Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
LOKASI, KARAKTER, ORGANISASI, DAN KEJADIAN
DALAM DRAMA INI ADALAH FIKSI
TAHUN 2012
GAPAI IMPIANMU
UNIVERSITAS HANKUK
Aku, Noh Ae-jeong,
punya tiga kualitas luar biasa yang akan kalian sukai.
Pertama, lima tahun menjadi loper koran
membuktikan kemauan dan ketekunanku.
Kedua, empat tahun bekerja sebagai kasir supermarket
menunjukkan betapa aku sangat tepat dan teliti.
Selamat menonton. Selamat datang.
- Ketiga, tak pernah menyerah... - Silakan ke sebelah kiri.
- ...mengejar mimpi. - Selamat menonton.
- Selamat datang. - Aku gigih,
dan terus berusaha sampai akhir.
Itu sebabnya aku, Noh Ae-jeong, berharap bisa bergabung
dengan Ten Film...
Shinyi Media...
Di bagian akuntansi Thumb Film,
aku akan menunjukkan tiga keunggulanku dan memberikan...
- Maaf. - Kita sedang wawancara.
Jawab di luar.
EPISODE 1
Yang benar saja? Tak pernah dengar mode getar?
Maafkan kami.
Selain pekerjaan paruh waktu, apa kau pernah pakai aplikasi akuntansi
atau program seperti Microsoft Excel, PowerPoint, atau Word?
Aku pernah pakai PowerPoint di universitas.
Begini. Menurut resumemu ini,
tertulis bahwa kau tak lulus kuliah.
Benar.
Berhenti kuliah tahun 2006. Tunggu.
Satu, dua...
Kau berhenti waktu semester berapa?
Aku selesai hingga tahun keempat semester satu.
Apa? Tunggu.
Jika melanjutkan satu semester lagi, kau lulus.
Kenapa kau berhenti kuliah?
Apakah ada masalah waktu itu?
Ha-nee!
- Kau sudah tiba. - Astaga.
Maaf aku terlambat. Aku tak bisa pulang cepat.
Tak apa-apa.
- Selamat makan. - Terima kasih.
Ha-nee.
Sebenarnya...
KELUARGAKU, IBU
Anak-anak lain bertanya kenapa tak ada ayahnya.
Maaf. Seharusnya aku lebih memperhatikan hal ini.
KELUARGAKU, JEONG-U, AYAH, IBU
AYAH, KAKAK, AKU, IBU
Ha-nee, jika ibumu pulang,
mau nyalakan lilin di kue dan membuat permohonan?
Kau tak mau?
Besok hari Natal.
Kau harus memohon kepada Sinterklas agar...
Itu bohong.
Apa?
Tak ada Sinterklas.
Juga tak ada ayah.
Ha-nee, ayahmu ada di langit...
Bohong.
Kenapa itu sebuah kebohongan?
Ha-nee.
Kita anggap saja ayahmu sudah meninggal.
Kenapa?
Itu...
Karena ibumu mau menganggap dia sudah meninggal.
Kenapa begitu?
Maksudku...
Dalam menjalani hidup,
terkadang ada orang yang ingin kau anggap sudah meninggal.
Kau akan mengerti waktu besar nanti.
Kenapa?
Itu...
Sebagai gantinya, ibumu dan aku
akan menggantikan ayahmu, ya?
Apa? Astaga.
DISKON UNTUK PINJAMAN BARU
Apakah ada masalah waktu itu?
- Nona Noh. - Ya?
PENERIMAAN KARYAWAN THUMB FILM
PELAMAR: NOH AE-JEONG
Jika tak ada lagi yang ingin kau bicarakan...
Aku menjadi ibu.
Aku menjadi ibu pada umur 23 tahun.
Aku harus membesarkan anak sendiri.
Aku memang tak bisa berkuliah lagi,
tapi aku tak menyesal.
Merawat anak memang tidak mudah,
tapi aku senang bisa melihat dia tumbuh setiap hari.
Tahun ini umurnya enam tahun.
Ya, baiklah.
Waktu anakku masih kecil, aku hanya bisa bekerja paruh waktu.
Tapi sekarang aku harus menyekolahkannya,
dan aku ingin membelikannya baju yang cantik.
- Itu sebabnya aku mencari pekerjaan... - Ya.
Baik, aku paham.
RESUME: NOH AE-JEONG
Astaga.
Ayo masuk.
Kenapa kau?
Ada apa ini?
Jangan ke sini, Ibu.
Ibu?
Ha-nee, ini berbahaya. Jangan ke sini.
Ibu, pegangi Ha-nee.
Gelasnya licin, jadi, jatuh.
Semua salahku.
Ini bukan salahmu.
Gelas murah ini yang salah.
Sebentar, Nona Noh.
Kenapa studio film?
Posisi sebagai asisten atau akuntan juga ada di perusahaan lain.
Tapi kenapa kau mau bekerja di studio film?
