Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Join Ahmad Faibers at https://telegram.me/FaibersgateChannel join us https://t.me/FaibersLinkMovie
"Di bulan keempat Tahun Ular,
seorang anak akan terpilih
untuk menggabungkan medali keramat menjadi satu.
Dengan sentuhannya, yang terlahir akan diberkati
dengan kekuatan supernatural yang luar biasa."
Kau hebat.
Sesuai kesepakatan.
Sungguh sial.
Banyak yang mau membayar lebih
untuk menjadi penjaga buku itu.
Kesialan di ruangan ini adalah hidupmu.
Oke.
Sebenarnya...
kau cukup dermawan.
Setengah matang saja, oke.
Ini bukan temanmu, oke?
Lihatlah, ini ikan.
Satu lagi.
Senang?
Bersulang.
PEGADAIAN
Apa kau tak bisa menyetir? Perhatikan jalanan, idiot.
Pakai bahasa Inggris.
Berhenti bermain-main, Giscard. Mundurlah.
Inspektur.
Identitas Giscard positif. Kuil Kwun Yum.
Dan dia tak sendiri.
Baik. Diam di tempat.
Watson, kami dapatkan dia!
Pai Gow.
Orang yang kita cari.
Baik!
Dan Snakehead?
Snakehead tak beri konfirmasi, Watson. Kita harus tunggu.
Mata-mataku berkata dia ada di sini dan Giscard adalah tangan kanannya.
Kami akan masuk.
Aku tak setuju. Kita seharusnya bersama.
Ini adalah operasi Interpol.
Keterlibatan Departemen Kepolisian Hong Kong
hanya layanan pengasuhan anak saja.
Jika kau tak suka, bilang pada bosmu.
Benar.
Bilang padanya, sudah ditemukan, dan kami akan masuk.
Siap bersenjata. Waspada.
Hei. Apa yang kau lakukan?
Ini kuil. Tempat suci.
- Kau tak boleh gunakan senjata di sini. - Benar.
Jangan khawatir, Eddie, kau lihat senjata ini?
Ini senjata suci.
Senjata ini bisa buat lubang besar.
Lubang. Kau paham? Lubang.
Oke. Semua keluar!
Cepat! Kiri, kanan, kiri, kanan. Cepat! Ayo, bergegas.
Inter...
Angkat tangan!
Sial.
Ayo, cepat.
Interpol! Angkat tangan!
Baik.
Medali.
Kau tak bisa masuk ke si...
Kau akan berikan apa yang aku inginkan.
Apa itu?
Periksa itu.
- Ke arah sana. - Baik.
Peter?
Eddie!
Interpol! Angkat...
Apa yang terjadi...
Kau baik-baik saja?
Lewat sini. Ikuti aku. Di bawah sini.
Ada polisi!
Kita harus pergi!
Aku masih perlu waktu.
- Kita belum selesai. - Sudah terlambat.
- Kita coba lagi nanti! - Polisi Hong Kong!
Jai!
Bertahanlah.
Eddie!
Snakehead! Di atas!
Benar!
Sial!
Pekerjaan selama empat bulan!
Apa yang ia inginkan di kuil ini?
Dia penyelundup, Eddie. Aku tak tahu.
Mungkin ada pembeli untuk patung Buddha di pasar gelap.
Intinya adalah...
kau membuatnya lolos.
Watson.
Aku juga lihat wajahnya.
Interpol ada di mana-mana, aku tak bisa terus di sini.
Kau harus bawa anak itu ke Dublin.
- Aku percaya kau akan teruskan... - Bawa bocah itu.
DUA MINGGU KEMUDIAN
Bagus sekali. Ini yang aku inginkan.
Ya?
Baik, beri tahu tim.
- Permisi. - Ya?
- Ya. Simpan kembaliannya. - Terima kasih.
Baik. Sea Horizon.
PELABUHAN HONG KONG
- Di mana kau sembunyikan bocah itu? - Dia di tempat yang aman.
Bagus. Bawa aku padanya.
Di atas. Oke.
- Di mana dia? - Di sini.
Tunggu. Turunkan dia!
