Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Penerjemah: Dimas Daffa Yanuardi a.k.a EveryAgent A Member of IDFL™ SubsCrew
Channel YouTube: EveryAgent - Instagram: @everyagent Salam Dari Mahasiswa SASTRA INGGRIS, UBSI Kramat 98
Support saya supaya bisa terus buat sub indo ke: https://trakteer.id/EveryAgent
Penerjemah: Dimas Daffa Yanuardi a.k.a EveryAgent A Member of IDFL™ SubsCrew
Menjelang Partisi antara India dan Pakistan.
Sebuah masa kerusuhan seraya ribuan keluarga lari dari konflik dan penyakit.
Ayah, kita berangkat sekarang. Ayah!
Bawa mobilnya! Kumohon! / Baik, Pak.
Jemima? / Ayah. Ambil kopernya!
Kau bisa tidur?
Sekarang!
Kau takut?
Jangan takut.
Mau kuceritakan sebuah kisah?
Dahulu kala ada dua orang bernama Rama...
...dan Sita.
Dan mereka saling mencintai.
Mereka habiskan hari-hari mereka berdansa dan bernyanyi bersama.
Lalu Sita diculik oleh iblis jahat Ravana.
Ayah?
Ayah? Ayah!
Ayah?
Papa?
Waktunya tidur siang kita, Jemima.
Dahulu kala ada dua orang bernama Mary dan Jemima.
Mereka habiskan hari-hari mereka dengan saling bercerita.
Lalu suatu hari,...
...ibu dan ayah mereka diculik...
...oleh iblis jahat Ravana...
...meninggalkan mereka sendirian.
Yang kutahu, ibunya terserang kolera secara mendadak.
Ayahnya melarikan ibunya ke rumah sakit.
Dia wafat malam itu, lalu ayahnya di pagi harinya.
Dia tak bisa menetap di sini.
Dia punya paman di Inggris.
Kita akan mengutus dia kembali bersama anak-anak yang lain.
Ini menjijikkan.
Maka kau akan sangat kelaparan.
Aku tak bilang kau boleh melakukannya.
Kau tak melarangku. Jika kau tak makan, aku saja.
Kau tidak mengerti. Aku butuh makanan yang lebih baik dari ini.
Orangtuaku meninggal dunia.
Kami semua tersesat.
Kau mau mendengar sebuah kisah?
Tidak. Aku bukan anak kecil.
Dahulu kala ada dewa lautan.
Namanya adalah Varuna, dan...
...dia..
Aku bukan anak kecil.
Kau anak kecil yang sederhana, ya?
Jangan mengharapkan kemewahan.
Misselthwaite tak seperti dulu lagi.
Tentara biadab itu memakainya sebagai rumah sakit selama perang, menjadikannya usang.
Apa kau tidak peduli?
Pentingkah aku peduli atau tidak?
Kau anak aneh, ya?
Apa itu lautan?
Tidak, itu tanah lapang.
Tiada yang tinggal kecuali kuda poni dan domba liar.
Dan itulah dia. Rumah.
Itulah Misselthwaite.
Jangan harap pamanmu berlari untuk menemuimu.
Kondisinya tak sebaik dulu.
Dilarang menatapnya saat sesuatu menimpanya.
Pertama-tama, kami sepenuhnya pakai listrik.
Tapi bukan berarti listrik selalu berfungsi.
Jika kau ingin buang air saat malam, bawa lampu.
Kedua, Tn. Craven adalah seorang duda dan kini menyendiri.
Dia berjanji akan segera mencarikan orang untuk merawatmu.
Tapi sebelum itu tiba, jangan harap ada orang untuk diajak bicara,...
...karena tidak akan ada.
Aku tak butuh hiburan. Aku bukan anak kecil.
Kau akan diberitahu kamar mana yang boleh kau masuki,...
...dan kamar mana yang tidak boleh.
Tapi sebelum itu tiba, tetap di kamarmu dan hanya kamarmu saja.
Dilarang menjelajah, dilarang berkeliaran.
Aku jamin, Ny. Medlock,...
...aku tidak tertarik dalam "berkeliaran."
Bu?
Aku memanjat. Bu, lihat. Kumohon!
Halo?
Ada orang di sana?
Halo?
Ada orang di sana?
Tidak, Pak. Tolong tinggalkan saja.
Tentara akan datang dan mengambilnya.
Ayolah.
Masuk ke dalam.
Kau siapa?
Salam macam apa itu?
Panggil aku Martha. Dan seingatku, kau Mary.
Cukup dingin hari ini, tapi musim semi akan segera datang.
Itu yang adikku Dickon bilang. Dia selalu keluar ke tanah lapang.
Aku kedinginan saat malam dan tidak ada yang mendengar panggilanku.
Sepertinya kami juga sedang tidur.
Dan aku mendengar suara-suara. Tangisan. Jeritan.
Tidak, kau mendengar suara angin, itu saja.
Ayah-ku akan datang jika aku membutuhkannya.
