Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
"Semua karakter, organisasi, tempat, dan kejadian adalah fiktif"
Aku mencintaimu.
Kamu tahu itu, bukan?
Ya.
Aku tahu.
Putraku, rumahku,
dan hidupku.
Aku tidak akan kehilangan apa pun yang menjadi milikku.
Aku akan menyingkirkan Lee Tae Oh dari hidupku.
Rumahmu dijadikan jaminan
dan itu bahkan didaftarkan atas nama perusahaan suamimu.
Harus kuakui, impianmu cukup besar.
Aku akan melakukan apa pun
untuk kembalikan seperti semula.
Jika dia sudah mendaftarkannya atas nama orang lain,
kamu mungkin tidak bisa menyelamatkan sepeser pun.
Baiklah.
Berikutnya sangat penting.
Strategi terbaik untuk bercerai adalah menjaga rahasia ini.
Jangan sampai suamimu tahu, jadi, kendalikan emosimu.
Kamu harus menipunya dengan benar.
Jika tidak bisa melakukan itu, kamu harus menerima semuanya.
Apa menurutmu Joon Young juga sedih?
Dia sangat menyukai neneknya.
Ini kali pertama dia menyaksikan kematian keluarganya.
Aku akan mengurus Joon Young, jadi, jangan khawatir.
Kamu harus fokus pada dirimu sendiri.
Jangan memaksakan diri.
Aku khawatir kamu kesehatanmu memburuk.
Maafkan aku
sudah meragukan dan menekanmu,
berpikir bahwa kamu berselingkuh dariku.
Kurasa itu karena aku terlalu mencintaimu.
Kamu tahu bagaimana pasangan yang sudah lama menikah.
Kurasa aku ingin tahu sebesar apa cintamu kepadaku.
Tunggu sebentar.
Maafkan aku. Ini pasienku.
Aku berteman dengannya agar dia tidak curiga.
Kami sering saling mengunjungi rumah.
"A World of Married Couple"
Kudengar kamu sangat dekat dengan Pimpinan Yeo,
jadi, aku memercayai rekomendasinya.
"Episode 4"
Anda positif Penyakit Menular Seksual.
Minum antibiotiknya dan semua akan baik-baik saja.
Di usia ini?
Aku sungguh malu.
Tidak perlu.
Itu penyakit umum di kalangan orang dewasa.
Benar, bukan?
Jadi, kita
tidak terkena hanya lewat itu, bukan?
Maksudmu lewat seks?
Kita bisa terkena karena sistem imun kita melemah
akibat kelelahan atau stres.
Kita bisa terkena dari orang lain di sauna atau spa,
bukan begitu, Dokter?
Kamu yakin aku bisa memercayai dokter itu, bukan?
Kamu melihatnya memintaku untuk menjaga suaminya.
Dia cepat tangap, jadi, dia akan paham untuk tidak membuat masalah.
Jangan khawatir.
Apa?
Selain berhubungan intim, kecil kemungkinannya untuk tertular.
Kemungkinan tertular
lewat seks adalah 99 persen.
Semua akan baik-baik saja. Tenanglah.
Dia sudah selesai.
"Dokter Ji Sun Woo"
Apa dokter sudah menjelaskan semuanya...
Sayang.
Terima kasih sudah menjelaskan semuanya.
Sayang.
Sayang.
Sayang.
Sayang.
Aku seorang dokter.
Tugasku adalah memberi tahu pasien
tentang penyebab dan pengobatan penyakit.
Entah kenapa Anda mengira aku akan menutupi perselingkuhan teman Anda.
Jika urusan Anda sudah selesai, semoga hari Anda menyenangkan.
Tentu. Aku
salah membacamu, dokter Ji.
Apa?
Pimpinan Yeo. Ayah Da Kyung.
Dia bersama Sun Woo sekarang.
Mereka berbicara dengan sangat serius.
Aku tidak tahu soal apa.
Keyakinanmu sebagai dokter. Tentu.
Maaf jika aku melukai harga dirimu,
tapi sebelum dokter, kamu adalah seorang istri.
Bergantung pada situasinya,
akan jauh lebih baik jika merahasiakannya.
Entahlah.
Aku tidak bisa membenarkan rahasia antara suami dan istri.
Maksudmu kamu tahu segalanya tentang suamimu?
Benar. Aku tahu segalanya tentang suamiku.
Dia tidak tahu cara menyimpan rahasia.
