All language subtitles for The.Invitation.2015.BluRay.720p.x264.filmxy.com

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan oleh: Bajingan, Toa Pek Yuna

Will.

Will. Hei. Aku bertanya jika kau baik baik saja.

Maaf.

Kau tahu, kita tak perlu lakukan ini. Kita bisa langsung pulang saja.

Aku akan baik baik saja.

Barang ini sungguh...

tebal...

Resmi.

Mungkin mereka melebihkan kompensasinya.

Akan susah untuk menghubungi semua orang secara tiba tiba setelah dua tahun.

- Tak seorangpun melihat dia? - Aku bertemu dia dan David di supermarket,

dan tak lama sesudah itu, kudengar mereka menghilang.

Dan mereka bertemu di kelompok berduka?

Saat kita masih menikah.

Ya, aku kira kau bisa melihat mereka yang tahu akan perceraian kita.

- Tidak, orang orang tidak berpikir seperti itu. - Ya, mereka berpikir begitu.

- Tidak, mereka tidak. - Ya, mereka...

Oh, Tuhan.

- Yesus. - Apa itu tadi?

Anjing hutan, kupikir.

Tetaplah di dalam.

Oh, bung.

Kau harus masuk kembali ke mboil.

Oke, Oke.

Oh, Tuhan.

Yesus.

Ini rumahmu?

Banyak uang di keluarga Eden.

Bukan milikku.

Ayolah, Ty.

Makan malam siap.

Hei, kau datang.

A sialan. Aku menang, lihat? Hai!

- Apa itu semacam pertaruhan? - Untuk tujuan hiburan saja.

- hei. - hei, sobat.

- Aku Gina. Kita dulu bertemu di... - Ya.

- Senang bertemu denganmu. - Senang melihatmu.

Kira, kau terlihat sangat hot sekarang. Maukah kau memberi kami seorang anak, sekarang?

- Kami tak bercanda. - Dan, kau...

Aku lihat kau hampir membersihkan penampilan kotor yang sangat memprihatinkan itu.

- Apa? Aku punya tampang kotor? - Tidak lagi sekarang.

- Hanya... - Apa? Ayolah.

Apa kabarmu?

- Ini Kira? - Itu aku.

- Hai. Aku Claire. - Hai. Senang bertemu denganmu.

- Senang bertemu denganmu juga - Hai, Will.

Aku Ben. Ingat aku? Kita membawa bisnis yang berkembang ke dalam tanah bersama sama.

Tak pernah berkembang.

Itu berkembang pesat selama tiga bulan, dan kau tahu itu.

Hai, tunggu. Dimana Choi?

Terlambat seperti biasa, dan aku tak bisa dapatkan penerimaan di sini juga.

- Apa Eden dan... - Aku disini.

Biar aku melihatmu, Will.

- Aku merindukanmu. - Aku juga.

Rumah tidak terlihat berbeda, bukan?

Tidak, tidak juga.

Nah, kami senang kau datang kesini.

Kau berantakan.

Dan kau pasti Kira.

Hai, Terima kasih sudah menerimaku.

Will, kau ingat David kan.

Tentu saja.

Will, ayolah. Hei.

Aku sangat senang kau disini. Aku benar benar senang, bung.

Hei, apa kabarmu?

Oh, sangat baik. Maksudku, kita punya banyak hal untuk dibicarakan,

begitu banyak untuk dirayakan malam ini.

- Kira. - Ya.

Oke.

Cantik.

- Kalian mau minum apa? - Tidak usah.

Aku mau anggurnya. Itu '85 Rothschild.

- Kau sedang omong kosong? - Apa maksudmu?

- Oh, Will, kau mengagumkan. - Itu, sekitar, 8 juta dolar per botol, cro-mag.

Nah, malam ini malam istimewa.

Kita tidak seharusnya menyimpan barang ini. Kita tidak seharusnya menunda menikmati..

apa yang kita punya.

- Kau yakin? - Aku baik.

Ya. Terima kasih.

- Nah, karena semua sudah disini. - Kecuali Choi.

- Oh, persetan Choi, bung - Baiklah.

Kecuali Choi, tapi, kalian tahu, kita harus mulai tanpa dia.

Pertama tama, selamat datang ke reuni kecil kita.

Kalian semua sangat spesial bagi Eden,

berarti kalian sangat spesial untukku juga,

dan kami benar benar merindukan kalian, dan kami mencintai kalian.

Kau tahu, masing masing dari kita dalam perjalanan

dan aku merasa bahwa itu penting

Kami mau membuka rumah ini lagi,

memberinya dan kami sebuah permulaan, jadi...

Mari kita mengangkat segelas angguar yang mahalnya bukan main ini.

- Untuk awal yang baru. - Ya.

- Untuk awal yang baru. - Bersulang.

Salut.

Hei! Sisakan segelas untukku.

Ini adalah Sadie. Sadie, ini teman temanku.

- Hei. - Hai.

Jadi...

Bagaimana kalian saling bertemu?

Hanya punya teman teman yang sama, kukira.

Kami dulu bertemu di Mexico.

Sadie tinggal disini dengan kami dan sangat membantu.

Ya. Itu menyenangkan. Benar menyenangkan.

Kuharap kalian tidak keberatan aku mengacaukan pestanya. Ini luar biasa.

Mereka bercerita banyak tentangmu.

- Kami menabrak seekor anjing hutan dalam perjalanan ke sini. - Apa?

Dia keluar mendadak. Maksudku, tak ada yang bisa kami lakukan.

Dia terluka sangat parah. Kami harus membunuhnya.

Apa? Bagaimana bisa kau tidak menceritakan hal ini pada kami, tadi?

Kau bunuh dia dengan apa?

- Besi roda. - Oh, Tuhan. Apa?

Aku tak tahu bagaimana kau melakukannya, bung. Itu sangat mengerikan.

Tidak itu adalah hal yang baik. Itu belas kasih.

Kau keberatan jika aku melihat lihat sekeliling sebentar?

Tentu saja tidak.

Terima kasih.

Aku akan segera kemblai.

Rasanya tak percaya. Sebuah besi ban membutuhkan banyak...

Tidak, kau tidak. Tidak, kau tidak.

Tidak, kau tidak. Tidak. Tidak. Tidak!

Will.

Yesus.

Maaf. Kau mengagetkan aku.

Tak ada yang membahayakan.

Kau begitu ganteng malam ini. Kau berkilau.

Dan, Kira

Kalian berdua benar benar indah.

Terima kasih.

Bisa kau bantu aku mengambil gelas gelas itu, tolong?

Bar di dekat jendela adalah hal baru.

Nah, aku disini sendirian untuk suatu waktu.

Itu untuk perlindungan, lebih aman.

Bagus.