Siapapun Ayah, dia tidak di sini, 'kan?
Tapi bukankah kau akan menjadi pelayanku?
Aku di sini hanya untuk memastikan apinya menyala,...
...kamarnya rapi dan kau sudah disediakan makanan.
Ayo, bangun dan bersiap-siap. Buburmu mulai dingin.
Aku tidak makan bubur.
Sarapan aku memakan dendeng dan telur.
Aku juga menyukainya. Tapi yang ada bubur. Sekarang, makan.
Tapi kau perlu mendandaniku.
Mendandanimu? Kau tidak tahu caranya?
Ibuku selalu bilang dia heran kenapa anak-anak orang kaya...
...tidak tumbuh jadi bodoh, dilihat dari dimandikan dan didandani...
...dan ditemani jalan-jalan seakan mereka anak anjing.
Tapi aku malah senang kedatangan anak kecil di rumah.
Tidak penting! Ini tidak penting!
Kita tak bisa biarkan semuanya menumpuk begini.
Singkirkan saja! Buang. Bakar. Aku tak peduli!
Rumah akan lebih baik tanpa tumpukan ini!
Bagaimana dengan yang ini?/ Sudahlah, aku tak ingin diingatkan lagi tentang dia.
Dia telah tiada.
Satu, dua..
Tiga puluh satu..
Lima puluh tujuh, lima puluh delapan..
Tujuh puluh enam, tujuh puluh tujuh, tujuh puluh delapan...
Halo?
Apa kau adik Martha?
Kembali!
Tidak!
Benar begitu. Kau sudah makan. Sekarang kau boleh pergi.
Jangan berani-berani. Kau terlalu dekat!
Aku ingin kau pergi!
Dari semua hal konyol.
Apa kau mengikutiku?
Mary! Mary?
Kau punya masalah dengan anjing liar di kediaman ini?
Ini bukan sebuah kediaman, ini sebuah estate.
Tentu saja kami tidak punya masalah dengan anjing liar.
Kau tidak dalam penjajahan.
Dan untuk selanjutnya, bak mandimu akan siap pukul 5:25...
...dan kau diharapkan sudah ada di kamarmu sebelum itu.
Ayah, tolong buat dia diam!
Apa kau di sini saat para prajurit datang?
Kau bekerja di rumah sakit?
Prajurit mati di sini, 'kan?
Tolong jangan.
Kau akan mengotori karpet dan gaunmu...
...dan aku yang nanti harus bersihkan keduanya.
Suara-suara yang kudengar saat malam,...
...apakah prajurit mati menghantui rumah ini?
Jika kau mendengar suara, berbaliklah dan paksakan untuk tidur.
Aku tidak meminta untuk tinggal di sini!
Dan Tn. Craven tidak diminta untuk menerimamu,...
...tapi beliau tetap melakukannya.
Ny. Pitcher?
Kau memberiku roti isi kemarin, untuk makan siangku.
Aku butuh daging yang sama di roti isiku hari ini.
Kumohon?
Di situ kau rupanya.
Halo.
Siapa namamu?
Kau betina atau jantan?
Kurasa kau betina...
...dan aku akan memanggilmu Jemima.
Ayo, Jemima!
Tunggu aku!
Kau membawaku ke mana? Jemima!
Jadi ini tempat tinggalmu.
Mary!
Sampai ketemu esok. / Mary!
Aku melihatmu.
Bukan berarti aku cukup jelas melihatmu untuk bisa mengenalimu,...
...tapi kuyakin jika kuucapkan si gadis pelayan kecil,...
...kau akan berada dalam masalah besar, 'kan?
Aku bukan pelayan.
Namaku Mary Lennox.
Ibuku adalah kakak dari nyonya rumah ini...
...dan pamanku masih jadi pemiliknya, jadi kau harus menghormatiku.
Tidak mau. Aku Colin Craven dan paman yang kau sebut adalah ayahku.
Jika aku masih hidup, tempat ini seharusnya milikku.
Kita sepupu.
Tapi aku belum pernah mendengarmu.
Aku pun sama.
Kau kurus sekali.
Kau putih sekali.
Kau senyum tanpa gigi.
Kau sama sekali tidak senyum.
Kenapa kau di sini?
Kenapa tidak?
Aku tidak ingin seorang teman.
Aku sudah punya banyak.
Jadi kaulah yang menangis saat malam.
Kukira rumah terkutuk ajai..
Kau pikir rumah ini terkutuk?
Oleh semua prajurit yang mati di sini.
Tidak. Kutukannya muncul sebelum perang.
Alasan mereka mengatakan rumah ini dikutuk...
...karena kutukan itu membunuh ibuku dan berusaha membunuhku.
Ibuku juga sudah meninggal. Dan aku membunuhnya.
Masa?
Berarti kita berdua mengenal tragedi, 'kan?
Ayah!
Bangun, Nak.
Tuan ingin menemuimu.
Ayo, Nak, lebih cepatlah sedikit.
