Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
CHINA FILM ADMINISTRATION
ORANGE IMAGE
TIANJIN MAOYAN WEYING MEDIA
ENLIGHT PICTURES
BEIJING DENGFENG INT. CULTURE
instagram @broth3rmax
Ayahku selalu mengatakan
selama kau
terus berpikir keras
kau bisa lakukan apapun di Bumi.
KONFERENSI PERS | PAVILIUN JIUQUAN 17 oktober 2019
Seperti hari ini.
Sebagai Astronot Cina termuda
aku masih meragukan cuaca.
Aku telah jalani hidup sesuai harapan ayahku.
Komandan, halo.
Sebagai Astronot paling berpengalaman di negara ini,
ini akan jadi perjalanan ke-4 anda ke luar angkasa.
Saat anda di angkasa sana
apa yang ingin anda sampaikan pada Bumi
dalam 1 kalimat?
Jangan jilati permen karetmu.
Ini... ini buat putri kecilku QiaQia.
QiaQia,
bukankah kau selalu tanya ayah pergi kemana untuk urusan bisnis?
Ke atas langit.
Saat di sana, ayah bisa melihat setiap momen dirimu
jadi ingat, jangan jilati permen karetmu.
Dalam 2 bulan, ayah akan pulang bawa bintang untukmu.
Halo, Fei Ma.
Ini adalah misi luar angkasa pertama anda.
Pertanyaan saya, apakah anda ada yang ingin disampaikan pada keluarga?
Kursi untuk keluarga anda kosong.
Apa hari ini mereka datang?
Saat mereka sudah mendapatkan XYZ... solusi untuk setiap masalah
maka anak-anak kita
akan menentukan nasibnya sendiri.
1 bulan lalu
pada ketinggian 7117 meter
di gunung Nyenchenthanglha
Dawa Yangzong, gadis berusia 14 tahun
mengangkat tinggi-tinggi api suci ke udara
dengan demikian estafet obor
Asian Games Beijing ke-11 akan dimulai.
9 SEPTEMBER 1990
Itu mereka datang!
Selamat datang, selamat datang.
Kisah dari keluargaku
dimulai 30 tahun lalu.
di acara perayaan nasional.
Pak
kenapa kau masih disini?
Kita mulai telat ini! Cepat!
Hadiah ultah buatan tangan untuk putraku.
Bola dunia terbuat dari bola sepak.
Bagaimana menurutmu?
Pak
Estafet Obor! Ayo!
Kenapa buru-buru?
Lihat.
Pembawa Estafet obor lamban ini adalah ayahku.
Bagi dia,
anaknya yang datang lebih dulu.
Dasar bodoh, bloon, tolol.
Lihat akibat perbuatanmu!
Di belakang saya
adalah jembata Dong Pei yang baru dibangun.
Dalam 10 menit, api suci akan tiba.
Di samping saya
barisan sambutan anak-anak TK.
Selamat Datang. Selamat Datang.
Sini kamu!
Sini!
Sini!
Anak ini merepotkan.
Buat terakhir kali ibu guru akan katakan.
Saat "Selamat Datang" terakhir
kamu harus berlutut. Paham?
Ya.
Coba praktekkan.
Anak ini tak berguna.
Tak berguna!
Berdiri sebelah kanan!
Ke belakang!
Anak tak berguna ini
adalah aku.
Dalam 10 menit, aku akan diberi hadiah luar biasa.
Dan hidupku
akan berubah selamanya.
Si pembawa obor?
Si pembawa obor?
Waktu kita cuma 5 menit! Ayo cepetan!
Cepat!
Ayo! Ayo!
Itu obornya datang!
Pembawa obor ke-286 sedang berlari menuju jembatan!
Pak!
Cepetan!
Tinggal 3 menit! / Pak!
50 meter menuju titik estafet.
Pembawa obor akan
menyerahkan obornya!
Pak, sudah telat.
20 meter lagi!
10 meter!
5 meter!
Pembawa obor ke-287, Haowen Ma
mengambil alih obornya!
Dia mempercepat larinya
menuju jembatan!
Itu dia datang!
Mari Upacara estafet jembatan Dong Pei kita mulai!
Selamat Datang. Selamat Datang.
Sang pembawa obor
adalah arsitek jembatan Dong Pei
Insinyur Haowen Ma.
Setelah obor melewati Dong Pei, jembatan terbesar di kota ini,
maka secara resmi dubuka untuk umum.
Pembukaan jembatan adalah
impian yang terwujud bagi seluruh kota ini.
Tn. Haowen Ma
jembatan yang anda rancang ini...
Bu guru, Bu guru... itu ayahku!
Kalau itu ayahmu, aku akan makan kursi.
Ayah, ayah!
Ayah, ayah!
Ada yang mau disampaikan pada penonton kami?
Tunggu sebentar.
Tuan!
Saat semua orang memandang ayahku yang cerdas berlari ke arahku.
Untuk pertama kalinya aku terbengong karena bahagia.
Tidak sampai 30 tahun kemudian yang kusadari.
Bola dunia!
Itulah sekilas
tentang kehidupan ayahku.
Selamat Datang. Selamat Datang.
Ayah, mau diapakan obornya?
Kenapa mereka mengelu-elukan?
Apa ayah bikin masalah?
Karena mereka suka dengan perbuatan ayah ini.
Lihat.
Dulu situ tak ada jembatan
untuk menyebrangi sungai. Orang harus lewat jalan yang jauh.
Ayah adalah pesulapnya
dan melakukan sulap hebat.
Sekarang sudah ada jembatan.
Kelak nanti kau dewasa
kau mesti lakukan yang kau sukai.
Anak nakal, selamat ulang tahun.
Ayah, sungguh sulap yang hebat!
Ayah, tolong bisa diulangi lagi?
Fei Ma?
Fei Ma?
Kau mengatakan bahwa
hidup itu bagaikan anak panah
yang membidik impian kita.
Apa gunanya membidik
jika kau tak punya sasaran?
Berkat dirimu
hari ini
akhirnya aku bisa melepaskan panahku.
Level-4 akses peluncuran ditarik.
Pintu kapsul belakang ditutup.
Modul orbital ditutup.
Penutupan tekanan.
Hitung mundur 1 menit.
Beijing, persiapan 1 menit.
Jiuquan siap. / Jiuquan siap.
Taiyuan siap. / Qingdao siap.
Keshi siap. / Xiamen siap.
Weinan siap. / Huashan siap.
Yumen siap.
15
14
13
12
11
10
9
8
7
6
5
4
3
2
1
Luncurkan!
Ayo semangat, ayah!
Pendorong jet dilepaskan.
Pendorong dilepas.
Pelacak teleskop USB telemetri sesuai.
terjemahan broth3rmax
Diperoleh 330 sasaran.
Penerimaan 2 arah Changjiang No. 3 selesai.
Panel solar dibuka.
Peluncuran Shuguang No. 16 berhasil.
Pusat Komando & Kendali Angkasa Beijing melaporkan
pesawat angkasa berawak Shuguang No. 16
telah berhasil memasuki orbit.
Komandan.
Komandan!
Mari kita berfoto.
Cepetan.
Lihat sini.
1, 2, 3.
Berita eksklusif. Setelah selama 57 hari, Shuguang No. 16 telah
berhasil melaksanakan misinya.
Dalam 3 hari, Astronot Xinghe Gu dan Fei Ma
akan kembali ke bumi.
Komandan! Kita hilang kontak dengan pesawat!
15 DESEMBER 2019 PUKUL 20:43
Penyebab telah dipastikan,
dikarenakan batu-batu angkasa
menabrak papan penyekat.
Juga merusak
antena relay. Sekarang
kita hilang kontak dengan bumi.
Lebih parah lagi,
semua ini
baru permulaan perjalanan untuk balik.
Apa mesti kita lewatkan re-entry point?
Tak penting apakah kita manual atau otomatis
pilot pesawat ini.
Kerusakan papan penyekat akan dengan cepat kebakar
saat kita memasuki atmosfir.
Kapsulnya dan kita...
duaar.
Ledakan yang besar.
Kita menemui
satu dari sejuta peluang.
Kawan, ucapkan selamat tinggal
pada Bumi.
PEBRUARI 1991
♪ Waktu berlalu ♪
♪ Membingungkan saat kukembali berhari-hari ♪
Setelah jembatan itu runtuh
ayah dikirim ke tempat misterius.
Tiap kali aku berkunjung
aku harus melewati pegunungan.
Dengar,
ini membuatku terlihat sedih.
Sekarang ini kau dalam masalah
namun aku akan pergi.
Aku yang salah, ini salahku.
Selalu saja salahmu
itulah masalahnya.
Bukankah kau pandai bicara di pengadilan?
Ketika kau disalahkan,
apa kau tak memikirkan putra kita?
Apa kau memikirkanku?
Meski jembatan itu tetap berdiri
hubungan kita tak akan bisa bertahan.
Sudah saatnya.
Baik.
SURAT PERCERAIAN
Ayah.
Ayo kita pulang.
Aku tak mau disini. Bola dunianya rusak.
Ayah harus memperbaikinya.
Ayah tak bisa membantumu perbaiki bola dunianya.
Dia harus tetap disini untuk memperbaiki dunia nyata.
Ayah tak bisa pulang hari ini
tapi ayah yakin putra ayah
bisa memperbaiki sendiri bola dunia itu.
Betul? / Tidak.
Kata Bu Wong aku ini tak berguna.
Bu Wong keliru.
Ingat, jangan hiraukan kata-kata itu.
Mengerti?
Kau adalah anak paling cerdas di Bumi.
Selama kau terus berusaha berpikir keras
kau tak akan jadi anak tak berguna.
Kau tak hanya bisa perbaiki bola-dunia
tapi juga bisa perbaiki apapun yang kau suka di dunia ini.
Kau mau cuci otaknya?
Ayo kita pergi.
Tidak, tidak!
Kenapa kau ini?
