All language subtitles for Clean.With.Passion.For.Now.E15

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

-= Clean with Passion for Now!! | Subtitles by VIU =- Diterjemahkan Oleh: Banana_nโœŽm | IG & FP FB: banana_nim

Gil O Sol-ssi.

Gil O Sol-ssi.

Katakan sepatah kata.

Kenapa tak menjawab teleponku? Aku khawatir.

Tak ada sesuatu apa pun untuk dikatakan.

Pergilah.

Kenapa mendadak bersikap seperti ini? Beritahu alasannya.

Bagaimana bisa kau ingin putus begitu saja?

Setidaknya aku harus tahu...

Katakan padaku. Kumohon.

Mengobrollah dengan santai.

Aku pulang duluan.

[Episode 15: Saat Aku Sangat Ingin Memelukmu]

Sudah kubilang aku benci. Aku benci.

Kenapa membenciku?

Setidaknya harus ada alasannya.

Dari kemarin pun kita baik-baik saja.

Tidak, kita baik-baik saja sejak pertama kali bertemu.

Apa aku salah?

Aku lelah.

Menghabiskan waktu dengan Deaepyo-nim

melelahkan.

Berusaha mati-matian padahal kita bukanlah pasangan yang cocok

Dan

Intinya, aku muak dengan segalanya.

Berhentilah datang ke rumahku seperti ini.

Dan jangan menghubungiku lagi.

Bagaimana jika tak mau?

Aku masih menyukaimu.

Dan juga, sepertinya perkataanmu tak tulus.

Bagaimana jika aku tak mau?

Bagaimana jika aku tak ingin putus denganmu?

Berpikirlah sesuka hatimu.

Karena perkataanku tulus.

Wah, kelihatannya enak.

Mari makan.

Makanlah. Kumohon.

Sungguh, aku tak nafsu makan.

Sejak kemarin kau belum makan apa pun.

Kau akan membiarkan masalah O Dol berjalan seperti ini?

Dia dapat mengajukan permohonan sidang ulang dalam waktu seminggu.

Mari coba semampunya.

Kita tak boleh menyerah sampai sini.

Sidang ulang?

Oleh karena itu, makanlah.

Tak ada waktu untuk kecewa.

Jika kau ingin dia menerima putusan yang tepat dari sidang ulang.

Kau harus lebih banyak bergerak.

Karena kau harus berjuang lebih gigih.

Aigoo. Pipimu hilang.

Oleh karena itu,

ayo makan.

Ya, Coach-nim?

O Dol tak sekolah?

O Dol! Serius, tenang.

Tenang, ceritakanlah supaya aku bisa mengerti.

Serius! Kenapa kau ingin bertemu Daepyo-nim?

Itu bukan urusanmu.

Sungguh.

Daepyo-nim.

Mari bicara dengan ketua AG.

Aku pergi ke perusahaan, tapi mereka tak mengizinkan orang sepertiku masuk.

Kupikir mereka akan melihatku jika yang berbicara.

Apa yang kau lakukan, Gil O Dol?

Apa yang terjadi? Ada masalah apa?

Aku tak perlu menjelaskannya kepadamu. Biarkan aku bertemu dengan bereka.

Kubilang ingin bertemu mereka!

Sampai jumpa lagi./ Baik.

Pergi ke perusahaan?

Ayo pergi ke rumah sakit.

Seon Kyeol!

Hei, Seon Kyeol.

Keluar./ Bicaralah.

Kau tampak sangat tenang sesudah menghancurkan kehidupan seseorang.

Apa yang kau bicarakan? Apa yang terjadi?

Bukan aku yang menghancurkan. Tapi kau.

Jadi ini salahku?/ Jika kau tak berkencan dengannya,

ini tak akan pernah terjadi.

Kau sungguh harus sejauh ini?

Kau benar-benar harus melukai keluarganya?

Ayah, apa yang terjadi?

Apa yang dia bicarakan?/ Itu...

kupikir akan jadi cara terbaik untukmu.

