All language subtitles for [Iddd] RENASCENCE ep 1

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by iQiyi & Ripped by skysoultan โ™” Follow @skysoultan on Instagram โ™”

RENASCENCE

Episode 1

Dunia terbagi menjadi tiga, Kerajaan Chu sebagai kerajaan terbesar.

Kerajaan Shu di barat.

Wilayah Selatan di selatan.

Dari luar mereka terlihat menjaga wilayahnya masing-masing.

Pada kenyataannya diam-diam beraksi dan terjadi perubahan yang sulit ditaksir.

Berambisi melakukan segala cara untuk menjadi pemimpin dunia.

Mo Xin...

Mo Xin...

Nona ketiga.

Sudah tiba di gerbang istana.

Selama ini, Anda bahkan tidak pernah keluar dari kediaman.

Kenapa mendadak buru-buru datang ke istana?

Mo Wan mencari Kakak karena ada urusan.

Liu Xing

ambil pengenal ini,

lalu katakan pada mereka, saya ingin mencari Kakak.

Nona ketiga dari Kediaman Yao, datang ingin menghadap Ratu.

Zhong'Er...

Hari ini akan kuceritakan tentang bibimu.

Dia bernama Mo Wan.

Sebelum kamu hadir,

yang paling Ibu sayangi adalah dia.

Memanjakannya hingga membuatnya berwatak sangat lugu.

Orang lain sampai mengira dia bodoh.

Memiliki kakak seperti saya ini, sungguh tidak tahu

apakah sebuah keberuntungan atau kerugian baginya?

Yang Mulia bercanda.

Memiliki saudari seperti Anda,

merupakan hal yang sangat beruntung.

Apalagi Nona ketiga menyampaikan,

hari ini hendak masuk istana menghadap anda.

Mo Wan biasanya tidak pernah keluar rumah.

Entah apa yang telah dialaminya hari ini.

Apakah mungkin dia ditindas orang lain?

Semenjak hamba mengikuti Yang Mulia masuk ke istana,

hamba sudah lama tidak melihat

tampang anda seperti ini.

Ini karena saya flu dingin

lalu hidung tersumbat.

Kamu malah menertawakan saya.

Sepertinya saya sudah terlalu memanjakanmu.

Mundur!

Serbu!

Serbu!

Serbu!

Barang siapa yang bisa membunuh Ye Junqing, dapat imbalan besar!

Maju.

Habisi dia!

Panah!

Ben Lei, bunuh dia.

Kaisar sudah memberikan titah memanggil Pangeran Su kembali ke ibukota?

Benar.

Situasi sekarang sangat seimbang.

Jika sekarang menyerang Kerajaan Shu,

lalu menghancurkan keseimbangan ini,

maka Lembah Nan nantinya pasti tidak akan berdiam diri.

Tiba saatnya nanti, Kerajaan Chu akan menjadi sasaran,

dan diserang dari berbagai sisi.

Jika Pangeran Su terus menjaga perbatasan,

sebaliknya akan berada dalam bahaya.

Saya menyuruhnya kembali,

juga karena ingin,

membiarkannya istirahat dengan baik.

Pangeran baru saja memenangkan peperangan.

Luka masih belum pulih, malah harus bergegas pulang ke ibukota.

Orang itu begitu waspada terhadap kita,

bukankah ini sangat keterlaluan?

Kenapa omong kosongmu menjadi semakin banyak?

Saya mengkhawatirkanmu.

Bagaimana kalau sampai terjadi sesuatu di tengah jalan?

Orang yang bisa melukai saya,

sepertinya masih belum lahir.

Bukankah Ratu termasuk salah satunya?

Ben Lei...

Apakah saya sudah memperlakukanmu terlalu baik belakangan ini?

Nanti sertakan sekelompok pengawal.

Takutnya ada sisa prajurit Kerajaan Shu melakukan pembalasan di tengah perjalanan.

Baik, siap laksanakan.

Perdana Menteri Yao.

Kamu seharusnya sudah tahu Ratu sekarang,

telah dibatasi dan dilarang keluar bukan?

Hamba mengerti dengan kesulitan Kaisar.

Di antara ketiga putri saya, ada yang menjadi ratu dan ada yang menjadi selir.

Keistimewaan ini bagaikan api yang berkobar.

Pasti akan memancing gunjingan dan jebakan orang lain.

Tindakan Kaisar ini,

demi membantu saya untuk meredakan panas.

