All language subtitles for Cry.For.The.Bad.Man.2020.

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Enam Bulan Kemudian

Malam, Ny. Kane.

Ini bisa terjadi dengan dua cara.

Kau keluar dan dengarkan tawaran kami,

Atau kami bisa masuk.

Jika kami harus masuk,

Takkan ada ruang untuk negosiasi.

Sudah kubilang dia akan mendengarkan hal yang logis.

Tak ada yang ingin aku katakan kepada kalian.

Itu bagus, karena banyak yang kami ingin katakan kepadamu.

Aku mengerti pengacara Yahudi ayah kami...

...memberimu tawaran yang sangat adil untuk tempat ini.

Aku tidak menjual.

Aku sudah dengar.

Itu juga disayangkan.

Mereka akan segera membiarkanmu mati di sini, wanita tua.

Kau tahu, ayahku... Dia menjadi lunak karena faktor usia.

Aku dan saudara-saudaraku,

Kami hanya berpikir bisa berusaha meyakinkanmu.

Pikiranmu salah.

Dia tidak tertarik.

Tak apa, JR.

Kita hanya belum memberinya kesempatan...

...untuk menolak tawaran kita./ Apa yang kau lakukan?

Itu adalah kontraknya.

Sama seperti yang Tn. Rosenburg tunjukkan kepadamu.

Saudara-saudaraku akan kembali besok malam mengambilnya.

Dan sudah ditanda tangani.

Bantulah dirimu sendiri, Nyonya, terima uangnya.

Ayo, semua.

Berikan Ny. Kane kesempatan untuk memikirkan ini.

Dan kau bisa simpan pisau itu.

Jika kami kembali besok malam dan tidak ada kontraknya...

Kau mungkin membutuhkan itu.

Kau bilang ini ulah Wayne?

Itu benar.

Ya, ini tak terdengar seperti dia.

Jejak bannya ada di sana.

Masalahnya adalah, aku tak melihat ada kejanggalan di sini.

Mungkin hanya anak-anak yang bermain-main.

Mungkin.

Kau berusaha semampunya.

Kurasa jika kami temukan anak-anak itu di propertimu,

Kami akan membawanya untuk diajak bicara,

Tapi aku hanya punya jejak ban, perkataanmu...

Yang bilang ada truk yang masuk berbeda dari mobilmu,

Melakukan aksi akrobat.

Itu mereka./ Buktikan.

Kau mau sedikit saran, Bu?

Aku mau kau melakukan tugasmu.

Kabar yang beredar jika Bill Senior memberikan tawaran untuk tempat ini.

Terimalah.

Aku tidak menjualnya.

Ya, dan kami turut prihatin mendengar suami meninggal.

Tapi kau, wanita seusiamu dengan tanpa kehadirannya...

Aku tak bisa terus datang ke sini...

...setiap kali anak-anak ini melakukan keusilan.

Keusilan?

Jejak ban, pengerusakan, penerobosan masuk... Mungkin.

Itu mereka./ Katamu.

Kau melindungi mereka.

Kau mungkin sebaiknya jaga nada bicaramu, Bu.

Kau sedang bicara dengan aparat.

Aku akan mengatakan ini sekali.

Jika aku mendapati kau melebih-lebihkan rinciannya...

Aku akan kembali ke sini dan memenjarakanmu...

...karena mengajukan laporan palsu.

Itu jelas?

Nyonya.

Pyle.

Ada apa, Ibu?

Ini tidak benar.

Deputi sudah melihat ini?

Jessie menikahi seorang MacMohan.

Dia salah satu dari mereka.

Ibu.

Ibu, kau harus langsung menemui Sherif.

Mungkin surat kabar.

Ini tidak benar!

Kau mendapatkan pisau yang mungkin dipenuhi sidik jari.

Kontrak dengan nama ayahnya yang tertulis di sana.

Itu cukup jelas apa yang terjadi!

Setidaknya tinggallah denganku malam ini.

Kau takkan tinggal di sini sendirian lagi.

Kau dengar aku?

Ibu, orang-orang ini takkan menerima jawaban penolakan.

Ini serius!

Ibu, kau harus dengarkan aku.

Aku tahu kau merindukan ayah,

Tapi dia tak lagi di sini untuk melindungimu.

Kembali ke...

Ini rumahku.

Maaf.

Ibu membangun kamar ini. Ibu juga yang membangun kamarmu.

Aku tidak tahu.

Tak ada yang berpikir untuk bertanya.

Tak satupun yang pernah berpikir untuk bertanya.

