Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
BLACKROCKPLANET
CHINA READINGHOLD
STARRY FILM
SINOPSIS | TRAILER | SUB-UPDATE follow instagram @broth3rmax
BEIHAI, 1930
Rokok, rokok!
Rokoknya mas!
Rokok, rokok!
Mari sini rokoknya pak!
Rokok, rokok!
Mari sini beli rokoknya!
Rokok, rokok!
Silahkan rokoknya!
Aku pergi dulu.
Pelayan, nambah semangkok lagi. / Wonton.
Baiklah.
Mari sini wonton-nya.
Hampir matang.
Pelayan, cepetan ya. / Ya sebentar.
Permisi, mau lewat. / Silahkan wonton-nya.
Wonton.
Wonton yang enak.
Silahkan coba.
Suamiku.
Rasanya hari-hari kita nyaman
sampai nanti kelak.
Istriku.
Jarang sekali aku hidup bahagia puluhan tahun ini.
Papan nama emas
dan perak, itu yang dimaksud bos mendatangkan keberuntungan.
Tuan, nyonya.
Mohon seikhlasnya.
Pengemis, kau mau mie?
Atau wonton?
Mie ataupun wonton
tak mau. Aku tak meminta makanan.
Tapi...
kepala kalian berdua.
Namun, kalian tak perlu cemas.
Peti matinya sudah aku siapkan.
Terbuat dari batu-phoebe berkelas.
Janji, kalau berbaring di dalamnya
bakal terasa nyaman. Sangat nyaman!
Kalian berdua pendekar dari sekte sihir.
Kenapa mencampuri urusan kami?
Ambil uang dan selesaikan tugasnnya. Ini aturan lingkar pendekar pedang.
Istriku!
Suamiku.
Sungguh ilmu pengendali ular yang kejam.
Maaf atas ilmuku yang tak seberapa itu.
Jangan mendekat! Pergi!
Pergi!
Pergi!
Ilmu pengendali hama milik golongan bumi dari 5 sekte.
Reputasinya memang sangat layak.
Kau dari Gerbang-air.
Sulit dibayangkan bila pasangan terkenal, Yu Mian dan Luo Cha
sekarang jualan wonton di pasar seramai ini.
Pasangan yang baik dan berilmu unik namun menyia-nyiakan kemampuan kalian.
Amat disayangkan.
Anak muda.
Cepat atau lambat kau akan sadar
kesederhanaan itu kebahagiaan.
Jika begitu
keluarkanlah token faksi bumi,
hanya dengan cara ini kalian bisa menikmati masa tua dengan damai.
Istriku, aku janji
hidup dan mati aku bersamamu.
Tak bisa penuhi janji itu sekarang. Bawalah token itu dan cepat pergilah.
Kita sepakat untuk hidup dan mati bersama. Tak mudah bagimu
meninggalkan aku.
Istriku...
Suamiku...
Bagaimana mereka bisa mati?
Tak tahu!
Panggil petugas polisi!
terjemahan broth3rmax
Ayo pasang taruhannya. Tak boleh curang ya.
Tak boleh curang ya?
Kita ini berkawan baik. Bicaralah baik-baik.
Begitu 'kan?
Long Cong!
Long Cong! Cepat! Ayo ayo!
Ayo! / Ada apa?
Sudah tak usah kedip-kedip. 2 mayat lagi dari kamar mayat.
Mayatnya lebih aneh dari tempo hari. / Apa?
Lebih aneh dari yang terakhir?
Tak gampang memang bertugas sebagai polisi.
Aku pergi.
Long Cong!
Terima kasih. / Kembali!
Long Cong! Tunggu!
Kasus pembunuhannya terjadi tadi malam di Jalan Zhongsan.
Korban seorang pria dan wanita.
Paling sedikit 20 saksi bisa buktikan itu,
2 orang ini mati tiba-tiba di jalan itu. / Pasangan tua ini jualan wonton di situ sudah puluhan tahun
tak pernah dengar ada permusuhan.
Penyebab kematian. / Sama dengan kasus di Fushengtang.
Mereka semua mati karena tenggelam.
Tenggelam lagi!
Semalam tak turun hujan sama sekali.
Tapi mereka bisa mati tenggelam dengan kondisi begitu?
Ini aneh sekali.
Aku curiga kalau
pembunuhnya sama dengan kasus Fushengtang.
Aku setuju.
Mungkin ini tak dikerjakan sendiri,
tapi satu kelompok.