"Cara terbaik"?/ Ya.

Kakek tak pernah berubah.

Kau selalu seperti itu seumur hidupmu.

Untuk mencapai tujuan, kau tak peduli dengan luka orang lain.

Kau menghancurkan dan menimpa mereka.

Begitulah caramu membesarkan perusahaan.

Sampai kapan kau akan mengusik orang lain seperti itu?

Berapa lama kau akan hidup seperti ini?

Nyalakan mobilnya.

Sekarang juga.

Hantikanlah sekarang juga.

Apa pun yang Kakek lakukan, aku tak akan menyerah Gil O Sol.

Sebenarnya,

ini bagus.

Sekarang aku tahu alasan untuk meminta maaf.

Apapun yang kau lakukan,

sampai akhir aku akan berjuang

dengan dia.

Kecelakaan Jungang-dong enam tahun lalu.

Salah satu korban dari kecelakaan itu

adalah ibunya.

Apa maksudmu?/ Ini hanya akan

lebih menyakitkannya.

Kalian berdua tak dibolehkan untuk bersama,

sebaiknya kau akhiri hubungan secepatnya.

Untuk kebaikan kalian berdua.

Ayo pergi.

Kecelakaan Jungang-dong yang terjadi enam tahun lalu.

Salah satu korban dari kecelakaan itu

adalah ibunya.

[Tangguhkan pembangunan ulang.]

[Kami tak akan mundur.]

Kau tak dengar kabar dari O Dol?

O Dol.

Kemana saja kau? Kudengar kau tak sekolah.

Aku sedang memeriksa permohonan sidang ulang.

Aku bicara dengan pelatihmu dan dia bilang kita bisa mengajukan permohonan ulang.

Kita layak.../ Aku menyerah.

O Dol./ Jangan bersusah payah.

Karena aku ingin menyerah saja.

Ini daftar orang-orang yang ditambahkan dalam komite disiplin O Dol.

Kulihat daftar itu untuk berjaga-jaga. Dan seperti yang kuduga, mereka dari AG.

Jika kau mengusulkan ini saat mengajukan permohonan sidang ulang,

itu akan membantu.

Aku sudah meminta sidang ulang dengan materi yang kau kirimkan.

Kami sudah mencoba semua sebisanya. Sekarang kita harus menunggu.

Semuanya akan baik-baik saja. Jangan khawatir.

Kau akan langsung pulang ke rumah?

Tidak, aku harus pergi kerja paruh waktu.

Kerja paruh waktu?

Tiba-tiba, kenapa?

Terlalu banyak hal yang terjadi di kepalaku jika aku di rumah.

Aku harus melakukan sesuatu.

Jangan memaksakan diri.

Karena tidak baik bekerja terlalu lelah

untuk melupakan sesuatu.

Terima kasih sudah ada di sampingku.

Jika bukan karenamu, aku tak akan tahu harus berbuat apa.

Aku terlambat. Aku harus pergi.

Sampai jumpa di rumah./ Baik.

Terima kasih./ Selamat tinggal.

O Sol!/ Nun-nim.

O Sol./ Kalian.

Bagaimana kalian...

Cepat pergi.

Maaf membuat kalian menunggu.

Kenapa O Dol datang ke perusahaan tempo hari?

Dia tak datang untukmu.

O Dol pergi ke sana? Kapan?

Kemarin-kemarin.

Omong-omong, apa Daepyo-nim ada hubungannya dengan AG Group?

O Dol meminta Daepyo-nim untuk meminta bertemu dengan Presdir

dari AG Group.

Apa rumor itu benar?

Orang-orang bilang Daepyo-nim adalah cucu Presdir AG Group

dari anak satu-satunya.

Kau dan Daepyo-nim baik-baik saja?

Ya?

Benar.

Dia tampak tak begitu baik belakangan ini.

Suatu hari, dia terpeleset dan hampir jatuh dari tangga.

