All language subtitles for A.Series.of.Unfortunate.Events.S03E04.WEBRip

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese Download
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Jangan lihat, jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

Tayangan ini merusak malam Hidupmu dan harimu

Setiap episode membuat lara

Jadi jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

Anak-anak Baudelaire jauh di bawah Permukaan laut

Berusaha hindari Kawanan Count Olaf nan ngeri

Tapi tentu dia temukan Dan tentu amat mengerikan

Pertunjukan ini amat suram Nyata harusnya melanggar hukum

Jadi jangan lihat

Jangan lihat

Semuanya mengerikan

Dan rasa tak enak akan datang

Tanya orang waras, "Perlu nonton?"

Mereka akan bilang

Jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

GUA GELAP: BAGIAN DUA

Jangan lihat, jangan lihat

Jangan lihat, jangan lihat

Jika ingin berkarier kejahatan,

kau perlu beberapa hal.

Tawa jahat,

cara bepergian jahat,

misal pakai kapal selam mengerikan,

dan yang paling penting,

sikap masa bodoh jahat pada hidup orang lain.

Kalian para yatim tak berguna, di laut atau darat.

Kusuruh bawa mangkuk gula bagi pacarku,

tapi kau cuma bawa bayi batuk!

Kalau kau ahli jamur, atau lihat episode sebelumnya,

kau akan tahu beberapa fakta Miselium Medusoid.

Ke sini arah gudang!

Kau tahu itu jamur beracun yang kembang dan susut.

Artinya menghilang dan muncul lagi.

Apa... bukan, lewat sini.

Tumbuh terbaik di tempat sempit, gelap,

seperti tenggorokan bayi.

Dan bekerjanya dalam jadwal amat ketat,

yang berarti sisa hidup Sunny Baudelaire cuma satu jam.

Kita pasti belum pernah lewat sini. Tunggu.

Waktu Sunny satu jam kurang. Harus dapat penawar.

Fiona tahu. Ada buku soal jamur di perpustakaan.

Harus ke Queequeg.

- Lewat mana lagi? - Kembali.

Konyol! Tadi kita dari sana.

Sunny keracunan! Tak kembali, dia mati!

BIarlah. Cukup satu kalian yang hidup untuk harta itu.

Salahnya tak bawa mangkuk gula.

Lewat sini!

Kita harus temukan penawar!

Ya, dan aku tak peduli.

- Hi hi hi geli. - Nyit nyit nyit kunyit.

Ha ha haplala.

Hei! Jangan cepat-cepat.

Hidup Sunny tergantung pada kami!

Kurasa kau keliru. Hidupmu tergantung padaku.

Sekarang aku jelaskan.

Kalau mau, aku bisa tenggelamkan kau di laut,

atau mencekikmu dengan lengan gurita mekanik.

Hanya karena kebaikan hati dan ketamakan,

aku memasukkanmu ke gudang dan menyiksamu!

- Sekarang ayo jalan! - Ke mana?

Ke kanan!

Kiri. Saat bilang kanan, maksudku kiri.

Kumohon, lipat pojok episode malang ini.

Karena seperti sistem pernapasan Sunny Baudelaire yang amat malang...

situasi anak-anak Baudelaire masih akan makin jauh memburuk.

- Ikuti aku, anak yatim. - Pandu Salju.

Dayung lebih cepat, pengendus kue!

Dan Carmelita.

- Hai, kamu! - Phil masih hidup!

Oh, bukan cuma hidup.

Kemarin aku punya satu pekerjaan.

Sekarang aku punya dua!

Aku pendayung dan tukang pel.

- Ayo cepat sebelum kita... - Countie!

Kau tepat waktu untuk resital tari istimewaku.

Tolong, jangan!

Carmelita penari paling berbakat di alam semesta!

Melihatnya menari, matamu berdarah sebab bersyukur,

sampai menggumpal dan matamu infeksi.

Bisa kujamin itu!

Kau akan tetap tinggal dan menonton resitalku,

benar, Countie?

Aku sibuk, memasukkan anak-anak Baudelaire ke gudang.

Kau lebih suka mereka dari aku.

Hooky akan siksa mereka. Kau di sini saja dan...

siksalah para pendayung.

Suruh dia kejam pada mereka! Aku ingin lokasi...

Mangkuk gula, aku tahu.

Selamat datang di gudang. Bajak laut pakai ini untuk kurungan.