Tidak!
Aku mau tinggal sama ayah malam ini.
Ayahmu tak akan pulang, ikutlah ibu. / Tidak, tak mau!
Kenapa sih kau ini? / Tak mau.
Sini peluk ayah, bagaimana?
Sini.
Kita
lakukan permainan saja. / Permainan apa?
Kamu ikut sama ibu. Ayah akan pulang lewat jalan lain.
Nanti siapa yang duluan sampai rumah.
Ayah punya senjata rahasia
pesawat angkasa tercepat di alam semesta ini.
Lebih cepat dari cahaya.
Sungguh?
Berusahalah berpikir
dengan sangat keras
atau ayah yang akan menang. Ayah mau ambil pesawatnya sekarang.
Aku pulang dulu. Ayah pasti kalah!
Ayah bilang
selama aku berusaha berpikir keras
aku bisa lakukan apapun di Bumi.
Nampaknya dia berbohong.
Ayo, waktunya bobok.
Kata ayah dia akan pulang naik pesawat angkasa.
Aku ingin mastikan dia bisa melihat kita dari langit.
Dia selalu kelewatan.
Apa senterku yang terlalu redup?
Dia tak bisa lihat?
♪ Jauh di langit malam ♪
♪ bulan sabit menggantung ♪
♪ Di bawah bulan sabit ♪
♪ adalah jembatan berbentuk sabit ♪
♪ Di dekat jembatan sabit ♪
♪ adalah perahu sabit ♪
♪ di atas perahu sabit ♪
♪ adalah Ah Jiao teman masa kecilku ♪
♪ Ah Jiao mendayung perahu ♪
♪ menyanyikan lagu balada kuno ♪
♪ Lagu itu tertiup angin ♪
"Anakku sayang
halo."
"Kau pasti masuk Sekolah Dasar di bulan September.
Ayah tahu
kau pasti punya banyak teman baru."
Tak berguna! Ayahnya yang merobohkan jembatan itu.
Kejar dia!
"Berlarian riang bersama teman-temanmu,
bergembira. Ayah juga baik-baik saja.
Ayah juga bergembira."
Jangan lari! Berhenti!
Berhenti!
Dasar tak berguna!
Apa maumu?
"Banyak hal di dunia ini...
Kembalikan!
...yang tak bisa kita kendalikan."
Kembalikan bola-duniaku!
"Tapi yang bisa kita kendalikan
adalah nasib kita sendiri."
Itu pemberian ayahku!
Jangan! Itu pemberian ayahku!
"Janganlah berhenti berpikir."
"Jangan pernah menyerah."
Kejar dia!
Berhenti! / Jangan lari!
Berhenti!
"Selama kau berani
tak ada
yang bisa menghalangi jalanmu."
Berhenti! / Berhenti!
Yubin Fu
semangat! / Ayo!
Bolanya dihadang!
Dibawah Pelatih Schlappner tim Cina berhasil juara tiga
di Kejuaraan Asian ini.
Hari ini dirayakan
saat sepak bola Cina
akan mengguncang dunia.
8 NOVEMBER 1992
Anakku
hari ini
ibu dan Tn. Meng
akan mengajakmu ke tempat baru.
Kemana?
Tempat yang sangat indah.
Tempat yang akan merubah dirimu sepenuhnya.
Aku sudah janji pada putri kecilku akan membawakan dia bintang.
Sekarang ibunya harus...
menunjuk 1 bintang secara acak di langit
dan mengatakan
"Lihat, itu bintangnya ayahmu."
Rasanya kau tak pernah cerita
kenapa kau memilih melakukan ini.
Seluruh pencapaianku saat ini
kupersembahkan untuk keluargaku.
Jika bukan karena dia
aku tak akan bisa menjadi Astronot...
dalam seribu tahun.
TAHUN 1997
Lin Li, apa ruangan ini penampilannya baru?
Ruangan itu jadi gudang sekarang.
Insinyur Ma?
Haowen Ma!
Haowen Ma!
Haowen Ma sudah kembali! / Beraninya kau kembali ke sini!
Tak tahu malu! / Siapa yang memberimu nyali?
Beraninya kau!
Berapa banyak uang yang kau kantongi? Seluruh perusahaan memotong gaji
gara-gara dirimu! / Maaf, aku kemari mencari putraku.
Ceritakan dulu soal rancanganmu yang buruk itu.
Orang-orang amat antusias melihat ayahku.
Kebanyakan mereka punya julukan buat almarhum nenekku.
Ayahku disalahkan oleh seluruh perusahaan
dan sekarang dia jadi orang paling dibenci di kota ini.
Ya sebentar.
Xinyu. / Kau...
bebas lebih awal atau kabur dari penjara?
Aku... kabur tadi malam.
Sekarang aku buronan.
Mana putraku?
Fei Ma...
Anakku? / Anak itu lagi sekolah.
Sekolah asrama istimewa.
Dia hanya pulang sebulan sekali.
Kau pasti Ma.
Halo, Meng. Tak perlu.
Kau lebih cokelat dari fotomu.
Mau minum?
Kopi?
Coke?
Miras? Semuanya impor.
Ma, biasanya kau minum apa
di sana?
Pastinya bukan yang ini.
Dengan prilaku yang baik para penjaga
akan memberi kami sedosis sirup batuk.
Hey. Pak Yan.
Meng dari administrasi rel kereta.
Aku tadi berniat nelpon.
Aku ingin tanya, bagaimana kabar putraku Fei Ma akhir-akhir ini?
Itu sebabnya kau menelpon?
Baguslah, Pak Yan.
Silahkan.
Suamimu nyaring juga suaranya.
Apa pernah latihan suara?
Xinyu
kita sepakat kalau kau akan mengajak putra kita berkunjung 3 bulan sekali.
Tak sekalipun. Tak ada balasan surat.
Teganya kau mengirim dia ke sekolah asrama?
Apa masalahnya sekolah asrama?
Menurutku itu bagus. Banyak waktu untuk belajar
membuat dia lebih mandiri.
Persaingan sangat ketat di masyarakat.
Dia harus belajar giat untuk masuk universitas bagus.
Meng sedang cuti.
Kami mengelola bisnis di Guangzhou.
Aku bepergian antar kota betapapun susahnya.
Apa aku mengeluh? Apa kulakukan untuk diriku sendiri?
Kau cuma bicara saja. Kukasih tahu ya, Haowen Ma.
Semuanya bisa kukendalikan.
Putraku akan berkembang.
Aku ada kabar baik dan buruk soal Fei Ma.
Yang mana dulu? / Tak usah banyak bicara.
Kabar buruk?
Fei Ma dalam masalah besar.
Kata Pak Yan, sekolah telah memutuskan untuk mengeluarkan dia
dan menyuruhnya cari sekolah lain secepatnya.
Dan kabar baiknya? / Biaya sekolahnya dikembalikan penuh.
Sekolah Boyu. Peringkat pertama diantara 4 SMA terbaik di Dong Pei.
Peringkat 1 nilai Gaokao (ujian perguruan tinggi)
di propinsi salah satunya adalah sekolah kita.
Para siswa sekalian, terkait kertas ujian.
Alasan orangtua kalian menyekolahkan disini
itu karena mereka ingin kami
membantu kalian menghasilkan nilai ujian yang memuaskan.
Aku menemukan ini
di bawah bantal seseorang.
Milik siapa ini?
Ayo angkat tangan.
"Senyum Bangga Sang Petualang"
tak berani angkat tangan?
Kamu lagi.
Maju ke depan!
Memalukan.
Fei Ma, lama bernilai buruk
dalam kelas.
Tak ada prestasi, membolos.
Sering melanggar aturan.
Sungguh konyol, tak masuk akal!
Sekolah secara resmi memutuskan
mengeluarkan Fei Ma.
Apa orangtuanya datang?
Aku ingin tinggal sama ayah malam ini.
Sudah 7 tahun.
Aku tak pernah menyangka bisa bertemu ayahku lagi.
Dalam situasi canggung begini.
Kami sudah berusaha keras memasukkan dia ke sini.
Tolong bisakah anda memberi dia kesempatan lagi
agar tak dikeluarkan dari sekolah?
Kami bersedia cuti setahun.
Fei Ma. Biarkan dia mengulang setahun lagi, kami akan terima.
Saya mohon, pak tampar saja dia kalau nakal.
Tampar yang keras! Tampar saya karena tak bisa mendidik.
Saya mohon! / Bu, sudahlah!
Pak... / Aku akan bicara padanya.
Pak, nama baik saya dipertaruhkan.
Bagaimana nanti kalau orang-orang mendengar ini?
Serius, beri saya dukungan.
Dukungan?
Apa anda paham apa itu dukungan?
Nilai paling tinggi di propinsi
salah satunya sekolah kami!
Anda memang betul.
Anak-anak ini masuk ke Universitas Peking di tahun ujian Gaokao dimulai kembali.
86
87
88, dalam 3 tahun berturut-turut 3 besar nilai tertinggi di propinsi.
Anda benar. / Inilah piala berhargaku.
Kupajang foto-foto para siswa pintar di dinding.
Kalian lihat sendiri.
Dan coba bayangkan, Fei Ma.
Apa akan kupajang fotonya disini kelak?
Kalau begitu mungkin itu kebetulan.
Fei Ma bisa berhasil.
Pasti dia bisa berhasil.
Bukankah kusuruh kau tunggu di luar? Kenapa ke sini?
Tak akan kubiarkan kalian bicarakan dia seperti ini.
Harus ada yang tahu kerasnya belajar,
pendekatan pada siswa, agar dia bisa mendapat pencerahan,
lalu dia bisa disebut guru. Nama sekolah ini diambil dari Buku Adat, betul?
Confucious pernah mengatakan siapapun bisa dididik.
Namun yang kalian pedulikan cuma nilai.
Upaya kalian dihabiskan
cuma berusaha menyingkirkan yang tak berprestasi, bukannya membantu mereka mengejar ketertinggalan.
