Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SIGNATURE
VMI WORLDWIDE
BRIDGEGATE PICTURES
MINDSEYE ENETERTAINMENT
Aku akan mengajukan keluhan pada serikat pekerja.
Ha Ha Ha Ya.
Maksudku, kerja lembur dobel pada hari buruh? Ugh!
Sekalipun pemandangannya tak terlalu kumuh, ya?
Tentu, tapi aku masih lebih suka menghabiskan waktu bersama keluarga.
Tuan-tuan sekalian ketahuilah unit pendingin berurutan
tak mampu mengganti sendiri.
Maaf, Kate. Aku sedang memeriksa konektornya sekarang.
Periksa orientasi untuk daerah muatan.
Memulai pemasangan. Bersiap.
Ini hari indah yang lain
di California Selatan yang cerah.
Semua cerah, langit biru sesuai ramalan.
Jadi mulailah pestanya.
Mari buat akhir pekan hari buruh ini untuk diingat.
Jadi tetaplah di saluran ini
sementara kuputar yang terpanas hari ini...
Dengar, kawan, gadis cantik disini cantik-cantik.
Aku cuma tidak mood, paham?
Sudah lebih dari setahun. Kau sudah cukup lama berada di kandang.
Kita akan minum bir, ketawa-ketawa, santai-santai.
Di akhir minggu ini kamu akan menjadi orang yang baru.
Charlie 2.0
Aku sangat siap. Aku butuh liburan.
Butuh tumpangan? / Kudengar, kudengar menumpang itu
mungkin berbahaya. / Mm.
Baiklah.
Hei, Char. kuingin perkenalkan kau pada Annie.
Hai, Charlie. Senang berkenalan denganmu / Kamu juga.
Oh, dan, uh, cowok yang dibelakang situ,
dia menjawab Brendan. / Hai.
Baiklah, ayo kita masuk, ya? / Oh ya.
Maaf, di telponku.
Kau ingin kutaruh tasmu di belakang?
Oh ya, makasih. / Terima kasih.
t e r j e m a h a n m a h s u n m a x
Ya Tuhan, teman-teman,
sepertinya danau itu suhunya lebih dari 80 derajat sepanjang akhir pekan.
Ya!
Aku tak sabar mencebur! Ya Tuhan! / Pasti itu terjadi.
Adikku bilang kita bisa menggunakan Jet Ski-nya.
Uh, tidak / Ya Oh.
Kita tak pakai Jet Ski. Jet Ski untuk peralatan.
Oh, diamlah.
PELAN-PELAN HARGAILAH BINATANG LIAR
Kau kira tempat kumuh ini ada kamar kecilnya?
Ayolah, cari semak belukar saja.
Untuk bensinnya.
Mau? / Ya.
Apa aku harus... um?
Hei.
Maaf, musiknya. / Tidak apa-apa.
Terima kasih.
Jadi, uh... apa kamu selalu suka ngobrol?
Ya, um, maaf, banyak yang kupikirkan di otakku.
Nah, kau ingin membicarakannya, atau?
Tidak. / Baiklah.
Maaf, cuma... / Tidak, tak apa.
Tidak sekarang.
Ya, baiklah.
Kamu boleh kembali ke, lamunanmu, atau apalah itu.
Kamu salah tempat! / Tidak, tidak, tidak, tidak!
Sumpah, aku tak melihat apapun!
Ya, tapi kamu tadi berniat. / Tolong!
Teruslah teriak, lihat saja akibatnya.
Wartawan sialan. Apa kau sudah cukup ambil foto?
Kau tak mengerti, kami ini berhenti cuma untuk isi bensin.
Oh, cuma isi bensin, ya?
Berkendara di hari Minggu, rute 66.
Kau sepertinya tertarik dengan karyaku.
Tidak, tidak, tidak!
Kurasa kita harus melihatnya. / Tidak, kumohon.
Tentu kau mau lihat. / Tidak!
Pasti, ayolah.
Inilah Rusanya, bangkai Rusa.
Ayo sapa halo, Rusa.
Ada apa, Brendan?
Kau berusaha mengeluarkan batu ginjal?
Bren, apa yang terjadi, kawan?
Dengar, kurasa ini cuma salah paham saja, paham?
Bren, kita harus pergi. Sekarang.
Ya, Brendan, kau harus pergi.
Sana.
Yo, semoga harimu menyenangkan, ya?
Oh sial, dia bawa senjata. Ayo masuk mobil, sekarang.
Masuk mobil, masuk mobil! / Memang ada apa?
Ayo! Masuk saja.
Apa yang telah kau lakukan? / Aku tak melakukan apapun.
Ya, harusnya kau hajar dia tadi, sobat.
Itu yang ingin kulakukan.
Sobat, orang gunung ini, sepertinya, sangat kuat.
Gerakan tangannya, kayak film action Kungfu gitu.
