Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Teknologi yang cukup canggih
tidak bisa dibedakan dari sihir."
"Arthur Clarke"
Kami penjelajah waktu.
Pada tahun 2050,
Alice akhirnya berhasil menjelajahi waktu.
Dengan harapan bisa segera menemui mendiang orang yang kita sayangi
dan harapan
bahwa kita bisa menjalani hidup baru dengan kembali ke masa lalu,
orang-orang menjadi sangat gembira.
Jadi, waktu menjadi cair,
begitu pula dunia,
dan hidup orang menjadi jauh lebih kaya.
Tapi semua itu sebelum buku itu ditemukan.
Menurut rumor,
buku itu berisi akhir yang tragis
ke perjalanan waktu yang baru saja dimulai.
Orang-orang menyebut buku itu,
"Kitab Nubuat".
Aku harus menemukan buku itu
agar perjalanan waktu terus berjalan.
Karena itulah,
aku tiba di tahun 1992 hari ini,
untuk menemukan
buku itu.
"1992"
Sayang, kenapa kamu menangis?
Karena langit baru saja meraung.
Mengerikan sekali langit itu.
Ayah melihat apa?
Ayah?
Kamu mau bermain petak umpet?
Petak umpet?
Ayah menjadi pencari?
Kali ini,
kita berdua akan bersembunyi.
Kedengarannya menyenangkan.
Kamu bisa bersembunyi sekarang.
Jangan keluar sampai ayah suruh, ya?
Tunggu.
Kamu tidak boleh kehilangan ini, mengerti?
Pegang yang erat, ya?
Janji jari kelingking.
Dokter Jang Dong Shik. Aku datang untuk mengambil buku itu.
Jadi, sudah dimulai.
Kamu datang dari tahun 2050?
Diam dan serahkan buku itu.
Kamu tidak bisa mengatasinya.
Jatuhkan pisaunya.
Aku menemukannya.
Ya.
Aku tidak akan membacanya.
Ya. Akan segera kubawakan.
Tidak apa-apa.
Berikan buku itu.
Siapa yang mengirimmu?
Aku Yoo Min Hyuk dari Alice.
Kami akan mengambil buku ini.
Buku apa ini sampai kamu terobsesi dengannya?
Ayo.
Tunggu.
"Alice di Negeri Ajaib"
Kurasa ada seseorang di sini.
Periksa lantai atas. Akan kuperiksa di sini.
Baiklah.
Di mana? Di mana yang lainnya?
Katakan. Di mana yang lainnya?
Katakan!
Maafkan aku.
Sudah tidak apa-apa.
Siapa namamu?
Aku tidak tahu!
Apa itu? Apa yang kamu lakukan?
Biarkan orang-orang di dunia ini menghukummu atas kejahatanmu.
Polisi datang. Ayo.
Dia syok.
- Jangan tinggalkan dia begitu saja. - Tapi kita tidak bisa membawanya.
Polisi di sini akan menjaganya.
Baiklah. Aku mengerti.
Tapi setidaknya tunggu sampai mereka tiba.
- Periksa di sana. - Baiklah.
Tidak apa-apa.
Aku tidak tahu...
Kamu tidak boleh memeriksa isinya. Itu aturannya.
"Dokter Ternama di Dunia, Jang Dong Shik, Dibunuh"
Dia menyebutkan anak itu?
Ya. Dia sedang memulihkan diri di rumah sakit.
Benarkah? Itu bagus.
Mari bersiap untuk kembali.
Aku masih merasa mual.
Itu pasti karena radiasi dari lubang cacing.
"Lubang cacing: pintu masuk ke waktu dan ruang berbeda"
Aku tidak bisa makan apa pun dan sejak kemarin muntah-muntah.
Jika seburuk itu, kamu seharusnya minum sesuatu.
Setidaknya berpura-puralah peduli.
Aku ingin menyelesaikan pekerjaan dengan sempurna, itu alasannya.
Maaf.
Lubang cacing akan aktif sampai tengah malam nanti.
Ayo keluar.
Jika itu karena radiasinya, udara segar akan membantu.
Jangan hiraukan aku.
Bagaimana mungkin?
Kamu orang yang kucintai melebihi siapa pun di dunia ini.
Mengerti?
Bagaimana kalau kita mandi, lalu pergi?
