Afrikaans
Akan
Albanian
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Maltese
Maori
Mauritian Creole
Moldavian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tatar
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Iklankan produk atau merek dagang Anda di sini dengan menghubungi www.OpenSubtitles.org sekarang
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Kau pelakunya?
Kenapa kau jatuhkan pesawatnya, Bedebah!
Keluar, Bedebah!
PROFIL PENUMPANG B357 KIM WOO-GI
PROFIL PENUMPANG B357 CHOI JUNG-WOON
PROFIL PENUMPANG B357 CHA HOON
Keluarga para korban menghubungi lagi.
- Jika mereka terus menunggu... - Aku turun 30 menit lagi.
Akan kupersiapkan.
Kalian tahu berapa lama kami menunggu?
Kalian terang-terangan mengabaikan kami.
Mereka tidak kabur, bukan?
- Cepat panggil mereka! - Apa yang terjadi?
Maaf. Maafkan kami.
Apa-apaan ini?
- Ada apa ini? - Dia seharusnya sudah ada di sini
- Kalian tidak bisa begini. - Kenapa diam saja?
Aku minta maaf.
Maaf atas keterlambatannya.
Aku Edward Park, Kepala Negosiator Dynamic System.
- Kami kehilangan anak-anak kami! - Berhenti.
Dasar berengsek!
Hidupkan kembali anakku!
Kembalikan dia!
Kembalikan suamiku!
Apa ini lelucon?
Kau membunuh adik lelakiku!
Hidupkan kembali suamiku!
Dasar pembunuh!
- Pak Kwang-deok, tenanglah. - Lepaskan aku!
Hei.
Lempar saja.
- Apa? - Lempar saja.
Dasar...
Berengsek...
Kalian bisa memaki dan memukulku sepuasnya.
Tunjukkan rasa marah dan duka kalian
seekspresif mungkin.
Apa yang kau bicarakan?
Dynamic System menyuruhku
berdamai dengan kalian dengan biaya terendah.
Apa kau bercanda?
Jumlah korban wafat, 211, hanya angka bagi mereka.
Namun, 211 bukan hanya angka,
tapi para suami, istri, dan anak tersayang
yang seharusnya tersenyum di sisi kalian.
Mereka perlu tahu itu.
Bukankah kau bagian dari mereka?
Begini, nyatanya,
pesawat jatuh lima tahun lalu...
merenggut nyawa istri dan putriku.
Itu hari ulang tahun putriku,
tapi pestanya dibatalkan
karena kubilang aku sibuk.
Andai saja kami makan bersama hari itu,
andai kami makan malam bersama,
istri dan putriku
tidak akan berada di pesawat itu.
Mi-seon ingin suaminya punya dojo judo sendiri,
jadi, dia menjual gimbap di sebuah restoran hingga larut malam.
Impian Kim Woo-gi, sang kopilot,
adalah mengelola peternakan kuda di Pulau Jeju.
Dia lebih nyaman di darat daripada di udara.
Pil-yong adalah adik lelaki Pil-sun
yang dia besarkan
seperti putranya sendiri.
Ui-jeong,
Yong-jae, So-dam, Hyeok-jin, Jeong-su...
Mereka adalah orang-orang tersayang
yang tak seharusnya mati tragis.
Ini menyedihkan.
Tugasku selesai.
Berapa lama lagi aku harus di sini?
Aku merasa ini kesempatan akhirku menebus
kepergian istri dan putriku.
Tolong dukung aku melawan Dynamic System.
Aku pasti akan mendapatkan apa pun yang kalian inginkan
dari mereka. Aku bersungguh-sungguh.
Hei, Dal-geon?
- Astaga. - Dal-geon?
Ada penyintas!
Si berengsek ini selamat
dari kecelakaan pesawat.
Kau pasti Pak Cha Dal-geon.
Entah apa yang coba kau katakan...
Si berengsek itu mencoba menembakku!
Memang terdengar gila,
tapi aku jelas melihatnya.
Aku benar-benar melihatnya!
