Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Drama ini fiksi"
"Dan semua karakter, peristiwa, organisasi, dan tempat"
"Tidak berkaitan dengan kehidupan nyata"
"Episode 3"
Terbukalah, dasar keras kepala.
Berhentilah berusaha membukanya.
"Sinyalnya lemah. Silakan coba lagi."
Tunggu sebentar, Pak.
Ini yang kamu minta kemarin.
Mari kita lihat.
Sial.
"Kepala penelitian Ok Cheol"
Apa itu tadi?
Bisa terbuka saja?
"Kepala penelitian Ok Cheol"
Apa yang Anda lakukan?
Astaga, aku sakit kepala.
Kurasa ini rusak.
Ini bahkan tidak bergerak.
- Astaga. - Akan kuperiksa, Pak.
Tolong tanda tangani ini.
Lagu ini untuk wanita yang mencuri hatiku.
Judul lagunya adalah "Ransel Merah".
"Ransel merahnya"
"Kelihatannya sungguh berat"
"Aku ingin membawakannya untuknya"
"Ransel merahnya"
"Tampak sangat bagus dan hangat"
"Aku juga ingin berada di pelukannya seperti ranselnya"
"Tidak semua orang bisa melihat betapa menariknya dia"
"Dia memberi para pria bodoh lampu merah"
"Tapi bagiku, itu cinta kepada pandangan pertama"
"Dia memberiku lampu hijau"
"Dia laut biruku"
"Tidak ada yang bisa mencintainya"
"Karena cintaku, dia sangat egois"
"Tidak ada yang bisa mencintainya"
"Karena cintaku, dia sangat egois"
"Ransel merah"
"Ransel merah"
"Ransel merah"
"Ransel merah"
Kurasa Direktur Myeong berencana melakukan hal besar hari ini.
Dia mengumpulkan semua eksekutif pukul 7 pagi
dan mengadakan pertemuan sarapan.
Mungkin dia ingin merayu mereka sebelum pertemuan sebenarnya.
Kita akan terlambat untuk rapat. Ayo, Pak.
Mari kita hancurkan rencana mereka.
Baik, Pak.
Aku sendiri tidak menyukainya.
Aku lebih suka makan kesemek yang kering alami di musim gugur.
Kita harus memakai kesempatan ini untuk menghancurkan bisnis Pak Yoon.
Kita harus mengendalikannya
agar dia tidak berpikir untuk mendukung Yoon Seok Ho lagi.
Kami mengawasi CEO Yoon.
Dia tidak membiarkan siapa pun berada di dekat kantor ini.
Tapi sepertinya dia baru saja mempekerjakan sekretaris wanita.
Aku akan menyelidikinya, Pak.
Pak Ok akan segera mengirimkan materi babak kedua.
Kamu hanya perlu melanjutkan pekerjaanmu.
Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan, bukan?
Cepat ambil transaksinya, dan pastikan tidak ada keluhan.
Aku akan membawakanmu uang untuk kesemek keringmu
begitu aku mengantarkan yang kedua.
Lebih baik memakannya sebelum musim semi.
Mi Soon belum selesai?
Tidak. Kenapa dia lama sekali?
Sial. Mereka bilang dunia menjadi lebih nyaman.
Omong kosong.
Astaga, kita bisa mengaitkannya dengan kawat.
Kalau begitu, ini pasti sudah berakhir sekarang.
Astaga, lengan dan kakiku sakit sekali.
Sial. Di mana?
Ayo. Ayolah.
Sial. Tersambunglah.
"Pusat Penelitian Il Kwang"
"Cadangan data"
"Rahasia, Hasil penelitian Babak Dua"
"Lanjutkan pencadangan data"
Naikkan volumenya.
Apa kita sudah sampai?
- Ya, di sana. - Rumah yang bagus.
Ini.
Terima kasih.
Sampai jumpa.
Apa tunicata itu pacar barumu?
Dia mahasiswi kedokteran, bukan tunicata.
Dia akan menjadi dokter kulit agar bisa melakukan peeling kimia.
Kamu belum lama putus dengan teripang itu.
Aku sudah lama putus dengan pria itu.
Berhentilah mencampuri kehidupan pribadiku
dengan membandingkan orang-orang yang kutemui dengan hidangan laut.
Mana mungkin aku tidak peduli?
Aku akan segera menjadi pacarmu.
Masuklah ke universitas dahulu.
Jika kamu masih merasakan hal yang sama saat usiamu 20 tahun,
kamu bisa mengunjungiku lagi.
