All language subtitles for Harami The Bastard.2020.HD1080P.X264.AAC.Hindi.CHS

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

KEPADA SITUS NONTON STREAMING, MOHON TIDAK MERUBAH KONTEN APAPUN DI DALAM SUBTITEL INI

KHUSUS DEWASA YANG BOLEH MEMBUKANYA W W W . C R O T B A S A H . C O M

Sahil Malik...

Shivaji Kumar...

Advik Patel...

Rajan Prakash...

Mehul Gori...

BAJINGAN

Devith Sethi...

Sachin Ambekar...

Pawan Mishra...

Ruman Khan...

Kau Lima-Lima.

Sejak kapan kau ngintip?

Setahun terakhir...

memperhatikan dirimu terus membodohi diri tiap pagi.

Kau adalah Lima-Lima....

Aku Delapan-Enam.

Jati diri kita tetap begini.

Kau tak merasa terganggu?

Ini tak menggangguku?

Ya, aku nangis saat tidur tiap malam.

Dasar bloon...

Aku ini bajingan...

kau bajingan.

Nomor kita itu identitas kita.

Nama itu lebih dari sekedar identitas.

Kau mau nama apa, Ricky Martin?

Silahkan saja, pilihlah nama,

dan akan kutunjukkan 100 nama lagi yang sama...

sebelum ujung hari.

Kau ini mahkota permatanya Sagar Bhai.

Pencopet terbaiknya,

dia memperlakukanmu lebih baik dari kami semua...

bahkan memberimu tempat sendiri,

sedang kami berenam satu ruangan.

Kenapa kau tak pindah saja ke sini?

Masih cukup buat kita berdua?

Lima-Enam baru ngirim Whatsapp ke kita. Dia melihat ayam gemuk. Kita harus cepat.

Ayo lekas!

Apa kita harus lewat jalan pintas?

Hey brengsek, jangan berlarian di atas atapku!

terjemahan broth3rmax

INSTAGRAM @broth3rmax | TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

Pak tolong... tolong.

Aku belum makan 2 hari.

Jangan ganggu aku.

Apa yang kau lakukan?

Stasiun berikutnya, Mumbai Central.

Hey, apa itu?

Ngapain kau ini?

Sombong banget!

Enyah kau, dasar kere!

Kau ini yang sok, brengsek!

Kurang ajar sekali dia bicara begitu!

Sudahlah... dia cuma anak-anak.

Memang brengsek goblok!

Mohon harap tertib...

saat turun dari kereta...

Sangat berbahaya turun dari kereta disaat kereta sedang melaju.

Kenapa barusan?

Aku benci orang tolol begitu.

Mereka anggap kita ini lebih rendahan dari mereka...

Bahkan mereka tak menganggap.

Anggapan apa yang dibutuhkan oleh anak pemarah ini?

Anunya cewek basah yang bagus.

Itu bisa menenangkan keparat ini.

Mana Lima-Lima?

Lupakan saja dia.

Bagaimana kalau kita nonton film barunya Salman Bhai...

Lalu kita juga nyari anunya cewek.

Ada apa?

Anak kecil mencopet dompetku. / Santai, minumlah sama kami.

"CHABRA'S"

Mereka sudah mencopet KTP sama kartu kreditmu...

Kenapa kau cuma duduk saja dan nonton TV...

Tak apa, nanti aku urus yang baru.

Kenapa kuatir begitu?

Hey berhenti!

Kau begitu lagi ya?

Tidak, aku cuma ingin sendirian.

Dia minumnya kayak cewek.

Sekarang kau minum kayak laki-laki yang kondomnya sobek.

Sana.

Dia lagi menunggumu.

Dia malah tak mau menunjukkan trailer filmnya buat kami.

Dia akan mempertontonkan film utuh berulang-ulang padamu.

Apa kau pernah memimpikan kehidupan yang lainnya?

Saat mengurus penis-penis ini, aku tak bisa tidur...

sehingga aku tak sempat bermimpi.

Maksudku, andai kau bisa memilih, menjadi orang lain yang kau mau...

Aku sudah menentukan pilihan.

Kamu...

aku...

hidup yang bisa kita nikmati bersama.

Anak yang bisa kuberikan padamu.

Kau bisa jadi siapapun yang kau mau,

dan ini yang kau pilih!

Bagaimana dengan dia?

Siapa yang tak mau jadi Bipasha?

Buat apa?

Kalau aku jadi Bipasha...

lalu Bipasha sendiri bagaimana?

Aku bahagia menjadi Isha.

Hanya saat aku bersamamu.

Tapi, jauh dari sini.

Sagar Bhai meminta ketemuan.

Ada apa?

Si Tujuh-Sembilan... dia ketangkap!

Dia mencopet seorang turis...

Hey, hey, kamu!

Turis itu juga orang Amerika. / Dasar bodoh.

Kapan? / Kemarin sore.

Saat kau pergi sendirian.

Orang Amerika itu mengejar dia.

