All language subtitles for 06.Suteki na sen Taxi (2014)

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified) Download
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Kini dia membaca buku komik yang kurekomendasikan padanya.

Ini komik "Nice Guy Treasure" atau "Nice Tre".

Ceritanya tentang seorang remaja baik hati

yang menderita karena keegoisan temannya,

lalu pergi melakukan petualangan.

Ini adalah komik populer yang digambar oleh Mushiumi An.

Butuh keberanian merekomendasikan sesuatu pada orang lain

jika itu berkaitan dengan selera kita.

Terkadang rasanya seperti audisi.

Tapi kali ini aku merasa percaya diri dalam hal ini.

Bagaimana?

- Apa yang terjadi pada Shirube? - Ada apa?

Dia bersikap begitu seharian.

- Dia ingin mencari perhatian. - Perhatian?

Dia pura-pura mencemaskan sesuatu untuk mencari perhatian.

Jadi, dia berusaha mencari perhatian kita?

Dia menunggu orang lain bicara padanya.

Benarkah? Lalu apa yang harus kita lakukan?

Abaikan saja dia. Kita tidak perlu menghiburnya.

Kamu benar.

- Ayo mulai kerja. - Baik.

Bagaimana komik...

"Revolusi udara"

Kukira dia akan menyukainya.

"'Kadang kebaikan bisa jadi kejam' Kutipan dari 'Nice Guy Treasure'"

"Mushiumi Production"

"Yuuka"

Aku akan serahkan sisanya padamu.

Apa yang kamu bicarakan?

Sial, ini semua kesalahan masyarakat tidak berguna ini!

Apa yang kamu katakan?

Para petinggi...

Maaf mengganggu.

"Episode 6 Pilihan orang yang baik hati"

Pak.

Apa?

Kamu sudah selesai menggambar?

Aku sedang menunggu inspirasi.

- Kamu menunggu inspirasi? - Ya.

Aku seorang kriminal!

Tapi hanya tinggal satu kolom!

Karena itulah bagian yang tersulit.

Sulit?

Sejak awal sang penyihir itu terlalu kuat.

Dia sangat kuat. Aku tidak tahu bagaimana mengalahkannya.

Begitu, ya.

Meski aku menggambar hal lain di kolom itu

dan menyelesaikan bab untuk minggu ini,

si penyihir tetap tidak terkalahkan. Aku akan hadapi masalah sama lagi.

Pertarungannya memang sudah dimulai sejak tahun lalu.

Sang penyihir belum kalah

dan tokoh protagonis sudah melawan orang yang sama setahun.

Kini sulit untuk memberikan akhirnya.

Aku paham perasaanmu.

Tapi kita tidak bisa berhenti separuh jalan.

Tolong berikan bab untuk minggu ini dulu.

Bagaimana jika begini?

Kita tunda bab ini selama satu minggu.

Beri aku waktu seminggu untuk pikirkan kelanjutan ceritanya.

Tidak bisa, kita sudah menundanya selama tiga minggu.

Itu karena aku tidak punya inspirasi.

Apa yang bisa kubantu agar kamu menyelesaikannya?

- Perlihatkan dadamu. - Apa?

Mungkin aku jadi punya inspirasi untuk menggambar lagi.

Tidak, ini agak...

Kalau begitu, kamu harus menunggu.

Aku tidak bisa menggambar jika diawasi.

Seharusnya kamu tahu soal ini.

"Mingguan Shounen Strong"

"Kepala Editor"

Halo? Bagaimana perkembangan komiknya?

Dia masih kekurangan inspirasi.

Apa kamu tahu situasinya saat ini?

Percetakan masih menunggu kita.

Jika tidak kita terbitkan malam ini, berarti sudah minggu keempat.

Apa kamu juga sedang menunggu inspirasi?

Tugasmu adalah menyuruhnya menggambar lagi.

Aku sungguh ingin beri dia inspirasi untuk menggambar,

tapi...

Kenapa kamu tidak biarkan dia melihatnya?

- Apa? - Dia pasti menyuruhmu

untuk memperlihatkan dadamu.

