Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Aromanya seperti manusia.
Maafkan aku.
- Ibu. - Maafkan aku.
Sedang apa kalian di sini?
Detektif Kim.
"Agensi Kim Moo Young"
"Episode 7, Kepada Zombi, Jangan Seberangi Sungai Itu"
Kenapa kalian datang ke sini?
Kita di industri yang sama,
jadi, kami mampir untuk makan sushi ayam dan soju bersamamu.
Detektif Kim.
Kamu di dalam?
Kurasa tidak ada orang di dalam.
Tidak.
Orang jahat.
Tunggu.
Detektif Kim, pintunya terbuka. Aku masuk.
Aku di dalam.
Kamu pasti pergi ke suatu tempat, Detektif Kim.
Apa yang kamu lakukan? Cepat masuk.
Kenapa kamu masuk ke sana?
Itu namanya masuk tanpa izin.
Aku ingin menuruti perkataanmu dan minta maaf atas komentar kejam,
serta akur dengannya mulai sekarang.
Cepat masuk.
Kamu yang membuka pintu.
Sushi ayamnya akan basi.
Tempat ini lebih besar daripada kantor kita.
Astaga.
Rahasia tubuhnya yang berotot pasti ayam.
Ini penuh dengan ayam mentah. Lebih baik daripada kantor kita.
Suara apa itu?
Detektif Kim. Sembunyi.
Bisa dibilang ini firasat detektif hebat sepertiku.
Saat orang itu masuk ke kantor, aku punya firasat.
"Orang ini bukan Kim Moo Young."
Aku tahu dia orang luar.
Kalau begitu, kamu melihat wajahnya?
Itu masalahnya. Meskipun dia memakai topi,
dagunya...
Apa yang kamu lakukan?
Detektif Kim.
Kamu ingin tahu siapa pria itu?
Jika kamu penasaran tentangnya...
Wang Wei.
"Agensi Raja Dunia"
Temui kami di Kantor Raja Dunia.
Agensi nomor satu Gangrim, Agensi Raja Dunia.
Aku, Lee Seong Rok, akan menunggumu.
Karena kamu di industri yang sama dengan kami,
kami akan memberimu diskon lima persen.
Tolong mengertilah. Itu karena dia berusia 29 tahun.
Benar.
Bagaimana kamu bisa terpikirkan agar detektif minta bantuan kita?
Kamu luar biasa.
Ada pepatah, "Selalu ada seseorang yang selangkah di depan."
Di mana pun Kim Moo Young, aku selalu selangkah di depannya.
Ya!
Tunggu saja. Kim Moo Young pasti akan mendatangi Lee Seong Rok.
Kurasa Detektif Kim tidak berniat datang ke sini.
Apa diskon lima persen terlalu kecil?
Haruskah aku menawarinya 10 persen?
Aku yakin Detektif Kim punya harga diri untuk dilindungi.
Benar, bukan?
Akan memalukan jika dia langsung mengikuti kita keluar.
- Perlu menunggu sedikit lebih lama? - Ya.
"Agensi Raja Dunia"
Kenapa dia hanya mengambil pemantik?
Apa dia seseorang yang tahu masa laluku?
Putraku. Hari ini ulang tahunmu,
jadi, mau adakan pesta daging perut malam ini?
Ya. Aku mau, Bu.
Ayah bisa makan daging berkat putra kita.
Joon Woo.
Beri tahu aku jika ada yang kamu inginkan.
Akan bibi belikan apa pun keinginanmu.
- Benarkah? - Ya.
Bibi yang terbaik!
Aku berangkat.
Seon Ji. Semoga berhasil di kantor!
- Terima kasih! Semangat! - Semangat!
Kalian sangat menyebalkan. Astaga.
- Hei, pulang lebih awal malam ini. - Baiklah.
Aku juga akan mengundang Detektif Cha malam ini.
- Kenapa? - Aku ingin memastikan
Detektif Cha dan Seon Ji berpacaran
sebelum pemilik agensi detektif swasta itu
jatuh cinta kepadanya.
Aku yakin Seon Ji bisa urus sendiri dengan baik.
