Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
SINOPSIS | TRAILER | SUB-UPDATE follow instagram @broth3rmax
Kota Daye adalah ibukota di masa Dinasti Yin.
Juga kota kelahiranku.
Saat kecil aku meninggalkan Daye.
Ketika aku kembali, aku telah kehilangan segalanya.
Hore.
Hebat.
Di masa Tiansheng, saat Kaisar Yintian berkuasa,
tak diragukan itulah masa terbaik.
Hati-hati di jalan. Sampai ketemu lagi ya!
Hore.
Apa yang kau lakukan?
Nenek, lihat kupu-kupu itu.
Setelah kembali ke Daye,
kukira aku tak melakukan apa-apa selain mencari hiburan,
dan menghabiskan tahun yang tersisa seperti ini.
Tapi
kulihat api karma itu menyala kembali.
Itu
akan membakar semua milikku.
Wang Tianci!
Kau bunuh orang tak bersalah semaumu!
Sekarang saatnya kau bayar dengan nyawamu!
RAHASIA TERAKHIR
terjemahan broth3rmax
Dalam Dinasti Dayin ada 9 menteri.
Dibawah Kementrian Hukum
adalah Departemen Tianzhao, sebuah badan kehakiman penting.
Bangunannya menyatu dengan
Kuil Kota Dewa yang sudah ada ratusan tahun lalu.
Yang satu bertanggung jawab menangani urusan hukum resmi pajabat,
yang lainnya khusus menangani kasus aneh di kalangan rakyat biasa.
Tak ada yang membayangkan, keduanya yang tak ada kaitan sebelumnya,
kini terlibat bersama dalam kasus ini.
Tuanku,
silahkan diminum tehnya. / Omong kosong!
Yang mati itu adalah putraku Wang Tianchi.
Siapapun pelakunya,
kuperintahkan Departemen Tianzho dan Kuil Dewa Kota
membereskan kasus ini dalam 7 hari!
Tak butuh waktu 7 hari. / Siapa itu?
Ya ampun! Saat begini sempat-sempatnya kau masih main-main.
Semua pejabat Kuil Kota Dewa, ini Shi Haoxuan,
bagian penahanan Departemen Tianzhao.
Saat itu dia di Pavilun Yunyan.
Bukankah kau pemabuk di rumah bordil itu?
Itu sama sekali tak dilakukan oleh roh gunung manapun.
Jelas ada yang sengaja melakukan ini.
Di ruangan itu selain jejak kaki yang mati
dan para wanita penghibur itu,
ada jejak kaki orang lain.
Wanita penghibur jalan anggun dengan langkah pendek.
Namun jejak kaki ini jelas milik pria
karena jejaknya stabil dan kuat. Langkahnya pendek saat memasuki kotak itu
tapi melebar saat meninggalkannya. Jelas pembunuhnya semunyi di tempat ini.
Dia buru-buru pergi setelah membunuh.
Dia kebakar sendiri dari dalam.
Dia pasti membawa masuk benda mudah kebakar.
Jika tuanku mau tahu jawabannya,
hanya satu orang yang tahu. / Siapa?
Wang Tianci yang sudah mati.
Kami ahli dalam hal ini. Maka kasus ini
harus kami yang selesaikan. / Koroner di Departemen Tianzhao
juga bisa menemukan jawabannya dari mayat itu.
Kau ini... / Hentikan!
Aku percayakan kasus ini
padamu orang dari Departemen Tianzhao.
Kau harus tangkap pembunuhnya dalam 7 hari!
J
JO
JOI
JOIN
JOIN
JOIN T
JOIN TE
JOIN TEL
JOIN TELE
JOIN TELEG
JOIN TELEGR
JOIN TELEGRA
JOIN TELEGRAM
JOIN TELEGRAM
JOIN TELEGRAM C
JOIN TELEGRAM CH
JOIN TELEGRAM CHA
JOIN TELEGRAM CHAN
JOIN TELEGRAM CHANN
JOIN TELEGRAM CHANNE
JOIN TELEGRAM CHANNEL
JOIN TELEGRAM CHANNEL
JOIN TELEGRAM CHANNEL
JOIN TELEGRAM CHANNEL t
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.m
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/b
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/br
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/bro
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/brot
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/broth
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/broth3
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/broth3r
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/broth3rm
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/broth3rmax
Haoxuan.
Penataan peti mati di Yizhuang
amatlah khusus.
Setelah memasukinya, jangan sampai menyentuh benang-benang merah itu.
Haoxuan!
Haoxuan!
Xu Siyu, gadis nakal!
Kenapa bisa kamu! / Shi Haoxuan,
sudah lama kita tak ketemu setelah yang terakhir itu.
Anu...
sebaiknya kita tak usah ketemu.
Tiap kali melihatmu, aku kena kutuk selama 3 hari.
Aku kena kutuk lagi jika kau menyentuhku.
Shi Haoxuan,
kenapa kau selalu merundungku? Aku ini seorang gadis.
Gadis?
Aku tahu dari awal yang berbaring di peti mati seorang gadis dan pura-pura jadi mayat.
Tak usah bertengkar. Kalian selalu bikin aku tak nyaman kalo bertemu.
Siyu, jelaskan soal otopsinya.
Semua mayat ini kebakar.
Berdasarkan kondisi luka bakarnya,
seluruh isi perutnya kebakar sepenuhnya.
Susah dipastikan apa yang membakar.
Tapi, aku menemukan Bubuk Peringan Kesedihan
dalam tenggorokannya.
Bubuk Peringan Kesedihan itu sudah dilarang sama istana.
Siapa itu?
Kenapa orang-orang dari Departemen Tianzhao begitu dekil?
Apa orang-orang di Kuil Dewa Kota tingkahnya juga begini?
Haoxuan, jaga sikapmu!
Nampaknya kabar bohong menyimpang itu tak berhasil,
makanya kau ke sini berusaha nyari petunjuk untuk memanfaatkannya.
Apa maumu?
Tak percaya? Kau boleh tantang aku!
Kau tak sepadan.
Kuil Dewa Kota punya 4 tingkatan, Langit, Bumi, Kelabu dan Kuning.
Kau anggota Tingkat Langit di usia semuda ini,
jadi kau pasti Xuan Kun.
Tuan, anda terlalu memuji.
ya, saya Xuan Kun, junior anda. / Orang Tingkat Langit cuma
jadi beladiri dan berlatih Buddha,
apa mereka tak tahu cara menyelidiki kasus? / Bila kau tahu caranya,
kenapa kau meninggalkan 1 petunjuk penting
di TKP?
Karakter Wosang? / Itu jelas mantra
dari Api Rumpun Asli Wilayah Wosang.
Api Rumpun Asli juga dikenal dengan Api Leluhur,
salah satu roh gunung api karma
menurut legenda Wilayah Wosang.
katanya para pendahulu Api Rumpun Asli
adalah seorang pratisi spiritual bernama Zong Yuan
yang mati karena salah duga mencuri uang minyak wijen.
Sejak itu, dia menjadi roh gunung karena marah
dan membunuh mereka yang penuh kasih sayang tapi tak jujur.
Kau bisa berkisah menakutkan berdasarkan mantra begini,
kau memang anggotanya
Tingkat Langit.
Bagus sekali!
Kawan...
apa kau yakin kasus ini
pantas bila kau perlakukan begitu?
