All language subtitles for Sky.Tour.The.Movie.2020.NF.WEB-DL

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sky Tour: The Movie

adalah masa muda,

antusiasme,

dan gairah.

Sky Tour: The Movie

layaknya hadiah

yang sudah lama kupersiapkan

untuk para penggemarku,

untuk tiap orang

yang mencintai dan mendukung jalur karier Sn T�ng M-TP.

Sebenarnya, Sky Tour: The Movie seharusnya memulai debut lebih awal,

mungkin sudah lama sekali.

Tapi hanya karena aku sangat teliti,

karena aku selalu ingin memastikan saat hadiah itu dibuka

hadiahnya harus yang terbaik,

dan harus membuat penonton kagum.

Itu sebabnya aku memutuskan untuk memperpanjang proses persiapan

agar hadiahnya lebih memuaskan,

lebih menyenangkan, dan bisa membangkitkan emosi istimewa

yang dikemas dengan hati-hati.

H-Town.

Hai, Ha Noi!

Kalian siap untuk malam ini?

Jika siap, biar kulihat tangan kalian!

Kalian.

Terima kasih banyak!

Itu lagu pertama.

Seperti yang kukatakan,

aku sangat berterima kasih pada orang tuaku karena mereka suka musik.

Saat aku masih kecil, berusia tiga atau empat tahun,

aku sudah tahu apa itu musik,

dan perasaan itu berkembang sejak saat itu.

Masuk SMA,

aku mulai merekam lagu.

Aku punya komputer pertamaku, aku mulai menulis lagu,

dan impianku bertambah besar.

Kubilang kepada teman-temanku, "Hei! Sebaiknya kalian hati-hati."

"Kenapa?"

"Kalian takkan bertemu denganku lagi."

"Apa? Kenapa begitu?"

"Jika terus begini, aku akan jadi penyanyi paling terkenal di Vietnam."

"Sungguh?"

"Tidak. Tapi aku akan terus bermimpi."

Lalu kami saling tertawa.

Aku mengulang lelucon yang sangat singkat dan naluriah,

sampai aku memasuki Sekolah Musik Ho Chi Minh.

Benar,

bukan karena aku arogan.

Aku butuh motivasi untuk bertahan,

untuk meyakinkan diriku, "Aku ditakdirkan melewati jalan ini."

Hai, Semuanya.

Sky Tour: The Movie 2019.

Hanya saat aku mulai melakukannya

aku mulai menyadari

meskipun mimpi ini indah,

akan butuh waktu lama untuk menyelesaikannya.

Bahkan hal-hal kecil,

"Hei, T�ng, apa yang akan kau lakukan dengan lagu ini?

Mau kau remix? Atau hanya ingin membiarkannya?"

Itu bisa membuatku terjaga di malam hari.

"Bagaimana cara memperbaiki lagu ini?

Penonton bersedia membayar mahal hanya untuk melihatku tampil."

Jika aku menampilkan semua lagu lama,

aku tak pantas mendapatkan dukungan mereka.

Yang bisa kukatakan soal lagu-lagu T�ng sudah sangat sukses.

Untuk menyegarkan mereka dan memberi semangat baru,

kita butuh waktu yang cukup lama.

Cara membuat bagian ini cocok dengan suara T�ng?

Cara memastikan saat pertunjukan berakhir,

penonton bersemangat dan berteriak, "Hebat! Keren sekali!"

Tak cukup, sama sekali tak memuaskan.

Tambah beban kerjanya.

"Ca! Dengar, aku ingin para penari memakai warna ini."

"Tapi mereka tak punya bahannya."

"Tidak, aku tidak mau itu atau warna lainnya."

Ada banyak yang harus dilakukan.

Periksa tiap kostum untuk para penari.

Lakukan segala cara agar Sn T�ng M-TP

serta para penari, dan grafis di LED,

harus berwarna yang senada dan harmonis,

tanpa gangguan.

Bagaimana jika kita memakai pencahayaan itu,

yang tetap ada cahaya lurus saat pergantian visual?

Itu, tapi kita harus urus pencahayaan.

Kita harus membatasi itu.

Karena hanya setelah intro, acara ini akan dimulai.

Saat di panggung,

aku akan berinteraksi dengan penonton,

itu akan menciptakan rasa panas yang membara dari awal.

Awalnya, dia memberikan ide yang sangat sederhana.

Intronya tak lebih dari satu menit.

Lalu mati listrik.

"Chy Ngay ?i" memulai pertunjukan.

Lalu saatnya penampilan utama.

Tidak ada yang terdengar sulit, tapi begitu mengerjakannya,

kau mulai melihat sisi teliti dan perfeksionis T�ng.

Tiap detik di atas panggung

atau tiap jengkal panggung itu

harus berada di bawah kendalinya.

Sn T�ng M-TP berdiri di panggung perusahaannya sendiri,

dengan persiapan penuh,

gairah membara,

perhatian, dan harapan tercurahkan ke dalamnya.

Saat aku keluar dari mobil itu,

kubilang pada Long, "Hei!

Kurasa, di bagian itu, kita harus matikan semua musiknya."

Bukan agar dramatis,

tapi kenyataannya

aku ingin merasakan suasana itu,

suasana sejenak itu.

Ada ide lain?

Sebenarnya aku punya satu pertanyaan.

Ketukan tempo di awal lagu�

Tepuk tangan.

