Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
-= Clean with Passion for Now!! | Subtitles by VIU =- Diterjemahkan Oleh: Banana_nโm | IG & FP FB: @banana_nim
Tidurmu nyenyak?
Ya. Kau pasti harus pergi pagi-pagi.
Kau sudah berpakaian.
Aku selalu berpakaian seperti ini di rumah.
Ya?
Ya.
Mari...
...sarapan.
Itu...
Akan kubuatkan sarapan,...
...ayo makan bersama.
Tidak, tak apa-apa.
Aku...
Nah.
Diam duduk di sini.
Daepyo-nim, ada yang bisa kubantu...
O Sol, stop!
Karena aku bisa memasaknya sendirian,
diam duduk baca buku atau nonton TV saja.
Hanya sebentar.
-=[Tolong cubitin ginjal ini orang >_
[Semoga beruntung, Chef Jang]
Nah.
Aku bisa jalan sendiri.
Di sini./ Ya?
Sini.
Sudah lama tak masak.
Sedang apa?
Cepat makan.
Ya. Selamat makan.
Pasta.
Terima kasih.
Ntaps.
Aigoo.
Pelan-pelan makannya.
Baik.
Sebentar.
[Episode 11: Aku tak bisa menyembunyikannya]
Apa kau selebriti?
Hei, berhenti bersikap berlebihan.
Jam segini, O Dol dan Ajeossi ada waktu ke sini?
Hei, tak pernah tahu apa yang akan terjadi.
Harus siap untuk semuanya.
Membuatku malu.
Lalu? Tinggal di sana baik-baik saja?
Tidak, bahkan bernafaspun tak bisa.
Kupikir Daepyo-nim mencoba mencekikku sampai mati.
Sudah kuduga.
Maksudku, bagaimana kau akan menyembuhkan mysophobia-nya?
Kau jorok.
Hei, dia bilang aku tak jorok.
Katanya baik-baik saja.
Kenapa kau melakukan ini?
Apanya?/ Ini menggangguku.
Kau terganggu olehku?
Tidak, aku membuatmu tak nyaman?
Aku makan blepotan,
dan menumpahkan makanan di mana-mana juga. Kau sungguh baik-baik saja?
Ya, aku baik-baik saja.
Tak tahu orang lain mungkin mengganggu,
tapi buat Gil O Sol-ssi baik-baik saja.
Apa? Dia beneran mengatakan itu?
Bukan itu saja.
Aish.
Tak peduli kapan pun, kau boleh minta bantuanku.
"Heart"?
Bukan "Heart". Tak mungkin.
Tak mungkin.
Bravo, bravo. Hei, O Sol.
Karena ini sudah terjadi, kau harus menjadikannya milikmu.
Jadikan dia milikmu.
Ini, kudapat ramuan cinta ini untukmu.
Apa ini?
Ini anggur semanggi yang dibuat ayahku ketika dia meninggalkan pegunungan.
Hei, semak cengkeh dikenal untuk malam...
Kau tahu itu menyehatkan, kan?
Kubawa untukmu, tapi kau boleh berbagi dengan Daepyo-nim.
Kau gila? Sedang becanda?
Tak boleh berkencan, mengerti?
Jangan bicara begitu.
Kau tinggal bersamanya. Tak boleh berkencan?
Dengarkan aku, mengerti?
Tak boleh./ Apanya tak boleh?
Jujur. Kau punya perasaan padanya.
Itu sebabnya kau menolak dokter. Apa aku salah?
Lalu bagaimana dengan O Dol?
Gimana O Dol?
Kakek tua. Dia terlalu banyak nonton film.
Itu ketentuan yang tak adil.
Aku merasa terhormat...
Seonsaeng ingin berjumpa denganku.
O Solku.
Dimana dia sekarang?
Apa maksudmu?
Apa kau berbicara mengenai Gil O Sol-ssi?
Dari yang kutahu, kau memberinya tumpangan ke Busan.
Katakan padaku di mana dia sekarang.
[Skill berkencan]
[Strategi dan taktik kencan]
[1. Jadilah pria cerdas yang banyak membaca.]
[2. Jadilah pria seksi yang memasak untuk kekasihnya.]
[3. Jadilah pria manis yang merawat kekasihnya.]
[4. Jadilah pria pemberani yang datang untuk menyelamatkan sang kekasih.]
[5. Jadilah pria yang peka dan seksi.]
Dia tahu kode sandi. Kenapa membunyikan bel?
Triknya berhasil?
Berhasil.
Kau pulang. Aku sudah menunggu...
Kau sudah menungguku?
Aku tak tahu.
Lalu, seharusnya datang lebih cepat.
Apa... Sebentar, kenapa kau?
Beraninya kau menerobos masuk?
Akan kulaporkan kau masuk tanpa izin. Keluar sekarang!
Katamu kau menungguku./ Ya?
Perkataan itu bukan untuku?
Apa ada orang lain?/ Itu...
Ada perlu apa kau kemari?
Dan bagaimana kau mendapatkan alamatku?
Oh, kau tak boleh menyalahgunakan informasi pribadi pasien seperti ini.
Benar, aku punya informasimu.
Tapi bukankah kau memberiku alamat di Minnesota?
Harus kukatakan, kau punya selera yang aneh.
Yah, itu bukan punyaku.
Yang ini milikku.
Aku memang membelinya, tapi itu...
Jangan dimainin telinganya. Gimana entarnya kalau lepas?
Bikin gila.
Wah, rumah yang bagus. Sangat rapi.
Aku selalu ingin tinggal di rumah seperti ini.
Lihat, siapa bilang kau bisa menerobos ke rumahku...
...dan berjalan seperti ini? Aku tak pernah mengundangmu.