Aku mau tahu tentang ini.
Aku sudah selesai.
Tunggu aku. Aku akan ke sana.
TAHUN 2006
Karena aku punya impian.
SUTRADARA: OH DAE-O PRODUSER: NOH AE-JEONG
Sebelum aku menjadi ibu,
cita-citaku adalah menjadi produser film.
Keren sekali!
- Selamat. - Itu luar biasa.
Itu hebat.
Tapi sekarang, posisi apa pun tak apa-apa.
Aku hanya ingin bekerja di studio film.
Apa cita-cita itu sepenting itu untukmu?
Sesibuk apa pun bekerja untuk hidup,
itu tak mengubah kenyataan tentang diriku.
Aku sudah berjanji.
Waktu aku baru hamil,
aku tak akan menyerah soal cita-cita, hidup, dan anakku.
Tentunya itu tak akan mudah.
Tapi,
aku ingin menunjukkan itu kepada anakku secara perlahan.
Menunjukkan sosok ibu yang berhasil meraih mimpi.
Kenapa? Itu dari perusahaan tempatmu diwawancarai tadi?
Mereka mau mempekerjakanmu?
Nenek, apa artinya "mempekerjakan"?
Kenapa lama sekali? Cepat jawab.
Bagaimana?
Ibu.
Aku diterima.
Katanya aku diterima.
- Benarkah? - Aku diterima.
- Astaga! - Ibu?
- Astaga. - Apa itu "diterima"?
Astaga. Cucu cantikku.
Cucuku amat cantik.
Sulit kupercaya, Ibu. Ini terlalu baik untuk menjadi nyata.
- Astaga. - Ibu.
Benar-benar keajaiban.
Kalian sudah membuat permohonan?
Jika begitu,
sekarang kita berlomba untuk meniupnya lebih dahulu.
Satu,
dua,
tiga.
- Selamat Natal! - Selamat Natal!
Semoga harimu menyenangkan.
Sungguh seperti baru.
PENATU
PENATU TUAN DAN NYONYA
- Lihat. Punyaku menggemaskan, 'kan? - Aku pilih itu lebih dahulu.
- Aku lebih dahulu. - Ayo berangkat. Kita bisa telat.
Cepat!
Jangan makan sambil menonton ponsel.
Lakukan satu per satu.
Kau bahkan tak menonton TV. Kenapa selalu dinyalakan?
Astaga.
Sekarang zamannya tugas ganda.
Jadi, kau mau kupukul depan dan belakang sekaligus?
Aku pulang.
Lihat ini. Seragam sudah dicuci kering.
Jadi, mulai hari pertama di sekolah baru dengan hati dan ambisi baru
sampai kau lulus SMP. Semangat!
Seolah aku bisa memulai yang baru
dengan seragam bekas.
Kau pindah sekolah satu bulan setelah masuk SMP.
Tak perlu seragam baru.
Dan ingat satu hal.
Kau tak boleh pindah sekolah lagi selama SMP ini.
Hari-harimu pindah sekolah
kini sudah berakhir. Paham?
- Baik. - Ini hadiah.
- Apa ini? - Boneka untuk meluapkan marahmu.
Jangan buat masalah pada hari pertama.
Jika ada yang menyebalkan, bertahanlah dengan meremas boneka ini.
Jika masih tak bisa tahan,
ancam dia dengan omonganmu.
Kau sebut itu nasihat?
Ibu, sakit sekali.
Kapan perusahaanmu akan membayar gajimu bulan lalu?
Sudah kubilang itu akan segera dibayar.
Aku juga sudah bilang, hari ini aku akan melakukan presentasi
di depan investor besar.
Karena itu Ibu bergadang?
Siapa sutradaranya?
Bong Joon-ho? Park Chan-wook?
Anakku! Kau tahu mereka?
Kau memang berbeda karena ibumu adalah produser film.
Jangan mengalihkan pembicaraan.
Katanya setelah film terakhirmu gagal total,
seluruh pegawai di perusahaan itu mengundurkan diri?
Siapa investor yang mau mempertaruhkan uangnya?
Siapa lagi?
Akuntan studio selama delapan tahun yang dipromosikan menjadi produser.
Putri Ibu, Noh Ae-jeong.
Tapi bagaimana akuntan bisa menjadi produser film?
Sekalipun seperti ini,
ibu dahulu mahasiswa perfilman yang menjanjikan.
Bos perusahaan ibu akhirnya melihat bakat ibu.
Katanya seseorang bisa terbiasa setelah lama melakukan sesuatu.
Ibu telah bekerja delapan tahun di sana, jadi, kuharap Ibu belajar sesuatu.
Tentunya.
Tunggu. Apa katamu?
Terserah.
Jika kau juga tak digaji bulan ini,
berhentilah dari sana.
Ibu, yang benar saja. Itu namanya tidak setia.
Selain itu, firasatku bagus soal proyek ini.
Apakah itu artinya kita tak perlu bayar sewa bulanan rumah ini?