Aku pun harus melakukannya.

Satu, dua, tiga, empat, lalu satu dan kau masuk.

Itu berisiko.

- Aku sudah bilang. - Sekali saja.

Karena pada saat itu, artis harus mengendalikan situasi.

Satu momen kehilangan kendali berarti bencana.

Contohnya, aku hanya perlu melakukan aksi seperti ini.

Astaga.

Tepuk tangan dimulai, dari satu sampai empat kali.

Seperti ini? Terus-menerus, lalu lagu dimulai.

Satu, dua, satu, dua, tiga, mulai!

Hai, Ho Chi Minh!

Hai, Ha Noi!

Hai, Da Nang!

Perlihatkan tangan kalian!

Perlihatkan tangan kalian!

Ayo mulai!

Kalian siap untuk malam ini dengan Sn T�ng M-TP?

Jika siap, tunjukkan tangan kalian!

Ayo mulai! Satu, dua, tiga!

Ayo!

Tangan kalian! Satu, dua, tiga! Ayo!

Tunjukkan tangan kalian!

Tunjukkan tangan kalian!

Tunjukkan tangan kalian!

Kalian siap bersenang-senang?

Jika ya, angkat tangan kalian!

Jika ya, tunjukkan tangan kalian!

Satu, dua!

Satu, dua, tiga! Ayo!

Sn T�ng! Di sini!

Mana tangannya?

Mana tangannya?

Ingat wajahku!

Jangan lupakan aku! Aku Sn T�ng M-TP!

Sn T�ng!

Kita akan bersama malam ini?

Ya!

- Kita akan bersama malam ini? - Ya!

Kalau ya, tunjukkan tangan kalian!

Janji malam ini kita akan bersama, ya?

Jika ya, tunjukkan tangan kalian!

Mana tangan kalian?

Mana tangan kalian?

Mana tangan kalian?

Mana tangan kalian?

Mana tangan kalian?

Mana tangan kalian?

Aku mencintai kalian!

Jika kita bersama, tunjukkan tangan kalian!

Jika kita bersama, tunjukkan tangan kalian!

Satu, dua!

Semuanya, sekali lagi.

Angkat tangan kalian jika kalian menikmati musiknya!

Sebelah sini, angkat tangannya!

Angkat tangan kalian jika kalian menikmati musiknya!

Jangan lupakan aku!

Ingat wajahku!

Ini bukan konser biasa yang ditampilkan oleh Sn T�ng M-TP.

Agar Sky Tour: The Movie bisa berkesan seperti yang terlihat di foto,

semua anggota tim

telah berusaha keras

dalam proyek ini cukup lama.

Ada debat dan diskusi,

yang menurutku terkadang banyak anggota

berusaha keras mengemukakan ide mereka,

berjuang demi memastikan konser itu mencapai puncaknya.

Pada akhirnya, semua orang berhasil mencapai tempat yang tepat.

Saat orang membicarakan investasi atau skala acara,

ini bukan selalu soal uang.

Sky Tour: The Movie adalah proyek yang dibuat sejak tahun 2018

dan mulai terealisasi pada tahun 2019,

jadi, pembuatannya berlangsung selama satu tahun.

Pertimbangkan aspek lain seperti sumber daya manusia,

kualitas konser, kualitas pertunjukan,

keakuratan, dan detailnya,

bagiku, Sky Tour: The Movie 2019 adalah acara terbesar yang pernah kuikuti.

Sejujurnya, bagiku,

tiap kali T�ng merilis proyek baru,

dia akan mencurahkan hati dan jiwanya ke semua perbuatannya,

dari yang terbesar,

sampai yang terkecil.

Sikap tulus itulah yang kukagumi.

Ini faktor yang menentukan.

Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

Hari itu, saat aku bicara dengan T�ng dan Ca,

T�ng mengungkapkan perasaannya�

Perasaan

yang ingin dia sampaikan lewat lagu "Lc Tr�i".

Saat ini, estetika perjuangan belum sesuai harapanku.

Aku ingin itu lebih agresif.

Sekarang terlihat seperti gerakan tari dengan sentuhan seni bela diri.

Aku tak suka mengangkat orang naik dan turun.

Aku ingin yang senyata ini, seperti perkelahian sungguhan.

Misalnya, gerakan yang jelas, grup-grup ini berdiri di sekitar sini.

Aku berjalan seperti ini,

teruslah berjalan, sementara yang lain terpental.

Latar belakang merahnya pasti bagus.

Satu, dua, tiga! Ayo!

Satu, dua, satu, dua, tiga! Ayo!

Angkat tangan kalian jika kalian menikmati musiknya!

Angkat tangan kalian jika kalian menikmati musiknya!

Angkat tangan kalian jika kalian menikmati musiknya!

Tunjukkan tanganmu!

Satu, dua, satu, dua, tiga! Ayo!

Apa?

Apa kabar?

Bagaimana semangat kalian hari ini?

Baiklah.

Ini acara pertamaku,

jadi, penonton mengharapkan banyak hal.

Untuk bagianku, jika aku tak bisa memuaskan harapan mereka,

itu akan memengaruhi semangatku secara signifikan.

Seperti yang kalian lihat,

pengaturan panggung secara spektakuler dan menyeluruh

yang disiapkan oleh tim teknis di ketiga kota tur.

Sistem suara dibeli dari salah satu merek audio terbaik di dunia.

