Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
♪ Embun di tepi cakrawala yang membeku ♪
♪ Awan membentuk angsa ♪
♪ Arak dan orang rupawan di festival Chongyang ♪
♪ Relasi bagai kampung halaman ♪
♪ Ornamen anggrek ungu, jepit krisan kuning ♪
♪ Membangkitkan kenangan lama ♪
♪ Keinginan yang dipaksakan berakhir tragis ♪
♪ Nyanyian menyayat hati ♪
♪ Bubuk wewangian lama masih sama ♪
♪ Tak perlu membenci ♪
♪ Banyak cerita selama musim semi ♪
♪ Semakin kacau saat musim gugur ♪
♪ Selimut dingin, bantal yang kesepian ♪
♪ Menanti arak pereda kesedihan ♪
♪ Impian juga berakhir hampa ♪
♪ Bertahan tanpa impian ♪
=Titik Rindu=
=Episode 01=
Demi merebut lukisan Shanhe,
kupertaruhkan nyawaku.
Tak ada yang tahu alasanku melakukannya.
10 tahun lalu, aku sudah pernah mati.
Tapi tak kusangka,
kali ini aku bertemu dia lagi.
Orang yang membuatku ingin hidup lagi.
10 tahun tak bertemu,
kupikir dia sudah berubah.
Tapi ternyata tidak.
=Satu bulan sebelumnya=
=Dasheng Utara, Tuozhou= =Kediaman Jing An=
Ambil air laut! Cepat!
Tolong!
=Yan Yu, Pejabat Jing An Dasheng=
Lapor, Tuan.
Pencuri kabur dari gerbang Zhenyuan
=Qin Chen, Wakil Jenderal Jingbei= ke arah barat laut.
=Qin Chen, Wakil Jenderal Jingbei= Saya akan kejar bersama prajurit.
Diperkirakan saat pagi,
pencuri akan tertangkap dalam 80 mil
ke arah barat laut.
Jenderal Qin.
Lukisan Shanhe berisi posisi pertahanan.
Jika dicuri,
tak hanya kediamanku yang celaka,
Dasheng
juga akan terancam.
Harus direbut kembali.
Saya mengerti.
Meski harus mati,
lukisan Shanhe harus kembali!
=Dasheng Utara, Shengwu=
=Gerbang Shengwu=
Siaga!
=Gerbang Shengwu=
Cepat, siaga!
Baik!
Serang!
Pangeran.
=Gui Tongzi, Tiga Iblis= Aku bunuh 14 orang lagi.
=Gui Tongzi, Tiga Iblis= Sepertinya kau harus bayar lebih.
Saat tiba di Chiyansha,
dan bertemu orang Guzi,
kalian pasti akan dapat uang.
Duan Yan si pencuri!
Cepat serahkan lukisan Shanhe!
Bunuh!
Biarkan dia hidup.
=Duan Yan=
=Gerbang Shengwu=
Dasheng mengabdi 10 tahun.
Shanhe goyah, pejabat kuat memimpin.
Latihan bela diri dipimpin Istana Zhengyang.
Urusan rakyat dan politik terpisah.
Satu-satunya tempat unik di Shanshuidu.
Pemandangan di tengah bunga, burung dan pasar.
Muridnya banyak
dan tersembunyi.
=Zhongdu, Shanshuidu=
Rumor rakyat,
Shanshuidu tempat mengumpulkan informasi,
cocok untuk menyelesaikan urusan darurat.
=Ruang Baca Shanshui=
=Ling Xi, Pelayan Shanshuidu=
Yang Mulia,
sudah waktunya.
=Wen Siyuan, Kaisar Shanshuidu=
=Kotak pesan=
Gedung Hanhai,
murid Feng Baiyun,
telah jadi murid handal.
Paviliun Chaomu,
Ketua Kou Subai ingin membunuh pemuja Dewa Xueyi.
Belum ada kabar dari aliansi.
Tuozhou,
Pejabat Jing An.
Lukisan Shanhe hilang.
=Fangwaigu=
Fangwaigu,
lama tak jumpa, saya tiba dengan selamat.
Fangwaigu?
=Fangwaigu=
Tentang Shanhe, mohon bantuan Anda.
Lukisan di Tuozhou hilang, mohon cari kembali.
Kenapa Fangwaigu mencari lukisan Shanhe?
Untuk hal di masa lalu, kita impas.
Sungguh pintar berbisnis.
Perlu tiga orang ini untuk mencari lukisan.
Master tanpa senjata dan pencuri ulung.
Dia ingin murid istana Zhengyang
Shen Manqing, Yin Changge,
dan pencuri ulung Fei Kou'er bekerja sama.
Ini sulit.
=Tempat Judi Jinyan=
Masuklah, lihat sebelah sini.
Sini saja. Bagaimana?