Kami mau kembali ke Queequeg. Kau tak lihat Sunny batuk?

Tentu saja. Aku juga bisa lihat diriku tak peduli.

- Paru-parunya seperti meledak. - Dia bisa mati!

Akhirnya kita sepakat soal sesuatu.

Bertahanlah Sunny. Kita akan cari bantuan.

Bagaimana cara keluar dari sini? Kita terkunci.

- Kita pernah lolos dari penjara. - Itu dari bata dan semen.

Ini kapal selam.

Dindingnya baja yang diperkuat.

Pasti ada jalan!

Mau pergi?

Aku tak perlu basa-basi. Aku di sini untuk menyiksamu.

- Siksa saja semaumu... - Aku akan siksa semauku.

Kami tak tahu di mana mangkuk gula. Sunny...

Bosku punya pertanyaan, aku juga.

Mengapa kalian di Queequeg? Tipuan apa ini?

Mana bayinya?

- Dia di tempat tidur. Sakit. - Jika tak ke Queequeg ia mati.

Aku tak punya waktu untuk tipuan!

Bayi, kuselamatkan hidupmu di gunung, dan aku disiksa bos.

Tapi penderitaan itu mirip makan malam keluarga. Harus berbagi.

- Kulepas dulu helm bodoh itu. - Jangan!

Dia terinfeksi Miselium Medusoid.

Tepat.

Kau tahu jamur itu berbahaya?

Spora mulai berakar di tenggorokan!

- Karena itu kami harus keluar! - Bantu kami!

Dia adik kami.

Tolong aku.

Kau akan pulih.

Ruang dayung di sekitar belokan ke kanan.

Lalu dari situ, putaran dan belokan membingungkan.

Aku perlu berjam-jam baru ingat.

Kanan, lalu kiri, lalu kanan, kanan lagi,

dua kali kiri, kau sampai di Queequeg.

Kanan, kiri, kanan, kanan, kiri, kiri.

Sok pamer.

Bukan berarti aku di pihakmu.

Kalian bikin hidupku menderita.

Tiap gagal dapat harta, Count Olaf memakiku.

Itu salahmu sendiri! Karena kau membantu kejahatan Count Olaf!

Mari kita setuju untuk tak setuju.

Maaf, bayi. Kau harus diam.

Ini.

Baik.

Aku akan lihat apa kondisi aman.

Kau bikin kaget.

Kau bikin kaget, bosku.

- Ada apa? - Apa? Bukan apa-apa.

Aku cuma menyusuri berbagai koridor di kapal selam besar ini. Apa salah?

- Jika tersesat, bisa kubantu. - Terima kasih. Aku cari ruang anggur.

Oh, dapur.

Bukan. Ruang anggur. Lewat sini, kan?

Bukan. Ayo kutunjukkan.

Bukannya kau menyiksa mereka sekarang?

Aku ke dapur, eh, ruang anggur, untuk mengasah kait...

agar bisa...

mudah menusuk kulit mereka dan memberi rasa sakit maksimal.

Aku tak tahu bisa apa tanpamu, Hooky.

- Trims, bosku. - Kau tetap bukan keluarga.

Sekarang, ayo ke ruang anggur! Aku bisa nikmati Cabernet enak.

Tarian ketiga, aku akan keliling dan kalian tepuk tangan keras.

Carmelita, kami mendayung berjam-jam.

Tanganku tak mampu bertepuk.

Setelah selamatkan Sunny, kita bantu anak-anak itu.

Harus lewati Carmelita dan Esmé dulu.

Harus bikin pengalihan agar bisa ke Queequeg.

Setelah Sunny aman, kita cari cara bebaskan Pandu Salju itu. Violet?

Violet?

Mungkin bisa keduanya.

Kita bikin monster laut.

C itu imut

A itu menggemaskan

R itu menggiurkan

M itu cantik

E itu amat cantik

L itu disayang

I itu aku terbaik

T itu berbakat

Dan A untuk balerina tari tap

Putri peri dokter hewan!

Suara apa itu?

Itu suara nyanyian Carmelita dan amat merdu.

Tunggu. Sekarang aku dengar sesuatu.

Seperti suara alarm.

Kita diserang!

- Ibu! - Itu Rahasia Besar!

Aku terlalu muda untuk jadi ibumu.

- Konon akan menelanmu hidup-hidup! - Konon itu metafora kematian.

Aku terlalu menawan untuk ditelan!