Tuanku, bila kita tak padamkan api karma itu,
aku khawatir akan membawa mala petaka.
Menurut bahasa Wosang mendengarkan dengan kehadiran sesuatu
dan semua jejak yang tertinggal di TKP,
situasi saat itu mungkin seperti ini...
Wang Tianci!
Kau bunuh orang tak bersalah sesukamu!
Sekarang saatnya kau bayar dengan nyawamu!
Kenapa kau menyimpulkan situasinya seperti itu?
Kau sungguh menggunakan Penglihatan Zhengnan.
Ayah, apa itu Penglihatan Zhengnan?
Penglihatan Zhengnan,
cara deteksi khusus dari Kuil Dewa Kota.
Menurut legenda, Penglihatan Zhengnan bisa mendeteksi, berdasarkan pengamatan pada mayat
serta petunjuk-petunjuk kecil di TKP,
menyimpulkan bagian situasi saat kejahatan itu dilakukan.
Hanya mereka yang berbakat tinggi
yang bisa berlatih.
Namun bila dipakai berlebihan bisa mengorbankan penggunanya sendiri.
Tuan, kasus ini dilakukan oleh hantu atau mereka yang dibunuh oleh yang mati,
diluar kemampuan Departemen Tianzhao.
Kasus ini mungkin juga
dipercayakan padaku.
Kau bilang pelakunya hantu?
Lelucon tipuan belaka! Cepat atau lambat akan kuungkap kalian semua!
Kakak, kau bisa temani aku selamanya?
Tentu. Aku akan menemanimu selamanya.
Sekarang kering mudah kebakar
waspada kebakaran!
Sekarang kering mudah kebakar
waspada kebakaran!
Sekarang kering mudah kebakar
waspada kebakaran!
Sekarang kering mudah kebakar
waspada...
Hantu!
Ada hantu! / Tak masuk akal!
Tak ada hantu!
Sekarang kau tanggung jawab urus ini.
Cara yang licik!
Xuan Kun.
Kau lagi rupanya! / Aku buru-buru kemari setelah menemukan yang tak biasanya.
Saat sampai disini, korban itu kebakar.
Tapi, aku sekilas melihat bayangan,
maka kuikuti dia sampai kemari.
Sungguh kebetulan! Bagaimana aku bisa percaya?
Saat kulihat api itu
aku sedang berada di penginapan.
Pemilik dan pelayannya bisa buktikan.
Petugas dari Departemen Tianzhao! Silahkan lewat sini.
Oh, semuanya boleh pulang sekarang. Apa kalian tak lihat dia kemari menangkap hantu?
Cepat, pergi sana.
Simbol Api untuk mengeluarkan lidah!
Siapa yang ingin mengeluarkan lidahnya Tn. Xu?
Ap... apa maksudmu bicara begitu?
Menurut legenda, ada seorang pria di Wilayah Wosang,
suka menggosip juga pembuat ricuh,
pada akhirnya tewas dipotong lidahnya oleh warga yang marah.
Kebencian orang ini begitu besar sehingga dia menjadi roh gunung.
Roh ini selalu memotong lidah orang-orang yang suka ikut campur.
Ayahku sudah mati,
teganya kau mencela kejujurannya?
Kurasa kaulah yang harus dipotong lidahnya.
Yang kuceritakan cuma legenda.
Bukan bermaksud menghina Tn. Xu.
Jangan sentuh ayahku!
Jangan sentuh ayahku!
Kematian Tn. Xu berdasarkan fakta kalau dia adalah gurunya.
Sepertinya kabar soal "Pembawa Sial" itu adalah benar.
Shh! Jangan keras-keras bicaranya.
Pokoknya, mulai sekarang kita jaga jarak dengan dia.
Kalian boleh pulang sekarang! / Ayo.
Malam itu hamba sedang berpatroli.
Tiba-tiba, hamba mencium aroma yang aneh.
Tapi hamba tak tahu
aroma apa itu.
Kemudian hamba lihat bayangan,
hantu hijau! Menakutkan sekali!
Itu dibuat-buat untuk menutupi pembunuhan.
Pembunuhan berdekatan selagi kejahatan itu terjadi.
Saat hamba berusaha menangkap pembunuhnya,
kebetulan bertemu Xuan Kun dari Kuil Dewa Kota.
Sungguh kebetulan! Susah dipercaya!
Shi Haoxuan, kali ini Kuil Dewa Kota
membantu Departemenmu Tianzhao menyelidiki kasus roh gunung.
Kenapa kau libatkan Xuan Kun dalam masalah ini?
Orang ini nampak mencurigakan beberapa kali.
Jelas dia tersangka yang potensial. / Kurasa tersangka yang potensial itu dirimu!
Kita semua tahu kau "Pembawa Sial".
Mungkin Tn. Wu tewas
dikarenakan nasib burukmu.
Hentikan!
Shi Haoxuan, kau tak mengindahkan moral!
Malam ini penjaga melihat roh itu dengan jelas,
tapi kau dengan sengaja menyia-nyiakannya.
Kasus ini mungkin dipercayakan pada Kuil Dewa Kota.
Tuanku,
kematian guruku belum jelas.
Kenapa kita buru-buru menyudahinya? Kita mesti selidiki secara menyeluruh kasus ini.
Shi Haoxuan, apa kau masih mengira orang yang memimpin Departemen Tianzhao
adalah ayahmu?
Umumkan keputusanku untuk menyerahkan kasus ini pada
Kuil Dewa Kota secepatnya.
Sudah ditetapkan saat ini.
Pejabat yang bodoh. Matanya ketutup kotoran sapi!
Shh!
Jangan bikin marah bosmu lagi.
Kita urus pemakaman gurumu lebih dulu.
Tolong bantu aku membujuknya.
Terima kasih.
Siyu
jangan khawatir.
Pasti akan kucari pembunuh itu.
Sudah tentu akan kutemukan sendiri
orang yang membunuh ayahku.
Ini yang ditemukan di dalam perut ayahku.
Ini tanda penggolongan buat papan rak di Departemen Tianzhao.
Xuan Kun, ketua klan memerintahkan
dalam kasus pembunuhan api karma di Kota Daye,
sebaiknya kau jangan terlibat,
biar orang lain menggantikanmu.
Mengapa guruku membuat rencana begitu?
Mengenai kasus api karma 20 tahun lalu,
Kuil Kota Dewa pernah menyiapkan altar
untuk mengusirnya, namun tak berhasil.
Beberapa anggota Tingkat Langit berbakat dari generasi sebelumnya
meninggal dalam kasus ini.
Kau seorang jenius yang langka
dalam Kuil Kota Dewa kita ini. Sebaiknya jangan terlibat dalam kasus ini.
Jika kita cuma menonton diam meski api karma itu nyala atau mati,
buat apa
Kuil Dewa Kota ini ada?
Tuanku, sekarang karena kasus ini
terkait dengan kasus api karma 20 tahun lalu,
kita hasus menyelidiki lebih lanjut.
Begini, jujur saja,
kasus api karma 20 tahun lalu itu sejauh ini belum selesai.
Tapi kali ini, Wakil Kepala Departemen Tianzhao tewas sejak awal.
Kurasa tak ada yang mau terlibat dalam kasus ini.