Dari Pasar Chor...

sampai ke gang penjahit...

dari sana ke Wagri Pada...

lalu ke Bungalo Kuning.

Dia masih belum berhenti ngejar.

Penasaran, apa sih isi tasnya!

Pasti Paspor. / Pasti Rolex.

Tidak, pasti uang dolar.

Kau ingat selokan yang terbuka?

Dia nyebur ke situ juga.

Orang Amerika itu masih nunggu dia keluar.

Ayo cepat, kau sampah! / Lima-Lima tolong!

Siapa saja, katakan sesuatu.

Sagar Bhai... jangan... jangan.

Pacarnya orang Amerika itu

menghentikan tuntutan padanya.

Anak buahmu ini beruntung.

Ibumu...

dijodohkan dengan pria yang 30 tahun lebih tua darinya.

Dan Ayahmu pemabuk.

Ibumu lalu menemukan pria lebih muda, yang tak menginginkanmu.

Jadi dia menjualmu, padaku...

Ibu kandungmu.

Dan begitulah keadaan kalian semuanya...

Seorang Bajingan tak diinginkan oleh siapapun.

Namun aku yang memberimu makan,

merawatmu,

dan melindungimu.

Yang kuminta hanyalah, kau mengikuti aturanku,

apa berlebihan?

Ayo katakan?

Apa itu permintaan yang berlebihan?

Pilih...

tangan...

atau lutut.

Jangan Sagar Bhai. Kali ini ampuni aku.

Berilah aku satu kesempatan lagi.

Lima-Lima, katakan sesuatu.

Sagar Bhai... Sagar Bhai... aku tak akan mengulanginya lagi.

Sagar Bhai. Tolong ampuni aku.

Lima-Lima, tolong aku!

Jangan pernah lagi melanggar aturanku.

Tolong jangan... tolong.

c

cr

cro

crot

crotb

crotba

crotbas

crotbasa

crotbasah

crotbasah.

crotbasah.c

crotbasah.co

c r o tbas ah .c om

D U K U N G trakteer.id/broth3rmax

Ya Tuhan, ada anak yang jatuh!

Apa ada yang mendorongnya?

Kau terluka?

Paman, biar kuurus dia.

Lima-Lima!

Sadarlah! Jangan bengong saja.

Bagi yang menang mendapatkan rampasan.

Sekarang kalian pergilah dan nikmati malam ini...

Kalian pantas mendapatkannya.

Buat apa kau disini?

Aku lagi nyari seseorang.

Siapa?

Sahil Malik.

Sahil Malik?

Tidak... Tidak...

Gedung ini cuma umat Hindu.

Orang Islam tak diperbolehkan disini.

Mengapa kau mencari dia?

Aku kerja di Vodafone.

Ke sini untuk memastikan alamat yang dia berikan pada kami.

Orangnya memang begitu.

Alamat palsu untuk telpon perusahaan...

Pembelanjaan jangka panjang,

si bodoh itu berusaha menghemat uang buat ongkos taksi...

tapi malah kehilangan semua uangnya...

Dia pinjam uang dari dana pernikahan putrinya.

Gadis yang malang.

Sekarang dia tak bisa menikah.

Delapan-Enam.

Lihat bokong itu. / Tidak, dia tak bisa mengeras.

Delapan-Enam.

Aku perlu bicara denganmu.

Ayo teruskan nonton.

Kau ingin mengembalikan uangnya?

Apa kau lupa soal Tujuh-Sembilan?

Dunia telah merendahkan kita...

Dan kau mau bersihkan pantat mereka?

Lima-Lima...

Cuma ini yang kita punya.

Jangan dirusak satu-satunya hal baik yang akan kita lakukan.

Seperti Dadar ke Kurla non-stop...

Lima-Lima, kerlipan mata Sagar Bhai non-stop.

Dengar-dengar kau terima banyak akhir-akhir ini.

Setidaknya belikan kami rokok dan minuman malam ini.

M

MA

MAU

MAU

MAU E

MAU EN

MAU ENA

MAU ENA

MAU ENA E

MAU ENA EN

MAU ENA ENA

MAU ENA ENA

MAU ENA ENA B

MAU ENA ENA BA

MAU ENA ENA BAR

MAU ENA ENA BARE

MAU ENA ENA BAREN

MAU ENA ENA BARENG

MAU ENA ENA BARENG

MAU ENA ENA BARENG A

MAU ENA ENA BARENG AR

MAU ENA ENA BARENG ART

MAU ENA ENA BARENG ARTI

MAU ENA ENA BARENG ARTIS

MAU ENA ENA BARENG ARTIS?

MAU ENA ENA BARENG ARTIS?

MAU ENA ENA BARENG ARTIS?

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? w

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? ww

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.c

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.cr

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.cro

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crot

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotb

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotba

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbas

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasa

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.c

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.co

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com D

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DI

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJ

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJA

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAM

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAMI

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAMIN

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAMIN

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAMIN N

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAMIN NA

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAMIN NAG

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAMIN NAGI

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAMIN NAGIH

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? www.crotbasah.com DIJAMIN NAGIHI

MAU ENA ENA BARENG ARTIS? ww w. c ro tb as a h.c o m DIJAMIN NAGIHIN

Ada yang lompat.