Kelihatannya Menteri Yao sangat memahami saya.

Tenang saja.

Jikalau Mo Xin menemani saya memimpin dunia,

saya pasti akan...

memberikannya kebahagiaan utama.

Mungkin karena belakangan ini sedang flu dingin,

membuat indra perasaku menjadi berubah.

Merasa ramuan penguat kandungan ini,

terasa lebih pahit dari biasanya.

Kasim An.

Maaf merepotkanmu datang kemari.

Tanpa kamu,

orang terpercaya di sisi Kaisar akan berkurang seorang.

Yang Mulia terlalu menyanjung hamba.

Kaisar lebih memilih tidak ada yang melayaninya,

demi membuat ada orang yang melayani Anda di sini.

Bagaimana kesehatan Kaisar sekarang?

Yang Mulia tenang saja.

Sangat baik, baik-baik saja.

Lihatlah ingatan hamba yang buruk ini.

Kaisar menyuruh hamba menyampaikan sesuatu.

Beberapa hari ini,

maaf telah membuat Yang Mulia sengsara.

Masih ada satu kalimat puisi.

Yaitu meskipun berpisah...

Meskipun berpisah jauh, tapi saling memahami.

Benar, benar, benar.

Mohon Kasim An menyampaikan balasan saya pada Kaisar.

Jiwa saya dengan dia saling terhubung,

jadi bagaimana mungkin tidak mengerti kesulitannya.

Baik.

Sudah tidak ada masalah.

Kasim An, lanjutkanlah kesibukanmu.

Baik.

Hormat Yang Mulia Ratu.

Hamba pamit.

Yang Mulia, ada apa?

Yang Mulia, ada apa?!

Zhong'Er, Zhong'Er saya...

Cepat selamatkan anak saya!

Panggil tabib!

- Panggil tabib! Cepat panggil Tabib! - Tidak!

Panggil Kaisar datang!

Cepat panggil Kaisar datang!

Baik.

- Zhong'er. - Cepat! Cepat panggil tabib!

Panggil tabib!

Ada orang yang ingin mencelakai saya...

Ada orang yang ingin mencelakai saya!

Yang Mulia, apa yang anda katakan?

Siapa yang ingin mencelakai Anda?

Bagaimana bisa...

Sebaiknya hamba memapahmu ke ranjang dan bicara perlahan-lahan.

Tidak ada waktu! Kamu tenanglah!

Kamu lupa bahwa saya mengerti dengan ilmu kedokteran?

Saya sudah bisa merasakan anak saya,

tidak bisa dipertahankan lagi.

Apa yang akan saya katakan ini,

harus kamu ingat dengan jelas.

Mengerti?

Kaisar!

Kaisar!

Kaisar!

Ada apa sampai sepanik itu?

Saya dari awal sudah berkata,

kalau bukan berita terkait Pangeran Su atau Ratu,

siapa pun tidak boleh datang mengganggu.

Kaisar!

Ratu!

Terjadi sesuatu pada Ratu!

Kaisar!

Apa?

Kakak.

Kakak...

Kakak!

Kakak!

Kakak!

Kenapa kamu berdarah sebanyak ini, Kakak?

- Mo Wan. - Kakak, ada apa denganmu?

- Kenapa kamu berada di sini? - Kamu tidak apa-apa, Kakak?

Pergi.

- Cepat pergi. - Saya tidak akan pergi.

Kamu tidak seharusnya datang.

Cepat pergi!

Pergi!

Zhong'Er...

Zhong'Er...

Mo Wan?

Kenapa saya berubah menjadi Mo Wan?

Cahaya silver itu...

Mo Wan.

Kakak terpaksa pergi dulu.

Lalu membuat rencana dengan baik.

Meskipun sekarang Mo Wan sudah tertidur,

tapi membiarkannya menetap di istana merupakan hal yang paling aman.

Jikalau saya tidak pergi,

pasti akan dicurigai.

Kemudian saya tidak akan memiliki kesempatan,

untuk menemukan pelakunya.

Mo Wan.

Tunggulah Kakak kembali menyelamatkanmu.

Dialah Nona ketiga Kediaman Yao, Yao Mowan.

Lakukan!

Siapa kalian?!

Kenapa menangkap saya?!

Semua perhatikan dengan baik!

Orang ini bernama Ye Junqing.

Memiliki dendam dengan kerajaan kita, Kerajaan Shu.