Alasan Tuanku tak bersedia menyelidiki
mungkin mengkhawatirkan pos pemerintahan anda.
Baiklah.
Shi Haoxuan.
Apa kau memang yakin ini pembunuhan?
Hamba yakin soal ini, karena tak pernah percaya dengan legenda roh-roh besar nan kuat.
Baiklah, Shi Haoxuan. Kuperintahkan kau melaksanakan penyelidikan.
Bila kau tak bisa menyelesaikan kasus ini
dalam 3 hari, kau harus tinggalkan Departemen Tianzhao.
Kebetulan sekali kamp militer Wilayah Barat masih kekurangan supervisor untuk pelatihan militer.
Tu... tuanku. Mohon tenanglah.
Apakah setara dengan membuang dia ke perbatasan?
Apa tuanku bersungguh-sungguh?
Ya, hamba akan ikuti janji militer ini.
Jika hamba tak bisa selesaikan kasus ini dalam 3 hari,
hamba akan ke perbatasan untuk menggembala kuda. / Shi Haoxuan,
jika kau tak bisa menemukan kebenarannya dalam 3 hari,
jangan salahkan aku karena tak mempertimbangkan
hubunganku dengan ayahmu
serta gurumu sebagai rekan kerjanya.
Terima kasih, Tuanku! / Tu... Tuanku.
Apa kalian sudah punya petunjuk?
Belum. / Kenapa kau setujui sumpah militernya?
Kebenaran ada di luar sana untuk kami temukan.
Ya ampun!
Ada kebakaran di toko obat bagian utara kota!
Cepat!
Apa yang terjadi? / Istrinya bos sedang membuat obat dalam ruangan ini,
tiba-tiba dia kejebak kebakaran di dalam. Pintunya terkunci dari dalam.
Jadinya kami tak bisa masuk. Dia masih ada di dalam.
Minggir.
Sungguh kebetulan lagi!
Lindungi TKP ini! Yang tak berkepentingan, silahkan keluar.
Tak ada tanda-tanda perkelahian di TKP ini,
juga tak ada pintu keluar lainnya.
Ada aroma yang aneh. Sama seperti yang sebelumnya.
Ini bukan aroma obat biasa.
Shi Haoxuan.
Benar aroma yang ini. Bawa bahan ini untuk diuji.
Satu ruang rahasia tanpa ada yang masuk dan keluar...
bukanlah suatu kecelakaan...
Jawabannya hanyalah roh gunung dari Wosangshan.
Kawan, bisa tidak kau bahas lainnya?
Simbol api untuk sejumlah perkakas.
Menurut legenda Bupati Wosang
yang ingin menikahi seorang gadis bernama Aju sebagai istri simpanan.
Namun istri sahnya menjebak Aju karena cemburu.
Dia memfitnah Aju merusakkan satu perkakas berharga.
Aju yang dilanda kesedihan mendalam membuktikan dirinya tak bersalah dengan kematian.
Setelah itu orang-orang sering dengar hantu penasarannya Aju
menghitung jumlah perkakas sambil menangis.
Dan menghancurkan semuanya sambil ketawa seram.
Situasi di TKP ini anehnya sama dengan legenda itu.
Jadi.
Tolong!
Rupanya roh gunung sesuai dugaan.
Gini ya, jangan selalu cerita soal hantu dan roh.
Tunggu dulu.
Kenapa kali ini kau datang lagi?
Apa kau kemari mau menghancurkan barang bukti?
Istriku tercinta!
Harusnya tak kubiarkan kau membuat obat di rumah sendirian.
Dia bosnya.
Tn. Fang biasanya keluar untuk mengobati pasien sedang istrinya membuat obat di rumah.
Tuan boleh bertanya
dan akan kukatakan semua yang kutahu.
Tn. Fang, biasanya jam berapa istrimu membuat obat?
Biasanya dia buat di ruang obat
antara jam 5 sampai jam 9 pagi tiap hari.
Jam berapa kau mengunjungi pasien ke rumah?
Aku pergi dari jam 9 sampai jam 11.
Saat aku pulang, kulihat istriku sudah...
Ini salahku.
Jendela ruangan ini biasa tertutup rapat?
Karena ramuannya itu resep rahasia warisan leluhurnya.
Agar resep rahasia ta terbongkar...
Biasanya siapa yang bisa masuk ruangan itu?
Hanya dia sendiri.
Aku saja tak diperbolehkan masuk.
Rumah mana
yang kau kunjungi hari ini?
Ada apa?
Kau tak akan... / Jangan khawatir, aku akan pegang prinsip.
Ny. Zhao sekarang ada.
Ibu mertuaku sudah tidur.
Jika kisanak berdua ada pertanyaan,
tanyakan aku saja.
Ny. Zhao,
Tabib Fang Ping sedang mengobati penyakit
mertua Ny. Zhao akhir-akhir ini, betul? / Ya.
Tanpa dia
mertuaku bisa terancam nyawanya
mengingat kesehatannya sekarang ini.
Kapan terakhir tabib Fang mengunjungi rumahmu?
Hari ini dia ke sini dari jam 9 sampai jam 11.
Sudah ada janjian sama kami sebelumnya.
Kapan dia perginya? / Antara jam 13 sampai jam 15.
Kenapa kau begitu ingat dengan jelas? / Orang yang merebus ramuan herbal tiap hari
peka sama waktu, itu wajar saja.
Kisanak berdua,
apa tabib Fang
berbuat salah?
Ditakdirkan ada 3 beresiko buruk, Qi Sha, Po Jun, Tan Lang
dan Sanfang Sizhang. Tak sangka nasibmu adalah Sha Po lang.
Siapa kau?
Kau adalah murid Yu Wuqi yang punya kesaktian Penglihatan Zhengnan?
Kau kenal guruku?
Cukup kenal.
Kawan, apa kau tahu akibatnya memakai kekuatan Penglihatan Zhengnan berulang-ulang?
Kau bisa kehilangan penglihatanmu
ataupun tewas.
Lalu kau memakai Penglihatan Zhengnan beberapa kali dalam penyidikan kasus ini.
Apa kau tak takut bisa mati?
Siapa kau sebenarnya?
Kenapa kau mencariku?
Jika kau tetap di Kuil Dewa Kota,
bakatmu hanya bisa terpendam.
Tapi bila kau gabung sama kami, kau bisa melewati batasanmu.
Kau seorang pemburu nyawa?
Akan kukasih petunjuk yang sedang kau cari-cari
di tempat suci Kuil Kota Dewa.
Kau tahu yang sedang kucari? / Pasti.
Tetaplah pada hasratmu.
Kau tak mau terima takdirmu sama sekali.
Aku sudah kurangi penderitaan yang dibawa oleh Penglihatan Zhengnan.
Aku tak butuh bantuan kekuatan jahat sepertimu.
Kawan,
akan tiba saatnya
kau butuh kami.
Aku bisa minum lagi. Dikit lagi.
Ibuku pernah bilang, dia Pembawa Sial.
Hajar dia!
Kak Haoxuan, kau tak apa-apa?
Jauhi aku, kalau tidak
kau akan kena sial.
Aku akan selalu menemanimu.
Kau bilang akan menemaniku selamanya.
Kau adalah pelayan keluarga Shi. Tak kuijinkan kau menikah!
Keluarga Zhao sudah menebusku.
