku.

HUKUM JIWA

Ada petunjuk?

Kasus ledakan mobil itu cukup mencurigakan bagiku.

Aku tak menyuruhmu melihat kasus ini.

Aku menyuruhmu cari cara bertukar badan lagi.

Tapi kasus ledakan mobil itu sangat berkaitan dengan masalah kita.

Muyun pernah bilang begitu, kasus ini sangat mencurigakan.

Kau ini... / Aku tak bisa berlama-lama disini.

Ini tugasku untuk menggali faktanya.

Jiajia Lu. Kalau kau berani keluar dari ruangan ini

akan kutelpon rumah sakit dan mengurung kita berdua.

Coba pikir, apa rumah sakit bakalan percaya sama

seorang mantan penjinak bom berpemikiran waras dan bicara logis?

Atau bakalan percaya sama seorang gadis gila?

Itu dia datang.

Jangan buang-buang waktuku. Enyahlah sana.

Mana ayahmu?

Sekarang mari kita bergembira, ya?

Dimana dia?

Makasih atas kedatangannya.

Halo? Internetnya tidak tersambung.

Tolong kirim petugas untuk memperbaikinya.

Sekarang banyak yang antri untuk melihat tagihannya.

Tolong cepetan.

Baik, terima kasih.

2 wiski, di sana.

Salam, pak?

Tadi kau telpon meminta petugas perbaikan, karena internetnya bermasalah, betul?

Kau petugasnya?

Apa salah?

Rasanya aku pernah melihatmu, hanya saja sekarang aku tak ingat.

Memang kata teman-temanku aku ini mirip bintang film.

Mungkin aku lebih cocok jadi aktor. Betul tidak?

Sudahlah, jangan bercanda begitu.

Ada banyak orang menunggu di sana.

Perbaiki saja internetnya.

Baiklah.

Internetnya sudah nyambung.

PELANGGARAN RAMBU LALU LINTAS PLAT NO. L 6Q082

Tn. Cui, itu dia.

Katanya kau punya pertanyaan untukku.

Tuan...?

Permisi, kuyakin ledakan yang terjadi di luar Bar Siwei, berkaitan dengan perusahaanmu.

Benar begitu?

Itu jelas.

Orang yang tewas itu adikku.

Mohon lihat ini, mobil ini milik perusahaanmu, betul?

Kau kenal wanita ini?

Nona Ting, asistenku membocorkan transaksi kita pada adikku.

Mereka akan lapor pada polisi.

Aku bisa urus asistenmu,

tapi bagaimana dengan adikmu?

Kuserahkan itu padamu.

Aku tak mengerti maksudmu.

Wanita itu yang muncul di TKP,

dan sudah aku periksa kendaraan dia itu milik perusahaanmu.

Pak, mengapa kau tak memperkenalkan diri dulu

sebelum melontarkan pertanyaan?

Aku...

rekan magang seniornya Muyun.

Dia meminta aku membantunya menyelidiki kasus ini.

Nampaknya kita punya teman yang sama.

Harusnya kau bilang dari tadi.

Itu jelas mobil kami tapi...

dicuri sebulan lalu.

Dan aku tak kenal siapa wanita itu.

Dicuri?

Ya, kami sedang selidiki secara internal.

Wanita ini muncul di TKP.

Kurasa mungkin dia pengebomnya.

Aku jamin, akan kubantu mencarikan kebenarannya.

Senang mendengarnya.

Terserah padamu sekarang.

Sama-sama.

Sampai jumpa.

JANGAN DIBUKA BILA BELUM DEWASA ww w. c ro tb as a h . co m PASTI NAGIHIN

Nona Ting, lain kali bisa tidak kita ketemuan bukan cara begini?

Sudahlah.

Aku merasa menjadi target.

Urus saja kargomu.

Kapan aku mendapatkannya?