Terima kasih. Kami mendapatkannya di Mexico.

Apakah disana kau berada selama dua tahun terakhir ini?

Beberapa kali.

Apa kau khawatir denganku? Apa kau memikirkan aku?

Ya.

Aku begitu.

Nah, aku fantastis. Tak pernah sebaik ini.

Kau tak perlu mengkhawatirkan aku lagi.

Kau tidak merasa susah untuk berada di rumah ini lagi?

Tidak, tidak sama sekali. Tak perlu begitu juga. Itu yang luar biasa.

- Kau terlihat beda, Edie. - Aku memang berbeda.

Aku bebas. Semua rasa sakit tak berguna itu...

sudah hilang.

Dan semua orang bisa melakukannya, Will, dan aku mau kau begitu juga.

Eden terlihat hot. Aku bisa bilang begitu, bukan?

Kita semua setuju.

- Senang bertemu denganmu lagi, Ben. - Kau juga.

Sudah terlalu lama.

Aku hanya kesini untuk makan.

Apa yang kalian sedang bicarakan?

Bukan urusanku.

Aku baru memberitahu Will bahwa rasa sakit adalah pilihan.

Benarkah? Mengapa tak ada orang yang memberitahu aku sebelumnya?

Aku tahu. Tapi sebenarnya itu sangat sederhana.

Semua perasaan negatif itu,

duka, marah, depresi, semua hanyalah reaksi kimia.

Itu sepenuhnya fisika, dan itu bisa diubah seluruhnya.

Terdengar seperti tulisan sebuah brosur, Eden.

Kau bisa benar benar mengusir emosi itu dari tubuhmu

dan menjalani hidup seperti yang kau mau.

Jadi kau mengeluarkan rasa sakitmu?

Aku bisa lihat kau tak tertarik.

Maafkan aku, Eden. Hal itu terdengar gila.

Eden, apa apaan?

Sampai kau berhenti membuat lelucon untuk semua hal, kau tak akan pernah bisa belajar.

Itulah mengapa tak ada yang peduli dengan apa yang kaupikirkan.

Ya. Oke.

Dia benar benar menandukku, bung.

Sangat keras.

- Oh, itu bukan... - Untuk vegetarian.

- Apakah dia pernah berakting seperti ini sepanjang malam? - Ya, begitu juga David.

Dengar, aku sepenuhnya mendukung tindakanmu untuk bertahan,

terutama kalian berdua, dengan apa yang kau alami, tapi kau tidak kehilangan akal sehatmu.

Oh, aku tidak?

Tidak seperti dia.

Bagaimana keadaanmu?

Aku tak tahu.

Aku tak tahu cara berakting.

Nah, tak sama seperti hari hari dulu lagi, kau tahu.

Tidak, tak sama.

- Tunggu. Di mana Amanda? - Dirumah dengan anak anak.

- Ya? - Marah.

Apa? Ada apa?

Kami saling membenci.

- Itu tak bagus. - Ya, aku tahu.

Tapi berhubungan seksnya...sangat...

ganas.

Aku tak bisa melepaskan diri, bung.

- Senang bertemu denganmu lagi. - Kau juga.

- Hei, tak ada yang peduli apa yang kupikirkan? - Tidak.

- Sungguh? Benarkah? - Tidak.

Ben, minumlah segelas anggur.

Aku sudah tak kesal, dan kau juga harus begitu.

- Aku selalu senang minum. - Lihat? Sudah hilang.

- Kami akan berada di sini. - Ayo. Duduk bersamaku.

Bertanyalah padaku.

Oke.

- Serius, bertanyalah. - Oke. Maaf.

- Tunggu. Kau memperjuangkan kepemilikan, bukan? - Ya. Aku sudah mendapatkannya.

- Ayo. - Setahun lalu.

Tahun lalu? Benarkah?

Aku sudah menyelenggarakan pesta dan semuanya.

Aku...minta maaf.

kau tak perlu.

Kau disini sekarang.

Aneh berada disini, bukan?

Mungkin untuk Choi, pahlawan kita.

Persetan Choi.

- Akhirnya aku tiba disini. - Ya.

Siapa itu?

Hei.

Semuanya.

- Itu kau. - Oh, sayang.

- Aku tak percaya kau benar benar kemari. - Ini temanku Pruitt.

- Hei. - Hei.

Selamat malam.

- Eden. - Apa kabarmu?

Hei. Aku Ben.

Senang bertemu denganmu. Aku akan mengambil whiski. Apa kau mau sesuatu?

- Apapun yang untuk diet, terimakasih. - Oke.

Hei. Aku Tommy. Miguel. Kira. Gina. Senang bertemu denganmu.

Aku tak punya ide.

Aku senang kau kesini, tapi jujurlah di mana si Choi?

Choi?

Pacar brengsekku itu. Dia bilang dia akan datang lebih awal.

Dia tidak menghubungi kalian, bilang dia akan telat?

Tidak. Ayo. Aku pikir dia datang bersamamu.

- Ya, aku... - Kami belum bertemu dia.

Baiklah, cukup. Aku akan coba lagi.

Kalian dapat signal ponsel di sini?

- Maaf. - Buruk sekali.

Dan tagihannya terus berjalan sementara kami pergi.

Kami harus menyambungkan mereka ke sini dan menghubungkan ulang kabelnya. Maaf, Gina.

Nah, dia biasanya selalu menghubungi setidaknya sekali.

Tahu tidak? Peruntungan terbaikmu adalah mencoba di belakang sana.

Semoga beruntung.

Apa semua baik baik saja, Will?

Ya. Ya. Mengapa kau tidak meninggalkan kuncinya di pintu?

Ada invasi rumah di ngarai sekitar sebulan yang lalu.

Ada pasangan yang diteror.

Itu benar benar buruk. Membuat kami ketakutan.

- Aku tak mendengar apa apa. - Kalau begitu aku yakin itu tak pernah terjadi.

Ya, ayo, Will. Tak bisakah seorang lelaki mengunci dirinya kalau dia mau?

Ini Amerika.

Baiklah, bagaimana jika terjadi kebakaran?

Oke.

Ini dia.

Baikan? Aku hanya menjaga rumahnya dengan cara sedikit berbeda. Hanya itu.

Karena ini rumahku.

Will, bisa kau membantuku dan mengambil lebih banyak kayu bakar?

Kau tahu di mana kami menyimpannya.

Apakah dia pernah seperti ini, begitu gelisah?

Kadang kadang.

Baiklah, aku senang dia memilikimu.

Membuatku merasa nyaman.

Aku tahu dia menginginkan yang terbaik untukmu juga.

Aku senang kau disini, Kira.

Aku pikir itu penting.

Bolehkah aku bertanya?

Bagaimana dia mengendalikan situasi?

