All language subtitles for Echoes-Of-War-2015-WebDL-HDRip-Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
cs Czech
da Danish
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

L i v e r B i r d s

Wade?

Ya.

Marcus.

Marcus McCluskey.

Marcus McCluskey?/ Ya.

Kenapa kau memetik bunga disini?

Untuk Ibuku.

Ya?

Kau memang manja.

Apa kabar?

Aku baik.

Sedang apa kau disini?

Aku kemari untuk menemui keluargaku.

Mencari kedamaian.

Sebaiknya aku pulang.

Akan kuantar kau. Mari.

Baiklah.

Senang melihatmu lagi, Wade.

Bagaimana kabar Jasper?

Dia tak selamat.

Aku turut berduka.

Dia orang baik.

Bagaimana kabar orang tuamu?

Ibuku mendengar hal aneh dalam kepalanya.

Dia berbeda sejak kejadian itu.

Dan Ayahmu?

Baiklah, aku akan berkuda seminggu lebih...

...memberikan belasungkawaku...

Marcus.

Kemana semua ternakmu?

Tentara mengambil semuanya.

Bagaimana bisa kalian makan daging?

Aku tak bisa terlambat makan malam.

Senang melihatmu, Wade.

Kau juga.

Baiklah.

Siapa disana?

Buka, Seamus.

Sebutkan namamu.

Aku Wade.

Wade?

Apa kabar, Seamus?

Begitu caramu menyambut adik iparmu?

Abby.

Paman Wade.

Sayang.

Coba kulihat kau.

Lihat dirimu.

Tak kusangka.

Baiklah.

Sammy.

Sebaiknya kau kemari, peluk Pamanmu.

Lihat dirimu.

Kau kuat.

Seperti Ayahmu.

Wade.

Seamus.

Kemarilah.

Kemari kalian berdua.

Daerah yang paling kelaparan, Arkansas.

Daerah mengerikan. Jangan kesana.

Tapi mereka menemani kami selama 4 hari...

...ke medan pertempuran di Pea Ridge.

Tak ada makanan.

Airnya sedikit, tapi tak ada makanan.

Dan Jenderal kami, Earl Van Dorn...

...memberikan hal besar, berkobar dalam berpidato...

...tentang kenapa ular Vyper punya lidah terbelah.

Dan kami adalah belahan lidah ular itu.

Ada sayap kiri, ada sayap kanan...

...dan lalu kami lilit...

si perut biru itu dengan lidah kami...

...dan mereka akan dicerna.

Begitulah jika kita berada di hutan pada malam hari...

...dan gelap.

Aku bahkan tak bisa melihat hidung besarku.

Di luar juga gelap.

Dan aku hanya berdiri, dan tak ada yang bicara.

Dan kami hanya menunggu.

Dan yang kudengar...

...adalah perutku.

Perutku berteriak padaku.

"Aku butuh roti jagung..."

"...dan aku butuh kacang."

Dan lalu mereka memerintah untuk menyerang.

Dan yang bisa kupikirkan hanya...

"Oh Tuhan, tolong biarkan aku mati di Texas."

Dan begitulah medan pertempuran di Pea Ridge.

Jadi, dimana rumahmu sekarang?

Kau akan tinggal bersama kami, Paman Wade?

Itu terserah Ayahmu, Sammy.

Ayah?

Paman Wade bisa tinggal disini, kan?

Sayangnya, kita tak punya tempat tidur lagi.

Kau bisa tidur di kamarku.

Abby, aku tak butuh yang besar. Gali saja lubang untukku.

Ini hanya sementara...

...sampai kutemukan tempat permanen.

Rumahku adalah milikmu.

Aku menghargainya.

Aku merasa tak enak tinggal disini tanpa dia.

Makamnya di belakang.

Kau pasti tahu.

Hati-hati dengan benda itu.

Oh, maaf, Paman. Aku hanya, eh...