Baik, sebelah sini.
=Judi=
Kecil!
Aku beli Hunjianglong! (Pola dadu urutan)
Tak boleh pertaruhkan semua.
Manpanxing lebih baik. (Pola dadu kembar satu)
Guru,
kau telantarkan tempat praktek.
Kenapa malah kemari?
Uang membuat sakit, sakit membawa uang.
Tentu untuk menghasilkan uang.
Buka!
Manpanxing!
Manpanxing!
Bagus!
Lain kali, dengarkan penasihat keuangan.
=Zuo Qingci, Tuan Muda Fangwaigu=
Dia Laoqian.
Tuan,
beri aku makan.
Saya tak makan berhari-hari.
Berapa pendapatan kita hari ini?
Tak sampai 0,5 tael.
Kenapa hanya segitu?
Kau yang di sana.
=Tabib Hebat, hanya 10 tael=
Lukamu parah.
Mari kuperiksa.
Tak punya uang.
=Tabib Hebat, hanya 10 tael=
Aneh.
Padahal biayanya murah.
Mungkin memang miskin.
Jangan tipu pemuda miskin.
Menipu pemuda miskin?
Kita sudah hampir kelaparan.
Guru,
hitunglah.
Kita sudah lama bekerja,
hanya menghasilkan 50 tael.
Hasilkan sambil habiskan.
Kapan bisa buka tempat praktek?
Kau benar.
Makanya aku akan lakukan bisnis besar.
Penghasilan kali ini
kira-kira 200 tael.
Bisnis apa?
Kau akan tahu dua hari lagi.
=Fei Kou'er, Pencuri Ulung=
Pedang Guihong di sini.
Hutang Fo Kouquan sudah lunas.
Aku ingin tahu lokasi He Weibai.
Apa transaksi selanjutnya?
Mencuri lukisan,
lindungi seorang tabib.
Aku akan beritahu lokasi He Weibai.
Dua hal itu berbeda.
Tapi,
pantas.
Ganti bajumu.
Besok siang jam 12:45,
datang lagi kemari.
=Shanshuidu=
Pendekar Shen, Pendekar Yin,
silakan.
Kenapa Kaisar Wen mencari kita?
Kita akan tahu nanti.
=Insiden Daerah Selatan=
=Yin Changge, Murid Zhengyang= Senior.
Apa maksudnya?
=Shen Manqing, Murid Zhengyang= Tentu sesuai isi lukisan itu.
Aku paham isi lukisan ini.
Tapi kenapa Yang Mulia memperlihatkannya.
Aku tak paham.
Mohon petunjuk.
Beberapa malam lalu,
pemberontakan Pangeran Wei terbongkar.
Seluruh keluarga dieksekusi tanpa kecuali.
Hanya satu yang berhasil kabur.
Dia
penerus Pangeran Wei, Duan Yan.
Beberapa hari lalu,
Duan Yan membawa Tiga Iblis
untuk mencuri lukisan Shanhe,
kabur ke arah barat,
menuju Chiyansha.
Apa itu lukisan Shanhe?
Lukisan ini dibuat dengan teknik rahasia,
=Insiden Lukisan Shanhe hilang= setipis sutera.
Saat dilipat berbentuk persegi,
saat dibuka, sangat panjang.
Di dalamnya ada strategi posisi pertahanan
dan posisi perbatasan Dasheng.
=Perang Dasheng= Jika lukisan Shanhe hilang,
negaraku akan terancam.
Tapi Yang Mulia pasti tahu,
urusan rakyat dan politik terpisah.
Itu aturan aliansi.
Nona Shen,
kau salah.
Tanpa negara,
tak ada rakyat.
Jika lukisan Shanhe,
Duan Yan jual ke negara musuh,
negara kita akan hancur.
Jika ingin patuhi aturan,
kurasa sekarang tak bisa.
Ada banyak hal
yang sulit dikatakan,
tapi harus dilakukan.
Kedua pendekar,
bijak dan setia, sangat dikenal.
Wen Siyuan,
mengatasnamakan Shanshuidu,
memohon kalian
menuju Chiyansha, merebut lukisan Shanhe.
Tegakkan keadilan.
Tetap maju meski jumlah musuh banyak.
Itulah sikap para pahlawan.
Aku, Yin Changge setuju melakukannya.
Terima kasih, Pendekar Yin.
Setuju apa?
Harus direncanakan dulu.
Nona Shen pasti tahu,
kabar Shanshuidu
sulit dimanipulasi.
Setahuku,
Nona Shen ada dendam pada
7 penjahat Yundang.
Di antara mereka
ada yang bernama Shang Wan,
yang tak tahu ada di mana.
Jika Nona Shen mau,
saat kalian bawa lukisan itu kembali,
akan kuberitahu lokasi Shang Wan.