Kau tak pantas menyandang gelar guru.
Pidato yang bagus.
Ngomong apa tadi itu? / Siapa anda?
Orangtuanya Fei Ma, Haowen Ma.
Haowen Ma.
Aku ingat.
Aku menontonmu di TV.
Arsiteknya jembatan Dong Pei.
Dan kau masuk begitu saja
dan mengajariku cara jadi guru?
Pahlawan kota kita.
Pak... / Mohon jangan marah.
Maaf, aku harus mengajar.
Tolong jangan hiraukan dia, pak.
Kalian harus pergi
dan carikan dia sekolah baru.
Tolonglah! / Ini demi putra kalian, jangan sampai dia tertinggal.
Saya mohon pak. Pak!
Kenapa kau ke sini, Haowen Ma?
Jangan bikin masalah jadi runyam!
Hampir saja aku berlutut di depannya.
Apa sih maumu?
Kenapa kau begitu? Dia hampir berubah pikiran.
Lepaskan tanganmu!
Anak itu memang tak berguna. Sudah tamat. Cukup sampai disini.
Dia amat suka cerita kungfu, sana berlatih kungfu!
Pak Yan.
Kenapa saya tak diberitahu soal pengeluaran si Fei Ma?
Kita harus beri dia kesempatan lagi.
Peraturan no. 5 sekolah ini:
sekolah ini boleh bertindak sendiri
untuk mendisiplinkan siswa.
Terutama seorang guru tak tetap.
Pak Yan.
Sebagai ayahnya,
saya bertanggung jawab atas nilai buruknya Fei.
Saya ingin berjanji pada anda.
Mulai hari ini, dia akan tinggal bersama saya di rumah.
Seberapa baik tindakannya
agar dia tak dikeluarkan dari sekolah?
Konyol sekali. Tak masuk akal!
Ini ada dalam pengalaman anda.
Apa sekarang anda takut?
Begitukah?
Seberapa baik
yang akan dia lakukan
agar sekolah tak mengeluarkannya?
Baik, kuikuti permainanmu.
Nilai 10 besar di kelasnya. / 10 besar di kelas?
Pastilah itu mustahil.
Baik.
10 besar.
Tapi bukan cuma di ruang kelasnya, tapi seluruh Angkatannya.
Orang ini pasti kepalanya habis kebentur di penjara.
Bukan cuma 10 besar tahun ini,
aku juga bersedia bertaruh
saat dia meninggalkan sekolah ini
dia akan jadi siswa terbaik yang pernah ada.
Anda akan memajang fotonya di dinding.
Menurut Pak Yan
dia sudah mengajari sekitar 123.000 siswa
dan menemui hampir 40.000 wali murid.
Dia sudah tahu saat itu juga
bila orangtua yang baru keluar dari penjara ini
membawa kantong plastik kotor
memang istimewa.
Sana pergi, pergilah sendiri!
Sepertinya kau tak menghargai dirimu sendiri sama sekali!
Tanpa kuliah, kau nanti akan seperti orang gila itu.
10 besar se-Angkatanmu?
Sadarlah!
Lihat dirimu. Apa kelihatan kau ini 10 besar?
Memangnya kayak apa anak bernilai 10 besar itu?
Bulat, kotak, atau bermuka rata?
Orang selalu menganggap
dia mewarisi hidung dan alisku
dan bentuk wajahmu.
Ya kau pastinya benar.
Semua berhak punya harga diri.
Tak masalah mengkritisi dia, tapi jangan mempermalukannya di depan umum.
Aku ini ibunya, ini demi kebaikannya.
"Ini demi kebaikannya" itu alasan
yang paling payah.
Ini demi kepentinganmu sendiri. Kenapa kau tak permalukan diri selama 2 jam
di depan kaca tiap hari? / Tak masalah.
Kau bisa diam tidak? / Baiklah, aku mengerti.
Xinyu, Xinyu, Xinyu. Kita mendapat masalah.
Masalah besar! / Apa?
Lao Wu dari percetakan
kehilangan kargo kainnya.
Lao Zhao menelpon polisi. / Apa maksudmu hilang?
Apa yang terjadi? / Aku juga cemas!
Tanya! Cepat tanyakan!
Dia mungkin kena tipu.
Ayo cepat kita pergi ke Guangzhou.
Aku tak bisa pergi sekarang. Bagaimana kalau...
bisa tidak kau pergi duluan?
Bisa.
Kau pemiliknya. Berbuatlah sesukamu.
Kenapa kau menatap begitu?
Aku dulu buta menikah dengan dia. Tak mungkin aku menikah lagi.
Jangan cemberut begitu.
Jika bukan gara-gara anak itu...
Bagaimana sekarang?
Kau telponlah dulu! / Ikutlah aku.
Akan kutelpon.
Biar aku saja.
Nak, ibu sudah pergi.
Sekarang tinggal kita berdua.
Tasmu belum diresleting.
Berat banget.
Kau sudah tinggi sekarang.
Jadi kau tak masalah 'kan bicara sama ayah sekarang?
Mau tidak tatap ayahmu yang mengagumkan ini?
Fei Ma!
Fei Ma!
Fei Ma!
Fei Ma!
Berhenti!
Nak!
Awas!
Kau tak apa-apa? / Ya tak apa-apa.
Aku tak apa-apa. Kau lanjut jalan saja.
Jangan sampai kau ketabrak lagi, mas?
Mas!
Kenapa ayah tak berkunjung!
Kenapa ayah tak berkunjung!
Kenapa ayah tak berkunjung?
Kenapa ayah tak berkunjung?
3 hari lagi, HKSAR akan merayakan hari nasional pertamanya.
Seabad telah berlalu, dan putra yang mengembara
akhirnya kembali ke rumah ke pelukan hangat ibu pertiwi.
Nak, pesan saja apapun yang kau mau.
Hari ini kita akan makan-makan.
Nih.
Ini. / Terima kasih.
Mie-nya mahal sekali.
Bukankah biasanya 50 sen?
Sudah berapa lama itu memangnya?
Hey, pak. Aku tak membuka birnya.
Kutukar saja sama es jeruk. / Baik.
Sama 2 mangkok
mie daging.
Tambah ketumbar, tambahi cabenya.
Tambahi bawang,
banyakin mie sama kaldunya. Tolong ya.
Mas.
Bagaimana kalau kau pesan 4 mangkok saja.
♪ Menyusuri daratan ♪
♪ sungai dan tanah lapang ♪
♪ Desa demi desa tak terhitung lagi ♪
♪ Menatap matahari ♪
Setelah makan siang yang sempurna
ayah mengajakku ke tempat asing yang baru.
Ayah bilang
dengan pengalamannya, cari kerja disini
pastinya gampang.
CURRICULUM VITAE
Aduh. Sialan.
Maaf ya jadi begini.
Tak apa, jangan khawatir. Aku bisa mencetaknya lagi.
Bagaimana menurutmu, CV-ku?
Insinyur Ma?
Kaukah ini, Tn. Ma?
Aku sangat mengagumimu.
Sungguh.
Xiao Lu. Baliang, kau ingat?
Aku pernah melamar kerja di perusahaanmu.
Kau yang mewawancaraiku.
Kau ingat? / Apa pernah? / Betul!
Tapi aku...
nilaiku masih kurang. Kau tak menerimaku.
Aku tak punya tujuan lagi. Makanya aku buka usaha sendiri.
Ini... putramu?
Ayo sapa. / Halo. / Hai, apa kabar?
Dia mirip denganmu, ganteng.
Dia mirip denganmu.
Tn. Ma, apa itu?
Oh.
Ini CV surat lamaranku. / La... lamaran?
Coba kulihat.
Tn. Ma
dengan kualifikasimu begini, nyari kerjaan disini?
Itu keliru.
Serius, tempatmu bukan disini.
Tempat ini...
Anu.
Hey sini. Kau kenal dia? / Tidak.
Siapa dia? / Apa kalian kenal?
Tidak.
Biar aku perkenalkan. Ayo sini semua.
Ayo kemari, semuanya kumpul ke sini.
Cepat. Itu yang di belakang. Ayo cepet sini.
Begini.
Akan kukenalkan.
Ini, apa kalian kenal?
Tidak. / Aku kenal!
Haowen Ma. Insinyur Haowen Ma yang terkenal!
Semua orang kenal dia.
Jembatan Dong Pei.
Haha, kalian tahu. Runtuh tiba-tiba.
Hampir kayak
ledakan yang pas. Hebat.
Karena anakmu ada disini, ayo, ceritakan pada kami, bagaimana kau
mengaturnya saat itu?
Akhirnya aku bisa membalas hari ini.
Tak mungkinlah
aku mempekerjakanmu.
Fei Ma. / Tak apa.
Aku tak apa-apa.
Aku tak apa-apa.
Berapa banyak uang yang ayah kantongi?
Bagaimana mungkin jembatan sesempurna itu bisa runtuh?
Kenapa semua orang bilang ayah orang jahat?
Pendusta. Ayah penipu!
Mengapa?
Dengarkan ayah.
Ada yang bilang
kau anak bodoh,
tolol,
bikin sumpek,
bukan begitu?
Namun ayah yakin kau tak begitu.
Ayah selalu percaya padamu.
Kau melihat jembatan yang ayah bangun runtuh.
Iya 'kan?
Tapi ayahmu
tak akan pernah runtuh.
Anakku
apa kau percaya sama ayahmu?
Terima kasih.
Ayah dulu mengatakan
selama kau yakin pada dirimu
keberuntungan akan mengikutimu kayak anjing piaraan.
Trik sulapnya yang meragukan
akhirnya berhasil kali ini.
Keberuntungan
akan menemukan kami tak lama lagi.
Goblok!
Orang goblok semua! Apa aku bayar kalian tak ada hasil?
Apa begitu?
Apa susahnya sih?
