Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Vampir yang tinggal di samping kita.
Rasanya tidak enak...
Sangat tidak enak!
Aduh, dingin.
Ini sangat dingin sekali.
[Han Chang Ho, Laki-laki, Wafat, 27 April 1998]
Orang tak berdosa macam apa yang dibawa kemari kali ini?
Jasadnya basah?
Karena ini baru saja diangkat dari laut.
Astaga, dia bahkan tak menutup matanya.
Rumornya si penyelamat menggunakan bantalan pemanas dan lakukan semuanya untuk menutup matanya...
tapi gagal. Gadis yang malang.
Akankah rasanya asin?
Tentu saja.
Bagaimana dengan keluarganya?
Apakah dia sudah diidentifikasi?
Lihatlah ini.
Sudah diidentifikasi berdasarkan kuku jempol kaki ini.
Demi tuhan, keluargamu sekarang sedang kemari.
Siapa yang tega mengakhiri hidup gadis ini seperti ini? Kalau aku tak bisa.
Masih lebih baik iblis yang kau kenal daripada iblis yang kau tak kenal.
Lakukanlah sesuatu untuk dia jika kau bisa, hah?
Baunya amis, sangat amis.
Hei, Nami, Nami!
Nami.
Nami, namamu sangat cantik.
Tapi itu sudah lama sekali tidak dipanggil.
Sial, kamu bahkan belum cukup dewasa.
Oh, astaga!
Kenapa ini bisa bergerak sendiri?
Dia pasti pacarmu.
Kamu sudah bersenang-senang.
Oh, ibumu, ayahmu dan adikmu.
Bukan seperti dirimu yang berbaring tenang di sini,
kamu sangat konyol.
Astaga!
SMS dari ibumu? Dia tak tahu apa yang terjadi?
Akan kubacakan untukmu.
Nami, ibu percaya padamu.
Ah, sial!
"Nami, ibu percaya padamu. Jangan percaya omongan orang tentang dirimu."
"Jangan sampai! Ibu sekarang menemuimu... Bertahanlah! Teruslah bertahan! Kamu tak boleh mati."
"Bu, jangan khawatir... Aku tak akan mati. Itu tak akan terjadi!"
"Aku mau pulang. Hari ini hariku terasa berat.
"Aku akan memakan sup kimchi buatan ibu dan tidur nyenyak dalam dekapan ibu, kumohon?"
Nami.
Kamu juga berpikiran lebih baik iblis yang kamu kenal?
Apakah kamu sangat sakit hati sampai tak bisa pergi?
Meskipun kamu hidup seperti ini?
"Iya, ahjussi. Aku ingin hidup. Selamatkan aku, kumohon?"
Baiklah.
Kalau begitu kau harus hidup seperti ini.
Kamu seharusnya yang hidup bukannya aku.
Aduh!
Aku tahu, tapi tahanlah sedikit.
Tetap diam...
Mereka terus meminta kami untuk tetap diam di dalam kapal.
Jadi kami melakukannya.
Akhirnya kami lihat tim penyelamat datang melalui jendela.
Mereka juga melihat kami
tapi kemudian mereka meninggalkan kami begitu saja.
"Tolong kami! Selamatkan kami! Bawa kami bersamamu."
Kami berteriak minta tolong kepada mereka.
Mereka meninggalkan kami begitu saja.
Jahat, sangat jahat.
Astaga! Apa yang terjadi?
Dia kembali hidup.
Itu yang terpenting.
Hidup? Bagaimana mungkin orang mati bisa hidup kembali?
Karena dia sangat sakit hati sampai-sampai dia tak bisa mati!
Sakit hati? Meskipun begitu, bagaimana itu bisa terjadi?
Si Vampir!
Dia bangun.
Kalian tahu aku baru saja mimpi apa?
Aku jadi raksasa, raksasa sebesar ini.
Jadi aku bisa membalikkan kapal yang tenggelam dan mengangkatnya dengan mudah.
Aku merasa sangat lega.
Bodoh... Itu hanyalah sebuah mimpi.
Nona, apa kamu tahu ada dimana?
Kamar mayat.
Kalau begitu, kamu tahu kenapa bisa ada di sini?
Karena aku banyak menelan air laut. Banyak sekali!
Selain itu air dingin itu sangat asin sekali.
Ah, rasa asinnya masih terasa kuat.
Oh, akhirnya dia pergi dari sini!
Selamat jalan! Minta maaf sekali dan terima kasih.
Siapa dia? Tapi terlihat tidak asing.
Dia sudah terbaring di sini selama 17 tahun.
Tewas karena sebab misterius saat mengabdi di militer.
Tewas apa?
Tewas karena sebab misterius!
Keluarganya tak mau menerima penyelidikan resmi dari militer dengan banyak kejanggalan...
Sangat sakit hati, mereka tak bisa melaksanakan pemakaman sampai kebenarannya terungkap.
17 tahun? Oh tidak.
Terlalu dingin, seluruh tubuhnya terlalu dingin.
Lalu apa yang dia kerjakan selama 17 tahun?
Dia mengkhawatirkan dunia.
Mengkhawatirkan dunia?
Iya, dan kadang-kadang dia memberi pelajaran orang yang jahat.
Sampai jumpa lagi besok, nona.
Tak bisa membayangkan betapa dingin dan kesepiannya dirimu selama 17 tahun.
Maafkan aku.
Mulai sekarang, aku akan lakukan apa yang kau lakukan untukmu.
Jadi istirahatlah dengan tenang. Oke?
Terjemah manual Indra upiK
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.