Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Cepat, pemalas!/ Ya, Pak.
Apa yang kau lakukan, hanya berdiri di situ?
Kembali bekerja!
Kau sebut ini bersih?
Ini pekerjaan yang ceroboh.
Tak bisakah kau melakukan segala sesuatu dengan benar?
Yotan!
= SINTERKLAS DAN KRISTAL AJAIB = YOTAN PENYELAMAT NATAL
Ayo, ini sangatlah penting!
Aku harus berikan ini pada Sinterklas secara langsung.
Masukkan saja ke dalam kotak suratnya, Timmy.
Tukang pos akan memastikan Sinterklas terima ini pada waktunya.
Ayo, sayang, kau pasti bisa.
Hei!
Itu dia!
Oh, tidak! Sinterklas akan melewati rumah kita...
...jika dia tak menerima suratku!
Tunggu sebentar.
Aku melihat apa yang terjadi.
Aku bisa membantu.
Kau baik sekali, tapi kurasa kami bisa menangani ini.
Mohon maaf, tapi kurasa tidak begitu.
Itu daftar Natalku buat Sinterklas.
Aku tak bisa meraihnya.
Tapi aku punya ide.
Apa yang anak aneh itu lakukan?
Mungkin sebaiknya kita pergi saja.
Tidak bisa, Bu. Dia akan mengambilkan suratku.
Ini dia!
Pinggirannya sedikit lengket,...
...tapi Sinterklas pasti tak keberatan.
Yaii!
Ya!
Itu cara yang pintar sekali!
Aku senang bisa membantu.
Bukankah cara dia mengambil suratku itu keren?
Tentu saja!
Orang tuanya pasti bangga mempunyai anak yang pintar.
Orang tua. Seandainya saja.
Oh, tidak!
Kau terlambat makan malam... lagi.
Maaf, Pak,...
...tapi aku harus menolong seorang anak.
Jadi, kali ini ada anak kecil...,
...terakhir kali seekor anak anjing...,
...sebelumnya, seekor anak burung.
Sebenarnya, sebelum itu ada tunawisma ini,...
...diikuti dengan kucing ini,...
...kemudian burung ini.
Sudah cukup!
Menurut Bapak...
...aku tak harus berusaha menjadi lebih berguna?
Menurutku, kau harus berusaha untuk lebih patuh dan disiplin...
...dalam menaati peraturan institusi ini!
Masuklah ke dalam!
Sebuah panti asuhan.
Sempurna sekali!
Anak ini yang sudah lama kucari!
Kau boleh tinggal di dalam sini sampai kau mengerti kesalahanmu.
Bintang jatuh!
Aku berharap...
Aku berharap aku punya keluarga.
Nak!
Halo.
Kau siapa?
Bagaimana kau bisa naik ke atas sini?
Dia punya teman di kalangan atas.
Kami datang dari Lapland.
Kami bekerja untuk Sinterklas di Istana Kristal miliknya.
Ya, benar...
...dan kurasa kau bisa naik ke atas sana...
...dengan kereta luncur terbang dan rusa kutub?
Apa?
Di sana rupanya kalian!
Aku mencari kalian ke mana-mana!
Jangan berisik dan tetaplah di tempatmu!
Jadi, kalian berasal dari istana milik Sinterklas?
Istana milik Sinterklas! Tepat sekali!
Apa kau mau membantu untuk menyelamatkan Natal?
Menyelamatkan Natal?
Suara berisik apa ini?
Sial! Aku hampir mendapatkannya!
Apa yang kalian para berandal lakukan...
...di sini malam begini?
Tarik ucapanmu itu!
Aku rasa tidak.
Apa ini?
Sekarang mereka menelantarkan anak baik?
Kau bisa berbicara?
Kau seekor tupai!
Ya, dan kau seorang anak yang berlumuran sampah!
Sekarang jelas kita sudah saling memahami.
Aku Yotan.
Aku Jiffy. Senang bertemu denganmu!
Lepaskan! Ini milikku!
Aku tak peduli! Aku menyukainya!
Kau! Ini semua salahmu! Aku yakin itu!
Jangan pernah kembali ke sini, Yotan!
Aku bisa jelaskan.
Jangan pernah!/ Ini dimulai dengan bintang jatuh,...
...kemudian ada pria ini yang muncul dengan kereta luncur Sinterklas,...
...lalu ada tupai yang bisa berbicara ini...
Ada masalah apa ini?/ Menyetir saja.
Astaga, sekarang kau terburu-buru mengambil suratnya.
Kita sedang menuju ke jalan raya./ Keren.
Aku selalu menginginkan rumah yang bisa bergerak.
Bergerak?
Kita kehilangan kendali!
Jiffy, kurasa sekarang saatnya meninggalkan bak sampah ini.
Aku belum siap terbunuh di jalanan!
Percaya kepadaku! Akan kuberi tahu saatnya!
Sekarang!
Jiffy, apa kau baik-baik saja?
Jiffy!
Kurasa aku akan hidup.
Tapi seseorang berutang rumah baru padaku.
Maafkan aku.
Kurasa aku juga tak punya rumah sekarang.
Hilang sudah kesempatanku menumpang di rumahmu.
Kenapa kau berhenti?
Omong-omong, sampah apa itu?
Sampah?
Apa kau tak tahu tentang Natal?