Aku belum pernah melihatnya begitu kacau.

Apa sesuatu terjadi?

Kau pasti tahu sesuatu.

Ya?

Kita

putus.

Apa?

Jadi aku tak begitu tahu bagaimana keadaannya belakangan ini.

Besok?

Tidak, aku bisa.

Jadi aku harus mengisi besok?

Baik.

Ya.

Tunggu. Mana bisa aku berpegangan dimana saja.

Ini perjalanan bus pertamaku.

Tak buruk juga.

Sudah kubilang jangan memaksakan. Kenapa bekerja sangat keras?

Bekerja paruh waktu dan belajar.

Kenapa?/ Lampu jalan.

Itu rusak.

Seseorang pasti sudah melaporkannya.

Ayo pergi.

[Kontrak Layanan Kebersihan]

Baiklah kalau begitu.

Sampai jumpa di waktu berikutnya.

Baik. Sampai jumpa.

Dia semakin sering bersih-bersih.

Dia belum makan atau tidur selama berhari-hari.

Dia menyibukan diri dalam pekerjaan.

Aku tak berpikir

itu aman bagi Daepyo-nim.

Aku mengerti.

Kemana kau akan pergi jam segini?

Jika sesuatu terjadi pada Seon Kyeol,

semua ini salah Ayah.

Kau terlambat.

Kenapa kau di sini lagi?

Keluar.

"Kenapa"?

Kau lupa? Aku doktermu.

Aku tak butuh dokter.

Berhenti datang ke sini.

Akulah yang memutuskan, kau butuh atau tidak.

Ayo lihat ini.

Aku sudah menganalisis beberapa kasus

Tak dengar kubilang keluar?

Aku tak butuh apa-apa.

Dokter, perawatan mysophobia ini

aku tak butuh.

Kenapa tak butuh?

Kau menginginkannya sesuka hatimu, dan merubahnya sesuka hatimu juga.

Sampai kapan kau akan berhenti bersikap kekanak-kanakan?

Keluar.

Karena saat ini aku

tak tahu kenapa harus lebih baik.

Tiba-tiba aku meminta bertemu. Pasti terkejut, kan?

Maaf.

Aku tahu, aku egois.

Tapi bisakah bertemu Seon Kyeol sekali saja?

Samo-nim.

Ini semua salahku

dan ayahku.

Seon Kyeol tak melakukan kesalahan.

Jika sesuatu terjadi padanya...

Daepyo-nim tak selemah itu.

Dia mungkin menderita sekarang,

tapi dia akan segera mengatasinya.

O Sol./ Maafkan aku.

Ini obat penenang.

Ini akan membantu menghilangkan kecemasan.

Dan beberapa salep untuk tanganmu.

Luka seharusnya tak dibiarkan terlalu lama.

Berhati-hatilah untuk tak menggunakan pembersih tangan terlalu sering.

Ketika segalanya menjadi sulit,

cobalah untuk mengalihkan perhatianmu.

Dan ini...

Kau sedang apa?

Aku ingin sendiri. Kumohon keluar!

Aku perhatikan

jammu berhenti.

Aku akan kembali.

Kau sudah mengunjungi rumah Daepyo-nim?

Ya.

Bagaimana keadaan Daepyo-nim?

Dia baik baik saja?

Aku bertemu Samo-nim

dan dia bilang Daepyo-nim mungkin dalam bahaya.

Jangan khawatir. Aku akan terus mengawasinya.

Hati orang adalah tipuan.

Mereka bertingkah seolah dapat melakukan apa saja untuk seseorang,

karena mencoba meraih kesempatan selagi bisa.

Sesudah kedua orang itu putus,

Kau tahu apa yang kupikirkan?

"Apa akan baik-baik saja untuk mendekatinya lagi?"

Itulah yang terlintas di pikiranku.

Aku sangat menyedihkan.

Apa salahnya itu?

Kenapa itu menyedihkan?

Kau manusia bukanlah Yang Maha Kuasa, apa salahnya itu?