Kau tahu prosesnya bakal tertunda,

karena kami kehilangan Kai. Masih ada masalah belum tuntas.

Berikan batas waktu.

Paling tidak satu bulan,

dan kau harus bayar lebih dulu.

Bukan uang yang kau khawatirkan.

Kuberi waktu 15 hari,

setelah itu, obat-obatanku harus sudah siap.

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

Taraa.

Suka kostum barunya?

Jiajia Lu, kebebasan itu bukan tanpa batas.

Tak usah cemaskan urusan orang dewasa, nak.

PEMBERITAHUAN TES KEPOLISIAN

Lu, sudah kubilang ribuan kali.

Impian terpentingku adalah ikut akademi kepolisian.

Keberatan ayah soal ini, itu tidak valid.

Aku tak keberatan. Aku tak akan ikut ujian itu.

Baiklah.

Kalau begitu aku akan berkunjung ke Muyun.

Aku akan bilang padanya, aku akan kembali ke kesatuan untuk membantu kasus.

Jiajia Lu.

Aku akan ikut ujian.

Sungguh? / Dengan satu syarat.

Bagus itu.

Apa syaratnya? / Jangan lagi selidiki kasus itu.

Itu saja?

Siap pak!

Hey lihat, itu Jiajia.

Ya. Pasti dia dipanggil sama gurunya.

Ayahnya datang juga, habislah dia.

Mereka ngomong apa? / Tak penting, cuma bercanda.

Ayo jalan.

Pagi Jiajia.

Pagi.

Pagi Jiajia.

Apa lagi sekarang? Kau ini mafia atau apa?

Sekarang dengar baik-baik.

Kau harus muncul di gerbang sekolah selesai pelajaran.

Kalau tidak, jangan harap aku membantumu masuk akademi polisi.

Masih saja tidak bebas jadi orang dewasa.

Jiajia, bagaimana lukamu?

Tak apa-apa.

Kumerasa kau agak beda hari ini.

Omong-omong liburan musim panasnya besok.

Kenapa hari kau masih disini? Begitu rajinnya kamu.

Mesti begitu. Nilainya akan jelek kalau aku tak masuk.

Jiajia. Dudukmu disini.

Omong-omong akhir-akhir ini,

cowok yang kau kenal beberapa kali ke sini mencarimu.

Siapa dia?

Dia yang melindungimu saat kau meretas sistem sekolah dan merubah nilai tempo hari.

Kalau tidak guru bakalan memanggil ayahmu

dan mengulitimu. Dan kau tak disini lagi.

Beraninya kau...

Berani apa?

Apa kau gila?

Bagaimana kau bisa ikutan akademi polisi di situasi begini?

Persetan sama ujian itu.

Aku tak akan ikut. / Jangan begitu.

Bukankah cita-citamu jadi polisi?

Sebenarnya, kadang aku iri padamu.

Kau punya cita-cita dan tujuan.

Tak sepertiku.

Nilaimu bagus-bagus, kenapa kau pesimis begitu?

Apa gunanya nilai bagus?

Aku sendiri tak tahu mau apa kelak nanti.

PENASARAN LINK DEWASA? ww w.c ro t b asah.c om PASTI NAGIHIN

Kenapa tak kuselidiki saja?

Tak ada orang yang bisa lolos dariku sekarang.

Kau dari mana saja tadi?

Sial.

Apaan ini? / Dietyl ether.

Obat yang bisa membuamu pingsan.

Katakan, apa kau kena masalah sama seseorang?

Muyun curiga kalau pengeboman bar itu sengaja.

Makanya kuingin mencari siapa pelakunya.

Coba tebak, sebenarnya aku ada fotonya dia.

Ini dia.

Gawat.

Semuanya hilang.

Kau lihat sendiri?

Makin dekat kau dengan fakta, maka makin berbahaya.

Kalau... begitu tangkap saja mereka semua.

Mulai sekarang ini bukan urusanmu.

