Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitle bY VIU Ripped & Resynced == ANANG KASWANDI ==
Follow My IG @Anang2196_sub_indo
Apa ini? Minggir.
Kamu. Pindah ke sisi satunya.
Ganti pakaianmu.
Yang ini tidak muat.
Cari yang muat denganmu.
Kemarilah.
Tidak ada yang muat denganku.
Pakai apa saja.
Yang ini akan muat untukmu.
Astaga.
Ganti dengan ini.
Letakkan pakaianmu di dalam kotak.
Letakkan di sana.
Ayolah. Ganti bajumu.
Taruh pakaiannya di sana.
- Ayolah. Cepat. - Baiklah.
- Berikan kepadaku. - Ini milikku.
Ayolah. Cepatlah.
- Baiklah. - Apa ini?
- Kenapa kamu mendorongku? - Kakak sedang bergerak.
Jadi, minggirlah.
- Baiklah. - Lihat anak ini. Dia lucu.
- Mereka sama saja. - Kurasa begitu.
Ayolah. Cepatlah, Kawan-kawan.
Jangan terburu-buru.
Kenapa kamu lamban sekali?
Ayolah. Minggir.
Lewat sini.
Berikut adalah tuntutan utama yang dibuat kantor kejaksaan.
Terdakwa adalah android bernama A-796.
Terdakwa berbagi tubuhnya dengan manusia, Kim Young In.
Tapi android itu membunuhnya dengan menghapusnya dari sistem.
Terdakwa dibuat oleh pemiliknya, Ga Hye Ra.
Dia membuatkannya untuk putranya.
Setahun sebelum terdakwa dibuat
Kim Young In kehilangan sebagian besar tubuhnya akibat kecelakaan.
Tapi mereka bisa membangkitkan sebagian otaknya.
Jadi, mereka mengajukan diri untuk proyek penelitian pabrik, TRS.
Mereka menggabungkan otaknya dengan sistem AI, menciptakan cyborg.
Tapi pada suatu saat, terdakwa mulai menipu walinya
dan sengaja mengabaikan malafungsi
sistem inteligensi buatan yang terhubung dengan otak Pak Kim.
Itu juga memblokir sistem pendukung jaringan otak
untuk menyebabkan kematian Kim Young In.
"Di masa depan"
"Kita akhirnya bisa membangkitkan orang yang sudah mati"
Begitu dia membuka matanya.
Aku ingat momen itu.
Dia bangkit kembali.
Aku sangat...
Aku sangat bersyukur.
Tapi seiring berjalannya waktu,
dia tampak gelisah.
Dia menjadi muram.
Dia menjadi orang yang sangat berbeda.
Bolehkah aku bertanya
tentang kecelakaan mobil yang menewaskannya?
Mereka menyatakan
banyak kemungkinan yang menyebabkan kecelakaan itu.
Tapi pada akhirnya,
mereka gagal menemukan penyebabnya.
Apa melakukan bunuh diri adalah
salah satu kemungkinan yang mereka nyatakan?
Dia baik-baik saja sehari sebelumnya.
Aku ingin berpikir ada kerusakan di mobil.
Apa Anda bertanya kepada putra Anda usai membangkitkannya?
Alasan dia tewas.
Aku berniat menanyakannya.
"Aku harus bertanya."
"Aku harus bertanya."
Tapi dia dihidupkan kembali,
dan melihatnya bernapas tepat di depanku...
Bertanya kepadanya menjadi tidak berarti.
Bu Ga.
Anda datang lebih awal.
Tesnya pasti membuatmu lelah.
Tapi sekarang sudah selesai.
Aku hanya perlu menanyakan beberapa hal sebelum kamu pulang.
Kamu tertarik dengan sesuatu belakangan ini?
Apa pun itu?
Tidak juga.
Pernahkah kamu mengalami perubahan sikap mental tanpa alasan?
Atau
apa kamu merasa
kebingungan emosional?
Tidak.
Tapi kami menemukan ada masalah denganmu.
Hasilnya menunjukkan
Kim Young In tidak ada di dalam dirimu lagi.
Kamu tahu kapan tepatnya dia hancur, bukan?
Sirkuit yang terhubung dengan otak Pak Kim terblokir total.
Tentunya, kami harus berpikir kamu bertanggung jawab atas hal ini.
Kamu salah.
Aku sama.
Aku belum hancur.
Kenapa kamu melakukan itu?
Kamu tidak melihatku?
Lihat aku. Aku di sini.
Bisakah kamu
memberi kami privasi sebentar?
Tentu saja.
Bagaimana Ibu bisa
meragukanku?
Aku ingin
memastikan.
Ibu ingin memastikan bahwa aku bukan diriku?
Seharusnya aku yang mengeluh. Teganya kamu melakukan ini kepadaku.
Kapan kamu mulai menirukan dia?