Keluar. Keluar dari rumahku.
Seharusnya kuperkenalkan diriku lebih awal.
Senang bertemu denganmu, Jang Seon Kyeol-ssi.
Mulai hari ini, kita akan ada sesi terapi.
Aku psikiatermu, Choi Ha In.
Psikiaterku?
Jadi maksudmu O Sol...
...tinggal dengan Jang Seon Kyeol-sii sekarang, kan?
Ya, aku yakin kau tahu betul...
....itu adalah bagian dari terapi perilaku kognitifnya.
Dan Gil O Sol-ssi memilih untuk melakukannya.
Aku yakin dia tak punya pilihan selain melakukannya...
...karena diberi tawaran yang tak bisa di tolak.
Biar kutanya satu hal.
Jika kondisi Jang Seon Kyeol tak membaik,
apa yang akan terjadi pada kesepakatan ini?
Aku sangat percaya kondisinya akan membaik.
Itu sebabnya Gil O Sol-ssi menyetujuinya./ Sepertinya
itu jawaban yang setengah hati.
Ayo kita berpikir secara objektif.
Tanpa si pasien tahu,
dan hanya mengandalkan bantuan dari non-pakar,
Menurutmu apa itu mungkin?
Kami coba segala yang dapat di lakukan.
Karena harus./ Siapa?
Keluarga Jang Seon Kyeol-ssi?
Tapi keegoisan mereka...
...mungkin menyakiti seseorang lagi.
Pernahkah kau memikirkan hal itu?
Kupikir itu yang terbaik untuk kedua masalah mereka.
Itu sebabnya aku menyarankannya./ Itu yang terbaik untuk kedua pihak?
Itu mungkin...
...hanya jika itu berjalan dengan baik.
Seperti dalam permainan ranjau, di mana kau harus menghindari semua ranjau.
Apa yang sedang kau renungkan?
Halo.
Aku baru saja bertemu dengan Daniel Seonsaeng.
Dia mengajukan diri untuk menjadi dokter Daepyo-nim.
Dokter Seon Kyeol?/ Ya.
Dia bilang akan mengunjungi Daepyo-nim secara langsung.
Berita bagus./ Ya.
Akankah Daepyo-nim menerimanya?
Siapa bilang kau bisa merawatku? Kau dukun.
Dukun?
Bahkan jika Hua Tuo muncul tepat di depan matamu,
dia akan menjadi dukun jika itu yang kau pikirkan.
"Hua Tuo"? Sungguh.
Berkonsultasi masalah mysophobia...
...tak cukup lewat telepon.
Mulai sekarang, biarkan aku tinggal bersamamu...
...dan coba berbagai metode.
Tinggal bersamaku?
Siapa yang tinggal dengan siapa?
Aku tak butuh dokter.
Pergi sajalah. Pergi.
Aku lapar.
Kau punya makanan tidak?
Jangan terlalu dingin.
Organik?/ Itu di penuhi pestisida.
Apa itu kamar mandimu?
Jangan ke sana!
Jangan gunakan kamar mandiku.
Aku harus./ Pergi ke tempat lain.
Kenapa pakai Banmal? -=Bahasa non honorifik/kasar=-
Apa? Kau bisa pakai Banmal juga jika mau.
Baiklah kalau begitu.
Kita akan lebih sering bertemu. Aku akan berbicara lebih santai.
Biarkan aku menggunakan kamar mandimu, temanku.
Tak boleh, Hei!
Berhenti!
Astaga.
Hai./ Hai.
Ada sedikit masalah di sini.
Apanya? Apa ada sesuatu untuk dibersihkan?
Biarkan aku masuk dan.../ Tidak.
Aku akan membersihkannya. Kembali sebentar lagi.
Pergi ke kafe komik atau sesuatu.
Kembalilah saat sudah kuhubungi.
Lalu ini bagaimana...
O Sol, kau di sini.
Aku sudah menunggumu.
Apa semua itu?
Masuklah.
Silakan masuk.
Astaga, ini sangat berat.
Sini.
Beuresngek
Apa yang terjadi?
Bagaimana kau tahu aku ada di sini?
Kau sudah tahu dia ada di sini?
Kau memberitahunya?
Tidak.
Apa ini?
Ayah tahu aku di sini?
Jika dia tahu, dia akan menggila.
Aku ingin makan sashimi di Pasar Jagalchi.
Jadi ini Busannya?
Baik...
Ngomong-ngomong, kalian saling kenal?
Jangan bicara omong kosong.
Bagaimana mungkin aku kenal dengan dukun ini? Ndasmu.
Itu menyakitkan.
Kau tak ingat semua malam yang kita habiskan berbicara di telepon?
Apa?/ Orang ini?!
Maaf. Kau menyangkal hubungan antara kita,
jadi aku agak kesal.
Ya ampun./ "Hubungan..."
"...antara kita"?
Bukan seperti itu.
Bukan seperti itu. Katakan padanya, bukan itu.
Gil O Sol-ssi, bukan itu.
Katakan padanya bukan itu.
Sangkal! Katakan padanya bukan seperti itu!
Hei! Bukan seperti itu.
Jangan tatap aku dengan penuh khawatir.
Aku... Hei!
Jadi...
...kalian berdua bertemu...
...untuk tujuan perawatan.
Itu hubungan istimewa.
Istimewa apanya.
Seperti yang kukatakan, aku tak butuh dokter.
Sudah selesai sekarang. Kau boleh pergi.
Berhenti mengusirku seperti itu.
Beri aku kesempatan.
Sebenarnya aku malu mengatakan ini sendiri,
tapi aku seorang dokter yang sangat kompeten dan terkenal.
Aku juga murid favorit Fore Baksa-nim.