Tidak, jangan minta maaf.

Aku hanya tak ingin kau terluka, itu saja.

Kau masih menyimpannya?

Semua yang kau ukir.

Kau sering bilang kau jadi seperti ini di luar sana.

Tentu saja.

Sialan kau, Doris.

Kau seperti mayat.

Tidak, kau harus...

Kelinci bodoh./ Kau harus bidik ke bawah.

Aku tahu./ Dengar, aku...

Akan kutembak dia.

Aku tidak bodoh.

Yang benar saja.

Tidak.

Aku tak bisa.../ Bidik ke bawah, seperti...

Baiklah, seperti ini, oke?

Kau bermain kemari dan membuang peluru lagi, Marcus?

Berikan senapanku.

Kita harus makan, Ayah.

Kau lapar, Nak?

Aku bisa belajar menangkapnya sendirian.

Kau keberatan jika kubilang...

...anakku bisa menjadi orang tak berguna?

Kau bahkan tak "setengah pria" seperti saudaramu.

Wade sudah kembali.

Siapa?

Wade, saudara Mary.

La-de-da.

Kau tak berguna.

Tunggu, Ayah!

Pagi.

Pagi. Bajunya cocok?

Sangat cocok, Abby.

Wow, lihat ini.

Kebunmu tampak sangat indah.

Terima kasih.

Kau seperti Ibumu, Sayang.

Ayo.

Halo.

Pagi, Paman Wade.

Baiklah, sudah lama sekali.

Mungkin kau bisa ajarkan aku cara bekerja disini, Sammy.

Paman, aku yakin kau tak pernah pasang perangkap.

Aku pernah melihatnya saat perang.

Benarkah?/ Ya.

Kami baris-berbaris melewati jalan.

Terkadang di siang bolong...

...ada orang yang menginjak perangkap ini.

Dan kau tahu bagaimana suara mereka saat menginjak perangkap?

Apa?

"Aduh"

Pasti akan lama.

Sudah pas.

Samuel.

Pegang disini.

Pegang ini.

Pasang yang ini di sini.

Kenapa kau kemari?

Aku harus menemuimu.

Apa kau gila?

Seseorang bisa saja memergokimu.

Dia selalu memeriksa perangkap jam segini.

Kurasa gadis secantik dirimu...

...layak dapat yang lebih baik dari benih sesawi.

Terima kasih.

Sampai besok, Abigail.

Sekarang, Sammy, babi hutan.

Mereka punya kebiasaan, seperti manusia.

Mereka cenderung menjalani rutinitas yang sama.

Jadi, jika saat ini dia mencari makan di sana...

...mungkin dia mengikuti arus sungai ini.

Yang artinya, jika kita beruntung...

...kita sedang menuju ke arahnya.

Ah, lihat ini.

Kau terbuat dari apa?

Kau terbuat dari daging.

Lihat ini.

Oh, kau...

Oh, ayo.

Ayah pasti akan senang.

Ayah!

Ayah!

Kau membawa barang yang bagus, Nak.

Babi yang gemuk.

Makanan yang enak.

Kemana saja kau?

Keluar, berkuda.

Berkuda?

Lihatlah Saudaramu bawa pulang apa untuk kita.

Apa yang sudah kau berikan untuk keluarga?

Kau harus dewasa, Nak, dan berhenti menghayal.

Kerja bagus, Nak.

Aku yang tangkap. Kau yang bersihkan.

Tidak, ayolah. Kau harus membantu...

Aku yang tangkap. Kau yang bersihkan.

Dillard, kembali!

Aku muak makan ini.

Kau pernah makan keledai?

Tidak, tapi aku makan pernah belalang.

Tiba-tiba tergigitku seperti buah berry.

Dan mereka beterbangan di sekelilingku.

Dan aku bisa merasakan kepakan sayapnya.

Dan lalu pernah masuk ke tenggorokan...