Dal-geon,
apa kau sudah hilang akal?
Aku tidak gila.
Pikiranku jernih!
Aku mengejarnya...
Ini membuatku gila.
Jadi...
Menurutmu...
- Jatuhnya pesawat... - Itu terorisme.
Aku yakin!
Teror?
Apa maksudnya, serangan teroris?
Pesawat meledak saat jatuh. Tidak ada yang bisa selamat dari itu.
Karena itu, ini membuatku gila!
Aku jelas melihatnya dengan mataku sendiri!
Tunggu, ceritakan pelan-pelan.
- Siapa yang kau lihat dan di mana? - Benar.
Ada orang lain yang melihatnya selain aku!
Dia pasti...
Mungkin sebaiknya aku tak di sini.
Tunggu!
Ingat pria yang kuminta kau hentikan di bandara?
Apa?
Tunggu sebentar.
Kemarilah!
Apa?
MASUK WEBCLOUD
Lihat, pria yang sama!
Ingat dia?
Itu...
Aku tak yakin. Saat itu sangat sibuk dan hanya sekilas.
Tolong coba ingat lagi!
Aku tidak ingat.
Apa gunanya kepala dan matamu?
Kenapa kau meneriakiku?
Periksa CCTV bandara.
Kalian akan percaya saat melihatnya di sana!
- Baik, ayo. - Ayo ke bandara.
- Aku akan pergi. - Baik.
- Tentu saja. - Mustahil. Omong kosong apa...
BANDARA TANGIER IBNU BATTUTA, MAROKO
Berhenti! Pria di sana.
Tolong perbesar.
Itu bukan dia.
Tidak ada luka di wajahnya.
Kau salah.
Minta mereka tunjukkan video lain.
Ada yang lain?
Ini dia!
Di sana.
Apa ini? Kami sudah cukup menderita.
Kurasa dia keliru.
Bagaimana kalau kita pergi?
Tunggu.
Bedebah itu memanipulasi CCTV.
Pak Cha Dal-geon.
Aku melihatnya dengan dua mataku!
Aku bisa mempertaruhkan nyawaku,
jadi, tolong percaya padaku.
Kami tak butuh nyawamu. Bagaimana kau bisa keliru?
Kami sudah cukup menderita.
Ini bisa dengan mudah dimanipulasi, bukan?
Mereka menjatuhkan pesawat. Bagi mereka, ini mudah!
"Dimanipulasi"? Omong kosong!
Lupakan saja. Pertengkaran di antara kita akan tampak buruk.
Jadwal kita padat.
Ayo.
Hei,
aku mengelola dojo judo.
Karena itu, aku sangat sabar.
Mereka sudah cukup menderita karena kehilangan.
Jangan tambah penderitaan mereka, ya?
Namanya Cha Dal-geon.
Satu anggota keluarganya tewas di penerbangan B357.
Siapa dia?
- FBI? BIN? - Dia pemeran pengganti.
Pemeran pengganti.
Samael mencarimu.
SAMAEL BERGABUNG DALAM PERCAKAPAN
SAMAEL: PULANGLAH
Jika terus membantah perintahnya, kau sama saja bunuh diri.
Aku lebih menghargai nama baikku daripada nyawaku.
Aku tidak akan kembali hingga nama baikku pulih.
Aku tidak bisa membantu.
Tenanglah, Busra. Ada seseorang yang bisa membantuku.
BUMI BERPUTAR PADA POROSNYA
BUKA ATAU SIMPAN FAIL INI? SIMPAN
MENYIMPAN FAIL
Ho-sik? Ini Cha Dal-geon.
Kau tahu tempat Go Hae-ri tinggal?
Kenapa kau bertanya?
Aku ingin memberinya sesuatu, tapi dia tak jawab panggilanku.
Nona Go Hae-ri!
Nona Go!
Nona Go!
Nona Go Hae-ri!
- Go Hae-ri? - Apa yang kau lakukan di sini?
Kau salah satu dari mereka?
