All language subtitles for Clean.With.Passion.For.Now.E06

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

-= Clean with Passion for Now!! | Subtitles by VIU =- Diterjemahkan Oleh: Banana_nโœŽm | IG: @banana_nim

Ini pasti di penuhi kuman.

Tak ada yang paham cara membersihkan dengan benar.

Permisi, Daepyo-nim.

Kau sedang jatuh cinta.

Tidak.

Tidak.

Tidak! Tidak!

Tidak! Tidak.

[Episode 6: Karena Kita Tak Saling Mengenal]

Daepyo-nim bertingkah sangat aneh akhir-akhir ini.

Dia tiba-tiba menangkap karyawan yang...

...kotor dari ujung kepala sampai ujung kaki dengan tangan kosong.

Tapi hari ini, dia memperlakukannya seperti kuman...

...dan menyemprotkan disinfektan padanya bahkan padahal dia sudah keramas.

Aku tahu dia agak sedikit banget gila,

tapi akhir-akhir ini susah diprediksi.

Dia marah, meminta maaf, dan tiba-tiba merasa bahagia lagi.

Lalu dia berteriak. Ada apa dengan dia? Apa dia gila?

Ada pepatah cinta membuat semua orang menjadi gila.

Ada sebaris tulisan terkenal dari sebuah film di Documenter semalam.

"Cinta membuat semua orang gila."

"Itu adalah bentuk kegilaan yang diterima secara sosial, tapi tetap saja itu gila."

Wah, aku terdengar sangat keren.

Bagus, kan? Aku akan mengatakannya pada Eun Hee nanti.

Si Daepyo sudah gila?

Masih banyak wanita, tapi kenapa harus Gil O Sol?

Apa yang salah dengan O Sol?/ Ya, ada apa dengan Nunim?

Kalian tak tahu?

Bagaimanapun, O Sol bukan alasannya.

Tak mungkin dia menyukainya.

Minta maaf padanya.

Yah, kau tahu itu dibuat...

...dengan bahan-bahan alami.../ Maukah kau meminta maaf padanya?

Aku akan melakukannya, tapi...

Jangan membuat alasan yang tidak-tidak.

Minta maaf padanya segera.

Segera?

Wah, aku sibuk sekarang...

"Minta maaf segera ketika kau menyakiti atau menyusahkan orang lain."

Bahkan anakku yang masih SD pun tahu.

Ya.

Tak boleh pergi ke dokter?

Tak perlu. Ini bukan masalah besar.

Berkat dia, semuanya jadi steril.

Maaf....

Aku minta maaf atas namanya.

Dia jarang membuat kesalahan seperti ini.

Aku yakin kau sudah tahu,

tapi dia menderita mysophobia.

Aku tak bisa memberitahu detailnya.

Aku harap kau bisa mengerti.

Jangan terlalu membencinya.

Tidak,... Aku suka Daepyo-nim.

Terus terang, pertemuan pertama kita bukanlah hal menyenangkan,

tapi sejak hari itu,

Aku selalu berpikir, dia mungkin orang yang baik.

Dan juga...

-=[Duh badrun...]=-

Ini sup tulang sapi.

Kupikir ini akan membantu cedera Daepyo-nim pulih lebih cepat.

Bisa bantu berikan ini?

Jika aku yang berikan, dia akan merasa tak nyaman.

Tidak, kau harus memberikannya langsung.

Itu akan lebih baik.

Tidak, aku suka Daepyo-nim.

Terus terang, pertemuan pertama kita bukanlah hal menyenangkan,

tapi sejak hari itu,

Aku selalu berpikir, dia mungkin orang yang baik.

Jam segini, kenapa dia kesini?

Oh, Gil O Sol-ssi. Ada perlu apa jam segini?

Aku hanya ingin memberikan ini.

Ini sup tulang sapi. Itu baik untuk tulang.

Aku membuat ini sendiri.

Aku menggunakan daging sapi Korea.

Kau tak harus menerimanya jika tak mau memakannya.

Aku suka sup tulang sapi,

ada sepanci besar dirumah juga.

Aku hanya membawa separonya.

Di rumah, aku punya sepanci besar...

Tidak sopan aku mampir selarut ini,

begitukan?

Permisi.

Aku menyukaimu juga!

Ya?/ Ya?

Tidak, maksudin...

Sup tulang daging sapi.

Aku juga menyukainya.

Oh iya.

Itu robot vakum.