...dan terus masuk kedalam. Geli rasanya.

Sudah berapa lama McCluskey mencuri tangkapan kalian?

Sudah berapa lama?

Entahlah. Sejak Ibu meninggal.

Ayahmu diam saja?

Tak apalah.

Ayah bilang mereka melarat, seperti yang lain.

Mereka bisa mencari makanan sendiri.

Mereka tak tahu cara memasang perangkap.

Mereka tak tahu tempatnya, cara menangkapnya.

Tidak seperti Ayah.

Semoga makanan ini menjadi kekuatan bagi kita.

Memberi energi baru pada kaki yang lelah.

Pikiran baru untuk pikiran yang lelah.

Memberi visi baru dari roh yang kosong.

Kehangatan baru untuk hati yang dingin.

Dan setelah pulih, semoga kami bisa berikan sukacita baru bagi-Mu.

Yang memberikan semuanya pada kami.

Tetaplah bersama Ibu di Surga.

Dan lindungi Paman Wade.

Amin./ Amin.

Amin.

Amin.

Kau dengar itu?

Kasih yang seperti itulah...

...yang membuatku tetap hidup di luar sana.

Menurutmu, aku bisa dengar kalian?

Saat aku kesepian, aku tahu kalian bersamaku.

Kami doakan Paman agar kembali...

...jadi Paman bisa berburu makan malam seperti ini.

Abby merusak suasana.

Aku tak mau mendengar candaan kalian soal doa kepada Tuhan.

Oh, dunia melarang-Mu bercanda, Tuhan.

Aku tahu.

Aku tahu ini bukan babi hutan, tapi rakun saja sudah cukup.

Tentu saja, ini ada kaitannya dengan McCluskey, kan?

Sekarang, jika aku mau...

Aku tahu tidak bisa... Aku akan tetap ke sana.

Dan akan kucekik mereka.

Memberi mereka pelajaran.

Cukup, Wade.

Kau belum menanamkan arti kesabaran...

...dalam diriku seperti abang iparku.

Abang ipar-ku, bisa berdoa menghindari masalah.

Kau pandai dalam hal itu, kan, Seamus?

Cukup kataku.

Kau sudah berdoa?

Kau tahu, saat aku seusiamu...

Ayahku, dia...

Dia bertanya padaku.

Apa yang akan kulakukan jika serigala mendatangiku.

Apa aku akan panik...

...dan lari?

Apa akan kugertak?

Atau apa akan aku...

...akan kubiarkan saja...

...dan pura-pura tidak melihatnya?

Ayah pasti akan membunuhnya.

Bahkan jika dia tidak mengusikku?

Tapi dia bisa saja.

Tempat yang bagus untukmu.

Akan kubersihkan sedikit.

Coba lihat.

Kubawa ini untukmu.

Akan kuletakkan di sini saja.

Lakukan sesukamu.

Anak-anak baik saja.

Abby sudah besar.

Dia...

Dia sudah dewasa.

Mengingatkanku pada dirimu.

Sammy...

Dia hebat.

Dia tegar. Dan dia anak yang manis.

Kau merawat mereka dengan baik.

Halo, Tn. McCluskey.

Halo, Wade.

Masuklah. Anggap saja rumah sendiri.

Sudah lama aku tak melihatmu.

Sudah sekitar 5 tahun tak mengunjungimu.

Ya, kau tampak sehat.

Kau kembali dengan selamat.

Aku lebih hebat dari yang lain.

Aku mampir ingin berbelasungkawa untuk Jasper.

Ya, perang pasti punya konsekuensi, kan?

Benar.

Jadi, berapa lama kau akan tinggal di sini?

Ah, kau tahulah.

Aku suka berpindah-pindah.

Tapi kupikir aku akan tinggal cukup lama.

Memastikan keluargaku baik-baik saja.

Aku tahu keadaan di sini sulit.

Kulihat ternakmu menghilang.

