Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Translate by Zambronk_lah
Aku Milikmu Tercinta
Anak-anak, sedang apa kalian?
Kakek 'ini adalah istanaku.
Aku adalah raja istana ini.
Radha adalah ratu dari istana ini.
Baiklah. Itu hebat.
Tapi dimana tempatku?
Kau juga di sini. Kau adalah menteri.
Aku menteri, kau raja dan Radha ratu.
Raja dan Ratu silakan makan malam.
Tidak, tunggu Ibu kembali dari rumah sakit. Lalu kita akan makan bersama-sama.
Ibu Pulang.../ Ibu Pulang...
Malam anak-anak ...
Ayah ...
Ada apa Lakshmi? Butuh sesuatu lagi?
Suamiku sedang gawat...
Dokter mengatakan jika ia tidak segera dioperasi...
ia tidak akan bertahan hidup.
Apa gunanya hidup penjudi dan pemabuk itu?
Tolonglah dia untuk saat ini.
Lalu aku tidak akan pernah meminta pertolonganmu lagi.
Aku telah membantumu berkali-kali.
Lagipula, semua yang Kau lihat bukan milikku.
Aku dipercaya menjaganya oleh teman dekatku.
Ini hak anak-anak itu.
Aku tidak bisa membantumu.
Apa yang kau katakan?/ Itu benar.
Bahkan jika bisa, tidak akan kuberikan sesen pun untuk pemabuk itu!
Hatimu telah berubah menjadi batu.
Ya sayangku, melihatmu seperti ini membuat hatiku menjadi batu.
Baiklah. Simpan saja kekayaanmu.
Mulai saat ini hubungan kita putus.
Bangun Radha.
Ayo Prashant./ Lakshmi ...
Radha!/ Cepat.
Laksmi Anak-anak ...
Halo, Rumah sakit Bombay./ Ya.
Ya./ Ini Dev Narain.
Menantuku Shekhar ada di rumah sakitmu.
Tolong mulai operasi. Aku akan ke sana membawa uangnya.
Maaf dia baru saja meninggal beberapa saat yang lalu.
Apa?
Aku adalah milikmu
Aku adalah milikmu
Aku adalah milikmu
Aku adalah milikmu
Kemarilah nak!
Apa Kau lapar?
Ya.
Nak Kau belum memberitahu kami namamu.
Aku tidak punya nama.
Apa kau tidak punya orang tua?
Aku tidak punya siapa-siapa.
Tidak sayang. Jangan katakan itu.
Mulai saat ini Kau tidak sendirian. Kita semua bersamamu.
Aku akan memanggilmu Suraj.
Apakah Kau suka itu Suraj?
Namaku ... Suraj?
Ya sayang, Sekarang kau akan tinggal bersama kami.
" Mandi dengan air es dingin sekali"
"Menyanyilah walau kau tak mengerti nada"
Suraj, Kau bernyanyi dengan baik.
Suaramu sangat manis.
Sungguh? Tapi semua orang bilang Aku bodoh dan tidak bisa menyanyi.
Mereka gila. Dengar Suraj, suatu hari Kau akan terkenal di dunia!
Benar Suraj!
Radha benar.
Suatu hari Kau akan menjadi penyanyi terkenal.
Tapi Kau harus bekerja keras.
Kau mau kan?/ Ya Aku mau.
" Mandi dengan air es dingin sekali"
"Menyanyilah walau kau tak bisa menyanyi"
" Mandi dengan air es dingin sekali"
Ibu Dewi hari ini Suraj memulai hidup baru.
Untuk pertama kalinya dia akan bernyanyi di atas panggung.
Berkati dia.
Bantu dia menyebar keceriaan melalui suaranya.
Biarkan ketenaran mencium kakinya.
Kehormatannya ada di tanganmu.
Berkati dia Ibu Dewi ..
Terima kasih Ibu Dewi! Kau hebat!
aa gayaa Aku telah datang
aa gayaa Aku telah datang
aa gayaa Aku telah datang
aa gayaa Aku telah datang
Hey kalian wanita cantik
Aku punya bunga indah ditanganku.
Aku ingin tahu siapa yang beruntung mendapatkannya
Kamu!
Bagaimana denganmu?
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
Life is loveable Hidup dapat dicintai
pyaar nahin saleable Cinta tidak untuk dijual
Life is loveable Hidup dapat dicintai
pyaar nahin saleable Cinta tidak untuk dijual
dil meraa "available" tere liye Hatiku tersedia untukmu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
nayaa jit hai nayaa saaz hai Ini lagu baru dengan musik baru
nayaa "beat" hai nayaa raag hai Tempo baru dan irama baru
nayaa jit hai nayaa saaz hai Ini lagu baru dengan musik baru
nayaa "beat" hai nayaa raag hai Tempo baru dan irama baru
mere saath mein zaraa jhuum le Mari semua menari denganku
milaake nazar mujhe chuum le Lihat mataku dan cium aku
rang jamaane aayaa dhuum machaane aaya Aku datang mengatur dan membuat pesta
chain churaane aayaa pyaar ka tohfaa laayaa laayaa Untuk mencuri hatimu dengan karunia cinta
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
jawaan umar hai hasin raat hai Kita masih muda dan masih hijau
chaahaton bhari mulaaqaat hai pertemuan ini penuh hasrat
jawaan umar hai hasin raat hai Kita masih muda dan masih hijau
chaahaton bhari mulaaqaat hai pertemuan ini penuh hasrat
jisko dekhiye beqaraar hai tertawa, bicara dan bercanda
har hasin ko mujhse pyaar hai Setiap gadis cantik mencintaiku
hosh uDaane aayaa khwaab sajaane aayaa Aku akan datang memenuhi mimpimu
gam bhulaane aaya mahafilon pe chhaaya chhaaya Kubuat kau melupakan kesedihanmu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
Life is loveable Hidup dapat dicintai
pyaar nahin saleable Cinta tidak untuk dijual
Life is loveable Hidup dapat dicintai
pyaar nahin saleable Cinta tidak untuk dijual
dil meraa "available" tere liye Hatiku tersedia untukmu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
aa gayaa Aku telah datang
dil churaane main aa gayaa Aku datang untuk mencuri hatimu
Kakak ...!
Ibu menjadi gila. Jangan bilang aku disini.
Prashant! Dimana anak itu?/ Pergilah.
Cepat sekali dia pergi dari rumah.
Hari ini juga dia membuat uang hilang.
Ibu kenapa kau berteriak pagi-pagi?
Dia mencuri uang sendiri bukan dari tetangga.
Katakan di mana dia.
Pasti pergi menonton film Amitabh.
Dia tidak pergi melihat film. Dia ada di sini!
Tidak Bu! Aku bersumpah pada m... padaku...
Kau bersumpah palsu untuk bajingan itu!
Tidak Bu! AKu...
Tunggu. Aku tahu bagaimana membuatnya keluar.
Ibu!/Apa?/ Tidak.
Dia juga sudah gila.
Ibu! Aku tidak keberatan jika Kau melemparku keluar dari rumah!
Tapi kau salah melemparkan Tn Amit keluar!
Benarkah./ Ya Bu.
Tunggu saja. Akan kutunjukkan padamu apa yang benar!
Aku tidak akan mengampunimu./ Ibu!
Kau jangan ikut campur! Radha!
Kau sudah memanjakannya dengan selalu mendukungnya!
Bodoh ini akan menyesalinya ketika kau menikah dan pergi!
Tidak akan terjadi karena aku membawanya ketika Aku menikah.
Siapa yang mau hidup denganmu? Kami akan tinggal dengan kakak.
Ingin tinggal dengan kakakmu!
Kau akan sadar ketika suamimu memukul kalian berdua.
Jika dia memukulku Aku juga akan memukulnya.
Tapi aku tidak akan meninggalkan adikku.
Aku akan membuatnya tetap dekat di hatiku.
Tidak bisa berdebat dengan kalian.
Kalian tidak pernah bisa berubah!
Ibu ... Aku sangat mencintaimu./ Apa?
Apakah Kau tahu mengapa?/ Kenapa?
Karena Kau melahirkan kakakku.
Bukankah itu benar?/ Kau gila.
Radha! Kau harus menghapus mantra dari Suraj
Aku harus menghapus mantra dari Suraj. Kau membuatku lupa.
Tn Amit, Ayo pergi.
Apa yang kau lakukan?
Apa yang kau lakukan?/ Melindungimu dari kejahatan.
Baiklah lakukan dengan benar.
Lindungi aku juga.
Siapa yang akan memantraimu sampai Aku harus melindungimu?
Pakailah sendiri.
Telepon lagi?
Radha
Seorang bintang harus siap selalu mendapat telepon.
Selalu ditelepon sepanjang waktu!
Penggemar Telepon
Penggemar Telepon. Di telepon sepanjang hari.
Sarapanlah. sebentar lagi dingin.
Bagaimana rotinya?/ Hebat
Dan sayurannya?/ Hebat.
Pasti enak. Aku yang membuatnya.
Penggemarmu dan kau bisa menyanyi adalah berkat diriku.
Kau tidak bisa menyanyi tanpa makananku.
Ada apa?/ Ada apa Tuan?
Apa?/ Terlalu pedas!
Kenapa ini? Kau baru saja memuji memasakanku.
TIdak. Aku memuji penggemarku.
Yang telah memujiku. Apakah Kau keberatan?
Dengar, Aku tidak bisa memasak lebih baik.
Jika Kau ingin makanan yang enak Nikahilah gadis yang baik.
Ya Aku sedang mencari seorang gadis cantik.
Radha, Mengapa kau tidak menikah dengannya?
Kubilang Aku mencari gadis cantik. Gadis cantik!
Oke. Seolah-olah Aku tertarik padamu!
Suamiku harus punya kumis tebal! Seperti ini.
Ya ia akan memiliki kumis tebal.
Dan dia akan gagap.
Apa namamu Radadada... Dia gagap menyebut namamu.
Lihatlah dirinya ...
Halo
Tidak ada tidak ada Suraj di sini.
Tanyakan nama ../ Dia sibuk ..
Siapa namamu?
Suman
Dia sibuk./ Berikan padaku teleponnya.
Terimakasih! Halo, Ya Suman
Mengapa kau tidak berbicara?
Karena aku sudah melepas kabelnya.
Apa kau tahu aku sudah merasa kasihan pada calon suamimu.
Pak?
Sebentar.
Ini ../ Untukku?
Ini bukan untukmu. Apa ini?
Surat Pak!
Aku tahu ini surat. Tapi apa ini?
Gopal Kishan Bombay!
Kau mengirim suratku kembali padaku!
Sekarang semua surat sudah sampai...
Dan belilah sekaleng racun serangga ... dan kirim ke rumahku.
Akan ku minum bersama susu dan Kau menyanyikan lagu pengantar tidurku!
Baik Pak! Baik Pak apanya?
Pak Kau bilang pengantar tidurmu...
Mona!
Mona dimana otakmu?
Apa yang terus kau pikirkan?
Mona?
Ya Pak?/ Ambil ini dan pergilah.
Pergi sekarang.
Sebentar!/ Ya Pak?
Disini sangat panas.
AC di kantor ini rusak.
Kau merasa sangat panas.
Mengapa Kau memperlihatkan tubuhmu?
Aku sudah mulai memakai rok panjang setelah hari itu ..
Maksudku bagian atas bukan bagian bawah.
Dengar, Aku akan membuatkanmu seragam.
Yang ada kancing dari bawah sampai keatas.
Lihat. Seperti ini.
Mengerti. Sekarang pergilah!
Mona! Pergilah.
Ya Halo!
Kakak ini aku Neeta./ Ya Neeta bicaralah?
Kakak Kondisi paman berubah menjadi buruk.
Dia terus menanyakan Bibi Lakshmi.
Paman, Aku sudah mengirim pesan pada Bibi Lakshmi.
Dia pasti berada dalam perjalanan.
Radha!
Apa Ayah akan sembuh? Apakah dia baik-baik saja?
Jangan khawatir ibu Dia akan baik-baik saja.
Ibu ...
Tuhan apa yang Kau lakukan?/ Tidak ayah ..
Setelah bertahun-tahun putriku akan datang untuk melihatku!
Dan Kau langsung mengambilnya!
Kau seharusnya membawaku juga.
Aku datang.
Hallo! ada apa. Maaf
Kita tidak bisa wawancara hari ini.
Tidak besok juga. Atau juga lusa.
Aku tidak tahu kapan
Dan aku tidak bisa bilang kapan kita bisa wawancara.
Silakan menutup telepon. Atau aku akan menutupnya.
Ingin wawancara .. Tidak ada yang mengerti.
Setidaknya makanlah sesuatu.
Bagaimana Aku bisa makan?
Radha belum makan selama 3 hari.
Kau tidak tahu ...
Ketika masih kecil Aku berkeliling tanpa makanan atau air.
Radha sendiri yang memberiku makan.
Dia mendukungku.
Hari ini dia tidak ada dukungan.
Tuan aku tahu saat itu orang tidak boleh mengatakan ini.
Apa?
Kenapa kau tidak menikahi Radha?
Aku tidak pernah berpikir seperti itu.
Aku punya mimpi untuknya.
Seorang suami yang tampan keluarga yang terkenal.
Radhau menemukan kebahagiaan kemanapun ia pergi.
Itu mimpi bagus tapi di mana Kau akan menemukan suami ini?
Kita akan menemukannya. Dia akan ditemukan.
Paman Ramu!
Lihat ... siapa telah datang.
kenapa kau berdiri disitu? Masuklah!
Sekarang semua ini adalah milikmu.
Kalian berdua akan tinggal di sini bersamaku.
Paman Ramu!
Prashant dan Radha ../ Salam.
Bagaimana kabarmu?/ Baik./ Dan bagaimana kabarmu?
Aku..
Ngobrol nanti saja. Sekarang bawa tas mereka.
Segera.
Kak ... Aku hanya melihat rumah besar di film Amitabhacan.
Kakek bolehkah aku kelantai atas untuk melihat rumah ini?
Mengapa hanya lantai atas? Lihat seluruh rumah.
Ini semua milikmu.
Hari ini Aku punya mobil rumah ...
Apa yang akan Kau ..?
Ini salahku.
Aku membaca dialog Amit-ji sehingga kita jatuh.
melihatmu bermain Aku merasa masa mudamu telah kembali.
Bukan hanya masa mudaku kebahagiaanku juga telah kembali.
Aku tidak mengerti.
Aku berjanji pada temanku ...
Maksudku ayah Gopal
Dia meninggalkan kedua anaknya padaku.
Aku berjanji akan membesarkan mereka.
Aku telah menepati janjiku.
Gopal dan Neeta sekarang dapat menjaga diri mereka sendiri.