Aku tidak tahu dia begitu lemah.
Benar. Putri Anda
mengencani seseorang.
Astaga. Aku tidak bermaksud membongkar rahasia putri Anda.
Mereka tampak sangat serius,
jadi, kupikir seluruh keluarga tahu.
Dia pasti memberi tahu kami jika itu masalahnya.
Da Kyung naif karena dia selalu tertutup,
tapi dia gadis yang pintar.
Tentu saja tidak secerdas dirimu.
- Semoga hari Anda menyenangkan. - Kamu juga.
- Pimpinan. - Hai.
Halo.
- Bagaimana pemakamannya? - Itu lancar, terima kasih.
- Semangat. - Terima kasih.
Terima kasih.
Semoga hari Anda menyenangkan.
Sedang apa kamu di sini?
Aku sedang di sekitar sini.
Apa yang kamu dan Pimpinan bicarakan?
Kenapa kamu tidak menjawab kami?
Siapa dia?
Bawa dia ke rumah.
Biarkan kami bertemu dengannya.
Tidak perlu repot-repot.
Kami hanya berkencan.
Ada yang melihat kalian.
- Dia bilang kalian tampak serius. - Siapa?
Sudahlah.
Jika tidak serius, akhiri.
Ayah akan mencarikanmu pria baik-baik,
jadi, jaga sikapmu dan tunggu kami menjodohkanmu.
Tidak.
Ada apa denganmu?
Kamu bersikeras pindah, jadi, ibu membujuk Ayah.
Tapi kamu membiarkan dirimu menjadi bahan gosip bahwa kamu berkencan.
Kamu membuat ibu terlihat buruk.
Kamu tahu betapa menakutkannya Ayah saat dia marah.
Aku sudah dewasa.
Tolong hormati kehidupan pribadiku.
Ayah.
Jika tidak mau dijodohkan, pindah kembali ke rumah.
Tidak ada bagusnya seorang gadis hidup sendirian, Nak.
Tapi... Sepertinya, berat badanmu bertambah.
Kamu harus diet.
Hai, Ibu.
- Kamu pasti lelah. - Aku baik-baik saja.
Ayah.
Hei!
- Ayah! - Ayah!
No Eul!
Kamu mau kuantar pulang?
Terima kasih.
Bukankah sulit membesarkan anak sendirian setelah bercerai?
Apa pilihan yang kupunya?
Semua orang berjuang dan melakukan apa pun untuk bertahan.
Dia tidak gelisah hidup terpisah
dari ayahnya?
Kurasa dia sudah terbiasa sekarang.
Dia tidak benar-benar bertanya tentang ayahnya.
Terima kasih atas tumpangannya.
Mi Yun.
Ya?
Kamu tahu alasanku ke kantor malam itu,
bukan?
Maafkan aku,
tapi aku tidak mengerti maksudmu.
Begitu rupanya.
Maaf sudah membuang waktumu.
Sebaiknya aku pergi.
Bukan itu maksudku.
Kubilang, kita putus. Pergi saja!
Keluar!
Aku melihat suamimu pergi. Kurasa mereka bertengkar.
Aku akan mencari tahu detailnya.
Ada yang membuatmu kesal?
Tidak juga. Aku hanya ingin minum.
Apa yang kamu pikirkan?
Kamu tahu,
aku tidak mengatakan ini karena sumbangannya ditarik.
Seharusnya kamu memperhalusnya agar tidak mengejutkan pasienmu.
Pasiennya ingin tahu.
Istrinya adalah pasienku.
Benar sekali.
Kamu tidak tahu dia istri sponsor terbesar rumah sakit kita?
Kurasa
menjadikan nurani doktermu sebagai alasan itu berlebihan.
Sejujurnya, aku tahu kamu bisa memahami dia.
Dia diselingkuhi suaminya.
Sebagai orang luar, kurasa kamu mengambil risiko besar.
Orang yang mengambil risiko adalah kamu.
Apa?
Aku tahu kamu mata-mata ganda.
Sampai kapan kamu akan meneruskannya?
"Dokter Ji Sun Woo"
Aku tidak perlu mencemaskanmu,
tapi rumah sakit adalah tempat yang sering dikunjungi orang.
Aku datang karena khawatir.
Kamu tahu Gosan adalah tempat yang kecil, bukan?
Tolong pastikan
tidak ada yang mendengar tentang masalah keluarga kami.