Dia bisa merusak diri sendiri.

Aku pikir dia melakukan yang terbaik.

Itu kau. Itu kau. Ayolah.

Kembalilah ke kami begitu kau siap.

- Aku beritahu kau. - Apa yang kaulakukan?

Itu karena...kau sangat kotor disini.

- Benarkah? - Ya.

Dan perhatian terhadap detail itu sangat penting.

- Itu kepercayaanku. - Kepercayaanmu?

Ini hal baru... Aku mendapatkannya semalam. Hei.

Mengapa kau tidak kembali tidur?

- Kami akan...kami akan mengecilkan suaranya. - Baiklah.

Oke. Aku sayang padamu.

- Selamat malam, sayang. - Selamat malam.

- Aku sayang kau juga. Malam. - Selamat malam, Say.

Dan itu akan menjadi waktu dia melihat orang tua kotornya berhubungan seks.

Kita kotor.

Kau berpikir dia perlu seorang saudara?

Tidak. Oh, aku...

- Mereka berada dalam sebuah sekte. - Tidak, tidak, hentikan. Kami tidak berada di sebuah sekte.

Aku kenal banyak orang yang melakukan undangan.

- Kau? - Ya.

- Eden, benarkah kalian dalam hal ini? - Benar.

Jadi itu sebabnya kalian ke Mexico?

Apa kalian semau telanjang di dalam hutan?

Kadang kadang.

Nah, aku begitu.

Yah, kau begitu. Tapi kau tahu, hanya...

itu hanyalah sekelompok orang yang pergi bersama.

Kau tahu, mereka semua telah kehilangan seseorang dan mereka saling membantu.

Itu benar benar ilmu pengetahuan.

Daripada, seperti, sekte agama aneh atau sejenisnya.

Kau tahu, itu orang orang cerdas...seperti kami,

disini di L.A, New York,

ribuan orang. Kau akan kaget.

Ya, bossku jug. Itu semacam pembaharuan atau sesuatu, bukan?

Ya, tidak...

Aku pikir itu lebih membumi daripada itu, kau tahu, lebih praktis.

Dan pada saat yang bersamaan, itu sangat spiritual, kau tahu, bagaimanapun kau mendefinisikan itu.

Seriuslah, apa yang terjadi di sana?

Maksudku, itu seperti keompok membantu diri sendiri atau...

Baiklah...

Karena kau bertanya, kami punya sesuatu yang kami ingin tunjukkan pada kalian.

- David. - Oh, tidak, oh, tidak.

- Sempurna. Sempurna. - Sekarang aku mengerti kenapa pintunya dikunci.

Kau mau mempengaruhi kami. Kau mau mempengaruhi kami masuk aliranmu, bukan?

Oh, Tuhanku. Apa ini waktu yang tepat?

Aku tahu ini terdengar aneh, tapi sebenarnya, ini sangat mengagumkan.

Manjakan kami, oke.

Apa ini semacam video untuk merekrut anggota? Aku tak mau...

- Aku mau. Pengaruhi aku. Aku ini lemah. - Ya, kau lemah.

Bukan seperti itu. Aku janji.

Baiklah, ayo kita mulai.

Inilah rumah kita di sonora, Mexico,

dan ini adalah rumahmu juga, jika kau memilihnya.

Rumah dan Keluarga kami terbuka untuk semua orang.

dengan keinginan untuk membantu mereka sendiri.

Otak manusia punya kemampuan untuk menyembuhkan.

Pekerjaan hidupku adalah menemukan cara cara baru untuk mengikat ulang, menulis ulang

pengalaman kita dengan trauma.

Maksudku, trauma pernah terjadi

pada kita semua.

Kami mengundang kalian untuk menghadirkan kesadaran

untuk menghubungkan keberadaan.

Tapi kita melakukan perjalanan ini, semua perjalanan bersama sama.

Kau tidak sendirian.

Dimanapun kau berada

kita...kita melampaui.

Bagaimana perasaanmu, Annie?

Aku merasa dicintai.

Kau memang dicinta.

Kau dicintai dengan dalam.

kau mau bertemu siapa, Sayang?

Suamiku...

James.

Ayahku.

Semuanya baik baik saja.

Mereka semua akan ada di sana.

- Aku. - Secepatnya, Annie. Secepatnya.

Berakhir segera.

Semua penderitaan dan semua duka cita, kau melepaskannya, bukan?

Kau telah membuat pilihan.

Kau sudah siap untuk pergi, bukan, Sayang?

Ayo. Ayolah. Bernapaslah.

Tarik napas. Yang dalam.

- Kau merasakan semangatnya? - Aku bisa merasakannya.

Aku merasakannya.

Dia bersama kita semua sekarang...

Dan ayahmu

Dan istrimu...dan anakmu.

Jangan menangis.

Tak ada kegelapan, hanya reuni.

Annie sudah selamat sekarang.

Inilah tentang apa itu.

Kita tidak saja menyaksikan kematian seseorang.

- Itu kejadian benar? - Ya, benar.

Mengapa ada orang yang mau menonton itu?

Dia hanya mau menunjukkan kepada semua orang bahwa tak ada yang perlu ditakuti.

Itulah permasalahannya. Dia sangat sakit.

Karena apa? Dia terlihat baru 30.

Kanker.

Dengar, aku mengerti. Jika kau mati pada usia 30, itu bukan hal yang buruk.

- Dikelilingi oleh orang yang mencintaimu. - Dalam video?

Itu hal indah.

Sedikit menyeramkan.

Dia terlihat damai bagaiku. Aku tak menghakiminya ya.

- Tidak, aku tahu, sayang. - Ya, tak ada yang menghakimi dia.

Aku hanya tak mengerti kenapa kau menunjukkan sesuatu seperti itu pada saat makan malam, David.

Kau tak mengerti?

Aku kira ini tidak benar benar diambil dengan cara yang kita artikan.

Maksudku, hal itu hal berat untuk dicerna kita, David.

Tapi hal itu bukan hal berat. Bagi kami, bukan.

- Tidak. - Tak apa apa. Tidak semua orang mengerti.

Ini bukan tentang fakta bahwa dia meninggal. Kita semua akan mati.

- Tentang apa itu? - Itu tentang persekutuan.

Benar, seperti kata Eden,

dia hanya coba menunjukkan kalian bahwa tak ada hal yang perlu ditakuti.

Lihatlah aku. Penderitaanku telah mengubahku menjadi clicha yang berjalan.

Aku adalah produser rekaman yang di luar kontrol, mabuk, demi Tuhan.

Aku dulu adalah budak bagi duka citaku...

tapi tak lagi sekarang.

Dr. Joseph telah membebaskanku.

Aku hanya...

Dia mengembalikan keseimbanganku, kalian tahu?