- Apa? - Siapa kau?
Siapa kau?
Jawab pertanyaannya. Siapa kau sebenarnya?
Jadi...
kau pikir aku bekerja dengan teroris?
Apa kau gila?
Kau pikir aku...
Di mana orang itu?
- Dengar, Cha Dal-geon. - Aku sedang tak berpikiran jernih!
Bicara atau kutembak kepalamu.
Kalau begitu, tembak aku.
- Apa? - Kau jelas gila.
- Tarik pelatuknya. Lakukan! - Diam!
Aku paham kau tak bisa berpikir jernih,
tapi beraninya kau memperlakukanku seperti teroris?
Apa yang kau lakukan? Lepaskan aku!
- Dasar gila... - Jangan bergerak.
Kau mau terlibat masalah besar?
Kau akan menyesali ini...
- Sakit! - Diam!
Kau tahu kejahatan serius apa yang kau lakukan?
Membobol masuk, penahanan tak sah, dan intimidasi!
Jangan!
Jangan sentuh itu.
Dasar mesum.
Dan kini, pelecehan seksual.
Astaga.
PASPOR: MASAMI NAGASAWA KEWARGANEGARAAN: JEPANG
BIN: BADAN INTELIJEN NASIONAL
Apa ini?
Badan Intelijen Nasional?
Jika sudah tahu, cepat lepaskan aku.
Sudah kubilang kau akan dapat masalah.
Astaga. Terbongkarnya samaranku akan membuatku dihukum!
Lepaskan aku sekarang!
- Banyak properti seperti ini di set. - Apa?
Mau lihat punyaku juga? Aku CIA.
Aku agen khusus BIN.
Seberapa khusus dirimu setelah diikat dan dilucuti senjatanya?
Aku bisa berbicara tiga bahasa.
Kau pikir kami di BIN hanya punya otot?
Agen cerdas sepertiku lebih spesial!
Periksa lagi informasimu!
M MENELEPON
- Siapa M? - Jangan dijawab.
Atau, aku akan dipecat.
Jawab.
Hei, Go Hae-ri.
Sialan.
Halo?
Ya, Kepala.
Duta Besar O Jae-gwan ditahan saat tiba di Korea.
Kerja bagus.
Omong-omong, kapan aku bisa kembali
ke Badan Intelijen Nasional?
Untuk saat ini, tetaplah di sana.
Semua berjalan lancar tanpamu di sini.
Pak, bagaimana kau bisa mengatakan hal menyakitkan seperti itu?
KEPALA BIN, MIN JAE-SIK
Tak ada yang bisa menangani kasus duta besar sebaik aku.
Kau tidak melakukannya sendiri.
Hanya orang bodoh yang tak bisa selesaikan tugas yang hampir beres.
Aku yang membereskannya. Orang lain hanya memborgolnya.
Bagaimanapun, aku akan membeli tiket pulang.
Jika tak mau dihukum karena meninggalkan tempat tugasmu,
tetaplah di sana.
Halo?
Pak Kepala...
Aku jujur, bukan?
Anggap saja kita impas, meski aku yang rugi.
Kenapa kau ke sini?
Pasti ada alasannya kau mencariku selarut ini.
Ini video
sebelum pesawat jatuh.
Tonton dan coba ingat bedebah itu. Katamu kau cerdas.
Dengar, Pak Cha Dal-geon.
Aku sibuk
dan tak utang budi kepadamu.
Kau juga bertanggung jawab!
Apa maksudmu?
Lihat ini.
Ini nama berhargamu, Go Hae-ri!
Ini hanya karena aku penanggung jawab.
Tepat sekali!
Aku butuh bantuanmu.
Kumohon.
Tetap duduk.
PENANGGUNG JAWAB: GO HAE-RI
Kau juga bertanggung jawab!
Sialan.
Membual seperti itu.
Aku tahu kau membuang buku-bukumu. Kau ketahuan.
Kubawa lagi ke rumah.
Semua itu berat sekali.
Kenapa berhenti dari Action Center?