Pencahayaan dan visual dilakukan dengan timecode

untuk sinkronisasi sempurna.

Kalau begitu, sudah diputuskan.

Kurasa lebih bisa diraih seperti ini.

Simpan saja visualnya, karena terprogram dengan baik.

T�ng sering mengandalkanku dalam pengaturan panggung

sebelum dia datang untuk latihan.

Sejujurnya, suara ini,

sistem pencahayaan ini, dan tampilan LED ini,

membuatku sangat gelisah.

Sangat besar, raksasa.

Karena jika hanya satu dari ketiga hal ini yang selaras,

seluruh acara ini akan terlihat sangat konyol.

Bagian Long saat "Remember Me",

suara awalnya terlalu keras dibandingkan lagu pengiring.

Kita harus mencari cara agar volume semua lagu seimbang.

Seharusnya tak hanya penampilan bagus yang selesai,

tiba-tiba mik berikutnya lebih keras dari musiknya,

atau tiba-tiba musiknya lebih keras dari mikrofon.

Kau harus memperhatikan masalah itu,

untuk memastikan semua penampilan

memenuhi standar pendengaran.

Saat aku tiba di latihan pertama di Ho Chi Minh,

hal pertama yang kulakukan adalah bertemu Long Halo

dan memintanya mengajakku

ke semua bagian terlarang dari auditorium.

Dia mengajakku untuk menyelidiki

tiap sudut tempat konser itu.

Long bilang, ini tempat-tempat

yang bisa mengalami kesulitan mendengar konser.

Saat aku berbalik padanya,

"Penonton membayar mahal untuk menonton acara ini.

Jadi, misi kita adalah membalas mereka.

Semua kekurangan ini,

tolong, beri aku solusi untuk memperbaikinya."

Long Halo sangat mengkhawatirkannya.

Dia menjelaskannya dengan Pak Kepala Chau dan aku,

dan seluruh kru suara

untuk mencari solusi untuk memperbaiki kesalahan itu,

secepat mungkin.

Latihan sudah membuat takut!

Sebenarnya, asap hanya bisa mencapai dada.

Jika kita ingin penonton benar-benar melihatnya,

sebaiknya semua penari

pergi ke samping,

atau ke belakang panggung.

Biasanya, aku merasa nyaman

bekerja dengan orang yang mengusulkan ide mereka

dan apa yang mereka inginkan,

itulah gaya bekerjaku.

Aku akan berperan sebagai seseorang

yang mengubah harapan mereka menjadi kenyataan,

membantu mereka menyampaikan pesan,

semangat, dan musik mereka

melalui bahasa tubuh.

Aku seperti koki.

Aku menciptakan resep, memadu bumbu-bumbu,

menambahkannya dalam penampilan dan membantu menonjolkan T�ng

selama lagu "Lc Tr�i".

T�ng selalu,

tiap kali dia memberikan ide,

aku hanya akan membalas,

"Kurasa yang itu mahal, Kawan."

atau berkata, "Yang menurutku sulit,

pasti sekitar 1.000 dolar atau 2.000 dolar untuk melakukannya."

Kami menyumbangkan dua GoPro.

Itu bukan apa-apa.

Kini kau harus mengerti

bahwa aku lumpuh,

lumpuh secara finansial!

Tak ada uang lagi untuk mengatasinya!

Lihat sakuku, tak ada yang tersisa.

Aku sangat lelah.

Asistenku memasak makan malam untukku sebab aku tak bisa makan di luar lagi.

Kecenderunganku menyebutkan biaya dan pengeluaran

membuat semua orang kesal. Mereka akan bilang, "Pasti masalah uang.

Pak Uang."

Omong-omong soal uang,

"Hei, T�ng, kau harus menabung sebanyak ini besok.

Hei, T�ng, panggungmu butuh depositmu besok.

Hei, T�ng, tim produksi butuh uang muka sebanyak ini."

Terhormat.

Itu kehormatan besar.

Kemudian aku menyadari,

baiklah, sementara, ini hanya sementara,

semuanya pasti kembali, apa yang pantas kudapatkan.

Karena itulah aku memberi tahu semua orang bahwa aku mendekati semuanya

dengan semangat lebih dahulu,

apa yang kau inginkan adalah apa yang pantas kau dapatkan.

Hei.

Kau pikir kau siapa?

Kau pikir, kau bisa melakukannya?

Lupakan saja!

Lupakan saja!

Semuanya bohong.

Kau sedang dibutakan.

Kau akan gagal.

Kau akan gagal.

Kau akan gagal!

Kau tahu kenapa?

Karena kau takut dan lemah.

Kadang kau akan merasa sakit.

Kadang kau akan terluka, 'kan?

Berdiri sekarang.

Berdiri sekarang!

Kau pasti bisa!

Kau bisa.

Ayo!

Kau pasti bisa.

Jangan dengarkan gosip itu!

Jangan pedulikan hinaan itu!

Ada orang yang mencintaimu.

Ada orang yang mencintaimu.

Lari!

Lari sekarang!

Secepat mungkin.

Secepat mungkin!

Ke arah mimpimu!

Ke arah mimpimu, ayo!

