Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
IDFL� Subs Crew http://idfl.us
P
Pe
Pen
Pene
Pener
Penerj
Penerje
Penerjem
Penerjema
Penerjemah
Penerjemah :
Penerjemah : S
Penerjemah : Su
Penerjemah : Sue
Penerjemah : Sue V
Penerjemah : Sue Va
Penerjemah : Sue Val
Penerjemah : Sue Vale
Penerjemah : Sue Valen
Penerjemah : Sue Valent
Penerjemah : Sue Valenti
Penerjemah : Sue Valentin
Penerjemah : Sue Valentino
Bagaimana perasaanmu? Apa menurutmu kau akan menang lagi?
Beberapa nominator cukup berat.
Tapi yang terpenting, aku menang tahun lalu...
...jadi mungkin akan sulit bagiku dapat menang lagi.
Tapi terlepas dari semua itu jika kau memenangkan penghargaan ini...
...apa ada janji yang kau berikan untuk fans?
Jika aku menang, aku akan membawa trofi tersebut dan mulai...
...melakukan perjalanan lintas alam.
Penghargaan ini jatuh kepada Ha Jung-woo, YELLOW SEA.
Apa dia benar-benar pergi?
Wawancara kandidat.
Kau tak peduli menunjukkan wajah aslimu pada kamera?
Ya, kecantikanku alami.
Jenis tarian apa itu?
Entahlah, cuma mengikuti irama.
Audisi kandidat.
Semua ini salahmu!
Beraninya kau dengan itu.
Cinta sejati.
Rasa sakit hati putus cinta.
Aku akan membunuh dia!
Apa yang kubicarakan?
Rapat Produksi Total jarak 577 km
Rapat Produksi
Berjalan sejauh 30 km setiap hari selama 20 hari.
Bangun pukul 6, sarapan pukul 7.
Setelah pemanasan singkat...
...berjalan selama 4 jam mulai pukul 8 sampai siang.
Makan siang dan istirahat sejenak, lalu berjalan lagi selama 4 jam sampai pukul 6.
50 menit berjalan dan 10 menit istirahat.
Waktunya pergi.
Sebisa mungkin kita tidak tinggal di motel...
...dan menggunakan tempat berkemah.
Kendaraan kru harus mengikuti dari belakang.
Itu berbahaya, mobil lain bisa menabrak group lain.
Hal itu bisa menyebabkan kecelakaan fatal, yang pernah terjadi sebelumnya.
Berapa banyak bantuan?
Mobil di depan akan mengarahkan kelompok...
...dan mobil ambulans serta mobil RV di belakang.
Baik.
Kong Hyo-jin
Take 2.
Hyo-jin, ayo pergi bersama./ Tidak mau!
Sama saja berjalan santai di taman.
Lupakan saja.
Hyo-jin mempertimbangkan.
Tak mungkin aku sanggup berjalan 30 km setiap hari.
Hyo-jin kembali ke rumah
Selamat datang, Hyo-jin!
Latihan fisik
Kelompok sedang makan malam.
Tes medis.
Total ada 18 anggota: 12 pria dan 6 wanita.
Kerja bagus semuanya.
PROJECT 577
Ha Jung-woo, Kong Hyo-jin dan 16 aktor akan berjalan 577 km dari Seoul menuju Haenam dalam 20 hari
Setiap peserta yang menyerah akan kembali ke Seoul sendiri.
Peserta akan direkam selama perjalan dan dibuat menjadi film dokumenter
D-7
Park Ah-in (27, aktris). Namaku Park Ah-in.
Park Ah-in (27, aktris)
Park Ah-in (27, actress). Usiaku 27 tahun dan pendatang baru.
Di waktu senggang aku latihan bertinju.
Aku ingin semuanya bersama-sama berjalan sampai akhir.
Choi Hee-seo (26, aktris) Aku berperan sebagai Yeo-sun di LIFTING KING KONG.
Aku sering berolah raga, tapi aku ikut tari modern...
...dan latihan berkuda baru-baru ini.
Aku tahu tubuhku sanggup menghadapi ini.
Choi Jin-wook (27, mahasiswa) Aku pemain hoki dan sepak bola di Kanada.
Aku tidak terlalu sering bermain sepak bola.
Teman-teman mengatakan bahwa jika aku ikut berakting.
Aku bisa menjadi aktor hebat.
Lee Seung-joon (34, aktor) Aku pernah menjadi atlit triatlon.
Berenang dan berjalan itu menggunakan teknik yang berbeda.
Cha Hyun-woo (33, aktor), Kim Jun-gyu (33, aktor) Orang-orang mengatakan kami pasangan.
Tapi aku tak tahu mengapa mereka berkata demikian
Aku ingin menurunkan berat badan Aku benci treadmills dan gym.
Jadi aku tidak makan malam.
Lee Sang-won (29, aktor, model) Apa?
Lee Sang-won (29, aktor, model) Maaf, aku harus menerima telpon ini.
Lee Sang-won (29, aktor, model) Aku tidak punya manajer.
Aku yang mengurus sendiri.
Ini akan menjadi tantangan tak seperti yang lain.
Ha Suk (28, actor) dan manjer. Namaku Ha Suk
Mereka dibayar per hari dalam perjalan ini.
Kau harus sampai finish, apapun yang terjadi.
Dan sebisa mungkin banyak tampil di kamera.
Lee Soo-in (26, Miss Chunhyang) Miss Chunhyang?
Lee Soo-in (26, Miss Chunhyang)
Miss Chunhyang adalah kontes kencatikan terbesar kedua di Korea.
Tak ada yang diberikan peran utama, jadi itu peluang bagus...
...untuk menunjukkan bahwa aku mampu.
Kim Geun-hyun (30, pelawak) Aku pelawak dari TV MBC.
Selama 3 tahun segmenku tidak pernah disiarkan...
...dan aku mengevaluasi kembali kemampuanku...
...dan belajar akting, tapi itu lebih menyenangkan.
Antisipasi?
Kim Hye-hwa (30, aktris) Aku mendaki Himalaya 10 tahun lalu.
Aku suka traveling.
Ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa.
Kang Shin-chul (34, aktor). Aku suka wanita yang murah hati.
Tak bisa kau makan dengan mulut tertutup?
Kang Shin-chul (34, aktor). Aku sudah 2 tahun jomblo.
Sudah terlalu banyak wanita.
Ini akan menjadi pengalaman yang bagus dan akan ada sesuatu disana untukku.
Gaya rambutmu mirip dengan Hyo-jin.
Lee Seung-ha (23, aktris) Itu bukan masalah...
...karena aku lebih muda darinya.
Tanpa kerja sama tim, tak ada artinya.
Tanpa adanya kerja sama tim, tak ada aku, begitu juga tim.
Kim Sung-kyun (32, aktor) Aku ikut teater saat berusia 18 tahun.
Setelah menikah dan punya anak...
...kupikir aku perlu mengakhiri karir aktingku.
Aku sudah bosan.
Demi anakku, aku ingin kembali sebagai sosok ayah yang sehat.
Han Sung-chun (35, pengangguran) Aku ikut 1 film tahun ini, sebagai figuran.
Di film NAMELESS GANGSTER Aku berperan sebagai gangster.
Jujur saja, itu tidak menutupi tagihan.
Orangtuaku mengijinkanku meraih mimpiku sebagai aktor.
Tapi aku tidak muda lagi.
Aku berjaji pada diriku sendiri.