WAINWRIGHT, ALASKA
Uh, Elizabeth.
Kita sudah sampai.
Sayang, ini akan luar biasa.
Baiklah, teman-teman, ambil tas kalian.
Ini akan sangat menyenangkan.
Dasar gila!
Bagaimana menurutmu, kawan? / Ya!
Lewat sini.
Whoa.
Orangtuamu memang tahu cara menikmati hidup, bukan begitu, huh?
Ya memang.
Hei, aku perlu menyiapkan peralatanku sebelum malam.
Baiklah, ya. Annie tahu jalannya menuju danau.
Oh, ya. / Mengagumkan.
Kalian ikut?
Oh, eh, kami harus, eh...
Mempersiapkan kamar tidur?
Ya.
Baguslah, ikuti aku.
Bersenang-senanglah dengan itu.
Oh, untuk apa itu?
Ini sensor gerak.
Ah! Benda ini punya radius cahaya 40 kaki,
sehingga bisa menangkap pengunjung di waktu malam.
Apa saja? / Bigfoot.
Beruang, sebenarnya.
Jadi, eh, siapa dia?
Gadis di teleponmu.
Aku lebih suka tak membicarakannya, jika tak keberatan.
Ya, baiklah.
Mendebarkan, bukan?
Tentu saja.
Kara dan aku dulu berdiri di sini dan menutup mata,
dan melepaskan semua kecemasan, semua rasa takut.
Cobalah.
Yo! Ke sini, cepatlah!
Oh ya, ya
Ayo.
Kalian suka menonton drama kriminal?
Karena disini paling sering mereka menemukan mayat.
Santai saja.
Ini sudah tak terpakai.
Kara dan aku dulu suka menjelajahi tempat di masa kecil.
Kurasa ini tak ditinggalkan begitu saja.
Kurasa masuk saja tak ada ruginya.
Ini radar Doppler 9.3 ghz, kawan.
Masih berfungsi.
Oh, wow.
Teman-teman. Ini radio militer.
Kau tak apa-apa?
Maafkan aku...
Hei, sini, duduklah, duduklah.
Annie, kamu butuh apa? Katakan saja.
Kau tak apa-apa? / Ya.
Oh, percayalah, tadi itu tak apa-apa.
Tak apa-apa? / Ya.
Bagiku cukup menengangkan. / Tidak, itu cuma...
Whoo, semuanya baik-baik saja.
Teman-teman, ini orang gila yang dari pom bensin itu.
Apa? / Apa?
Astaga, memang dia.
Oh, tidak.
Sial! Ayo kita pergi.
Ayo, ayo, cepat!
Biar kucoba, biar kucoba.
Shh, shh.
Ya Tuhan.
Apa yang terjadi?
Ayo, pergi, cepat!
Dia datang.
Ayo, ayo, ayo!
Ayo, cepatlah. Dia datang. Cepat! / Lari!
Lari!
Kau tak apa-apa? Hey, kau tak apa-apa?
Ah! Ayo, ayo kita pergi, ayo. / Ayolah.
Para ahli meteorologi memperdebatkan penyebab
terjadinya awan spiral
pertama kali diamati di seluruh semenanjung.
Apa ini bukti lebih lanjut tentang pemanasan global?
Tunggu, tunggu!
Itulah yang ditanyakan orang-orang negara sebrang
semenjak formasi awan misterius itu muncul
di langit tadi pagi.
Sepertinya kamera ponsel di seluruh dunia menangkap gambar mengejutkan
dalam fenomena aneh ini, ramalan cuaca
sepertinya akan bergeser dari menit ke menit.
Mari kita beralih ke kepala meteorologi Paula Tally
untuk beberapa wawasan lebih dalam apa yang bisa dibayangkan
penyebab hal semacam itu muncul di dunia ini...
Kawan-kawan! Kalian tak akan percaya...
Whoa. / Shh! Lihat.
Ya, Donald, sebuah kejadian dari ukuran ini
pasti sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya.
Yang sungguh mengejutkan hanyalah betapa cepat perkembangannya...
Hei, apa itu?
Jangan tanya aku. Aku mau ambil bir lagi.
Tak mengherankan, banyak yang menyebutnya
badai abad ini.
Baiklah, Paula, kita mendapat laporan baru yang masuk
dari Cina, Brasil, dan Eropa Timur...
Itu ada dimana-mana.
Nah, uh, dimana-mana kecuali di sini, syukurlah.
Hei, teman-teman.
Cukup luar biasa, ya? Menurut kalian mengapa itu terjadi?
Kau dengar yang mereka katakan, ada semacam perubahan meteorologi.
Apa kau sedang menonton berita?
Pemanasan global, ibu. Aku mencintaimu, bu.
Hei, kawan-kawan.
Ada apa?
Akinya mati.
Ada orang yang membiarkan lampu menyala.