Tebaklah? Tupai tak tahu tentang Natal.
Ya, saat Natal, orang berkumpul bersama keluarga mereka...
...dan menghias pohon, seperti yang itu!
Lalu, mereka bertukar kado indah dan makan malam istimewa.
Enaknya!
Maksudmu seperti "au gratin" kastanye...
...dan "fricassee" biji pohon ek?
Entahlah. Aku tak pernah memakannya.
Kami tak merayakan Natal di panti asuhan.
Maafkan aku. Kelihatannya kau anak yang baik.
Jadi, apa peran pria gemuk ini?
Sosok yang mengantre pertama di pesta prasmanan?
Itu Sinterklas, konyol.
Dia mengantar hadiah di Malam Natal ke seluruh anak di dunia.
Dengan semua kegiatan itu, menurutmu berat badannya bisa turun berapa?
Cepatlah, Yotan! Masuk sini!
Aku memerlukan anak itu.
Sudah kuhabiskan banyak waktu mencari anak yang tepat...
...untuk mulai dari awal lagi.
Kenapa kita tak mencari di...
...whatsthathandinthebag.com? [ tangan-apa-di-kantong-itu.com ]
Apa aku membayarmu untuk menjadi sebodoh itu?
Kerja yang bagus, Poro!
Grouch, ambil kantong yang itu!
Angkat yang benar!
Yang ini berat! Pasti ada daftar Natal tambahan yang panjang di sini!
Kita harus bergegas. Ayo kita bantu Poro!
Apa kau baru saja bilang...
...tolong?
Apa itu?/ Aku cegukan. Ayo cepat pergi!
Tak boleh membuat Sinterklas menunggu.
Ya, ayo kita per-cepat ini!
Hei, Yotan, apa ini bagian dari Natal juga?
Entahlah apa ini.
Di saat kau mengira tak ada yang lebih buruk...
...dari bak sampah yang meluncur!
Setumpuk hadiah lagi, siap untuk dikirim!
Stasiun kendali ke Poro,...
...pindahkan ke sistem pendaratan otomatis.
Otomatis? Apa yang seru dari itu, Kawan?
Berhenti pamer dan biarkan Smoo membawa kita masuk.
Kereta luncurku, peraturanku.
Peraturan pertama, Poro yang melakukan semua penerbangan.
Sebab Poro yang paling ahli melakukannya.
Egomu lebih besar daripada Rudolph!
Lihat, apa yang kubilang? Pendaratan yang sempurna.
Kerja yang bagus, Smoo.
Aku melihat pelindung tabrakanmu dan mengarah tepat.
Pelindung tabrakan? Itu semua hadiah!
Kita memiliki sistem pendaratan agar kau tak melakukan ini!
Kau membuat malu para rusa kutub di mana pun!
Mungkin, tapi aku pahlawan bagi semua pilot di mana pun.
Kau tahu peraturannya.
Tak ada yang turun dari kereta sebelum formulirnya ditandatangani...
...dan paspormu di-stempel.
Ayo, Basil. Mari kita selesaikan ini.
Lepaskan aku, dasar pembawa bencana!
Kau tahu, Basil, kurasa kau sebaiknya mencari pasangan.
Kau agak tegang belakangan ini.
Akhirnya!
Aku sungguh harus meregangkan kakiku, keempat-nya!
Menurutku kau tahan dulu pemanasanmu sampai kita keluar dari sini.
Kalau kau bilang begitu. Kita mau pergi ke mana?
Entahlah, tapi kita tak boleh berada di sini...,
...dan aku tak ingin mencari tahu yang terjadi jika kita tertangkap.
Anak yatim piatu itu, anak yang sangat istimewa.
Aku yakin dia bisa menyingkirkan mainan ajaib Sinterklas.
Dasar cengeng, aku bisa membuatnya melakukan apa pun yang ku-mau.
Ya, dia akan menyesali hari di mana dia masuk ke istana milik Sinterklas.
Grouch, ini saatnya untuk memulai Operasi Pemusnahan Sinterklas!
Ayo!
Baiklah, Nak, saatnya keluar.
Ke mana kau pergi?
Siapa yang pergi ke mana, Adikku?
Bukan siapa-siapa. Maksudku, Grouch!
Aku tak bisa menemukan dia di mana pun.
Aku lihat Poro masih tak becus mendarat secara otomatis.
Kau harus melakukan sesuatu terhadapnya.
Dia menjadi ancaman bagi penerbangan di udara.
Dia tak berbahaya, dan dia sedang bersenang-senang.
Kau terlalu lunak.
Mungkin...,
...atau mungkin aku hanya cukup lunak.
Cukup lunak.
Alpo! Sinterklas tak memberimu bintang ajaib...
...agar kau bisa bercanda dengan janggutku!
Sebenarnya, aku memang menyuruhnya./ Apa?
Alpo hanya ingin bermain.
Dia akan menghiburmu kalau kau mulai terlalu serius dengan dirimu sendiri.
Ada apa dengannya?
Orang aneh dari kereta luncur itu sedang menuju kemari.
Bagaimana kau bisa tahu?
Aku seekor tupai. Kalau aku bisa menemukan kacang terkubur di taman,...
...bisa kuberi tahu siapa yang sedang menyelusuri lorong itu.
Minggir!/ Aku mau lewat.