Baiklah.
Kelak kau tak ada hubungannya sama keluarga Shi.
Silahkan beli bunganya.
Tidak. / Ayo belilah.
1 saja. Kumohon belilah.
Aku tak mau beli. Lepaskan tanganku, aku tak mau beli!
Kumohon tuan, belilah satu.
Beli satu, kumohon bantulah aku. / Kurang ajar kau mencuri uangku!
Dia pelakunya!
Hentikan pengemis cilik itu!
Pengemis cilik, berhenti!
Berhenti, sini kau!
Minum apa bisa menyelesaikan kasus ini?
Apa ini?
Hasil otopsi Chen Ting, istrinya bos itu.
Tak ada bedanya sama 2 kasus sebelumnya.
Tapi, bubuk kuning
menurut pengujianku,
adalah ramuan yang dipakai untuk bius di Wilayah Barat.
Narkotik Dunhuang.
Narkotik Dunhuang?
Jika kita gabungkan ketiga pembunuhan ini
untuk dianalisa dan mencari kaitannya
kasus ini bisa makin jelas.
Ayo.
Guruku hebat bela dirinya, tak ada yang bisa mendekatinya dengan mudah.
Kecuali,
disini bukan TKP pertama.
Guruku pasti dikendalikan orang lebih dulu,
lalu dia dibawa ke sini, lalu kejadian api karma itu dibuat.
Tapi kita harus balik lagi,
orang biasa tak bisa tak sanggup melawan dia.
Tapi orang yang kenal bisa...
Lihat.
Siapa dia? / Biarkan dulu dia.
Kita pergi ke TKP ketiga dulu.
Pada hari dia membuat obat
apa kau melihat tanda-tanda mencurigakan?
Ruangan itu jarang terbuka buat orang asing.
Saat aku membuat obat,
akan kukunci dari dalam.
Jadi akan jadi ruangan rahasia.
Bagaimana orang asing bisa masuk? / Kau salah.
Ini bukan ruangan rahasia.
Kemungkinan
si pembunuh memanjat dari cerobong asap. / Mungkin si pembunuh punya alat khusus
untuk bisa memanjat dengan temperatur panas begitu.
Aku sudah periksa tembok dalam cerobong.
Selama ada api,
cerobong akan tertutup abu, pembunuh pastinya meninggalkan sidik jari dan kaki saat memanjat.
Tapi tak ada jejak yang tertinggal di TKP.
Jadi, hanya ada 1 kemungkinan.
Roh gunung memang ada.
Jelas, si pembunuh harus meninggalkan ruangan sebelum menyalakan apinya.
Kalau Fang Ping pembunuhnya,
bagaimana dia bisa kabur keluar? Oh, aku salah.
Fang Ping punya bukti buat alibinya.
Itu sungguh alibi yang sempurna.
Tapi juga aneh.
Apa kau merasakannya? / Apa?
Saat Fang Ping menjawab pertanyaan kita, sepertinya dia sudah menyiapkan itu.
Tuan, boleh bertanya apa saja,
akan kujawab semua yang kutahu.
Jika begitu, Fang Ping tak pernah berlatih bela diri.
Kecuali, ada pembunuh lainnya.
Pada saat kejahatan itu berlangsung,
apa lagi yang kau temukan?
Nih.
Aku sekarang tahu cara mereka.
SINOPSIS | TRAILER | SUB-UPDATE follow instagram @broth3rmax
Tangkap dia!
Serang!
Menakjubkan! Apa kau ingin
pergi ke Departemen Tianzhan?
Shi Haoxuan, lancangnya kau tangkap orang
dari Kuil Kota Dewa?
Shi Haoxuan, karena batas waktunya 3 hari
bagaimana perkembangan kasus ini? / Semua sebentar lagi akan tahu kebenarannya.
Lantas siapa pembunuh yang sebenarnya?
Mereka bertiga pembunuhnya.
Tuan, saat itu aku berbohong padamu.
Kematian Wang Tianci tak ada kaitannya denganku.
Shi Haoxuan, kau mempermainkanku!
Kalau kau tak punya bukti, Kuil Kota Dewa kami
tak akan terima.
Tuan-tuan, mohon tenang!
Pasti ada salah paham.
Haoxuan, kau harus bisa jelaskan.
Kalau tidak, kau bisa membuat masalah besar!
Sebenarnya, tak ada pembunuhan roh gunung sama sekali.
Yang benar Xuan Kun, Teng Ji dan Fang Ping,
mereka bertiga membunuh orang karena ada kesepakatan.
Teng Ji sangat tahu kebiasaan Wang Tianci,
jadi dia menyiapkan Bubuk Peringan Kesedihan sebelumnya
menyuruhnya masuk ke ruangan itu.
Lalu ke aula memulai tarian.
Itu bisa jadi alibi sempurna baginya.
Departemen Tianzhao dan Kuil Kota Dewa gigih dalam pencarian Bubuk Peringan Kesedihan,
namun sia-sia.
Dari mana aku mendapatkannya? / Sabar dulu.
Kebenaran, ada disini.
Ini adalah
daftar obatnya Fang Ping. Kulihat Fang Ping sering mengobati
pasien wanita dari Wosang di Pavilian Yunyan. Rasanya diantara mereka, cuma Teng Ji
orang yang sering
dikunjungi Wang Tianci.
Yang diresepkan Fang Ping pada Teng Ji
adalah obat kewanitaan biasa, tapi dicampur dengan obat lainnya.
Dan obat-obatan inilah ramuan dari Bubuk Peringan Kesedihan
Teng Ji meracik obat mentah dari obat-obat kewanitaan ini
untuk membuat Bubuk Peringan Kesedihan. Setelah Wang Tianci mendapatkan obat itu,
dia pergi ke ruangan itu untuk melakukan kebiasaannya.
Tapi kali ini dia tak tahu
dia sudah memakai
bubuk fospor buatan khusus yang bisa langsung kebakar.
Tak masalah bila orang memakainya dicampur miras
untuk membakarnya. Sesuai rencana,
Fang Ping masuk ke ruangan itu membuat seolah roh gunung yang membunuh.
Tuan, ini cuma kesimpulanmu saja.
Tak ada bukti sama sekali. Semua tabib itu berhati baik.
Hanya karena aku sering pergi ke Paviliun Yunyan untuk mengoati pasien,
kau mencurigaiku? / Pertama, akan kujelaskan kasus api karma ketiga.
Chen Ting mati di ruang obatnya sendiri.
Sudah jelas itu ruangan rahasia. Namun meski rapat ruangan itu,
mekanisme kecilpun bisa membunuh seseorang.
Menurutmu begitu?
Seorang anggota Tingkat Langit, Xuan Kun.
Fang Ping menghitung waktu akurat saat meninggalkan rumah
dan merencanakan pembunuhan untuk masuk ke ruangan itu sebelumnya.
Menunggu Chen Ting untuk membuat obat secara diam-diam.
Lalu dia membunuhnya.
Setelah membuat seolah ruangan adalah tempat roh gunung membunuh,
dia kabur lewat cerobong asap.
Dan orang ini tentu adalah Xuan Kun yang menguasai bela diri.
Kau juga menyebutkan pembunuhan dalam ruang rahasia.
Kalau aku pembunuhnya,
bagaimana caraku bisa kabur? / Tentu kau bisalah.