MUNGKIN SEMUA RASA SAKIT INI MEMBANTUKU UNTUK TUMBUH

TIAP LUKA MEMPERKUAT DIRIKU

TERIMA KASIH

Cuacanya buruk di hari syuting

karena lokasinya di gurun di Phan Thiet,

dan T�ng tak punya kesempatan untuk mengalami

kondisi itu sepanjang waktu.

Aku ingat kita berada di lokasi syuting

dari subuh sampai senja.

Ada tiga kepribadian yang berbeda

yang T�ng harus perankan secara diam-diam.

Satu orang di pagi hari,

orang lain di sore hari

dan adegan terakhir di malam hari,

yang lagi adalah orang lain.

Tentunya, kita bisa mendekat

dengan cara yang lebih mudah,

dengan teknik kamera sederhana dan trik

sambil memastikan penonton

bisa memahami apa yang ingin kukatakan.

Tapi setelah merenung, aku sadar

ini produk videoku sendiri,

jadi, aku ingin menyampaikan semua yang ingin kukatakan,

tiap emosi yang kumasukkan ke dalamnya.

Mulai!

Dan di Ho Chi Minh, ada satu kesalahan besar

dengan timecode

untuk bagian itu.

Kubilang pada Long,

"Hei, aku butuh dua menit untuk ganti pakaian."

Kami membuat hipotesis yang sulit,

bagaimana jika terjadi sesuatu selama dua menit itu,

dan aku tak bisa ganti pakaian tepat waktu?

Hipotesis itu terbukti benar

di Ho Chi Minh,

setidaknya "hampir benar".

Yang hampir terjadi berdampak pada kondisi mentalku,

maksudku secara dramatis.

Kemarin, kau tahu?

Begitu aku kembali memasuki panggung,

hal yang membuatku marah di belakang panggung,

tiba-tiba memengaruhiku

saat "Remember Me".

Mengejutkannya suasana hati itu

sangat cocok dengan penampilannya.

Suasana itu anugerah.

Pas sekali

dengan video yang kita mainkan.

Takkan sebagus itu dengan suasana ceria.

Harus sesuatu seperti itu, seperti perjuangan internal

agar bagian terakhir dengan orang tuaku

terlihat seakan hidupku terpenuhi.

Akan sangat berbeda jika bersikap manis.

"Remember Me" kemarin

yang terbaik sejauh ini.

Setelah tiap acara,

biasanya aku terhubung dengan ponselku.

Karena Facebook, Instagram,

atau media sosial mana pun

yang cenderung memiliki berita paling baru

tentang bagaimana pertunjukanku.

Aku membaca banyak pujian,

memuji Sky Tour: The Movie,

untuk M-TP Entertainment.

Tapi kenapa aku merasa sangat hampa saat itu?

Karena orang yang mengerti apa yang baru saja terjadi

sepertinya tak ada di antara penonton

atau reporter berita di sana.

Ini aku.

Saat T�ng mengalami keraguan itu,

begini,

apa yang bisa kukatakan kepadanya,

"Jika mungkin,

ceritalah dengan orang terdekatmu, mereka yang paling memahamimu,

agar kau bisa melepaskan semua perasaan meledak-ledak itu,

agar stresmu tak bertambah."

Tapi dia hanya�

dia berbalik kepadaku dan berkata,

"Kau tak melakukan kesalahan.

Aku tak bisa melibatkanmu

hanya karena aku sedih."

Aku sangat menghargai kata-kata itu.

Ibu datang!

- Apa yang kau lakukan? - Halo!

Aku menunggu teleponmu setelah acara ini.

Aku sedang menuju hotel.

Begitu rupanya. Suaramu terdengar serak hari ini.

Selalu seperti itu setelah tiap acara.

Kasihan sekali, bagaimana hari ini?

Saat bicara dengan Ibu, aku merasa

semua ketegangan dan kecemasanku

langsung hilang seketika.

Orang tua yang terbaik.

Mereka

tinggal jauh dari sini.

Mereka tak tahu apa pun tentang "seni kehidupan",

atau apa pun yang orang suka sebut, "berkelas".

Mereka hanya memberiku bentuk cinta termurni,

nasihat paling tulus

dari lubuk hati mereka.

Asisten di samping T�ng,

bertanggung jawab atas hal-hal rutin

seperti makanan, kostumnya,

hal-hal yang kecil seperti yang orang kira,

tapi tanpa perhatian yang tepat,

tanpa presisi,

mereka bisa sangat memengaruhi sang artis.

Pertama, temanku menyayangiku, lalu mereka suka M-TP.

Ini bukan hanya soal aku, tapi perusahaan tempat kita tinggal.

Lingkungan kerja ini,

semangat tim ini membuat kita merasa seperti keluarga.

Sebenarnya, meski 24 jam sehari tak cukup bagi T�ng,

dia masih menyisihkan waktunya untuk duduk,

untuk membagikan apa yang menumpuk di pikirannya

dari hatinya ke Viet, Chanh,

aku, dan Hoang�

tentang hal-hal yang harus kami perhatikan.

Bagiku, T�ng di panggung adalah satu orang,

dan saat T�ng di rumah, dia orang yang sangat berbeda.

Orang yang melihat rasa lelahku,

yang mengerti dengan jelas

apa yang kualami

pada akhirnya, hanya ada T�ng.

T�ng seperti kakak di keluarga ini,

jadi, aku menghargai semua hal yang diberikan T�ng kepadaku.

T�ng memberiku banyak nasihat

dan banyak kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.