Ya, anggota Konfederasi.

Mereka kemari dan menyita semua.

Tapi kami baik saja.

Baguslah.

Jika kau butuh sesuatu dari kami...

...jangan sungkan meminta.

Kau tetangga yang baik, Wade.

Kuhargai itu.

Tapi seperti kataku tadi...

...kami bisa mengatasinya.

Ya, peternak tanpa ternak bisa hidup dengan baik.

Jangan basa-basi, Nak.

Sepertinya ada yang mau kau katakan.

Oh, aku tidak basa-basi.

Aku hanya penasaran, itu saja.

Penasaran?

Wow, dia harus berhati-hati berurusan dengan pria lain.

Aku tak mengerti.

Sekarang berambuslah, Wade.

Turun dari terasku.

Aku bertanya baik-baik.

Kau cantik sekali.

Jangan.

Kau takut pada percikan air?

Begitu ya?

Oke, bagaimana caranya?

Kau agak membungkuk...

...dan lemparkan saja pelan-pelan.

Cobalah.

Oke./ Oke.

Mari kita lihat kemampuanmu.

Ooh, katak.

Ada apa?

Tak ada.

Katakan.

Tadi Pamanmu ke rumah mengobrol dengan Ayahku.

Untuk alasan tertentu, dia benar juga.

Alasan tertentu?

Kau tahu alasannya.

Aku tahu perbuatan Ayah dan Dillard itu salah, tapi...

Aku tak seperti mereka.

Aku harus bagaimana?

Aku akan diceramahi jika aku tak mendukung mereka.

Itu omongan pengecut.

Aku bukan pengecut.

Ayah./ Terima kasih, Abby.

Sammy.

Sebaiknya jaga api itu.

Jangan sampai merambas ke tanahku.

Kalian jauh-jauh kemari ingin membahas apiku, Randolph?

Jangan mengejekku, Seamus.

Aku kemari ingin memberitahumu agar menjaga antekmu dari propertiku.

Aku hanya ingin membantu.

Membantu?

Akulah yang membantu kakakmu saat dia sakit.

Kau tak memberitahunya, kan, Seamus?

Utang kami sudah lunas, Randolph.

Soal itu, aku yang putuskan.

Dan utangmu masih jauh dari kata lunas!

"Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan besar di bumi..."

"...dan bahwa segala kecenderungan dari hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata..."

"Berfirmanlah Tuhan, Aku akan menghapuskan manusia..."

"...yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi..."

"...sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."

Celakalah mereka.

Kenapa kau ke sana?

Kenapa kau biarkan mereka begini?

Itu bukan urusanmu, Wade.

Suka atau tidak, aku ini keluargamu.

Aku berhak mengetahuinya.

Mereka tak sering mencuri.

Bukan itu masalahnya.

Ini salah.

Dan kalian harus tahu itu.

Biar kubantu kau.

Aku tak butuh bantuanmu.

"Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan."

Berfirmanlah Allah..."

Waktu aku berperang...

...kulihat banyak orang yang berlutut dan berdoa.

Mereka sama-sama tewas.

Terkadang, dalam hidup ini kau harus berusaha sendiri.

Oh lihat. Ini yang ke-10.

Siip.

Lihat ini.

Mantap. Sudah dapat...

Halo.

Santai saja.

Ini aku, Wade.

Aku tadi duduk di sana, dan aku melihatmu.

Aku hanya ingin menyapamu, Dill.

Sudah lama sekali.

Kau mau apa?

Tak ada.

Kau mau turunkan senapanmu?

Aku tak boleh bicara denganmu.

Aku takkan macam-macam.

Lalu apa maumu?

Tak ada, sudah kubilang tadi.

Aku kemari hanya ingin menyapa.

Kita tak boleh begitu lagi?

Bagus.

Koleksimu bagus juga.

Tidak, aku tak bermaksud apa-apa.

