Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Diterjemahkan oleh : FahmiFam @fahminur20 fahmifamsite.wordpress.com [IDFL.me]
Kau sudah tiba?
Ommo.
Kau yang memanggilku datang kemari?
Apa?
Kau yang menyuruhku datang kesini.
Bunga itu punya arti "pasangan".
Omong-omong,
...apa kau...
...menyukaiku?
Apa?
Ommo.
Apa yang kau lakukan...
Wanita ini kenapa?
Bagaimana bisa ada krim diwajahnya ketika bertemu dengan pria?
Berhenti.
[Last Minute Romance]
Baik. Pertama.
Bisa kau jelaskan konsep baju yang aneh ini?
Ini?
Ini baju yang sangat terkenal karena dipakai Ji Sul-Woo.
Wanita bilang, baju ketat ini sangat seksi.
Jadi, kau memakai baju yang sudah berusia 10 tahun?
Benar.
Apa kau penjelajah waktu?
Begini, baju ini adalah simbolis bagi Ji Sul-Woo.
Aku juga susah dapat ini.
Aku tidak peduli. Ayo mulai aktingnya.
Aku tidak mengerti kenapa kau marah.
Kau ingin aku melakukan satu kalimat dramanya. Aku harus bagaimana lagi?
Aku tidak menyuruhmu melakukannya seperti ini.
Aku ingin kau melakukannya dengan perasaan.
Baiklah. Lihat aku.
Dong Jun,
Pertama, kau masuk.
Maaf, kau lama menunggu?
Tidak, bukan dari situ.
Kau harus masuk dari belakang.
Kau sudah tiba?
Ya. Kau lama menunggu?
Berdiri. Tadi itu terlalu biasa.
Ulang lagi.
Wah.
Sekarang, kau harus memulai kalimat seolah-olah aku ini pacarmu.
Seperti...
Ini kue wortel kesukaan Baek sae-ku.
Kau bisa melakukannya.
Ini kue wortel kesukaan Baek sae-ku.
Silahkan dimakan.
Tapi akhir-akhir ini aku suka yang manis-manis.
Hmm.
Kalau begitu, ini kue stroberi kesukaan Baek sae-ku.
Itu terlalu biasa.
Kalau begitu, ini kue keju kesukaan Baek sae-ku.
Itu terlalu berminyak.
Bagaimana denganku?
Apa?
Aku manis, segar dan tidak berminyak.
Apa ini?
Manisnya.
Itu terlalu berlebihan.
Memberi kue?
Bagaimanapun kau harus seperti itu. Selembut dia.
Aku sudah menonton berita tentang Ji Sul-Woo lebih dari 100 kali.
Kau tidak menonton beritanya saja, 'kan?
Aku hanya menonton beritanya.
Aku tahu Ji Sul-Woo selalu menjadi pria kaya dan tampil keren disetiap dramanya.
Kau tidak pernah menonton dramanya sekalipun?
Iya.
Tidak ada yang perlu aku tonton. Aku tidak pernah menontonnya sekalipun.
Kenapa banyak sekali yang kau minum?
Ini obat kankerku.
Aku yang akan terkena kanker jika terus begini.
Aku serius. Sudah kubilang, aku mengidap kanker stadium akhir.
Kau bicara tentang kanker lagi? Jangan membicarakan itu lagi.
Uang 3 juta won yang aku berikan itu adalah uang asuransi kankerku.
Tapi kenapa kau tidak pergi ke Rumah Sakit?
Kencan dengan Ji Sul-Woo ada didaftar keinginanku.
Jadi aku setidaknya ingin melakukan ini.
Kau sungguh mengidap kanker?
Ini tahap terakhir dalam hidupku. Aku ingin merasakan syuting drama.
Aku tidak bercanda.
Aku juga tidak bercanda. Aku akan melakukan yang terbaik.
Meskipun kau membenci Ji Sul-Woo, bagaimana bisa kau tidak menonton...
...dramanya padahal kau akan menirunya.