Oh Tuhan... kasihan dia...

Minggir...

Bagaimana bisa terjadi?

Apa dia ada KTP-nya?

Tidak pak, tak ada apa-apa disini.

Kau harus pergi. Aku akan melindungimu.

Nomor berapa?

213.

Ada apa, pak? / Nyonya, ada kabar buruk...

ayahmu bunuh diri...

melompat di depan kereta hari ini.

Tidak. Tidak. Pasti ada kekeliruan!

Tidak keliru nyonya!

Mengapa tak ikut kami saja untuk mengenali mayatnya.

Tapi, nyonya...

Kami 100% belum yakin.

Itu sebabnya kami membutuhkanmu mengenali mayatnya.

Dia kecopetan kemarin.

Ada yang mengambil KTP-nya juga...

lalu bagaimana pak polisi tahu kalau itu suamiku?

Jangan nangis mbak. Papa pasti kembali.

Kau tetaplah disini...

sampai papa kembali.

Dia akan kembali.

Dia tak pernah meninggalkan kita.

Kau pergi ke rumahnya?

Betul 'kan?

Jangan macam-macam.

Aku harus perbaiki ini...

Satu-satunya cara Sagar Bhai bakal tahu...

kalau kau memberitahu dia.

Tunggu.

Ini miliknya.

Aku nyuri ini agar kau berhenti mengikuti dia.

Kapan?

Bukan cuma kau saja yang jarinya cekatan.

Kau tak boleh lewatkan kerjaan.

Kalau Sagar tahu.

Aku tak punya pilihan lain.

Berapa harganya ini?

Kau serius nggak?

Ya! Setengah kilo.

Baiklah.

Ya, tolong bungkuskan sekilo.

Berapa? / 240.

Bisa kau kurangi setengah tomatnya?

Aku merasa kasihan padamu,

tapi ayahmu sudah hutang 600.

Dan sekarang dia sudah tiada...

Maaf nyonya, uangmu jatuh.

Tapi ini bukan uang kami.

Asha, kembalikan uangnya.

Oh tidak, bu, itu bukan uangku. Tadi tergeletak di tanah.

Asha...

kau yang menemukan. Kau simpan saja.

Tapi... kayaknya kau membutuhkannya.

Permisi, apa?

Butuh apa? Dikasihani orang asing?

Kau hampir tak kenal kami jadi jangan berlagak penyelamat.

Tolong dengarkan dulu...

Kumohon nyonya...

bawa ini, ini bukan uangku.

Mereka masih hutang padaku 600...

kalau uang itu bukan milikmu seperti kau bilang...

Terima kasih.

Hoi!

Kuperhatikan kau nongkrong terus disini beberapa malam ini.

Pergilah dari sini.

Aku sedang mencari kamar buat disewa.

Sewa kamar? Untuk pengemis?

Bagaimana sekarang?

Lantai tiga...

Kamar nomor 310.

Semuanya bujangan... mereka baru kehilangan 1 teman sekamar.

Kau tiba-tiba jadi baik.

Hey saudara.

Bagaimana dengan kebaikan untukku?

Brengsek juga si keparat ini!

Apa cuma aku yang tak punya uang di kota ini?

Paman, boleh kubantu?

D U K U N G trakteer.id/broth3rmax

Kau mengawasi dia temanku?

Apa? Dia? Tidak. Bukan begitu.

Tak apa. Aku juga pernah muda.

Kakaknya tak mau bicara denganku.

Uma!

Agak tak sepadan denganmu?

Aku menawarkan bantuan.

Dia marah. / Dengar.

Kau tahu apa yang paling berharga yang dimiliki seseorang?

Dihormati.

Kadang orang kaya di kota ini tak mengerti.

Lukanya masih baru,

hanya beberapa hari sejak ayahnya meninggal,

Uma itu gadis yang membanggakan.

Dia tak butuh belas kasihan ataupun bantuanmu,

sebaliknya beri dia kesempatan, untuk menerima kenyataan dengan cara sulit

seperti kita semua...

Tiap hari.

Kamu lagi! / Tunggu... tunggu.

Aku belum pernah makan masakan rumah bertahun-tahun...

Aku tinggal di kamar nomor 310...

sama Vinod dan 2 pria lainnya...

Lalu apa hubungannya sama aku?

Buatkan kami makanan 2 porsi perhari.

Sebagai gantinya akan kubelikan bahan-bahan makanannya.

Ditambah 1000 rupee tiap bulan.

Dengar kak, kita butuh uang tunai.

Selain itu, lihatlah dia. Laki-laki miskin yang kayaknya kelaparan.

Baik, bahan makanan ditambah 1000 rupee perbulan.

Setuju? / Setuju.

Apa kau tak telat sekolah?