Ibu.

Kewanitaan bukanlah penghalang.

Ingat itu.

Ibu sayang ayahmu.

Masih begitu, tapi ibu tidak di sini untuk dia.

Ibu di sini untuk diriku sendiri.

Astaga, kalian tidak berhasil dengan wanita.

Persetan denganmu./ Aku butuh bir lagi.

Ini juga giliranmu./ Aku juga minta satu.

Kocok.

Kau terus memintaku mengocok, aku akan mulai curang.

Ayolah. Ayo./ Kau tak cukup cerdas untuk curang.

Kau tak perlu cerdas untuk curang, berengsek.

Kau harus cerdas agar tidak tertangkap curang.

Jika kau cerdas, kau takkan curang.

Belum ada salah satu dari kita yang tertangkap.

Apa, maksudmu kau sudah curang selama ini?

Dia hanya berusaha mempengaruhimu, Derrek.

Aku tahu itu./ Sama seperti yang ayah bilang,

"Berjudi itu 50% psikologi, dan 50% dewi keberuntungan."

Dia memang mengatakan itu./ Benarkah?

Jangan coba itu denganku.

Jadi kau curang atau tidak?/ Itu tidak penting.

Menurutku penting. Ini penting.

Bisa kita bicara tentang malam ini?

Tak ada yang perlu dibicarakan.

Setuju untuk tidak setuju.

Kurasa ada banyak yang perlu dibicarakan.

Ada yang kau pikirkan, JR?

Wanita tua keras kepala itu takkan tanda tangani dokumennya.

Dia tak punya pilihan.

Ayolah, Wayne. Ini tidak sama seperti judi.

Kartu apa yang akan kau mainkan,

Saat wanita itu mengikuti gertakanmu?

Siapa bilang aku menggertak?/ Tunggu dulu...

Kita tak berencana melukai wanita ini, 'kan?

Berencana? Tidak./ Ya. Tidak?

Apa yang dia bicarakan?

Kurasa maksudnya adalah,

Apapun yang terjadi biar terjadi.

Tak ada rencana./ Apa itu terdengar...

Apa itu terdengar seperti ancaman untukmu?

Karena bagiku terdengar begitu.

Kau tahu, semalam mungkin baik,

Dia mendengarkan perkataan kita, aku paham itu.

Tapi kau ingin membawa ini lebih jauh?

Kau ingin berbuat lebih? Beritahu aku.

Beritahu aku rencananya. Aku mau jadi bagian dari itu.

Aku mau tahu rencananya...

Ini sama seperti yang aku katakan.

Takkan ada yang akan terluka.

Selama kontraknya ditandatangani saat kita datang.

Tentu, dan jika itu tak terjadi?

Itu pasti terjadi.

Tapi jika itu tidak terjadi?

Dia wanita tua.

Kecelakaan bisa terjadi.

Kau sudah bicara dengan Ayah soal ini?

Ayah tak ada kaitannya dengan ini.

Kau dengar aku?

Ini antara kita./ Ya. Tidak, aku mendengarmu.

Aku akan bicara soal ini pada Ayah.

Duduk.

Kubilang duduk.

Kau mencoba menakutiku, Wayne?

Kau menggertak.

Benarkah?

Kau menggertak?

Kalian berdua pergilah.

Aku mau bicara dengan saudaramu.

Tentu, Ayah./ Baiklah.

Apa tepatnya rencana yang akan kau lakukan dengan itu?

Katakanlah Derrek tak kembali duduk, lalu apa?

Kurasa kita takkan tahu.

Benarkah?

Dia akan duduk.

Bagaimana jika dia tidak duduk?

Kau takkan berani.

Kau tak tahu itu.

Kau memang biadab.

Sama seperti ayahmu.

Hanya satu perbedaan.

Ya? Apa?

Kau tak memiliki keberanian untuk melakukannya.

Jadi, kalian sudah mengganggu wanita tua itu, ya?

Hanya melakukan apa yang benar, itu saja.

Tidak, tak ada yang benar atau salah...

Dan jika pun ada, bukan itu.

Setuju untuk tidak setuju.

Jadi kau pejuang salib, begitu?

Bertempur untuk apa yang benar.

Satu demi satu janda tua kesepian.

Kau hanya melakukan itu karena kau menginginkannya.

Benarkah?

Hanya karena kau laki-laki,

Bukan berarti aku takkan menamparmu, kau dengar aku?

Kau pikir ayah tak mengenal anakku sendiri?

Lihatlah dirimu.

Kau menodongkan senjata kepada saudaramu sendiri.