Kenapa kau terus Banmal padaku?
Tidak bisakah lebih sopan?
Kau ingin kita berbicara lebih santai.
Kapan aku...
Itu bagus.
Maksudku, kau merawat Daepyo-nim.
Aku khawatir.
Kondisi Daepyo-nim mungkin memburuk...
...gara-gara aku. Aku khawatir.
Jika Seonsaeng-nim bisa tinggal bersama kami,
menurutku akan lebih bagus.
Gil O Sol-ssi, apa maksudmu "kondisiku"?
Aku sangat normal. Aku baik-baik saja.
"Baik-baik saja"? Aku tahu...
Kau diam-diam membersihkan seluruh tempat setiap malam.
Kau pikir aku tak tahu?
Jangan begitu.../ Tidak.
Kenapa tidak?
Aku hanya tak suka.
Jang Seon Kyeol-sii.
Serangga.
Serangga di rumahku? Tak mungkin ada di rumahku.
Sebenarnya sedang merayap di ke arahmu.
Astaga! Tangkap!
Tangkap!
Kau tak baik-baik saja.
Bagaimanapun, aku tak peduli jika kau dokter.
Tidak ada orang lain yang boleh tinggal di sini.
Kenapa orang lain...
...tidak boleh tinggal?
Apa?/ Mungkinkah..
...karena kau ingin tinggal...
...hanya denganku?
Cabul./ Tidak.
Apa yang kau bicarakan?
Tidak seperti itu.
Bukan seperti itu.
Kau bilang...
Kau akan membuatku jatuh...
Kau diterima!
Ya!
Kau membuat keputusan yang tepat.
Kau tak akan menyesalinya, teman.
"Teman"?
Tapi kau tak boleh tinggal di sini,
paham?
Maksudku...
Tidak ada kamar kosong lagi.
Aku hanya ingin konseling.
Tentu.
Aku agak pilih-pilih. Aku tak tidur di sembarang tempat.
Pilih-pilih?
Apa yang harus kuperbuat?
Jadi, kau di usir?
Kau belum makan apa pun seharian?
Aku senang masih hidup.
Mereka bahkan tak sering nonton film. Kenapa tiba-tiba nonton?
"Bola nasi" itu?
Pada akhirnya, kau ketahuan orang tuamu.
Ya.
Mereka nonton bersama murid-murid mereka.
Bagaimana lagi ini?
Aku ingin membantumu,
tapi seperti yang kau tahu,
apartemenku kecil.
Tak apa./ Tetap saja,
aku merasa bersalah
Sungguh tak apa.
Aku sungguh akan diam.
Apa?
Maksudmu diam tentang benda itu di dapatkan?
Kau gila?
Kau ingin aku diusir juga? Tidak.
Ini kamar? Kau yakin ini bukan sel penjara?
Jika tak suka, cari tempat lain.
Tidak, aku suka.
Kamar mandinya ada di ujung koridor.
Tapi tak ada yang boleh melihatmu di sini,
jadi gunakan hanya di malam hari.
Kau mengerti?/ Jangan khawatir.
Aku pandai menahan pipis.
Hati-hati.
Itu artinya, "Maaf".
Lihat seberapa besar wajah itu.
Apa itu?
Kenapa kau masih disini?
Oh, tak terasa waktu berlalu begitu cepat.
Kau mandi sangat lama.
Kutunggu biar bisa berpamitan.
Kau tak harus berpamitan.
Pergi saja cepat.
Aku tak bisa pergi tanpa pamit.
Bisakah aku menggunakan kamar kecil?
Apa aku makan sesuatu yang buruk?
Astaga.
Pulang ke rumah...
Kau pasti lapar.
Makanan sudah siap.
Tidak usah.
Aku tak punya nafsu makan.
Bolehkah aku membuangnya?
Tunggu. Apa yang sebenarnya terjadi?
Apa maksudmu?/ Kenapa kau di sini?
Seperti yang kukatakan,
Aku dokternya.
Bagaimana kau tahu aku ada di sini?
Apa kau bertemu Kwon Biseo-nim?
Apa kau masih berpikir...
...ini hal yang benar untuk dilakukan?
Kau bahkan tak bisa memberi tahu keluargamu.
Apa yang kau lakukan di sini?
Aku punya alasan.
Jika ini untuk O Dol,
tidak bisakah kau mencari cara lain?
Terkadang, lebih baik berbohong...
...daripada mengatakan yang sebenarnya.
Aku tak ingin O Dol menyesal sepertiku.
Bagaimana jika...
...kau menyesal?
Tidak.
Aku tak akan.
Bahkan jika aku menyesalinya,
karena inilah yang harus kulakukan.
Biar kubantu.
Ini akan menjadi lebih baik...
...dari berjuang sendirian.
Astaga.
Sakit.
Siapa?
Terima kasih, Hyeong.
Jae Min, kau bisa tinggal selama yang kau mau.
Astaga, di mana sandal kelinciku?
Beuresngek!
Sinikan sandalku!
Awh, aku pasti ketiduran.
Apa...
Sofanya bagus. Aku biasanya kesulitan tidur di tempat baru.
Sandal... Kau memakai sandal di sofa...
Kau tahu... Aku akan...
Ini?
Ayolah, jangan seperti itu. Ayo berbagi seperti teman baik.
Keluar.
Keluar dari rumahku sekarang juga!
Selamat pagi./ Selamat pagi?
Organik?
Kakek, kan?
Apa sebenarnya yang kau rencanakan?
Kenapa kau tiba-tiba melakukan ini?
Itu alasanmu datang pagi-pagi begini?
Alasan?
Lagian.
Segalanya akan tampak seperti ini bagimu.