Jika aku tak bisa menyelesaikan ini, hidupku memang tidak layak.
Apa kau sudah banyak merekam?/ Ya.
Rekaman apa saja?
Hyo-jin sedang minum, olahraga bersama.
Hyo-jin, bawa kamera ini saat kau pergi ke Berlin.
Dan melakukan apa?/ Merekam kehidupan sehari-hari.
Aku sangat stres karena kamera ini. Aku tak tahu apa yang harus direkam.
Akhirnya sampai.
Tak terlihat dengan baik.
Kong Hyo-jin (32, aktris). Aku sendirian sekarang dan ini video harianku.
Aku tak tahu ini akan di edit menjadi film.
Jika aku tahu sejak awal, aku ingin mengatakan kata-kata penyemangat.
Jika di tengah perjalanan aku lelah dan patah semangat.
Aku akan mengatakan, "ini cuma sulit untuk kubayangkan...
...dan aku akan mengingat kembali tekadku."
Dengan keyakinan penuh.
Aku orang yang sangat pemalu.
Semakin buruk 2-3 tahun lalu dan sudah sampai pada puncaknya.
Aku tak ingin mengenal orang lain lagi.
Kurasa itu membuang tenaga.
"Kenapa aku harus berusaha?" Kupikir dua tahun lalu.
Dan sekarang...
Aku tak tahu akan hasilnya, tapi aku akan mencobanya.
Aku tak tahu apa aku bisa menyelesaikan ini.
Kemudian... sepertinya sudah cukup.
Pagi yang cerah.
Beberapa anggota merasa gugup.
Aku tak tahu penyebabnya.
Aku sulit tidur, rasanya seperti malam sebelum aku wamil.
Ini manajerku sejak dulu.
Katakan sesuatu.
Lee Sang-hoon (Manajer Ha Jung-woo) Kuharap kau menyelesaikan ini tanpa terluka.
Semoga sukses!/ Tunggu sebentar.
Orang korea terlalu banyak mengatakan "semoga sukse".
Kita harus menghentikan ini.
Boyah!
Ha Jung-woo (34, aktor) Ada pepatah yang menjadi panduan hidupku.
"Jaga ucapanmu, sebelum bertindak"
Hyo-jin dan aku bertemu saat syuting LOVE FICTION.
Maaf.
Kami sedang minum di meja terpisah.
Kemudian dia bergabung dengan kami dan mengatakan ia ingin ikut bergabung.
Benarkah? Apa aku terlalu semangat mempersilahkannya?
Kukira ia cuma bercanda, mana mungkin seorang aktris berjalan hingga 600KM?
Tap ia tak bercanda.
Kukatakan itu akan menyenangkan saat aku sedang mabuk.
Kuperiksa dua kali, untuk memastikan dia ikut.
Aku sempat berpikir untuk mengundurkan diri berkali-kali.
Orang lain ikut perjalanan ini demi jati dari.
Tapi aku tak punya tujuan khusus.
Mimi! Mimi!
Mimi seekor betina, usianya 2 tahun sekarang.
Aku memaksanya ikut perjalanan ini dan ia tak tahu aku memasukkannya.
Mimi (2 tahun, anjing pudel betina) Mimi, kau harus berjalan selama 20 hari.
Kau tahu, kan? Bisa kau merasakannya?
Mimi?
Berkumpul!
Berbaris!
Hyo-jin./ Ya?
Hyo-jin.
Bisa kau berdiri di depan dengan anjing itu?
Tunggu!
Tunggu!
Selamat pagi!
Hei, Ji-hoon!
Anggota ke-18, tiba-tiba bergabung 3 hari yang lalu.
Biar kuberi nama kau dulu.
Kenapa, mau memeriksa latar belakangnya?
Lee Ji-hoon (33, aktor) Namaku Lee Ji-hoon.
Aku mulai debut di Drama TV KBS, dan masih bekerja disana.
Aku sering dipanggil Brad Pitt di sitkom.
Kau tampan sekali.
Lebih tampan dilihat langsung.
Selama masa depresiku, aku memiliki kecanduan narsis...
...tapi sudah pulih setelah bertemu dengan pacarku.
Kuharap kita menyelesaikan perjalanan ini dengan senyum.
Terima kasih.
Kita mulai dengan "semoga sukses"./ Tidak perlu.
Semoga sukses!
Hari ke-1 - 15 November 2011. Jarak target: 18km, Langit cerah, 12�C/3�C.
Mimi gemuk seperti kita, lihat badannnya.
Kau juga tak boleh makan malam.
Bagaimana perasaanmu di awal?
Cuaca bagus, dan dalam kondisi prima!
Kau tak akan semangat lagi setelah beberapa hari.
Berapa usiamu?/ 26.
26? Dan usia Moon-kyung 32?
Aku juga 26 tahun!/ Benarkah?
Hye-hwa, 30 tahun.
Kau yang termuda, 23 tahun, kan?
Usia yang bagus.
Ini demi kebaikanmu.
Hal ini menarik perhatian hidungmu.
Keuntungan memiliki hidung besar?
Kenapa orang harus memperbesar hidung mereka?
Aku bisa mengihirup udara lebih banyak.
Meningkatkan kapasitas asupan.
Perhatikan langkahmu./ Ada lubang disini.
Kapan kita makan?
Aku sudah lapar.
Jam berapa kita makan?/ Satu jam lagi.
Kaldu ayam untuk makan siang
Berapa banyak yang berhenti sejauh ini?
Kelompok ku ada 200 anggota dan 70% menyelesaikan perjalanan.
70%?
Apa mereka berhenti di minggu pertama?/ Biasanya 3 hari pertama.
Beberapa wanita muntah dan menangis.
Pasti menarik dalam 3 hari lagi.
Apa ada aturan?
Bagi mereka yang tak mengikuti peraturan...
...tak akan diijinkan untuk melanjutkan
1. Secara fisik tidak mampu
2. Petugas medis menganggap tidak layak untuk melanjutkan
3. Mengabaikan saran medis sebanyak 3 kali
4. Tertinggal dari kelompok, atau tak muncul di pagi hari.
Karena ini sensitivitas masalah, kami akan mengawasi sangat ketat.
Kaus kaki jari akan mencegah lecet.
Benarkah? Tapi kelihatan menyeramkan.
Jangan tunjukkan kakimu.
Sebagai apa di NAMELESS GANGSTER?/ Aku berperan sebagai Chang-woo.
Memberi hormat.
Senang bertemu denganmu, aku Park Chang-woo.
Siapa kau?
Dia lumayan manis.
Serasa mimpi.
Apakah aku benar-benar disyuting film ini.
Sang-won, kau ikut berapa film?/ Sejauh ini ada 6 film.
Apa saja? Pamerkan sedikit.
Aku mulai debut di THE MOONLIGHT OF SEOUL.
Nomor dua disini sangat besar. jadi agak aneh.
Karena aneh jadi menyedihkan.
Nomor dua, Penis Kesedihan.
dan THE CLIENT.
Berapa bayaran terendahmu?/ Terendah?
Apa aku harus mengatakannya?/ Kita semua keluarga disini.
200ribu.
Menyedihkan sekali.
Kita hampir sampai, 40 menit lagi?
40 menit lagi.
Hari ini sangat mudah.
Apa yang kita lakukan selama waktu luang?
Hari 1 - Keluar: 0, Terluka: 0. Berkemah di dalam aula gereja.
Mendengkur? Siapa yang mendekur?
Jujur saja, angkat tangan yang mendengkur.