Seorang aktor bahkan harus membaca naskah lebih dari 100 kali,
...menyukai perannya, dan tidak bisa hidup secara normal.
Kau tidak bisa melakukannya?
Kau bahkan tidak berusaha sama sekali.
Aku akan pergi bekerja. Buang-buang waktu saja.
Kita seumuran. Jadi tidak perlu menunduk dan berdiri seperti itu.
Dan juga jangan bicara banmal agar kita nyaman satu sama lain.
Begitu?
Maaf...
Baiklah.
Aku pergi.
Aku ingin merasakan berkencan dengan Ji Sul Woo.
Sekarang aku mengerti susahnya Sutradara jika bekerjasama dengan aktor yang buruk.
Apa yang bisa aku bantu?
Itu sebabnya kau tidak bisa mengkasting seseorang hanya dari wajahnya.
Ini projek terakhirku. Bagaimana lagi? Aku tidak punya waktu untuk mengulangnya lagi.
Kita tidak pernah tahu. Mungkin nanti potensinya akan keluar tiba-tiba.
Tidak.
Mungkin potensi kankerku yang makin parah.
Kemana perginya?
[Rating 0,1 "dibaca 1 orang''] Bagaimana bisa tidak ada tanggapan?
[Peringkat 1.280]
Ah... Dasar.
Ah... aku akan memberi bintang sendiri.
Dasar.
[Anda tidak bisa memberi bintang pada webtoon sendiri]
Sial.
Kenapa kau cepat kembali?
Entahlah.
Kau pasti gagal.
Kenapa?
Apa masalahnya?
Gagal apanya?
Kami baru saja melakukan pemanasan.
Apa wanita itu tidak menyukaimu?
Tidak. Bukan begitu.
Aku rasa wanita itu benar-benar mengidap kanker.
Hei, kau sudah gila?
Dia benar-benar seperti penderita kanker.
Dia bahkan minum banyak obat saat alarmnya berbunyi.
Bisa saja itu vitamin yang mirip dengan obat kanker.
Sepertinya wanita itu sedikit aneh.
Apa begitu?
Mungkin kau benar.
Sebentar.
Wanita yang mengidap kanker stadium akhir dan pria romantis yang mirip dengan aktor.
Kedengarannya bagus.
Haruskah aku membuat webtoonnya?
Lakukan sesukamu.
Tidak, ini akan berhasil.
Aku sungguh lebih suka menderita kanker daripada bunuh diri.
Bunuh diri itu sangat menakutkan.
Kanker juga menakutkan.
Apa begitu?
Tapi tetap saja kau bisa mati dengan tenang jika terkena kanker.
Bukan begitu?
Iya, mungkin Anda benar.
Apa aku harus menderita kanker saja?
Begini...
Tetap saja Anda harus memikirkan hal-hal yang baik dan memikirkannya lagi di sungai Han.
Jadi, hari ini pulanglah kerumah dengan selamat.
Bertemu denganmu adalah hadiah dalam hidupku.
Jangan pergi. Kumohon.
Kau janji tidak akan melepaskan tanganku.
Aku akan datang sebagai hujan.
Aku akan datang sebagai salju pertama.
Aku akan memohon kepada Yang Maha Kuasa...
...agar bisa melakukan itu.
Aku mencintaimu.
Aish. Apa ini?
Aku juga... mencintai...
Aku mencintai...
[Pengunduran Diri]
Alasan kesehatan.
Tidak bisa bersimpati dengan pelanggan sehingga tidak mempunyai kualifikasi sebagai konselor lagi.
Wah. Daebak.
Karena kau seorang Konselor, kau tidak akan punya pacar karena sibuk.
Karena kau Aktor, kau tidak akan punya pacar karena sibuk.
Aku sekarang tidak punya projek, jadi tidak sibuk.
Aku juga berhenti dari pekerjaanku, jadi tidak sibuk.
Diterjemahkan oleh : FahmiFam @fahminur20 fahmifamsite.wordpress.com [IDFL.me]
[Last Minute Romance]
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.