Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Waktu yang tidak terduga
akan memberimu lebih banyak waktu daripada yang kamu nantikan."
"Episode 4"
"Upacara Wisuda SMA Sejeong Angkatan 2011"
"Selamat atas kelulusanmu!"
"Selamat atas kelulusanmu, Angkatan 2011!"
"Kerja bagus, Senior"
"Upacara Wisuda SMA Sejeong"
Sampai nanti.
Ibu!
Pakaianmu kotor.
Kamu terlihat seperti kue beras yang dilapisi tepung.
Aku kelaparan.
Apa itu?
Lihat dirimu.
Kamu khawatir dia sendirian?
Apa maksud Ibu?
Ibu berkhayal lagi.
Kenapa? Ada murid yang tidak punya keluarga di sini?
- Tidak ada. - Ya, ada.
Dia pria paling tampan dengan kisah pribadi paling menyedihkan,
yang juga sangat keren.
Ibu!
Aku tahu kamu akan sendirian di sini.
Kenapa kamu kemari?
Aku kemari bukan untuk menyelamati atas kelulusanmu.
Aku kemari untuk menyelamatimu karena diterima.
Aku tidak tahu bahwa bunga sangat mahal,
karena itu aku tidak membawa apa pun.
Tapi aku akan membelikanmu daging perut dan soju.
Ayo, juniorku.
"2010"
Jin Gyeom,
cobalah sekali saja. Kamu sudah lulus SMA!
Entah kenapa aku harus meminumnya padahal tidak baik untuk kesehatan.
Baiklah, tidak usah minum.
Semoga umurmu panjang dan sehat.
Kami tidak minum karena itu lezat. Kurasa kamu belum mengerti.
Terima kasih.
Ini gawat.
Istriku menelepon.
Aku tidak takut
kepada anggota geng mana pun,
tapi aku takut kepada istriku.
Kamu punya anak?
Aku punya seorang putra.
Jadi, kamu akan tinggal di asrama?
Bagaimana dengan rumahmu?
Sayang sekali seluruh rumah itu kosong.
Kamu sebaiknya menjual atau menyewakannya.
Kenapa putramu meninggal?
Dia mengalami kelainan jantung
saat dia lahir.
Akan kutinggalkan rumah ini apa adanya.
Jin Gyeom,
aku mengatakan ini karena aku sangat mengenalmu,
tapi kamu tidak bisa menanyakan hal itu begitu saja.
Setelah mendengar jawabannya,
katakanlah, "Begitu rupanya. Aku turut berduka." Mengerti?
Aku tidak memaksamu memberitahuku.
Kenapa aku harus minta maaf?
Karena kamu membuatku teringat pada sesuatu yang tidak kuinginkan.
Tapi kamu harus mengingatnya meski tidak mau.
Dia keluarga.
Tentu.
Ayo.
Hati-hati di jalan.
Terima kasih sudah datang hari ini.
Terima kasih atas makanannya.
Tentu.
Permisi.
- Kamu menikmati makanannya? - Ya.
- Terima kasih. - Semoga harimu menyenangkan.
Detektif Ko.
Bagaimana kabarmu?
Apa aku mengenalmu?
Astaga.
Kamu sudah gila?
Tentu saja. Bagaimana mungkin aku tidak gila?
Aku dipenjara karena kamu.
Kamu baik-baik saja?
Pak Ko.
"Wisuda dan Pengangkatan Akademi Kepolisian"
"Penghargaan Akademi Kepolisian untuk Murid Terbaik. Park Jin Gyeom.
Dia lulus dari Akademi Kepolisian dengan gelar Sarjana Hukum
dengan nilai tertinggi dan mendapatkan anugerah ini.
Direktur Akademi Kepolisian, Jung Eun Il."
"Wisuda dan Pengangkatan Akademi Kepolisian"
Hei. Tersenyumlah sedikit.
Benar, Nak. Senyumlah.
Foto-fotomu akan terlihat depresi.
Salahmu foto-fotonya tampak depresi, bukan salah Jin Gyeom.
Dia sangat tampan meskipun tidak tersenyum.
Terserah.