Ibuku bilang semakin kecil semakin cepat.
Aku telah putuskan aku menyukai ibumu.
Kau belum pernah menemuinya. Makan.
Aku juga suka adikmu Dickon, dan aku sudah menemuinya.
Bisa saja bertemu, tapi dia mundurkan diri. Setidaknya aku melihatnya.
Dickon sudah punya masalahnya sendiri tanpa harus kau ganggu dia.
Jangan cemas, dia takkan menyukaiku. Tak ada yang menyukaiku.
Apa kau suka dirimu sendiri?
Ibuku pernah bilang padaku.
Kubuat dia marah lalu dia berbalik ke arahku dan berkata,...
"Kau berdiri di situ sambil bilang tidak menyukai ini dan itu.
Apa kau menyukai dirimu sendiri?"
Bukannya mau mengganggu nostalgia ini,...
...namun ada orang yang menunggu kita.
Ny. Medlock, maafkan.. / Ini bukan salahnya.
Aku lamban. Dia mengomeliku karena itu.
Tidak penting salah siapa.
Yang penting adalah kau terlambat. Sekarang, ayo.
Saat dia bicara padamu, kau balas dengan sebuah "Pak."
Mengerti?/ Ya, Ny. Medlock.
Dan jika dia ingin melihatmu,...
...biarkan dia melihat, tapi jangan menatap balik.
Dan jangan mengatakan yang aneh-aneh. Ia banyak urusan.
Kemari, Nak.
Ke tempat terang, agar aku bisa melihatmu.
Ny. Medlock bilang kau mengacaukan tempat ini.
Dia menyuruhku mengirimmu ke sekolah asrama.
Aku tidak menginginkan itu, Pak. Aku suka di sini.
Berarti kami akan mencarikanmu pengasuh.
Tidak. Aku tidak butuh pengasuh.
Terlalu banyak yang harus kupelajari di Misselthwaite, Pak.
Tempat ini tak punya apa-apa untuk diajarkan padamu.
Aku ingin bermain di luar.
Terlalu panas bermain di luar di India.
Aku diwajibkan oleh hukum untuk mengedukasimu.
Berarti kita harus melanggar hukum, 'kan?
Ny. Medlock bilang dia melihat diri ibumu dalam dirimu.
Aku tak begitu yakin.
Apa dia suka ibuku? Dia tampak tak suka padaku.
Aku tidak melihat diri ibumu.
Kau melihat kembarannya. Istrimu.
Ibuku pernah bilang hal serupa.
Jika kau menyulitkanku, aku akan mengirimmu ke asrama dalam sekejap.
Mengerti?
Semua wanita ditakdirkan untuk meninggalkan Misselthwaite, mau bagaimanapun.
Sana, pergilah.
Aku tidak akan dikirim ke asrama dan aku tidak akan memiliki pengasuh.
Sungguh?/ Perintah Tn. Craven.
Ia tak ingin aku meninggalkan rumah terkutuk ini seperti semua wanita lainnya.
Harap pastikan Ny. Pitcher menyediakanku roti isi istimewanya.
Ekstra daging. Itu sebuah keharusan.
Aku perlu tumbuh.
Halo.
Jemima!
Jemima!
Jemima.
Tidak.
Tolong jangan.
Tidak!
Jemima?
Jemima?
Jemima!
Halo.
Ini tempat yang misterius.
Kembalilah dan kami akan menyembuhkan luka itu.
Perangkap itu bukan salahku.
Baiklah.
Boleh kulihat kakimu, Jemima?
Aku berjanji takkan menyakitimu.
Kau tak ingin bantuan? Tak apa.
Kita bahas itu nanti.
Kita akan menjelajah dulu.
Jangan tertinggal, Jemima.
Dahulu kala ada dua teman bernama Mary dan Jemima,...
...dan mereka menemukan taman misterius.
Halo untukmu juga.
Jangan lukai dia. Dia hanya burung robin yang ramah.
Apa itu?
Idemu bagus sekali.
Mary!
Aku akan kembali esok untuk memeriksa kakimu.
Mary!
Mary!
Tapi...
...kau berlumuran tanah,...
...dan rambutmu kusut dan basah.
Tn. Craven menyuruhku bermain. Aku pun bermain.
Colin../ Jangan!
Jangan bergerak. / Tidak, kumohon.
Aku tidak menyukainya. Rasanya buruk, kumohon!
Aku tahu kau tidak suka, tapi ini akan menyembuhkanmu.
Kumohon! / Kau tahu betul,...
...entah kau memilih obat ini atau penjepit.
Ayolah. Ini akan segera berakhir.
Kumohon! Aku tidak menyukainya.
Rasanya buruk. Aku tidak menyukainya.
Aku kembali lagi nanti saat kau sudah tenang.
Terkadang aku perlu diikat, atau diberi obat.
Ayahku bilang ini demi kebaikanku sendiri.
Meski aku jarang melihatnya. Dia selalu sibuk.
Kukira kau takkan mampir lagi.