Lepaskan dia. Jangan sakiti dia.
Hati-hati.
Inspektur, apa yang terjadi?
Anggota Snakehead.
Ya. Halo.
Bocah laki-laki itu.
- Selamat pagi, Pak. - Tunjukkan bocah itu.
Oh, tentu saja.
Itu dia.
Perlakukan dia seperti pangeran.
Tak masalah. Kami siap untuk pergi.
Perhatian! Ini polisi laut.
Kalian tak boleh bergerak! Bersiap untuk berlabuh.
Perhatian!
- Waktu pertunjukkan! - Ini polisi laut.
Kau tak boleh bergerak!
Bersiap untuk berlabuh!
Ini polisi laut.
Awas!
Ayo!
Cepat! Ayo!
Kau siap?
Aku akan melindungimu.
Bocah itu!
Lambaikan tangan!
Kami telah menginterogasi tahanan, Inspektur.
Bocah itu sudah di bawa Sneakhead ke Irlandia.
Ulangi, Irlandia.
Waktu untuk liburan. Hubungi aku di Irlandia.
Bawakan aku Snakehead.
DUBLIN, IRLANDIA
BANDARA INTERNASIONAL DUBLIN
KANTOR PUSAT INTERPOL
- Ada yang bisa aku bantu? - Ya.
Aku adalah Inspektur Eddie Yang dari Hong Kong.
Oh, ya. Kau sudah ada janji dengan komandan.
Nicole.
Inspektur Eddie Yang. Aku tahu hanya ada kau seorang.
Bagus. Kau rapi sekali.
Terima kasih.
Ayo.
- Sudah lama sekali. - Tiga bulan.
Aku ditugaskan di luar negeri dan...
Oh, ya. Kau akan meneleponku.
Aku tak tahu kau ditugaskan...
- Ke Irlandia? - Ya.
Ya. Kau tertinggal sedikit berita, Eddie.
Aku sekarang penghubung resmi kantor Interpol lokal
dengan pasukan keamanan Asia Tenggara.
Mungkin jika kau menghubungiku seperti janjimu...
Nicole. Aku seharusnya meneleponmu.
Maafkan aku.
Ini pasti ada alasannya.
Tidak banyak. tapi ada alasannya.
Komandan?
Inspektur Yang ingin bertemu denganmu.
Oh, ya.
Namaku Hammerstock-Smythe. Senang bertemu denganmu, Inspektur.
Sama-sama, Komandan.
Komandan, aku hanya...
Apa yang dia lakukan di sini?
Halo, Watson.
Kau tak bilang padaku, dia akan mengerjakan kasus ini?
Watson, kita butuh semua bantuan.
Ya.
Kau ingat bocah ini?
Ya, aku lihat dia di kuil. Lalu?
- Siapa dia? - Sebentar.
Ya, aku kenal dia.
Dia adalah Lester Wong.
Orang nomor dua di Snakehead.
Itu informasi yang berharga, perlu diketahui, dan itu saja.
Aku harus temukan dia, Watson.
Ya, maafkan aku, teman, tetapi ini rahasia.
Kami menerima informasi rahasia
jika Snakehead akan terima pengiriman baru besok di Irlandia.
- Mungkin bocah itu ada di sana. - Di mana?
Kami tak tahu.
Kembalilah ke Timur, Eddie. Lakukan yang kau tahu.
- Watson! - Apa?
Maksudku... Maaf, apa?
Omong kosong seperti ini lagi, kau dikeluarkan dari kasus ini,
dan Inspektur akan mengambil alih.
Puas?
Kau baru di sini selama lima menit.
Watson!
Kau ada di lemari kabinetku.
Ya.
Aku ingin mengambil ini.
Aku rasa, kita dalam bahaya.
Ya, aku rasa semua ini sudah diatur. Apa maksudmu?
Benarkah? Ya.
Aku akan periksa ini.
Ya, Pak.
Watson, tunggu.
Lupakan Hong Kong.
Maaf, kau bicara denganku?
Kita ini partner. Kita luar biasa bersama.
- Kau perlu aku. - Oh, benarkah?
Jadi, kau mau apa dariku? Menyambut dan memelukmu?
