Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitle bY VIU Resynced == ANANG KASWANDI ==
Follow My IG @Anang2196_sub_indo
"SF8"
Halo, semuanya. Aku Son Jung Eun.
Pernah dengar aplikasi bernama "Love Virtually"?
Ini aplikasi kencan virtual.
Hari ini, jumlah pasangan virtual
sudah melampaui jumlah pasangan di kehidupan nyata.
Jumlahnya mencapai 15 juta pasangan.
Bisakah kamu memercayainya?
Salah satu pendengar kami mengirimkan kisah cinta sejatinya
yang dia temukan melalui Love Virtually.
Halo, Giselle.
Sudah 100 hari sejak kita bertemu di Love Virtually.
Pada hari pertama kamu berbicara denganku,
kukira kamu akan meninggalkanku seperti orang lain.
Karena mereka selalu meninggalkanku.
Bahkan aku benci hidung pesek, tahi lalat, dan daguku.
Kamu menyukaiku apa adanya dan berkat kamu,
aku lebih suka diriku sekarang.
Terima kasih, Giselle.
Orang-orang menyebutnya cinta virtual,
tapi aku yakin bahwa perasaanku kepadamu nyata.
Kuharap kita akan saling mencintai selamanya di dunia ini.
Aku mencintaimu.
Inilah lagu yang diminta oleh Leonardo.
"Love Never Fails" oleh Song Young Joo.
Aku mencintaimu...
Jangan katakan apa pun.
Aku lebih mencintaimu.
Giselle.
Apa yang terjadi? Ke mana dia pergi?
Leonardo. Leonardo?
Itu belum pernah terjadi.
Apa itu tadi?
Apa itu?
"Sistem Error"
"Maaf karena tiba-tiba terputus"
"Kami akan berusaha memulihkan secepat mungkin"
Apa? Itu... Kamu tidak bisa melakukan itu saat kami akan...
"Sistem Error"
Aku tidak percaya ini.
Permisi. Halo?
Astaga. Nyaris saja. Sial.
Astaga, yang benar saja.
Leonardo!
"Love Virtually"
Masih belum menemukan cintamu?
Kami punya aplikasi kencan virtual, "Love Virtually".
Kamu bisa masuk dengan mudah hanya dengan menempelkan plester.
Mulailah mengencani orang yang kamu suka dengan wajah yang kamu mau.
Aplikasi kami telah disetujui oleh 30 juta pengguna,
yang menghasilkan 15 juta pasangan.
Kalian bisa saling menyentuh dan merasakan.
Kencan yang lebih nyata daripada kencan sungguhan.
Aplikasi kencan virtual, "Love Virtually".
"Love Virtually"
Ini seharusnya hari
ciuman pertama kami. Ciuman pertama kami.
Lalu apa yang terjadi?
Aku gagal melakukannya. Astaga, yang benar saja.
Astaga, dasar bodoh. Kamu seharusnya
menariknya ke arahmu seperti ini dan menciumnya.
Temui saja dia secara langsung.
- Tidak bisa. - Kenapa tidak?
Aku tidak terlihat seperti ini di aplikasi.
- Lalu bagaimana penampilanmu? - Seperti dahulu.
Apa aku sejelek itu?
Ya. Wajahmu sangat unik.
Bagaimana mengatakannya, ya? Kamu seperti bulan sabit yang gemuk.
Apa katamu ID-nya?
Benar juga. Leonardo.
Jadi, dia menyukai wajah lamamu yang amat manis?
Dia bilang dia menyukaiku apa adanya.
Sadarlah, Min Jun.
Aku yakin orang itu pria, bukan wanita.
Wanita seperti apa yang menyukai wajah lamamu? Kamu tidak ingat?
Bahwa kamu tidak punya pacar sebelum menjalani operasi plastik.
Bukankah dia mencoba menjual asuransi?
Aku 100 persen yakin dia orang mesum.
Kamu tidak menonton berita kemarin?
Belakangan ini, 1 dari 5 pasangan yang bertemu di Love Virtually
akhirnya kehilangan ginjalnya.
Tok, tok. Hei, Ginjal, kalian baik-baik saja? Hati-hati.
Maaf kamu menemukan dokter bedah plastik AI.
Aku tidak tahu akan menjadi seperti ini.
Kamu tahu, bukan? Aku tidak ingin wajah seperti ini.
Aku ingin wajah sepertimu.