Kami berempat akan tidur bersama.
Batu, kertas, gunting! Gunting!
Batu, kertas, gunting!
Aku tak bisa tidur malam ini. Aku bersama pendengkur.
577!
Apa yang dia lakukan?
Total 3 anggota, semua dicatat, dikonfirmasi!
Satu! Dua!
Matikan lampu! Berdiri!
577.
Apa yang dia lakukan?
Periksa anggota.
Total 3, sekarang 3.
Sudah semua?
Satu!/ Satu! Maksudku, dua!
Komentar hari ini.
Kukira hari pertama akan mudah...
...tapi dibandingkan dengan kalian, kupikir aku akan pingsan.
Kuharap kita semua menyelesaikan perjalan ini bersama-sama.
Lebih baik makan dalam jumlah sedikit 2 jam sekali, ketimbang kenyang.
Itu ayam goreng yang dibawa seorang teman.
Perutku tak berhenti keroncongan karena tidak makan malam.
Tapi itu ayam goreng./ Bahan berminyak.
Jangan menyangkalnya.
Hari ke-2 - 16 November 2011. Jarak target: 23km, cuaca cerah, 15�C/5�C
Selamat pagi. Ini reporter Lee.
Kita baru saja tiba di Kunpo.
Mari kita bicara dengan salah satu anggota yang kelelahan.
Bagaimana kau menjelaskan kepribadianmu dalam satu kalimat?
Semakin baik seiring waktu./ Benarkah?
Kesan pertamaku itu tidak bagus.
Apa kau sadar akan kebiasan tidurmu?
Berita terkini.
Ada laporan gangguan tidur karena serangan kodok.
Sebagai reporter lapangan aku akan mencari sumbernya.
Kurasa dari tenda itu, bukan, yang ini.
Apa ada dalam satu kelompok ini yang kau tidak suka?
Atau seseorang yang kau suka?
Kuharap kita berakhir bersama./ Benarkah?
Hari ke-2 berakhir tanpa insiden.
Hari ke-3, 17 November 2011 Jarak target: 24km, Berawan, 16�C/10�C.
Hari keberapa sekarang?/ Hari ke-3.
Benar, hari ini adalah hari ke-3
Aku tidak bisa tidur.
Dia berhenti mendengkur jika kau mencubitnya.
Tapi dia cuma sebentar berhenti mendengkur.
Seung-ha luar biasa.
Apa tak ada yang bisa kita lakukan terhadapnya?
Memfilmkan dengkurannya, itu sangat buruk.
Kim Mu-jin (Pembuka Jalan) Hari ke-3 merupakan titik balik dari semua lintas.
Kau mungkin akan ragu akan perjalanan ini.
Jangan melupakan tujuan awal.
Ini sangat penting, jangan melupakan tujauan awalmu.
Aku tidur mungkin 2 sampai 3 jam.
Aku kesal dan melihat ponselku dan waktu menujukkan 1:58 pagi.
Aku tidak sadar saat itu, tolong diedit kata-kata kasarku.
Aku hampir menangis karena tak bisa tidur.
Sungguh.
Aku sangat lelah.
Apa yang harus kita lakukan? Aku bisa gila disini?
Aku hanya dapat menahan emosiku begitu lama tanpa tidur.
Kami baru saja membicarakan cara menangani dengkurannya.
Minumlah obat-obatan herbal, Kondisiku buruk karena kurang tidur.
Aku juga akan gila, anjingnya terus membuatku terjaga!
Hari ini menjadi hari terakhirku!
Aku akan pulang dan mendengkur.
Aku tak peduli jika mereka lebih tua, aku akan mengeluh pada mereka!
Setelah itu aku akan minta maaf.
Ayo.
Ayo Mimi, aku tak bisa menggendongmu seharian.
Kau juga tak bisa tidur?
Apa kakimu terluka?
Apa kau terluka?
Dia tak mau jalan.
Batas kemampuannya sampai 50M.
50M?
Dia tak mau berjalan lebih dari itu.
Ada Mimi untuk menemani Hyo-jin...
...tapi aku punya Mina. Berikan salam.
Mina (tidak ada data). Hai, aku Mina dan aku tidak mendengkur.
Sampai jumpa.
Karena bintang zodiakku itu kuda, aku harus berhenti disini.
Kita buat wawancara dadakan dengan Nn. Lee Soo-in.
Halo./ Halo.
Namaku Lee Soo-in dan usiaku 26 tahun.
Aku memenangkan kontes kecantikan Chunhyang.
Chunhyang? Bukankah itu sangat sulit untuk dimenangkan?
Posisi pertama! Lee Soo-in! Selamat!
Siapa aktris favoritmu?
Lee Mi-sook.
Jadi dia menjadi panutanmu?
Jika ia menjadi panutanmu...
...lalu kau tertarik dengan siapa dalam tim kita?
Apa? Mendadak sekali!
Bisa kalian berhenti melihat?
Kau ingin makan malam bersama siapa?
Kang Shin-chul.
Kang Shin-chul!
Pria berbahaya!/ Kenapa?
Kondom - 5000.
Hari ke-3, Lee Soo-in menunjukkan ketertarikannya pada Kang Shin-chul.
Selamat malam.
Ini episode perdana dari HAMS.
Alias HA Jung-woo Motel Show.
Terima kasih sudah bergabung.
Aku pembawa acara kalian, Ha Jung-woo.
HAMS (Ha Jung-woo Motel Show)
Pria terseksi dalam tim kami, Kang Shin-chul.
Bawa dia masuk menjadi tamu pertama kita.
Silahkan masuk.
Senang kau bisa datang.
Kabarmu baik?
Sudah seberapa jauh? Sudah 3 hari.
Sulit, tapi menyenangkan.
Bagian mana yang menyenangkan?
Bersama orang-orang, makan 3 kali sehari.
Itu menyenangkan? Makan 3 kali sehari?
Rasanya seperti aku kembali saat wamil.
Kami dengar kau pria terseksi diantara kami.
Kenapa orang mengatakan itu?
Kita sudah melakukan wawancara tadi./ Sudah pasti.
Kami bertanya pada Soo-in siapa yang menurutnya seksi...
...dan seseorang yang dia suka.
Dia langsung memilihmu.
Dia tak menyebutkan tadi saat kami mendapatkan kesempatan untuk bicara.
Tentu saja ia tak mau mengungkapkannya.
Ia bilang aku sudah tua.
Tapi itu sebabnya ia mengatakan kau seksi.
Aku tak yakin... bagaimana menanggapinya.
Benarkah?
Kau merasa tidak nyaman?
Cuma merasa malu saja./ Santai saja.
Tolong diturunkan resletingnya. /Ya.
Apa arti "wanita" bagimu?/ Udara?
Seperti, "Udara ada dimana-mana"?
Wanita ada selalu dimana-mana, tapi bukan berarti mereka dapat dimiliki.
Lalu bagaimana dengan udara?/ Aku lajang saat ini.
Tapi kau akan kehabisan napas.
Kurasa aku menggunakan perumpaan yang salah.
Apa arti "wanita" bagimu?/ Aku akan jawab dengan lebih hati-hati.
Sosok seorang ibu?
Ibu? Agar kau bisa mendapatkan uang saku?
Itu pasti bagus, tapi aku maksudku bukan itu./ Punya payudara besar?
Jangan bercanda tentang ibuku.
Hindari lelucon tentang keluarga.
Kau menjadi apa di kehidupanmu sebelumnya?/ Kurasa aku seekor anjing.
