All language subtitles for The River Monster (2019)-ID

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

BERSAMA21.COM Support dengan like & share :)

Tamu.

Mau makan kudapan atau menginap?

Mau pijat atau cuci kaki?

Tuan.

Tamu.

Ayo dong.

Ayo, minum arak ya.

Jangan pikir bisa membuatku mabuk.

Aku sudah lapar.

Cepat hidangkan makanan.

Aku mau makan hidangan sungai.

Tamu.

Silakan cicipi.

Rasanya seperti berada di sungai.

Hidung dipenuhi kumpulan ikan.

Sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Meskipun ada rasa ikan,

bagaimanapun, tahu tetaplah tahu.

Wujud dan sifat tertentu

tersembunyi dalam segala makhluk,

tidak kembali untuk selamanya.

Bagaimanapun, kedua matamu telah dikelabui oleh penampilan tahu.

Meski wujud tidak terlihat,

namun wujud tetaplah wujud.

Sebesar apa pun rasa ikan pada tahu,

itu sama sekali juga hanyalah tahu.

Bagaimanapun siluman menyamar sebagai manusia,

juga tetaplah siluman.

Sebenarnya apa yang kamu inginkan?

Ke restoran hidangan sungai, tentu saja ingin makan kalian para penghuni sungai ini.

Kalau tidak, mana mungkin makan babi panggang di sini?

Semuanya maju.

Usir setan, tangkap setan.

Arwah tenang, takdir jiwa.

Hancurkan.

Sebenarnya kamu ini orang suci dari mana?

Aku berasal dari Sekte Tujuh Kemurnian, Gunung Penakluk Harimau.

Namaku Zei Yingjun (paling tampan).

Aku persembahkan Lagu Penenang Arwah buat kalian semua.

Semoga kalian suka.

Aku takut mengotori tanganku

Jika membunuh siluman kecil tanpa nama seperti kalian ini.

Sejak aku masuk ke dalam,

ada seekor siluman yang belum pernah

terpikat oleh ketampananku.

Kekuatan seperti ini

hanya dimiliki Siluman Ular Qing Yun

yang telah berlatih ribuan tahun.

Datang lagi orang yang mau menyerahkan nyawanya.

Dasar siluman jahat.

Kau sudah membunuh 9.981 penakluk iblis.

Hari ini aku akan membunuhmu,

untuk membalaskan dendam para penakluk iblis yang telah mati.

Apakah aku cantik?

Cantik.

Buat apa kalau cantik?

Siluman jahat.

Keluar!

Di mana kau?!

The River Monster

Enam, enam, enam.

Lima yang pertama.

Delapan kuda berlari.

Minum, kau kalah, minum arak, minum arak.

Kerang ya?

Tidak berharga.

Sudah tangkap sampai 3 hari 3 malam lho.

Kakakku sampai jadi kurus.

Belum pernah lihat dunia ya?

Jadi apa yang berharga yang kamu punya?

Si hitam dari Gunung Wushan.

Sifatnya keras.

Jago menyemburkan api.

Suaraku habis.

Kalau yang berharga?

Yang berharga? Ada dong.

Apa kamu punya uang buat lihat?

Kamu tidak biarkan aku lihat, mana mungkin kamu tahu aku tidak punya uang?

Kalau kamu tidak keluarkan uang, aku tidak mungkin tahu kamu punya uang atau tidak.

Sudah, kalian berdua jangan ribut lagi.

Ayo.

Aku ajak kalian buka wawasan.

Ikan koi.

Simbol keberuntungan.

Simbol keinginan terwujud.

Simbol melampaui diri.

Ikan koi bendungan ini begitu besar.

Kalau dipanggang, lalu tidak bisa dimakan, bagaimana?

Jangan menyia-nyiakan barang berharga.

Ikan koi lho.

Ikan koi besar.

Ya sudah.

Apa kamu tahu?

Apa yang paling berharga darinya?

Apa?

Air mata koi.

Tidak semua ikan koi bisa meneteskan air mata.

Apa kamu punya?

Kamu terlalu memandang remeh kemampuan kami

dalam menaklukkan siluman.

Ini asli.

Ini, berapa harganya?

4 tael.

Apa?

6 tael.

8 tael.

Tinju 8 tael, apa kamu mau?

Kali ini sudah bisa 'kan?

Kak, cepat cicipi.

Baiklah.

Bagaimana?

Bagaimana rasanya?

Tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.

Asin.

Berarti sudah benar.

Air mata, tentu saja asin.

Tuhan memberkati.

Akhirnya keberuntungan kakakku akan jadi bagus.

Dik.

Kenapa anak buah si Golok Terbang

semuanya bodoh-bodoh?

Siapa?

Siapa kau?

Sudah, sudah, sudah, jangan gegabah.

Membuntuti kami.

Lepaskan tanganmu.

Sudah, sudah.

Jujur saja.

Aku bukan orang.

Aku siluman.

Kak.

Kamu beruntung.

Ini siluman.

Cepat ikat dia.

Jual saja di Paviliun Siluman Manusia.

Sebentar.

Ini, ini, siluman ini

dibedakan jadi dua jenis, baik dan jahat.

Yang ini kelihatan ramah,

dia pasti siluman baik.

Pak Tua.

Apakah punya kesulitan?