BIN (BADAN INTELIJEN NASIONAL)
Go Hae-ri!
Kudengar kau sukses besar kali ini.
Hwa-suk, di mana kau?
Di mana lagi? Di kantor.
Aku mengirimkan video ke surel pribadimu. Tolong dilihat.
Video apa?
Apa video dewasa?
TOLONG PERIKSA AUDIO INI
Apa ini?
Bukalah.
Astaga.
Bukankah ini dari pesawat yang jatuh...
Kau lihat pria yang menelepon di belakang anak-anak?
Pria berjaket tudung.
Cari tahu perbincangannya di telepon.
Kenapa berhenti dari Action Center?
Katamu mau menjadi pengarah bela diri terkenal
dan pergi ke Hollywood.
Ini akan butuh waktu untuk dapat persetujuan.
Tidak ada waktu. Hilangkan saja semua jejak di surel.
Astaga... Baiklah.
Kau seharusnya habiskan tenagamu untuk pria-pria tampan di sana.
Panggilan ini mahal.
Aku harus pergi. Terima kasih.
Halo?
Dengan tidak senang hati.
MENYIMPAN FAIL
HAPUS
Halo, Pak Perdana Menteri.
- Aku suka jumpa pers pagi ini. - Terima kasih.
- Di mana Pak Presiden? - Di kantornya.
Suasana hatinya sedang buruk.
Baiklah.
SANGAT RAHASIA
LAPORAN EVALUASI RENCANA F-X
JEONG GOOK-PYO PRESIDEN REPUBLIK KOREA
KANDIDAT TERKUAT ADALAH F-70
Aku bisa tunggu di luar jika kau sibuk.
Tidak apa-apa. Masuk dan duduklah.
HONG SUN-JO PERDANA MENTERI
Selain masalah harga,
dari segi performa dan transfer teknologi,
PARK MAN-YEONG MENHAN NASIONAL
F-70 dari Dynamic dianggap ungguli milik John & Mark.
Bagaimana dengan opini publik, Pak Menteri?
YUN HAN-GI SEKRETARIS SENIOR URUSAN SIPIL
Kau yakin bisa atasi penolakan publik
yang berurusan dengan Dynamic System?
Keputusan gegabah tak bisa dibuat untuk proyek jangka panjang.
Setelah pesawat jatuh, peringkat persetujuan Presiden turun drastis,
dan kau masih mau memperburuknya?
Karena alasan itu aku memberitahumu.
Jika tersebar kabar kita membuang satu triliun won...
Kenapa begini di depanku?
Menteri Park.
Mari berpikir seperti ini.
Untuk rencana F-X ini,
sejumlah besar uang telah dianggarkan, tepatnya 11 triliun.
Menurutmu, dari mana asalnya?
Itu pajak dari hasil kerja keras warga negara.
Apa yang akan kau lakukan
jika uang itu membuat mereka sedih, alih-alih bahagia?
Pertahanan nasional kita penting.
Begitu juga rencana jangka panjang itu.
Namun, bukankah itu seharusnya membuat warga negara bahagia?
Aku hanya mewakili Kementerian Pertahanan.
Demi warga negara,
tolong pertimbangkan baik-baik mana keputusan yang tepat.
Baiklah.
Aku akan pertimbangkan dengan hati-hati. Kau boleh pergi.
Memang dia siapa memerintahku begitu?
Kau sendiri yang menunjuk Menteri Pertahanan baik seperti dia.
Kau mengejekku?
Sudah kukatakan saat menunjuknya,
banyak tentara yang jujur,
tapi hanya beberapa bisa diandalkan.
Kau ingat?
Bagaimana caraku meyakinkan kepala batu itu untuk memihakku?
Kau tidak bisa mengubah orang.
Lebih baik memecatnya.
Kau pikir aku tidak tahu?
Waktunya tidak tepat.
Kau tidak bisa menunggu waktu yang tepat.
Untuk menjernihkan pikiranku,
ayo bermain go.