Aku cuma ingin kalian cari tempat untuk masang dinamit
bukan nyari keluarga angkat.
Bisanya kau bicara begitu? / Apa?
Jaga mulutmu.
Kami ini pekerja bangunan bukan insinyur.
Orang itu lagi.
Aku benci dia. / Screeder-nya harus di-kalibrasi ulang.
Ayo pergi, ayah. / Dengan begitu banyak proyek yang masih berjalan
tak bisakah kau berikan screeder yang bagus pada kami?
Ayo, ayah.
Posisi dinamit itu penting
tiangnya amat tinggi. / Tunggu dulu.
Screeder ini cepat atau lambat akan menimbulkan masalah.
Nih, bawakan ini.
Tunggu disini.
Tak usah teriak! Kalian mau kerja atau tidak?
Baliang Liu.
Kau yang mengambil alih renovasi
pabrik lama di pinggir kota barat
Dan kau ingin meledakkan tanki penyimpanan ini.
Betul 'kan?
Trapesium yang tepat
untuk motong lurus ledakan.
Dia duduk di titik A
dan dia ingin nyari titik B di papan yang sama
untuk meletakkan dinamit, betul?
Gampangnya begini. Bayar 500 yuan,
akan kulakukan dalam 2 menit.
Dari mana asalnya orang ini? Kau bisa selesaikan soal yang kami tak pahami
dalam 2 menit?
Enyah saja kau! / Pergi dari sini, pergilah sana!
Diam!
Jika kau memang bisa menyelesaikannya
akan kubayar 800.
Apa kau punya selang PVC? / Ya.
40 meter mungkin cukup. Dan 1 spidol.
Baik.
Kau bisa mulai hitung waktunya sekarang.
Ada apa?
Apa itu?
Hati-hati, ayah!
800 Yuan.
Babi! Aku babi tolol!
Kenapa aku tak kepikiran
solusi segampang itu?
Kekuatan pengetahuan.
Teori "Bejana Berhubungan".
Pada kedalaman yang sama tekanan cairan itu tetap di setiap arah.
Kau pasti sudah pelajari itu di Fisika SMP.
Tn. Ma. Tn. Ma.
Tolong tetap disini.
Aku sudah mengatakan
aku amat mengagumimu.
Betul 'kan? Lihat.
Anakmu ikut membenarkan.
Disini saja. Kita kerja sama.
Bagaimana?
Sebutkan minta berapa.
Aku jarang-jarang lho tawar menawar denganmu.
Pada saat itu aku kurasa, ya...
jembatan ayah
tak pernah runtuh.
Masuk.
Datou Lyu.
Paman Datou adalah murid kesayangan ayah.
Dia orang paling setia di dunia.
Ayah tahu aku ingin pulang.
Dia bilang, paman Datou pasti akan membantu kami.
Pak.
Sebaiknya kita rahasiakan ini. Jangan sampai tetangga melihat kita.
Kalau ada yang tanya, bilang saja
kau yang membuka sendiri pintunya.
Aku tak tahu apa-apa.
Juga, anu...
Pak, tolong mengertilah
cuma sejauh ini yang bisa kubantu.
Santai saja.
Tapi, ini dia.
Kau telah berjanji mendesainkan buatku gratisan.
Kuhargai bila kau bisa
menyerahkannya hari Minggu depan.
Tak masalah.
Ayah.
Temanmu sungguh sangat setia.
Kita mesti bagaimana sekarang?
Cepat.
Tutup pintunya.
Ayah!
Aku lebih tinggi segini dibanding dulu.
Ayah!
Ayah?
Ayah?
Ayah, lihat aku tinggi.
Lihat!
Ayah!
Ayah?
Ayah?
Ayah?
Ayah?
Lihat!
Betapa tingginya aku sekarang.
Sebetulnya kita memang punya kamar yang jelek beberapa hari lalu.
Tapi hari ini
kita sudah punya kamar presidential suite.
Tak mungkin.
Aku tak pernah bisa di 10 besar di kelas-7.
Ayah.
Aku tak ingin membuat ayah malu,
tapi aku memang bodoh.
Ayah nanti akan malu.
Tak usah pikirkan 10 besar itu.
Ayah cuma menggertak saja.
Lupakan taruhannya.
Ayah tak peduli apa kau masuk 10 besar atau tidak.
Yang ayah pikirkan apakah
otakmu
beristirahat atau masih berputar.
Apa kau pernah mikirkan yang ingin kau lakukan dalam hidup?
Universitas Tsinghua dan Peking.
Kata ibu, belajar
semata-mata bertujuan untuk masuk universitas itu.
Kalau aku gagal, aku akan kerja menjajakan kue serabi.
Jangan.
Universitas top itu sarana
bukan tujuan akhir. Kau masuk ke universitas...
selanjutnya apa? Ingat
hidup itu bagai anak panah yang membidik impian kita.
Apa gunanya membidik
kalau kau tak punya sasaran?
Ada banyak sekali pekerjaan menarik di dunia ini.
Carilah yang kau sukai
dan mulailah berpikir.
Tapi dimana aku harus memulai
untuk memperbaiki nilaiku?
Matematika dan bahasa Cinaku tak bagus.
Geografi dan Sejarah juga parah.
Yang paling parah bahasa Inggris dan Biologi.
Banyak juga yang harus dipelajari.
Berat sekali.
Buku bacaan. / Buku bacaan.
Baiklah.
Buku bacaan.
Buku bacaan. / Buku bacaan.
Lalu apa ini?
Bacaan ekstrakulikuler. Tugas ekstrakulikuler.
Contoh tulisan-essay, buku latihan.
Ayah mau apakan? Hentikan!
Ayah ingin aku mati?
Lihat,
cuma 11 centimeter.
Sampai ujian
selesaikan 0,1 centimeter tiap hari.
Anakku yang jenius
kau bisa?
Cara ayah menatapku
membuatku merasa seperti Hawking muda.
Untuk pertama kali dalam hidupku aku bersemangat belajar.
Ayah
jadi
bagaimana cara ayah
mulai mengajariku sekarang?
Kemudian
ayah mengatakan sesuatu yang tak kumengerti.
Tapi aku sudah mengajarimu seharian.
Selamat malam, nak.
SURAT KELUHAN
PENGADU: HAOWEN MA
Apa ayah lagi kerja?
Uhm.
Boleh aku begadang?
Kau boleh lakukan apapun.
Jangan minta ijin ayah untuk melakukan sesuatu.
Kata ayah
meski ucapan orangtua itu penting,
yang lebih penting
adalah yang mereka lakukan.
Kurasa
jika Hawking muda tak bisa mengatasi 0,1 centimeter per hari
orang jenius macam apa dia?
Setelah itu
aku memulai hidup baru bersama ayahku.
Dia menghasilkan banyak cetak-biru buat paman Datou
dan aku
menyadari bahwa selama aku memperhatikan
yang kelihatan membosankan di papan tulis
bisa jadi menyegarkan dan menarik.
Setiap petang
kami berlarian kayak orang gila di lapangan.
Ayah mengatakan, belajar yang seseungguhnya
didorong oleh ketertarikan.
Aku suka! / Ya?
Tinggiku tumbuh tiap bulan.
"TERUS BERPIKIR"
Teruskan rekonstruksinya, ini bisa bertahan selama seratus tahun.
Di saat yang sama, sesuatu yang lain juga tumbuh.
Anakku! Kau luar biasa!
Tiap kali ibu mengirim surat
menanyakan kabarku di sekolah
ayah selalu mengatakan, "Jangan khawatir
dia lagi mengikuti les pelajaran terbaik di kota ini."
Les galaksi.
instagram: @broth3rmax
Jenius!
Usahamu bagus, lebih dari bagus!
Dengan upaya sedikit lagi
kau menjadi peringkat 5 dari bawah.
Apa yang akan terjadi nantinya bila kau menambah upayamu!
Ayah, apa itu tadi benar-benar pujian?
Sudah lama sekali kukatakan ini
kecerdasanmu ini agak dibawahku.
Kalau begitu, boleh aku punya komputer?
586, ada sound-card-nya.
Kenapa ayah merasa kayak ketipu disini?
Bu.
Ini rendahan meski buatmu.
Aku tak curiga apapun sebelum Pak Yan menelpon.
Apa yang kau lakukan?
Haowen Ma, kukasih tahu ya, Fei itu bukan tikus percobaanmu.
Dia memang sudah lamban.
Kenapa kau ngotot mengajarinya sesuai pengetahuanmu?
Kenapa kau lakukan itu?
Dia sama sekali tak lamban.
Kuingin dia tak hanya belajar pengetahuan,
tapi juga pola pikir.
Metode.
Apa kau tahu bagaimana anak-anak lain mendapatkan les?
Apa kau tahu betapa sulitnya bisa masuk sekolah yang bagus?
Bukankah kau tahu punggungku sakit demi cari uang?
Kubesarkan dia selama 7 tahun saat kau di penjara.
Dan dalam 2 bulan
kau sudah merusaknya.
Kau ingin dia jadi sepertimu lagi?
Bagaimaga jika dia tak bisa mendukung dirinya,
apa yang harus kita lakukan nanti?
Tatap aku!
Debat aku! Kenapa kau seperti ini?
Bicaralah!
Apa lidahmu digigit kucing? Jawab aku!
Aku tak bisa jawab.
Pertanyaanmu...
hanya waktu yang bisa menjawabnya.
Anak tak punya
kekhawatiran betulan.
Saat sudah tidur,
semua terlupakan.
Kata ayah
saat kau masih bisa mengeluarkan cahaya
dalam kegelapan tempat dirimu berada
maka kau benar-benar dewasa.
Aku tak tahu
bila yang dia khawatirkan sehari-hari adalah uang.
AWAL MUSIM SEMI, 1998
...nilai mata uang turun, terjadi PHK massal.
Sejak bulan terakhir,
harga komoditas naik meroket, harga saham meroso 10%.