Kami pasti membantu semampu kami.

Kak, dia itu siluman.

Aku tahu.

Aku bisa membedakan baik dan jahat.

Pahlawan.

Aku ikan mas dari Tanggul Barat.

Ya, ya, ya.

Aku mengasuh cucuku, Xiao Luan.

Yang ada di Paviliun Siluman Manusia.

Ya.

Ikan koi yang sudah dihina habis-habisan.

Tidak pernah ikut dalam pertikaian di dunia.

Tidak pernah punya niat untuk

mencelakai orang.

Ayo.

Baru menapak di Dataran Tengah,

cucuku sudah langsung diculik oleh si Golok Terbang.

Aku ingin memohon pada Pahlawan.

Tolonglah aku.

Selamatkan cucuku.

Kak.

Golok Terbang itu orang hebat menempati peringkat tinggi.

Kamu tidak mungkin melawannya.

Masuk akal.

Uang itu...

sulit dicari.

Kotoran itu...

sulit dimakan.

Kami pergi ya.

Tunggu sebentar.

Pahlawan.

Mendekatlah ke sini, dengarkan baik-baik.

Ada suatu hal yang ingin aku sampaikan.

Kak.

Kamu tidak usah pedulikan dia.

Pahlawan.

Aku tahu siapa kamu.

Tapi adikmu

sepertinya tidak tahu apa-apa.

Aku tidak peduli siapa kamu.

Aku akan menyelamatkan cucumu.

Kalian berdua harus pergi sejauh mungkin.

Bagaimana?

Setelah jam 1 subuh,

aku akan menunggumu di sini.

Kerja yuk!

Ke mana?

Jalan saja, kamu akan tahu.

Kak, kamu mau ke mana?

Ayo.

Baiklah, ayo jalan.

Ada-ada saja.

Datang ke wilayah kekuasaan aku, masih teriak-teriak.

Kamu sama sekali tidak punya sopan santun.

Raja.

Kau, kau, kau.

Aku suruh kamu cari wujud asli naga emas itu ada di mana.

Sepertinya kamu tidak menemukan informasi apa pun.

Untuk sementara, belum ada jejak apa pun yang ditemukan.

Tentu saja.

Tidak usah kamu yang bilang.

Wujud asli itu

sudah jatuh ke tangan Golok Terbang di Paviliun Siluman Manusia.

Kamu cepat tangkap dia di sana.

Ya, ya, ya.

Cepat.

Tidak lama lagi, Siluman Ular akan mengumpulkan 100 arwah.

Hamba siap menjalankan perintah.

Bodoh sekali.

Siapa kau?

Kalian berdua, siapa cucu ikan mas tua?

Aku.

Kakekmu suruh aku menyelamatkan kamu.

Pahlawan.

Bisakah selamatkan temanku juga?

Kakekmu hanya membayar biaya untuk menyelamatkan kamu.

Kalian manusia hanya mementingkan uang.

Lalu kenapa? Mau pergi atau tidak?

Kalau Dan Zhu tidak pergi,

aku juga tidak akan pergi.

Kalau bisa ditolong, tolong saja.

Kalau tidak, tidak bisa dapat uang sepeser pun.

Lagipula juga tidak terlalu repot.

Ini.

Kalian berdua ya.

Pakaian sekarang terlalu mencolok.

Ini.

Ganti pakaian biasa.

Cepat.

Pakailah.

Xiao Luan.

Kenapa?

Lihat kalung di leher kami?

Asalkan memakainya,

begitu Golok Terbang meniup suling ajaib,

kami akan tercekik sampai mati.

Liu Ye mati dengan cara itu.

Suling, suling, suling ajaib itu apa?

Ada di mana?

Ada di ruang rahasia sisi barat.

Pergilah.

Aku?

Atau kamu mau tetap berada di sini melayani mereka berdua.

Kalau begitu, sebaiknya aku pergi saja.

Ini.

Ganti saja.

Bagaimana kalau kamu coba putar?

Bukan, bukan, bukan, putar ke kiri.

Terima kasih.

Aduh, kenapa belum datang juga?

Berhenti.

Kak.

Berhenti.

Cepat lari.

Jangan kabur.

Ikan koi ribuan tahun.

Betul, betul, betul.

Ikan koi besar ribuan tahun.

Ini ya.

Ini namanya keberuntungan besar.

Betul tidak?

Sepertinya kalian sudah banyak minum air mata kalian sendiri.

Selagi mereka belum kejar sampai sini, kalian harus segera pergi.

Pahlawan.

Tempat ini sangat dekat dengan Sungai Linhe.

Tapi beberapa hari lagi baru tiba malam purnama.

A... apa maksudnya?

Demi keselamatan cucuku,

aku ingin

menginap beberapa hari di rumah kalian.

Ikan Mas Tua.

Kamu ini dikasih hati malah minta jantung.

Kami tidak mengukus kamu,

berarti sudah sangat hormat padamu.

Atas dasar apa kau bicara kasar pada kakekku?

Temperamenku memang begini.

Kalau tidak suka, kamu pergi saja.

Kakek.

Kenapa kita harus menahan diri menghadapi mereka di sini?

Kita pergi.

Berhenti.

Pahlawan.

Ini permohonan terakhir dariku padamu.

Pak Tua.