Jangan lihat aku.
Kita harus mengisi ulang ini semalaman, paham?
Aku mencintaimu
Aku juga mencintaimu, sayang. Jaga dirimu.
Sampai jumpa.
Senyum.
20 MIL ARAH BARAT, BUNKER MILITER BLACKBIRD
Kalian pasti ada yang mengenali foto-foto ini
dari penyelidikan Komite Conden
sampai proyek Blue Book.
Temuan Komite secara efektif mengakhiri proyek itu
pada tahun 1969, tapi pilot terus melaporkan
pengalaman yang sangat mirip dalam sepuluh tahun sejak itu.
Bawa dia masuk.
Jadi, tentang cerita lamamu, Tn. Romanovich.
Cerita yang tak ingin kau dengar.
Nah, kami semua mendengarkan sekarang.
Penutupnya telah dibuka pakssa, Char.
Apa?
Aku temukan ini...
Melintang antara terminal positif dan bingkainya.
Membuat konslet aki.
Kurasa aku tahu pelakunya.
Ya, sobat. Sebelumnya kami menemukan kabin tak terpakai.
Tak sepenuhnya ditinggalkan. Kabin itu milik orang aneh itu,
orang yang mengganggu Brendan di pom bensin.
Sekarang dia sedang mengerjai kita semua.
Baik, jangan cerita apapun soal ini pada cewek-cewek, ya?
Jangan kita biarkan ada badut merusak liburan kita.
Telah dikonfirmasi.
Pengunjung masih berada di jalur sedang menuju ke areamu.
Kau tidak bisa melawan mereka, Kolonel.
Kau hanya bisa melakukan persiapan...
Sebagai akibatnya.
KAMERA JARAK JAUH
Apa yang dia lakukan?
Ya, ya.
Jadi, haruskah kami memberi kalian tempat privasi?
Bagaimana kalau kita main billyard?
Um, kurasa aku berniat untuk
beristirahat malam ini, kawan-kawan.
Mm, sekarang itu sepertinya ide bagus.
Bukan begitu, sayang? / Mm-hm.
Sampai jumpa.
Dia kelihatannya gadis yang baik.
Ya.
Lalu, Kenapa kalian putus?
Kami tidak putus.
Ha, sudah kuduga.
Kamu memang brengsek.
Kurasa aku cuma orang yang... / Dia sudah meninggal.
Apa?
Yeah, um... 10 bulan yang lalu.
Dalam sebuah kecelakaan mobil.
Maafkan aku, aku... / Aku memang...
Tidak, kukira Rob sudah cerita.
Aku, aku tak tahu. / Serius, tak apa-apa.
Sungguh aku minta maaf.
Tak apa. / Uh.
"IBU" PANGGILAN MASUK
Salah satu blogger yang paling kontroversial
di negara ini memperingatkan kita tentang makhluk luar angkasa
formasi awan alam yang tidak biasa.
Ya, Eva, apa yang kita lihat di sini adalah kedatangan
peradaban makhluk luar bumi.
Aku telah mengatakan hal ini di televisi, di situsku,
selama 20 tahun.
Fenomena yang kita lihat di langit
tak bisa diperdebatkan.
Pemerintah tak mengatakan yang sebenarnya.
Ini sebuah kemurkaan. Sudah hampir empat jam! Demi Tuhan...
Mari kita lanjutkan dan kita sambut tamu kita selanjutnya,
Dr. Lawrence Manning.
Terima kasih telah mengundangku.
Dokter, Anda mengaku telah mengalami secara langsung
melakukan kontak dengan 'tamu', seperti yang Anda bahas.
Pada bulan Maret tahun '68, aku sendiri yang diambil.
Aku terbangun... di atas sebuah meja bedah.
Mereka melakukan sesuatu pada tubuhku.
Tak bisa kuceritakan sakitnya yang kualami.
PESAWAT LUAR ANGKASA MUNCUL
Dalam beberapa menit terakhir,
tampak pesawat besar mulai muncul.
Apa itu?
Kemungkinan cuma badai.
Mereka tahu aku di sini.
Kau sangat aman di fasilitas ini.
Bukan aku yang kucemaskan.
"Kau mendapat 5 panggilan masuk" Ibu | Ibu | Ibu | Ibu | Ibu
Kara?
Kenapa, sayang?
Kau tak apa-apa? Ada apa?
Kara?
Hey teman-teman, tolong, kemarilah!
Sayang!
Kenapa dia? / Entahlah.
Dia tadi berdiri di jendela lalu pingsan begitu saja.
Kara? Kara! Kara!
Hei.
Apa yang terjadi?
Aku tak apa, aku tak apa.
MENGUNDUH...
Kawan-kawan!
Kau membuatku takut, sayang. / Kau tak apa-apa, aku...
Kawan-kawan, kalian harus lihat...
Kenapa dia? / Aku baik-baik saja.