Aku minta dia menjadikanku gadis cantik sepertimu.
Aku tidak meminta wajah menawan ini.
Jangan konyol. Teknologi AI saat ini luar biasa.
Lihat hidungmu.
Itu sangat tajam sampai jariku teriris. Aku berdarah sekarang.
- Teriris. Aku berdarah. - Astaga, sakit.
Apa gunanya cantik?
Banyak orang menjalani operasi lewat program yang sama.
Ada lebih dari 10.000 orang yang memiliki wajah sama denganku.
Aku tahu. Aku senang itu tertangkap setelah operasimu.
Jika wajahku dioperasi keesokan harinya sesuai rencanaku,
kita harus memberi tahu orang-orang bahwa kita kembar.
Aku takut akan bertemu orang dengan wajah yang sama
sampai bahkan tidak bisa keluar.
Apa? Tunggu. Seharusnya...
Halo.
Setelah itu terjadi, aku berhenti berbelanja
di pasaraya dan mal yang dahulu sangat kusukai.
Astaga. Hei.
Apa?
Setelah itu, aku berhenti pergi ke sauna dan kolam renang
yang dahulu sangat kusukai.
Aku menyadari bahwa wajah bukan segalanya.
Aku turut prihatin.
Permisi. Apa bentuk kesukaanmu?
Halo.
Apa warna yang muncul di kepalamu saat melihat pisang?
Aku suka kotak dan itu sebabnya aku suka Love Virtually.
Bisa sebutkan ID-mu?
Bisa beri tahu aku ID Love Virtually milikmu?
Dia sangat mencintainya, tapi dia sudah tiada.
Tapi dia masih di dalam hatinya.
- Apa? - Pernikahanmu sepekan lagi.
Aku suka kotak. Ya.
Hei, Seo Min Jun.
Tunggu, Min Jun. Min Jun.
Banyak gadis yang ingin berkencan denganmu.
Jadi, apa masalahnya?
Apa gunanya?
Mereka akan mulai bertanya apa aku selingkuh dari mereka,
atau kenapa aku mengubah sikapku setelah ciuman.
Mereka tidak akan berhenti mengomel.
Astaga. Kamu lugu atau naif?
Selain wajahnya, semuanya berbeda.
Kenapa mereka tidak bisa membedakannya?
- Temanku. - Ya?
Para pria itu mendekatiku hanya karena wajahku.
Apa lagi yang mereka pedulikan?
Apa mereka peduli dengan tubuhku? Apa mereka akan ingat namaku?
Halo. Bisakah kamu...
ID-ku adalah T-A...
T-A-K-J-I-N.
"Giselle"
Giselle...
Aku sangat merindukannya.
Astaga, aku merindukannya.
"Leonardo"
Karena ZK tidak bisa memulihkan sistem Love Virtually
pada hari yang mereka janjikan,
protes di internet makin intens.
Para pengunjuk rasa berkata mereka tidak akan berhenti berkomentar
sampai sistemnya pulih.
Sepertinya protes itu akan berlangsung lebih lama.
Pak A yang selama ini mempertahankan pernikahan virtual
memasuki kantor untuk meminta pertemuan langsung
dan menuangkan air asin ke komputer.
ZK mengklaim bahwa sistem rusak saat insiden itu.
Pasangan virtual juga penting!
Sistem obrolan dikabarkan akan pulih besok siang.
Love Virtually harus segera memulihkan sistemnya!
- Pulihkan sistem! - Pulihkan sistem!
- Pulihkan sistem! - Pulihkan sistem!
- Pulihkan sistem! - Pulihkan sistem!
- Pulihkan sistem! - Pulihkan sistem!
- Pulihkan sistem! - Pulihkan sistem!
Aku ingin segera bertemu dengan Giselle.
- Biarkan kami mencintai! - Pulihkan sistem!
- Pulihkan sistem! - Pulihkan sistem!
Maafkan aku.
Tidak apa-apa. Jangan khawatir.
Aku terbawa suasana.
Aku mengerti.
- Pulihkan Love Virtually! - Pulihkan Love Virtually!
Ini bukan...
Apa itu dia?
Pulihkan sistem!
- Pulihkan sistem! - Pulihkan sekarang juga!
- Pulihkan Love Virtually! - Pulihkan sistem!
"Sistem Obrolan Pulih, Masuk"
Bagaimana kabarmu? Kamu tidak merindukanku?