Kalau kamu merasa bisa terus menggunakan hal itu untuk mengancamku,

apa kamu terlalu memandang remeh kesabaranku?

Aku sangat tulus.

Ada lagi.

Kalau yang kamu katakan itu benar,

apakah seharusnya aku membunuhnya saja?

Pahlawan.

Aku yakin golokmu ini

digunakan untuk melindungi orang yang pantas dihargai.

Bukan digunakan untuk membunuh orang tak bersalah.

Hanya bantuan kecil, hanya bantuan kecil.

Kenapa harus begitu sungkan?

Ambil.

Kak.

Mereka itu siluman.

Kenapa harus begitu serius?

Mereka cuma bertamu beberapa hari di rumah kita.

Sambut dengan baik.

Penginapan seadanya.

Ayo, jalan.

Ini harus disimpan, lumayan berharga.

Eh, mulai kapan kamu bisa belajar ketuk pintu dulu baru masuk?

Apa kamu mengerti apa namanya melindungi privasi orang?

Uang tidak bocor ke luar.

Sekarang sudah tahu harus perhatikan privasi?

Kalau kamu perhatikan privasi, kamu malah bawa mereka ke rumah.

Begini.

Dengarkan aku.

Ada peribahasa zaman dulu.

Katanya menerima imbalan dari orang, bantu orang mengatasi masalah.

Dalam bekerja, setidaknya kita harus bersikap profesional.

Paham?

Kak.

Seorang memburu malah membantu objek buruan, itu sudah sangat memalukan.

Kamu malah membiarkan mereka tinggal di rumah sendiri.

Apa yang ingin kamu lakukan?

Piara hewan peliharaan?

Lagipula.

Kamu sudah tahu siapa Golok Terbang itu.

Kamu malah mengusiknya.

Bisa jatuh korban jiwa.

Kalau ada yang harus mati, juga mereka yang mati.

Mereka itu manusia rendahan.

Kalau aku ke sana,

sekali tebas, mati satu.

Sekali tebas, mati satu. Sekali tebas, mati satu.

Sekali tebas sudah cukup.

Kamu cuek sekali.

Seingat aku,

kamu belum pernah mengeluarkan golok itu.

Tidak tahu itu golok asli atau golok palsu.

Sudah malam, kamu cepat tidur.

Sebelum tidur,

jangan lupa oleskan obat.

Sudah sebesar ini,

Kakak masih harus mengkhawatirkan kamu dalam segala hal.

Aku pergi.

Kelak tidak ada orang yang ingin menikahimu.

Sudah sebesar ini, masih belum bisa mandiri.

Berhasil, berhasil.

Selamat kepada Raja. Selamat kepada Raja.

Ada apa yang menggembirakan?

Biar aku juga turut gembira.

Kamu selalu masuk ke sini dengan terang-terangan.

Apa kamu tidak takut ketahuan oleh Siluman Ular?

Tidak apa-apa.

Besok dia harus mengumpulkan 100 arwah.

Justru kamu ini.

Bagaimana perkembangan wujud asli naga emas?

Tidak usah buru-buru.

Yang akan datang, tetap akan datang.

Xiaopiao, daging kering hari ini, beli satu gratis satu.

Dan Zhu.

Dan Zhu.

Apa yang terjadi?

Golok...

Dan Zhu.

Golok Terbang datang.

Golok Terbang.

Jangan bicara lagi.

Aku hentikan pendarahanmu.

Aku tidak sanggup lagi.

Kamu orang baik.

Cepat... cepat selamatkan mereka.

Cepat pergi.

Lepaskan kakekku.

Hadapi aku saja.

Sekarang sudah tahu harus memohon.

Seharusnya tahu dari awal.

Waktu kamu kabur,

apa tidak pikirkan akibatnya?

Bunuh orang harus berdua, makan ikan harus berdua juga.

Kamu akan aku rebus, masak sup.

Kakekmu akan aku jadikan sashimi.

Sempurna.

Tolong.

Selamatkan kakekku.

Kamu benar-benar ingin bermusuhan denganku.

Kamu benar-benar ingin bermusuhan denganku.

Kenapa kamu lagi?

Kamu juga penakluk siluman.

Kamu selalu menolong siluman jahat,

Apa maksudmu?

Jadi kamu tangkap siluman demi apa?

Demi uang.

Sama saja.

Uang yang mereka berikan lebih banyak darimu.

Kamu mau mati aya.

Buat apa?

Hanya demi uang.

Paling-paling kelak

aku kasih kamu diskon, oke?

Berteman.

Berteman saja.

Sudah terlambat.

Ternyata kamu...

Xiaopiao.

Sadarlah.

Xiaopiao.

Xiaopiao.

Kamu... kamu kenapa?

Pahlawan, kamu tidak usah khawatir.

Golok Terbang hanya memberinya obat bius.

Sebentar lagi dia akan sadar.

Obat bius. Kakek.

Obat bius. Obat bius.

Kak.

Apa yang terjadi denganku?

Kakek.

Kakek.

Kakek.

Hidup, tua, sakit, mati.

Manusia dan siluman pasti mengalaminya.

Kakek.

Kakek jangan pergi.

Kakek pasti akan baik-baik saja.

Pahlawan.

Aku mohon padamu.

