Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
♪ Menatapi matamu ♪
♪ Merasa kita berdua sangatlah mirip ♪
♪ Tak peduli ke mana pun aku pergi ♪
♪ Kamu adalah milikku yang tak tergantikan ♪
♪ Perasaan cinta sungguh kuat malam ini ♪
♪ Semuanya terasa begitu indah ♪
♪ Perasaan yang sungguh spesial di antara kita berdua ♪
♪ Kamu telah membuat seluruh duniaku terpesona padamu ♪
♪ Terpikat padamu ♪
♪ Aku terpikat padamu ♪
♪ Mencintaimu adalah hal yang paling ingin kulakukan ♪
♪ Cintaku hanya untukmu ♪
♪ Hanya untukmu ♪
♪ Kamu adalah segalanya dalam hidupku ♪
♪ Terpikat padamu ♪
♪ Kamu adalah satu-satunya milikku ♪
♪ Cintaku hanya untukmu ♪
Dapur Romantis
Episode 15
Lu Jin sekarang ada di Suhai setiap hari.
Siapa tahu
dia masih menginginkan properti ayahmu atau tidak.
Kita harus lebih hati-hati, mengerti?
Kakakku di Suhai?
Kalau begitu langsung minta dia mengambil alih Mingting
bukankah lebih baik?
Apa yang baik? Kamu ini bodoh, ya?
Jika dia mengambil semua yang seharusnya menjadi milikmu,
apa yang akan kamu lakukan?
Tidak mungkin.
Kakakku begitu pintar mencari uang,
tidak akan tertarik dengan harta keluarga kita yang begitu sedikit.
Lagi pula,
walaupun ayahku membaginya setengah,
juga tidak masalah,
setengah bagian lainnya sudah cukup untukku.
Sudahlah, aku sudah mengerti,
masalah apa pun tidak dapat mengandalkanmu.
Nanti di rapat dewan direksi harus melakukan yang terbaik,
jangan membuat masalah dan merepotkanku lagi.
Baik, Ibu.
Aku sudah mengerti.
Naik mobil, ganti pakaianmu.
Hari ini pakaianmu bagus sekali, ya.
Mulutmu manis sekali.
Nyaman sekali.
Dipikir-pikir,
terakhir kali datang ke rumah kalian,
baru beberapa hari yang lalu.
Semuanya sudah sangat berbeda,
perlakuanmu sekarang jauh berbeda dengan sebelumnya.
Apa hubungannya denganmu?
Sia-sia dipukul.
Kalau kamu tidak masuk,
aku juga bisa menghadapinya sendiri.
Benar juga, aku percaya.
Siapa suruh kamu adalah wanita idamanku?
Kamu dapat menyelesaikan masalah apa pun sendiri.
Aku hanya ingin berlagak pahlawan.
Tetapi, tidak menyangka,
aku belum menyentuh mereka, aku sudah dijatuhkan orang.
Aku bilang padamu,
aku tidak seharusnya belajar bahasa indonesia.
Aku seharusnya belajar Muay Thai,
belajar Taekwondo.
Lain kali kalau kamu ketemu masalah seperti ini,
aku bisa langsung tendang wajahnya.
Kamu ingin aku ada lain kali lagi, ya?
Tidak, tidak. Aku… aku hanya memberi perumpamaan.
Lain kali, jangan melakukan hal bodoh lagi.
Ini bukan melakukan hal bodoh.
Jika aku dipukul orang,
dapat membuatmu mengetahui kedok seorang pria jahat,
tidak sia-sia.
Jika dipukul orang,
aku bisa berada di rumahmu,
bisa berbaring di sofamu,
lalu dipijat olehmu,
tidak sia-sia.
Sudah selesai, obatnya sudah dioleskan.
Kalau tidak ada masalah lain, pergilah.
Zhaodi.
Zhaodi.
Terimalah aku,
biarkan aku menjadi pacarmu,
biarkan aku melindungimu.
Jika kamu tidak menyukai pekerjaanmu saat ini,
kamu mengundurkan diri saja,
aku akan merawatmu.