Jadi kau berkaki empat?
Makan apa saja di lantai./ Menjilat kemaluanmu sendiri.
Sebentar.
Kurasa aku terlalu terburu-buru menjawab.
Mungkin seekor harimau.
Jadi kau menyerang dan membunuh apa saja?/ Hewan penuh kekerasan.
Sebentar.
Maksudku, harimau jago bertarung.
Tapi tak sebanding melawan gajah.
Aku seekor gajah di kehidupaku sebelumnya./ Kau yakin?
Kita anggap gajah saja, Aku seekor gajah.
Karena gajah jago bertarung?
Kenapa kita terpaku dengan bertarung, tapi yang ingin kukatakan itu...
Gajah tak cocok dengan perumpaanku.
Harimau itu agresif dan hewan yang penyendiri.
Kau tak butuh bantuan untuk mendapatkan wanita?/ Bukan itu maksudku.
Lebih seperti penyerang cadangan daripada penyerang utama.
Jadi kau pembantu tetap?
Kau pandai dalam membuat tamumu merasa tidak nyaman.
Tak ada pertanyaan lain? Hanya tentang wanita?
Jeda iklan.
Sosis Max!
Makanan gembira untuk penduduk kota bahagia
Hari ke-4, 18 November 2011 Jarak target: 35km, Hujan rintik, 16�C/11�C
Akumulasi yang kelelahan selam 3 hari
Pengaturan periode waktu lebih dari 35km per hari.
Mana Hyo-jin?
Dia mulai terlambat. Jun-gyu bersamanya.
Aku tak suka makanan sekali gigit.
Kutanya pada diri sendiri apa yang kulakukan disini...
...setelah mandi air dingin tadi malam.
"Dimana aku, siapa aku, dan siapa orang-orang ini"?
Berjalan-jalan tanpa riasan wajah...
Aku mulai merasa terganggu dengan kamera terus mengikutiku seharian.
Aku telah membuat citra mempesona selama ini...
...tapi sosok asliku sekarang mulai terkuak.
Tolong jangan ambil gambarku.
Sangat berat berjalan tanjakan.
Aku belum mati kelelahan.
Kita sekarang di Pyeongtaek.
Tak seperti 3 tahun lalu, kami berjalan lebih 15km.
Jarak target hari ini yaitu 36km.
Aku benar-benar dalam keadaan kesurupan.
Hari ini adalah jarak terpanjang yang kami tempuh, jadi kami bisa langsung merasakannya.
Sangat menyiksa, seperti berjalan tanpa alas kaki.
Penuh lecet dan banyak darah.
Banyak menguras tenaga hari ini.
Akhirnya, makan malam!
Aku pandai menjahit.
Berhenti bicara omong kosong.
Bekerja setangah-setengah.
Coba kulihat./ Tidak perlu.
Hari ke-5, 19 November 2011 Jarak target: 33km, Berawan, 16�C/6�C.
Kita di tanda ke-42 menit.
Kenapa kau tak memberitahu kami?
Kami sudah umumkan tadi malam.
Pendengaranku kurang bagus.
Bagaimana kalau kita terlambat?/ Kau akan mendapat siraman hari ini,
Ayo pergi ke Seoul.
Nn. Hyo-jin, kau terlambat.
Bukankah siraman air disedikan untuk anggota terakhir?
Kau bilang cuma orang terakhir akan mendapatkannya!
Cuma satu orang!
Kau sudah sarapan? Bagaimana rasanya?
Begitu air mengenaimu, kau dikirim ke taman fantasi.
Ya Tuhan.
Kau harus mengalaminya setidaknya sekali dalam perjalan ini.
Ini untukmu.
Dia bilang aku menangis.
Aku akan mengawasi dia mulai hari nii.
Aku bisa menyelesaikan perjalanan ini, tapi aku tak mau melihatnya lagi.
Hari ke-2 dengan Klub Lintas Alam YGK
Kau kelelahan.
Berkeringat sekali!
Sudah masuk masa-masa krisis.
Lihatlah jarak antara kedua tim.
Mereka tertinggal 400m.
Kenapa kita buru-buru hari ini? Apa kita sedang berkompetisi?
Tak masalah dengan berjalan cepat, tapi jaga kondisi kalian.
Kami membangun kerja sama tim saat kami melawan mereka.
Mereka membuat kami semakin lebih cepat.
Kita hampir sampai!
Hari ke-5 - Berkemah di luar.
Hari ke-6, 20 November 2011. Jarak target: 35km, Cerah, 6�C/0�C
Moon-kyung.
Kurasa dia sakit perut.
Dia bangun pertama untuk bersiap kemudian pingsan.
Aku tak bisa makan.
Baik, aku tak akan memaksamu.
Ini tidak benar, cuaca terlalu dingin.
Suhu terasa seperti -5�C.
Sangat dingin hari ini.
Jam 6:50, ayo kita jalan.
Jalan untuk apa?
Kau tak anggap ini terlalu berlebihan?
Apa?/ Kita butuh istirahat.
Makanya jangan terlalu banyak minum alkohol tadi malam.
Apa aku salah karena ingin tepat waktu?
Kau bangun pukul 6:50 dan mengeluh?
Aku sudah siap berpakaian.
Ayo cepat.
Aku hampir mati kedinginan tadi malam.
Angin juga kencang.
Aku memegangi tenda karena kupikir tendanya akan melayang.
Ternyata, penutup tenda tertiup angin.
Aku khawatir apa yang akan terjadi.
40km lebih... Bukit Air Mata?
Aku akan menangis.
Tanpa henti mendaki 5km.
Apa?!
Ayo bersiap-siap!
Jarak masih jauh sampai makan siang.
Kita berjalan tak secepat biasa.
Kita harus lebih cepat.
Biar kupengang./ Pergilah.
Aku merasa tidak enak.
Jalan saja sebelum aku memukulmu.
Lebih baik terus berjalan, daripada istirahat.
Kenapa?!
Kita harus istirahat.
Tinggal 8km lagi.
Kita harus berhenti, aku tak sanggup berjalan 8km!
Tentu, itu tergantung pada peserta yang termuda.
Salah satu dari kami mundur, terlalu lama menukar sepatu.
Dia sudah tertinggal terlalu jauh.
Kami mendapatkan bantuan disini tapi ia sendirian.
6 tahun tanpa pacar.
Ketika aku sudah terbiasa dengan kesepian, aku mengadopsi anjing.
Bong, Jae, Kurt, Ji-su.
Mereka semua jantan.
Mereka bilang setidaknya aku harus membawa anjing betina.
Tapi aku merasa canggung di sekitar wanita, sekalipun itu anjing.
Memalukan sekali.
Aku yang paling atletis.
Mungkin itu karena kesakitan.
Tidak apa, tak perlu melakukannya.
Terus jalan saja.
Jangan kerasa kepala, orang tua.
Aku baik saja.
Aku akan memijat kakimu.
Pemilik restoran. Bukankah harusnya kalian di Gwang ju sekarang?
Hari ke-7 - 21 November 21 2011 Jarak target: 38km, Cerah, 8�C/-2�C.
Aku bisa kesana dengan satu kaki.
Kau tak akan sanggup bahkan jika seseorang membayarmu...
...ketika usiamu lewat 40 tahun.
Jangan sia-siakan masa mudamu.
Terasa seperti mimpi dalam beberapa tahun ini.
Tepat.
Lihat, ia menangis.
