Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Bisa kita bahas kesepakatan bisnis kita selanjutnya?
Park Hae Young dari Divisi Patroli Namdaemun.
- Benar? - Petugas kepolisian
menjual informasi ke wartawan?
Mulai lagi dari awal sebelum terlambat.
Kamu tidak cocok untuk pekerjaan ini.
Dia benar-benar tidak mau menyerah.
Pak Park? Aku Lee Jae Han.
Kamu siapa? Rumah Sakit Jiwa Seonil?
Itu jasad Seo Hyung Joon yang diduga penculik Kim Yoon Jung.
Bagaimana bisa walkie-talkie menyala tanpa baterai?
Tidak masuk akal.
Kamu siapa? Bagaimana kamu tahu itu Seo Hyung Joon?
Serahkan semua datanya.
Kasus ini berakhir dalam 29 jam.
Kita tidak bisa menyelesaikannya selama 15 tahun.
Kamu pikir kamu bisa menyelesaikannya sekarang?
Aku melihat si penculik.
Seorang perempuan menculik Yoon Jung.
Ini sudah berakhir.
Kita memiliki bukti pasti.
- Kamu sudah gila? - Ini kesempatan terakhir kita.
Meski gagal, aku akan bertanggung jawab penuh.
Aku menghubungi terkait penculikan Kim Yoon Jung.
Cha Soo Hyun akan maju
dan Divisi Satu Pembunuhan akan mendukungnya.
- Kenapa kamu melakukan ini padaku? - Bukan dia.
15 tahun yang lalu dan bahkan sekarang,
dia menilai terlalu tinggi kemampuannya.
Dia memperhitungkan waktu sebelum menghubungi kita.
Dia pasti berada di suatu tempat di dekatnya.
Dia akan mengawasi setiap gerakan kita
dari suatu tempat.
Yoon Su Ah.
"Dua puluh menit sebelum berakhirnya undang-undang pembatasan"
"Episode 2"
"Sepuluh menit sebelum berakhirnya undang-undang pembatasan"
Aku butuh ini.
Sial! Kita pukuli saja dia.
Dia tahu semuanya akan berakhir
kalau dia terus bungkam selama sepuluh menit.
Zaman sudah berganti. Kita tidak bisa memukulinya.
Tidak ada yang meminta pendapatmu.
Yang kita butuhkan hanya tiga sampai lima menit.
Itu saja yang kita butuhkan
untuk memperlihatkan bukti dan membingungkan tersangka.
Kita bisa memecahkan kasus
jika kita bisa membuatnya bicara.
Yoon Su Ah.
Kamu bekerja di Rumah Sakit Youngin dan mendapat 3.500 dolar per bulan.
Kamu tinggal di vila mewah Gangnam.
Setelah membayar sewa, utilitas, dan transportasi,
tidak ada lagi yang kamu miliki
tapi lokermu penuh dengan barang-barang merek mewah.
Kamu berkencan dengan seorang pria kaya?
Seperti Seo Hyung Joon
15 tahun lalu.
Aku tidak paham apa maksudmu.
Kamu sendiri yang memperlihatkan lokermu.
Hanya saja kamu mengatakan itu loker Kang Se Young.
Kenapa kamu berbohong?
Aku ingin melihat sedalam apa polisi menyelidiki kasus mereka.
Kalian pernah kehilangan penculik karena percaya pada kebohongan.
Jika kalian gagal lagi,
maka anak itu mati sia-sia.
Jadi,
maksudmu loker itu adalah milikmu?
- Ya. - Dan semua hal di dalamnya
adalah milikmu juga?
- Ya. - Baik.
Terima kasih.
Kamu baru saja memberi kami waktu tambahan.
Aku berterima kasih karena kamu memberikan kami DNA-mu.
Dia mulai defensif.
Dia bertanya-tanya apa yang dia lewatkan.
Kita hanya punya tiga sampai lima menit lagi
untuk membuatnya mengaku.
Kenapa? Kamu ingin tahu kami akan lakukan apa dengan DNA-mu?
Lubang got di hutan itu.
Kamu mengingatnya?
Kamu tahu benda apa yang dipakai seseorang
yang menyimpan sebagian besar jejak DNA-nya?
Sepasang mata kedua
yang terus kamu pakai di wajahmu.
Kacamata.
Kamu mengenali ini?
Sepertinya kamu salah.
- Itu bukan milikku. - Aku tahu.
Memang bukan milikmu.