Itu gertakan.

Kau sudah menggertak seumur hidupmu.

Semuanya mundur.

Kau hanya terus maju, untuk mencari hinaan.

Kau memilih separuh kehidupan lagi.

Dengan anggapan orang yang lebih besar dan lebih kejam tak menemuimu,

Dan mengurusnya.

Sekarang, wanita itu.

Percayalah, kau takkan bisa membunuhnya sebelum aku selesai dengan botol ini.

Jika ini tentang tanah di bawah rumahnya,

Kau sebaiknya menunggu untuk itu.

Tapi bukan itu.

Kau salah.

Kurasa kita akan mengetahuinya malam ini.

Ketika kau datang saat tengah malam,

Dan mengetuk pintunya...

Tapi tak ada yang menjawab.

Lalu apa?

Hanya pistol tanpa peluru.

Tapi mungkin dia akan mundur.

Kau berhasil sejauh ini hanya dengan bualan.

Hei.

Bagaimana kau tahu tak ada peluruh di senjata itu?

Aku tidak tahu.

Kami meminta berkatmu,

Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Tuhan tak memberikan kita cobaan diluar kemampuan kita.

Aku hargai doa-doamu, Bruder David,

Tapi aku tak kemari untuk berdoa.

Aku butuh bantuan.

Mungkin Tuhan sudah memberikan jawabannya tepat dihadapanmu.

Berdoalah untuk bimbingan.

Datanglah saat tengah malam,

Aku mungkin akan tanyakan secara langsung padanya.

Marsha.

Suamimu sudah tenang bersama Tuhan.

Aku memperhatikan seluruh jemaatku setiap Minggu,

Dan aku tidak melihatmu.

Meski situasimu sangat menyiksaku,

Aku senang melihatmu.

Dan kurasa mungkin Tuhan tempatkan kau di situasi itu...

...untuk membawakanmu kedamaian.

Untuk membawamu kembali ke gereja.

Rumah itu adalah makam, dan kau terkurung didalamnya.

Terima uangnya.

Bebaskan dirimu.

Berjalanlah di jalan Tuhan yang sudah terbentang dihadapanmu.

Terima kasih.

Hei, Ibu, ini aku.

Dengar, Loretta meminta untuk bekerja sif malam...

...sejak Lee habiskan uangnya untuk obat setelah kecelakaannya.

Jadi aku bebas malam ini dan berpikir membawakan makan malam.

Aku tahu kau bisa mengurus dirimu sendiri,

Tapi tak ada alasan untuk kita berdua makan sendirian.

Baiklah, aku tahu kau tidak memeriksa pesan suara,

Tapi jika kau memeriksanya, siapkan piring lebih.

Aku akan segera datang.

Ada yang terluka?

Aku memang bodoh, aku memang bodoh!

Tak ada gunanya bicara seperti itu, JR.

Aku tak seharusnya berdiri di depan pintu.

Kita tidak tahu.

Derrek./ Apa?

Ambilkan aku kotak P3K.

Aku terluka parah. Dia telak mengenaiku.

Itu tidak benar, JR.

Kau hanya tertembak, Dik, mengerti?

Kau masih belum mati./ Aku jelas terasa sekarat.

Kita sebaiknya bawa dia ke dokter!

Wayne, ayo kita pergi. Billy terluka parah.

Ambilkan senjata!

Kau tahu tujuan kita ke sini.

Baiklah, pegang itu.

Tahan rasa sakitnya layaknya pria jantan, mengerti?

Kami akan bawa dia keluar sini...

Dan aku akan biarkan kau yang menarik pelatuknya.

Wayne, aku terkena luka tembak serpihan di tanganku.

Ayo kita pergi... Ayo kita pergi.

JR lebih buruk dibandingkan kita berdua.

Aku kehilangan banyak darah, Wayne.

Itu takkan berhenti.

Cobalah untuk tetap tenang.

Cobalah untuk melambatkan detak jantungmu.

Ini tidak setimpal!

Darah dibalas dengan darah.

Bukan begitu, JR?

Kau dengar aku, penyihir tua?

Kami datang untukmu.

Apa yang kita lakukan?

Itu hanya wanita tua di sana.

Dia tak bisa menutupi setiap pintu dan jendela.

Dia tak harus menutupi seluruh pintu dan jendela,

Cukup bagian yang tepat.

Tak ada yang perlu dibicarakan, Derrek.

Kau lihat itu?/ Ya.

Kau lihat itu?/ Ya!

Cobalah bersikap jantan.