Tapi aku yakin kamu yang akan menolakku saat hari itu tiba.
Aku akan tetap menyukaimu bahkan saat usiamu 40 tahun.
Kamu pikir aku gila?
Sudah menyedihkan memikirkan aku akan lajang di usia 40 tahun.
Tapi kamu bahkan mengharapkanku mengencani pria yang dahulu kututor?
Dia tidak perlu marah. Hei, tunggu aku.
Tunggu aku. Berikan tasmu.
Ini.
Kita mau ke mana?
Kamu mungkin bolos kelas dan menunggu di sini.
Jadi, aku yakin kamu belum makan malam.
Kamu mau makan apa?
Ramyeon dengan kue beras!
Ada berbagai hidangan ramyeon yang bisa dipilih,
tapi itu yang kamu inginkan lagi?
Setelah menyukai sesuatu, aku jarang berubah pikiran.
Rasanya akan lebih lezat jika kamu memasakkannya untukku.
Astaga, ayolah. Jujurlah kepadaku.
Apa pria itu benar-benar pacarmu?
Itu bukan urusanmu.
Sejujurnya, pria yang mirip gurita itu
tampak cukup layak.
Dia gagal ujian pengacara.
Karena itu kamu putus dengannya?
Hei, aku tidak mencampakkannya. Dia tidak punya harga diri.
Astaga, itu omong kosong.
Baek Chan Mi.
Apa ada masalah?
Jangan ganggu aku, ya?
Pertama, bawakan aku diska lepas itu.
Diska lepas.
"Good Casting"
Kamu sembelit?
Aku sudah lama meneleponmu dan kamu terlambat 15 menit.
Maafkan aku.
Sebenarnya,
aku mengalami sembelit parah.
Jika tidak keluar di sini,
kamu bisa mengatasinya di rumah.
Baik. Mulai sekarang, aku berjanji akan mengatasinya...
Konstipasimu bukan masalahnya sekarang!
Apa yang kamu lakukan kepada Kang Woo Won kemarin?
Beraninya kamu bilang begitu
saat kamu memaksaku melakukan pertunjukan striptis?
Kalau begitu, katakan ini kepada atasanmu.
Sekarang aku meminta empat kali lipat dari uang itu.
Empat kali.
Kenapa kamu tidak melapor soal kekacauanmu?
Jung Eun. Apa kamu mata-mata?
Apa?
Jika kamu tidak kompeten, jangan ikut campur.
Kamu sangat percaya diri.
Omong-omong,
sebaiknya kamu mempersiapkan diri
saat ketua tim kembali.
Sebelum itu,
buat salinan dokumen ini.
Apa aku berlebihan?
Pemerintah memberi kita 60 juta dolar.
Berapa uang yang kita habiskan?
150 juta dolar.
Astaga. Untuk proyek yang harganya lebih dari 200 juta dolar,
kamu dapat semua laporan dan hasilnya rahasia?
Apa ini eksperimen nuklir rahasia?
Pimpinan terdahulu memberiku
wewenang penuh untuk menjalankan laboratorium.
Semua orang tahu itu.
Kamu baru saja kembali dari mendirikan cabang luar negeri,
dan tidak tahu cara kerja di sini.
Kamu benar.
Jika aku tahu betapa tidak teraturnya proses di sini,
aku akan kembali lebih cepat untuk memperbaikinya.
Itu yang diinginkan pimpinan terdahulu.
Kenapa kamu menyebutkan ayahku?
Mudah untuk mencoba memisahkan
sesuatu yang sudah diatur di hadapanmu.
Mendiang Pimpinan Yoon tahu
karena itu dia menghargai dan mendukung laboratorium.
Begitulah perusahaan kita bisa tumbuh sebesar ini.
Begitulah
kamu menjabat dari Kepala Riset menjadi direktur,
yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Setelah aku memimpin pengembangan teknologi litografi,
tahukah kamu seberapa besar kenaikan saham kita?
Lima kali lipat.
Keuntungan yang diperkirakan 4,7 miliar dolar.
Kamu sendiri membantu meningkatkan harga saham kita,
agar kamu bisa memakai apa yang kamu inginkan?
Setidaknya aku meminta penghormatan.
Karena kamu terus terang,
aku akan bicara dengan bebas dan langsung.
Mulai sekarang, semua laporan mengenai penelitian NAND Flash
membutuhkan persetujuan CEO.
Direktur Myeong.
Kekuasaan apa yang dimiliki seorang direktur?