Saat si pembunuh memanjat cerobong asap itu, abu baru bisa menutupi jejak.
Dan ruangan itu
menjadi ruang rahasia tempat roh gunung membunuh,
Sekarang bila aku pembunuhnya
mengapa aku menawarimu bantuan untuk mencari kebenaran lewat Penglihatan Zhengnan-ku?
Itulah kecerdikanmu.
Yang membuatku curiga padamu adalah kau muncul tiap kali...
ada kasus pembunuhan.
Shi Haoxuen,
meski kau sudah lama bicara soal ini,
tapi mana buktinya? / Dengarlah hamba, tuan.
Di Tempat Kejadian Perkara memang benar orang melihat keberadaan hantu api,
tapi mereka semua memakai Bubuk Peringan Kesedihan dan Narkotik Dunhuang,
jadi mereka hanya melihat ilusi.
Si pembunuh mencampur Narkotik Dunhuang
saat menyalakan hantu api. Asap akan menyebar kemana-mana,
orang-orang yang dekat situ bisa menghirup asap narkotik ini.
Dan si pembunuh menggunakan sihirnya agar korban melihat ilusi.
Sepotong bambu ini kutemukan di lokasi TKP.
Bambu jenis ini dipakai membuat keakuratan senjata.
Saat hamba ke Wilayah Wosang sama ayah waktu kecil
hamba melihat ahli senjata Wilayah Wosang
memakai bambu ini untuk membuat kembang api dalam pole berbeda.
Aku juga membuatnya sebagai tiruan.
Pembunuh menggunakan sihir kembang api ini
untuk mengecoh orang lain.
Mereka semua akan mengira ini hantu api
roh jahat yang membunuh orang.
Kau selalu cerita legenda simbol api Wosang di TKP.
Sebenarnya, kau sengaja menyesatkan petunjuk.
Kau ingin orang lain percaya itu ulah roh gunung.
Dalam kondisi begitu, Departemen Tianzhao akan menghentikan penyidikan.
Tapi jika kasus ini dipercayakan pada departemenmu, Kuil Kota Dewa
akan kemana arah kasus ini
diputuskan oleh dirimu sendiri.
Pada hari Tn. Xu terbunuh
kau kira aku berada di dekat situ. Semua orang bisa buktikan alibiku.
Lalu bagaimana caraku menyulut kebakaran?
Karena tempat pembunuhan itu terjadi
sama sekali bukan di jalan itu,
namun arsip dokumen
Departemen Tianzhao.
Jika tebakanku benar,
orang ini pasti tahu guruku telah menemukan petunjuk.
Makanya dia kuatir pada masalah ini, dan membuntuti guruku ke Departemen Tianzhao.
Menurutku
selain guruku, Xu Siyu dan aku,
orang lain yang tahu secara detil kasus ini
dia yang menemui kami di Desa Yuzhuang, Xuan Kun.
Karena guruku kenal Xuan Kun, dia tidak waspada.
Kau muncul dekat penginapan dengan sengaja
untuk membenarkan alibimu.
Namun tanpa diduga
kasus ketiga terjadi.
Sebenarnya bisa saja kau tak mau terlibat,
tapi kau takut Ji Teng akan tertangkap olehku,
makanya kau sengaja menghentikanku.
Aku sendiri juga tak percaya kaulah pelakunya, tapi di tempat guruku tewas itu dekat dengan Kuil Kota Dewa.
Hanya dirimu yang ada secara kebetulan
dengan semua kasus ini.
Lantas apa alasanku melakukan ini?
Aku juga penasaran itu. Karena itu, untuk mencari alasannya
aku telah periksa banyak catatan soal Kuil Kota Dewa.
Kalau aku tidak salah,
semua ini memiliki kejahatan dan tujuan yang rumit seperti ceritamu.
Yaitu, ilmu terlarang pemburu nyawa.
Dan dirimu, sengaja membuat pembunuhan ini terjadi
cuma untuk merubah takdir yang ditentukan.
Kau telah membuat banyak dugaan, namun mana tanpa buktinya?
Bukti ada di pesan catatan guruku.
Aku telah periksa identitasmu.
Setelah kasus api karma 20 tahun lalu
Kuil Kota Dewa mengadopsi bayi terlantar dari Wilayah Wosang.
Dan pemburu nyawa adalah
keturunan Bupati Wosang.
Jadi aku membuat dugaan kuat.
Kau adalah bayi yang terlantar itu.
Dan keturunan dari utusan yang diutus oleh Dinasti Yin.
Omong kosong!
Berdasarkan pemeriksaan dari banyak catatan rahasia.
Catatan tentang kasus api karma masih disegel.
Dengan perintah paduka ketua
kami bisa mencarinya. / Shi Haoxuan,
cukup hentikan. / Keadilan ditegakkan di Daye.
Kasus Departemen Tianzhao telah diselidiki,
tak bisa diakhiri tanpa hasil yang meyakinkan.
Dengan tegas hamba meminta paduka ketua mengungkap kasus ini.
Dengan tegas hamba meminta paduka ketua mengungkap kasus ini.
Agar hamba bisa buktikan tak bersalah. / Dengan kondisi ini
Departemen Tianzhao tak bisa menyelesaikan apapun di waktu sempit ini.
Di tahun ke-12 Tiansheng, Rumah Pos utusan diutus ke Dinasti Yin oleh Bupati Wosang
tersulut api karma tak dikenal.
Rumah Pos itu terbakar. Utusan itu juga tewas.
Hanya 1 bayi selamat disembunyikan dibalik balok kayu.
Diselamatkan oleh seorang anggota tingkat tinggi di Kuil Kota Dewa.
Lalu Kuil Kota Dewa memasang altar untuk mengusir api itu.
Dalam bayi ini terdapat nasib Membawa Sial
dan menyebabkan pembunuhan oleh roh gunung.
Api karma membakar hampir 100 anggota keluarga hingga tewas
dan Kuil Kota Dewa juga kehilangan beberapa anggota Tingkatan Langit.
Kasus ini sudah terselesaikan.
Bayi ini
diadopsi oleh Shi Wei, kemudian ketua oleh Departemen Tianzhao.
Ini sungguh dirinya.
Aku tak percaya. / Dialah bayi itu.
Nampaknya kita melihat sebaliknya.
Kita lihat saja.
Tuan, pada malam saat Tn. Wang tewas
hamba di rumah menemani istri untuk membuat obat.
Tapi sekarang istri hamba...
Tuanku, pada malam saat Tn. Xu tewas
hamba sibuk terima tamu bersama para saudari di Paviliun Yunyan.
Tuanku lebih tahu dari yang lain.
Saat tabib Chen tewas, hamba sedang membicarakan hal sama kakak seperguruan.
Mereka bisa jadi saksi.
Shi Haoxuan,
aku telah memberimu kesempatan.
Jadi jangan salahkan aku bila tak memberi ampun.
Kau bisa selesaikan ini berdasarkan sumpah militer.
Siapapun yang berani membela dia
akan pergi bersamanya ke perbatasan.
Tuanku, mohon jangan. / Diam kau!
Ini jelas tindakan jahat hantu.
Kuminta para rekan Kuil Kota Dewa
menyelesaikan kasus ini.
Kebenaran tak mesti seperti yang kita lihat.