Sekarang Aku akan merawat cucu-cucuku.
Cinta yang tidak mereka dapat di masa kanak-kanak ..
Aku akan memberi mereka cinta itu.
Hanya satu tugas lagi...
Apa itu?/ Meminum obat nya.
Apa kau tidak meminumnya.
Kau sedang tidak sehat dan sekarang bermain seperti anak kecil!
Dan kau tidak menghentikannya. malah ikut bermain dengannya!
Berhentilah bermain dan minum obatnya.
Pil dan obat-obatan .. sudah cukup.
Cukup! Apa maksudmu?/ Aku benar-benar sehat dan senang.
Aku akan menikahkanmu.
Kau ingin aku menikah karena Kau senang.
Aku tidak ingin menikah./ Mengapa tidak?
Aku sudah menemukan mempelaimu!
Kau seharusnya bertanya padaku sebelum memutuskan.
Mengapa Aku harus bertanya?/ Yang akan menikah Kau atau Aku?
Aku tidak ingin menikah ../ Kenapa?
Ada gadis di hatiku sejak Aku masih kecil.
Aku hanya akan menikahinya.
Sebenarnya saat masih kecil ada gadis didalam hatiku juga.
Jadi aku akan menikahkannya denganmu.
Jika Kau suka dia sejak kecil dia setua dirimu, jadi nikahilah dia.
Tidak, aku kenal dia sejak dia masih kecil.
Mengapa berdebat?/ Aku tidak berdebat. Aku tidak akan menikah!
Kau berdebat./ Tidak ada perdebatan.
Saat kecil kau mematuhiku../ Aku tidak ingin menikah !
Paman katakan padanya .../ Kakek ..
Mengapa Kau bilang padanya?/ Kakek ...
Biarkan dia menikahi gadis dalam hatinya.
Kau jangan mengganggu ...
Jangan memaksanya ../ Kapan kau datang?
Beberapa waktu lalu.
Lupakan perdebatan ini, Gadis yg kupilih untukmu adalah Radha.
Aku berkata .. gadis dalam hatiku ...
Diam saja. Kubilang Kau akan menikahi Radha.
Ya tapi gadis yang kumaksud...
Jangan membantah
Radha!
Aku bilang padanya aku suka gadis...
Mengapa Kau tidak bicara padanya?/Baiklah.
Setelah Kau menikah Aku akan pergi ziarah.
Ya Terserah dirimu.
Aku datang kek!
Lepaskan ../ Baik...
Radha!
Apa Kau tahu siapa gadis di hatiku?
Aku tidak tahu./ Kenapa tidak tahu?
Kau harus tahu./ Aku tidak tahu.
Paman tidak memberiku waktu untuk berbicara ..
Radha.
Kau harus tahu./ Aku tidak tahu.
Dan aku tidak mau tahu tentang orang bodoh itu.
Kau harus tahu tentang orang bodoh itu.
Kenapa?/ Kenapa apanya?
Apakah Kau lupa segalanya? Ketika kita masih kecil ..
Di bawah payung .. ketika hujan turun...
Tidak ingat?/ Tidak
Dan rumah kecil .. permainan raja dan ratu ..
Kau tidak ingat apa-apa?
Bagus sekali
Apa yang kau bicarakan? permainan raja dan ratu, di bawah payung ..
Baiklah. Dimana dia?
Di sini./ Itu juga aku tahu.
Tapi bagaimana Aku bisa melihat ke dalam hatimu?
Kau dapat melihatnya dikamar tidurku.
Apa dia di kamar tidur?/ Dikamar tidur.
Ada meja rias di belakang kasurku. Didekat situ.
Pergi dan lihatlah./ Tidak nanti saja.
Kakek sedang menyuruhku.../ Biar kakek suruh orang lain!
Dia membuat semuanya bingung.
Pergi dan lihatlah./ Aku tidak mau pergi.
Pernikahan kita... Kita akan menikah.
Aku ingin kau tahu segalanya.
Aku tidak ingin melihatnya ..
Kau memaksaku!
Bodoh!
Lihat!
Sampai dikamar tidur!
Lihat ke dalam hatiku.
Apa dia cantik?
Pasti sangat bodoh.
Mungkin dia di kamar mandi?
Halo Ada orang?
Sudah Lihat?
Dimana? tidak ada orang di sini. Bahkan sebuah foto.
Aku tidak pernah bilang ada foto.
Aku bilang di dekat meja rias.
Lihat sendiri Tidak apa-apa selain kuas.
Bukan kuas.
Kemarilah.
Lihatlah ini.
Dimana?
Lihat itu!
Itu aku!
Itu Kau.
Aku?
Kau pembohong.
Aku tidak berbohong. Aku tidak pernah berbohong.
Sejujurnya Kau satu-satunya yang ada didalam hatiku.
Radha!/ Ya!
Kakek memanggilku.
Aku cinta padamu./ Radha anakku!
ya!
Radha! apa aku satu-satunya yang ada dalam hatimu juga?
Aku sangat menyukai Suraj!/ Kapan dia datang?
Radha Tunggu aku!
Hai!/ Hai!
Tunggu ...
Halo!/ Halo!
Ayo.
Mereka semua adalah penggemar Suraj.
Semua gadis tergila-gila pada Suraj.
Kupikir membuang waktu
Di mana dia?/ Di lantai atas./ Ayo.
Buang rokoknya dulu.
Ayo./ Ayo.
Hai Hasmukh
Perkenalkan! Dia Hansmukh. Kerja disini.
Halo!/ Sekertaris Suraj.
Radha-ji...
Suraj sedang ...
Apa yang terjadi dengan Suraj?/ Suraj mengalami kecelakaan.
Kecelakaan?/ Ya.
Dia kehilangan suaranya tapi dia baik-baik saja.
Dimana dia?
Dia baru saja keluar dari rumah sakit. Dia istirahat diatas.
Lantai atas ...
Suraj!/ Radha.
Suraj!
Suraj!
Suraj! Apa yang terjadi padamu?
Bagaimana kecelakaan itu terjadi?
Mengapa kau tidak bicara?
Suraj!
Kau bercanda!
Membuatku bodoh!
Aku tidak mau bicara denganmu!/ Tapi mengapa?
Kau hampir membunuhku!/ Begitu juga dirimu.
Kau pergi ke dengan kakekmu. Bagaimana dengan itu?
Apa Kau berpikir apa yang akan terjadi pada Suraj?
Tn Gopal!
Apa Kalian saling mengenal?
Tidak kita.../ Kau mungkin tidak memberitahuku.
Tapi aku memiliki akte kelahiran dari pria yang akan menikahi Radha.
Di mana dia tinggal apa kerjanya apa bisnisnya...
Apa suka dan tidak sukanya. apa yang dia makan dan minum ...
Betapa dia mencintaimu dan Kau menikah pada 21 Juli.
Aku juga tahu itu.
Ngomong2 Tuan! Namaku Suraj!
Halo Suraj!
Radha sangat memujimu./ Jelas sekali!
Ayo masuk/ Kita harus pergi.
Baiklah Suraj!
Kau harus datang 2 hari lebih awal./ Kalian mau pergi?
Kami harus membagikan undangan. Kau Jangan lupa datang ya!
Aku akan kesana 4 hari sebelum pernikahan.
Lagipula bagaimana Radha akan menikah?
Terima kasih.Senang bertemu denganmu./ Oke terima kasih Tuan.
Oke./ Sampai jumpa.
Gopal, Tuan Gopal!
Tuan Gopal!
Tolong Jaga Radhaku.
Kumohon!
Jangan khawatir Suraj.
Aku akan merawat Radhamu.
Terima kasih Tuan!
taaron ka chamakta gahana ho Semoga bintang bersinar terang
taaron ka chamakta gahana ho Semoga bintang bersinar terang
phuul ki mahakti vaadi ho Semoga bunga bermekaran ditaman
us ghar men khushaali aaye Semoga rumah mendapat berkah
jis ghar men tumhaari shaadi ho Tempat di mana kalian menikah
taaron ka chamakta gahana ho Semoga bintang bersinar terang
phuul ki mahakti vaadi ho Semoga bunga bermekaran ditaman
us ghar men khushaali aaye Semoga rumah mendapat berkah
jis ghar men tumhaari shaadi ho Tempat di mana kalian menikah
ye phuul tumhaare zevar hain Bunga-bunga ini adalah perhiasanmu
yeh chaand tumhaara aainaa Bulan ini adalah cermin dirimu
tum jab aise sharmaati ho Ketika Kau tersipu malu
dulhe ka dhadaktaa hai sina Jantung mempelai pria berdetak cepat
har aainaa tumko dekhe Semua cermin memperlihatkan dirimu
tum to aisi shahazaadi ho Kau bagai putri dalam dongeng
us ghar men khushaali aaye Semoga rumah mendapat berkah
jis ghar men tumhaari shaadi ho Tempat di mana kalian menikah
Kakakku Bagai bunga musim semi
Kakakku tersenyum berseri-seri
Tidak ada kakak seperti dia
Aku tidak ingin tinggal tanpa dirinya
Seperti bulan diantara bintang-bintang kakakku satu diantara sejuta
Dunia milik orang tak berdosa seperti kita
yeh duniyaa to hai dilwaalon ki Dunia milik para pecinta
yeh duniyaa to hai dilwaalon ki Dunia milik para pecinta
taaron ka chamakta gahana ho Semoga bintang bersinar terang
phuul ki mahakti vaadi ho Semoga bunga bermekaran ditaman
us ghar men khushaali aaye Semoga rumah mendapat berkah
jis ghar men tumhaari shaadi ho Tempat di mana kalian menikah
khushiyon ke mahalon men baitho Semoga Kau menguasai istana kesenangan
koi gam na tumhaare paas aaye Kesedihan tidak pernah mendekatimu
na umar ka pahara ho tum pe Semoga kau selalu awet muda
meri dil ki duaa yeh rang laaye Semoga doa dari hatiku menjadi nyata
rab hansta huaa rakhe tum ko Semoga Tuhan memeberimu canda tawa
tum to hansne ki aadat ho Kau harus membiasakan tersenyum
us ghar men khushaali aaye Semoga rumah mendapat berkah
jis ghar men tumhaari shaadi ho Tempat di mana kalian menikah
taaron ka chamakta gahana ho Semoga bintang bersinar terang
phuul ki mahakti vaadi ho Semoga bunga bermekaran ditaman
us ghar men khushaali aaye Semoga rumah mendapat berkah
jis ghar men tumhaari shaadi ho Tempat di mana kalian menikah
taaron ka chamakta gahana ho Semoga bintang bersinar terang
phuul ki mahakti vaadi ho Semoga bunga bermekaran ditaman
us ghar men khushaali aaye Semoga rumah mendapat berkah
jis ghar men tumhaari shaadi ho Tempat di mana kalian menikah
Radha Kau mau jawab pertanyaanku?
Didunia ini siapa yang paling kau cintai?
Ibuku.
Bagus.. Bagus sekali!
Ibulah yang harus kita cintai!
Dia melahirkan, merawat, menjaga dan membesarkan kita
Jadi ibulah yang paling kita cintai.
Setelah ibumu siapa yang paling Kau cintai di dunia?
Adikku.
Prashant
Ya. Kau tahu mengapa?
Dia tidak punya siapa pun didunia ini kecuali aku.
Aku ibunya.
Mengapa Aku merasa seolah-olah hari ini adalah Hari Ibu?
Apa?
Gopal lebih baik jika Kau tidak bertanya lagi.
Kau akan mendapatkan jawaban yang sama./ Ada apa?
Ibu lalu ibu tiri lalu nenek ...
kakaknya nenek adiknya nenek ..
bibinya nenek ... tantenya nenek ...
Ibunya nenek
Hema!/ Siapa Hema?
Hema? Tidak.... Bukan Hema! Kau bilang ibu ...
Apa Kau suka apel?/ Aku tidak suka Apel
Bagus! Aku juga tidak suka apel.
Kau tidak bertanya lagi.
Jika Kau bertanya lagi
aku akan bilang ... Kau yang paling kucintai.
Mulai hari ini kau yang terpenting bagiku.
Sarapan sudah siap?/ Tunggu 5 menit lagi.
Aku akan membantumu.
Apa yang terjadi?
Kau membakar jarimu.
Apa lukanya besar?
Apakah sakit? Apa yang harus kulakukan?
Apa yang kau lakukan?/ Ini ada.....
Tunggu 5 menit lagi.
Apa yang kau lakukan? Tidak ada yang menyentuh wajan panas.
Lihat itu melepuh.
Kau seperti anak kecil. Duduklah di meja makan.
Akan kusiapkan sarapan.
Aku akan makan di sini.
Duduklah di sana./ Mengapa harus makan di sana?
Aku akan duduk di sini dan makan sambil melihat istriku.
Berbalik./ Kenapa?
Tolong berbalik sebentar. Ayolah sebentar.
Kenapa kau tidak memakai blus dengan jaring di belakang?
Aku tidak suka.
Pasti bagus sekali.
Dan mengapa Kau mengikat sarimu begitu tinggi?
Sarinya dapat diikat lebih rendah.
Pergilah. Itu jelek sekali.
Tentu saja tidak. Semua orang pakai begitu.
Gadis yang tidak punya pinggang saja memakainya.
Dan Kau punya pinggang yang indah./ Apa yang kau lakukan?
Kau duduk saja disana dulu.
Tutup mulutmu dan makanlah paratha panas ini.
Bagaimana bisa makan jika aku tutup mulut?
Bercanda?
Suka lawakanku?/ Aku tertawa jika itu lucu.
Ya Dinesh?
Jangan... Jangan malam ini.
Tidak, tidak bisa.
Dengarkan aku dulu.
Aku baru saja menikah. Aku butuh waktu waktu bicara pada istriku.
Aku akan mencurahkan cintaku padanya.
Kau harus mengerti...
Tidak ada yang lebih penting daripada istriku.
Jelaskan padanya Aku tidak bisa datang.
Kau bilang padanya!
Siapa yang bilang padamu? Nan...Nana?
Kau ajak Nana juga.
Jika kau mengajak Nana, Hal ini pasti cepat selesai.
Kau harus percaya padaku.
Kakak./ Ada apa?
Kakak, aku butuh uang.
Uang ... berapa?/ Ya!
Cuma 5000 aja./ 5000 Rupee?
Ya Kak, aku ingin motor bekas seperti yang dipakai Amit-ji.
Kumohon Kakak!/ Aku tidak punya uang sebanyak itu.
Tapi aku akan berbicara dengan kakek ..
Kakak ipar ../ Ada apa?
Begini, Kakak akan bicara dengan kakek.
Ohh Begitu...