Sifeng Ma, apa menurutmu mayat-mayat ini agak...
Sudah kubilang berkali-kali
jangan panggil aku Sifeng. Panggil aku Linda.
Linda Linda Linda. / Menurutmu...
siapa kira-kira pembunuh penjual wonton ini?
Menurut pengalamanku yang bertahun-tahun menangani kasus
dia...
pasti kena guna-guna.
Omong kosong!
Siapa itu? Keluar!
Keluar sekarang!
Aku...
Hey!
Siapa kau?
Hormatilah orang yang meninggal.
Kau ini seorang polisi. Harusnya tahu etikanya.
Berani sekali kau menghina polisi!
Nyari ini ya?
Ayo ulangi kalau berani!
Dasar orang tua!
Apa kau berani lawan aku di luar?
Jangan kasar begitu!
Direktur!
Biar kuperkenalkan.
Ini teman kelas lamaku, Tn. Robin.
Dia baru saja memenangkan juara 1 Kompetisi Sulap London.
Kau ini seorang polisi tapi malah memakai nama asing.
Namaku Robin. Maaf tadi agak lancang.
Terima kasih.
Kukira siapa,
rupanya pesulap asing palsu.
Kurasa,
dia jagonya sulap.
Memang kalian tahu apa?
Tn. Robin ini bukan hanya pandai sulap,
tapi juga sudah memecahkan puluhan kasus sulit di kepolisian London.
Kali ini dia kembali ke Cina demi aku,
untuk membantu kita memecahkan kasus.
Ayo, panggil dia senior. / Senior.
Tak perlu.
Apa yang kau lakukan? Jangan pegang mayat seenaknya.
Kamu tahunya cuma nyium saja.
Kau tak takut mati ya?
Nona Linda,
aku ingin lihat mayat-mayat yang berkaitan dengan kasus Fushengtang.
Silahkan.
Seperti inilah yang terjadi pada setiap mayat.
Ini Zuirenxiao.
Sejenis bubuk yang dicampur dengan racun dan perasan tanaman Datura.
Bila terhisap, bisa menimbulkan ilusi,
bahkan bisa mengakibatkan kematian.
Kau sengaja membuat misteri pada hal yang sepele.
Apa kau tahu perpaduan nitrogen,
hidrogen, oksigen, karbon dioksida dan metana?
Bisa menghasilkan apa?
Anu... Nitrogen terus apa? Jelaskan!
Linda... tadi dia ngomong apa sih?
Dia bilang,
kau ini bermulut besar.
Dasar orang tua.
Luo.
Jelaskan, aku masih belum paham,
mengapa kau memilih
meninggalkan Beihai disaat kau di puncak kesuksesan
lalu pergi ke luar negeri.
Yang lalu biarlah berlalu.
Terima kasih atas bantuanmu kali ini.
Itu masalah gampang.
Kalau bukan karenamu
30 tahun lalu.
Pasti aku sudah mati di jalanan.
Namun...
apa kau masih ingin merahasiakan ini?
Luo, ada sesuatu
yang tak selalu bisa disembunyikan.
Mari sini. Duduk sini minum teh.
Tak terburu-buru kok.
Aku ingin lihat tempat kejadian perkara kasus Fushengtang.
Nona cantik, berapa umurmu?
Sudah punya pacar?
Aku... ke sini mau melaporkan sesuatu.
Harus mengikuti prosedur.
Bukan begitu? Beritahu kalau kau butuh aku.
Halo?
Jangan takut. / Direktur!
Kutunjukkan trik sulap padamu. Santai saja.
Jangan kedip.
Ya pak! / Saatnya menyaksikan keajaiban.
Siapa yang mengganggumu?
Berapa umurmu?
Ayo kita ke Fushengtang.
Ayo! / Pelan-pelan dong!
Senior. Kenapa kita mesti ke Fushengtang
bukannya ke TKP yang kemarin saja?
Lihat, hujannya deras.
Bukti-bukti bakalan lenyap.
Bagaimana mungkin ada petunjuk?
Bener juga ya.
Apa kau tak merasa aneh,
ada seorang pesulap tak guna.
Seperti kata Shakespeare
pasti ada alasan memakai celana katun, ditutup dengan celana kulit.
Kayaknya kau ini iri sama pak senior,
dan cemas kalau dia bisa ambil alih.
Pak senior!
Tunggu aku!
Pak senior,
silahkan.
Ini Tempat Kejadian Perkaranya.
Korbannya Ye Fusheng dan keluarganya.