Baiklah.
"Aku harus mulai dari mana?
Tragedi
dimulai saat dia membuka pintu waktu.
Jika bayi itu tidak masuk melewati pintu waktu,
apa semua itu tidak akan terjadi?"
Jika bayi itu belum lahir, apa keadaan akan berbeda?"
Ada apa? Kamu masih merasa mual?
Ya, aku merasa mual.
Kamu hamil 12 pekan. Kamu tidak tahu?
Lakukan pemeriksaan pranatal dan kembalilah.
"Pemeriksaan Pranatal, Pemeriksaan ibu dan janin"
Bu?
Kamu melewati lubang cacing
penuh radiasi saat kamu hamil.
Berpikirlah rasional.
Kita tidak bisa kembali tanpa melewati lubang cacing lagi.
Jika kita melakukannya, hal buruk bisa terjadi kepada bayinya.
Apa yang terjadi
jika aku melahirkan di sini?
Jangan konyol.
Kita punya urusan di rumah. Lakukan aborsi.
Urusan?
Tae Yi, maksudku adalah...
Aku lapar.
Aku akan melakukan aborsi.
Baiklah.
Tapi sebelumnya, biarkan aku memberi bayi ini makanan enak dahulu.
Ya?
Polisi.
Tolong keluar dari mobil.
Baiklah.
Meminta bantuan!
"Pasar Tradisional Jungang"
Tersangka telah dikepung.
- Astaga! - Apa?
"Pusat Perbelanjaan Bawah Tanah"
Aku akan menyingkirkan mereka.
Tunggu aku di hotel.
Hati-hati.
"Stasiun Seoul"
[VIU Ver] SBS E01 'Alice' -โฅ Ruo Xi โฅ- Synced with Subcake Android
Tae Yi.
Tae Yi.
Tae Yi.
"Kepada Min Hyuk"
Kepada Min Hyuk.
Ada jantung lain di dalam diriku sekarang.
Ini lebih kecil dan lemah daripada jantungku,
tapi aku bisa merasakan detaknya.
Jantung bayiku.
Jadi, bagaimana aku bisa menyingkirkannya?
Ini bayiku.
Dia hidup dan bernapas di dalam tubuhku.
Ini pilihanku.
Seperti kamu memilih Alice,
aku memilih masa depan bayiku.
Jadi, jangan khawatirkan aku
atau merasa bersalah.
Aku bukan Yoon Tae Yi lagi.
"Park Sun Young"
"Kepada Min Hyuk"
"Park Sun Young, 25 tahun"
Dorong lebih kuat.
Ini hampir berakhir.
Aku akan melakukan yang terbaik.
Kini aku seorang ibu.
"1997"
Jin Gyeom.
Jin Gyeom, sedang apa kamu?
Aku bermain dengan capung.
- Capung? - Ya.
Boleh Ibu bermain denganmu?
Tentu.
Halo, Bu.
Aku tidak mengerti maksudmu.
Kemarin, anak-anak bermain dengan kelinci.
Setelah beberapa saat, Jin Gyeom pasti bosan.
Dia memotong
telinga kelinci.
Saat kami menyuruh seseorang untuk tidak menyobek kertas,
itu karena sayang jika dibuang, bukan karena kasihan pada kertasnya.
Tapi Jin Gyeom tidak bisa membedakannya.
Dia jelas kekurangan emosi.
Tapi untungnya, dia sangat cerdas.
Dia pasti akan membaik setelah latihan berkali-kali.
Apa penyebabnya?
Tolong lihat ini.
Lobus frontal kirinya, yang mengontrol emosi,
tampak lebih kecil daripada ukuran normal.
Kemungkinannya, itu masalah genetika.
Kemungkinan lain, dia telah terganggu
hingga stres berat
selama kehamilan, kelahiran, dan pertumbuhan.
Tapi kita tidak tahu pasti.
Kamu melewati lubang cacing
penuh radiasi saat kamu hamil.
Kamu harus tetap kuat.
Bukan hanya aku yang bertanggung jawab atas pengobatan Jin Gyeom.
Kamu juga termasuk.
Tidak.
Aku tidak butuh bantuanmu.
Aku bisa mengurusnya sendiri.
Percayalah kepada Ibu.