Para anggota keluarga mengadakan upacara pemakaman di Maroko hari ini.
Lalu kenapa?
Apa hubungannya dengan bermain go?
Tidak ada. Tidak ada maksud apa pun.
Hari ini hitam milikmu karena kali terakhir aku menang besar.
Aku bisa sesukaku di Gedung Biru.
Aku harus melaporkanmu ke FTC karena penyalahgunaan kekuasaan.
Jika kalah hari ini, berikutnya kau hitam.
Ibu...
Jin-ho.
Aku yakin kau tidak bisa beristirahat dalam damai, tapi aku tak bisa memelukmu.
Aku sangat merindukanmu, Sayang. Aku tidak percaya kau sudah tiada.
Ini salah ayah, Putraku!
Sayang, tolonglah!
Kumohon, Sayang!
Jin-ho!
Sayang!
Hoon!
Hoon, maafkan aku!
Hoon!
Hoon!
Karena jatuhnya B357,
publik Korea terkejut dan berduka.
Beberapa bahkan berkata,
Dynamic System, perusahaan pemroduksi, seharusnya tidak ikut lelang.
Bagaimana pendapatmu?
Aku tidak punya komentar saat ini.
Kami menunggu hasil resmi penyidikan
untuk segera diumumkan secara resmi.
Terima kasih.
Avionik seperti kepala pesawat
dan mesin bisa diibaratkan seperti jantung.
B357 yang diproduksi oleh Dynamic System
mengalami malafungsi avionik,
dan mesinnya meledak.
Tentara dengan kepala dan jantung yang mengalami malafungsi
tidak akan pernah memenangkan pertarungan.
Itu saja yang bisa kukatakan.
Kepala Gang.
Ini kejutan.
Sedang apa di sini?
Bukankah kau terlalu tua main pesawat?
Lantas kau di sini karena main pesawat?
Kenapa jawabanmu tajam begitu?
Apa karena perintah pemindahan?
Apa buruknya Departemen Inteligensi Psikologis?
Kau hanya perlu mengawasi media
dan memeriksa salah ketik dokumen.
Singkirkan wajah menyebalkanmu.
Astaga. Kau bau alkohol.
Minum saat siang lagi?
Ini alasan Direktur Utama tak menyukaimu,
karena kau mempermalukan BIN.
Enyahlah.
Aku mengatakannya karena aku temanmu.
Bagaimana aku bisa memberimu nasihat saat kau tidak siap menjawab?
Berhentilah... Pak Sekretaris Senior Yun?
Aku ke kampung halaman kita pekan lalu untuk pertemuan alumni.
Di sana, kau sepopuler bintang idola.
Karena kau orang pertama di kota kecil kita
yang jadi Sekretaris Senior Presiden Urusan Sipil.
Sudah makan malam? Mau makan sashimi?
Ada tempat spesialis ikan liar dekat sini yang sering kudatangi.
Enak sekali. Ayo.
GO HAE-RI
Kenapa kau ingin melihat kotak hitam?
Kukatakan, jika kau berjanji tidak akan marah.
Jangan katakan. Aku akan marah.
Ada yang bilang...
ada penumpang yang selamat.
Apa?
Katakan omong kosong itu kepada Kepala Min.
Kenapa meneleponku dan bukan atasan langsungmu?
Katamu punya kenalan di ICAO.
- Aku tutup sekarang. - Jangan begini kepadaku, Pak.
Aku pergi ke Lisboa denganmu.
Kau tahu beratnya itu, basah kuyup dan lainnya?
Kebaikan harus dibalas kebaikan.
Jangan dingin begitu.
Baiklah.
Biar kucoba dahulu, jangan terlalu berharap.
Terima kasih, Pak.
Omong-omong,
hasil autopsi sudah keluar?
Dia bunuh diri, bukan?
Ada yang aneh.
Dia bukan tipe yang akan bunuh diri.
Sudah dahulu.
Permisi.
Aku Gang Ju-cheol. Aku tadi meneleponmu.
Benar, senang bertemu denganmu.
