All language subtitles for [PUTIH] Running Man (2018) ep 409

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

- Halo. - Halo.

- Halo. - Halo.

- Ini musim hujan. - Halo.

- Hujannya terlalu lebat. - Kita ke sini?

Bagus. Merah muda.

- Suasananya merah muda hari ini. - Baik, ayo!

Aku tahu lewat sebuah artikel bahwa kita akan melakukan lomba pasangan.

- Banyak artikel dirilis. - Benar.

Mengagumkan. Tamunya mengagumkan.

- Aku tidak membaca artikel. - Tirainya penuh warna.

- Baik. - Pelangi.

- Warna tirainya bagai pelangi. - Aroma tempat ini seperti parfum.

"Lomba pasangan legendaris dimulai sekarang"

Kwang Soo menjadi aktor yang ditonton 3.000.000 kali.

- Apa maksudmu? - Filmnya ditonton 3.000.000 kali.

- Selamat, Kwang Soo. - Selamat.

Selamat, Sang Woo.

Kenapa kamu menyelamati dia sementara aku ada di sini?

Keberhasilan film itu berkat Dong Il dan Sang Woo.

- Tidak benar. - Selamat, Sang Woo.

- Sudah kuduga filmnya akan populer. - Aku bosan dan muak dengan ini.

- Sudah kuduga filmnya akan populer. - Benar.

Akan kutonton jika sudah masuk IPTV.

- Kamu belum menontonnya? - Kamu harus menonton filmnya.

- Kamu harus menononton filmnya. - Akan kutonton.

Sudah waktunya menemui para tamu yang akan bergabung dalam lomba.

- Benar. - Silakan keluar.

- Mereka akan keluar bersamaan? - Coba kulihat.

- Halo. - Ada apa dengan penampilan ini?

- Halo. - Kapan kamu datang?

Chi Yul.

"Dengan kemampuan menyanyi yang ekplosif dan suara memesona"

"Hwang Chi Yul mencatatkan namanya di seluruh Asia"

Hwang Chi Yul!

Aku akan membentuk tim dengannya hari ini.

- Kamu memutuskan untuk memilih dia? - Ya.

- Ji Hyo memutuskan memilih dia. - Aku memilih Chi Yul.

"Aku memilih Chi Yul"

Sayang sekali. Kamu harus menurut jika Ji Hyo memilihmu.

- Sungguh? - Aku memilih Chi Yul.

Mendengar Ji Hyo memilih membuatku berpikir, "Ji Hyo sudah tua."

- Kamu sama saja! - "Aku memilih Chi Yul."

Artinya sama dengan menentukan.

- Benar. - Ungkapan itu sudah tua.

Hwang Chi Yul bukan satu-satunya tamu hari ini.

Ji Hyo dan So Min, silakan pindah ke belakang tirai.

- Ji Hyo dan So Min, silakan. - Baik.

Pergilah ke merah dan oranye.

Kamu tahu harus pergi ke warna yang mana, bukan?

- Biru. - Baik.

"Sampai jumpa di tirai biru"

- Aku akan ke tirai kuning. - Biru.

Dia memberi tahu Chi Yul bahwa dia akan berada di balik tirai biru.

- Tirai biru. - Apakah Black Pink ada di sini?

Entahlah. Apakah Black Pink ada di sini?

- Haha suka Jennie dari Black Pink. - Sungguh?

Dia sangat modis.

"Haha penggemar beratnya"

- Haha antusias. - Dia gadis kota.

- Mundur. - Jennie!

"Jennie, gadis kota yang modis, ada di balik tirai yang mana?"

Apa ini?

- Apa ini? - Itu foto-foto masa kecil.

Baik. Foto hitam dan putih itu milik Ji Hyo.

Tidak ada foto hitam dan putih.

- Oranye adalah So Min. - Apakah oranye?

- Oranye adalah So Min. - Itu So Min.

- Foto di merah tampak tidak asing. - Tunggu.

- Foto di merah tampak tua. - Walaupun fotonya berwarna,

- latar belakangnya terlalu kosong. - Pasti Ji Hyo.

Bukankah itu Pohang?

- Sungai Imjin. - Apakah dari dinasti Joseon?

Tampak seperti foto dari zaman Perang Korea.

- Dia lahir tahun 80-an. - Aku yakin 100 persen.

- Mari lihat foto kedua. - So Min.

- So Min. - Aku melihat Han Min Gwan.

"Bayi yang mirip Han Min Gwan adalah..."

- Jong Kook. - Itu So Min.

- Aku melihat Han Min Gwan. - Dia bilang dia lihat Han Min Gwan.

Foto itu memiliki karakteristik So Min.

Dia melihat ke samping.

- Dia masih melakukan itu. - Dia tidak menuruti perintah.

- Tidak pernah. - Maaf,

tapi kami tidak penasaran dengan dua foto ini.

"Kami tidak penasaran dengan dua foto ini"

- Cepatlah. - Lekas. Lanjutkan saja.

"Kami hanya menginginkan Hwang Chi Yul"

- Ini membuatku gila. - Mari lihat foto berikutnya.

- Tungkainya panjang. - Dia modis.

- Foto ini juga tua. - Tidak benar.

Apa dia Kim Mi Hwa?

- Menurutku dia Kim Mi Hwa. - Semuanya,

tiga foto pertama tampak seperti diambil pada tahun 80-an.

- Benar. - Kolam renangnya memiliki aura itu.

Benar.

- Foto ini diambil pada tahun 90-an. - Itu gaya rambut S.E.S.

Benar. Pakaian

- dan jepit rambutnya... - Mungkin dia Jisoo.

Tampaknya dia pemarah.

- Jangan berkata begitu. - Dia terlihat agresif.

Kenapa kamu berkata seperti itu

- saat melihat foto seorang anak? - Aku yakin

dia anak yang keras kepala.

- Dia memiliki wajah yang menonjol. - Mari melihat foto berikutnya.

Menurutku foto ini diambil

- pada akhir tahun 90-an. - Orang tuanya pasti kaya.

- Aku tidak tahu. - Aku tidak tahu.

- Dia... - Jennie! Dia Jennie!

Pakaiannya modis bahkan menurut standar sekarang.

Dia Jennie.

- Wajahnya memiliki gaya. - Apakah dia Jennie?

- Dia tidak banyak berubah. - Ini seperti karya seni.

"Foto terakhir"

- Profesional mengambil foto itu. - Siapa ini?

- Siapa yang memotret ini? - Profesional mengambil foto itu.

Menurutku dia mantan aktris cilik.

Waktunya memutuskan urutan untuk memilih foto.

- Baik. - Kumohon.

Aku tidak mau menjadi yang terakhir.

Selama ada di lima teratas, aku tidak apa-apa.

- Ayo masuk lima teratas. - Semuanya.

- Raut wajahmu... - Dengar.

- Aku sangat serius sekarang. - Aku tidak mau posisi 6 atau 7.

Seperti yang selalu aku katakan,

- tamu akan pergi setelah hari ini. - Benar.

- Tetap menyenangkan ada tamu. - Benar.

- Boleh aku memilih pertama? - Pilih satu sendok.

- Jangan melihat nomornya. - Seluruh hari bergantung pada ini.

- Kita serius. - Aku tidak tahu.

Kumohon!

- Satu, dua, tiga. - Semoga tujuh.

- Tiga. - Nomor yang bagus.

- Lima. - Lima. Bagus.

- Baik! - Apa ini?

"Sulit kupercaya aku memilih enam"

Jennie!

- Maaf. - Yang mana Jennie?

- Jennie. - Kenapa kamu meminta maaf?

- Istrimu, Byul, menonton. - Benar.

- Kamu tampil di TV. - Benar.

Episode ini akan ditayangkan.

Pertama, Suk Jin

- akan memilih partnernya. - Pilih So Min.

- Aku tidak mau. - Istrimu menonton.

Dia orang asing saat aku meninggalkan rumah.

"Dia orang asing saat aku meninggalkan rumah."

- Kenapa kamu berkata seperti itu? - Kenapa kamu berkata seperti itu?

- Orang asing? - Kenapa kamu berkata seperti itu?

- Begitulah keadaannya. - Benar.

- Setelah aku pulang, kami keluarga. - Ayo.

- Ayo. - Ayo, Suk Jin.

Akan menyenangkan bekerja sama dengan So Min.

"Pilihan sudah ditentukan saat berdiri di depan tirai"

Nomor satu.

- Astaga. - Baik.

"Dia berjalan ke arah gadis keras kepala di belakang tirai hijau"

Dia sudah memilih.

Siapa di balik tirai hijau?

- Kamu mendengar itu? - Aku mendengar itu.

"Berteriak"

Siapa di balik tirai hijau?

- Aku penasaran. - Aku penasaran.

- Orang di balik tirai hijau. - Kamu adalah rekan Suk Jin.

- Aku akan menjadikanmu bintang. - "Aku akan menjadikanmu bintang."

"Suk Jin berjanji akan menjadikan si tamu bintang"

Aku sangat gugup.

"Seorang gadis dengan dua konde"

- Dia sudah berpengalaman. - Tirainya bergetar.

- Halo. - Bora!

Bora.

- Bora. - Bora.

- Bora. - Beri dia payung.

- Ada apa? - Ada apa?

- Ada apa? - Tidak apa-apa.

Aku juga tidak menyukaimu. Astaga.

Aku juga tidak menginginkanmu sebagai rekanku.

Ada apa, Bora?

- Bora. - Bora adalah tamu pertama.

- Siapa nomor dua? - Aku.

- Kwang Soo. - Kenapa dia beruntung sekarang?

- Jangan pergi ke sana. - Kwang Soo, jangan pilih Jisoo.

- Baik. - Tirai biru.

- Lihat siapa yang ada di baliknya. - Dia menantikannya.

- Silakan keluar. - Kamu sulit kupercaya.

"Siapa gadis ini?"

- Jennie. - Jennie.

"Dia menjulurkan kepalanya dengan malu-malu"

- Se Chan, ada apa? - Ya?

Aku sangat iri kepadanya.

Astaga, aku tidak tahu kamu ada di balik tirai ini.

Jennie!

"Jennie adalah anggota Black Pink yang modis"

Silakan kemari.

- Kwang Soo, berhentilah tersenyum. - Aku tidak tersenyum.

Aku tidak memilihnya dengan sengaja.

Dia sangat modis.

Aku merasa seakan-akan berada di New York.

- Hentikan. - Kebetulan kejadiannya seperti ini.

- Dia sangat modis. Dia hebat. - Hentikanlah.

Baik.

- Se Chan. - Ini baru awalnya.

- Se Chan, apa yang kamu lakukan? - Jisoo.

Jisoo.

- Jisoo. - Hentikanlah.

Tidak. Aku akan memilih Jisoo.

- Jisoo? - Ya.

- Baik. Ayo. - Kamu harus baik pada Jisoo.

Kamu harus baik pada Jisoo.

Se Chan. Kamu tidak tahu di mana Jisoo berada.

- Membingungkan. - Membingungkan.

"Entah tirai biru atau tirai ungu adalah Jisoo"

- Jisoo mana? - Ini dilema.

- Membingungkan. - Sangat membingungkan.

Gadis di sungai itu adalah...

Menurutku Jisoo bukan gadis di sungai.

- Jisoo. - Jisoo.

Jisoo. Mari kita lihat. Satu, dua, tiga.

"Apakah pilihan Se Chan benar?"

- Tirai biru muda. - Tirai biru muda.

"Jisoo, ini aku, Se Chan"

- Halo. - Apa?

- Pyo Ye Jin. - Halo.

"Bintang baru dengan pesona unik, Pyo Ye Jin"

"Dia pencuri perhatian yang membintangi drama populer"

"Aktris berbakat yang mencatat nama untuk dirinya sendiri, Pyo Ye Jin"

- "What's Wrong with Secretary Kim". - Ye Jin.

- Bukankah kamu sibuk sekarang? - Pyo Ye Jin.

- Aku tidak sibuk. - Sungguh?

Kamu tahu...

- Tunggu. Maaf. - Kenapa kamu terlihat tidak senang?

Kenapa kamu bertanya kepadanya, "Siapa kamu?"

- Sungguh. - Hei. Maksudku, Ye Jin.

- Itu reaksi yang jujur. - Kita ke sana?

Kenapa kamu bertanya kepadanya, "Siapa kamu?"

"What's Wrong with Secretary Kim".

- Dia sibuk dengan drama itu. - "What's Wrong with Secretary Kim".

Ini luar biasa.

Aku nomor empat.

- Siapa nomor lima? - Aku.

- Jong Kook. - Jae Suk.

- Pergilah ke tirai oranye. - Pergilah ke tirai oranye.

- Masalahnya adalah... - Ayo.

Kamu paling bersinar saat bersama So Min.

Astaga. Dengar.

- Tapi dia benar. - Kenapa aku harus memilih dia?

- Benar. - Dia menonjolkan sisi terbaikmu.

Jae Suk, mari bekerja. Ayo, mari bekerja.

- Mereka pasangan yang lucu. - Ini...

Semua orang bisa melihat bahwa ini adalah foto So Min.

Kalau begitu, larilah. Saat kami memintamu berhenti, berhentilah.

Teruslah berlari.

- Aku suka ide ini. Aku menyukainya. - Tunggu sebentar.

- Itu tidak ada sampai sekarang. - Larilah.

- Larilah dari ujung ke ujung. - Baik, akan kulakukan.

- Kedengarannya menyenangkan. - Kami akan menutup mata kami.

- Akan kulakukan untuk hiburan. - Itu baru bagus.

- Aku akan membuatnya lebih menarik. - Benar.

- Teruslah berlari. - Baik.

- Aku akan terus berlari. - Haha, katakan "berhenti".

- Haha akan menghentikan Jae Suk. - Aku akan menutup mataku.

- Baik. - Tutup matamu dan hentikan dia.

Wanita tempatku berhenti adalah rekanku.

Mulai.

Tunggu sebentar.

Tunggu.

- Jika... - Berhenti!

"Berhenti"

"Bergegas"

Tidak, apa yang kamu lakukan?