Biasanya aku bertanya-tanya apa kegiatan T�ng saat liburan.

Dia suka bermain gim dengan semua orang di perusahaan,

pertandingan tim, atau konsol,

seperti sepak bola dengan Chau,

Duong, Bao, Onion.

Aktivitasnya memang seperti itu, tawaduk, dan rendah hati.

Berbeda dengan kemegahan yang difantasikan semua orang tentangnya,

dia menghadiahi dirinya dengan kesederhanaan dan kedamaian.

Di Da Nang, grup perjalananku berisi Chanh, Viet, dan Luan.

Ya, kami pergi bersama.

Kami mengunjungi Hue atau di dekat Hue?

Aku tak ingat persis.

Aku baru melihat tempat itu.

Luar biasa!

Kuberi tahu semua orang,

"Kita tidak di sini tiap hari. Mari kita berfoto!"

Matahari sangat terik,

seperti terbakar, dan ada tenggat,

tapi itu sangat indah, sangat indah.

Aku mampir dan merekam momen bersama semua orang.

Aku menyuruh semua orang "senyum", "pose".

"Ini momen terbaik dalam hidup kita."

"Ingat. Ingat itu selamanya!"

Setelah itu, aku melakukan gerakan yang sangat spontan.

Aku menurunkan jendela mobil, lalu orang lewat mengenaliku.

Mereka tak menghindar dariku atau terlihat malu.

Itu berbahaya! Lari, Kawan!

Karena saat itu, aku ingin melepaskan semua energi negatif.

Dan reaksi, senyum hangat mereka yang mengenaliku

memberiku kebahagiaan dan kenyamanan.

Saat Sky Tour: The Movie di Da Nang, kami merencanakan perjalanan ke Hoi An.

Kau sudah bisa membayangkan tempatnya di akhir pekan.

Tempat ini penuh orang, tapi T�ng tidak ragu.

Ini kali pertamaku mengadakan konser di wilayah Da Nang

dengan sumber dayaku sendiri, di bawah perusahaanku sendiri.

Aku sungguh berharap tanah suci ini akan memberiku kekuatan,

kepercayaan diri, dan kebangkitan, jadi, saat aku melangkah ke sana,

aku bisa bersinar seperti bintang,

memberikan yang terbaik kepada para penontonku.

Aku tiba-tiba merasa lebih segar,

lebih santai.

Dan semua orang di sekitarku juga merasakannya.

"Karena T�ng lebih lega sekarang, kita juga harus menenangkan diri.

Tidak perlu merasa stres!"

Aku sangat menghargai emosi mereka yang tetap bersamaku.

Saat Sky Tour: The Movie diadakan di Da Nang,

kebetulan, ini juga hari ulang tahunku.

Semua orang hanya fokus pada tugas mereka.

Bahkan aku lupa ulang tahunku sendiri.

Kupikir mungkin ulang tahun ini tak dihitung.

Aku ingat berada di lokasi syuting

lalu aku harus ke belakang panggung.

Lalu aku menerima telepon dari Viet.

Sebelum latihan malam itu, dia memberi tahu kami di hotel

bahwa itu hari ulang tahun Ca,

jadi, kita harus melakukan sesuatu untuknya.

Dia memintaku mengiriminya pesan,

"Datanglah ke ruang tunggu untuk urusan mendesak."

Perasaan itu, saat aku duduk di dalam ruang tunggu,

aku sangat�

Itu sangat panas, tapi aku tak berani menyalakan AC.

Dorong. Ada yang tersangkut di sini.

- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun

- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun

- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun

- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun

Semua doa untuk M-TP.

T�ng memegang kue ulang tahun, dan semua orang masuk,

menyanyikan lagu ulang tahun untukku.

Selamat ulang tahun, Nona.

Kenapa aku menulis "nona" di sini?

Jika ada hari saat aku mengirim pesan dan memanggilnya "Nona",

kau tahu sesuatu yang sangat buruk,

bencana mengerikan akan segera terjadi.

Tapi lihat masa depan kita, selama aku masih memanggilmu "nona",

kau tahu pertemanan kita belum berakhir.

Selamat ulang tahun, Ca.

Sebelum T�ng memberiku kue dan mengucapkan selamat ulang tahun,

aku sangat khawatir.

- Tapi sekarang, perasaanku� - Dua, tiga.

- Yang terakhir. - Dua, tiga.

Baiklah, selamat ulang tahun!

Sebenarnya,

aku sangat emosional,

karena�

aku memahami beban kerja yang besar

yang harus dia curahkan untuk Sky Tour: The Movie.

Aku tak pernah berpikir�

T�ng meminta asistennya sendiri

untuk membelikanku kue ulang tahun

dan menuliskan doanya untukku

di kuenya.

Aku sangat khawatir.

Tapi sekarang, perasaanku�

Aku merasa sangat bahagia.

- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun

Sebagai aturan umum perusahaan, jika ada ulang tahun mendatang,

T�ng selalu ingin merayakan bersama mereka di kantor kami,

dengan semua orang di sana.

Jadi, setelah Sky Tour: The Movie selesai di Da Nang,

ada pesta ulang tahun lagi di kantor.

Jadi, aku rayakan ulang tahunku dua kali tahun ini dengan T�ng.

Tunjukkan wajahmu. Aku akan memilih adegan ini.

Sampai jumpa!