Kamu ini raja lawak, ya?
Masih ingin merawatku,
kamu rawat dirimu sendiri dengan baik saja.
Lepaskan tanganmu.
Jangan, jangan.
Pinggangku sakit, pinggangku sakit.
Peluk sebentar lagi, peluk sebentar lagi.
Kalau begitu, peluk lima menit lagi.
Lima menit tidak cukup.
Tidak, tidak. Lima menit saja, lima menit.
Lima menit.
Enam menit saja, ya?
Bagaimana?
Jangan bergerak, foto sekali lagi.
Sudah belum?
Mana kameranya?
Jatuh ke sini.
Aku tadi…
Jadi… jadi bagaimana?
Aku membelikanmu 10 lagi.
Tetapi, di dalam kamera ini ada foto kita.
Pungut saja.
Foto bisa kita foto lain kali.
Kamu sungguh bodoh, ya.
Bagaimana kameranya bisa dilempar ke danau?
Kameranya sudah kamu lempar ke danau,
apa yang harus kita lakukan?
Kita cerita-cerita tentang sesuatu yang sedikit pribadi saja.
Sedikit…
sedikit pribadi seperti apa?
Kamu pernah jadian dengan berapa banyak wanita?
Hanya…
hanya beberapa.
Di antara…
di antara wanita-wanita ini
tidak ada Li Man, ‘kan?
Tentu saja tidak.
Aku tegaskan sekali lagi,
aku sama sekali tidak ada hubungan seperti itu dengan Li Man.
Dia hanya sebatas rekan kerja,
mitra bisnis dan teman baikku.
Sebatas itu saja.
Aku percaya padamu.
Kalau begitu, kenapa putus?
Dengan pacarku yang dulu?
Kepribadian…
Kepribadian tidak cocok?
Hubungannya berakhir begitu saja?
Dasar pria jahat.
Ini karena aku…
mungkin aku adalah penyebabnya.
Aku itu penggila kerja,
terkadang mereka akan mempengaruhi pekerjaanku.
Ditambah lagi, aku terbang ke sana ke mari.
Tidak bersama untuk waktu yang lama,
lalu putus,
sangat wajar.
Bisa…
merasakan ini adalah sesuatu yang dapat kamu lakukan.
Bagaimana denganku?
Apakah kamu juga akan berbuat seperti itu terhadapku?
Tidak akan.
Kamu tahu tidak? Setelah aku bersamamu,
aku tiba-tiba merasa
waktuku bersamamu tidak pernah cukup.
Aku memikirkanmu setiap saat.
Pertama kali saat kerja juga bisa memikirkanmu,
sangat ajaib.
Mungkin juga karena
aku tidak terlalu mencintai orang-orang itu sebelumnya.
Berarti, maksudmu adalah…
kamu cukup mencintaiku, ya?
Pertanyaanmu ini lebih pribadi daripada yang tadi.
Baiklah.
Kalau begitu, aku akan berusaha
menanyakanmu pertanyaan yang lebih pribadi.
Sejak kapan kamu menyukaiku?
Masalah ini, aku perlu pikir dulu.
Pikir saja, aku beri kamu waktu.
Saat aku dinas ke Zhuozhou,
membuka koper,
lalu melihat toples kacang kenari manis
yang kamu berikan padaku itu.
Bukan.
Lebih awal dari itu.
Saat kamu memanggilku Kakak Jin dalam pelukanku di koridor rumahmu.
Kakak Jin.
Bukan.
Lebih awal dari itu.
Seharusnya adalah…
Jangan-jangan,
saat aku memasukkan mi ke dalam mobilmu, ya?
Saat itu aku merasa
kamu sangat keterlaluan dan keras kepala.
Bisa-bisanya menyamar menjadi orang Korea.
Keterlaluan dan keras kepala?
Keterlaluan dan keras kepala?
Bolehkah aku menanyakanmu sesuatu yang tidak penting?
Sejak kapan kamu menyukaiku?