Dia pingsan sebentar. / Sebentar?
Kawan-kawan, kalian harus lihat ini, ayolah.
Tidak, ayolah.
Ayo!
Uh, kamu akhirnya mendapatkan foto beruang grizzly, kawan.
Selamat.
Itu bukan beruang. / Lalu apa itu?
Aku tahu si brengsek itu di balik semua ini.
Berkat dirimu, Brendan.
Kawan-kawan, sudahlah.
Sayang, tenanglah. Aku punya pistol di mobil, 0,38.
Kamu bawa pistol?
Tunggu, hei, hei, Rob. Rob, apa yang kamu lakukan?
Aku mau ambil pistolku.
Ayo telpon ibuku.
Ya.
Sialan. Tidak ada sinyal.
Kemungkinan badai mengganggu sinyal.
Teman-teman, whoa, apa yang terjadi?
Ahhh! / Rob!
Biarkan aku masuk! Buka pintunya!
Itu Rob. Itu Rob. Biarkan dia masuk. Biarkan dia masuk.
Hei, di sini.
Apa yang terjadi?
Aku...aku tersandung lalu pistolnya meletus.
Rob, sebenarnya apa yang kau lihat? / Sayang, katakan...
Dengar, aku tidak tahu apa itu, paham?
Tenang, ya, Rob? Kau membuat takut semua orang.
Aku, tak apa-apa, tak apa-apa.
Tidak, Kara.
Cuma... jangan.
Jauhi jendela. Sekarang.
Itu diluar sana.
Cahaya merah. / Ya Tuhan.
Sekarang aku ingat apa yang terjadi padaku.
Itu turun dari awan.
Oh sial!
Apa semuanya baik-baik saja?
Akinya pasti sudah terisi ulang sekarang, kan?
Kubilang kita masuk saja ke mobil dan menuju ke kota terdekat.
Ya. / Sobat, itu 2 jam perjalanan.
Bagaimana dengan kabin si pemburu itu?
Radio. Kita bisa meminta bantuan pada frekuensi darurat.
Kita ambil jalan makadam ini dan mematikan lampu depan,
kita akan sampai di sana sekitar 5 menitan.
Kenapa perasaanku bilang kau akan membuat kita semua terbunuh, Char?
Ada yang ingin kau katakan, kawan? Katakan saja.
Hey!
Mau selesaikan kontes adu mulut ini lain kali?
Serius.
Dengar, dia benar. Kita semua harus tenang...
Hei, hei!
Serius? Apa kau tadi menodongkan pistol padaku?
Aku tak butuh pistol untuk mengurusmu, Char.
Benarkah begitu? / Ya. Kau penakut, Char.
Kau adalah orang terakhir yang seharusnya
menembak ketika nyawa kita dalam bahaya.
Dasar brengsek, aku tau kau punya maksud sesuatu, katakan!
Kawan-kawan, aku merasa tak enak badan.
Lepaskan aku!
Hei, hei. Ada apa?
Kita semua akan mati.
Tak akan kubiarkan apapun terjadi padamu, mengerti?
Hei. Hei.
Kita harus pergi sekarang, paham?
Tak penting. Mereka akan mengambil kita apapun yang terjadi.
Ini semacam, semacam drone?
Kita harus bagaimana?
Kalian berdua, pergilah ke garasi dan lepaskan aki mobil.
Char dan aku akan menyusul kalian dalam lima menit, paham?
Cepat!
Ayo, aku butuh bantuanmu dengan Kara.
Ayo, cepat, cepat.
Apa? Kemana dia pergi?
Itu ada di dalam.
Hei, jangan dulu.
Apa yang telah kulakukan?
Maafkan aku.
Rob? Pergi, cepat.
Menuju ke garasi. Masuk ke garasi, sekarang juga.
Ayo.
Bailklah.
Apa yang terjadi padanya?
Entahlah. Aku tidak tahu tadi itu dia.
Apa yang telah kamu lakukan?
Kami akan mengeluarkanmu dari sini, sayang.|
Aku akan membawamu ke rumah sakit, paham?
Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak.
Tidak, tidak, tidak, jangan, jangan lakukan ini.
Bernafas. Bernapaslah, sayang. Breathe, bernafas, mengerti?
Bernafaslah, sayang, kumohon, bernafas.
Rob, coba... Rob.
Lepaskan aku! Bernapaslah, sialan!
Dia sudah mati. Tinggalkan dia. Ayo.
Tidak, tidak, tidak.
Dia sudah tiada, mengerti?
Hei, Rob, tidak ada lagi yang bisa kita lakukan, paham?
Kita harus pergi, mengerti? Kita harus ke mobil.
Tidak, tidak.
Aku tidak melihat apapun. / Ya, aku tahu. Itu membuatku khawatir.
Kita tak tahu apa kemampuan mereka atau mereka itu sebenarnya apa.