Ye seorang manajer toko obat herbal. Manajer Ye itu suka nolong,
dan dia terkenal dermawan. Tak sangka terjadi malapetaka begini.
Silahkan lewat sini.
Pak senior, sebelah sini.
Mayat pertama yang ditemukan adalah penjaga malam.
Malam itu juga lagi hujan.
Laporan otopsi menunjukkan
17 orang dalam keluarga Ye
matinya dalam waktu hampir bersamaan.
Kau nyari-nyari apa lagi? Kami sudah berkali-kali memeriksa semua ini.
Mohon diam. Jangan ganggu senior berpikir.
Apa kau yakin dia bisa menemukan sesuatu?
Kukasih tahu ya...
Waktu kejadian, 00:07 tengah malam.
Malam hujan lebat.
Wajah yang tewas berubah.
Mereka tak bisa bernapas...
dan air keluar dari muut dan hidung.
Mereka mati lemas karena tenggelam.
Kenapa mereka membunuh orang-orang ini?
Senior?
Senior?
Poin paling penting dalam penyelidikan, menyimpulkan dan berasumsi.
Apa kalian tahu penyebab kematian mereka?
Tak ada trauma pada tubuhnya.
Hasil otopsi karena mati tenggelam.
Berdasarkan pengalamanku bertahun-tahun
mereka mati karena air hantu yang sedang nyari pengganti.
Alat kejahatannya sebuah payung bernama Wajah Manusia Berubah-rubah.
Hey.
Direktur menyuruhmu menyelidiki.
Jangan asal ngomong seenaknya.
Ada apa?
Ngapain kau ini? Ada apa ini...
Long!
Struktur payung Wajah Manusia Berubah-rubah sebagai senjata rahasia yang bagus.
Lapisan payungnya terbuat dari kulit manusia.
Saat payung rahasia ini diputar... / Long!
...akan menyemburkan Zuirenxio... / Sadarlah Long!
...dan menimbulkan ilusi.
Lepaskan aku!
Apa yang kau perbuat? / Apa yang kau perbuat?
Dasar orang tua sialan!
Sudahlah. Dia bukan tandinganmu.
Tadi kau cuma menghirup sedikit tapi membuatmu tampak bodoh.
17 orang keluarganya Ye terperangkap dalam ilusi sebelum mereka tewas.
Jelas bisa kita bayangkan penderitaannya.
Senior.
Apa tujuan dari pelaku?
Aku tak tahu. Mestinya ini kemampuan unik dari sekte sihir.
Sekte sihir!
5 elemen termasuk
besi, kayu, air,
api, dan tanah. Ini 5 bagian dari sihir.
Kata orang kuno, "Orang lebih mengabaikan cuaca buruk"
"lalu menjual kemampuannya." Ini artinya
orang mesti merahasiakan kemampuan golongannya.
Lalu
para korban ini anggotanya sekte sihir? / Ya.
Ye Fusheng
bawahannya kelompok Kayu.
Dia ahli pengobatan. Sepasang suami-istri penjual wonton
terkenal dengan nama Yu Mian dan Luo Cha.
Mereka anggota kelompok Tanah dan pandai bersembunyi.
Pak tua, bagaimana kau bisa tahu banyak?
Jangan lupa, aku juga seorang pesulap.
Tentu saja aku tahu.
Tolong katakan siapa tersangkanya.
Aku tak tahu.
Selidiki sekarang. Aku butuh info si pesulap ini dalam 2 jam.
30 menit saja cukup.
Xiao Liu, apa ada rumah judi Kait-Perak di kota ini?
Ya. Ada di Jalan Timur 12.
Kenapa kau tanyakan itu?
Ayo pasang taruhan! Pilih lalu jauhkan tangannya!
Ayo pasang taruhan! / Besar!
Besar! Ayo, besar!
Besar! / Buka besar!
2 3 4
Ayo jauhkan tangannya.
Kalian berdua, maaf ya.
Ide buruk ini dari pak tua itu.
Bagaimana kita bisa menemukannya? Nyari-nyari tanpa tujuan.
Dasar brengsek! Kau kira aku tak mampu bayar?
Tidak tidak tidak!
Apa segini cukup?
Ya cukup! Tolong jangan marah ya.
Enyah kau!
Sana!
Koran koran! Harian Beihai.
Koran koran! Harian Beihai.
Orang ini lebih kuat dari sapi. / Kenapa kalian menangkapku?