Jika itu yang kamu katakan,
itulah yang akan kulakukan.
"Rahasia, Hasil penelitian Babak Dua"
"Pencadangan data selesai"
"Lab Riset Il Kwang"
"Kepala penelitian Ok Cheol"
Dapat. Aku dapat sinyal.
Aku mendapatkannya! Akhirnya!
Ya. Aku mendapatkannya.
Tetap di sana.
Jangan bergerak.
Apa? Ini berfungsi.
Ketua Tim. Kamera Ok Cheol aktif.
Dia tidak melakukan banyak hal, bukan?
Tidak. Dia diam.
Kurasa Mi Soon keluar dengan selamat saat itu.
Aku sudah dengar dari Pak Ok.
Paket sudah siap.
Dia menuruti perintah.
Aku hanya tidak suka si bodoh itu.
Sekretaris baru CEO Yoon.
Siapa namanya?
Maksudmu Baek Jang Mi?
Pemula pada saat ini? Aku punya firasat buruk.
Ada yang mencurigakan.
Aku akan menyelidikinya.
Lihat baik-baik.
Entahlah. Kita mungkin akan menemukan berlian yang belum diasah.
Aku mencintaimu.
Sedang apa kamu di sana?
Halo, Pak.
Aku sekretaris baru yang berpengalaman.
Namaku Baek Jang Mi.
Nona Baek Jang Mi?
Kamu baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Kurasa aku menjatuhkan pil di suatu tempat.
Kurasa kamu tidak baik-baik saja.
Tunggu.
Ini.
Aku akan pesan satu set vitamin lagi.
Tidak, jangan.
Melewatkan satu pil saja tidak akan membunuhku.
Duduklah.
Apa?
Duduklah.
Kamu tahu alasanku mempekerjakanmu?
Aku tidak yakin
melihat Anda di aula wawancara.
Aku ada rapat,
jadi, aku mengamati dari mobilku melalui monitor.
Aku yakin tugas sekretaris
adalah membantu bos yang kurang ideal
menjadi orang yang baik.
Semua orang tahu kamu memanfaatkan koneksi untuk bekerja di sini.
Keahlian yang aneh.
"Keahlian, Melempar"
Kamu suka melempar barang?
Aku cenderung melempar dengan baik.
Apa yang biasanya kamu lempar?
Ini dan itu. Semuanya.
Apa usiamu benar-benar 29 tahun?
Namamu sungguh Baek Jang Mi?
Ya. Benar.
Tidak mungkin.
Apa dia mengenaliku?
Syukurlah.
Aku penasaran.
Apa maksudnya "syukurlah"?
Apa dia lega aku bukan Baek Chan Mi?
Kamu bekerja untuk banyak bos yang buruk?
Maksudku bukan Anda, Pak.
Kamu beruntung dengan bos yang sangat manusiawi.
Aku tidak keberatan
dengan kesalahan atau keterampilan kerja yang buruk.
Kita semua manusia.
Tapi aku tidak bisa dekat dengan yang tidak bisa dipercaya.
Akan kuingat itu.
Benar.
Aku cukup manusiawi
dan memberikan kesempatan kedua.
Ini hari Jumat. Apa kegiatanmu besok?
Mau makan di luar?
Aku akan membuat rencana jika tidak punya,
tapi aku punya rencana.
Kalau begitu, mau minum teh setelah kamu selesai?
Aku akan datang.
Aku mungkin akan bersama pria itu jika kencannya berhasil.
Kurasa kamu bisa ikut.
Kita akan mengerjakan misi ini bersama.
Bukankah ini saatnya
untuk saling merasa nyaman?
Pilihan terburuk yang pernah kubuat adalah
setuju untuk makan malam dengan pria berengsek
kali pertama aku lembur setelah mendapatkan pekerjaan ini.
Aku mengalami gangguan pencernaan parah karena dia seorang senior.
Akhirnya aku jatuh cinta kepada bedebah itu
saat dia menusuk jariku untuk menyembuhkan pencernaanku.
Aku baru lulus kuliah, jadi, aku terlalu naif.
Seperti itulah aku.
Aku ingin pindaian komputer CEO Yoon besok.
Apa gunanya semua kerja kerasku
jika bawahanku tidak bisa menyelesaikan pekerjaan mereka?
Kenapa selalu aku
yang harus mengurus semua pekerjaan kotor?
Astaga, ini sangat melelahkan.
Astaga.
Ini tidak ada akhirnya.
Aku bisa melakukannya.
Jika aku bisa memasukkan kepalaku, sisanya akan mengikuti.