Kita berdua baik-baik saja, lalu kau pergi!
Watson.
Itu bukan lagi untukku.
Aku pikir kau paham.
Aku paham.
Aku paham kau tak suka aku berada di atas.
Oke, kau bisa berada di atas. Terserah kau.
Ayo, kita lakukan bersama. Oke?
Tidak, kau senang melakukannya sendiri, benar, 'kan?
Menurutmu, karena itu...
Terima kasih.
Kalian kira kami...
Kami bukan pasangan. Aku seorang lelaki!
Ya.
Tidak ada salahnya jika dua orang saling menyayangi.
Itu hal yang bagus. Aku...
Ini semua salahmu.
Sekarang, aku akan pulang dan masak untuk istriku!
Jadi dari satu sampai sepuluh,
bagaimana tadi?
Sekitar tujuh.
Di bawah nol.
Aku rasa aku tahu yang kau butuhkan.
- Makan malam. - Makan malam?
Ya, makan malam.
Kita perlu Watson untuk investigasi ini, Eddie.
Dia keras kepala, tetapi jika kita bisa kejutkan dia,
mungkin membuatnya sedikit santai, kita bisa mengatasinya.
Aku akan menjadi diriku sendiri.
Satu lagi.
Keluarga Watson, mereka tidak tahu dia adalah agen Interpol.
- Menurut mereka, dia kerja apa? - Pustakawan.
- Pustakawan? - Ya.
Hai.
- Celemeknya bagus. - Terima kasih.
Kalian tak bisa datang begitu saja.
Sayang, apa kau lihat spatulaku.
- Charlotte, halo. - Halo.
- Silakan masuk. - Terima kasih.
Arthur, kau tak bilang akan ada tamu.
- Hai. - Hai.
- Selamat datang. - Aku tak tahu.
- Kita adalah pustakawan. - Pustakawan?
Charlotte, ini Eddie Yang dari Hong Kong.
Kau tinggal sampai makan malam?
- Ya. - Tentu saja tidak.
Terima kasih.
Lihat apa yang kau lakukan pada domba panggangku?
Apa itu?
Sekarang?
Domba gosong.
Benar! Ya. Kau tahu caranya.
Mau makan, masak sendiri.
Apa yang membuatmu datang ke Dublin?
- Aku mencari... - Mencari buku yang langka.
Ya, sebenarnya, kami ingin Arthur membantu kami untuk buku langka ini.
Ya, sayangnya, aku juga mencari buku itu, jadi...
Mungkin kita bisa lakukan bersama.
Tetapi aku kepala pustakawan, kan?
Benar.
Kau perlu bantuan untuk check-in?
Aku sudah check-in.
Oh, oke.
Hai. Ini arahnya. Untuk bertemu dengan Watson besok.
Dia memintaku untuk berikan ini padamu.
Mengapa dia tak menjemputku?
Dia ini Watson.
Kau tahu, informasi rahasia, harus diketahui, dan sebagainya.
Jadi...
Oke.
- Nicole. - Ya?
Malam ini menyenangkan.
Ya.
Permisi.
Apakah tempat ini jauh?
Jauh sekali. Naiklah, aku akan antar kau.
Terima kasih.
Hei!
Apa yang kau lakukan?
- Hei! - Tidak.
Minggir!
Minggir! Menyingkir!
- Ya ampun! - Maaf!
Apa kau lihat itu?
Hei! Apa yang kau lakukan?
Buka pintu!
Hei, apa yang terjadi?
Hati-hati.
Yang benar saja.
Tunggu sebentar.
Tidak! Apa yang kau lakukan? Aku bahkan belum lakukan...
Katakan! Di mana bocah itu?
Keluarkan aku atau aku akan habisi kau.
Bicara bahasa Inggris! Aku tak paham!
- Apa kau dengar tentang kekerasan polisi? - Sepertinya menyenangkan.
Satu kesempatan lagi, atau aku habisi kau.
Maksudmu, "tendang tong ini."
Apa?
Maksudmu, "tendang tong ini."
Baiklah jika begitu.
Apa musik favoritmu?
Oke!