Aku akan memotretnya saja, entah hasilnya bagus atau tidak.
Satu, dua, tiga.
Hei, Jin Gyeom.
Aku pasti orang aneh.
Bahkan pria
yang merawatku seperti putranya dalam kondisi serius,
tapi aku masih tidak tahu
emosi apa yang kurasakan.
Entah aku sedih atau tersiksa.
Mungkin aku tidak merasakan apa pun.
Itu terjadi saat kamu terkejut.
Semua orang seperti itu. Kamu tidak aneh. Jangan khawatir.
Kamu belum makan, bukan? Ada pujasera di bawah.
Tidak usah. Aku tidak lapar.
Kamu harus makan sesuatu.
Mau kubelikan makanan dari toserba?
Tunggu di sini. Aku segera kembali.
Kenapa kamu tidak menjawab?
Kamu tahu berapa kali aku menelepon?
Aku bahkan pergi ke kantor polisi untuk mencarimu.
Banyak yang ingin kukatakan kepadamu. Kamu punya waktu?
Kenapa kamu menangis tiap kali menatapku?
"Rumah Sakit Yesung"
Kamu pasti sangat sensitif.
Kamu menangis saat menonton film?
Bagaimana orang seperti itu bisa menjadi polisi?
Aku belum pernah melihat pria menangis,
tapi aku melihatmu menangis dua kali.
Maaf karena aku menunjukkan sisi diriku yang aneh.
Tapi kenapa kamu biasanya tanpa ekspresi?
Apa kamu selalu seperti itu?
- Ya. - Apa julukanmu
di sekolah?
Aku tidak punya julukan.
Beberapa anak memanggilku psikopat.
Apa temanmu memanggilmu begitu karena punya arti ganda?
Tidak.
Apa karena kamu tidak berekspresi?
Lupakan saja. Aku tidak tertarik.
Apa ini benar-benar milik mendiang ibumu?
Ya.
Tahun berapa dia lahir?
Dia lahir tahun 1968.
Apa pekerjaannya?
Dia hanya ibu rumah tangga.
Kamu tidak dekat dengan ibumu, bukan?
Kamu jarang bicara dengannya, bukan?
Ibumu bukan ibu rumah tangga biasa.
Apa maksudmu?
Sejujurnya,
aku tidak tahu kartu apa ini.
Namun, inilah yang pasti.
Ini tidak bisa dibuat
dengan teknologi saat ini.
Aku belum pernah melihat cip yang dibuat seperti ini
di mana pun sebelumnya.
Tapi dia hanya ibu rumah tangga?
Seseorang yang pada 10 tahun lalu memiliki benda
yang tidak bisa dibuat dengan teknologi 2020?
Bagaimana ibumu meninggal?
Tidak usah memberitahuku jika terlalu sulit dibicarakan.
Dia dibunuh.
Astaga. Maafkan aku.
Seharusnya kamu tidak memberitahuku.
Tidak apa-apa.
Omong-omong,
boleh kulihat barang-barang ibumu yang lain?
Mungkin ada lebih banyak petunjuk
tentang ibumu.
Kamu tinggal di sini sejak usia 20 tahun?
Ya.
Kalian benar-benar keluarga.
Silakan lewat sini.
Keren.
Cukup.
- Apa? - Aku pasti sempat kehilangan akal.
Aku tahu itu tidak benar,
tapi aku pasti menginginkannya.
Apa maksudmu?
Ibuku mungkin bukan ibu rumah tangga biasa.
Namun,
dia juga tidak sekasar ini.
Aku akan meminta orang lain untuk menganalisis kartu itu.
Kenapa kamu tiba-tiba bersikap seperti ini?
Kamu tidak mengerti
karena ibumu masih hidup.
- Keluar. - Detektif.
Apa ini hari yang buruk lagi?
Apa kamu bertengkar lagi?
Kenapa kalian mengatakan "lagi"?
Kalian menganggap putri kalian apa?
Ya, aku bertengkar lagi,
tapi pria itu aneh.
Dia mengusirku setelah membuatku melakukan banyak pekerjaan!
Kamu mau mulai pergi ke gereja bersama ibu?