Aku bisa melakukannya.
Ayolah.
Apa yang terjadi?
Kenapa aku tidak bisa bergerak?
Tidak mungkin.
Apa aku terjebak?
Kamu bisa mendengarku?
Aku terjebak.
Aku terjebak di ventilasi udara.
Halo?
Halo?
Kamu bisa mendengarku? Halo?
Halo? Astaga!
Tidak!
Halo?
Halo? Ada orang di sana?
Ada yang bisa membantuku?
Ok Cheol tidak melakukan hal mencurigakan.
Menurutmu kita salah tebak?
Mungkin dia sudah mengekstraksi berkasnya.
Lalu kita harus bagaimana?
Bagaimana menurutmu? Kita harus hentikan transaksi itu.
Ini.
Aku mendapatkannya dari komputer CEO Yoon.
Salin secepatnya.
Tanpa melaporkannya pada direktur?
Itu sebabnya kamu harus bergegas. Kita harus memberikannya kepadanya.
Baik, Pak.
Tapi kenapa kita belum mendengar kabar dari yang lain?
Mereka harus melapor kepadaku sebelum pulang kerja.
Aku belum mendengar kabar Mi Soon
setelah dia masuk ke ventilasi udara.
Kamu masih belum memeriksanya?
Nona Hwang?
Ini aneh. Kurasa terjadi sesuatu.
Cari Mi Soon sekarang juga.
Mereka belum melupakanku, bukan?
Teman-teman.
Aku masih di sini.
Hei, Pemula. Dari mana kamu mendapatkan ini?
Aku tidak bisa menemukan apa pun di tim keamanan.
Jadi, aku meretas sistemnya.
Kali terakhir ada kabar dari Mi Soon
pukul 09.56, bukan?
Jaraknya sekitar 340 meter dari kantor Pak Ok
ke pintu keluar ventilasi udara.
Kecepatan tertinggi masuk ke ventilasi udara
adalah 0,5 km per jam.
Jika dia bergerak secepat kilat
mulai dari saat kamera pengawas dipasang,
seharusnya dia tiba di ventilasi penghubung
sekitar pukul 10.34 pagi.
Tapi jalurnya hanya setinggi 40 cm.
Di situlah dia terjebak.
Setelah semua orang meninggalkan laboratorium,
mereka mensterilkan tempat
dengan melepaskan gas sterilisasi setiap jam.
Itu akan dimulai sekarang,
jadi, kita harus segera mengeluarkannya dari sana.
Dia ada di dekat sini.
Kami menemukan keberadaan Mi Soon.
Baik. Sekarang giliranku.
- Apa tidak akan berhasil? - Ada apa dengan ini?
Tunggu.
Aku menelepon dari departemen penelitian.
Kami membutuhkanmu karena ada masalah dengan sistem keamanan.
Baik, kami akan segera ke sana.
Baiklah, sampai jumpa.
Kirim mereka.
Baik, Pak.
Kamu menelepon kantor pusat untuk memeriksa kesalahan
sistem keamanan?
Aku tidak tahu ada pegawai wanita
di departemen keamanan digital.
Omong-omong,
kapan kali terakhir kamu memperbarui sistem keamanan?
Begini...
Kurasa kami melakukannya akhir pekan lalu.
Sistem otentifikasi biometrik
mengeluarkan cahaya ke dalam sensor inframerah.
Jadi, setiap kali cahaya masuk ke sensor,
itu merekam perubahan terkecilnya.
Karena itu, kamu wajib memeriksa server
saat tingkat aksesnya meningkat 20 persen.
Kamu belum memeriksanya?
Begini...
Semuanya baik-baik saja meski kami tidak memeriksanya.
Aku yakin kamu diberi tahu
bahwa biayanya setidaknya puluhan ribu dolar
jika proyektornya rusak
karena kesalahan iluminator yang terulang.
Kalau begitu, kamu harus memeriksanya.
Silakan.
Aku hanya memintamu pergi karena kamu akan menemukannya lebih cepat.
Tapi hati-hati.
Jika aku tidak keluar pukul 6 sore,
temukan tombol ulang dan tekan itu.
Itu akan menyemburkan gasnya.
Pukul 6 sore. Tombol ulang.
Tombolnya merah.
Merah.
Pukul 6 sore. Tombol ulang. Merah.
Mi Soon.
Ini tombol merah.
Sial.
Apa ini?
Mi Soon.
Apa yang harus kulakukan?