Saudara, tolong perbaiki sandalku. / Apaan kau? Masih giliranku perbaiki...

Nyonya tahu dimana alamat ini?

Nyonya tak tahu... tak apa.

Kau hebat hari ini Lima-Lima. / Ada apa?

Nanti kukasih tahu yang terjadi.

โ™ช Tujuh-puluh namaku, โ™ช โ™ช mencopet permainanku. โ™ช

โ™ช Semua bajingan sama saja. โ™ช

โ™ช Delapan-Enam kecil tubuhnya, โ™ช โ™ช tapi baca pikiran keahliannya. โ™ช

โ™ช Lima-Enam mahir segalanya dan jos, โ™ช โ™ช ingin menjadi bos. โ™ช

โ™ช Delapan-Sembilan berhati tulus, โ™ช โ™ช berharap kami bajingan bersama tak pernah putus. โ™ช

โ™ช Siapa bosnya? โ™ช โ™ช Sagar Bhai itu bosnya. โ™ช

โ™ช Dia rajanya penipu, โ™ช โ™ช menjaga permainan kami tetap melaju. โ™ช

โ™ช Lima-Lima yang terbaik kali ini, โ™ช โ™ช jarinya tajam tak pernah henti. โ™ช

โ™ช Setiap hari adalah ujian, โ™ช โ™ช dibanding kami semua dia tetap terdepan. โ™ช

โ™ช Namanya Lima-Lima teman, โ™ช โ™ช ingatlah saat kau di ketinggian. โ™ช

Sudah, sudah, cukup.

Apa artinya tato itu?

Ini...

nama julukanku... Teman-teman suka menyebutku begitu.

Itu saja, tak lebih.

Teman-temannya suka memanggil dia brengsek.

Bagaimana kalau buatkan dia tato brengsek?

Anjrit kau.

Lalu siapa nama aslimu?

Ini dia kekasihnya datang.

Ada campuran mentega susu di dalam sini.

Kali ini dia bikin yang manis. Tak apa-apa 'kan?

Betapa manisnya!

Aku akan kembali sebentar.

Aku tak suka naik ke sana.

Kenapa? / Di sana menjengkelkan.

Teman-teman sekamarnya aneh.

Terutama yang kurus... dia sangat menyeramkan.

Kak...

kenapa kau tak suruh dia makan disini saja bersama kita?

Jadi kayak keluarga lagi.

HOW DO YOU DO? "Bagaimana kabarmu?"

CAN YOU SPARE SOME CHANGE, PLEASE? "Bisa tidak berikan recehan, tolonglah?"

I'VE NOT EATEN IN TWO DAYS. "Aku belum makan 2 hari."

THANK YOU. "Terima kasih."

HOW DO YOU DO? "Bagaimana kabarmu?"

CAN YOU SPARE SOME CHANGE, PLEASE? "Bisa tidak berikan recehan, tolonglah?"

I'VE NOT EATEN IN TWO DAYS. "Aku belum makan 2 hari."

THANK YOU. "Terima kasih."

HOW DO YOU DO? "Bagaimana kabarmu?"

Kau tak sering bertemu pencopet...

yang tak peduli sama uang.

Ada alasan...

kenapa kau tak mengumpulkan hasil copetanmu selama seminggu lebih?

Lagi sibuk kerja... dan...

Aku dengar soal seorang gadis.

Isha...

Bukankah itu namanya?

Beruntung dia...

kerjaanmu tidak menderita.

Kau tahu...

Terakhir kali salah satu pelacur mereka...

mencoba kabur sama seorang pelanggan,

mereka menyiram air keras ke seluruh wajahnya.

Tak ada wanita yang menghargai air matamu, nak.

Dan orang yang menghargai

itu tidak ada.

Makan malam! Ayo sebelum dingin.

Ini sangat enak.

Idih! Ngapain kau?

Memang kenapa?

Ambil makanan pakai tangan kiri!

Kenapa tak boleh? / Karena kau pakai tangan kiri buat begini.

Ibumu tak mengajarinya ya?

Sebaiknya aku kembali belajar.

Bisakah kita pergi nonton film sekarang?

Kamu mau ngajak aku berkencan?

Apa aku ini kayak gadis gampang diajak pacaran begitu?

Oh, tidak tidak. Cuma temanan saja.

Kukira itu bisa jadi hiburan buatmu.

Pergilah, agar aku bisa belajar dengan tenang.

Boleh aku tanya sesuatu?

Mengapa gadis sepertimu, orang yang begitu cantik...

maksud aku pintar...

yang harus membayar mas kawin?

Bagaimana kau tahu?

Vinod... teman sekamarku... dia yang cerita.

Maaf, bukan bermaksud sok tahu.

Saat Asha berusia 8 tahun, ibuku didiagnosa mengidap kanker.

Ayah menghabiskan semua uang untuk pengobatannya.

Tapi tak membantu sama sekali.

Dan ibu meninggal 6 bulan kemudian.

Asha selalu saja menangis...

tidak ada yang menjaga dia.