♪ Tidak beri tahu kamu ♪
♪ Tidak beri tahu kamu ♪
♪ Tidak beri tahu kamu ♪
Aku tahu.
Siapa yang tidak bisa?
Ayah.
Semuanya,
maaf aku terlambat.
Cepat cari tempat duduk.
Semuanya telah hadir,
kita mulai bahas topik hari ini.
Beberapa obligasi yang sebelumnya diterbitkan perusahaan,
akan jatuh tempo secara bersamaan dalam waktu dekat.
Aku tahu
semua orang sangat peduli dengan pengaturan dana ke depannya.
Cheng,
bagaimana progres penerbitan obligasi baru?
Presdir Lu, Anda tenang saja,
semuanya sangat lancar.
Aku telah komunikasikan
dengan berbagai institusi besar.
Kalau dilihat dari
peringkat kredit terbaru perusahaan kami,
modal obligasi baru kami
seharusnya lebih rendah dari sebelumnya.
Bukan “seharusnya”,
tetapi harus.
Dari pelaksanaan beberapa proyek sebelumnya,
boleh dikatakan kurang memuaskan.
Ada penyebab dari lingkungan makro,
aku tidak jelaskan satu persatu secara detail lagi.
Namun, beberapa proyek di antaranya,
melebihi anggaran hingga 30%.
Jika seperti ini terus,
akan ada masalah besar
pada perputaran kas perusahaan.
Karena itu,
biaya penerbitan obligasi harus ditekan.
Baik.
Kalau begitu, aku akan menghubungi beberapa institusi lagi,
usahakan menekan biayanya semaksimal mungkin.
Bagaimana dengan pinjaman kredit jangka pendek bank?
Sudah dinegosiasikan,
dengan kisaran kredit yang telah dinegosiasikan sebelumnya,
kuota pinjaman kami kali ini
harusnya tidak akan ada masalah besar.
Hanya saja prosedur bank agak merepotkan,
aku akan menghubungi Kepala Bank Zhao lagi siang ini.
Diusahakan minggu depan
dapat menyelesaikan proses persetujuan perjanjian pinjaman.
Sebelum penerbitan obligasi baru,
hanya bisa mengandalkan pinjaman bank untuk menalanginya terlebih dahulu,
tidak boleh ada kesalahan apa pun.
Jika uang obligasinya tidak bisa dikembalikan,
ini akan menjadi masalah besar.
Kesulitan yang dihadapi
oleh perusahan saat ini,
harusnya kalian semua sudah tahu.
Aku berharap semua orang bisa bekerja sama
menghadapi ini bersama.
Ayah, kamu tidak apa-apa?
Tidak apa-apa.
♪ Aku tahu sisa hidupku saat bertemu denganmu ♪
♪ Senyuman di wajahku ♪
♪ Adalah jarak kamu menghampiriku ♪
♪ Kamu adalah satu-satunya sumber kebahagiaanku ♪
♪ Wajah cantikmu, aku ingin langsung menciumnya ♪
♪ Aku akan menyertaimu seumur hidup ♪
♪ Aku akan memberikan ♪
♪ Semua milikku untukmu tanpa syarat ♪
♪ Karena detak jantungmu ♪
♪ Membuatku mengenangnya setiap malam ♪
♪ Cintailah aku seperti aku mencintaimu ♪
♪ Percayalah ini benar ♪
♪ Kamu tidak tahu betapa aku mencintaimu ♪
♪ Aku cinta, cinta, jatuh cinta padamu ♪
♪ Aku cinta, cinta, jatuh cinta padamu ♪
♪ Di malam aku sedang menunggumu ♪
♪ Saling memandang dengan pandangan penuh harap ♪
♪ Kamu adalah orang yang tepat di waktu yang tepat ♪
♪ Aku merindukanmu tanpa terkendali ♪
♪ Kerinduanku padamu semakin mendalam ♪
Kena tangan, ya?
Sudah kubilang, kamu harus hati-hati.