Kau teman Michael, bukan?
Benar.
Aku punya pertanyaan tentangnya.
Aku hanya bisa beri lima menit karena jadwalku padat.
Istri Michael tidak menjawab telepon.
Kau tahu alasan dia bunuh diri?
Aku tidak bisa mengatakannya kepadamu.
Seberapa baik kau mengenal Michael?
Dia banyak membantuku saat masih di CIA.
Michael bermasalah...
dengan teman-teman wanitanya.
Kau tahu siapa mereka dan masalahnya?
Untuk menghargai privasinya, aku tidak bisa mengatakan lebih lanjut.
Maaf.
Tempelkan ini agar membantumu meredakan mabuk.
Terima kasih.
Kau bilang perutmu sakit?
Ini obat yang kuminum dan sangat manjur.
Minum satu sekarang, dan kira-kira satu lagi saat di pesawat.
Terima kasih.
Semua ada di sini?
Aku tidak melihat Pak Cha Dal-geon.
Dia akan tetap di sini untuk menangkap teroris.
Dia kembali ke hotel.
Saatnya pergi.
Terima kasih.
- Terima kasih. - Sampai jumpa, Pak.
Silakan sebelah sini.
O-cheon, ini aku.
Aku mengirimimu video sekarang, sebarkan lewat internet.
Apa-apaan ini?
Pak Cha Dal-geon!
Ada apa? Apa terjadi sesuatu?
Semua video Hoon dari penyimpanan awan hilang!
Apa?
Mungkin tidak sengaja terhapus?
- Apa... - Sial.
Dal-geon!
Jangan!
Berhenti!
Kemari!
Siapa yang mengutusmu? Jawab!
Siapa yang mengutus?
- Kau kenapa? - Siapa yang mengutus?
- Aku tidak tahu apa pun. - Bicara bahasa Inggris!
Aku tidak tahu apa pun!
Pesawat! Teroris pesawat! Ya?
- Kumohon! Aku tak tahu apa pun! - Apa yang kau katakan?
Sialan.
Katakan kepadaku sekarang!
Bicara bahasa Inggris!
Katakan sekarang, atau kau mati!
Kau mau mati?
- Berhenti! - Lepaskan dia!
Lepaskan aku!
Bukan aku! Tahan bedebah itu, dasar bodoh!
Tahan dia, bukan aku!
Lepaskan aku!
Astaga...
- Kau bisa dengar sesuatu? - Tunggu sebentar.
Kau ketahuan.
- Orang di sebelah... - Kubawakan kembali.
- Orang di sebelah... - Kubawakan kembali.
- Orang di sebelah... - Kubawakan kembali.
Aku bisa dengar sedikit...
Orang di sebelah...
Tapi bukan bahasa korea.
- Apa? - Kurasa bahasa Spanyol.
- Berikan itu. - Tentu.
- Kenapa berhenti dari Action Center? - Atur jam tanganmu.
- Katamu... - Waktu terkini, 11...
- Dari awal. - Baik.
- Orang di sebelah... - Kupulangkan kembali.
Paham?
- Kenapa berhenti dari Action Center? - Atur jam tanganmu.
- Katamu ingin terkenal - Waktu terkini, 11.02.
- dan ke Hollywood. - Tujuh...
- Apa kita punya izin untuk... - Diam. Tunggu.
- Tepat 14 jam dan 37 menit. - Kau gagah saat jadi peran pengganti.
- Maaf aku kesal padamu. - Dan imbalannya?
Halo?
Aku dapat percakapan teleponnya.
- Apa katanya? - Aku sama sekali tak mengerti.
Pria dalam video berbicara bahasa Spanyol.
Bahasa Spanyol?
Biar kubacakan. Kau catat.
Hwa-suk, kirim lewat SMS. Terima kasih.
Dia sungguh menyebalkan.
- Siapa itu? - Ini aku.
Ada apa pagi-pagi begini?
Cha Dal-geon ditangkap polisi.
Apa?
Dia berbuat apa kali ini?