Kenapa bukan kau yang masukkan kepalamu lewat celah pintu itu?

Kita bertiga,

Dan dia sendirian./ Bertiga?

Kurasa hanya berdua menurut perhitunganku, berengsek.

Kurasa dia tak bisa berbuat banyak sekarang.

Kurasa pendarahannya tidak berhenti, Wayne.

Itu takkan berhenti, tidak tanpa operasi.

Sekarang, kau bisa menarik pelatuknya?

Aku tidak tahu.

Apa yang akan dia lakukan?

Dia akan menarik perhatiannya selagi kita memutar ke belakang.

Kurasa aku tak bisa menarik pelatuknya, Wayne.

Dengar.../ Tanganku terasa tidak beres.

Dengar, kau bisa duduk?

Baiklah, baiklah.

Wayne, ayo pergi!

Oke? Dia akan.../ Takkan ada yang mati,

Selain wanita tua itu.

Mari lakukan ini.

Jangan bersikap pengecut dan meninggalkanku.

Baiklah.

Kau membuat kesalahan besar!

Ini hanya akan semakin memburuk dari sini.

Kau bisa membuat ini mudah untuk dirimu sendiri.

Cukup lempar senjatamu keluar dari jendela...

Lalu keluar perlahan-lahan.

Kami bisa menghabisimu secara manusiawi.

Kesepakatannya takkan ada yang lebih bagus dari itu.

Kau dengar?

Persetan denganmu! Persetan denganmu!

Kau akan mati!

Kau satu-satunya penyihir di kota ini yang tak orang lihat saat hari Minggu.

Iblis.

Itulah kau sebenarnya.

Wanita iblis yang tak ada bagusnya.

Ayahku bermain kartu dengan Pastor Knight setiap Rabu.

Aku pernah tak sengaja mendengar mereka.

Tentang sesuatu yang disebut penentuan dengan pertempuran.

Itu adalah saat dua orang yang berkonflik.

Tanpa saksi, tanpa hukum, tanpa hakim dan juri.

Siapapun yang menang, dia yang benar.

Dan Tuhan takkan membiarkan orang tak bersalah kalah.

Kau mungkin menembakku, jalang, tapi aku belum mati.

Kau belum membunuhku./ Bajingan!

Aku terluka!/ Karena ini adalah penentuanmu.

Kau sedang dihakimi oleh Tuhan Yang Maha Kuasa!

Dan saat ajalmu tiba, aku yang akan menjadi amarah-Nya!

Kesempatan terakhir.

Bawa saudaramu keluar,

Dan pergilah dari propertiku!

Ada banyak pintu dan jendela di tempat tua ini, Ny. Kane.

Kau tak bisa terus mengarahkan senjatamu ke semuanya.

Itu tidak perlu.

Aku hanya perlu menunggu orang bodoh berikutnya...

...memasukkan kepalanya ke lubang yang salah.

Kita berdua tahu ini takkan berakhir baik untukmu.

Ini takkan berakhir baik untukmu.

Tunggu dulu.

Kau ledakkan senjatamu,

JR akan tahu kau tidak berada di depan.

Dia akan masuk ke sini,

Dia akan menembakmu dari belakang.

Billy takkan melakukan apa-apa.

Kau akan membunuh dia.

Seseorang jelas akan mati.

Berarti kurasa tak ada lagi yang perlu dibicarakan.

Cepat kemari!

Kalian mendapatkan dia?

Ayo.

Ayo.

Baiklah.

Aku akan menarik dia keluar./ Oke.

Dia mungkin sembunyi di salah satu ruangan ini.

Tunggu, bagaimana jika dia merangkak keluar jendela?

Kita 15 menit dari rumah tetangga terdekat.

Tak ada tempat yang bisa dia datangi tanpa kita menemukannya duluan.

Biar aku yang menariknya keluar.

Aku tahu, tapi dengar...

Maksudku, maksimal ada sekitar 3-4 peluru di senjatanya.

Aku akan urus belakang,

JR jelas mengurus sisi depan. Dia tak bisa pergi ke mana-mana.

Aku tak mau menemui sudut buta.

Dia akan berusaha menembakku lagi.

Aku mengerti, percaya aku.

Percaya aku.

Baiklah./ Baiklah.

Hitung sampai 20.

Mulai dari sekarang?

Oke./ Mulai dari sekarang!

Oke, baiklah./ Hitung sampai 20.

Keras-keras? Terserahlah.

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Apa-apaan?!

Bajingan...

Apa yang terjadi?

Kalian pergilah sekarang, kecuali kau mau wajahnya...