Kali ini mereka membuatmu pingsan,

agar lain kali mereka bisa merenggut nyawamu.

Ayo ikut pulang.

Ayo!

Jangan pula begitu. / Jiajia Lu!

Tak usah suruh-suruh aku sampai ayah bisa mendapatkan tubuh ini kembali!

Tunggu sebentar, biar kuperiksa lagi.

Lu, potongan rambut yang bagus.

Jiajia, ke sini lagi?

Itu dia.

Syukur ada cadangannya.

Lobi diamankan. 2 target lagi di ruang besi.

Terus maju. / Siap bu.

Ye.

Bisa tolong berikan dokumen ini pada Tn. Guan?

Baik. / Terima kasih.

Wanita ini, kulihat dia 5 tahun lalu di luar bank.

Dia memakai seragam bank.

Lalu?

Kemudian, kami ketahui kalau karyawan bank sebenarnya

dipaksa memakai seragam perampok, mati bersama nyonya Jiang dalam ruang besi.

Jadi maksudmu, wanita ini...

masih bebas selama 5 tahun?

Kau juga tahu itu 'kan?

Itu sebabnya aku minta bantuanmu.

Tapi kau menolaknya.

Orang yang membunuh ibumu sudah mati.

Hidup ini harus tetap dilanjutkan.

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

DUKUNG trakteer.id/broth3rmax

Ayo habiskan makanannya.

Pak Lu, bukankah kau menyukainya?

Aku sungguh kagum pada ayah.

Orang itu masih bebas berkeliaran selama 5 tahun,

tapi ayah duduk saja disini, seolah tak terjadi apa-apa.

5 tahun,

semua yang telah kulakukan,

adalah demi dirimu.

Demi aku?

Itu yang ayah katakan pada ibu 'kan?

Sekarang katakan dimana dia?

Ibuku sudah tiada selama 5 tahun.

Kulihat ayah berubah dari pahlawan,

menjadi pengecut.

Seorang pengecut yang tak berani melawan seorang preman di jalanan.

Aku tak mau menjadi seperti ayah.

Dan aku tak akan mengikuti jejak ayah.

Ayah tak bisa mencegahku!

Ayah ke sini bukan untuk mencegahmu.

Ayah ke sini untuk memandumu.

Ikuti ayah.

Apa yang kau lihat?

Ayah dan ibu.

Kau tahu kenapa,

ibumu memilih menjadi polisi?

Karena bisa melawan kejahatan.

Namun ada yang lebih penting,

kau harus lindungi orang-orang yang kau sayangi.

Cara terbaik melindungi adalah menyerang.

Maka setidaknya, biar kupersiapkan kau bisa bertempur.

Sudah kurencanakan pembalasanku sendirian,

sekarang sepertinya satu tim harus dibentuk.

Begitulah rasanya kalau kau memakai baju penjinak bom.

Kunci menjinakkan bom, adalah ketenangan.

Sebuah baju penjinak bom, bisa menahan ledakan 6 kilogram TNT berjarak 3 meter.

Siapa yang punya tangan 3 meter?

Lantas apa artinya baju penjinak bom?

Artinya,

kalau kau gagal dalam misi,

keluargamu

bisa melihat mayatmu secara utuh

untuk mengucap selamat tinggal.

Kegagalan bukanlah pilihan dalam menjinakkan bom.

Akibat kegagalan, adalah mempertaruhkan nyawamu sendiri.

Lagi!

Ada bom yang dikendalikan remote-control.

Jadi kita harus mengacak semua sinyal sebelum memulai operasi.

Namun, ketika sinyal teracak

bukan cuma mempengaruhi bom,

tapi juga memblokir sinyal operator penjinak bom.

Tanpa suara, tanpa rekan tim.

Kau hanya merasakan nafasmu,

detak jantungmu, dan detak bom itu.

Apa ini?

Cuma sebuah...

pelacak.