Kau dapat rakun, sigung, dan kelinci.

Rakunnya besar.

Benar sekali.

Hei, kau ingat waktu itu...

...saat kita bermain di padang rumput Ayahmu...

...dan kita mengertak ternaknya?

Kau ingat itu? Dan mereka kabut.

Ya.

Hal tergila yang pernah kulihat.

Hewan bodoh itu berlarian entah kemana.

Dan lalu Ayahmu...

...mengamuk di teras depan rumahmu.

Dan dia berteriak pada kita.

Kau ingat itu?

Setelah itu bagaimana?

Dia mengejar kita.

Ya./ Kau bilang, "Kabur!"

Dan aku berhasil lolos darinya...

Dan kau tak pernah menyapa lagi.

Ya.

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Ibu!

Ibu!

Cepat!

Tolong!

Tolong! Astaga!

Tolong!

Abigail.

Aku hanya mau memetik bunga.

Ibu.

Mestinya Ibu di kamar Jasper.

Ibu telah...

Tenang.

Tenang, Ibu.

Dillard?

Kau melihat saudaramu?

Tidak, tadi dia ngapain?

Dia harusnya sudah kembali dari tadi.

Dillard! Kemarilah, Nak.

Apa...

Dia... Dia...

Ini ulah siapa, Nak?

Ulahnya. Dia mencuri, Ayah.

Siapa?

Wade.

Jangan bergerak, Nak.

Jangan bergerak.

Katamu akan berakhir.

Apa maumu? Bulu, daging? Biar kuambil sekarang.

Abby, tolonglah, bisa kau katakan padanya agar bertenang?

Biar masalah ini reda. Ayolah.

Agar semua kembali seperti sebelumnya?

Ya, tepat sekali.

Aku yakin Ayahmu akan menyukainya.

Abby, aku juga punya keinginan yang sama sepertimu.

Aku hanya butuh waktu memikirkan ini, oke?

Kita tak harus menjadi seperti mereka.

Kita berbeda. Kita berdua...

Kita berbeda, dan...

Menurutmu, kenapa aku terus menemuimu?

Aku satu-satunya gadis di daerah ini.

Aku tak mau gadis lain.

Aku mau kau.

Entahlah.

Hei, tak ada yang perlu dirisaukan, kau dengar?

Kau dengar?

Semua akan baik-baik saja, oke?

Ada apa ini?

Bagus kau bisa ikut keluargamu demi perubahan.

Apa yang akan Ayah lakukan?

Menurutmu apa?

Menurutmu, akan kubiarkan si brengsek itu macam-macam?

Dillard telah mencuri.

Ayah yang menyuruhnya. Ayah mau Wade bagaimana?

Dengarkan aku, Nak.

Kembalilah ke kudamu dan ikut dengan kami...

...atau Tuhan jadi saksiku, kau akan mati.

Tahan di situ, Sammy.

Ke bawah. Tahan yang bawah. Kedua tanganmu.

Baiklah, sudah. Lepaskan.

Paman pegang apa?

Kurasa Sammy mungkin suka.

Pasti mengerikan berperang di luar sana.

Apa Paman mencari kedamaian?

Kerja membuatku sibuk.

Paman.

Aku tahu McCluskey membuatmu terganggu.

Tampaknya cuma aku yang terganggu.

Itu tidak benar.

Oke, tak ada yang menyukainya, tapi mereka tak mengganggu kami.

Masalahnya tak separah itu.

Menurutmu, Ibumu akan diam saja?

Semua akan berubah.

Perang sudah berakhir, dan bisnis mereka akan kembali.

Dan mereka takkan berurusan pada kita lagi.

Lihat saja nanti.

Kupergoki Dillard berkeliaran di wilayah perangkap kita.

Dia cekatan juga.

Mengumpulkan semua tangkapannya.

Harusnya kau tak perlu menyakitinya, Wade.