Aku seharusnya tahu ketika kau menyerah begitu saja pada

seorang wanita yang kau sukai sejak lama.

Dasar bodoh.

Kau benar-benar bodoh.

Siapa bilang mudah?

Sulit.

Sekarang pun masih sulit.

O Sol,

senyumnya cantik.

Jadi aku ingin membuatnya tersenyum lagi.

Tapi itu bukan sesuatu yang bisa kulakukan.

Karena

aku bukan orang itu.

Kupikir sudah saatnya kau berhenti.

Ada perlu apa kemari?

Berapa lama lagi kau akan menghabiskan hidupmu dengan bermain-main seperti anak kecil?

Bagi kakek, terlihat seperti itu.

Tapi bagiku, tempat ini sangat berharga.

Silakan keluar.

Apa katamu?/ Karena bersamamu,

membuatku tak nyaman.

Aku saja yang pergi.

Pulang dan jadilah penerus AG Group.

Aku tak suka hal-hal kotor. Kau tahu benar.

Perusahaan kotor yang kau dirikan.

Aku tak punya niat untuk membuka lenganku untuk itu.

Apa ada anak lain yang kau sembunyikan di suatu tempat?

Aku tak akan terkejut bahkan jika kau melakukannya.

Beraninya kau!

Tolong singkirkan aku dari hidupmu sekarang.

Anggap saja kau kehilangan seorang cucu.

Beraninya kau mengatakan itu!

Berandal.

Kau pikir perusahaan yang kubuat

seluruhnya kotor?

Lalu bagaimana dengan perusahaan ini?

Aku orang yang membuat.../ Kau benar-benar berpikir

yang membuat perusahaan ini dengan tanganmu sendiri?

Sungguh? Kau sendiri?

Kukira kau benar-benar percaya begitu.

Dengarkan baik-baik.

Siapa menurut orang yang cukup gila

untuk berinvestasi di perusahaan yang menyedihkan seperti ini?

Siapa pemegang saham terbesar yang sangat ingin kau ketahui?

Jika tempat ini begitu berharga bagimu,

bergabunglah dengan Grup AG.

Maka setidaknya perusahaan ini tak akan dibubarkan.

Biseo-nim, kau sudah tahu?

Wajar bagi bisnis mana pun untuk menerima investasi awal.

Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri atas kenyataan itu.

Kau tahu atau tidak?

Ya. Aku tahu.

Bagaimana mungkin kau tak mengatakan apa-apa...

Tidak.

Bagaimana kau tahu?

Bagaimana kau tahu kakekku ada di belakang semua pemegang saham?

Maafkan aku.

Aku tak pernah bermaksud membodohimu.

Dan aku tak pernah berpikir untuk membodohimu

mengenai hubunganku dengan Hwejang-nim.

Kenapa kau melakukan ini padaku?

Aku tahu kau tak akan percaya padaku apa pun yang kukatakan, tapi...

Keluar. Sekarang.

Silakan keluar, kumohon.

Rapat umum akan diadakan untuk memutuskan pemecatan Daepyo-nim.

Apa hubungannya denganku?

Hanya saja, sepertinya aku harus memberitahumu.

Kau benar-benar berpikir

membuat perusahaan ini dengan tanganmu sendiri?

Sungguh? Kau sendiri?

Kukira kau benar-benar percaya begitu.

Maafkan aku.

Aku tak pernah bermaksud membodohimu.

Ayo kita berhenti saling bertemu.

Mari putus.

Aku lelah.

Berusaha mati-matian padahal kita bukan pasangan yang cocok...

Menghabiskan waktu bersamamu melelahkan.

-=B

-=Ba

-=Ban

-=Bana

-=Banan

-=Banana

-=Banana_

-=Banana_n

-=Banana_nโœŽ

-=Banana_nโœŽm=-

-=Banana_nโœŽm

-=Banana_nโœŽ

-=Banana_n

-=Banana_

-=Banana

-=Banan

-=Bana

-=Ban

-=Ba

-=B

-=

Jang Seon Kyeol-ssi kecelakaan.