Begini ya cara ayah menemukanku saat di Bar Siwei, betul 'kan?

Hey, Pak Lu. Kenapa ayah perlakukanku kayak tahanan?

Cinta spesial untukmu.

L

LI

LIN

LINK

LINK

LINK K

LINK KH

LINK KHU

LINK KHUS

LINK KHUSU

LINK KHUSUS

LINK KHUSUS

LINK KHUSUS B

LINK KHUSUS BA

LINK KHUSUS BAG

LINK KHUSUS BAGI

LINK KHUSUS BAGI

LINK KHUSUS BAGI Y

LINK KHUSUS BAGI YA

LINK KHUSUS BAGI YAN

LINK KHUSUS BAGI YANG

LINK KHUSUS BAGI YANG

LINK KHUSUS BAGI YANG D

LINK KHUSUS BAGI YANG DE

LINK KHUSUS BAGI YANG DEW

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWA

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWAS

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA w

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA ww

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.c

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.cr

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.cro

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.crot

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.crotb

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.crotba

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.crotbas

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.crotbasa

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.crotbasah

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.crotbasah.

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA www.crotbasah.c

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com D

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DI

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJ

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJA

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAM

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAMI

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAMIN

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAMIN

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAMIN N

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAMIN NA

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAMIN NAG

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAMIN NAGI

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAMIN NAGIH

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA akumenang.com DIJAMIN NAGIHI

LINK KHUSUS BAGI YANG DEWASA w w w.c r o tba sah.co m DIJAMIN NAGIHIN

Kali ini biar kulakukan sendiri.

Kau pernah bilang,

saat operator penjinak bom memasuki zona hitam,

satu-satunya yang bisa diperaya adalah dirinya sendiri.

Jadi kali ini kuingin selesaikan ini sendiri.

Segera evakuasi. / Bagaimana statusnya?

Jangan sentuh apapun. Aku segera ke sana!

Tak ada waktu lagi, aku bisa tangani.

Aku segera ke sana! Jangan bergerak!

Aku...

Lu,

bagaimana kondisi ayah?

Andai...

aku tak mengacak sinyal waktu itu di bank,

harusnya bisa kudengar panggilan Jiayi sejak awal.

Aku merasa bersalah padanya.

5 tahun terakhir ini,

aku tak bisa melupakannya.

Aku meninggalkan kesatuan polisi,

agar kau terhindar dari masalah ini.

5 tahun sudah berlalu,

ayah tak pernah melupakannya 'kan?

Tapi kali ini,

wanita itu tak akan bisa lolos.

Kita bisa kalahkan dia bersama-sama,

bagaimana?

Lu.

Pasti sulit bagimu

merawat Jiajia sendirian.

Tidaklah, Jiajia itu anak yang patuh.

Mungkin kadang, dia agak menjengkelkan.

Oh omong-omong, Jiajia bilang,

dia sangat menyukaimu.

Dia ingin kau sering mampir kalau ada waktu.

Boleh.

Kembali ke permasalahan. Aku menyelidiki Kai Cui.

Tebak apa yang kutemukan?

Perampokan bank 5 tahun lalu,

ada seorang korban bernama Zhongwen Cui.

Dia adalah ayahnya Zheng Cui dan Kai Cui.

Informanku menyebutkan sebuah obat baru.

Kuduga,

ada kaitannya dengan mereka.

Kurasa hanya satu orang yang bisa mengatakan sebenarnya.

Zheng Cui.

Maaf,

aku banyak pikiran akhir-akhir ini.

Maafkan aku.

Tn. Cui, wanita itu berada di TKP...

tempat tewasnya ayah dan adikmu.

Apa kau tak merasa aneh?

Apa ada yang kau rahasiakan dari kami?

Biarkan saja,

kutunjukkan kalian sesuatu.

Proyek HongLing.

Ini obat merk baru yang kami kerjakan.