Aku merindukanmu.
"Aku merindukanmu"
Aku senang setidaknya kita bisa mengobrol daring.
Aku penasaran kapan mereka akan pulih sepenuhnya.
Kita bahkan belum menghabiskan anggur hari itu.
Saat sistem pulih sepenuhnya,
mari kita minum lagi di Bar Love Virtually.
Mari minum anggur yang kamu suka.
Aku akan langsung menghampirimu setelah itu pulih.
Aku juga.
Apa rasanya jika aku bertemu langsung dengannya?
Bagaimana jika kulihat orang lain dengan wajahku di sana?
Itu tidak boleh terjadi.
- Dia mungkin ingin putus. - Halo.
Itu akan segera pulih, bukan?
Ya, kurasa begitu.
Aku merindukanmu.
Aku juga merindukanmu.
Aku akan langsung menghampirimu setelah itu pulih.
Baiklah. Aku juga akan ke sana.
Astaga.
Kapan itu akan pulih?
Bukankah kami kekasih juga?
Kami saling mencintai.
Kami juga ingin bertemu dan berciuman.
Hei, kenapa dia tidak mau menemuiku di kehidupan nyata?
Kenapa dia tidak mau menemuiku?
Kenapa dia tidak meminta nomorku?
Kenapa dia tidak bisa memikirkan itu?
Leonardo!
Permisi.
Kamu punya ID Love Virtually?
Di hatiku.
Di hatiku!
Aku mengencani seseorang.
Astaga, ini gila.
Beraninya kamu...
"Leonardo"
Ini sudah sepekan. Astaga.
Dia harus bilang dia merindukanku dan ingin bertemu denganku.
Kenapa kamu tidak bisa bilang begitu?
Ini sudah cukup lama.
Dia harus meminta nomor teleponku dan datang menemuiku. Benar, bukan?
Tunggu.
Kenapa pria harus selalu menjadi
yang meminta bertemu?
Wanita bisa bilang mau menemui pria dan memeluk kami.
Mereka bisa bilang itu lebih dahulu. Benar, Love Virtually?
Astaga.
Tidak mungkin. Aku tidak akan menemuimu!
Aku tidak mau melihatmu, Berengsek!
Aku tidak akan menemuimu.
Tidak.
Astaga.
Love Virtually, catat ini.
Baiklah. Mari bertemu.
"Giselle, Kamu mau bertemu?"
"Kamu mau bertemu?"
Kami memutuskan untuk bertemu.
Apa?
Kami memutuskan untuk bertemu.
Bagus. Kapan?
- Jumat ini. - Jumat?
Dengan wajah yang mana?
Tentu saja...
Tentu saja.
Wajah satunya.
Tentu saja wajah lamaku.
Lucu? Menurutmu ini lucu?
Min Jun. Min Jun, ada apa denganmu?
Aku bisa memakai riasan efek khusus.
Kenapa ribut-ribut?
Memakai riasan efek khusus itu
baru ribut-ribut.
Astaga. Aku tidak percaya kepadamu.
Aku sudah memesan semua bahannya.
Kamu benar-benar gila.
Tentu saja tidak.
Sudah tiba.
Bagus.
Jadi, kamu akan mengambilnya?
Hei.
Putus saja.
Astaga.
Ini tampak sangat nyata.
Sudah lama sekali.
Bagaimana kabarmu?
Astaga.
Senang bertemu denganmu, Min Jun.
Hai, Giselle.
Hai. Aku suka penampilanmu.
Bukan ini.
- Ini Giselle. - Astaga.
Aku menyukaimu apa adanya.
Astaga. Seo Min Jun, ini tidak benar.
Ini
Leonardo.
Halo.
Tidak apa-apa.
Kamu baik-baik saja.
Kamu baik-baik saja?
Ya, aku baik-baik saja.
Apa dia akan mengenaliku?
Halo, Giselle.
Aku
Leo.
Aku sungguh
ingin bertemu denganmu.
Mau duduk?
Apa dia akan menyukaiku apa adanya?
Benarkah tidak apa-apa?
Kamu gila. Kamu gila, Han Ji Won.
Tidak apa-apa. Apa yang salah dengan ini?
Ya.
Haruskah aku pergi? Tidak. Haruskah aku pergi saja?
Tidak. Apa tidak masalah? Astaga, bagaimana ini?
Sudah pulih?
Baiklah. Aku tidak bisa menemuinya dengan wajah ini.