Tempatmu luar biasa.

Apa ada yang perlu dibersihkan?

Dia bekerja sangat keras.

Ini./ Terima kasih.

Rumahmu lebih besar dari yang kuduga.

Pasti susah membersihkan rumah ini.

Ada Ajumoni yang mengurus rumah.

Hari ini sepertinya dia sudah pergi.

Dia membersihkan tempatku ketika aku tak di rumah.

Aku tak suka ketika ada orang lain dirumahku.

Oh begitu.

Anggap saja rumah sendiri.

Maaf? Aku merasa seperti di rumah sendiri kok.

Kau terlihat sangat tak nyaman.

Aku akan bersih-bersih sesudah kau pergi,

duduklah dengan nyaman.

Baik. Lalu,...

...aku akan duduk lagi./ Ya.

Anu, katanya ada sesuatu yang ingin kau katakan.

Hari ini, maafkan aku.

Aku seharusnya meminta maaf padamu lebih cepat.

Aku tahu ini terlambat.

Lalu, kita sekarang impas, kan?

Seperti yang kau tahu, aku sudah membuat...

...banyak kesalahan juga.

Ayo anggap ini impas.

Maksudku, jika kau tak apa-apa dengan itu.

Wah, panas!/ Kau baik-baik saja?

Ini. Gunakan ini untuk.../ Tidak, tak apa-apa.

Aku baik-baik saja, jangan khawatir.

Aku akan berganti pakaian.

Tidak, aku akan segera pergi, kau tak perlu ganti pakaian.

Yah, aku tak berganti pakaian...

...untuk ditunjukan kepadamu.

Aku melakukannya karena itu menggangguku.

Aku akan segera kembali.

Pasti sulit.

Mencuci dan berganti beberapa kali sepanjang hari.

Dan menjaga tingkat kebersihan ini baik di rumah...

...dan pekerjaan pasti membutuhkan banyak waktu dan tenaga.

Aku tiba-tiba berpikir itu pasti sangat sulit.

Tidak terlalu.

Aku sudah terbiasa.

Kenapa? Apa aku tampak rewel kepadamu?

Tidak.

Sejujurnya, aku memang memikirkanmu begitu...

...ketika kali pertama bertemu,

Sekarang sudah tidak lagi.

Aku yakin ada alasan.

Sama sepertiku.

Ini akan terdengar seperti alasan,

Aku pikir, mandi...

...adalah hal mewah ketika aku bekerja paruh waktu.

Aku berkeramas dan tidur selama 10 menit lebih banyak,

dan aku menyerah untuk berganti pakaian baru ketika sekolah.

Hidup seperti itu untuk sementara waktu mengubahnya menjadi kebiasaan.

Aku yakin alasanmu berbeda,

tapi Daepyo-nim pasti punya alasan juga.

Karena setiap orang punya alasan tertentu.

Gaya rambut itu cocok buat Daepyo-nim.

Kupikir itu membuatmu lebih mudah didekati.

Apa aku salah?

Aku harus segera pergi.

Aku akan membersihkan ini./ Tidak, tidak.

Tinggalkan saja disana.

Tidak. Kau bahkan tak bisa menggunakan tanganmu.

Aku akan pergi sesudah mencuci ini.

Aku orang yang sopan.

Biarkan aku mencuci milikmu juga.

Gil O Sol-ssi, tak apa.

Silakan berganti pakaian dulu.

Apa wastafelnya ada di sana?

Tunggu.

[Cintah...]

Di mana deterjennya?

-=[Asem, scoringnya serasa film horor...]=-

Tak ada apa-apa di sini.

Tidak.

Tidak!

Gil O Sol-ssi, hentikan!

Ya?

Anu...

Kenapa?

Airnya mampet.

Tak ada air sekarang.

Oh baiklah.

Lalu bagaimana kau berkeramas?

Aku pakai aqua.

Aqua botol.

Cuciannya?

Aqua botol.

Baiklah kalau begitu...

Haruskah aku pakai aqua botol juga?

Ya. Tapi mending pergi saja.

Pergi saja. Sudah terlambat. Kau harus pulang.

Sebentar!

Selamat malam./ Daepyo-nim!

Aku belum berpamitan dengan benar.

Ada apa dengan dia?

[Cinta]

Aku gila.

Hai. Ini Daniel.

Aku butuh informasi tentang seorang pasien.

Dia di bawah perawatan Dr. Fore.