Cepatlah! Kau tak perlu menunggu.
Perlahan./ Tunggu.
Cepatlah.
12 jam lagi sebelum Natal. Apa semuanya sudah siap?
Ya! 100 persen!
Mau mengambil foto? Semakin lama...
Benar. Kita harus cari jalan keluar dari sini.
Dia tak mungkin menghilang begitu saja.
Kau mencari sesuatu, Basil?
Tidak, tidak.
Bukan ini jalan keluarnya.
Hai, Basil!
Ternyata kau kemari untuk membantuku menghias.
Menghias?
Kami mencarimu ke segala tempat.
Tuanku pasti akan sangat senang.
Apa yang kau inginkan dariku?/ Aku sudah memberitahumu.
Aku perlu kau membantuku menyelamatkan Natal.
Aku tak memercayaimu./ Kau tak punya pilihan, Nak.
Hal yang buruk bisa terjadi pada mata-mata di sini.
Hal yang buruk dan tak bisa diungkapkan.
Begitu tak bisa diungkapkan. Aku pun tak bisa membicarakan hal itu.
Kau beruntung aku yang menemukanmu, dan bukannya...
...Jaga.
Jaga?
Baiklah, Nak. Sekarang misimu dimulai.
Kau akan mengambil kristal itu untukku.
Kenapa kau begitu menginginkannya?
Agar aku bisa rebut kembali yang seharusnya menjadi milikku!
Akulah Sinterklas yang asli!
Apa?
Tunggu dulu!
Bukankah Sinterklas, pria gemuk yang berbaju merah itu?
Kakakku hanya dua menit lebih tua dariku!
Apa kau mengerti maksudnya?
Kau gila?
Artinya aku hanya selisih dua menit menjadi Sinterklas.
Selisih dua menit, membuat Natal seperti yang seharusnya!
Sekarang hanyalah soal mainan, mainan, mainan...
...dan nyanyian, serta lonceng Natal.
Jujur, aku suka nyanyiannya.
Itu sangat kekanakan. Dia sangat kekanakan.
Itu semua berakhir malam ini,...
...saat kudapat-kan kristal itu...
...dan kau akan mengambilnya untukku!
Kenapa aku harus menolongmu?
Karena kau jauh dari mana-pun.
Sekarang ambil kristalku!
Turunkan sedikit lagi.
Hati-hati!
Aku tak bisa meraihnya.
Lagi!
Tidak, tidak, tidak...
Cepatlah! Angkat dia naik!
Itu alarm laser.
Kembalilah ke sana dan ambilkan kristalku!
Aku tidak bisa meraihnya!
Kau anak yang pintar. Pikirkan sesuatu!
Jiffy, kau bisa masuk melewati laser itu!
Astaga!
Aku heran pada diriku, apa yang sebenarnya kulakukan?
Bayangkan saja kristal itu sebagai biji pohon ek yang sangat besar.
Ya, biji pohon ek seberat 91 kg.
Tidak mau bergerak!
Ya! Datanglah ke Paman Basil!
Selamat Natal, bocah yatim piatu!
Kristalnya... hilang!
Apa yang terjadi? Kenapa alarm-nya...
Kau! Kau siapa? Bagaimana kau bisa ada di sini?
Apa yang sudah kau lakukan pada kristalnya?
Ini sangat buruk! Bintang Natalnya akan dipasang beberapa jam lagi.
Jangan beritahu apa pun sebelum kau berbicara dengan pengacaramu.
Astaga, itu tikus yang menyebalkan.
Aku seekor tupai, dasar keledai bodoh!
Tidak, terima kasih. Aku baru makan siang,...
...tapi bisa kautunjukkan jalan keluarnya?
Kau paham yang dia katakan?
Tentu saja! Maksudku, kalian tidak?
Mungkin Jaga harus menangani ini.
Jaga?
Apa yang terjadi?
Jaga!/ Jaga!
Kau Jaga?/ Kau Jaga?
Alarm-nya bunyi, dan saat...
...kami datang memeriksa kristalnya, kami malah menemukan mereka.
Kau tak seburuk yang kusangka.
Entahlah siapa kau atau caramu ke sini,...
...tapi yang kutahu,...
...tanpa kristal itu, takkan ada Natal.
Apa yang telah kau lakukan?
Aku tak memilikinya lagi.
Jadi, kau mengakui kau mencurinya?
Ada apa di sini?
Seorang mata-mata, pencuri, seorang bocah lelaki.
Atau mungkin kita kedatangan tamu.
Tamu?/ Tamu?
Bagaimana kau bisa begitu tenang? Kristalnya hilang!
Ya, aku tahu itu.
Itu bukan alasan untuk bersikap kasar.
Anak yang malang.
Terlihat jelas kalau dia tersesat dan kebingungan.
Aku bertaruh dia bahkan tak tahu cara dia masuk ke sini.
Aku yakin kau benar, Sayang.
Maukah kau bercerita padaku, Yotan?
Bagaimana kau bisa tahu namanya?
Karena dia Sinterklas.
Sekarang jelaskan, di mana kristalnya?
Ruang kendali! Ada panggilan masuk!
Selamat Natal, Kakak!
Ho ho ho sudah tak populer lagi.
Darah dagingku sendiri.
Jangan bercanda denganku, dasar bodoh!