Itu kursimu?
Kau tak berkepentingan! Jangan sentuh!
Ini nyaman. Bergerak dengan baik. Kau sering memakainya?
Sayangnya aku tak bisa. Kau sudah lihat punggung bungkuk ayahku.
Punyaku lebih buruk. Aku tak pernah mampu bergerak.
Haruskah kita pakai kursinya untuk menjelajah? Aku bisa dorong..
Sepupumu sedang sekarat.
Kau tak tampak seperti orang sekarat.
Berapa banyak orang sekarat yang pernah kau lihat?
Kita bisa keluar dan, siapa tahu, kau mungkin merasa lebih baik.
Mereka pernah berusaha membawaku keluar,...
...dan aroma mawar hampir membunuhku.
Kau takut dengan bunga? Itu sangat tidak masuk akal.
Bagaimana jika kubilang kalau aku tahu sebuah tempat ajaib?
Tempat burung-burung berkicau untukmu...
...dan anjing yang ramah bermain denganmu?
Menurutku kau berbohong.
Dan aku tidak tertarik,...
...meski kau berkata jujur.
Tapi../ Sekarang aku lelah. Kau boleh pergi.
Apa?
Aku lelah.
Kau tidak mendengarkanku. Tolong pergi.
Aku bukan mainanmu yang bisa kau instruksikan seenaknya!
Kau mendatangiku. Aku tak pernah mengundangmu.
Aku memberitahumu rahasia tentang tempat ajaibku.
Rahasia yang tidak aku pedulikan.
Sekarang turun dari ranjang dan tinggalkan aku sendiri.
Apa itu ibumu?
Pergi.
Mereka bilang aku mirip dengannya.
Aku membencinya karena dia sekarat.
Membencinya?
Ibuku sangat menyayangiku. Semua orang bilang begitu.
Kemudian dia wafat, meninggalkanku sendirian.
Itu tak bisa dimaafkan.
Ibuku tak pernah menyayangiku.
Maukah kau membaca untukku? Seraya aku mencoba untuk tidur?
Aku kesulitan tidur.
Aku tahu..
Akan kuceritakan sebuah kisah tentang dewa-dewa...
...dan pertengkaran tentang siapa yang pertama ciptakan api.
Kedengarannya buruk.
Bacakan ini untukku.
Apa yang kau tertawakan?
Kau mungkin anak paling kasar yang pernah kutemui.
Aku baik-baik saja.
Tapi kau belum makan apa-apa.
Tak perlu repot-repot!
Martha, bisa ceritakan tentang Bibi Grace?
Ibumu tak membicarakan tentang adiknya sama sekali?
Dia tak pernah menceritakan Inggris.
Mereka bersekongkol seperti pencuri.
Tangisan yang kudengar saat diumumkan...
...bahwa ayahmu dipindahtugaskan ke India.
Aku melayani pesta dansa terakhir mereka di sini.
Melihat mereka berdansa..
Rumah ini penuh dengan cahaya,...
...gelak tawa, kebahagiaan.
Ibumu yang malang.
Aku tak tahu bagaimana dia mengatasi rasa kehilangannya.
Kurasa dia tak pernah pulih.
Bu, aku punya kisah baru untukmu.
Tidak, sayang, Ibu ingin menyendiri.
Bu!/ Menjauhlah!
Ayo, Nona./ Bu!
Mary! Tolong, sayang, biarkan ibumu tenang.
Kenapa dia tak mau melihatku? Apa yang salah denganku?
Dia hanya sakit, itu saja.
Lantas kenapa dia tidak pergi dan mati, lalu meninggalkan kita sendiri?
Kau tak perlu repot-repot mendandaniku pagi ini.
Aku bisa sendiri.
Jemima?
Jemima!
Dickon?
Berhenti!
Aku tahu itu kau, Dickon.
Kecuali kau mau aku meminta kakakmu untuk menamparmu..
Kakakku menyayangiku lebih daripada kau.
Dia takkan begitu mencintaimu saat dia tahu kau berburu di tanah lapang.
Berburu?
Aku tidak berburu.
Kau lari dariku. Itu mengindikasikan rasa bersalah.
Rasa bersalah atas perbuatanmu pada Jemima-ku.
Aku tak yakin anjingmu mau dinamai Jemima,...
...lantaran dia jantan.
Jantan? Tidak penting.
Kakinya terjebak di jebakan horor.
Katakan dimana aku bisa menemuinya.
Kenapa aku harus memercayaimu?
Aku tahu cara menyembuhkannya.
Percayalah.
Aku ingin kau menyimpan rahasia.
Demi kehormatanku, akan kujaga.
Kenapa kau meludahi dirimu sendiri?
Kau juga meludah. Lalu kita bersalaman. Barulah kita saling terikat.
Jika kau terlalu kebangsawanan, maka tak ada..
Aku tidak kebangsawanan, Pak.
Ini rahasiaku, jadi kau harus menyimpannya.
Kau di sini hanya untuk menolong anjingku.