...terlihat seperti tangannya.

Kau tembak dia, maka.../ Maka apa?

Kau akan berjalan memasuki pintu ini satu persatu?

Silakan.

Kau tembak adikku,

Kita akan baku tembak habis-habisan hingga tempat ini hancur.

Kau tak bisa sembunyi di sana selamanya.

Salah, kedua saudaramu akan pendarahan hingga mati.

Kalian yang tak bisa terus tetap di sini.

Sekarang, bawa mereka yang terluka dan pergilah dari sini.

Wayne./ Dia takkan melakukan apa-apa.

Kau yakin?

Berapa banyak sisa pelurumu?

Cukup./ Dia tidak bercanda.

Diamlah!/ Ini bukan negosiasi.

Kau antara melempar senjata itu ke arah pintu ini,

Atau mereka harus menutup peti matinya...

...saat pemakaman adikmu.

Itu tidak mungkin.

Sepuluh./ Dia tidak bercanda!

Sembilan, delapan, tujuh,

Apa-apaan, Wayne?

Enam, lima!

Baiklah./ Baiklah, apa?

Aku tak melihat senjata!

Empat.

Hitungan mundur belum berakhir...

...hingga Billy melemparkan senjatanya ke sini.

Tiga.

Kau tak terdengar cukup mendesak, keparat!

Kau takkan membunuh kami.

Masih belum ada yang mati.

Cepat bawa adikmu!

Bagaimana aku tahu kau takkan menembakku?

Kau tidak tahu.

Berarti kita tidak sepakat.

Kau lihat bagaimana dia berdarah?

Kau lihat darah merah terang itu?

Itu darah arteri.

Itu akan terus mengalir dengan setiap detak di jantungnya,

Hingga itu tidak berdetak lagi.

Aku bahkan tak ingin berada di sini!

Kemudian kita akan duduk di sini dan menyaksikan dia mati.

Baiklah.

Jaga senjatamu tetap stabil.

Aku akan menariknya keluar.

Kau...

Kau tak perlu perhatikan aku.

Cepat bawa dia dan pergilah.

Maafkan aku.

Tidak.

Kau hanya ditembak oleh si pengecut ini.

Hati-hati dengan orang yang kau sebut pengecut.

Kau memiliki senjataku.

Aku tak harus bersikap sopan kepadamu.

Ini belum berakhir.

Kau mungkin ingin memikirkan itu lagi.

Kau akan menembakku?

Ya.

Seperti yang aku katakan, pengecut.

Tiga pria mengetuk pintu janda saat tengah malam,

Ingin mengambil alih tanahnya.

Tak ada yang lebih pengecut dari itu.

Kau tahu?

Aku berubah pikirkan.

Kau akan menjadi jaminanku.

Maaf?

Duduk bersandar ke tembok.

Tidak akan./ Lakukan!

Benar-benar duduk.

Derrek, pergilah.

Oke, dengan senang hati.

Beri aku 5 detik.

Jika kau menginginkan dia, minta Sherif datang menjemputnya.

Wayne, kau mau aku bagaimana?

Lakukanlah.

Bawa JR untuk diobati.

Ya, kau yakin?

Pergilah.

Kau pernah tembakkan itu sebelum malam ini?

Mungkin.

Senjata yang besar.

Aku tak yakin bisa memegangnya selama itu.

Kau pasti sangat kelelahan memegangnya seperti itu.

Kau benar, ini jauh lebih baik.

Boleh aku merokok?

Tidak di rumahku.

Nyonya, kurasa kau punya masalah lebih besar sekarang...

...daripada sedikit tembakau rokok.

Kau nyalakan rokok itu, itu akan menjadi rokok terakhirmu.

Menurutmu berapa lama ini akan berlangsung?

Selama yang dibutuhkan.

Ini takkan berakhir.

Tidak setelah malam ini.

Kita akan lihat apa yang Sherif katakan soal itu.

Apa yang akan kau katakan?

Aku akan biarkan tempat ini yang menjelaskan.

Kau melupakan satu fakta kecil.

Kau yang menembak duluan.

Hukum properti.

Kau menembak orang tak bersenjata melalui pintu yang tertutup.

Kalian mengancamku.

Bukan itu yang terjadi.

Yang bisa aku katakan adalah, kami mendengar dari Jessie,

Beberapa anak-anak berusaha mengganggumu.

Kau mengira itu adalah kami.

Dan kontrak itu? Pisaunya?

Tak ada yang melihat itu.

Jessie akan memastikan itu.