Kita pasti bisa menemukan kebenaran ini.
Tapi pembunuhnya adalah roh gunung.
Kasus begitu pasti dipercayakan pada Kuil Kota Dewa.
Kau tak semestinya bertingkah begini. Kau harus yakin.
Jangan ikuti aku lagi.
Aku ini Pembawa Sial,
dan jika kau mengikutiku aku juga bisa mati.
Kau mengerti? / Shi Haoxuan,
kau selama ini tak percaya hantu dan dewa, bukan begitu?
Kenapa kau percaya gosip tak mendasar soal Pembawa Sial?
Aku sendiri tak ingin mempercayai aku ini Pembawa Sial.
Tapi orang-orang dekatku meninggalkanku satu persatu.
Mengapa? Bisa kau jelaskan?
Mengapa? / Aku tak tahu!
Jika kau memang Pembawa Sial,
mengapa Su Ruaner masih hidup? Mengapa aku masih hidup?
Hanya dirimu saja yang ingin aku pergi.
Aku tak mau.
Jika kau ke perbatasan untuk menggembala kuda
aku akan ikut. Meskipun itu berarti mati.
Aku tak akan mundur.
Kau kira dirimu siapa?
Kau tak bisa menggantikannya.
Lihat, dia itu Pembawa Sial.
Apa sungguh sejahat yang mereka bilang?
Katanya,
orang seluruh Kota Daye bilang orang ini punya kekuatan sihir.
Saat dia lahir 20 tahun lalu,
lebih dari 100 orang dalam keluarganya mati.
Jangan bahas lagi, dia melihati kita!
Ayo pergi.
Kau kemari juga untuk menertawaiku?
Apa kau mengabaikan
sayangnya Tn. Shi selama bertahun-tahun
cuma karena beberapa kata dari catatan itu?
Bagaimana dengan sayangmu padaku?
Kau sedang mabuk.
Aku tidak mabuk.
Kamulah yang mabuk.
Bagaimana kau rela menjalani hidup begitu?
Apa kau bahagia?
Ini pilihanku.
Aku tahu apakah aku bahagia atau tidak.
Andai kita bisa kembali ke masa lalu.
Aku bersama ayahku
dan dirimu.
Kak Haoxuan,
kuingin meninggalkan Kota Daye bersamamu.
Kuingin meninggalkan Kota Daye bersamamu.
Kita akan hidup seperti dulu.
Ruaner
akhirnya kau mau ikut denganku.
Besok malam
kau tunggulah aku di depan Kuil Yuelao.
Xuan Kun! Sedang apa kau di situ?
Apakah ini berkas roh gunung Wosang yang disimpang di kuil
oleh generasi tua dari Kuil Kota Dewa 20 tahun lalu?
Kau kurang ajar! Ini tabu bagi klan kita.
Meski kau murid terakhir ketua kami,
kau tetap tak boleh melanggar aturan.
Ketua kakak seperguruan
akan kupinjam berkas ini.
Maaf!
Buat apa? / Barusan aku mendapatkan petunjuk.
Kasus 20 tahun lalu tak dipungkiri ada kaitannya dengan kasus saat ini.
Aku tak mau tahu.
Satu-satunya saksi mata di tahun itu
adalah nenek Zhao.
Sudah kubilang aku tak mau terlibat dalam penyelidikan ini lagi.
Saksi matanya adalah nenek Zhao di Keluarga Zhao.
Bukankah menurutmu kita mesti
tanyai dia dulu agar kasus ini jelas?
Pasti ada hubungannya dengan
2 kasus api karma 20 tahun lalu.
Kau mau mundur saat ada tantangan ketemuan.
Sampai kapan kau akan begini terus?
Aku ke sini hari ini untuk mengemasi barangku. Aku mau tinggalkan Daye nanti malam.
Mungkin
sebentar lagi aku akan mati di Wilayah Barat.
Kuserahkan catatan ini padamu. Terserah kau mau lihat atau tidak.
Meski tanpamu, aku masih tetap bisa menyelidiki kasus ini.
Yang kupikirkan cuma, ingin agar kasus kematian ayahku jelas.
Maafkan aku.
Memang aku tak kenal dirimu.
Semoga kau tak sengaja kesini menghentikanku
karena aku mencurigaimu sebagai pembunuh.
Kuingin bicara denganmu.
Kau membuatku takut saja. Kukira aku akan dihajar sebelum pergi.
Tempo hari itu kurasa yang kau katakan benar juga.
Tapi aku tak bisa pahami secara logis.
Aneh sekali kalau kau meminta bantuanku.
Tapi sudah terlambat. Aku tak lagi bekerja di Departemen Tianzhao.
Aku tak ada hubungannya dengan kasus ini sekarang.
Kau berencana menyerah begitu saja?
Kawan, apa maksudmu? Kuingin tahu
kenapa kau tetap bersikeras?
Apa kasus ini ada kaitannya denganmu? Astaga...
kau hampir kehilangan Penglihatanmu buat menyeldiki kasus ini.
Aku tak peduli meskipun aku buta.
Meskipun aku bukan keturunan dari utusan Dinasti Yin,
orangtuaku juga turut tewas
dalam kasus api karma malam itu.
Takdirmu adalah Pembawa Sial
dan takdirku adalah Sha Po Lang.
Aku bisa mengerti
yang kau alami semasa kecil.
Tidak.
Kau tak mengerti. / Tak penting kau akui atau tidak...
pada saat kita berdua lahir
takdir kita sudah disatukan.
Dan sekarang adalah saat yang tepat untuk mengungkap kebenaran kasus api karma 20 tahun lalu.
Ini juga kesempatan yang langka
untuk mengungkap sal-usul kita.
Apa kau tahu nama roh gunung di Wilayah Wosang?
Itu disebut 5 api karma bencana.
5 orang tewas dalam kasus api karma 20 tahun lalu.
Tapi saat ini, hanya 3 yang tewas.
Kita pasti akan melihat kematian lagi.
Apa kau ingin acuh tak acuh dengan yang terjadi?
Maafkan aku.
Aku harus meninggalkan Daye.
Kukira kau ini berbeda dari lainnya di Departemen Tianzhao.
Ternyata aku keliru.
Sampai jumpa.
KUIL YUELAO
Shi Haoxuan, kenapa kita tak dulu-dulu ketemunya?
Sebaiknya jangan ketemu. Pasti aku akan kena sial 3 hari tiap ketemu denganmu.
Kalau kau menyentuhku lagi aku akan kena sial 3 hari.
Jika kau memang Pembawa Sial,
kenapa Su Ruaner masih hidup? Kenapa aku masih hidup?
Kau cuma ingin aku meninggalkanmu 'kan?
Aku tak mau.
Jika kau pergi ke perbatasan untuk menggembala kuda aku akan ikut.
Meski itu berarti mati.
Aku tak akan mundur!
Apa kau tahu nama roh gunung di Wilayah Wosang?
Itu disebut 5 api karma bencana.
Sekarang Rumpun Api Asli.
Api Mengeluarkan Lidah. Api Menghitung Perkakas sudah muncul.
Masih ada Api Nenek dan Api Botol Jinjing.
Jadi, sudah pasti ada kematian lagi.
Satu-satunya saksi mata di tahun itu adalah nenek Zhao.
Api Nenek?
Mungkin saja...
Siyu, kau gadis nakal.