Aku tidak akan bocorkan hal pribadi. Jangan khawatir.
Apa Anda
membenciku?
Apa akan lebih baik
jika Anda tidak tahu?
Aku tidak akan bercerai.
Orang yang tidak tahu apa-apa
akan berasumsi aku hidup dengan uang suamiku,
tapi kami menghabiskan bertahun-tahun bersama.
Uang bukan satu-satunya hal di antara kami.
Anda bisa memaafkannya
hanya karena kalian sudah lama hidup bersama?
Dia hanya
bermain-main dengan wanita sekali.
Tidak ada yang perlu dimaafkan.
Bagi pria,
seks itu seperti buang air.
Aku orang yang mengubahnya menjadi pria seperti sekarang.
Latar belakang, kekayaan,
dan bahkan kepribadiannya.
Aku tidak bisa membiarkan perceraian
membuang-buang waktu dan usaha
yang kuhabiskan untuknya.
Tolong angkat teleponmu.
Kamu mau pergi?
Ya. Ada urusan di kantor.
Stafku tidak bisa mengatasinya sendiri.
- Selarut ini? - Maafkan aku.
Jangan menungguku dan tidurlah.
- Selamat menikmati. - Terima kasih.
Dia baru saja pergi. Bisa tolong periksa?
Maaf, tapi sepertinya aku harus pulang.
- Baik, jaga dirimu. - Maafkan aku.
"Merekam"
Hyun Seo.
Kamu punya mobil
dan tempat tinggal.
Baguslah.
Kamu mengencani pria tua kaya?
Apa yang kamu lakukan?
Hubungan kita sudah berakhir.
Itukah yang kamu pikirkan?
Sayang sekali karena aku belum selesai.
Enyahlah.
Hyun Seo.
Wanita gila itu ternyata direktur muda rumah sakit.
Itu dia, bukan? Ada apa di antara kalian?
Kalian berkencan?
Dia hanya dokter yang merawatku.
Hidupku tidak ada hubungannya dengannya, jadi, jangan ikut campur.
Enyahlah dari hidupku.
Apa kamu gila?
Nomor yang Anda tuju tidak aktif.
Apa ada masalah?
Kenapa kamu tidak menjawab?
"Lee Tae Oh"
Halo?
Hei, kenapa kamu belum tidur?
Kamu pergi terburu-buru, jadi, aku khawatir.
Bagaimana?
Kami sudah mengurus hal yang mendesak,
tapi akan butuh waktu untuk menyelesaikannya.
Kamu harus bekerja semalaman?
Kurasa begitu.
Kamu bekerja sangat keras.
Istirahatlah selagi bisa.
Baik, terima kasih.
Aku mencintaimu.
Aku juga.
"Apa ada masalah? Kenapa kamu tidak menjawab?"
Sun Woo!
Sun Woo.
Apa yang kamu pikirkan? Kamu bahkan tidak mendengarku memanggilmu.
Hanya hal tidak penting.
Kamu baru pulang kerja?
- Apa ada yang mengganggumu? - Tidak.
Aku hanya keluar untuk lari.
Aku melihatmu melihat yang kamu lihat.
Di tempat parkir.
Aku ketahuan.
Tae Oh tertangkap basah
di tempat dan waktu yang buruk.
Aku harus bagaimana sekarang?
Ada yang bisa kubantu?
Apakah bercerai adalah tindakan yang tepat?
Entahlah.
Kurasa keluarga kami baik-baik saja jika aku mengabaikannya.
Tapi entah apa aku bisa hidup seperti itu seumur hidupku.
Aku mulai meragukan seluruh hidupku.
Aku penasaran
apa aku tidak lagi menarik sebagai wanita.
Itu omong kosong.
Ini tidak masuk akal.
Aku tidak percaya sudah mengatakan ini kepadamu.
Kamu bisa bicara denganku kapan saja.
Jika kamu mau, kita bisa minum di bar dekat sini.
Mungkin lain kali.
Terima kasih, Je Hyuk.
Kamu pulang larut.
Ya, aku lelah.
Kamu sudah makan malam?
Ya, tentu saja. Ini sudah lewat jam makan malam.
- Anda hebat. - Terima kasih.
Kembalilah dalam dua pekan.
Pastikan Anda menjaga pola makan yang terkendali sampai saat itu.
- Baik, terima kasih. - Tidak masalah.
- Hati-hati di jalan. - Sampai jumpa.