Ibu bisa melakukan apa pun untukmu,
Jin Gyeom.
"2004"
Jin Gyeom,
usus buntu bukan apa-apa.
Dokter bilang ibu bisa keluar dari rumah sakit pekan depan.
Bisakah kamu pulang, lalu membawakan buku dan pakaian untuk besok?
Kenapa?
Bagaimana bisa kamu menginap sendirian di rumah?
Tetaplah bersama ibu di sini.
Rawat jalan saja.
Jika usus buntu bukan apa-apa.
Di sini berisik dan tidak nyaman.
Jin Gyeom, ayo makan.
Baiklah.
Sedang apa kamu? Kamu harus ikut dengan kami. Ambil jaketmu.
Aku harus ke sekolah besok.
Ayo.
Satu, dua.
"2010"
Kamu menemukan sesuatu?
Apa yang bisa ditemukan?
Mungkin karena nilai jelek atau masalah hubungan.
Kukira surat bunuh diri tidak ditemukan.
Anak-anak zaman sekarang tidak menulis surat bunuh diri.
Mereka biasanya menulis blog tentang itu.
Kau harus paham tren. Ayo.
Sung Eun tidak bunuh diri.
Siapa namamu?
- Aku Kim Do Yeon. - Do Yeon,
aku akan meneleponmu jika perlu.
Sampai saat itu, belajarlah.
Bukan hanya Sung Eun yang ada di atap!
Dia mendorong Sung Eun.
Siapa?
Jin Gyeom.
"Catatan Siswa"
Kamu mengenal murid yang bunuh diri itu, bukan?
Ya, kami bergabung di kelas akting.
Kelas akting?
Kamu ingin menjadi aktor?
Tidak, ibuku memaksaku ikut kelas itu. Dia bilang itu membantu.
Dalam hal apa?
Aku tidak tahu karena itu belum membantuku dalam hal apa pun.
Kamu sering berolahraga sejak kecil.
Ibuku juga menyuruhku berolahraga.
Kenapa kamu berada di atap?
Karena kelasnya terlalu berisik.
Kamu dekat dengan murid yang bunuh diri, bukan?
Cukup dekat untuk saling menyapa.
Lalu kenapa kamu mendorongnya?
Aku tidak pernah melakukan hal seperti itu.
Kalau begitu, kamu pasti melihat dia jatuh.
Kamu seharusnya lebih jelas dengan pertanyaanmu.
Aku tidak mengerti kenapa melihatnya jatuh dan mendorongnya
adalah hal yang sama bagimu.
Kamu pergi ke mana setelah meninggalkan atap?
Ke kelasku.
Kenapa?
Seharusnya kamu ke kantor dan memberi tahu guru-guru.
Kupikir itu tidak perlu karena aku melihat mobil polisi datang.
Atau kamu berusaha menyembunyikan fakta bahwa kamu ada di sana?
Beberapa murid lain melihatku turun dari atap.
Aku tidak bisa menyembunyikannya meskipun aku ingin.
Karena itu aku di sini, bukan?
"Kepolisian Nambu Seoul"
Jin Gyeom.
Ibu tidak akan memercayai perkataan orang lain.
Ibu hanya akan memercayai perkataanmu.
Kamu yang melakukannya?
Apa bedanya jika Ibu memercayai ucapanku?
Itu hal terpenting bagi ibu di sini
karena kamu putra ibu.
Jika kamu bersalah, kita akan dihukum bersama,
tapi jika tidak,
ibu pasti akan membersihkan namamu.
Kamu melakukannya?
Tidak.
Sudah ibu duga.
Akan ibu pastikan kamu keluar dari sini.
Mencari saksi!
Mencari saksi!
Tolong hubungi aku jika kamu berada di atap
di SMA Sejeong pada tanggal 5 Oktober.
Mencari saksi!
Tolong hubungi aku jika kamu berada di atap
di SMA Sejeong pada tanggal 5 Oktober.
Mencari saksi!
Tolong hubungi aku jika kamu berada di atap...
Anakmu membunuh Sung Eun-ku.
Beraninya kamu.
Teganya kamu melakukan ini.
Kamu tidak malu?
Bisa-bisanya kamu melakukan ini.
"Mencari saksi! Seorang murid melompat dari atap..."
Halo?