Kita butuh pengalih perhatian, teman-teman.
Rob? Apa-apaan... Rob, apa yang kau lakukan, Bung?
Tidak.
Lari ke hutan.
Aku bilang, lari ke hutan!
Berhenti, Rob!
Rob, tenanglah, tenang.
Tenanglah.
Kita harus pergi.
Charlie.
Rob! / Charlie.
Kita harus pergi sekarang. / Sial, kita harus pergi.
Ayo, Charlie.
Bagus, ayo!
Ayo! Ayo!
Sial.
Ow.
Mau kemana, sobat?
Meninggalkanku untuk mati?
Rob. Rob!
Lari, lari!
Annie.
Aku butuh waktu sebentar.
Tidak, kita tidak punya waktu lagi, paham? Kita harus pergi, mengerti?
Apa?
Apa, ada apa? / Kau membuatku takut.
Di sana, di atas situ.
Ya Tuhan, itu... itu sebuah tangan.
Mungkin cuma sepotong kulit kering.
Tetap disitu, paham? Kau akan baik-baik saja.
Ya Tuhan.
Kau lihat sesuatu? / Sst.
Cepat, cepat, pergi, lari.
Apa? / Lari, lari!
Kau bisa jalan? / Ya.
Oke. Baik. Ayo kita lihat.
Oh tidak! / Aah!
Apa ramalannya, dokter?
Nah... kamu akan selamat.
Ya? / Ya
Kau tahu banyak tentang luka, ya?
Mungkin.
Apa yang kamu pikirkan?
Nah, um... kuingat dulu.
Sahabatku sudah mati.
Dan Rob, Rob tersedot begitu saja ke langit,
jadi itu yang paling kuingat.
Aku tahu.
Aku tahu, maaf.
Maafkan aku.
Terus, teruslah tekan lukanya, paham?
Ya.
Charlie! Annie!
Ch-Charlie! Tolong!
Ya Tuhan! / Ini perangkap beruang.
Jangan sentuh! Jangan sentuh itu!
Sst, tak apa? Kita harus melepaskannya, paham?
Tidak, tidak, tidak!
Brendan, shh!
Aku akan cari bantuan. Aku akan minta pertolongan, paham?
Aku akan melepasnya. Aku akan melepasnya, mengerti?
Tidak, tidak, tidak, tidak.
Ah, macet. Ini macet, paham? Sst!
Oh, Tuhanku. Baiklah.
Baik, bagaimana caranya ini?
Sial.
Tetaplah di sini, paham?
Psst.
Hati-hati, mungkin ada serpihan.
Ditambah milikku yang lebih besar.
Apa maumu?
Perangkapku kembali, sebagai permulaan.
Tidak, tidak, tidak, tidak!
Senang melihatmu juga.
Berhenti! Ahhhh!
Hentikan rengekanmu.
Butuhkan tambahan keju untuk semua anggur itu.
Ini darurat. Halo? Ada yang bisa mendengarku?
Ini militer Amerika. Dimana lokasimu?
Oh, syukurlah. Oh, syukurlah, ya.
Uh, kami diatas, uh kami di dekat, danau Trinity.
Makhluk itu mencoba membunuh kami.
Baik, dengar. Mohon tenanglah.
Dimana tepatnya yang terdekat dengan Trinity lokasimu?
Um, timur, uh, Rich... jalan Richfield.
Tolonglah, kamu harus cepat. Kumohon.
Aku mengerti. Menginngat lebatnya pepohonan di tempatmu.
Apa kau bisa sampai ke ngarai Garrity?
Ya, Ya, kurasa begitu, ya.
Dimengerti. Tim penjemputan
akan menemuimu disana sesegera mungkin.
Baik, terima kasih. Terima kasih.
Ya Tuhan! Ya Tuhan!
Kau beruntung. Pembuluh arteri di sepanjang tulang tak apa-apa.
Ya Tuhan, kawan-kawan!
Ada satu di dalam. Di dalam kabin.
Cuma satu?
Ya.
A...aku tak bisa bergerak.
Ayolah, dasar bocah banci.
Tidak, tidak!
Waktunya menari. / Kemana kau membawanya?
Ikuti aku.
Kita mau kemana?
Sst, sudah jangan mengeluh.
Kau mau kemana?
Apa yang dia lakukan?
Bantuan sedang dalam perjalanan.
Apa?
Aku berhasil menghubungi, lewat radio.
Syukurlah.
Kita, kita harus temui mereka di danau, paham?
Mengerti? / Baiklah.
Apa yang dia lakukan? / Entahlah.
Kena kau!
Ya, ya.
Uh-huh. Selamat datang kembali. Ingat aku?
Oh, sungguh aku tuan rumah yang buruk. Maafkan aku.
Mungkin kau ingin sesuatu, untuk diminum.