- Aku tak perlu takut lagi. - Amin, bro.

Kalian tahu, kami sudah melewati hal hal mengerikan,

tapi hal hal itu tidak perlu membatasi kita.

- Apa yang sudah terjadi pada Eden dan Will... - Tidak, jangan. Jangan, David, jangan.

Aku menemukan hal ini yang menyelamatkan hidupku.

Aku hampir mati sebelumnya. Aku hampir tak bisa meneruskan hidup.

Kau tahu itu, Will.

Tapi lihatlah aku sekarang. Aku baik. Aku gembira.

Aku tak marah lagi.

Dan jika seseorang mencoba mengambil itu dariku.

Tuhanku, lihatlah cara kalian melihatku.

Jika ada yang mencoba mengatakan bahwa hal ini tidak...

Edie, aku... Edie... kau pikir aku tak tahu?

- Hei, hei, hei, hei. - Aku tahu!

- Ayo kita minum. - Apa itu gampang buatmu?

Ayolah. Ayolah. Ayo kita minum.

Ya, kita semua tersesat.

Kita semua setuju, bukan?

Ini hanya...

Ini hanya terlalu besar.

Terlalu besar bagi kita.

Kau harus...

- Lebih baik... - Tidak, aku mengerti. Aku yang urus saja.

David.

Maaf.

Permisi sebentar.

Hai.

- Hai. - Hai.

- Kau baik baik saja? - Maafkan aku.

Tidak, bukan kau.

Maksudku, aku tahu itu berat, tapi...

Aku hanya...mengapa Choi dan aku harus berada di sini bersama untukmu.

Kami seharusnya memberikan dukungan lebih baik. Ini kita, dan...

Aku mencoba memberi kau lebih banyak tempat,

dan aku tak tahu jika terlihat seperti aku meninggalkanmu. Itu...

Oke, halo. Aku tidak.

- Kau tidak mendengar satu patah katapun, bukan? - Maafkan aku, Gina.

Hanya sepasang manusia mencari sebuah kelompok...berjalan.

- semoga beruntung. Mereka akan mati karena dehidrasi. - Ya.

Namun, kita bisa bicara nanti.

Aku hanya...mau kau tahu bahwa...

Aku memikirkan tentang kamu.

- Ya. - Baik?

- Aku sayang padamu. - Aku juga.

- Aku merindukanmu. - Aku merindukanmu juga.

- Aku akan mengambil minuman lagi. - Pergilah...ambil minum.

Aku merasa seperti kalian harus datang ke rumahku...

Apa kau akan ikut dan bergabung dengan kami?

Will?

Bisa kau beritahu aku ada apa?

Ini adalah pil, Will.

Aku temukan satu kumpulan di kamar tidur Eden tanpa label...

- Tunggu. Apa yang kau... - Tolong lihat saja.

- Ini Phenobarbital, aku pikir. - Apakah ini berbahaya?

Semuanya berbahaya jika kau minum terlalu banyak.

Ini obat tidur. Maksudku, ini cara lama, tapi...

biasanya tidak akan kautemukan di lemari obat seseorang.

Hei, hei, bubarkan kelompok kecil kalian. Datang berbicara bersama kami.

Ayo, kita pergi.

Kelihatannya ruang VIP adalah di dapur.

Kalian, kalian, kalian, bergabunglah dengan kami. Ayo buka sebotol lagi.

- Ya, ayo. - Mungkin perlu sedikit udara segar.

Aku serius, Miguel. Simpan antara kita saja.

Baiklah, Snoopy.

- Oh, bung. - Bisa kau berikan ini pada Miguel?

- Ya. - Terima kasih.

De nada.

Ciumlah itu.

Baiklah.

- Bersulang. - Bersulang.

Will berpikir kalian minum pil.

Dugaan saja.

- Kau pikir kami gila? - Aku tak pernah katakan itu.

Tidak apa apa. Aku tak tersinggung. Banyak orang berpikir kami gila.

Tapi aku meragukan jika mereka sebahagia kami.

Di mana makanan itu lagi?

- Mengapa? - (Spanyol) Aku tidak mengerti bahasa Inggris.

- Terimakasih. - De nada.

Tidakkah kalian berpikir ini sedikit aneh?

Dengar, Will, tak mungkin malam ini tak akan terasa sedikit aneh...

atau sedih.

Dengar, ini hanyalah reuni lama yang sudah ditunggu tunggu antara kawan lama...

dengan beberapa pasang teman teman yang aneh dan gila.

- Mereka sedikit mansoni. - Orang orang Mansoni?

- Dan gadis kurus itu... - Dengar, aku tak bercanda. Ayolah.

Aku memahami kau. Lihat aku.

Ya, mereka sedikit aneh, tapi ini L.A. Mereka tak menyakiti orang kok.

Mari kita lalui saja malam ini, beri mereka kesempatan. Ayo kita curi anggur ini lagi.

Sekarang hal itu yang tak bisa aku tinggalkan. Ayo.

Hei, kalian, dengar. Aku...

Aku sadar bahwa kalian mungkin merasa video itu sedikit mengganggu atau tak menyenangkan.

- Dan aku minta maaf untuk itu. - Itu baik.

Tidak, Gina. Tidak.

Hal terakhir yang aku mau kalian pikir adalah bahwa aku mencoba memaksakan ideku pada kalian.

Selamat datang kembali.

Ini hanyalah supaya kalian lebih mengenalku.

Ada permainan yang biasa kami mainkan di Mexico pada akhir acara grup,

dan kupikir kita harus mencobanya.

- Permainan seperti apa yang kita bicarakan? - Sejenis sandiwara atau semacamnya?

Akan menyenangkan, dan akan memberikan pengertian pada apa yang kami pelajari.

- Aku ikut. Apa itu? - Baiklah.

Ini seperti permainan yang kita mainkan di perguruan tinggi "I never".

- Aku selalu kalah dalam game itu. - Oh, aku belum pernah mencobanya.

Kecuali kali ini adalah "I want"

jadi kita bergiliran, dan semua orang harus mengatakan apa keinginan mereka.

- Aku ingin dengar apa yang Gina kerjakan di perguruan tinggi. - Maksudmu siapa yang dia kerjai.

Tapi intinya adalah kejujuran.

Baik? Akui keinginan kalian.

Kalian tahu, bahwa semuanya mungkin jika kalian menanggalkan...

kendala sosial dan perasaan malu.

Dan emosi negatif yang, kalian tahu, hal hal yang menahan kita.

Jadi jujurlah, oke? Itulah intinya.

Mau mencoba?

- Aku duluan. - Bagus.

Baiklah.

Aku mau...

memberitahu kalian, Eden dan David...

Will dan Kira, dan Gina...

- Miguel... - Siapkan makan siang.