Kacamata ini
milik Seo Hyung Joon yang dipakainya saat meninggal.
Kamu tahu di mana bukti itu terletak pada kacamata ini?
Jejak DNA seseorang dapat ditemukan
di jembatan hidung kacamata.
Apa pun yang tersimpan
juga cenderung tersembunyi
di bagian engsel.
Menurutmu apa yang kami temukan di kacamata Seo Hyung Joon?
Bagaimana aku bisa tahu?
Kamu tidak akan tahu.
Karena itulah kamu meninggalkannya di lubang got tersebut.
Di bagian kacanya,
kami menemukan darah pembunuh.
Kami menemukan darahmu.
Kamu berbohong.
Kamu tidak dapat menemukannya di barang setua itu.
Awalnya aku juga berpikir itu kebohongan,
tapi
bahkan dari tetesan terkecil darah pun
kami dapat mengekstrak DNA
setelah 10, 20, bahkan 100 tahun.
Inilah hadiah ilmu pengetahuan bagi orang mati.
Baik, kita mendapatkannya.
Ini bagian paling penting.
Kamu mungkin berpikir kamu paling pintar di dunia
dan polisi tidak ada apa-apanya dibanding kamu,
tapi kali ini kamu salah.
15 tahun lalu
kamu membunuh Seo Hyung Joon di Rumah Sakit Jiwa Seonil.
Sekarang...
Kamu gila?
Kenapa?
Untuk menyembunyikan fakta kamu membawa dan membunuh Yoon Jung.
Karena kamu membutuhkan uang 50.000 dolar!
Kamu adalah
penculik Kim Yoon Jung
dan pembunuh Seo Hyung Joon.
Sekarang
tamat sudah riwayatmu.
Katakan.
Katakan kamu membunuhnya.
Katakan.
Kamu belum menemukannya.
Bukti mutlak itu.
Kamu tidak akan melakukan ini jika kamu sudah memilikinya.
Kamu hanya menggertak dan menuntutku.
Benar?
Kamu pikir aku akan mengakuinya?
Di mana hasil DNA itu?
Tim forensik sudah mengabari?
Aku tidak melakukannya.
Memang benar aku dahulu bekerja di Rumah Sakit Jiwa Seonil,
tapi aku tidak membunuh mereka.
Hasilnya sudah keluar.
DNA Yoon Su Ah terbukti cocok
dengan darah di kacamata Seo Hyung Joon.
Hasilnya belum siap.
Cepat keluarkan dia!
Waktu kita tersisa kurang dari semenit.
Kamu membunuh mereka.
Kamu membunuh Seo Hyung Joon dan Yoon Jung!
Kamu membunuh seorang gadis 12 tahun demi 50.000 dolar.
Kenapa kamu melakukannya?
Kamu tidak perlu membunuhnya.
Kamu sudah menerima uang tebusan itu!
Ayolah. Cepat katakan.
Aku
"Kurang dari 10 detik sebelum undang-undang pembatasan berakhir"
tidak membunuh mereka.
"Beberapa detik sebelum batas waktu"
"Undang-undang pembatasan berakhir"
Sekarang aku bisa pergi?
Hasil sudah keluar.
Kecocokan DNA 99,98 persen.
Perempuan itu pelakunya.
Kenapa baru sekarang? Kenapa? Sudah terlambat sekarang!
Detektif.
Ini ditemukan pada pakaian korban dan telah kami pulihkan.
Semoga ini bisa membantu.
"Tiket parkir"
Yoon Su Ah.
Kamu ditangkap karena membunuh Seo Hyung Joon 15 tahun yang lalu.
Kamu memiliki hak untuk didampingi pengacara selama interogasi.
Kamu juga memiliki hak untuk tetap diam.
Sedang apa kamu?
Kami baru menerima perkiraan waktu kematian Seo Hyung Joon.
"Pukul 00.05, 30 Juli 2000"
Undang-undang pembatasan pada kasus Yoon Jung memang telah berakhir,
tapi pada kasus Seo Hyung Joon,
kami masih memiliki satu hari.
Kamu pasti bercanda.
Bawa dia.
Tidak mungkin.
Tunggu.
Bagaimana dengan kasus Yoon Jung?
Kenapa kamu tidak bisa memecahkan kasus Yoon Jung?
Maafkan aku.
Jika saat kematian korban tidak bisa dipastikan,
undang-undang pembatasan berakhir sesuai dengan perkiraan waktu.