Itu akan setimpal jika majalah kita bisa terselamatkan karena itu.

Tapi, ini...

Majalah kita bergantung padanya.

- Tapi membiarkannya melihat... - Aku tidak peduli caranya,

yang penting aku ingin naskahnya malam ini! Mengerti?

Kini kita beralih ke segmen selanjutnya.

Kami baru menerima berita baik.

Pemenang Nomel Prize untuk ilmu fisika tahun ini

adalah peneliti dari Jepang, Fujiyoshi Masato.

Pak, mengenai itu...

Aku baru dapat inspirasi!

- Benarkah? Terima kasih. - Ya.

Jadi, bisakah kamu pakai uang ini

untuk membelikanku minuman agar aku terus terjaga?

Tentu, dengan senang hati.

Kalau begitu, aku pergi dulu.

- Aku mengandalkanmu. - Tidak masalah!

Syukurlah.

"Kepala Editor"

Halo?

Meskipun kubilang

biarkan saja dia melihat dadamu,

jangan sampai dia menyentuhnya.

Aku tidak melakukan itu.

Tapi tampaknya dia dapat inspirasi lagi.

Apa yang terjadi?

Dia menyuruhku beli minuman untuk membuatnya terjaga.

Jangan katakan sekarang kamu ada di luar.

Ya, aku mau pergi ke swalayan.

Apa kamu ini bodoh?

- Apa? - Itu jelas tipuan!

Apa?

Kamu memang terlalu baik!

"Aku ingin menunda komiknya!"

Astaga!

"Kadang kebaikan bisa jadi kejam"

"Aku akan mengalahkannya pekan depan"

Tolong ke gedung Koushu di wilayah Jinbou.

Baik, Bu.

"Nice Guy Treasure"

"Isi"

Apa terjadi sesuatu?

Ya.

Kamu baik-baik saja?

Tidak.

Kurasa juga begitu.

Kalau begitu, bagaimana jika kita pergi ke pantai?

Halo? Aku Shibayama.

"Taksi Keputusan"

Apa katamu?

Dia mengacaukan naskahnya dan kabur.

Benar, bukan? Aku sudah bilang.

Apa yang telah kamu lakukan?

Maafkan aku.

Berarti ini sudah minggu keempat dia menunda komik itu.

Cukup! Kamu dipecat!

Kamu tidak akan bisa kembali ke majalah mode lagi!

Apa kamu baik-baik saja?

Jika boleh, aku bersedia mendengarkanmu.

Kamu mungkin merasa lebih baik jika membagi masalahmu.

Itu ungkapan umum dalam drama, tapi sebenarnya itu benar.

Aku juga tidak paham alasannya.

- Kamu mau mendengarkan? - Apa?

Ya, aku akan dengar.

Pak Mushiumi? Maksudmu Pak Mushiumi yang itu?

Ya.

Pengarang "Nice Guy Treasure"?

Ya.

"Nice Guy Treasure", seri mingguan dimulai lagi"

Aku penggemar komik itu.

Terima kasih.

Tunggu dulu, berarti

komik itu tidak diterbitkan lagi minggu ini?

Ya.

Apa? Berarti ini sudah empat minggu berturut-turut.

Maafkan aku.

Apa maksudmu dia kabur?

Hei, tegarlah!

Maaf.

Tolong jangan menangis. Aku tidak bermaksud membuatmu menangis.

Aku sungguh tidak tahu harus berbuat apa lagi.

Aku tahu, ayo kita kembali.

Apa?

Sebagai penggemar "Nice Guy Treasure",

aku tidak bisa mengabaikanmu. Ayo kita kembali.

Apa maksudmu kembali?

"Masa kini, masa lalu"

"Isi, Kembali"

Biar kujelaskan, tolong baca brosurnya.

"Taksi Keputusan bisa bawa penumpang kembali ke masa lalu"

Taksi ini bisa melakukan hal itu.

Begitu, ya. Maka aku mengandalkanmu.

Tidak masalah.

- Kamu tidak curiga sama sekali? - Apa?