Aku akan ke sana.
"Mencari saksi"
"Mencari saksi"
- Aku pergi sekarang! - Tunggu!
Makanlah ini.
Siapa wanita ini?
Dia ibu dari anak psikopat itu.
Hati-hati.
"Mencari saksi"
Bu! Kamu yang terus menempelkan selebaran ini, bukan?
Sudah kubilang jangan. Kenapa kamu terus melakukan ini?
Astaga!
Maafkan aku.
Aku akan ke sana.
Aku akan segera ke sana.
Tunggu.
Soal ini...
Aku melihatnya.
Di sana.
Dari yang kulihat, pria itu tidak mendorongnya.
Sepertinya dia berusaha mencegah gadis itu melompat.
Maaf.
Tugas kami adalah mencurigai orang.
Bersikaplah yang baik kepada ibumu.
Dia banyak mengalami kesulitan.
Psikopat.
Dia benar-benar psikopat.
Apa yang kalian lakukan di depan rumah kami?
Hei, lari! Itu psikopat!
Cepat!
Kenapa kamu melakukan ini?
Jin Gyeom tidak seperti itu!
"Psikopat, Monster, Pembunuh"
Ibu akan menghapusnya.
Masuklah.
"Psikopat, Monster, Pembunuh"
"Psikopat, Monster, Pembunuh"
"Psikopat, Monster, Pembunuh"
Kenapa kamu keluar?
Itu tidak akan hilang.
Aku akan mengecatnya nanti.
Tidak usah. Ibu bisa melakukannya.
Masuklah kembali.
Ibu.
Aku tidak peduli pendapat orang
tentangku.
Ibu bilang masuk.
Tapi bukan Ibu.
Ibu akan terluka.
Aku tidak mau Ibu terluka,
tapi aku terus gagal.
Maaf, Bu.
Putraku
sudah dewasa.
Kamu bahkan mengkhawatirkan ibumu.
Aku yang melaporkanmu ke polisi.
Lalu?
Aku kemari untuk minta maaf.
Maaf karena mencurigaimu.
Tidak apa-apa.
Aku mengerti kenapa kamu bisa berpikir begitu.
Kenapa dia bunuh diri?
Kenapa kamu bertanya kepadaku?
Karena kamu bicara dengannya sebelum dia melompat.
Dia tidak memberitahuku apa pun.
- Sung Eun. - Lepaskan aku!
Lepaskan!
- Lepaskan aku! - Jangan lakukan ini.
Lepaskan aku!
"Toilet"
Kamu mau ke mana?
Lucu sekali.
Beri aku pemantik.
Yang benar saja.
Sedang apa anak itu di sini?
Apa ini satu-satunya kamar mandi?
Pergilah ke tempat lain, Berandal.
Ayo.
Kamu tidak mendengar ucapanku?
Apa yang kamu lakukan?
- Berikan ponselmu. - Kenapa? Kamu mau nomorku?
Anak psikopat itu pasti jatuh cinta kepadamu.
Diam. Itu menjijikkan.
Kudengar kamu merekam Sung Eun.
Kamu mendengar itu darinya?
Kalian membuang surat bunuh dirinya
di ranselnya, bukan?
Kamu sudah gila?
Hei.
Hei,
kamu ingin mati?
- Apa yang terjadi? - Apa yang mereka lakukan?
Apa dia benar-benar melawan mereka?
- Apa dia gila? - Hei!
Dia kalah jumlah.
Apa dia menang?
Apa yang baru saja terjadi?
Dia mengalahkan mereka semua?
Bagaimana dia bisa baik-baik saja?
Apa yang terjadi?
Serahkan ini kepada polisi.
Ini akan menjelaskan bahwa Sung Eun bunuh diri.
Apa yang baru saja terjadi?
Bagaimana kita memercayainya?
Dia gila.
Kudengar Jin Gyeom baik-baik saja di sekolah.
Kamu merasa kenyang bahkan tanpa makan.
Tidak.
Tapi berat badanku memang bertambah.
Apa ini hari istimewa?
Kenapa kamu membeli banyak daging?
Aku hanya ingin memakannya.
- Ini. - Sampai jumpa.
Jaga dirimu!
Selamat ulang tahun, Bu.
Ibu sudah pulang?
Kamu tidak bisa pergi begitu saja.