Jika tidak membinasakannya,

dalam waktu 10 tahun ke depan,

Kerajaan Shu tidak akan memiliki kesempatan untuk memutar balikkan keadaan lagi.

Sekarang dia sedang terluka parah.

Ini merupakan kesempatan terbaik untuk membunuhnya.

- Bunuh dia! - Baik!

Pangeran.

Ada musuh di belakang.

Tahu.

Sampai di depan, kita bereskan mereka.

Pangeran sedang terluka,

titah Kaisar pun tidak boleh dilanggar.

Serahkanlah semua orang ini pada saya.

Boleh juga.

Saya akan mengambil jalan kecil di depan.

Kamu langsung susul saya setelah selesai menanganinya.

Baik!

Tabib.

Bagaimana keadaan Ratu?

Lapor Kaisar.

Hamba tidak berguna.

Meskipun telah mengerahkan seluruh kemampuan,

tetap tidak mampu mempertahankan janinnya.

Yang Mulia...

...sudah keguguran.

Lalu bagaimana keadaan Ratu?

Saya hanya mengharapkan keselamatan Mo Xin.

Ratu mengalami pendarahan besar.

Takutnya...

Takutnya nyawanya tidak akan bertahan lama.

Sayaโ€ฆ

Saya benar-benar tidak berdaya.

Tidak berdaya?

Saya adalah raja!

Keinginan saya bersifat mutlak!

Saya tidak mengizinkannya meninggal...

Saya tidak mengizinkannya meninggal!

Mo Xin...

Bukalah mata dan lihat saya.

Bagaimana kalau menghabisinya di sini?

Agar tidak merepotkan.

Baik!

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Tolong!

Jangan teriak lagi!

Meskipun tenggorokanmu rusak juga tidak akan ada yang menolongmu!

Kalian jangan mendekat!

Jun Qing...

Jun Qing, selamatkan saya!

Siapa dia? Kenapa bisa mengetahui nama saya?

Jun Qing.

Jun Qing!

Kepalaku sakit sekali.

Apa yang terjadi?

Di mana saya berada?

Siapa pria ini?

Apa yang telah dilakukannya pada saya?

Apa yang ingin dia lakukan?

Bandit sialan!

Beraninya mencabuli saya!

Siapa kamu? Di mana ini?

Dari mana kamu menculik saya ke sini?

- Cepat jujur! Saya akan membiarkanmu hidup! - Tunggu!

Saya menculikmu?

Saya mencabulimu?

Saya sendiri saja masih ingin bertanya siapa kamu?

- Kenapa semalam bisa mengetahui... - Jangan beromong kosong lagi!

Jawab pertanyaan saya dulu!

Tunggu.

Se... sepatumu adalah sepatu pejabat.

Bajumu berbahan sutra.

Memiliki Liontin Giok.

Parasmu pun terlihat rupawan.

Model pakaianmu ini bukanlah pakaian

yang bisa dibeli meskipun kaya raya.

Sepertinya berasal dari keluarga terkemuka.

Kalau kamu merupakan orang terhormat,

mencabuli seorang wanita lemah,

akan menambah dosamu.

Kamu?

Wanita lemah?

Kamu, kamu dasar bandit!

Kamu terlalu licik.

Parasmu begitu menawan.

Kenapa tidak melakukan pekerjaan lain,

dan malahan menjadi bandit?

Dengarkan saya, serupawan apapun wajahmu, kamu tetap saja seorang...

bandit.

Tidak peduli trik apa yang sedang kamu mainkan.

Tapi jangan berpura-pura bodoh.

Mengerti?

Katakanlah.

Kenapa semalam bisa mengetahui nama saya?

Saya mengetahui namamu?

Itu berarti saya sebelumnya mengenalmu.

Siapa namamu?

Di mana rumahmu?

Saya... saya...

Kamu terbentur sampai bodoh ya?

Sungguh sudah tidak ingat kejadian kemarin?

Baik.

Mulai dari sekarang,

kamu tidak boleh berbicara lagi.

Mengerti?

Saya... saya...

hanya ada satu pertanyaan.

Itu...

Sebenarnya apa yang sudah terjadi semalam?

Apa yang sebenarnya ingin kamu lakukan?

Bisa tidak lepaskan saya?

Saya...

Tidak, tidak mau.

Saya tidak mau.

Tidak mau.

Kita tidak saling kenal.

Mulai sekarang, apa salahnya...

...menempuh jalan masing-masing?

Tapiโ€ฆ Tapi kamu tidak boleh menelantarkan saya begitu saja.