♪ Percayalah padaku ♪
♪ Tetap bersamaku selamanya ♪
♪ Aku tahu sisa hidupku saat bertemu denganmu ♪
♪ Senyuman di wajahku ♪
♪ Adalah jarak kamu menghampiriku ♪
♪ Kamu adalah satu-satunya sumber kebahagiaanku ♪
♪ Wajah cantikmu aku ingin langsung menciumnya ♪
♪ Aku akan menyertaimu seumur hidup ♪
♪ Aku akan memberikan semua milikku untukmu tanpa syarat ♪
Biar aku saja.
Baik.
♪ Cintailah aku seperti aku mencintaimu ♪
♪ Percayalah ini benar ♪
♪ Kamu tidak tahu betapa aku mencintaimu ♪
♪ Aku cinta, cinta, jatuh cinta padamu ♪
♪ Aku merindukanmu tanpa terkendali ♪
♪ Kerinduanku padamu semakin mendalam ♪
♪ Kamu adalah satu-satunya cintaku dalam hidup ini ♪
♪ Kamu adalah satu-satunya orang yang ingin kucintai ♪
♪ Percayalah padaku ♪
♪ Jangan tinggalkan pelukanku ♪
Ruang Rapat Dewan Direksi
Sudah ada berita dari bank,
perjanjian pinjaman Grup Mingting
akan disetujui minggu depan.
Mengenai penerbitan obligasi,
Mingting masih tawar-menawar dengan beberapa institusi besar,
katanya ingin mengurangi pendapatan 50 basis poin lagi.
Sudah hampir sampai waktunya,
hidangkan.
Hidangan sudah datang.
Cicipi.
Daging sapi.
Bisakah kamu membantuku mengambil ponsel?
Tanganku berminyak sekali.
Ini.
Siapa yang menelepon?
- Pemimpin Lu. - Pemimpin Lu.
Bagaimana situasinya? Cepat katakan.
Baru saja mendapat kabar bahwa
anak perusahaan, Konstruksi Lanyu terlibat manipulasi laporan keuangan.
Sekarang, media-media keuangan
membicarakan masalah ini dengan berlebihan di mana-mana.
Meskipun departemen hubungan masyarakat dari perusahaan grup
sudah berusaha
untuk menekan hal ini.
Namun, pengaruh negatif dari opini publik
menyebar semakin luas.
Di saat seperti ini,
kenapa hal ini bisa terekspos?
Tidak peduli dengan cara apa pun,
harus bisa menekan masalah ini.
Presdir Lu, jika tidak mengambil tindakan tepat waktu,
aku khawatir ini akan menyebabkan
kesulitan keuangan bagi Departemen Bisnis Dalam Negeri.
Presdir Lu, gawat!
Bank baru saja menelepon kita,
katanya pinjaman grup diberhentikan oleh bank pusat.
Segera telepon Kepala Bank Zhao,
tanya dia apa sebenarnya yang terjadi.
Sudah pernah meneleponnya.
Kata Kepala Bank Zhao,
kontribusi tahunan Lanyu terhadap keuntungan perusahaan grup
melebihi 30%.
Mengingat opini negatif publik terhadap Lanyu saat ini,
Departemen Pengendalian Risiko dari bank pusat
langsung menghentikan persetujuan perjanjian pinjaman.
Segera siapkan materi Lanyu untukku.
Segera hubungi
Manajer Liu dari Departemen Kredit bank pusat.
Bilang padanya, aku akan menemuinya segera.
Presdir Lu,
Lembaga Pemeringkat Zhengyuan mengeluarkan pengumuman,
mengatakan bahwa prediksi peringkat Mingting,
dari stabil akan disesuaikan menjadi negatif.
Aku memperkirakan peringkat kredit perusahaan
akan segera diturunkan.
Bagaimana bisa begitu?
Jika peringkat kredit diturunkan,
penerbitan obligasi kami akan terhambat.
Sampai saat itu, jangankan ingin mengurangi modal,
bahkan bisa terbit atau tidaknya obligasi tersebut juga sulit dipastikan.
Aku merasa jika broker,
perusahaan kepercayaan dan perusahaan manajemen aset
mengetahui berita ini,
pasti akan segera menagih utang pada kita.