Aku akan pergi.

Aku mohon kamu, lindungi Xiao Luan dengan baik.

Sampai malam purnama.

Kamu bawa dia ke Sungai Linhe.

Biarkan dia pergi.

Kalau tidak, naga jahat terlahir kembali.

Akan terjadi kekacauan yang mengerikan di dunia ini.

Kakek.

Aku tidak mau pergi.

Aku ingin menemanimu.

Aku tidak mau pergi.

Baiklah.

Aku berjanji padamu.

Apa kamu bisa bersumpah?

Tidak bisa.

Kakek.

Karena aku sudah berjanji padamu,

aku pasti akan menepatinya.

Kakek.

Aku tidak ingin pergi.

Aku tidak mau pergi.

Kakek.

Pergi.

Aku tidak mau.

Kamu lepaskan aku.

Kakek.

Kakek.

Kakek.

Kakek.

Aku bilang padamu.

Kali ini jangan bohongi aku lagi.

Tenang saja. Tenang saja.

Harus agak pintar, tahu tidak?

Golok Terbang sendiri yang tangkap dia.

Bagus, bagus sekali.

Kak.

Kenapa?

Lihat wanita cantik sampai tidak mau jalan lagi?

Salah siapa?

Kalau bukan kamu yang bersikeras soal air mata ikan koi,

apa aku bisa menghadapi masalah ini?

Mana keberuntungan yang kamu bilang itu?

Jadi selanjutnya, apa yang akan kamu lakukan?

Tidak tahu.

Sambil jalan, sambil lihat saja.

Barangkali setelah melewati malam purnama ini,

sudah bukan urusan kita lagi.

Oh ya, Kak.

Ilmu silat Golok Terbang begitu hebat.

Bagaimana kamu bisa mengalahkan dia?

Apa yang aneh?

Aku.

Aku kembali, kamu tidak senang ya?

Bukan.

Aku takut kamu terluka.

Langsung minum begitu banyak.

Kak.

Kak.

Kak.

Kak.

Apa kamu akan terus melindungiku?

Xiaopiao.

Sudah sebesar ini.

Tidur sendiri di kamarmu.

Kakek.

Jangan tinggalkan aku.

Kakek.

Jangan tinggalkan aku.

Selamat! Kakak sudah mengumpulkan 100 arwah.

Sekarang sudah mencapai tingkat pelatihan tertinggi.

Di dunia ini, tidak akan ada yang bisa menandingimu.

Mulutmu memang manis.

Kelak aku pasti akan perlakukan kalian dengan baik.

Kak.

Sekarang Kakak sudah menguasai ilmu yang luar biasa,

perlu beristirahat untuk memulihkan tubuh dan pikiran.

Aku sudah menyiapkan sup nutrisi terbaik khusus untuk Kakak.

Besok,

kamu berikan sup beracun ini untuk diminum oleh Siluman Ular.

Tiba saatnya nanti,

dia akan mati,

tapi arwahnya

juga tidak akan hilang.

Setelah naga murni dihidupkan kembali,

posisinya

akan diserahkan padamu.

Kau.

Kak.

Kau mengkhianati aku.

Air sungai sebagai darah.

Arwah sebagai tulang.

Sekarang keduanya sudah siap.

Hanya tinggal jiwa naga.

Asalkan kita bisa menemukan tubuh emas reinkarnasi Raja Naga,

kita bisa menghidupkan kembali Raja Hitam.

Pada saatnya nanti,

semua siluman dan manusia

akan tunduk pada kita.

Dasar katak busuk!

Aku paling benci orang lain panggil aku katak busuk.

Raja.

Golok Terbang sudah mati.

Sepertinya yang menginginkan tubuh emas, bukan hanya kita.

Masih ada orang lain.

Orang itu bernama Liu Yidao.

Liu Yidao.

Kak.

Kak.

Kak.

Kak, apakah kamu akan terus melindungiku?

Apa yang terjadi?

Xiao Luan merasa daratan ini terlalu kering.

Dia minum semua air.

Jadi ini, kendi arak.

Oh ya.

Dia minum semua arakmu.

Minum terlalu banyak, aku tidak bisa membujuknya.

Mana dia?

Ada di sana.

Apa yang terjadi denganku?

Kamu minum terlalu banyak.

Mana pakaianku?

Tidak ada hubungannya denganku.

Kamu minum terlalu banyak.

Kembali ke wujud asal.

Waktu aku melihatmu, kamu sudah jadi begitu.

Tidak pakai pakaian.

Tidak apa-apa.

Waktu kamu masuk,

Xiaopiao yang bawa kamu masuk.

Tidak ada hubungannya denganku.

Sudah sadar?

Minum obat penawar alkohol ya.

Terima kasih, Xiaopiao.

Kalau bukan karena kakakku,

aku malas meladenimu.

Aku juga tidak bersalah padamu.

Kenapa kamu terus berprasangka padaku?

Itu karena sejak kamu datang, tidak ada hal baik yang terjadi.

Kalau bukan karena kamu,

apakah kami bisa menghadapi begitu banyak masalah?

Bukankah memang begitu?

Ini namanya diskriminasi.

Kami siluman sama seperti kalian manusia,

juga ada yang baik, ada yang jahat.

Seperti aku.

Aku tidak pernah mencelakai orang lain.