Dia tidak bisa melakukan apa pun sendirian.
Dia sangat bodoh,
dia tidak bisa melakukan apa pun sendirian.
Kamu harus mendorong mereka di saat seperti ini
agar hubungan mereka bisa melangkah maju.
Pastikan kamu bersikap hati-hati, ya?
Baik, Bu.
Astaga, Nak.
Undang banyak temanmu untuk pesta ulang tahunmu.
Ibu akan membuat banyak hidangan lezat untuk kalian.
Kamu mau menari dengan ibu?
Seperti ini.
Kamu hebat sekali.
Menurutku kamu tidak boleh menari.
Kamu seperti ubur-ubur.
- Hentikan. - Maafkan aku.
Selamat pagi.
Apa ini?
Entahlah.
Seorang pencuri masuk semalam.
Pencuri?
Tidak ada yang layak dicuri di sini.
Dia hanya mengambil pemantik.
Pemantik?
Kenapa dia mengambil itu? Siapa pelakunya?
Aku juga tidak tahu.
Bagaimana dengan aroma?
Kamu mencium sesuatu yang berbeda?
Entahlah.
Sadap? Kamu bilang sudah menyadap tempatnya?
Ya.
Kamu pikir aku memberinya
sushi ayam untuk minta maaf?
Tunggu.
Kenapa pria itu mencuri pemantik Kim Moo Young?
Apa ini pemantik mahal?
Ini edisi terbatas?
Apa itu barang berharga baginya?
Berhentilah menguping.
Apa yang kamu lakukan? Kembalikan.
Aku berjanji kepada ibuku tidak akan melakukan hal ilegal di Korea.
Itu ibumu, bukan ibuku.
Kembalikan.
Menyadap itu ilegal.
Jika kamu tidak berhenti, aku akan menelepon polisi.
Menurutmu apa yang akan kamu temukan dengan menyelidiki
orang sehebat Detektif Kim?
Hebat? Kamu baru saja bilang "hebat"?
Astaga. "Hebat"?
Kamu sebut dia hebat hanya karena menangkap babi hutan
dengan tangan kosong?
Bukankah aku sudah cerita
bagaimana aku menangkap harimau dengan tangan kosong di masa jayaku?
Kucekik dia, dan harimau itu mencoba kabur saat kubanting.
Ini bekas luka saat dia mencakarku.
Ini bekas luka ketika aku terluka saat itu, Berandal.
Ini dari harimau, Berandal.
Bukankah kamu mendapatkan bekas luka itu bulan lalu
saat kamu jatuh setelah minum-minum?
Aku salah!
Di sebelah sini. Itu bahu kananku. Aku salah.
Lihat. Di sinilah aku terluka oleh harimau.
Katamu tidak ingat apa pun setelah kita minum bulan lalu.
Kamu ingat semua kejadian malam itu?
Kamu bahkan tidak bisa bekerja karena lenganmu cedera.
Kita hidup pas-pasan..
Jika hal seperti itu terjadi di stasiun penyiaran,
bukankah mereka harus beri kompensasi?
Astaga. Aku sangat frustrasi.
Kenapa kamu melakukan wawancara dan memperburuk situasi?
Kamu sudah menemukan pemantikmu?
Apa?
Ya. Aku menemukannya di bajuku.
Sudah kubilang cari dengan benar.
Entah ke mana pikiranmu.
Terima kasih, Pak.
Halo.
Kamu datang lagi?
Apa kata Pimpinan?
Aku cerita tentangmu,
tapi dia bilang tidak mau bertemu dengan orang dari stasiun penyiaran.
Setelah apa yang menimpa putrinya, pasti dia akan merasa begitu.
Benar. Aku mengerti.
Dia datang ke Korea dua hari lagi.
Dia mungkin akan mampir ke rumah.
Terima kasih banyak.
Karena kamu ingat boneka kelinci yang tidak disebutkan
di catatan penyelidikan,
ada kemungkinan besar kamu mengenal So Ri secara pribadi.
- Kalau begitu, itu artinya... - Ayah So Ri dan aku
mungkin saling mengenal?