Kecelakaan?/ Di Rumah Sakit Universitas Woo Sin.

Cepat pergi.

Tidak, aku tak bisa pergi.

Aku tak akan pergi.

Itu bukan salahnya.

Meskipun dia berbeda darimu,

dia juga korban yang terluka karena Cha Hwejang.

Dan dia adalah pasien yang menyalahkan dirinya sendiri karena itu.

Bayangkan ada anak yang menyalahkan dirinya sendiri dan menderita mysophobia.

Dan dia bilang satu-satunya orang yang bisa dia andalkan adalah kau.

Kau akan bagaimana?

Kau akan meninggalkan anak itu?

Kaulah satu-satunya yang bisa diandalkan oleh Seon Kyeol-ssi saat ini.

Dia pasti menunggumu.

Dia menunggumu, O Sol.

Vitalnya?

BP 60 hingga 40 dan HR 120.

Aku perlu cairan dan 10 RRC.

Tidak, siapkan 5 RRC.

Pasien dalam kondisi kritis.

Persiapkan secepat mungkin.

Tunggulah aku.

Karena aku akan datang.

Aku di jalan.

Sebentar lagi.

Tunggu sebentar demi aku. Kumohon.

Bebaskan jalan pernapasan.

Lakukan Suction dengan benar.

Kami mengubah lingkaran dalam, tapi BP-nya terus menurun.

Dia kehilangan banyak darah.

Ayo kita cepat-cepat mengganti loop dalam terlebih dahulu.

Sesudah itu, ayo kita memperlambat pendarahan yang berlebihan.

Aku tak bisa menghentikan pendarahan.

Suction, suction!

Gil O Sol.

Gil O Sol.

Jang Seon Kyeol! Jang Seon Kyeol?

Dia ada di ruang pemulihan VIP.

Tepat di sudut itu.

Terima kasih.

Kenapa kau kemari?

Pulang.

Kau seharusnya tak berada di sini.

Tidak.

Kaulah

yang seharusnya tak ada di sini.

Kaulah yang membuat Daepyo-nim...

berada di sini.

Kau sudah mengakibatkan cucumu satu-satunya kecelakaan.

Kau juga sudah mengakibatkan

orang yang tak bersalah meninggal.

Kaulah penyebab semuanya.

Aku tak akan lagi lari darimu,

atau pun menghindarimu.

Aku tak akan bersembunyi karena takut.

Aku juga takkan lagi berduka

atas meninggalnya Ibuku.

Karena kaulah

orang yang seharusnya menderita.

Daepyo-nim tak

pantas mendapatkan rasa sakit ini.

Kaulah seharunya yang menderita.

Minggirlah.

Aku harus pergi menemui Daepyo-nim.

Daepyo-nim

aku datang.

Daepyo-nim

aku membuatmu menunggu, kan?

Maaf.

Maaf, Daepyo-nim.

Seon Kyeol. Seon Kyeol!/ Samo-nim!

Sayang, tenang. Kumohon!

Kau tak boleh pergi sendiri.

Aku akan pergi sebagai gantinya./ Kau datang dari rumah sakit?

Bagaimana Seon Kyeol?

Ayah! Kaulah yang membuatnya seperti itu!

Sesudah menghancurkan hidupku, kau juga harus menghancurkan hidupnya juga?

Kau bahagia sekarang?

Hatimu bahagia?

Jika Seon Kyeol tak bangun,

Aku akan

membencimu selama sisa hidupku.

Aku akan membenci dan membencimu sampai kumati.

Kau mengerti?

Bangunlah.

Aku disini.

Apa yang kau lakukan di sini?

Tanganmu seperti ini...

Aku tak tulus mengatakan

ingin berpisah.

Aku berbohong ketika bilang membencimu.

Betapa aku merindukanmu.

Aku sangat merindukanmu.