Keluarkan aku dan kita bicarakan ini.
Dia datang dengan kapal. Aku tak tahu kapan, dengan kapal barang.
Dia akan datang ke dermaga.
Kapal.
Hei, keluarkan aku dari sini!
Apa kau tahu berapa lamu aku menunggumu?
Kenapa? Kau terdengar seperti sedang lakukan yang tak senonoh.
Kau terlihat buruk. Kau harus banyak olahraga.
Benar, ayo jangan sia-siakan waktu.
Dermaga lima.
Itu pasti kapalnya, jika Giscard berkata yang sebenarnya.
Semoga saja. Hanya itu yang kita punya.
Orang-orang ini sangat bahaya, kan?
Apa kau punya senjata?
Tidak, apa kau akan beri aku senjata?
Tidak, ambil sendiri senjatamu.
Dan ingat, aku kepala pustakawan, kan?
- Benar? - Ya.
Baik.
Ini rencananya.
Aku akan lihat ke kiri.
Kau lihat.. kau lihat ke...
Dan aku bicara sendiri.
- Ya. - Kau jalan lurus. Lalu memutar.
Selamat datang, Yang Terpilih.
Permisi.
Kau ditahan.
Ayo! Dia lewat sini!
Apa kau lihat dia?
Di sana.
Watson, ayo!
- Di mana bocah itu? - Dia hilang.
Temukan dia!
Tembak dia!
Kau baik-baik saja?
Cepat! Tangkap bocah itu!
Interpol! Angkat tangan!
- Halo? - Halo, ini aku.
Aku, siapa?
Eddie! Di mana kau?
Aku terperangkap di kontainer dengan bocah itu.
Diam di sana. Aku akan menghampirimu.
Warna kontainernya?
Aku tak tahu.
Watson.
- Eddie di dalam kontainer. - Yang mana?
Aku tak tahu.
- Di sana. - Itu Eddie.
Eddie.
Eddie, ini Nicole. Bertahanlah.
Watson, ke sini. Aku perlu bantuanmu!
Nicole!
Ya, Tuhan!
Jangan takut.
Aku tak takut.
Kita akan baik-baik saja.
TENDA TIUP
Kami temukan kontainer. Kami yakin ada korban di dalamnya.
Aku perlu tangki oksigen dan tandu, sekarang!
Eddie, jangan tinggalkan aku.
Eddie, kembali padaku.
Eddie, aku mohon.
- Kau baik-baik saja? - Eddie.
Eddie, kembalilah.
Nicole.
Dia sudah tiada.
Ayo.
Tuhan memberkati, Eddie.
Tuhan memberkati.
Nicole.
- Kita punya pekerjaan. - Kau yakin?
Aku yakin.
Ayo pergi.
Maafkan aku...
tidak ada di sana saat kau butuhkan, temanku.
Bagus sekali.
Terima kasih. Aku...
- Kenapa? - Siapa kau?
Ada apa?
Siapa kau? Apa...
Apa yang kita lakukan di sini? Di mana pakaianku?
Watson. Watson.
- Watson! - Jauhi aku!
Watson!
Ini pasti tipuan.
Ini mirip sekali denganmu.
Hidungku tidak sebesar itu.
Ini aku.
- Apa kau yakin? - Apa kau pikir, aku tak tahu punyaku?
Di sini dingin, aku akan lihat.
- Apa yang terjadi padaku? - Baik. Sekarang...
tenang dahulu.
Aku yakin pasti ada penjelasan yang rasional untuk ini.
Pikirkan lagi. Kau di kapal,
di kontainer.
Apa yang terjadi?
Cahaya di mana-mana.
- Bocah itu. - Bocah itu?
Medali.
Ya. Aku menyimpannya. Ada di dalam kantongmu.
Apa ini?
Wah.
Ke mana kau pergi?
Permisi, suster. Kami dari Interpol.
Bolehkah kami berbicara sebentar dengan bocah ini?
Lelaki di luar bilang kau tak mau makan.
Kau harus makan untuk kuat.
Makanlah sedikit.
Ini sangat enak, iya, 'kan?
Benar, kan?