Kenapa menangkapmu? Katakan,
kenapa kau bisa mendapatkan benda ini dari keluarganya Ye?
Aku nemu. / Dimana?
Panggil direktur kalian.
Kutuntut kalian karena menganiaya warga sipil.
Manggil direktur kami? Apa kau kira pantas?
Dengar! Polisi ini menganiaya orang tak bersalah!
Lihat mereka!
Polisi ini menganiaya orang tak bersalah! / Ayo pergi, sana!
Pergi! Kami menangani kasus ini!
Pergi! Pulang dan jaga anak-anak!
Sana pergi! Lihat-lihat apa?
Kalian semua, pergi! / Tak usah lihat-lihat!
Sana pergi! / Ayo teriak lagi?
Pulang dan jaga anak-anak!
Mengganggu saja!
Dasar tak guna!
Kejar dia!
Berhenti!
Minggir!
Jangan lari! / Minggir!
Berhenti!
Jangan lari!
Minggir! Minggir!
Minggir! Ikut aku!
Berhenti!
Jangan lari! / Kenapa tak kau hentikan dia?
Pakai otakmu kalau bertindak.
Meski kau bisa nangkap dia sekarang, kita tak dapat apa-apa.
Gampang saja kalau ngomong! Dia lari!
Dia sudah menginjak fosfor. Jejaknya akan muncul dalam gelap.
Dasar anak muda, terlalu sembrono!
Senior.
Tindakan ini untuk membuntuti dia menuju petunjuk.
Hebat sekali.
Tunggu!
Minggir! / Apa maumu?
Cepat cari! / Baik senior.
Melacak jejak kakinya.
Memang apaan dia? Menganggapku kayak anjing pelacak.
Senior, kau begitu pofesional.
Bisa ajarkan beberapa tip begitu?
Dasar penjilat!
Ada banyak jenis sulap.
Namun pada akhirnya, tak lebih ada 6 cara saja.
Arahkan tangan ke langit. Garis menembus awan.
Senyuman peri kecil.
Bubuk halus membuat heran. Mekanismenya tanpa batas.
Tangan besar menutupi langit.
Aku paham.
Apa maksudnya?
Nanti kukasih tahu.
Jejaknya hilang.
KLUB MALAM - DREAM PARIS
Kali ini pasang taruhan ke angka besar!
Kecil! / Besar!
Kau nyari saja pria itu, aku mau main.
Ini penataannya mengikuti pola burung kembali ke sarang dan sangkar.
Kau cuma akan kalah. Berjudi di sana.
Lihat.
Jalan ke kiri atau ke kanan dibagi jadi 2 jalan.
Ini membuat orang bingung.
Lampunya begitu mempesona
langsung menyilaukan mata. Bikin orang impulsif.
Udaranya kotor dan ruangan ini kedap udara.
Membuat para tamu lemah kemauan
bahkan sampai hilang akal.
Lihat.
Tak ada alasan buat menang
kalau orang lesu.
Sudah ngomongnya,
ayo cari pria itu.
Penataan ruang ini dibuat oleh orang ahli.
Berhati-hatilah.
Maaf.
Manajer, ayo dansa.
Dansa? / Ayolah!
Aku tak bisa dansa.
Tidak tidak tidak.
Pak tua. Rupanya ada yang kau takuti.
Senior, kau kelamaan di luar negeri.
Hal biasa jadi tak biasa.
Semua orang punya kelemahan.
Beraksi. Cari pria itu.
Cari dia!
Senior!
Sampai nanti ya.
Tunggulah aku.
Da-dah.
Guru.
Masuklah.
Aku diikuti.
Tapi, percayalah
mereka sudah kehilangan jejak.
Kau melakukan semua jenis pekerjaan
kenapa kau mengira bisa lolos?
Lihat tapak kakimu.
Maaf!
Ampuni aku!
Sudah lama kukatakan padamu
jangan bikin ulah di keramaian.
Guru.
Kita mesti bagaimana sekarang?
Tamu-tamu itu sudah datang.
Hidangkan teh untuk menjamu tamu.
Kau jago sekali minum.
Kau jago minum, direktur.
Awas.
Kau jago sekali minum. Kau jago minum, kak.
Pak tua. Pria itu
tak ada disini.
Lihat kedua ikan itu.
Apanya yang aneh sama ikannya?
Sini kulihat!
Siapa nendang aku!
Hey! Kenapa kau ini...
Tempat apa ini? / Ini alam mimpi.
Ikuti aku.