Jangan cari gara-gara dengan McCluskey.

Aku tak menyentuhnya.

Aku takutnya begitu jika Paman memergokinya lagi.

Aku hanya ingin kita semua aman.

Demi keamanan Sammy.

Mauku juga begitu.

Anak-anak, masuk ke dalam.

Ayo, Sammy.

Apa yang telah kau perbuat?

Aku takkan diam dan biarkan mereka menggangu keluargaku.

Ini keluargaku, Wade.

Aku sudah bilang pada saudariku aku akan menjaga anak-anak.

Dia tak ada kaitannya dengan hal ini!

Ya, ada.

Ini utangmu.

Kau tak tahu.

Aku sudah lakukan segalanya.

Omong kosong.

Kita tahu itu.

Dan dia istrimu.

Kau pikir aku tak tahu?

Kita punya perjanjian sebelum Tuhan...

Masa bodoh!

Dia adalah makhluk paling alim yang pernah kulihat!

Dia berfirman, "Jangan mencuri".

Dan kau biarkan tangkapanmu dicuri?

Kau pengecut, Seamus.

Kau pengecut.

Dan kau salah.

Dan kau bukan orang suci.

Dia jatuh sakit, dan kau berpaling darinya.

"Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat..."

"...hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan semua orang dengan murah hati..."

"Hendaklah ia memintanya dalam iman..."

"...dan sama sekali jangan bimbang...

"...sebab orang bimbang sama dengan gelombang laut..."

"Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya."

Paman Wade.

Paman Wade.

Pagi, Paman Wade.

Ayah pergi ke kota. Katanya kau harus pasang perangkap.

Yang Paman bilang memang benar.

Soal Ibu dan semuanya.

Pria yang baik berjuang demi keluarganya.

Demi negaranya.

Ayah saja tak ikut berperang.

Paman Wade.

Saat Paman pergi, aku ingin ikut Paman.

Aku mau lihat bagaimana dunia di luar sana.

Melihat yang Paman telah lihat.

Berjuang bersama Paman.

Aku tak mau tinggal di sini dan menjadi seperti Ayahku.

Andai saja perang belum berakhir agar saat aku cukup dewasa...

...aku bisa berperang dan membunuh semua "Yankee"...

...seperti yang Paman lakukan.

Kau mau tahu rasanya?

Kau sungguh berpikir kau bisa seperti aku?

Begitu?

Begitu?

Hai.

Aku kemari ingin menyendiri.

Abigail, tunggu.

Kau ikutan?

Kucoba hentikan, tapi Ayahku.../ Kau pengecut.

Ini takkan terjadi jika bukan karena kebodohan Pamanmu ..

Dan kalian keluarga tak ber-Tuhan.

Maafkan aku.

Pergilah bersamaku.

Kita bisa menjauh dari semua ini.

Apa?

Aku bisa bekerja di kota.

Aku akan mengurus semuanya, Abby. Kau tahu itu.

Aku... Kita bisa memulai sebuah keluarga.

Jangan bodoh.

Aku tak bisa tinggalkanmereka.

Tentu kau bisa.

Tentu kau bisa. Mereka akan baik saja.

Bagaimana dengan Ibumu?

Menurutmu saudaramu bisa merawatnya seperti kau?

Tak ada yang tersisa untukku disini.

Tak ada selain dirimu.

Bagaimana keadaan di kota hari ini?

Baik-baik saja.

Tak ada apa-apa selain bunga yang membosankan.

Ada bunga mawar di luar rumah McCluskey.

Aku tak ingin kau ke sana, oke, Abigail?

Aku hanya lewat.

Jangan kesana lagi. Kau dengar?

Bukankah lebih baik jika kita lupakan kejadian lalu?

Yang terjadi tak bisa di tarik kembali.

Keluarga ini susah karena perang.

Paman tak pernah di sini, dan Paman tak tahu rasanya.