Gawat,
tidak bisa mendapatkan pinjaman dari bank,
obligasi baru ini juga tidak bisa diterbitkan.
Jika para kreditur mendengar berita ini,
mereka pasti tidak akan duduk diam,
pasti akan datang untuk membuat masalah.
Aliran dana perusahaan sekarang ini,
terjadi masalah yang begitu besar.
Mulai sekarang,
pengoperasian normal juga akan menjadi sulit.
Presdir Lu,
aku mempunyai saran,
bisakah kita
pertimbangkan dengan serius
rencana akuisisi Grup Zhenghong?
Rapat ini semakin menarik.
Aku semakin tidak mengerti,
apa tujuan sebenarnya
dari saranmu ini?
Ini adalah cara penyelesaian yang sudah kamu pertimbangkan dengan baik,
atau kalian semua sudah mencapai konsensus secara pribadi?
Aku, Lu Mingting,
telah berada di posisi tinggi di dunia bisnis selama lebih dari 30 tahun.
Walaupun aku jatuh,
juga tidak akan tunduk pada Grup Zhenghong.
Aku sungguh tidak mengerti.
Ini adalah rapat dewan direksi Mingting,
atau rapat dewan direksi Zhenghong?
Ayah.
Ayah!
- Pemimpin Lu. - Pemimpin Lu.
Pemimpin Lu.
Kamu memanggil begitu banyak teman?
Bukankah kamu yang bilang
boleh mengajak teman ke sini?
Benar, benar, tetapi…
tetapi pergaulanmu terlalu luas.
Ini tidak luas,
semuanya adalah koki,
pelan-pelan kamu akan terbiasa.
Tetapi,
awalnya aku mengira hanya kita berdua,
dunia kita berdua.
Tetapi, kamu yang bilang boleh mengajaknya.
Presdir Lu,
bolehkah aku mengobrol sebentar
dengan sahabatku?
Tentu saja.
Terima kasih.
Bagaimana?
Cara yang kuajarkan padamu berguna tidak?
Kamu dan Lu Jin sudah sampai tahap apa?
Beri tahu aku dengan jujur.
Ti… tidak ada apa pun yang terjadi di antara kami.
Tidak mungkin!
Bagaimana mungkin tidak ada apa pun yang terjadi?
Kalau begitu, bukankah persiapanku semuanya menjadi sia-sia?
Kamu masih…
Mereka berdua ini…
Kamu datang untuk minum air,
makan dan main, ya?
Kalau tidak?
Manfaatkan kesempatan ini untuk mempererat hubungan.
Baik, baik.
Kembali.
Ini,
kamu tukar dia kembali.
Aku kebetulan bermaksud seperti itu.
Guru Gu,
jarang-jarang bisa berduaan,
berikanlah aku kesempatan.
Pintar sepertimu,
orang yang cantik memang berbeda.
Aku lihat Kak Ziqian sebentar.
Oke.
Kak Ziqian,
apakah kamu tidak bosan membaca buku sendirian?
Tidak apa-apa. Aku sendirian sebentar.
Masalah di perjamuan hari itu,
kamu tidak apa-apa, ‘kan?
Tidak apa-apa.
Aku adalah seseorang yang mudah memproses,
kamu tenang saja.
Serius?
Serius.
Kamu sekarang ada masalah apa
yang ingin dibicarakan denganku?
Oke?
Kamu sedang membaca buku apa?
Aku hanya sekadar baca-baca saja.
Aku biasanya membaca buku masak.
Ziqian, ke sini sebentar.
Ada apa?
Paman…
Paman sedang memikirkan…
Memikirkan apa?
Paman sedang memikirkanmu.
Kamu sudah kembali begitu lama,
juga tidak pernah mengobrol dengan Paman.
Buruan bagikan hal-hal menarik
seputar kuliah di luar negeri dengan Paman.
Pergi, pergi, bagikanlah dengannya.
Sini, sini.
Sangat menantikannya.
Paman sangat menantikannya.