Apa yang kau lakukan?
Tidak ada./ kalau begitu lakukanlah sesuatu.
Ada video baru dari Amitabh. Pergilah menonton.
Baik. Kakak bagaimana kakek...
Kakek kenapa? cepat pergi./ Baik.
Dan tonton sampai habis jangan kembali kemari.
Kau mau pergi kemana?/ Mau masak untuk kakek.
Semua orang membicarakan kakek! kakek! kakek!
Apa yang kau lakukan?/ Tidak ada.
Kau ini memulai dimana saja!
Lalu apa yang kau lakukan?
Sepanjang hari Kau di dapur dan aku di kantor.
Kau tahu! Hari ini ku cancel semua rapat dan pulang ke rumah.
Kemarilah./Apa yang kau lakukan, Kakek mungkin datang ..
Jika Kakek datang pasti...
Kenapa Radha anakku?
Tidak apa-apa, hanya merasa pusing./ Pusing?
Sekarang sudah baikkan./ Ya.
Aku khawatir jika terjadi sesuatu...
Tidak .. Kakek jangan khawatir. Aku akan menangani semuanya.
Kakak, Kakak apa yang terjadi Kak?
Tidak terjadi apa-apa dengan Kakakmu.
Tidak terjadi apa-apa Dia akan menanganinya.
Kakak, Kakak Apa kau merasa sakit?
Kau pergilah!
AYo pergi./ Kau pergilah menonton video.
apa yang terjadi Kak? apa yang terjadi Kak?
Mengapa Kau tertawa?
Ayo kita pergi.../ Kakak!
Kakak!
Pasti disekitar sini...
Apa paman datang ke sini?/ Siapa? Paman? Ya dia masuk.
Baiklah.
Apa yang kau lakukan Kakak?
Sudah kucari tapi tidak ada.
Tidak ada. Aku sedang mencari sesuatu.
Apa yang Kau cari?/ Kau mencari paman Pergilah masuk
Ayo masuk!
Aku suka melihatmu marah.
Pertama aku akan menyelesaikan soal paman atau kakek.
Paman!
Kau memanggil?
Ya silakan duduk di sini.
Dengar Paman...
Aku sudah memesan tiket untukmu ke Benares besok pagi.
Maksudnya begini!
Kau akan pergi mengunjungi 4 tempat ibadah.
Semuanya telah diatur dengan sempurna
Bagaimana bisa anakku?
Aku harus melihat wajah dari cucuku dulu.
Begini Paman...
Jika Kau ingin melihat cucumu Kau harus pergi.
Kenapa?
Kau telah berjanji. Itu harus ditepati kan?
Tapi bisa dilakukan disini./ Ya.
Tidak... Dia tidak tahu apa-apa.
Paman, akan lebih efektif jika Kau pergi ke sana dan meminta.
Kau selalu mengatakan itu kan?
Jadi Kau mau pergi besok pagi?
Pasti?/ Ya pasti.
Sekarang pergilah dan berkemas untuk besok.
Ya, berkemas
Anakku tolong bantulah./ Baiklah
Kukirim dalam satu paket.
Paman sangat tidak mengerti.
Sekarang kalau ada yang mengganggu. Satu per satu ..
Akan kukirimkan dalam paket.
Ada apa?
Apa kau bicara pada diri sendiri?
Tidak, Aku sedang memakai parfum.
Susu.
Terima kasih. Kau pakailah./ Minumlah.
Apakah pakaian paman sudah dipersiapkan?
Apa sudah membungkus makanan juga?
Apa kau sudah memeriksa tidak ada yang tertinggal?
Semuanya sudah./ Oke.
Pasti dia akan pergi di pagi hari?/ Ya pasti.
Jadi sekarang tidak ada yang akan mengganggu kita.
Apa yang kau lakukan?/ Yang ku lakukan...
Aku sedang berpikir untuk bermain sepak bola denganmu.
Sepak bola?/ Bukan sepak bola..
Tapi Voli juga boleh
Pertama matikan dulu lampunya.
Lampu tidak akan dimatikan.
Angkatlah teleponnya dulu.
Siapapun itu, katakan padanya Aku sibuk bermain sepak bola.
Bukan sepak bola. Maksudku katakan Aku tertidur pulas.
Dan suruh mereka menelepon di pagi hari/ Pagi?
Ya Pagi./ Baik.
Halo?/ Halo Radha!
Suraj./ Apa yang kau lakukan?
Yang kulakukan? Tidak ada.
Apa aku mengganggumu?
Mengganggu?
Tidak tidak mengganggu../ Tutupi dan bicaralah.
Obat apa yang untuk menghentikan?/ Menghentikan apa?
Diare./ Diare?
Ko bisa ... Kau pasti habis makan sesuatu.
Apa yang Kau makan?/ Di pesta makan sedikit sambel.
Aku makan sekali dan pergi ke toilet 15 kali!
Mengapa kau tidak minum obat?
Sejak kau menikah aku tidak tahu tempat barang2 dirumah ini!
Dengar, Jad Kau membutuhkanku?/ Ya butuh!
Baik. Sekarang kau dimana?
Di rumah lah, dimana lagi?/ Aku tahu itu.
Tapi di mana?/ Di aula.
Di aula. Kau pergilah ke kamar tidur atas.
Apaan sih... Dia lagi diare!
Diare.....
Bilang suruh minum 20 Pil./ Tidak./ Tidak?
Kenapa harus menelepon sekarang!/ Apa Kau sudah sampai?
Radha aku tidak bisa berjalan lebih cepat.
Kenapa ..?
Aku sedang menderita dan Kau malah tertawa!
Itulah mengapa aku bilang batasi makanmu.
Dan Kau malah menghabiskan satu mangkuk kari!
Tapi kau tidak bilang...
Jangan makan satu mangkuk kari.
Kenapa?/ Haruskah aku bicara?
Lihatlah rambutmu./ Kenapa?
Bukan kau ... Baiklah apa kau sudah sampai?
Ya hampir sampai.
Lihat lemari!/ Ya lihat.
Sebentar...
Ada apa?/ Tunggu sebentar lagi.
Teleponya terputus?/ Tidak dia pergi ke toilet .
Apa ia ke toilet sendirian?
Jangan bercanda./ Hebat.
Halo! Suraj!
Halo! Suraj!
Ya bicaralah./ Sekarang buka lemari.
Terbuka./ Lihat buku-buku?
Ya.
Obatnya di balik buku-buku.
Ya, ketemu.
Ambil 2 pil./ Baik.
Air .../ Minum air yang banyak.
Terima kasih./ Dengar ...
Matikan lampunya./ Tunggu sebentar dulu.
Matikan lampu.. Baik./ Diamlah.
Halo./ ya./Ya.
Jika kondisimu memburuk./ Ya.
Kau hubungi aku./ Ya.
Aku akan datang bersamanya.
Mengerti.
Jangan ragu-ragu./ Haruskah kita pergi?
Mari kita pergi./ Tidak
Apanya yang sakit! sampe menelepon...
Tidak ada yang merawatnya sekarang.
Suraj yang malang.
Mengapa ia tidak menikah?
Kau Bilang padanya.
Aku akan bilang saat bertemu dia lagi.
Game?/ Game apa?
Bola Voli
Sepak bola.
Sekarang kita lihat bagaimana dia bisa menelepon.
Gopal anakku, Kau tampak khawatir.
Kenapa?/ Cuma nanya.
Kau tahu Shyamlal tetangga kita ?/ Ya.
Kau tau anaknya si Mahesh. Kau mengenalnya.
Orang yang malang, selalu khawatir setelah pernikahannya.
Kenapa?/ Dia punya keluarga besar.
Akibatnya, mereka jarang bicara berdua
Dan tidak bisa berduaan saja.
Dia datang padaku.
Sujud di kakiku dan memohon ..
Kupecahkan masalahnya dalam 2 menit.
Paman ...
Nasihat apa yang kau beri padanya?
Lupakan apa yang aku katakan.
Sudah katakan saja padaku./ Jika Kau bersikeras.
Kubilang padanya untuk membawa istrinya pergi jauh
Ke kota lain. Tinggal bersama selama 24 jam.
Menikmati waktu yang ada bersama-sama.
Itulah akhir masalah mereka.
Benarkah?/ Ya.
Mereka masih mengakuiku.
Mengapa Kau mengatakan hal ini padaku?
Apa aku terlihat seperti orang bodoh? Pergilah.
Pergi! silahkan pergi.
Orang bodoh!
Ada apa?
Kau terlihat cantik hari ini.
Bukankah aku terlihat cantik kemarin?
Ya tapi hari ini Kau terlihat lebih cantik.
Kenapa?/ Karena kita akan pergi ke Swiss.
Swiss?/ Ya.
Itu jauh sekali!
Itulah sebabnya kita akan kesana.
Tidak! Aku tidak mau pergi./ Kenapa tidak mau?
Disana dingin sekali./ Kau bisa pakai jaket ini.
Jika masih merasa dingin?
Aku bersamamu.
Aku bersamamu.
Apa kita naik pesawat?/ Ya.
Tidak... Aku bisa mual jika naik pesawat
Tapi ...Tidak masalah.
Aku akan membawa banyak lemon.
Aku akan membuatkanmu air jeruk.
Tapi siapa yang akan merawat Prashant dan Neeta?
Prashant dan Neeta, aku lupa dengan mereka.
Kita ajak mereka juga./ Benarkah?
Kita ajak tetangga juga./ Pasti menyenangkan.
Radha!
Bulan madu kita.
Suami, Istri
Aku, kau Kau dan aku.
Dan tak ada orang lain di antara kita.
Sungguh?/ Ya.
Telepon.
Biarkan saja Radha..../ Tapi itu berdering.
Baik...Baik.....
Akan kuangkat. Kau persiapkan ini.
Halo!
Ya ini aku.
Ya ini aku juga./ Tn.Gopal, aku Suraj.
Ya Suraj!
Bisa bicara dengan Radha?/ Kenapa? Tidak suka bicara padaku?
Halo! Suraj
Bagaimana kabarmu?/ Aku orang paling hebat didunia.
Tanyakan padaku mengapa./ Kenapa?
Karena aku akan ke luar negeri./ Benarkah! Kemana?
Swiss!/ Swiss?
Kapan?/ 2 Hari lagi.
Mari kita berangkat bareng! Kami juga akan ke Swiss!
Apa itu?/ Bukan padamu.
Dengar, Bawa juga jaket tebal karena disana dingin sekali.
Baik./ Ok.. sampai jumpa.
Dengar, bawa juga sweater rajutan yang kuberikan padamu.
Jangan lupa!/ Mana mungkin aku lupa Radha!
Ok.. sampai jumpa./ Sampai jumpa.
Kau merajut sweater untuk Suraj?/ Ya!/Bagus.
Dengar, Suraj juga pergi ke Swiss./ Wow bagus!
Tapi Radha .. setelah kupikir mungkin Kau benar.
Kita tidak jadi pergi./ Tapi kenapa?
Kau bilang disana sangat dingin ..
Tapi kau bilang kita akan membawa jaket tebal.
Tapi itu perjalanan jauh dan Kau bilang kau akan merasa sakit.
Ya ... tapi kau bilang akan membuatkan air jeruk, kan?
Ya./Kita jadi berangkat?/ ya./Berangkat!
Tapi kau mau kemana sekarang?
Untuk membeli Lemon./ Oh iya...
Beli 3... Satu./ Satu untuk Suraj .
Kami bulan madu dan Suraj ikut juga.
Dasar pengacau!
Lihat saja nanti ...
Maaf!
Permisi!/ Bisa kubantu Tuan?
Aku sudah membeli tiket ke Swiss tapi aku tidak mau pergi ke sana.
Bisakah Kau menukarnya?
Tapi tadi Kau bersikeras pergi ke Swiss.
Bahkan kau ngotot.
Kau ingin pergi ke Swiss...
Tapi sekarang kukatakan Aku tidak ingin pergi ke sana.
Aku ingin pergi ke tempat lain. Beri aku tiket ke Skotlandia.
Maaf tuan kita tidak punya tiketnya!
Kalau ke Belanda?
Tidak ada juga.
Islandia?/ Maaf Tuan kita tidak...
Newzeland./ Maaf Tuan.
Ini Negara mana?/ Ini Thailand.
Bagus. Aku suka Thailand
Aku mau tiket ke Thailand. Aku sangat suka Thailand.
Maaf Tuan kita tidak punya...
Kenapa kau terus minta maaf? Kubilang aku mau tiket manapun...
...kecuali untuk Swiss.
Tapi kita tidak punya./ Permisi Tuan./Bicaralah padanya.
Pergilah ke bandara internasional.
Mereka akan memecahkan masalahmu./ Baik
Kembalikan.. Kembalikan tiketku.
Permisi./ Ya.
Mengapa tidak suka Swiss. Itu tempat yang indah.
Apakah Aku bertanya padamu?
Pakai pakaian yang layak benar Baru memberi saran.
Swiss? mengapa aku suka Swiss... Kau suka Swiss?
Dia Suka Swiss.
Berikan dia tiket ke Swiss.
Swiss? Aku tidak suka Swiss.
Aku tidak suka. Kau senang...
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
jaan-e-man muhabbat ki har kasam ki kasam Sayang aku bersumpah demi setiap cintaku
na judaa honge ham kita tidak akan berpisah
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
jaan-e-man muhabbat ki har kasam ki kasam Sayang aku bersumpah demi setiap cintaku
na judaa honge ham kita tidak akan berpisah
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
ye suhaane pal Momen indah ini
ye mulaaqaaten pertemuan-pertemuan ini
ham na bhuulenge pyaar ki baaten Tak kulupakan pembicaraan penuh kasih
din hai mushkil raat bhaari siang gundah malam galau
hai ghadi hai beqaraari setiap saat selalu gelisah
chaahat hote na kam Cinta kita tak terbatas
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
jaan-e-man muhabbat ki har kasam ki kasam Sayang aku bersumpah demi setiap cintaku
na judaa honge ham kita tidak akan berpisah
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
tum ko dhadkan men yuun basaana hai Kuingin membawamu kedalam hatiku
apni palkon men yuun chupaana hai Kuingin menyembunyikanmu dibulu mataku
jab uthaayen ham nigaahen Ketika kumulai melirik
tum ko dekhen tum ko paayen Aku melihat dan menemukanmu
duur jaayen ab na ham Aku tidak bisa berpaling darimu
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
jaan-e-man muhabbat ki har kasam ki kasam Sayang aku bersumpah demi setiap cintaku
na judaa honge ham kita tidak akan berpisah
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
ham tumhaare hain tumhaare sanam Aku milikmu milikmu tercinta
Apa Radha ada?/ Dia ada di Lantai atas.