Andai saja aku lahir dua menit lebih cepat,...
...aku yang akan menjadi Sinterklas, dan yang terbaik juga.
Sebentar lagi, kesalahannya akan diperbaiki.
Kau harus segera mengembalikan kristal itu!
Kenapa aku punya firasat mereka berdua tak pernah akur?
Sinterklas, kita harus rebut kristal itu kembali.
Hanya itu satu-satunya cara menyelamatkan Natal.
Apa hubungan antara kristal dengan Natal?
Tak ada waktu untuk mengobrol, Manusia!
Kumohon! Entah apa yang terjadi di sini,...
...tapi aku sungguh ingin membantu.
Benarkah? Bukannya kau sudah sering merepotkan?
Jaga, sopanlah.
Tidak... kali ini jangan, Alpo kecilku.
Kau masih terlalu kecil.
Basil sedang menuju ke salah satu tebing.
Kami akan melaju lebih cepat...
...dan mengurangi jaraknya.
Baiklah, Jaga. Kami akan mengikutimu.
Berhati-hatilah, Jaga./ Kau terlalu cemas, Sinterklas.
Atau mungkin, aku hanya cukup cemas.
Hal Natal ini terdengar lebih rumit dari yang kau ceritakan.
Kau dengar yang mereka katakan.
Jika mereka tak mendapatkan kristal kembali, takkan ada Natal.
Ini semua salahku.
Mereka masih mendekati kita!/ Ya, sesuai yang kurencanakan.
Jaga yang malang. Didi yang malang.
Makhluk apa itu?
Tak bisa kutemukan mereka di bank data anak baik maupun nakal.
Seolah-olah mereka tak pernah ada.
Mereka tak mungkin muncul begitu saja.
Sepertinya adik kecilmu sudah lama merencanakan ini.
Jiffy, kita harus melakukan sesuatu!
Tenanglah, Nak. Apa yang bisa kau lakukan?
Maksudku, bukan berarti kau bisa meluncurkan kereta roket...
...dan pergi mengejar mereka. Dan, dan...
Koordinat terkunci.
Kita membutuhkan tim penyelamat. Segera!
Kau tak butuh tim.
Ada aku di sini.
Yotan, tunggu!
Aku tak mengira kau akan menanggapi dengan serius!
Apa yang kau lakukan dengan kendaraanku?
Kau akan menggores catnya!
Hei, Pria Kecil.
Kau tak tahu cara menerbangkan benda ini, 'kan?
Bertahanlah! Akan kututup gerbangnya.
Buka gerbangnya...
Kau tahu apa dampaknya ini terhadap tarif asuransiku?
Hei! Kita berhasil!
Kita berhasil?
Kita terbang!
Kita terbang?
Yotan, lakukan sesuatu!
Tunggu sebentar. Aku rasa kita menabrak rusa besar.
Siapa yang kau panggil rusa besar?
Aku adalah...
Astaga.
Tidak...
Astaga.
Entah aku harus memarahi kalian...
...karena sudah meningkatkan laju kereta luncurku,...
...atau berterima kasih karena sudah menyelamatkanku.
Bukankah kita harus melakukan penyelamatan?
Aku akan mengambil itu.
Bintang ajaib kami!
Kau takkan bisa lolos dari hal ini!
Kurasa aku baru saja melakukannya.
Jadi, Kakak, aku punya kristalmu...
...dan dua orang terbaikmu.
Selamat, Basil.
Kau mendapatkan yang kauinginkan.
Sekarang takkan ada Natal tahun ini.
Ya, tentu saja tetap ada,...
...tapi mulai dari sekarang,...
...kita akan melakukannya dengan cara yang selalu kuimpikan.
Kenapa aku punya firasat jika ini takkan menjadi lebih baik?
Poro, apa kau dengar itu?
Setiap katanya, Sinterklas.
Kau harus mengejar Jaga dan Didi, serta kristalnya.
Lalu, bagaimana dengan...
Aku akan memberitahumu.
Yotan, kau pasti sudah tahu sekarang kau di sini karena suatu alasan.
Benarkah?
Kau tahu ini apa?
Daftar anak yang baik.
Kau ingin tahu namamu ada di mana?
Tepat di bagian yang paling atas.
Itu sebabnya Basil sangat membutuhkanmu.
Hanya seorang manusia dengan hati yang murni...
...yang dapat melepaskan kristalnya.
Jadi, ini akan tercatat abadi di berkas permanen-nya?
Kurasa yang dia maksud, hanya kau...
...yang bisa merebutnya kembali.
Bukan begitu, Sinterklas?
Ya, kurang lebih seperti itu.
Yotan, lihatlah ke dalam sakumu.
Tidak pernah ada apa pun di dalam sakuku...
...sejak aku berusia tujuh tahun.
Coba lihat saja...
...sebagai balas budi pada Sinterklas.
Kau memberinya sebuah bintang?
Aku punya firasat yang bagus tentang anak ini.
Apa yang harus kulakukan dengan ini? Bagaimana cara kerjanya?
Mereka semua sedikit berbeda,...
...tapi ketika saatnya tiba,...
...bintang itu akan melakukan apa yang kau butuhkan.
Kau bisa melakukan hal-hal hebat saat kau percaya.
Aku memercayaimu, Yotan.
Sekarang tergantung padamu untuk percaya pada dirimu.