Sewa bulanan?
Ibu akan membeli rumah ini.
Keren sekali.
Tos!
THUMB FILM
Aneh sekali. Tak ada kabar darinya.
Sinyal ponselku jelek.
Apa dia tersesat?
Kantor kita memang sulit ditemukan.
Dia datang.
- Astaga. Selamat datang. - Halo.
Baiklah. Hye-jin, antar mereka ke ruang rapat.
- Sebelah sini. - Kami...
Silakan ke sini.
Ini dia. Kau pasti bisa!
CINTAI DIRIMU
- Lebih cepat. - Ayo!
- Bagus. - Baiklah.
Tembak!
- Ayo! - Ayo!
- Benar-benar polos. - Ayo!
Suasana di sini lumayan.
- Terima kasih. - Ini untukmu.
- Terima ini. - Kau hebat.
Itu luar biasa.
Sekolah akan mulai 90 detik lagi.
Cepat, Semua!
Kalian sangat bau keringat.
Cepat lari.
HORMATI GURUMU
Berhenti di situ.
Menurut peraturan SMP Hanbak Pasal 13 Ayat 1,
murid tanpa label nama
akan dapat pengurangan poin karena melanggar peraturan berseragam.
Kau tak tahu itu?
- Tidak. - Baiklah.
Aku akan beri kesempatan.
Kuberi waktu 30 detik untuk memasang label namamu.
- Aku tak punya. - Tak punya?
Aku baru pindah sekolah hari ini.
Kau pasti berbohong. Kau pikir aku akan percaya?
Jika tak percaya, ikuti aku ke ruang guru.
Aku gurumu...
Beraninya kau membantah gurumu?
Kau mau dapat pengurangan poin?
Sepertinya perkataan dia benar.
Lepaskan aku.
Ada murid baru di kelasku hari ini.
Ternyata dia pintar.
Benarkah dia murid baru di kelasmu, Pak Oh?
Sepertinya begitu.
Namamu...
Noh Ha-nee, 'kan?
Ya, benar.
Jika begitu, aku akan mengantarnya ke dalam.
- Ayo. - Baik.
Kami masuk.
Suami di Antara Bunga, film baru dari Thumb Film,
adalah kisah wanita yang telah melajang selama 14 tahun
dan secara ajaib menemukan cinta.
Kim Sang-ho, sutradara pemenang penghargaan
akan menunjukkan gaya dan visinya.
Itu digabungkan
dengan kisah cinta segar yang kuharap bisa menarik penonton...
Para...
penonton.
Total biaya produksi yang diperlukan
adalah 6,6 miliar won.
Ditambah biaya pemasaran dan iklan...
Totalnya sekitar 10 miliar won.
Benar.
Bagaimana
kau mendapatkan semua biaya itu?
Kau harus berinvestasi kepada kami agar...
Sayang sekali. Sepertinya ada kesalahpahaman di sini.
Kesalahpahaman?
Terima kasih.
"Nine Capital"?
Bukankah ini perusahaan peminjaman uang?
Tapi kenapa kalian datang ke sini?
Bos kalian dari Thumb Film meminjam 700 juta won dari kami.
- Apa? Tujuh ratus juta? - Tujuh ratus juta won?
Ya, dan total uang yang harus dibayar,
setelah ditambah bunga adalah 1,05 miliar won.
Totalnya 1,05 miliar won? Sialan.
Hye-jin! Coba telepon bos.
- Ponselnya mati. - Apa?
Seperti yang kau lihat, Pak Wang tak bisa dihubungi.
Jadi, kau, Nona Noh, yang harus melunasinya.
Aku?
Apa? Kenapa?
Kenapa aku yang harus melunasinya?
- Aku... - Karena kau
sudah menulis surat jaminan untuknya.
Apa ini?
Apa ini semua?
SURAT JAMINAN KOLEKTIF
Sekarang kau bukan Akuntan Noh Ae-jeong.
Kau adalah Produser Noh Ae-jeong.
Sukseskan sebuah film yang kau buat dengan tanganmu sendiri.
Jangan. Jangan tanda tangan.
Jangan.
Tak ada lagi sewa rumah bulanan. Beli rumahmu sendiri.
NOH AE-JEONG
Bagus, Produser Noh.
SURAT JAMINAN KOLEKTIF
Tunggu! Tunggu sebentar.
Bos kami tak akan begitu kepadaku.
Aku hanya tahu bahwa ini investasi sebesar 70 juta won.
Bagaimana bisa 70 juta won menjadi lebih dari satu miliar won?
Pak, tolong bantu aku. Kumohon.
Nona Noh.
Pak, sebentar.
Choi Hyang-ja, lahir 5 Juli 1960.
Tukang pijat di sauna.
Dia ibumu, 'kan?
Apa yang kau lakukan?
Noh Ha-nee, lahir 15 Februari 2007.
Pindah ke SMP Hanbak karena masalah pribadi.