"Saat Haha menghentikan Jae Suk di tirai oranye,"

"Jae Suk berpura-pura tidak dengar dan berlari dengan kecepatan tinggi"

- Kenapa kamu terus berlari? - Apa?

- Kami melihat perbuatanmu. - Apa?

- Haha bilang "berhenti". - Itu merusak tujuan hal ini.

- Siapa yang bilang "berhenti"? - Haha.

- Lalu kenapa kita memainkan ini? - Jae Suk.

- Haha memunggungimu. - Baik.

Mari kita ulangi. Lakukan dengan benar.

- Berbaliklah. Jangan melihat. - Aku tidak menyuruhnya apa-apa.

- Astaga. - Hei, mari kita lakukan ini saja.

Bagaimana jika kamu berdiri di sini dan melompat dari sisi ke sisi?

Aku akan berkata "berhenti". saat kamu melompat.

- Rekanku satu dari dua orang ini. - Ya, satu dari dua orang ini.

Mulai.

Kaki kanan, kaki kiri...

"Bergerak dari sisi ke sisi"

Kanan, kiri.

- Kanan, kiri. - Hei.

- Kanan, kiri. - Kamu tidak boleh...

"Haha dan Jae Suk melebur menjadi satu tubuh dan pikiran"

- Jangan melompat denganku. - Kanan, kiri.

"Apa ini?"

- Jangan melompat denganku. - Tunggu.

- Kenapa? - Kamu tidak boleh melakukan itu.

Dia melompat sendirian.

- Kamu tidak memberi tahu dia? - Tidak. Dia yang melakukannya.

Pilihlah siapa yang kamu inginkan.

Aku akan memilh salah satu dari dua orang ini.

Setidaknya aku akan mematuhi aturan itu.

"Akhirnya Jae Suk akan memilih rekannya"

Aku tidak tahu foto siapa ini.

"Keputusan terakhirnya adalah pintu kuning"

Aku memilih kuning. Aku memilih pintu kuning.

Apakah itu dia?

"Siapa gadis di taman air itu?"

- Eun Jung. - Han Eun Jung.

- Halo. Hai. - Eun Jung.

- Astaga. - Eun Jung.

Aku mendengar perkataanmu di balik pintu.

- Ada yang bilang aku mirip Mi Hwa. - Dia orangnya.

- Siapa yang berkata seperti itu? - Suk Jin.

- Aku mendengar semuanya. - Suk Jin yang mengatakan itu.

Sejujurnya, aku hampir keluar.

- Tenangkan dirimu. - Baik.

- Jong Kook, kamu berikutnya. - Baik.

- Sekarang giliranku? Baik. - Ya.

Astaga, dia tidak perlu berpikir.

Astaga, lihat dia.

Selamat.

- Pasti Jisoo. - Ayo keluar.

Astaga, Jisoo.

- Astaga, Jisoo. - Jisoo.

- Halo. - Hai.

- Jisoo. - Ayo.

"Merasa sedih"

Jennie memberitahuku bahwa Jisoo ingin menjadi rekan Jong Kook.

- Sungguh? - Aku senang mendengar itu. Tunggu.

Kini yang tersisa adalah Ji Hyo dan So Min.

Satu, dua, tiga.

Ayo keluar.

Ji Hyo.

"Chi Yul adalah milikku!"

Hanya ada beberapa pasangan yang senang menjadi tim.

"Suk Jin dan Bora, Kwang Soo dan Jennie, Jong Kook dan Jisoo,"

"Jae Suk dan Eun Jung, Se Chan dan Ye Jin, Ji Hyo dan Chi Yul,"

"Serta Haha dan So Min"

So Min, si Katak.

- Ye Jin. - Astaga, hari ini...

Kita akan melakukan wawancara singkat

- dengan para tamu hari ini. - Wawancara singkat?

- Eun Jung bergabung hari ini. - Astaga, lama tidak berjumpa.

Ini masalahnya.

Sebelumnya Eun Jung mengatakan dia ingin tampil di Running Man.

Aku bisa bergabung

- saat Running Man baru mulai. - Sungguh?

Aku ingin tampil di acara ini untuk mempromosikan filmku,

tapi aku tidak bisa melakukan itu karena jadwalnya tidak cocok.

Anehnya, aku tidak bisa tampil di acara ini sebelumnya.

Lalu kamu bergabung dengan kami hari ini hanya untuk merasakannya?

- Benar. - Apa kamu yakin?

Dari info yang kudengar, kamu membintangi sebuah drama SBS.

- Eun Jung. - Ada apa denganmu?

Kamu harus jujur di acara ragam sekarang.

- Kamu harus jujur. - Izinkan aku menjelaskan.

Bukan itu alasannya.

Aku kebetulan tampil di drama itu.

Sungguh.

Astaga, dia tidak tahu malu.

- Jadi... - Katakan yang sejujurnya.

- Agenku mengatakan ini kepadaku. - Apa yang di katakan?

"Eun Jung, kamu tidak tampil di sini untuk mempromosikan drama."

"Aku hanya ingin..."

Bukankah kamu membintangi drama akhir pekan, "Let Me Introduce Her"?

Ya, itu dramanya.

Itu dramanya, tapi aku tidak datang untuk mempromosikan itu.

- Bukan itu alasannya? - Bukan.

- Kita harus... - Tapi saat episode ini ditayangkan,

drama itu akan mulai ditayangkan. Pasti setelah ditayangkan.

- Seharusnya kamu tidak berpromosi. - Kenapa kamu terus menyebutkan itu?

"Kamu bilang kamu tidak datang ke sini untuk mempromosikan drama"

- Kamu menyebutkannya berkali-kali. - Kamu terus menyebutkannya.

- Kamu menyebutkannya berkali-kali. - Dia tidak mempromosikan drama itu.

- Aku tidak mempromosikan drama itu. - Dia hanya berbagi berita.

Baik. Berikutnya.

Astaga, dua penyanyi ini menimbulkan kegemparan.

Black Pink.

"Black Pink adalah grup wanita yang paling diincar"

Berapa peringkat kalian di Tangga Lagu Billboard?

Astaga, kami membantu kalian sukses. Aku serius.

"Black Pink tampil di Running Man pada Desember 2016"

Astaga.

Kita harus melihat "Ddu-Du Ddu-Du".

"Mereka ingin melihat 'Ddu-Du Ddu-Du' yang merajai tangga lagu"

Lagu ini merajai Amerika.

- Aku suka lagu ini. Sungguh. - Astaga.

- Lagunya sudah dimainkan. - Ini dia.

"Black Pink"

"Seluruh dunia menyukai 'Ddu-Du Ddu-Du' selama sebulan"

"Jantung penggemar paruh baya berdebar"

Ini dia.

- Ayo. - Memukulmu, memukulmu.

- Satu, dua. - Memukulmu dengan itu.

"Peluru Jennie mengenai jantung pria ini"

"Ribuan pesona mereka menjadikan semua orang penggemar mereka"

"Ada apa dengan wajahnya? Dia menembakkan senjata dengan wajahnya"

"Aku juga mau melakukan itu"

Tepuk tangan untuk mereka!

"Black Pink menyatukan semua orang di lokasi syuting"

"Astaga, ini alasanku menjadi penggemar mereka"

- Astaga. - Kerja bagus. Bagus.

- Bagaimana kabar kalian berdua? - Aku juga penasaran.

Kami rehat selama setahun.

Kalian rehat?

- Kapan kalian rehat? - Kalian tidak melakukan apa-apa?

- Aku pikir kalian sibuk. - Tidak tampil di luar negeri?

- Kami cuti selama setahun. - Ya, kami cuti.

- Sungguh? - Kami kembali setelah setahun.

- Sungguh? Biasanya... - Kenapa rehat selama setahun?

- Kamu hanya beristirahat, Jennie? - Kamu tidak melakukan apa-apa?

- Ya, kami menyiapkan album. - Sungguh?

- Kami baru rehat selama setahun. - Kalian tidak tampil sama sekali?

Karena kalian tampil di acara ini, katakan sesuatu kepada Pak Yang.

- Pesan video? - Kalian harus berdiri bersama.

- Berdiri bersama. - Pesan video?

- Katakan bahwa cuti itu tidak adil. - Benar.

- Katakan itu pada CEO kalian. - Itu tidak benar.

Aku harus melihat kamera mana?

"Kepada Pak Yang"

- Mulai. - Mulai.

Halo, Pak Yang. Ini Jisoo dan Jennie.

- "Baik." - Apa itu?

"Mereka yang paling manis"

"Bukankah seharusnya kalian mengeluh?"

- Apa itu? - "Baik."

- Dia pasti sangat menakutkan. - Kalian harus terdengar tegas.

- Jennie menggunakan suara perut. - Cobalah terdengar tegas.

- Dia menggunakan ventriloquisme. - Jennie.

- Itu adalah jalan keluarnya nanti. - Kamu harus menggerakkan bibirmu.

- Dia tidak mau mengambil bagian. - Tolong lakukan itu.

- Dia hendak mundur nanti. - Kamu harus memberikan opinimu.

- Katakan kepadanya. - Baik.

- Silakan. - Katakan sesuatu.

Pak Yang.

Bantu kami merilis dua lagu dalam setahun.

Benar. Kami harus melakukan itu sekarang.

- Bagus. Hebat. - Kenapa tiba-tiba mengatakan itu?

- Apa dia memulai pertengkaran? - Dia hendak bertengkar dengannya.

Kamu terdengar tegas. Bagus.

- Bagus. - Kamu terdengar tegas. Bagus.

- Aku yakin dia menonton, bukan? - Dua kali setahun. Bagus.

- Ya. - Mereka manis.

Mereka akan tampil dua kali setahun.

Para penggemar mereka menunggu.

- Kami juga ingin mereka kembali. - Benar.

- Kamu ingin mereka kembali? - Ya.

- Katakan itu kepada Pak Yang. - Apa?

- Margamu sama. - Kamu juga Yang.

- Marga kalian sama. - Hai, asal keluargaku dari Namwon.

Aku tidak tahu dari mana asalmu, tapi ini satu Yang ke Yang lain.

Izinkan mereka terus tampil di TV.

- Terima kasih. - Bagus.

"Dia memakai marganya untuk meminta penampilan tahunan Black Pink"

- Luar biasa. - Aku juga Yang.

Kalian bisa melihat tamu berikutnya

- dalam sebuah drama sekarang. - Dia sangat populer.

- Pyo Ye Jin. - Pyo Ye Jin.

Sebelum menjadi aktris,

- dia pramugari. - Benar. Ya.

- Sungguh? - Ya.

- Kamu menjadi aktris setelah itu? - Benar.

- Tampaknya dia sering tersenyum. - Dia mudah disukai.

Kwang Soo cemberut.

- Dia selalu... - Aku?

- Cemberut? Aku selalu tersenyum. - Diam.

- Aku selalu tersenyum. - Jangan ikut campur.

- Aku tersenyum. Apa maksudmu? - Dia terlihat akan menangis.

Bagaimana caraku menggambarkan wajahnya? Dia selalu gugup begini.

Wajah yang jelek.

"Wajah yang jelek"

- Itu termasuk wajah yang jelek? - Yang benar saja.

- Hei. - Itu bagus.

Hentikan.

Black Pink menonton.

Dan Haha.

Raut wajah Kwang Soo tidak seperti itu lagi.

- Kenapa tidak? Ya, dia begitu. - Kenapa tidak?

- Dia mengubah citranya. - Aku menjual tiga juta tiket.

Dalam film dan dramanya,

dia hendak menjadi pemeran utama pria.

- Dia pemeran utama di "Live". - Dia pemeran utama sebelumnya.

Mulai sekarang, dia akan berusaha mengalahkan Joong Ki.

- Kenapa kamu mengatakan itu? - Apa?

- Untuk apa Joong Ki kukalahkan? - Itu hanya contoh.

- Lakukan pose ini. - Ya, lakukanlah.

- Lakukanlah. - Yeom Sang Soo.

- Lakukan pose dari drama. - Lakukan pose Yeon Sang Soo.

- Lakukanlah. - Bagaimana?

Itu dia.

- Bagus. - Ambil gambar ini.

"Berhenti, Joong Ki."

"Wawancara eksklusif dengan Kwang Soo"

- Apa maksudmu? - "Aku akan menangkap Joong Ki."

Bagus. Kita sudah mendapatkan beritanya.

Untuk apa aku mencoba menangkap dia?

- Kita mendapatkan berita eksklusif. - Aku tidak berkaitan dengannya.

"Joong Ki tidak bisa mengalahkanku." Bagus.

"Joong Ki tidak bisa mengalahkanku."

- Maksudku kamu salah. - Bagus.

"Joong Ki tidak bisa mengalahkanku."

- Bukan itu maksudku. - Mereka akan mencetak artikel.

Kenapa kalian melibatkan Joong Ki dalam hal ini?

Baik. Aku akan menjelaskan aturannya.

Hari ini lomba pasangan bernama Tangkap Hatiku.

Di antara 14 koper, masing-masing dari kalian akan memilih satu.

2 kartu bom dan 2 kartu hati secara acak dimasukkan ke dalam koper.

Koper sisanya berisi kartu kosong.

Setelah setiap ronde, pasangan pemenang bisa menukar koper mereka.

Setelah misi terakhir, pasangan dengan dua kartu bom

akan menghadapi penalti.

- Ada penalti hari ini. - Kita tidak menjadi yang terakhir.

Sesuai urutan mendapatkan kartu hati,

hadiah akan diberikan secara berurutan.

Hadiah mana yang kalian inginkan?

Cincin pasangan. Ginseng merah? Set ginseng merah.

Setiap pasangan akan maju dan memilih satu koper.

Mari semua memilih satu.

- Haha - Terima kasih.

- dan So Min akan maju pertama. - Terima kasih.

Ya, itu pilihan yang bagus.

- Berikutnya adalah - Baik.

- Kwang Soo dan Jennie. - Jennie.

"Dia berjalan menuju satu koper tanpa ragu"

Jennie, pilih satu lagi. Kwang Soo sungguh sial.

Benar. Aku akan memilih untukmu.

Jennie mengusir dia.

"Minggir"

Kwang Soo, dia ingin kamu mundur.