Dia tak menyukai suasana pegunungan ini.
Semuanya akan baik-baik saja.
Kau tak melihat aku dan Poro cemas, bukan?
Ide yang bagus, Nak. Ayo kita pulang.
Bukan itu yang dia katakan.
Baiklah, itu yang seharusnya dia ucapkan.
Suatu keajaiban Sinterklas memercayakanmu...
...dengan sesuatu yang sangat kuat...
...d saat kau mudah ditipu.
Sekarang aku punya semua kekuatan yang kuperlukan.
Kekuatan petir diaktifkan.
Diam!
Kalian berdua akan memberi tahu cara menggunakan bintang itu...
...atau akan kukirim Istana Kristal kalian kembali ke Zaman Es.
Kau takkan berani!
Salurkan tenaga ke cadangan utama.
Aktifkan rangkaian sasaran!
Lakukan pencarian sasaran!
Tidak! Jangan Istananya!/ Tidak! Jangan Istananya!
Ini keputusan kalian. Beri tahu yang kuinginkan...
...dan Istananya akan tetap utuh.
Kumohon, Wahai Bintang Ajaib,...
...dengan kekuatan seribu petir dan magnet.
Ya! Sekarang kekuatannya menjadi milikku!
Siapkan rangkaian penyerangan.
Tapi kau bilang jika kami...
Aku bohong.
Astaga.
Sekarang apa lagi.
Poro? Akan kutangani dia.
Bersiaga! Pada aba-abaku...,
...tiga, dua, satu. Tembak!
Bodoh! Bodoh! Bodoh.
Akan kuatasi semua yang di kereta luncur itu hingga musnah.
Sepertinya ada yang keluar untuk bermain.
Ibu!
Kau terbang seperti wanita tua!
Siapa pilot yang terbaik sekarang?
Tetap saja Poro!
Saatnya memburu rusa kutub.
Serangan!
Ya, menang!
Bagaimana pendapatmu tentang itu?
Sepertinya aku akan mabuk kereta luncur.
Kau punya tempat yang bagus, walau agak kosong.
Tidak lama lagi. Malam ini aku akan pergi ke jutaan rumah...,
...hanya saja, aku takkan memberi hadiah.
Tidak. Aku akan membawa anak-anak itu kemari.
Tak ada./ Apa yang kaulihat?
Kenapa?
Lihatlah semua hal buruk yang ada di dunia ini...
...yang dilakukan anak-anak nakal saat mereka tumbuh dewasa.
Peperangan, polusi, tindakan kriminal...
...dan siapa yang memanjakan anak-anak itu?
Tentu saja, Sinterklas!
Itu gila!
Benarkah?
Kita akan segera tahu...
...saat game dan mainan diganti dengan kepatuhan dan disiplin!
Kau akan menyesal saat Sinterklas datang menyelamatkan kami!
Kau tak paham, ya?
Aku Sinterklas-nya sekarang...
...dan permohonan Natalku akan menjadi kenyataan.
Aku punya satu kata untukmu...,
...terapi./ Te...
...terapi?
Kotor, menjijikkan!
Aku tak bisa menghilangkan rasa tikus dari mulutku!
Percayalah padaku, Napas Rusa. Kau-lah yang memerlukan daun "mint".
Kau tak apa?
Bagaimana dengan Alpo?
Dia menyampaikan apa yang ingin kukatakan.
Sinterklas, halo? Halo, Kawan.
Sinterklas, Smoo, kau bisa mendengar? Meresponslah!
Sinterklas, Smoo, kau bisa mendengar? Meresponslah!
Poro, diterima! Poro!
Apa kau baik saja Smoo?
Aku tak apa, tapi kurasa radionya rusak.
Kalian cobalah memecahkan masalah ini.
Aku akan beres-beres.
Boleh kulihat itu, Maija?
Kurasa aku mungkin bisa memerbaikinya.
Penyusup?
Penyusup.
Apa yang harus kita lakukan sekarang?
Ayo pikirkan.
Aku tahu!
Kita menyerah dan pulang ke rumah!
Kau punya ide yang lebih bagus?
Kita perlu sedikit keajaiban agar bisa melewati para mahkluk itu!
Itu dia, Jiffy!
Sebuah keajaiban.
Ayolah, bintang!
"Zap"! "Pow"! "Zing"!
Tidak, jangan menghilang!
Ya, cukup! Kita sudah berusaha! Baiklah, teman-teman.
Sekarang kita coba rencanaku. Hei!
Percuma saja. Hanya ada kita bertiga.
Apa yang dia katakan, Jiffy?
Dia bilang Sinterklas mengandalkan kita...
...dan begitu juga dengan Natal.
Alpo benar. Kita harus berusaha!
Kita berempat, jika tikus itu termasuk hitungan.
Tolong bantu aku, jangan hitung tikusnya.
Tapi kau terluka.
Hanya sedikit,...
...tapi aku di sini dan aku masih bisa membantu!
Tidakkah kau berpikir...
...aku harus berusaha untuk menjadi lebih berguna?
Menurutku, kau seharusnya mematuhi peraturan institusi ini.
Dasar cengeng, aku bisa membuatnya melakukan apa pun yang ku-mau.
Jangan memedulikannya. Dia dengar suara-suara lagi.
Baiklah, itu dia!