Di lantai atas? Baiklah.
Radha!
Suraj ayo masuk.
Jangan bicara padaku. Aku gila mencarimu di Swiss.
Kau tahu kenapa? Dia bilang ada yang salah dengan tiketnya.
Jadi kita tidak pergi ke Swiss./ Lalu kau pergi kemana?
Sebenarnya aku tidak tahu kemana kita pergi. Tapi yang aku tahu
Disana sangat indah. Ada begitu banyak bunga ...
hijau dan mekar... itu sangat menyenangkan.
Aku bahkan meneleponmu tapi tidak bisa tersambung padamu.
Kau seperti anak kecil.
Apa yang Kau bawa untukku./ Untukmu? ini dia.
Kemeja ini.
Aku lebih suka yang ini./ Ini? Baiklah.
Ini sebenarnya untuk suamiku tapi untukmu saja.
Yang ini untuk suamiku./ Baik.
Mau Aku mencobanya?/ Tentu.
Apa yang kau lakukan?
Apa yang kau lakukan?/ Aku mencoba baju ini.
Apa kau tidak malu membuka baju disamping istri orang?
Dasar Brengsek!
Jangan berani melepas kemeja disamping orang!
Bina ragawan brengsek./ Ya Aku bina ragawan.
Ini tubuhku Aku bisa melepas baju. Lepaskan milikmu jika Kau punya tubuh.
Jangan sentuh aku! Dia istriku ini kamar tidurku.
Aku boleh lakukan apapun tapi kau tidak!
Dia istrimu sekarang./ Apa dia milikmu sebelumnya?
Tidak!
Tidak!
Tn Gopal!/ Hai, Halo!
Kenapa Tuan?/ Tidak apa-apa.
Kau mengatakan "Tidak" tadi./ Sebenarnya ...
Tadi ada telepon salah sambung, jadi kubilang "tidak"
Kau memberi nomor pada setiap orang jadi banyak yang salah sambung.
Sebenarnya jangan memberi nomor rumah pada siapa pun.
Dia benar.
Bagaimana dengan tur-mu?
Menyenangkan!
Dan Kau tidak pergi ke Swiss.
Bagaimana pendapatmu tentang kemeja ini?/ Bagus sekali...
sepertinya memang dibelikan untukmu./ Aku cuma mencoba...
Kenapa kau melepas kemejamu? Jangan dilepas.
Kau ambil punyaku./ Tidak makasih!
Aku tidak memakai barang yang sudah dipakai. Itu prinsipku.
Prinsip yang hebat!/ Terima kasih.
Tapi aku juga punya Prinsip./ Apa ?
Prinsipku adalah memakai barang milik orang lain.
Aku tahu itu.
Lucu sekali!
Katakan padaku Suraj, kenapa kau belum menikah?
Ya Suraj. Kau harus bilang. Dia selalu bertanya padaku.
Sekarang Kalian berdua sudah menikah. Dan kupikir Aku sudah menikah.
Setiap kali aku lapar Aku datang ke sini untuk makan.
Ketika aku bosan aku datang ke sini. Ketika Aku butuh sesuatu ...
Aku datang ke sini. Dan ketika aku butuh anak-anak ...
Apa?/ Aku memberitahu kalian berdua ...
Untuk punya anak jadi Aku bisa bermain dengan mereka.
Jadi Kau ingin kami melakukan segala sesuatu untukmu?
Lucu sekali!
Aku pergi./ kenapa buru-buru?
Aku banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Dan Tuan ada disini.
Tidak aku saja yang pergi!
Tadi aku bilang apa?/ Mischief.
Sebelum itu?/ Anak-anak?
Setelah itu ... Aku ingat. Tuan kau bisa...
Menjauhlah, dia sedang berbicara.
Kau membuatku lupa!/ Teruskan.
Oh ya Aku ingat. Tuan...
Aku akan memberitahumu nanti./ Katakan padaku sekarang.
Nanti saja...
Tidak akan menyenangkan jika tidak surprise Tuan.
Sampai jumpa!/ Sampai jumpa!
Sampai jumpa!
Seperti anak kecil!
Cocok. Aku masak dulu./ Baiklah!
Anak ...? Dan Binaragawan?
Binaragawan...? Tidak.
Bagus juga.
Halo Suman! Hai...
Aku tidak memintamu apa yang kuminta selama tiga tahun ini.
Itu bukan tentang siapa dirimu apa makanan dan minuman-mu ...
...kapan Kau tidur dan bangun. Tidak bukan itu.
Aku akan membicarakan hal penting denganmu hari ini.
Dan ini dia...
Dunia semakin berkembang pesat.
Dalam setiap departemen memakai semboyan Progress!
Orang memegang Hp di satu tangan, dan pacar di tangan lain.
Tetapi tragedi didalam hidupku adalah...
Bahwa aku masih orang yang sama, tiga tahun yang lalu.
Aku sudah pasti punya HP. Tapi, tidak ada pacar disebelahku.
Kau mengerti apa yang kukatakan? Tidak ..? Aku akan menjelaskannya.
Hidupku juga bisa membuat kemajuan asalkan Kau mengatakan satu hal.
Kau harus bilang padaku... bahwa dirimu mencintaiku.
Bahwa Kau cinta padaku.
Jika Kau mengatakan itu, Aku akan berpikir...
Jika manusia telah mencapai bulan ...
Aku sudah jauh melampaui. Aku akan menunggu 10 detik...
Untuk jawabanmu.
1
2
3
4
5
6
Aku juga mencintaimu.
Aku mencintaimu Suman!
Akan kuberitahu Radha kabar baik dan menghubungimu lagi.
Biarkan aku mengangkat telepon dulu.
Radha. Biarkan orang di aula yang menjawabnya.
Bantu aku memasang dasi ini./ Aku tidak bisa memasang dasi.
Kau tidak bisa memasang dasi? Akan kutunjukan caranya padamu.
Caranya mudah. Silangkan yang ini kesitu.
Sekarang tarik.
Berdiri yang benar.
Bagaimana cara mengikatnya?/ Ikat seperti biasa, ayo. Tarik.
Apa yang kau lakukan? lepaskan aku./Kenapa?
Aku tidak bisa
Tapi ini mudah, ayo. Tarik!
Nanti ada yang lihat./ Tidak ada yang lihat.
Kau mulainya di mana saja./ Tidak masalah dengan istriku.
Tapi kita di aula!/ Apa tidak boleh melakukan di aula?
Radha sayang, ada telepon dari Suraj.
Tunggu sebentar oke?
Dengar. Ada hal penting yang mau kuberitahu padamu.
Jangan sekarang. Dia sedang bersiap-siap ke kantor.
Baik! Kapan suamimu akan berangkat ke kantor?
10 atau 15 menit lagi./ Baik akan kutelepon 10 menit lagi.
Tidak, aku akan meneleponmu setelah ia berangkat ke kantor.
Radha aku sedang jatuh cinta. Terimakasih sampai jumpa.
Sekarang biar aku mengikatnya untukmu.
Aku sudah terlambat untuk kekantor. tidak apa-apa
Saat Kau sedang tidak menelepon. Belajarlah untuk mengikat ini.
Apa yang kau lakukan? Ini sangat ketat!
Aku sedang jatuh cinta!
Dia marah karena aku tidak bisa membantu mengikat dasi!
Sudah Kak! aku sudah melakukannya!/ Kenapa kau berteriak ?
Aku mendapat telepon program "Who Wants to be a Millionaire"
Mereka memberiku pertanyaan, dan Aku menjawab dengan benar.
Ketika Aku bermain. Aku akan meneleponmu untuk bantuan.
Kau harus membantu menjawabnya, dan kita mendapat 10 juta rupee.
50-50 Kakak!
Dan bagi juga pada suamimu. Bagi juga Paman, Kakek, Suraj...
Dan bagi juga pada Neeta. Dia banyak pengeluarkan kan?
Masalah besar! Kau tampak seperti monyet sekarang.
Apa yang dikepalamu itu?
Bergaya Kak! gaya Amith-ji./ Bergaya!
Seperti dasi dilehermu Gaya Suamimu.
Gaya apaan? Dia memakai paksa di leherku.
Aku sudah berusaha melepasnya tapi tidak bisa.
Kau bisa melepasnya?/ Kakak, Ini adalah masalah kecil .
Ketika Aku menang 10 juta akan kuselesaikan semua masalahmu.
Tapi aku punya masalah sekarang./ Apa masalahnya?
Pakaian yang ku pakai bagus, tapi aku tidak punya uang.
Masalahmu akan selesai besok./ Terima kasih Kak!
Prashant!
Ya kakak ipar.
Ya?
Mengapa Kau perlu 5000 rupee?
Kakak aku melihat motor, seperti yang dipakai Amith-ji...jadi
Jadi Kau mengambilnya?
Apa yang Kau bicarakan?
Aku bersumpah Aku belum ...
Dengar. Aku benci pembohong dan juga pencuri.
Dan kancingkan baju ini.
Kakak kau salah, aku tidak mencuri apa-apa./Baik!
Prashant ini pertama kali dan terakhir kali, Oke!
Percayalah, aku tidak mencuri apa-apa./Prashant!
Pergi!
Tapi kak, aku tidak mencuri apa-apa./ Pergilah!
Ada apa? Gelasnya tidak kau serahkan padaku.
Radha ...
Apa yang terjadi?
Bagaimana bisa kau memanggil Adikku pencuri?
Bukan seperti itu. Duduklah dan kita bicara.
Duduklah.
Aku hanya berkata pada Prashant jika ia membutuhkan sesuatu ...
...ia harus meminta padaku./ Tidak! Kau menyebutnya pencuri.
Dia pasti merasa sakit./ Duduklah Radha.
Jangan konyol. Yang kukatakan padanya, untuk kebaikkannya.
Di rumah ini tidak pernah ada pencurian.
Benarkah? Sekarang telah terjadi pencurian dirumah ini?
Apa aku bilang begitu?/ Kau selalu menghinanya.
Mengapa kau bilang.../ Dan Kau menuduhnya mencuri?
Apa yang Kau pikir tentang dia?
Kami bukanlah gelandangan. Kami juga tahu hal yang baik.
Jika tak suka dia tinggal di sini usir saja dia.
Cukup!
Aku diam bukan berarti Kau bisa berkata sesukamu padaku.
Kakak!/ Hal seperti itu ...
Maaf!
Kakak, aku kemarin terlambat bayar kuliah.
Aku harus membayar biaya kuliah.
Jadi Aku mengambil 5000 Rupee dari dompetmu.
Kenapa kau tidak minta padaku? Kau bisa memintanya padaku!
Kau seharusnya meminta padaku kan Neeta?
Neeta!
Sudah kubilang adikku bukan pencuri./ Cukup! Cukup!
Prashant kemarin meminta uang padamu kan. Ya kan?
Apa Kau meminta padaku?
Jadi kupikir jika ada uang yang hilang di rumah?
Adikmu yang mengambil!
Dan tak seorang pun meminta padaku. Aku siapa..?
Aku siapa dirumah ini?/ Tidak ..
Kau dan adikmu selalu benar! Kamilah yang melakukan kesalahan!
Aku tidak berkata seperti itu./ Maafkan aku!
Apa yang kau lakukan ...?/ Maafkan aku ... cukup?
Neeta!
Neeta, Aku minta maaf!
Neeta!
Aku bilang aku minta kan?
Kau seharusnya tidak mengambil uangku tanpa ijinku.
Itu salah.
Lihat masalah yang telah kau perbuat?
Aku tidak keberatan kau memukulku berkali-kali.
Yang membuatku sedih, Kau memukulku di hadapan istrimu.
Maafkan aku!
Mana yang sakit...? Di sini?
Di sini ...? Atau di sini?
Kakak.../ Tenang. Aku harus kekantor.
Maafkan aku!
Prashant./ Ya kak?
Matikan TV sebentar lagi suamiku pulang.
Ya sebentar lagi!
Dan ganti bolham kamar mandi atas yang telah mati.
Baik akan kulakukan Kak!
Neeta! Tunggu Neeta!
Neeta!
Dengarkan Aku Neeta. Kau salah sangka Neeta.
Neeta!
Tunggu Neeta .../ Jangan sentuh aku !
Dengarkan aku .../ Jangan bicara padaku.
Aku tidak tahu kau masuk ke kamar mandi.
Pergi!/ Percayalah padaku Neeta .
Aku tidak bermaksud kekamar mandi.
Kakak menyuruhku untuk ...
Kakakmu memintamu mengintipku saat mandi?
Bagaimana bisa kau bilang begitu? Kenapa kakakku bilang begitu?
Ini cuma...
Aku tidak tahu Kau tiba-tiba masuk kekamar mandi itu!
Ini rumahku! Dan Aku akan mandi di tempat yang aku mau!
Tidak terbayangkan olehku bahwa kau orang yang brengsek!
Jika kukatakan pada Kakakku, dia akan memarahimu habis-habisan.
Aku tidak melihatmu mandi. Aku bersumpah.
Jika kakakku tahu tentang hal ini, Aku tidak berani menghadapinya.
Kakak ... percayalah padaku ...
Kakak, dengarkan aku ... percayalah padaku Kak!
Aku tidak melakukan kesalahan!
Ya Tuhan!
Aku bersumpah padamu Kak! Tidak peduli apa yang mereka pikirkan.
Tapi kau jangan salah paham padaku.
Kau bilang padaku untuk ke sana ...
Ya Aku menyuruhmu.
Tapi apa kau tidak bisa keluar ketika dia masuk kesana?
Kau bilang tidak melihat apa-apa. Siapa yang akan percaya? Siapa?
Ketika dia masuk apa kau tidak punya pikiran?
Bagaimana kau bisa melakukan ini ...? Apa yang bisa kulakukan sekarang?
Neeta! Neeta kumohon!
Neeta!
Buka pintu Neeta!
Tolong dengar sebentar./ Radha!
Radha.
Gopal Anakku .../ Radha! kau kenapa?
Mengapa kau menangis?/ Tidak ada apa-apa Nak!
Tidak ada apa-apa.
Tidak ada apa-apa itu sebabnya dia menangis?
Apa yang terjadi?
Ada apa? Kenapa kakakmu menangis?/ Tidak!
Tidak ada apa-apa./Sebentar paman, aku sedang bicara.
Apakah Kau mengatakan sesuatu padanya?/Kau harus sabar anakku!
Adakah yang mau bilang apa yang terjadi?
Kakak ...
Apa yang terjadi Neeta?
Akan kujelaskan ... Anakku!/ Sebentar. Cukup!
Kakak.
Kakak.
Prashant, Kakak iparmu sedang marah sekali.
kau bisa kembali jika dia sudah tenang.