Sampai jumpa, Ca, Viet, Tu. Sampai jumpa, Ca, Bao, Tu.

Kalian tahu judul lagu ini?

Lagu apa ini?

Lagu apa ini?

Bernyanyilah bersamaku!

Apa?

Apa selanjutnya?

Terus nyanyikan!

Apa?

Terus nyanyikan!

Semuanya, sorakkan "Yo!"

Sn T�ng M-TP jarang menunjukkan bahwa mereka terlalu dekat.

Kapan kau akan mengadakan konser musik di negaraku?

Aku akan menunggu.

Aku menyuruhmu mengingat wajahku.

Semoga kau bisa menikmati malam ini.

Dengan acara malam ini, ya?

Itulah alasanku dan kruku

memikirkan temu penggemar

sebelum acara dimulai.

Pertama, agar penggemarku bisa bertemu denganku.

Kedua, agar aku bisa bertemu penggemarku.

Ketiga, agar kami bisa tukar pikiran.

Aku akan menggoda mereka soal apa yang menanti malam itu,

bagaimana mereka harus mempersiapkan diri,

cara tetap sehat untuk menikmati acara dengan maksimal.

Meski itu hanya percakapan biasa

antara aku dan penggemarku,

aku merasa sangat bahagia

karena semua penggemarku menghabiskan waktu mereka di sana.

Kami punya banyak kenangan menarik.

Aku sudah menikah dan akan punya anak tahun depan.

Apa T�ng bisa membantuku menamai bayinya?

Kau cinta pertamaku,

bisakah kau menjadi menantu ibuku?

Meminta aku menamai bayi.

Bagaimana bisa aku menolak permintaan semanis itu?

Lalu ada, "Kau setuju menjadi menantu ibuku?"

Jika dia baik-baik saja, maka aku setuju. Kenapa aku harus ragu?

Aku mencintaimu!

Aku juga sangat mengagumimu, Sayang!

Dari mana asalmu?

Aku dari Hue.

Aku Sky, datang dari Ho Chi Minh.

Kita pernah bertemu di Ho Chi Minh?

Ya, sudah.

Hebat!

Perasaan berada di dekat penonton

sangatlah menyenangkan dan indah.

Aku ingat kau.

Aku ingat kau.

Sesi tanda tangan di Distrik Satu.

Aku yakin dengan diriku sendiri.

Untuk albumnya, 'kan?

Kenangan yang tak terlupakan. Aku masih ingat jabat tangan hangat itu.

Kau seperti kakakku.

Sungguh? Ulurkan tanganmu.

Tim kami punya tali T�ng.

Selamat datang di Tiongkok!

Aku akan ke sana.

- Kau lahir di 200� 2005. - 2005.

Itu kesempatan penggemar untuk tetap dekat denganku, memegang tanganku,

dan aku bisa lihat mereka,

menggenggam tangan mereka,

berbicara dengan mereka dengan nyaman.

Saat malam tiba, kita bertemu lagi,

untuk menggila, dan menjadi liar,

lalu bernostalgia akan malam itu.

Itu sebabnya aku sangat bertekad

untuk mengadakan jumpa penggemar sebelum memulai acara.

Sudah lama aku tak mengunjungi Da Nang.

Aku sudah lama tak melihat Hanoi.

Aku sudah lama tak tampil di Ho Chi Minh.

Lebih baik sempatkan diri untuk bertemu, menerima cinta, dan dicintai.

Astaga.

Aku ingin mendengar kalian dengan jelas

karena aku memakai monitor telinga.

Aku akan mengeluarkan satu!

Dan kuharap bisa mendengar suara kalian sekeras mungkin.

Hebat!

Baru kali ini aku dengar kalian dengan jelas.

Sebelum kita lanjutkan,

aku ingin bertanya

bolehkah aku minum air?

Terima kasih banyak!

Apa itu?

Bisakah kalian minum?

Siapa yang haus?

Bagaimana bisa sebanyak ini?

Kenapa orang Hanoi menyukai hal yang sulit?

Satu saja, ya?

Ini.

Baiklah.

Apa lagi sekarang?

Yang ini?

Benda ini?

Siapa yang mengambil ini? Angkat tangan kalian!

Sungguh?

Kalian yakin?

Jika orang tuamu bertanya, ini punya siapa?

Siapa?

Habislah aku.

Ponselku berbunyi tanpa henti.

Baiklah, cinta untuk cinta.

Semoga takdir tersenyum kepada orang yang menangkap ini.

Baiklah.

Karena menghadap ke sini, aku akan utamakan sisi ini.

Baiklah.

Terima kasih banyak.

Terima kasih.

Apa?

Sepertinya mereka mau bilang sesuatu.

Haus?

Haus atau haus akan diriku?

Haus atau haus akan diriku?

Kalau begitu, haus saja.

Hampir lupa.

Baiklah, kalau begitu, satu lagi.

Siapa pun yang menangkap botol ini, artinya kita ditakdirkan bersama.

Sampai jumpa setelah 30 tahun.

Jika kau pria, kita bisa menjadi belahan jiwa.

Terima kasih.

Ini, kau yang paling dekat.

Terima kasih.

Siapa yang lahir tahun 2000 di sini?

Seperti tamparan di wajahku.

Bagaimana dengan 2001?

Kalian dari sisi ini berbohong,

merespons kedua pertanyaan.