Bagaimana perasaanmu?
Perasaan. Rasa. Perasaan.
Sedikit berombak di laut, ya? Kasar?
Di luar sana?
Di luar sana dengan ombak besar?
Berombak-ombak?
Permisi?
- Kami akan membawanya untuk diperiksa. - Ya.
Tunggu.
Aku rasa ini milikmu.
Separuh untukku?
Anak baik.
Kau baik-baik saja?
Suster itu.
Ya.
Sepatu bot-nya.
Tidak.
Sepatu bot-nya.
- Oh, bot. - Suster tak pakai sepatu bot.
Hei!
- Minggir! - Awas!
- Minggir! - Maaf.
- Tangkap bocah itu! - Hentikan dia!
Sialan.
Berikan padaku!
Dia pergi ke sana! Dia bermain! Ayo, ke sini!
- Aku dapatkan dia. - Ini dia.
Dia milikku. Aku tangkap dia.
Ayo pergi!
Jai!
- Baik, periksa semua pintu keluar. - Baik, Pak.
Watson, apa kau di sana?
Aku tak di sini.
Ya.
Apa yang terjadi?
Anak buah Snakehead. Mereka mencari bocah itu.
- Aku akan menjaganya. - Ide bagus.
Jaga dia baik-baik. Ya.
Watson, kau lakukan ini sendiri?
Tidak, Eddie... Maksudku...
Maksudku, bukan hanya Eddie yang punya sabuk hitam.
Jadi, kau baik-baik saja?
Sempurna.
- Baik. - Oke.
- Kita akan bertemu kembali di... - Ya. Aku...
akan lakukan pemanasan dan menyusulmu.
Ya.
Jaga bocah itu.
- Eddie, dengar... - Watson, ada yang salah.
Anak buah Snakehead lolos lagi, setidaknya bocah itu selamat.
- Itu hal yang... - Ada yang salah denganku.
Pukul aku.
Apa?
- Pukul aku. - Tidak, aku tak bisa melakukannya.
- Tak apa-apa, aku takkan marah. - Aku tak bisa.
Maksudku, pukulan bisa membuat jari remuk.
Oke.
Gunakan ini.
Tidak, terima kasih, aku sudah ke toilet.
Bukan, pukul aku dengan ini.
- Benarkah? - Ya.
Ya ampun.
- Baiklah. Kau baik-baik saja? - Lebih keras.
Aku tak bisa melakukannya. Ini konyol.
Ratu bisa memukul lebih keras.
Beraninya kau.
Ya Tuhan. Kau baik-baik saja?
Ya Tuhan. Maafkan aku.
- Sakit? - Tentu saja sakit.
Tapi tak apa-apa.
Aku tertembak sebelumya, tapi aku baik-baik saja.
Tembak aku. Cepat.
Apa? Tidak. Aku rasa cairan pengawet sudah merusak kepalamu.
Ini konyol.
- Berikan aku senjata itu. - Tidak.
- Kutunjukkan. - Tidak!
Apa kau tahu berapa banyak berkas yang diisi untuk dapatkan ini? Tidak.
- Lihat, ini awal mula kecelakaan. - Lihatlah.
Luar biasa.
Tidak ada darah.
Luar biasa.
Menakjubkan.
- Percaya? - Maksudku, tetap saja...
Luar biasa.
Hentikan!
Maaf. Itu ada di bawah sabuk. Maafkan aku.
Itulah maksudku.
Ada yang bisa jelaskan kegagalan terakhir ini?
Mengapa kalian tak bisa mengambil kembali seorang anak kecil?
Pak, mungkin terdengar gila,
kutembak polisi Cina itu dengan semua peluru, tapi dia tak mati.
Polisi Cina siapa?
Eddie Yang.
Dia seharusnya mati kemarin, tenggelam di kontainer.
Benar.
Profesor, Doktor, Doktor, terima kasih telah luangkan waktu.
Kami menemukan hal yang menarik.
Apa kalian pernah lihat ini?
- Aku tidak tahu. Doktor? - Aku pernah lihat itu.
Ikan adalah simbol kehidupan.
- Dan ular adalah simbol... - Wah.