Tapi kalian para manusia ini,

bukan hanya menjualku,

juga membunuh kakekku.

Sudah.

Tidak usah cari simpati lagi.

Cepat bangun, minum obat ini, nanti dingin.

Kamu.

Cepat siapkan air mandi yang hangat buat dia.

Kenapa aku harus masak air buat dia?

Coba kamu pikirkan.

Kalau misalnya kamu

telanjang seharian di luar,

bukankah ingin berendam

di dalam air panas yang hangat?

Aku malah juga ingin makan hotpot.

Pergilah.

Sejak kecil sudah dimanjakan.

Cepat bangun. Obatnya sudah dingin.

Buat apa kamu melihatku?

Aku bahkan sudah lihat wujud aslimu.

Apa lagi ini?

Minum obat.

Kakak Seperguruan.

Paviliun Siluman Manusia sudah dekat.

Kenapa tiba-tiba berhenti?

Adik Seperguruan.

Aku harus menjawab panggilan alam.

Bantu aku jaga.

Kamu mau pergi ke mana?

Aku akan segera kembali.

Apa yang kamu lakukan?

Coba kamu katakan.

Kakakmu

suka gadis yang bagaimana?

Aku tidak tahu.

Aku tidak pernah lihat dia berpacaran.

Coba kamu bilang, kenapa tidak ada pria yang suka padaku?

Apa karena penampilanku terlalu tomboi?

Bukankah kalian siluman menguasai ilmu sihir?

Bisakah kamu pakai sihirmu dan buatkan beberapa pakaian yang bagus buatku?

Ayo.

Baiklah.

Aku coba.

Sini, sini, sini.

Ayo.

Bagus sekali.

Tapi

menurutku terlalu polos.

Apa masih ada yang lain?

Memang bagus,

Tapi,

menurutku terlalu gagah.

Tidak terlalu cocok buatku.

Bagaimana kalau kembali ke pakaian aku saja?

Baiklah.

Tetap pakaian ini yang nyaman.

Aku rasa

ilmu sihir kamu ini

jauh lebih hebat daripada ilmu kakakku.

Wanita oh wanita

memang sulit dimengerti.

Golok Terbang.

Kak, bagaimana ini?

Golok Terbang sudah mati.

Bagaimana cara kita menemukan Siluman Ular?

Siluman Ular.

Siluman Ular tidak ada artinya.

Orang yang bisa membunuh Golok Terbang jauh lebih berharga daripada Siluman Ular.

Golok Terbang menempati peringkat 30 teratas di antara penakluk iblis.

Jadi orang yang bisa membunuh dia setidaknya ada 29 orang.

Jika ingin menemukan orang ini,

takutnya tidak mudah.

Lukanya begitu rapi.

Sepertinya luka golok.

Di dunia ini

takutnya hanya ada satu orang yang menguasai ilmu golok ini.

Kak, jangan-jangan itu

Dia?

Turun hujan terik lagi.

Sepertinya Xiao Luan mereka akan kembali.

Tuan, tolong aku.

Tolong di dalam.

Pakai ini saja.

Oles obat sendiri.

Aku jatuh di depan rumah kalian.

Kamu harus bertanggung jawab.

Baiklah.

Apakah tanganku halus?

Lumayan.

Dadaku terasa sesak.

Tolong bantu aku oles.

Gosok-gosok.

Ada penyakit apa di dada?

Menyemburkan darah.

Ini berarti parah.

Coba kamu lihat.

Tadi aku memeriksa denyut nadi kamu.

Denyut nadi kamu sangat kacau.

Ini termasuk gejala energi vital terbuang,

saluran meridian jadi lemah.

Nona.

Dalam kitab medis, pernah disebutkan tentang lima organ dan lima cairan.

Ini artinya,

organ jantung, hati, limpa, paru-paru, ginjal kamu

yang berhubungan dengan

keringat, air mata, lendir, ludah, air liur kamu,

keringat, keringat, keringat,

keringat, keringat,

tidak ada darah.

Ini sudah di luar pengetahuan aku.

Jadi, kamu harus perbanyak

istirahat di atas ranjang.

Istirahat baik-baik.

Di atas ranjang ya?

Istirahat baik-baik ya?

Ayo.

Tuan.

Apakah aku cantik?

Lu... lumayan.

Kamu ini,

kenapa begitu tidak romantis?

Aku lihat tampangmu begitu manis,

aku sampai

terpesona olehmu.

Melihat wajahmu,

sepertinya kamu lahir sebelum matahari terbit.

Bagaimana kamu bisa tahu?

Karena

waktu itu,

termasuk jam 1 sampai 3 subuh.

Jangan bergerak.

Waktu kamu pergi,

jangan lupa tutup pintu.

Lain kali kalau mau beli barang di luar,

kalau kamu tidak bisa tawar harga, diam saja, biar aku saja.

Kak.

Apa yang kamu lakukan?

Ada penjahat yang masuk ke rumah.

Aku, aku, aku mau periksa di luar.

Jaga rumah baik-baik.

Ternyata ilmunya hanya begini.

Kamu berhenti.

Tak disangka, di tempat kecil ini

ada begitu banyak siluman dan setan.

Tidak usah banyak bicara dengan dia.

Kita masih harus mencari Golok Setan.