Kakak../ Jangan bicara padaku.
Pergilah Nak. Kembalilah nanti. Pergilah sekarang.
Neeta telah salah sangka Kak...
Apa yang telah kau lakukan?
Apa yang kau lakukan?
Lepaskan tanganku! kau tidak tahu dia sudah...
Beraninya kau melakukan itu!
Orang seperti ini harus diberi pelajaran!
Lepaskan aku!
Hal ini terjadi karena kau menyuruh dirinya.
Lihat apa yang dia perbuat? Manjakan dia lagi!
Kau salah paham padaku kakak ipar ...
Lepaskan aku!
Bilang padanya jangan menunjukkan wajahnya didepanku lagi!
Atau aku akan ...
Kakak./ Pergi dari sini!
Kakak tenanglah semuanya akan baik-baik saja.
Jika kau adikku, kau tidak akan tinggal disini sementara waktu
kau akan pergi./ Tapi kemana Kakak?
Kemana saja!/ Kakak...
Kau bilang akan menjagaku sampai kau mati.
Berpikirlah sekarang aku sudah mati!
Mengapa kau harus berkata seperti itu?
Aku tidak tahan melihatmu dihina.
Tidak masalah jika ia memukulku aku akan menanggungnya.
Tapi aku tidak bisa menanggungnya. Aku tidak tega melihat hal itu terjadi.
Aku tidak bisa hidup tanpamu./ Sekarang kau sudah dewasa.
kau bisa pergi kemanapun mencari kerja dan mencari nafkah.
Pergilah, dan jangan masuk ke rumah ini lagi.
Pergilah! Pergi!/ Jangan menangis, Kak!
Aku akan pergi.
Jangan menangis.
Bodoh ini akan menyesalinya ketika kau menikah dan pergi!
Tidak akan terjadi karena aku membawanya ketika Aku menikah.
Siapa yang mau hidup denganmu? Kami akan tinggal dengan kakak.
Ingin tinggal dengan kakakmu!
Kau akan sadar ketika suamimu memukul kalian berdua.
Jika dia memukulku Aku juga akan memukulnya.
Tapi aku tidak akan meninggalkan adikku.
Halo!/ Halo!
Radha? Apa yang terjadi padamu?
Suraj!
Mengapa kau menangis?
Aku mengusir Prashant dari rumah hari ini.
Tapi kenapa?/ Suamiku memukulnya.
Tak seorang pun ingin dia tinggal di sini. Tidak ada yang menyukainya.
Aku tidak tahan melihatnya, dan aku menyuruhnya pergi.
Dengar Radha! tiap keluarga pasti pernah bertengkar...
...kau tidak perlu khawatir.
Aku ingin tahu kemana ia pergi.
Aku tahu kemana ia pergi. Aku akan membawanya tinggal denganku.
dan aku akan menjaganya. Oke?/ Kau satu-satunya yang kupercaya.
kau orang yang mengerti kesenangan dan kesedihanku.
Tidurlah sekarang. Oke? Dan berhenti menangis.
Kakak mengusirku dari rumah.
Kakak mengusirku dari rumah. itulah dirimu...
Seolah-olah dia senang mengusirmu dari rumah.
Hasmukh, buatkan makanan untuknya.
Dia menyuruhmu pergi, jadi kau tidak perlu menerima penghinaan.
Jadi kau bisa berdiri dengan kedua kakimu, mengerti?
Bukan begitu! dengan bekerja keras, dan melakukan sesuatu yang berguna.
Tidak, Suraj. Aku tidak bisa hidup tanpa adikku.
Aku merasa ini seperti akhir hidupku.
kau bisa makan tanpa dia, kan? Duduk dan makanlah.
Ada apa dengan dia?/ Amit-ji sedang berakting marah...
...dan dia tidak akan makan.
Jangan khawatir
Cepatlah makan, Amit-ji. Lalu aku menunjukkan sesuatu ...
dan kau akan lupa makan dan minum.
Lihatlah ini./ Apa itu?
Cabhi!/Cabhi!/ Basanti!/Basanti!
Kuthar!/Kuthar!/ Nastik!/Nastik!
Amit-ji mengendarai taksi di film-film itu!
Benar! Ini adalah kunci taksi itu!
Bisa aku bertemu dengannya?/ Tidak, tidak bisa. Dia sangat sibuk.
Jika ingin bertemu dengannya kau harus...
Ya! banyak yang harus kau lakukan!
Amit-ji akan datang bertemu denganmu.
Tapi kau harus berusaha, kau mau?
Tentu akan kulakukan.
Apa benar Amit-ji memberikan kunci ini untukku?
Apa yang kau pikirkan ...?
Kami dan Amit-ji adalah teman dekat?/ ya!
Apakah kita pembohong?/ Tidak.
Jadi kau cepat makanlah dan lalu pergi tidur.
Dan Berdiri di depan cermin dan berpose seperti ini...
tetapi kau bukan penjahat, Jadi jangan lakukan itu.
Saat kita disini, makan saja dan jangan memikirkan kakakmu.
Aku sangat merindukan kakakku.
Suraj! apa Prashant baik-baik saja?
Terimakasih kau mau menerimanya!
Mulai lagi!
Ini salah satu rumah dimana Suraj tidak berhenti dibicarakan!
Ini lagu yang sangat buruk. kau bisa gila jika mendengarnya.
Tapi siapa yang akan mendengarkan lagumu jika bukan diriku?
Aku akan datang besok.
Pergi hari ini.
Besok dan lusa aku ada urusan, Jadi ...
datang hari ini saja, lagi pula Aku mulai bosan disini.
Itu benar. Aku bosan juga.
Dia bosan di rumahnya sendiri. Tak ada yang menyanyi untuknya.
Maaf aku tidak bisa menyanyi. Apa yang bisa kulakukan?
Kau ingin aku mengirim sopir?/ Tidak, aku punya sopir.
Aku akan datang./ Pergi. Dan jangan kembali.
Pergilah!
Siapa yang menemukan telepon?
Jika aku bertemu dengannya, aku akan membunuhnya.
1... 2...
1, 2, 3, 4,
Tunggu. kau tidak boleh masuk./ Bilang Radha disini.
Siapa pun dirimu, tidak boleh masuk./ Bilang Suraj, Radha di sini!
Tapi dia sendang sibuk!/ Radha.
Suraj, apa dia orang baru?/ Apa kau gila?
Kau tidak mengenal Radha? pergilah!
Kenapa kau terlambat?/Tidak. Dia tidak membiarkan kumasuk.
Rekaman segera dimulai./ Benarkah? ayo.
Tuan!/ Hai.
Apa kabar? Aku tidak mengharapkanmu datang.
Aku tidak bermaksud datang ...
Namun Radha tidak punya sopir jadi aku...
Cuma bercanda! Ayo, silakan.
Lagu ini akan dipakai pada Film Aamir Khan.
gale mein laal "tie" dasi merah dileher
ghar mein ek chaarpaayii ranjang di rumah
takiya ek hai aur ham do ada kita dan satu bantal
ek hai razaai dan satu selimut
sardi kaisi jaayegi bagaimana menghilangkan dingin
kaho kaise humein nind aayegiii katakan bagaimana kita tidur?
sardi kaisi jaayegi bagaimana menghilangkan dingin
kaho kaise humein nind aayegiii katakan bagaimana kita tidur?
gale mein laal "tie" dasi merah dileher
ghar mein ek chaarpaayii ranjang di rumah
takiye ki fikar na kar Jangan khawatir dengan bantal
banuunga main khud razaai diriku akan menjadi selimut
gale se lagaa luunga aku akan memelukmu
o tose kaafi pila duunga dan kau akan kubuatkan kopi
gale se lagaa luunga aku akan memelukmu
o tose kaafi pila duunga dan kau akan kubuatkan kopi
saari duniya chain se soye seluruh dunia menjadi tenang
ham donon baaton mein khoyen kita hanyut dalam pembicaraan
tum se main Darti huun aku takut padamu
ko'i harkat na karo jangan merusak apapun
ek hai shart meri aku ada satu syarat
tum sharaarat na karo kau jangan merayuku
haaye yeh pasina kyon aa gaya hai hamdam hey, mengapa berkeringat sayang!
naa to kuchh soche tum kau tidak berfikir dua kali
na to kuchh sochen ham aku juga tidak
lage chaarpaayi mein sepertinya diranjang sana
kahin ek khaTmal hai ada pria yang nakal
tang mujhe karta hai ini sungguh menyusahkanku
tan mein halbal hai menggerayangi sekujur tubuhku
dushman khaTmal ko tujhse muhabbat hai pria nakal itu sangat menyukaimu
jahaan chaahe ho mein gaa sungguh pria yang beruntung
haaye kya qismat hai pergi kemanapun yang dia mau
abhi use dhuundhkar main aku sudah menemukannya
takdi sajaa duunga aku akan menghukumnya
abhi use dhuundhkar main aku sudah menemukannya
takdi sajaa duunga aku akan menghukumnya
gale mein laal "tie" dasi merah dileher
ghar mein ek chaarpaayii ranjang di rumah
takiya ek hai aur ham do ada kita dan satu bantal
ek hai razaai dan satu selimut
sardi kaisi jaayegi bagaimana menghilangkan dingin
kaho kaise humein nind aayegiii katakan bagaimana kita tidur?
gale se lagaa luunga aku akan memelukmu
o tose kaafi pila duunga dan kau akan kubuatkan kopi
khidki ke mein parde giraa duun akan kubiarkan tirai menutup
tum kah do to jika kau juga setuju
batti bujha duun lilin akan kumatikan
are baabaa na re na sungguh tidak bisa
batti na bujhaa dena lilin jangan dimatikan
waqt ka pataa nahin aku sungguh tidak tahu
kuchh na ho jaaye kahin apapun bisa terjadi
kahata huun sar ki kasam aku bersumpah padamu
zyaada na chheDuunga tidak mengganggumu lagi
is sharaafat ke liye sebagai gantinya
ek chumma luunga menciummu sekali
haaye qismat phuuTi nasibku yang buruk
kis ne laar kiya menyukai pria seperti ini
aise besabri se mengapa dengan pria ini
main ne kyon pyaar kiya aku bisa jatuh cinta
ab to majbuuri hai hal itu sudah terjadi
yeh ghaDi aa'i hai sekarang kau tak berdaya
saath sona hi paDe sekarang kita terpaksa
ek chaarpaayi hai tidur dalam satu ranjang
tere bharose ko aku tidak akan pernah
kabhi na dagaa duunga mengkhianati kepercayaanmu
tere bharose ko aku tidak akan pernah
kabhi na dagaa duunga mengkhianati kepercayaanmu
gale mein laal "tie" dasi merah dileher
ghar mein ek chaarpaayii ranjang di rumah
takiya ek hai aur ham do ada kita dan satu bantal
ek hai razaai dan satu selimut
sardi kaisi jaayegi bagaimana menghilangkan dingin
kaho kaise humein nind aayegiii katakan bagaimana kita tidur?
gale se lagaa luunga aku akan memelukmu
o tose kaafi pila duunga dan kau akan kubuatkan kopi
"Menyanyilah walau kau tak bisa menyanyi"
" Mandi dengan air es dingin sekali"
Mengapa kau disini?
Tak bisa tidur jadi aku menyanyikan lagu.
Sebuah lagu?
Tidak bolehkah aku bernyanyi?/ Mengapa kau harus mencobanya?
Kau tidak akan bisa bernyanyi sebagus Suraj.
Suaranya seperti sihir yang langsung masuk kehati.
Ayo, tidur lagi.
Jadi Suraj lebih bagus?/ Sangat bagus. aku suka lagunya.
Sekarang mari kita pergi ke tempat tidur sebelum tetangga datang memacu untuk aku.
Ayo./ sebentar.
Apa itu?/ Pil tidur.
Aku tidak bisa tidur malam ini.
aku juga tidak bisa tidur akhir-akhir ini. Aku minta satu.
Suatu hari, aku akan membuatmu menelan semua pilnya.
Aku minta./ kau tidak membutuhkannya. Ayo.
kau menelan pil tidur dan bernyanyi di tengah malam!
Pegang ini.
Apakah kau sudah tidur?/ Tidak, aku bermain! mengganggu!
Ada apa?/ Apa efek dari satu pil?
kau akan tidur semalaman.
Ada apa?
Dan dua pil?/ tidur dua malam, apa lagi ?
Apa? Ada apa?
jika menelan 3 pil?/ Satu pil, untuk tidur semalam .
Dua, untuk dua malam tidur. Dan semua pil untuk tidur abadi.
Selamanya.
Senang?
Aku boleh tidur sekarang? selamat malam.
Ada apa?
Sepak bola?/Tidak main bola. kakiku sedang sakit.
Voli!
Aku sudah minum pil, kan? aku ngantuk sekali.
Selamat malam!
Ini semua karenamu! Pil sialan.
Tidur di sisi tempat tidurmu./ Ini sisiku!
Halo!/ halo!
Paman, ini Prashant./ Bagaimana kabarmu, nak ?
Paman, aku merindukan kakakku. Boleh aku berbicara dengannya?
Kakakmu mandi di lantai atas./ Ada apa ini, Paman?
Setiap kali aku menelepon, kau berkata dia sedang ini.. sedang itu...
Paman!
Aku ingin bicara padanya hari ini. Tolong panggil dia. Akan kutunggu.
Mona!
Ya Pak!/ Apa kau Mona?
Denis Pak!
Aku tahu kau Dinesh. kau bukan Mona, kan?
Mona cuti hari ini./ Aku tahu. Apa aku bertanya?
Pergi./ Baik!
Sebentar! Kemari!
Ya Pak.
Aku minta nomor telepon Suraj./ Suraj siapa?
Itu orang yang suka menari-nari di atas panggung.
Oh. Orang yang menari seperti Michael Jackson?
Kenalkan aku padanya Pak. Aku hebat.../Diam!
Cepat cari nomornya./ Baiklah, Pak.
Sekarang!/ Ya Pak.
Michael Jackson, bergaya!
Nomornya Suraj 3619860.
Suman, Radha menyukai lagunya.
Tapi Gopal benar-benar menyukainya. Dia sangat memujiku.
kau bilang padaku bahwa kau menelepon Suraj saat aku dikantor
Jadi silakan. Bicara. Apa yang kau katakan?
Halo Suraj!
Ini Radha.
Hai Radha!
Apa kabar?/ Baik!
Aku membuat omelet hari ini./ Dari apa?
Dari telur!/ Bodoh!
Membuat omelet pasti pake telur! kau berbicara dengan istri orang!
Apa kau tidak malu bicara dengan orang seperti ini?