Tingkat pertukaran uang anjlok, pasar pertukaran uang
ditutup dalam 5 menit hari ini.
♪ Ranting-ranting menjulang ke langit ♪
♪ Akar jauh ke dalam tanah ♪
♪ Kepala tegak di tengah badai ♪
♪ Berdiri tegap ditengah hujan es dan salju ♪
♪ Menatap dalam keheningan ♪
♪ Bahagia dan kepedihan ♪
Mau beli jam tangan ini?
♪ Menciptakan keteduhan di atas dunia ♪
♪ Begitulah kau menebarkan cinta ♪
Polisi!
♪ Sebatang pohon besar ♪
♪ Jamrud yang diberkahi ♪
♪ Kau mendambakan langit biru ♪
♪ Cintamu terkubur dalam ♪
Ayah, aku pulang.
"Tak boleh ada yang pegang."
Apa ini?
Woah.
586.
Astaga, kau dapat dari mana?
Dapat hadiah dari alien?
Ayah memang keren.
Kenapa? / Tak apa-apa.
Tak apa-apa.
Ayah tergores waktu di lokasi konstruksi.
Kau suka? / Sangat!
Senang mendengarnya.
Halo.
Aku hampir saja tak bisa mengikutimu.
Sudah lama aku ingin menemuimu.
Kau harus perhatikan ini.
Fei Ma tak pernah menyerahkan PRnya tepat waktu.
Dia...
Di kelasnya tak ada yang telat.
Dan katanya karena kau membiarkan saja?
Tn. Ma, jangan lupa taruhanmu dengan Pak Yan.
Waktu terus berjalan.
Dia akan dikeluarkan dari sekolah.
Makan!
Duduklah.
Duduk.
Tn. Ma. / Ya.
Kau tahu, siswa lain...
mereka mengerjakan tugasnya
sampai jam 11 malam.
Dan kau biarkan dia main-main komputer?
Maaf?
Si pembuat onar itu. Kurang ajar memang dia!
Memang apa tugasnya? / Mempresentasikan bahan-bahan pelajaran baru,
Ho-oh? / ...dan mengulas bahan-bahan terakhir.
He-eh.
Kami berharap
siswa bisa berulangkali...
Membaca bahan pelajaran, untuk mengingatnya.
Betul.
Mengulang. Mengulang. Mengulang.
Kayak roti kukus ini.
Saat selesai dikukus
dipanasi berulang-ulang. Diulang. Diulang. Diulang.
Apa menurutmu rasanya akan lebih enak ketimbang saat baru matang?
Aku paham yang diinginkan sekolah.
Aku tak menyalahkan sekedar
presentasi dan pengulasan.
Tapi memaksa mereka belajar sampai tengah malam tiap hari
pada tahap hidup yang paling aktifnya,
dan terus begitu selama 10 tahun...
apa kau tak cemas itu bisa menghancurkan
ketertarikan mereka dalam belajar?
Apa kau tak lihat
kelelahan di mata mereka?
Kau tahu
tiap anak punya syaraf penerimaan tersembunyi ini
dalam tubuh mereka
yang membuat mereka bisa mendeteksi
apakah tindakan orang dewasa
karena cinta.
Sampai disini aku.
Terima kasih.
Sampai jumpa. / Sampai jumpa.
Sebentar.
Mengenai pendidikan di rumah
kau memang ada benarnya.
Namun roti kukusmu amat tak enak.
Aku bersedia... membantu
pola makannya Fei bila kau tak keberatan.
Bagi anak seusianya
pertumbuhan otak itu penting
tapi pertumbuhan tubuh itu prioritas utama.
Sampai jumpa.
" Kenangan lama sirna bersama angin "
" Perasaan baru tetap diingat "
" Sekali lagi kuingin menggenggam tanganmu "
♪ Dedaunan di akhir musim gugur ♪
♪ Aku sadar kau bukanlah tujuan hidupku ♪
♪ Mengingat kembali ♪
♪ Senyum yang segan ♪
♪ Kenangan dalam angin... ♪
Pak Yan.
Bagaimana perkembangan Fei Ma?
Bagaimana ujian tengah semesternya? / Lumayan.
Dia berhasil peringkat 5 dari bawah.
Tapi yang lebih penting lagi
anak ini ada cahaya di matanya.
Kuharus peringatkanmu, Bu Gao.
Jangan salah memihak.
Mentolelir seorang siswa yang nakal
adalah ketidak-adilan terbesar terhadap anak-anak yang baik.
Kudengar gosip
mengenai dirimu di sekolah akhir-akhir ini.
Sebagai seorang guru wanita muda
kau harus berhati-hati
terhadap hubunganmu.
Maaf?
Siapa? Suruh dia mengatakannya di depanku.
Katakan, siapa yang bilang begitu?
Tenang, tenanglah.
Bagaimanapun juga, tetap berhati-hatilah.
Baik, anu, satu catatan lagi.
Aku akan periksa kelasmu setiap hari
mulai besok. Juga...
semua tugas dan kertas ujiannya Fei
harus diserahkan padaku dulu.
Akan aku koreksi sendiri.
Mengapa? Aku ini gurunya.
Dan aku Kepala Sekolahnya.
Kukasih tahu ya
seberapa keras kau memolesnya, tak ada bongkahan batu bara bisa menjadi berlian.
broth3rmax
Ada apa, ayah?
Nanti kita telat.
10 menit saja. Nanti kita tak akan terlambat.
Maaf, Bu.
Bu Gao.
Pak Yan, pagi.
Pagi.
Kau selalu menanyakan
mengapa kau tak bisa membuat tulisan-essay yang bagus
meski sudah sering membaca.
Aku akan tanya padamu begini, apa kau suka pakai sepatu bekas?
Apa yang paling penting dalam menulis?
Kejujuran.
Rasakan dunia ini dengan hatimu.
Tulislah apapun yang kau rasakan di tengah berproses.
Tulislah yang kau yakini.
Sini.
Kemarilah.
Rasakan aroma rerumputan ini.
Bukan yang itu. Itu tai sapi.
Puisi yang kau pelajari dari pelajaran bahasa Cina.
"Jalan kerajaan lembab
oleh hujan mirip krim"
"Rumput hijau bisa dilihat dari jauh bukan dari dekat"
Lihat
apa kau melihat kehijauan di kejauhan sana?
Dan saat kau lihat dari dekat bukankah nampak memudar?
Benar.
Jadi
ini yang dimaksud puisi itu.
Buka matamu dan amati.
Dunia ini indah.
Ayah.
Ayah.
Ayah, keluarlah!
Tak mau keluar?
Awas, tunggu saja! / Kita lihat saja kemampuanmu kali ini.
Selamat pagi, bu.
Ayah?
Ayah?
Anak tak guna. Berhenti!
Berhenti!
Kubilang berhenti!
Berhenti. / Tak alasan untuk lari di depan kami.
Ayo keluarkan.
Ayo serahkan. / Apa isinya?
Cepet. Berikan!
Diam.
Diam.
Sudah lama tak jumpa
kamu kemana saja?
Diam.
Bu. / Bu Gao.
Kau agak tinggian sekarang.
Lepaskan dia!
Kembalilah ke sekolah, kau dengar?
Nanti kau terlambat. Tetap di situ kalian!
Jangan bergerak! Kubilang jangan mendekat!
Dasar berandalan.
Pergilah, lari!
Cepat.
Apa kau tak percaya ayah? Jangan menoleh ke belakang, lari!
Berikan tasmu.
Tas!
Tidak!
Sekolah Boyu bukanlah Taman Kanak-kanak!
Guru Tianxiang Gao
melanggar kebijakan sekolah
dan mentolelir siswa yang nakal.
Aku mengusulkan,
selama 3 tahun ke depan, batalkan tawarannya untuk jadi guru tetap.
Ayah, kabar buruk.
Gara-gara aku,
bu Gao dihukum.
Kata Pak Yan dia akan mengawasi langsung
ruang ujian sampai ujian akhir.
Aku akan segera dikeluarkan kalau kalah taruhan.
Ayah.
Bukannya aku tak berusaha.
Tapi aku sungguh tak mau belajar lagi.
Tak mungkin.
Ayah.
Sebaiknya aku jualan kue serabi saja.
Ini terlalu sulit.
Sudah kubilang mereka ada disini.
Apa kau mengaku soal runtuhnya jembatan itu?
Kuanggap kalian ini penerobos.
Ya betul.
Beraninya kalian masih tetap disini!
Aku tak akan menyerah!
Coba saja!
Aku tak akan mundur!
Apa-apaan kau? / Ayo!
Sini kalau berani! Ayo!
Ayo sini!
Ayo!
Cuma waktu itu saja aku melihat dia semurka itu.
Aku tak tahu
apakah dia berkata padaku
atau pada dirinya sendiri.
Tak akan pernah
mundur.
Aku telat.
Aku bangun kesiangan. Kenapa tak kau bangunkan aku?
Ayah akan masak.
"Ayah: Aku akan sepertimu, tak pernah mundur"
Ayah.
Aku hanya diperbolehkan membawa 1 barang.
Aku bawa ini.
Seperti semua yang kulakukan sebelum ujian itu
aku berusaha keras.
Bukankah kau bilang aku tak persiapan?
Aku pergi ke sana lagi seminggu lalu.
Ini pengukuran terbaru di lapangan itu.
Kau sudah lihat ini.
Ini
pengukuran yang kubuat di konstruksi
jembatan Dong Pei.
2 set angka tak cocok.
Dengan pengukuran teknisku
kualitas konstruksinya bisa dijamin.
Sudah kubilang berkali-kali
pergilah ke pengadilan, ke pengadilan.
Tapi hakim mengatakan kita harus mengaudit proyek itu
dan memberikan laporan keselamatan.
Kalau tidak, tak ada bukti yang cukup.
Mereka tak bisa memprosesnya.
Aku tahu... terima kasih sebelumnya
atas bantuanmu kali ini. / Tak apa.