Dia benar putrimu, 'kan?
Apa yang kau katakan?
Waktumu dua pekan untuk melunasi utang.
Jika sampai saat itu kau tak bisa melunasinya,
semua orang yang berhubungan denganmu akan dalam bahaya.
Kau harus ingat itu.
Nona Noh. Kau baik-baik saja?
Kau yakin soal itu?
Bagaimana denganmu?
Aku membuat Patung Pembebasan Kentang Goreng.
Cara bermain di sekolah sana dan sini ternyata sama.
Tunggu. Bagus, dapat.
Kena.
- Kau lihat itu? - Bagus!
- Sangat bagus. - Tepat.
Maaf, Anak Baru. Kau kaget, ya?
Kita coba apa selanjutnya?
Pak Wang Seong-gyu!
Nona Noh, bukankah ini masuk tanpa izin?
Di mana si berengsek itu?
- Bagaimana ini? - Di mana dia?
Dasar berengsek.
Dia sungguh melarikan diri?
- Dia sudah dituntut. - Apa?
Coba lihat.
Bau sekali.
HIDUP ITU BERTINDAK ATAU MATI
Nona Noh, bukankah ini surat kontrak?
SURAT HAK CIPTA CINTA ITU TIDAK ADA
"Cinta Itu Tidak Ada."
Astaga, sepertinya ini sudah sangat lama.
Ketentuannya juga tidak adil.
Dia meninggalkan semua sampah ini, si berengsek itu!
Benar. Ini pasti tidak berarti
sampai dijadikan alas panci.
Dasar pria sialan.
Aku akan...
Sialan...
Dasar bedebah hina!
Tenanglah.
Astaga!
Yang benar saja?
Halo?
Ya. Ha-nee?
TRANSKRIP SEKOLAH
NAMA MURID: NOH HA-NEE
NAMA IBU: NOH AE-JEONG
Selamat siang. Aku ibunya Noh Ha-nee.
Di mana ruang konseling?
Naik ke lantai dua. Ruangan paling ujung.
Lantai dua, paling ujung?
Terima kasih.
Bu Noh.
Ha-nee!
Ha-nee!
Ha-nee.
Ini ibunya Noh Ha-nee.
Ya, aku ibunya Noh Ha-nee.
Lihat.
Anakmu membuat wajah anakku menjadi begini.
Aku kesal sekali.
Maafkan aku.
Sungguh maafkan aku.
Aku yang salah.
- Bu, ini salahku. - Ibu!
Kemari kau. Cepat minta maaf.
- Cepat. - Kau tak perlu minta maaf.
Adakan rapat komite soal kekerasan di sekolah.
Pak.
Hal itu dapat melukai kedua anak yang terlibat.
Pak Oh.
Apa kau pura-pura bodoh karena bukan muridmu
yang terluka begini?
Pak Jang, bukan begitu...
Sudahlah. Entah menjadi luka atau tidak, kita akan tahu setelah...
Bu. Maaf. Maafkan aku.
- Tolong maafkan... - Lepaskan. Kau kenapa?
- Maafkan aku. - Sudahlah.
Biar pria menyelesaikan ini.
Di mana ayah anakmu?
Aku tak punya ayah.
Aku tak punya ayah.
Jadi, jika ada yang mau kau bicarakan, katakan kepadaku.
- Ha-nee. - Sudah kuduga.
Pantas saja dia sembrono dan tak sopan.
- Ternyata ada alasannya. - Sayang, hentikan.
Bu Noh.
Aku mau beri saran sebagai sesama orang tua.
Kau harus lebih disiplin terhadapnya karena dia tak punya ayah.
Jika kau terlalu memanjakannya,
terlihat sekali dia dibesarkan tanpa ayah.
Pak.
Bukankah perkataanmu keterlaluan?
Anakku...
punya ayah.
Aku adalah ayah sekaligus ibunya.
Jadi, anakku tak pernah
dibesarkan dengan kekurangan cinta.
Kau boleh mengeklaim biaya rumah sakit anakmu kepadaku.
Aku akan ganti semua biaya luka anakmu.
Tapi...
bagaimana kalian bisa mengganti luka anakku
karena perkataan kalian?
Maaf karena membuat keributan, Pak.
Kami akan pergi. Ayo.
Bu Noh.
- Bu Noh. - Aku akan antar mereka.
Tenang saja.
Ibu, aku tak melakukan kesalahan.
Aku tak memukulnya, dia lebih dahulu...
Ibu?
- Ibu mendengarkanku? - Noh Ha-nee.
Pindah ke SMP Hanbak karena masalah pribadi.
Ayo kita pergi. Kita harus pergi.
- Kenapa, Ibu? Mau ke mana? - Ayo.
Lepaskan tanganku.
Ibu, apa Ibu sungguh berpikir aku yang salah?
Diam, Ha-nee.
Ha-nee. Mari kita bicara di rumah.
Ayo kita pulang.