Karena itu
meskipun kami tidak tahu
apakah Yoon Jung meninggal
sebelum atau setelah Seo Hyung Joon,
hukum
menguntungkan para tersangka.
Kalau begitu,
perempuan itu membunuh putriku?
Dan dia tidak akan dihukum karenanya?
Benar?
Maafkan aku.
Kalau begitu, biarkan aku menghukumnya.
Kemari kamu.
Hei! Berhenti!
Kenapa kamu membunuh putriku?
Kenapa kamu membunuhnya?
Berhenti!
Dasar perempuan kejam.
Kenapa kamu membunuhnya?
Kenapa hal seperti ini terjadi?
Kenapa kamu melakukannya?
Setiap hari dalam hidupku
selama 15 tahun terakhir,
aku terus menunggu hingga pelakunya ditemukan.
Maafkan ibu, Yoon Jung.
Maafkan ibu.
Tolong tenang, Bu.
Kenapa bisa seperti ini?
Kenapa kalian melakukan ini padaku?
Mau ditaruh di mana wajahku saat bertemu Yoon Jung nanti?
Maafkan ibu, Yoon Jung.
Putriku yang malang...
Sebenarnya untuk siapa undang-undang pembatasan itu?
Meskipun Kim Yoon Jung dan Seo Hyung Joon dibunuh
oleh pelaku yang sama kasus Kim Yoon Jung,
semuanya tetap tidak terpecahkan.
Menurut hukum yang telah direvisi, undang-undang pembatasan untuk
kasus setelah 1 Agustus 2000 telah dihapus.
Bagaimana dengan kasus-kasus sebelumnya?
Apakah pembunuh sebelum 1 Agustus 2000 tidak bersalah?
Demi semua korban yang tewas,
semua kasus pembunuhan harus diselidiki tanpa batas 15 tahun.
Kita tidak bisa menghapuskan undang-undang pembatasan.
Kita tidak bisa menangkap mereka yang dinyatakan tidak bersalah
dan berkata, "Hukum telah berubah, kami menuntutmu lagi."
Kamu mementingkan hak-hak para tersangka,
tapi bagaimana dengan hak-hak korban?
Bahkan jika itu terjadi, masih akan menjadi masalah.
Kasus jangka panjang dari sebelum tahun 2000 sulit untuk dipecahkan
karena kurangnya bukti, saksi, dan semacamnya.
Jika kita fokus pada kasus-kasus itu
dan akhirnya gagal memecahkan yang ada saat ini,
pada akhirnya akan timbul lebih banyak kasus menggantung.
Kepolisian perlu membentuk Tim Kasus Menggantung jangka panjang.
Kamu!
Kamu membunuh putriku!
Dia tidak melakukannya.
Kakak!
Lihat aku!
Kakak!
Kakak!
"Park Sun Woo"
Ada banyak kasus seperti
pembunuhan berantai Gyeonggi Selatan
yang masih menghantui masyarakat dan mereka yang terlibat.
Seseorang harus melakukan sesuatu.
Itu dia.
Dia datang!
Kami ingin tahu kebenarannya!
Beri tahu kami yang sebenarnya!
Apa pendapat Bapak mengenai permohonan itu?
Masyarakat merasa Bapak harus bentuk pasukan tugas jangka panjang.
Bagaimana?
- Buka kembali kasus ini! - Kami ingin kebenaran!
Masyarakat ingin tahu satu hal.
Apa kejahatan pembunuhan berkurang karena pembatasan waktu hukum?
Sudah waktunya bagi seseorang untuk memberi mereka jawaban.
Berhenti!
Berhenti di sana!
Hei!
Berhenti!
Berhenti di sana!
Hei, kamu!
Dasar bodoh!
Soo Hyun!
- Kongres meluluskan - Kamu baik-baik saja?
revisi kedua Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.
Ini berarti semua kejahatan serius termasuk pembunuhan, pembakaran,
dan penculikan tidak akan lagi memiliki undang-undang pembatasan.
Kini ada harapan untuk memecahkan kasus penculikan dan pembunuhan
Kim Yoon Jung, seorang siswi yang hilang pada tahun 2000.
Bahkan kasus yang terjadi sebelum tahun 2000 dapat diusut lagi
sehingga kasus-kasus itu dapat dibuka dan diselidiki kembali.
Mereka bodoh sekali.
Hanya karena tidak ada batas waktu,
bukan berarti kita bisa menangkap mereka yang selama ini bersembunyi.
Benar, bukan?