Kebanyakan penumpang curiga saat mendengar tentang ini.

Tapi kita sungguh bisa kembali ke masa lalu, bukan?

Tentu saja.

- Kalau begitu, lakukanlah. - Baik.

Seperti "Nice Guy Treasure",

kamu juga adalah orang baik.

Apa?

Maaf, kalau begitu aku akan...

Tenanglah. Ini tidak apa-apa.

Kamu ingin kembali ke pukul berapa?

Sekitar pukul 21.10.

Baik, Bu.

"Tanggal, Waktu"

Kita sudah sampai.

Ongkos taksinya 7.800 yen.

- Ini 7.800 yen. - Terima kasih.

Terima kasih dan tolong kembalikan kacamata itu.

Baiklah.

- Ini. - Baiklah.

Kalau begitu, semoga berhasil.

Aku sungguh menantikan bab berikutnya.

Baiklah.

Apa?

Ada apa?

Apa?

Naskahnya hilang.

Itu adalah bukti bahwa kita kembali ke masa lalu.

Tidak bagus jika terlalu baik. Kadang kamu harus kejam.

Lihat.

Tertulis di sini jika kebaikan terkadang kejam.

Baiklah.

"Mushiumi Production"

Pemenang Nomel Prize untuk ilmu fisika tahun ini

adalah peneliti dari Jepang, Fujiyoshi Masato.

Pak.

Aku baru dapat inspirasi!

- Benarkah? Terima kasih. - Ya.

- Kenapa kamu pakai mantel? - Apa?

Karena agak dingin.

Kalau begitu, bisakah kamu

membelikanku minuman untuk membuatku terus terjaga?

Tidak, kamu harus berikan naskahnya dulu.

Apa?

Tolong mulailah menggambar.

Aku akan membelikan minuman setelah kamu selesai.

"Pilihan B"

Tinggal satu kolom lagi. Lakukanlah yang terbaik.

Bagus.

"Yuuka"

- Angkatlah. - Permisi sebentar.

Halo?

Halo? Akhirnya kamu menjawab teleponku.

Maaf, ada apa?

Aku akan mati.

Apa yang kamu bicarakan?

Hayato berselingkuh.

Benarkah?

Entahlah, tapi mungkin itu benar.

Kamu sudah memastikannya langsung?

Aku sangat takut menanyakannya.

Dari mana kamu tahu jika tidak bertanya?

Misora, tolong datang kemari.

Aku tidak bisa sekarang.

Apa? Aku tidak ingin sendirian.

"Kadang kebaikan itu kejam"

Apa kamu mendengarku?

"Kepala Editor"

Maaf, Yuka.

Aku harus bekerja. Nanti kamu kuhubungi.

Apa? Misora?

Halo?

Meski kubilang biarkan saja dia melihat dadamu,

jangan sampai dia menyentuhnya.

Aku sama sekali tidak melakukannya.

Tapi tampaknya dia dapat inspirasi lagi.

Apa yang terjadi?

Kini dia sedang menggambar kolom terakhir di studionya.

Bagus, pastikan kamu terus mengawasinya.

Baik.

Pak, kamu mau ke mana?

Aku hanya ingin pergi ke swalayan.

Apa kamu ke sana dengan memakai pakaian formal ini?

Ada urusan penting yang harus kukerjakan.

Apa ada yang lebih penting dari naskah itu?

Bukan seperti itu.

Lihat.

"Bisakah kita bertemu sekarang"?

Ini dari gadis yang kusukai.

- Paham? Jadi... - Tidak, tunggu!

- Apa? - Bagaimana dengan naskahnya?

- Tundalah satu minggu lagi. - Tidak!

Kamu berjanji padaku akan menyelesaikannya.

Aku mohon.

Kumohon! Hanya ini permintaanku seumur hidupku!

Aku sudah mengejar gadis ini.

Tidak berarti tidak!

Bagaimana dengan pembaca yang menanti komikmu?

Mereka sudah menunggu selama tiga minggu.

Omong-omong,

jika aku melewatkan ini, tidak akan ada lagi kesempatan seperti ini.