Kamu... kamu harus bertanggung jawab pada saya.

Bertanggung jawab?

Atas dasar apa bertanggung jawab?

Saya sudah mengatakan seluruh kejadian semalam.

Saya hanya sekedar,

spontan berbaik hati dan menyelamatkanmu.

Kalau begitu...

Kamu sendiri yang mengatakannya, bukan?

Kamu bilang

sebelum saya terjatuh dari tebing,

bukankah saya memanggil namamu?

Ini perkataanmu sendiri bukan?

Berarti sangat jelas bahwa

sebelumnya saya mengenalmu.

Sekarang saya kehilangan ingatan.

Tidak bisa mengingat apapun.

Kamu menelantarkan saya di sini,

bukankah sangat tidak berprikemanusiaan?

Hanya dengan mengikutimu,

baru saya bisa kembali menemukan ingatan saya.

Kamu ingin membalas air susu dengan air tuba?

Kamu...

ingin saya menikahimu?

Boleh juga.

Kamu adalah tipe pria yang saya sukai.

Sebenarnya berapa banyak orang yang telah kamu singgung?

Ye Junqing!

Hari ini merupakan hari kematianmu!

Kamulah yang sudah menyinggung banyak orang.

Namamu Ye Jun Qing?

Namamu cukup bagus.

Semuanya.

Serang!

Majulah!

Cepat pergi!

Jangan pedulikan saya!

Cari mati!

Tunggu!

Saya tidak memiliki dendam apapun dengan kalian.

Yang ingin kalian bunuh adalah dia.

Itu...

Jangan sampai membunuh orang tak berdosa.

Saya tidak akan menghalangi kalian lagi.

Ye Junqing!

Ye Junqing!

Qian Mian.

Kaisar.

Mengenai ratu yang tiba-tiba diracuni kali ini,

menurutmu,

harus diselidiki dari mana?

Ramuan penguat janin itu,

memang mencurigakan.

Hamba berencana menyelidikinya dari orang dan benda,

yang berkaitan dengan Ratu sebelum Ratu jatuh sakit.

Semua orang yang berkaitan dengan ramuan itu,

hanya sekedar dayang dan kasim biasa.

Meracuni seorang ratu...

Tindakan segila ini.

Tindakan senekat ini.

Mereka...

...bagaimana mungkin memiliki kemampuan ini.

Hamba mengerti maksud dari Kaisar.

Pasti ada dalang,

di balik orang-orang lemah ini.

Bagaimana pendapatmu dengan

3 selir Istana Belakang ini?

Hamba hanya percaya terhadap bukti.

Tidak berani menebak sembarangan.

Saya sekarang sudah memberikan titah,

segel seluruh berita ini.

Jadi penyelidikan ini...

...harus dilakukan secara rahasia.

Hamba mengerti.

Sungguh melelahkan.

Budi besar saya padamu hari ini,

akan saya lihat bagaimana caramu membalasnya.

Apa?

Kamu bilang...

...ingin menikahi saya?

Parasmu memang cukup rupawan.

Juga tidak ada salahnya.

Tapi saya bukanlah orang gampangan.

Saya pertimbangkan dulu.

Kakek!

Saya mohon, tolonglah kami.

Nona.

Ini, apa yang terjadi?

Kakek.

Saya dan suami saya sedang diincar pembunuh.

Dia terluka parah demi menyelamatkan saya.

Kami benar-benar tidak memiliki tempat bersembunyi.

Mohon tolonglah kami.

Kalau tidak, kami bakalan mati.

Tapi, dengan kecepatan kereta kuda ini,

kita akan terkejar dalam waktu singkat.

Tidak masalah, saya ada ide.

Kakek.

Kamu pernah melihat seorang pria dan wanita lewat sini tidak?

Ksatria, kamu harus tegakkan keadilan untuk saya.

Tadi mereka telah merampas kuda saya,

dan berlari ke arah sana.

Kejar!

Kakek sungguh berhati mulia.

Hutang budimu ini,

pasti akan kami balas suatu hari nanti.

Kita sama-sama orang susah.

Untuk apa membalas budi?

Kenapa kalian sepasang suami istri,

bisa bermasalah dengan kalangan penjahat itu?

Ceritanya panjang.

Begini.

Kami sebenarnya saling mencintai.

Tapi siapa sangka,

bandit di desa telah tertarik dengan saya.

Dia bersikeras ingin merebut saya menjadi istrinya.