Kami sedang menyiapkan Tim Kasus Menggantung jangka panjang.
Kamu yang bertanggung jawab.
Kamu yang menyebabkan kekacauan.
Perbaikilah kesalahanmu itu.
Cha Soo Hyun dari Divisi Satu Pembunuhan Kepolisian Jinyang.
"Kamu berkontribusi dalam terkuaknya pembunuhan
Seo Hyung Joon yang terjadi pada tanggal 30 Juli 2000."
"Untuk mengakui perananmu,
aku menunjukmu menjadi anggota
Tim Kasus Menggantung jangka panjang yang baru dibentuk pada..."
Panjang sekali.
Intinya, kamu dipindahkan.
Ambilkan satu set kartu nama baru.
Baik.
Kamu perlu memperbaiki temperamenmu.
Lihat aku.
Posisiku diturunkan, tapi aku masih akan mengikuti arus.
Yang terbaik adalah menjauhi tegangan tinggi dan atasan.
Anggaplah
ini sebagai liburan berbayar.
Di Tim Kasus Menggantung jangka panjang.
Tunggu.
Senior Gye Cheol.
Kamu mendapat pemberitahuan dari bagian personalia.
Promosi?
"Tim Kasus Menggantung jangka panjang".
Berikan dia satu set kartu nama baru.
Baik.
Tidak bisa dipercaya.
Chi Soo.
Dia di sauna?
Senior Heon Gi.
Ini dari bagian personalia.
"Tim Kasus Menggantung jangka panjang"
Kasus menggantung jangka panjang
benar-benar memalukan.
Menggali kasus menggantung seperti itu
sama saja dengan membuka kembali luka lama.
Tim itu akan dibubarkan
saat semua keributan ini sirna.
Diam
dan bersembunyi saja.
Ikuti saja permainan ini.
Seperti yang Lee Jae Han lakukan
15 tahun lalu.
Tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan.
Apakah
orang ini
datang menemuimu?
Tingginya sekitar 185 cm
dan mengenakan kemeja biru tua.
Seorang detektif?
Dia mungkin berbohong tentang pekerjaannya.
Dia mengatakan
kalau dia akan mencarimu.
Kamu gila?
Jika detektif datang menemuiku, aku pasti sudah lama ditangkap.
Tidak ada lagi yang ingin aku katakan. Pergilah.
- Kamu bisa berdiri di sana. - Baik.
Apa ini? Kamu terlihat cocok!
- Saat... - Ada apa ribut-ribut?
Siap?
- Ada apa? - Kemarilah.
Dia sempurna untuk peran itu.
- Peran apa? - Ini perintah bos.
- Dia orangnya? Masuklah ke mobil. - Ya.
Memang apa yang akan kita lakukan?
Hei.
- Apa ini? - Apa?
Pakaianmu ini.
Sarung pistolmu...
Memangnya ini permainan?
Aku seharusnya...
- Kenapa kamu... - Hentikan.
- Hei. - Lepaskan ini.
- Untuk apa? - Masuk ke dalam.
- Mari kita lakukan. - Lewat sini.
- Sebenarnya apa yang terjadi? - Kamu nanti juga tahu.
Aku baru saja kembali.
Kami tahu.
Pak, tolong terlihat lebih serius.
Bu, tolong beri tatapan intens.
Kamu detektif perempuan pertama di tim ini. Berbanggalah!
Pegang walkie-talkie itu lebih erat!
Ayo lanjutkan.
- Detektif perempuan pertama? - Ini dia.
Dia saja tidak bisa mengemudi.
Maaf aku sudah merepotkanmu.
- Astaga. - Tunggu, tunggu.
Bukan begitu. Aku ingin ekspresi yang lebih intens.
Foto ini dicetak di majalah polisi. Kalian harus terlihat profesional.
Mari kita coba sekali lagi.
Ayo. Kita mulai lagi.
- Kenapa tidak sewa model saja? - Ini dia.
Kita selesaikan langsung saja.
Berikan tatapan intens.
Di mana Jeong Jae?
Itu dia. Bayangkan dia penjahat.
Seperti ini?
Benar!
Kamu tertangkap!
Seperti itu. Sekali lagi!
Bagus sekali, itu dia!
Itu bagus sekali!
- Seperti ini? - Benar, seperti itu!
- Astaga. - Itu maksudku!
- Sempurna! - Seperti ini?
- Lebih lagi. - Lagi?
- Aku keluar dari mobil. - Bagus!