- Kita harus pergi! - Jangan tinggalkan kapal!

- Katanya tinggalkan kapal! - Hentikan!

Stop! Stop!

Carmelita, stop mereka!

Aku kaptenmu, dan kuperintahkan hentikan tawanan ini segera!

Aye-aye, yang mulia Esmé!

Hentikan!

Jangan sentuh mereka! Mereka kotor!

Berhenti lari!

Hidup Revolusi!

Oh, kakiku!

Aduh, sial.

Kaki yang lemah.

Fiona!

- Baudelaire, ada apa? - Kami perlu bantuan.

Kami terkena Miselium Medusoid dalam gua.

Sunny terinfeksi spora.

Kita perlu penawar. Dia memburuk.

Bagaimana kau kabur? Dan mangkuk gula?

Di atas dengan orang yang kami percaya.

Kami tak kabur. Antek Olaf yang bertangan kait meloloskan kami.

- Mana dia? - Alihkan perhatian Olaf.

Kami lolos. Bisa tolong Sunny?

Aye. Orang yang ragu akan kalah.

Buku ini tentang Miselium Medusoid.

Cepat!

Bab 40, "Gua Gorgonian."

"Racun aksi-cepat membuat jamur ini amat volatil."

Ada tentang obatnya?

"Kini Very Fancy Doctors mencari penawar

di fasilitas dekat Gang Lousy, tapi belum menemukan."

Very Fancy Doctors, V.F.D.

Ini buku tua. Mungkin kini sudah ada obatnya.

Bisa kirim Volunteer Factual Dispatch?

Telegraf rusak saat Olaf memeriksa kapal selam.

Bisa diperbaiki.

Tabahlah, Sunny. Hampir ketemu, aku janji.

Rusak tak terlalu parah. Bisa pakai perekat.

- Penjepit. - Dan pasta perpustakaan.

- Ada catatan di pinggir. - Apa isinya?

Ini puisi.

"Apakah pengenceran sederhana? Tentu saja. Cukup dosis kecil akar kuda."

- Pengenceran itu kata lain penawar. - Tapi kuda tak punya akar.

Tanaman punya dan itu sering dipakai jadi penawar.

Kata buku, ilmuwan mencari penyembuh dekat Gang Lousy.

Kita lewat Gang Lousy saat menuju Paman Monty.

Aku ingat baunya. Tak enak, seperti lada hitam.

Bukan lada.

Akar kuda...

Lobak pedas.

Permen karet! Hanya ada permen karet!

Di rak bumbu tak ada lobak pedas.

Hanya banyak wasabi dan tarragon.

Coba di kulkas.

Soda limun.

- Keju gorgonzola. - Apa itu?

Ulang tahunmu.

SELAMAT ULANG TAHUN VIOLET

- Aku lupa. - Sunny tidak.

Itu pasti kejutan yang dia buat bersama Phil.

Sunny tak boleh mati.

Dia jangan mati.

Sunny...

Kami cari penawar, tapi hanya lobak pedas yang bisa dipakai.

- Tak ada lobak pedas di dapur. - Pengganti.

Wasabi.

Ungkapan, "meja telah berputar"

bukan sesuatu yang bisa sering dipakai anak-anak Baudelaire.

Ini mengacu pada situasi yang tiba-tiba berbalik

sehingga mereka yang tak berdaya

tiba-tiba menjadi kuat,

dan sebaliknya.

Sunny tahu bahwa memasak berani sering perlu penggantian cepat,

jadi saat dia sarankan pengganti lobak pedas,

Klaus dengan cepat membuka botol wasabi

dan menyuapkan pasta hijau pedas ke mulut Sunny,

tampaknya meja dapat berputar.

Berhasil.

Kita memutar meja terhadap jamur mengerikan itu.

Selamatkan aku.

Kau selamatkan dirimu.

Kita sudah punya wasabi,

tapi tak memakainya sampai kau beri tahu.

Terima kasih.

UNTUK: SEMUA RELAWAN

Aku dapat alat untuk mengasah kait.

Aku berangkat menyiksa anak yatim.

Aku ikut.

Berandalan itu hanya memberiku nestapa.

Aku ingin lihat wajah mereka saat kau bikin mereka menderita.

Dekat dan pribadi dengan rasa nyeri mereka.

Menikmatinya seperti anggur enak.

Atau anggur ini.