Aku mau menemui dokter Ji Sun Woo. Kudengar dia direktur...
Itu dia.
Haruskah kita masuk?
Atau kamu mau bicara di sini?
Ayo masuk.
Kudengar kamu mencari ini.
Di mana Min Hyun Seo?
Kenapa kamu ingin tahu?
Pikirkan saja ini.
Ini merekam suamimu masuk ke rumah itu.
Aku ingin membuat kesepakatan.
Mengerti?
Ini rumah sakit.
- Apa yang kamu lakukan? - Benar sekali.
Siapa yang lebih rugi jika aku berteriak di sini?
Apa maumu?
20.000 dolar?
Tidak?
Kalau begitu, 30.000 dolar.
Aku tidak punya uang untuk diberikan ke sampah sepertimu.
Siapkan pekan depan
kecuali kamu ingin semua orang tahu kamu mempekerjakan seseorang
untuk membuntuti suamimu.
Apa Hyun Seo
aman?
Kenapa? Kamu pikir aku mengurungnya di suatu tempat?
Hyun Seo bilang
dia membencimu.
Dia ingin mengambil uang itu dan mengakhirinya.
Satu pekan.
Kamu bilang bisa mendapatkan buktinya.
Apa yang terjadi?
Kamu tidak tampak mampu memimpin pertarungan ini.
Kalau begini,
kamu akan lebih buruk jika bercerai.
Dokter.
Ada apa?
Suami Anda pasti mengirimkan ini.
"Kamu wanita yang luar biasa"
Kamu suka hadiahnya?
Kenapa kamu mengirimiku ini?
Anggap saja seorang teman berusaha menghiburmu.
Jangan terlalu memikirkannya. Ini juga manajemen klien.
Bagaimanapun, Tae Oh adalah klienku.
Terima kasih.
Aku tidak terlalu banyak berpikir saat keadaan menjadi rumit.
Aku tidak memutuskan dengan otakku.
Lagi pula, keadaan tidak berjalan sesuai rencana.
Tidak ada jawaban dalam hidup.
Menuruti hatimu dan mengikuti arus itu bagus.
Pernahkah kamu
dikhianati seseorang yang dekat denganmu?
Kamu memercayai suamimu?
"Dokter Keluarga Ji Sun Woo"
EKG dan fungsi endokrin normal.
Tes alergi
tidak menunjukkan hal yang tidak biasa.
Bahkan kamu tidak bisa menemukan penyebabnya.
Kurasa itu masalah psikologis,
bukan fisik.
Aku merekomendasikan menemui psikiater
Aku tahu penyakitku.
Aku tidak butuh itu. Berikan saja obat biasaku.
Kebanyakan orang mengira mereka tahu masalah masing-masing.
Jangan lakukan itu.
Sebaiknya kamu terima bantuan seorang profesional.
Bagaimana denganmu, Dokter?
Kamu punya gejala yang sama denganku.
- Pak Ha Dong Shik. - Jangan berusaha mengatasi sendiri.
Dapatkan bantuan dari seorang profesional.
Angkat kaki kalian dan lihat langit-langit.
Angkat tulang belakang kalian.
Lurus.
Gunakan perut kalian.
Kembali ke posisi istirahat.
Lihat lurus ke depan. Angkat lutut sedikit
dan dorong kaki ke belakang. Dorong perlahan.
Lihat lurus ke depan.
Tarik bahu dan luruskan pinggul.
Tahan posisi itu dan dorong ke belakang.
Jangan terlalu cepat. Dorong ke belakang perlahan.
Lemaskan bahu. Luruskan pinggul.
Mundur.
Sekali lagi.
Aku punya tiga kakak perempuan,
jadi,
aku bisa tahu dari belakang saat seseorang hamil.
- Lalu? - Apakah itu penyebabnya
ini menjadi pekan terakhirmu?
Aku agak tercengang.
Aku tidak mengerti maksudmu,
tapi jika keberatan aku berhenti, kamu bisa minta pengembalian uang.
Aku membiarkanmu
karena kamu mainan Direktur Lee.
Tapi ini mengubah keadaan.
Aku tidak bisa diam lagi.
Beri tahu dia. Itu juga yang kuinginkan.
Tapi kamu tidak akan bisa.
Kamu sekongkol, tapi kini pura-pura menjadi teman setia?
Itu lucu.
Kamu pikir dia akan mundur semudah itu meski tahu?