- Bagus. - Bagus, bagus!
- Tamat riwayatmu! - Keluar dari mobil.
- Bagus! - Beri aku pistol.
Berikan padaku. Ayo cepat.
Bagus! Teruskan.
Bagus sekali!
Kamu tahu?
Ji Sung dan Lee Bo Young muncul tepat seperti dugaanmu.
Mereka jelas saling mencintai. Lalu siapa selanjutnya?
Tidak ada lagi.
Kenapa tidak? Kamu pasti tahu yang lain.
Aku sudah tidak berminat.
Apa? Halo?
Pak, kamu di sana?
Ini aku, Pak. Aku Park Hae Young.
Berkat Bapak kami bisa memecahkan kasus Kim Yoon Jung.
Bapak mendengar beritanya?
Tapi bagaimana Bapak tahu jasad Seo Hyung Joon ada di sana?
Bapak dari divisi mana?
Aku tidak bisa menemukan Bapak di mana-mana.
Dan bagaimana Bapak tahu tentang aku?
Pak Park.
Aku tidak akan bisa berbicara denganmu lagi.
Apa maksud Bapak?
Tapi ini bukan akhir.
Semua ini akan dimulai lagi.
Ketika hal itu terjadi,
kamu harus membujukku.
Kamu harus membujuk Lee Jae Han yang hidup di tahun 1989.
Kamu dapat mengubah masa lalu.
Jangan pernah menyerah.
Apa yang Bapak bicarakan?
Aku tidak mengerti.
Detektif.
Detektif, kamu di sana?
Kamu baik-baik saja?
Detektif.
Detektif.
Detektif.
Detektif.
Semua ini akan dimulai lagi.
Ketika hal itu terjadi, kamu harus membujukku.
Kamu harus membujuk Lee Jae Han yang hidup di tahun 1989.
Kami mengawasi di sana.
- Sudah kukatakan tidak ada di sana. - Aku mengerti.
Ini tidak akan bisa...
Apa? Mereka kenapa?
Hei, ke sini. Bantu aku.
- Baik. - Berhenti.
Ke sini kamu.
Aku melarangmu.
Jangan seperti itu. Perlihatkan ruang mereka.
Baik.
Ikuti dia.
Mereka tidak akan ada lagi setelah beberapa bulan, baik-baiklah.
- Bicara apa kamu? - Berhenti.
Pergilah.
Ayolah. Ini memalukan.
Tenanglah. Dia benar.
Kamu di pihakku atau tidak?
Anak-anak baru ini tampan.
Aku tahu kamu dan aku lumayan mirip.
Abaikan saja dia.
Dalam hidup ini bisa terjadi hal buruk tanpa alasan apa pun.
Siapa namamu?
Namaku Hwang Ui Kyeong.
Beri tahu namamu.
Namaku Ui Kyeong. Hwang Ui Kyeong.
Namamu Ui Kyeong?
Aku rasa kamu memang ditakdirkan menjadi polisi.
Di mana ruangan kami?
Di sana.
Kenapa tidak beri tahu dari tadi?
Kamu membuang-buang waktu kami yang berharga.
Ayo pergi saja.
Sebenarnya kenapa mereka?
Selanjutnya akan menarik.
Kita di pusat daur ulang, ya?
Selain telepon, kami tidak punya apa pun di sini.
Bagaimana bisa kami bekerja di sini?
Meskipun begitu kami punya pekerjaan.
Tempat ini benar-benar berantakan.
Mereka pernah berbenah atau tidak?
Sekeras apa pun aku membersihkannya, bau ini tidak bisa hilang.
Jangan semprotkan padaku. Hentikan.
Bu Cha. Bagaimana kita bisa bekerja di tempat seperti ini?
Bisa kamu berbicara dengan mereka?
Ini meja siapa?
Siapa peduli?
Mereka mengirimkan pengamat kriminal,
tapi aku tidak berharap apa pun.
Jangan bilang, si anak berandal
yang menyebut dirinya pengamat kriminal itu bergabung dengan kita?
Tidak, tidak. Jangan pikirkan.
Tidak mungkin.
Halo.
"Ringkasan Kasus Pembunuhan Berseri Gyeonggi Selatan"
Apa ini?
Aku yakin kalian mengetahui kasus ini.
Kasus pembunuhan berantai Gyeonggi Selatan
adalah salah satu kasus menggantung terbesar di negara ini.
Tanggal 3 Desember 1987.