Adik.

Cepat selesaikan.

Jalan.

Sebelumnya ada Liu Yidao.

Sekarang bertambah lagi Tiandao dan Tianxin.

Menarik.

Saatnya bagiku untuk turun tangan.

Xiaopiao.

Apa yang kamu lakukan?

Apa kamu sedang menunggu kakak?

Xiaopiao.

Apa yang kamu lakukan?

Xiaopiao.

Xiaopiao.

Xiaopiao.

Tolong.

Xiaopiao.

Cepat.

Cepat cari air emas.

Ada di atas lemari.

Di mana?

Kotak persegi panjang.

Cepat.

Ya.

Xiaopiao, Xiaopiao.

Tidak apa-apa, tidak apa-apa.

Sudah ketemu.

Ini.

Cepat, cepat, cepat.

Mana?

Tuang air emas ke bekas luka.

Sudah.

Sudah, Xiaopiao.

Sudah.

Yidao.

Apa yang terjadi dengan Xiaopiao?

Golok Setan.

Kamu harus pikirkan baik-baik.

Perguruan Raksha tidak bisa kamu datangi dan tinggalkan dengan sesuka hati.

Hanya dengan kemampuan kalian?

Masih tidak pantas.

Bagaimana dengan dia?

Xiaopiao.

Xiao...

Siapa yang bisa menyangka?

Golok Setan, orang nomor tiga di dunia penakluk iblis,

ternyata punya seorang adik.

Jangan-jangan

kamu tidak tahu

aturan berkecimpung di dunia ini tidak boleh punya kekhawatiran?

Mana mungkin kamu tidak paham aturan yang sederhana ini?

Kalian.

Apa yang kalian lakukan pada adikku?

Tidak ada apa-apa.

Hanya membiarkan Siluman Darah menggigit

tangannya dengan pelan.

Sekarang.

Takutnya adikmu

sudah berubah jadi tidak ada bedanya dengan siluman.

Golok Setan.

Bukankah kamu suka menangkap siluman?

Siluman ini ada di hadapanmu.

Kamu mau bunuh atau tidak bunuh?

Sejak saat itu,

tiap kali malam purnama,

sifat siluman Xiaopiao muncul lagi,

seperti hari ini.

Kemudian aku dengar

hanya air emas yang bisa

menahan kondisi penyakitnya untuk sementara.

Inilah sebabnya aku

mencari uang dengan gila-gilaan.

Urusan kecil.

Inilah kenapa

Xiaopiao begitu tidak suka pada siluman.

Maaf ya.

Dulu aku telah salah menilaimu.

Aku tidak peduli bagaimana pandangan orang lain padaku.

Aku hanya ingin

agar Xiaopiao segera pulih.

Selama bertahun-tahun, aku terus membawanya

mengunjungi semua wilayah, semua tabib.

Aku.

Tidak ada...

Tidak ada orang...

Tidak ada orang yang bisa menyelamatkan dia.

Kamu bilang

penyakit kalian manusia

diobati oleh manusia.

Sedangkan racun siluman,

apakah juga hanya bisa diobati oleh siluman?

Kalau benar begini,

kakekku punya seorang sahabat lama.

Namanya Tabib Kura-kura.

Aku dengar ilmu pengobatannya sangat tinggi.

Kamu bisa coba.

Kura-kura.

Tabib Kura-kura ada di mana?

Dia...

Dia berada di gunung yang tidak jauh dari sini.

Siapkan barang-barang.

Segera berangkat.

Baik.

Xiaopiao.

Aku mohon padamu.

Tidak mau, tidak mau.

Aku hanya menyelamatkan siluman, aku tidak menyelamatkan manusia.

Aku mohon padamu.

Kakak Tabib Kura-kura.

Mereka berdua orang baik,

pernah menyelamatkan aku.

Pernah menyelamatkan kamu, bukannya pernah menyelamatkan aku.

Kenapa aku harus menyelamatkan dia?

Kakek Tabib Kura-kura.

Aku mohon, tunjukan welas asihmu.

Aku mohon padamu.

Ya sudah, ya sudah.

Kalau begitu,

aku akan selamatkan dia.

Tapi kamu juga tahu aturan aku dalam menolong orang.

Kalau ingin selamatkan dia,

kamu harus tukarkan dengan barang pusaka kesayanganmu.

Apa barang pusaka kesayanganmu?

Aku tidak punya barang pusaka.

Aku anggap adikku sebagai pusaka kesayangan.

Kamu selamatkan dia. Nyawaku akan kuberikan padamu.

Buat apa aku ambil nyawamu?

Aku lihat golokmu ini

tidak terpisahkan denganmu.

Apakah ini pusaka kesayanganmu?

Aku berikan.

Golok pembunuh ini,

tadinya aku tidak suka.

Tapi kalau diambil dari tanganmu,

berarti ada yang bisa diselamatkan.

Letakkan saja di sini.

Kenapa bisa begini?

Dasar manusia biasa.

Mengira air emas itu air yang dibuat dari emas ya.

Untung masih belum terlambat kalau kamu bawa ke sini sekarang.

Kalau tidak,

dia akan menjadi siluman sepenuhnya.

Pada saatnya nanti...

Pada saatnya nanti, bagaimana?

Akan lebih jelek dariku.