Tapi sebelumnya aku ingin roti isi.

Bisa aku buatkan, bosku.

Setelah rencanaku mulai memberi hasil anak yatim,

hanya satu hal di dunia yang kuinginkan,

selain roti isi.

Para mentor memandangku remeh.

Gagal.

Aku harus tunjukkan.

Sepertinya, hatimu ingin

dapat cinta dan pengakuan figur orang tua. Aku paham.

Bukan itu sama sekali.

Aku perlu lakukan hal besar dan dramatis untuk membalas orang V.F.D. yang sombong.

Idealnya yang tak perlu lakukan apa pun.

Tapi bagaimana?

Kalau ada cara yang ampuh dan nyaman untuk menghancurkan sejumlah besar orang

ditaruh di tanganku sekarang seperti roti isi.

Ini roti isi kapal selammu.

Saatnya menyiksa. Aku ke gudang.

Tunggu.

Lepaskan tambatan Queequeg.

Tapi kau hancurkan alat-alatnya. Jika dilepas tenggelam.

Bah, di dalamnya tidak ada apa-apa selain pipa berkarat dan buku puisi.

Widdershins dan kesukaanya pada pantun.

Sastra dan menjengkelkan.

Kau tahu, aku tak tahu. Mungkin...

Mungkin tak perlu langsung dilepas.

Mengapa?

Ada sesuatu yang tak kau katakan?

Tidak...

Tidak.

Aku akan lepas sekarang juga.

Berhasil.

Sudah tidur, tapi akan segera bangun dan menggigit.

- Aku senang dia pulih. - Tak mungkin bisa tanpamu.

Kututup helm dengan piring dan permen karet agar jamur tak bisa keluar.

- Tak kau hancurkan? - Ini untukmu.

Spesimen berharga bagi ahli jamur hebat.

Ini temuan luar biasa.

Racun pada jamur volatil bisa jadi sumber obat yang ampuh.

Mungkin hal baik bisa muncul dari hal buruk.

Kau tak apa?

Aye.

Aku senang Sunny selamat.

Untung kau perbaiki mesin telegraf, atau pesan ini tak sampai.

"Untuk: semua relawan."

"Datang hari Kamis di Tempat Aman Terakhir,"

"Hotel Denouement."

Ditandatangani "J.S." Seperti yang di kantor pusat.

Dulu orang tua kita ke Hotel Denouement.

Itu di pinggir laut. Kita bisa pakai kapal selam.

Aku akan cari jalur.

Aku perbaiki kerusakan.

Sudah aku perbaiki, tapi kita tak bisa pergi.

- Apa maksudmu? - Perintah kapten. Menunggu.

- Kenapa? - Kita tak punya waktu.

Count Olaf bisa tahu kita hilang. Dia yang ragu...

Aku tidak ragu. Aku memutuskan.

Kita tak pergi.

Belum.

Apa pun ini, kau bisa ceritakan.

Dia tak akan cerita. Ada yang disembunyikan.

Dia tak sembunyikan apa pun.

Fernald!

Fiona!

Ini situasi volatil.

Anak-anak Baudelaire tahu volatil berarti "tak stabil" atau "bisa membawa masalah."

Kukira tak bisa lihat kau lagi.

Dan itu berlaku pada manusia dan juga pada jamur beracun.

Kau mungkin kenal satu atau dua orang yang seperti itu.

Bahkan mungkin sekandungmu.

Saat orang ini muncul,

masalah mengembang.

Dan saat mereka pergi...

masalah menyusut.

Tapi tak selalu.

Selama bertahun-tahun, sekandungku kena masalah jika kuhubungi,

jadi lebih mudah membiarkan mereka percaya aku sudah mati.

Sekarang tentu saja, kakakku yang sudah mati

dan aku tak tahu apakah akan bertemu saudariku lagi.

Kau bekerja untuk Count Olaf?

Tak usah dipikirkan.

Kau bergabung dengan anak-anak Baudelaire?

- Mereka yang bergabung. - Jadi Ayah Tiri meninggal?

Aye. Dia bilang kau meninggal dalam kecelakaan manatee.

Apa? Tidak. Aku pergi.

Aku bilang tak ingin melihatnya lagi tapi maaf aku meninggalkanmu sendiri.

Dia kakakmu?

Dia menemukanku saat memeriksa kapal selam tapi kami belum sempat bicara.

Dia penjahat buruk!