Medali!
Kau akan menyukai ini.
Pasti ada gambar ular di satu sisi,
dan ikan di sisi lainnya.
Jika yang kau punya asli,
maka itu adalah cawan suci dari mitologi Timur.
Dan rahasia dari kehidupan abadi.
Indah sekali!
Di mana kalian dapatkan medali itu?
- Bukan dari seorang bocah, 'kan? - Ya.
Legenda berkata setiap seribu tahun, seorang anak terpilih
untuk menggabungkan dua bagian medali itu
dan menghidupkan kembali yang mati.
Jika kau dapatkan bocah dan medali itu...
kau seorang Dewa.
- Omong kosong. - Di mana kepingan lainnya?
- Sebentar. - Kawan.
Dari teks kuno, jika kau ingin kekuatan manusia super dan keabadian,
kau harus punya kedua belah medali itu.
Kasus kebangkitan asli yang diketahui...
Bla, bla, bla. Kau takkan pernah tahu dan berhasil.
Dengarkan aku, teks kuno bukan cerita dongeng.
Terima kasih, Profesor, Doktor, Doktor.
- Sampai nanti. - Semoga beruntung.
Bagaimana mungkin seorang bocah punya ini?
Ketua Snakehead menginginkan medali dan bocah itu?
Oh, iya, jaga baik-baik bocah itu.
Medali itu tak hanya beri kehidupan, tetapi juga bisa mengambilnya.
Oke, ini yang aku pikirkan. Aku awasi pintu depan, panggil bantuan.
Kau lihat sekitar gedung, dan ke Nicole secepat mungkin.
- Mengerti? - Mengerti.
Maafkan aku.
Kau tahu, untuk seorang anak kecil, makanmu sangat banyak.
Masih lapar?
Apa yang tadi kau makan?
Oke.
Silakan. Coba itu.
Enak?
Kau tak suka... Kau tak...
Kemampuan masakku, selain memotong buah,
adalah membuat roti bakar...
selai kacang dengan jeli.
Dan Eddie bisa makan ini untuk sarapan, makan siang, dan malam.
Mungkin dia tak punya pilihan lain.
Kenapa?
Karena aku tak bisa masak yang lain.
Aku tak percaya dia sudah tiada.
Dia belum meninggal.
Jai.
Apa kau paham Eddie takkan kembali?
Aku hidupkan dia kembali.
Oke.
Jai, Eddie... Dia...
Tunggu sebentar...
Lihat?
Ya, Tuhan.
Eddie?
Eddie.
Jai!
Tidak!
Eddie!
Kau lihat? Dia belum meninggal.
- Bocah itu, Pak. - Ya.
Selamat datang, kawan lamaku.
Kematian yang cepat dan tak menyiksa,
diikuti dengan kebangkitan kembali,
keabadian,
dan kekuatan melebihi impianmu.
Apa kau yakin?
Ordonya diatur oleh rasa hormat terhadap kehidupan.
Kematianku di hadapannya harus dibalikkan.
Dan jika tidak, bunuh dia.
Dan siapa yang akan membangkitkan kau, Sang Terpilih?
Manusia bodoh.
Kau sudah tak berguna lagi, Sang Terpilih.
Kau tak abadi.
Apa?
Untuk menjadi abadi, kau perlu kedua bagian medali.
Di mana bagian lainnya?
Beri tahu aku!
KANTOR PUSAT INTERPOL CABANG IRLANDIA ATLANTIS UTARA
- Nicole. - Eddie.
Ini aku. Aku baik-baik saja.
Aku hanya...
Aku tak mengerti, Eddie, aku di sana dan aku lihat kau,
- dan... - Nicole, ini aku.
Aku ada di kontainer itu, dan Eddie, kau sudah mati.
- Maksudku, kau mati. - Nicole.
Bocah itu menggunakan medali untuk bangkitkan aku.
Itu alasan Snakehead culik dia.
Dengan bocah dan medali itu, dia bisa...
Dia bisa sepertimu?
Ya, tetapi dia perlu kedua medalinya,
dan dia hanya punya satu bagian saja.
Lihat.