- Paham? Permisi... - Aku tidak bisa membiarkanmu pergi!

- Lepaskan aku! - Tidak!

- Lepaskan aku! - Serahkan naskahmu dulu!

Kubilang, lepaskan aku!

Kembalikan padaku. Kubilang kembalikan.

Hei, kembalikan!

Aku akan menyimpan ponselmu sampai kolom terakhir selesai.

- Apa? - Hanya tinggal satu kolom lagi.

Biarkan saja kuselesaikan ini setelah aku kembali.

Tidak.

Aku tidak akan membiarkanmu keluar sampai kamu selesaikan ini.

Hei.

Halo?

Ini polisi daerah Hounan.

Apa ini Shibayama Misora?

Ya.

Apa kamu kenal Sayama Yuka?

Ya, kami berteman.

Baiklah.

Aku akan segera ke sana.

"Aku tidak bisa mengalahkannya"

"Rasakan itu! Serangan Nice Guy!"

"Dari mana kamu tahu ini? Aku tahu segalanya."

"Apa pun yang kamu lakukan, tidak akan melukaiku sedikit pun"

Eda Wakare,

serangan tokoh protagonis tidak berhasil sama sekali.

Apa menurutmu dia bisa menang?

Karena dia tokoh protagonis, dia akan berbuat sesuatu, bukan?

Dia sendiri bahkan berkata begitu.

Tapi...

Omong-omong,

bab komik ini selanjutnya sudah ditunda tiga minggu.

Sebenarnya, bab ini terbit sebulan yang lalu.

Benarkah?

Tapi aku yakin bab selanjutnya akan terbit minggu depan.

- Eda Wakare. - Ya?

Tolong bicaralah pada Shirube.

Bicara?

Sepertinya dia...

Kamu kenapa?

Sepertinya pacarnya mencampakkannya.

Pacar? Shirube punya pacar?

Sepertinya begitu.

Wanita itu bilang ingin belajar di luar negeri dan dia berikan uang.

Itu uang yang sangat banyak

karena dia bilang dia membutuhkannya...

Bisakah kamu diam? Aku sedang menjelaskan padanya.

Tapi kini dia tidak bisa hubungi wanita itu usai diberikan uang.

Begitu, ya.

Inikah wanita itu?

Dia seksi.

Mustahil wanita seperti ini akan jatuh cinta padamu.

Kamu berpikir begitu juga, bukan?

Kalian berdua seperti ayah dan anak.

Sudah suatu keajaiban kalian bisa bersama.

Halo?

Bisakah kamu diam?

Halo... Apa?

"Rumah Sakit Universitas Senkawa"

Ada apa?

Temanku bunuh diri.

Apa? Apa yang terjadi?

Sebenarnya dia mencoba bunuh diri.

Jadi, nyawanya sedang dalam bahaya?

Ya, tadi polisi meneleponku.

Dia minum sampai mabuk setelah pacarnya meninggalkannya.

Dia lalu pergi ke jembatan layang dan berteriak akan bunuh diri.

Lalu dia lompat?

Dia tidak punya nyali untuk melompat.

Tapi saat dia mundur, dia tergelincir di tangga,

lalu terjatuh hingga tulang ekornya patah.

Sebenarnya, dia meneleponku sebelum semua itu terjadi.

Dia bilang dia mencariku karena tidak ingin sendirian.

Begitu, ya.

Mestinya aku menemuinya.

Tapi aku tidak bisa hari ini. Kamu berkata begitu, bukan, Pak?

Kadang kita harus tegas.

Jadi, aku menolak permintaannya dan mengabaikannya.

Lalu aku ditelepon oleh polisi.

Ternyata begitu.

Andai aku tahu ini akan terjadi, aku pasti akan menemuinya.

Kurasa begitu.

Bisakah kamu membantuku kembali ke masa lalu?

Tentu, tapi bagaimana dengan sang komikus?

Aku pergi terburu-buru, jadi, tidak tahu keadaannya.

Kurasa dia pasti pergi.