Aku anggap kau tunjukkan itu padanya pagi ini.

Itu tak begitu membuahkan hasil, bukan?

Kau lupa kita di mana?

Lupa siapa ayahku?

Tak ada yang peduli denganmu.

Kau hanya wanita kesepian,

Berada di tanah yang bukan miliknya.

Kau pikir itu membuatku takut?

Keluargaku telah berada di tanah ini sejak perang.

Perang Sipil.

Perang agresi utara.

Kau dan suamimu yang mati...

Kalian hanya orang tak tahu diri,

Mengakui tanah yang bukan milikmu.

Jadi, lakukanlah.

Tarik pelatuknya.

Tarik kembali palunya, lalu tembaklah.

Aku tak takut mati.

Berarti kita sama.

Di mana Wayne./ Didalam.

Apa-apaan? Cepat jemput dia./ Kau bisa jalan?

Kau bisa jalan?/ Derrek!

Cepat jemput Wayne.

Wayne tidak ikut kita, JR.

Yang benar saja.

Dia terjebak di belakang.

Buat dia tak terjebak./ Dia memiliki senjata kita!

Kenapa kau tertawa?

Kenapa kau tertawa? Lihat apa yang dia lakukan padaku.

Persetan denganmu, Derrek.

Bajingan./ Lihat aku, lihat aku!

Aku sekarat di sini.

Tapi setidaknya aku memiliki ini.

Apa yang kau bawa untuk cadangan?

Biar kutebak, tidak ada.

Kau tidak didalam.

Kau tidak didalam!/ Diam.

Seberapa sulitnya ini?

Kau di kegelapan, pilih satu pintu, letakkan senjatamu di sana.

Kau melihat sesuatu yang bergerak, dor!

Tak ada lagi masalah, Derrek.

Seberapa sulitnya itu?

Seberapa sulitnya itu?!

Kau berpikir kami punya waktu untuk melakukan itu...

...sementara kau duduk di sini pendarahan, keparat!

Aku masih pendarahan, Derrek.

Tapi aku melihat kau masuk dan membuat tanganmu tertembak,

Dan sekarang kepala Wayne ditodongkan senjata?

Bagaimana rencanamu berjalan sejauh ini?

Aku tidak tahu, mari kita temui Jessie.

Kita temui Jessie, kita hanya... Mari temui Jessie.

Jessie tak bisa berada di sini hingga kita selesai.

Begitu rencananya, dasar bodoh.

Kelihatannya kita kehabisan pilihan, bukan begitu?

Ya?

Hei!/ Hei!

Berhenti di sana, atau aku akan melindasmu!

Baiklah, cepat ikut aku... Cepat...

Derrek, apa yang kau lakukan di sini?

Ini soal Ibumu...

Dia terluka di sana dan aku mau kau ikut denganku.

Aku akan hubungi dokter.

Kami sudah memanggil dokter!

Tunggu, "kami"? Saudaramu juga di sini?

Ibumu terluka.

Tolong ikut aku jika kau tak keberatan.

Mereka pasti datang ke sini untuk mengancam Ibu.

Halo?/ Tunjukkan payudaramu.

Apa kau bilang, "Tunjukkan payudaramu"?

Kau mendengarku, berengsek.

Ini malam yang aneh.

Sepenuhnya.

Aku mau tahu kau tak sembunyikan senjata.

Astaga.

Baiklah, bisa kau keluar sekarang, tolong?

Kumohon?/ Celana.

Apa barusan kau bilang?

Celana? Demi Tuhan./ Celana! Kau tuli?

Demi Tuhan.

Itu dingin di luar sini.

Ingatlah itu, sebelum aku...

Itu takkan lebih kecil dari biasanya.

Itu sulit dengan satu tangan.

Tetap jalan didepanku dan tuntun jalannya.

Bagaimana kau mau aku berjalan seperti ini?

Dengan sangat berhati-hati.

Jalan terus.

Batu kerikil membuat ujung kelaminku perih.

Jangan cengeng.

Kau bilang Jessie dalang dari semua ini?

Ya, oke? Kami tak ada kaitannya dengan ini.

Jalan terus.

Dia korup. Kau tahu itu./ Jalan terus!

Menghadap depan.

Ayo, jalang./ Bajingan! Keparat!

Lihatlah itu./ Tidak!

Tidak...

Oke./ Hei, hei,

JR, bisa aku pinjam pisaumu sebentar?

Kelihatannya Sherif takkan datang.

Itu didekat mobilnya. Jangan menggigitku!