- Baik. - Ini.

Aku yakin Disney akan membuat

- film tentang mereka. - "Si Cantik dan Ikan".

Apa? "Si Cantik dan Ikan".

- Apa kaitannya dengan ini? - Ikan.

Dia tidak perlu memakai topeng.

- Dia sudah mirip ikan. - Benar, bukan?

Apa katamu?

"Jangan mengatakan itu di depan Jennie"

"Mereka memilih total 14 koper"

- Semua orang sudah punya koper? - Sudah.

Berpencarlah

dan periksa isi koper kalian bersama kamerawan.

Kita harus pergi ke sudut dan memeriksanya.

Secara berpasangan.

- Aku tidak berharap mendapat hati. - Aku yakin koperku kosong.

Aku hanya tidak menginginkan bom.

Mayoritas koper kosong.

"Jae Suk memeriksa kopernya"

"Jae Suk menemukan hati"

"Luar biasa"

Jong Kook melihat kita.

Jong Kook melihat kita.

Apa ini? Ada apa, Jong Kook?

Aku melihat mereka. Aku melihatnya.

"Jong Kook melihat reaksi Eun Jung"

- Jong Kook melihat kita. - Astaga.

Bagaimana kita tahu kita punya hati?

Lihat ke dalam dan kendalikan raut wajahmu.

Mereka memperhatikan kita.

"Koper Kwang Soo yang dipilih Jennie"

"Mereka menemukan bom di dalamnya"

Astaga.

Aku memilih koper lain,

tapi kamu memberiku koper ini.

Kamu akan punya kesempatan untuk menukarnya.

Bukankah menguntungkan memilikinya di awal?

- Tidak? - Apa maksudmu?

Kamu mungkin punya kesempatan untuk menukar koper.

"Di mana hati dan bom lainnya?"

"Apa yang dimiliki orang lain?"

"Kwang Soo memiliki bom dan Jae Suk memiliki hati"

Ini misi pertama tempat kalian bisa menukar koper kalian.

- Bakat Itu Milikku. - Baik.

- "Bakat Itu Milikku". - Bakat.

Kami harus memilih dan mencurinya?

Pilih 2 dari 7 bakat yang ditulis oleh para rekan wanita.

Jika memenangi kompetisi bakat kalian

atau mengalahkan kompetisi bakat orang lain,

kalian bisa menukar koper dengan anggota pilihan kalian.

"Pasangan pemenang bisa menukar salah satu koper mereka"

Ini sulit.

Ye Jin, pilih satu bakat.

Baik.

"Ye Jin memilih kategori pertama"

"Pemenangnya ditentukan oleh kategori bakat"

"Apa kategori pertama yang dipilih Ye Jin?"

- Apa itu? - Apakah menari?

"Tarian yang Cocok"?

"Tarian yang Cocok"

Jennie yang menulis itu.

Jennie?

"Tarian yang Cocok adalah bakatku"

"Tarian yang Cocok milik Jennie"

Aku tidak bisa menang.

- Astaga. - Apa itu Tarian yang Cocok?

Tarian yang cocok dengan lagunya.

Apa pun jenis lagu yang dimainkan,

tarian kalian harus cocok dengan konsep yang diberikan.

Ada total enam konsep.

Manis, seksi, aneh, indah, kuat, dan polos.

Ada enam konsep.

Ada aneh.

Kami akan mendapatkan poin jika konsepnya "aneh".

Lakukan tarian kaki.

- Ini bakat Jennie. - Semangat, Jennie.

- Mari mulai dengan Jennie. - Baik.

- Baik. - Dia pandai menari.

Dia hebat.

- "Havana". - Ini lagunya.

- "Havana". - Ini lagunya.

- "Havana". - Ini lagunya.

- "Havana". - Ini lagunya.

"Dia bergerak perlahan mengikuti lagu"

"Dia menari dengan percaya diri"

Astaga, "Havana".

- Dia sudah hebat sejak awal. - Benar.

Dia pandai menari.

"Bahu dan panggulnya bergerak dengan bebas"

Lihat bahunya.

"Bergerak perlahan"

Lihat bahunya. Luar biasa.

Bahunya.

"Tariannya agresif"

- Aku akan memilih suasananya. - Dia beraksi.

Ayo.

"Pilih satu yang dikuasai Jennie"

Silakan pilih satu.

- Kuat. - Kuat. Menarilah dengan kuat.

"Suasananya kuat"

"Dia menari dengan sangat kuat"

Menarilah dengan kuat.

"Dia mengentakkan kakinya"

- Kuat. - Itu kuat.

"Kalian melihat rekanku?"

- Dia harus terus menari. - Kamu harus terus menari, Jennie.

- Menarilah dengan lebih kuat. - Harus kuat.

Berhenti.

Kamu tidak bisa menang seperti ini.

Tidak, mundurlah.

Sekarang giliran Ye Jin.

Jennie mengecewakan walaupun dia pandai menari.

- Ini sulit. - Dia belum pernah melakukannya.

Jennie tidak menguasai permainan ini.

Tim mana yang ingin mulai dahulu?

"So Min akan mencobanya"

- Astaga. - Lakukanlah.

Apa yang sudah kamu lakukan hari ini?

Ambilkan daging sapi Korea untukku, ya?

Ambilkan.

"Mereka hanya memedulikan hadiah"

Dia menyuruhku mengambil set daging sapi Korea.

Dia menyuruhku mengambil set daging sapi Korea.

"Ambilkan set daging sapi Korea"?

"Tolong menangi set daging sapi Korea itu"

Kamu tahu apa yang dikatakan Eun Jung?

Setelah melihat Haha dan So Min,

dia bilang, "Mereka tidak akrab, bukan?"

"Haha dan So Min hanya memikirkan bisnis"

"Bahkan seorang tamu menyadari mereka hanya fokus pada bisnis"

Eun Jung bilang mereka tidak terlihat akrab.

Mereka tidak tampak akrab.

"Kalian harus saling memperhatikan"

- Aku tidak percaya diri. - So Min sakit flu.

- Aku sakit flu. - Dia minum banyak obat flu.

Aku sakit flu.

Efek obat itu akan membuat dia menari.

Dia akan sempurna untuk tarian yang indah.

- Ini So Min. - Ayo.

- Astaga. - So Min.

Silakan mulai.

"Dia mulai bergerak"

- Ini bagus. - Apa yang dia lakukan?

So Min pandai menari.

- Ini bagus. - Gerakkan tanganmu juga.

"Dia melakukan pemanasan dengan gerakan tekno tradisional"

- So Min. - Seksi.

- Seksi. - So Min.

"Suasananya seksi"

Seksi. Suasananya seksi.

"Seksi?"

"Dia membuka topinya"

Ini bagus.

"Dia memikat pemirsa dengan rambutnya"

Itu seksi.

- Apa itu? - Apa yang kamu lakukan?

Itu tampak sangat buruk.

- Apa itu? - Itu tidak seksi.

Itu sama sekali tidak seksi.

- Itu tampak buruk. - Terima kasih.

- Bagus. - Berikutnya apa?

- Bagus. - Kuat.

"Suasana berikutnya adalah kuat"

Ini tarian kuat So Min.

"Bergetar"

"Dia bergerak dengan kuat seperti mesin pengering"

Tarian apa itu?

"Dia menggoyangkan bokongnya dengan kuat"

Mengagumkan.

"Haha puas"

"Aku malu karena dia"

Dia pandai menari.

"Itu tarian kuat kuno dari tahun 90-an"

Berikutnya apa? Ini yang terakhir.

Bagus.

"Aku akan mengambil set daging sapi Korea"

Bagaimana dengan aneh?

Berikutnya apa? Bagus.

- Aneh. - Aneh.

"Suasananya aneh"

- Aneh. - Aneh, So Min.

- Aneh, So Min. - Aneh.

Suasananya aneh.

"Beginikah caranya?"

"Aku akan mengambil sesuatu untuk membantumu"

"Dia mengeluarkan sendok"

"Di mana kamu mengambil itu?"

Sudah lama.

"Keluarlah, Manusia Magnet"

- Itu magnet. - Tempelkan sendoknya.

So Min, beraksilah seperti Manusia Magnet.

"Selamat datang kembali, Manusia Magnet"

"Lihat, dia kembali"

"Kalian sudah menunggu lama"

Perlihatkan kepada kami.

Kamu harus mengakui dia.

"Semau orang tertawa melihat Manusia Magnet"

Itu cukup bagus.

Mundurlah. Kerjamu bagus.

Itu lucu.

"Mundurlah"

- Hei. - Sudah cukup.

"Aku masih lapar. Aku belum selesai"

"Tarian anehnya berhasil saat dia menempelkan sendok"

- Kamu yang terbaik. - Bagus.

Itu memang aneh.

- Sudah lama. - Sudah cukup lama.

- Itu keren. - Manusia Magnet.

- Jennie. - Ya?

Kamu melihat So Min?

- Aku mengakui bakatnya. - Jennie.

- So Min - Sangat kompetitif.

- tidak bisa menari sebaik Jennie. - Jennie.

Dia melawan Girls' Generation sendirian.

"Dia memiliki rekor kemenangan"

- Benar. - Benar sekali.

- Seperti yang bisa kalian lihat, - Benar.

So Min adalah penari jalanan.

Dia hanya menari.

Tidak ada yang bisa mengalahkan tarian anehnya.

- Berikutnya siapa? - Chi Yeul.

- Chi Yeul. - Chi Yeul akan menari?

Ini Hwang Chi Yeul.

- Chi Yeul. - Chi Yeul.

G-Dragon dari Gumi.

- Kita akan melihat dia b-boying. - G-Dragon dari Gumi.

Tariannya luar biasa.

Aku belum pernah melakukan tarian aneh.

Aku pikir

Chi Yeul tampil di "Happy Together" hari ini.

"Ada apa dengan pakaiannya?"

- Aku membawa pistol air. - Dia memakai pakaian sauna.

- Happy Together. - Together.

"Mereka mengiklankan acara lain"

"Pada saat itu,"

"Lagu dimainkan"

"Aku tahu lagu ini"

"Dia menari mengikuti irama"

"Pukulan yang bagus"

"Sejauh mana pesonaku akan melayang?"

"Dia pandai menari"

Dia pandai menari.

"Dia melakukan pemanasan dengan gerakan yang luar biasa"

Polos.

"Dia melakukan moonwalk menyamping"

Chi Yeul, polos.

Polos.

Polos.

"Mereka berteriak melihat tarian polos Chi Yeul"

"Berkedip sempurna untuk kepolosan"

Penampilanmu bagus.

Dia bergerak mundur.

- Tampak lebih kuat. - Apa yang dia lakukan?

- Tariannya lebih kuat. - Benar, bukan?

Ini manis, bukan?

Berikutnya apa?

- Aneh. - Aneh.

"Suasananya aneh"

"Bergoyang tanpa arah"

Apa yang dia lakukan?

"Kenapa dia membuka kausnya?"

Astaga.

"Dia bergoyang tanpa arah"

Apa itu?

"Tarian aneh di mana lengannya keluar"

"Rekanku melakukan tarian aneh yang bagus"

Apa itu?

"Itu luar biasa"

- Berikutnya apa? - Kuat.

"Suasananya kuat"

- Kuat. - Ini dia.

"G-Dragon dari Gumi mulai"

"Kekuatannya eksplosif"

"Dia menari dengan sempurna sesuai konsep seperti G-Dragon dari Gumi"

"Haruskah aku berbaring?"

"Dia berdiri kembali"

"Apakah ada sesuatu di atas?"

"Chi Yeul juga dikenal sebagai G-Dragon dari Gumi"

"Aku G-Dragon dari Mapo"

- Hei, Nak. - Haha.

Mundurlah.

Mundur, Nak.

- Haha. - Mundur, Nak.

Kamu membuatnya berdebu.

Kamu yang terbaik di mataku.

Aku tahu Chi Yeul pandai menari.

- Dia menakjubkan. - Itu luar biasa.

Dia pandai menari.

Aku belum pernah melihat tarian kuat seperti itu.

Tangannya keluar di atas.

Aku tidak berputar sebanyak itu.

"Dia bicara dengan aksen"

"Tidak seperti tariannya yang keren, gaya bicaranya seperti pria tua"

Aku ingin melihat dia berputar.

- Apa? - Aku ingin melihat dia berputar.

- Berikutnya adalah... - Bora.

- Tidak. Mari lihat Eun Jung dahulu. - Baik.

- Tidak. Mari lihat Eun Jung dahulu. - Kenapa?

"Dingin"

- Bora sudah bersiap. - Tidak apa-apa.

Eun Jung, silakan maju. Ayo.

- Mungkin dia pandai menari. - Kita tidak tahu.

Dia tampil di salah satu video musik SG Wannabe.

Dia menari.

- Kapan itu? - Sudah lama sekali.

Aku menontonnya ribuan kali saat wamil.

Dia pandai menari.

- Aku tidak bisa melakukan ini. - Beri kami lagunya.

Aku datang ke sini untuk mempromosikan dramaku.

"Pengakuan"

"Begitu lagu dimainkan, dia mulai menari"

- Ini dia. - Sudah kuduga. Aku menyukainya.

Dia melakukan pemanasan.

Dia agak ragu.

Aku bisa melihat dia tidak pernah mengikuti kursus menari.

- Tidak ada keterampilan dasar. - Tarian kelab.

Ayo. Sejauh ini bagus.

Ini dia, Eun Jung.

- "Manis". - "Manis".

"Manis?"

"Itu sangat manis"

Itu manis.

"Itu agak terlalu manis"

Jangan salah paham. Dia tidak mempromosikan dramanya.

"Tolong tonton dramaku"

Mari kita lanjutkan.

- Berikutnya. - Berikutnya.

Berikutnya.

- "Kuat". - "Kuat".

- Kuat? - Ya.

- Kenapa kamu membuka kausmu? - Apa yang kamu lakukan?

"Dia dihentikan"

Apa yang kamu lakukan?

Kenapa... Apa yang kamu lakukan?

"Sikapnya yang tidak terduga membuat para penonton terkejut"

- Tunggu. - Apa yang kamu lakukan?