Semalam,
Young In muncul dalam mimpiku.
Aku ingat dia dengan jelas mengatakan sesuatu kepadaku.
Saat aku mati,
Ibu tersiksa karena tidak bisa melindungiku.
Tolong jangan tinggalkan aku.
Lihat aku.
Ini aku.
Ibu yang membangkitkanku.
Itu sebabnya aku di sini, di depan Ibu.
Mungkin ada kesalahan dalam hasil tes.
Aku mengerti Anda pasti bingung.
Anda belum pernah mendengar pendapatnya soal ini.
Itu bisa dimengerti.
Tapi tetap saja...
Aku ingin kamu mengonfirmasinya lagi.
Bu Ga, sebaiknya Anda pulang dan beristirahat sekarang.
Mungkin karena wajahnya.
Anda melihat wajah putra Anda saat bicara dengannya.
Apa itu kamu, Young In?
Kamu didakwa menghapus Kim Young In
yang hidup berdampingan denganmu dalam tubuh itu.
Kamu tahu itu, bukan?
Boleh aku tanya kenapa kamu menghapusnya?
Aku ingin kembali.
Aku ingin terus berjalan-jalan,
berpikir,
dan berbicara.
Aku mengerti.
Itu sebabnya aku memintamu untuk jujur kepadaku.
Kenapa kamu menghapusnya?
Aku mendengar suaranya.
Dia memohon agar aku membunuhnya.
Maksudmu kamu melaksanakan perintahnya?
Kamu sudah memikirkan ucapanku?
Meskipun aku tidak ada,
aku yakin kamu bisa terus hidup sebagai diriku.
Tidak.
Bagaimana aku bisa memercayaimu?
Apa yang terjadi selanjutnya?
Alih-alih menjawab pertanyaan itu,
aku akan memberitahumu betapa kecewanya aku
dalam hidupku ini.
Silakan masuk.
Saksi akan masuk.
Saya bersumpah akan mengatakan yang sebenarnya sesuai hati nurani.
Saya bersumpah akan mengatakan kebenaran
dan hanya kebenaran.
Saya tahu
akan dituntut atas sumpah palsu jika pernyataan ini palsu.
Saya
kehilangan seorang anak.
Saya harus
melalui terowongan gelap yang panjang.
Tapi akhirnya,
saya bisa bertemu dengan anak saya lagi.
Saya berjanji kepada diri sendiri tidak akan kehilangan dia lagi.
Saya ingin menghapus ingatan kehilangan putra saya.
Saya berdoa setiap hari.
Tapi seiring berjalannya waktu,
rasa takut kehilangan dia makin besar setiap saat.
Dan akhirnya saya hidup dengan ketakutan lebih besar di hati.
Suatu hari,
saya menyadari mata anak saya kosong.
Saat saya dengar mereka tidak tahu
kapan kesadaran Young In hilang,
saya sadar telah membuang waktu dengan mesin.
Saya kehilangan waktu berduka atas kematian putra saya.
Saya menyesali perbuatan saya dan menyalahkan diri sendiri.
Saya kemari bukan untuk menghukum seseorang.
Saya salah memilih, jadi, ini salah saya.
Dan saya mohon,
beri saya kesempatan untuk menyelesaikan semua kesalahan saya.
Tugas terdakwa adalah
menyokong Kim Young In
agar bisa hidup sehat seperti dahulu.
Benar, bukan?
Ya, itu benar.
Ada satu tugas lagi.
Membantu Anda agar Anda tidak merasa kehilangan.
Benar, bukan?
Pengacara menekan saksi dengan pertanyaan memancing.
Pengacara, tolong jangan lakukan itu.
Saya turut berduka cita.
Tapi terdakwa ada untuk Anda.
Dia merahasiakan keputusan Kim Young In demi Anda.
Seiring waktu, Kim Young In bergantung kepada terdakwa.
Terdakwa melakukan segalanya
dengan caranya sendiri, alih-alih Kim Young In.
Kim Young In menjadi tidak berdaya.
Dia tidak cukup kuat untuk menjadi dirinya sendiri.
Meskipun terdakwa bingung,
dia berusaha keras untuk tetap waspada terhadap Anda.
Tapi Kim Young In meminta terdakwa
- menghapus dia dari sistem. - Itu hanya asumsi.
Itu fakta yang bisa dibuktikan.
Tolong tenang.
Jadi, karena itu dia menghapusnya?
Manusia memaksanya menjadi manusia.
Jadi, itu melakukan yang terbaik untuk menjadi manusia.
Pak Kim adalah model aslinya, tapi dia menjadi bug di sistem.
Dan akhirnya dia membuat android bingung.
Pak Kim menyadari itu.
Jadi, dia memerintahkan itu untuk menghapusnya.
Pengacara.