Kau terlihat agak haus. Atau mungkin lapar?
Ini, kau mau makan? Aku punya sesuatu yang sempurna untukmu.
Keparat!
Apa-apaan? Kau manfaatkan kami sebagai umpan?
Kau memang brengsek!
Apa? Kau anggap ini lucu?
Ow.
Kawan-kawan, a...aku tak bisa merasakan kakiku.
Kau akan hidup, bocah banci.
mahsunmax
Ini terasa seperti dicubit.
Apa dia akan baik-baik saja?
Itu bagian yang mudah.
Bagaimana... bagaimana aku bisa sampai disini?
Dia yang membawamu.
Minum ini. / Apa ini?
Kau tak ingin tahu. / Oh.
Rasanya aw... / Gigitlah.
Ini akan menyakitkan.
Paham.
Pada hitungan ke-3.
1... 2...
3.
Kamu siap?
Bren butuh lebih banyak waktu. Kita tidak bisa menyeretnya begitu saja.
Kita akan naik mobil.
Kau ambil kuncinya, dan kita akan mengambil mobilnya.
Baiklah.
Akan kualihkan perhatiannya.
Baiklah.
Jadi pekerjaanmu, eh...
Maksudku, itu cukup mengesankan, ya 'kan?
Tunggu sampai kau tahu apa yang kurencanakan
untuk teman kecil kita dari luar kota.
Tak akan bisa.
Maaf? / Apa?
Mobilnya.
Tak mau menyala.
Ujung pakingnya sudah meletus.
Aku sendiri hampir tak bisa pulang siang ini.
Ya Tuhan.
Kurasa kau bisa naik perahu itu.
Kami akan naik perahunya.
Apanya yang lucu?
Aku tak ada niat jahat sekarang. Di waktu fajar.
Mungkin walau ada sedikit kesempatan bisa berhasil.
Sinar matahari tampaknya mengganggu metabolisme mereka.
Bisa memperlambat mereka.
Saat fajar?
Kau sungguh mengharapkan kami duduk saja di sini sampai fajar?
Melakukan apa?
Kau beruntung bila bisa keluar pintu itu sejauh 50 yard, nak.
Lagipula apa yang membuatmu sok tahu soal beginian, huh?
7 April, 1995.
Ini dia.
Duduk di dek pesawat ulang alik melakukan pengecekan sebelum peluncuran.
Aku berkedip, untuk bangun dan menyadari diriku
tertelungkup di padang gurun 2.000 mil jauhnya.
Itu adalah 48 jam kemudian. Tak ingat dimana aku berada.
Tak ingat bagaimana aku bisa sampai di gurun sial itu.
Lalu tak lama kemudian, hal-hal itu mulai kembali.
Hal-hal kecil. Cahaya.
Suara.
Aroma.
Rasa.
Kedengarannya kau telah mengalami sebuah perjalanan, ya?
Ya, memang.
Ya, memang.
Kapten Romanovich dan aku.
PARA ASTRONOT MENDARAT BERDASAR KASUS PENCULIKAN ALIEN KONTROVERSIAL
Lupa menunjukkan suvenirku.
Ya.
Dan yang ini.
Beginilah cara mereka menandai para jendral.
Jendral?
Orang-orang yang menjanjikan sebelum dilakukan penyesuaian.
Tepat sebelum di-upgrade, kamu tahu.
Jadi kau punya sesuatu yang ekstra dalam dirimu.
Apa yang kau bicarakan?
Bersiap menghadapi badai yang datang.
Selama 60 tahun terakhir mereka telah melakukan uji coba.
Ambil satu, dua, sekaligus.
Semua dalam persiapan untuk malam ini.
Penculikan massal malam ini.
Aku tak percaya padamu.
Siapa sebenarnya kau ini?
Tidak terlalu yakin.
Baru menyadarinya beberapa tahun yang lalu.
Jauh sebelum semuanya mulai kembali.
Semuanya, dan banyak lagi.
Kau lihat beberapa ingatan mereka, itu bukan ingatanku sendiri.
Mm-mm. Tidak mungkin.
Rasanya mereka menggunakan semacam, uh, implan saraf atau sejenisnya.
Ya, tapi jauh sebelumnya aku sudah tahu segalanya tentang mereka.
Aku sudah tahu mereka sebelumnya telah berada disini,
dan aku tahu mereka kembali.
Aku tahu kita masih berenang di air pasang
kalau ini bukan untuk mereka.
Apa?
Menemukan kita yang sembunyi di goa ketika mereka kembali
untuk penyesuaian penyiapan kedua.
Lalu setelah kunjungan selanjutnya,
spesies homo sapien dilepas dimuka bumi ini.
250.000 tahun kemudian, upgrade besar-besaran selanjutnya.
Rasanya kau bisa menyebutnya sebuah lonjakan evolusi manusia.