Benar sekali.
Apa pekerjaan ayah So Ri?
Setahun lalu, aku dapat informasi bahwa dia
mencuci dana gelap internasional, menyelundupkan barang,
memberikan koneksi ilegal dan galang dana lewat perusahaan perdagangan.
Dengan kata lain,
di rumah, dia ayah penyayang yang sangat mencintai putrinya,
tapi di dunia luar, dia berhati dingin.
Dia pasti punya banyak musuh.
Tentu saja. Mereka bahkan meminta kerja sama dari Interpol.
Tentu saja, mereka tidak pernah menemukan petunjuk.
Ada apa?
Bukan apa-apa.
- Siapa kamu? - Seon Ji!
- Ayah! - Astaga, Joon Woo!
- Tae Kyun! Kamu baik-baik saja? - Tolong lepaskan aku.
- Ini kakak iparku. - Tolong beri tahu dia siapa aku.
Ayah.
- Kamu baik-baik saja? - Kurasa tidak.
Seharusnya kamu memanggilku.
Itu karena kamu
bersama seorang pria.
Aku penasaran dan ingin melihat wajahnya.
- Maafkan aku. - Tidak apa-apa.
Ini bosku.
- Bosmu. - Dan ini kakak iparku.
- Sekali lagi aku minta maaf. - Tidak apa-apa.
- Ada apa? - Kurasa dislokasi.
Maaf, tapi bisakah kamu mendorongnya?
Kamu mendorongnya terlalu jauh. Tarik sedikit.
- Dia memintamu menariknya sedikit. - Tarik.
- Kamu baik-baik saja. - Apa?
Kamu baik-baik saja.
Kamu benar. Aku baik-baik saja.
Syukurlah.
Kamu dari mana?
Ini hari ulang tahun putraku,
jadi, aku membeli galbi dan daging perut.
Kamu juga harus ikut.
Aku akan mengundangmu ke pesta ulang tahunku.
Boleh, Ayah?
Kita harus tanya ibumu dahulu.
Benar. Jika kamu senggang malam ini,
datanglah untuk makan malam.
Tidak usah repot.
Syukurlah.
Paman, datanglah. Kumohon. Ya?
Mau?
Joon Woo. Dia terlalu sibuk hari ini.
Dia sangat sibuk.
Bibi Seon Ji. Aku ingin undang Paman ke pesta ulang tahunku.
Kumohon?
Joon Woo. Lain kali saja.
Mari kita undang dia lain kali.
Joon Woo. Dia sangat sibuk.
Paman. Kumohon.
Mau?
Aku akan pergi.
- Apa? - Ke mana?
Aku akan pergi ke pesta ulang tahunmu.
Benarkah?
Hore!
Ayah.
Kamu yakin? Kamu tidak perlu memaksakan diri.
Tidak apa-apa.
Apa yang kamu lakukan, Bu?
Han Gyul. Kamu tahu dahulu aku penggemar berat Sherlock Holmes?
Gaya berpakaiannya...
Pak Lee dari Agensi Raja Dunia di seberang jalan juga detektif.
Apa hubungannya dengan ini?
Dia juga lajang.
Dia juga mengeriting rambutnya seperti Sherlock.
Ini tidak sama.
Keriting Sherlock adalah C-curl.
Keriting Pak Lee hanyalah keriting tante-tante biasa.
Tante-tante?
- Nona Kim. - Pak Lee.
Diamlah. Mana bisa ini disebut keriting tante?
Ini dikerjakan seorang penata rambut terkenal.
Kamu tahu berapa harganya?
Aku tidak ingin tahu
berapa harganya.
Dia sangat seksi.
Lihat apa? Aku masih bicara.
Apa itu?
Bukankah itu Detektif Kim Moo Young?
Benar.
Jika zombi seseksi ini,
digigit dia pun tidak akan sakit.
Mari bicara nanti. Ada apa dengannya?
Wang Wei. Ada apa?
Kamu minum bir murni?
Aku tidak tahan lagi dengan Kim Moo Young.