Ayah tak bisa menanganinya.

Jadi...

aku berhenti sekolah untuk merawat adikku.

Sekarang, tanpa pendidikan dan tak punya uang,

aku cuma jadi gadis biasa...

tak cocok jadi pengantin.

Tapi entah bagaimana ayahku bisa menjalin hubungan...

dengan putranya kerabat jauh.

Mas kawin itu untuk membantu memulai bisnis calon pengantin pria...

Ada lamaran lain, tanpa mas kawin.

Seorang pengacara

yang baru saja menduda.

Sini kutunjukkan sesuatu. / Apa?

Kita mau kemana? / Ikut saja.

Tempat apa ini?

Aku belum pernah ke sini...

Kayaknya sekarang...

Lagu apa itu?

Dia memutar lagu ini tiap malam sekitar jam segini

saat dia meletakkan bunga segar di vas dekat jendela.

Namanya Rustam Vania

dulu lagu ini kesukaan istrinya,

memainkan untuk mengenangnya.

Bagaimana kau tahu semuanya ini... / Kau suka?

Sangat suka.

c

cr

cro

crot

crotb

crotba

crotbas

crotbasa

crotbasah

crotbasah.

crotbasah.c

crotbasah.co

cr o t b a sa h .c o m DIJAMIN SUKA

Dah.

Hey Romeo.

Jadi buat ini kau rela membahayakan semuanya?

Bagaimana kau bisa menemukanku?

Aku sudah belajar dari ahlinya.

Kau tak boleh disini.

Kebanggaan dan kesayangan Sagar...

adalah dirimu yang tak seharusnya ada disini.

Sudah kubilang ini cuma sementara.

Bukan dari yang kulihat.

Kau teman yang baik... bisa menjaga rahasia sejauh ini.

Aku hampir dekat dengan keperluan yang diminta.

Kau tahu apa ini?

Identitas sejati seorang pria.

Dan pada saat kau tak mempunyai ini...

kau bukanlah siapa-siapa.

Bahkan bagi cewek-cewek itu.

Saat aku sudah mendapat yang kubutuhkan... aku janji

aku akan jadi Lima-Lima seperti dulu.

Lima-Lima seperti dulu?

61

62

63

64

65

66

67

68.. 69.. 70.

Tuan, punyamu?

Minum Falooda atau es krim?

Falooda.

Cokelat atau Stroberi?

Stroberi.

Aku juga.

Tolong 2 stroberi.

Pakai topping?

Hey...

aku tahu dirimu... yang di stasiun kereta 'kan?

Bukan, anda pasti salah orang. / Aku tak pernah lupa wajah seorang Bajingan.

Permisi!

Lancang sekali anda bilang begitu padanya. Apa anda tak punya malu Tuan?

Anak kere kayak dia yang tak punya malu...

mencopet pembayar pajak taat kayak aku.

Uma, ayo pergi dari sini.

Tidak, sebelum orang ini minta maaf.

Minta maaf...

sama tikus got kayak dia?

Kenapa kau diam saja diperlakukan begitu?

Kenapa kau tak berkata apapun?

Jangan berdiri saja, lakukanlah sesuatu.

Melakukan apa?

Memukul dia?

Ya. Dia bicara padamu seolah...

kau ini bukan siapa-siapa.

Kenapa kau tak merasa terusik?

Dia menyangka aku orang lain...

Aku tak bisa kendalikan yang orang lain katakan.

Kau seperti yang orang katakan,

kecuali kau bisa buktikan kalau mereka salah.

Kau putri tertuanya Dhawan?

Ayahmu meminjam uang pada majikan kami.

Kami ke sini untuk menagih.

Itu adikmu?

Sangat cantik.

Ayahku meninggal sebulan lalu.

Kami tahu.

Dia menunggak 2 pembayaran. Pinjaman terhadap kamar ini.

Hanya kamar ini yang kami punya. Kemana kami harus pergi?

Aku ada tempat bagus buat kalian berdua.

Jangan ganggu mereka.

Memangnya kau siapa?

Ini bukan urusanmu, nak.

Kecuali kau ini polisi,

ini jadi urusanku.

Pinjamannya 100 ribu?

Ini 72 ribu.

Jangan, jangan. Ini bukan urusan...

Biar aku yang tangani.

Ini saja masih kurang separoh dari yang dihutang.

Apa maksudmu? Aku memberimu 72 ribu.

Bunganya, dasar bodoh.

Kami kerja pada rentenir bukan pada Bunda Teresa.

Berapa totalnya?

100 ditambah bunganya 50.

Berapa yang kau beri?

72 ribu. / Jadi berapa separohnya?

Separohnya hutang jadi 78 ribu.

Kau masih hutang 78 ribu.

Akan kucarikan sisanya... dalam 2 bulan.

Bukan 2 bulan, nak...

2 minggu.

Kalau tidak kamar ini jadi milik kami.

Kau harus kembali tidur...

pergilah.

Dia salah satu anak buahnya Sagar...

Seperti dugaanku.