Meremehkan, menyusahkan, dan bukan masalah besar.
Apa kau pikir melakukan ini akan memperbaiki mysophobiaku?
Tidak.
Aku tak berpikir untuk memperbaikinya, dan aku tak akan melakukannya. Mengerti?
Sekarang kau akan berkata begitu.
Namun pada akhirnya...
...kau akhirnya akan berterima kasih padaku.
Terima kasih?
Kau tetap sama.
Dari saat kau mengirimku ke Amerika saat itu dan sekarang.
Kakek belum berubah sedikit pun./ Benar
Aku selalu berusaha membuat...
...keputusan yang tepat.
Sekarang pun.
Jika aku tak mengirimmu ke Amerika saat itu,
...apa kau akan hidup seperti ini?
Tidak mungkin.
Tempat ini sangat mengagumkan.
Bertemu Samo-nim di sini, kau tampak lebih cantik.
Kata-katamu sangat manis.
Benar. O Sol, aku ingin minta bantuan.
Ya?
Jika aku menyuruhnya pergi, dia tak akan pernah mendengarkanku.
Bisakah kau meminta padanya?
Dia harus pergi ke sini.
[Undangan ke Acara Penerbitan Buku]
"Kim Hye Won"? Kim Hye Won Eonnaunseo menerbitkan buku? -=Eonnaunseo: Penyiar=-
Aku juga sangat menyukainya.
Samo-nim mengenalnya juga?
Tentu saja.
Aku menganggapnya sebagai menantu masa depanku.
Oh, menantu?
Bukankah Seon Kyeol dan Kim Hye Won terlihat cocok?
Tentu saja.
Yang satu cantik, yang satu tampan.
Aku sangat berharap hubungan Seon Kyeol dan Kim Hye Won Eonnaunseo...
...berjalan dengan baik.
Aku bertemu dengannya di salon kecantikan, dan sepertinya dia masih punya...
...perasaan untuk Seon Kyeol!
Bisakah kau memintanya pergi ke acara ini?
Dia harus pergi dan meminta maaf juga.
Tentu saja. Akan kusampaikan.
Terapi perilaku kognitif?/ Ya.
Sesudah mengekpos dengan sengaja pada sesuatu yang merangsang OCD-nya,
kami berusaha mencegahnya menghindari atau mencoba...
...lari dari situasi yang membuatnya cemas.
Sederhananya, kami membuatnya berlatih.
Sehingga dia dapat terekpos secara alami ke lingkungan yang santai.
Dan kami berharap kau dapat membantu dengan itu.
Bukankah Seon Kyeol dan Kim Hye Won terlihat cocok?
Aku sangat berharap hubungan Seon Kyeol dan Kim Hye Won Eonnaunseo...
...berjalan dengan baik.
Sesudah serangkaian CBT dan konseling...
Kenapa? Apa ada masalah?
Apa?
Wajahmu terus tampak bingung sejak tadi.
Tidak, tak ada masalah.
Intinya, aku hanya harus bersikap seperti sekarang, kan?
Ya.
Kau pulang? Sudah larut.
Kau tak ingat untuk tak menyentuh barangku?
Maafkan aku.
Aku yang membaca ini.
Benar. Kapan kita akan memulai terapi?
Daepyo-nim.
Ini dia
Kudengar dari Samo-nim...
Tempo hari kau pergi tanpa berkata apa pun.
Buang itu.
Aku tak punya waktu untuk pergi ke acara seperti ini.
Jangan seperti itu. Pergilah.
Kau harus meminta maaf.../ Gil O Sol-ssi.
Katamu ibuku memberitahumu.
Kau pasti tahu dengan baik.
Bahwa ini bukan hanya undangan ke acara penerbitan buku.
Kau benar-benar berharap aku pergi ke acara ini?
Jika aku pergi dan bertemu dengan Kim Hye Won Eonnaunseo...
...dan makan malam dengannya juga berkencan, apa itu...
...benar-benar tak ada artinya bagimu?
Sudah kukatakan padamu.
Aku tak punya perasaan padamu.
Akan kutinggalkan ini di sini.
Kau dengar semuanya, kan?
Oh, mengenai undangan?
Itu rumah yang bagus, tapi tak kedap suara.
Sepertinya dibangun buru-buru.
Kau bahkan berbohong padaku mengenai pergi ke Busan.
Kau sudah menjadi pembohong yang lebih baik.
Kupikir orang yang kau sukai...
...adalah Jang Seon Kyeol.
Aku membaca ini di sebuah buku.
Semua orang cenderung berbicara dan bertindak dengan cara...
...yang menguntungkan mereka.
Kau sebut itu keuntungan?
Bagiku, itu tampak tak menguntungkan.
Lanjut jalan?
Hari ini aku pulang larut.
Aku harus pergi ke acara penerbitan buku.
Baik. Semoga harimu menyenangkan.
-=B
-=Ba
-=Ban
-=Bana
-=Banan
-=Banana
-=Banana_
-=Banana_n
-=Banana_nโ
-=Banana_nโm=-
-=Banana_nโm
-=Banana_nโ
-=Banana_n
-=Banana_
-=Banana
-=Banan
-=Bana
-=Ban
-=Ba
-=B
-=
Aku sangat suka bukumu.
Sebentar.
Kau terlambat.
Acara sudah selesai.
Aku...
...benci kerumunan orang
Maafkan aku.
Apa dia akan bersamanya sekarang?
Dia mengesankan bahkan jika tak berdandan pun.
Apa-apaan aku ini?
Semoga tak terjadi masalah apa pun.
Tapi kenapa aku kecewa?
Kenapa sekecewa ini?
Aku bingung, harus atau tidak...
...mengundangmu.
Sekarang, aku sangat gembira...