Kamu harus menyalakan lilin untuk ibu.
"Selamat ulang tahun"
"Selamat ulang tahun"
Selamat ulang...
- Tiup saja. - Ayolah.
Ini menyenangkan.
Putra ibu merayakan ulang tahun ibu bersama ibu
dan bernyanyi untuk ibu.
Suasana hati ibu sedang bagus hari ini.
Kenapa ibu minum untuk seseorang yang buruk bagi Ibu?
Kamu penasaran? Mau mencobanya?
- Tidak. - Coba satu seloki saja.
Kamu harus tahu caranya minum dari orang tuamu.
Aku harus belajar nanti.
Ini hari ulang tahun ibumu. Apa belajar lebih penting?
Lagi pula, Ibu sudah menghabiskannya.
Kamu benar. Ibu ingin minum sambil melihat gerhana bulan.
Gerhana bulan? Kenapa Ibu melihatnya?
Ini bulan darah super yang terjadi tiap beberapa dekade sekali.
Ini sangat istimewa.
Jika ibu melewatkan tahun ini, pada tahun 2010,
mungkin ibu tidak akan pernah melihatnya lagi sebelum mati.
Ibu akan keluar membeli minuman.
Kamu akan minum dengan ibu, bukan?
Minum sekali saja dengan ibumu, ya?
- Baiklah. - Kamu serius, bukan?
Kamu mau ikut dengan ibu? Ini akan seperti kencan.
Ikutlah dengan ibu, Nak.
Aku tidak mau. Pergilah sendiri.
Baiklah. Ibu segera kembali.
Nomor yang Anda tuju...
"Toko Im"
Ibu.
Ibu.
Ibu.
Ibu.
Ibu.
Apa yang terjadi?
Siapa yang melakukan ini?
Bangun.
Tunggu. Aku akan memanggil ambulans.
Dia
sudah pergi...
Putraku
baik-baik saja.
Apanya yang baik-baik saja?
Jin Gyeom.
Putra ibu.
Ini semua
salah ibu.
Kamu harus
tahu.
Jangan bicara.
Jika kamu
melihat ibu...
Jangan bicara!
Dengarkan baik-baik.
Suatu hari,
jika kamu
bertemu dengan ibu lagi,
kamu harus berpura-pura tidak mengenal ibu.
Kamu harus menghindari ibu bagaimanapun caranya.
Apa maksud Ibu? Kenapa?
Putraku.
Kapan kamu dewasa?
Terima kasih
karena terlahir sebagai putra ibu.
Kamu harus lahir
sebagai putra ibu lagi.
Mengerti?
Tidak.
Ibu.
Ibu membutuhkan putra yang lebih baik dariku.
Milikilah putra yang mencemaskan Ibu saat Ibu sakit
dan bisa menghibur Ibu saat sedih.
Tapi meskipun
kamu bukan ibuku,
aku akan melindungi Ibu.
Aku akan melindungi Ibu.
Ibu.
Ibu.
Ibu.
Ibu!
Ibu.
Ibu.
Ibu!
Kamu bilang itu luka tembak.
Benar.
Ada luka gores,
dan organ-organ hancur saat pelurunya melebur.
Masalahnya, itu bukan senjata biasa.
Itu sangat kecil hingga sulit mencari
luka masuk dan keluar dengan mata telanjang.
Beberapa kasus
terselesaikan
setelah bertahun-tahun.
Hanya perlu kegigihan.
Percayalah kepadaku,
ya?
Kudengar kamu murid yang baik.
Belajarlah dengan giat demi ibumu
dan masuk universitas bagus.
Apa cita-citamu?
Akademi Kepolisian.
"2020"
Dengar, Penyandera.
Aku Kapten Ko Hyeong Seok dari Kepolisian Seoul Nambu.
Jika tidak turun sekarang, kamu akan menyesal selamanya.
Lepaskan sandera itu dan turunlah sekarang,
maka hukumanmu akan dikurangi.
Jika kamu menyakiti sandera itu sedikit saja,
tamatlah riwayatmu.
Diam!
- Apa yang dia lakukan? - Lihat itu.
Sial.
Bagaimana dengan pintu ke atap?
Mereka mencoba membukanya sekarang.
Astaga.
Kita harus membukanya.