Itu mungkin bisa membuatmu tenang.
Atau mungkin mulai berkencan.
Kamu mengencani seseorang?
Aku kemari untuk makan jjamppong,
bukan mendengar omelan Ibu.
Aku baru makan dua suap,
dan aku sudah kenyang.
"Unit Kejahatan"
Tidak bisakah kamu menginap?
Aku ingin mengunjungi ibu panti asuhanku. Sudah lama tidak bertemu.
Suster? Kenapa?
Tidak ada apa-apa.
Aku merindukannya.
- Sampai jumpa, Ayah. - Sampai jumpa.
Masuklah.
"Dicari: Seorang Pria yang Menembak Mati Ibu Rumah Tangga"
"Dicari: Seorang Pria yang Menembak Mati Ibu Rumah Tangga"
- Suster! - Suster!
Mau bermain bersama?
- Duduklah. - Baiklah.
Ayo bersuten.
Apa? Kamu ingin jatuh dari sana lagi?
Ibu!
Astaga, semua baik-baik saja?
Ya.
Baiklah.
Kamu masih mengingatnya?
Bagaimana aku bisa melupakan 2-2-3?
Bagaimana kesehatan Ibu?
Apakah ada anak-anak yang menyusahkan?
Tidak ada pembuat onar yang lebih parah daripada kamu.
Tentu saja tidak.
Apa ada dari anak-anakmu yang masuk Universitas Hanguk selain aku?
Aku menaikkan status Panti Asuhan Harapan beberapa tingkat.
Aku merasa terhormat, Doktor Yoon.
Aku yang harus berterima kasih untuk itu.
Halo, Letnan Ha.
Kami menemukan ibu Eun Soo.
Dia memasuki apartemen mewah di Jamsil 20 menit lalu.
[VIU Ver] SBS E07 'Alice' -♥ Ruo Xi ♥- Synced with Subcake Android
Eun Soo.
Halo?
Aku di kamar 712.
Kapan kamu akan datang?
Tidak. Aku belum bertemu seseorang dari Alice.
Tidak.
Anakku sakit parah. Tolong cepat.
Eun Soo.
Eun Soo.
Aku butuh ambulans.
Eun Soo mengalami ruam dan tidak sadarkan diri.
Jika kami tidak tiba tepat waktu,
kamu sudah ditangkap polisi.
Jangan mengkhawatirkan anakmu.
Kami memberinya obat. Dia akan segera membaik.
Baiklah.
Eun Soo. Kamu baik-baik saja?
Kenapa kamu tidak datang lebih awal?
Kami ingin membereskan inti masalahnya.
Kamu menghubungi makelar untuk tinggal di sini secara ilegal?
Dia sedang menuju kemari, bukan?
Di mana ponselmu?
"Riwayat Panggilan"
Permisi.
"Ibu Eun Soo"
Permisi.
Aku dari kepolisian. Boleh kuperiksa ponselmu sebentar?
Bisakah setidaknya kamu memberitahuku alasannya?
Tolong serahkan itu.
Tentu.
Di mana ibu Eun Soo sekarang?
Ibu.
Eun Soo.
Tidak apa-apa. Ibu akan segera datang.
Dia datang. Tangga darurat.
Baiklah.
Kembalilah ke Alice bersama klien.
Baik, Pak.
Silakan.
Kamu lagi, Tikus Kecil?
Katakan di mana bosmu.
Katakan.
Siapa kamu?
Sedang apa kamu di sini?
Apa itu kata-kata kematianmu?
Hei.
Itu mudah.
Berolahragalah denganku kapan-kapan.
Kamu baik-baik saja?
Kapan kamu keluar dari rumah sakit?
Bagaimana aku bisa diam saja saat mendengar kabar itu?
Siapa itu?
Apa dia mengganggumu?
Jangan lakukan apa pun yang akan kamu sesali.
Jangan bicara omong kosong dan diam saja.
Tolong awasi dia. Aku akan mencari ibu Eun Soo.
Aku akan ikut denganmu.
Dia tidak bisa lari.
Dia penting. Tetaplah bersamanya.
Ayolah.
Kenapa kamu di sini?
Begini...