Dia mungkin akan membiarkanmu punya anak sendirian
dan menghancurkan hidupmu.
Pernahkah kamu berpikir bahwa Sun Woo mungkin tahu segalanya
dan pura-pura bodoh?
Dan Direktur Lee hanya mengulur waktu.
Tidak ada obat untuk kebodohan.
Mau pergi makan malam?
Bagaimana jika kita pergi ke tempat yang bagus untuk menghibur diri?
Akan kukirimkan alamatnya. Sampai nanti.
Baiklah.
Ada apa?
Sepertinya kamu akan pergi ke tempat yang bagus.
Apa kita belum mendengar kabar dari investor?
Kenapa kamu punya banyak pertanyaan hari ini?
Maaf, Pak.
Kamu tahu
kenapa aku ke kantor malam itu,
bukan?
"Lee Tae Oh, Menyalin alamat restoran..."
Da Kyung, masuklah.
Kenapa Ibu kemari? Ibu tidak bilang akan datang.
Apa maksudmu? Ibu datang karena merindukanmu.
Ibu sudah melihatku sekarang, jadi, pergilah.
- Aku sibuk. - Hei.
Bagaimana bisa ibu pergi setelah melihatmu begitu murung?
Masuklah. Ayo berbelanja.
Ibu juga harus membeli pakaian. Cepat.
Ayo, Sayang.
Ayolah.
Hei, bagaimana menurutmu?
Apa terlihat bagus saat ibu pakai?
Kamu yakin tidak mau pakaian yang tadi?
Ibu akan membelikannya untukmu.
Lupakan saja. Aku tidak membutuhkannya.
Ibu rasa akan cocok untukmu jika bobotmu turun sedikit.
Berhenti mengatakan itu.
Astaga. Manis sekali.
Menggemaskan sekali. Astaga.
Halo.
- Halo, Bu Yeo. - Halo.
Halo.
Cantiknya.
Hei, kemarilah. Bantu ibu memilih sesuatu.
Kenapa Ibu membeli ini?
Apa ada yang hamil?
Putra teman ibu yang kuliah menghamili seorang gadis.
Teman ibu akan menjadi nenek bulan depan.
Kekanak-kanakan, bukan?
Anak-anak 20 tahun itu sangat pemberani.
Dia bukan hanya menjadi nenek, tapi harus besarkan anak itu juga.
Ibu kasihan kepadanya.
Cepat pilih agar kita bisa pergi.
Hei. Ibu tidak mau menjadi nenek terlalu cepat.
Pastikan kamu mengingatnya, ya?
Permisi, bisa bungkus yang ini?
Tentu.
Ini tampak bagus.
Kenapa kamu tidak menunggu di dalam?
Bagaimana?
Bukankah menyenangkan bisa keluar setelah sekian lama?
Joon Young, kamu pasti senang.
Aku senang tidak memasak.
Kamu senang makan makanan enak?
Aku bukan anak kecil. Aku tidak tertarik hal seperti itu.
Lalu kenapa kamu bersemangat?
Sudah lama kita bertiga tidak datang ke tempat seperti ini.
Bagaimanapun,
ini terlihat bagus.
Standarmu tinggi.
Tentu saja, ayah memesan restoran yang paling populer untuk kita.
Ayo masuk.
Astaga.
Dokter Ji.
Senang bertemu denganmu.
Kamu makan di sini?
Kami datang tanpa pemesanan dan mereka tidak punya meja.
Kami baru mau pergi.
Begitu rupanya. Jaga dirimu.
Kenapa kamu tidak bergabung dengan kami?
Kami sudah memesan tempat.
Astaga. Aku tidak mau mengganggu.
Aku tidak yakin bagaimana aku bisa berterima kasih
atas kehadiranmu di pemakaman.
Jika kamu tidak keberatan, bergabunglah dengan kami.
Begitukah?
Suamiku akan segera tiba, jadi, kami juga khawatir.
Tidak apa-apa, Sayang?
Tentu.
Ya.
Sayang, sebelah sini.
Bagaimana kehidupan kencanmu?
Kamu baik-baik saja?
Da Kyung sangat ramah.
Dia punya banyak teman.
Karena itu banyak orang salah mengira dia,
tapi dia bilang tidak punya pacar.
- Begitukah? - Ya.
Mungkin aku salah dengar.
Aku harus mengerjakan PR. Aku pulang lebih dahulu.
Baiklah.