Kapten, pintunya tidak bisa terbuka.
Astaga, ini gawat.
Apa yang harus kita lakukan?
Di mana Jin Gyeom?
[VIU Ver] SBS E02 'Alice' -โฅ Ruo Xi โฅ- Synced with Subcake Android
Lihat! Dia di sana.
Sedang apa dia di sana?
Sial. Siapa kamu?
Apa yang dia lakukan?
Menjauhlah!
Kamu mau wanita ini mati?
Tolong aku.
Tolong aku.
Kamu sadar kamu mengarahkan pisau ke arteri karotisnya?
Apa?
Tusukkan pisaunya satu milimeter saja,
lalu akan keluar satu liter darah per menit.
Dia akan mati dalam beberapa menit karena tekanan darahnya rendah.
Jika dia tidak beruntung, wakunya lebih sedikit.
Kumohon, lepaskan aku.
Jadi, menjauhlah!
Hei, kamu sangat ingin melihat dia mati?
Kamu sudah membunuh tiga orang.
Entah berapa banyak lagi yang akan kamu bunuh.
Kamu pikir aku akan membiarkanmu lolos
hanya demi menyelamatkan wanita ini?
Apa?
Kamu baik-baik saja?
Hei, kamu hampir membuatku terkena serangan jantung.
Kamu baik-baik saja?
Ya. Bagaimana dengan sandera?
Kapten.
Kami di atap sekarang.
Sanderanya baik-baik saja.
Syukurlah. Dia baik-baik saja.
Astaga, nyaris saja.
Ikut aku.
Istriku membuat sup ayam dan kamu diundang.
Maaf. Aku ada janji.
Sampaikan terima kasihku kepadanya.
Kamu akan menemui Do Yeon?
Bagaimana kamu tahu?
Siapa lagi?
Sampai jumpa besok.
"Kim Do Yeon"
Pak Kim!
Hei, maafkan aku,
tapi mari bicara besok. Aku tidak enak badan.
Kamu tampak tidak sehat.
Kusarankan kamu segera melakukan autopsi.
Atau haruskah aku melakukannya untukmu?
Hei, dia mungkin tidak bekerja dengan kita,
tapi dia tetap sesama reporter.
Kamu sungguh ingin mengkhianatinya?
Aku bahkan bisa mencincangnya dan menjadikannya rebusan.
Jadi, terbitkan artikelku.
Astaga.
Semua orang harus menyimpan nurani mereka
dan menggunakannya hanya saat diperlukan.
Dia rekan sesama reporter, lalu kenapa?
Semua orang tahu dia membawa pemagang ke hotel.
Kenapa mereka diam saja?
Aku akan menerbitkan ini bagaimanapun caranya.
Jika artikelku tidak diterbitkan, akan kuunggah di internet.
Kenapa kamu diam saja?
Aku yakin kamu akan baik-baik saja.
Itu artinya kamu mencemaskan, peduli, dan mendukungku,
bukankah begitu?
Ya.
Mari minum lagi di tempat lain. Kamu mau ke mana?
Tempatmu?
Orang tuamu akan khawatir.
Mereka tahu kita teman,
tapi wanita dewasa tidak boleh datang ke rumah pria sendirian.
Jin Gyeom, akhirnya kamu sadar apa yang terjadi saat pria dewasa
dan wanita berduaan?
Kamu sudah dewasa sekarang.
Aku sangat bangga kepadamu.
Apa kamu bahkan menonton video dewasa sekarang?
Sudah kubilang ini membosankan.
Hei. Bagaimana bisa kamu bilang video dewasa membosankan?
Astaga.
Apa kamu berniat menjadi pendeta?
Atau kamu punya masalah kesehatan?
Aku hanya tidak tertarik.
Jadi, kenapa kamu tidak tertarik?
Di usiamu ini,
kamu seharusnya ingin melakukannya, bukan menonton film dewasa.
Astaga, kamu membuatku frustrasi.
Halo, Sersan.
Baiklah. Aku segera ke sana.
Aku harus pergi.
"Kepolisian Seoul Nambu"
Hong Eun Soo, tujuh tahun.
Dia menghilang dua hari lalu saat kelas TK
mengunjungi peternakan.