Tapi kau mengatakan padaku, kan?
Silahkan berbicara... Maaf aku mengganggumu.
Apa yang terjadi? Kalian belum pernah melihatku?
Apakah aku melakukan tarian Michael jackson di sini?
Pak, ini Mona./ Ya Mona .
Pak tolong datang ke rumahku./ Ke rumahmu? ngapain?
Ini jam kantor. Aku tidak bisa datang.
Aku punya masalah Pak!
Masalah apa? aku juga punya masalah!
Apa masalahnya melebihi masalahku?
Kau mau apa?/Bir./ Baik Tuan!
Pria mencintai milik orang lain melebihi miliknya sendiri.
Siapa yang kau bicarakan?/ semua orang dan segalanya.
Rumah orang lain, mobil dan masih banyak lagi ... dan juga istri mereka. .
Apa maksudmu itu? kau tidak membicarakanku, kan?
Tidak, bukan dirimu. Ini terjadi pada semua orang.
Cukup dengan filosofimu.
Dan ada hal didunia yang dilakukan setiap manusia.
Ayo kita ke kamar. Kita sudah terlambat. Ayo.
Kau pikir suamimu akan muncul? Biarkan dia ... dia akan tahu juga.
Apa masalahnya?/ Masalahnya adalah ketika gadis ...
berbicara kebenaran. Tidak ada pria mau mendengar kebenaran dari seorang gadis.
Kebenaran aku hanya mendapat uang dari suamiku, tidak kebahagiaan.
kau adalah orang yang bisa memberikan kebahagiaan.
Apakah kau tidak malu berbicara seperti sampah di sini?
Siapa kau?/ Siapa aku?
Seorang suami yang kerja tanpa tahu di mana istrinya!
Tidak seperti dia yang bersenang-senang dengan istri orang lain!
Aku tidak di sini dengan istrimu,kan?/ kau berbicara tentang istriku !
Apakah dia istrimu ...?/ Apa yang kau lakukan?
Apa masalahmu jika aku duduk dengan istri orang?
Jadi kau suka menggoda istri orang, benar kan?
Lepaskan tanganku! Dia suka menggoda istri orang lain.
Apakah kau terima jika dia berjalan dengan istrimu?
Dia gila.
Aku akan membunuhmu! Lepaskan aku!
Kau jangan pergi dengan dia! Yang kau lakukan salah.
Lepaskan aku!
Silahkan ikut denganku, Tuan.
Pak kau di sini ...? Ada apa?
Tidak ada apa-apa. Aku mau keluar.
Dan apa yang kau lakukan di sini?/ Aku di sini dari salon kecantikan.
Aku melihatmu saat sedang keluar.
Kau tampak khawatir. ... kau tampak cemas.
Tidak, aku tidak khawatir. Aku cuma mau pergi.
Jadi mari kita pergi./ Kenapa?
Kubilang, ada sesuatu penting ingin kubicarakan denganmu.
Oh ya ... waktu ditelepon, kan? Bicaralah?
Mari kita pergi, Pak. Silakan .../ Ayo.
Berikan padaku, Pak. Tolong beri padaku.
Ayo, Pak.
Apa masalahnya?/ Silakan duduk, Pak .
Aku tidak akan duduk. Sekarang katakan masalahnya.
Ini pertama kalinya kau di sini, Pak. Masuklah, aku akan memberitahumu.
Silakan duduk, Pak.
Aku sudah bertanya tapi kau belum bicara padaku.
Di mana suamimu?/ Dia pergi ke Delhi, Pak.
Apa masalahnya?
Kau ingin bicara atau menangis? Haruskah aku pergi?
Lihat tanda terbakar ini, Pak ... Suamiku yang melakukan ini.
Kenapa kau menceritakan semua ini?/ Mengapa kau tidak mengerti, Pak ?
aku mengerti semuanya. Tapi aku tidak suka semua ini.
Mona kau sudah menikah. Dan semua orang pernah bertengkar.
Tidak berarti harus memberitahukan orang lain tentang pertengkaranmu.
Aku tidak berbicara dengan orang lain. Tapi dengan seseorang yang aku cintai ...
Tidak.
Tidak benar berbicara cinta dengan yang lain, setelah kau menikah.
Mungkin kau tidak tahu ... tapi ini sangat menyakitkan.
Aku tahu.
Kenapa? apa perasaan wanita mati setelah pernikahannya?
Apa tidak ada hasrat dan keinginan lagi?
Jika seorang wanita tidak mencintai suaminya ...
Tak bisakah dia berbicara dengan orang yang ia cintai?
Apakah cintanya mati?
Aku sangat mencintaimu.
Tidak, kau tidak bisa mencintaiku. Karena kau seorang istri.
Dan tidak peduli bagaimana suamimu, baik atau buruk ...
dia masih suamimu.
Tidak masalah jika kau bisa menanganinya dengan caramu.
Tapi jika kau tidak bisa ...
Apa yang suamimu inginkan, harus terjadi.
Ini adalah norma pernikahan. Jika kau tidak mematuhi itu ...
Masyarakat akan mencacimu, memfitnah dirimu.
Tahu mereka akan memanggilmu apa? "Pelacur"
Aku tidak peduli masyarakat yang hanya berfikir kenyamanan mereka.
Aku tidak bisa hidup seperti ini. Aku ingin bertanya padamu...
berapa banyak pria yang kau kenal yang hidup dijalan yang benar?
kau bisa memanggil wanita "pelacur". Tapi apa sebutan pria jalang?
Hentikan omong kosong ini! Pernikahan antara pria dan wanita ...
terikat selamanya. Tidak bisa menyebutnya salah untuk membuktikan kau benar!
Dan apa pun itu, suami seperti dewa dimata istri.
Dia bahkan lebih besar.
Ketika wanita jatuh cinta, tak peduli betapa jahatnya pria itu...
ia sangat berarti baginya. Dan ketika dia membenci seseorang ...
Tak peduli betapa hebatnya pria itu, dia bukan apa-apa baginya.
aku tidak suka padamu. Tentu saja tidak.
Kau tidak seperti Suraj! tidak punya gaya berpakaian.
Dan aku benci kebiasaan merokok.
kau juga tidak bisa menyanyi. aku suka Suraj.
Aku suka segala sesuatu tentang dirinya. Meskipun aku hidup denganmu ...
Suraj tinggal di hatiku jiwaku.
Apakah kau buta? kau gila? Pemimpi sialan!
Bagaimana jika sesuatu terjadi padaku? Siapa yang menafkahi istriku?
Aku baru saja menikah./ Kau baru menikah?
Kau mau membunuh siapa saja hanya karena kau orang kaya?
Kau menabrakku dan berkata maaf! Itu saja!
Berhenti ... kau mau kemana? Dia menghancurkan motorku!
Penghargaan kecil ini tidak membuatku senang. aku punya mimpi ...
kau harus mendapat penghargaan "Penyanyi abad ini".
Aku ingin secara pribadi memberikannya padamu.
Maksudmu Itu penghargaan yang akan kau buat sendiri.
Tapi apa kau sungguh yakin akan memberikannya padaku?
Tentu./ 100%
Bagaimana kabarmu, Tuan? Silakan masuk.
Kudengar kau sangat sibuk? kau tidak ada rekaman hari ini?
Ada sekali. Aku rekaman di pagi atau sore hari.
Radha bilang suaraku akan putus jika berlebihan dalam rekaman.
Jika kau bernyanyi di pagi hari, kau akan berada di sini sore hari.
Jika kau bernyanyi di sore hari, kau akan berada di sini pagi hari.
Tapi di sini, kau pasti akan.../ APa kau memikirkan sesuatu ?
Tidak./ kau berpikir tentang sesuatu.
kau yakin . Apa itu ...?/ Aku hanya sakit kepala.
Aku akan membuat kopi untukmu./ Aku akan membuat sendiri.
Kau duduk dan mengobrol saja. Duduklah.
Tuan minum Aspro dan tidurlah.
kaulah sakit kepalaku.
Apakah dia punya alergi dengan Aspro?/ Aku tidak tahu.
Minum Saridon, Tuan. kau akan tidur dengan tenang.
Kau pergi saja ... dan semua akan baik-baik saja.
Kau tahu? Buatlah kopi untuk suamimu dan aku akan pergi.
Duduklah. Aku akan membuatkan segelas Horlicks untukmu.
kau masih ingat aku suka Horlicks?
Dia tidak melupakanmu. Bagaimana dia bisa lupa Horlicks?
Suraj, kau bilang kau ingin mengatakan sesuatu yang penting.
Nanti saja. Itu tidak penting. Uruslah suamimu dulu.
Kapan waktu rekamanmu besok?
Dia akan menelepon. Jadi, untuk apa bertanya?
Sudah waktunya aku melakukan sesuatu.
Apa yang terjadi? Apakah kau tidak tidur?
Kau mau kemana?
Dengar ...
Dengar ...ada apa? Apakah kau baik-baik saja?
Apa yang terjadi? Apa kau sakit?
Hatiku terbakar./ Kenapa? Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi!
Apa yang diinginkan suami? Apa yang diinginkan pria?
Hanya ingin istrinya mencintai dia melebihi siapapun di dunia ini.
Melebihi siapapun... tidak lebih..
Bahkan melebihi Tuhan. Jika ini apa yang kupikirkan ...
apa aku salah?/ Jangan berkata seperti itu.
Diam. Biarkan aku bicara.
Radha, kau telah berubah.
kau bukan Radha yang kukenal. kau telah lupa segalanya.
Tapi aku ingat masa kecil kita ...
Istana impian kita ... Aku adalah Raja, kau Ratu ...
Kakek menjadi...
Hati-hati!
Mimpi-mimpi yang kuimpikan. Dan kau menghancurkan semuanya.
Aku punya begitu banyak mimpi ... kau sudah berubah, Radha.
Jangan bicara seperti itu./Biarkan aku mengatakan apa yang kurasa.
Radha, aku tidak menganggapmu hanya sebagai istriku,
Aku menganggapmu seorang ibu, teman dan pendamping.
Aku melihatmu dengan semua cara yang kubisa.
Tapi kau tidak pernah berusaha untuk memahamiku.
Sebenarnya, kau bahkan mengatakan padaku...
Di malam pernikahan kita, ketika kubertanya siapa paling kau cintai...
kau berkata, Ibuku, adikku dan ...
Aku senang aku tidak bertanya lagi.
kau mungkin juga akan mengatakan Suraj
Tunggu di sini ... apa yang kau bicarakan?
Jangan berteriak!
Apakah kau pernah mencari tahu yang kusuka atau tidak kusuka?
Apakah aku suka teh? Apakah aku suka kopi?
Tapi yang kau tahu adalah Ia menyukai Horlicks
kau bilang padanya untuk meneleponmu setelah aku pergi dari rumah.
Kau pikir aku tidak tahu itu? Apakah aku bodoh?
Apa aku bodoh?
Aku pulang ke rumah setelah lelah bekerja seharian...
dan melupakan sesuatu tentang cinta ...
Aku bahkan harus memintamu untuk memberiku segelas air.
Tugas istri bukan hanya untuk berbagi tempat tidur bersama suami.
Mereka harus menyatu didalam hati.
Kau satu-satunya di hatiku. Tapi apa aku punya tempat di hatimu?
aku tidak tahu.
Tuhan memberikan bakat yang berbeda pada tiap manusia.
Jika seseorang bernyanyi dengan baik, seseorang yang baik ...
Tapi kau hanya memikirkan Suraj ...
Apakah kau mencurigaiku?/ Ya. aku mencurigaimu.
Aku ragu kau mencintaiku atau tidak.
kau menelepon orang luar di tengah malam dan bilang padanya ...
kau adalah satu-satunya yang bisa memahami kesedihanku ...
jadi apa yang harus kupikirkan?
Tidak hanya wanita yang jalan dengan pria lain kelewat batas, Radha.
Wanita yang bicara urusan keluarganya dengan pihak luar juga kelewat batas.
Tinggalkan aku dan pergilah.
Pergi ...?/ Ya.
Tinggalkan aku dan pergilah.
Kemana aku akan pergi?/ Kemana saja.
Kumohon, tinggalkan aku sendiri Selama beberapa hari.
Jangan katakan itu. aku tidak bisa hidup tanpamu walau sesaat.
Ketika aku sudah merasa tidak bisa hidup tanpamu walau sesaat...
Aku akan menghubungimu kembali. Sekarang pergilah.
Tidak.. Aku tidak akan pergi./ Kumohon pergilah.
Tidak...
Pergi!/ Aku tidak akan pergi.
Ada apa?/ Tidak ada. Ayo.
Radha sayang... apa kabar? Kau baik-baik saja.
Prashant, lihat siapa ini. Kakakmu ada di sini.
Radha Bagaimana kabarmu, sayang? Apa Gopal tidak ikut?
Dia tidak bisa meninggalkan pekerjaanya... mana Prashant?
Kakak! Bagaimana kabarmu? Kapan datang?
Barusan. Bagaimana kabarmu?/ Ku pikir kau sudah melupakanku.
Bodoh, aku selalu khawatir padamu./ Aku tahu Kak!
Bahkan setelah ibu meninggal, aku tidak pernah merasa aku tanpa ibu.
Tapi ketika berpisah darimu, Aku merasa menjadi yatim piatu ...
Tidak, jangan bicara seperti itu. Tidak boleh. Aku di sini sekarang.
kau harus tinggal beberapa hari disini.
Aku akan tinggal cukup lama disini.
Radha ... kau bertingkah seperti pembantu saat kau baru tiba.
Apakah Amit-ji tidak membantumu? Dan aku seperti idiot.
Ini dia, dan aku sudah meneleponmu kerumah.
Apa kau menelepon?/ Ya.
Siapa yang menerima telepon?
Neeta!
Bagaimana kabar laki-mu yang tanpa kumis?/Dia baik.
Harus lah. Dia punya istri sepertimu.
Kupikir aku harus menikah juga, Radha ...
dan punya 60 anak dalam beberapa bulan.
Dia adalah Suman,yang kubicarakan lewat telepon./Menikahlah dengannya.
Tidak, sampai kau bertemu dengannya dan menyetujuinya?
Aku tidak akan menikahinya!
Pernahkah aku melakukan sesuatu bertentangan dengan keinginanmu?
kau yang akan menikah. Jadi kau harus mengambil keputusan juga.
Pasti ada sedikit masalah di sini. kau tampak kesal hari ini.
Bukan apa-apa./ Kau terlihat payah hari ini.
Aku sakit kepala, itu saja./ Minumlah asprin dan pergi tidur ..
Aku baik-baik saja./ Kau sakit. Bangunlah.
Minta Prashant untuk memijatmu. Atau aku akan mencekiknya.