"Sistem Love Virtually Pulih Total"
Tidak. Aku akan menemuinya dengan wajah ini.
Ayo.
Giselle, tunggu aku.
Aku akan menemuimu sekarang.
Aku akan menemuimu sekarang.
- Sudah pulih. - Astaga.
Cepatlah.
Tunggu aku.
- Sudah pulih. - Sudah pulih.
- Sudah pulih. - Leonardo, kamu akan datang, bukan?
- Sudah pulih. - Akhirnya!
Hai, Giselle.
Hai.
Aku sangat merindukanmu.
Senang bertemu denganmu lagi.
Aku tahu.
Tapi bagaimana perasaanmu jika kita bertemu langsung tadi?
Aku pasti merasa bahagia.
Karena itu kamu.
Lalu kenapa kamu tidak datang?
Apa?
- Sebenarnya... - Omong-omong,
apa ada alasan kita tidak bisa bertemu secara langsung?
Tidak, bukan begitu. Sebenarnya,
aku pergi ke tempat itu tadi.
Lalu kenapa kamu tidak menungguku datang?
Giselle, masalahnya...
Mari kita...
Mari kita akhiri semuanya sekarang.
Kubilang kepadanya aku ingin putus.
Hei, relakan dia. Hubungan kalian tidak akan pernah berhasil.
Dia pasti menamai ID miliknya sesuai Leonardo da Vinci,
bukan Leonardo DiCaprio.
Astaga. Kamu membahas riasan efek khusus dan semacamnya.
Ini konyol.
Benar.
Min Jun, kenapa kamu berkeliaran di dunia itu?
Tentukan pilihanmu. Di sini atau di sana?
- Permisi. - Astaga. Dia cantik sekali.
- Aku senggang. Ayo. - Baiklah.
Belum.
Kamu makan apa? Kamu belum makan?
- Min Jun, kamu bisa. - Aku bisa melakukannya.
Permisi.
Apa yang terlintas di benakku saat melihat pisang?
Tentu saja monyet.
- Mau pergi ke kebun binatang? - Kedengarannya bagus.
Ayo.
Kita mau ke mana? Kebun binatang masih di Gwacheon?
Tidak bisakah mereka memakai buah lain selain pisang?
Mereka bisa membawa apel atau nanas.
Min Jun, lalu kita makan siang apa?
Kamu yakin kita bisa makan di sini?
Ya. Mari makan apa pun yang kamu mau.
Terima kasih sudah datang ke sini bersamaku.
Terima kasih.
Terima kasih.
Min Jun.
Min Jun.
Apa kamu sangat menyukai wajahku?
Itu benar-benar tipeku.
Aku menyukainya. Aku tidak akan pernah bosan.
Bagaimana dengan jenis musik seperti ini?
Itu bukan tipeku.
Aku tidak menyukainya.
Itu membosankan.
Sayang.
Maaf.
Apa menurutmu
aku cantik?
Ya, kamu sangat cantik sampai aku khawatir
tentang pria lain yang melihatmu.
Begitu rupanya.
Sayang, aku...
- Aku mencintai... - Berhenti.
Jangan katakan apa pun.
Aku bilang bahwa aku mencintai...
Tidak. Kubilang jangan. Jangan katakan apa pun.
- Aku hanya... - Tidak.
Hanya beberapa kata... Biar kuselesaikan.
- Aku mencintai... - Astaga.
- Aku suka... Aku peduli... - Tidak. Jangan.
Itu kata yang berbahaya. Jangan katakan itu.
Aku ingin tahu kata apa itu.
Aku merindukanmu.
Lalu?
Aku harus melakukan sesuatu.
Aku akan menemukan pria yang tidak peduli dengan wajahku.
Apa maksudmu?
Aku akan menemuinya langsung.
Kamu ingin menemuiku di mana?
Min Jun, kenapa kita di sini?
Bagaimana hubunganmu dengan gadis yang kamu temui waktu itu?
Kamu tahu jawabannya.
Kurasa itu tidak berhasil.
Jadi, kamu akan berpura-pura berduka atas kematian pacarmu lagi?
Tidak.
Kurasa ini saatnya mencari Giselle.
Ini.
Bagaimana kamu bisa menemukannya di gedung ini?
Di mana Giselle? Kenapa kamu melakukan ini kepadaku?
Itu dia.