Namanya Jang Seon Kyeol.

Dia menerima perawatan OCD...

...lagi pada tahun 2012.

Aku sudah mengirim sisa informasi melalui e-mail.

Jadi tolong periksa dan...

...hubungi aku lagi.

Baik. Terima kasih.

Sudah lama tak...

...makan dirumah.

Benar?

Terima kasih.

Rasanya enak.

Apa aku terlihat lebih bagus...

...diponikan?

Tidak.

Pria harus pakai pomade.

CEO butuh pomade.

Aku ini CEO.

Dong Hyeon sangat beruntung berada jauh dari pekerjaan di hari seperti ini.

Tapi dia biasanya tak pernah libur seharipun.

Ada waktu hari ini?/ Apa yang merasukinya?

Aku bisa datang kepadamu sesudah bekerja. Ayo makan sesuatu yang enak.

Maaf, tapi aku punya acara penting hari ini.

Apa Eun Hee lagi?

Kau ditolak setiap waktu, tapi kau sepertinya tak pernah menyerah.

Kukira kau masih muda.

Apa Kamar 1004?

Berapa kali harus memberitahumu?

Ambil ini.

Kepalamu.

Ada yang lain?

Apa?

Ya, kupikir begitu.

Yeong Sik, kau ingin pergi duluan?

Aku harus ke kamar mandi dahulu.

[Spons]

Kenapa si beuresngek itu bersama Eun Hee?

Yeong Sik, aku yakin...

...bukan seperti yang kau pikirkan.

Tahu sendiri Dong Hyeon tak tertarik pada wanita sama sekali?

Dia bagaikan biarawan. Dia benar-benar...

Hei!

Aku perlu alasan untuk tak menyukai seseorang?

Aku hanya tak menyukainya.

Entah benar atau tidak mengatakan ini,

tapi sebenarnya aku malu karena dia suka padaku.

Yang bisa dia lakukan hanyalah menggombal.

Dia tak mempertimbangkan sama sekali. Terlalu sering.

Boleh saja Oppa menceritakan hal baik tentang dia,

tapi aku tak akan berubah pikiran.

Aku tak tertarik.

Yeong Sik.

Hai.

Ya, aku bisa melakukannya sendiri.

Ini apartemen kecil,

dan rumah pribadi tak begitu sulit untuk dibersihkan.

Ya, tentu.

Aku akan meneleponmu sesudah selesai.

Dah.

Siapa?

Halo, aku dari Cheongso Yojeong.

Kau memesan pembersihan hari ini, kan?

Oh ya.

Aku sebenarnya mau keluar.

Oh begitu rupanya.

Silakan santai saja.

Aku akan mengirimkan foto setelah selesai.

Oh.

Dah.

Aku bisa melakukan ini.

Maafkan aku.

Sepertinya aku seharusnya memberitahumu langsung.

Juga, ketika aku mengatakan "memalukan", aku tak bermaksud...

Ya tahu.

Aku hanya mempedulikan perasaanku, dan membuatmu tak nyaman.

Maaf.

Kau tahu aku orang yang sederhana.

Aku ada kerjaan.

Aku harus pergi sekarang.

Tunggu, Yeong Sik.

Seragam itu terlihat hebat untukmu.

Sama hebatnya dengan seragam taekwondo.

Aku pamit.

Aku sadar...

...Eun Hee tak menyukaiku.

Aku hanya berpikir...

...jika tetap tinggal di sisinya,

...mungkin Eun Hee juga akan...

...mulai menyukaiku suatu hari nanti.

Aku tak semenarik, bukan...

...bahkan setengah tampan dirimu pun aku tidak,

tapi aku pria yang gigih.

Yang terlintas dalam pikiranku hanyalah kesempatan.

Sama seperti saat olahraga hari itu.

Meskipun tak punya kecepatan,

aku pandai menahan sesuatu.

Tapi...

Kurasa aku tak bisa mengubah perasaan seseorang hanya dengan bertahan.

Semakin aku bergantung pada Eun Hee,

itu pasti membuatnya sulit.

Aku merasa sangat menyesal.

Jika Eun Hee...

...mengatakan secara terus terang,

Dia mungkin sudah dipikirkan secara matang.

Dia berhati lembut.

Dia baik sekali...

...bahwa dia tak pernah mengumpat dengan mudah.

Emosi singkatku adalah masalahnya.

Kenapa aku pergi ke sana?