Wah.
Lewat sini!
Kau bisa melakukan ini?
Lihat ini.
Halo, kawan.
Bagaimana kau bisa ke sini?
Tuanmu tak kembali dari perang?
Menurutmu dia kehilangan arah rumahnya?
Aku takkan menyakitimu.
Hei..
Apa yang kau lakukan? Kau menipuku.
Tahan kepalanya. / Ini semua tipuan!
Jika kita tidak memeriksanya, dia akan kehilangan kakinya,...
...dan kemungkinan besar, nyawanya.
Hati-hati.
Dia memercayaimu.
Tidak ada yang patah, tapi tampaknya luka ini akan membusuk.
Apa ada air mengalir di sini?
Pas sekali.
Merasa lebih baik?
Bangun.
Dickon.
Kau memperburuknya. / Berilah waktu.
Kalian berdua.
Kita sudah melakukan sebisa kita.
Kita berharap tamannya akan menyembuhkannya dengan sihir?
Datang pagi esok, kita akan dapat jawabannya.
Tamannya punya danau?/ Bukan danau, lebih seperti kolam, dan saluran air.
Sekarang, berjanji untuk meludah?
Kau mungkin harus mengajariku cara meludah.
Ternyata sederhana.
Aku telah meludah dan aku takkan membeberkannya.
Sekarang, ceritakan semuanya tentang anjingmu.
Apa dia menyukai tamannya? Dia terlatih?
Bahkan, aku punya tentang pelatihan anjing.
Ada di kursi sebelah sana. Ambil.
Kapan kali terakhir kau memakai kursimu?
Ambil bukuku..
Aku tak percaya punggungmu seburuk yang kau ceritakan.
Dan aku tahu kau tidak membunuh ibumu.
Siapa yang lebih berbohong?
Kau menanyakan soalku?
Aku bilang aku mendengarmu.
Mereka bilang kau kehilangan kedua orangtuamu secara tragis.
Jelas sekali kau bukan pembunuh.
Kau percaya padaku?
Aku punya sesuatu yang mau kutunjukkan.
Kenapa aku harus percaya padamu?
Kau akan mematahkan punggungku.
Aku berharap dia mati, dan itu terjadi.
Aku sungguh pembunuhnya. / Baik. Aku percaya.
Tapi jika kau membawaku ke taman itu, kau akan membunuhku juga.
Tentu saja aku tak membawamu ke taman.
Ada sesuatu yang harus kau lihat.
Usiaku tiga tahun saat ibumu wafat,...
...dan usia kita hampir sama.
Apa ini ruangan ibuku?
Tidak. Bawa aku kembali!
Kau harus melihat ini.
Tidak, jangan takut. Kau akan menyukainya.
Ibumu. Ibuku.
Dia datang. Kau tak lihat?
Aku tak mau melihat./ Ke Misselthwaite, untuk mengunjungi ibumu.
Dia ingin menemuinya sebelum dia wafat.
Dan lihat.
Tidak, aku tak ingin melihat!
Kau bisa lihat?
Mereka berada di dalam taman rahasia.
Jangan takut. Lihat.
Dan kita juga ada di sana. / Tidak!
Aku pernah ke Misselthwaite sebelumnya.
Jadi kita memang saling mengenal.
Bukankah itu luar biasa?
Dan tahukah kau apa yang lebih luar biasa?
Kau berjalan.
Beraninya kau!
Ini hanya kecemburuan karena ibuku menyayangiku.
Kau tak layak menerima kasih seorang ibu!
Colin? Kau tak apa?
Mana bagian yang sakit?
Kau bahkan tak punya punggung bungkuk.
Tentu saja punya.
Punggungmu sama seperti punggungku.
Aku bersumpah atas nyawa ibumu, tidak ada sama sekali.
Ayo, bangun.
Hati-hati. / Kau menyuruhku hati-hati?
Kau pernah melihatnya?
Dia lebih baik!
Dia masih pincang, tapi kakinya menahan bebannya.
Tamannya telah menyembuhkannya.
Dia menerima bantuan.
Tidak, Dickon. Ini taman ajaib.
Apa yang kau lakukan? / Aku anjing terrier Yorkshire.
Kalau begitu aku juga.
Guk!
Mary!
Burung robin itu membantu kita menemukan sebuah gerbang.
Ini terkunci.
Tidak lama.
Siapa di sana?
Si gadis, bukan?
Namaku Mary, dan kau tahu itu.
Aku tak ingin kau di sini!
Aku tak ingin melihatmu. Kau kejam!
Kita sudah lalui ini, Colin. Kau teriak. Aku akan teriak. Hasilnya takkan bagus.
Jika mereka memergoki kalian, mereka akan memarahi kalian.
Sepadan dengan resikonya.
Resikomu adalah dikirim ke asrama. Resiko kami lebih besar.
Jangan cemas, Ny. Medlock. Biar kuurus dia.
Biasanya dia tidak gaduh di jam-jam segini.