Dia menghilang begitu saja dengan borgol masih terkunci.
- Kamu sudah sembuh? - Ya.
Ada yang lucu tentang perjalanan waktu.
Kita bisa bepergian selama yang kita inginkan.
Artinya, menghabiskan 10 tahun di tahun 2020
bisa menjadi satu hari di sini pada tahun 2050.
Dengan kata lain,
aku punya wewenang
untuk mengurungmu di sini
selama 10, bukan, 100 tahun atau lebih.
Kamu mengancamku?
Aku memberitahumu agar kita tidak melihat tragedi lagi.
Beri tahu aku semua yang kamu tahu tentang makelar itu.
Kamu aman sekarang.
Aku akan mengantarmu ke tujuan.
Terima kasih.
Tunggu.
Jika
kamu tertangkap,
kamu tidak boleh membicarakanku.
aku mudah marah,
jadi, aku tidak tahu
apa yang mungkin kulakukan kepada putrimu.
Kamu sangat menyayangi putrimu hingga melanggar peraturan,
tapi sekarang, berkat kamu,
dia akan tumbuh tanpa seorang ibu.
Sayang!
Sayang!
Sayang!
Halo.
Apa ibuku ada di dalam?
Kapan dia akan keluar?
Aku memastikan borgolnya terkunci.
Borgolnya bahkan tidak lepas, jadi, bagaimana dia kabur?
Dia seperti hantu.
Entah hantu atau monster,
kita bisa menangkapnya lagi.
Ibu Eun Soo tidak mau bicara.
Kurasa dia pasti ketakutan.
Aku akan bicara dengannya.
Dia membunuh dirinya di masa lalu agar putrinya bisa hidup.
Kita kehilangan salah satu tim kita
dan Alice telah ketahuan oleh polisi.
Jangan macam-macam dengannya.
Biarkan saja dia pergi.
Lagi pula, dia klien kita.
Kamu pikir
aku tidak punya emosi, bukan?
Karena aku bahkan tidak pernah mencoba menemukan Tae Yi,
dan aku tidak pernah sedih soal bayi itu sekarat.
Aku akan mengikuti keputusanmu untuk saat ini.
Tapi jika kamu ingin melindungi Alice,
pikirkan lagi.
Bagaimana jika kamu serahkan itu kepada orang lain dan istirahat?
Aku suka di sini.
Kenapa kamu kemari?
Lepaskan ibu Eun Soo.
Baik, Pak.
Asal kamu tahu, Lee Se Hoon akan segera dibebaskan dari penjara.
Siapa?
Pria yang pergelangan kakinya dipotong oleh Penyelia Yoo.
Aku akan membawanya kemari.
Kita harus menemukan "Buku Nubuat".
Itu urusan Penyelia Yoo.
Tiap kali Penyelia Yoo melihatnya, dia teringat kepada Tae Yi,
jadi, pasti sulit baginya.
Itu 000...
Dan 8.500...
Kakak tidak bisa tidur?
Kakak sudah tidur tiga hari lalu.
Kulit Kakak akan memburuk. Tidurlah.
Siapa yang peduli dengan kulit kakak?
Kulit kakak hanya terasa agak kering.
Kakak menerbitkan artikel lagi?
Kenapa kakak bergadang berhari-hari?
Itu karena kartunya.
Sepertinya kakak butuh kartu itu.
Kenapa? Kartu Kakak ditolak?
Kamu pikir kakak adalah kamu?
Makin kakak memikirkannya, kakak makin kesal.
Siapa dia sampai bisa mengusir kakak?
Bagaimana bisa ada orang yang sangat aneh dan kasar?
- Kakak membicarakan diri Kakak? - Maksud kakak, Park Jin Gyeom.
Apa? Kakak mengencaninya?
Kukira Kakak bilang dia pria cabul.
Ya, dan dia juga cengeng.
Kakak akan melupakan semua ini.
Ada apa dengannya?
Aku tidak tahu lagi.
Aku tidak tahu.
Aku tidak mengerti.
Aku butuh kartunya!
Berikan kartunya!
Dokter bilang dia baik-baik saja.