Aku mengumpulkan keberanian untuk mengundangmu.
Mengenai hari itu...
Maaf aku pergi seperti itu.
Itu sangat kasar.
Kau bisa meminta maaf nanti.
Kedepannya kau bisa bersikap baik.
Tidak.
Ini bukan tentang meminta maaf. Ada sesuatu yang ingin kukatakan kepadamu.
Kudengar kau menyukaiku.
Terima kasih, tapi aku tak tertarik padamu.
Dan kedepannya juga, aku takkan...
...punya perasaan untukmu.
Apa katamu?
Bukan berarti kau tak menarik atau tak baik bagiku.
Hanya karena aku suka orang lain.
Sejujurnya,
aku sedikit patah hati hari ini karena cintaku.
Ada waktu ketika aku ingin memanfaatkanmu...
...hanya untuk menyakitinya.
Kurasa orang sepertiku...
...memang lelaki pecundang.
Jadi...
Kesimpulannya kau menolakku.
Maafkan aku.
Bisakah kau berhenti meminta maaf?
Aku malu.
Ya./ Bagus!
Baik.
["JTVC Kim Hye Won Berkencan dengan Pengusaha J"]
"Keduanya sudah saling bertemu..."
"Sejak bertemu di acara TV untuk pertama kalinya."
Lihat gaun ini. Aku memilih ini untuknya.
Aku selalu penasaran wanita seperti apa yang akan dikencani pria rewel.
Kim Hye Won ternyata.
Tidak! Kim Hye Won.
Malaikatku direbut seperti ini.
Apa kita akan terus bermalas-malasan?
Ayo selesaikan pekerjaan.
Hei, dia mengencani Kim Hye Won.
Kukatakan itu tak benar.
Segera publikasikan koreksi.
Aku bilang aku ingin koreksi dipublikasikan...
Kukatakan itu tak benar. Kenapa...
Halo?
Tidak, itu tak benar.
Orang yang kusukai bukan Kim Hye Won Eonnaunseo.
Tidak, aku tak bilang aku suka wanita lain.
Apa? Aku berencana menikahinya?
Tidak, itu tak benar sama sekali.
Halo? Aku memintamu untuk mempublikasikan koreksi.
Halo? Halo?
Hei!
Sialan.
Tampaknya, Kim Hye Won Eonnaunseo terkena skandal.
Dengan Daepyo dari beberapa perusahaan pembersih?
Astaga, serius?
Mana? Biar kulihat
Si Gila ini...
Dasar beuresngek
Beuresngek seperti dia pantas...
...bola matanya di tarik keluar.
Ju Yeon-ssi.
Ya.
Aku membaca artikel itu juga.
Pasangan itu serasi./ Apa?
"Pasangan serasi"?
Bagaimana bisa kau mengatakan itu?
Hei.
Mereka pasangan yang serasi. Apa lagi yang harus kukatakan?
Astaga, idiot.
Keluar. Ayo kita minum.
Minum? Apaan.
Aku sibuk.
Aku sangat baik-baik saja.
Hei, aku menyuruhnya pergi ke acara itu.
Sungguh tak apa, mengerti?
Baik. Aku mendengarmu.
Aku akan menghubungimu nanti, mengerti?
Baik, baik.
Astaga.
["JTVC Kim Hye Won Eonnaunseo Berkencan dengan Pengusaha J"]
O Sol.
K-Kenapa?
"Timed Sale".
[Timed Sale, Hanya 30 Menit]
Promosi Lobster.
Kau sudah siap, kan?
Kita harus lari ke bagian makanan laut secepatnya .
3, 2, 1.
Baiklah, dimulai sekarang./ Sekarang!
Lobster 19.000 won saja.
Lobster 19.000 won saja.
Beli Lobster 19.000 won saja!/ Lari!
Baiklah./ Tidak.
Lobster 19.000 won saja.
Oh tidak!/ Hanya 19.000 won.
Tolong jangan lari./ Tidak!
Ini dijual seharga 19.000 won untuk 30 menit saja.
Lobster, lobster. Hanya 19.000 won.
Eommoni, ke sini. Bergegas.
Lobster 19.000 won saja.
Peramal?
Astaga./ Astaga, ayolah.
Maafkan aku.
Aku akan memberimu pengembalian uang untuk jimat itu.
Kau bilang itu untuk mendapatkan pekerjaan, kan?
Ayo lihat.
Kau datang menemuiku di musim semi.
Dan namamu...
Sudahlah.
Aku tak yakin apa itu memang karena jimat,
tapi aku memang mendapat pekerjaan.
Gil O Sol?
Agassi, namamu Gil O Sol?
Ya./ Omo.
Nah, maaf membuat wanita menunggu.
Para pemenang dapat menikmati tusuk sate kue beras ini.
Dia, kan? Agassi...
..yang kau cari.
Apa maksudmu?
Yang kau cari?
Oh itu...
Dia merasa...
...sangat bersalah karena tak bisa mengungkapkan dirinya padahal dia tak melakukan kesalahan.
Astaga, semua saus akan menetes. Mubazir.
Siniin satu.
Tidak, aku bisa membawa keduanya.
Apa maksud peramal tadi?
Oh, aku mencarimu?
Jangan salah paham. Aku bukan penguntit.
Aku tak membicarakan hal itu.
Dia bilang kau merasa sangat bersalah tentang sesuatu.
Kau berutang permintaan maaf kepadaku untuk sesuatu?
Oh itu?
Tidak.
Tuh lihat.
Benar.
Kau merasa bersalah.
Kau pasti menyembunyikan sesuatu dariku.
Apa itu?
Ya, "menyembunyikan" bukanlah kata yang tepat.