Korban pertama ditemukan
di parit dekat Gunung Ohseong.
Kami menemukan 10 korban lagi tiga tahun setelahnya.
Lengan dan kaki korban diikat dari belakang
dengan simpul biasa dan mereka dicekik.
Pembunuhan berantai ini menimbulkan legenda urban tentang
perempuan berpakaian merah dibunuh pada hari saat hujan turun.
Lebih dari 1.000 petugas menangani kasus ini
dan meskipun ilmu forensik tidak maju pada saat itu,
kami gagal menemukan jejak si pembunuh.
Itu memalukan.
Sebagai tim kasus jangka panjang,
ini tugas pertama kalian.
Aku saja belum merapikan dokumenku.
Pembunuhan berantai Gyeonggi Selatan?
Ini hanya buang-buang waktu.
Soo Hyun, dia bos kita.
Ini kasus 26 tahun lalu.
Hampir tidak ada catatan, bahkan foto yang layak.
Dan dengan mereka berdua?
- Tidak mungkin. - Tidak juga.
Kenapa firasatku selalu benar kalau tentang hal buruk?
Kasus resmi pertama Tim Kasus Menggantung jangka panjang.
Memang setidaknya harus diurus dengan yang sehebat diriku.
Bukankah begitu?
Kalian semua sudah bertemu.
Dia Park Hae Young.
Dia akan menganalisis perilaku dan gaya kriminalis,
dan memberikan strategi untuk membantu mendapatkan pengakuan.
Silakan sapa mereka.
- Aku nantikan... - Dia akan merusak penyelidikan.
- Apa? - Tidak punya gelar, amatiran,
dia bahkan tidak selesaikan pelatihan detektif.
Kasus menggantung lama kurang bukti, dibutuhkan pengamat kriminal andal.
Carikan yang baik.
Jangan yang seorang amatiran.
- Amatiran? - Soo Hyun.
Hanya ini yang kamu dapatkan.
Terima atau pergi.
Reputasi kepolisian
sedang dipertaruhkan
dan masyarakat sangat tertarik.
Jika kamu ingin keluar,
serahkan lencanamu dan pergilah.
Sedang apa kalian? Kembali bekerja!
Apa?
Kamu pikir aku amatiran?
Kenapa suasana hati kalian semua buruk?
Kamu pengamat kriminal, tapi tidak tahu kenapa?
Gunakan otakmu.
- Apa? - Astaga.
Maksudku
jika kamu cari "pembunuhan berantai Gyeonggi Selatan" di internet,
pasti akan terlihat banyak informasi
yang mungkin dapat membantumu.
Pikirkan hal ini, Letnan Park.
Dengarkan aku baik-baik.
Sampel rambut dan darah dari TKP sudah lama hilang.
Bahkan jika kita berhasil menangkap pelakunya,
kita tidak memiliki apa pun untuk membandingkan DNA-nya.
Tidak ada sampel rambut atau darah?
Itulah masalahnya.
Kalian gagal menjaga bukti.
Bukan hanya itu.
Semua orang tahu bahwa polisi yang menyelidiki kasus ini
melakukan pekerjaan yang ceroboh.
Bukan hanya dalam kasus ini.
Dalam semua kasus menggantung juga seperti itu.
Kalian hanya membaca sekilas data kasus.
Kamu pikir ini permainan?
Beberapa orang mempertaruhkan nyawa demi menyelidiki kasus tersebut.
Kamu tidak tahu apa-apa.
Sebaiknya jaga ucapanmu.
Kamu
sekarang membela rekanmu?
Aku benar-benar tidak menyukai nada bicaramu.
Sekarang kamu bagian dari kami!
Tidak semua polisi itu sama.
Aku baru di sini.
Kalian sudah tua.
Aku muak mendengarmu.
- Jangan. - Jangan kekanakan seperti itu.
- Berhenti. - Memang berapa umurmu?
Kita bertarung adil saja, tidak perlu pakai pangkat.
Tanpa pangkat?
Ke sini kamu.
Apa yang kamu lakukan?
Kamu tidak merasa terlalu tua untuk melakukannya?
- Kemari kamu. - Kamu mau memukulku?
Astaga. Yang benar saja.
- Berhenti. - Dasar gila.
Berhenti. Kita bicarakan saja.
Apa ini? Kacau sekali.
Sama sekali tidak berwawasan atau beralasan.
Tidak heran kasus ini menggantung.
Astaga.
Aku menemukan 15 resume pria bernama Lee Jae Han dalam arsip polisi.