Kenapa itu tarian kuat?

"Kuat"

- Apa ini? - Apa yang kamu lakukan?

- Apa itu? - Ada apa dengannya?

- Ada apa dengannya? - Hentikan dia.

Pilih yang lain.

"Jangan pilih yang berikutnya"

Eun Jung.

- "Seksi". - "Seksi".

"Mereka bergegas memilih yang lain untuk menghentikan tarian kuatnya"

Eun Jung sangat lucu.

"Apa?"

- Apa itu? - Apa itu?

"Jika kalian menginginkan tarian seksi"

"Ini dia"

"Makin memburuk"

"Berhentilah sekarang"

"Dia melempar kausnya"

- Kenapa kamu melempar kausmu? - Ini bukan kelab.

Kenapa kamu melempar kausmu?

Eun Jung, berhentilah sekarang.

- Dia bilang dia tidak mau menari. - Berhentilah.

Seseorang tolong seret dia keluar!

- Kamu tidak mau menari. - Tolong hentikan musiknya!

- Dia tidak tahu malu. - Apa?

- Apa itu? - Saat dia melempar kausnya,

kamerawan terkena kausnya, dan...

"Kamerawan membencinya"

"Dia mulai merasa malu"

- Luar biasa. - Kamu pandai menari.

Itu sangat tidak bagus.

- Itu adalah tarian mentah. - Benar.

- Sangat kuno. - Dia tidak pernah mengikuti kursus.

- Hormat. - Hormat!

Sangat hormat.

- Berikutnya adalah... - Bora.

- Dia penari asli. - Peserta terakhir kita.

- Aku merasa tertekan. - Dia penari yang hebat.

- Benar. - Bora adalah

- penari yang menakjubkan. - Dia mengagumkan.

Apa ini?

"Mengikuti lagu ini"

"Kamu harus menari seperti ini"

"Tariannya sangat anggun"

- Itu tarian masa kini. - Dia luar biasa.

- Dia sangat hebat. - Benar.

- Dia penari yang luar biasa. - Sulit kupercaya.

Kamu cantik.

"Sangat anggun"

"Rekanku luar biasa"

Dia penari yang hebat.

"Tarian anggunnya lengkap dengan goyangan kaki"

"Feminin"

"Feminin".

"Seperti ini?"

"Dia menyelesaikan tugasnya 200 persen"

- Akan kuakui dia hebat. - Sungguh.

- Dia luar biasa. - Dia langsung mengubah gayanya.

Dia hebat. Bukankah dia pantas menang?

- Dia luar biasa. - Dia menakjubkan.

Dia hebat.

Dia sangat ekspresif.

- "Indah". - "Indah".

"Indah".

Kedengarannya sulit.

"Biarkan aku menjadi indah dan seksi"

- Menakjubkan. - Luar biasa.

"Dia tampak seakan-akan hendak tidur"

Dia bahkan menutup matanya.

- Dia hebat. - Dia menakjubkan.

- Terakhir... - "Kuat".

"Kuat"

"Dia menguasai panggung dengan gaya yang sangat berbeda"

Dia luar biasa.

"Itu kelas yang berbeda"

Sulit kupercaya.

"Kalian menyukainya sejauh ini?"

- Ini luar biasa. - Sulit kupercaya.

"Aku belum selesai"

"Dia mengakhiri tarian kuatnya dengan gerakan yang populer"

Kemampuannya mengikuti irama mengesankan.

Tepuk tangan yang meriah untuknya.

- Dia penari yang luar biasa. - Menakjubkan.

Aku tidak tahu apa yang baru saja aku lakukan.

- Dia penari yang menakjubkan. - Semua orang terkejut.

Bora luar biasa, terutama setelah kita melihat Eun Jung.

Itu sangat berbeda. Menakjubkan.

Luar biasa, bukan?

"Setelah Eun Jung, tarian Bora terlihat lebih luar biasa"

"Penari elite versus penari tidak bagus"

- Tapi - Dia penari terbaik.

bakat ini dipilih oleh Jennie.

- Sulit. - Benar.

Tapi Bora pantas menang.

Kami akan mengakuinya.

Bora menang!

"Bora dan Suk Jin bisa menukar koper mereka dengan orang lain"

- Ini bakat terakhir. - Baik.

So Min, silakan pilih satu.

Aku? Baik.

- "Puisi akrostik manis". - "Puisi akrostik manis".

- "Puisi akrostik manis". - Bakat siapa ini?

- Baik. - Ye Jin?

"'Puisi akrostik manis adalah bakat Ye Jin"

Ye Jin, silakan mulai.

Kamu bisa menggunakan nama Se Chan atau namamu.

Belum lama ini, Twice mencobanya di Running Man

dan menjadi populer.

"Puisi akrostik manis Na Yeon dari Twice menjadi sensasi"

"Aku ingin memakannya dengan Jong Kook"

"Kookookaka"

"Kookookaka"

"Puisi manisnya membuat seluruh Daerah Gapyeong terkejut"

Standar kami menjadi lebih tinggi.

Sangat.

- Ada di internet sekarang. - Benar.

Ye Jin, kata apa yang ingin kamu gunakan?

- Aku akan mencoba dengan namaku. - Baik.

"Baik"

Se Chan menantikannya.

Aku sangat menantikannya. Aku hampir maju.

Aku bisa melihat bahwa ini adalah permainan individual.

Ye Jin, aku memahamimu.

Seperti yang kukatakan sebelumnya, Ye Jin tampil sendiri hari ini.

- Dia sendirian. Baik. - Itu selalu terjadi kepadamu.

"Aku dan Se Chan

hanya memakai warna yang sama."

- Benar. Itu kebetulan. - Itu kebetulan.

Baik. "Yang Se Chan".

Dia ingin memakai "Pyo Ye Jin".

Tapi dia akan melakukannya sambil melihatku.

- Itu menarik, bukan? - Itu unik.

- Sambil melihatku ."Pyo". - Baik.

Mari kita coba.

- Haruskah kita pergi ke tengah? - Baik.

- Cara yang normal membosankan. - Ya. Gunakan "Pyo Ye Jin".

Ini pengalaman yang unik.

- Aku belum pernah mengalaminya. - Dia menggunakan namanya sendiri.

Kami akan memperhatikan.

"Pyo".

- Ada apa dengan wajahmu? - Baik.

Aku tahu suasana hatimu buruk.

- Ini puisi akrostik manis? - Ini puisi akrostik manis?

- Seharusnya manis. - Seharusnya manis.

- Mari kita dengarkan semuanya. - "Ada apa dengan wajahmu?"

"Ye".

- Apa aku tampak cantik hari ini? - Tentu saja.

"Tentu saja"

Kenapa kamu mengalihkan tatapanmu? Terus tatap dia.

- Se Chan malu. Dia menyukainya. - Terakhir, "Jin".

Terakhir, "Jin".

Astaga, aku tidak tahu.

- Apa? - Kembalilah.

"Memukul"

- Silakan kembali. - Tunggu.

- Aku benar-benar tidak tahu. - Hei.

- Kamu tidak tahu apa? - Aku juga tidak tahu.

Kamu tidak tahu apa? Apa maksudmu?

- Tunggu. - Seperti yang aku katakan tadi,

tetap berdiri di tempatmu.

- Kalau kami tahu... - Tetap berdiri di tempatmu.

- Aku pikir akan lebih baik. - Dia membuat kita berharap lebih.

Kalau bukan sesuatu yang spesial, tetap di tempatmu.

Seharusnya kita memamerkan bakat kita,

tapi pemilik bakat malah buruk sejauh ini.

- Buruk. - Jennie berusaha semampunya.

Semua orang mengecewakan.

Kalau tidak ada yang mau mencoba, dia akan menang.

- Sungguh? - Kami akan menang?

- Ye Jin akan menang? - Itu tidak boleh terjadi.

Itu tidak boleh terjadi!

- Kalau tidak ada yang mau mencoba. - Itu tidak masuk akal.

- Jennie ingin mencobanya. - Bagus.

Jennie memang sudah manis.

Kamu mau memakai nama seseorang?

Misalnya, kamu bisa memakai "camar".

- Tunggu. - Tunggu.

Kenapa "camar"?

Biasanya memakai nama rekannya. Kenapa kamu menyebut "camar"?

Kwang Soo menantikannya.

- "Camar"? - "Camar"?

Dia juga bisa menggunakan "ikan".

- "Camar"? - Ada apa dengan itu?

- Kwang Soo menantikannya. - Kata apa yang ingin kamu gunakan?

Aku akan mencoba "Lee Kwang Soo".

"Jennie yang terbaik"

- Kwang Soo bermimpi lagi. - Ini tidak adil.

- Bangun! - Ini akan

- bertahan cukup lama. - Benar.

- Kwang Soo akan... - Dia akan salah paham.

Ini akan membuat Kwang Soo salah paham.

Jennie akan mencoba "Lee Kwang Soo".

"Lee".

Menurutku sudah saatnya Presdir Yang Hyun Suk memberiku izin.

- Apa ini? - Apakah ini pengumuman publik?

Tidak. Belum.

- Di TV? - "Kwang".

Kwang Soo, apakah kamu ingin...

Apa yang terjadi?

"Soo".

Minum denganku?

"Apakah kamu ingin minum denganku?"

"Aku menyukainya"

"Berlutut"

Kamu hanya akan membayar minumannya.

- Hei. - Kamu tahu sesuatu?

"Kamu hanya akan membayar minumannya. Tidak ada yang lain"

- Beri dia kartu kreditmu. - Saat kita sudah selesai...

Kami tidak minum bersama?

- Beri dia kartu kreditmu. - Kamu hanya dompetnya.

- Kami tidak minum bersama? - Kamu dompetnya.

- "Maukah kamu membayar minumanku?" - Hanya kartu kreditku?

Kalau kamu membayari minuman mereka, biayanya 2.000 dolar.

Itu bagus.

- Itu membuat jantungku berdebar. - Itu bagus.

Dengar.

Lebih dari segala sesuatu,

isinya merujuk kepada Kwang Soo.

Aku ikut.

"Aku ikut"

- Aku ingin minum. - Kamu tidak perlu menjawab.

- Jangan dijawab. - Aku mau.

- Kita bisa pergi. - Jangan dijawab.

Dengar, Kwang Soo.

Hyun Suk akan mengirim seseorang untukmu.

- Kenapa? - Tiba-tiba.

- Kita rekan kerja. - Pria berjas hitam

- akan membawa Kwang Soo pergi. - Kita bisa minum sebagai rekan.

Kenapa pria berjas hitam akan membawaku pergi?

Kenapa mereka harus melakukan itu?

- Kwang Soo. - Untuk saat ini,

lakukanlah hanya jika kalian ingin mencoba.

Saat ini kita pemenangnya.

"Jika tidak ada pesaing, mereka akan menang"

Jika tidak, Jennie akan menang.

Saat ini pemenangnya adalah Jennie.

Siapa yang bisa lebih baik dari itu?

Aku ingin mulai.

- Eun Jung? - Akhirnya dia bermain.

Suruh dia diam.

Ini penari yang kuat.

Ini Eun Jung.

Suruh dia beristirahat sejenak.

Aku tidak mengira Eun Jung akan melakukan ini.

Kamu akan melakukan ini?

Kamu harus membuatnya terdengar manis. Bisakah kamu melakukannya?

- Bisa. - Eun Jung.

Nama mana yang ingin kamu gunakan?

Kim Jong Kook.

Kim Jong Kook.

Aku?

"Bukan aku?"

"Dia menertawakan Jae Suk"

"Kamu layak mendapatkan itu"

Bagus.

Bagus.

Baik.

Kamu pantas mendapatkan itu.

Jae Suk menanyakan nama mana yang akan Eun Jung gunakan.

Dia menjawab, "Kim Jong Kook".

"Jae Suk mundur dengan kecewa"

- Bagus. - Hei, Berandal.

Berandal.

"Kamu pantas mendapatkannya"

- Baik. - Baik.

- Mari mulai dengan Kim. - Baik.

"Kim".

"Kim"

Selama karierku di TV,

aku melihat Jong Kook untuk kali pertama dalam 20 tahun.

- Untuk kali pertama? - Ini kali pertama?

Ini kali pertama?

Menurutku tidak.

- Ini kali pertama kami. - Benarkah?

- Ini kali pertama kita. - Benar.

"Jong"

Akan kuulang.

Apa dia syuting drama?

- Kalian dengar itu? - Apa dia syuting drama?

Dia berbuat sesuka hatinya.

- Dia ingin mulai dari awal. - Hei.

- Dia tidak bisa mengulanginya. - Diam.

- Dia tidak bisa mengulanginya. - Itu tidak adil.

Diam. Aku akan menendangmu.

Itu tidak bisa diganggu.

- Benar. - Mari kita lanjutkan.

- Pasti ada alurnya. - Kamu mendengar dia?

- Jangan ganggu dia. - Baik.

Siapa yang menyelamu?

Menurutku dia menyela dirinya sendiri.

"Siapa yang menyela dan mengatakan dia akan mengulanginya?"

- "Akan kuulang." - Aku bilang "Jong".

Dia tidak melanjutkan.

- Mari kita lakukan lagi. - Silakan mulai kembali.

"Kim".

Selama karierku di TV, aku melihat Jong Kook

untuk kali pertama dalam 20 tahun.

- Sama seperti sebelumnya. - Tapi...

- Aku mengatakan tapi. - Begitu rupanya.

Jangan menyela dia dan lanjutkan. "Tapi"?

"Tapi"?

"Jong".

Dia sungguh luar biasa.

"Dia sungguh luar biasa".

- "Kook". - Tunggu.

Tunggu, ini puisi akrostik manis, bukan?

Dia memintamu agar tidak menyela.

Jangan menyela dia.

- Jangan lakukan itu, kwang Soo. - Bukan itu maksudku.

- Pergi. - Ini bukan puisi cinta.

- Dia harus mulai dari awal lagi. - Maaf.

- Kamu harus mulai dari awal? - Maaf.

Aku harus mulai dari awal. Harus ada alurnya.

Jangan berani-berani menyela dia!