Dan Tommy...ada begitu banyak.

Ben, Claire, Pruitt...

Aku mau memberitahu kalian semua bahwa aku menyayangi kalian.

Aku tahu aku belum mengenal beberapa dari kalian untuk waktu yang lama, tapi...

malam ini aku merasakan cinta.

Aku merasakannya.

Dan banyak orang tidak mengatakan hal itu. Mereka takut.

Tapi...jadi...

Aku mencintai kalian.

- Oh, kacau. - Oh, astaga.

Oh, astaga.

Ini...

Hai kalian.

Kau mengerti?

Baiklah.

Aku mau...

beberapa kokain yang kalian biasa pakai.

Baik. Aku pikir aku mungkin masih punya.

Kau menyimpannya di rumah? Kau rehab terburuk di dunia.

- Tidak, David, jangan. Aku bercanda. - Tidak, kau tidak.

Tak apa apa. Itulah inti permainan ini.

Baiklah. Aku tak bercanda.

Keluarkan barang itu.

- Ini untukmu. - Aku suka permainan ini.

Aku mau memberitahu kalian tentang istriku, Margaret.

Kami sudah menikah delapan tahun

menjadi 15 bulan depan.

Dia seorang pelukis, cat minyak.

Pertama melihat karyanya di pameran seniman di Minneapolis.

Aku sudah jatuh cinta sebelum bertemu orangnya.

Ini...

abstrak, pemandangan penuh energi...

dan lalu aku melihatnya.

Aku seperti dapat jackpot.

Dia adalah semangat paling murah hati yang pernah kulihat.

Dan dia begitu terang dan indah seperti...

pagi hari.

Ketika kau memberi dia kejutan, dia tertawa seperti ini, seperti...

kegembiraan, suara gemuruh yang datang jauh dari dalam.

Dan kau tahu kau telah melakukan hal yang sangat bagus.

Dia sepenuhnya bercahaya, bercahaya.

Saat seperti ini, malam seperti malam ini...

Aku memikirkan dirinya.

Apa dia...meninggal?

Ya, dia meninggal.

Kami habis minum.

Aku habis minum.

Kami pulang ke rumah dari sebuah makan malam, dan kami berada di dapur.

Kami terlibat pertengkaran itu, kalian tahu, satu yang...

pertengkaran bodoh yang mengakhiri seluruh pernikahanmu.

Tentang piring piring.

Dan satu dari kami mulai berteriak.

Aku tak ingat siapa.

Aku menuang diriku sebuah minuman lagi. Dia mencoba menghentikanku, dan...

terjadi begitu saja.

Aku berbalik dan memukulnya sekeras tenagaku.

Lututnya lemas. Dia terjatuh menghantam kepalanya.

Dia seperti mencoba meraihku.

Kau tahu, dia mengulurkan tangannya...

menatapku.

Dan lalu...

dia tak sadarkan diri, dan dia meninggal.

Apa apaan itu?

Itu adalah kesalahan yang sangat mengerikan.

Itu terjadi 7 tahun yang lalu. Aku dipenjara. Aku membayar kesalahanku...

tapi aku masih orang yang sama.

Akhirnya, dengan...

menerima undangan itu...

Dan hanya melihat ke depan...

menghancurkan bagian yang mengerikan dari diriku

yang membuat saat itu mungkin...

Aku disembuhkan.

Dan aku merindukannya.

Tak ada satu haripun berlalu tanpa aku memikirkan dia.

Tapi aku tak berduka, dan aku tak merasa bersalah lagi.

Aku memilih untuk merelakan semua itu.

Emosi itu tak berguna, karena...

Aku akan bertemu dia lagi di tempat yang lebih baik daripada sekarang.

Itu hal yang kita percaya. Itu hal yang kebanyakan orang percaya selama berabad abad.

Aku tak sabar untuk pergi ke sana.

Tetapi pengampunan tak perlu menunggu.

Aku bebas untuk mengampuni diriku, dan begitu juga kalian.

Itu adalah hal yang indah.

Benar benar indah.

Mana yang lebih terhormat, menghadapi kenyataan atau menyembunyikannya supaya bisa diterima?

Dan manusia berubah.

Aku tak tahu. Ini...tak kedengaran jujur.

Tampaknya seperti kau sedang mempengaruhi kami.

- Tidak, kami tidak begitu. - Aku mau...

- Apa kita benar benar akan terus melakukkan ini? - Aku mau...

- Yang ini lebih baik bagus. - Aku mau mencium Ben.

Aku selalu mau.

Mengapa tidak? Lakukan itu, saudari.

Oh, Tuhanku.

- Aku juga mau mencium Ben. - Satu persatu.

- Bum. Belum? - Belum.

Yaa!

Teruskan, cewek.

Terus!

Jiah.

Aku tak tahu jika aku menyetujui itu.

Dan jangan beritahu Amanda.

- Aku mau diisap. - Oh, kau konyol.

- Dari seseorang. - Oh, aku tahu.

- Apa? Aku tak bercanda. - Aku harus pergi.

Ayolah. Kita hanya bersenang senang. Semua baik baik saja.

Semua ini membuatku merasa kurang nyaman. Maafkan aku.

Ayo. Duduklah. Akan kuambilkan minum. Kita lakukan yang lain saja.

Tidak, tidak, tidak. Aku tak mau mengacaukan kesenangan kalian. Ini hanya bukan tindakku.

- Claire, ayolah. - Biar...biarkan saja dia, David.

Mengapa dia tak pergi saja?

Will,aku hanya mau dia tinggal dan bersenang senang...

dan Eden telah merencanakan malam ini lama sekali. Kami akan sangat kecewa.

Baiklah, biarkan saja dia melakukan yang dia mau, oke?

Aku akan pergi.

- Tentu saja. - Dah.

Aku minta maaf jika aku telah membuatmu merasa tak nyaman.

Tak apa apa. Aku lelah.

Claire, mengapa kau tidak tinggal lebih lama?

Aku akan bertemu denganmu lagi segera, oke?

Aku benar benar menyesal.

Oke, Claire.

Eden, tak apa apa.

Aku tahu.

- Kau mau aku mengantarmu ke mobilmu? - Itu hanya, 40 kaki, Will.

- Dah. - Dah, Claire.

- Kau yang bawa mobil Prius? - Ya.

Aku parkir di belakangmu tadi.

Terima kasih, semuanya.

Hei, Will, kemarilah, dan bicara padaku.

Tunggu sebentar.

Hati hati di sebelah kanan.

Oke.

Luruslah. Kau sudah siap.

Oh, Claire.

Will, ayo.

Bisakah kau dan aku berbicara berdua sebentar?

Ini penting.

Ya. Ya.

Ayo.

Aku sangat senang kau ke sini.

Sangat penting bagi Eden dan aku.