Sesudah berpisah dengan Daepyo-nim...

Setiap malam...

Setiap pagi...

Kuharap itu hanyalah mimpi.

Betapa berharapnya aku itu hanyalah mimpi yang akan lenyap ketika terbangun.

Aku tahu itu bukan salahmu.

Aku tahu itu bukan pilihanmu.

Jika kau tak bangun seperti ini,

aku tak tahu harus berbuat apa.

Betapa aku merindukanmu.

Aku harus pergi.

Aku takkan kembali sesudah pergi.

Jika rindu,

bukalah matamu.

Bangun, kumohon.

Aku sudah dengar dari Dong Hyeon Oppa.

Apa yang akan

terjadi pada perusahaan?

Rapat umum sudah ditunda karena kecelakaan Daepyo-nim.

Tapi tak ada yang akan berubah.

Karena lebih dari setengah perusahaan milik AG Group.

Segalanya akan berubah sesuai keinginan Cha Hwejang.

Kenapa dia melakukan ini pada Daepyo-nim?

Dia kakeknya Daepyo-nim.

Tapi...

Kenapa dia sangat kasar padanya?

Maafkan aku.

Aku sudah memberikan rasa sakit yang tak tertahankan

padamu dan Daepyo-nim.

Itu semua salahku.

Cha Hwejang-nim memintaku

bekerja untuk Daepyo-nim.

Tak tahu akan menjadi seperti ini,

kusarankan agar kau tetap dekat Daepyo-nim.

Itu saranku.

Aku sangat menyesal, sungguh.

Kau harus meminta pengampunan

pada Daepyo-nim, bukan aku.

Daepyo-nim mempercayai Biseo-nim

lebih dari siapa pun.

Gil... Gil O Sol.

Daepyo-nim.

Tidurmu nyenyak?

Cepat bangun.

Sampai kapan akan berbaring terus?

Kau

kembali?

Bangunlah sekarang.

Tunggu aku.

Gil O Sol!

Gil O Sol.

Gil O Sol!

Gil O Sol!

Dia bangun.

Nyonya Cha.

Kenapa pagi-pagi berisik...

Seon Kyeol.

Kau sudah bangun? Kau mengenali Ibu?

Akan kupanggil dokter.

Apa yang terjadi?

Kenapa aku disini?

Kau sudah berbaring di sini selama seminggu.

Aku pergi sekarang.

Jika rindu, bukalah matamu.

Bangun. Kumohon.

Gil O Sol.

Jang Seon Kyeol-ssi, kau tahu sedang dimana?

Gil O Sol. Aku harus bertemu dengannya.

Kau belum boleh meninggalkan tempat tidur.

Jang Seon Kyeol-ssi, jangan lakukan./ Seon Kyeol.

Kau harus tenang.

Seon Kyeol./ Kau belum boleh bergerak.

Pegang dia.

Jang Seon Kyeol-sso, tenang.

Kau harus tenang.

Perusahaan, bagaimana keadaannya?

Baiklah.

Silakan pergi.

Aku akan kembali./ Jangan.

Aku bukan CEO dari Cheongso Yojeong lagi.

Dan kau

bukan orang yang kukenal.

Kita tak perlu bertemu lagi.

Semoga lekas sembuh, Daepyo-nim.

Ibu.

Terima kasih, Ye Joon.

Terima kasih.

Seon Kyeol.

Saat ini...

Ibu tak yakin apa ini saat yang tepat untuk memberitahumu hal ini, tapi

O Sol datang ke sini.

Dia memintaku untuk tak memberitahumu.

O Sol sudah datang setiap hari.

Dia datang duduk di sampingmu lalu diam-diam pergi.

Dia bilang, takkan pernah kembali,

tapi dia tak bisa menahannya.

Dia bilang

akan terus kembali hanya sampai kau bangun.

Dia datang setiap hari.

Setiap hari

O Sol ada di sampingmu.

Sudah waktunya O Sol datang.

Syukurlah.