Dia membantu Count Olaf dalam amat banyak kejahatan!

Dia juga menyelamatkan adikmu.

Tunggu. Mana bayinya? Apa sudah baik?

Dia istirahat, dan dia baik. Kami temukan penawar racun itu.

Sekarang kita akan bertemu para relawan lain di Hotel Denouement,

Tempat Aman Terakhir.

Kau bisa ikut kami.

Kami tak mau pergi bersamanya.

Aku tak akan tinggalkan kakakku.

- Hanya dia keluargaku tersisa! - Dia berbahaya!

- Dia jahat! - Dia membakar Anwhistle Aquatics!

Aku baca di Volunteer Factual Dispatch. Kabarnya, Fernald mengkhianati V.F.D.

Dia membakar dan ikut sisi perpecahan yang salah.

Kau masih tak paham.

Tak ada sisi salah pada perpecahan.

Tentu saja ada.

Satu sisi memadamkan api, sisi lain menyulutnya.

Kau harus lihat apinya.

Aku magang di Anwhistle Aquatics

saat menemukan yang ditumbuhkan Gregor Anwhistle di dalam gua:

jamur yang amat kuat,

dapat menghancurkan musuh-musuh V.F.D. sekaligus dan selamanya.

Dia bermain api.

Aku peringatkan itu volatil.

Jika jamurnya menyebar, dapat menghancurkan semua orang.

Tapi dia tak mau dengar.

Jadi kuputuskan melawan api dengan api.

Aku tak bisa lupa seperti apa tampaknya, seperti lautan terbakar.

Itu hari terburuk dalam hidupku.

Tapi pilihan apa yang kupunya?

Oh, tidak!

Aku melakukan hal buruk untuk alasan mulia dan sudah kubayar ganjarannya.

Aku kehilangan tanganku dalam kebakaran dan dikeluarkan dari V.F.D.

Ayah tiriku amat marah.

Dia tak pernah cerita itu.

Dia bilang ada rahasia terlalu buruk, anak muda jangan tahu.

Dia dulu juga bilang itu padaku. Dia bodoh.

Dia tak bodoh. Dia mulia.

V.F.D. adalah organisasi mulia.

Tak akan menumbuhkan yang membahayakan manusia.

Katakan itu pada adikmu.

Bagaimana dengan Count Olaf?

Dia orang jahat dan kau berulang kali membantunya.

Count Olaf menerimaku saat yang lain tak mau.

Memang, kulakukan lebih banyak membunuh, membakar,

dan kekerasan lain daripada keinginanku.

Tapi orang bukan selalu jahat atau mulia.

Selalu seperti salad koki, ada sisi baik dan buruk

diiris dan dicampur jadi satu dalam saus cuka rasa bingung dan konflik.

Kalian juga begitu bukan?

Kau membantu membakar Karnaval Caligari. Kau juga bermain api.

- Kami beda denganmu. - Atau Count Olaf.

Kau hanya tahu sisi buruknya. Dia punya bagian baik.

Seperti apa?

Eh, dia...

Tunggu.

Tertawanya bagus.

Kau di sini rupanya/.

Pacarku bilang kau dibuang saja saat kau tak kembali,

kubilang, "Tak bisa tanpa Hooky!"

Siapa yang akan memasak? He he he kompor!

Ha ha ha harpun!

Ha ha ha bebal!

Apa pun itu, kami sudah menggulung Pandu Salju,

jadi kita siap berangkat.

Siapa cewek berkacamata? Kupikir kau bilang kapal selam ini kosong.

Tadi kosong, bos! Atau kupikir begitu.

Aku tak tahu siapa gadis ini atau dari mana datangnya, sumpah.

Lihat yang kutemukan.

Sepasang pengendus kue mencoba menyelundup keluar.

Bagaimana kau lolos dari gudang? Aku kunci kau di sana dengan...

Pengkhianat!

- Tunggu, bosku! - Itu kesempatanmu terakhir.

Kau tahu apa yang dilakukan bajak laut pada pengkhianat?

Jangan lukai dia! Kakakku tak akan mengkhianatimu.

Kakakmu?

Halo.

Terakhir aku lihat kau, aku lempari buaianmu dengan paku payung,

tapi sekarang kau sudah besar,

dan kau akan lihat kakakmu mati.

- Maaf, omonganmu tak jelas. - Tolong.

Dia tak berkhianat. Ada buktinya.