Apa itu sesuatu yang sulit dikatakan?
Maka kau tak perlu memberitahuku.
Aku tak tahu kau merasa bersalah karena apa.
Tapi terus terang, banyak sekali ucapan terimakasih yang harus kuberi padamu.
Aku tahu kau sengaja membawaku keluar.
Aku sangat kesal.
Tapi menghabiskan waktu bersamamu seperti ini membuatku lebih baik.
Kalau dipikir-pikir,
Kau seperti yogurt ini.
Sama seperti yogurt ini, kau memberiku hiburan...
...kapan pun aku membutuhkannya.
Seandainya jika...
Bagaimana jika aku adalah orang itu?
Orang yang membawamu penghibur...
...setiap tahun.
Astaga.
Apa itu mobil Daepyo-nim?
Waktu yang tepat.
Apa katamu?
Tidak, bukan apa-apa.
Jangan pedulikan.
Ayo pergi.
Kau bilang sesuatu.
Apa itu?/ Tidak ada. Aku hanya mengantuk.
Kenapa kau mengantuk jam segini?
Sungguh bukan apa-apa.
Aku sangat kekanak-kanakan. Apa yang kulakukan sekarang?
Ta-da. Terlihat enak, kan?
O Sol harus berlari secepat Usain Bolt hari ini...
...untuk mendapatkan lobster ini.
Baunya tak sedap. Kenapa di rumah...
O Sol./ Ya?
Siapkan alatnya./ Aku mengerti.
Kenapa kau makan itu? Akan ada banyak sampah sesudahnya.
Nah.
Biarkan aku bersihkan perutnya dulu.
Menggelikan./ Begitukah cara melakukannya?
Kau harus menyingkirkannya terlebih dahulu.
Rasanya enak.
Kau suka?/ Aku menyukainya.
Sungguh?
Dimana mentega?/ Mentega?
Kim Hye Won berkencan dengan Daepyo.../ Daepyo-nim.
...dari perusahaan pembersih.
Mentega yang di kulkas ada di mana?
Apa?/ Mentega.
Mentega.
Mungkin di rak paling atas.
Baik./ Tunggu.
Apa kau membaca artikel...
...hari ini.../ O Sol.
Bisa ambil mentega?/ Sebentar.
Rak paling atas, kan?
Kita hampir siap.
Sudah siap untuk di masukan ke dalam oven. Bersiap untuk makan.
Aku tak ingin makan lobster.
Nikmati saja sendiri. Aku benci lobster.
Dia tak ingin makan.
Baguslah. Lagian hanya ada 2.
Ayo makan semuanya./ Baik.
Tunggu. Aku tak bisa membiarkan mereka bersenang-senang.
Yah... Tak sopan...
...jika aku menolak makanan...
Tak sopan.../ Apa ada anggur?
Aku yakin ada. Dia punya segalanya.
Sangat sulit ambil ini.
Bagaimana dengan ini?
Astaga. Beuresngek...
Ta-da. Kelihatan enak./ Kelihatannya sangat enak.
Ini luar biasa./ Bagus dan merah.
Kita melakukannya dengan baik.
Aku juga ingin makan.
Kau keberatan?
Tidak. Aku sudah menunggumu. Makan yang banyak.
Makan yang besar.
Selamat makan./ Selamat makan.
Enak sekali.
Aku lari sangat cepat, kan?
Kau hampir terbang.
Aku tak percaya kita berlari.../ Terlalu sulit.
Ini sangat sulit.
Apa dari Cina?
Kenapa kita tak membuka anggur sekarang?
Bagaimana membukanya? Tak bisa.
Ada pembuka?
Kau butuh pembuka?
Kupikir kita pernah menggunakannya. Akan kuperiksa kamarku.
Tidak, aku saja.
Tetap makan.
Yah... Aku ingin minum./ Tunggu.
Gil O Sol-ssi.
Kau baca artikel hari ini?
Artikel apa?
Daepyo-nim dan Kim Hye Won Eonnaunseo berkencan?
Itu...
I-Itu tak benar.
Bawa dia ke sini kapan-kapan.
Aku penggemar berat dia.
Bisa dapat tanda tangannya, kan?
Apa itu akan membuatnya tak nyaman?
Baiklah.
Aku akan.
Aku menemukan pembuka.
Artikel-artikel itu tak benar.
Aku menolaknya.
Kukatakan padanya aku suka orang lain.
Kau tak tahu perasaanku.
Kau tak tahu perasaanku.
Daepyo-nim./ Ya?
Apa ada deterjen dapur ada lagi?
Botolnya kosong.
Deterjen dapur... Ada di ruang utilitas.
Baik.
Gil O Sol-ssi./ Ya?
Itu...
Ponselmu dimana?/ Ponselku?
Sedang di charger di kamar.
Kenapa?/ Maksudku ponselku.
Aku tak dapat menemukannya.
Itu ada. Aku menemukannya.
Kau tahu di mana ruang utilitas? Ada di sudut...
Akan ada banyak deterjen dapur di sana.
Baik.
Di kamarnya. Di kamarnya.
-=[Badrun somplak >_
[Kau tak tahu perasaanku.]
[Masukkan Kode Sandi]
[Masukkan Kode Sandi]
Aku ambil sampah.
Sedang apa di kamarku sekarang?
Itu...
Sedang apa di kamarku sekarang?
Itu...
Kau tak tahu perasaanku.
Kau salah kirim.
Tidak.
Aku mengirimkannya kepadamu.
Artikel-artikel itu tak benar.
Aku meminta koreksi juga.
Aku sudah membereskan masalah...
...dengan Hye Won.
Kenapa kau mengatakannya padaku?
Aku tak ingin...
...itu mengganggumu.