"Cap cip cup kembang kuncup"
"Pilih mana yang mau dicup"
"Pilih mana yang mau dicup"
"Cap cip cup kembang kuncup"
- Mi Soon. - Ada orang di sana?
Halo?
- Halo? - Mi Soon?
Ada orang di sana?
Mi Soon, apa itu kamu?
Ya, ini aku. Tolong...
Mi Soon.
Bisa keluarkan aku dari sini?
Kenapa kamu terjebak di sini?
- Mi Soon. - Keluarkan aku.
Bertahanlah.
Aku akan...
- Mi Soon. - Apa?
Maaf, tapi
bisakah kamu lebih meringkuk?
Tidak mudah mengubah posturku.
Tunggu. Biar kucoba.
Apa itu Tim Pemeliharaan?
Kurasa sistem ventilasi kita terganggu.
Bukankah sudah waktunya kamu mengeluarkan gasnya?
Tarik. Tarik yang keras.
Aku keluar.
Gas insektisida dilepaskan.
Gas insektisida dilepaskan.
Kami mengeluarkan gas insektisida untuk membersihkan lab riset.
Akan ada suara keras selama sekitar lima menit.
Tolong mengertilah.
Akhirnya aku bebas.
Apa semua tulangku baik-baik saja?
Apa aku baik-baik saja?
Sepertinya kamu baik-baik saja.
Bisakah kamu merangkak keluar dari sini?
Ya.
Apa? Ada apa?
Kakiku. Aku mengalami kram.
Yang mana? Di mana?
Tidak, jangan di sana.
Kakiku.
Kakimu?
Asap apa itu?
Bukankah baunya beracun?
Gas!
Ayo lari. Pergilah ke sana.
Cepat.
Cepat bergerak.
Aku paling benci gas.
Cepat! Cepat bergerak!
Sial.
Apa ada masalah?
Astaga.
Semua baik-baik saja.
Baiklah.
Ayo.
Tunggu. Tunggu sebentar!
Aku tidak sengaja menekan tombol ulang.
- Aku akan memeriksanya nanti. - Baiklah.
Tunggu!
Astaga.
Ada apa dengannya?
Astaga.
Kamu baik-baik saja?
Ukuran sepatuku terlalu besar.
Sepatuku lepas setiap kali aku berlari.
Apa yang kamu lakukan?
Hubungi seseorang.
- Tunggu. - Akhirnya.
Ini rusak.
Masuklah. Tidak apa-apa.
Sistemnya kembali aktif.
Karena sistemmu kembali aktif,
aku harus pergi.
"Cuci dan Bersih"
Ini.
Alat pelacak?
Bawa itu bersama kalian bahkan saat pergi ke toilet.
Baik. Akan kuingat.
Dalam keadaan darurat,
tekan tombolnya selama tiga detik untuk mengaktifkan Kode Biru.
Kode Biru untukku berarti
tidak bisa pulang padahal sudah selarut ini
saat waktu makan malam sudah lama lewat
di rumahku.
Apa kamu bisa makan apa pun
setelah menghirup semua gas itu?
Itu sudah...
Apa?
Astaga.
Ada apa?
Lepaskan aku, Berengsek!
Lepaskan.
"Kepala Badan Intelijen Nasional"
"Seo Gook Hwan"
"Kepala Badan Intelijen Nasional"
"Seo Gook Hwan"
Siapa yang masih memakai sampah tua seperti itu?
Ya, tentu saja.
Kenapa tidak mau keluar?
Astaga.
Benar.
Aku memiliki barangnya.
Bagus. Pastikan pengirimannya juga lancar.
Pengiriman akan segera tiba.
Bersiaplah.
Mereka masih punya kesempatan.
Mari kita lihat.
Aku merasa hampir mati.
Sakit.
Astaga, seluruh tubuhku sakit.
Kamu bisa.
Kamu seharusnya mengeluarkan sampah daur ulang.
Lalat akan beterbangan di seluruh rumah.
Aku bisa mengeluarkannya pekan depan.
Itu dia. Sukses besar!
Berlari.
Lari ke base!
Ke base ketiga.
- Kita menang! - Astaga.
Kamu.
Bukankah sudah kubilang
aku akan sibuk selama beberapa bulan?
Aku bekerja keras di kantor
hanya untuk pulang ke tumpukan pekerjaan rumah tangga.
Kamu tidak punya hati nurani?
Yang kamu lakukan hanya menemui para wanita
dan mengobrol dengan mereka sambil minum alkohol.
Jika beruntung, minta mereka menandatangani kontrak.