Beberapa tahun lalu, ibuku terserang kanker.

Ayahku memulai proyek HongLing ini

untuk menyelamatkan dia.

Sayangnya, hasil uji-cobanya kurang ideal.

Obat barunya tidak stabil. Semua investasi kami mulai habis.

Ibuku juga meninggal karena kanker.

Setelah kami gagal menyelamatkan ibu,

kabar soal proyek baru kami menyebar luas.

Seseorang mencoba membeli obat ini.

Tapi ayah menolaknya.

Dan kemudian,

dia tewas dalam perampokan bank.

Setelah kematiannya,

aku dan adikku Kai tak ingin menyerah.

Setelah ribuan kali penelitian,

obat kami menjadi sempurna.

Akhir-akhir ini, kami akan memproduksi sejumlah obat HongLing pertama.

Tapi tak sangka dia mengalami nasib malang kali ini.

Nampaknya HongLing adalah target yang sebenarnya.

Maka dari itu dia juga dalam bahaya.

Aku? / Kau butuh perlindungan kami.

Aku ada ide.

Tapi juga ide yang amat berbahaya.

Aku bisa lindungi Tn. Cui melalui perusahaanku.

Sama halnya ini memancing musuh menghampiri kita.

Oleh karena itu kita tak perlu kuatirkan kewaspadaan musuh.

Kita tunggu saja mereka membuat kesalahan.

Jika kau tetap pada pendirianmu,

maka kita kerja sama untuk menggodok ide itu.

W W W . C R O T BASA H.CO M

Ya ampun,

rasanya tak cukup berterima kasih saja

atas semua upayamu untukku. Silahkan.

Dia... tak boleh.

Tak mungkin.

Seorang polisi tak boleh minum?

Mantan polisi.

Yah, itu sesuatu yang tak bisa kau lupakan, betul?

Bagaimana kalau, segelas susu saja?

Terima kasih. / Tn. Lu.

Aku penasaran,

nampaknya kau sangat tertarik sama kasus perampokan bank itu.

Itu karena is...

istriku,

dia tewas dalam perampokan bank itu.

Begitu ya.

Semoga kau lekas menemukan fakta sebenarnya, dan memberi keadilan pada keluarga kami.

Pasti.

Pak, kalau begitu aku pergi dulu.

Silahkan.

Kau dengar itu?

Kurasa mereka tak akan menyerah begitu saja.

Akan kuurus mereka.

Kau pikirkan saja urusanmu sendiri.

Tapi para polisi itu...

Brengsek!

Jiajia Lu.

Ayah tanya. / Apa?

Cowok yang melindungimu di sekolah,

siapa dia?

Teman baik.

Teman baik?

Begini, bagaimana kalau ajak temanmu itu ke rumah

dan makan malam bersama kita?

Boleh.

Akan kutelpon juga Muyun.

Bagaimana?

Apa ini? / Tunggu dulu, biar kuperiksa.

Sumber sinyal di gerbang utama.

Hey, Jiajia!

Jiajia Lu!

Berhenti!

Muyun, aku melihat targetnya.

"HONG LING"

Jiajia. / Lu,

aku nemukan flashdisk di tasmu, kau dapat dari mana?

Flashdisk? / Aku menemukan markasnya dia,

ada sebuah logo,

sama seperti di flashdiskmu.

Kodenya "HongLing".

Orang asing yang memberikannya, waktu di Bar Siwei.

Kai Cui.

Kai Cui.

Dia menyangka aku polisi yang akan menemuinya.

Ada kode atau apa gitu?

"HongLing". Itu kodenya.

Baiklah, aku paham.

Halo, Jiajia.

Kau dengar?

Kau aman di sana?

Halo?

Sekarang kita ada masalah serius.

Tak ada masalah lagi.

Mereka sudah di dalam sana.

Aku cukup yakin, mereka akan menuju Pelabuhan Kota Utara.