Aku iri padamu.

Karena begitu berpikiran sederhana.

Aku iri pada ketulusanmu.

Tak perlu datang.

Aku hampir selesai, jangan khawatir.

Kau harus pulang dan minum.

Ya.

Baik.

[RS Hyosong Yoyang]

[RS Hyosong Yoyang]

Ini. Terima kasih.

Kau mengubah gaya rambutmu.

Yah, karena hujan.

Semua tim bekerja diluar kecuali yang sedang menjalani pelatihan,

dan Dong Hyeon mengambil libur, jadi Gil O Sol pergi ke Sangwol-dong sendirian.

Baik.

Ini kompleks apartemen di Sangwol-dong,

jadi dia mungkin bisa mengatasinya sendiri.

Ya.

Kompleks apartemen...

...di Sangwol-dong?/ Ya. Kenapa?

Apa ada masalah?

Ke alamat mana Gil O Sol-ssi pergi?

Sebentar./ Tidak.

Aku akan memeriksanya.

Kwon Biseo-nim. Kirimkan aku daftar klien yang sudah di blacklist...

...segera.

Lakukan sekarang.

[Klien Yang Sudah di Blacklist]

Ini Sibeom Apartment di Sangwol-dong, Seoul.

[Pelecehan seksual pada pembantu wanita pada bulan Juni dan Agustus 2017]

Kau memeriksa blacklist klien?

Daepyo-nim.

Astaga, apa semua ini?

Sungguh.

Apa yang ada di bawah ini?

Kenapa lampunya mati?

[Buka, kunci]

Kupikir kau sibuk.

Urusanmu sudah selesai?

[Buka, kunci]

Kupikir kau sibuk.

Urusanmu sudah selesai?

Ponsel dimatikan.

Silakan tinggalkan pesan sesudah bunyi bip.

Gil O Sol-ssi!

Gil O Sol!

Gil O Sol-ssi!

Siapa kau?

Kenapa terus menggedor pintuku?

Keparat!

Gil O Sol-ssi.

Gil O Sol-ssi! Gil O Sol-ssi.

Aish...

Gil O Sol.

Daepyo-nim.

Gil O Sol-ssi.

Kau baik-baik saja?

Ya?

Kenapa kau menerobos rumahku lalu memukul? Kenapa?

Apa...

Aku...

Aku bisa pulang naik bus.

Tangan Daepyo-nim baik-baik saja?

Darah! Daepyo-nim berdarah.

Bisakah berhenti sebentar?

Setidaknya kita harus membalut lukamu.

Berikan tanganmu sebentar.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Daepyo-nim sadar akhir-akhir ini bertingkah aneh?

Maaf. Aku hanya ingin membalut lukamu.

Gil O Sol-ssi.

Bisa berikan tanganmu?

Tanganku?

Aku hanya...

...ingin memeriksa sesuatu.

Oh.

Ini.

Jika sudah selesai memeriksanya,

Aku akan pergi...

Dia bilang, hanya ada satu orang yang bisa dia sentuh.

Orang itu Gil O Sol?

Cha Seok Hwan?

[Cha Seok Hwan]

["Jang Seon Kyeol Ternyata Cucu Grup AG, Cha Seok Hwan"]

Jang Seon Kyeol, cucunya Cha Seok Hwan?

Apa itu tadi?

Kenapa tiba-tiba melakukan itu padaku?

Dan kenapa aku merem melek gitu?

Wah.

Tunggu sebentar.

Apa dia tertarik padaku?

Daepyo-nim menyukaiku?

Aku ingin berak!

Astaga.

Kau sudah disana satu jam.

Apa yang kau lakukan di sana?!

Beuresngek!. Kenapa berteriak?

Aku ingin eek, tapi ada Nuna.

Gunakan saja toilet umum di taman.

Kenapa harus aku? Kamar mandi kita ada di sini!

Keluar sana, eek saja pake koran.

Apa aku anjing?

Aish. Hei, sebaiknya kau keluar sekarang.

Cepat keluar./ Tunggu, tunggu.

Sudah berapa lama dia disana?

Tahulah! Sudah satu jam-an.

Apa yang kau lakukan? Cepat keluar!

Satu jam? Ya ampun.

Kita butuh ambulan. Panggil ambulan sekarang!

Tidak, haruskah kita panggil polisi dulu?

Kenapa kita harus memanggil polisi?