Kamu menghasilkan uang sambil tertawa, bukan?
Aku bahkan rela membayar untuk pekerjaan seperti itu.
Kamu serius?
Sayang, ada apa?
Sayang...
Ini fail dari komputer CEO Yoon.
Kudengar tidak ada orang di BIN yang bisa menyaingi
keterampilan komputermu.
Berapa lama sampai analisis lengkap?
Sepertinya tidak ada yang janggal.
Mari kita menikah setelah kuselesaikan pekerjaan ini.
Aku akan mengumpulkan keberanian dan menemui orang tuamu,
lalu memberi tahu bos tentang kita.
Tapi kamu bilang kita harus merahasiakannya
sampai misi selesai.
Aku tidak mau merepotkanmu.
Janji.
Ada yang tidak beres.
- Apa maksudmu? - Tempo hari.
Pegawai wanita dari Il Kwang Hitech
yang ada di studio.
Kamu mengusirnya dengan mengatakan
kamu hanya akan setuju jika dibayar empat kali lipat.
Kalau dipikir-pikir,
kurasa dia memotretku.
Memangnya kenapa kalau dia memotret?
Tapi aku telanjang.
Kamu yakin dia memotretmu?
Entah apa alasanku memintamu memeriksanya.
Kamu menganggapku apa? Agen rahasia?
Aku tidak bisa asal menanyakannya.
Apa dia akan jujur jika memang mengambil foto itu?
Jika dia memang memotret,
dia pasti sudah berusaha memerasmu.
Ini sebabnya kamu tidak akan sukses.
Hanya karena aku memberimu kehidupan yang nyaman,
bukan berarti dunia adalah tempat yang indah.
Tahukah kamu
ada berapa banyak bedebah licik di luar sana?
Aku mengerti. Ini bukan sesuatu
yang bisa dipahami pekerja kasar seperti dirimu.
Tentu saja aku tahu.
Selebritas Kang,
ada yang harus kukerjakan besok.
Kamu tidak punya acara, jadi, bisakah aku libur?
Kamu bercanda?
Bagaimana dengan saladku? Siapa yang akan memberi makan Poppy?
Siapa yang akan memandikan hewan piaraanku?
Siapa yang akan melakukan semua pekerjaan itu?
Dasar tidak berguna.
"Nomor dirahasiakan"
Ya, ini aku.
Kamu punya waktu sampai pukul 21.30 malam ini
untuk mengambil paket dari 7-49.
Wang Kai akan meneleponmu begitu kamu tiba di Taiwan.
Kamu hanya perlu mengirimkan paket itu.
Akankah mengantar paket itu kepada Wang Kai
menjadi tugas terakhirku?
Jika tidak ada masalah.
Lalu kapan aku akan menerima uang yang kamu janjikan?
7-49.
Stasiun Suraksan.
"Stasiun Suraksan"
"Pintu keluar 4, SD Noil, SMP Noil"
Kurirnya mengambil paket itu.
Terus awasi sampai dia bergerak.
"Il Kwang Hitech"
"Cuci dan Bersih"
Sepertinya Ok Cheol menyimpannya di tempat lain.
Sial.
"Sepertinya Ok Cheol menyimpannya di tempat lain"
Sulit dipercaya.
Jadi, aku repot-repot melakukan itu
tanpa hasil?
Aku ragu dia sempat menjual barang
yang bernilai ratusan juta dolar.
Menyelidiki Kepala Tak akan membawa kita ke transaksi apa pun.
"Menyelidiki Kepala Tak akan membawa kita ke transaksi apa pun"
Kita harus menghentikannya sebelum transaksi terjadi.
- Pak Yoon. - Itu makan siangmu?
Aku menunggu Anda kembali dari rapat.
Maafkan aku.
Benar, rapatku.
- Ini. - Apa?
Ini hadiah penyambutan.
Aku menyogokmu agar kamu tetap bersama kami selama bertahun-tahun.
Jadi,
bagaimana jika kita makan bersama?
Aku mencoba bernegosiasi dengan Kang Woo Won.
Apa yang kamu katakan
sampai membuatnya meminta empat kali lipat bonus awal?
Ada masalah kecil, tapi tidak signifikan.
Ada masalah?
Apa itu bisa dipecahkan?
Tentu saja, bisa dipecahkan.
Maksudku, mungkin.
Kalau begitu, balikkan kerugiannya.
Sendirian?
Aku baru kembali dari rapat dengan Kang Woo Won.
Dia bilang
bahwa dia hanya akan bicara denganmu
tentang detail kontrak ini.