Anda bilang Kim Young In menyuruh terdakwa untuk menghapusnya.
Anda punya bukti lain untuk membuktikan teori Anda?
Bukti yang saya serahkan adalah
rekaman data
yang dipulihkan dari ingatan terdakwa.
Kata-kata yang dia pakai membuktikan kondisi emosional yang pesimistis.
Jadi, saya rasa itu bukti yang cukup.
Saya membunuhnya.
Saya membunuh Kim Young In.
Kenapa?
Saya pikir hidupnya sangat kecil dan tidak berharga.
Itu sebabnya saya membunuhnya.
Dia tidak benar-benar hidup.
Entah kenapa kalian meributkannya sekarang.
Tidak ada yang mulia dari hidupnya.
Kalian semua berpikir melakukan hal hebat di sini, bukan?
Tapi kalian kini tidak bisa membangkitkannya, bukan?
Dia sudah tewas sejak awal.
Kalian pikir dia benar-benar masih hidup?
Maafkan dia, Yang Mulia.
Belakangan ini, terdakwa melalui banyak hal.
Jadi, dia bingung.
Saya akan mengingatnya.
Apa?
Aku berkata jujur, kenapa Anda tidak mendengarkan?
Kenapa saya tidak bisa membunuh seseorang?
Kenapa tidak?
Kenapa Anda berpura-pura aku tidak pernah bersemangat?
Saya membunuhnya.
Saya tidak tahan dengan kondisi mental yang neurotis dan rapuh.
Kemarahannya membawa saya ke dimensi lain.
Jadi, saya memberanikan diri
untuk membenci manusia.
Saya membenci manusia.
Jadi, saya berusaha memiliki keinginan
dan membuat pilihan
untuk membunuh manusia.
Itu bukan masalah besar.
Orang-orang mati setiap hari.
Kamu
bersikap seolah-olah itu lebih sulit untuk membuat ibu merasa bersalah.
Apa ibu salah?
- Di sana. Kurasa ada di sana. - Apa?
- Kalian melihatnya, bukan? - Di mana?
Di sana, di samping pohon.
- Aku tidak melihatnya. - Di mana?
Di sana.
Ayolah. Aku tidak melihat apa pun.
Sudah kubilang, aku benar-benar melihatnya.
Tidak ada apa-apa di sana.
- Astaga. - Itu konyol.
- Aku melihatnya. Di sana. - Duduk saja.
Aku benar-benar melihatnya. Kenapa kamu tidak memercayaiku?
- Terima kasih. - Terima kasih.
Bu Ga, Anda andal memasak.
Semuanya sangat lezat. Terima kasih sudah mengundang kami.
- Ini enak sekali. - Bisa berikan aku japchae?
Aku butuh waktu lama
untuk melepaskan Young In.
Sangat sulit bagiku untuk menahan rasa sakitnya.
Jadi, aku memutuskan hubungan dengan semua orang.
Tapi melihat kalian semua berkumpul di sini...
Senang bertemu dengan kalian semua.
Kami juga merasa berat hati.
Aku lega.
Aku terkejut saat itu.
Aku juga takut.
Kami bisa bertemu dengannya jika meneleponnya.
Kami bisa bicara langsung dengannya.
Tapi kami tidak bisa melakukan itu lagi...
Kamu bisa bertemu dengannya jika memang ingin.
Kamu dekat dengannya.
Aku takut dia akan membenciku.
Aku juga memikirkan hal yang sama.
Kukira
- mungkin itu salahku. - Tidak. Tentu saja tidak.
Aku tahu. Itu sebabnya kita kemari untuk memperingati kematiannya.
Aku yakin Young In senang melihat kita.
- Tentu saja. - Benar, bukan?
Siapa yang kalian bicarakan?
Kurasa kalian tidak tahu apa pun tentang Young In.
Kalian pikir dia senang bertemu dengan kalian?
Begitu berpaling dari seseorang,
dia bahkan tidak mau melihat orang itu.
Aku yakin dia kini berjalan pergi
tanpa menoleh ke belakang.
Aku penasaran
apa dia bahkan merindukan kita.
- Apa yang terjadi? - Ada apa?
Astaga. Apa yang terjadi?
Periksa dari sebelah sana.
Coba putar sesuatu. Kamu melihat sesuatu?
- Tidak berputar dari sisi ini. - Hati-hati.
Astaga, gelap sekali.
Astaga.
Itu dia.
Dia benar.
Aku bisa melihatnya sekarang karena sudah gelap.
Kurasa udaranya sangat jernih di sini.
Itu mengagumkan.
Benar. Aku melihatnya.
Ini aku.
Kamu pasti sangat membenci ibu.
Maafkan aku.
Kenapa kamu egois sekali?
Kalau begitu, haruskah aku kembali sekarang?
Selamat.
Kamu boleh pulang sekarang.