Lagi pula, dia makin tua dan butuh penyesuaian.
Ini kesempatan bagus baginya untuk memeriksa kesehatannya.
Bisakah kamu belajar berbicara dengan lebih berempati?
Baiklah!
Di mana Jin Gyeom?
Pak Ko, kenapa kamu selalu mencari Jin Gyeom?
Aku yang ada di sana saat liburan dan ulang tahun.
Jin Gyeom tidak melakukan semua itu.
Lihat dirimu.
Dia salah satu tersangka yang terlihat bersama Eun Soo.
Kamu yakin?
Ya. Apa yang terjadi?
Penjaga di area parkir menemukannya dan melapor kepada kami.
Kita harus menunggu waktu kematian dan penyebab kematiannya.
Lokasi terakhirnya dilacak di ponselnya sebelum kematiannya.
Aku akan memeriksanya.
Jadi, ada kabar terbaru?
Mereka akan meminta organisasi lain untuk memeriksanya.
- Kenapa? - Entahlah.
Kamu mencari masalah dengan pria yang memiliki kartu itu?
Ada apa denganmu?
Maukah kamu datang ke katedral bersamaku?
Kenapa orang terus menekanku untuk punya agama?
Pasti ada alasannya.
Kita tidak bisa menganalisis lagi tanpa kartu itu.
Kamu tahu bagian depan kartu itu?
Menurutku, itu layar.
Itu omong kosong.
Lihat di sana. Bukankah itu terlihat seperti bagian tengah?
Meski begitu, bagaimana bisa menyala?
Tidak ada sumber cahaya.
"Sumber cahaya adalah sesuatu yang memancarkan cahaya"
Kita pasti melewatkan sesuatu.
Kita hanya bisa memeriksanya jika kita punya kartunya.
Cobalah minta kartu itu kepada pemiliknya.
Apa kamu gila?
Kenapa aku harus melakukan itu? Dia yang seharusnya mendatangiku.
Haruskah aku mencurinya?
Dia polisi.
Apa yang bisa kita lakukan?
Bukankah kamu bilang dia cengeng?
Mungkin sentuh sisi emosionalnya.
Apa yang akan kukatakan kepadanya?
Entahlah.
Silakan masuk.
Detektif!
Tunggu,
kenapa kamu kemari?
Aku kemari untuk menyelidiki sesuatu.
Manusia memang aneh.
Bukankah kita melewatkan sesuatu dalam percakapan kita?
Bukankah sudah sewajarnya
kamu juga bertanya
kenapa aku di sini?
Aku tidak penasaran.
Kenapa kamu tidak penasaran?
Aku penasaran. Kenapa kamu kemari?
Sudah kubilang aku kemari untuk menyelidiki sesuatu.
Benar sekali. Apa yang kamu selidiki?
Kamu kemari untuk meminta mereka menganalisis kartunya?
Tidak.
Di mana kartunya?
Di dompetku.
Kenapa kamu membawanya jika bukan untuk dianalisis?
Itu bukan urusanmu.
Hei!
Tunggulah di sini. Direktur akan datang menemuimu.
Baiklah.
Kamu sulit dikalahkan.
Apa yang kamu lakukan?
Serahkan saja analisisnya kepadaku.
Aku tidak pernah meminta apa pun,
tapi aku bisa gila
karena entah kartu apa itu.
Bukankah kamu bilang kamu sibuk menulis makalah penelitianmu?
Benar!
Lalu kenapa kamu tidak pergi?
Aku di sini bukan karenamu.
Aku datang untuk menyapa direktur.
Kamu bekerja di sini?
Kukira kamu tidak tertarik.
Apa semua orang yang bekerja di sini
juga ilmuwan sepertimu?
Siapa lagi yang akan bekerja di pusat penelitian?
Tunggu,
kamu marah kepadaku?
Tidak.
Itu bagus.
Berbicara denganmu bisa sangat menjengkelkan.
Kamu masih marah karena kenang-kenangan ibumu?
Jangan bicarakan itu.
Maafkan aku
tentang itu.
Kukira
itu bisa membantumu lebih mengenal ibumu.
Aku baik-baik saja. Jangan merasa tidak enak.