Dia melepas anak-anak Baudelaire bukan agar kabur.

Dia lepas mereka agar bisa berikan ini!

- Tidak! - Fiona, apa-apaan?

Aku hargai, tapi aku lebih suka topi yang kecil dan ringan.

Di dalam helm ini ada spesimen Miselium Medusoid.

Itu yang membuat Sunny sakit.

Miselium Medusoid?

Kupikir sudah musnah dalam kebakaran Anwhistle.

Kupikir juga begitu.

Betapa beracunnya!

Kerja yang bagus, Hooky.

Kau juga, si jamur aneh.

Namaku Fiona.

Itu bukan nama "kekinian". Aku panggil kau Mata Segitiga.

Anak-anak Baudelaire, saat kalian kembali ke gudang,

aku akan buka dan lempar helm ini ke dalam.

Dan kau akan menderita seperti selama ini kuinginkan.

Tidak! Jangan buang spesimen itu untuk anak-anak Baudelaire.

Terlalu berharga.

Mata Segitiga mungkin benar. Ada orang yang lebih penting dan layak diracun.

Itu pendapat bagus.

Aku baru berpikir betapa enaknya jika aku diberi cara ampuh dan nyaman

untuk hancurkan banyak orang. Iya kan, Hooky?

- Namanya Fernald. - Dan aku panggil dia Hooky.

Kau berani, Nak.

Kau mau bergabung jadi anggotaku seperti kakakmu?

Kami bisa manfaatkan kau. Para Pandu Salju itu pendayung payah.

Lihat sekeliling.

Ayah tirimu mengabaikanmu.

Kapal selammu telah ditangkap.

Bahkan teman-teman barumu hanya peduli pada dirinya.

- Itu tak benar. - Sungguh?

Karena kupikir kalian anak-anak Baudelaire selalu mendahulukan sekandungmu.

- Fiona, tolong, jangan lakukan. - Tolong jangan lakukan.

Pilihan apa yang aku punya?

Ayo tenggelamkan rongsokan ini dan siksa para tawanan.

Hanya perlu satu anak yatim untuk mendapat harta.

Aku bisa menguji jamur ini pada dua yang lain.

Baudelaire, sudah lama kalian hambat rencanaku...

ini siklus yang enak buat kalian, tapi merugikan aku.

Tapi siklus itu akhirnya dipatahkan.

Kalian harusnya menyerah dari dulu.

Sayang, aku macet.

Aku menang saat kau kehilangan keluarga.

Kami tak kehilangan keluarga.

Hanya orang tua.

Keluarga kami ada di sini.

Sayang, aku tak bisa bergerak.

Kau akan kehilangan segalanya, Anak Yatim.

Tunggu dan lihat.

Baiklah, sudah bisa sekarang. Sudah tak apa.

Mata Segitiga, cari bayi itu dan bawa anak-anak Baudelaire ke gudang.

Aye-aye, Kapten.

Hooky, kita harus bicara.

Kau dengar dia. Masuk ke gudang, Pemakan Biskuit!

Itu istilah bajak laut untuk mengejek!

Cepat, hanya sedikit waktu.

- Kau bawa kami ke gudang? - Tentu saja tidak.

Aku lepaskan kalian.

Kalian harus cepat, sebelum Count Olaf tahu.

Ikutlah dengan kami ke Tempat Aman Terakhir.

Aku tak bisa tinggalkan kakakku.

Apa pun yang diperbuatnya, hanya dia keluargaku.

Aku mengerti.

Ada serombongan Pandu Salju yang diculik di kapal selam itu. Bisa kau bantu mereka?

Aye.

Jagalah Queequeg untukku.

Aye.

Jangan ikut Olaf.

Kau bukan orang jahat.

Orang tak sekadar jahat atau mulia.

Mereka seperti salad koki.

Saat kau memikirkan aku, pikirkan makanan yang amat kau sukai.

Bagaimana orang yang amat memesona melakukan sesuatu yang amat buruk?

Dia melepas kita.

Dia benar. Lebih baik cepat sebelum Count Olaf tahu kita tak ada dalam gudang.

Ayo pergi.

Hei, Bosku.

Terima kasih sudah pengertian tentang adikku...

Kau pikir aku percaya kisah itu?

Kau akan meninggalkan aku.

Kupikir mencekik adikmu akan memberimu pelajaran.

Jangan lukai Fiona.

Berikan satu alasan.