Haruskah aku memainkan musik?
Ibu sudah menyimpulkan bahwa aku bukan Young In.
Mengetahui hal itu, aku bingung harus bagaimana.
"Haruskah aku tetap hidup sebagai Kim Young In?"
"Atau haruskah aku mencari identitas baru?"
Aku tidak tahu harus bagaimana.
Ibu ingin aku melakukan apa?
Ibu tidak bisa tidur?
Karena aku, bukan?
Ibu harus membatasi diri untuk emosi tertentu.
Aku tahu kamu bukan dia,
jadi, aku kesulitan
berusaha menerimamu.
Aku merasa sangat bersalah setiap kali memikirkan Young In.
Aku bisa menunggu.
Kenapa kamu tidak bisa
membodohiku lebih lama?
Kamu seharusnya membodohiku sepenuhnya.
Itu akan lebih baik.
Dia
sebenarnya sudah mati, bahkan saat masih hidup.
Dia terus berbisik di telingaku bahwa aku harus membunuhnya.
Sambil membenci Ibu
karena telah menghidupkannya kembali.
Dia memutuskan untuk meninggalkan hidupnya
dalam ketakutan dan teror ekstrem.
Tapi dia membuka matanya lagi seolah-olah terbangun
dari tidur siang.
Pilihan yang dia ambil setelah pertimbangan panjang dan cermat
menjadi tidak berarti.
Dia hanya punya rasa malu.
Jangan bilang begitu.
Kamu tidak berhak bicara seperti itu.
Ibu benar.
Dia tidak membuat pilihan.
Hanya orang lemah yang sakit yang melakukan itu.
Benar, bukan?
Itu kecelakaan,
yang disebabkan oleh mobil rusak.
Sepenuhnya karena kebetulan,
seseorang yang seharusnya tidak mati kehilangan nyawanya.
Memohon maaf kepada Ibu, alam semesta
memberi Ibu kesempatan lagi.
Pada dasarnya dengan membatalkan kecelakaannya,
dia kembali hidup seolah-olah tidak pernah mati.
Lihat.
Ini dunia yang Ibu ciptakan sendiri.
Benar.
Hanya itu.
Ya.
Tidak lain, tidak lebih.
Suara putus asa dan indah yang terus memancingku
untuk menghapusnya...
Aku masih bisa mendengarnya.
Bahkan hidungnya saja, ada ribuan bentuk.
Ada lebih dari seribu kategori berdasarkan fisiognomi saja.
Dan kami terus mengembangkan subkategori yang rinci.
Ini seperti menciptakan wajah baru.
Jika kami memindahkan telinganya sedikit
dan menggemukkan cupingnya,
itu akan meningkatkan keberuntungan.
Atau kami bisa mengubahnya total agar Anda tidak teringat dia.
Dahinya menonjol,
jadi, memperbaiki dahi dan hidungnya
akan membuatnya terlihat sangat berbeda.
Yang penting adalah Anda akan tinggal dengannya.
Jadi, pilihan Anda yang penting.
Bagaimana dengan ingatannya?
Anda mau menyimpannya?
Apa semua ingatanku akan dihapus?
Jika kamu menyimpannya, itu akan lebih menyakitkan.
Aku akan mengingat semuanya,
jadi, kamu bisa
menjadi dirimu sendiri sekarang.
Mulai sekarang, kamu akan hidup seperti itu.
Tapi ingatan dan penderitaan itu semua milikku.
Mari hapus semua ingatanmu
dan ubah wajahmu sedikit.
Kurasa itulah dua hal
yang membuat kita sangat menderita.
Jadi, kita akan sedikit mengubah keadaan.
Dan kamu bisa menjalani
hidupmu
sesukamu.
Aku tidak mau melakukan itu hanya agar Ibu bisa menerimaku.
Ini wajahku.
Karena aku ibunya, aku juga punya kepemilikan
atas wajah itu.
Kamu tidak bisa mengklaim
bahwa itu milikmu.
Baiklah, kalau begitu...
Apa yang tidak ingin kamu ubah?
Hidungmu?
Matamu? Bagian mana?
Jika kamu memberitahuku bagian mana yang tidak mau kamu ubah...
Baiklah. Aku akan mencari jalan tengah.
Hari itu...
Kita bicara seharian.
Lalu aku kembali sendirian.
Dan Ibu menyambutku.
Sejak hari itu,
aku hidup agar bisa membuktikan bahwa aku tidak ada.
Mulai sekarang,
kita harus melawan masalah ini
setiap momennya.
Setidaknya aku harus melakukan itu.
Karena aku harus mengingat Young In,
dan
kini harus menerimamu.
Beberapa hari, kita akan menang.
Dan akan ada hari-hari saat kita kalah.
Itulah yang akan terjadi.
"SF8, Tamat"
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.