Bagaimana dengan pembunuhnya?
Kami masih menyelidikinya.
Kuharap pembunuhnya segera tertangkap.
Direktur! Bagaimana kabarmu?
Dokter Yoon, lama tidak bertemu.
Kenapa kamu kemari?
Aku kemari untuk mengurus masalah pribadi,
dan aku datang menemuimu untuk mengurus hal yang lebih personal.
Kamu Detektif Park Jin Gyeom, bukan?
Namaku Seok Oh Won.
Apa yang kamu lakukan?
"Dicari: Seorang Pria yang Menembak Mati Ibu Rumah Tangga"
Astaga!
Ada apa denganmu?
"Dicari: Seorang Pria yang Menembak Mati Ibu Rumah Tangga"
Sebelum meninggal,
seseorang melihat ibumu bersama dia.
Omong kosong apa itu?
Kenapa dia membunuh orang?
Pak, hubungi pengacara dan tuntut atas penyerangan.
Tidak, itu percobaan pembunuhan.
Bagaimana bisa kamu mencekiknya berdasarkan sketsa 10 tahun?
Cukup, Profesor Yoon.
Aku juga melihat sketsanya.
Itu mirip denganku. Aku mengerti kenapa dia bingung.
Hukum menganggapnya tidak bersalah,
tapi orang-orang menganggapnya bersalah jika itu urusan pribadi.
Letnan.
Perintah penahanan dibatalkan.
Mereka bilang sketsa wajah tidak cukup
untuk kasus 10 tahun lalu.
Aku mengerti.
Apa kesalahpahamannya sudah diluruskan?
Kamu tidak bisa membiarkan ini begitu saja.
Ini soal ibunya.
Jika kamu mengakhirinya di sini, aku akan mengerti dan melupakannya.
Bagaimana kalian saling mengenal?
Kamu sungguh menanyakan itu setelah mencekiknya?
Aku akan bertindak sama jika menjadi kamu.
Tidak. Aku mungkin akan menembaknya lebih dahulu.
Tapi kurasa bukan dia.
Dia mungkin terkait dengan kematian Jung Gi Hoon,
tapi kurasa dia tidak terkait
dengan pembunuhan ibumu.
Kenapa banyak hal aneh terus terjadi?
Bagaimana mereka bisa bersama?
Kalian pernah mendengar efek kupu-kupu, bukan?
Ya.
Istilah "efek kupu-kupu" menjadi dikenal luas
karena meteorologi pemberian Lorenz.
Bahwa perubahan kecil yang terjadi di sisi lain bumi
bisa mengubah seluruh sistem prakiraan cuaca.
Namun,
kenapa disebut efek kupu-kupu?
Ada banyak makhluk terbang. Seperti elang
dan nyamuk.
Itu karena novel fiksi ilmiah.
Judulnya "A Sound of Thunder", novel yang diterbitkan tahun 1952.
Karena kupu-kupu di Era Mesozoikum,
hasil pemilihan presiden di masa depan berubah.
Bahwa orang totaliter radikal seperti Hitler akhirnya terpilih.
Itulah masalahnya.
Tapi pernahkah kalian memikirkan ini?
Jika masa lalu berubah,
apakah masa depan juga akan berubah?
Anggap saja aku di tahun 2020, saat ini,
mengalami kecelakaan dan kakiku terluka.
Jadi,
aku menggunakan mesin waktu untuk pergi 10 tahun lalu
dan memberi tahu diriku di masa lalu,
"Kamu akan tertabrak mobil pada tahun 2020,
jadi, berhati-hatilah."
Berkat itu, aku, dari masa lalu,
menghindari kecelakaan pada tahun 2020.
Kalau begitu
bagaimana denganku yang naik mesin waktu ke 10 tahun lalu?
Bagaimana dengan kakiku?
Dalam kondisi seperti apa?
Orang yang menghindari kecelakaan pada tahun 2020
bukan aku yang sekarang, tapi aku di masa lalu.
Jadi, aku terpisah
antara orang yang mengalami kecelakaan
dan orang yang menghindarinya.
Itu yang disebut semesta paralel.