Tolonglah, ini sangat penting. / Minta mereka mengeluarkan permintaan tertulis
dan kita akan membahasnya
pada agenda pertemuan kita selanjutnya.
Sepakat? / Kau serius?
Aku sudah menyediakan lusinan berkas
dan kau tendang aku ke sana kemari kayak bola sepak.
Tn. Dong. / Apa lagi?
Tolonglah. / Lepaskan tanganmu.
Tolonglah. / Lepaskan tanganmu.
Tn. Dong. / Lepas...
Lepas!
Apa yang kau lakukan? / Hentikan!
Keluar! / Aku sudah ke sini lusinan kali
sudah berkali-kali. / Pergi, sekarang!
Sudah berkali-kali! Tolong, bantulah.
Sudah berkali-kali.
Ayah, ayah.
Akan ada pameran dirgantara di Nanhai.
Pesawat terbang. Ayah.
Pameran dirgantara,
penampilan jet, dan ini...
model terbaru di Cina.
Leopard Terbang... JH-7 pesawat bomber.
Lihat... / Sudahlah!
Omog kosong!
Berusaha lebih baiklah di ujian!
Jangan membuatku malu!
Kau bisa?
Aku benci ayah!
Fei Ma!
Ayah menggambar potretmu.
Halo?
Masih marah?
Fei kecil?
Jika kau memang menyukai sesuatu
maka janganlah menyerah
apapun yang orang lain katakan.
Maafkan ayah, nak.
Ini pertama kalinya
bagiku menjadi seorang ayah.
Itu sebabnya
aku membuat kekeliruan.
Apa kau siap buat ujian akhir?
Aku sudah berusaha. Tapi...
tak mungkin aku bisa masuk 10 besar.
Sempurna!
Jelas memang itu yang mau kudengar.
Ayo. Kita pergi. Ikut ayah.
Ayo.
Kau apa?
Mengajak pergi Fei keluar sekolah selama 2 minggu buat nonton pameran?
Ya. / Tidak.
Mengapa tak boleh? / Ujian akhir sebentar lagi.
Bukankah kau sudah menjanjikan Pak Yan seorang siswa nilai 10 besar?
Anak-anak lain belajar dengan tekun.
Ini saat paling penting dalam hidup Fei.
Tidak.
Ini bukan saat yang paling penting.
Pastinya bukan.
Tiap detik setiap hari,
tiap hari dalam hidupnya
itu sama pentingnya.
Dia harus memahami tujuannya.
Aku akan membimbingnya ke jalan itu.
Mohon yakinlah
pada cinta seorang ayah terhadap putranya.
Bu Gao.
Bu Gao?
Bu Gao
sudah tak lagi jadi wali kelasnya Fei.
Kumohon, hormatilah kebijakan sekolah ini.
Tn. Fei Ma.
Ayah.
Semua siswa diwajibkan
tetap berada di sekolah selama ujian akhir.
Di bawah pengawasan sekolah ini.
Orang yang tak bersangkutan
tak diperbolehkan dalam sekolah.
Ayah!
Pergi!
Ayah!
Tn. Fei Ma, waktunya belajar.
♪ Ayo jalan-jalan ♪
♪ Berangkat saat subuh ♪
♪ Mimpi sudah buyar ♪
♪ Tak ada ketakutan tersisa di hatiku ♪
Mana Fei Ma?
Kutanya, mana Fei Ma?
Siapa yang tahu, kemana perginya Fei Ma?
♪ Akan kuserahkan semua untuk menemukannya ♪
♪ Meski membayarnya dengan kesedihan ♪
♪ Mungkin sisi lain sungai duka ini ♪
♪ bisa aku capai besok ♪
♪ Selama hidupku aku sudah mencarinya ♪
Tak diragukan lagi
itulah saat paling manis dalam hidupku.
Ayah mengajakku ke banyak tempat yang hanya bisa kulihat di TV.
Aku belajar saat malam, jalan-jalan saat siang.
Semua yang kupelajari ini tak bisa ditemukan dalam buku.
Saat kami sampai di kota Nanhai
pameran dirgantara sudah memasuki hari akhir.
Tiket buat pertunjukan udara sudah lama habis.
Tapi ayahku, menemukan lokasi yang bagus buat kami
di lereng bukit dekat situ.
Aku sadar
bila aku punya jawabannya sekarang
buat pertanyaan yang pernah diajukan ayah.
Ayah.
Ayah?
Ayah!
Kita sudah sampai.
Ayah belum makan.
Sejak itu yang paling kuingat
ayah selama ini bagai generator
yang selalu nyala dengan kapasitas penuh.
Ini pertama kalinya aku melihat dia
cepat tertidur lelap.
Aku tahu pasti itu adalah titik balik buatku.
Pada saat aku sadar bila orang dewasa itu
butuh diurus juga.
Stasiun Zhuge.
Silahkan turun.
Ayah!
Ayah!
Fei Ma?
Fei Ma?
Fei Ma!
Ayah!
Ayah!
Fei Ma!
Fei Ma!
Pak, hentikan bisnya! Berhenti!
Ayah!
Ayah!
Fei Ma!
Ayah!
Fei Ma!
Fei Ma!
Ayah...
Untuk suatu keadaan khusus
Ayah kau dimana?
aku tak bisa diam dan menunggu dia.
Semua ini dimulai dengan badai.
Menurut buku sejarah
itu adalah badai sekali dalam seabad.
Semuanya mengungsi! Cepat mengungsi!
Anak siapa ini?
Sekarang banjir, cepat, ikut aku!
Aku ingin menunggu ayahku.
Cuaca buruk begini, hujan tiada henti.
Saya melaporkan langsung dari wilayah banjir...
Sekarang jam 7 lewat 10... / Apa punggungmu tak apa-apa?
Sudah kubilang serahkan kerjaan berat sama orang lain.
Mereka meninggalkan gedung dengan tertib. / Fei Ma!
Tentara dari pasukan kemerdekaan pasti
mengantarkan bahan bantuan untuk keselamatan.
Di cuaca yang ekstrim
namun mereka tetap gigih.
Dalam 7 jam curah hujan mencapai 180 milimeter.
180 milimeter berarti
luapan air di wilayah ini
yang kami lihat saat perjalanan kemari.
Fei Ma!
Biar warga sipil yang pergi duluan!
Harap mengungsi sekarang.
Fei Ma!
Fei Ma!
Ibu! Ibu!
Ibu.
Ibu...
Anakku!
Kau dari mana?
Apa kau melihat putraku? / Dia pergi ke arah sana.
Ya, tingginya segini. Sekitar segini.
Dimana kau melihatnya? / Di sana. / Sana?
Di sana sendirian. / Di sana?
Ya, betul.
Fei Ma!
Fei Ma!
Fei Ma!
Ayah!
Aku terjebak di tengah banjir selama 3 hari.
Ada orang di situ?
Aku berlarian bersama kerumunan orang seolah hidupku bergantung pada mereka
tapi kemudian akhirnya...
Ada orang?
aku sendirian.
Semuanya mengungsi sekarang!
Hey, kau mau kemana?
Putraku di dalam sana.
Aku ayahnya. Aku harus ke sana.
Ke sana? Kau tak akan bisa kembali.
Arus paling deras dalam sejam akan sampai ke sini. / Bagaimana dengan putraku?
Dia di dalam sana!
Bawa dia pergi dari sini. / Tidak, aku tak bisa pergi.
Tak bisa, jangan! / Ayolah, kawan.
Bawa dia pergi! / Ayo.
Aku ayahnya! Kawan,
sungguh, aku tak boleh pergi. Dengar
dengarkan aku.
Kawan.
Dengarkan aku.
Sebentar saja.
Satu hal saja yang akan kukatakan. / Kawan.
Fei Ma! / Awas!
Ini berbahaya!
Biar aku mengatakan ini...
Tunggu! / Fei Ma!
Fei Ma, ini ayahmu!
Entah apakah kau bisa mendengarku!
Ini ayah!
Ayah!
Aku disini!
Tolong aku!
Jika kau bisa mendengarku
lihat sekitarmu!
Ayah!
Jika kau bisa mendengar suaraku
lihat ada apa di sekitarmu!
Ayah!
Carilah jalan!
Pakai otakmu!
Berpikirlah agar kau bisa keluar!
Kau pasti bisa!
Kau pasti bisa!
Kau pasti bisa!
...Kau yang bertanggung jawab!
Baik, dimengerti.
Nak! Kau pasti bisa!
Gelombangnya datang lebih cepat.
Akan sampai disini dalam 15 menit.
Peringatan terakhir!
Keluar! Semuanya
pergi!
Periksa semuanya! Apa masih ada yang tertinggal?
Ayo! Ayo kawan!
Kau pergi duluan! / Ayo.
Nak! / Ayah!
Putraku!
Aku disini!
Pegang talinya!
Bantu aku!
Pintu longgar yang rusak
bisa jadi perahu pengganti.
Tali
bisa digantikan dengan sprei.
Merakit perahu kecil
tak diajarkan dalam buku bacaan manapun,
tapi seorang remaja harus bisa
mencari tahu
apakah dia biasa berpikir mandiri
dan hidup dengan berani.
16 DESEMBER 2019 PUKUL 01:15
Komandan, sekarang bila papan isolasi rusak
satu-satunya harapan kita adalah mengambil re-entry pengangkatan.
Selama kita bisa perbaiki kembali komunikasi kita akan bisa memperoleh data orbit baru.
Aku bersedia
ke sana dan menguji antena relay dari luar.
Pastinya tidak.
Yang kau usulkan itu sudah kupikirkan.
Tapi tingkat oksigen baju astronot
hanya bisa bertahan selama 4 menit.
Kau tak akan selamat
sebelum memperbaiki antena itu.
Fei Ma
ayahmu
pernah kehilanganmu sewaktu banjir.
Aku tak ingin
kehilanganmu lagi di luar angkasa sini.