Semua sudah dalam ken... / Mereka mendapatkan flashdisk-nya!

Flashdisk apa?

Rekaman lab Kai.

Begitu ya.

Aku tinggalkan hadiah kecil di lokasi.

Lu. / Dia kabur.

Dan menghancurkan komputernya. Namun

mungkin kutemukan sesuatu di ponselku.

Akan kuperiksa di dalam.

Periksa disk itu barangkali kita bisa memulihkan datanya.

Ya Bu.

Pada akhirnya aku gagal.

Subyek hewan terakhir nampaknya juga mengalami kegagalan organ.

Mereka menunjukkan kehendak kuat untuk menyerang

di masa observasi.

Bu.

Lihat ini.

Pelabuhan Kota Utara.

Kakakku menggila.

Dia sebenarnya yang menyuruh mereka memproduksi HongLing.

Aku tak bisa lapor langsung ke polisi.

Kakakku sudah bertransaksi dengan Ting.

Wanita itu ke sini mencari obat itu.

Kau kenal dia.

Gawat.

Beritahu semua orang, pergi ke Pelabuhan Kota Utara malam ini.

Ya Bu.

Muyun.

Muyun!

Muyun!

Mu...

Ya?

Wow Tn. Lu.

Betapa beruntungnya dirimu.

Kau masih bisa jawab telpon.

Kenapa kau? Dimana Jiajia?

Putrimu.

Dia baik-baik saja.

Tapi entahlah setelah jam 7.

Gudang Selatan.

Datang dan jemputlah putrimu.

Oh omong-omong.

Kalau kau ingin dia kembali dengan utuh,

datanglah sendirian,

dan tutup mulutmu.

Pak Lu.

Kenapa denganmu?

Pak Lu, aku mencari Jiajia.

Akademi Polisi ada tes hari ini,

tapi dia tidak datang. Dia tidak menjawab telponku.

Aku tak bisa menemukannya.

Pak

kau selalu bilang polisi itu terlalu barbahaya buat gadis,

tapi aku merasa

Jiajia itu lebih kayak polisi sewaktu di Bar Siwei.

Ini kalungnya,

katanya akan membawa keberuntungan. Tolong berikan ini padanya.

C R O T B A S A H . C O M

Bisa kau percepat tidak?

Tn. Cui, bila kita begitu

obatnya akan tidak stabil.

Kau tak bisa bereskan sesuatu tanpa Kai,

iya 'kan?

Perhatian. Semua unit menuju Pelabuhan Utara.

Tangkap tersangkanya.

Ini aku.

Coba lihat apa yang terjadi. / Baik.

Bagaimana kau bisa masuk ke sini?

Zheng Cui mengancam akan membunuhmu, kalau aku tak datang sendirian.

Sirkuit pendek.

Aku sudah pelajari di kelas fisika. / Ini perangkap.

Mereka ingin membunuh kita berdua.

Aku tak bisa pergi dengan bom ini, telpon polisi sekarang.

Nona Ting. Sekring utama barusan konslet.

Ikut aku. / Ya.

Tak ada sinyal.

Kita harus bagaimana sekarang? / Jiajia Lu.

Ingat latihanmu.

Buka pintunya. Cepat!

Cepat buka pintunya.

Dobrak. / Baik.

Lu.

Aku tak sanggup. Aku tak bisa.

Kau tahu apa penyesalan terbesarku?

Yaitu ibumu.

Saat dia dalam bahaya,

aku tak bisa bersamanya.

Mereka bersenjata.

Kita akan mati kalau tak melawan.

Kita harus hubungi polisi! / Aku akan mengikutimu.

Mundur! / Cepat!

Serang!

Hentikan!

Dia mirip istrimu.

Keduanya cantik.

Lancang kau perhatikan dia.

Akulah yang membunuhnya.

Lakukan saja.

Katakan, bagaimana dia matinya?

Dia bisa saja pergi,

tapi dia tak pergi.