Syukurlah.

Apa O Sol sudah tahu

dia bangun?

Kupikir dia belum tahu.

Dia akan senang.

Dia akan lebih bahagia ketika melihat wajahnya di rumah sakit.

Kau sudah tahu?

O Sol mengunjunginya?

Bagaimana tidak ketika dia pulang setiap malam dengan mata bengkak?

Meskipun dia tak berkata apa pun, pasti sulit baginya.

Bukannya aku tak bisa mengerti.

Tapi apa yang bisa dia lakukan?

Tidak seharusnya begitu.

Kau tak pergi ke rumah sakit?

Aku tak akan pergi dari sekarang.

Kenapa tidak?

Kau sudah dengar Daepyo-nim bangun?

Syukurlah.

Kau dengar aku dan Ajeossi, rupanya.

Aku hanya memikirkan diri sendiri selama ini.

Apa yang dipikirkan ayah

ketika dia melihatku akan menemuinya?

Aku tak akan pergi mulai saat ini.

Karena dia sudah bangun, sudah cukup bagiku.

Seon Kyeol, kau bisa pulang sekarang.

Kemana dia?

Seon Kyeol.

Hwejang-nim, di luar dingin.

Masuklah ke dalam.

Melihatmu datang jauh-jauh ke sini,

Sepertinya kau sudah baikkan sekarang.

Biarkan keluarga Gil O Sol

hidup dengan tenang.

Kupikir kau akan berbicara mengenai perusahaan terlebih dahulu.

Dia sepertinya gadis yang teguh.

Jauh lebih kuat dari dirimu.

Karena kau sudah baikan sekarang,

bergabunglah Grup AG.

Maka aku akan dapat memberimu bantuan.

Kau sepertinya masih ingin membuat kesepakatan denganku.

Apa?/ Ketika kau mengirimku

ke Amerika di luar kehendakku, kau bilang ini kepadaku.

Bahwa ketika aku kembali,

kau akan melepaskanku.

Cheongso Yojeong,

Gil O Sol juga.

Bagimu, semua yang berharga bagiku tampak seperti

alat untuk mengendalikan hidupku.

Apa yang ingin kau katakan?

Dari saat aku meninggalkan rumah sakit untuk datang ke sini dan menjumpaimu,

aku memiliki secercah harapan.

Karena cucumu selamat dari kecelakaan,

mungkin, kau mungkin

mengabulkan keinginanku tanpa persyaratan apa pun.

Tapi aku salah.

Seharusnya aku tahu lebih baik.

Aku mengunjungi

situs kecelakaan dari enam tahun lalu.

Aku ingin meminta maaf atas namamu.

Kupikir itu satu-satunya caraku bisa menahannya. Dan

Jika aku melakukan itu, kupikir mungkin kau akan

dapat menerima pengampunan atas kesalahanmu.

Karena saat itu aku tak pernah membayangkan

keluarga orang yang kucintai, adalah korban.

Itu

kecelakaan.

Tidak ada yang bisa kita lakukan.

Tidak.

Itu salahmu.

Itu adalah bencana karena keputusanmu yang buruk.

Aku...

hanya mencoba yang terbaik untuk menepati tanggal janji.

Aku mengikuti semua prosedur yang tepat

dan sudah memberikan kompensasi yang wajar.

Tepat dan masuk akal

semua didasarkan pada standarmu.

Sama seperti bagaimana kau memperlakukanku selama ini.

Meskipun sudah terlambat

Meskipun sudah sangat terlambat,

kunjungilah para korban.

Meminta maaf dan pengampunan dengan tulus.

Ini

hal terakhir yang kuminta darimu

sebagai seorang cucu.

Seon Kyeol.

Jang Seon Kyeol!

Kau...

Kau sudah bangun?

Aku membuat sarapan.

Apa di tanganmu?

Oh ini?

Ini petisi.

Nuna.

Ayo berhenti.

O Dol./ Apa yang bisa kita ubah

dengan selembar kertas itu?