Aku berikan lokasi Tempat Aman Terakhir.

- Siapa, apa, kapan, mengapa? - Tempat semua V.F.D. berkumpul.

Kau jadi favoritku lagi, Ferndale.

- Fernald. - Furnail.

Aku bawa kalian, Baudelaire bersaudara, ke gudang!

Ayo masuk gudang, pemakan biskuit!

Kupikir aku tetap panggil Hooky.

Masuk ke sini, anak-anak Baudelaire!

Atau aku umpankan kalian ke manatee!

Kerja bagus, Mata Segitiga.

Sekarang buatkan piza.

Dan lepaskan Queequeg.

Oke.

Fiona melakukan perbaikan dengan baik. Kita bisa segera pergi.

Aku petakan arah ke Hotel Denouement.

Kabar baiknya, Carmelita sudah hilang.

Kabar hebat, sekalipun kau tak terdengar senang.

Itu karena Rahasia Besar menuju ke arah kita.

Apa yang bisa kita lakukan?

Aku pasang pendorong turbo.

Bertahanlah.

Semoga mesinnya tak meledak.

Aku lebih bahagia daripada babi makan babi.

Aku geli lebih merah jambu daripada orang Kaukasia terbakar matahari.

Aku amat senang dan beruntung sampai-sampai...

orang yang senang dan beruntung memukuliku dengan pentungan karena iri.

Kita akan segera tiba di Hotel Denouement,

dan aku akan lepaskan Miselium Medusoid

dan mengakhiri V.F.D. serta kode dan puisi bodohnya selamanya!

Hi hi, ha ha, penghancuran total!

Mangkuk gula belum ketemu, sayang.

Dengan keberuntungan kita, Esmé, mangkuk gula akan jatuh dari langit.

Tunggu sebentar.

Itu bukan tawa palsu.

Itu sungguhan.

Esmé, akhirnya aku bisa mendapat sesuatu untuk ditertawakan.

Harusnya tak kuberikan jamur itu ke Count Olaf.

Kau lakukan hal buruk untuk alasan mulia.

Kau selamatkan hidupku.

Esmé, ayo tertawakan anak-anak Baudelaire di gudang.

Kita bisa apa sekarang?

Kita di persimpangan.

- Rahasia Besar tertinggal. - Kecepatan maksimum

dan motor penggerak sudah amat nyaris meledak.

Motor tak sanggup bertahan lagi. Perlu tempat berlabuh. Pantai atau dok.

Aku bisa cari tempat dekat Hotel Denouement.

Klaus... menurutmu kita bertemu Quigley di sana?

Aku yakin kita akan temukan dia... di mana pun dia.

Siklus air terdiri dari tiga fenomena:

penguapan, presipitasi, dan pengumpulan.

Kadang-kadang, saat mengumpulkan bukti

menyangkut riwayat anak-anak yatim Baudelaire,

aku membayangkan diriku seperti setetes air,

khususnya saat hujan atau jika mejaku mengapung di waduk.

Itu bukan perasaan yang enak.

Aku pikir betapa mengerikan rasanya

jika direnggut dari rekan-rekanku,

saat kami berkumpul di danau atau genangan,

dan dipaksa terbang melalui proses penguapan.

Aku pikirkan betapa buruk rasanya dicabut dari awan

oleh proses presipitasi,

dan jatuh ke bumi...

seperti mangkuk gula.

Betapa hancur hatiku

untuk kembali berkumpul di badan air

dan merasa aku telah mencapai...

Tempat Aman Terakhir...

hanya mengalami meja berputar dan menguap lagi ke langit,

karena siklus menjemukan ini berputar lagi.

Aku temukan pantai terdekat.

Amat mengerikan memikirkan hidup ini,

di dalamnya orang selalu dipaksa bergerak,

oleh berbagai kekuatan misterius dan kuat,

tak pernah menemukan tempat aman,

tak pernah bisa memutar meja cukup lama.

Untuk alasan yang sama, anak-anak yatim Baudelaire

merasa ngeri memikirkan hidup mereka

saat kapal selam itu mendarat di tempat yang sama

seperti ketika siklus malang mereka dimulai.

Pantai Briny?

Kita seperti memulai siklus ini dari awal.

Poe.

Anak-anak Baudelaire!

Ada apa kalian di Pantai Briny lagi?