Bagaimana?
=Shanshuidu=
Guru, kau yakin di sini?
Bukankah tertulis Shanshuidu?
Bukan, maksudku,
dia sangat kaya,
kenapa mempekerjakanmu?
Mungkin karena murah.
=Shanshuidu=
Anda Tabib Zuo, 'kan?
Silakan, Yang Mulia menunggu.
Oh ya,
aku sertakan dua master untuk kalian.
Satu tabib, agar kalian aman.
Satu pencuri ulung, untuk mencuri lukisan.
Yang Mulia, dia tiba.
Silakan.
Ini
Tabib Zuo.
Aku Zuo Qingci.
Kau bisa bela diri?
Guruku tabib,
mengajar ahli medis, bukan bela diri.
Bagaimana daya tahanmu?
Sungguh memalukan.
Aku lemah sejak lahir.
Harus istirahat setelah jalan dua jam.
Kau hanya bisa ilmu medis?
Paham tentang ibadah.
Bisa apa lagi?
Main catur, main Shuanglu,
main dadu.
Aku tak butuh dia.
Nona Shen terlalu cepat memutuskan.
Perjalanan ke barat sangat sulit.
Kemampuan pengobatannya hebat.
Kalian pasti aman.
Jika tidak, aku tak bisa menjelaskannya
pada Master Jin Xu.
Kau bilang ada satu lagi.
Siapa?
Pencuri.
Kau yang di kediaman Xiaozong semalam?
Bukan.
Tubuhnya sama denganmu.
Masih mengelak?
Kedua pendekar,
ada apa ini?
Dia Fei Kou'er,
ahli dalam mencuri.
Jangan lihat penampilannya,
jurus terbangnya hebat,
sulit ditebak.
Di dunia ini,
belum ada benda yang tak bisa dia curi.
Menurutku,
dia pasti bisa membantu kalian.
Apa Anda tahu asal usulnya tak jelas?
Mungkin berkaitan dengan hilangnya pedang Guihong.
Semalam kami kejar Shang Wan ke kediaman Xiaozong.
Kami kira Shang Wan mencuri pedang.
Tak disangka...
Senior, Shang Wan datang.
Ayo.
Dia bukan Shang Wan.
Sial.
Siapa itu?
Nona Shen lupa?
Lukisan Shanhe
adalah tujuan pertemuan kita hari ini.
Yang Mulia cari master lain saja.
Maaf tak patuh pada perintah.
Sudah sangat berpengalaman,
akhirnya kabur dari gerbang Hangu.
Ini hasil kerja pencuri amatir.
Untuk apa orang sukses meributkan hal kecil?
Ke Chiyansha harus melalui Yekou.
Sepuluh hari lagi, ketemu di Yekou.
Kedua pendekar,
ini hal penting,
waktunya mendesak.
Yang Mulia,
permisi.
Silakan, Tabib Zuo.
Senior,
saat pulang kita akan tahu lokasi Shang Wan
Ayo kita pergi.
=Dasheng, Yekou=
=Yekou=
Lihat anyaman bambu kami.
Kuat dan tahan lama.
Anyaman bambu!
Anyaman bambu sendiri.
Tabib terhebat,
tangan penyembuh,
hanya 10 tael,
obat akan lenyapkan sakitmu!
Tabib terhebat,
tangan penyembuh,
hanya 10 tael!
Tabib yang tak bisa diandalkan,
dan pencuri tanpa jejak.
Entah apa yang kita tunggu.
Tunggu sejam lagi.
Jika tak datang, kita pergi.
Hanya 10 tael,
obat akan lenyapkan sakitmu.
Guru,
kau sangat payah.
Dua pendekar itu melakukan hal penting.
Kau malah memeriksa apa ini?
Aku tabib.
tentu periksa penyakit.
Sedangkan kau?
Lihat dirimu,
sangat pemalas.
Jika dilihat orang, akan mengira aku yang tak mengajarimu.
Kau sangat telat.
Kau ke mana?
Di sini tak berpenghuni dan selalu dingin.
Agen perjalanan tutup bulan 11.
Angin utara bertiup, udara dingin menusuk.
Bahkan kuda tak tahan.
Jika ada salju,
dinginnya sampai tulang,
sulit terus berjalan.
Kalian jangan pergi.
Kami belajar bela diri,
bisa menangkal dingin dengan Qi.
Aku tahu kau tak mau pergi.
Untuk apa bicara seperti itu, menakuti kami?
Kudengar selain cuaca dingin,
ada serigala salju wager.
Meski mereka cari makan sendiri,
tapi tubuhnya lebih besar dari biasanya,
juga lebih cepat.
Meski bisa jurus terbang,
belum tentu bisa kabur.
Jika tak ingin mati,
putar jalan saja.
Aku bisa putar jalan.