Maaf, tapi aku akan menemukan pria sebelum kamu.
Hei, Kawan. Hei, tunggu.
Permisi.
Permisi. Bisa kita bicara sebentar?
Kamu bertanya kepadaku? Bukan dia?
Bukan dia.
- Baiklah. - Tolong minggir.
Jika kamu senggang sekarang...
Aku benar-benar senggang sekarang.
- Bagaimana kalau minum teh? - Kedengarannya bagus.
Hei, dia tidak bertanya kepadamu. Ayo.
Maksudmu kita harus membantu mereka saling bertemu, bukan?
Lalu apa?
Mereka berdua akan saling menemukan tanpa bantuan kita,
jadi, mari jangan ganggu mereka.
Bagaimana kalau kita lihat apakah kita cocok?
- Maksudmu, kamu dan aku? - Ya.
Aku suka ide itu. Mari kita lakukan itu.
- Benarkah? - Tentu saja. Itu rencana bagus.
Kalau begitu, kita pergi sekarang?
Tentu saja. Ya. Ayo.
- Ini nyaman bagiku. - Terima kasih.
Apa kamu Han Ji Won?
Halo.
Seo Min Jun, bukan? Halo.
Ya.
- Duduklah. - Baiklah.
Bukankah kita pernah bertemu?
Astaga.
Kamu akan langsung bilang kita berjodoh?
Tidak.
Aku merasa pernah melihatmu di suatu tempat.
Tidak mungkin. Tapi aku suka itu.
Apa?
Itu artinya kamu merasa nyaman di dekatku. Apa aku salah?
Benar, aku juga menyukainya.
Apa?
Ini, sekarang.
Tidak ada orang di sini.
Bagus sekali.
Kurasa kamu suka tempat yang tenang.
Aku juga.
Aku benci pergi ke tempat ramai.
Aku juga.
Ini bagus.
Ini, sekarang.
Ya, aku juga suka di sini.
Bisakah kita bertemu lagi?
Astaga.
Kamu membuatku sangat frustrasi.
Temui saja dia lagi. Apa masalahnya?
Siapa yang kusuka? Giselle atau Han Ji Won?
Aku hanya tidak yakin.
Apa maksudmu, Min Jun?
Giselle adalah Han Ji Won.
Lupakan Giselle dan pikirkan Han Ji Won saja.
Ada apa?
Menurutmu apa yang akan terjadi
jika kita bertemu lebih awal?
Itu akan menyenangkan.
Karena itu kamu, Min Jun.
Mari kita akhiri.
Mulai sekarang,
kita akan bertemu di sini.
Akhirnya kita bertemu.
Kamu bisa merasakannya?
Ini diriku yang sebenarnya.
Kudoakan yang terbaik untukmu. Sampai jumpa, Leonardo.
"Kudoakan yang terbaik untukmu. Sampai jumpa, Leonardo"
"Giselle"
Giselle.
Aku juga mendoakan yang terbaik untuk kalian. Sampai jumpa.
"Giselle. Aku juga mendoakan yang terbaik untukmu. Sampai jumpa"
Aku membelikanmu sesuatu.
Apa?
Begini...
Aku hanya ingin memeriksa.
Kamu tidak perlu melakukannya jika tidak mau.
Tidak, aku juga mau.
Wajah seperti apa yang bagus?
Bagaimana dengan wajah seperti ini?
Tampan, bukan?
Ini wajah paling seksi yang bisa kamu temukan.
Atau bagaimana dengan wajah seperti ini?
Apa pendapatmu tentang wajah ini?
Apa pendapatmu tentang wajah ini?
Itu manis.
Bagaimana dengan wajahku?
Itu memesona.
Aku suka matamu.
Tidak.
Aku hanya menyukaimu.
Senang bertemu denganmu di sini.
Mari kita bertemu di sini mulai sekarang.
Kamu bisa merasakannya?
Ini diriku yang sebenarnya.
Aku mencintai...
Jangan katakan apa pun.
Aku lebih mencintaimu.
Astaga.
Kali ini, Nona Han Ji Won
meminta lagu untuk pacarnya.
Aku sangat iri dengan pasangan ini.
Tempat kalian bertemu tidak penting.
Yang penting adalah betapa kalian saling menyayangi, bukan?
"Love Virtually"
Subtitle bY VIU Resynced == ANANG KASWANDI ==
Follow My IG @Anang2196_sub_indo
"SF8"
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.