Kurasa aku cukup tahu perang seperti apa, Abby.

Aku ada di sana.

Tapi tidak di sini.

Untung saja Ayah bisa mengurus semuanya.

Kami punya makanan saat keluarga lain tak punya.

Itu saja sudah cukup?

Tuhan mengajarkan kita untuk memaafkan.

Bukankah itu benar, Ayah?

Benar, Abigail.

Aku turut bersedih.

Aku turut bersedih atas keluarga yang hancur itu.

Seorang ayah yang brengsek.

Ibu yang mati saraf. Bocah cacad. Yang satunya lagi siapa? Marcus?

Aku mengenalnya sejak kecil, dan dia lemah lembut.

Sekarang dia tak berguna.

Budak untuk ayahnya. Tak lebih dari seorang pengecut.

Marcus tak sepertinya.

Kenapa kau bela dia?

Terserah kata Paman saja.

Mereka begitu karena diperintah Ayahnya.

Pimpin doa, Abigail.

Semoga makanan ini menjadi kekuatan bagi kita.

Memberi energi baru pada kaki yang lelah.

Pikiran baru untuk pikiran yang lelah.

Memberi visi baru dari roh yang kosong.

Kehangatan baru untuk hati yang dingin.

Dan setelah pulih, semoga kami bisa berikan sukacita baru bagi-Mu.

Yang memberikan semuanya pada kami.

Tetaplah bersama Ibu di Surga.

Tidurlah kembali, Sammy.

Merasa baikan, Sayang?

Hei, Ibu.

Apa kabar?

Hei.

Kau tampak lelah, Ayah. Aku bisa...

Aku bisa gantikan.

Kau dengar itu, Doris?

Putramu akan merawatmu.

Ada yang belum kuberitahu padamu, Ibu.

Aku punya pacar.

Ibu keberatan jika kuambil?

Bolehkah... Kumohon, Ibu.

Semuanya...

Tenang, Ibu. Kumohon.

Kami...

Kami akan bahagia, Ibu.

Tenang.

Tenang.

Tenang, kumohon, Ibu!

Kami akan bahagia...

Ibu, kumohon!

Aku butuh ini, Ibu! Kumohon!

Aku butuh...

Kita tak bisa begini terus.

Apanya?

Begini.

Terus bertemu diam.

Bagaimana jika ada yang tahu soal kita?

Jangan risau.

Ayah tidak akan mau...

Jangan risaukan hal itu, Abigail.

Dan kau akan berpaling darinya dan kabur?

Jika itu bisa membuat kita bersama.

Indah sekali.

Inilah jalan keluar kita dari sini.

Kita tak perlu menghindar.

Kita bisa pergi bersama.

Aku mencintaimu, Abigail.

Hai, Wade.

Boleh aku bertanya?

Boleh kucoba topimu?

Kumohon?

Ini penting sekali./ Aku harus...

Ini penting. Takkan kurusak.

Bagaimana menurutmu?

Apa aku terlihat pintar?

Benar. Boleh kuambil topiku?

Sedikit mirip dengan topi wanita.

Tunggu.

Coba kulihat tampangmu dengan topiku.

Ini topi pria. Lihat itu.

Lihat itu. Coba lihat.

Kau terlihat tampan.

Bagus sekali.

Kau pikir... Lihat aku!

Lihat aku!

Jauhi gadis itu.

Marcus.

Berbalik dan lihat aku, Nak.

Dia yang lakukan ini padamu?

Jangan bohongi aku, Nak.

Sumpah, Ayah. Ini kecelakaan.

Kecelakaan?

Ya.

Seperti yang akan terjadi pada pacarmu, kau bohong.

Apa? Kau pikir aku tak tahu anakku kemana tiap hari?

Jangan sakiti dia.

Apa ini ulah Wade?

Pergi dari sini.

Tarik.

Halo.

Sebelum Earl Van Dorn menjadi Jenderal...