Maksudku, kami memilihmu karena kau penting bagi kami.

- Kau memilihku? - Untuk berada di sini malam ini.

Tapi aku tak tahu, bung.

Kau berakting begitu... mencurigai keramahan kami.

Sejujurnya, itu agak mengesalkan aku.

Aku mengunci pintunya, dan kau keberatan dengan itu.

Barusan, temanku mau memindahkan mobilnya,

dan kau berdiri di jendela seakan akan kau akan mempergoki dia mencuri sesuatu.

Kau terlihat sangat jauh, sangat..

tidak entah bagaimana.

Aku minta maaf.

Mungkin aku tak siap untuk berada di sini malam ini.

Baiklah. Baiklah.

Aku menghargai kejujuranmu.

Dengar, aku...

Aku paham bahwa kau merasa kau harus waspada.

Aku tahu, karena itulah yang aku rasakan.

Dunia ini tak aman dan kacau, dan, kau tahu, itu terjadi sebelumnya.

- Itu bisa selalu terjadi lagi. - David, tolong.

Aku tak berpura pura tahu apa yang telah kau lalui bersama istrimu...

dan kau tak mengenalku. Kau tak bisa.

- Hei. - Hai.

Aku mencoba membujuk Claire untuk tinggal. Aku merasa buruk, ceritaku menakuti dia.

Dia kelihatan mengerti.

Aku bersumpah demi Tuhan, setiap hari aku mendapat email, dan aku akan seperti,

"apa ini? Apakah hal ini, bisa merusak hard disk ku?"

Dan itu biasanya beberapa video aneh dan bodoh, seperti...

Berapa banyak video kucing yang claire kirimkan ke kamu?

- Claire telah mengirimku video kucing sehingga... - Setiap hari, itu video kucing.

Maksudku, aku dapat video kucing. Aku dapat video pinguin.

- Pinguin. Pinguin itu berlebihan. - Berlebihan?

- Ya. Ya. Benar. - Begitu lagi...

Kau itu.

Kira.

Kira.

Kira.

Jadi keadaan tidak bagus dengan Kira?

Apa...mengapa kau katakan itu?

Hanya terlihat begitu bagiku.

Kelihatannya dia seperti menjaga jarak.

Tidak.

Tidak, dia baik.

- Haruskah kita masuk kembali ke dalam? - Tidak. Aku mau menelepon.

Oh, semoga beruntung. Tak ada jaringan di sini.

Tidak, kadang kadang ada.

Aku bisa menemanimu?

- Kau bisa bercinta denganku di sini. - Apa?

Mengapa kita harus menyangkal diri kita?

Itu seperti di Mexico. Bung, semua orang hanya melakukan itu.

Itu luar biasa.

Aku pikir kau harus kembali ke dalam.

Kau tak menyukaiku?

Aku tak mengenalmu.

Aku bisa membuat kau menyukai aku.

Aku bisa membuat kau memohon padaku.

Bisa kulakukan itu tanpa menyentuhmu...

hanya dengan suaraku...

- napasku. - Sadie.

Kau bisa melukaiku jika kau mau.

Aku tak mau melukaimu.

Aku tak percaya padamu.

Hei. Apa yang kaulakukan di luar sini?

Aku perlu istirahat.

Oh, benarkah? Dari apa?

Tommy, ada sesuatu yang salah di sini.

- Will... - Sesuatu yang buruk sedang terjadi di sini.

Kau salah. Dengar, dan aku tahu apa yang akan kaukatakan,

tapi Claire pergi karena gadis malang itu takut hal hal seksual.

Choi adalah orang Korea yang paling tak bisa diandalkan di Los Angeles. Dia bisa berada di manapun.

Dan Eden...

Aku tak berjumpa dengannya dua tahun.

Ini gila.

Tapi kita semua mencoba mencari tahu bagaimana untuk melanjutkan hidup, kau tahu.

- Ini cara mereka melakukannya. - Ada yang terasa tak aman di sini.

Tentu ini tidak terasa aman. Butuh banyak keberanian untukmu datang kemari malam ini,

tapi kau membiarkan pikiranmu melayang karena hal ini.

Hei...

Aku sayang padamu, Will.

Tapi kau harus berhenti berakting begitu aneh. Menakuti orang orang.

Kau aman, oke?

Masuklah kembali ke dalam.

Will, Choi. Ada apa?

Dengar, hampir jam 7, dan aku akan ke rumah Eden

Aku lupa mengambil makanan penutup yang kubilang akan kuambil, dan aku tak bisa menahan Gina.

Bisa kau ambil dalam perjalananmu? Aku...

Dengar, aku datang awal, bung. Aku sebenarnya awal, tapi jujur

Aku tak ingin kembali menuruni bukit dan mencari sebuah toko kue sialan.

Aku harap kau mengerti. Aku akan menemuimu sebentar lagi, kukira.

Aku menuju ke sana. Oke, dah.

Itu dia.

- Lihat? - Hei, bung.

- Aku mau bermain "I want". Aku mau... - Jangan blow job lagi ya.

Aku suka permainan ini. Tidakkah kentara bahwa aku menyukai game ini?

- Aku punya kamar. Aku bisa lakukan ini. - Dia punya kamar buat segalanya.

- Kita berdua menikmati game nya. - Ya, kita.

Aku pikir ini sebuah permainan baru.

- Baiklah, aku takut. - Ini permainan berikutnya.

Mungkin ini permainan tebakan...

Begitu indah. Begitu indah.

- Cantik sekali. - Hentikan sekarang juga.

Apa yang sedang terjadi?

- Selamat Ulang Tahun. - Apa ini?

- Ini harusnya satu minggu lagi. - Setidaknya sudah dekat.

Oke, baik, baik. Tapi jangan bernyanyi.

Tolong? Tolong? Tolong? Terima kasih. Ini saatnya berucap.

- Lakukan yang bagus. Lakukan yang bagus. - Yeah.

Kau menyerang itu.

- Bajingan. - Bagus sekali.

- Di mana Choi? - Permisi?

Di mana Choi? Di mana gerangan dia?

- Apa yang kaubicarakan, Will? - Aku dapat pesan dari dia.

Dia bilang dia ada di sini, dia sudah sampai di sini jam 7.

- Apa? - Dia bilang dia sudah datang ke sini.

- Eden, apakah itu benar? - Aku belum melihat Choi malam ini.

- Edie, di mana dia? - Will, tolong berhentilah. Hanya...

Tidak. Tidak. Aku baru dapat pesan dari dia. Dia bilang dia sudah ke sini.

- Dia mengirim pesan itu dari luar sini. - Kami belum melihatnya.

Jangan berbohong padaku. Dia menghubungi dari pintu luar rumahmu.