Pelan-pelan dikit dong.
Kenapa wanita muda sepertimu melakukan penyelidikan tengah malam?
Kalau kau ada masalah,
bagaimana kau mengatasinya?
Kenapa kau tak menugaskan seseorang untuk membantuku?
Kau membuatku terpojok saja.
Sekarang ini terjadi juga padaku.
Baik.
Aku akan ambil resiko untuk membantumu.
Sekarang kau tak takut?
Aku masih takut.
Meski cuma pegawai sipil biasa,
aku 'kan juga laki-laki.
Gini,
kalau ada apa-apa aku bisa melindungimu lebih lama.
Kayaknya bagus juga.
Gadis ini apa sudah pergi ya?
Tuanku, ini agak tak biasa.
Berhati-hatilah.
Kita ketemu sesuai dugaan. Kenapa kau lakukan ini?
Kau cuma bisa tanyakan ini setelah kau pergi ke surga.
Kenapa kau kembali?
Bukankah sebaiknya kau langsung meninggalkan Kota Daye?
Mengapa?
Kukira kau sungguh bersedia meninggalkan Daye bersamaku.
Ternyata kau memanfaatkanku sebagai alibimu.
Harusnya aku lebih awal memahami maksud dari Api Nenek.
Itu tak cocok buatmu.
Kau ingin menyingkirkan ibu mertuamu yang sakit parah.
Betul 'kan?
Kau tak tahu apa-apa.
Roh gunung yang asli adalah mereka.
Bukan kami.
10 tahun lalu, Dinasti Yin mengutus penghukum ke Wilayah Wosang di selatan.
Wang Tianci ada dalam pasukan itu.
Dia tak berani melawan musuh di medan tempur,
tapi hanya berani membunuh warga desa tak bersenjata di Wilayah Wosang.
Dia memotong tangan mereka untuk mendapatkan jasa militer.
Anggota keluargaku ada diantara mereka.
Semua pria terbunuh.
Para wanita dibawa ke Dayin dan ditempatkan di rumah pelacuran.
Disanalah aku bertemu Wang Tianci lagi.
Mulai saat itu, aku bersumpah untuk membalas dendam.
Sebelum kematiannya, aku sengaja menceritakan legenda roh gunung Wosang.
Kuingin dia tahu, kejahatan yang dia lakukan
akan dibalas cepat atau lambat.
Aku lahir di keluarga miskin
dan bekerja magang di toko obat Keluarga Chen.
Aku berharap kelak bisa sukses.
Putrinya guruku jelek dan bertemperamen buruk,
makanya tak ada yang mau menikah sama dia.
Agar bisa menerima ilmu pengobatan dari guruku,
aku mengorbankan diriku.
Tapi wanita kejam ini tak hanya menyiksaku di siang hari,
tapi juga tak mau sama sekali memberitahuku resep rahasia guruku.
Di matanya, guci-guci itu jauh lebih baik dariku.
Makanya aku ingin membunuhnya
dan merebut kembali resep rahasia serta martabatku.
Sejak aku menikah dan jadi Keluarga Zhao,
ibu mertuaku selalu berprasangka buruk terhadapku.
Dia selalu mempersulit diriku.
Kemudian aku tahu bahwa lamaran nikah Keluarga Zhao
sepenuhnya karena kesehatan suamiku memburuk.
Mereka ingin menyelamatkan dia dengan pernikahan.
Setelah menikah denganku suamiku perlahan pulih dari penyakitnya.
Tapi ibu mertuaku masih memperlakukanku dengan buruk.
Dia selalu memaksaku minum semua obat yang tak kusukai
agar aku tak bisa hamil.
Suatu hari, tak diduga suamiku mati karena sakit.
Aku ketahui kalau kematian suamiku
dikarenakan meminum teh ginseng yang sebenarnya untukku.
Kemudian aku mengetahui
mertuaku berencana agar dia meninggalkanku dan menikah dengan wanita lain.
Tapi suamiku menolak, maka mertuaku berniat membunuhku.
Tapi rupanya dia malah membunuh putranya.
Kami memang membunuh untuk saling membantu.
Tapi apakah kami salah?
Bagaimanapun,
kau tak seharusnya menyelesaikan masalah dengan membunuh.
Kami tak punya pilihan dalam hidup ini.
Tapi sekarang kau punya pilihan.
Kau bisa meninggalkan Daye bersamaku
atau pura-pura tak tau yang terjadi,
atau dibunuh
bersama mereka sebagai kaki-tangannya.
Aku bisa saja pergi meninggalkan Daye bersamamu,
hidup bebas bisa bepergian ke mana-mana
seperti dulu.
Tapi mengapa kau membunuh orang lain?
Sebenarnya,
harusnya aku sudah mati bersama suamiku.
Jadi kau mau pergi meninggalkan Daye bersamaku,
sebenarnya kau mau mengelabuiku.
Kau memanfaatkanku
karena kau sama sekali tak mau berbuat itu.
Benar 'kan?
Tidak!
Teng Ji!
Teng Ji!
Andai aku tahu kalau Ny. Zhao itu berhati lembut maka berarti bahaya.
Harusnya sejak dulu kubunuh dia.
Jika ada kehidupan selanjutnya,
kau masih tetap Haoxuan tersayangku.
Cepat kau bawa pergi Nona Xu dari sini.
5 api karma bencana masih kurang satu.
Masih ada 1 pembunuh lagi.
Xuan Kun!
Rupanya kau.
Kau tak bisa menyalahkanku soal ini.
Xu Sheng-lah yang memaksaku berbuat ini.
Tuan, bisa tidak jangan terlalu serius
soal kasus Bubuk Peringan Kesedihan?
Bai Shu, apa kau takut?
Kenapa mesti takut? Jika aku memecahkan kasus ini,
akan kuberi kau separuh pendapatanku
sebagai suap.
Kau tahu dengan jelas, siapa aku.
Jangan coba-coba menguji kesabaranku.
Aku akan anggap ucapanmu barusan sebagai gurauan.
Sebenarnya itu memang bercanda.
Tapi kau menganggapnya serius.
Aku telah pikirkan setelah Teng Ji menyelesaikan kasus keempat ini,
semua sudah berakhir.
Yang disebut kasus kelima ini,
sebenarnya tidak ada.
Tapi aku harus melakukan itu.
Karena kami memalsukan 5 api karma bencana,
tambah satu, atau kurang satu itu tak masalah.
Jika kau mau mendengarkanku
dan tak terlibat dalam kasus ini,
aku tak akan bersusah payah untuk menyiapkan kasus kelima ini.
Semuanya tahu kau dan Xu Siyu keluar untuk menyelidiki.
Kalau kami semua mati,
kau tak akan bisa lolos!
Lantas apa yang bisa kulakukan agar kau menjadi pembunuhnya?
Saat Xuan Kun dan Xu Siyu mengikuti kemari,
mereka sialnya terbunuh olehmu. Dan saat aku tiba,
kau sudah terluka parah. Aku harus..
mengeksekusimu di Tempat Kejadian Perkara.
Sebenarnya ini solusi yang terbaik.
Kau sangat pintar,
maka kau mestinya tahu apa itu api kelima.
Yang dinamakan Api Botol Jinjing
pastinya "seekor ngengat yang meluncur ke dalam api".