Itu mirip dengan multisemesta yang kamu bicarakan.
"Multisemesta: Keberadaan banyak semesta"
Ada pertanyaan?
Kamu datang untuk minta maaf?
Kamu mengenal seseorang bernama Jung Gi Hoon?
Aku mengharapkan permintaan maaf. Aku kecewa.
Tidak, aku belum pernah mendengar namanya.
Jung Gi Hoon, tersangka yang kukejar,
pernah datang ke sini.
Tidak mungkin.
Bagaimana kalau kamu memeriksanya lagi?
Dia sudah meninggal.
Sayang sekali.
Baiklah. Aku akan memeriksanya.
Halo.
Apa ada pegawai atau peneliti
dengan nama Jung Gi Hoon?
Tolong periksa daftar pengunjung juga.
Ya. Terima kasih.
Tidak ada orang bernama itu di sistem kami.
Aku punya firasat
Jung Gi Hoon adalah alasan kamu datang menemuiku.
Apakah laboratorium ini melakukan penelitian
terhadap drone juga?
Aku tidak bisa membocorkan informasi itu. Ini rahasia.
Aku melihat dari matamu
bahwa kamu masih menganggapku sebagai penjahat.
Aku membiarkannya karena kamu bilang itu tentang ibumu,
tapi kamu harus berhenti.
Aku akan menanyakan satu hal lagi.
Apa pendapatmu
tentang perjalanan waktu?
Bagaimana menurutmu?
Kurasa itu mustahil.
Kenapa?
Karena aku belum melihatnya sendiri.
Maksudmu, kamu akan percaya jika melihatnya?
Aku ingin mendengar pendapatmu.
Tentu saja,
kurasa itu mungkin saja.
Namun, aku percaya manusia tidak boleh melakukannya.
Apa maksudmu?
Hanya karena bisa, bukan berarti kamu harus melakukannya.
Begitu pula dengan mengkloning manusia.
Hidup. Waktu.
Karena semua itu
ada di wilayah dewa.
Aku tidak mengerti maksud pertanyaanmu.
Apa Seok Oh Won pernah bilang bahwa kamu mirip seseorang
atau membicarakan orang lain?
Benar sekali. Aku tidak mengerti maksudmu.
Apa yang ingin kamu ketahui?
Kamu.
Aku tidak tahu siapa kamu.
Kamu menderita amnesia?
Kenapa tidak sekarang? Kita sudah bertemu beberapa kali.
Untuk berjaga-jaga, jangan temui Seok Oh Won
untuk sementara.
Kenapa tidak?
Kamu masih berpikir bahwa Direktur adalah pembunuh?
Dia tidak akan pernah melakukan itu.
Apa hubungannya denganku?
Baiklah. Aku akan menuruti perkataanmu,
jadi, berikan kartunya.
Tidak.
Lebih baik kamu tidak terlibat dalam hal ini lagi.
Berikan kartunya.
Sial.
Detektif.
Detektif.
Kalau begitu, jual kepadaku. Aku akan membayarnya.
Itu milik ibuku.
Kalau begitu, sewakan untukku. Akan kubayar biaya sewanya.
Cukup.
Jangan seperti itu.
Mari pikirkan cara saat makan siang.
Aku yang traktir. Ya?
Astaga. Ada apa?
Sedang apa wanita ini di sini?
Bukankah lancang menyebut seseorang "wanita ini" di depannya?
Maafkan aku. Aku tidak tahu kamu mengerti apa itu lancang.
Kenapa kamu memperlakukanku begini? Apa yang pernah kulakukan kepadamu?
Sudah jelas kamu melakukan sesuatu.
- Apa? - Penampilanmu.
Kamu mau berkelahi?
Kenapa aku harus melawan seorang profesor?
Bagaimana bisa orang kekanak-kanakan menjadi profesor?
- Hei! - Apa?
Aku bisa menyebabkan masalah jika satu ruangan dengannya,
jadi, ayo makan.
Aku lapar.
Kenapa kamu menyela? Aku akan makan dengannya.
Kenapa Jin Gyeom mau makan denganmu?
Ayo.
Detektif, kita akan makan siang bersama, bukan?