Aku banyak pekerjaan./ Akan kukerjakan.
Dimana Gopal? Dia membiarkanmu kesini sendirian?
Ya, aku menyuruhnya sendirian. Jadi kenapa?/Yang kau lakukan salah, Tuan.
Apa yang salah dengan itu?
Mereka berdua di telepon membuatmu sangat khawatir...
dan kau mengirim istrimu padanya?/ Aku tahu apa yang kulakukan.
Pria menikah untuk mendapat kebahagiaan dalam hidup, kan?
Tapi ketika hubungan menjadi beban dalam hidup ...
lebih baik tidak melanjutkannya./ Apa maksudmu?
Aku bisa memberi harapan bagus, Pak. Aku temanmu juga.
Aku kenal pengacara yang bisa menangani kasus perceraian.
Dialah yang menangani kasus perceraianku juga.
Itu adalah kebaikan yang dia berikan untuk istrimu.
Kau temanku?/ Ya.
Pemberi harapanku?/ Ya.
kau harus menyarankan untuk kita Bersama lagi. Bukan bercerai!
Pergi.
Dan dengar ...jangan menyarankan hal itu pada siapa pun lagi.
Kakak ....
Kakak ipar ...?/Aku tahu apa yang ingin kau katakan.
Jangan khawatir. Semua akan baik-baik saja.
Aku baik-baik saja.
Lihat?
Pergilah .. dan persiapkan untuk ujianmu, oke?
Kakak!/ Apa.
Kau tahu apa yang Suraj lakukan?
Aku tidak mengerti dia berubah setelah menjadi kaya.
Apa?/Dia telah melupakan kau dan aku!
Ada apa? Mengapa kau berteriak? Apa yang dia lakukan?
Apa yang dia lakukan? Dia akan menikah dengan orang asing.
Dia tidak memberitahu kita dan kita belum melihat gadis itu.
Dan juga dia menikah hari ini.
Menikah?/ Ya Menikah.
Dan dia mengirim Sekretarisnya Hansmukh untuk mengundang kita.
Tapi kami tidak akan datang. Katakan padanya.
Kakak kemarahan Prashant itu wajar.
Tapi apa yang bisa kulakukan? Semuanya terjadi tiba-tiba.
Tidak ada waktu untuk memberitahu siapa pun.
Aku akan datang.
Tidak ada yang lebih membahagiakan selain pernikahan Suraj!
Apa ia belum mengundang suamiku?
Aku akan langsung mengundangnya.
Kami akan bersiap-siap.
Lupa temanmu di hari pernikahannya.
Cinta kami yang membawa kami kemari.
Pertama selesaikan pernikahanmu dulu lalu beritahu kami.
Kakak, dia sekarang menjadi bintang./ Jangan berkata seperti itu.
Berita ini telah membuatku sangat bahagia ..
Lihat, dia belum menikah tapi dia akan menikah.
Kakakmu sangat cerdas. Belajarlah darinya.
Lupakan itu. Dimana Suman?
Ingin melihat Suman?
Tapi pertama-tama lihat itu.
Kau mulai sadar!
Apa ini? Mengapa kau melakukannya?
kau mungkin lupa ulang tahunmu tapi aku tak pernah lupa.
Cepat potong kuenya.
Tunggu suamiku datang.
Dia akan datang, kan?
Maaf, aku tidak bersamamu.
Tapi kau akan senang di manapun kau berada.
Permisi Pak!
Datewale? Ya?
Aku datang untuk mengundangmu.
Kenapa?
Ulang Tahun ... Suraj ...
Benar-benar aneh. Hari ini juga ulang tahun Suraj!
Tidak, ini ulang Radha Suraj cuma merayakannya.
Ulang tahun istriku.
Dan Suraj yang merayakannya.
Aku datang untuk menjemputmu.
Apa yang akan kulakukan di sana?
kau berada di sana begitu juga Suraj dan Radha dan kue.
Apa yang akan kulakukan di sana?
Haruskah aku memakai topi dan menjadi badut?
Bagaimana bisa ulang tahun Radha dirayakan tanpamu?
Pasti bisa, Ini akan dirayakan.
Sekarang pergilah. Nikmati pestanya.
Semuanya sudah menunggumu./ Aku tidak akan datang.
Apa kau tidak dengar ..?/ Aku akan pergi.
Dia membuat kita menunggu. Mereka bermain biola juga lama.
Kapan dia datang?/ kau tenanglah.
Dia pasti akan datang.
Potonglah sedikit. Dia tidak akan tahu.
Aku bilang dia akan datang./ Dia tidak datang .
Apa?
Apakah ada masalah?
Apa itu surat?/ Bukan, formulir untuk Radha .
Radha, Sayang!
Apa itu?/ Tidak tahu.
Kau gila.. kita sedang rekaman!
Gopal mengirimkan peringatan perceraian untuk Radha.
Apa?/Ya dan Radha tidak datang sendiri.
Gopallah yang telah mengusirnya dari rumah.
Begitu banyak yang terjadi tapi aku tidak menyadarinya!
Apa yang kau lakukan sampai dia ingin bercerai?
Katakan Radha!
Mengapa kau tidak bicara?
Aku bosan bertanya.
Dia tidak akan menjawab. Hanya menangis!
Aku ragu saat dia meninggalkan rumah sendirian.
Apa masalahnya?
Apa yang bisa kubantu jika kau tidak menceritakan masalahnya?
Baiklah. Aku akan pergi dan bertanya padanya!
Jangan Suraj, kau tidak boleh pergi ke sana.
Jangan bicara seperti anak kecil!
Jika aku tidak pergi, siapa yang akan bertanya padanya?
aku tidak tahu. Tetapi kau tidak boleh pergi ke sana.
Kau tidak memberitahu dan Suraj tidak boleh pergi ke sana.
Bagaimana kita tahu apa yang terjadi?
Ingat satu hal Kakak!, jika dia mempermainkan hidupmu...
aku tidak akan mengampuninya!
Diam Prashant. Aku sungguh tidak tahu mengapa ia melakukan hal ini.
Mengapa dia mengirim peringatan perceraian?
Jika Suraj pergi ke sana dan bicara sesuatu yang tidak benar ...
Masalahnya akan bertambah buruk.
Hidupku akan hancur.
Apa kau ingin hidupku menjadi hancur?
Apa kau pikir kita senang melihatmu menangis?
Siapa yang berbicara tentang merusak kehidupan?
Aku tidak tahu apa-apa tapi kau tidak boleh ke sana!
Mengapa tidak?
Katakan padaku mengapa tidak!
Mengapa tidak?
ham ne tum se tum ne hamaara Kita berdua menjalani hubungan
rishtaa joda gam se dengan kesedihan
ek wafaa ke sivaa terlepas dari kesetiaan
kaunsi khataa hui thi ham se kesalahan apa yang ku buat?
kabhi bandhan juda liyaa kadang hubungan kita menguat
kabhi daaman chhuda liya kadang janji kita terurai
kabhi bandhan juda liyaa kadang hubungan kita menguat
kabhi daaman chhuda liya kadang janji kita terurai
kabhi bandhan juda liyaa kadang hubungan kita menguat
kabhi daaman chhuda liya kadang janji kita terurai
o saathi re oh cintaku
kaisa sila diya yeh vafaa ka Balasan apa yang kudapat dari kesetiaan ini
kaisa sila diyaa Balasan seperti apa
kaisa sila diya yeh vafaa ka Balasan apa yang kudapat dari kesetiaan ini
kaisa sila diyaa Balasan seperti apa
tere vaade vo iraade semua janjimu dan niatmu
o mitwaa re oh kasihku
sab kuchh bhuula diya yeh vafaa ka itu semua sudah terlupakan
kaisa sila diyaa Balasan seperti apa
sab kuchh bhuula diya yeh vafaa ka itu semua sudah terlupakan
kaisa sila diyaa Balasan seperti apa
meri yaadon mein tum ho kau ada dalam ingatanku
meri saanson mein tum ho kau ada dalam nafasku
magar tum jaane kaisi tapi siapa yang tahu
galatfahami mein ghuum ho kau sudah salah faham
tumhaare ghar ko mandir rumahmu kuanggap kuil
devta tumko banaa liyaa kau kuanggap dewa
tumhaare ghar ko mandir rumahmu kuanggap kuil
devta tumko banaa liyaa kau kuanggap sebagai dewa
tere vaade vo iraade semua janjimu dan niatmu
o mitwaa re oh kasihku
sab kuchh bhuula diya yeh vafaa ka itu semua sudah terlupakan
kaisa sila diyaa Balasan seperti apa
sab kuchh bhuula diya yeh vafaa ka itu semua sudah terlupakan
kaisa sila diyaa Balasan seperti apa
umar bhar so na sakenge Aku tidak akan bisa tidur
kisi ke ho na sakenge tidak bisa mencintai orang lain
ajnabi to ho jaa'o kau berubah menjadi orang lain
gair ham ho na sakege aku tidak bisa memahamimu
kisi begaane ki khaatir demi orang tak dikenal
tum ne apnon ko bhuula diyaa kau tega melupakanku
kisi begaane ki khaatir demi orang tak dikenal
tum ne apnon ko bhuula diyaa kau tega melupakanku
tere vaade vo iraade semua janjimu dan niatmu
o mitwaa re oh kasihku
sab kuchh bhuula diya yeh vafaa ka itu semua sudah terlupakan
kaisa sila diyaa Balasan seperti apa
sab kuchh bhuula diya yeh vafaa ka itu semua sudah terlupakan
kaisa sila diyaa Balasan seperti apa
sab kuchh bhuula diya yeh vafaa ka itu semua sudah terlupakan
kaisa sila diyaa Balasan seperti apa
Kuda, apa yang kau lihat?
Apa aku terlihat lucu?
Kau tahu mengapa aku mabuk?
Tidak tahu? Lalu kenapa kau menatapku?
Kenapa ...? Akan kuberitahu.
Masalah istri!
Istriku selingkuh.
Istriku selingkuh.
Kau tahu! ketika seseorang Istri selingkuh...
Lalu dia ... benar-benar selesai.
Seperti ini.
Apa kau sudah menikah?
Belum.
Bagus sekali!
Jangan menikah!
Aku lajang!
Radha sangat keras kepala.
Dia tidak punya otak. bodoh!
Aku pulang. Aku agak gila.
Aku sedikit marah.
Jadi aku sedikit memakinya. Dan apa yang dia lakukan?
Mengemasi barang dan meninggalkan rumah.
Tapi tidak masalah!
Aku marah, dia juga. Jadi tidak ada masalah.
Tapi dia seharusnya kembali keesokan harinya.
Dia seharusnya kembali untuk meminta maaf padaku.
Dia seharusnya memberiku kesempatan minta maaf, kan?
Tapi tidak ...
Dia dengan tenang pergi ketempat adiknya dan tinggal disana.
Tidak masalah.
Tapi dia harus menelepon sekali.
Dia seharusnya sekali menelepon suaminya.
Kita serumah dan dia tahu nomor teleponnya.
Tapi Suraj ...
Sebentar!
Tapi istriku menghubungi Suraj 4 kali, bahkan 5 kali sehari.
Dia meneleponya 5 kali!
Kumohon jangan bilang siapa-siapa.
Tapi dia tidak menelepon suaminya sekalipun.
Sekalipun tidak pernah!
Dia menulis surat untukku!
Aku di Delhi.
Apa kita ada di Calcutta dan berbicara?
Apa kau mendengarkanku?
Pasti mendengarku.
kau punya dua telinga yang panjang!
kau mendengar semuanya.
Bagus. Terimakasih.
Kau tidak punya kaki.
Jika punya kaki, kau bisa mengatakan pada Radha semua ini.
Tapi tidak punya kaki ...
Tolong bilang padanya lewat telepon!
Tidak punya tangan juga.
Tidak punya tangan dan kaki, cuma telinga. Kau bisa apa?
Anakku .../ Apa katamu?
Gopal anakku./ Bicaralah.
Gopal, anakku./ Bicaralah ada apa?
Aku Paman.
Haruskah kupergi memberitahu Radha bagaimana perasaanmu?
Untuk apa?
Karena kau bisa jalan?
Dengar kuda!
Paman bilang ingin mengatakan pada Radha segalanya ...
karena dia punya kaki.
Jadi, kau punya kaki?/ Ya.
Tapi kau tidak mirip kuda.
Tapi nak ...
Tidak perlu menasehatiku, Aku juga tidak butuh simpati.
Jika kau punya kaki, pergi ke tempat tidur dan tidurlah
Pergilah!/Anakku./ Cukup!
Halo!/ Ini Suraj.
Ya ada apa?
Aku ingin bertemu dirimu./ Tidak
Aku tak bisa bertemu sekarang./ Kumohon dua menit saja, Tuan!
Aku sibuk tidak bisa bertemu denganmu saat ini...
Silakan menutup telepon./ kau harus menemuiku, Tuan.
Untuk apa?/ Aku mau...
Aku mau bicara denganmu, Tuan./ Aku tidak perlu. Tutup teleponnya.
Tidak peduli kau berada dimana... Aku harus bertemu denganmu.
Kumohon, Tuan!
Kau dimana sekarang?
Tunggu di sini./ Radha, kau ...? Selamat datang.
Paman apa dia baik-baik saja?
Dia baik-baik saja dan baru saja keluar.
Tapi kenapa kau begitu khawatir?/ Tidak apa-apa, paman...
Ayo masuklah./ Aku akan masuk...
Ketika ia datang untuk menjemputku.
Apa kabar Tuan Gopal?/ Siapa kau?
Aku Suraj, kau tidak mengenalku?/ Tidak, Siapa kau?
Bukan siapa-siapa.
Tapi mengapa kau lakukan ini pada Radha?
Ini dia. Siapa kau bertanya seperti itu?
Selain kau, aku satu-satunya yang bisa bertanya tentang Radha.
Katakan, apa yang ia perbuat? Apa yang dia lakukan?
Dia tidak melakukan kesalahan. Kau yang melakukannya.
Aku?/ Ya!
Kau bicara seperti orang gila./ Aku gila ...?
Itu sangat konyol./ Aku konyol?
Kau anggap apa istriku? Ada hubungan apa dengannya?
Apa kau kakaknya? Sepupunya?... Apa hubunganmu dengannya?
Hanya inikah hubungan dalam hidup?/ Oh ya. Apa lagi?
Kau cuma tetangga, jadi mengapa ke rumahku sepanjang waktu?
Tidakkah kau tahu, aku benci ketika kau datang ke rumahku?
Berapa kali kau mau menelepon istri orang dalam sehari?
4 kali? 8 kali? 10 ...? Kau tahu betapa sakitnya aku?