Pikirkan tentang itu, beuresngk. Kakakmu tak pernah...

...gunakan kamar mandi ini di pagi hari.

Tak bisa begini. Tarik.

Tarik.

Berhenti kentut! Atur bokongmu.

Baik, aku mendengarmu!/ Tarik pada hitungan ketiga.

1, 2...

Baik!/ Tiga!

Wah./ Aduh.

Duh gusti, punggungku.

Aih, kecepirit. Kesal sungguh.

Si Beuresngek itu.

Hei, kau baik-baik saja? Apa kau...

Apa? Ada apa?

Kau...

Apa kau...

...habis mandi?

Apa? Oh.

Tadi malam,

terlalu gerah di kamarku.

Aku berkeringat. Astaga, rasanya sangat kotor.

Ayah, tagihan listrik kita akan sangat tinggi. Jangan memakai pemanas berlebihan.

Wah, ini masih sangat panas.

Seperti sauna di sini. Panas sekali.

Apa dia benar-benar baik-baik saja?

Apa pakaian ini berlebihan?

Aku tak ingin terlihat seperti sedang berusaha terlalu keras.

Bagaimana kalau yang ini?

Apa kakakmu sakit?

Bukan itu.

Sepertinya dia sedang berkencan dengan seseorang.

Berkencan?

Selamat pagi./ Hai.

Sepertinya kakakku mengencani seseorang.

Hei, itu tak benar

Bukankah ini waktunya untuk sekolah?

Lihat? Perkataanku benar.

Ayah, aku pergi!

Aigoo, aku merasa kasihan dengan orang itu./ Semoga harimu menyenangkan!

Masih banyak perempuan tapi harus dengan O Sol?

Kim, pelaku pelecehan seksual Sangwol-dong,

Ditangkap hari ini./ Pria itu, kan?

Betul. Dia agak mencurigakan.

Ngomong-ngomong, siapa yang memukul wajahnya?

Dia sudah melakukan banyak serangan seksual...

Terhadap pembersih wanita./ Aku harus memberinya pelajaran.

Apa yang harus kulakukan dengannya?

Kau lihat berita itu? Pelaku seksual Sangwol-dong.

Tanpa Daepyo-nim, itu bisa terjadi pada Gil O Sol juga.

Untung kau pergi ke sana.

Daepyo-nim?

Ya? Kau mengatakan sesuatu padaku?

Apa ada masalah?

Tidak, masalah apa?

Tak ada masalah.

Kau tampak sedikit terganggu.

Maaf. Lagi banyak pikiran.

Apa ada yang bisa kubantu?

Tidak, aku tak butuh bantuanmu.

Itu sesuatu yang pribadi. Sesuatu yang sangat pribadi.

Aku sudah bekerja untukmu selama lima tahun terakhir,

dan aku melihat sisi yang berbeda darimu hari ini.

Jika kau membutuhkan bantuanku, jangan sungkan untuk memberitahuku.

Tak akan kutolak jika untuk Daepyo-nim.

Baik. Aku akan.

Haruskah kita memulai pemeriksaan?

Tentu.

Kudengar Daepyo-nim masuk ke tempat si kriminal...

...untuk menyelamatkan salah satu karyawan wanita kemarin.

Sungguh? Aku sangat iri.

Ngomong-ngomong, siapa karyawan wanita itu?

Entah. Kau tak tahu juga?/ Tak tahu.

Itu aku.

Siapapun itu, aku sangat cemburu.

Itu.

Gil O Sol, ada apa?

Ada apa dengan renda yang terlihat seperti sayap kecoa ini?

Tunggu, kau pakai lipstik!

Ah, sungguh.

Itu bukan untukmu.

Itu berarti untuk orang lain.

Untuk siapa? Siapa?

Kau bisa memberitahuku.

Lagi, lagi./ Siapa orang ini?

Serius.

Ada apa dengan dia?

Kemarin, cinta nya berakhir.

Berhubung masih cinta, dia berduka.

Bersihkan area ini lagi.

Halo./ Bersihkan noda itu lagi.

Baik.

Halo, Daepyo-nim./ Yah...

Met Pagi, Mas Daepyo.

Hai.

Anu.

Gil O Sol-ssi./ Ya?

Lap permukaan itu lagi./ Lagi?

Apa dia merasa malu di depan orang lain?

Aku akan menyekanya lagi.

Pelatih dari Universitas Hanguk ada di sini.