Izinkan aku mengajukan pertanyaan terakhir.

Ada yang lahir pada tahun 2007?

Tahun 2007?

"Kini, semua cinta kalian penuh kebohongan."

"Aku tak ingin hidup�"

"Aku tak ingin menemukan mimpi itu�"

"Jadi, Sayang, pelan-pelan, jadilah dirimu yang kemarin."

"Jadilah dirimu yang kemarin."

Jangan tinggalkan aku sendirian

Hentikan dan hapus semua kenangan�

Kemarilah.

Kemarilah.

Sekarang ini acaraku atau acaramu?

Lagu berikutnya!

Lagu berikutnya.

Lagu berikutnya!

Satu, dua!

Saat aku bertemu Bao dan para penari,

tugasku adalah memberitahunya,

"Hei, Bao, kita harus geladi bersih."

"Aku mau seperti itu."

"Karena itu satu-satunya cara untukku

untuk tampil sempurna di panggung."

"Jika kita hanya berlatih menari

tanpa bernyanyi,

aku tak pernah bisa berlatih mengendalikan napasku,

atau suaraku saat tampil secara langsung.

Dan kau tahu bagaimana para artis

selalu lebih liar dan gila

begitu naik ke panggung."

Bicara soal lagu "Em Ca Ng�y H�m Qua",

semua orang berpikir

lagu yang cukup mudah, tapi sebenarnya tidak.

Penampilan ini direncanakan dan diprogram dengan timecode.

Seluruh penampilan memiliki pencahayaan,

suara, dan semua visual terprogram bersama.

Tapi setelah itu, saat T�ng meninjau semuanya,

dia menyarankan menambahkan properti,

dan lebih banyak momen spesial

untuk membuat para penggemar terkesan dan menangkap jiwa lagu itu.

Jadi, dia ingin tampil bagus, lalu instrumen baru,

yang merupakan keytar.

Mengenai keytar,

ada hal berisiko lain yang diputuskan oleh tim

karena tempat yang kami pilih tak sesuai

untuk instrumentasi langsung.

Itu sebabnya kami harus membuatnya sendiri,

bersama dengan struktur asli panggung.

Fakta bahwa keytar dijatuhkan dari atas,

ada risiko lain.

Keytar-nya akan berayun.

Jika entah bagaimana instrumen itu mengenai kepala seniman,

situasinya akan sangat canggung.

Kedua, keytar itu masih agak tinggi.

Aku masih harus meraihnya untuk mengambilnya.

Itu harus diturunkan,

serendah mungkin.

Sesuaikan agar saat aku mengayunkan lenganku ke depan,

aku tak perlu meraihnya,

ambil keytar-nya dengan cepat, itu saja.

Aku menghabiskan berhari-hari

duduk dengan orang-orang yang mengawasi visual,

pencahayaan,

dan Ngai, sutradara yang menangani naskahnya,

agar semuanya bisa berakhir

dengan sempurna, tanpa kesalahan.

"Sekarang, naskahmu di sini menandakan

keytar akan jatuh,

dan aku akan berjalan,

jadi, aku butuh pencahayaan seperti ini. Aku butuh visualnya seperti ini.

Lakukan semua yang kau bisa agar seluruh penampilannya

bisa sespektakuler itu."

Dan saat aku pulang,

aku mencoba menuangkan segelas air,

meyakinkan diriku untuk bersantai,

untuk sementara melupakan semuanya.

Yang harus kulakukan sekarang adalah menjernihkan pikiranku.

Aku meyakinkan diriku,

"Jadilah tampan,

menjadi ceria,

memakai pakaian bagus, keren, tenang,

dan menjadi dirimu sendiri di panggung."

Jika terjadi sesuatu di panggung,

kendalikan saja, seperti yang kulakukan

selama ini.

Aku memperbarui ide baru untuk "H�y Trao Cho Anh".

Karena Ca dan aku mengamati bagian tariannya,

kami pikir akan bagus jika panggungnya mengikuti

konsep visual Korea.

Tak perlu properti, hanya visual biasa.

Di sini, visual yang ingin kulakukan adalah seperti ini.

Biarkan Tay, yang bertanggung jawab atas Panggung Levi, melakukan ini.

Jika hanya berdasarkan visual,

maka tak ada lagi yang perlu dibahas.

Tak ada yang istimewa.

Ini mendekati lagu terakhirku di acara ini.

Sebelum "H�y Trao Cho Anh",

tepat setelah "Em Ca Ng�y H�m Qua", kita harus buat hal yang mengesankan.

Sesuatu seperti�

membiarkan penonton seperti�

Sangat lelah, aku tidak tahu cara menyanyikan lagu ini.

Kau sudah mengerahkan seluruh tenagamu?

Belum, tapi entah kenapa aku merasa sangat lelah.

Di "H�y Trao Cho Anh",

T�ng merasa lagu itu bagus.

Dia yang menangkap tema lagunya.

Itu membuatku merasa alami dan nyaman.

Gerakannya spontan di atas panggung.

Aku sangat suka caranya menari,

yang merupakan gaya bebas.

Tak ada yang bisa menghalanginya dan kepribadian spesialnya.

Aku ingin berbagi beberapa hal sekarang. Tidak apa-apa?

Hari ini adalah penampilan terakhir Sky Tour: The Movie 2019.

Tak diragukan lagi, perasaanku campur aduk

di hati ini.