Kita akan masuk ke dalam. Poro, ku-mau kau pandu kereta luncurnya.
Itulah yang mau kudengar.
Jiffy, kau ikut denganku.
Sudah kuduga kau akan bilang itu.
Akan aku...
Berharap saja ini berhasil.
Hei, berhati-hatilah!
Hei, aku tak melakukan apa pun.
Dari semua tempat sampah yang ada di dunia,...
...kau harus jatuh ke tempat sampahku.
Aku tak melihat Alpo.
Kuharap dia tak apa.
Bukan tes penerbangan yang paling lancar, Smoo.
Astaga.
Tapi kurasa ini akan membawa kita ke tempat yang harus kita tuju.
Hei! Mungkin yang perlu kita lakukan...
...adalah mencari tombol untuk mematikan...,
...dan bisa kita akhiri sekarang juga.
Pelankan suaramu, Jiffy.
Sebaiknya kau juga tak sentuh apa pun.
Terlambat.
Apa kau tak tahu kalau melotot tidak sopan?
Apa yang kau lakukan?
Perhatian bagi semua Robot. Ada penyusup...
...di dalam benteng./ Penyusup?
Temukan dia dan seret ke hadapanku!
Sinterklas pasti datang ke sini...
...untuk menyelamatkan kami./ Ya!
Atau si penolong kecil Sinterklas.
Tenang saja dan berusaha untuk tetap diam.
Mereka semua cuma perangkat.
Hei, kau benar!
Berhenti bergerak!
Kepalamu terlalu kecil! Aku tak bisa memegangnya.
Telingaku.
Paham maksudku?
Perhatian bagi semua Robot.
Bintang Natal akan bangkit dalam 30 menit.
Mulai persiapan terakhir!
Bintang Natal... Apa yang akan dia lakukan?
Tuan menyuruhku untuk memerbaharui konsol game-nya.
Sepertinya menyenangkan.
Perhatikan ekormu, Jiffy!
Cetak biru bentengnya!
Jiffy, kita harus mengingat peta ini!
Itu tak perlu.
Tn. Basil membuatkan kita peta agar tak tersesat.
Terima kasih!
Apa? Gunung berapi?
Hei, itu seperti ruangan tempat Sinterklas menyimpan kristalnya.
Benar.
Dan kuyakin, itu tempat Basil menyimpannya juga.
Bagus sekali! Jadi, kita bisa pergi mengambilnya.
Sampai jumpa! Berhati-hatilah melangkah!
Penyusup di dalam benteng?
Tangkap mereka!
Jiffy!
Lihat siapa yang berusaha menjadi pahlawan lagi.
Tuan, lihatlah!
Bintang?
Langkah terakhir yang menyedihkan dari Sinterklas, tak diragukan lagi.
Jangan! Itu milikku!
Tidak lagi...,
...terutama sekarang, sebab misimu sudah berakhir.
Tidak. Apa yang sudah kau lakukan?
Anggap saja rumah sendiri.
Kau takkan sendirian untuk waktu yang lama.
Tak lama lagi kau akan punya jutaan teman baru se-kamar.
Apa?
Kau terlalu serakah dalam hal ini, Nak.
Sebagian orang hanyalah pecundang yang menyedihkan...
...dan akan tetap seperti itu sepanjang hidup mereka.
Seperti Grouch, dia takkan mengupil...
...kalau aku tak menyuruhnya.
Kurung dia di dalam!
Kumohon, keluarkan aku!
Grouch!/ Ya, Tuan. Aku datang, Tuan.
Aku bisa ke arah ini, tapi bagaimana aku bisa sampai sini?
Jiffy, kau membuat dirimu berada dalam kesulitan.
Coba kita lihat...
Kurasa sudah beres!
Ini takkan secepat atau sehebat sebelumnya...,
...tapi seharusnya bisa membawa kita pulang.
Saat Yotan bilang carilah sebuah kereta luncur,...
...kurasa maksudnya, yang masih berfungsi!
Itu bisa berfungsi...
...kalau bola salju raksasa tak menabraknya.
Di mana Yotan?
Basil berhasil menangkapnya. Dia memerlukan bantuan kita!
Coba tebak? Ternyata kita bisa mengemudikannya!
Mengemudikan? Itu adalah kepalaku!
Tidak jauh lagi sekarang!
Hei, ada masalah apa dengan remnya?
Rusa kutub tak dipasangi rem!
Teman-teman, kalian kembali untuk menyelamatkanku!
Tentu saja.
Itulah gunanya teman!
Aku kurang yakin.
Belum pernah ada yang memedulikanku sebelumnya.
Ya, sekarang ada yang memedulikanmu.
Aku takkan berdebat soal itu. Ayo kita keluar dari sini!
Aku sangat yakin dia bilang,...
...ayo selamatkan Jaga, Didi dan Natal.
Oke, baiklah! Terserah!
Ayo kita selamatkan Jaga dan Didi...
...dan seluruh dunia selagi kita mampu.
Ayo! Cepat! Tentu, tak masalah!
Mari kita perbaiki pemanasan global juga!
Tak masalah! Selamatkan ikan paus,...
...mengatasi kelaparan global. Tentu! Aku bisa melakukan itu.
Aku bisa melakukannya kapan saja di minggu ini.
Aku bisa membuat pai, selai. Ya, tentu aku bisa!