Maaf.

Berhentilah menyela. Jangan mengatakan apa-apa.

Biarkan dia melakukannya.

- Kami akan mengulanginya. - Apa?

Kami akan mengulanginya.

Kita mulai lagi.

"Kim".

Selama karierku di TV...

Kamu melihat dia.

- Ini kali pertama dalam 20 tahun. - Jangan menyela dia.

Kim Jong Kook...

Aku melihat Jong Kook untuk kali pertama dalam 20 tahun, tapi...

"Jong".

Dia sungguh luar biasa.

"Dia sungguh luar biasa".

"Kook".

"Ototnya yang ingin kutekan".

"Ototnya yang ingin kutekan".

Itu puisimu? Eun Jung.

- "Ototnya yang ingin kutekan"? - Ototnya yang ingin kamu tekan?

Pergilah.

Kamu hanya ingin menyentuhnya.

- Pergi. - Ada apa dengannya?

- Kerjamu bagus. - Itu karena...

Itu karena alurnya terganggu.

"Sulit bersikap manis"

- Bagus, bukan? - Bagus.

- Ada apa, Kwang Soo? - Apa yang terjadi?

Se Chan bilang,

"Saat Eun Jung menekan ototnya,

aku pikir dia akan mencium pipi Jong Kook."

Itu yang aku katakan.

- Itu yang kukira. - Agar manis.

- Lalu Jennie mengatakan, - Tidak mungkin.

"Itu pasti lebih bagus."

"Itu pasti lebih bagus"

Tidak.

Itu yang Jennie katakan.

Kerjanya bagus.

Dia bebas berpikir sesukanya.

Tampaknya itu ide yang bagus.

Eun Jung berusaha keras.

Dia berusaha semampunya.

- Itu puisi yang bagus. - Benar.

Aku tidak mau menjadi wanita pertama yang dipukul.

- Dia bukan yang pertama. - Bukan?

Dia bukan yang pertama?

Aku memperingatimu.

So Min hampir dipukul.

- Aku kandidat pertama. - Benar.

Siapa yang berikutnya?

- Bora. - Baik, Bora.

Bora bisa bersikap manis.

Nama siapa yang akan kamu gunakan?

Aku akan menggunakan Kim Jong Kook.

Apa? Aku?

Kenapa tiba-tiba aku?

Kenapa dia sangat populer?

Mari menggunakan Kim Jong Kook. "Kim".

- Kim Jong Kook. - Apa?

Apakah kamu...

"Jong".

Apakah kamu mendengar suara bel?

"Kim Jong Kook, apakah kamu mendengar suara bel?"

"Kook".

Tekan, ternyata di sini.

"Tekan, ternyata di sini"

"Di sini apa?"

Berani sekali dia?

"Kamu tahu apa itu?"

- Hei! - Bora.

Para wanita ini terus menyentuhku!

- Bagus. - Hei.

- Kenapa dia melakukan itu? - Ini bukan "Dining Together".

Kenapa dia membunyikan bel?

Apa yang kamu lakukan?

Dia menekan tempat yang tepat.

Dia langsung menusuknya.

"Kook" adalah kata yang bagus.

- Mendorong dengan kuat. - Astaga.

- "Tusuk, tusuk" - Hentikan.

"Hentikan"

Astaga.

"Tusuk, tusuk, tusuk"

"Dia terus menusuk"

"Aku sudah memintamu berhenti"

"Dia menusuknya kembali"

Bukan itu. Di sini.

- Bukan. - Di sini.

Di sini untuk Jae Suk.

"Dia menunjuk lututnya"

"Kamu akan serendah apa?"

Bocah itu.

Tidak jelas siapa pemenangnya,

tapi dia punya kesempatan.

"Bora mengancam Jennie"

Kalian bagus.

Mereka tidak terkalahkan.

- Dia manis. - Dia sangat imut.

- Baiklah. - Aku akan mencoba.

- Baik. - Nama mana yang kamu pilih?

- Kim Jong Kook. - Kim Jong Kook.

- Namanya cocok untuk puisi lucu. - Dia sangat beruntung.

Aku berharap namaku Lee Jong Kook.

Jisoo

sudah memiliki suara imut.

Ayo mulai. "Kim".

Kenapa kamu dengan wanita lain dan membuatku marah?

"Kenapa kamu dengan wanita lain"?

- Kenapa aku dengan orang lain? - Dia marah.

"Jong".

Jong Kook, kamu akan jadi milikku.

Tidak mungkin.

"Dia mengatakan bahwa dia akan menjadi miliknya"

Gawat.

Tidak mungkin.

"Kook".

Tusuk.

- Itu imut. - Imut sekali.

- Bagus. - Imut sekali.

Sikapnya imut.

Kook hebat.

Ibu, terima kasih telah memberiku nama ini.

Kook seharusnya menjadi kata terakhir dalam puisi akrostik.

Aku melihat Jong Kook.

Dia memegang tangannya, dan ketika kamu berkata, "Tusuk,"

dia mengeraskan dadanya andai dia menyentuhnya.

Tonton rekamannya.

Aku melihatnya dengan jelas.

Dadanya mengeras.

"Dia bersiap-siap untuk ditusuk"

"Mengeras"

- Dia kira dadanya yang ditusuk. - Hentikan.

Sebagai pria, aku mengerti.

"Otot dadanya bersiap-siap untuk jari Jisoo"

"Kamu tidak perlu melakukan itu"

Untuk babak puisi akrostik ini,

- kita sudah memiliki pemenangnya. - Benar.

- Jennie. - Dia adalah pemenangnya.

"Jennie menang"

Itu luar biasa.

- Dia hebat. - Ya.

"Dia tahu cara menjadi imut"

Kita harus menerima kenyataan.

Pasangan yang menang

bisa bertukar tas dengan pasangan lain.

Beberapa menit yang lalu...

- Aku tahu mau bersama siapa. - Siapa?

Bisakah aku menukarnya?

"Dengan siapakah Bora akan bertukar tas?

Aku?

"Pertukaran Bora dengan Jae Suk, yang memiliki hati"

- Kami akan bertukar dengan Jae Suk. - Baik.

"Bora mendapat hati. Apa yang akan Jae Suk dapatkan?"

"Saatnya Kwang Soo dan Jennie untuk bertukar"

Sekarang giliran kita.

Kami akan menukar

tas ini dengan tas Jisoo.

"Kami akan bertukar tas dengan Jisoo"

"Kwang Soo punya bom di tangannya"

Ini karena...

Aku melihat raut wajahnya ketika dia membukanya.

Dari tadi, dia memegangi tasnya.

Periksa isinya dengan kamerawan.

Coba kita lihat.

Suk Jin, tetap tenang, ya?

- Semua orang memperhatikanmu. - Tetap tenang.

Aku akan tetap tenang.

Mau kutunjukkan?

"Dia menemukan hati di tas Jae Suk"

- Sudah? - Tetap tenang.

- Semua orang memperhatikanmu. - Mereka mengawasiku.

"Apa yang Bora berikan kepada Jae Suk?"

"Ini kosong"

"Kartu hati kita dicuri"

"Kwang Soo memberikan kartu bom"

"Dia mendapat kartu kosong dari Jisoo"

"Setidaknya kita menyingkirkan bom"

Sudah kuduga.

"Akankah mereka menyingkirkan itu di misi selanjutnya?"

Aku bisa tahu dari ekspresinya.

Baik.

"Status kartu saat ini"

"Bora memiliki kartu hati, Jisoo memiliki kartu bom"

"Mereka masuk taman luar ruang yang menyejukkan"

- Mana yang akan kita naiki? - Yang merah sangat menyenangkan.

Inilah misi kedua kalian.

Ini kesempatan untuk bertukar tas dan mendapatkan camilan.

Camilan?

- Chi Yul, mari makan camilan. - Aku lapar.

- Aku lapar. - Aku lapar.

- Ada camilan. - Aku lapar.

- Kamu lapar? - Aku lapar.

Misi dengan taruhan camilan adalah Rute Pilihanmu.

Dua pasangan akan membentuk tim.

Kalian akan memilih antara Ruang Horor dan Ruang Cermin.

"Kalian akan memilih di antara Ruang Horor dan Ruang Cermin"

Horor dan Cermin?

- Ruang Horor pasti menakutkan. - Cermin...

Ketika masuk, kalian akan melihat dua kamar.

"Ruang Horor, Ruang Cermin"

"Ruang Horor akan mengejutkanmu"

"Dan Ruang Cermin adalah labirin cermin"

Masing-masing akan memegang

segelas penuh air di atas kepala.

Tim dengan sisa air paling banyak

yang menang.

Tim yang selesai terakhir akan kehilangan setengah airnya.

Kita harus cepat dan simpan air sebanyak mungkin.

Bukankah Ruang Cermin lebih baik?

Itu lebih baik.

- Kami memilih Ruang Horor. - Ayo lakukan.

- Kamu akan mengagetkan para hantu. - Ayo cepat.

Ada tujuh pasangan,

jadi, satu pasangan akan bersaing

melawan pasangan staf

yang sudah tahu bentuk ruangan itu.

Itu akan sulit.

- Itu buruk. - Itu buruk.

Mari putuskan tim mana yang bersaing dengan staf.

Hanya satu dari pistol ini diisi dengan tinta bukan air.

Tembak pasangan dengan pistol dan jika isinya tinta,

- kalian akan bersaing dengan staf. - Astaga.

- Haruskah kita memilih satu? - Pilih pistolnya.

Mari kita memilih pistol.

Eun Jung, pilih satu.

- Jennie, pilih satu. - Tidak.

- Kamu bisa menembakku dengan itu. - Chi Yul.

- Chi Yul. - Ayo pilih satu.

"Mereka harus menghindari pistol berisi tinta"

Bersaing melawan staf adalah ide yang buruk.

- Itu ide buruk. - Ada tinta di situ.

"Ada tinta di atasnya"

- Kuharap tidak. - Jisoo mengambil satu

dan kenapa terlihat lebih gelap?

- Tidak. - Kelihatannya gelap di dalam.

Mari kita mulai dari Haha.

"Haha dan So Min"

"So Min biasanya sial. Pistol mana yang dia pilih?"

Baik.

"Air"

Itu air.

- Itu air. - Benarkah?

- Baik. - Itu cukup kuat.

- Semprotannya cukup kuat. - Baiklah.

"Jae Suk dan Eun Jung"

Jika isinya tinta, berakhir sudah.

Aku harap itu tinta.

Ini akan berakhir.

Eun Jung, tolonglah.

"Apa yang akan terjadi kepada Jae Suk yang sial?"

- Itu air. - Baiklah.

Hei, hentikan.

"Dia terus menembak bahkan setelah tahu bahwa itu air"

Apa yang kamu lakukan?

Kamu sudah melihat bahwa itu air.

"Terlalu seru untuk berhenti"

Baiklah.

Bagus.

Baiklah.

Pasti kita.

"Kita pasti memiliki pistol tinta"

Jisoo.

"Ada tinta di atas pistol Jisoo. Apakah itu diisi dengan tinta?"

"Hore! Itu air"

- Hanya tiga tim yang tersisa. - Sekarang satu dari tiga tim.

Sekarang satu dari tiga tim.

- Kamu akan menembak Ji Hyo? - Ini dia.

Baiklah.

Jika bukan tinta, ada dua tim yang tersisa.

- Ini dia. - Baiklah.

Itu tinta.

"Dengan sikap baik Chi Yul, mereka lulus"

Dia sangat santun.

"Dengan sikap baik Chi Yul, mereka lulus"

"Dia sangat manis"

Mereka pasti tinta.

Itu tinta.

"Baunya seperti tinta di sini"

- Pasti Kwang Soo. - Itu tinta.

- Tidak. - Pasti Kwang Soo.

"Ini satu dari dua Ddu-du Ddu-du"

"Tersisa dua tim. Siapa yang ditembak dengan tinta?"

Mulai.

"Tinta"

"Bahkan jika alat itu ditukar, Kwang Soo selalu sial"

Siapa?

"Bahkan jika alat itu ditukar, Kwang Soo selalu sial"

Itu luar biasa.

Siapa? Apakah aku?

"Jennie, apakah aku?"

Bagaimana ini bisa terjadi?

- Yang luar biasa adalah - Ini tidak bisa dipercaya.

Jennie yang memilih pistolnya.

Jennie yang memilihnya.

Jennie, kamu anggota kami.

- Lain kali aku saja. - Kamu anggota kami.

Biarkan aku saja.

Aku baik-baik saja.

- Kami akan membersihkannya. - Kami akan membersihkannya.

Kami akan membersihkannya.

Ini dia.

- Kamu sudah bersih. - Kamu sudah bersih.

Sudah.

Kamu sudah bersih. Kamu terlihat tampan.

Jennie yang memilih, tapi dia tetap saja sial.

Kenapa bisa begitu?

Jiwa Kwang Soo... Maksudku, dampak...

Jiwaku? Apa maksudmu?

Ada apa dengan jiwaku?

Sepertinya kamu sering salah ucap.

Kenapa dia membahas jiwaku?

Itu yang dia pikirkan.

"Kwang Soo dan Jennie akan bersaing dengan staf"

"Rencana permainan"

Ayo kalahkan Jong Kook.

Ini pasti menakutkan.

Lihat lantai saja.

Jika kamu hanya melihat lantai...

Terlihat keras.

Mereka manusia.

"Suk Jin dan Bora memilih Ruang Horor"

Baiklah.

- Apa yang harus aku lakukan? - Mari kita lakukan. Mereka manusia!

Satu, dua, tiga.

- Mereka semua manusia. - Aku menumpahkan banyak air.

"Suk Jin berjalan di belakang"

- Astaga. - Aku terkejut.

"Wanita dahulu"

Apa itu?

- Apa itu? - Suk Jin.

"Ikuti aku"

- Kita menumpahkan banyak air. - Apa yang harus aku lakukan?

Kita menumpahkan banyak air.

"Aku menunggumu"

"Berteriak"

"Mereka menumpahkan banyak air"

Ini sangat menakutkan.

Pergi!

"Aku sangat terkejut"

Jantungku hampir copot.