Kenapa kau menangis?
Karena masa mudamu sudah lewat?
(Jangan bangunkan dia, kita pergi saja)
Cepat, kita harus pergi.
Dia benar-benar tertidur pulas.
Mereka meninggalkanmu.
Aku ketinggalan.
Selamat datang!/ Senang melihat kalian!
Aku sungguh ingin membangunkanmu...
...tapi mereka melarangnya.
Atau kau ingin aku keluar?
Tidak.
Menurutku begitu./ Tidak.
Apa yang akan kaulakukan jika hal yang sama terjadi?
Aku pasti akan membangunkanmu.
Ingat itu.
Lihat aku, aku akan mengawasimu.
Halo./ Senang bisa menyusul.
Kau tidur seperti bayi, kami tak bisa membangunkanmu.
Aku memikirkan 2 orang saat aku bangun.
Siapa?
Keparat ini dan kau.
Aku
Sue Valentino @IDFL.us
Selamat datang Kong Hyo-jin dan Ha Jung-woo dan kru Project 577
Apa yang terjadi? Rasanya seperti pesta kampung.
Rasanya menyenangkan.
Lihat penggemar remajaku? Aku masih terkenal.
Aku bisa merasakannya.
Terima kasih banyak atas sambutannya.
Aku Ha Jung-woo, pak.
Itu kau, Tn. Ha.
Kau tampak beda seperti ini.
Lee Jun-won (Walikota Gongju). Terima kasih atas kunjungan kalian.
Silahkan menikmati perjalan kalian disini.
Semoga kalian bisa istirahat cukup dan mulai besok dengan semangat.
Terima kasih!
Kunjungan ke RS
Apa aku harus terus berjalan dengan rasa sakit ini?
Tak ada perubahan? Apa itu akan tetap sama?
Ini lebih mirip bekerja bukannya olah raga...
...karena tubuhmu sudah mencapai batas kelelahan.
Halo.
Jika rasa nyeri berlanjut, mungkin tulangnya ada yang patah.
Jika rasa nyeri semakin memburuk, kau harus melakukan X-ray.
Aku hanya bisa memberi pelemas otot dan obat anti-peradangan.
Mereka sudah diperiksa tadi malam...
...jika kau merasa sakit atau ada gejala lain...
...langsung beritahu kami.
Hari-ke8, 22 November 2011. Jarak target: 42km, Berawan, 10�C/0�C
Sudah berapa jauh kita berjalan sejauh ini?
Karena masih pagi.
Kita hampir sampai.
Berjalan kurang lebih 13km.
Kita sudah berjalan jauh.
Ha Suk telah ketingalan jauh.
Seberapa jauh ia tertinggal?
Myung-woo, bisa kau mendengarku?
Jawablah.
Sepertinya dia diluar jangkuan.
Aku akan berjalan sejauh yang kubisa.
Ha Suk (28, aktor) Keyakian adalah kekuatanku untuk hidup.
Keyakinan akan lebih baik jika aku hidup dengan baik.
Itu tampak parah.
Lee Ji-young (tenaga medis) Bisa kau berjalan besok?
Aku meragukannya.
Manajerku telah bersamaku melewati masa-masa sulit.
Dia bersamaku saat aku gagal.
Dia yakin bahwa aku akan berhasil...
...meskipun bisnis sedang buruk.
Aku mau melakukan yang terbaik karena ia percaya padaku.
Masa depan itu penting, dan begitu pula saat ini.
Jika aku tak bisa melakukannya.
Kuberitahu rasa sakit akan terus terasa, bukan cuma sekarang.
Menurutku aku sanggup.
Aku tahu betapa sakit saat aku bergerak.
Pengakuan
Pengakuan atas nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus, Amin.
Ketika mental dan fisik ku terkuras.
Aku sedang keluar bersama teman dan pacarnya...
...dan pergi ke tempat karaoke...
...dan telajang sendiri.
Setelah itu mereka putus.
Mereka putus?
Ya, mereka mengatakan itu bukan karena aku...
...tapi kemaluanku pasti menjadi alasannya.
Apa kau dalam keadaan sadar melakukannya?
Aku mabuk berat.
Kalau begitu kau tak begitu ingat?
Anehnya, aku ingat jelas bagian itu.
Berdiri di sofa, menurunkan celanaku...
...ada celana dalam wanita di kakiku.
Aku menunjukkan semuanya pada mereka.
Baik, apa lagi?
Saat kita mulai, Seung-ha mendengkur keras.
Tapi aku juga mendengkur sedikit.
Bagi anggota yang lain...
Aku membuatnya terlihat seolah hanya dia yang mendengkur di kelompok ini.
Kau tahu dia sangat dibenci...
...dan ia menjadi penyendiri karena itu, kan?
Ya, aku tahu./ Apa kau merasa menyesal?
Ya.
Kuharap aku bisa menanggung beban itu.
Aku malu telah melakukan ini pada anggota termuda di kelompok kita.
Hari ke-9, 23 November 23 2011. Jarak target: 46km, Hujan, 10�C/ 3�C Awan besar melewati wilayah selatan...
Akan turun hujan deras besok pagi...
Hujan deras tak terduga
Cedera bertambah
Jalan licin.
Tempat penampungan darurat.
Berapa lama kita disini?/ Masih belum diumumkan.
Ini membunuhku.
Bila kita terus seperti yang direncanakan...
...kita akan sampai ke penginapan setelah pukul 7.
Kita tak bisa merekam lagi saat kita sampai.
Mohon perhatian!
Kita ingin melanjutkan seperti yang direncanakan...
...namun karena cuaca buruk, dan ada tanjakan yang berbahaya.
...kita akan berkumpul lagi disini dan kita sudahi untuk hari ini.
Kita akan bermalam di gereja ini dan mulai besok.
Astaga.
Dan menuju Wan ju dan Jalan Moraejae besok.
Jadi ditambah jarak dalam sehari?
Menurut jadwal ditambah satu hari.
Satu hari lagi.
Kita akan tidur disini malam ini.
Kenapa ia memanggil semua untuk direkam? Dia bisa saja meminta kita.
Aku tak suka sikapnya.
Tak bertanya pendapat kita, membuat keputusan sendiri.
Kita istirahat sebentar lalu kumpulkan barang-barang kita.
Kita harusnya minum-minum semalam!
Hari ini Tuhan memberi kita hari istirahat
Ke klinik akupuntur
Kita butuh perawatan kalau tidak kita bisa tewas.
Sudah kupikirkan tentang hal ini sejak tadi pagi...
...apakah aku harus memberitahu mereka aku sudah keluar.
Aku merasa ingin menyerah setiap kali aku merasakan sakit.
Aku mulai membaik tapi perjalanan pagi ini sangat parah.
4 orang cacat disini.
Hari ke-10, 24 November 2011. Jarak target: 16km, Cerah, 6�C-l1�C.
Ayo berangkat.
Seung-ha, apa yang akan kaulakukan? Kita akan berangkat.
Aku akan pergi.
Apa?/ Aku akan terus.
Pada saat kita mulai, kami sudah membuat aturan sangat jelas.
Kau menyebabkan perkelahian dengan kru semalam.
Semalam itu kejadiannya sangat serius.
Kau bilang kau menghubungi manajermu untuk pulang.
Kau boleh pergi dan pulang.
Kita sudah tertinggal, jadi kita akan mulai pukul 8:10.
Lupakan saja.
Silahkan minta maaf.
Lupakan saja, kenapa mereka menyalahkanku?