Dia bilang padamu 2 minggu 'kan?

Hanya itu waktumu.

INSTAGRAM @broth3rmax | TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

Hei.

Lihat ada apa di sana.

Itu giliran pertama buatmu.

Bibi, biar kubantu.

HOTEL LUCKY

Jika kau cuma duduk saja dan memandangi tembok,

ada kedai teh di pojokan.

Jangan buang-buang waktuku...

aku ada pelanggan lainnya.

Pelanggan!

Jadi aku ini pelangganmu?

Lantas siapa lagi?

Kekasihku?

Tak pernah berperasaan begitu.

Ini bukan seperti yang kau sangka.

Aku tak berharap banyak pada pria manapun, terutama yang datang ke sini.

Jadi sekarang saatnya memperlakukanmu seperti pelanggan.

Aku ada seorang pelanggan

dia anggap bisa membaca telapak tangan...

dia bilang...

aku bakal ketemu jodoh...

punya tiga anak...

dan hidup bahagia dalam waktu lama.

Dasar pendusta brengsek!

Ngomong sesukanya.

Ibuku kerja disini juga...

selama bertahun-tahun.

Aku dulunya tiket baginya agar bisa keluar dari sini.

Hidup kami bagaikan...

garis di tangan kami.

Permanen dan sudah ditakdirkan.

Tak akan pernah berubah.

Uma... ada apa?

Ada kabar darinya?

Kurasa dia tak kembali.

Tunggu sebentar...

Kau harus bawa ini...

sejak awal dia muncul disini...

anak itu terobsesi mendapatkan kembali uang mas kawinmu.

Kita mendapatkan skor besar hari ini...

Paling terbaik.

Kita menghasilkan banyak ketimbang kelompok lain...

Sagar harus menaikkan bagian kita.

Ya, ya, kita harus dapat bagian lebih besar.

Jangan kira Lima-Lima butuh bagian lagi,

dia tak masalah berusaha sendiri. Betul 'kan Lima-Lima?

Ada yang ingin kau katakan, maka katakan layaknya laki-laki?

Kalau begitu kenapa tak kau katakan pada semuanya,

apa yang kau lakukan di jalur Metro tadi malam.

Itu bukan wilayah kita.

Kau tahu akibatnya bila kita ketangkap di sana.

Apa kau mengikutiku?

Kau ini pencopet...

mencuri hanyalah sampingan.

Lima-Enam, apa kau memang melihat dia cari penghasilan tambahan?

Lantas apa lagi yang dia lakukan di sana? Mau cari masalah?

Kenapa kau mengikutiku?

Apa ada yang menyuruhmu? / Enyah dari hadapanku,

kau tidak lagi berkuasa.

Keparat kau!

Lima-Lima sudahlah! / Tidak, hajar dia!

Kalian, hentikan!

Oh sial! / Ya hajar dia.

Keparat kau!

Lima-Enam, lepaskan dia, kita semua teman.

Makin tak karuan.

Kalian tolong hentikan! / Ya, pukul dia!

Lima-Lima, ada kereta datang!

Dia mencekik! / Kau bisa membunuhnya.

Kereta... kereta!

Makin dekat, lepaskan dia!

Yang benar saja!

Susah bukan...

untuk mencapai puncak?

Jika kau ke sini mau menceritakan kisah cintanya Lima-Lima...

aku sudah tahu.

Dia juga mencuri uang.

Lalu kenapa tak kau hukum dia?

Pachpan (55) itu pemimpi.

Bocah bodoh yang ingin melebarkan sayapnya...

ingin lihat ada apa di luar sana.

Dan itulah kelemahan terbesarnya.

Tapi kau...

kau adalah merpati balapku.

Kau tak akan pernah kesasar...

Aku menunggu untuk tahu, kapan kau akan datang dan ceritakan semuanya.

Menunggu dan melihat kapan kau naik untuk menggantikan posisinya.

Rupanya, kau akhirnya siap.

Bagaimana dengan Lima-Lima?

Kau yang putuskan.

Kamu?

Ini 50 ribu...

Kita hanya kurang 28 ribu.

Aku tak bisa.

Ini tak benar.

Ini tak benar?

Apa yang benar... apa yang salah...

Siapa yang mengikuti aturan ini di kota Harami (bajingan) ini?

Benar. Salah.

Bagaimana dengan orang-orang yang ingin megusirmu...

apa mereka mengikuti aturan ini?

atau orang-orang...

yang ingin menjadikan kau dan Asha

sebagai pelacur.

Kau anggap mereka peduli

dengan Benar! Salah!

Pikirkan juga masa depan dia.

Aku tahu kau peduli pada kami...

tapi aku tak bisa menerima uang ini.

Aku belum makan berhari-hari. Tolong beri aku makan.

Dasar pencopet sialan!

Hajar dia. / Keparat kau ya!

Ayo beri dia pelajaran. / Ya, tampar dia sekerasnya.

Pukul dia. / Lebih keras lagi.