Menurut suaranya,
usianya di bawah 50 tahun, berarti tersisa sembilan orang.
Dikurangi tiga yang masih bekerja, tersisa enam orang.
Ambil ini.
Penculikan Kim Yoon Jung?
Aku tidak pernah mendengarnya.
Kamu pernah mendengar kasus penculikan Kim Yoon Jung?
Tidak.
Kirimkan aku dua orang hari ini.
Baik.
Tiga orang sudah meninggalkan kepolisian
dan tidak satu pun dari mereka pernah mendengar kasus ini.
Berarti salah satu dari tiga orang ini.
Bapak pergi ke kuil?
Tidak.
Aku tidak ke sana lagi.
Jimat sama sekali tidak berguna.
Kamu jalani kencan buta?
Kenapa?
Bapak ingin aku melakukannya?
Dasar konyol.
Hati perempuan sama seperti ilalang.
Kamu dahulu bersungguh-sungguh mengejar putraku.
Sudah selesai?
Buang saja.
Berhenti menyiksa mata tuaku ini.
Sudah 15 tahun berlalu.
Berhentilah mampir ke sini.
Apa kasus pertama Senior
yang waktu itu Bapak katakan?
Apakah pembunuhan berantai Gyeonggi Selatan?
Benar.
Dia baru saja bergabung dengan kepolisian.
Dia berusaha keras menemukan si pembunuh.
Suatu hari,
dia mengatakan ini padaku.
Dia gagal menangkap si pembunuh,
tapi dia yakin seseorang akan berhasil.
Dia benar-benar yakin
kalau orang lain akan berhasil.
Arahkan cahaya ke sana!
Aku tidak melihat apa-apa!
"Lee Jae Han"
Kamukah itu, Pak?
Pak Lee Jae Han?
Aku baik-baik saja.
Petugas Lee Jae Han
dari cabang Yeongsan. Siapa yang bicara?
Aku...
Kamu benar-benar Lee Jae Han?
Aku Letnan Park Hae Young.
Sudah beberapa saat aku tidak dengar apa pun darimu dan aku cemas.
Semuanya baik-baik saja?
Letnan?
Apa yang dia butuhkan?
Ini Lee Jae Han dari cabang Yeongsan.
Aku anggota tim baru.
Kamu detektif di kantor polisi?
Kami sedang mencari orang hilang di selatan Gunung Ohseong.
Orang hilang?
Kami sedang mencari Lee Gye Sook yang hilang
di rute tiga di mana dia terakhir terlihat.
Lee Gye Sook?
Gunung Ohseong?
Maksudmu kasus pembunuhan berantai di Gyeonggi Selatan?
Kasus pembunuhan ketujuh?
Dia ditemukan di ladang ilalang sebelah pohon akasia, bukan?
Ladang ilalang di dekat rute tiga?
Kamu polisi. Seharusnya kamu mengetahuinya.
Korban ketujuh ditemukan di ladang ilalang dekat rute tiga
dan korban kedelapan di rel kereta dekat Stasiun Hyunpoong.
Korban kesembilan...
Kami menemukannya!
- Kemari! - Di mana?
Mati lagi.
- Dia di sini! - Kami menemukannya!
- Di sini! - Di mana?
- Di sini! - Cepat!
- Di sini! - Di mana?
- Ke sini! - Di sini!
Jasad sudah terlalu lama di sini.
Pembunuhan ketujuh?
Dia ditemukan di ladang ilalang sebelah pohon akasia, bukan?
Siapa kamu?
"4 November 1989"
"Tanggal kejadian, 25 November 1989"
Lihat.
Dasar tukang pamer.
Seperti yang kalian tahu,
tidak ada yang akan menyambut kita.
Ketika menginvestigasi ulang sebuah kasus,
kamu menyiratkan penyelidikan sebelumnya tidak cukup baik.
"Kenapa kamu tidak melihat ini?" "Kenapa kamu tidak melakukan itu?"
Kamu akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan itu.
Singkatnya, semua orang akan membencimu.
Tapi kamu tahu,
orang yang paling dibenci hidup paling lama.
Astaga, apa kesalahanku?
Ini adalah daftar detektif yang menangani kasus tersebut.
Kamu harus menemui semuanya.
Kita harus mengumpulkan
semua memori dan data mereka
agar kita dapat mengatur arah penyelidikan.
Aku akan bertemu keluarga korban.
Senior Gye Cheol, kamu harus menemui semua detektif.