Ayahnya sudah siap membayar uang tebusan,
tapi dia belum mendengar apa pun. Maka dia membuat laporan hari ini.
Ibunya sedang melakukan perjalanan bisnis di luar negeri.
Dia akan kembali besok sore.
Dalam hal kekayaan,
mereka masuk lima persen teratas.
Kemungkinan besar,
penculiknya mengincar uang mereka.
- Apel. - "Apel".
- Apel. - "Apel".
Bagus sekali.
Kapan kali pertama kamu menyadari anak itu hilang?
Saat anak-anak berkumpul setelah makan siang, itu pasti
sekitar pukul 12.30 siang.
Apa semua orang makan siang bersama?
Tidak. Kelas lain makan siang di tempat lain.
Apa para guru makan siang di tempat lain kemarin?
Ya, tapi kami mengawasi anak-anak selama ini.
Tolong kirimkan foto ini ke alamat surel di kartu namaku.
Begini...
Mungkinkah ibu Eun Soo membawanya?
Kamu tidak tahu dia sedang perjalanan bisnis ke luar negeri?
Benar,
tapi dia ada di salah satu foto.
Kami sudah menganalisis foto itu,
dan itu ibu Eun Soo.
Kukira dia di Eropa untuk perjalanan bisnis.
Kami sudah memeriksa catatan kedatangan dan keberangkatannya,
dan jelas dia sedang melakukan perjalanan bisnis.
Apa maksudmu?
Jika berada di Eropa sekarang, bagaimana dia bisa ada di foto?
Kamu sudah memeriksa kamera pengawas?
Peternakannya tidak punya kamera.
Dia tidak tertangkap kamera di jalan.
Di mana Jin Gyeom?
Dia ingin menginterogasinya begitu dia kembali,
jadi, dia ada di bandara.
Apa maksudmu
aku menculik putriku sendiri?
Itu alasanmu membawaku kemari alih-alih mencari Eun Soo?
Bagaimana ini bisa terjadi?
Kenapa kamu belum mencarinya?
Bu.
Menangis seperti itu tidak akan mengembalikan Eun Soo.
Berhenti membuang waktu jika kamu ingin menemukannya.
Letnan.
Berapa banyak orang yang tahu
tanggal perjalanan bisnismu
dan karyawisata Eun Soo?
Dua.
Suamiku
dan pembantu rumah tangga.
Tidak ada orang tua dari TK Eun Soo?
Aku keluar dari grup obrolan orang tua karena sibuk.
Apa Eun Soo menyukai pembantu rumahnya?
Tidak.
Dia baru, jadi, Eun Soo takut kepadanya.
Pernahkah kamu
merasa seseorang berpura-pura menjadi kamu?
Tidak.
Tunggu! Anak itu kembali.
Apa?
Putrimu sudah pulang.
Maafkan ibu.
Ini semua salah ibu.
Apa yang terjadi?
Gadis itu baru saja berjalan pulang.
Dia bersama siapa selama tiga hari ini?
Dia bilang bersama ibunya.
Apa kamu benar-benar bersama ibumu?
Kamu tidak tahu ibumu pergi ke luar negeri untuk bekerja?
Aku tahu.
Jadi,
kamu tetap bersama ibumu?
Ibu bilang itu rahasia,
tapi dia kembali dengan mesin waktu untuk menemuiku.
Ibu?
Jin Gyeom.
Suatu hari,
jika kamu
melihat ibu lagi,
kamu harus berpura-pura tidak mengenal ibu.
Kamu harus menghindari ibu bagaimanapun caranya.
Ibu!
"Alice"
Aku melihat Ibu.
Kurasa otakmu juga terluka.
Kamu pikir aku tidak akan mengenali ibuku sendiri?
Apa Eun Soo benar-benar menyebutkan mesin waktu?
Dia bilang wanita yang menculiknya adalah ibunya dari masa depan.
Kejahatan aneh terjadi di negara ini sejak tahun lalu,
dan semuanya memiliki satu kesamaan.
Aku tidak tahu dari mana dia datang.
Apa yang kamu lakukan kepada Do Yeon?
Dia membunuhnya!
Sepertinya ada di tangan polisi.
Cari tahu semua tentang Park Jin Gyeom.
Aku tidak peduli siapa kamu dan dari mana asalmu.
Aku akan membunuhmu.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.