Renuni yang menyentuh.
Kita senang, Eddie kembali hidup,
tetapi helikopter Snakehead masih belum ditemukan.
Kau bisa lihat online? Cari yang mengudara dalam beberapa jam lalu.
Aku tak peduli itu burung, pesawat, atau Superman sialan.
Jangan tersinggung, kawan lama.
Eddie.
Jika dia cari bagian lain, dia akan mengejarmu.
Jika dia mencariku...
dia akan mencari partnerku.
Aku?
Keluargaku.
Keren.
Ini tak normal. Ini tak alami. Apa...
Eddie, pakai motorku.
Terima kasih. Mereka baik-baik saja.
Charlotte?
Ada yang ingin aku katakan.
Ya, Sayangku?
Eddie...
Watson! Mereka di sini!
Pergi!
Pergi!
Pergi!
Charlotte, mau ke mana kau?
Tak ada waktu untuk bersih-bersih.
Ambil perisaimu!
Watson!
- Kau baik-baik saja, Sayang? - Ya, Sayang.
Tangkap!
Ini, aku akan keluarkan mereka.
Istrimu?
Apa-apaan...
Kau di sini. Cepat. Anak pintar.
Dengar. Senjata adalah benda berbahaya, ya?
Benar.
Beraninya kau menembak...
istriku!
Ya, Tuhan.
Ke mana dia?
Kita bertemu lagi, Eddie Yang.
- Di mana bocah itu? - Tamuku bukan urusanmu.
Yang penting adalah kau punya bagian lain medali itu.
Jangan lari, Eddie! Kau tak bisa bersembunyi dariku!
Medali itu milikku!
Kau pikir ini permainan? Ayo main!
Kita berdua sama, kau dan aku.
Sungguh sayang sekali.
Kau tak tahu kekuatan yang kau punya.
Takdir memanggil.
Dia tertidur. Setidaknya, itu yang aku tahu.
Watson, dia sepertinya tidak bernapas.
Bocah itu!
Ya, Tuhan. Jangan lakukan itu.
Eddie, kau baik-baik saja.
- Bocah itu dalam bahaya. - Ya.
Dia akan membunuhnya.
Benar?
Snakehead membawa bocah itu ke Ravens Keep.
Aku sudah beri tahu kalian yang aku tahu,
Kita harus cepat.
Tentu saja aku bisa terbangkan ini. Aku buat ini sendiri.
Kau pakai sepeda itu. Aku akan pandu dari udara.
Aku yang di depan.
TOLOK TEKANAN
PENGAPIAN NONAKTIF
Itu Ravens Keep.
Delapan kilometer.
Kau harus cuci tangan.
Ayo.
Nicole.
Hati-hati.
Kau juga.
- Apa yang kau lakukan di sini? - Di mana bocah itu?
- Ayo keluar dari ini! - Cepat!
Kau pengecut!
Watson! Apa kau gila?
Hati-hati.
Angkat tangan.
Jai, kau baik-baik saja?
Itu dia! Tangkap dia!
Permisi.
Kamu mencari sesuatu?
Interpol! Angkat tangan!
Interpol! Angkat tangan!
Interpol! Angkat...
- Jai, syukurlah. - Kau dalam bahaya.
Sekarang sudah berakhir. Kau sudah aman.
Aku rasa tidak.
Tidak, semua baik-baik saja.
Lari!
Selamatkan dirimu.
Tidak baik mengambil barang yang bukan milikmu.
Tangkap.
Saudaraku.
Jangan sentimental.
Hal itu tidak penting. Terlalu manusiawi.
Itu sangat normal.
Kau dan aku akan hidup selamanya.
Kita adalah dewa waktu.
Kita bisa ambil apa pun yang kita pilih.
Maksudku, nyawa seorang manusia seperti dia
tidak berarti bagi kita.
Kita berdua abadi.
Aku tunjukkan padamu.
Eddie, gunakan medali itu dan akhiri kehidupan yang ia peroleh.
Bisakah kau?
Ini giliranmu.
Kenapa menamparku?
Eddie Yang, karena kau tak menangkapku.