...dia memimpin pasukan Konfederasi Texas.

Banyak dari kami yang direkrut dari jalanan.

Dia punya selera bagus dalam hidup.

Termasuk burung untuk menu makan malam.

Saat kami menemukan 2 anak anjing...

...dan dia bertanya, "Siapa yang suka binatang?"

Kubilang, "Aku."

Katanya, "Latih anjing itu."

Dan kulatih mereka.

Kulatih mereka dengan baik dan benar.

Kukandangi burung. Mereka pergi dan terbang...

...sebelum kuucapkan selamat tinggal.

Aku suka anjing itu.

Suatu malam, Van Dorn ingin ikut berburu.

Dia ingin menangkap burung, dan dia berhasil.

Burung yang besar, indah.

Bercorak seperti pelangi.

Burung itu turun dari langit.

Anjing itu dilepaskan.

Masalahnya, mereka tak kembali.

Jadi, kami mencari anjing-anjing itu...

...dan kita temukan mereka, dan mencabik-cabik burung itu.

Tungkai demi tungkai.

Memakan potongan-potongannya.

Darah di moncong dan di gigi mereka.

Dan Van Dorn menyuruhku agar membunuh anjing itu.

Setelah anjing itu merasakan darah...

...anjing itu akan sulit patuh.

Kurasa itu salah...

...tapi itu perintah.

Dia menyuruhku melakukannya...

...dan kutembak kepala anjing itu saat itu juga.

Aku sering memikirkan anjing itu.

Apa sifat membunuh mereka itu alami?

Kulatih mereka agar sifat itu hilang.

Karena jika kau lakukan itu pada makhluk Tuhan...

...pasti ada akibatnya.

Wade!

Kita masih punya urusan, Nak.

Baiklah.

Kedua anakmu berteriak seperti wanita, Randolph.

Kau macam-macam, akan kugorok leher seluruh keluargamu, Brengsek!

Oh, tidak.

Tidak!

Tekan di situ, Abigail.

Di situ, tekan.

Kau tekan terus.

Kau baik saja, Nak?

Oke.Kau akan baik saja.

Kau akan baik saja.

Sammy.

Sammy?

Kau akan baik saja.

Kau akan baik saja.

Kau akan baik saja, Nak.

Sammy, kau baik saja.

Sammy, kau baik saja. Lihat aku.

Lihat aku, Sammy. Lihat aku.

Sammy, lihat aku.

Aku menyayangimu.

Sammy, lihat aku.

Sammy! Sammy, kau baik saja.

Kau akan baik-baik saja./ Tuhan bersamamu, Anakku.

Kau tak apa-apa.

Tuhan bersamamu.

Sammy.

Sammy.

Kau membunuh anak itu, Ayah.

Kau membunuh anak itu, Ayah.

Kau membunuh anak itu, Ayah.

Kau membunuh anak itu, Ayah.

Kau membunuh anak itu, Ayah!

Diam!

Kau membunuh anak itu, Ayah.

Kau membunuh anak itu, Ayah.

Kau membunuh anak itu, Ayah.

Kau membunuh anak itu!

Kau membunuh anak itu!

Abigail!

Dimana Marcus?

Abigail!

Tega sekali kau!

Aku berharap kau akan muncul, Seamus.

Aku tadi menunggumu.

Masih tersisa 1 peluru dan kuselamatkan dia untuk Anda.

Bagus.

"Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya..."

"...demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia."

"Sebab Dia sendiri tahu apa kita..."

"Dia ingat bahwa kita ini debu."

"Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput..."

"...seperti bunga di padang, demikianlah ia berbunga."

"Apabila angin melintasinya..."

"...maka tidak ada lagi ia..."

"...dan tempatnya tidak mengenalnya lagi."

Maafkan aku, Mary.

Aku sangat menyesal.

L i v e r B i r d s HTTP://IDFL.ME

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.