Bukan seperti yang diajarkan mereka di sekolah Minggu, benar 'kan?
Kenapa ini terjadi, mengapa?
Apa kau tahu astronot pertama adalah seekor simpanse?
Dan astronot kedua adalah seekor anjing.
Yang kumaksud adalah kita tampaknya tak masalah
dengan menggunakan spesies yang lebih kecil.
untuk semua uji coba kita yang terburuk.
Paksa mereka dengan ini dan itu,
naikkan mereka dengan roket.
Kukira aku melihat, kita kurang lebih sama dengan mereka.
Lalu kenapa yang kau... tahu mengenai semua ini, tentang malam ini,
dan kau tak memberitahu siapapun?
Aku sudah katakan sesuatu, aku sudah beritahu semua orang.
Lihat.
Dan mereka bilang aku telah mengalami sebuah perubahan
pada perasaanku pada kenyataan.
Para pengunjung keparat itu telah mengambil semuanya dariku.
Jadi malam ini...
Aku akan membalasnya.
Oh, sst.
Dia lagi tidur.
Hei, Char.
Kita... kita akan keluar dari sini 'kan?
Hei.
Apa menurutmu semua terjadi ada alasannya?
Entahlah, mengapa?
Aku berkendara malam itu.
Kami dalam perjalanan pulang dari San Francisco.
Saat itu aku ada di Cloud 9.
Dia, eh, dia hanya bilang ya.
Aku hampir tidak tidur semalaman hari sebelumnya,
tapi... kurasa aku bisa berhasil sampai.
Kami hampir sampai di rumah.
Mungkin satu jam di luar Los Angeles.
Dan aku terbangun karena teriakannya.
Aku terlempar dari kendaraan,
tapi dia masih tersangkut di bawah dasbor.
Aku tersangkut.
Aku akan mengeluarkanmu dari sini, paham?
Asap di mana-mana.
Kita harus pergi, paham. Kita harus pergi sekarang juga, mengerti?
Ayo. / Aku tak bisa.
Ayo, ayo. / Aku tak bisa.
Rachel!
Aku tak bisa mengeluarkannya tepat waktu.
Ya Tuhan.
Aku turut prihatin.
Kurasa sekarang saatnya pergi.
Hei, Brendan. Brendan, bangun.
Hei, kau tak apa-apa?
Apa yang dia lakukan? / Kau tidak ingin tahu.
Kamu siap? / Baiklah, ya.
Ayo, waktunya pergi. Ayo.
Annie, Annie, Annie, Annie. Kita harus pergi, paham?
Tetaplah di dalam.
Kau mau kemana?
Menggelar tikar selamat datang.
Brendan?
Dimana dia? Dia hilang.
Di belakangku!
Temanmu.
Sial!
Semoga berhasil.
Apa yang kalian tunggu?
Apa, ciuman perpisahan atau apa?
Mengapa kita?
Mengapa kita? Mengapa kau berusaha bertanya mengapa kau begitu istimewa, huh?
Nah, kau tidaklah istimewa. Mereka ke sini untuk mencariku.
Rasanya kami ada urusan yang belum selesai.
Ya, maaf membuatmu sedih, nak.
Kau kebetulan saja berada di hutan yang salah
di waktu yang salah.
Kau mungkin ingin keluar dari sini selagi kau masih bisa.
Hei, kamu ikut?
Tidaklah! Aku tidak sering bersenang-senang selama 20 tahun ini.
Ayo pergi.
Tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. / Apa?
Tunggu. / Apa?
Danau itu terlalu terbuka. Kita lebih aman di sini di pepohonan.
Tidak, tidak, tidak, tidak. Di sinilah mereka menemui kita.
Siapa? / Apa?
Sebenarnya kau bicara sama siapa di radio?
Baik, baiklah. Kita tidak punya waktu
dengan tebakan keduamu yang ngawur, paham?
Kau hanya perlu mempercayaiku kali ini, bagaimana?
Ini akan baik-baik saja. / Aku juga tidak akan kehilanganmu
Itu bukan salahmu. Itu bukan salahmu, paham?
Jangan kau biarkan kematian Rachel... / Jangan.
Baiklah, baiklah.
Lakukan apapun yang kau mau. Aku akan pergi ke danau. Aku pergi.
Ya. / Bagus.
Annie, Annie.
Annie Annie.
Ya Tuhan. Ya Tuhan.
Bagaimana kalau naik perahu sekarang, huh?
Lihat, sudah kubilang.
Sudah aku bilang.
Annie?
Annie, apa itu kamu?
Annie.
Annie, dimana kamu?
Annie?
Charlie!
Siapa disitu?
Charlie.
Brendan?
Hei, hei. Brendan, sobat.
Mereka... telah memperbaikiku... Charlie.
Apa maksudmu?
Kakiku, tidak sakit lagi.
Tetaplah bersamaku, paham, sobat?