Itu bintang milik Jaga dan Didi!
Ada yang tak beres. Ini terlalu mudah.
Di mana semua orang?
Aku takkan mengeluh. Sudah kita dapatkan bintangnya!
Ayo keluar dari sini!
Aku rasa tidak demikian.
Cukup sampai di situ, Basil.
Jangan halangi aku, dasar makhluk kotor!
Mustahil, kantong ingus!
Grouch, lakukan sesuatu!
Lawan mereka, dasar Robot pengecut!
Siapa yang membangun benteng es di atas gunung berapi?
Didi, Jaga, bertahanlah!/ Hei, itu Yotan!
Tapi harus kuakui, dia terlihat sedikit imut saat berusaha berani.
Kau bercanda, 'kan?
Tak ada main-main lagi, bocah yatim piatu.
Kau bisa mencoba menghentikanku...
...atau berusaha menyelamatkan mereka.
Pilihannya ada di tanganmu!
Alpo membantunya?
Poro!/ Poro!
Bukan seperti penyelamatan yang kurencanakan, tapi seharusnya cukup!
Didi, Jaga, tangkap ini!
Kumohon, Wahai Bintang Ajaib,...
...dengan kekuatan seribu petir dan magnet.
Rudolph dan para gajahnya.
Ayo! Kita harus rebut kristal itu.
Tunggu aku! Tunggu aku.
Grouch, Bintang Natalnya mulai bangkit.
Bawakan seragam Sinterklasku.
Kita mau ke mana, Manusia?
Basil memiliki Ruangan Kristal, seperti milik Sinterklas.
Jiffy, kami butuh petanya!
Ya, tentang itu...
Aku kehilangan petanya saat bertarung tadi.
Bagus sekali! Jadi, kita tersesat!
Kristalnya di atas sana, aku yakin itu.
Ayo!/ Lupakan saja.
Aku takkan memercayakan masa depan Natal...
...berdasarkan firasat anak manusia.
Ayo kita kembali.
Jaga, kumohon.
Kau dan aku mungkin beda pendapat,...
...tapi kau harus percaya kalau aku akan menolongmu.
Mungkin akulah penyebab semua ini,...
...tapi akan kubawa kita keluar...
...andai saja kalian mau percaya padaku kali ini.
Kau bukan salah satu dari kami, Manusia.
Baik! Kalau begitu aku akan melakukan hal ini dengan atau tanpa dirimu.
Smoo, Bintang Natalnya sudah mulai bangkit!
Halo? Apa kalian bisa mendengarku?
Sinterklas!/ Sinterklas!
Kau masih bersama kami!
Tentu saja!
Dan aku sangat bahagia menemukan kalian semua bersama.
Tapi, di mana Yotan?
Kau?
Kau seperti bintil merah yang tak mau hilang.
Kau benar sekali!
Hancurkan mereka!
Kumohon, Wahai Bintang Ajaib,...
...dengan kekuatan seribu petir dan magnet.
Apa itu?
Ya.
Kami akan menghentikanmu, Basil.
Kalian mengira bisa menghentikanku, Pria Kecil?
Aku masih memiliki bintangmu.
Tidak, kau tidak punya. Bintangnya ada di sini!
Tipuan yang bodoh, Nak.
Itu karena kau tak sadar menunggu hasilnya!
Apa?
Tidak!
Kali ini aku akan...
Ini buruk. Ini amat sangat buruk.
Gunung berapinya bereaksi dengan kekuatan kristal.
Gunung ini akan meletus.
Kau tak bisa menghentikanku.
Bagaimana kau bisa menyelamatkan Natal...
...jika kau tak bisa menyelamatkan dirimu?
Kau tak membuatku takut, Basil./ Benarkah?
Tolong.../ Aku di sini. Di atas sini, Yotan!
Aku mendapatkan bintangnya!/ Bagus, tapi aku tidak.
Aku akan menjadi seorang pahlawan.
Kau bisa melakukannya, Yotan!
Kumohon, Wahai Bintang Ajaib,...
...apa pun yang kau lakukan, lakukan itu sekarang!
Apa? Bagaimana bisa?/ Ya!
Tak masalah. Aku tak butuh bintangmu yang menyedihkan!
Itulah yang kutunggu!
Aku akan ke Paris.
London, aku datang!
New York milikku!/ Tentu saja...
Itulah caranya Sinterklas mengelilingi dunia dalam satu malam!
Dengan kristal itu, dia mampu menduplikat dirinya!
Satu Sinterklas saja sudah cukup buruk.
Keadaan tak bisa menjadi lebih buruk lagi.
Kenapa aku tidak berhenti bicara?
Tidak.
Kerja yang bagus, Kawan!
Tapi apa yang harus kita lakukan sekarang dengan Basil yang gila pesta?
Aktifkan mekanisme transportasi!
Aku siap untuk menaklukkan dunia!
Ayo kita pergi! Jangan ditunda!/ Ayo kita bergegas!
Mereka mau ke mana?
Menangkap anak-anak dari seluruh dunia!
Itu takkan terkabul!
Bagaimana kita bisa menghentikan mereka sekarang?
Mereka terlalu banyak!/ Itu yang kuharapkan!
Hei, Basil!
Apa yang kau inginkan sekarang? Dasar pengganggu!