David tidak berbohong padamu. Choi tak pernah ke sini.

- Mungkin dia berputar kembali, bung. - Mungkin saja dia melupakan sesuatu, Will.

Yeah, mengapa semua orang berakting begitu sopan?

- Di mana Choi? - Hei, Eden, apa yang terjadi?

Aku tidak melihat Choi malam ini, Gina, aku bersumpah.

Ada yang tak beres di sini.

Ada hal yang sangat aneh terjadi di sini,

dan tak ada yang berani berkata apa apa.

- Apa yang sedang terjadi menurutmu, Will? - Hei, siapa kau?

Lihat, lihat, aku tak mengerti mengapa kalian berdua ada disini.

- Hei, mereka adalah tamuku. - Yeah.

Dua tahun.

Kami tak bertemu kalian dua tahun, dan tiba tiba dengan mendadak,

kami mendapat undangan makan malam mewah ini.

Kalian tersenyum, memuntahkan keluar jargon ini dengan menyeret dua orang ini.

Jangan katakan bahwa hal ini normal. Undangannya.

- Hal itu menolong orang orang. - Will, semua orang diperbolehkan...

Tidak, ini sebuah sekte keparat, Miguel! Ini adalah sebuah sekte keparat!

- Will, duduklah. - Tidak. Tidak, lihatlah videonya, oke?

Itu bukan tentang persekutuan. Itu bukan tentang keluarga. Itu tentang penyangkalan.

- Kau sudah keterlaluan. - Tidak, itu tentang penyangkalan.

Kalian tahu apa itu? Itu adalah cara mencuci otak kalian.

Anak kami meninggal, Edie, dan kau mencoba mengabaikan hal itu.

Itu berarti sesuatu ketika dia mati, dan kau jangan coba menghapusnya.

Ty itu nyata. Nyata. Hal itu nyata.

Kumohon, kumohon, Edie.

- Di mana Choi? - Will, dia bilang dia tidak tahu.

Aku pikir hal ini hanyalah kesalah pahaman besar.

Jangan menggurui aku, David. Mengapa kau tidak mengatakan sesuatu padaku?

Mengapa semua pintu itu dikunci? Baik, mengapa semua bar itu di jendela?

Mengapa ada botol besar phenobarbital di kamar tidurmu?

- Yesus Kristus, Will. - Apa kau memeriksa barang barang kami?

- Aku minta maaf. Aku minta maaf. Kami harus pergi. - Tidak, tidak, tidak.

Sesuatu yang berbahaya sedang terjadi di sini, dan tak seorangpun membicarakannya.

Kita semua mengabaikannya karena David mengeluarkan anggur yang bagus!

- Kita pergi, Will. Kita pergi. - Tidak, aku tak akan pergi ke manapun.

Kita akan pergi sekarang, Will.

Tak apa apa.

Ada apa?

Choi?

Aku sangat menyesal.

Aku tadi di sini, dan lalu kantor menelepon, dan semua jadi kacau,

karena mereka tak bisa mengerjakan apapun tanpa diriku.

- Aku menghubungimu. - Aku tidak menerimanya.

Kau baik baik saja?

Hai, Cinta. Apa aku melewatkan makan malam?

- Kau melewatkan lebih dari itu, bung. - Kami punya banyak. Akan kuambilkan sesuatu.

- Akan kuambilkan piring. - Terima kasih, Pruitt.

Apa yang terjadi?

David...

Tak apa apa.

- Kita benar benar harus pergi sekarang, Will. - Kasih dia waktu sebentar, Kira.

Aku...aku minta maaf, Eden.

Aku tahu itu berat, Will...

tapi kau tak bisa mengkritik kami untuk cara kami melalui hidup ini.

Aku tak pernah melakukan itu kepadamu.

Aku tahu. Aku tahu. Itu semua bukan urusanku.

Aku tahu...

Dan aku sangat menyesal.

Tak apa apa.

Tak apa apa.

Kau bagian dari keluarga kami, Will.

Kalian semua juga.

Bisakah..bisakah aku permisi sebentar?

Choi, makanlah.

Kau...kau masih punya anggur itu?

Harus membuatnya berbusa.

Terus cucilah.

10 detik, setidaknya.

Kita harus pergi.

Ayo pergi, kalau begitu. Ayo... ayo pergi saja dari sini.

Aku tak bisa.

Kira, aku tak baik.

Putraku meninggal. Di mana akan kuletakkan itu?

Aku tak tahu.

Ada teriakan terjebak dalam pikiranku.

Dan tak ada yang mengubah kenyataan itu

bahwa aku seharusnya lebih memberi perhatian hari itu.

Sekarang, dengar, kau tak bisa tahu, Will. Kau tak mungkin bisa tahu kejadian hari itu.

Ada anak lain.

Dan Ty menyukainya.

Dan mereka bermain bersama. Mereka hanya bermain main.

- Aku seharusnya tidak membiarkan mereka memiliki pentungan. - Apa yang terjadi kepada anakmu

bukanlah sesuatu yang bisa diprediksi atau diubah atau...

Aku sudah menunggu mati saja sejak hal itu terjadi.

Melanjutkan hidup bukanlah sebuah pengkhiantan, Will.

Lihatlah Eden. Merelakan semua yang terjadi.

Kau tidak merelakan dia pergi. Aku tak pernah meminta kau melakukannya.

Kita bisa membantu satu sama lain, Will. Hanya itu caranya.

Aku cinta padamu, Kira...

tapi aku tak berpikir kau bisa menolongku.

- Aku minta maaf. - Yeah, kau.

Beludru merah.

- Miguel, kau dapat potongan pertama. - Aku senang.

Hai, Will.

Bisa aku melihat kamarnya?

Tentu saja.

Aku tahu kau punya keraguan.

Skeptisisme bisa menular

Aku tak akan bisa tahu juga kalau aku tak melihat kebenaran baru

dan membaginya ke kau

Aku juga tak percaya, tetapi itu diungkapkan begitu jelas.

Ingatlah hadiahnya.

Saat yang indah ini diberikan pada kita.

Malam ini adalah malam kepercayaan kita dijadikan nyata.

Memulai adalah hal yang paling susah.

Tapi melangkah majulah.

Percaya...

dan ikhlaskan dirimu.

Will, ayo pergi. Semua orang menunggu.

Aku mencintaimu.

Aku sangat mencintaimu, sampai hatiku pecah.

Aku sedang menunggumu.

Oke.

Kira.

Lihatlah orang orang ini.

Mereka begitu senang disini bersamamu.

Aku pikir kita harus menyediakan waktu untuk saling memperhatikan dan benar benar memperhatikan.

Tolong angkat gelas kalian.

Untuk dunia yang lebih baik.

Untuk kedamaian.

- Bersulang. - Bersulang.