Tempat apa ini? / Siapa yang tahu?
Hey pak tua.
Apa ini perangkap?
Kenapa tak ada orang disini?
Memasuki pintu bulan.
Ada Kunlun di pintu.
Kulit emas tergantung di pohon.
Sekte warna selalu yang terasing.
Senior dari sekte yang sama datang.
Kuatirnya aku jadi tuan rumah yang tak ramah.
Tak apa.
Kalian pasti haus
setelah perjalanan jauh.
Silahkan diminum tehnya.
Kita berasal dari sekte yang sama.
Tak perlu terlalu formal begitu.
Kami tak tahu kedatangan kalian
jadi hanya menyiapkan secangkir teh. Maafkan aku.
Tak masalah.
Kau membunuh orang-orang sekte sihir
itu melanggar aturan kelima sekte kita.
Apa yang kau rencanakan?
Orang-orang itu bersalah karena menyembunyikan harta berharga.
Kau adalah penguasa api
maka kau pasti tahu tujuanku.
Sudah jangan banyak omong! Kita tangkap dia dulu!
Awas!
Apa tongkat kecilmu itu kuat? / Jangan khawatir
tongkatku terbuat dari baja.
Bisa menahan sementara.
Gawat!
Kita harus bagaimana ini?
Ini ilusi. Hantam saja!
Maksudku... hantam ke arah belakang.
Senior, bilang dong dari tadi. / Pak tua...
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/broth3rmax
Senior. Hati-hati.
Senior.
Apa ini sejenis sihir?
Membuat obat dalam tubuh manusia hidup.
Katanya metode ini bisa membuat manusia abadi. Ini ilmu rahasia milik sekte Kayu.
Tapi ini teramat lama.
Ini sudah tidak dimasuki seratus tahun lalu.
Hey, wanita itu tadi menyebutmu penguasa api.
Apa kau penyihir dari sekte Sihir?
Ya.
Aku satu-satunya dari kelompok Api.
Melihat sihir wanita itu, dia berasal dari kelompok Air.
Dan kami menyebut dia penguasa Air.
Itulah alasan aku kembali, bukan cuma dipercaya oleh direktur Wang.
Sebenarnya
aku menerima telegram dari manajer Ye dari Fushengtang.
Dia menyebutkan ada pengkhianat dalam 5 sekte itu
yang berniat membunuh penyihir lainnya.
Aku lekas kembali saat itu.
Sayangnya sudah terlambat.
Tunggu dulu.
Sekarang bila kau penguasa api
kenapa dia tak membunuhmu?
Kelima sekte saling butuh dan saling membantu.
Kami tak saling berhubungan bila tak mendesak.
Ini sudah aturan lama. Selama bertahun-tahun terakhir ini.
Kecuali manajer Ye,
ketiga sekte yang lain tak ada hubungannya denganku.
Oleh karena itu,
si wanita itu tak tahu pria yang mendatanginya
adalah anggota kelompok Api.
Ada yang masih hidup!
Sial...
kau disini mau main-main?
Senior, kau tak perlu bergerak. Serahkan padaku saja.
Rasakan ini!
Katakan, siapa sasaranmu selanjutnya?
Besi.
Kelompok Besi.
Hu Feiyu.
Hu Feiyu?
Kita sudah tahu "kartu terakhir" mereka.
Kali ini, giliran kita main.
Pak tua. Satu hal yang tak kumengerti.
Mengapa wanita itu membunuhi para penyihir kelima sekte?
Lalu katanya...
kau tahu tujuan dia.
30 tahun lalu, seorang pengkhianat dari kelompok Air
menyebabkan perkelahian di sekte Sihir.
Pada akhirnya, guru kelompok Air kalah,
pergi ke Jepang. Kemudian
Ilmu pengendali Air diwarisi oleh keluarga Jepang, Dongma.
Ilmu pengendali Air Cina sejak saat itu terhenti.
Jadi, mereka ke sini untuk balas dendam?
Aku menyangka
dia berniat mendapatkan ilmu sakti dari kelima sekte.
Sekarang nampaknya
aku terlalu naif.
Sasaran mereka pastinya harta tersembunyi di kelima sekte.
Harta tersembunyi? / Ya.
Katanya
sekte Sihir diciptakan oleh Zuo Ci di dinasti Han Timur.
Sebelum dia meninggal
petunjuk ke peta harta itu terbagi menjadi 5 token.
Masing-masing kelima kelompok menyimpan 1 token.