Kami berdua benar-benar kehilangan cara,

makanya memilih kabur, lalu diburu.

Suami saya yang kasihan...

Kalau sampai terjadi sesuatu padamu,

bagaimana caranya istrimu ini bisa bertahan hidup seorang diri?

Istri?

Saya di sini, saya di sini.

Kamu beristirahatlah dengan baik.

Tenang saja.

Kita kali ini telah bertemu dengan orang baik.

Kamu tenang saja.

Sungguh bagaikan hukum rimba.

Kalian jangan takut.

Tempat ini berada di pedalaman hutan, orang di sini sangat sedikit.

Mereka tidak akan bisa menemukan tempat ini dengan mudah.

Tinggallah dengan tenang.

Juga tidak apa jika kalian pergi setelah lukanya sembuh.

Terima kasih Kakek.

Nona, sudah lapar bukan?

Cepat makanlah.

Terima kasih Bibi.

Wangi sekali.

Ini adalah dahurian angelica.

Rasanya pahit.

Berkhasiat mengurangi peradangan dan menghentikan pendarahan.

Bibi.

Ada aroma dahurian angelica di dalam ini.

Dari mana kamu memetiknya?

Bahan ini sangat bermanfaat untuk luka tusukan pedang.

Ada di belakang rumahku.

Saya bawa kamu pergi.

Mari.

Pahit sekali.

Ini adalah obat terpahit yang pernah saya minum.

Obat bagus memang pahit.

Kakek!

Kakek!

Lukanya telah meradang dan bernanah.

Kalau tidak segera mencari tabib,

takutnya akan semakin parah.

Kamu jangan panik.

Saya akan pergi sekarang.

Sekarang, apakah ada kabar tentang Pangeran Su?

Lapor Kaisar, masih belum ada untuk sementara ini.

Itu...

Jawab Kaisar.

Setelah masyarakat mengetahui Ratu telah jatuh sakit,

mereka semua menyalakan lampion berdoa pada langit.

Kelihatannya, Ratu sangat disenangi rakyat.

Benar.

Lapor kaisar, sekelompok orang telah ditahan,

dan akan diinterogasi sepanjang malam.

Kamu pergi dulu.

Baik.

An Bingshan.

Hamba di sini.

Hari itu, ramuan itu diantarkan kepada Ratu olehmu.

Itu berarti, kamu merupakan tersangka terbesar.

Kamu tahu kenapa saya tidak menyuruh orang menginterogasimu?

Hamba mengerti.

Kaisar bertoleransi besar dan ingin melindungi hamba.

Hamba tidak berani menyembunyikan apapun.

Dalam perjalanan saat kamu pergi mengantar obat,

apakah ada suatu keganjilan?

Hari itu, setelah hamba mengambil obat,

hamba tidak berani menunda waktu sedetik pun.

Di tengah jalan pun tidak ada keganjilan apapun.

Dalam hal ini, Xiao Fu dan Xiao Lu bisa menjadi saksi saya.

Kalaupun hamba ingin melakukan sesuatu,

mana mungkin membiarkan kecurigaan ini tertuju pada diri saya sendiri?

Mohon Kaisar menyelidikinya dengan bijaksana.

Bangunlah.

Terima kasih Kaisar.

Kesetiaanmu terhadap saya,

tentu saja saya tahu dengan jelas.

Ayo jalan.

Pergi ke kediaman Ratu.

Terima kasih Kaisar.

Tabib.

Giok ini terlihat bagus.

Pasti bisa dijual dengan harga tinggi.

Anggap saja sebagai imbalanmu.

Mohon kamu periksa dan mengobatinya.

Saya akan mencobanya.

Tapi saya tidak bisa menjamin dia akan sembuh atau tidak.

Terima kasih tabib.

Tabib, saya saja.

Nona.

Kamu sendiri merupakan seorang tabib wanita,

jadi untuk apa menyuruh saya datang?

Saya adalah tabib wanita?

Tentu saja benar.

Meskipun umurmu masih muda,

tapi kemampuan pengobatanmu lebih tinggi dari saya.

Hebat.

Hebat.

Mari...

Beberapa botol obat ini,

anggap sebagai pemberian saya untukmu.

Terima kasih tabib.

Kalau begitu, saya pamit dulu.

Tabib, hati-hati.

Apakah saya benar-benar seorang tabib wanita?

Sub by iQiyi & Ripped by skysoultan โ™” Follow @skysoultan on Instagram โ™”

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.