Hampir separuh airku tumpah.

Cepat! Kenapa aku di depanmu?

Kenapa kamu mendahuluiku?

Ayo. Hati-hati.

Hati-hati.

Dua tangan.

Tunggu.

Baiklah.

"Dengan cermin di mana-mana, sulit menemukan jalan keluar"

Ke sini.

- Kurasa aku bisa. - Kamu luar biasa.

Jisoo, kamu sangat baik.

Ke sini, lalu...

"Dia melewati labirin dengan sangat cepat"

Katamu kamu payah jika soal arah.

- Tapi aku melihat jalannya. - Aku mulai melihatnya juga.

Aku melakukannya dengan sangat baik.

Benar.

"Jong Kook dan Jisoo bergerak cepat"

Kenapa aku mendahului kamu?

"Suk Jin dan Bora bertengkar"

Kenapa kamu...

"Berteriak"

"Takut"

Tidak.

- Pergi! - Badanku sakit.

Ayo cepat.

"Berteriak"

"Sebagai mantan penyanyi, suara mereka lantang"

Aku sangat terkejut.

"Berteriak"

- Siapa yang berteriak? - Aku.

Itu aku.

Apa kita sudah selesai?

"Mereka akhirnya keluar dari Ruang Horor"

- Kita menang atau kalah? - Ayo cepat.

- Boleh turunkan gelasnya? - Tidak.

Kamu boleh menurunkannya.

"Apakah mereka lebih cepat dari Jong Kook dan Jisoo?"

Ayo kita kalahkan Jong Kook.

"Apakah mereka lebih cepat dari Jong Kook dan Jisoo?"

"Hai, kami sudah sampai"

Astaga, kita kalah.

"Kenapa kita tidak bisa lebih cepat?"

Jisoo luar biasa.

Dia sangat ahli menemukan jalan.

"Ratu labirin"

- Astaga. - Lihat ini.

Jika tiba terakhir,

kalian akan kehilangan separuh air kalian.

Apa yang harus kita lakukan?

Jong Kook dan Jisoo menang.

- Kerja bagus. - Bagaimana...

Para pemenang bisa

bermain perosotan dan bergembira.

- Astaga! - Dingin sekali.

"Cepat sekali"

Dingin sekali.

"Cepat sekali"

"Di ujung setiap terowongan panjang"

"Ada titik balik"

"Gembira"

Apa yang akan terjadi sekarang?

"Suk Jin dan Bora sedang menunggu ujungnya"

Duduk dan tunggulah.

"Kami iri"

- Jisoo, apakah itu menyenangkan? - Ya.

- Kamu bisa mengandalkan aku. - Baiklah.

Ayo menang.

"Mereka menaruh gelas di atas kepala"

Di atas kepala kita?

"Kamera Eun Jung tercelup ke air"

- Tunggu. - Eun Jung.

- Hei. - Tolong isi gelasku lagi.

- Tolong isi lagi. - Eun Jung.

Kenapa kamu menumpahkannya?

Gelasnya menabrak kameraku.

Tanganmu harus terus memegang gelasnya.

- Astaga. - Kita harus bergegas.

"Jae Suk takut seperti biasanya"

- Aku tidak takut sama sekali. - Eun Jung.

Aku tidak takut.

Hei, aku bingung.

- Ikuti aku. - Kamu sangat pandai dalam hal ini.

Kita sampai!

Apakah kami terlambat?

"Berkat Eun Jung, Tim Jae Suk menang"

"Babak kedua berakhir dengan pemenang bermain perosotan"

- Hei. - Ini menyenangkan.

- Ruang Cermin. - Ruang Cermin.

Kami ingin Ruang Cermin.

Kami pengecut.

Satu, dua, tiga.

Baik. Ruang Cermin.

- Ini akan menakutkan bagimu. - Apa yang harus kita lakukan?

Kita harus ke mana? Ini ditutup.

Ini ditutup.

- Ayo cepat. - Ayo cepat.

- Kita harus cepat. - Kita sampai.

Aku tidak berteriak sekali.

"Haha menyumbat telinganya dengan tisu"

Cepat, Pengecut!

Ini manjur!

Ini menyenangkan.

"Mereka merosot dengan cepat setelah melewati Ruang Horor"

Ini menyenangkan.

Sangat menyenangkan.

Kwang Soo, kamu bisa memilih Ruang Horor atau Ruang Cermin.

- Apa yang kamu inginkan? - Ruang Horor lebih cepat.

Jika kamu terus maju, itu tidak akan lama.

Kami ingin Ruang Horor.

"Jennie dengan percaya diri memilih Ruang Horor"

Kamu bisa pergi ke Ruang Horor.

Tunggu.

- Kalau begitu... - Satu, dua, tiga.

Kami memilih Ruang Horor.

Kalian sudah memilih ruangan.

Ruang Horor?

Semoga berhasil.

Apa yang harus kita lakukan?

Jennie, kamu harus memimpin Kwang Soo.

Kwang Soo.

- Kwang Soo... - Kamu mau memimpin atau mengikuti?

Kamu yakin?

Jika tidak, aku bisa memimpin.

"Aku berani"

Sepertinya aku bisa melakukan ini.

Untuk menang, kamu harus membiarkan aku memimpin.

Baiklah. Aku menghormati pendapatmu.

"Terima kasih"

- Ikuti aku. - Baiklah.

Satu, dua, tiga.

"Berteriak"

"Dia maju dengan berani sambil berteriak"

Kenapa dia... Tunggu aku, Jennie. Jennie!

- Jennie, tunggu aku! - Ya ampun!

"Rumah hantu bukanlah apa-apa"

"Hai, Jennie"

- Ya ampun! - Tunggu aku, Jennie!

"Dia sangat percaya diri, tapi kembali ke tempat semula"

Tunggu aku!

"Berteriak"

- Ada apa? - Aku takut.

Ada apa? Ada apa, Jennie?

Aku sedang buru-buru, tapi takut.

- Di mana? - Ada orang di sini.

- Di mana? - Ada orang di pojok.

"Berteriak"

"Ini adalah duo cengeng"

"Jennie bilang dia tidak takut"

Tunggu. Jennie.

- Aku takut. Aku tidak bisa. - Jennie.

Aku di depan.

Silakan. Ayo.

- Aku sangat takut. - Tidak ada apa-apa, Jennie.

- Aku sangat takut. Aku tidak bisa. - Jennie.

Aku di depan.

Silakan. Ayo.

- Aku sangat takut. - Tidak ada apa-apa, Jennie.

"Kamu wanita dengan pesona yang tidak terduga"

Aku harus bagaimana? Aku di depan?

- Kamu dahulu. - Baiklah.

Jennie, kamu baik-baik saja?

Jennie. Baiklah.

Dia menangis. Jennie menangis!

Tidak apa-apa, Jennie. Lihatlah punggungku.

Jangan menangis. Lihatlah punggungku.

Bolehkah aku di depan? Sepertinya itu menyeramkan.

- Siapa? Tidak akan. - Yang ini.

- Itu tidak akan membuatmu takut. - Sepertinya, ya.

Tidak. Kamu bisa jalan lebih dahulu. Aku di sini.

"Minggir, Penakut. Aku akan memimpin"

- Jalanlah lebih dahulu. - Aku sangat takut.

Tetap di sana. Aku dahulu.

"Berteriak"

- Jennie! - Astaga.

"Suara tertawa apa itu?"

Jennie, bangun.

- Bangun. Aku dahulu. - Astaga.

Aku dahulu.

Jennie!

"Dia melemparkan gelasnya"

Diam, Jennie. Aku dahulu.

Jangan bergerak, Jennie.

"Kenapa kamu bilang kamu dahulu?"

- Siapa bilang ini tidak menakutkan? - Tenang.

Tidak apa-apa.

- Jangan lakukan itu. - Mereka tidak akan melakukan itu.

Ini sudah berakhir.

- Aku juga takut. - Sepertinya ini seram.

- Tidak. - Ya.

"Waspada"

"Mereka pingsan"

"Gelas Kwang Soo juga hampir kosong"

Hentikan!

- Mereka seram. - Hentikan.

Ini sudah berakhir.

- Itu menatapku. - Siapa yang menatapmu?

- Baik, aku akan tetap di sini. - Sekarang bagaimana?

Bangun. Baiklah.

Kamu tidak akan mati. Berjalanlah menyusuri dinding.

- Itu menatapku. - Baik, kemarilah.

Kemari.

- Baik. - Aku harus bagaimana?

- Katamu itu tidak seram. - Sekarang tidak.

Aku dahulu.

- Ini akan bergetar. - Tidak akan.

- Menurutku, ya. - Ini jembatan biasa.

- Kurasa akan ada tangan. - Tidak, tidak akan ada.

Hentikan, siapa ini? Aku harus bagaimana?

- Aku akan pergi. - Haruskah aku dahulu?

Kurasa akan ada orang di sini.

- Aku dahulu. Tunggu. - Ayo pergi bersama.

- Baik. - Ayo pergi bersama. Cepatlah.

- Cepat. - Baik.

- Aku takut. - Baiklah.

Itu mengagetkan...

"Berteriak"

"Kwang Soo sangat tinggi hingga gelasnya menyentuh hantu"

Aku kaget. Ada yang memukulku.

Aku mengenai sesuatu.

Tenang. Ini sudah berakhir.

- Aku takut. - Sudah berakhir, Jennie.

Jennie, tidak apa-apa.

"Dia seperti prajurit wanita dari latihan ruang gas air mata"

Tenang saja.

Katanya tidak ada yang muncul.

Kata siapa?

Bora.

- Bora mengatakan itu? - Ya, katanya tidak ada yang muncul.

- Tenang saja. Sudah selesai. - Kukira tidak akan ada apa-apa.

- Tapi tadi sangat menakutkan. - Aku tahu.

- Aku harus bagaimana? - Bagus. Ini sudah berakhir.

Ini sudah berakhir. Kamu bisa berhenti menangis.

Hei!

(Hei! Anggota staf!)

Lihat dia.

- Katanya tidak ada yang muncul - Aku tahu!

dari bawah.

Kami benar-benar minta maaf.

- Tapi kalian kalah. - Kami tahu.

- Kami tahu. - Aku menyerah dari awal.

Aku tidak tahu Jennie akan...

Dia langsung menangis begitu kami masuk.

Jennie.

Aku sangat takut. Maafkan aku.

Dia mulai berbicara dengan santai kepadaku.

"Dia mulai berbicara dengan santai kepadaku"

Para pengecut turun.

- Mereka datang. - Jennie.

- Kamu baik-baik saja? - Kamu baik-baik saja?

Kamu bohong.

- Kupikir... - Ada orang yang membuatku takut.

Dia orang paling pengecut yang pernah kulihat seumur hidupku.

Seumur hidupku.

Kamu baik-baik saja?

Ya.

Ada apa?

Dia langsung menangis begitu kami masuk.

"Aku dahulu. Ikuti aku."

Dia berteriak dan terus menangis.

Dia terus menangis.

Kamu bilang itu tidak menakutkan.

- Memang. - Kenapa kamu berbohong?

Kenapa kamu mengatakan itu? Kenapa kamu berbohong kepadanya?

- Minta maaf kepadanya. - Tapi...

Bukankah dia sangat lucu?

"Jennie sangat lucu saat menangis"

- Jangan ke sana. - Ya. Ini karena aku.

Kamu harus mentraktirku makan siang.

Dia mulai berbicara dengan santai kepadaku.

- Apa katanya? - "Cepat!"

"Cepat! Pergilah sebelum ada yang muncul. Cepat!"

Jennie mungkin takut,

tapi itu adegan terbaik.

- Benar. - Sejak Choi Ji Woo.

Ini akan ditonton lima juta orang di internet.

- Astaga. - Aku melakukan hal luar biasa.

Putuskan apakah kalian akan menyimpan tas atau bertukar.

Kami akan bertukar. Kami menyiapkan sesuatu.

- Kami sudah punya rencana. - Ya.

- Kamu ingin bertukar dengan siapa? - Tas Bora.

- Aku? - Bora?

Tas Bora.

"Apakah mereka yakin akan bertukar dengan Suk Jin dan Bora?

"Ketika mereka memilih koper"

"Ini luar biasa, Jae Suk"

"Jong Kook melihat kita"

"Reaksi Eun Jung terlalu heboh"

"Kami menangkap basah mereka. Jae Suk punya kartu hati"

"Kami akan mengambil milik Jae Suk"

Baiklah.

"Jae Suk punya kartu hati, dan dia bertukar dengan Bora"

- Bertukar. - Apa ini? Apa ini tidak berguna?

- Ini. - Silakan periksa secara terpisah.

- Boleh memeriksa sekarang? - Boleh.

- Ini kartu bom. Aku yakin itu. - Benarkah?

"Sesuai dugaan, itu kartu bom"

Astaga. Itu pasti.

Sudah kuduga.

- Di mana? Ini dia. - Buka.

"Ya, kami mendapat kartu hati"

"Lalu siapa yang memiliki sisa kartu hati dan bom?"

Ini peraturannya.

Ini adalah kesempatan terakhir untuk mendapatkan kartu hati

atau menyingkirkan kartu bom.

Ini adalah Siap untuk Meledak.

"Misi terakhir Tangkap Hatiku, Siap Meledak"

Waktu kalian 30 menit dalam lomba ini.

Saat lomba berakhir, pasangan dengan dua kartu bom

akan mendapatkan bom air sebagai penalti.

Benarkah?

Keduanya?

Jika dua pasangan punya kartu bom masing-masing,

mereka akan berhadapan untuk memutuskan satu pasangan.

Kalian punya kesempatan untuk mendapatkan kartu hati

saat kalian naik dengan bendera R.

Saat tiba di bawah bawah, akan ada tiga koper.

Satu koper berisi kartu hati dan dua lainnya kosong.

Jika ada tim dengan kartu hati,

kalian bisa beruntung dan memilih kartu hati lain untuk lolos.

"Jika beruntung, kalian bisa naik wahana sekali dan pulang"

- Itu bagus. - Baiklah!

Apakah Jong Kook punya dua kartu hati?