Ha-nee! Apa yang kau lakukan?
Hei.
Kenapa tadi Ibu tak mau mendengarkan aku?
Noh Ha-nee.
Sebelum Ibu mengaku bersalah, sebelum meminta maaf,
bukankah Ibu harus mendengarkan ceritaku lebih dahulu?
Ibu sudah memohon kepadamu.
Jangan buat masalah pada hari pertamamu di sekolah.
Sudahlah. Katakan jika memang Ibu tak mau dengar.
Sampai kapan ibu harus hidup dengan mengkhawatirkanmu?
Semua itu salah siapa?
Apa?
Ini semua karena Ibu.
Jika Ibu tak melahirkanku,
Ibu tak akan berada dalam keadaan seperti tadi.
Apa gunanya barang seperti ini?
Mau berbuat apa pun,
tak akan mengubah fakta bahwa aku anak tanpa ayah.
Anak itu, Han Chan-yeong,
adalah anak yang pantas mimisan.
Dia selalu menggangguku setiap hari.
Tapi Ha-nee memberinya pelajaran hari ini.
Tak pernah ada yang begitu sebelumnya.
Hanya Ha-nee yang berani membantuku.
Ha-nee tak bersalah sama sekali.
Berapa yang dibawa kabur CEO berengsek itu?
Sekitar sepuluh?
Sepuluh miliar won.
Benar-benar berengsek.
Ternyata dalam menjalani hidup tak boleh berkata kata "terburuk" sembarangan.
Kenapa? Karena bisa saja itu bukan hal yang terburuk.
Minumlah.
Ini traktiranku untuk orang paling menyedihkan di Bumi hari ini.
Sook-hee.
Kenapa hal yang terburuk datang bersamaan begini?
Aku tak tahu.
Tapi bukankah karena datang bersama, mereka akan pergi bersama juga?
Tidak.
Tak akan begitu.
Karena 14 tahun lalu juga tak begitu.
Jika saja waktu itu aku tak bertemu dia, apa semua akan berubah?
Jika kau terlalu memanjakannya,
terlihat sekali dia dibesarkan
tanpa ayah.
Apa maksudnya terlihat jelas?
Aku sempurna begini.
- Ibu, aku pulang. - Ya.
Ini.
- Apa ini? Kau minum miras? - Sedikit.
Makan ini.
Di mana Ha-nee? Dia ada di kamar?
Aku adalah ayah
sekaligus ibunya.
Pak, tunggu sebentar.
Berhenti. Tolong tunggu sebentar.
Maaf.
Pak!
Terima kasih. Maafkan aku.
Lelah sekali. Terima kasih.
- Terima kasih. - Hampir terlewat.
Astaga.
Maafkan aku.
Bagaimana ini?
Kenapa bisa basah terkena kuah?
Sepertinya itu barang penting.
Ya. Ini proposal yang kubuat berhari-hari.
Bagaimana ini?
Tapi terima kasih.
Halo.
Halo.
Kau wali kelas Ha-nee, 'kan?
Senang bertemu kau.
Maaf.
Maafkan aku, aku hampir jatuh.
Ternyata kau masih belum mengenaliku.
Apa?
Lama tak bertemu, Ae-jeong.
Ae-jeong! Buka jendelanya.
Buka jendela ini?
Aku sangat merindukanmu.
Jangan khawatir. Aku akan menjaga Ha-nee.
Baiklah.
Selamat jalan. Cepat pergi.
Ae-jeong! Sampai bertemu lagi.
Aku akan meneleponmu!
Kenapa dia harus menjadi wali kelas Ha-nee?
Aku hampir gila.
Ya, Ha-nee.
Sepertinya kau sedang bahagia.
Apa?
Begitulah.
Ini.
Terima kasih sudah memercayaiku kemarin.
Sampai nanti.
Ha-nee.
Jika kau mengalami kesulitan,
beri tahu aku, ya?
Terima kasih minumannya.
Baik.
Terima kasih.
SUAMI DI ANTARA BUNGA
- Tolong minggir. - Maaf.
Halo, Pak.
Aku Produser Noh Ae-jeong dari Thumb Film.
Aku sudah minta rapat tentang investasi film kami.
Kudengar Thumb Film sudah bangkrut.
Kami tak bangkrut.
Keadaan kami memang kurang bagus, tapi ada film yang kami siapkan.
Kau bisa tahu jika membacanya. Naskah ini sangat bagus.
Kudengar film ini sedang disiapkan perusahaan lain.
Tak mungkin. Film ini sudah kontrak dengan perusahaan kami sejak lama.
Kudengar film ini sudah dijual ke perusahaan lain.
Biar kuberi tahu agar kau tak ke perusahaan lain dan dipermalukan.
Tak ada satu perusahaan pun yang mau berinvestasi di Thumb Film.
Pak.
Aku produser Thumb Film, Noh Ae-jeong.
Kau akan terus begini, Nona Noh?