Omong-omong, kamu ingin kembali ke...

Aku ingin menolong temanku.

Bagaimana dengan naskah itu?

Aku sungguh tidak bisa membiarkan temanku sendirian.

Aku akan bicara dengan kepala editor,

tapi komiknya tidak akan tepat waktu.

- Tunggu dulu. - Apa?

Kita memang tidak bisa membiarkan teman yang ingin bunuh diri.

Tapi tidak baik juga mengorbankan para pembaca

yang telah menunggu bab baru selama tiga minggu.

Tapi kita hanya bisa memilih salah satu dari dua pilihan ini.

- Kenapa tidak pilih keduanya saja? - Bagaimana?

Bujuklah temanmu itu sebelum Mushiumi kabur.

Tapi apa aku bisa tepat waktu?

Entah apa kamu bisa tepat waktu,

tapi jangan menyerah sebelum mencobanya.

Tapi akan butuh uang banyak untuk kembali lagi.

Kamu tidak perlu bayar jika gagal.

- Ongkosnya akan gratis? - Ya, akan gratis.

- Kamu setuju? - Ya.

Kamu tidak sendirian. Kamu akan berhasil.

Apa?

Itu kutipan terkenal dalam "Nice Guy Treasure".

Baiklah.

Kalau begitu, mari kembali.

Kapan panggilan masuk pertamamu? Itu pukul berapa?

- Pukul 21.02. - Baiklah.

"Tanggal, Waktu"

Sisa waktu kita tidak banyak.

Baiklah.

Kamu harus berusaha lebih dari sekadar mendengarkan temanmu.

Kamu harus mengatakan pendapatmu pada temanmu itu sesekali.

Dengar.

Begini...

"Kebaikan yang kejam..."

Aku sudah kehabisan waktu. Aku pergi dulu.

Baiklah.

Sudah kutemukan!

Ini adalah Every Day 21.

- Halo? - Dengan dipandu olehku, Sawaguchi.

Halo?

Maaf, ada apa?

Aku ingin mati.

Kemarilah temui aku.

Aku di sini.

Misaro, kenapa kamu kemari?

Aku mencemaskanmu.

"Pilihan C"

- Terima kasih. - Tidak apa-apa.

Hei, dengar...

Ini soal Hayato, bukan?

Ya, dari mana kamu tahu?

Kamu tampak sangat sedih, pasti berkaitan dengan Hayato.

Ya.

Kamu mengira dia selingkuh, ya?

Tapi kamu belum menanyakan hal itu padanya.

Tapi dia pasti berselingkuh.

Dari mana kamu tahu?

Aku memeriksa ponselnya. Seorang wanita mengirimnya pesan.

- Seorang wanita? - Ini.

Bagaimana menurutmu?

Itu...

Dia selingkuh, bukan?

Entahlah.

Kenapa tidak kamu tanyakan?

- Aku tidak bisa. - Kenapa?

Ponselnya kuperiksa diam-diam dan mengirim foto ini ke ponselku.

Dia akan mengira aku wanita yang menyebalkan.

Kamu tidak akan tahu jika tidak bertanya. Tanyalah dia sekarang.

Hayato sedang bekerja. Dia akan terganggu jika kutelepon.

Tunggu dulu. Aku juga sedang bekerja.

- Benarkah? - Ya!

Jadi, tolong putuskan tindakanmu selanjutnya secepatnya!

Lihatlah waktunya. Aku harus kembali sekarang.

- Teleponlah dia. - Aku tidak bisa!

Kalau begitu, kamu harus percaya padanya.

Tapi dia pasti selingkuh!

Aku sungguh ingin mati!

Sudah cukup.

Apa yang kamu bicarakan?

Apa yang kamu inginkan?

Kamu bahkan tidak tahu apa dia berselingkuh,

tapi kamu bersikap seolah kamu orang paling malang di dunia ini.

Kamu mabuk-mabukan dan berkata kamu ingin mati.

Apa kamu bodoh?

Apa pernah kamu pikirkan, jika kamu mati,

berapa banyak orang akan sedih dan berapa besar dampaknya?