Kim Moo Young? Kamu bilang Kim Moo Young?
Kim Moo Young menghancurkan kota ini.
Kita harus mengusirnya dari Gangrim.
Tiba-tiba? Kemarin, kamu bilang
dia keren dan mengagumkan.
Seharusnya aku tahu.
Kurasa kamu benar.
Mulai sekarang, aku akan
membantu pekerjaanmu.
Hanya karena minum tiga gelas?
Aku pulang.
- Kenapa kamu terlambat sekali? - Ayo.
- Siapa... - Dia bosku.
Tadi kami bertemu Tae Kyun dan Joon Woo,
dan mereka mengundangnya.
Anggap saja rumah sendiri.
Joon Woo sangat menyukainya.
Selamat datang.
Senang bertemu denganmu.
Aku Kim Moo Young.
Aku banyak mendengar tentangmu.
Katamu dia anak magang,
tapi dia sudah seperti rekan bisnis.
- Apa? - Stasiun siaran
sangat ingin
mempekerjakan Seon Ji.
Acara "In-Depth 70 Minutes"?
Saat dia bekerja untuk acara itu,
dia menerima banyak penghargaan dari polisi.
Tunggu. Aku menyimpannya di suatu tempat.
- Kak Seon Young. - Di mana aku meletakkannya?
Maaf.
Aku datang, Seon Young.
Detektif Cha. Kamu di sini.
Cha Do Hyun. Kenapa bisa datang?
Detektif Cha.
Kakak mengundangnya.
Kamu tidak perlu membawa apa pun.
- Paman Do Hyun. - Joon Woo.
- Apa kabar? - Baik.
Kita bertemu lagi.
Aku mengundang detektif itu.
Benarkah? Bagus, Joon Woo.
"Selamat ulang tahun"
"Selamat ulang tahun"
"Selamat ulang tahun. anakku"
"Selamat ulang tahun"
Selamat ulang tahun.
- Joon Woo. Selamat ulang tahun. - Begini cara memakainya.
- Joon Woo. Selamat ulang tahun. - Selamat ulang tahun, Nak.
Semuanya. Jika kamu punya hadiah, cepatlah.
Ini, Joon Woo. Hadiah ulang tahunmu.
- Apa yang dia berikan kepadamu? - Apa ini?
Kamu bisa membeli semua yang kamu inginkan dengan itu.
Uang tunai yang terbaik.
Kenapa kamu memberinya uang tunai?
Joon Woo. Ibu akan menyimpannya dan memberikannya kepadamu
- saat kamu dewasa. - Kakak akan mengambil itu darinya.
Kakak mencoba mengambilnya, bukan?
- Ini. Ini hadiahku. - Kembalikan.
Ini favoritku.
Kudapan?
Mana boleh memberikan makanan sisa?
Tidak, masih banyak yang tersisa.
Ini. Ini hadiahku untukmu.
Sepertinya kamu menghabiskan banyak uang.
Ada apa? Coba kulihat.
- Besar sekali. - Ada apa?
Aku iri.
- Keren. - Aku juga mau.
Paman Do Hyun. Terima kasih.
Belajarlah dengan giat.
- Kamu pasti bahagia. - Ini.
Aku iri.
Apa ini?
Ini cukup tebal.
Apa itu?
"Kupon memandikan Hodu"
"Kupon pertemuan Hodu gratis"
- Apa itu? - Kamu yang terbaik.
Sungguh. Aku paling menyukainya.
- Apa itu? - Rahasia.
- Beri aku satu. - Apa itu?
- Rahasia? - Satu saja.
Ada apa?
- Tidak. - Joon Woo.
Terima kasih.
- Apa itu? Ayolah. - Apa itu?
- Aku tidak makan camilan. - Boleh aku melihatnya?
Pak. Tidak banyak yang bisa dimakan,
- tapi selamat menikmati. - Ya.
Sashimi daging sapi yang kamu beli luar biasa.
Omong-omong, kenapa kamu tidak makan?
Kamu tidak suka makanan mentah?
Aku menjalani diet berselang.
Kenapa kamu melakukan hal seperti itu?