- Ada apa kau di sini? - Aku sudah menyerah mencarimu,

dan kuputuskan datang ke sini

untuk menenangkan diri dan melempar batu alih-alih mencarimu,

yang tak memberi apa pun selain tsuris.

Tsuris artinya masalah.

Kami tahu apa arti tsuris.

Kalian dari mana dan bagaimana sampai ke sini?

Baudelaire!

Aku harap kalian tak menunggu lama.

Apa itu sekretaris baruku? Sedang apa kau di sini?

Saat kau tak datang ke kantor,

kupikir kau sakit atau melahirkan.

Maaf, Tn. Poe, tapi mungkin kau lupa aku tak bekerja padamu.

Mestinya memberi pemberitahuan minimal sepuluh hari saat keluar kerja, Ny...

Nona...

Bu...

- Sepertinya kulupa namamu. - Aku tak pernah bilang.

Ah, maka itu salahmu.

Taksiku ada di sana dan dengan senang aku antar

ke Tempat Aman Terakhir jika kalian masih ingin ke sana.

Baudelaire, aku desak kau ikut aku.

Kalian dituduh membunuh, membakar,

menculik, dan kelakuan buruk lainnya.

Kami tak bersalah!

Aku yakin. Karena itulah kau harus ikut aku

ke kantor polisi untuk uraikan segalanya.

Sejak kalian kabur dari masalah, menjadi jelas

bahwa akar dari masalahmu

karena tak punya figur pelindung yang jelas dalam hidupmu.

Mungkin ini saatnya pelindungmu adalah aku.

Kau tahu, aku baik dengan anak-anak. Jadi, ayo ikut, Baudelaire!

Ayo akhiri siklus malang ini selamanya!

- Kau benar. - Aku tahu. Makanya aku bilang.

- Kami harus putus siklus ini. - Karena itu tak bisa ikut kau.

Tapi... jangan konyol.

Aku tak tahu kalian dari mana, cara sampai ke sini,

atau mengapa ada foto Sinterklas di seragammu.

Herman Melville.

Maaf, bisa ulangi?

Gambar di seragam itu adalah Herman Melville.

Dia satu penulis favoritku.

Aku suka caranya mendramatisir penderitaan grup terabaikan,

seperti pelaut malang dan anak muda.

Aku juga.

Aku tak heran. Dia salah satu favorit orang tuamu.

Aku harus peringatkan, jika ikut denganku, hidup bisa jadi lebih sulit.

Dan mungkin akan belajar hal yang tak ingin kalian ketahui.

Aku tak heran kalau kalian ingin pergi bersama bersama bankir itu.

Lihat? Bahkan wanita aneh dan subur ini ingin kau ikut denganku.

Kau akan membawa kami ke V.F.D.?

Aku janji.

Selamat tinggal, Tn. Poe.

Sayonara!

- Bagaimana kau temukan kami? - Ada bantuan dari temanmu.

Fiona Widdershins mengirim Volunteer Factual Dispatch

sehingga kami tahu kau ada di Queequeg.

Dan Quigley Quagmire melacak lokasi dengan melihat bagan pasang surut.

Apa dia di sini?

Dia ingin begitu.

Tapi dia dapat petunjuk tentang balon rumah mandiri...

Dia pergi mencari keluarganya.

Menurutnya kau akan paham.

Baudelaire, kalian tak bisa pergi begitu saja!

Kalian anak-anak!

Kalian anak yatim!

Kalian pergi.

Kukira di sini berisi anak-anak Baudelaire yang menderita,

tapi ada yang biarkan mereka kabur.

Aku ingin kau berpikir perbuatanmu,

dan setelah kau baik dan menyesal,

aku akan cabut kaitanmu dari kaitan.

- Kita harus keluar dari sini. - Aku tahu.

Dan kita harus beri tahu V.F.D. soal Miselium Medusoid.

Mengapa kita?

Lalu kita harus selamatkan Pandu Salju, kabur dari Count Olaf,

dan mencari ayah tiri kita agar kita bisa jadi keluarga lagi.

Kedengarannya bagus.

Tapi kita harus lolos dulu dari sini.

Mereka yang ragu akan kalah.

Agen-agen kita sudah berkumpul di Hotel Denouement,

jadi kita harus cepat.

Ada pertanyaan?

Siapa kau?

Pertanyaan bagus.

Namaku Snicket, Kit Snicket.

Upoaded by ichemicalwolf

Terjemahan subtitle oleh Wenwen Zi

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.