Kamu terus mengatakan bahwa perasaanmu terluka,

tapi kamu tidak pernah memikirkan perasaan orang lain.

Kenapa kamu begitu egois?

Kurasa itulah sebabnya pacarmu selingkuh.

Jika kamu ingin mati, matilah saja.

Tapi aku tidak akan memaafkanmu!

Maafkan aku.

Kamu benar.

Aku selalu menganggapmu terlalu baik dan dimanjakan olehmu.

Aku harus bertanggung jawab karena aku memanjakanmu.

Tidak, ini salahku dan maaf sudah mengganggu pekerjaanmu.

Aku akan membantumu apa pun yang terjadi.

Tapi kamu juga harus tegar.

Aku mengerti, terima kasih.

Baiklah, sampai jumpa.

- Antarkan ke rumah komikus. - Baiklah.

"Mushiumi Production"

"Aku ingin menunda komiknya"

- Aku gagal. - Sudah kuduga.

Lihatlah waktunya, kita sudah cukup terlambat.

Komikus menyebalkan itu!

Ayo kita coba lagi.

Apa? Kurasa tidak akan berhasil.

Kalau begitu, komiknya terpaksa ditunda lagi.

Benar.

Hei...

Aku punya ide bagus.

Ide bagus?

Temanmu tidak akan bunuh diri lagi, bukan?

Ya, mungkin begitu.

Jadi, kita akan kembali selagi menjaga pikiran temanmu.

Menjaga?

Jadi, kamu hanya perlu mengawasi sang komikus.

Apa maksudmu?

Apa? Kita mau ke mana?

Aku ingin kembali ke masa lalu. Bisakah kamu ikut denganku?

Apa? Apa maksudmu?

- Misora, kamu baik-baik saja? - Ya.

Aku sudah mendatangimu.

Jadi, maukah kamu ikut denganku?

Aku mau ikut, tapi apa maksudmu dengan kembali tadi?

Nanti saja kujelaskan.

- Aku mengandalkanmu. - Baiklah.

Kalian berdua, pakailah kacamata ini.

Aku sudah memikirkan hal ini.

Haruskah kami memakai itu?

Begini,

kalian akan merasa berkelana menjelajahi waktu jika memakainya.

Tidak usah kami pakai.

"Isi, Kembali"

"Pilihan C-B"

Begitu.

Kamu sungguh tidak perlu memeriksa ponsel pacarmu.

Kurasa itu bukan tindakan yang tepat.

Sisanya bergantung padamu sekarang.

Kamu akan harus ambil keputusan tentang hubunganmu dengannya,

Kamu benar.

Omong-omong, kenapa kamu di sini, Pak?

Aku ingin minta tanda tangan.

Apa dia sehebat itu?

Tentu saja dia orang hebat. Kamu sudah lihat penghargaannya?

Apa ini naskah yang asli? Ini tanda tangan asli, ya?

Tunggu, aku tidak boleh menyentuhnya.

Ini adalah komik terpopuler saat ini.

Begitu.

Sikap macam apa itu?

Bacalah sekali saja dan kamu akan menyukainya.

- Tidak usah. - Kenapa?

Kamu orang Jepang.

Jangan remehkan komik Jepang!

Bisakah kamu diam?

Maaf, aku sedang menunjukkan betapa menariknya komik ini pada Yuka.

Keributan apa ini?

Pak.

Siapa mereka?

Dia temanku, Yuka. Sedangkan dia supir taksi.

Namaku Eda Wakare.

- Siapa kamu? - Aku penggemarmu.

Dia bilang ingin mendatangimu.

Begitu.

Tunggu dulu!

Aku masih bisa memaklumi kamu bawa temanmu kemari,

tapi kamu bahkan mengajak supir taksi.

Sebenarnya, teman saja dilarang datang kemari.

Aku sedang bekerja!

Tolong suruh semua yang tidak berkepentingan untuk keluar.

Maaf, aku akan tenang.

Pak, aku sungguh menantikan komik itu minggu depan.

Berusahalah yang terbaik.