Lihat tanganku! Lihatlah tanganku.

Ibumu yang bajingan menembaknya!

Tetap arahkan senjata itu padaku.

Kau tak tahu apa yang mampu aku lakukan.

Marsha, kau tak bilang kita akan kedatangan tamu tambahan.

Tapi kuberitahu padamu, aku akan menjaga dia.

Mereka takkan melakukan apa-apa...

Aku akan pastikan itu./ Ayolah, berengsek.

Kapan pun kau bisa, kapan pun kau bisa tangani...

...situasi ini, aku berada di sini.

Astaga, ini perih! Diam, atau kau akan mati!

Kurasa kau bisa membantu saudaraku lebih tenang.

Jika kau lukai dia, aku tembak kening saudaramu.

Itu berlaku dua arah.

Percaya aku.

Ini bajumu.

Waktunya kurang tepat. Tapi terima kasih.

Aku akan duduk sebentar.

Kau kidal atau tidak?

Mari kita cari tahu./ Tidak!

Hentikan! Ini yang Ibumu berikan padaku baru-baru ini.

Kau beruntung dia hanya mengambil satu tanganmu.

Mari kita lihat seberapa jauh Kau bisa bertahan tanpa itu.

Lepaskan dia, dan aku akan biarkan dia pergi...

Lalu kalian bisa pergi dari sini.

Apa kau bilang?

Derrek, tenanglah.

Dia tak punya keuntungan. Jangan bertindak bodoh.

Ini masalah keadilan!

Aku takkan melakukan itu. Ayo. Ayo.

Tak apa, tak apa.

Kirim dia ke sini sebelum aku berubah pikiran.

Itu petunjukku.

Lepaskan dia.

Bu.

Wayne, teruslah jalan, atau aku bersumpah!

Tak apa, Ny, Mrs. Kane.

Hanya berhubungan kembali dengan putri sulungmu.

Kami tak bertemu sejak SMA.

Kau tak mengingatku, 'kan?

Tidak masalah.

Kau saat itu angkatan akhir, aku masih baru masuk.

Aku sudah bilang padamu soal merokok.

Situasi sudah sangat berbeda sekarang, Ny. Kane.

Rokok?

Situasi sudah berubah.

Aku mengingatmu dan Morgan bersaudari,

Kalian sering merokok di belakang stadion.

Ya, aku mengingatmu.

Bocah kecil yang manja.

Ya, aku dan Morgan bersaudari,

Sering membuat abu rokok kami di dinding stadion,

Karena itu sumbangan dari ayahmu.

Kau tahu, satu-satunya alasan teman-teman sekelasku...

...tidak memukulimu...

Yaitu karena ayahmu membelikan bantalan futbol mereka.

Benarkah?/ Ya.

Itu benar.

Dan untuk menjaga tradisi,

Aku akan segera membuang abu rokok di wajahmu.

Kau punya alat memotong yang bagus, Ny. Kane.

Terlihat tajam.

Jangan lukai dia!

Kau tak punya banyak untuk tawar menawar.

Hei, Wayne.

Kurasa kondisi JR tak begitu baik sekarang.

Bagaimana keadaanmu, Dik?

Kau bisa baringkan aku di tanah luar.

Selama mereka berdua ikut dikuburkan di sampingku.

Kita takkan pergi ke mana-mana.

Kau dengar itu?

Kami akan di sini sedikit lebih lama.

Wayne.

Apa yang kita lakukan?

Terus awasi pintu itu.

Jika Ibunya berani tunjukkan batang hidungnya,

Tembaklah.

Oke.

Kau tahu, Ny. Kane, jika dilihat dari pisau ini...

Aku berpikir kau pasti sering begadang menonton acara belanja rumahan.

Kau tahu, aku pernah melihat seluruh demonstrasi ini.

Pisau dapur yang bisa memotong hampir semuanya.

Pipa tembaga, buku telepon.

Dasar bajingan./ Kurasa sekarang,

Aku mendapatkan perhatianmu./ Persetan ini.

Apa yang akan kau lakukan, bocah kaya?/ Lakukan lagi.

Kau menginginkannya lagi.

Sialan!

Ayo.

Aku bisa bilang padamu, kau memang anak ibumu.

Dan kau anak manjanya ayah.

Ayo, coba sekali lagi./ Kau pikir aku tidak berani?

Aku yakin kau akan melakukannya.

Kau mungkin akan biarkan lehermu terpotong,

Hanya untuk pukulan lainnya. Bukan begitu?

Aku menyukaimu. Kau penuh perlawanan.