Perhentian pertama adalah Ho Chi Minh.

Yang kedua adalah Da Nang.

Dan sekarang, perhentian terakhir, Hanoi.

Semua orang mencintaiku dengan sepenuh hati.

Terima kasih banyak!

Terima kasih, Hanoi, karena sudah datang malam ini,

bersama Sn T�ng M-TP.

Terima kasih banyak.

Semoga, tahun depan, 2020,

jika ada Sky Tour: The Movie 2020,

akankah semua wajah familier ini muncul atau tidak?

Kalian akan datang?

Janji?

Terima kasih banyak!

Baiklah.

Lagu berikutnya.

Tenanglah.

Tampak tidak asing?

Tidak, aku harus lebih tampan agar familier. Maaf.

Bagaimana dengan sekarang?

Cukup mirip?

Lagu berikutnya.

"H�y Trao Cho Anh."

Benar sekali.

Tunjukkan tangan kalian!

Tunjukkan tangan kalian!

Mana tangan kalian?

Satu, dua, tiga!

Sn T�ng M-TP!

Terima kasih.

Kalian akan merindukanku?

Tapi,

merindukan bagaimana?

Kau ingin acara ini berakhir?

Belum, 'kan?

Terima kasih banyak.

Aku hanya ingin mengatakan satu hal.

Aku sayang kalian!

Lagu yang kalian nyanyikan untukku, ya?

Nyanyikan dengan keras untukku.

Apa selanjutnya?

Di mana tangan kalian?

Di sini!

Hei, teman-temanku!

Selalu seperti kemarin.

Aku bersyukur dan ingin berterima kasih kepada Ha Noi!

Ayo!

Di mana tangan kalian?

Tepuk tangan!

Tepuk tangan!

Tepuk tangan!

Tepuk tangan!

Aku mencintai kalian!

Lebih keras!

Angkat tangan kalian!

Sekali lagi.

Seperti kemarin�

Kita pasti akan segera bertemu kembali.

Terima kasih banyak.

Terima kasih banyak.

Sampai jumpa di sisi ini.

Aku menyayangi kalian semua.

Bagaimana dengan sisi ini?

Aku sayang kalian semua.

Bagaimana dengan yang di belakang?

Terima kasih banyak.

Semoga

semua orang akan tetap bersamaku,

cintai aku, dan dukung anak kecil ini di sini!

Dengan adanya Sky Tour: The Movie,

bagiku, itu seperti kenangan

yang kumiliki bersama penontonku.

Tahun 2019, dengan "H�y Trao Cho Anh", dengan Sky Tour: The Movie,

dengan Sn T�ng M-TP,

kurasa ini tahun yang indah.

Bagiku, T�ng adalah teman dekatku selamanya,

anggota keluargaku

dan masa depanku.

Jika aku dipanggil Pak Uang,

maka T�ng adalah Pak Sempurna.

Aku sungguh berharap Sky Tour: The Movie

tak hanya akan menjadi acara untuk tahun depan,

tapi tahunan untuk tahun-tahun mendatang.

Aku belum pernah melihat langit berbintang

sespektakuler, dan secerah

bintang yang diciptakan Sky

di ketiga acara di Ho Chi Minh, Da Nang, dan Hanoi.

Kurasa�

Sky Tour: The Movie,

bagiku, masa muda,

antusiasme,

dan semua yang kusayangi

selama bertahun-tahun.

Aku juga berpikir�

ini utang budi yang harus dibayar

antara aku dan mereka yang mencintaiku.

Dan akhirnya,

aku telah memenuhi janji itu

dan membayar utang itu

dengan cara yang indah.

Selalu seperti kemarin.

Berjanjilah!

Aku mencintai kalian!

Aku merasa sangat senang hari ini.

Ini kali pertamaku lihat T�ng secara langsung.

Aku menghadiri semua turnya, tapi tiap kali untukku,

ini seperti kali pertama. Aku mencintaimu!

Ini kali keduaku bisa bertemu Sn T�ng,

kedua kalinya dalam hidupku.

Tapi aku tak bisa menyentuhnya.

Lagunya sangat bagus,

dan aku merasa dia dan para penampilnya benar-benar hebat.

Jadi, aku terkejut dengan musik Vietnam, aku sangat menikmatinya.

Tiap penampilan sangat mengesankan.

Itu meledak-ledak.

Saat kau berdiri dekat panggung, kau akan merasa seluruh tubuhmu

berpadu dengan bas dari pengeras suara.

Aku kehabisan kata-kata. Luar biasa!

Keren! Luar biasa! Luar biasa!

Lagu yang paling kusukai

"Chc Ai ?� S V."

Jadi, kami tahu tarian ini dan kami sangat menikmatinya.

Aku suka Sn T�ng sebab dia mementingkan keluarganya,

dan menyayangi orang tuanya.

Itu sifat terbaiknya.

Aku mencintaimu, Sn T�ng.

- Keren. - Keren.

- Hebat. - Hebat.

- Hebat. - Hebat.

- Hebat. - Hebat.

- Luar biasa. - Luar biasa.

- Aku suka M-TP. - Aku suka M-TP.

TERIMA KASIH SUDAH MENJADI BAGIAN DARI MASA MUDA SATU SAMA LAIN

TERIMA KASIH BANYAK!

Terjemahan subtitle oleh Fajri Mulyadi

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.