Tidak.
Sutradara, aku harus bicara dengannya.
Seung-ha, ayo bicara disini.
Apa yang terjadi semalam?
Aku sedang minum-minum dengan kru kamera, dan seseorang berkomentar tentang sikapku.
Sikap?
Entahlah, ia membuatku kesal.
Dan?
Aku memaki dan kubilang aku akan pulang.
Dia mengajariku cara bersikap...
Aku harus bersikap tenang dan menahan diri.
Aku tahu dia bermaksud baik...
...tapi jujur saja...
Aku akan pulang, dan menelpon manajerku!
"Melepon manejerku, aku akan pulang"/ Tidak, aku tidak menghubunginya.
Mereka bilang kau menghubunginya.
Kau tahu bagaimana rumor menyebar.
Orang bicara dan bila sudah menyebar, itu sangat jauh dari kebenarannya.
Kita sudah setengah jalan.
Dia tak bisa lulus karena ini.
Dia harus mengambil satu semester lagi.
Kita maafkan saja dia.
Pertimbangkan dan bicarakan dengan AD.
Jika kau memilih tinggal...
...kau harus minta maaf secara terbuka pada semua orang sebelum kita pergi.
Ayo beri dia kesempatan sekali lagi.
Silahkan minta maaf.
Jadilah dirimu sendiri.
Aku minta maaf karena menyebabkan masalah.
Yang kukatakan ini untuk kebaikanmu sendiri.
Jangan sedih Seung-ha.
Cara minum bir dengan cepat.
1. Buat lubang di bawah.
2. Taruh lubangnya ke mulut.
3. Buka penutupnya.
Kelebihan minum akan menyebabkan kecelakaan.
Itu membuatku takut.
Aku tak mempersiapkan diri untuk ini.
Aku berjalan karena aku ingin menurunkan berat badan.
Orang mengatakan itu akan memberi tekanan pada lututku dan mereka mencoba untuk menghalangiku.
Tapi aku tak mendengarkannya, dengan jantan menghadapinya.
Aku naik 23kg untuk peran ini.
Aku menggambarkan sosok aslinya, dan memberi tekanan pada lututku.
Pusat Rehabilitasi
Satu, dua, tiga.
Berjalan menanjak akan memperburuk cederanya.
Lutut rasanya nyeri saat berjalan.
Kau harus tetap waspada, dan ada penaikan ketegangan ketika kau merasakannya.
Tanpa ketegangan paha, Anda akan merasa balik menekan.
Apa ada tanjakan lagi?
Ini rute yang kita rencanakan./ Apa nama jalannya?
Jalan Moraejae.
Hari ke-11 dari rute ini setiap 5km akan ada tanjakan
Karena kelelahan 10 hari terakhir ini, perjalan ini akan menjadi melelahkan.
Hari ke-11, 25 November 2011. Jarak target: 34km, Berawan, 9�C/-5�C.
Pagi hari penilaian.
Aku memprediksi ada 4 orang yang akan mundur.
Aku tak akan mengungkapkan nama mereka.
Rute yang menanti kita merupakan jalan menuju neraka! Jalan Moraejae!
Persiapkan diri kalian! Semoga sukses!
Semoga sukses!
Berhenti mengatakan itu!
Beri aku ranselmu.
Tidak apa, ransel ini bukan masalah.
Lutut kanan cidera, Aku perban dengan kuat.
Tak ada istirahat.
Disini bagus.
Kenapa kau membawaku kemari?
Daripada istirahat di rumah tak melakukan apa-apa.
Kupikir aku akan memberimu waktu untuk menyegarkan dan merenungan diri.
Semua teman dan rekanmu ada disin.
Tapi aku tak tahu siapapun disini.
Aku kesepian dan sampai menangis dalam kantong tidurku.
Aku membawa Mimi supaya aku tak kesepian...
Tapi, kau menangis?/ Tidak.
Jangan menangis./ Aku tidak menangis.
Jeda iklan
Nongshim Ramen.
Semua berkumpul!
Semua berkumpul!
Hari ke-13, 27 November 2011. Jarak target: 29km, Cerah, 17�C/0�C.
Kita ada tamu spesial hari ini.
SILENCED, Uhm Yong-hoon.
CEO Samgeori Pictures, Uhm Yong-hoon
sutradara LOVE FICTION, Jeon Kye-soo.
Jeon Kye-soo
Pimpinan Fantagio, Nah Byung-joon.
Nah Byung-joon, Fantagio
Dan manejerku, Lee Sang-hoon.
Lee Sang-hoon, Fantagio
Ayo pergi!
Apa yang terjadi?
Dia sudah bersamaku sejak lama.
Dia sudah merasakannya.
Harus olahraga secara teratur.
Sepatuku ada masalah.
Ada bedak di rambutmu.
Kau tidak apa?
Jangan menggangguku?
Dia bilang ia akan memecat aktornya yang mundur.
Aku tak bisa merasakan kakiku./ Kau sudah terbiasa untuk itu.
Bu! Apa yang kaulakukan disini?
Bu!
Aku tak akan melakukan ini lagi.
Menyenangkan tapi melelahkan.
Siraman air.
Tidak ada pengecualian.
Hari ke-14, 28 November 28 2011 Jarak target: 29km, Cerah, 20�C/7�C.
Ayo berbaris.
Suh Kang-joon, manajer Ha Jung-woo.
Cepat!
Jangan biarkan Kang-joon masuk kesana.
Lihatlah wajahnya bingung.
Bukankah harusnya kita menyita ponselnya?
Dia tidak mau. Jangan dipaksa.
Ayo pergi.
Ini kesempatan kita untuk balas dendam.
Ini akan melelahkan.
Kemari kau!
Sial.
Kapan mereka pergi?
30 menit yang lalu./ Apa?
30 menit.
Jin-wook, kita harus pergi.
Tak ada yang bisa kulakukan, selain mengejar ketinggalan.
Menarik, dikerjain.
Ayo cepat.
Aku yakin dia lari secepat kilat...
...untuk mengeluarkan kita karena meninggalkan dia.
Apa yang terjadi.
Dia pantas merasakannya.
Sial!
Mereka sudah datang? Apa yang akan kita lakukan?
Dia sudah datang? Lari?/ Aku melihatnya.
Bagaimana rasanya?/ Aku sangat terkejut.
Ketika aku sadar, aku melihat sekeliling...
...dan melihat keparat ini terbaring disana.
Aku hendak meninggalkan dia, tapi itu akan menyebabkan masalah besar.
Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Tidak tahu namanya...
Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Tn. Han
Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Sung-chun./ Pasti Sung-chun.
Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Han Sung-chun.
Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Kami berjalan bersama sekali dan dia sempat tertinggal.
Kita tak akan berhasil bersama.
Han Sung-chun (35, pengangguran). Semua orang memilihku, kan?
Han Sung-chun (35, pengangguran)
Kurasa juta begitu.
Bahkan bila aku harus merangkak, aku akan menyelesaikan perjalanan ini.
Hari ke-15 29 November 2011. Jarak target: 35km, Cerah, 21�C/8�C.
Apa kau harus sikat gigi sambil berjalan?
Ransel batu.
Cuacanya bagus!
Agak berkabut, tapi awal yang baik untuk melanjutkan.
Ha Jung-woo (34, aktor). Kami akan mulai kamera tersembunyi pada Sung-chun.
Kita pakai Seung-ha sebagai umpan.
Dia akan lemas di sampingnya.