Penjahat hanya memikirkan uang.

Mereka tak tahu,

target utama tindakan itu

adalah Zhongwen Cui.

Dia berniat membuat surat wasiat,

tapi di sana dia mati seolah tak sengaja.

Diam!

Jalan!

Cepetan!

Setelah kuselesaikan tugasku,

mereka semua yang masih hidup

akan menjadi peluang pelarianku.

Tunggu.

Ada bom. Kalian mundurlah dulu.

Bu, bagaimana denganmu?

Aku akan ambil foto dulu. Nanti kususul.

Mundur.

Bom sudah diamankan, hentikan pengacakan. / Disini ada bom lagi,

evakuasi segera!

Bagaimana statusnya? Jangan sentuh apapun.

Aku segera ke sana! / Tak ada waktu lagi.

Tenanglah. Aku bisa atasi ini.

Aku segera ke sana! Jangan bergerak!

Dia menghadapi seorang penjahat,

tapi dia rela mengorbankan diri untuk menyelamatkannya.

Karena dia seorang polisi.

Tugas polisi,

bukan membalas dendam ataupun membunuh,

tapi melindungi.

Melindungi semua orang bila perlu.

Bawalah ini.

Dia bisa saja lari kapan saja.

Kau tak bekerja sama dengan dia?

Aku tak mau bekerja dengan seorang ayah pembunuh seperti dia.

5 tahun lalu.

Zheng Cui berniat menjual obat ini.

Tapi ayahnya menolaknya.

Aku tak mengerti.

Kudengar,

kau punya proyek HongLing?

Zhongwen Cui ingin mencabut hak waris Zheng Zui

gara-gara hal ini.

Lalu Zheng Cui meminta tuan Shao untuk membunuh ayahnya.

Tuan Shao memberiku file ini.

Sekarang,

aku sudah melunasi hutangku.

Telpon Muyun.

Dia...

Perhatian. Semua unit evakuasi dari Pelabuhan Utara.

Tim Bravo menuju ke Gudang Selatan segera.

Tangkap Yi Ting. Yang lain menuju perusahaannya Cui.

Tn. Cui, kau harus pakai baju steril.

Zheng Cui.

Kami ingin bicara sama bosmu, secara pribadi.

Tak ada yang bisa diandalkan.

Obat baru ini tak pernah dikembangkan dengan baik.

5 tahun lalu, ayahmu menolak permintaan Shao,

tutup penelitian itu.

Aku tak tahu apa yang ada di benakmu.

Kau tak bisa salahkan teknologi.

Kau tak bisa tutup penelitian ini

hanya karena efek samping yang sepele.

Jadi, ayahmu mati dalam perampokan bank itu,

dan kau, cuci tangan begitu saja,

mewarisi warisannya,

menyuruh adikmu membuka lagi proyek ini.

Kai Cui sudah tahu obat ini bermasalah besar,

dan dia ingin melapor pada polisi.

Makanya kau suruh Ting membunuhnya.

Kai mengira kami polisi yang akan menemuinya.

Jadi flashdisk itu diserahkan ke kami.

Kau sudah membunuh ayahmu,

lalu membunuh adikmu, sungguh kau binatang keji!

Binatang.

Binatang!

Perusahaan ini sudah lama lenyap kalau tak ada aku!

Mengapa kau ceritakan ini pada mereka?

Ayah, jika kita bisa bereskan ini,

perusahaan kita akan mendapat keuntungan lagi.

Keuntungan, keuntungan!

Yang kau pikir cuma keuntungan dan uang! Mengapa kau tak belajar dari adikmu?

Tak bisakah kau menetap dan mulai belajar teknologi?

Tapi, ayah... / Diam!

Perusahaanku akan mengatasi kesulitan keuangan ini.

Kau lupakan saja.

Lupakan?

Ini demi kebaikanmu sendiri.