Makin dekat kebenaran, makin dekat pula kematianmu.
Apa yang terbakar dalam botol jinjing
itu Narkotik Dunhuang, betul?
Ya.
Memang Narkotik Dunhuang.
Di permukaan, kau membuat 3 orang saling bunuh.
Sebenarnya, semua yang mereka bunuh adalah
orang yang juga ingin kau bunuh. Wang Tianci yang ingin dibunuh Teng Ji
adalah pembeli terbesar Bubuk Peringan Kesedihan.
Jika dia masih hidup, guruku cepat atau lambat akan menemukan dia.
Dan kau ingin membunuh Cheng Ting karena dia menghentikan pasokan barang-barang itu
dan kau tak bisa ambil untung dari transaksi.
Tapi kenapa
kau bunuh "nenek" Zhao? / Mungkin kau tahu
suami wanita tua ini
dulunya menteri di Kementrian Penghukuman. Sama seperti ayahmu,
dia adalah saksi kasus api karma 20 tahun lalu.
Sebuah rahasia besar tersembunyi di dalamnya.
Rahasia ini
juga ada di tangan Keluarga Zhao
atau
di tanganmu.
Tujuanku bukan cuma berdagang Bubuk Peringan Kesedihan.
Aku akan memberimu kesempatan. Jika kau memberikan rahasia yang diserahkan Shi Wei,
aku tak akan membuatmu menderita.
Jika aku memberikannya sekarang,
aku akan mati sekarang.
Siyu!
Siyu!
Aku lupa
juga ada seorang koroner.
Mungkin, setelah berusaha berobat bertahun-tahun,
dia lebih kuat bertahan terhadap obat narkoba.
Tapi itu tak ada gunanya,
cepat atau lambat kalian berdua akan mati.
Siyu!
Xu Siyu! Kau punya nyali juga ya.
Dasar gadis bodoh. Kau bukan tandingannya!
Aku tak akan
biarkan kau menyakitinya.
Dasar gadis bodoh! Cepat pergi dari sini!
Kau tak bisa mengusirku.
Kau tak bisa lagi mengusirku.
Gadis bodoh!
Betapa bodohnya dirimu!
Hal yang paling kusesali dalam hidup
pertama kali
kau menyuruhku meninggalkanmu,
aku memang pergi.
Lepaskan aku!
Kenapa kau bengong saja? Cepat pergi dari sini! Cepat pergi!
Bagaimana anak kerdil sepertimu
bisa menyelamatkan gadis kayak pahlawan? Hajar dia!
Terutama kusesali kepergianku saat itu.
Jika aku tak pergi saat kau mengusirku
orang yang menemanimu
bukanlah Su Ruaner.
Aku menunggu dalam kesedihan selama 10 tahun
dan akhirnya kau kembali ke Kota Daye.
Namun di hatimu
selalu ada kak Su.
Ruaner, mohon jangan pergi.
Meski aku tahu kau tak bisa mencintai orang lain,
aku masih saja
mencintaimu.
Hanya mencintaimu yang ada dalam hidupku.
Xu Siyu, kau bodoh!
Kenapa kau sebodoh ini?
Selama aku disini,
aku tak akan biarkan siapapun
menyakitimu.
Tuan Shi, coba pikirkan dimana benda yang diserahkan ayahmu lebih dulu.
Akan kupelajari panah tanganmu.
Xu Siyu,
kau harus berdiri tegak.
Ini pertama kali
aku memakainya.
Kemana ini akan mengarah
tergantung keberuntunganmu.
Siyu!
Kau sungguh si Pembawa Sial
karena kau membunuh orang yang mencintaimu.
Xuan Kun, bagaimana kau bisa pulih?
Narkotik Dunhuang mengarah ke titik-totok Chengling, aku memblokir titik-totok Fengchi-ku
untuk mengeluarkan racun.
Kawan, dengan terblokirnya titik-totok Fengchi-mu, apa kau bisa menangkap seranganku?
Bagaimana kau bisa menguasai ilmu terlarang?
Masih banyak hal yang tak kau ketahui.
Itu tak akan berhasil padaku.
Siyu!
Siyu!
Siyu!
Kau memang gadis yang nakal. Bangun gadis nakal!
Kau bilang aku tak bisa mengusirmu.
Bangun gadis nakal!
Jangan khawatir.
Bai Shu
tidak meracuni bagian vital tubuh Siyu tadi.
Dia tak bermaksud membunuhnya.
Dia bisa melewatinya.
Tapi...
bisa tidak kau hilangkan ucapan "gadis nakal"?
Kau pernah bilang
kau akan kena sial selama 3 hari
kalau menyentuhku.
Kau sedang memelukku sekarang,
kau mungkin akan kena sial selama 10 tahun.
Meski aku kena sial seumur hidup,
aku tak akan menyesal.
Pembunuh Fang Ping
dan Teng Ji, sudah mengaku bersalah.
Su Ruaner, dan kepala bagian kriminal Bai Shu
sudah dihukum mati.
Kasus pembunuhan 4 orang
sejauh ini sudah jelas.
Shi Haoxuan yang menyelesaikan kasus ini
punya kecerdasan juga keberanian.
Dengan ini aku memberinya persetujuan
untuk kembali ke Departemen Tianzhao di bawah Kementrian Bidang Hukum
sebagai posisi wakil kepala.
Menurut keinginan kak Ruaner, dia ingin dikubur bersama makam suaminya Tuan Zhao.
Kasus pembunuhan api karma
akhirnya berakhir juga. / Tidak.
Belum.
Aku sudah periksa fosfor merah bahan untuk api karma.
Itu alat ajaib milik pemburu nyawa.
Kemampuan Bai Shu tak akan menandinginya.
Dan lagi, kenapa Bai Shu, seorang pegawai sipil
tiba-tiba menjadi pemurka?
Pasti dia dalam pengaruh mantra jahat.
Di belakang dia, pasti ada orang lain.
Bai Shu memang menjadi kepala bagian kriminal
namun banyak yang diragukan.
Dia terus menanyakan sesuatu yang di tangan ayahku 20 tahun lalu.
Apakah itu sebenarnya?
Apapun itu, pembunuhan seluruh keluarga utusan Dinasti Yin,
dan 5 api karma bencana 20 tahun lalu, pastinya berkaitan erat
dengan kasus pembunuhan saat ini.
Semua pertanyaan ini kelak akan terjawab.
Aku telah putuskan tetap tinggal di Daye
untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kau tak bisa lagi mengusirku. / Aku juga tak bisa kau usir!
Ada yang salah?
JANGAN BERANJAK DULU....
SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H Mohon maaf lahir dan batin
Katanya, si Pembawa Sial dan Sha Po Lang
telah muncul!
Yang lucu adalah
mereka telah berteman.
Kayaknya malam yang hening ini
akan dihancurkan oleh 2 utusan bintang asing.
Maka kita lihat saja...
permainan dimulai.
broth3rmax, 30 Mei 2020
NO RESYNC/EDIT/RE-UPLOAD/DELETE-CREDIT broth3rmax, 30 Mei 2020
SINOPSIS | TRAILER | SUB-UPDATE follow instagram @broth3rmax
JOIN TELEGRAM CHANNEL t.me/broth3rmax
for bisnis only, WHATSAPP 0898 0553 558
SEKIAN
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.