Akan kubereskan, Ny. Medlock. Lanjutkan saja tugasmu.
Ada banyak pekerjaan.
Lakukan itu dan kau takkan melihatku lagi.
Itu keputusanmu.
Ini Dickon.
Halo.
Dia tampan.
Dan dia bisa bersiul.
Kapan dia diperiksa lagi? / Aku akan membawakannya makan siang,...
...lalu kembali lagi setelah 4:00 untuk melihat apa dia sudah makan.
Aku tak mau pergi!
Kau tahu apa yang kau pertaruhkan?
Dia akan kembali ke kamarnya pukul 4:00.
Aku tak mau pergi!
Saat kami berusaha menyembuhkan anjingnya, dia menolak kami juga.
Pegang kakinya, Dickon. Kupegang tangannya.
Atau.. kami bisa mengangkatmu ke kursi,...
...lalu menurunkanmu dengan aman.
Aku janji kami takkan membunuhmu.
Kau tak bisa janjikan hal semacam itu!
Kau akan mati di ranjang ini,...
...dan yang akan kau lihat hanyalah kertas dinding.
Itukah yang kau mau?
Di mana Dickon?
Kau mendorongterlalu cepat.
Kau terlalu cepat!
Hentikan! Sudah kubilang, itu karena serbuk sari.
Ambil napas.
Masih hidup?/ Ya, tapi..
Kita akan cari tahu apa yang berbahaya dan yang tidak.
Tapi kau harus berusaha, sama sepertiku.
Terdengar adil?
Bagus.
Mary, tembok. Berhenti! Temboknya!
Dickon, apa sebutan bunga itu?
Hydrangea.
Hydrangea.
Dan itu?
Hypericum./ Hypericum.
Terdengar lebih baik dengan aksenmu.
Colin, ada seorang teman baik yang aku mau perkenalkan.
Genggam dan dia akan datang. / Dia di sini? Anjingnya?
Genggam saja.
Dia ingin menyapa. / Bisa kulihat.
Dia mengambilnya dari tanganku. / Benar.
Dan sekarang dia menjilati tanganku. / Sudah biasa.
Geli.
Dia tidak berpenyakit?
Setahu kami tidak.
Siapa namanya?
Dia dipanggil Jemima.
Sampai dia tahu ada yang beda.
Sekarang namanya.. Anjing.
Dia membutuhkan nama yang lebih baik dari itu.
Mungkin kita harus..
Siapa nama ayahmu?
Marcus. Bisa kita tidak menamainya dari nama ayahku?
Ayahku juga jangan.
Ayahku bernama Hector, dan dia dulu pria pemberani.
Dulu?
Sudah ditetapkan. Hector.
Kau sudah mengenal Mary dan Dickon.
Aku Colin, dan aku teman barumu.
Kau pikir kau bisa mengendap-endap...
...dan bertingkah sesukamu, ya?
Gadis liar kecil.
Aku tahu kau sembunyikan sesuatu.
Kau dan jalan rahasiamu dan penyimpanganmu.
Ny. Medlock, apapun yang kau pikir aku lakukan, aku janji..
Mencuri.
Itu perilaku barbar...
...yang kau pelajari di luar sana, ya?
Kau temukan di mana?
Di bawah lantai papan. Kau membawaku ke mana?
Kau paham mutiara ini berarti sesuatu bagiku?
Maafkan aku./ Dia ke mana-mana.
Mengunjungi bocah itu juga.
Kursi rodanya berbau busuk saat aku datang pagi ini.
Inilah yang membangkitkan kecurigaanku. / Dia menemukan putraku juga?
Apa kita mengizinkan dia untuk berkeliaran bebas di rumah?
Sudah kuperingatkn apa yang seorang gadis muda bisa lakukan.
Apa belum dijelaskan untuk menjauh dari bagian rumah...
...yang bukan tempatmu untuk berkeliaran?
Colin adalah temanku.
Kupikir jika aku bisa menyemangatinya tentang hidup..
Semangatmu bisa membunuhnya. Kau pikir dia mau itu?
Apa yang telah kau perbuat?
Ny. Medlock,...
...mari kita mencari sekolah untuk keponakanku.
Kumohon.
Aku mencoba memperbaiki keadaan.
Cari tempat untuk mengajarinya sopan santun.
Kau mengunciku!
Jika kau mau buang air saat malam,...
...kami telah sediakan pot kencing.
Ada di bawah ranjang.
Martha akan mengizinkanmu keluar paginya.
Hei! Kau mau ke mana?
Mary!
Ikut aku!
Mary, ada apa?
Ada lebih banyak rahasia di taman ini!
Jadi ibu Colin sekarat?
Ya.
Dan kau pikir dia datang kemari?
Ibuku datang menemaninya di hari-hari terakhir sakitnya Grace,...
...mengetahui bahwa dia ingin mati di dekat pohon ini.
Setelah itu, Tn. Craven..
Dia menutup tamannya karena kenangan akan dirinya terlalu menyakitkan.