Paman.
Sini, mengobrol dengan Paman.
Presdir Lu!
Saat kamu kuliah di luar negeri,
apakah terbiasa dengan makanannya?
Aku di sana masih lumayan.
Coba cicipi masakanku.
Baik, baik, baik.
Siapa yang bilang dia tidak memakan masakan orang lain?
Sini, Shengnan.
Coba cicipi masakanku.
Ini…
Bukankah ini hanya beberapa daun sayuran?
Bakso!
Mari.
Mau cicipi tidak?
Bagaimana hubunganmu dengan teman sekolahmu?
AKu baik-baik saja di sana,
semua orang sangat ramah.
One Pine Bridge
Bagaimana?
Lu Jin masih belum angkat telepon?
Mungkin sedang sibuk.
Memang sedang sibuk.
Hanya saja arah kesibukannya sesuai atau tidak,
ini yang penting.
Mari, duduk kemari.
Ini adalah pemberian Tuan Sun dari Wei’en untukku.
Selalu tidak ada kesempatan untuk meminumnya.
Hari ini jarang-jarang kamu di sini,
temani aku minum, ya.
Baik, Pemimpin Zheng.
Sudah puas makan dan minum, mari kita lakukan sesuatu yang serius.
Kita main permainan bersama,
“jujur atau tantangan”.
Bagaimana? Semuanya tahu cara mainnya, ‘kan?
Bukankah hanya “jujur atau tantangan”?
Siapa yang tidak pernah main?
- Memang, ayo sini. - Baik.
Presdir Lu, boleh tidak?
Tentu saja.
Baik!
Bagus!
Hidup Presdir Lu!
Kalau begitu, kita main sesuatu yang besar.
Jangan main “jujur” lagi, kita langsung main “tantangan” saja.
Tantangan! Tantangan! Tantangan!
Baiklah.
Kalau begitu, aku yang memutar botolnya.
Botolnya menunjuk pada siapa, dia harus melempar dadu.
Isi pada dadunya
adalah isi tantangannya,
oke?
Oke, oke.
Kalau begitu, kita mulai.
Meng Xinjie, kamu curang.
Kamu terlindungi, Nan.
Benar.
Presdir Lu!
Presdir Lu!
Aku bantu… aku bantu kamu lempar dadunya.
Bantu kamu mendapatkan yang lebih baik.
Anggur berkualitas dalam gelas bercahaya.
Anggur seperti apa,
cocok dengan gelas seperti apa.
Menurutmu, yang kukatakan benar tidak?
Benar, Pemimpin Zheng.
Kalau tidak di lingkungan kerja,
tidak perlu memanggilku “Pemimpin Zheng”,
panggil saja Bibi Zheng.
Li Man,
kamu telah di samping Lu Jin selama bertahun-tahun,
sudah banyak membantunya.
Bibi selalu sangat menyukaimu.
Jadi,
selalu berharap kamu bisa menemani di sisi kami.
Kamu mengerti maksudku?
Mari,
minum segelas.
Kamu di sini untuk menungguku?
Benar,
ada sesuatu yang ingin kuibicarakan denganmu.
Katakanlah.
Apa hubunganmu
dengan Gu Shengnan sekarang?
Dia adalah pacarku.
Apakah kamu serius?
Apakah aku perlu melaporkannya kepadamu?
Presdir Lu, bisnismu ada di seluruh dunia.
Bagaimana bisa selalu menemani di sisinya?
Tidakkah kamu tahu bahwa di dunia ini
ada alat transportasi yang disebut “pesawat”?
Tidak peduli seberapa jauh jarak yang ada di dunia ini,
hanyalah perjalanan udara 10-an jam.
Tidak peduli di mana urusan bisnisku,
selama Gu Shengnan membutuhkanku,
aku bisa berada di sisinya kapan pun.
Apakah kamu tahu
apa cita-cita Gu Shengnan?
Ke depannya aku akan tahu.
Karena kami memiliki banyak waktu untuk saling memahami.
Aku tidak hanya akan memahaminya,
aku juga akan bantu dia mewujudkannya.