Pak, aku dengar rumor aneh dari luar.
Ada rumor tak masuk akal bahwa kau sekarang bekerja dengan perusahaan lain.
Orang-orang memang pandai memanaskan suasana, ya?
Maaf, Produser Noh.
Kudengar Pak Wang kabur.
Dia yang lebih dahulu memutuskan kontrak.
- Apa? - Tapi baguslah jika begitu.
Itu lebih baik daripada menyerahkan filmku kepada perusahaan yang tak kompeten.
Ada aku di sini.
Tolong teken kontrak lagi denganku.
Kau mengenalku.
Aku sudah bekerja dengan sangat keras dari awal bertemu denganmu.
Aku akan berusaha keras agar hasil karyamu
- bisa diluncurkan... - Menyerahlah.
Pak!
Produser Noh.
Ini film pertamamu, 'kan?
Apa kau yakin bisa mendapatkan semua biaya produksi
dan artis yang aku mau untuk tampil di filmku?
Itu...
Aku tahu kau sudah berbulan-bulan berusaha keras,
tapi kau tak mampu
memproduksi karyaku.
THUMB FILM
CINTA MUSIM PANAS
CEO Thumb Film.
CEO WANG SEONG-GYU
Nona Noh.
Apa ada masalah di luar?
Tak ada apa-apa.
Ayo kita jual semua yang bisa menghasilkan uang di sini.
Setidaknya kau bisa pakai itu untuk gajimu.
Keadaanmu lebih darurat daripada aku.
Aku tak apa-apa.
Sementara ini,
aku memutuskan akan fokus pada si berengsek itu.
Apa?
Jika dia tertangkap,
aku akan memegang lehernya, melemparkannya ke aspal,
dan memukul wajahnya.
Aku akan menghabisi dia. Sungguh.
Apa kau baik-baik saja?
Astaga.
- Berdarah. - Astaga.
Menyebalkan.
Buang barang-barang ini!
Baik.
Astaga.
Ini sepertinya tulisan yang sudah tua.
Mau tulisan apa pun itu,
bakar saja semuanya!
Ya, baiklah.
Tapi...
sepertinya ini ditulis
oleh Penulis Cheon Eok-man.
Cheon Eok-man.
- Sepertinya ini sudah sangat lama. - Dia meninggalkan semua sampah ini!
CINTA ITU TIDAK ADA
"Cinta Itu Tidak Ada."
Apa?
Apa ini?
Hye-jin.
- Tisu basah. - Tisu basah.
Tisu basah.
Sedikit lagi.
Cheon Eok...
CHEON EOK-MAN
Mustahil. Ini kontrak hak cipta...
Ini ditanda tangani penulis terkenal Cheon Eok-man?
Bagaimana ini?
- Berhasil! Kita selamat! - Ya!
Kita berhasil.
Rumahnya sangat bagus.
Bos Nine Capital memang berbeda.
Lihat tempat ini.
Rumahnya bagus sekali.
Ini sangat besar.
Nona Noh.
Apa?
Lari!
Mundur!
Pergi!
Pergi!
Pergi!
Aku diberi tahu
bahwa kau ingin bicara denganku.
Itu...
Sebenarnya...
Silakan duduk dan bicara.
Ayo.
Sebenarnya...
aku mau membuat kesepakatan
denganmu.
Kesepakatan?
Ini surat kontrak hak cipta dengan Penulis Cheon Eok-man,
penulis nomor satu tahun 2020 yang paling diincar para investor.
Aku akan membuat film itu, mendapat sepuluh juta penonton,
dan membayar utang secara tunai kepadamu.
Aku tak yakin.
Apa kau bisa mendapatkan investor
dengan studio film yang ditinggalkan CEO-nya?
Tak ada satu perusahaan pun yang mau berinvestasi di Thumb Film.
Kau tak mampu memproduksi karyaku.
Sekalipun kau punya hak cipta,
apa kau yakin bisa menemukan
investor untuk filmmu?
Sepertinya kita berdua sama-sama sibuk.
Silakan pergi.
Kalau begitu,
tolong jadilah investor kami.
Nona Noh.
Aku...
berinvestasi kepada orang yang bisa dipercaya.
Jika hal itu menghasilkan uang,
aku bisa percaya seseorang
dan berinvestasi sebanyak apa pun.
Bahkan mempertaruhkan nyawa.
Jika kau beri kesempatan,
aku akan buktikan bahwa aku, Noh Ae-jeong,
memiliki kemampuan sebagai produser.
Hentikan itu.
Maksudmu, kau rela mempertaruhkan nyawamu
untuk investasi ini?
Aku yakin.
Karena nyawaku
bergantung pada keluargaku.
Baiklah. Aku akan memberimu satu kesempatan.
- Satu... - Satu...
- Satu kesempatan? - Satu kesempatan?
Satu kesempatan?
Pertama, aku butuh seseorang untuk menulis naskah itu.