Sudah jelas, Jong Kook. Kamu punya dua?

- Kurasa kamu punya satu. - Baik!

Pasangan yang mendapatkan dua kartu hati menang.

Kalian mendapat hadiah berdasarkan kecepatan kalian menyelesaikan misi.

Jika memiliki kartu bom, kalian tidak bisa naik wahana.

Ya ampun.

"Jika memiliki kartu bom, kalian tidak bisa naik wahana"

Jika punya kartu bom,

kalian harus mencabut tanda nama dan memberikan kartu bom kalian.

Mencabut tanda nama mereka?

Kalian mengoper kartu bom dengan mencabut tanda nama.

Bolehkah mencabut tanda nama seseorang dari pasangan?

"Kalian boleh memilih dengan siapa mau bertukar"

Aku merinding.

- Benarkah? - Ya.

"Ini gawat"

Berhenti berakting, Jisoo.

Itu akting yang buruk.

Apa? Katakan. Apa itu?

Kalau tidak naik wahana, berarti kamu memiliki kartu bom.

"Pasangan dengan kartu bom akan mengincar tanda nama"

Mereka akan berkeliling untuk mencabut tanda nama orang.

Baiklah. Kamu bisa pindah ke tempat yang kamu tunjuk.

"Pasangan mana yang akan berakhir mendapatkan penalti?"

"Lomba akhir siap dimulai"

Orang yang tahu apa yang kita miliki adalah Kwang Soo ...

- Empat orang tahu. - Benar.

- Mereka tahu kamu punya kartu bom. - Benar.

Ayo kita terus naik wahana, ya?

- Kita harus menyingkirkan bom itu. - Ya, mari kita singkirkan dahulu.

- Mari kita singkirkan dengan cepat. - Baik.

Kita tidak bisa naik wahana apa pun dengan kartu bom.

Orang yang harus aku waspadai adalah...

- Bora. Timnya. - Ya, Bora pasti.

Apa yang kita lakukan?

Kita harus naik wahana.

Ayo naik sebanyak mungkin.

Jangan naik wahana yang seram.

Mari kita cari yang seram. Aku suka wahana seperti itu.

- Berhenti berbohong. - Aku serius.

Aku sangat suka itu.

Kamu bilang akan jalan dahulu.

Aku takut orang-orang bermunculan.

Menurutku kamu

hanya menggertak.

- Tidak. - Menurutku begitu.

Ayo naik. Akan kutunjukkan kepadamu.

Aku akan buktikan kepadamu.

Lindungi aku, Ji Hyo.

Apa?

Aku bercanda.

Menurutmu, Ye Jin punya kartu hati?

- Ye Jin? - Menurutku

dia punya kartu hati.

Kamu pernah naik wahana, bukan?

- Ya. Aku takut. - Kamu hanya gugup.

Aku gugup.

"Lima detik sebelum memulai lomba"

"Empat detik sebelum memulai lomba"

Dua, satu.

- Satu. Lomba dimulai. - Ayo.

"Lomba terakhir dimulai"

- Hati-hati di belakangmu. - Baik.

- Kita harus waspada. - Lihatlah ke sekeliling.

Cepat dapatkan dua kartu hati dan selesaikan ini.

Kita harus naik itu. Kita harus cepat.

"Kwang Soo dan Jennie berlari ke wahana"

- Kwang Soo. - Kami baik-baik saja.

Aku lelah.

"Tunggu aku"

Aku lelah.

"Dia sudah lelah setelah lomba dimulai 30 detik"

Tangga...

Tangga...

- Tunggu. - Aku cepat lelah naik tangga.

Bertahanlah. Kita hampir sampai.

Aku akan pelan-pelan.

Kamu payah dalam segala hal, bukan hanya naik tangga.

Ayo cepat. Kita harus cepat.

- Jennie. - Tangga.

Bertahanlah.

- Aku payah naik tangga. - Kita hampir sampai.

Kamu juga buruk dengan hal-hal yang menakutkan.

Jennie.

"Dia memiliki hati yang lembut dan tidak sehat"

Astaga.

Kita hampir sampai. Sampai!

Tangga.

Itu tinggi.

"Apa yang menunggu Jennie?"

Itu tinggi.

"Perosotan yang sangat tinggi"

Ini terlihat menyenangkan.

Ya.

Ayo, Kwang Soo.

Apa katamu?

Jangan katakan itu

- Ini terlihat menyenangkan. - Apa itu?

Aku tidak bisa melakukan ini.

Sepertinya aku tidak bisa.

- Mik. - Kita harus mengeluarkannya.

Keluarkan milikmu.

Aku tidak tahu ternyata seperti ini.

Ayo cepat.

Aku tidak bisa.

Kwang Soo, ayo.

Sepertinya aku tidak bisa.

Aku...

"Sepertinya aku tidak bisa"

Apakah ini menakutkan?

Kurasa tidak.

Kamu baik-baik saja.

Aku tidak bisa naik wahana seperti ini.

Ini dia.

Sampai jumpa!

"Kwang Soo ketakutan"

"Meluncur"

"Ini sangat menyenangkan"

"Ini seru. Tolong aku"

Tolong!

Tolong hentikan.

"Tertawa"

"Kwang Soo berteriak sangat kencang"

Tolong hentikan.

"Perjalanan berakhir"

"Tampak jelas dari wajahnya betapa spektakulernya wahana ini"

Itu tadi menyenangkan.

Kwang Soo, ayo lagi.

Tidak bisa.

"Aku sudah cukup ketakutan dengan wahana satu ini"

Sepertinya aku tidak bisa.

- Ayo lagi, Kwang Soo. - Aku ingin berhenti.

Aku lebih memilih dihukum.

Aku tidak bisa melakukan ini.

- Ayo. - Aku tidak bisa.

"Ada tiga koper di depan mereka"

"di bawah wahana"

- Satu koper berisi kartu hati. - Ya.

Kartu itu ada di salah satunya.

Kalian bisa memilih sekarang.

Mana yang kamu suka?

Aku memilih yang pertama.

"Dia tidak ragu"

Sebelumnya ini kartu bom. Aku membawa koper pertama.

Mau yang ini?

Ayo pilih yang ini dan naik lagi.

Tunggu.

- Kurasa ini kartu hati. - Jika ya, aku akan naik lagi.

Jika ini kartu hati, aku akan naik wahana yang kamu mau.

Jika tidak, selesai sudah.

- Jangan berakhir. - Kita lihat saja nanti.

- Baik. - Baik.

- Jika kartu hati, aku akan naik. - Kami akan menuju tangga.

Satu, dua, tiga.

"Ini kartu hati"

"Suka dan duka"

Kita bisa naik lagi.

Kamu bisa memasukkannya ke tas.

Kamu mau mengambilnya?

Haruskah?

"Mereka menaruhnya di tas Jennie"

Apakah kamu akan naik lagi?

Ya, ayo. Mari kita cari kartu hati lagi dan istirahat.

Mereka akan tahu di mana kita karena lampu kamera.

"Melihat sekeliling"

Apa ini?

"Meraih"

"Ini serangan kejutan Suk Jin dan Bora"

"Ji Hyo adalah anggota kartu as. Dia membela diri dengan berbalik"

Astaga.

Tunggu.

Aku hampir mendapatkannya.

Tunggu.

Tunggu.

Tunggu.

- Kenapa kamu di sini? - Kenapa kamu di sini?

Kamu pasti memiliki kartu bom.

- Kami punya kartu bom juga. - Ya.

- Kita berada di pihak yang sama. - Itu sebabnya

tadi aku bertanya

- apa yang kamu punya. - Kamu punya kartu bom?

Kami punya kartu bom.

- Kami punya bom. - Benar.

Kami juga. Aku sudah memberitahumu.

- Sampai nanti. - Aku mencari orang lain.

Baik.

Kita ke mana?

Bagus kita tidak mencabutnya.

Gawat jika kita mencabutnya.

Mereka bisa mati.

- Kami atau mereka akan dapat dua. - Benar.

- Ada seseorang di sana. - Sepertinya itu wahana.

Siapa itu?

Kalian naik wahana?

Apa kalian...

"Mereka mencari target. Mereka menemukan Se Chan dan Ye Jin"

Kalian naik wahana?

Yang ini bagus.

- Itu seru. - Apakah menyenangkan?

Aku ingin naik wahana. Kamu mau?

- Baik. - Kamu punya kartu bom?

Tidak!

"Mereka mulai berburu"

Hentikan!

"Beri kami tanda nama kalian dan ambil kartu bom kami"

Tidak!

Aku punya kartu bom.

Kami juga.

"Astaga"

Berhenti berbohong.

"Ji Hyo punya kartu bom"

Aku mencabut miliknya.

"Se Chan mencabut tanda nama Bora"

"Dia harus bertukar dengan Suk Jin atau Bora"

"Se Chan dan Ye Jin memiliki kartu bom lainnya"

Kita harus berpura-pura.

Ji Hyo bilang dia punya kartu bom.

Kurasa tidak.

"Dia menipu kita"

Dia menipu kita?

Kamu bodoh. Jangan bingung seperti itu.

- Aku sangat bingung. - Kamu bodoh.

- Ji Hyo, kamu yang terbaik. - Kamu bodoh.

Jangan begitu.

Periksa, Se Chan.

- Apakah itu milikmu? - Ya.

Memeriksa.

Kita harus naik wahana.

Ini sama.

"Mereka mengganti kartu bom dengan kartu bom lain"

- Kami kembali ke titik awal. - Kembali ke awal?

Suk Jin.

- Suk Jin! - Apa ini?

- Kami kembali ke titik awal. - Bukan itu.

Tunggu. Dengar dahulu.

- Bukan itu. - Dengarkan kami.

Kalian tidak bisa terus berbicara. Silakan berpisah.

- Bukan itu. Kami tertipu. - Kalian tidak bisa terus berbicara.

- Ayo naik. - Ini lebih menakutkan.

Duduk di sini.

- Masuk lagi. - Ini dingin.

Ayo.

Kalian akan turun.

Ini sangat cepat.

Kenapa ini sangat cepat?

Astaga.

Hari hujan sempurna untuk pergi ke taman air.

Tidak. Hei.

Ini terlalu tinggi.

"Berteriak"

"Naik"

"Ini puncak wahana ini"

"Ada angin puyuh"

"Wahana itu mencapai puncak lalu tercebur lagi"

"Dia bersenang-senang"

Aku hampir mati.

Ini seru.

- Benarkah? - Itu seru.

Cepatlah. Pilih yang ini.

Kami tiba lebih dahulu.

Pilih yang ini.

"Apa mereka akan memilih kartu hati dalam permainan kesempatan?"

"Apa yang Haha dan So Min pilih?"

Haruskah kubuka?

"Apa yang Haha dan So Min pilih?"

Kosong.

Maafkan aku.

"Jika ingin memilih lagi, mereka harus naik lagi"

Mari naik wahana untuk dua orang.

Kita harus mulai dari awal lagi.

"Tergopoh-gopoh"

Ayo naik lagi.

Kamu mau yang mana?

Yang ini?

- Aku juga memikirkan yang ini. - Benarkah?

- Ya. - Haruskah kubuka?

"Saat ini, Jong Kook dan Jisoo memiliki satu kartu hati"

"Apa yang akan mereka pilih?"

"Tidak ada kartu hati"

Tidak?

"Tidak ada kartu hati"

- Astaga. - Bagaimana ini?

- Lalu kita harus bagaimana? - Apa?

- Kita naik lagi. - Haruskah kubuka yang berikutnya?

Tidak boleh, bukan?

Itu bagus.

- Itu wajar. - Ya.

- Menurutku ini. - Apa?

- Terlalu panjang. - Yang ini benar-benar menakutkan.

- Kita tidak bisa. - Ini menakutkan, Eun Jung?

"Kalian akan turun di atas tikar"

Seberapa panjang wahana ini?

- 120 m. - 150 m?

Sepertinya aku tidak bisa.

"Aku tidak percaya kita memilih perosotan seseram ini"

Bagaimana ini?

Jae Suk, selamatkan aku.

- Eun Jung. - Selamatkan aku.

Eun Jung, aku juga takut.

Aku bisa menaiki semuanya kecuali ini.

Apa yang harus aku lakukan?

Eun Jung, aku benci ini juga.

- Eun Jung. - Jae Suk, selamatkan aku.

Aku benci ini juga.

Tunggu.

"Eun Jung, kita masih membutuhkan kartu hati"

"Jangan tinggalkan aku, Jae Suk"

- Sekarang? - Ya.

Baik. Terima kasih, Eun Jung.

- Aku akan memberi aba-aba. - Baik.

Mulailah jika kubilang.

Eun Jung, mari kita pilih koper yang benar.

- Astaga. - Baiklah.

- Siap. - Mari kita dapatkan kartu hati.

- Mulai. - Eun Jung, ayo.

"Eun Jung, ayo"

"Berteriak"

"Tercebur"

"Air mengenai wajahnya saat dia meluncur ke bawah"

"Mengerang"

Eun Jung!

Eun Jung!

Eun Jung!

Dia tidak turun?

Dia tidak turun?

"Tepat sebelum naik"

"Berhenti"

"Jeritan Jae Suk membuat dia berhenti"

Aku minta maaf.

"Jae Suk, aku tidak bisa melakukan ini. Lanjutkanlah"

"Eun Jung, aku datang untuk menjemputmu"

"Kwang Soo dan Jennie pindah untuk menghindari kartu bom"

Aku pikir mereka bersembunyi.

"Se Chan dan Ye Jin sedang mencari mangsa"

Aku gugup.

Ayo kita ke tempat tadi.

Baik. Ayo ke sana.

Tunggu.

"Tunggu"

- Tunggu. - Tidak.

- Kemari. - Tunggu.

- Kemari. - Tunggu.

Ini soal Se Chan.

- Se Chan? - Ini soal Se Chan.

"Mereka pura-pura berbagi informasi dan mulai menyerang"

"Mencabut"

Aku mencabutnya.

"Dia mencabut tanda namanya"

"Suk Jin dan Bora dapat kesempatan untuk bertukar tas"

- Apa itu tadi? - Tanda namaku dicabut.