Bantu dia mewujudkannya?
Bagaimana caramu bantu dia mewujudkannya?
Melepaskan bisnis besar keluargamu,
menemaninya cuci tangan dan membuat sup?
Apakah setiap harinya kamu bisa menemaninya,
menjaga keluarganya,
menjaga kehidupannya?
Apakah kamu bisa?
Apakah itu susah?
Yang aku katakan adalah setiap hari.
Jika dua orang saling mencintai,
apakah penting untuk bersama setiap hari?
Ini adalah pendapatmu.
Apakah kamu pernah menanyakan pendapat Shengnan?
Kamu berkata begitu banyak padaku,
bukankah hanya ingin bilang
kamu lebih bisa memberinya kebahagiaan dibandingkan aku,
benar tidak?
Benar.
Kamu tidak bisa.
Aku bisa.
Kamu tidak bisa.
Karena Gu Shengnan mencintaiku.
Dia adalah wanitaku.
Aku berharap
Presdir Lu bisa mengingat apa yang kamu katakan hari ini.
Tentu,
aku tidak akan memberimu kesempatan.
Gedung Kamar Pasien
Kamu sudah lelah seharian,
pulang dan istirahatlah lebih awal.
Aku temani kamu sebentar lagi.
Aku sungguh tidak berguna,
kesehatanmu sudah seperti ini,
tetapi aku tidak bisa membantu apa-apa.
Aku juga tidak mendidik anak kita dengan baik.
Sampai sekarang,
Zheng juga belum bisa membantumu menopang Grup Mingting.
Kelakuan Zheng seperti ini.
Kalau bicara mengenai tanggung jawab,
ini bukan kesalahanmu seorang.
Salahku karena tidak mendidiknya dengan baik.
Beban Mingting,
cepat atau lambat akan jatuh di pundaknya.
Sudah saatnya mencarikan dia
seorang wanita yang normal,
agar dia memiliki keluarga kecil.
Agar dia tahu apa itu tanggung jawab.
Ke depannya baru bisa mengambil alih keluarga besar Mingting.
Saat ini masih ada aku.
Kalau suatu hari…
Orang-orang dewan direksi
pasti tidak akan bersikap baik padanya.
Aku juga berpikiran seperti itu.
Untungnya sekarang
Zheng sudah tidak terlalu menolak untuk ikut rapat di perusahaan.
Aku merasa dia perlahan akan berubah.
Kamu tenang saja.
Oh ya,
aku dengar yang sedang melawan kita sekarang
adalah Grup Zhenghong.
Grup Zhenghong
ingin melawanku sudah bukan satu hari ini saja.
Aku dengar sekarang Lu Jin cukup hebat,
dalam rencana akuisisi global
yang dia pimpin,
ada beberapa perusahaan dan grup Mingting di luar negeri.
Benar.
Dalam berbisnis,
otaknya lebih jernih daripada ibunya,
dia juga sangat berani.
Ini agak mirip
denganku dulu.
Saat aku mendirikan Mingting…
Sudah puluhan tahun tidak pernah berhubungan dengannya,
tidak perlu cemburu.
Apa yang tidak berhubungan?
Di kehidupan sehari-hari, kalian memang tidak begitu berhubungan.
Tetapi, di lingkungan kerja,
kalian tidak jarang bertemu.
Dasar Zheng Hong ini,
kantor juga harus terlibat denganmu.
Kalau begitu, jangan mengungkitnya.
Hatiku lelah mengungkitnya.
Di mana Zheng?
Dia ada datang menjengukku tidak?
Dia hari ini menghadiri rapat perusahaan,
sekarang seharusnya sedang membuat tugasnya di rumah.
Baguslah jika dia ingin maju.
Ini adalah vila yang akan kita tinggali.
Jenis kamarnya sama, dibagi dua sisi.
Sisi pertama adalah kamar dengan pemandangan danau,
sisi lainnya dekat dengan pinggir jalan.
Aku sarankan, para cowok tinggal di sisi yang dekat pinggir jalan.