Coba ini, Sayang. Pedas sekali.
- Ini pedas. - Mengenai bosmu,
- tatapannya aneh. - Tatapan apa?
Naluriku yang memberitahuku sebagai detektif.
Tatapan hewan yang lapar.
Hewan apa?
- Tae Geun. Makanlah. - Benar.
Dia makan setengah babi hutan sendirian.
Tae Kyun bukan apa-apa.
Dia makan babi hutan?
Tidak.
- Apa? - Tidak!
Tidak.
"Tidak" apa?
Apa ada...
Apa ada...
Terima kasih.
Bagaimana kalau kamu ikut memanggang daging?
Apa yang kamu katakan pada tamu?
Tidak apa-apa. Aku akan melakukannya.
Tidak. Berhenti memanggang.
Kemarilah dan makan daging.
Kamu makan daging dan kamu panggang daging, Bos.
Tidak. Biar aku saja.
- Tidak! - Astaga.
Bos. Kamu harus memanggangnya.
- Kenapa? - Sebelum menjadi detektif,
dia mengelola restoran daging.
Ya. Dahulu aku mengelola restoran daging saat masih muda.
Kalau begitu,
tolong lakukan.
Aku akan membuatnya lezat.
- Tolong buat yang enak. - Baiklah.
- Kami akan menikmatinya. - Ya.
Kelihatannya enak.
Teman-teman. Makanlah.
- Makanlah banyak daging. - Ya.
- Detektif Cha. Makanlah. - Ya.
- Terima kasih. - Tentu saja.
Akan kupanggang untukmu lagi. Makanlah yang banyak.
- Makanlah. Kamu menyukainya? - Enak?
- Ya. - Astaga.
Sarinya panas.
- Kenapa? - Ini yang terbaik.
- Aku suka ini belakangan ini. - Itu bagus.
Nak. Makanlah.
Coba ini juga.
Kamu menyukainya?
- Hilang. - Astaga.
- Makanlah lagi. - Ini enak.
Sayang. Kita harus bernyanyi di hari seperti ini.
Siapa yang mau menyanyi? Aku akan memberimu uang.
- Aku. - Aku.
- Tentu. Mari bernyanyi. - Aku.
- Satu, dua, satu, dua, tiga, mulai. - Satu, dua, tiga, mulai.
- Ini nyata - Ini nyata
- Ini sangat nyata - Ini sangat nyata
- Yang hebat telah muncul - Yang hebat telah muncul
- Ini nyata - Ini nyata
- Ini sangat nyata - Ini sangat nyata
Mungkin aku punya keluarga di suatu tempat.
Mereka tahu aku sudah mati?
Apa mereka
masih menungguku kembali hidup-hidup?
Jika mereka tahu aku zombi,
akankah mereka tetap...
- Paman. Kamu terbakar. - Apa?
Api.
- Api! - Api.
Panas.
Bos.
Ini sulap!
Kenapa ini soju? Kenapa?
Aku harus bagaimana?
Api.
Untuk sesaat, aku merasa seperti manusia.
- Apa? - Luar biasa.
Kepada siapa aku akan melemparnya? Tebaklah.
Apa ini benar-benar perlu?
Berpura-puralah kamu terluka.
Apa itu tadi?
Berusahalah lebih keras.
Sakit.
Astaga.
- Paman. - Paman baik-baik saja?
- Apa itu sakit? - Pasti sakit.
Paman. Kamu main sulap, ya?
Boleh ajari aku sulap juga?
Paman.
Kamu akan mengompol di malam hari.
Teman-teman. Dia terluka.
Kalian harus membuatnya merasa lebih baik.
- Cepat sembuh. - Cepat sembuh.
- Aku baik-baik saja sekarang. - Setiap malam...
Tidak apa-apa.
- Bagus. Kamu seperti dokter. - Maafkan aku, Sayang.
Kamu makan apa? Kamu bau.
- Detektif Cha. - Kamu sangat sensitif.
Kamu harus berusaha lebih keras.
Tetap saja, kami ada di pihakmu.
Ya. Dia benar.