Maafkan aku.
Kami akan pergi lebih dahulu.
Ayahnya sangat mencintainya.
Ke mana pun mereka pergi, mereka selalu berdampingan.
Seorang putra istimewa bagi seorang ayah.
Karena Direktur Lee sangat tampan,
aku yakin banyak aktris mendekatinya.
Tentu saja. Ada banyak sekali.
Tapi Tae Oh sangat setia kepada keluarganya.
Jika terjadi sesuatu,
aku yakin
itu hanya seperti buang air bagi pria.
Kamu benar. Semua pria membuat kesalahan.
Istri Pimpinan Choi memutuskan untuk mengabaikan kesalahannya juga.
Dia berjanji akan memberinya gedung.
Halo?
Jika kamu dokter, jaga ucapanmu.
Kamu tidak tahu harus melindungi privasi pasien?
Kamu bilang dia akan bercerai dalam dua bulan
dan membesarkan bayi itu bersamamu.
Kukira kamu sudah memperkenalkannya kepada orang tuamu.
Maaf jika aku membuatmu tidak nyaman.
"Min Hyun Seo"
"Min Hyun Seo"
Siapa itu?
Siapa itu?
Ini aku.
Hyun Seo.
Apa yang terjadi?
Maafkan aku.
Tapi boleh aku tinggal di rumahmu sebentar?
Aku sudah memutuskan.
Aku memutuskan untuk melakukan aborsi.
Keuanganku tidak stabil.
Dan aku tidak punya orang tua yang bisa membantuku.
Yang kulakukan hanyalah dipukuli oleh ayah bayi itu.
Aku tidak pantas punya anak.
Bayiku hanya akan menderita.
Jangan melihatku seperti itu.
Aku merasa jauh lebih baik setelah memutuskan.
Hidupku juga penting bagiku.
Aku tidak mau bayi ini menahanku.
Aku iri kepadamu.
Kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal semacam ini.
Kamu punya orang tua yang bisa kamu andalkan.
Dan kamu akan segera menikah.
Ada apa? Apa ada masalah?
Sebenarnya,
pacarku sudah beristri.
Apa yang harus kulakukan?
Ini membuatku gila.
Tapi kamu bilang dia akan segera bercerai.
Dia bilang ingin segera bercerai.
Dia bilang tidak tahan dengan istrinya.
Tapi masalahnya adalah istrinya.
Dia cukup kurang ajar untuk tetap menikah meskipun tahu
tentang perselingkuhan suaminya.
Wanita seperti apa dia?
Dia merendahkan dan meremehkan orang.
Dia sangat arogan.
Suaminya pasti benci tinggal bersama wanita sepertinya.
Pacarku bilang dia tidak tertarik kepadanya.
Pacarku tidur dengannya sesekali
karena merasa wajib.
Tapi aku tidak terkejut. Istrinya sudah terlalu tua.
Ini sudah larut. Sudah cukup. Kamu tidak lelah?
Aku hampir selesai.
Aku akan ke atas.
"Min Hyun Seo"
"Son Je Hyuk"
Sudah temukan jawaban dari pertanyaanmu?
Belum.
Besok ada acara? Bagaimana kalau kita minum?
Di mana ibumu?
Makanlah buah. Berhentilah makan keripik.
Bukankah bibir Ibu terlalu merah?
Apa terlihat aneh?
Tidak, aku hanya mengatakannya.
Bagaimana menurutmu, Sayang?
Bukankah kamu pergi ke lokakarya?
Kurasa itu agak berlebihan.
Aku sudah lama tidak keluar, jadi, aku berdandan sedikit.
Tapi kalian tidak tampak terkesan.
Itu agak berlebihan, tapi bukan berarti tampak buruk.
Aku sudah memasak makan malam. Kalian hanya perlu memanaskannya.
Baiklah.
Hei, ayah dengar dia dipindahkan ke tim lain.
- Benarkah? - Ya.
- Astaga, sayang sekali. - Dia cukup hebat.
Astaga.
- Aku tidak percaya dia pergi. - Ini soal uang.
Kamu datang lebih awal.
Kamu tampak cantik hari ini.
Tapi kamu memang selalu terlihat cantik.
Boleh aku minta anggur?
Aku bahkan tidak pernah membayangkan...
Apa?
Berada di tempat seperti ini berdua denganmu.
Tapi?
Ini lumayan.
"Lumayan"?