Kwang Soo!

"Tas siapa yang mereka inginkan?"

Kami ingin tas Jennie.

Tas Jennie.

- Kamu memberinya tas siapa? - Aku akan memberinya tasku.

Ayo bertukar.

Haruskah kita periksa isinya?

- Silakan menyebar dahulu. - Baik.

Ayo.

"Berkat perburuan kejutan mereka"

Kartu hati.

"Mereka mendapatkan kartu hati"

"Kita bisa lolos jika mendapatkan satu kartu hati lagi"

Aku menunjukkannya kepada mereka.

Halo, kamu kartu yang tidak asing.

Halo, kamu kartu yang tidak asing.

Awalnya,

- kami membawanya ke dunia. - Sudah lama. Benar.

Ini bayi kami.

Dia sudah pulang.

- Selamat datang di rumah. - Bayi kami pulang.

Dia sudah besar

dan kembali sebagai orang dewasa.

Kamu harus mencabut tanda nama anggota tim lain

- dan memberikan kartu bomnya. - Baik.

"Mereka harus memberikan kartu bom"

"Haha dan So Min menikmati wahana untuk mendapatkan kartu hati"

- Apa ini? - Apa ini?

"Berteriak"

"Kartu hati, kami datang"

Itu tadi menyenangkan.

- Itu luar biasa. - Itu tadi menyenangkan.

Aku tidak percaya aku naik wahana ini.

"Haha si pengecut berpetualang mencari kartu hati"

Aku percaya kepadamu.

Kali ini, kamu harus memilih.

Tapi menurutku yang ini.

Kali ini, kamu harus memilih.

"Salah satu dari tiga koper itu berisi kartu hati"

- Ini dia. - Kumohon.

"Mari lihat apakah Haha mendapatkan kartu hati"

Tadi kamu memilih yang ini, bukan? Tidak mungkin yang ini.

Tadi kamu memilih yang ini, bukan? Tidak mungkin yang ini.

- Yang ini. - Baiklah.

"Dia memilih koper tanpa nasib buruk So Min"

Kumohon.

Semoga isinya kartu hati.

Kumohon.

"Mereka mendapatkan kartu hati"

- Kini kami memiliki dua kartu hati - Ini gila.

Kini kami punya dua kartu hati.

"Apa Haha dan So Min punya dua kartu hati?"

Coba kita lihat.

Ini luar biasa.

"Koper pertama Haha dan So Min berisi kartu hati"

Lumayan.

"Dia terus memasang wajah datar"

Dua, tiga.

"Ini dua kartu hati"

- Kalian berhasil. - Ya!

Ya!

"Kami berada di posisi pertama"

"Mereka merayakan posisi pertama dengan bermain air"

"Haha dan So Min lolos lomba"

Hore!

"Setelah mengumpulkan dua kartu hati"

Ini bukan wahana seram.

Ini bukan wahana seram.

Ayo.

"Chi Yul dan Ji Hyo naik"

Ini bukan wahana seram.

Kurasa bukan.

Bagaimana ini?

"Ini menakutkan!"

Ini menakutkan.

Itu tidak menakutkan.

"Dia memegang Ji Hyo"

Kenapa kamu berpegangan kepadaku jika tidak menakutkan?

Aku ingin menjagamu.

Aku akan memilih.

"Ji Hyo memilih koper"

Baik.

"Hanya satu koper yang berisi kartu hati"

"Chi Yul dan Ji Hyo mendapatkan satu kartu hati"

Kita berhasil.

"Eun Jung, Kamu harus turun kali ini"

Baik. Ayo.

"Kali ini, Jae Suk dan Eun Jung turun bersama-sama"

"Meluncur"

"Ini sangat menyenangkan"

Tidak apa-apa, bukan?

- Itu seru. - Apa?

Kurasa yang ini.

Aku tidak tahu.

Itu kartu hati.

"Jae Suk dan Eun Jung mendapatkan satu kartu hati"

Satu, dua, tiga.

"Suk Jin dan Bora mendapatkan dua kartu hati"

Kami selesai. Ini luar biasa.

Kami selesai. Apa ini harus kubawa?

- Pilih yang di tengah. - Yang di tengah?

- Ambil. - Yang di tengah?

Satu, dua, tiga.

"Koper yang di tengah berisi kartu hati"

Kami memiliki dua kartu hati.

Kalian memiliki dua kartu hati.

"Jong Kook dan Jisoo selesai di posisi ketiga"

"Tersisa empat pasangan"

- Satu menit lagi. - Satu menit? Ayo.

"Ayo singkirkan kartu bom kita"

Tidak!

- Satu menit? - Satu menit lagi.

Tidak!

Ayo lari.

- Tunggu. - Ayo lari.

Kami harus mencabut tanda nama Jae Suk.

"Mereka bergegas"

Kalau naik ini dan mendapatkan kartu hati,

kita akan selesai.

Pokoknya, kita harus mencabut tanda nama.

Ayo.

- Jangan berakhir seperti ini. - Tidak! Ayo tangkap mereka.

Kemari.

Tidak, kemarilah.

"Kenapa harus pasangan ini?"

"Perang kartu bom kembali dimulai"

"Mereka harus mencabut tanda nama terlebih dahulu"

Tidak!

"Untuk memberikan kartu bom dan mendapatkan kartu kosong"

Tidak!

"Tangan Kwang Soo meraih tanda nama Ye Jin"

"Se Can melindungi Ye Jin"

Kamu mendapatkan tanda namanya?

"Jennie mendapatkan tanda nama Se Chan"

"Saat Se Chan sibuk melindungi Ye Jin"

"Jennie mencabut tanda namanya"

"Jennie yang terbaik"

Kamu mendapatkan tanda namanya?

Ya ampun.

"Kwang Soo dan Jennie bisa menukarkan kartu"

Kita harus memilih, bukan?

- Kwang Soo. - Ini berakhir di sini.

- Ini Ye Jin. - Di sini,

salah satu dari kalian akan turun.

- Ini Ye Jin. - Kita bisa lolos.

Mari kita melarikan diri dari lubang bom ini.

Baik. Ini kesempatan terakhir kita.

- Dia. - Benar.

- Dia. - Sampai akhir,

pergilah dengan gayamu.

- Ye Jin. - Jennie.

"Jennie menukarkan kartunya dengan Ye Jin"

- Haruskah kita menukarnya? - Haruskah kita menukarnya?

- Tapi... - Baiklah, Ye Jin.

Baik.

Ini sudah berakhir.

Kita sudah selesai.

"Apa kartu Ye Jin?"

- Itu... - Kumohon.

- Ini... - Ini kesempatan terakhir kita.

"Jika Ye Jin memiliki kartu kosong, Kwang Soo dan Jennie bisa lolos"

Celaka.

"Apa artinya?"

- Ini kesempatan terakhir kami. - Ini...

"Ayo selamatkan diri dari lubang bom ini"

"Dia mendapat kartu bom untuk kartu bom"

Kenapa ini ada di sini, Kwang Soo?

Mereka melihatnya.

Kami menyingkirkannya di pagi hari.

Mereka melihatnya.

Kami punya satu kartu bom.

Aku tidak bisa mempercayai mereka.

"Mereka akhirnya bertukar kartu bom"

Kami mencabut tanda nama.

"Mereka akhirnya bertukar kartu bom"

- Lomba berakhir. - Baik.

Yang mendapatkan dua kartu hati pertama adalah

- Haha dan So Min. - Benarkah?

- Tidak mungkin. - Benarkah?

So Min yang pertama?

- Benarkah? - Mereka dapat cincin?

"Para pemenang mendapatkan cincin emas"

Yang mendapatkan dua kartu hati kedua mendapatkan

satu set daging sapi Korea.

Itu kartu kami.

Satu dari kartu itu milik kami.

"Daging sapi Korea itu milik kami"

- Kamu bisa mengambilnya. - Daging sapi Korea!

Yang mendapatkan dua kartu hati ketiga mendapatkan

"Jong Kook dan Jisoo, posisi ketiga"

set ginseng merah.

Ginseng merah.

"Kami berjanji akan makan ginseng merah dan menjadi sehat"

- Sekarang, - Baik.

- dua tim yang bermasalah. - Tim bermasalah?

- Jangan katakan itu. - Tim bermasalah?

Dua tim saat ini membawa bom.

- Tim bermasalah? - Kami belum menimbulkan masalah.

Kami bekerja keras sepanjang hari.

Pasangan Se Chan dan Ye Jin

dan pasangan Kwang Soo dan Jennie masing-masing memiliki bom.

Kini kita akan melakukan pertarungan maut.

"Pertarungan maut terakhir"

Kalian akan duduk mengelilingi meja dan mengacak kopernya.

Lalu kalian akan bertukar.

Tim yang mendapat dua kartu bom akan kalah

dan menerima hukuman.

Kalian siap?

"Pertarungan maut membutuhkan keberuntungan dan kecerdasan"

Ini permainan psikologis. Siapa yang jalan dahulu?

- Kita bersuten? - Ayo bersuten.

Tim yang menang akan berkesempatan memilih.

- Tim pemenang boleh memilih. - Ya.

- Baiklah. Ayo. - Suten.

Jennie.

Suten.

"Antara Jennie dan Ye Jin, siapakah yang akan memilih?"

"Ye Jin menang"

- Bagus. - Hore!

"Maaf, Kwang Soo"

- Jennie. - Kita harus hati-hati memilih.

Sungguh.

- Ini membuatku gila. - Kamu tahu,

Jennie benar-benar sial.

- Kamu tahu, - Jennie adalah

bintang tamu paling sial.

Dia benar-benar sial.

Tapi dia terus berusaha melakukan sesuatu.

- Orang-orang sial memang begitu. - Kamu benar.

Mereka suka memimpin.

Ya ampun.

Entah kenapa, kami merasa akan berhasil kali ini.

- Benar. - Tapi akhirnya tidak terjadi.

- Kita tidak akan kalah. Aku janji. - Yang sial selalu ingin memimpin.

- Benar. - Mari kita mulai.

- Pilih salah satu. - Semoga berhasil.

- Pilih satu untukku. - Bagaimana jika...

"Seekor kupu-kupu mendarat di kacamatanya"

"Berteriak"

Hei, kamu pengecut!

"Berteriak"

"Tidak, selamatkan aku!"

- Itu hanya kupu-kupu! - Ini sudah berakhir.

Jennie, kamu baik-baik saja. Tenang.

- Kamu baik-baik saja, Jennie. - Kupu-kupu itu mendarat padamu.

Itu hanya kupu-kupu kecil.

- Kupu-kupu itu memukul wajahku. - Itu kupu-kupu.

- Tidak. - Hei, sekarang...

Omong-omong, Jennie adalah

- anggota sial yang baru. - Benar.

Dia cocok dengan kalian.

- Dia juga mudah takut. - Wanita cantik tidak sesial ini.

- Baru kali ini aku melihatnya. - Itu perpaduan yang langka.

- Sungguh. - Tepat sekali.

- Kami boleh memilih? - Ya.

Se Chan, kamu atau tim lain yang memilih?

- Itu keputusanmu. - Mereka saja.

- Mereka saja. - Ya, itu lebih baik.

Mereka bernasib sial.

- Kamu harus memilih, Jennie. - Apakah aku perlu satu tanpa bom?

Ya, tentu saja.

Yang ini.

- Baiklah. - Kita dapat yang mana?

"Tanpa ragu, dia memilih Ye Jin"

- Baiklah. - Kamu mau yang mana?

- Sudah? - Belum.

Kami akan memilih Se Chan.

"Strategi kemenangan adalah memilih yang tidak dia pilih"

- Kwang Soo. - Jennie sudah memilih.

- Itu karena dia yang memilihnya. - Percayalah pada ini.

- Ya, percaya kepadanya. - Kurasa kita tidak akan bertahan.

Mari ikuti pilihan Se Chan. Bagaimana menurutmu? Tidak?

"Menggelengkan kepala"

- Kurasa yang ini. - Dia juga keras kepala.

- Aku tidak punya kendali. - Omong-omong...

- Dia sial dan keras kepala. - Orang-orang sial memang begitu.

Dia memilih koper berisi kartu bom.

- Baiklah. - Aku akan membukanya.

- Apa ini? - Aku bisa...

"Apakah ada kartu bom di tas Ye Jin yang Jennie yakini?"

- Hei! - Baiklah!

"Hei, apa ini?"

- Baik! - Ya!

- Biar kulihat. - Dia sungguh memilih itu?

"Aku menghormatimu, Jennie"

- Jennie. kamu sungguh... - Tidak mungkin.

- Kamu harus masuk klub kami. - Ini tidak bisa dipercaya.

- Tidak, jangan menjabat tanganku! - Kami mengadakan pertemuan rutin.

- Kami mengadakan pertemuan rutin. - Datanglah.

- Ini luar biasa. - Kamu akan menjadi anggota reguler.

- Bukan itu. - Kwang Soo dan Jennie kalah.

"Pasangan sial Kwang Soo dan Jennie akan menghadapi hukuman"

Sudah kubilang, hari ini hujan.

Aku cemas karena kita syuting di taman air.

- Tapi lebih baik saat hujan. - Itu cukup bagus.

- Itu menyenangkan. - Benar.

- Kita harus datang saat hujan. - Benar.

Kwang Soo dan Jennie akan menghadapi hukuman terakhir.

- Bersiaplah. Mulai. - Hati-hati.

"Semua bom air dilemparkan ke Kwang Soo"

"Itu mengenai wajahnya"

Tunggu. Istirahat.

- Itu pasti sakit. - Tunggu, tunggu!

- Aku tidak bisa melemparnya. - Itu pasti sangat menyakitkan.

"Siapa penyebab kekacauan ini?"

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

- Kerja bagus. - Kerja bagus, Semuanya.

"Kelompok mata-mata terbaik di acara ragam, Running Man"

"Dan"

"Mata-mata terakhir yang akan melawan mereka"

"Tom"

"Tom C..."

"Tom Cru..."

"Tom Cruise"

"Running Man melawan Tim Mission Impossible"

"Henry Cavill"

"Simon Pegg"

"Running Man, Mission Impossible"

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.