- Ikuti aku saja. - Aku tahu jalannya.
- Bagus. Hati-hati di jalan. - Terima kasih.
Hoon belum bicara selama lebih dari dua bulan.
Dokter bilang
dia bukannya tidak bisa, tapi tidak mau.
Kau tak bisa menghubungi ibunya?
Tidak, karena itu kami menghubungimu, pamannya.
Jadi...
kau mau aku merawatnya?
- Kau keluarganya. - Keluarga? Omong kosong...
Aku tidak bisa.
Hidupku cukup berat, tak bisa besarkan anak.
- Kami akan tutup. - Cari panti asuhan lain...
Kalau begitu, cari panti asuhan lain untuknya.
Lakukan sendiri.
Hei!
Sial.
Angkat lenganmu.
Kau rindu ibumu, bukan?
Aku akan segera menemukannya dan kau bisa tinggal dengannya.
Ibuku membuangku.
Apa kau juga akan membuangku, Paman?
Siapa bilang kau tak bisa bicara?
Jika akan membuangku, lakukan sekarang.
Keluarga bukan sampah yang bisa dibuang dan diambil.
Keluarga itu...
orang-orang yang tinggal serumah.
Keluarga, omong kosong!
Siapa yang mengajarimu kata-kata kasar?
Siapa yang menyuruhmu mengingat kata-kata kasar?
- Hentikan. - Astaga! Yang benar saja.
Kau mau adu denganku?
Mau?
Baiklah. Aku takkan melepaskanmu!
Baik, kau menang.
Aku menyerah!
Kena kau.
Kau boleh pergi.
Kami akan memulai interogasi.
Laptop saja yang dicuri, bukan?
Katakan bahwa dia berkomplot dengan orang yang menjatuhkan pesawat.
Kurasa itu bukan ide bagus.
Katakan saja.
Pria yang menjatuhkan pesawat dan dia bekerja sama.
Dia ke kamarmu dan melihatnya berantakan, jadi, dia keluar.
Jangan berbohong, Berengsek!
Dia marah karena kau tiba-tiba memukulnya.
Dasar berengsek!
Dasar berengsek!
Dal-geon, marah tidak ada gunanya.
Dia petugas kebersihan hotel, mereka sudah pastikan identitasnya.
Kalau begitu, hotel itu berkomplot.
Pak Cha Dal-geon.
Cepat terjemahkan!
Aku tidak bisa. Tolong kau saja.
Sial...
- Kenapa borgolnya dilepas? - Dal-geon, karena...
Dia dibebaskan dan kau kembali ke penjara.
Apa katamu? Tidak!
Sial.
Lepaskan aku!
Dal-geon! Hei!
Apa yang kau lakukan?
Terjemahkan kepadanya.
Aku punya 18 gelar bela diri.
Aku tak perlu sedetik untuk membunuhmu!
Jadi, katakan bahwa kau komplotan teroris itu!
Cukup, Pak Cha Dal-geon. Kau mau membusuk di penjara?
Dia benar. Bukan begini caranya.
Kau akan ditembak jika tak melepaskannya di hitungan ketiga!
Satu!
Masih belum bicara? Kalau begitu, mari mati bersama.
Dua!
Mereka akan sungguh menembak!
Katakan!
- Tiga! - Hentikan!
Dia bilang...
aku juga akan ditembak.
Kau akan membuatku terbunuh, Berengsek!
Sial!
Ya, Kepala!
Pergi ke sekretariat ICAO
dan cari Doktor Kevin Kim.
Dia akan tunjukkan kotak hitam.
Dia orang Korea-Amerika yang bekerja bersama kita.
Kau masih di sana?
Kurasa itu tidak diperlukan.
Kau memintaku bersusah payah demi hal yang sia-sia?
Maafkan aku, Pak.
Aku tidak punya waktu. Keluarkan aku dari sini.
Aku sudah melakukan segalanya. Aku tidak akan membantumu lagi.
Bagaimana jika yang kukatakan benar?