Aku harus berusaha lebih keras.
Kenapa orang-orang berselingkuh?
Ada dua tipe pria di dunia ini.
Orang yang berselingkuh dan yang ketahuan.
Kami tidak bisa mengatasi naluri kami.
Bukan hanya pria
yang memiliki naluri.
Rumah baruku masih direnovasi,
jadi, aku menginap di hotel untuk sementara.
Ya.
Sampai jumpa di rumah sakit.
Baiklah.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Itu tidak masuk akal.
Kenapa kamu tidak memercayaiku?
Itu benar-benar karena aku cemburu.
Yang terpenting bagi pria adalah menegaskan posisinya.
Tidak ada yang menunjukkannya dengan jelas,
tapi aku tahu posisi Tae Oh
di antara teman-temannya.
Yang membuatmu kehilangan akal hari itu adalah
kegelisahan akibat posisi yang sudah lama ada itu
terancam.
Mengatakan itu karena aku hanyalah alasan.
Bukankah begitu?
Kamu terlalu hebat
untuk bedebah seperti Tae Oh.
Kamu tahu, bukan?
Bahwa aku menyukaimu.
Aku punya firasat.
Namun, kamu datang hari ini.
Ini bukan cara yang buruk untuk membalas Tae Oh.
Kamu bisa menolak.
Itu pilihanmu.
"Lapangan Parkir Hotel Bird's Hill"
Lucu sekali.
Kenapa kamu di sini?
Kenapa kamu tidak meneleponku?
Kita putus.
Kejadian kemarin di luar kendaliku.
- Tenanglah. - Aku sudah menyingkirkan bayi itu.
Apa?
Kamu senang?
Kita tidak perlu bertemu lagi, bukan?
Kamu sudah mau pergi?
Aku berharap bisa melakukannya sekali lagi.
Aku harus bersiap untuk bekerja.
Ini pukul 4.00.
Aku punya keluarga.
Astaga. Kamu merusak suasana.
Kamu yang akan
memberi tahu Ye Rim atau aku?
Soal apa?
Haruskah aku memberi tahu Tae Oh?
Jika kamu mau, silakan.
Tapi
kamu tidak berniat pisah dengan Ye Rim.
Jika ingin membalas dendam, balaslah Tae Oh.
Wanita setia bukannya tidak tahu cara berselingkuh.
Mereka menahan diri karena yakin
saling percaya sebagai pasangan itu penting.
Itu sebabnya lebih baik kamu berhenti hidup seperti ini.
Bawakan aku laporan akun perusahaan T.O. Entertainment,
serta rekening pribadi Tae Oh.
Cari semuanya dan serahkan kepadaku.
Apa kamu
mengancamku sekarang?
Ya.
Jangan berusaha mengatasi sendiri.
Dapatkan bantuan dari seorang profesional.
Aku menemukan ini di restoran pada hari ulang tahun suamimu.
Ini akan membantumu.
"Dokter Keluarga Ji Sun Woo"
Gunakan garpumu sendiri.
- Baiklah. - Hei, itu ayahku.
Tunggu. Aku harus merekamnya.
Jika kamu tidak memercayaiku,
aku akan memberi tahu ayahmu tentang kita sekarang.
Apa kamu gila?
Putraku, rumahku,
dan hidupku.
Aku tidak akan kehilangan apa pun yang menjadi milikku.
Aku akan menyingkirkan Lee Tae Oh dari hidupku.
Sub by VIU Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF
Follow My IG @sultan_khilaf_sub
"A World of Married Couple"
Dia psikiater terbaru kami.
Aku Kim Yoon Ki.
Kamu tidak merasa Sun Woo berubah? Dia bersikap aneh.
Bukankah semuanya sudah beres
setelah kamu mengiriminya keranjang bunga waktu itu?
Tae Oh belum tahu, bukan?
Jangan khawatir. Aku belum mengatakan apa pun.
Kamu harus menyelesaikan masalah dengan pria itu.
Jangan biarkan dia menyeretmu.
Kurasa orang tuamu tidak tahu kamu hamil, Da Kyung.
Itu sebabnya kamu tidak boleh mengambil apa yang bukan milikmu.
Apa kamu selalu tidak sopan?
Jika mau bersenang-senang dengan wanita lain,
kamu seharusnya cukup yakin untuk tidak melihat putramu lagi.
Aku tidak bisa menahannya.
Jatuh cinta bukanlah kejahatan!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.