Di sana, di rumahku, di depanku, kau bilang...
kau ingin anak untukmu sendiri? Untukmu?
Kau... Kau penjahat!
Jadi aku penjahat?/ ya!
Lalu siapa kau?
Kau suaminya, kan?
Kaulah yang tidur dengannya, bangun dengannya,
Apa kau tidak percaya padanya?/ Tidak, aku tidak percaya.
Aku tidak mempercayainya. Dia mencintaimu dan memujimu.
Aku suami dalam nama saja. kau yang seharusnya menikahinya.
Aku cukup mendengar omong kosongmu!
Ini menjadi rumit karenamu./ Karena aku./Karena kau!
Tunggu sebentar. kau bilang ini rumit karenaku.
Ambil ini. Ini menjadi rumit karenaku? Ambil ini.
Aku tersiksa setiap hari hanya karenamu.
Aku lebih suka kau menghabisiku selamanya. Ini tembak aku
Tembak aku!
kau bilang ini rumit karenaku!
Bila kau sudah menikah dan istrimu bicara pada seseorang ...
Diam-diam, di tengah malam
Katakan mana yang membuat rumit?/ Pada diam-diam ...?
Oh ya. Diam-diam./ Tidak di depanmu?
kau bilang aku yang membuat rumit?/ kau yang membuat rumit!
Aku aneh?/ kau orang aneh!
kau bilang aku aneh! kau akan sadar saat sudah menikah!
Kau tidak percaya istrimu, Malaikat wanita itu!
Kau sangat aneh!
Aku tidak akan membiarkanmu!
Kecurigaan yang tidak masuk akal!
Seperti pria hebat dengan pikiran yang sempit!
Dia bicara Omong kosong tentang Radha dan aku.
Aku sabar karena Radha, jika tidak aku pasti membunuhnya.
Aku akan meneleponnya./ Sebelum mencurigaimu...
ia seharusnya tahu bahwa kau dan Radha adalah teman masa kecil.
Apa ?/ Teman. Itu saja.
Jadi ini semua kesalahanku./ Bagaimana bisa?
Karena sikapku pada Radha sama seperti sebelum ia menikah.
Sebelum?/ aku bercanda, seperti biasa.
Trus? Kau teman masa kecilnya./ Kau tahu Radha teman masa kecil.
Aku tahu itu, Amit & Radha juga. Tapi bagaimana dia bisa tahu?
Dia jelas akan berpikir bahwa Radha dan aku berselingkuh.
Apa yang dicurigai?/ Jika istrimu bertemu pria lain ...
Bagaimana perasaanmu? Jika itu istriku, aku akan membunuhnya.
Dan dia tidak melakukan apa pun./ Apa itu masalahnya?
Dia seharusnya bilang pada kalian ia tidak setuju kalian bertemu.
Bagaimana bisa bilang? Dia bahkan tidak senyum saat berkata "Halo"!
Karena kecurigaannya, ia telah menghancurkan kehidupan Radha.
kau tidak mengerti.
Bukan dia yang menghancurkan hidup Radha! tapi aku.
Dengan kecerobohanku.
Jika aku telah mengubah rumahnya menjadi neraka...
Aku akan mengubahnya menjadi surga juga.
Neeta!
Aku di sini untuk bertemu Gopal. Apakah dia ada?
Kakakku tidak ada.
Dengar.
Aku bisa mengerti jika Gopal sangat membenciku ..
dan ia tidak menyukai aku bertemu dengan Radha.
Tapi Radha dan aku telah berteman sejak masa kecil.
Kita seperti kakak dan adik. Itu yang mau kukatakan pada Gopal.
Tapi dia tidak mau mendengarkan.
Kumohon bicaralah padanya...
atau mereka berdua akan menghancurkan kehidupan mereka.
Dan aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri.
Mungkin aku tidak berarti apa-apa dalam hidupmu...
tapi yang kau lakukan sangat berarti bagiku.
Kumohon, demi Gopal dan untuk kakak iparmu!
Terima kasih!
Penghargaan untuk tahun ini untuk penyanyi pop terbaik
Jatuh pada penyanyi Suraj.
Suraj penerima penghargaan pertama dari institut di Mumbai.
Selamat Tuan Suraj!
Kami ingin mengajukan pertanyaan
Yang juga ditanyakan para Fans tentang penghargaan ini
Apakah kau berharap memenangkan penghargaan ini?
Tidak, aku tidak berharapan, tapi ....
...penggemarku yakin aku akan mendapat penghargaan ini.
Bagaimana perasaanmu setelah menerima penghargaan ini
Aku merasa senang serasa jadi orang terhebat.
Kapan kau berencana menikah?/ Segera.
Hai suraj selamat atas penghargaanya./Terimakasih.
Aneh. Semua orang telah menelepon, tapi Radha tidak menelepon.
Siapa ini?/ Ini Radha. Nyonya Gopal.
Tolong berikan pada Tn Gopal./ Dia sudah tenang ...
dan hidup damai. Mengapa kau mengganggunya?
Tapi .../ Tolong tutup teleponnya.
Radha!
Kau kenapa? Seluruh dunia menelepon memberi selamat padaku..
Kau satu-satunya yang tidak meneleponku.
kau percaya itu!
Aku memenangkan penghargaan penyanyi milenium terbaik.
Aku ingin kau hadir ketika aku, menerima penghargaan ini.
Radha, aku mengerti kesedihanmu.
Tapi aku akan bersamamu. Aku akan membenahi semuanya.
Kau harus menemaniku mengerti?
Kau harus datang, Oke?
Aku harus pergi.
Suraj!/ Ya?
Aku tidak akan datang./ Apa yang kau katakan?
Itu adalah kesalahanku ... Aku tidak memahaminya.
Aku anak baik, kakak yang baik, dan teman yang baik.
Tapi aku tidak pernah bisa menjadi istri yang baik.
Jika aku tahu dia tidak suka aku bicara denganmu...
aku tidak akan pernah berbicara denganmu.
Jika kau mau aku baik-baik saja...
Kumohon pergilah dan jangan kembali lagi.
Pergilah.
Baiklah. Jangan menangis. Aku pergi.
Ada apa, Suraj? Kenapa kau tidak menjawab panggilanku?
Ada apa?
Maafkan aku, tapi aku tidak mengenalmu.
Kau tidak mengenalku, tapi aku tahu dirimu.
Aku Suman.
Silakan duduk./ Aku kemari tidak untuk duduk.
Maafkan aku karna mengatakan ini Tn Gopal!
Kau bukanlah orang baik.
kau bahkan bukan suami yang baik./ Maaf apa maksudmu?
Apa kau menghormati orang lain? Apa kau peduli perasaan mereka?
Apa kau mengerti perasaan istrimu?
Aku seharusnya tidak ikut campur dalam urusan keluargamu.
Untuk alasan apapun kau mengusir Radha keluar dari rumah ...
Tapi mengapa kau menyalahkan Suraj-ku untuk masalah ini?
Jika kau tidak bisa memahami Istrimu Radha...
Bagaimana bisa kau memahami Suraj?
Jika kau tidak suka Suraj dan Radha saling berbicara...
kau seharusnya memberitahu mereka.
Jika Suraj meneleponku 10 kali setiap hari...
ia berbicara tentang Radha setidaknya seratus kali.
Tapi aku tidak pernah mempermasalahkan hal itu.
Karena aku tahu perasaannya. Aku jatuh cinta dengan Suraj.
Suaranya, kebahagiaan dan lagu-lagunya sudah cukup bagiku.
Tapi kau tidak bisa memahami Radha meskipun suaminya.
Aku memang buta.
Aku tidak bisa membedakan hitam dan putih.
Aku bahkan tidak bisa melihat wajah seseorang.
Tapi aku yakin bisa mengenali perasaan pria.
Dan aku mengenal Suraj dengan baik. Dari hati dan jiwa.
Dan kau meskipun bisa melihat semuanya.
Meskipun begitu, setelah tinggal dengan Radha berhari-hari ...
kau tidak bisa memahami perasaan istrimu?
Aku sungguh kasihan padamu.
Tn Gopal, Setelah menikah, suami adalah segalanya bagi istri.
Dia seperti Tuhan ... Radha tidak bersalah dan mulia.
Hal ini terjadi dalam setiap kehidupan manusia.
Hubungan tidak selalu lancar.
Tapi kita harus mengatasi kelemahan kita.
Hilangkan kesombongan menjadi suami sementara waktu ...
dan lakukan pencarian jiwa ... kau akan melihat kebenaran.
Aku Milikmu Tercinta
Aku harus bertemu dengan Radha.
Aku mulai membenci diriku sendiri.
Aku orang jahat atau baik? aku tidak tahu.
Yang kutahu orang-orang di sekitarku semuanya baik.
Suraj, Prashant ... mereka semua berbesar hati.
akulah satu-satunya orang yang egois.
Setiap orang memiliki masalah.
Kita harus menghadapi mereka.
Tapi aku tidak bisa menghadapinya.
Tapi sekarang aku mengerti, dan harus memberitahu Radha ...
Aku harus segera bertemu Radha. Sekarang.
Satu pil, untuk tidur semalam. Dan dua untuk tidur dua malam.
Dan Semua pil untuk tidur selamanya.
mahafil mein kepada semua orang
hai sab lok meraa salaam Kuucapkan salamku
dilwaalon Para penggemar
sun meraa payaam Dengarkanlah pesanku ini
dil ki kahaani main kisko sunaauun Pada siapa harus bercerita isi hatiku
baat yeh dil ki main tum ko bataauun Akan kuberitahu masalah dalam hatiku
dil ki kahaani main kisko sunaauun Pada siapa harus bercerita isi hatiku
baat yeh dil ki main tum ko bataauun Akan kuberitahu masalah dalam hatiku
baat hai dil ki dil ko pataa hai hati ini mengerti dan khawatir
baat hai dil ki dil ko pataa hai hati ini mengerti dan khawatir
kya bataauun aur kya main chupaauun apa yg harus kukatakan dan tidak kukatakan
dil chhod aaya siapakah yang tahu
jaane main kahaan dimana kusimpan hatiku
dil tod aaya siapakah yang tahu
jaane main jaane main kahaan dimana kuhancurkan hatiku
pyaar agan hai pyaar lagan hai Cinta itu membara cinta itu rindu
pyaar hai mira pyaar kishan hai cinta itu rahasia cinta itu dewa kishan
pyaar agan hai cinta itu membara
pyaar lagan hai cinta itu rindu
pyaar hai mira pyaar kishan hai cinta itu rahasia cinta itu dewa kishan
dil ke meri aawaaz ho tum kau adalah suara hatiku
dil ke meri aawaaz ho tum kau adalah suara hatiku
git huun main aur saaz ho tum aku musik dan kau nadanya
dil chhod aaya siapakah yang tahu
jaane main kahaan dimana kusimpan hatiku
dil chhod aaya siapakah yang tahu
jaane main jaane main kahaan dimana kuhancurkan hatiku
raat naa aaye jika malam belum tiba
chaand naa nikle maka bulan tidak muncul
mausam badale walaupun cuaca berubah
tuu naa badale semoga kau tidak akan berubah
raat naa aaye jika malam belum tiba
chaand naa nikle maka bulan tidak muncul
mausam badale walaupun cuaca berubah
tuu naa badale semoga kau tidak akan berubah
tum naa badalna saathi mere Janganlah kau berubah sayangku
tum naa badalna saathi mere Janganlah kau berubah sayangku
saath hi chalna saathi mere kita berjalan bersama sayangku
dil chhod aaya siapakah yang tahu
jaane main kahaan dimana kusimpan hatiku
dil chhod aaya siapakah yang tahu
jaane main jaane main kahaan dimana kuhancurkan hatiku
saathiyaa sayangku
tuu ab to aa bhi jaa Datanglah padaku sekarang
sun le tuu ab dil ki sadaa dengarkanlah kata hatiku ini
Apa-apaan ini?
Aku tahu apa yang terjadi.
kau meninggalkan rumah. Dan mau meninggalkan dunia juga?
kau tidak berpikir apa yang akan terjadi padaku tanpamu?
kau tidak perlu mengatakan apapun. Aku datang untuk menjemputmu.
Aku tahu ini semua kesalahanku.
Aku minta maaf..
Tidak, jangan katakan itu ... ikut saja denganku. Itu saja.
Aku.../Baiklah. Kau mau bilang apa?
Atau kau mau bilang aku tidak membolehkanmu bicara. Silahkan
Maafkan aku./ Aku juga.
Aku Milikmu Tercinta
Aku Milikmu Tercinta
Aku Milikmu Tercinta
Dimana Suraj?
Hadirin sekalian!
Aku ingin memberi berita baik pada kalian.
Yang tidak terbayangkan oleh kalian, apa yang mau kukatakan
Teman hidup dari penyanyi favorit kalian Suraj!
Dia berada disini. Sekarang aku memintanya...
untuk naik ke panggung dan memberi penghargaan pada Suraj!
Suman-ji maukah kau memberi kata sambutan
Suraj, apa yang akan kukatakan?
Apa saja.
aku sangat senang hari ini. Dan aku ingin mengatakan sesuatu.
Dikatakan bahwa di balik setiap kesuksesan ada seorang wanita.
Di balik kesuksesan Suraj, ada orang lain, bukan aku.
Aku ingin dia memberikan penghargaan ini pada Suraj-ku.
Aku menyesal, dia tidak berada diantara kita hari ini ...
dan aku diberi keberuntungan memberikan penghargaan.
Terima kasih.
Apa Suman katakan tadi adalah benar.
Di balik setiap pria sukses ada seorang wanita.
Itu tidak berarti dia harus pacarnya atau istrinya.
Itu bisa jadi wanita mana pun. Istrinya, putrinya, ...
Adiknya, gurunya ... seorang teman.
Aku tidak ingin mengambil penghargaan ini dari Radha.
Tapi aku ingin memberikan padanya. Karena ini adalah impian Radha.
Suman, Radha datang bersama Gopal.
Teman-teman... dialah Radha.
Gadis yang mau kuberi penghargaan naik ke panggung.
Radha ini Suman./ Suman?
Bagaimana kabarmu?/ Baik.
Suraj, maukah kau memaafkanku?
Tn Gopal, akulah yang harus meminta maaf.
Ada kesalahanmu, ada kesalahanku dan ada kesalahan kita.
aku hanya baru mendengarmu...
kau sangat cantik./ Kau juga baik.
Suraj, Aku ada permintaan sedikit!/ Apa ?
Bisakah mengajariku bernyanyi?
Itu bukan permintaan kecil. Ini permintaan besar.
Tidak ada kesempatan ... itu nyaris mustahil.
Translate by Zambronk_lah
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.