Kenapa?
Pasti karena ini
masalah kecil tapi tidak penting yang hanya bisa kamu pecahkan.
Benar.
Aku akan bicara dengan Pak Kang dan menyelesaikan masalah ini
Jika tidak, tamatlah riwayatmu.
- Tamat? - Berakhir.
Kamu tahu?
Kamu sudah bekerja keras merampungkan penelitian tahap kedua.
Terima kasih, Pak.
Kepala Tak akan mengurus sisanya,
jadi, sekarang fokuslah pada tahap ketiga.
Baik, Pak.
Kapan paketnya dikirim kembali?
Akan diadakan sebuah acara di Taiwan lusa nanti.
Acara peluncurannya
akan dihadiri oleh Kang Woo Won?
Pembeli
akan dihubungi selagi menghadiri acara peluncurannya.
Kuharap tidak akan ada masalah.
Begitu paketnya dikirim,
uangnya akan diambil dari Kaohsiung.
Saat kamu melakukannya,
simpan jumlah yang kujanjikan sebagai bonus.
Terima kasih, Pak.
Jika penelitian tahap ketiga juga berakhir dengan sukses,
beberapa juta dolar akan sepadan.
Ada lagi yang ingin kamu katakan?
Tidak, Pak.
Aku akan kembali bekerja.
Karena kamu sudah di sini, ikutlah makan siang dengan kami.
Aku harus bekerja jika ingin menyelesaikan
penelitian tahap ketiga tepat waktu.
Sulit dipercaya.
Untuk apa itu?
Kenapa kamu menyapaku?
Aku yang mengambil risiko
dengan mengeluarkan paket dari laboratorium.
Tapi untuk apa?
Orang lain yang menghasilkan uang.
Sial!
- Astaga, Pak Ok. - Astaga.
Aku menghargai kerja kerasmu.
Sama-sama.
Aku tidak melakukan banyak hal.
Kita semua tahu tugasmu berat.
Aku senang kamu tahu itu.
Kalian pasti tahu aku akan makan di sini hari ini.
Kalian menyiapkan jamuan.
Tentu kami selalu menyiapkan yang istimewa untuk Anda,
tapi sejujurnya kami tidak tahu Anda makan di sini hari ini.
Benar, bukan?
- Tentu saja tidak. - Tentu saja tidak.
Pak Yoon, Anda suka tumis otak-otak, bukan?
Makanlah sebanyak yang Anda mau.
Terima kasih.
Silakan menikmati.
- Terima kasih. - Halo, Pak Tak.
Kepala Tak Sang Gi.
Tak Sang Gi adalah tangan kanan Direktur Myeong.
Panggil saja dia kepala operator.
Dia target yang bagus, jadi, awasi dia.
- Seharusnya aku yang mengambil itu. - Silakan duduk.
Kita harus melayani diri sendiri.
Aku hanya mengambil punyamu selagi mengambil punyaku.
Jangan hiraukan aku dan makanlah.
Kalau begitu, aku akan menikmati makanannya.
Tentu.
Aku makan di kantin pada hari Rabu pertama dan ketiga
setiap bulan.
Aku tidak tahu Anda makan di kafetaria perusahaan.
Aku juga sering datang untuk kudapan tengah malam.
Koki kepala di sini
membuat ramyeon dengan kue beras yang sangat lezat.
Apa?
Apa aku tampak palsu?
CEO mungkin tampak lebih keren saat mereka kelihatan
lancang dan serius.
Sama sekali tidak.
Senang melihat Anda peduli
tentang kesejahteraan para pegawai Anda.
Jika kita bekerja lembur,
kita harus datang ke sini untuk makan ramyeon itu.
Ramyeon dengan kue beras!
Ada berbagai hidangan ramyeon yang bisa dipilih,
tapi kamu mau itu lagi?
Setelah menyukai sesuatu, aku jarang berubah pikiran.
Boleh aku bergabung?
Aku sudah lama tidak makan di kantin,
ternyata mereka menyajikan makanan lezat.
Michael!
Lupakan soal hukum. Kamu tidak akan
keluar hidup-hidup!
"Syal Armenya edisi 2019"
Kenapa Kepala Tak memakai
merek syal yang sama seperti yang dipakai Michael?
Cobalah masuk ke ruangan Kepala Tak sekarang.
"Kepala Tak Sang Gi"
Aku sudah lama penasaran tentang asisten baru Anda.
Akhirnya kita bertemu.