Cheon Eok-man, si penulis asli, harus melakukannya.
- Apa? - Apa?
Cheon Eok-man?
Aktornya...
AKTOR RYU JIN DEBUT DI HOLLYWOOD?
Ryu Jin?
Aku penggemar Ryu Jin.
Ryu Jin?
Ryu Jin yang akan main film di Hollywood?
Apakah aktornya harus Ryu Jin?
Banyak aktor lain selain dia.
Aktornya harus Ryu Jin, dan penulisnya harus Cheon Eok-man.
Jika kau berhasil, bukan hanya utangmu dilunasi,
tapi aku juga akan menjadi investor filmmu.
Sepuluh miliar won.
Sepuluh miliar won?
SURAT MINAT
Aku memberimu waktu delapan hari.
Jika tak bisa menepatinya,
bersiaplah menerima akibatnya.
Bilang kepadanya agar tak mencariku lagi
dan lain kali aku melihatnya,
aku akan membunuhnya.
- Di sini. - Berpose.
- Di sini. - Lihat ke sini.
- Halo. - Tolong ke sini.
Ya, terima kasih.
Berposelah.
- Lihat kemari. - Tolong berposelah.
Baik, terima kasih.
- Hei, Hye-jin. - Nona Noh.
Aku hampir sampai di rumah Penulis Cheon.
Bagaimana keadaan di sana?
Sepertinya tak mudah.
Tapi harus kucoba.
Kau bilang kalian saling mengenal.
Aku yakin dia tak akan mengabaikanmu.
Benar.
Dahulu hubungan kami benar-benar istimewa.
Tolong berpose lagi.
Ya, terima kasih.
Jin.
Jin.
Begini...
Cium aku.
HALO, DAN-BI TAYANG DI BIOSKOP 20 APRIL
Belum lama ini kau diundang ke Hollywood,
dan pagi ini baru saja kembali.
Apakah hasilnya baik?
Aku hanya mencoba melakukan yang terbaik.
Selalu lakukan yang terbaik.
Kau bertemu langsung dengan Sutradara James Caramel?
Sutradara James sangat suka makanan Korea.
Apa artinya kau sudah pasti akan bermain film di Hollywood?
Pekan depan, aku akan menemui James di bawah matahari California
dengan segelas mojito di tanganku.
Siapa lawan mainmu?
Tidak boleh beri tahu.
Karena banyak penggemar yang menunggu,
aku akan segera mengadakan konferensi pers.
Aku menantikan film hari ini,
dan semoga akan ditonton banyak orang. Terima kasih.
Jin!
Jin!
Jin!
Jin!
Jin, jangan pergi ke Hollywood. Tetaplah bersamaku.
Tunggu!
- Tunggu! - Jin!
- Minggir! Tak boleh foto! - Jin!
Jin! Tunggu!
PENGGEMAR BERAT RYU JIN MERANGSEK MASUK SAAT PRATAYANG FILM
Jadi, akhirnya kau tak bertemu dengannya?
Aku akan coba lagi.
Aku akan ke kantor agensinya,
atau ke rumahnya.
Benar. Karena kau bilang dahulu kalian punya hubungan istimewa,
pasti ada kesempatan.
Istimewa?
Hubungan kami
memang hampir istimewa.
- Noh Ae-jeong! - Noh Ae-jeong!
- Noh Ae-jeong! - Noh Ae-jeong!
- Tidak. - Minumlah!
Ayo, cepat minum.
Aku akan terima hukuman saja.
- Tari seksi! - Tari seksi!
- Menulis nama dengan bokong! - Bukan!
Melihat sisa miras ini,
dia harus mencium seseorang untuk menebusnya.
Benar!
Tak mungkin!
- Aku iri. - Ayolah.
- Dengan siapa? - Tentu aku.
Bukan kau.
Aku...
akan menentukan
siapa orangnya!
- Apa? - Ayolah.
Aku pergi dahulu.
- Baiklah, ayo. - Ae-jeong.
- Ayo. - Ae-jeong.
- Cepat. - Tunggu.
- Hei! - Tunggu!
Aku penasaran.
Aku juga mau ikut.
Tunggu.
Mau ke mana dia?
- Cepat. - Hei!
- Apa? - Lihat dia!
Jin.
Jin.
Begini...
Begini...
Maksudku...
Cium aku.
Tidak!
Apa itu?
Menjijikan!
Ae-jeong, bagaimana jika kita pergi ke tempat lain?
Sepatuku.
Sepatuku!
Sepatuku!
Sepatuku...
Sepatuku!
Hei!
Apa itu?
Kita tak akan bisa mengambilnya dari Hollywood.
Kenapa tak bisa?
Kita punya penulis terhebat, Penulis Cheon Eok-man.
Aku tak yakin.
Dia menolak teleponku.
Apa? Dia menolak teleponmu?
Jin!
Jin!
Aku datang membawa obat. Biar aku lihat.
Kubilang aku tak apa-apa.