Waktu kita tidak lama. Mereka mengirimku ke sekolah.
Tidak.
Ini taman Grace, dan dia harus menyembuhkan putranya.
Dingin.
Ini sangat, sangat dingin.
Kurasa aku tak bisa. / Tentu saja kau bisa.
Kurasa aku tak bisa. / Kami memegangmu.
Kurasa tidak begitu dingin.
Benar begitu.
Aku bisa melakukannya!
Sekarang lebarkan tanganmu dan berbaring.
Dan sekarang.. kau kami lepas.
Beres. Tolong sebelah sana.
Apa yang kau tertawakan?
Hanya menikmati kebahagiaanmu.
Kita semua bahagia, 'kan?
Kita bajak laut.
Kita bangsawan.
Kita penakluk dari negeri nan indah dan elok ini.
Ini taman kita dan kita menyukainya.
Tidak.
Ini bukan taman kita, dan takkan pernah jadi taman kita.
Ada sesuatu yang harus kutunjukkan padamu.
Berhenti!
Berarti kau tahu apa yang terjadi di sini?
Kenapa kau membawaku kemari?
Karena kau harus melihatnya.
Apa kau ingin melihat tempat ibumu wafat?
Ibuku wafat di rumah sakit, sendirian dan menderita.
Ibumu menemukan tempat yang lebih baik.
Dickon, bisa ambilkan aku bunga?
Yang putih.
Lalu bisakah antar aku pulang? Aku tak ingin berada di sini.
Kau tidak mengerti.
Dia wafat di sini karena tempat ini indah,...
...jadi dia membuat tempat ini ajaib.
Taman ini sembuhkan kaki Hector, dan aku..
Aku tak ingin melihat gaunnya dan aku tak ingin melihat ini.
Tolong, antar aku pulang.
Aduh! Halo, sayang.
Apa ada yang mengganggumu?
Ibumu.. sedang sedih sekarang.
Kesedihannya membuatnya sakit.
Itu bukan salahnya.
Maafkan aku. Aku tidak mengerti.
Tidak hari ini!
Colin, kutemukan surat-surat dari ibuku untuk ibumu.
Aku tak ingin melihatmu hari ini!
Semuanya tentangmu.
Dan aku tak menginginkan taman itu!
Kau harus mendengarnya.
Mereka bicara soal bagaimana ayahmu memfokuskan rasa takutnya...
...tentang penyakit ibumu kepadamu.
Bagaimana tampaknya ayahmu melindungimu dari dunia.
Dan dia takut...
...akan kerusakan yang akan ayahmu lakukan saat ibumu tiada.
Bukankah kau seharusnya..
Aku harus membaca surat-surat itu.
Kau berjalan.
Dengar ini.
"Dia berani, sedikit berbahaya,...
...dan dia punya semangat yang tidak bisa dipadamkan.
Aku akan takut padanya jika saja aku tak bangga padanya."
Siapa yang berani? / Ibumu menyayangimu, Mary.
Dia tak ingin aku mendekatinya. / Mungkin itu..
"Aku senang Colin membuatmu tertawa.
Seharian penuh berpura-pura menjadi seekor anjing.
Sungguh menyenangkan."
Seekor anjing, ya?
"Archie terdengar lebih dalam pada cinta daripada yang kudengar dari pria.
Dia sama asyiknya denganku seperti dengan Mary. "
Ayahku ingin aku dikunci di kamar.
Itulah masalahnya, 'kan?
Rasa kehilangan mengubah orang.
Bahkan ibumu, Mary.
Kau tak mengenal ibuku.
Tapi aku tahu artinya kehilangan seseorang.
Dengar yang satu ini, Mary.
"Dia melakukan pertunjukan boneka untukku di malam sebelumnya.
Suatu tindakan rumit yang membutuhkan Ayah...
...untuk membuat tirai sutra.
Dia menceritakan sebuah kisah mitos India.
Cukup memukau. "
Aku belum membaca itu. Dia menulis tentang ceritaku?
Mungkin dia benar.
Mungkin tak ada dari kita yang mengenal baik orangtua kita.
Tidak.
Dia tak mungkin menyayangiku.
Surat-surat ini berkata sebaliknya.
Mary! Mary?
Kami punya kejutan untukmu.
Aku baru saja bicara hari ini, dan itu perbincangan yang menarik.
Ini adalah sekolah yang penuh dengan orang-orang yang tepat...
...dan jenis disiplin yang tepat.
Mobilnya akan mengantarmu pukul 3:30.
Kami sudah mengemas barang-barangmu ke koper.
Besok?
Aku belum siap.
Paman? Kumohon, Paman! / Jangan coba-coba!
Kenapa kau bilang putramu punya punuk?
Apa yang kau bicarakan?/ Colin.
Hentikan pembicaraanmu. Atau ini akan memburuk.
Dia pikir dia punya punuk, tapi tidak, dan kurasa kau tahu.
Maafkan aku, Pak.