Kita harus pergi jika kamu sudah selesai.
- Apa? - Aku tidak mau sakit perut.
Aku juga kehilangan selera makan. Ayo kembali.
Kenapa lama sekali?
Aku hampir mati menunggumu.
Di mana berkasnya?
Aku ingin uangku lebih dahulu.
Serahkan.
"Baek Chan Mi"
Tikus kecil yang manis.
"Baek Chan Mi, Tim Keamanan Industri 3"
Ini aku.
Sudah dapat?
Ya.
Nama asli Baek Jang Mi adalah Baek Chan Mi.
Itu menarik.
Ceritakan lebih banyak.
Apa sesuatu terjadi pada tanganmu?
Aku tidak sengaja cedera.
Seharusnya kamu lebih berhati-hati.
Luka tidak pernah terlihat cantik pada seorang wanita.
Ini perban dan salep yang Anda minta.
Oleskan ini sebelum lukanya berbekas.
Pergi sana.
Ayo.
"Baek Jang Mi"
Kamu pasti ada urusan mendesak
hingga mempersingkat makan siangmu.
Ada tamu tidak terduga menungguku di ruanganku.
Kepala Tak, Perkiraan Waktu Kedatangan, tiga menit.
Jangan bilang ini salah satu firasat terkenalnya.
Baek Jang Mi
pernah bekerja di BIN.
Nama aslinya Baek Chan Mi. Usianya 38 tahun,
dia termasuk anggota Tim Keamanan Industri 3.
Dia diberhentikan dari agensi
setelah gagal menangkap Michael tiga tahun lalu.
Salah satu agen juniornya, Kwon Min Seok,
meninggal saat operasi.
"Epilog"
Bagaimana dengan CEO Yoon?
Apa?
Bagaimana dia secara langsung?
Tampan, bukan?
Ya, sebenarnya...
Jadi, protokolnya adalah
melaporkan siapa pun yang memiliki hubungan pribadi dengan kita.
Benar. Kamu menemui seseorang yang kamu kenal?
Begini...
Jika CEO Yoon targetku, aku pasti akan
membuatnya terpesona.
Apa gasnya memengaruhimu?
Kamu pikir aku tidak bisa?
Aku Catherine Hwang yang terkenal.
Kamu tidak tahu itu?
Bagaimana dengan suamimu?
Aku hanya asal bicara.
Yang kulakukan
hanya membersihkan toilet dan menyapu lantai.
Aku tidak keberatan
jika harus menghadapi pria tampan.
Kalian tahu,
seharusnya aku yang menjadi asistennya.
Lihat? Dia juga tertarik kepadanya.
Benar, bukan?
Bukan itu maksudku. Siapa pun bisa tahu
Kang Woo Won bukan pelakunya.
Dia tidak akan mampu
merencanakan kejahatan yang rumit.
Maksudmu,
Yoon Seok Ho mampu karena dia pintar?
Tidak juga,
tapi dia memiliki tingkat pendidikan tertinggi.
Kamu tidak tahu bahwa siapa pun bisa terlihat mencurigakan
jika kamu melihat mereka
sembari menganggap mereka sebagai tersangka?
Kenapa kamu tiba-tiba menjadi serius?
Aku hanya bilang
bahwa Kang Woo Won
bisa menjadi pelakunya.
Targetmu selebritas yang terkenal di dunia,
sementara kamu CEO kaya.
Aku tidak mengerti apa yang kalian keluhkan.
Jadi, kamu mau bilang apa tadi?
Apa?
Bukan apa-apa.
Kedengarannya penting.
Dia menanyakan protokol...
Bisa mintakan tanda tangan Kang Woo Won?
Putriku menyukai anak itu.
Akan coba kumintakan.
Benarkah?
Biar kuambilkan kertas.
Di mana aku bisa menemukannya?
Astaga.
"Good Casting"
Dia guru bahasa Inggris barumu.
Kuharap kita bisa akur, Seok Ho.
Setelah memasuki rumah Kang Woo Won,
amatilah lokasi kamera CCTV.
Dia tipe terburuk yang pernah ada.
Kepala Tak mungkin saja Michael.
Berikan bukti nyata kepadaku.
Lima menit sudah lebih dari cukup. Ayo beraksi.
- Maaf, kamu tidak boleh masuk. - Aku?
Tangkap dia sebelum dia kabur.
Tangkap dia!
Chan Mi, Mi Soon, cepat!
Jika Michael di sini, serahkan dia kepadaku.
Anggap ini
sebagai hari terakhirmu.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.