Meski aku belum baca komikmu, tapi berusahalah.

Jika dia tidak baca karyaku, kenapa kamu ajak dia kemari?

- Itu... - Maafkan aku.

Aku akan mengatakan pada gadis ini

betapa menariknya "Nice Treasure" ini.

Pak, silakan lanjutkan mengerjakan naskahmu.

Pemenang Nomel Prize untuk ilmu fisika tahun ini

adalah peneliti dari Jepang, Fujiyoshi Masato.

Aku harus pergi ke swalayan.

Pak, kamu ingin pergi menemui seorang wanita, ya?

Apa? Tentu saja tidak.

Dia baru menghubungimu, bukan?

Sudah kubilang tidak, minggirlah.

- Lepaskan aku! - Tidak mau!

Kubilang lepaskan aku!

Sudah cukup!

Apa yang akan kamu lakukan?

Pak, apa kamu tahu situasimu saat ini?

Selagi kamu melakukan hal-hal ini,

staf redaksi dan karyawan lainnya

dari perusahaan penerbit masih terus menunggu.

Ini adalah pekerjaan mereka,

jadi, mereka rela menunggu naskahmu dengan sabar.

Tapi kamu justru ingin berkencan dengan wanita saat ini?

Para pembacamu juga sedang menantikan itu.

Kamu kira bisa berbuat semuanya karena kamu populer?

Baiklah, aku mengerti. Akan kuselesaikan.

Kumohon.

Maaf aku sudah bicara begitu lancang.

Tidak apa-apa.

Lagi pula, aku ini seorang masokhis.

"Kepala Editor"

Halo? Ya, tidak apa-apa.

Dia masih menggambar.

Apa?

Ada apa?

Ini wanita yang sama!

Apa?

Hayato selingkuh dengan wanita ini.

Yang benar saja.

Siapa Hayato?

Pacarnya.

Mungkin mereka orang berbeda yang wajahnya mirip?

Tidak, ini orang yang sama.

Sungguh? Yang benar saja! Apa yang dilakukan wanita itu?

Dia bilang tidak punya teman pria, apalagi pacar!

- Aku memberinya banyak uang. - Benarkah?

Aku beri dia sekitar satu juta yen.

- Apa? - Apa?

Sesuai dugaanku.

- Apa? - Wanita ini...

Ada apa? Tampangmu menyeramkan.

Pak, apa kamu juga memberinya uang?

Bukan aku. Apa maksudmu?

Tunggu sebentar.

Siapa yang meneleponku saat ini?

Ini dari Eda.

Halo?

Sekarang? Aku di Choice.

Apa? Di mana?

Siapa wanita ini?

Kurasa dia penipu.

- Penipu? - Ya.

Pak, kamu memberinya banyak uang, bukan?

Ya.

Temanku juga melakukan hal yang sama.

Benarkah? Apa yang dilakukan oleh wanita itu?

Halo?

Kenapa kamu bertanya aku di mana?

Kamu berbohong mengatakan tidak punya teman pria.

Dan kamu telah menipu banyak orang.

Kenapa kamu tertawa? Tunggu! Hei!

Dia mematikan telepon.

Yang benar saja. Dia memblokir nomorku.

Tentu saja.

Dia menipuku.

Pak, kamu mau ke mana?

Ke tempat yang dia datangi saat ini.

Kurasa dia tidak akan berada di sana lagi.

Dia merencanakan semuanya dengan teliti.

Dia pasti sudah memikirkan tindakannya dalam situasi ini.

Dia juga pasti langsung mengganti nomor ponselnya.

Pak, apa yang kamu lakukan?

Maaf, tiba-tiba aku merasa sangat marah.

Ya, dia Miho.

Sesuai dugaanku.

Wanita ini sangat seksi.

Dia dipanggil Miho? Namanya bukan Kyouka?

Dia bilang padaku kalau namanya Miho.

Kurasa keduanya bukan nama asli.

Dia memang penipu.

Dia sudah merencanakan semua ini dengan teliti.

Mungkin dia tidak melakukan ini sendirian.