Akan... akan kukeluarkan kau dari sini.
Ada apa, Charlie?
Ayo... kembali.
Kau mau kemana?
Charlie! Kembali!
Hei, Rob. Rob!
Charlie.
Oh, aku agak hilang kendali kemarin, benar kan, kawan?
Maaf soal itu, kawan. Sekarang aku baik-baik saja.
Oh, kau tak lihat beginilah caranya?
Kau takut, Char. Aku bisa mendengar pikiranmu.
Tapi aku tak tahu di mana mereka menyekap Annie.
Charlie? / Annie?
Charlie? / Annie? Annie!
Annie?
Oh, Syukurlah. Tolong aku! Tolong aku! Syukurlah.
Maafkan aku ya?
Tak apa, ayo kita pergi dari sini, paham?
Bagaimana. / Baiklah.
Ya Tuhan. / Hei, hei, hei.
Aku tak bisa merasakan kakiku. / Semuanya akan baik-baik saja.
Paham? Cobalah untuk... / Tidak.
Ada sesuatu yang menahanku.
Annie. Annie. Annie.
Annie. Annie. Hey, hey.
Annie. Annie. Annie. Annie. Hentikan, sudah, hey!
Charlie.
Kembalilah.
Annie?
Annie, kaukah itu?
Rachel.
Hai.
Maafkan aku. / Aku tahu.
Aku merindukanmu.
Kau bisa bantu aku sesuatu?
Apapun.
Aku ingin kau melupakanku.
Tidak.
Rachel, tidak.
Kumohon, Charlie.
Tak apa. Tak apa.
Kehidupan barumu akan dimulai.
Tak apa.
Baiklah.
Kau, uh, kau kembali dari sebuah perjalanan?
Ya.
Apa kau ingat apa yang terjadi tadi malam?
Tidak, pastinya terjadi hal gila disana 'kan?
Sobat, aku merasa sangat kuat.
Terima kasih.
Oy! / Hey!
Apa kabar?
Pagi. / Tampak sehat.
Apa kabarmu? / Baik, bagaimana denganmu?
Baik.
Whoo!
Pesawat itu masih terus naik.
Baru saja hilang dari pandangan.
Turun dari ketinggianmu dan mulai bantulah patroli darat.
Pindai semua area kontak yang dilaporkan.
Sudah dikonfirmasi, pak. Para pengunjung itu sudah pergi.
Semua yang diculik tampaknya telah dikembalikan.
Sudah kubilang.
Pagi ini, para astronom melaporkan
banyak objek besar yang terdeteksi
melewati sistem tata surya kita.
Tiba-tiba muncul, pengunjung misterius
sekarang telah pergi meninggalkan langit yang cerah
telah dilaporkan di seluruh dunia.
Nah, sepertinya kau ketinggalan penerbanganmu.
Sementara itu, sebuah koalisi internasional
telah berkumpul untuk menentukan sebuah protokol karantina
untuk perkiraan 20.000 orang yang dikembalikan.
Nyonya kau tak apa-apa? / Aku baik-baik saja.
A... aku merasa luar biasa. Kau bisa membiarkan aku pergi.
Karantina sekarang wajib bagi siapa saja yang diketahui
telah melakukan kontak dengan "pengunjung".
Ibumu mengirimimu SMS.
Apa?
-"Kau menerima 1 pesan"- Ibu: Kara telponlah, ibu khawatir.
Bagaimana kamu tahu?
"Jangan khawatir bu, aku baik-baik saja."
Apa ini?
Ada apa ini?
Matikan mobilnya.
Semuanya baik-baik saja, pak polisi?
Mohon keluar dari kendaraan.
Tunggu disitu.
Apakah ada masalah, pak polisi?
Tidak sama sekali.
Punya tanda. / Kamu yakin?
Apa yang ingin kamu lakukan?
Apa kita harus membunuh mereka?
Kau bisa mendengar mereka?
Apa yang terjadi?
Tidak, Tidak, tidak, tidak.
Annie
Kau tak apa-apa?
Hey! Dia baik-baik saja?
Ayo pergi dari sini.
Ayo. Ayo.
Hei.
Ayo.
Ayo pergi.
Ayo.
Lapor pengontrol Tucker PD6682 yang bertugas.
Cek radio. Semua kendaraan melapor.
JG319 apa kau terima? Mohon konfirmasi.
Unit 131 sedang dalam perjalanan untuk membakar mayat.
Kami belum yakin kemampuan dari
yang "dikembalikan" ini sebenarnya.
Sepertinya ada badai di sana.
Pasti.
mahsunmax, 20 Juni 2017
PENGEMBALIAN AKHIR
NO RESYNC... youtube.com/user/mahsunTUBE
NO RE-UPLOAD... mahsunmax.wordpress.com
NO DELETE-CREDIT CITY OF HEROES
TAMAT
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.