Apa pun yang kamu temukan, serahkan pada Park Hae Young.
Heon Gi, kamu harus mengurus bukti. Itu saja.
Aku menemui semua detektif tua ini.
Tertawakan aku saja kalau mau.
Aku akan lakukan dengan caraku.
Kapan kamu akan dewasa?
Apa ini?
Ini disebut kerja sama tim.
Foto-foto ini milik seorang detektif yang aku kenal.
Foto-foto dari pembunuhan ketujuh dan kedelapan.
Pada akhirnya aku harus mengembalikannya.
Jangan sampai hilang.
"5 November 1989"
Biar aku bantu.
Ayo masuk.
Dia di sana juga hari ini?
Lagi?
Dia pasti benar-benar menyukaimu.
Kenapa dia mengikutimu ke mana-mana?
Hei.
Sepertinya karena dia seorang polisi
dia merasa kalau melindungimu sudah menjadi tugasnya.
Benar, bukan?
Halo.
Temanku dahulu tinggal di sini.
Dia pasti sudah pindah tanpa memberitahuku.
Kamu polisi. Seharusnya kamu mengetahuinya.
Korban ketujuh ditemukan di ladang ilalang dekat rute tiga
dan korban kedelapan di rel kereta dekat Stasiun Hyunpoong.
Rel kereta
dekat Stasiun Hyunpoong.
Aku tidak bisa tahu dia siapa.
Sudah tiga hari terus seperti ini.
Tapi kalian memang melihat seseorang malam itu.
Kita harus menangkapnya, bukan?
Saat itu benar-benar gelap.
Lihat lagi. Kalian pasti mengingatnya.
Kata Bapak, Bapak mantan marinir.
Astaga, kapan semua kaset itu akan selesai?
Tapi kita harus memeriksa semua pemuda di kota ini.
Sejauh ini kita sudah melihat 200 orang.
Masih ada sekitar 320 orang lagi.
- Astaga. - Kita bisa melakukannya.
- Halo. - Tidak seharusnya kamu di sini.
Aku Lee Jae Han dari cabang Yeongsan.
Aku ingin bertemu detektif yang bertanggung jawab.
Jangan melihat kami. Fokus pada monitor saja.
Aku detektif yang bertanggung jawab. Ada apa?
Baik. Aku ingin tahu
adakah seorang letnan bernama Park Hae Young di sini?
Park Hae Young?
Tidak ada nama itu di sini. Ada apa?
Dia memberitahuku sesuatu di walkie-talkie.
Dia mengatakan insiden kedelapan akan terjadi di rel kereta api.
Apa?
Kamu menunggu pembunuhan lain terjadi?
Bukan begitu, aku hanya mendengarnya.
Pergi! Kami sedang sibuk.
Apa masalahmu?
Aku sudah tidak tidur berhari-hari, jangan cari masalah denganku.
Aku sendiri juga bingung.
Keluar, kataku!
Baik. Terima kasih.
Dasar gila.
Tetaplah menonton.
Astaga.
Mungkin aku salah dengar?
Hei.
Hei.
"Kasus pembunuhan 8, korban tewas pada tanggal 5 November 1989"
"Kasus percobaan pembunuhan, korban selamat"
Apa ini?
"Kasus percobaan pembunuhan, Lee Mi Seon, usia 25 tahun"
"Kasus percobaan pembunuhan"
"Nama yang selamat, Lee Mi Seon"
"Signal"
Walkie-talkie itu!
Dia pelakunya. Tangkap dia!
Kamu mempermainkanku? Di mana kamu?
Kamu merasa tidak sehat?
Itu dia. Ini simpul yang sama.
Dia merusak segalanya.
- Apa yang kamu lakukan? - Mundur.
- Tidak bisa! - Mundur, kataku.
Orang terpelajar seperti aku.
Berhenti bercanda. Kamu marah?
Bagaimana jika orang dari masa lalu bicara denganmu lewat walkie-talkie?
Berkencanlah denganku.
Kita menemukan korban lain.
Ini korban kedelapan.
Banyak hal terjadi sejak insiden Stasiun Hyunpoong.
Apakah ini suatu kebetulan?
Kamu yakin tidak ada masalah?
Panggil tim lapangan kembali ke sini.
Kamu sudah siap?
Aku tidak peduli.
Maaf. Aku tidak punya waktu untuk menjelaskan.
Aku akan membantumu.
Kita masih punya kesempatan.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.