Kau menjadi kaki tangan teroris. Paham?
Sial. Dia membuatku gila.
ORGANISASI PENERBANGAN SIPIL INTERNASIONAL
- Mohon tunggu di sini. - Terima kasih.
JATUHNYA PESAWAT B357 DYNAMIC SYSTEM B357 D747-400
Selamat datang.
- Aku Go Hae-ri. - Ya, aku tahu. Aku Kevin Kim.
Kami mengambil dua kotak hitam dari pesawat.
Di dalamnya ada alat perekam suara berisi percakapan di kokpit
dan rekaman data komputer pesawat.
Kenapa banyak anak-anak?
Mereka tim demo taekwondo.
Tim nasional?
Kita harus melakukan yang terbaik.
- Boleh kuterima? - Tentu.
Sayang, aku menanti teleponmu.
Kau fasih berbahasa Spanyol?
Jangan cemas, dia tak paham pembicaraan kita.
Doktor, kau bisa bahasa Spanyol?
Sudah diterjemahkan.
Dia sepertinya berbicara dengan kekasihnya.
Baik, tunggu.
Aku sudah sinkronkan dengan jamku.
Pria dalam video berbicara bahasa Spanyol.
Sayang, aku menanti teleponmu.
Jangan cemas, dia tak paham pembicaraan kita.
- Kenapa berhenti dari Action Center? - Atur jam tanganmu.
Ubah menjadi waktu saat ini, pukul 11.02. Tujuh, delapan, sembilan detik.
Baik, tunggu. Sudah kuatur.
Kapan kita bertemu?
Tepat 14 jam dan 37 menit lagi.
- Dan imbalannya? - Sudah siap.
Kau akan menemukannya di titik temu.
Kencan kita?
Dijadwalkan pukul 13.15, 13.20,
13.23,
13.30.
Aku mengerti. Ada yang lain?
Tidak.
Aku mencintaimu, Sayang.
Sepertinya mereka berbincang.
Benar sekali.
Namun, jika satu dari mereka adalah kopilot,
lalu siapa yang satu lagi?
Kau boleh pergi.
- Apa yang terjadi? - Aku menghabiskan 1.500 euro.
Bisa kukurangi menjadi 1.000.
- Kau menyogok mereka? - Aku bisa apa lagi?
Ini rekening bankku, jadi, kirim 1.500 euro ke sini.
Jangan sampai lupa.
Si berengsek itu benar.
Apa?
Jatuhnya B357...
adalah aksi terorisme.
Kenapa kau ingin bergabung dengan BIN?
Ayahku adalah kolonel Korps Marinir.
Ada kebakaran saat latihan,
dia wafat setelah menyelamatkan delapan anak buahnya.
Aku ingin mengikuti jejak mulianya dan melayani negara...
Membosankan.
Apa?
Sebagian besar pelamar memberi jawaban yang sama.
Aku putri dari pria dengan penghargaan nasional.
Meragukan rasa patriotismeku sepertinya penghinaan bagi ayahku...
Dia mencemaskanmu.
Kolonel Go Gang-cheol, Ketua Divisi Pertama, Korps Marinir.
Kau kenal ayahku secara pribadi?
Aku salah satu dari delapan orang
yang dia selamatkan.
Begitu rupanya.
Kebetulan sekali.
Aku tadinya tidak akan mengatakan ini,
tapi ibuku adalah korban penipuan
saat membeli sebagian pusat perbelanjaan belum lama ini.
Kini hanya tersisa sebuah rumah yang segera akan dilelang.
Adik lelakiku tidak lulus ujian masuk universitas dan memutuskan...
Kita selesaikan saja.
Aku tulang punggung keluarga.
Kau bilang, ayahku menyelamatkanmu.
Jika aku tidak dapat pekerjaan ini, keluargaku harus tinggal di jalan...
Terjemahan subtitle oleh Cheryl Rosa
Dukung kami dan jadilah anggota VIP supaya semua iklan tidak ditampilkan di www.OpenSubtitles.org
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.