Tidak.
Aku...
Itu menggangguku.
Orang yang kusuka...
... Adalah Gil O Sol-ssi.
Sudah kubilang aku tak punya.../ Aku tak peduli.
Kau tak harus berkencan denganku.
Aku hanya...
...ingin memberitahu...
...yang ada di dalam hatiku.
[6 Tahun Sesudah Insiden Lokasi Konstruksi Jungang-dong]
[Catatan Medis Jang Seon Kyeol]
[CEO Cheongso Yojeong adalah Cucu Ketua Grup AG]
Bagaimana caranya kau masuk ke sini?
Kuberitahu mereka aku doktermu, dan mereka mengizinkanku masuk.
Kenapa kau pergi kemarin tanpa pamit?
Kau bilang kepadaku untuk tak usah pamit.
Makanya aku baru pergi begitu saja.
Kau sangat patuh.
Tentu saja.
Sudah tugasku untuk mendengarkan pasienku.
Sekarang, karena kita sudah saling mengenal,
dapatkah kita memulai terapi?
Sudah saatnya kau berhenti berusaha menghindar sekarang.
Aku akan jujur padamu.
Aku tak tahu berapa banyak kakekku membayarmu untuk ini,
tapi aku tak akan menerima terapimu.
Jadi...
...jangan buang waktu.
Kenapa?
Katamu kau akan menerimanya saat itu.
Saat itu, aku tak punya pilihan...
Bagaimanapun,
akan kuberitahu dia bahwa kau melakukan pekerjaanmu,
jangan khawatirkan uang.
Selain uang,
kau mungkin punya tujuan lain, kan?
Kalau dipikir-pikir, kau memang mirip dengan dia.
Dengan kakekmu.
Apa itu sebabnya kalian berselisih?
Karena kutub magnet selalu bertolakan.
Siapa kau berani berkata begitu?
Aku tak tahu betapa berbedanya dokter sepertimu,
tapi aku tak punya niat untuk mengubah atau memperbaiki penyakitku.
Jadi berhentilah mencampuri hidupku.
Aku juga tak mau.
Tapi ini sudah tanggung.
Sekarang, aku ingin ikut campur. Bagaimana ini.
Kita sudahi basa-basinya. Bagaimana kalau kita...
...bersepakat, seperti yang dilakukan orang dewasa.
Bersepakat?/ Aku sadar...
Kau mungkin muak melihatku di dalam rumahmu.
Tapi aku harus mengobatimu.
Jika kau tak ingin terjebak denganku di rumah itu selamanya,
kenapa kita tak memulai konseling kita?
Jika seandainya tak berhasil,
aku akan menyerah dan pergi.
Bagaimana?
Bukankah ini kesepakatan yang menggiurkan?
Kau pulang kerja jam 6 dan datang ke rumah jam 7.
Akan kutunggu, berdandanlah.
Obrolanmu berjalan lancar?
Bagaimana kabar O Sol?
Kau berada di pihak siapa, Kwon Biseo-nim?
Apa maksudmu?
Aku biasanya tak suka berpihak,
tapi aku tak yakin apa kau teman atau musuh.
-=B
-=Ba
-=Ban
-=Bana
-=Banan
-=Banana
-=Banana_
-=Banana_n
-=Banana_nโ
-=Banana_nโm=-
-=Banana_nโm
-=Banana_nโ
-=Banana_n
-=Banana_
-=Banana
-=Banan
-=Bana
-=Ban
-=Ba
-=B
-=
O Sol!/ Nun-nim!
Ya amplop.
Benar. Dia benar-benar O Sol.
Sudah berapa lama? Kau bahkan belum menelepon.
Bagaimana mungkin?
Bagaimana kabarmu?
Nun-nim, apa yang sebenarnya terjadi?
Hanya saja, aku merindukan kalian.
Sudah lama.
Iya juga. Sudah lama.
Apa Gil O Sol-ssi pergi ke suatu tempat?
Kusuruh keluar untuk mencari udara segar.
Jika orang lain...
Terutama seseorang yang kau sayangi ada di sebelahmu,
akan sulit untuk menjawab dengan jujur.
Dasar.
Tidak perlu mengkhawatirkanku.
Kalau begitu, kenapa kita tak mulai saja?
Sebelum aku berubah pikiran.
Jika kau duduk di sana dengan tangan terlipat...
...seperti seseorang yang memiliki masalah serius,
Aku tak tahu apa yang harus kutanyakan.
Bukankah tugasmu untuk menjawab semua jenis...
...konseling?
Jika tak bisa, itu berarti kau tak kompeten.
Jika itu yang kau inginkan,
Baiklah kalau begitu, ayo kita mulai.
Karena aku kompeten,
Ayo kita coba.
Jujur, aku terkejut.
Kau mengundang seseorang ke ruang paling pribadimu...
...yang ingin kau lindungi.
Kau dapat menganggap dirimu hampir sepenuhnya sembuh...
...tapi sayangnya...
...itu hanya berlaku untuk O Sol.
Sebelum itu,
biarkan aku bertanya satu hal.
Sebenarnya, apa tujuanmu datang ke sini?
Tujuan, apa maksudmu?
Kulihat kau mengungkapkan perasaanmu kepada O Sol.
Kenapa? Apa kau takut aku akan mengambil...
...seseorang yang kau sukai?
Itukah alannya ?
Karena kau lihat, kau pasti tahu itu.
Bahwa aku...
...dicampakkan olehnya hari itu.
Kau dicampakkan?
Jika sudah selesai bertanya,
haruskah kita mulai lagi?
Bersulang!/ Bersulang.
Sesi konseling berakhir. Kau bisa pulang sekarang.
Maaf, hari ini sudahi saja sampai sini.