Berhentilah membuang-buang tenagamu pada sesuatu yang sia-sia.

Kita bisa mengubahnya.

Selama tak menyerah,

kita bisa mengubah apa pun itu.

Ayo terus lakukan taekwondo, ya?

Kau berhenti dari pekerjaanmu sesuka hati.

Kenapa kau melakukan ini padaku?

Apa itu membuatmu puas?

Tidak, apa itu karena rasa bersalah?

Apa karena kau ingin terus berkencan dengan pria yang membunuh Ibu?

Ya.

Apa yang kau katakan semuanya benar.

Mungkin karena rasa bersalah,

dan aku mungkin mencoba untuk hidup melaluimu.

Tapi O Dol...

Aku tak akan bertemu dengannya lagi.

Aku tak akan pernah melihatnya mulai saat ini.

O Dol, sejujurnya,

sesudah aku berhenti menjadi atlet,

Aku menyesalinya setiap hari.

Aku bilang pada diri sendiri "baik-baik saja", tapi itu tak benar.

Aku...

jika aku berusaha cukup keras,

Aku bisa hidup dengan baik seperti orang lain.

Tapi itu tak mungkin.

Saat itu,

Aku berlari.

Seorang pengecut yang melarikan diri

dapat mencoba tapi memiliki batasan.

Sulit untuk melangkah lebih jauh juga.

Bagiku, satu-satunya hal yang bisa kulakukan adalah bertahan.

Kuharap kau tak mengulangi kesalahanku.

Kuharap kau tak menyerah,

atau melarikan diri sepertiku.

Nuna akan melakukan apa pun sebisa Nuna.

Sebelum menyesal.

Itu yang ingin kulakukan sekarang.

Ini

daftar orang yang ditambahkan ke komite disiplin.

Sedikit investigasi jelas akan membuktikan

bahwa itu diisi dengan orang-orang yang terkait dengan AG.

Mungkin kebetulan.

Tapi aku punya bukti untuk mendukung itu bukan kebetulan.

Semuanya ada di sana.

Secara harfiah ini hanya bukti tak langsung.

Apa yang bisa kau lakukan dengan ini?

Bukti tak langsung?

Kita akan melihat bagaimana bukti tak langsung itu

berubah menjadi kebenaran.

Ya, Coach-nim. Aku sedang dalam perjalanan untuk mengirimkan dokumen.

Jangan khawatir. O Dol akan melanjutkan taekwondo.

O Dol kuat.

Ya.

Kudengar kau keluar dari rumah sakit.

Kau sudah pulih sepenuhnya?

Tidak.

Tapi aku tak memiliki masalah dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

Kabarmu baik?

Sepertinya kau makin kurus.

Apa begitu?

Ada perlu apa Daeoyo-nim kemari?

Aku tak bisa

diam menunggu.

Meski begitu, tak akan mudah.

Kakekmu, pria yang menakutkan.

Maaf.

Gara-gara aku.

Aku harus pergi duluan.

Terimakasih untuk semuanya.

Waktu yang kuhabiskan

denganmu

adalah momen ajaib.

Kedepannya juga akan selalu kuingat moment itu.

Selamanya.

Aku tak pernah benar

mengucapkan salam perpisahan.

Hiduplah dengan baik.

Walaupun begitu...

Kau sudah hidup dengan baik.

Terimakasih sudah menggunakan subtitle Banana_nโœŽm... Follow IG & Like FP FB : banana_nim

[Clean with Passion for Now !!]

Aku merasa menyesal memberimu kesulitan dengan menyukaimu.

Kau mencoba melindungi semuanya.

Perusahaan. Keluargamu.

Tapi apa yang bisa kau pertahankan?

Tidak ada yang berbicara mengenai orang itu.

Aku tak berani mengucapkan namanya juga.

Tapi terkadang, terkadang...

Dia memintaku untuk memberikan ini padamu.

Kau takkan terlambat jika pergi sekarang.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.