Tapi lukisan Shanhe tak bisa menunggu.
Karena kau takut,
maka pulanglah.
Lagi pula jalan kita berbeda.
Ayo pergi.
Tabib Zuo.
Lain kali jangan kerja berat lagi.
Sudah tua, tak sehat lagi.
Anak muda saja yang kerja berat.
Terima kasih, Tabib.
Di mana dia?
Dia...
Sepertinya takut.
Lalu kau.
Kita menuju tempat tak berpenghuni dan dingin.
Bisa mati di sana kapan pun.
Jika kau takut,
tetaplah di sini,
tunggu kami kembali.
Ayo.
Tanpa aku, bagaimana jika kalian kedinginan?
Guru, pencuri itu tak datang.
Apa dia takut?
Tak heran.
Pasti mereka berdua berkata bijak,
hingga dia tak berani datang.
Jangan sembarangan.
Kenapa kau tahu dia tak akan datang nanti?
Phui. Phui.
Guru,
mulutmu sial.
Kita awasi mereka.
Jangan sampai mereka mati di sini.
Di depan tempat dingin.
Akan ada serigala salju Wager.
Ayo.
Guru,
kenapa anginnya semakin kencang?
Aku kedinginan.
Murid bodoh.
Di depan lebih dingin.
Salju semakin lebat!
Istirahat di sini.
Lanjutkan besok.
Guru,
bagaimana jika serigala kemari?
Jika api unggun tak bisa mengusir,
terpaksa kubiarkan mereka memakanmu.
Guru!
Dia menunggu kita di sini.
Guru.
Bagaimana ini?
Ayo!
Ternyata dia merias diri
menjadi pria bertampang lusuh ini.
Mana yang lain?
Jangan bicara.
Simpan tenagamu.
Turunkan aku.
Ayo.
Guru.
Guru!
Akhirnya kau kembali.
Aku kira kau mati.
Kau belum lulus,
aku mana boleh mati.
Guru.
Mana makanan kering?
Di sana.
Ada daging sapi di sana.
Tunggu!
Kenapa kau keluar?
Serigala itu belum mati.
Di luar bahaya.
Kakak!
Guru.
Guru.
Bagaimana keadaan seniorku?
Tulangnya ikut dingin.
Saat melawan serigala dia gunakan tenaga dalam.
Keadaannya buruk.
Harus cari tempat mengobatinya.
Selimuti dia dengan semua baju kering.
Jika ada makanan, masakkan untuknya.
Tadi si pencuri mengambil makanan terakhir kita.
Dia tak kabur sendirian, 'kan?
Daging sapi itu
cukup untuknya sampai Yekou.
Dia keluar sendiri.
Dalam satu jam,
jika bukan mati beku maka dimakan serigala.
Mungkin dia tak kabur.
Kita tunggu lagi.
Tak bisa.
Tak ada apa pun di gua ini.
Seniorku tak akan bertahan.
Serigala itu belum mati.
Kita di dalam area berburunya,
tak boleh keluar.
Aku alihkan serigala.
Kalian jaga senior.
Bawa dia keluar.
Tunggu.
Jika kau keluar,
apa seniormu akan tetap hidup?
Tanpamu,
aku dan muridku
tak bisa membawanya pergi dari sini.
Sekarang kita hanya bisa
menunggu.
Kau tidak kabur.
Berapa lama kau di luar?
10 jam.
Kau gila?
Demi membunuh serigala,
kau tak takut mati beku?
Aku salah paham.
Tidak juga.
Kulit serigala 100 tael.
Dagingnya 200 tael.
Kau...
Putuskan.
Baik, sepakat.
Aku periksa lukamu.
Tak perlu.
Pencuri ini
menaikkan harga di sini.
♪ Menanti musim dingin ♪
♪ Sedalam apa pun hanyalah mimpi ♪
♪ Semenarik apa pun tak melebihimu ♪
♪ Bibir saling menyentuh ♪
♪ Mampir ke atap rumahku ♪
♪ Tolong muncul di hadapanku ♪
♪ Sampaikan pesanku ♪
♪ Angin yang bersiul ♪
♪ Terlalu memahamimu ♪
♪ Hingga meninggalkan kenangan ♪
♪ Satu perkataan menjadi ♪
♪ Sebuah dinding ♪
♪ Meninggalkan rahasia ♪
♪ Sembilan keinginanku ♪
♪ Tak kuceritakan semuanya padamu ♪
♪ Gunung tak berbentuk ♪
♪ Jangan halangi irama musik ♪
♪ Tangisan sepanjang malam ♪
♪ Dalam gelap ♪
♪ Berharap amarah ini ♪
♪ Tak membangunkanku ♪
♪ Menantikan akhir yang makmur ♪
♪ Meninggalkan lentera kertas ♪
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.