Xiao Luan.

Kamu bantu aku

ambilkan obat di kotak obat.

Baik.

Kenapa bengong?

Pertama dari kiri, kedua dari kanan, masing-masing 3/10 tael.

Keempat dari kiri, kelima dari kanan atas.

Masing-masing 5/10 tael.

Ketiga dari kiri dan kanan.

Aku yakin golokmu ini

digunakan untuk melindungi orang yang pantas dihargai.

Bukan digunakan untuk membunuh orang tak bersalah.

Jika hari itu...

Kakek.

โ€ฆ benar-benar tiba.

Kamu dan adikmu

tidak bisa terhindar dari kematian.

Terima kasih kamu telah membantuku menyelamatkan adikku.

Jangan sungkan.

Besok.

Besok pagi aku akan antar kamu pulang.

Besok, kamu benar-benar akan bawa aku pergi?

Tenang saja.

Aku sudah berjanji pada kakekmu.

Aku akan menepati janji.

Aku.

Sebenarnya aku...

Sebenarnya hati kecilku bilang,

tentu saja tidak rela melepas kepergian kamu.

Aku tidak mungkin rela melepas kepergian kamu.

Aku.

Kamu terluka.

Obat ini sangat manjur.

Ya 'kan? Sudah tidak begitu sakit 'kan?

Selama ini

sebenarnya adalah masa-masa yang paling menyenangkan bagiku.

Tinggal bersama kalian,

membuatku merasa sangat tenang.

Sebelumnya aku sempat salah paham padamu.

Aku merasa kamu orang yang hanya peduli pada uang.

Tapi setelah beberapa waktu ini, aku baru menyadari,

kamu sangat mementingkan keadilan.

Kamu juga sangat baik pada adikmu.

Sebelumnya

aku sudah salah paham padamu.

Maaf.

Aku juga pernah melakukan kesalahan.

Awalnya aku merasa sangat sial bisa berkenalan denganmu.

Sampai kemudian.

Aku menyadari bahwa ikan koi benar-benar bisa membawa keberuntungan.

Benar-benar

maaf.

Golok Setan, lama tak bertemu.

Waktu itu kau mengkhianati perguruan.

Tak disangka,

kita bertemu lagi dalam cara seperti ini.

Golok Setan?

Xiao Luan.

Kamu cek keadaan adikku.

Beberapa teman lama, bernostalgia.

Baik.

Anak muda zaman sekarang

benar-benar sangat energik.

Benar-benar makan terlalu kenyang, tidak punya kegiatan.

Siapa pula kamu?

Biarkan mereka bertarung saja.

Pak Tua.

Cepat serahkan ikan koi.

Pak Tua, aku lihat kamu masih bisa bertahan berapa lama.

Xiao Luan, kamu tidak apa-apa?

Aku tidak apa-apa.

Selamatkan Xiaopiao lebih penting.

Kamu Xiao Luan.

Kau yang aku cari.

Kamu tidak apa-apa?

Tidak apa-apa.

Maju.

Kak.

Dik.

Pergilah.

Kak.

Ayo.

Tabib Kura-kura.

Tabib Kura-kura.

Apa yang terjadi?

Tetua.

Tetua.

Mana Xiao Luan?

Xiao Luan, dia...

Xiao Luan diculik.

Kak.

Kamu tidak apa-apa?

Sepertinya lukamu cukup parah.

Kita...

Selanjutnya, apa yang harus kita lakukan?

Tadi itu Golok Setan.

Golok Setan, orang nomor tiga.

Meskipun kekuatan kita digabung, juga bukan lawan dia.

Tak disangka meskipun dia sudah bertahun-tahun mundur dari dunia persilatan,

kekuatannya sama sekali tidak melemah.

Apa yang seharusnya kita lakukan?

Siapa itu?

Apa yang terjadi? Katakan.

Kamu pasti juga tahu

wujud asli Xiao Luan.

Demi menguasai seluruh dunia, selama bertahun-tahun

dunia siluman

terus memperebutkan

tubuh asli reinkarnasi naga dewa.

Besok

adalah malam purnama.

Mereka akan menggunakan air Sungai Linhe,

menggunakan tubuh Xiao Luan

untuk mengadakan upacara pemanggilan.

Gawat.

Bagaimana keadaanmu?

Aku tidak apa-apa.

Racun Siluman Darah dalam tubuhnya

sudah aku singkirkan,

tapi tubuhnya perlu istirahat beberapa hari.

Kamu segera bawa adikmu pergi,

bersembunyi di suatu tempat.

Cepat pergi.

Kak.

Sebenarnya aku selalu tahu.

Aku bukan Liu Xiaopiao.

Kamu juga bukan Liu Yidao.

Sebelumnya aku pernah bilang padamu.

Aku merasa aku sudah sangat beruntung,

karena memiliki seorang kakak sepertimu.

Selama bertahun-tahun ini,

kamu terus menanggung penderitaan,

menutupi identitasmu,

agar bisa merawatku.

Aku tahu semua ini.

Kak.

Aku sudah tumbuh dewasa.

Aku bisa mengurus diriku sendiri.

Di dunia ini,

dibandingkan aku, masih ada banyak orang yang lebih membutuhkanmu.

Pergilah.

Kakak pergi saja.