Apa kau sungguh berpikir Grace akan menginginkan kehidupan ini untukmu?
Kau tak tahu apa-apa tentang istriku.
Kutahu dia takkan diam saja di balik pintu sementara dia menangis di malam hari.
Tak bisakah kau melihat apa yang kau perbuat padanya?
Colin perlu menjalani hidup,...
...dn rumah ini adalah penjara bagi kalian.
Maafkan aku, Pak. Dia pergi esok.
Bagus.
Aku bisa sembunyi di taman dan merasa senang.
Di sekolah? Aku tidak bisa.
Kami tak ingin kau pergi juga.
Dia benar. Kami tak ingin.
Tapi kau tak bisa menetap di taman selamanya. Hidup perlu dijalani.
Ya, kata bocah yang belum pernah menjalaninya.
Kata gadis yang sangat yakin tak ada yang sayang padanya, dia menjadikannya nyata.
Mereka takkan menyukaiku seperti kau suka padaku. Aku akan menyendiri lagi.
Asap itu.. apa itu normal?
Tidak./ Ayah? Ayah!
Pergi! Pergi!
Mary! Menjauh!
Siapa di dalam?
Tn. Craven. Kami tak tahu di mana.
Aku tahu dia di mana!
Damkar telah dipanggil!
Mary!
Jangan, Nak.
Jangan!
Kembalilah, Nak!
Tn. Craven!
Colin?
Colin!
Tn. Craven!
Di mana putraku? Di mana kau?
Kumohon..
Tn. Craven!
Aku tidak mengerti. Ayah tahu kau akan ada di sini.
Ayah takkan pergi. Ayah tidak bisa pergi.
Tn. Craven, kau harus ikut denganku.
Aku takkan pergi tanpa putraku.
Putramu tidak di sini, Pak, tapi dia aman dan sehat.
Aku tak bisa meninggalkannya.
Tidak lagi.
Kutinggalkan putramu tak lebih dari lima menit yang lalu.
Aku berjanji pada jiwa Grace Craven.
Ayo!/ Tidak.
Aku tidak bisa mengangkatmu.
Aku tidak bisa.
Tinggalkan saja aku. Kumohon.
Jangan./ Tinggalkan saja aku.
Dia membutuhkanmu! Putramu membutuhkanmu!
Aku mengacaukan segalanya.
Ayo! Kita pergi!
Tn. Craven, aku butuh bantuanmu.
Ibu?
Ibu.
Tolong tinggallah.
Aku tahu Ibu tak bisa, tapi tolong tinggallah.
Mary!
Mary. Kau tak apa?
Dia. Bawa dia keluar dulu.
Tunjukkan padaku..
Tunjukkan putraku!
Indah.
Dan taman ini milik kita.
Ini milik dia, tapi kini kurasa dia ingin kita membagikannya.
Dan dia ada di sini?
Di mana putraku?
Panggil dia, Pak.
Colin?
Colin!
Ayah?
Colin.
Ayah, aku di sini!
Colin?
Ayah?
Ayah kira Ayah kehilanganmu.
Dari semua tempat.
Tidak. Tunggu.
Kumohon.
Satu, dua..
Tapi bagaimana ini bisa..
Sihir.
Rahasia.
Dia.
Dia?
Ibunya.
Bagaimana bisa kita yang diajarkan oleh anak-anak kita?
Coba lihat.
Ayah menyesal.
Ayah sangat menyesal.
Sudah cukup.
Sekarang katakan..
Ayah menyukai taman kami?
Kami meminta jendela Prancis besar yang menghadap ke teras...
Dahulu kala ada tiga orang yang sangat saling menyayangi.
Empat./ Kau menghitung Hector?
Mungkin aku menghitung Hector dan bukan kau.
Lima. Aku ingin menghitung ayahku.
Martha perlu dihitung. / Enam. Dan Martha.
Dahulu kala ada beberapa orang yang tinggal di rumah tua dan kosong.
Kosong sebagian.
Dan mereka menemukan sebuah taman.
Salah satu dari mereka menemukan sebuah taman...
...dan awalnya mereka tidak tahu...
...tapi itu adalah taman ajaib. / Sebelumnya.
Dan karena itu taman ajaib, taman itu menyelamatkan mereka...
...sama seperti mereka akan menyelamatkan tamannya.
Kurasa kau harus lebih bahas Hector.
Jika kalian tak berhenti bicara,...
...aku takkan bercerita sama sekali!
Maaf, Mary./ Maaf, Mary.
Terima kasih.
Sekarang jika kalian siap dan sudah tak bicara,...
...aku akan coba lagi.
Support saya supaya bisa terus buat sub indo ke: https://trakteer.id/EveryAgent
Penerjemah: Dimas Daffa Yanuardi a.k.a EveryAgent A Member of IDFL™ SubsCrew
Channel YouTube: EveryAgent - Instagram: @everyagent Salam Dari Mahasiswa SASTRA INGGRIS, UBSI Kramat 98
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.