Jangan ditutup pintunya! Sebentar!
Tunggu sebentar! Masih ada satu lagi.
Satu anak lagi. / Tunggu sebentar, dia datang.
Tunggu sebentar. / Berusahalah!
Cepat! / Ayo, nak.
Ayo, nanti kau telat. / Buka pintunya biarkan putraku masuk.
Nak.
Disini!
Nak! Disini!
Bagaimana tadi ujiannya?
Tak apa, nak.
Oke.
Ayo, sini.
Sini. / Ayo.
Tak lama kemudian hari pengumuman.
Kali ini, aku percaya diri.
Kurasa aku berkesempatan masuk 10 besar di angkatan kelasku.
Ayah!
Namaku disini.
Selamat, Fei Ma
karena berhasil urutan 65 se-Angkatan.
Aku harus katakan kau ada kemajuan
Tn. Fei Ma
dari peringkat paling bawah!
Tapi, aturan harus ditaati.
Tiap siswa dan orangtua harus memegang janjinya.
Betul 'kan begitu?
Apa yang kau lakukan?
Sambutan untuk pejabat dinas pendidikan adalah hari ini.
Jangan bikin masalah.
Menyingkir sana! / Pergi!
Pergilah! / Lepas!
Pergi!
Pergi! / Lepas!
Ayo!
Sini kau!
Ayo!
Hentikan!
Meng, sedang apa kau?
Tak ada apa-apa.
Beraninya kau mempermainkan putraku!
Nak, ingat ini!
Mungkin kau tak punya banyak, tapi kau punya 2 ayah!
Tanyakan di wilayah Dong Pei, pamanmu Meng
tak punya apa-apa tapi bereputasi bagus.
Kita tak tertarik masuk sekolah yang tak menginginkan kita.
Pindah!
Masih banyak sekolah bagus kita akan pilih sendiri!
Tak apa, paman Meng. Aku akan masuk sendiri.
Aku bisa.
Masuklah.
Tunggu!
Nilai ujian akhir Fei Ma adalah 641. Itu 21 poin dari peringkat-10 di angkatannya.
Sekarang yang jadi masalah pada bagian essay.
Angkatan '86, '87, '88
3 tahun berturut-turut...
Pak Yan.
Ini kertas ujian bahasa Cina milik putraku.
Kau memberinya nilai 0 pada essay-nya.
Aku tak ingin memperdebatkannya.
Aku cuma ingin dia
membacakan essay-nya di hadapan semua orang disini.
Apa diijinkan?
Judul "Waktu yang tak boleh terlewat".
"Hidup mungkin singkat
atau lama.
Waktu apa yang tak bisa terlewat? Ayahku
dulu adalah arsitek jembatan yang hebat.
Namun dia membuat kesalahn besar
sehingga dipenjara.
Apa ada ayah yang lebih buruk darinya?
Dia mendekam
di penjara selama 2483 hari.
Melewatkan keseluruhan masa kecilku. Dia selalu mengatatakan
Andai aku bisa memutar kembali waktu.
Sekarang,
waktu apa yang tak boleh terlewatkan
untuk seluruh bangsa?
Cobalah bayangkan
Kota Terlarang dari 100 tahun lalu,
pertama kali permaisuri mengendari sebual mobil.
Jelas dia tak terkesan
dengan teknologi modern."
Amitabha.
Amitabha.
Yan kecil. / Ini, paduka.
Kuda ini pasti banyak makan untuk bisa berlari cepat!
Bawa keluar! Segel secara permanen.
"Melewatkan pengetahuan dan teknologi telah menuntun bangsa kita
menyusuri jalan panjang dan berangin."
Paduka,
dengan ilmu bangsa jadi maju. Berpuluh tahun dari sekarang
negara adi daya tak ragu menjelajah sampai luar angkasa.
Hamba ingin mengajukan pendanaan
untuk merakit pesawat angkasa terlebih dahulu.
Pesawat angkasa?
Apa itu?
Konyol sekali!
Tak masuk akal!
Dengan antena gelombang gravitasi dan sebuah mesin lengkung elektrik
kita pasti bisa melaju diatas kecepatan cahaya.
Jika kita semua bisa berusaha lebih keras
dunia akan berubah untuk kita.
Paduka
kali ini hamba yang akan mengendarai sendiri.
Tujuan
Mars.
Konyol sekali!
Tak masuk akal!
Kertas soalnya jelas menunjukkan tema dari essay itu
harusnya bagaimana orang menempatkan nilai lebih tinggi
untuk waktu belajar. Sepenuhnya diluar tema
begitukah yang disebut essay? Tidak tepat sama sekali.
Itu tak akan mungkin lulus meskipun dikoreksi ulang.
Keberatan.
Kurasa tak ada jawaban yang benar.
Essay yang dia baca
menurutku cukup indah.
Aku tersentuh.
Cantik, apa itu definisi yang benar?
Kau akan tahu apakah itu indah saat dia gagal ujian Gaokao.
Tentu aku bisa saja memberikan nilai lebih tinggi
tapi bagaimana dengan anak angkatan lainnya?
Seorang anak yang gagal di terima kuliah
apa orangtua seperti dirimu tak akan menyalahkan kami semua para guru?
Aku tumbuh di desa kecil.
Aku masuk universitas biasa di tahun '63.
Aku tak punya apa-apa saat masuk ke universitas!
Anak-anak di desaku
bahkan tak punya sepatu.
Aku selalu mengatakan
seseorang hanya punya 1 kesempatan untuk merubah hidupnya.
Selagi kau tak berusaha anak-anak yang tak punya sepatu
berusaha lebih baik dari yang kau bayangkan.
Aku sungguh paham maksudmu.
Aku tahu penyebab kekhawatiranmu pada anak-anak.
Begini saja.
Mari kita bahas kerta ujiannya.
Ada 4 pilihan
di setiap soal pilihan ganda.
A B C D.
Ini tak masalah.
Tapi apa selalu 4 pilihan jelas
tersedia buat mereka pilih
saat mereka menemui masalah di kehidupan nyata?
Mengetahui jawaban yang benar dari ABCD itu penting.
Yang lebih penting lagi
adalah bila si anak mampu
memunculkan jawaban E F G
H I J K L M N.
Apapun keadaannya,
saat anak kita selalu bisa memunculkan jawaban XYZ dan seterusnya
itulah saatnya mereka bisa merubah nasibnya sendiri.
Benar juga.
Apa maksudnya dia? / Kau memberikan argumen yang menarik.
Itu juga mewakili.
Begini saja.
Mari kita nilai essay-nya, sekali lagi, secara terpisah.
Tak mungkin ini mendapatkan nilai tinggi.
Aku akan memberikan pendapatku secara terbuka.
Dari pengalaman kami sebelumnya
memberikan nilai nol pada essay ini
bagaimanapun tak akan menimbulkan pertanyaan.
Dan inilah
yang juga kami berikan sekarang dari 3 guru yang berbeda.
Semua menilai essay-nya nol.
Nak.
Mari kita pulang.
Tapi,
ketiga guru yang lain
memberi nilai penuh.
Menilai berdasarkan kerangka kerja pendidikan yang direformasi,
kualitas essay ini,
jangkauan pengetahuannya luas
dan ungkapan imajinasi dalam menulis
sangat berkesan bagi guru.
Disamping itu, ada juga guru yang menilai 20,
25, 28
bahkan 35.
Itulah dariku.
Aku melakukan penghitungan.
Rata-ratanya...
22,8.
Bagus!
Abaikan saja kau, silahkan lanjutkan.
Semuanya,
bukankah ini tepatnya yang harus kita pertimbangkan
mengenai reformasi pendidikan?
Pak Yan
menurut pendapatku,
anak-anak yang berkemampuan berpikir kritis seperti dia
harus disemangati.
Ini akan menguntungkan bangsa ini dalam jangka panjang.
Ada apa ini?
Ini acara khusus sekolah tahun ini.
Perayaan yang hanya diperbolehkan oleh Pak Yan.
Para siswa ini yang baru saja mencapai tujuannya
dalam ujian Gaokao.
Setelah belajar keras selama bertahun-tahun
mereka akhirnya berhasil.
Mengapa tak dirayakan saja kesuksesan mereka?
Aku penasaran apakah mereka benar-benar menikmati belajar sepenuhnya
jika mereka membuang buku bacaan dengan sangat antusias
pas setelah ujian selesai.
Bukankah harusnya belajar jadi sesuatu yang dikerjakan selama hidup mereka?
Masa depan mereka...
Mereka akan punya masa depan yang paling cerah.
Jauh lebih baik ketimbang hidup yang kau jalani.
1000 kali lebih baik.
Siswa kami yang terbaik dari yang terbaik.
Tak ada yang berpendapat sebaliknya.
Kalian semua telah melihat foto-foto yang kupajang di dinding...
Lalu siapa dia? Siapa?
Siapa yang mengijinkan dia masuk?
Siapa?
Bawa keluar orang gila ini!
Sekarang kau mau usir dia?
Pak Yan,
anda tahu kenapa
ada satu bingkai foto yang hilang di dinding anda?
Kenapa?
Itu bukan urusanmu. / Banyak orang di Boyu yang tahu,
tapi tak ada yang berani membicarakannya.
Dia...
adaah putra anda.
Anda mengadopsi dia dari panti asuhan saat usianya 3 tahun.
Aduh.
Anda merawatnya dengan penuh kasih seorang ayah
dan dia tak mengecewakan.
Dia menjadi siswa nilai tertinggi pertama se-propinsi dari sekolah Boyu.
8 tahun lalu
dialah yang menyerahkan obor padaku saat lari estafet.
Namun tahun berikutnya dia menemui kesulitan untuk pertama kali
dan ingin bicara dengan anda
tentang kegagalan ujiannya.
Anda sepenuhnya mengabaikan dia.
Anak yang malang ini
memilih jalan lain.
Pak.
Anda mengabdikan diri pada pendidikan.