Lihat, dia kabur. Tangkap dia.

Tangkap dia.

Tendang! / Tendang lebih keras!

Keparat kau!

Ayo pegangi dia. / Oh Tuhan!

Apa dia mati? / Siapa yang mendorong dia?

Telpon ambulans.

Dimana aku? / Ruang tamunya bintang Bollywood, Sharukh Khan.

Sayang sekali kau masih selamat. Setelah 3 hari di rumah sakit.

Kau sebaiknya mati saja.

3 hari?

Aku melewatkan hari pembayaran separoh...

Kau mencuri dari Sagar Bhai?

Dia akan memberikan contoh pelajaran padamu, agar dilihat seluruh kota ini.

Tolong, selidiki dulu ya?

Akan kuberikan alamatnya. / Jika bukan demi berkas rumah sakit,

aku secara pribadi akan mengantarkanmu ke Sagar Bhai.

Aku tak takut pada Sagar Bhai maupun pada anjing-anjingnya.

Kau tak tahu apa-apa tentang masa lalunya Sagar Bhai.

Sebelum dia menjadi Sagar Bhai,

di dulunya Sagar sir.

Salah satu guru bahasa Inggris yang paling dihormati...

di pinggiran Mumbai ini.

Tapi itulah yang bisa diperbuat kota ini terhadapmu...

mengunyah semua kebaikan di dalam dirimu...

dan meludahkannya di pinggir jalan bagai noda air tuba.

Pak...

Ada pengunjung untuknya, seorang wanita!

Siapa dia? Dari rumah sakit?

Bukan. Katanya wanita itu kenal dia.

Jangan bikin ulah ya?

Kami mengawasi.

Sulit sekali mencarimu...

Tak ada yang tahu nama aslimu.

Semua orang memanggilmu... / Lima-Lima.

Inilah nama asliku.

Itu bukan nama, itu cuma... / Angka!

Aku tahu.

Orang yang menguasai kami yang memberikan nama itu.

Katanya gampang diingat, agar tak membingungkan.

Aku telah pikirkan saat-saat seperti ini di benakku berulang kali...

memikirkan bagaimana cara menanyakan padamu...

Mengapa Lima-Lima?

Mengapa kau melakukan ini?

Apa yang telah dilakukan ayahku terhadapmu?

Mengapa? Mengapa?

Lantas kenapa kau mau berusaha mengembalikan uang yang kau curi?

Mengapa kau peduli sama keluarga dari orang...

yang telah mati karena dirimu.

Mengapa?

Mengapa kau mengumpulkan KTP orang-orang ini?

Mengapa kau mengintip ke dalam orang orang?

Mengapa harus mengawasi hidup mereka dari jauh?

Mengapa Lima-Lima?

Karena kau anak yang berusaha jadi bagian...

berusaha untuk menemukan tempatmu di kota ini.

Kau bukanlah angka hanya karena tatomu...

ataupun seorang Bajingan hanya karena orang meneyebutmu begitu.

Kau harus memilih...

menjadi manusia sesuai keinginanmu.

Seorang pencopet, yang mencuri...

ataupun orang yang mempertaruhkan semua untuk mengembalikannya.

Kau tak bisa menjadi keduanya.

Kau harus memilih.

Berjanjilah,

saat kau keluar dari sini, kau akan meninggalkan semua ini.

Mulailah yang baru, berjanjilah...

Janji?

C

CR

CRO

CROT

CROTB

CROTBA

CROTBAS

CROTBASA

CROTBASAH

CROTBASAH.

CROTBASAH.C

CROTBASAH.CO

C R O T BA S AH. CO M WUJUDKAN FANTASIMU

Hey Romeo. Waktunya bangun.

Ayo.

Namaku Dhiren Vyas...

aku pengacaramu.

Dan aku kemari untuk mengeluarkanmu.

Ini pernyataan tertulis salah tangkap.

Dan pengadilan memerintahkan untuk segera membebaskan.

Terakhir, salinan permintaan...

penyelidikan tindakan polisi terkait penahanan ini.

Polisi bukanlah masalahnya pak.

Aku sangat sadar apa masalahnya,

ini sudah diurus.

Akta kelahiranmu dari Panti Asuhan.

Panti Asuhan tetap mengosongkannya untuk siapapun yang mengadopsi bayi itu.

Isilah... kau ingin menjadi siapa.

Surat permohonan KTP-mu.

Kau nanti membutuhkan ini.

Segeralah ajukan surat permohonan itu.

Kau jadi orang bebas sekarang.

Nikmatilah hadiah luar biasa yang telah diberikan padamu.

Pak,

lalu aku mesti berterima kasih pada siapa yang telah memberi hadiah luar biasa ini?

Itu bukan urusanmu lagi.

Paling tidak biar aku berterima kasih atas kebaikanmu. / Baik, sudah.

Kau tunggu apa lagi?

Pergilah.

Aku lagi sibuk. Kembalilah nanti saja.

Siapa ya?

Mau apa kau ke sini?