Aku harus pulang duluan.
Apa ini? Bagaimana bisa kau pulang secepat ini?
Kau harus tinggal lebih lama.
Ayo pergi karaoke dan makan sup mabuk.
Nongkrong bareng kami sebentar lagi.
Ini menjengkelkan, Nun-nim.
Sudah begitu lama kita tak berkumpul bersama.
Tidak, hari ini sampai sini saja.
Kita bisa bertemu lagi lain kali.
Benar. Kita bisa bertemu lain kali.
Kau bersenang-senang dengan temanmu?
Ya.
Di mana Daepyo-nim?
Maaf. Aku habis dari warung BBQ, mungkin aku agak bau.
Aku mandi dulu secepatnya.
Tidak.
Santai saja.
Pelan-pelan, jangan khawatir.
Konselingmu efektif.
Sudah kubilang aku berbakat.
Ya, Ajeossi.
Apa?
Kekasihku?
Aku tak punya kekasih.
Lepas!/ Katakan padaku.
Beritahu aku sekarang!
Sakit!
Kurasa Ajumma ini gila.
Suruh dia kesini. Dimana dia? Katakan padanya ke sini cepat!
Di mana Choi?
Dimana dia? Katakan dimana dia!
Dengar, kan? Dia benar-benar sudah gila.
Cepat.
Cepat ke sini. Di sini kacau sekarang.
Cepat.../ Apa kau...
...sedang berbicara dengan Choi?
Ajeossi yang menyembunyikan Choi?
Tidak, aku tidak.
Sedang di jalan dia.
Tidak!
Lepaskan aku.
Lepaskan!/ Lakukan sesuatu!
Hubungi Choi lagi!
Jangan sembunyikan Choi dariku.
Jangan pernah menyembunyikannya dariku.
Sebentar.
Apa? Ada masalah apa?
Aku akan memberitahumu nanti.
Nanti.
Kenapa dia buru-buru pergi?
Ada masalahkah di rumah?
Choi-ssi sudah pergi?
Ya. Dia...
...punya urusan mendesak
Kenapa? Butuh sesuatu?
Tidak.
Kau punya rencana malam ini?
Habis bertemu seseorang?
Aku bertemu Yeong Sik dan para Oppa.
Oh.
Kau memberi tahu mereka tinggal di sini?
Tidak. Rasanya agak gimana untuk memberi tahu mereka.
Pasti sudah lama tak bertemu.
Kau pulang lebih awal. Kau seharusnya mengobrol lebih banyak...
...dan luangkan waktumu bermain dengan mereka.
Tidak, aku hanya khawatir...
Kau khawatir? Aku?
Tidak, bukan Daepyo-nim.
Itu... Karena kalian berdua tak...
...berhubungan baik satu sama lain,
Aku khawatir kalian mungkin bertengkar...
...dan...
Saat ini aku bau daging. Iya, kan?
Aku harus mandi dan ganti baju.
Tiba-tiba sesuatu terasa canggung.
Sadarkan dirimu.
Dapatkan pegangan.
Karena kau melihat, kau pasti tahu itu.
Hari itu aku...
...dicampakan olehnya.
Ya Amplop.
Sudah selesai mandi?
Ya...
Daepyo-nim, kenapa masih terjaga?
Oh, aku hanya ingin minum sesuatu.
Aku juga haus. Mungkin karena aku baru saja mandi.
Aku ingin minum juga./ Aku ingin minum juga.
Duluan.
Baik.
Sebentar!
Apa?
Ini... Seharusnya tak boleh.
Tenggorokanmu panas?
Itu...
Ini anggur yang sangat kuat.
Ini semanggi semak...
Berisik.
Duh dragon.
Kau baik-baik saja?
O Sol, bukankah gerah di sini?
Apa? Itu...
Gerah. Gerah sekali di sini.
Ini...
Aku haus./ Daepyo-nim, itu bukan air.
Tolong, jangan diminum.
Masuk. Kita hampir sampai./ Aku bisa...
Astaga, kenapa dia sangat berat?
Itu alkohol yang sangat kuat.
Awh.
Jalan sedikit lagi.
Nah bagus.
Astaga.
Terimakasih sudah menggunakan subtitle Banana_nโm... Follow IG & Like FP FB : @banana_nim
Maafkan aku...
...karena tak tahu perasaan Daepyo-nim.
Bukan,
karena pura-pura tak tahu.
Kau jatuh cinta padaku, kan?
Ayo kita berkencan, O Sol.
Percayalah kepadaku.
Kurasa, aku bisa pergi ke mana saja jika bersamamu.
Seon Kyeol berkencan dengan seseorang sekarang?
O Sol. Seon Kyeol menyukainya.
Makudmu Gil O Sol-ssi...
...salah satu korban?
Daepyo-nim, ada masalah? Daepyo-nim.
Kalian semua, keluar. Keluar sekarang juga!
Jangan kemana-mana. Kau harus tetap di sisiku.
Aku akan.
Aku tak akan pergi ke mana pun.
Apa?
[" "J" Tinggal dengan Seorang Pria, Apa Kim Hye Hanya Perangkap?"]
[Kami mengkonfirmasi bahwa pengusaha muda, "J", tinggal bersama seorang pria.]
Ini...
Dasar gila!
Mereka sebut ini artikel?
Itu konyol.
Kenapa? Apa itu?
Ini aku.
Apa? Kita berkencan?
Kita serasi.
Bagaimana kalau kita.../ Kau gila juga.
Kita mulai berkencan?/ Astaga dragon!
Wajahmu ingin di pukul?/ Pukulah aku.
Kau ingin mati?
Bunuh aku./ Enyah.
Enyah. Ikeuh!
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.