Sung-chun tak banyak membantu, ia tak akan mengambil tas itu.
Dia akan menyerahkan ranselnya pada Sung-kyun.
Dia akan mengambilnya lebih dulu...
...tapi ia dalam kondisi buruk, jadi Sung-chun akan mengambil alih.
Dengan begitu Sung-chun akan membawa tasnya.
Aku tak sanggup lagi.
Sung-kyun, kau tidak apa?/ Ya.
Ada yang mau bantu?/ Rasa nyerinya kambuh.
Sang-won, kau mau mengambil alih?
Maaf, kawan./ Tidak apa.
Akan kubawa.
Bisa kau membawanya sebentar?
Sial!
Terima kasih banyak./ Tidak masalah.
Sung-chun memang pria sejati.
Dia menggigit umpannya.
Kita harus membuat dia membawanya sampai makan siang.
Tapi sudah pukul 9:45 sekarang!
3 jam lagi!
Kau melihat batu di dalam, kan?
Bagus.
Kau pasti dalam kondisi prima, kau tampak begitu santai.
Santai, tapi keringatan.
Apa kau akan membawanya sampai selesai?
Sedang kupikirkan, tapi kita ingin berbagi pengalaman ini.
Siapa "kita"?
Bukankah kita bersama-sama?
Tidak ada "kita" dalam "perorangan"./ Kita itu satu.
Kupikir kau salah paham.
Kau tidak apa?/ Aku baik saja.
Kupikir ini tidak berat.
Bisa dia berjalan?
Rasanya sakit, jangan.
Kita harus melanjutkan perjalanan setelah istirahat disini.
Kita harus segera pergi.
Beri dia 3 menit lagi.
Ada terlalu banyak beban.
Begitu banyak tekanan.
Kita lihat apa kau bisa berdiri./ Baik.
Suruh semua bersiap!
Sisi mana?/ Kenapa mendadak?
Kau terlalu banyak manaruh beban.
Bantu dia berjalan.
Lututnya cidera./ Lutut mudah cidera.
Dia sudah seperti ini seharian.
Bukankah kita harus memberinya keringanan?
Dia terluka karena kita bercanda dengan dia.
Panggil ambulans!
Kita bawa semuanya ke pemberhentian selanjutnya.
Panggil ambulans kesini.
Masuklah dan naikkan dia.
Aku tahu ini tidak nyaman dan terasa canggung.
Young-hoon, bisa kau keluar?
Aku harus membahas ini dengan sutradara, ini cidera serius..
Tidak, aku bisa berjalan./ Berjalan itu bukan masalah.
Jangan begitu./ Mari kita bicara.
Apa yang akan kita lakukan sekarang?/ Tunggu sebentar.
Ini harus di tangani oleh dokter, kita tak bisa menghalanginya.
Kita menaruh batu di dalam tas dan membuat dia membawanya.
Jalan turunan ini menambah tekanan pada lututnya.
Kita harus sampai ke pangkalan sebelum malam tiba, kan?
Kenapa kau begitu keras kepala?
Kau tak bisa membiarkan dia berjalan, aku tahu seberapa parah lututnya.
Dia harus dibawa ke UGD.
Kita bisa memberi dia sedikit kelonggaran, ini kesalahanku.
Setelah dia diobati, sebagian dari kita akan kembali dan berjalan dengan dia.
Kau akan sampai disana pada malam hari.
Tidak apa.
Ini jalan terbaik, kami akan melakukannya.
Dia tak seperti orang lain, ia kira hidupnya tergantung pada ini.
Sung-chun! Jangan keluar!
Kita rawat kau dulu, lalu berjalan.
Kau akan menyelesaikan perjalanan ini.
Aku punya masalah lutut, dokter harus memeriksamu.
Kakimu akan semakin parah jika kau tidak diobati.
Tekadmu sendiri tak akan memecahakan masalah ini.
Dirawat itu satu-satunya pilihan.
Kau harus diperiksa.
Itu tidak melanggar aturan.
Kenapa kau begitu keras kepala?
Kita tinggalkan saja dia untuk saat ini.
Ambilkan makan siang untuk Sung-chun.
Jarang sekali mendapat gaji.
Aku memberitahu kerabatku bahwa aku sedang mengerjakan sesuatu.
Tapi lebih besar pasak daripada tiang.
Selalu seperti itu.
Orangtuaku menyuruhku untuk tak melakukan apa-apa.
Han Sung-chun (35, pengangguran) Aku berjanji pada diriku sendiri.
Jika aku menyelesaikan perjalanan ini...
Tidak, biar kuungkapkan dengan kata lain.
Jika aku tak bisa menyelesaikan ini, hidupku memang tidak layak.
Kau punya tekad dan tujuan...
...tapi keras kepala tak ada gunanya bagimu.
Aku akan pergi.
Berapa banyak waktu lagi?/ Kita punya cukup banyak waktu.
Masih banyak waktu.
Aku baik saja.
Ayo pergi!
Aku akan terus! Biarkan aku pergi!
Setidaknya sampai makan siang!
Tidak! Biarkan aku pergi!
Kenapa kau begitu keras kepala?/ Biarkan aku pergi.
Baik, pergilah! Tapi makanlah dulu!
Lepaskan!/ Jangan begini.
Sung-chun, kau bodoh!
Aku harus pergi! Lepaskan aku!
Biarkan aku pergi!
Ayo kita pergi bersama!/ Tunggu kami!
Kumohon, ayo ke rumah sakit lebih dulu.
Berdiri, kita ke rumah sakit./ Ayo, jalan kesana.
Biar kami bantu.
Kau bisa menjadi cacat.
Hanya butuh waktu sebentar untuk diobati.
Tenanglah./ Tenanglah.
Coba pikirkan, bagaimana kau bisa sampai kesana?
Kau dapat melanjutkan setelah kau diperiksa.
Ini tak akan membantumu.
Setelah diobati kita jalan kesana.
Kita akan naik mobil dan berjalan dari sana.
Produser mengatakan tidak masalah./ Kita sudah mendapat ijin.
Kau tak melanggar aturan, jangan keras kepala.
Aku tak mau ke rumah sakit!
Kenapa?/ Aku hanya tidak mau saja.
Bagaimana kalau mereka mengatakan aku tak boleh lanjutkan?
Bagaimana kalau mereka tak membolehkanku berjalan?
Tapi lututmu akan semakin parah.
Ayo naik mobil RV dan coba pikirkan lagi.
Ayo bicara denganku.
Ada yang ingin disampaikan Sung-chun, mohon berkumpul semua.
Setelah percakapan yang panjang...
...dengan sutradara dan produser.
Aku...
...memutuskan...
...untuk berhenti sampai disini.
Sudah kuputuskan.
Seung-ha! Ini bukan salahmu!
Maafkan aku.
Ini bukan salahmu, jadi jangan khawatir.
Maafkan aku.
Aku mohon maaf atas ketidaknyamaan ini.
Sung-chun, ayo kita lanjutkan.
Ikut bersama kami, sampai akhir!
Kami akan kembali dan melanjutkan bersamamu, kita semua.
Sampai ketemu di Haenam.
Han Sung-chun, bodoh
Ayah.
Aku tak pernah mengatakan aku sedang ikut perjalan lintas alam.
Aku tak memberitahumu dengan sengaja.
Kau selalu melihatku menyerah.
Aku sudah menjadi orang yang payah.
Tapi...
Aku lapar.
Kemari kau!
Apa itu!