- Bersulang. - Bersulang.

Jangan minum itu! Jangan menyentuhnya!

- Will! - Tidak, jangan minum! Jangan minum!

- Tenanglah, Will. - Tidak. Tidak. Kami akan pergi sekarang!!

- Will, kau tak pergi dengan cara ini. - Ayo, Kira. Kita pergi sekarang juga!

- Tenanglah. - Tidak, kami akan pergi sekarang!

Kau mengacaukannya! Kau mengacaukan segalanya!

Oh, Tuhanku.

Oh, Tuhanku.

Sadie.

Sadie.

- Sadie. - Oh, Tuhanku. Will, apa yang kaulakukan?

Jangan pindahkan dia.

- Sadie. Seseorang hubungi 911. - Akan kulakukan.

Sadie. Sadie, bisa kau mendengarku?

Kalian punya kotak pertolongan pertama?

Sadie, kau bisa dengar aku?

- Tak apa apa, Sadie. - Dia tak bernapas.

- Tidak, dia bernapas. - Bukan Sadie, Gina.

Apa? Gina?

Baiklah, letakkan dia ke lantai.

Apa yang terjadi? Gina!

- Sayang? - Gina!

- Bisakah kau mendengarku? Lakukan CPR. - Sayang?

Sayang, ini akan baik baik saja. Apa yang terjadi, Miguel?

- Seseorang hubungi 911. - Aku tak dapat jaringan.

- Aku tak dapat detak nadinya, Miguel. - Pintu pintu terkunci.

- Gina, bisakah kau mendengarku? - Ayolah, Gina.

Ayolah. ayo. ayo. ayo. ayo. ayo.

- Tommy. Tom... Tommy. - Ayolah! Cepat pergi!

Tommy!

- Kira! Kira! Lewat sini. - Apa?

Ben, lewat sini!

Ke kiri. Kiri.

- Ini terkunci, Will, ini terkunci. - Oke, oke. Lewat sini. Lewat sini.

Will! Will!

Pintunya. Pintunya.

Sial. Ini terkunci. Kita harus mendobraknya.

Kira.

- Tidak. - Kumohon, jangan.

- Will, mengapa ini terjadi? - Dengarkan aku. Kita harus bersiap siap.

Kita akan melakukan apa yang diperlukan. Kau mendengarkanku?

- Mereka hanya manusia. - Benar.

- Oke? - Oke.

- Oke? - Oke.

Ayo. - Oke.

Oke.

Kau seharusnya tidak melukai siapapun seperti itu.

Aku tahu.

- Oh, Tuhan. - Bagaimana bisa kau lakukan itu?

- Mengapa kau lakukan itu? - Jangan lakukan ini.

Kita seharusnya hanya tidur dan pergi ke sana bersama sama.

- Seharusnya itu berjalan indah. - Tak akan tenang dalam semenit.

- Kita akan kesana segera. - Seharusnya tidak seperti ini.

- Itu bukan seperti yang dikatakannya. - Tidak, aku tahu. Hanya...

Kita hanya harus menyelesaikannya sekarang. Hei.

Dengarkan aku. Kita melakukannya satu langkah pada satu waktu. Kita selesaikan.

- Tidak. Aku tak bisa. - Akan segera tenang dan kita bisa istirahat. Ya, kau harus bisa.

Eden, kau akan membantuku.

- Kau harus membantuku. Kau tak bisa tinggalkan aku. - Tidak, ini salah.

Dr. Joseph bilang ini akan susah, tapi kita harus menyelesaikannya sekarang.

- Ini salah. - Kita sudah dipilih, ingat?

Kita sudah terpilih. Hanya dengan cara ini kita bisa tinggalkan semua penderitaan ini.

Ini sudah benar. Hanya cara ini kita bisa menghentikan lukanya.

Kita bisa tinggalkan semua ini..semua luka ini, semua kekacauan ini di belakang.

Kau bisa lakukan ini.

Hei...

Kita masih bisa ke sana.

Ayolah.

Ayolah.

Ada pintu ke garasi lantai atas.

- Baiklah - Kita pergi ke sana.

Baiklah.

Dr. Joseph...

- Oh, Tuhanku. - Choi.

Oh, Tuhanku.

Oh, Tuhan.

- Tidak. - Apa?

- Tidak. - Apa?

Tidak. Tidak. Dulu ada sebuah pintu disini.

- Oh, sialan. - Kami dulunya punya pintu di sini sewaktu masih tinggal di sini.

Sialan. Baiklah. Baiklah.

Mungkin...mungkin kita bisa memberi signal pada seseorang di luar.

Mungkin aku bisa memberi signal pada seseorang di luar.

- Ayo. - Kira.

Kira.

Jangan takut.

Ada rencana untuk kita, bung.

Will.

Lepaskanlah. Hanya...

Kita akan di sana segera.

Aku berjanji.

Ayo. Ayo keluar dari sini.

Eden.

Aku minta maaf, Will. Aku minta maaf, Will. Aku minta maaf.

- Aku minta maaf. - Eden.

Hentikan. Hentikan. Hentikan.

Oke.

Will.

Kita taka akan mati seperti ini.

Hei, dengarlah..

Aku baik baik saja.

Eden?

Ambil pistolnya.

Eden?

Dia menembak dirinya sendiri, David.

Itu bagus.

Dia sudah bersama mereka sekarang.

Itu kosong.

Kami punya pistol.

Itu oke.

Sudah waktunya.

Jangan lakukan ini, David.

Will.

Aku merindukannya.

Aku sangat merindukannya.

Aku ingin pergi.

Aku menyesal.

Maukah kau membawaku keluar?

Aku harap...

Aku harap kita...

Aku...

Aku akan pergi mencari Miguel.

Tommy.

Oke.

Oh, Tuhanku.

Kira.

I might be a part of this Ripple on water from a lonesome drip

A fallen tree that witnessed me Him alone, him and me

And that life itself could not aspire to have someone be so admired

I threw creation to my kin with a silence broken by a whispered wind

All of this can be broken All of this can be broken

Hold your devil by his spoke and spin him to the ground

And root to root and tip to tip I look at him my country drip

Leathered up by all his fears but someone brought you close to tears

Many trains and many miles brought you to me on this sunny isle

And what of which you wish to speak Have you come here to rescue me?

All of this can be broken All of this can be broken

Hold your devil by his spoke and spin him to the ground

But the love of your life lives but lies no more than where she lay

Your flower grows

The arms that fed and the babes that wed The backs that bled keeping her in tow

But I am your keeper

And I hold your face away from light

I am yours till they come

I am yours till they come

Eye to eye, nose to nose

Ripping off each other's clothes in a most peculiar way

Eye to eye, nose to nose

Ripping off each other's clothes in a most peculiar way

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.