Aku juga memihakmu, Do Hyun. Jangan khawatir.
Terima kasih. Tae Kyun. Seon Young.
Teman-teman.
Ayo makan buah. Cepatlah.
Ayo.
Ini buah.
- Ini buah. - Bantu kakak dengan ini, Seon Ji.
Baiklah.
- Kelihatannya enak. - Letakkan ini dahulu.
Letakkan ini dahulu.
- Duduklah. - Bukankah ini poster film?
Ada banyak sekali di rumah. Tidak apa-apa.
Ini poster "Fast Train to Busan".
- Kakak iparku yang buat film itu. - Apa?
Ada apa?
Film itu sangat mengesankan.
Kamu yakin yang kamu lihat "Fast Train to Busan"?
Ya. "Fast Train to Busan".
Maafkan aku. Aku belum pernah bertemu seseorang
yang benar-benar menonton filmku.
- Terima kasih. Suatu kehormatan. - Ya.
- Dengan senang hati. - Terima kasih.
- Kalau begitu, kamu pembuat film? - Ya.
Apa ada orang yang menonton film ini di Korea?
Tentu saja.
Aku sutradaranya. Namaku Lee Tae Kyun.
Lee Tae Kyun. "Fast Train to Busan".
Sutradara Lee Tae Kyun.
Ya.
Dia bahkan tidak bisa bicara
dan dia dibunuh
oleh orang yang dia cintai.
Beri tahu dia. Katakan kepadanya.
Apa maksudmu? Dasar zombi.
Matilah.
Kenapa kamu tidak bilang itu sakit?
Aku menyadari betapa pentingnya komunikasi
setelah menonton filmmu.
Terima kasih.
Itu tragedi besar.
Manusia selalu
kejam dan kasar pada zombi.
Mereka tidak pernah mengejar zombi dengan tangan kosong.
Setidaknya mereka memakai pemukul bisbol, senjata, atau panah.
Mereka selalu membawa senjata.
Itu curang.
Itu benar.
Ini tidak adil.
Tae Kyun dan Bos saling memahami.
- Aku tahu. - Manusia adalah pengecut.
Mereka dipukul di bagian yang sudah terluka.
Mereka dibunuh lagi.
- Tidak bisa bilang itu sakit. - Tidak bisa ke rumah sakit.
Zombi...
Maafkan aku. Aku terbawa suasana.
Aku mengerti.
Mereka benar-benar kaum lemah yang terabaikan.
Benar.
Tetap saja, itu salah.
Zombi adalah pengecut.
Mereka tidak pernah mendatangimu sendirian.
Mereka mendatangimu dalam grup dengan pengecut.
Tidak tahu, pepatah "bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh"?
Entah itu manusia atau zombi,
itu cara bertahan hidup.
Bertahan hidup apa?
Menurutmu dari mana asal kata virus zombi?
Jelas mereka yang menyebarkan virus kejam.
Bahkan, kita menyebut mereka zombi,
tapi mereka hanya mayat busuk yang berjalan.
- Mayat busuk? - Ya.
Berhentilah membahas zombi.
Kamu juga hentikan, Bos.
Kekerasan sekolah, kebejatan, psikopat, agama palsu.
Yang benar saja.
Tahukah kamu, hanya manusia yang membunuh demi kesenangan?
Manusia lebih busuk daripada zombi.
Kamu mungkin tahu karena kamu detektif.
Itu...
Tentu saja ada manusia seperti itu.
- Tapi... - Tunggu.
Lantas, menurutmu apa
yang paling ditakuti zombi?
Tentu saja manusia.
Terutama...
- Ma Dong Seok. - Ma Dong Seok.
Benar.
Tinjunya pada zombi.
Lengan itu.
Memikirkannya membuatku merinding.
Kita begitu saling memahami,
tapi kini sudah cukup larut.
Do Hyun. Kamu akan pulang, ya? Bos. Kamu mau
menginap di rumahku malam ini dan bicara denganku?
Maafkan aku. Itu...
Sayang sekali.
"Episode berikutnya akan tayang sesaat lagi"
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.