Sebaiknya jangan.
Kamu bilang begitu.
Aku tidak terlalu berselera.
Sementara itu, kalian berdua tampak sangat lapar,
jadi, bagaimana jika kalian makan siang bersama?
[VIU Ver] SBS E08 'Alice' -♥ Ruo Xi ♥- Synced with Subcake Android
Bagaimana kamu bisa mengenal Detektif Park?
Kamu tidak tahu?
Tentu saja tidak. Aku bukan cenayang.
Bagaimana mungkin aku tahu?
Kami berteman, tapi bukan teman biasa.
Kukira apa.
"Kukira apa"?
Tenanglah. Pintu itu takkan bisa dibuka.
"Tarik"
Astaga, ini menyebalkan.
Kenapa dunia ini sangat tidak adil?
Akhirnya aku mengerti kenapa aku tidak menyukai Letnan Park.
Sial.
Apa gunanya berolahraga?
"Direktur Seok Oh Won"
Kita bahkan tidak sempat menyapa waktu itu.
Apa? Benar juga.
Maksudmu di kantor polisi.
Bagaimana kamu bisa mengenal Detektif Park?
Ceritanya panjang.
Omong-omong, dia mendatangiku dan menanyakan kartu.
Kartu?
Kartu apa?
Ini seperti kartu biasa.
Tampaknya mengandung intermediasi dan kristal cair,
tapi tidak ada bahan berpijar.
Aku tidak bisa menebak apa fungsi semestinya.
Aku juga tidak tahu di mana itu dibuat.
Aku ingin melihatnya.
Sudah tidak ada padaku lagi.
Dia mengambilnya.
Begitu rupanya.
"Profesor Yoon Tae Yi"
Detektif Park, ini aku.
Kamu lebih gigih daripada dugaanku.
Kamu sama anehnya seperti dugaanku.
Apa yang kamu inginkan?
Apa yang bisa kulakukan agar kamu memberiku kartunya?
Aku tidak akan pernah memberikannya.
Lupakan saja.
Bagaimana mungkin aku melupakannya jika sudah melihatnya?
Apa?
Ada apa?
Ada drone terbang di luar jendelaku.
Halo?
"Kepolisian Nambu akan terus bekerja untuk warga di tahun 2020"
Profesor?
Aku segera ke sana.
Jangan ditutup.
Tetaplah di kampus sampai aku datang.
Halo? Profesor?
Detektif?
Detektif!
Hei, ada kecelakaan.
Astaga. Apa yang terjadi?
Apa?
Apa yang terjadi?
- Sulit dipercaya. - Haruskah kita menelepon polisi?
- Panggil ambulans. - Cepatlah.
Tidak ada orang di mobil.
- Benarkah? - Mari kita telepon polisi.
- Aku akan menelepon polisi. - Tidak ada orang di kursi belakang?
- Apa pengemudinya jatuh? - Tidak ada siapa pun.
"Saat anak itu menjadi penjelajah waktu,
nubuatnya akan mulai terpenuhi.
Tapi momen takdir
belum tiba."
"Tapi momen takdir belum tiba"
"Sesi Informasi Universitas Hanguk 2010"
"Festival Musim Gugur Universitas Hanguk 2010"
"Festival Musim Gugur Universitas Hanguk 2010"
"Tidak ada sinyal. Khusus panggilan darurat"
"Fenomena pemutar vertikal"
"Saat dia bertemu dengan anaknya,
anaknya akan mendapatkan kendali atas waktu."
Profesor.
"Alice"
Kenapa kamu tiba-tiba mencari ayahmu?
Dia satu-satunya orang
yang mengetahui masa lalu ibuku yang tidak kuketahui.
Mereka akan lebih mencurigai kita dan menggali lebih dalam.
Kamu tahu ibuku akan dibunuh pada malam bulan merah.
- Ayah. - Kali ini, izinkan aku bertanya.
Apa perjalanan waktu mungkin ada?
Tahun berapa ini?
Tahun 2010.
Halo?
Di mana Ibu?
Jin Gyeom.
Aku akan pulang.
Tetaplah di dalam, apa pun yang terjadi.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.