Kau harus pergi, sebelum ada masalah.

Aku ke sini untuk meminta maaf.

Kuingin kau simpan ini...

Sebagai pengingat bila kau akan selalu menjadi teman di hatiku.

Dan kau keliru tentang semua ini.

Bukanlah garis di tanganmu...

kita sendiri yang menentukan nasib kita.

Dan di seumur hidup.

Hey... kembali ke dalam sini.

Berapa lama kau membiarkanku mengeras begini?

Harusnya kau tak kembali.

Dasar kau bajingan keparat!

Jangan biarkan dia lolos!

Kali ini dia tak bisa kemana-mana.

Tendang dia lebih keras!

Dasar pengkhianat sialan!

Keparat, kau mencuri dari kami!

Hajar dia! / Jangan bunuh dia.

Dia masih bernafas.

Apa kita habisi saja?

Tak usah, jangan.

Dia harus bernafas agak lama lagi.

Anak yang hilang telah kembali.

Ada sebuah kisah tentang seorang pengacara muda...

berjudul "The Bet". (Taruhan)

Salah satu penulis favoritku.

Pengacara muda ini dan seorang bankir kaya terlibat perdebatan...

hukuman macam apa yang harus diterima pencuri...

apa dia harus dipenjara seumur hidup...

atau digantung mati saja.

Mana yang jadi piling lebih baik...

Si bankir kaya ngotot...

sebaiknya pencuri itu memilih mati,

mengakhiri kesengsaraannya ketimbang tetap di penjara selama hidupnya.

Tapi...

sang pengacara muda berpendapat...

bila tetap hidup adalah kesempatan terbaik dari pada mati,

meskipun di dalam penjara.

Si bangkir tertawa...

dan bertaruh dengan si pengacara

jika pengacara bisa bertahan terkurung di dalam ruangan selama setahun...

"aku akan memberimu 10 juta rupee."

Sang pengacara muda mengatakan dengan uang sebanyak itu...

dia bersedia dikurung 20 tahun.

Selesai bilang begitu pada bankir. Maka dimulailah taruhannya.

Jadi...

Si pengacara ini dikurung dalam ruangan,

dan yang dia dapat adalah makanan, obat dan buku-buku yang banyak.

Sang pengacara terus membaca dan membaca.

Mempelajari banyak hal hebat.

Setelah bertahun-tahun berlalu...

di sisi lain...

si bankir kehilangan hampir semua kekayaannya.

Dan...

sekarang mencemaskan soal membayar taruhannya.

Akhirnya...

hari terakhirpun tiba...

setelah 20 tahun.

Akhir dari pertaruhan hanya tinggal beberapa jam saja,

bankir yang bangkrut dan putus asa...

membuka ruang kurungan...

berniat membunuh si pengacara.

Hanya menemukan bila pengacara telah memecahkan jendela dan kabur...

hanya beberapa jam sebelum dia akan memenangkan taruhan itu.

Tapi tidak sebelum...

meninggalkan sebuah catatan...

terima kasih kepada bankir yang telah memberinya...

hadiah terbesar.

Jelaskan kenapa dia berbuat begitu?

Karena dia orang bodoh.

Mengapa,

mengapa dia pergi begitu saja dari kekayaan yang akan didapat?

Sagar Bhai, tidak.

Sagar Bhai, jangan... / Katakan, mengapa?

Dia tak menginginkan uang itu.

Dia tak peduli sama uang itu lagi... itu sudah tak penting

Bukan tanganmu, yang ingin kuambil.

Wanita itu membayar uang banyak pada mereka.

Ternyata aku keliru.

wanita itu memang ada...

Wanita yang menghargai semua air matamu.

Bantu dia berdiri.

Ada orang bodoh yang bisa jadi pahlawan...

saat diberikan kesempatan.

Sekaranglah harimu menjalani hidup yang tak pernah kau jalani.

Sekarang apa kau tahu, identitas sebenarnya seorang pria?

"PENGACARA DHIREN VYAS"

Kau, bocah.

Aku pernah melihatmu disini.

Pak, aku ingin mengembalikan milikmu.

Sudah berbulan-bulan aku kehilangan ini...

kurasa ada pencopet yang mengambil ini.

Bagaimana kau bisa...?

Jangan berdiri saja, masuklah.

Minumlah teh bersamaku.

Aku tak akan mengulangi lagi, tolong lepaskan aku.

Bentar.

Sekarang kau boleh membawa yang ini.

"KIRAN KUMAR"

broth3rmax, 3 Januari 2021

NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD/DELETE-CREDIT broth3rmax, 3 Januari 2021

INSTAGRAM @broth3rmax | TELEGRAM: t.me/broth3rmax FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

INSTAGRAM @broth3rmax | TELEGRAM: t.me/broth3rmax_chat FOR ADVERTISING ONLY, WA 08788 1595 624

D U K U N G trakteer.id/broth3rmax

KUNJUNGI c r o tbas a h. c o m UNTUK FANTASI YANG MENARIK

TAMAT

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.