Tak bisa begitu.
Seharusnya wanita itu menabrakku saja.
Bagaimana jika ada bekas luka?
Jangan cemas.
Hei.
Aku sungguh tak apa-apa.
Justru aku bahagia.
Ada penggemar yang sangat mencintaiku sampai melempar tubuhnya.
Jin.
Terkadang aku merasa bangga menjadi manajermu. Tidak.
Aku bangga menjadi sahabatmu.
Kau tahu, 'kan? Walaupun dunia berubah,
persaudaraan akan bertahan selamanya.
Paham?
Jin!
Bagaimana penggemar itu bisa merangsek masuk?
Kenapa kau biarkan Jin jatuh?
Maafkan aku.
Bu Song!
Maaf. Aku kelewatan, ya?
Aku takut kau terluka parah.
Kau pasti lelah karena audisi dan acara pratayang film tadi.
Selagi menunggu James Caramel mengabarimu,
bagaimana jika kita adakan pesta kembalinya dirimu?
- Aku sudah pesan tempat. - Adakan pestanya tanpa aku.
Aku sudah punya janji.
Dengan siapa?
Tak ada yang memberi tahu aku.
Dengan Kwae-nam.
Ayo kita pergi minum-minum,
Kwae-nam.
Baik.
Aku harus bawa ini.
Jin.
INI NOH AE-JEONG DARI THUMB FILM
HALO, PAK CHEON EOK-MAN
AKU MENGIRIMIMU SUREL
KARENA INGIN MEMBUAT FILM DENGAN NASKAH YANG KAU TULIS
SALAM, NOH AE-JEONG DARI THUMB FILM
Aku mohon.
Aku mohon, Pak Cheon.
Sekali saja baca surel yang aku kirim.
Masa depan kami bergantung pada balasanmu.
Aku mohon.
Aku berdoa kepada semua dewa di muka bumi ini.
Tolong aku sekali ini saja. Kumohon.
SUREL ANDA SUDAH TERKIRIM
KONTES SASTRA MUSIM SEMI TAHUNAN
Tapi semenarik apa buku ini hingga semua orang suka Cheon Eok-man?
Baiklah.
Aku juga akan coba baca.
"Cinta Itu Tidak Ada."
DIA MENGHILANG, MENINGGALKANKU SECARA TIBA-TIBA
"Saat tahu bahwa keinginan pemenang akan dikabulkan,
aku mengayunkan pedang dengan sekuat tenaga,
berpikir bahwa akhirnya aku bisa menyatakan perasaanku."
"Saat kali pertama aku menggenggam tangannya
dan kami saling menatap, aku merasa menjauh."
Jangan pegang pedangmu dengan tangan kiri.
Sebelah kiri dekat dengan jantung.
Itu membuat pedangmu bergetar.
Ternyata itu alasannya.
Itu alasan
pedangku bergetar di depanmu.
"Sampai saat itu aku tak tahu
bahwa pedang wanita yang aku cintai mengincar leherku."
Hebat.
Jadi, perempuan ini berkhianat?
Ini drama historis,
ada kisah romantis dan aksi.
Benar-benar bagus.
INI CHEON EOK-MAN, JIKA KAU LUANG, AKU INGIN BERTEMU
DI KEDAI KOPI HOTEL MARAGON CITY PUKUL 13.00 HARI INI
Dia membalas.
Ibu!
- Ibu! - Astaga. Ada apa?
Ibu, Cheon Eok-man membalas.
Dia membalas surelku!
Cheon Eok-man!
Nenek, kenapa Ibu?
- Aku tak tahu. - Cheon Eok-man!
Siapa Cheon Eok-man?
Cheon Eok-man!
Penulis Cheon mau segera bertemu.
Itu karyanya sebelum terkenal, jadi, sangat spesial baginya.
Astaga. Kita akan sukses.
Tenang, dan bersabarlah.
Aku pasti akan membujuknya.
- Baik! - Dah.
Halo?
Ya, aku ada di lantai 26.
Halo?
Baik.
Ya.
PENULIS CHEON EOK-MAN
Ini Produser Noh Ae-jeong?
Apa?
Halo?
SANG PENGAWAL
PENGGEMAR BERAT MERANGSEK MASUK
MEMIKIRKANMU ADALAH BAGIAN HIDUPKU
UNTUK AE-JEONG
Halo.
Aku Cheon Eok-man.
Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
Kau mengenal Penulis Cheon Eok-man?
Bagaimana rasanya bertemu aku lagi setelah 14 tahun?
Pengkhianat berengsek. Dia tahu aku membutuhkan ini!
Jadi, misimu gagal.
Tidak!
Kau berubah drastis.
Mana mungkin aku melupakanmu, Ae-jeong?
Dahulu, aku terus menunggunya.
Aku sangat merindukanmu.
Apakah mentari akan bersinar untuk orang sepertiku?
Terjemahan subtitle oleh Deaz Putri
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.