Menggabungkan kelima token ini
bisa menjadi kaya. Inilah
alasan kenapa kelima kelompok saling menjauhi.
Selamat datang.
Senior! Long!
Coba tebak, siapa itu Hu Feiyu?
Brengsek kau ini, cepat katakan!
Dia adalah Hu Zhenyu!
Diakah? / Siapa Hu Zhenyu?
Ketua Umum Dewan Dagang di Beihai
dia misterius.
10 tahun lalu dia kapitalis terkenal di Beihai.
Hu Zhenyu, dulu bernama Hu Feiyu.
Sebelum dia datang ke Beihai.
Hu Feiyu?
Kau yang bayar.
Kau yang bayar.
Senior! Aku orang miskin!
Ibu, ibu... kau berada di surga.
Berkatilah aku agar sukses.
Naik jabatan dan kaya, jadi terhormat dalam keturunan keluarga.
Menikah dengan Sifeng. Segera punya anak.
Ngelantur apaan kau ini? / Bukan apa-apa.
instagram @broth3rmax
Besar sekali! / Ya.
Sifeng, akan kubelikan rumah seperti ini.
Panggil aku Linda.
Silahkan duduk dan tunggulah.
Terima kasih, maaf merepotkan. / Terima kasih.
Tunggu.
Terima kasih.
Keluarga kaya barang-barangnya mewah!
Mereka begitu sopan tak banyak omong.
Jangan jahil!
Terima kasih mau menunggu.
Tuan rumah sedang pilek hari ini
dia hanya bisa menerima kalian di aula belakang.
Silahkan ikuti saya.
Aku ketinggalan barangku.
Kenapa kau ini ceroboh banget sih?
Sebentar, nanti aku kembali.
Sifeng! Pak tua!
Liu Zi!
Pak tua!
Sifeng! / Pak tua!
Saya Robin dari kelompok Api.
Kunjungan istimewa.
Saya Robin dari kelompok Api
berkunjung ke kelompok Besi.
Long Cong?
Halo semuanya.
Ngapain kau ini?
Lari!
Ini alam mimpi. Orang-orang itu semuanya palsu.
Tutupi hidup dan mulut kalian!
Long Cong!
Liu Zi!
Enyah...
Long Cong!
♪ Tikus kecil... ♪
♪ Berdirilah di tempat lilin. ♪
♪ Mencuri minyak buat makan. ♪
♪ Tak bisa keluar. ♪
♪ Memanggil ibunya. ♪
♪ Tapi ibunya tak ada. ♪
♪ Yuk yuk yuk turunlah dari lilin. ♪
♪ Tikus kecil di tempat lilin. ♪
♪ Mencuri minyak buat makan. ♪
♪ Tak bisa keluar. ♪
Ayo makan Cong.
Ibu?
Bu!
Pria kecil, makan yang banyak.
Ya, makan banyak biar kuat. Besar nanti jadi polisi untuk melindungi ibu.
Hey jalang! Sempat-sempatnya kau makan?
Kapan bisa kuambil uangku?
Tuan Tang, berilah waktu beberapa hari lagi. / Sini kau.
Aku tak jelas mendengarnya. Katakan lagi!
Tuan Tang, aku sungguh...
Ibu! / Cong, sini!
Jangan ganggu aku! / Jual anak ini buat bayar hutangnya.
Biar aku ikuti aturan lama. / Lepaskan mereka!
Lepaskan dia!
Jangan sentuh dia! / Berani juga kau melawan.
Hari ini akan kuperkosa dan membunuhmu.
Minggir kau! / Ibu!
Ibu!
Lepaskan aku! / Bajingan!
Matilah kau!
Matilah kalian!
Matilah kalian! / Enyah!
Senior!
Senior!
Kenapa Senior?
Senior!
Senior!
Pak tua...
Sungguh kanibal...
Penguasa api...
rupanya tak sehebat itu.
Persetan kau!
Long Cong!
Tidurlah...
Pak tua!
Senior!
Zhaiteng!
Guru...
aku tak bisa... melayani...
mu lagi.
Kau adalah
kebanggaan keluarga Dongma.
Hidup... Penguasa Air!
Zhaiteng!
Zhaiteng!
Senior! Kau sudah siuman.
Sini, biar kubantu.
Untung saja pelurunya meleset setengah inci.
Jantungmu selamat.
Aku merasa baikan.
Long Cong, sini minta maaf!
Ya.
Maaf!
Bisa tidak jadi orang baik?
Senior terluka gara-gara kamu!