Maksudmu dia punya kaki tangan?

Pasti ada seorang pria yang jadi dalang dia melakukan ini.

Ini tidak bisa dimaafkan.

Meski Hayato tidak selingkuh,

tapi wanita ini...

"Kamu tidak sendirian Kamu akan berhasil"

"Kamu tidak sendirian Kamu akan berhasil"

Semuanya...

Ayo kita kejar dia.

- Maksudmu wanita ini? - Ya, kita bekerja sama.

Tapi itu mustahil. Dia pasti sudah melarikan diri.

Apa itu boleh?

Aku tidak akan sempat menyelesaikan naskah itu.

Karena itu,

kita akan kembali.

- Kembali? - Ya.

Apa yang kamu bicarakan?

Aku mengerti.

Bukan begitu?

Kita akan kembali?

"Taksi Keputusan"

Pak.

Apa?

Kamu harus selesaikan karyamu begitu kita mengatasi hal ini.

Mohon selesaikan.

Baiklah.

Hei.

Apa?

Aku masih tidak mengerti maksud dari kembali tadi.

Sebenarnya ini pengalaman keduamu.

Benarkah?

Nanti saja kujelaskan.

Omong-omong, siapa yang akan membayar ongkosnya?

Kami akan membagi ongkosnya.

Baiklah.

"Pilihan D"

"Kamu kira bisa mengalahkanku sendirian?"

Pegawai negeri itu sama sekali tidak kaya.

Aku meninggalkannya setelah aku sadar tidak bisa dapat uang lagi.

"Kamu kira bisa mengalahkanku sendirian?"

Berikutnya adalah komikus yang tadi kubahas.

Itu bukan masalah, dia di bawah kendaliku.

Dia akan segera datang jika aku menghubunginya.

Kamu menghubungiku?

Kenapa kamu di sini?

Tadi aku berpikir kamu pasti akan menghubungiku.

Jadi, aku kemari duluan.

Begitu.

Aku punya teman yang ingin bertemu denganmu.

- Kita duduk saja bersama. - Apa?

Sebelah sini.

Ada apa ini?

Ayo pergi.

Kita mau ke mana?

Ke kantor polisi.

Baiklah, Pak, kita sudah selesaikan semua permasalahan.

Jadi, kamu harus selesaikan pekerjaanmu sesuai janjimu.

Baiklah, akan kumulai sekarang.

Sebagai hadiahnya...

Ya?

Bisakah kamu beri aku inspirasi dengan memperlihatkan dadamu?

Apa?

Aku hanya bercanda.

Tidak, kamu sungguh-sungguh.

Itu suatu kebohongan jika aku berkata tidak.

Dia luar biasa.

Dia genius.

"Kosong"

"Untuk Eda Wakare Dari Mushiumi An"

"Kamu kira bisa mengalahkanku sendirian?"

Eda Wakare, aku sudah baca bab minggu ini.

Bagaimana?

- Menarik sekali. - Benar, bukan?

Aku sungguh ingin membaca bab berikutnya.

Semoga si tokoh protagonis bisa mengalahkan sang penyihir.

Orang ini...

Tampaknya Shirube inginkan perhatian.

- Kamu benar. - Sesuai dugaanku.

Tidak, kali ini sungguhan.

Benarkah?

Kalau begitu, perlukah kita beri dia perhatian?

Tidak usah, abaikan saja.

Kenapa?

Karena itu sangat merepotkan.

Halo? Misora.

Aku sudah baca bab minggu ini.

Bagus sekali dia mengerjakannya tepat waktu.

Apa?

Sang komikus ingin kembali?

Dia ingin kembali ke masa sebelum dia menciptakan penyihir.

Jadi, dia sama sekali tidak bisa mengalahkan penyihir ini?

Ayo pergi.

- Kenapa kita tidak menyerah saja? - Tidak apa-apa.

- Kemari, kamu! - Tidak.

Kemarilah!

Begitu, ya. Mereka tidak datang.

Ayolah! Cepat!

Lepaskan aku.

Jangan sentuh dia.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.