Saya sangat menghormati anda sebagai guru.
Kita berdua adalah ayah.
Bisakah kita katakan
kita tak bertanggung jawab atas semua ini
di hadapan anak-anak kita?
Kapanpun aku menemui tantangan
di tahun-tahun berikutnya
aku akan selalu ingat siang itu dengan sobekan kertas beterbangan di udara.
Dia benar.
Masalah yang kualami sekarang
amatlah kecil
dibanding semua
yang akan kualami dalam hidupku kelak.
Baru-baru ini, selebriti Hongkong, Leslie Cheung
meninggal dunia
di usia 46 tahun.
TAHUN KE-4, 2003
Fei Ma.
Kau adalah pelari terdepan
untuk nilai tertinggi di sekolah kita.
Aku ada permintaan.
Maukah kau
tak mengajukan lamaran ke akademi penerbangan?
Taruhanku dengan ayahmu dulu
tentang apakah kau bisa jadi siswa peringkat 1...
Sekarang, aku menyerah.
Fei Ma
lihatlah, aku sudah siapkan ini.
Hanya dirimu yang bisa membantu sekolah Boyu
meraih kembali kejayaannya.
Anggap saja aku...
memohon padamu!
Ayah pernah mengatakan
seseorang
harus mengerjakan yang memang disukai.
Pak Yan,
maafkan saya.
Pada akhirnya, aku diterima di akademi penerbangan
selagi siswa lain masih bersiap untuk ujian.
Ayah!
Haowen Ma!
Ayah!
Ayah! Aku berhasil masuk!
Apa? / Aku diterima!
Aku diterima!
Waktu berlalu seiring usia.
Aku beralih dari pilot menjadi Astronot
namun ayah tak pernah mengunjungiku.
Kami berdua tahu
penyesalannya yang terbesar
sampai
musim semi tahun itu.
Berita 14 Maret, fisikawan terkenal
Stephen Hawking meninggal dunia
diusia 76 tahun.
Hawking mengatakan, tak akan banyak di alam semesta
jika itu bukanlah rumah bagi orang yang kau cintai.
Kita akan merindukannya.
16 MARET 2018
Jika bukan karena kebangkrutan pabrik
aku tak akan menurutimu.
Apa kau kini menentangku?
Coba ulangi lagi
akan kuberitahu semua orang soal jembatan Dong Pei itu
soal perbuatanmu di musim panas itu di belakang Haowen Ma.
Akan kuceritakan semuanya!
Sst. Diamlah. / Diam apaan!
Akan kuceritakan semuanya! / Pelankan suaramu!
Kau ini orang pengecut, Datou Lyu.
Si iblis miskin itu.
Kau suruh dia membuat cetak-biru, sambil memanggil dia Pak...
Kukasih tahu ya...
Ini 100 ribu.
Ini 150 ribu.
Hitunglah.
Mengapa!
Tn. Ma! Tn. Ma!
Mengapa! / Maafkan aku.
Mengapa! / Maafkan aku.
Mengapa! / Maafkan aku.
Bangun kau!
Ma! Ma!
Memang apa masalahnya?
Lepaskan!
Lepaskan aku! / Ma, ayolah!
Lepas!
Ma, ayolah! / Jangan dipegangi!
Inilah kedua kalinya ayahku masuk berita.
Kali ini, dia hanya dihukum 15 hari.
Komandan. / Komite telah memutuskan
dalam daftar terpilih. Dan ada namamu.
Komandan Pan, kau memang terbaik!
Ya, ya, sudah.
Aku terbaik.
Ini sesuatu yang lebih penting. / Baik.
"Dari pembawa obor sampai penjara dibalik insiden runtuhnya jembatan"
Ayahmu?
Apa kau tahu artinya berada di atas sana?
Menjadi sorotan
berarti setiap rinci masa lalumu akan terkuak.
Bisakah kau
jauhkan dia dari berita?
Ini demi kebaikannya.
Fei Ma.
Ayah.
Jadi ini kejutan rupanya.
Sempurna.
Tinggallah selama beberapa hari,
akan kuajak ayah lihat-lihat markas kami.
Apa?
Kau tak tumbuh tinggi lagi.
Buat apa? Aku sudah jadi orang dewasa.
Ayah.
Aku masuk dalam daftar.
Sungguh?
Kau memang hebat.
Ada berita kecil lagi.
Ini akan membuatmu lebih senang lagi.
Pengadilan telah menerima pengajuan bandingku.
Ayah. / Dengar.
Aku tahu sesuatu yang mungkin berguna.
Wakil manajer pabrik itu dipenjara
karena penggelapan
dan dia punya pembukuannya.
Jika kita bisa ajak dia kerjasama
kasusku akan berpeluang bagus untuk berbalik.
Ayah, bisakah ayah lupakan saja?
Jembatan itu sudah runtuh.
Meski ayah memutar balik kasusnya lagi,
tak akan ada ganti rugi sebesar apapun.
Paling mentok cuma mengembalikan nama baik ayah.
Bertahun-tahun telah berlalu.
Tak ada orang yang peduli lagi. Kecuali ayah.
Ayah.
Cobalah mengikhlaskan.
Aku mengerti.
Sungguh mengerti.
Terima kasih, nak
atas perhatianmu.
Ayah.
Ya benar.
Kau membesarkanku sendirian.
Jika pada akhirnya aku terpilih maka semua kehormatan
akan jadi milik ayah.
Juga,
ayah dan Bu Gao sudah menikah lebih dari 10 tahun
saatnya mengadakan upacara pernikahan yang layak.
Aku ayah yang berbangga.
Aku jadi ayah yang amat bangga.
Semenjak jembatan itu runtuh
aku tak punya apa-apa lagi yang bisa dibanggakan dalam hidupku.
Cuma dirimu.
Putraku.
Kujadikan diriku pendidik yang pantas.
Sungguh menggelikan.
Hanya sekaranglah kusadari
bila niatku mendidikmu
telah gagal.
Sepenuhnya gagal.
Fei Ma.
Semua orang punya jembatan sendiri.
Jaga agar jembatanmu tetap berdiri,
demi ayah,
itu hal yang paling penting.
Ayah. / Santai saja.
Aku...
A... Aku...
aku tak akan menghalangimu.
Percayalah,
jika ada yang tanya,
bilang saja...
bilang sama mereka...
bila kau tak
pernah dengar kabar ayahmu...
semenjak dia dipenjara.
Tak heran bila ayahmu tak hadir
pada hari peluncuran.
Bahkan aku tak memberitahu dia.
"Ayah: aku akan sepertimu, tak akan pernah mundur."
Fei Ma!
Fei Ma! Kau mau berbuat apa?
Jawab aku! Kau mau apa?
Kembali! Ini perintah!
Cepat kembali! / Komandan,
tak akan kulewatkan kesempatan
untuk mengambil resiko yang perlu.
16 DESEMBER 2019 PUKUL: 05:38
Fei Ma, menurut monitor eksternal,
penyebab kerusakan antena
adalah longgarnya plat-dasar.
Ambil jalan dari modul orbital.
Kusarankan, kau pilih jalan di samping bendera
di situ lebih banyak buat pegangan tangan.
Sekarang aku berada di depan monitor.
Waktumu 3 menit dimulai dari sekarang.
Kau harus mengganti plat-dasar
dari antena sebelum waktunya habis.
Dengan begitu, kau punya waktu 1 menit buat kembali.
Kalau tidak oksigen di baju astronot itu akan kehabisan.
Kawan, kau bisa jadi puing-puing angkasa.
Bagus.
Sekarang, lokasimu tak terlihat.
Kau kini berusahalah sendiri.
Aku punya keyakinan pada dirimu.
Jika kau bisa mendengar suaraku...
Ayah! / ...lihatlah di sekitarmu!
Berpikirlah!
Kau pasti bisa! Kau bisa keluar!
Kau pasti bisa!
Fei Ma, waktumu tak masalah.
Cepat perbaiki antenanya
dan kau punya banyak waktu untuk kembali.
Kau bisa kembali sekarang!
Sinyalnya muncul lagi!
Bagus! Kita mendapatkan sinyal kembali!
Sinyalnya kembali!
Ayah.
Didikanmu tidaklah gagal.
Beijing, Beijing. Shuguang No. 16
telah berhasil memulihkan sistem re-entry.
Mari kita pulang sekarang. Telemetri bagus.
Pesawat telah memasuki lintasan arah balik.
Data pemandu real-time dari Beijing telah tersedia.
Mereka kembali.
KETINGGIAN: 4269M
Ayo Cina! Ayo Cina!
18 DESEMBER 2019 PUKUL: 09:40
Setelah pesawat terhantam oleh puing angkasa,
astronot muda Fei Ma
memperoleh keajaiban
dengan akal dan keberaniannya
dan berhasil tercatat dalam sejarah.
Ayah! / QiaQia!
QiaQia, sini.
QiaQia, kau kangen ayah?
Ya!
Sini ayah lihat gigimu.
Sudah tumbuh.
Ayah.
Maafkan aku.
Ini juga pertama kalinya aku menjadi seorang anak.
Jangan pernah mengira
bila hal pertama yang akan dia katakan
padaku
setelah sekian tahun ini...
Sungguh sulap yang luar biasa!
Bisa tolong kau ulangi lagi?
TERUNTUK PARA AYAH
TERUNTUK ANAK-ANAK
Ma Fei dianugerahi gelar "Astronot Pahlawan" yang mulia dan menerima "Medali-Aerospace".
Hasil keputusan pengadilan Haowen Ma "Kasus Jembatan Dong Pei Ditutup"
dicabut sesuai hukum, dan dia dibebaskan dari tuduhan dan nama baiknya dipulihkan sepenuhnya.
broth3rmax, 20 Desember 2019
no resync/re-upload/edit/delete-credit broth3rmax, 20 Desember 2019
follow instagram @broth3rmax
SEKIAN
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.