Tunggu.

Membunuh orang.

Menyelamatkan orang.

Bukanlah pilihan golok.

Ambil kembali saja.

Kak.

Bukankah ini Tiandao dan Tianxin?

Kenapa jadi begitu menyedihkan?

Ya.

Dasar siluman jahat.

Berusaha lebih keras.

Berusaha lebih keras dong.

Bagaimanapun, aku yang telah menyelamatkanmu.

Sikapmu ini membuatku sangat sedih.

Dulu memang pernah dengar.

Jika Tiandao dan Tianxin bersatu,

tidak ada tandingannya di dunia.

Sekarang Tiandao sudah tumbang.

Tinggal seorang Tianxin.

Kenapa berubah jadi begitu rapuh?

Ilmuku sendiri yang kurang tinggi.

Kalau mau bunuh, silakan.

Kamu sendiri yang bilang.

Ayo, ayo, ayo.

Cepat ambilkan sup kaldu

yang sudah aku masak tadi, kasih mereka cicipi.

Baiklah.

Apa yang kamu lakukan?

Kamu harus ingat.

Aku tidak mencelakai kamu.

Aku datang untuk membantumu.

Aku bantu kamu

balas dendam.

Akhirnya hari yang ditunggu-tunggu tiba.

Kamu harus jaga baik-baik.

Akhirnya kamu datang juga, Liu Yidao.

Bukan.

Golok Setan.

Tidak usah banyak omong kosong.

Hari ini aku datang ke sini.

Tentu tidak akan membiarkan kau membunuh Xiao Luan.

Maksud kamu, dia ya?

Dia bukan siluman ikan koi.

Dia reinkarnasi Naga Hitam.

Xiao Luan adalah reinkarnasi Naga Hitam.

Segala yang terjadi hari ini

merupakan panggilan misi dia.

Tidak ada hubungannya denganku.

Mau reinkarnasi Naga Hitam?

Tanyakan dulu pada golokku.

Kalian hadang dia.

Kak.

Jangan bunuh dia.

Kalau tidak bunuh dia,

tunggu sampai dia berubah jadi Naga Hitam, kembali ke Laut Timur,

tiba saatnya nanti, air bah akan melanda seluruh dunia.

Tidak tahu ada berapa banyak makhluk hidup yang akn jadi korban.

Bunuh satu orang,

demi menyelamatkan banyak orang, aku paham prinsip ini.

Tapi

meskipun harus membunuh,

juga tidak seharusnya kamu yang melakukannya.

Karma buruk ini

juga tidak seharusnya ditanggung olehmu.

Pergilah.

Kak.

Pergi.

Xiao Luan.

Kamu ya?

Apa kamu masih ingat saat kita bersama?

Kamu ajari aku cara dandan.

Kamu juga bantu aku pilih pakaian.

Kamu bilang, tidak semua siluman itu jahat.

Aku percaya padamu.

Apa kamu sudah lupa?

Kenapa aku tetap tidak bisa mengendalikanmu?

Kenapa dalam pikiranmu hanya ada Golok Setan?

Cukup, hentikan.

Aku hampir tidak tahan lagi.

Xiao Luan.

Yidao.

Xiao Luan.

Yidao.

Aku akan menyelamatkanmu.

Kak, selanjutnya kita pergi ke mana?

Aku pernah berjanji padanya,

akan bawa dia pulang.

Selanjutnya, apa rencana kalian?

Meskipun perintah dari Guru

tidak berhasil dijalankan,

juga tetap harus kembali untuk melapor.

Sangat cermat.

Bantu aku ya.

Aku serahkan adik seperguruanku Tianxin padamu.

Kak.

Dia pulang sendiri untuk menerima hukuman,

tetap lebih baik daripada kalian berdua yang dihukum.

Betul 'kan?

Kak.

Kalau begitu, kamu harus jaga diri baik-baik.

Jaga diri baik-baik.

Sampai jumpa.

Ayo.

Kapan kamu bisa belajar ketuk pintu?

Kak.

Menurut Kakak, lukaku sudah sembuh.

Kenapa kamu masih melakukannya? Sangat membosankan.

Aku sudah melakukannya selama ini.

Ini juga bisa dianggap sebagai hobi.

Betul tidak?

Lagipula.

Begitu banyak air emas, dibiarkan juga sia-sia.

Sebaiknya dibuat kembali jadi ingot emas.

Kalau tidak, tidak bisa digunakan.

- Oh ya, Kak.- Kamu bantu aku aduk.

Xiao Luan sudah pergi selama setahun.

Kapan baru bisa kembali mengunjungi kita?

Aku dengar, tetangga kita bilang.

Suku Naga ini,

kalau ingin kembali ke daratan,

hanya bisa pada hari ke-18 dari bulan ke-8 tiap tahun,

saat terjadi gelombang pasang di Sungai Qiantang,

selama beberapa hari ketika gelombang pasang sangat tinggi.

Lalu memanfaatkan kekuatan air pasang,

baru bisa kembali ke daratan.

Jadi tunggu saja.

Sebentar lagi, hari ke-18 dari bulan ke-8 akan tiba.

Xiao Luan.

Golok Setan.

Aku sudah lama mencarimu.

Golok Setan.

Selesai syuting.

Sudah selesai syuting.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.