Pergilah ke Neraka.

Kau tahu aku suka itu saat kau bicara kasar.

Ayah kami mengajarkan kami berburu.

Dia selalu memintaku membersihkan hasil buruannya.

Kau tahu, kau memulai dengan memotong perut bagian bawah,

Lalu naik ke rusuknya dan menembus perut,

Tapi jangan terlalu dalam.

Tak ada alasan untuk berantakan.

Kemudian ada lapisan lemak di sekitar usus.

Kau harus menarik itu keluar.

Pada saat itu, kau memiliki rusa...

Dengan setengah isi perut didalam dan setengah diluar.

Sisanya hanya perlu masuk ke dalam rongga dada,

Memotong kerongkongan.

Menariknya.

Itu adalah cara membersihkan isi perut di lapangan sederhana.

Tentu saja, aku tak pernah lakukan itu pada manusia sebelumnya.

Derrek, hati-hati dengan pelatuknya.

Maaf./ Maaf?

Ambil shotgunnya.

Maaf.

Berhenti meminta maaf dan gunakan kepalamu!

Itu saran yang bagus.

Apa, dengan kepala ini? Persetan denganmu!

Hei, Nyonya, jika kau punya senjata lainnya,

Lempar ke luar sini!

Kalian harus lepaskan dia.

Aku mendapat apa yang aku inginkan.

Bagaimana dengan Derrek dan JR?

Apa yang mereka inginkan?/ Wayne.

Terus awasi dia, dia masih memiliki senjata!

Aku menginginkan tembakanku.

Aku tak peduli apa yang terjadi setelah itu.

Aku mau tembakanku.

Baiklah.

Oke, kurasa ada satu lagi, 'kan?

Itu dia.

Berikan itu padaku.

Keluarlah. Derrek takkan menembak.

Biar aku lihat dia terlebih dulu.

Baiklah. Kau mau melihat dia?

Baiklah, dia di sini.

Lepaskan dia.

Tidak, kurasa kami setidaknya ingin dia menyaksikan.

Bukan begitu, Wayne?

Meski jika aku harus memotong kelopak matanya,

Aku akan membuat dia menyaksikan semuanya.

Sudah terlambat untuk selamatkan dirimu, Ny. Kane.

Tapi ini belum terlambat untuk selamatkan putrimu.

Kesepakatannya takkan lebih baik dari itu.

Ibu.

Aku akan menikmati ini.

Bersiaplah, Dik, sebentar lagi giliranmu!

Sialan!

Sialan!

Bagaimana bisa kau melakukan itu, Derrek?

Bagaimana bisa kau melakukan itu?

Jika kau akan menembakku berikutnya, lakukan dengan cepat.

Kau sudah sama saja mati.

Tak ada alasan untuk buang-buang peluru kepadamu.

Aku tak punya apa-apa lagi, aku sudah tak sanggup lagi.

Ya?

Tuhan sudah merencanakan ini.

Kurasa Tuhan tak peduli dengan sudut pandangmu.

Dia mengenaimu?

Satu hal yang pasti,

Aku takkan tampan lagi setelah ini.

Lakukanlah.

Buat itu cepat.

Kurasa aku takkan bisa melakukan itu.

Bagaimana dengan Derrek?

Ada apa dengan Derrek?

Kau menembaknya.

Itu benar.

Aku tidak bertanya padamu jika kau akan membunuhku, Wayne.

Aku memintamu membunuhku.

Aku tak punya alasan untuk menembakmu, Dik.

Jika bukan kau, itu artinya wanita itu.

Itu benar.

Ayolah.

Ada senjata di tanganmu.

Jadilah pria jantan.

Aku tidak bisa.

Tuhan takkan mengampuniku.

Kau pikir bunuh diri...

...satu-satunya hal buruk yang harus kau tanggung?

Kurasa itu kekhawatiran terakhirmu.

Aku mohon.

Aku mohon.

Hidup dan matimu tak ada kaitannya denganku.

Kurasa aku tak bisa mengangkatnya.

Sayang disayangkan.

Panggil Sherif./ Apa yang akan kau lakukan?

Kau terlibat dalam kekacauan ini karena mengkhawatirkan Ibu.

Ikut denganku.

Giliranmu.

Jika kau mampu.

Aku punya tiga peluru tersisa.

Kau mungkin ingin melepas tembakan.

Satu.

Dua.

Tiga.

Siap atau tidak, aku datang.

Sherif, ini Pyle. Aku di kediaman Kane,

Kita menemui masalah.

Punya surat perintah?

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.