Untuk menandai peristiwa yang penting ini, aku hanya ingin tahu...
...siapa di antara kalian yang merupakan Sinterklas asli?
Apa?/ Apa?
Apa?
Bukankah sudah jelas? Tentu saja aku!
Apa maksudmu itu dirimu?
Akulah yang asli. Kau cuma tiruan murahan!
Aku tiruan?
Kau akan tunjukkan ke diri sendiri siapa yang tiruan.
Bagus sekali, Yotan./ Cerdas!
Aku tahu anak itu memang pintar.
Itu kristalnya!
Jangan.
Apa-apaan...
Grouch?/ Grouch?
Aku mendapatkannya.
Aku bisa menunjukkan pada kalian jalan keluarnya.
Hanya saja, kumohon bawa aku bersama kalian.
Apa yang sedang dilakukan Grouch dengan kristalnya?
Hei, teman-teman. Dengarkan aku!
Aku baru saja melihat Grouch. Dia...
Semoga ini masih bisa terbang.
Jumlah kita terlalu banyak! Kereta luncurnya terlalu berat!
Kalian semua pergilah dari sini.
Jaga! Jangan!
Tak ada yang lebih penting...
...selain mengembalikan kristal itu ke Sinterklas.
Jaga, aku takkan izinkan kau melakukan ini.
Hei!
Kau benar, tapi Sinterklas membutuhkanmu!
Aku takkan membiarkan seorang anak manusia menyelamatkan Natal.
Seharusnya itu tugasku!
Sekarang kita berdua terjebak. Kuharap kau puas.
Ya, jika Natal sudah aman.
Akulah tiruannya. Jangan lupakan...
Yotan, Jaga, berpegangan!
Itu takkan bisa menahan kita berdua. Kau pergi dulu.
Jaga, berhentilah pamer dan biarkan Smoo menyelamatkanmu.
Kau juga, Yotan. Kau bagian dari keluarga ini juga, kau tahu?
Kau dengar itu? Aku bagian dari keluarga!
Hebat sekali.
Bebas!
Ini akan menjadi Natal penuh kenangan.
Ya, dan kurasa kau layak menerima semua pujian...
...karena telah menyelamatkan dan menghancurkan Natal...
...di hari yang sama.
Itu bukan salahku!/ Tenang, Yotan. Aku cuma bercanda.
Tapi kalau itu terjadi kepadaku,...
...kurasa aku akan memastikan sudah mendapatkan kristalnya...
...sebelum berpura-pura menjadi pahlawan.
Apa? Aku sudah menyelamatkanmu!/ Astaga...
Kenyataannya adalah masalah yang kau hadapi dengan Basil ini...
...bisa saja kau hindari jika kau tak ambil kristalnya lebih dahulu.
Tak bisa kupercaya.
Ya, menurutmu./ Ya, menurutku.
Kau ini cuma iri./ Terserah.
Ruang kendali misi ke Poro. Kau dipersilakan mendarat.
Perlahan saja kali ini, kumohon.
Kau tahu, Smoo? Sebagai hadiah Natal untukmu,...
...aku akan menggunakan sistem pendaratan otomatismu.
Smoo, kau dan aku harus bicarakan soal sistem pendaratan itu.
Aku sangat menyukainya!
Selamat Natal, Yotan,...
...Jaga, Didi, Alpo, Smoo,...
...dan kau juga Jiffy.
Karena telah menyelamatkan Natal,...
...akan kunamai kalian para penolong istimewaku,...
...Para Topi Merah.
Ya!/ Ya!
Selamat Natal./ Selamat kembali, Grouch.
Sekarang momen yang ajaib.
Sebaiknya aku mulai bekerja. Ayo sebarkan keajaiban Natal!
Hei, Kawan, bagaimana keadaan di atas sana?
Banyak angin, Kawan.
Jadi, siapa di antara kalian Sinterklas yang asli?
Kami semua asli.
Itu pemikiran yang cerdas, Yotan.
"Cerdas" bukanlah kata yang akan kugunakan.
Kata yang akan kugunakan adalah "brilian".
Selamat bergabung dengan tim.
Selamat Natal, semuanya!
Ayo kita selesaikan secepatnya!
Bintang jatuh!
Kau sudah membuat permohonan?
Tak perlu, permohonanku sudah menjadi kenyataan.
Bagus sekali, Yotan dan aku jadi tahu semua hal mengenai Natal.
Ini sungguh gila!
Bicara soal gila, apa yang terjadi pada Basil?
Ya! Sinterklas datang!
Sinterklas!/ Kumohon...,
...tidak!/ Sinterklas.
Tolong.
Aku pergi ke Paris./ Siapa yang ke Brooklyn?
Aku sudah ke sana tahun lalu!/ Boleh aku ke Beijing? Mozambik?
Sudah mendekati atap, Sinterklas.
Turunkan roda pendaratan dan masukkan ke pilot otomatis.
Ayolah, Sinterklas. Kau tahu aku bisa melakukannya sendiri.
Poro, jangan coba-coba. Ini akan menjadi malam yang panjang.
Sinterklas kurang seru./ Baiklah, Poro.
Berjanjilah, pendaratan yang mulus.
Memangnya ada cara lain? Yoi, ma men!
- Pengalihan ke Bahasa Indonesia oleh - \N* H@w-to-kiLL *
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.