Aku tak bermaksud begitu!
Tak usah bicara, lihat saja sendiri!
Baik!
Seringnya aku hampir mati sama dia.
Senior, kau mau minum sup apa malam ini?
Biar aku buatkan. / Baiklah, tak apa.
Sup yang dia rebus enak sekali.
Hey, kalian tak mencegahku? Kutembak kepalaku nih!
Katanya lakukan saja.
Ayo lakukan. / Ayo sana.
Cepat! / Ayo...
Baik! / Ayo, akan kubantu.
Sini! Kak Long! Aku bantu!
Tidak...
Jangan takut. Aku selalu bantu orang.
Aku tak mau merepotkan orang lain.
Sifeng biar aku yang urus.
Aku sudah tahu ini idemu.
Bagaimana kau tahu?
Aku tahu saat musim panas ketika aku 12 tahun.
Kita mulai jam 10
kau sendiri tak tahu!
Sudah sudah!
Emosional sekali.
Bagaimana kalian bisa melakukan sesuatu yang penting?
Pengecut!
Senior, dia sudah begitu sejak kecil.
Hatinya busuk. Biarkan saja dia.
Baik.
Sifeng!
Liu Zi! Kalian berdua, dan kamu!
Awas ya!
Sekarang ini aku terluka serius, wanita itu memang sangat kuat.
Mulai saat ini, kalian mesti berhati-hati.
Ya.
Apa kau menyesali dirimu?
Entah berapa lama waktu itu aku berada di atas atap?
Apa kau ingat, terakhir kau dan Liu Zi mengerjai?
Meninggalkanku sendirian di atap.
Aku ingat, itu pertama kali kumelihatmu nangis.
Gara-gara itu
ibuku memukuliku.
Aku melihat ibuku lagi
dalam ilusiku.
Ibuku dianiaya, tapi aku cuma bisa menonton saja.
Tak bisa berbuat apa-apa untuk menolongnya.
Aku merasa tak berguna.
Setidaknya kau menepati janjimu
menjadi polisi.
Polisi Long.
Terkadang aku benci ayah yang pernah kutemui.
Aku benci dia karena meninggalkan kami
dan tak pernah kembali.
Aku benci dia karena tak bertanggung jawab.
Kalau tidak, ibuku gak bakalan sakit,
meninggal begitu cepat.
Anu...
si pak tua, apa dia tak apa-apa?
Aku tahu sebenarnya hatimu baik.
Tak apa-apa.
Tapi, butuh waktu dia bisa pulih.
Wanita Jepang itu mungkin akan membalas.
Kita harus pindah tempat.
Ya.
Ini tempat paling aman di Laut Utara.
Para penyihir itu tak akan berani ke sini.
Hati-hatilah. Tak ada salahnya lebih waspada.
Senior.
Jangan kuatir.
Kami punya puluhan senjata disini.
Kalau dia berani ke sini, dia akan ditembaki kayak serangan lebah.
Lewat sini. / Masa?
Disini. / Minggir!
Long Cong?
Ingat ya! Saat ini direktur pergi urusan bisnis.
Semuanya semangat!
Waspada pada seorang wanita.
Terutama wanita cantik.
Hey!
Kalian lihat apa?
Sudah jelas? / Ya pak!
Senior, lewat sini.
Kau... tak apa-apa? / Ya.
Silahkan!
Senior, ini kamarmu Tianzi No. 1.
Transparan dari utara ke selatan. Kualitas udaranya bagus.
Bukankah ini penjara?
Senior, selama ada laut di hatimu,
dimanapun terasa di Maldives.
Silahkan duduk. Sini!
Senior, aku di kamar sebelah sama Long Cong.
Anu, panggil saja kalau butuh bantuan!
Hey!
Pak, aku dirampok.
Tolonglah aku.
Nona, jangan takut.
Biar kuambilkan minum.
Tak tidur tengah malam begini. Ngintip pria lagi kencing! Tak tau malu!
Liu Zi!
Pak tua!
Ayo masuk sini kalau berani!
Aku keluar nih! Masuk lagi!
Ayo tangkap aku! Brengsek!
Kukasih tahu ya, aku banyak waktu main-main denganmu.
Aku Long Cong kerja di kepolisian sudah bertahun-tahun.
Tak takut sama siapapun,
terutama sama orang sepertimu. Wanita gila!
Oh gawat!
Pelan-pelan dong. Jangan...
jangan mendekat!
jangan mendekat!
Bentar!