Dan itu untuk tak menangkapku, Eddie Yang.
Interpol! Angkat Tangan!
Alangkah indahnya.
Tentu saja, saat dia hidup lagi, dia telanjang.
Maksudku, telanjang bulat. Tanpa sehelai benang.
Aku tak mengeluh, ingat itu.
Hei, aku sedang batuk.
Menurutku ini cukup parah.
Sejujurnya, aku bisa saja mati.
Apakah kau bisa gosokkan medali itu di tubuhku?
Maukah kau... Maksudku... Aku... Halo?
Ini sangat parah.
Sangat parah. Kau...
Aku mohon, med... Sekali gosokan.
Itu saja, Oh, medali.
Medali, cepat. Berikan aku medali itu.
Berikan.
Baiklah.
Hanya sedikit geli.
Ikut aku.
Tunggu! Nicole! Eddie!
Kau tak bisa tinggalkan aku di sini.
Selamat tinggal!
Oke, sama sekali tak menyeramkan.
Dia berjalan menembus pusaran menuju dunia lain.
Aku akan pergi lewat sini.
Benar. Diam di tempat. Mulai.
- Kamera siap? - Siap.
Benar, mulai. Jackie, Claire. Dan action.
Maafkan aku.
Bisakah kau ulang baris itu?
Eddie Yang, aku tahu hanya ada kau seorang.
Apa kau akan bilang action, atau aku...
Sudah. Oke, mulai. Dan action.
Tiga bulan dan tak menelepon?
Ya ampun, aku gugup. Aku menamparmu telalu keras.
- Yang benar saja! Ya ampun! - Di tengah...
- Tamparan ini sia-sia! - Maafkan aku.
Maafkan aku. Tidak!
- Claire. - Jackie, maaf. Aku tak sanggup.
- Tidak! Kau harus terus lanjutkan! - Ya.
Oh, aku tidak tahu!
- Sekarang aku ditampar lagi! - Oh, tidak!
- Sangat sakit. - Coba lagi.
Ayo.
Cepat.
Eddie.
Semua yang aku katakan...
Aku di sana.
Tujuh, take tiga.
Tuhan memberkati, Eddie.
Take satu.
Kau... Sekarang, bagaimana...
Ini Giscard.
Benarkah? Bagaimana dengan Snakehead?
Snakehead tidak di sini.
Ia tak di sini? Bagaimana dengan Ken?
- Ya, Ken... - Pete?
Pete di sebelahku.
Itu saja. Kita baik-baik saja.
- Sekarang... - Masukkan Jackie.
Begini rencananya. Kita harus...
Aku salah.
Ke arah sini.
Maaf. Sebaliknya.
Oh, sialan.
Tak kena.
Watson.
- Potong. Cetak. - Telepon.
- Kamera. - Action.
Watson. Ada banyak hal yang terjadi.
- Penanda. - Satu lagi.
Watson.
Maaf. Apa? Bukan, kau... Kau.
- Lagi. - Maafkan aku.
Penanda!
- Cut! - Cut!
Aku ingin es krim.
Cut!
Cut!
Slate X67, take satu.
- Penanda. - Seperti wanita.
Bagus. Oke. Bagian bawah.
Bawah. Lalu bagian dasar.
Lalu bagian dasar.
- Maaf, Jackie. - Apa ini? "Bagian dasar."
- Penanda. - Cepat!
Tunggu!
Oh, sial.
Sial.
Nicole, bocah itu menggunakan...
Bagus sekali. Cut. Cut.
Anjing menggonggong.
Ya, aku dengar.
Pergi sana.
Dan action.
Interpol! Angkat tangan!
Cut.
Dan kamera.
Dalam keadaan darurat.
Pintu keluar di sini, di sini, dan di sini.
- Aku menamparmu. - Lagi.
- Maaf. Maafkan aku. - Ya ampun!
- Harusnya pura-pura. Maaf. - Kau sengaja.
- Apa kau sengaja? - Lakukan lagi, Claire. Lebih keras.
Aku jadi gila.
Join Ahmad Faibers at https://telegram.me/FaibersgateChannel join us https://t.me/FaibersLinkMovie
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.