Pulanglah dan tetap di rumah. / Ayah,

setelah semua yang kulakukan terhadap perusahaan kita...

Bentuk kecil tapi penuh pemikiran kotor.

Itu bukan upaya.

Pulang dan tenangkan dirimu.

Pergi!

Kukorbankan masa mudaku,

dan harga diriku.

Yang kuingin dengar darimu, hanyalah ucapan terima kasih.

Tapi di matamu,

hal penting cuma si adik sialan itu!

Sungguh adik yang baik.

Kau sudah memilih,

dan aku mendapatkan hakku.

Dia merendahkanku.

Apa tak boleh aku membunuhnya karena itu?

Ayah... / Pergilah!

Ayahmu tak pernah mengabaikanmu.

Ini wasiat terakhirnya.

Pewaris yang sebenarnya

dari dulu adalah dirimu.

Pembohong!

Ting sudah membakar wasiat terakhirnya!

Mengapa?

Mengapa aku pewarisnya?

Aku juga benci ayahku.

Dia cerewet

dan keras kepala.

Juga,

sepertinya dia tidak pernah tahu,

apa yang sebenarnya kuinginkan.

Tapi, apapun yang kulakukan,

apapun caraku,

pada akhirnya,

dia akan berdiri di sampingku.

Termasuk aku.

Karena aku tahu,

dia mencintaiku.

Sialan kau kakek tua.

Ibu.

Aku berhasil.

Baguslah.

Kau sudah tahu,

yang kau inginkan di hari ultahmu?

Kuingin ibu

tetap tinggal.

Nona kecil.

Ibu selalu ada untukmu.

Ibu.

Aku berusaha menjadi sebaik dirimu.

Kau tak perlu harus menjadi sepertiku.

Jadilah dirimu sendiri.

Jiajia-ku sudah dewasa.

Tolong jagalah ayahmu.

Selamat tinggal.

Ayah? Kita sudah...

Nona Muyun.

Jiajia.

Akhirnya kau bangun.

Ayahku, dia...

Dia baik-baik saja. Kata dokter dia akan segera pulih.

Nona Muyun, bagaimana lukamu?

Aku tak apa-apa.

Kami sudah berupaya,

untuk menolong kalian, dan Zheng Cui keluar dari lab itu.

Namun Ting kabur dari kami.

Tapi jangan khawatir, tak akan kubiarkan dia lolos dariku dua kali.

Nona Muyun.

Aku tak akan menyalahkanmu.

Tidak.

Andai aku tak selamatkan dia dari ruang besi itu

kau tak akan menderita begini.

Aku tak bisa melupakannya.

Apa di sana dulu dia pura-pura mati?

Tolong! Tolong aku! / Muyun, selamatkan sandera.

Ya Bu.

Mereka saling bunuh. Aku takut.

Aku tak mau mati. / Ayo pergi.

Bom sudah diamankan, hentikan pengacak.

Disini ada bom lagi, segera evakuasi! / Bagaimana statusnya?

Jangan sentuh apapun. Aku segera ke sana! / Tak ada waktu lagi.

Aku bisa tangani ini.

Aku segera ke sana! Jangan bergerak!

Nona Ting.

Akhirnya aku bisa meninggalkan tempat terkutuk ini.

Keluar dari mobil!

Keluar segera. Kau sudah dikepung!

Siapa bilang kau bisa mengurus...

Kau ngomong apa?

Oh, tak ada.

Bagaimana kau tahu Ting ada di sana?

Cinta spesial untukmu, ayah.

broth3rmax, 25 Januari 2021

NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD/DELETE-CREDIT broth3rmax, 25 Januari 2021

INSTAGRAM @broth3rmax TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

dukung trakteer.id/broth3rmax

LINK KHUSUS DEWASA ww w.crot ba sah.co m PASTI NAGIHIN

DUTY EXCHANGE (BERTUKAR TUGAS)

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.