Apa bisamu cuma begini?
Sudah kuduga kau akan menyerang.
Kau telat! Aku Bos yang sekarat!
Token kelompok Api yang kau cari
tak lagi di tanganku.
Belum terlambat bila kau berhenti sekarang.
Benarkah?
Sayangnya aku cuma percaya sama maut.
Keras kepala banget. / Senior!
Kau istirahatlah dulu. Aku sudah lukai dia.
Sini kau!
Sini!
Sini!
Ayo sini.
Kau takut?
Liu Zi! / Ini urusan pria.
Wanita jangan ikut campur!
Kau ini...
Mbak... maaf ya...
Liu Zi! / Pergi!
Liu Zi!
Cepat!
Akan kubukakan pintunya!
Pintunya tersegel. Lewat sini!
Cepat!
Cepat!
Gawat... mana Sifeng?
Bukannya dia di belakangmu?
Kita harus cari cara agar bisa pergi dari sini.
Di luar hujan anginnya kencang.
Mudah baginya untuk membunuh. Makin susah buat kita.
Amitabha...
Buddha... Amin.
Taishang Laojun. Berkatilah aku.
Ya ampun, banyak sekali dewa yang kau yakini.
Aku ini penganut amatiran. Aku percaya saat aku butuh.
Aku tak percaya kalau aku tak butuh.
Liu Zi!
Hey!
Wanita peyot, sudah lama kau kubiarkan!
Lekas minggir!
Sifeng! / Linda!
Kau tak apa-apa, Sifeng?
Ayo bangun.
Aku tak apa-apa.
Setelah malam ini
tak ada lagi penguasa api di dunia ini.
Menyingkir!
Jangan gerak.
Senior, lari!
Xiao Liu!
Liu Zi!
Lompat!
Bunuh mereka!
Awas!
Hey! Kalian bertahanlah.
Hey pak tua!
Sini kau!
Sini!
Mataku!
Akan kubunuh kalian semua!
Kalian akan mati malam ini!
Granat.
Ayo keluar!
Nih terima tokenmu!
Koran koran berita baru!
Pertunjukan Besar kekuatan dewa. Detektif Long Cong.
Kasus pembunuhan berantai terpecahkan!
Koran koran berita baru!
Pertunjukan Besar kekuatan dewa. Detektif Long Cong,
kasus pembunuhan berantai terpecahkan!
Tahanlah. / Aduh Sifeng!
Pelan-pelan dong.
Sebagai pria kuat kenapa kau takut sakit sedikit?
Dasar lemah!
Kau pantas kesakitan.
Itu ditinggalkan oleh ibumu.
Selama hidupnya ibuku bekerja keras.
Dia tak punya satu perhiasanpun sampai meninggal.
Ini milik pria
di waktu itu yang meninggalkan istri dan anaknya.
Hanya meninggalkan ini.
Ibuku selalu menganggap dia kelak akan kembali.
Sebelum pergi, ibu menggenggam tanganku dan berkata
"kau harus melindunginya."
Jika ayahmu...
pria itu...
mungkin pergi dengan berat hati.
Sesuatu tak bisa diselesaikan hanya dengan
dengan kata "berat hati".
Sudahlah. Selama bertahun-tahun
menatap ke depan.
Bagaimana mengucapkannya dalam bahasa Inggris?
"Look forward."
Ya.
Jika kelak dia benar-benar kembali
apa yang akan kau lakukan?
Bagiku dulu,
mungkin akan menanyai dia. Mengomelinya.
Tapi sekarang,
mungkin, tersenyum saja.
Dan ngobrol, tanya kabarnya selama bertahun-tahun ini.
Sungguh tak ingin tahu
alasan dia pergi?
Aku bisa apa meski aku tahu?
Apa bisa menghidupkan lagi ibuku?
Sekarang lagi kacau.
Semua bangsa berkuasa lagi menatap kita.
Mungkin terjadi perang tahun-tahun ini.
Semoga harta ini
bisa menyelamatkan rakyat dari perang.
Pak tua!
Pak tua!
Pak tua!
Pak tua!
Pak tua!
Pak tua!
Pak tua!
broth3rmax, 30 Agustus 2020
NO RESYNC | RE-UPLOAD | DELETE-CREDIT broth3rmax, 30 Agustus 2020
SINOPSIS | TRAILER | SUB-UPDATE follow instagram @broth3rmax
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/broth3rmax
for bisnis only, WHATSAPP 0898 0553 558
TAMAT
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.