Apa ini kamera tersembunyi? Dari awal?
Apa cuma sebagian atau keseluruhan?
Bu, bisa aku mendapatkan makan siangku?
Bagaimana kalau minta maaf?
Maafkan aku.
Sial, aku akan menghancurkan kakimu!
Dia bereaksi berlebihan, tapi kenapa kau begitu mudah tertipu
Aku biasanya tak seperti ini.
Aku tidak tahu.
Dia memainkan perannya dengan sempurna.
Aku tak bisa menyelesaikan makan siangku.
Aku benar-benar tidak tahu./ Aku juga.
Kau tahu tidak, kakinya pincang karena memang disengaja.
Dia berjalan pincang menuruni tangga.
Menurutku, "Itu aneh".
Tapi kupikir lututnya mati rasa.
Jangan kira bisa minta bantuan selama sisa perjalan ini.
Aku mencintaimu!
Jeda iklan
Makanan yang cocok olah raga lapangan.
CJ's Chestnut!
Aku lupa aku telah membuat citraku selama 10 tahun.
Aku terlalu lelah memikirkannya sambil berjalan 8 jam sehari.
Aku telah menunjukkan sikap tidak sopan.
Aku harusnya lebih berhati-hati.
Aku bisa istirahat dalam mobil...
...tapi aku malah berskikap seperti pria.
Siapa yang harus kusalahkan karena tampak seperti gelandangan kecuali diriku sendiri?
Aku tak bisa meminta kru untuk tak merekamku atau mengeditnya.
Aku bisa di belakang untuk rekaman yang penting.
Atau aku bisa di dekatnya selama wawancara.
Itu perbuatan egois untuk meminta memotong aku muncul di belakang.
Aku sudah memikirkannya karena ini hampir selesai.
Entahlah...
Hari ke-16, 30 November 30 2011. Jarak target: 35km, Hujan, 12�C/8�C.
Hari ke-17, 1 Desember 2011. Jarak target: 36km, Hujan, 9�C/l6�C.
Kepala desa membicarakan kita.
Itu suara Jung-woo.
Aku akan sangat menghargainya...
...jika kau bisa membawa makanan untuk tamu kita.
Pemandangan yang indah.
Hari ke-18, 2 Desember 2011. Jarak target: 30km, Barawan, 1�0C/l3�C
Aku sudah menyebarkan gosip.
Apa yang terjadi antara Hyo-jin dan kau.
Ketimbang aktris...
...dia lebih mirip wanita lemah bagiku.
Jadi aku lebih memperhatikan dia.
Sebagai pemimpin kelompok, aku tak bisa mengurus satu orang.
Jadi aku minta kau untuk merawatnya.
Setelah 5 tahun pacaran...
...upacara pernikahan, Yoo Ji-tae dan Kim Hyo-jin basu saja dimulai.
Untuk Kim Hyo-pn, aku sangat ingin melihatmu memakai gaun pengantin.
"Kami akan menjalani kehidupan yang baik", kata mempelai pria
Hari ke-19, 3 Desember 2011. Jarak target: 33km, berawan, 12�C/l3�.
Matahari hari ini sangat indah.
Hidungku mampet karena pilek, tapi tinggal satu hari lagi.
Aku tak begitu merindukan Seoul saat ikut perjalanan ini.
Kecuali burger, kue beras dan semacamnya.
Aku khawatir tentang pendunran diri.
Aku menghabiskan waktuku 20 hari terakhir ini bersama mereka.
Aku akan sendiri lagi.
Aku bukan seorang artis, tapi salah satu anggota dari sebuah tim besar.
Harus kupikirkan apa yang bisa kudapat dari sini.
Surat untuk orang terkasih.
Kami semua juara pertama, kami melakukannya bersama-sama.
Besok, kamu akan mencapai finish.
Menyelesaikan ini penting, tapi aku berharap...
...lebih peduli dan membuat mereka tertawa.
Aku harus menyelesaikan perjalanan ini karena ada kau di sampingku.
Bahkan saat makan, kami bersama.
Kami tertatih-tatih bersama.
Tapi setelah melewati cobaan ini...
...aku menjadi lebih percaya diri sebagai aktris.
Ayah, kau tahu ayah adalah orang yang paling kubanggakan, kan?
Kau akan terkejut bila melihat ini, melihat sisi baru dari anakmu.
Terima kasih sudah merawat kami.
Anakku sayang, Do-kyung.
Aku tak tahu...
...kau begitu suka bermain.
Ayah membesarkanku dengan penuh sayang.
Dan aku dikelilingi oleh orang yang menyayangiku.
Terima kasih.
Dan setelah istirahat, aku ingin pergi melakukan perjalanan ini lagi denganmu.
Terima kasih.
Aku mencintaimu.
Hari ke-20, 4 Desember 2011. Jarak target: 22km, Barawan, 10�C/3�C.
Kita hampir mencapai finish, bagaimana perasaanmu?
Kita di Haenam, tapi tak ada apa-apa disini.
Aku mengharapkan harta karun atau semacamnya...
...sesuatu yang berharga dari hidupku.
Tapi cuma ada sawah.
Ini akhirnya. Lihat itu.
Akhirnya tiba!
Hari ini adalah hari ke-20.
Kami sudah berjalan selama 20 hari untuk sampai kesini.
Ini adalah akhir perjalanan.
Kami sudah sangat dekat.
Kupikir aku akan mendapat semacam pencerahan...
...mungkin wahyu tentang diriku.
Tapi aku merasa tak ada perubahan sejak hari pertama.
Perjalan ini terlalu singkat?
Kami akhirnya sampai, tempat tujuan kami.
Tapi tak ada apa-apa disana.
Tak ada yang memberi kami medali, tak ada tepuk tangan meriah.
Tak ada tempat untuk jalan
Hanya mereka yang berjalan 577km
Di depanku, sampingku, dan belakangku.
Hanya kami disini.
Kami sampai.
Apa kabarmu baik?
Hari ini, 17 April 2012.
Sudah 5 bulan sejak akhir perjalanan kami.
Saat Sung-kyun mengatakan...
...ia mengharapkan harta karun ketika kami tiba di Haenam.
Tentu saja itu tidak ada.
Tapi yang lebih penting sesuatu bermunculan dalam hatiku.
Bahkan lebih gairah dan hidup dengan keyakinan.
Jadi aku ingin pergi lagi.
Kong Hyo-jin, Ha Jung-woo
PROJECT 577
Anak Sung-kyun memilih mikrofon sebagai jalur karirnya.
Setelah konsultasi dengan dokter bedah hidung, Seung-ha memutuskan untuk hidup menjadi pendengkur!
Shin-chul menjalin hubungan baru
Hyun-woo mencapai target beratnya, tapi menderita efek dari yo-yo.
Ji-hoon kecanduan narsisnya kambuh.
Sung-chun terus ikut audisi
Tn. Ha, jangan terlalu percaya diri.
Satu per satu.
Pernah mendengar namaku, kan?
Ya./ Bagus.
Kalian semua berjalan kesini dari Seoul?/ Ya.
Hebat.
Siapa yang pergi ke Seoul?
Aku!
Astaga, banyak sekali!
Kami bukan orang kampung.
Ayo kita membuat semuanya menangis./ Baik.
Aku tak bisa menahan diri.
Sulit untuk tidak tertawa.
Kau sedang merangkak di lantai.
Sampai nanti?
IDFL� Subs Crew http://idfl.us
Penerjemah : Sue Valentino
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.