Karena orang lalu-lalang, akan sedikit berisik.
Para gadis tinggal di kamar dengan pemandangan danau.
Tentu saja, Bos,
kamu boleh tinggal di kamar dengan pemandangan danau.
Karena kamar dengan pemandangan danau sangat sepi,
lalu peredam suaranya sangat bagus.
Tidak benar.
Kamu pikir,
cowok-cowok begitu banyak,
tidak akan cukup bagi.
Aku yang bagi, atau kamu?
Aku sudah membaginya, oke?
Kamu tinggal sekamar dengan Koki Wang.
Lalu…
Terburu-buru.
Tidak perlu sungkan.
Aku terpaksa tahan-tahan sebentar,
tinggal sekamar dengan Xu Zhaodi.
Jangan bermimpi, aku takut berisik.
Bagaimana kalau kamu pikirkan lagi? Zhaodi!
Qian, ayo, tinggal dengan Paman.
Untuk apa malu?
Aku sudah memandikanmu sejak kamu masih kecil. Cepat.
Tidak perlu sungkan.
Lalu, Guru Gu…
Aku sekamar dengan Gu Shengnan.
Jalan, jalan, jalan.
Aku…
Kakak, kakak, kakak.
Bukan seperti itu aku membaginya, aku…
Rencana awalku bukan seperti ini.
Aku merencanakan kamu dengan Gu Shengnan…
Rencana selalu tidak dapat mengejar perubahan realita.
Maaf.
Sudah tidur?
Belum.
Mau kemari tidak?
83611.
Shengnan, sini, tangkap.
Hari ini kita saling mencurahkan isi hati.
Sini, duduk di sini.
Hubungan kita seharusnya
belum pada tahap bisa saling mencurahkan isi hati.
Hubungan kita berdua sekarang seperti apa?
Hubungan kita berdua sekarang
adalah hubungan tinggal di kamar yang sama.
Lagi pula, masalah ini
aku hanya bisa berbagi denganmu.
Karena,
hanya kita berdua
yang diakui oleh orang yang sama.
Apa yang kamu katakan?
Aku ini…
akan menyakiti hati seseorang.
Siapa?
Presdir Lu.
Presdir Lu?
Siang ini,
ada hubungan yang terjalin
di antara aku dan Presdir Lu.
Sub by WeTV & Ripped by skysoultan ♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
♪ Aku tak dapat memastikan apakah ini termasuk cinta sejati ♪
♪ Tapi aku sangat memahami perasaanku ♪
♪ Cintaku padamu sangatlah tulus ♪
♪ Aku ingin lebih dekat denganmu ♪
♪ Aku tidak tahu apa yang akan kamu lakukan ♪
♪ Tapi aku senantiasa memikirkanmu ♪
♪ Sejak aku melihatmu tersenyum padaku ♪
♪ Sosokmu senantiasa terlintas dalam benakku ♪
♪ Senyumanmu ♪
♪ Sayangku Aku terpuruk karena hal ini ♪
♪ Kamu tidak perlu mengatakan hal lain ♪
♪ Karena aku sangat yakin ♪
♪ Kamu bagaikan embun di tubuhku ♪
♪ Menjadi lembut di malam hari ♪
♪ Begitu alami ♪
♪ Seolah-olah kita ditakdirkan untuk bersama ♪
♪ Inilah yang terlihat olehku ♪
♪ Meskipun itu terlihat bagaikan ilusi ♪
♪ Dapatkah kamu memahami kepolosan cintaku ♪
♪ Cinta tidak diperjualbelikan ♪
♪ Aku mencintaimu dengan sangat tulus ♪
♪ Aku ingin mendekatimu ♪
♪ Aku tidak tahu apa yang akan kamu lakukan ♪
♪ Tapi aku senantiasa memikirkanmu ♪
♪ Sejak aku melihatmu tersenyum padaku ♪
♪ Sosokmu senantiasa terlintas dalam benakku ♪
♪ Senyumanmu ♪
♪ Sayangku Aku terpuruk karena hal ini ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.