Pertandingan ini mungkin mengubah hidupmu.

Tunjukkan semua kemampuanmu.

Gil O Sol-ssi.

Kemarin itu...

Oppa warbyasah, kan?/ Apa?

Kau hampir jatuh lagi.

Astaga, kau sangat ceroboh.

Kau tak keramas pagi ini?

Aku keramas./ Tak mungkin.

Halo, Daepyo-nim.

Hai.

Hwang Jae Min.

Ada apa dengan kukumu?/ Kukuku?

Kukuku...

Sebagai pembersih, kau harus selalu menjaga kebersihan diri.

Lihatlah betapa kotornya kukumu!

Maaf. Aku akan membersihkannya segera.

Gil O Sol-ssi./ Ya?

Jangan membawa berlebihan diluar batas tenagamu.

Karena kau begitu ceroboh, kau terus menyakiti dirimu sendiri.

Ya.

Baiklah. Maafkan aku.

Kenapa kau menatapku?

Kukumu.

-=[Mas Badrun cemburu... ^_^]=-

Orang itu beuresngek.

Ada apa dengan ocehannya?

Dia khawatir atau marah?

Apa itu cara barunya mengoceh kepada kita?

Kau sakit? Wajahmu merah.

Merah?

Aku mungkin pilek. Sini kubantu sedikit.

Hei, kau harus cepat minum obat.

Sepertinya kau tak demam.

Cuma berminyak saja.

Aish./ Kapan rambutmu keramas?

Bukan urusanmu.

Kau harus lebih sering berkeramas.

Aku mencucinya pagi ini.

Seharusnya kupecat hari ini.

Apa? Kau berciuman?

Hei, bukan ciuman dalam mimpi?

Bukan.

Hei.

Tapi sangat aneh.

Kupikir ceomu menderita mysophobia.

Tapi dia menciummu?

Bukan sebaliknya?

Apa kau pikir aku gila untuk menciumnya dua kali?

Iya sih. Dua kali akan seperti kejahatan yang terencana.

Lalu kenapa?

Hei. Mungkin dia punya selera yang aneh untuk wanita.

Bagaimanapun, ini luar biasa, O Sol.

Ceomu mungkin ada dalam genggamanmu.

Ini tak bisa dipercaya.

Jangan langsung mengambil kesimpulan.

Ada kutipan, "Mobil baru tiba, sesudah mobil lama usang."

Dalam hal ini, bisakah kita bilang dia itu bagaikan supercar?

Jadi, apa dia memberitahumu bagaimana perasaannya? Apa dia mengajakmu keluar?

Kapan semuanya dimulai?

Dia tak mengatakan hal seperti itu.

Dia tidak?

Yah, kukira. Siapa yang mengatakan sesuatu yang murahan seperti itu sekarang?

Tak ada yang benar-benar bertanya apa mereka ingin keluar.

Ciuman itu lebih dari cukup.

Lalu apa kau akan pergi berkencan sesudah bekerja mulai sekarang?

Aku sangat iri padamu.

Berkenacan?

Dia juga tak bilang itu.

Dia tak mengajakmu berkencan?

Kau harus membuat segalanya menjadi jelas.

Jangan menjadi bodoh seperti ketika Lee Do Jin memanfaatkanmu.

Jika kau di kantor, apa kau punya waktu untuk bertemu?

Aku punya sesuatu untuk dikatakan.

Tentang apa ini?

Kemarin...

...aku akan memberitahumu langsung.

Aku diluar kantor.

Jika tak mendesak, ayo kita bicara nanti malam.

Kapan kau punya waktu malam ini?

Lagi apa?/ Apa?

Aku akan minum dengan Yeong Sik sesudah bekerja. Kau ikut, kan?

Malam ini?

Ya. Apa ada masalah?

Tidak. Tidak ada.

Kemudian ganti baju dan keluar. Kami akan menunggu di luar.

Tidak, ini tak mendesak, aku akan bertanya lain kali.

Apa yang kau lakukan di sini?

Siapa yang memberitahumu?

Kupikir kau tak perlu mengunjungi rumah sakit,

Tapi kurasa kau tak terkecuali.

Bukankah aku memberitahumu untuk tak membiarkan siapa pun memasuki ruangan ini?

Aku khawatir sesudah mendengar kau dirawat di rumah sakit,

tapi aku dapat memastikanmu baik-baik saja dari caramu berbicara.

Jika kau datang mengunjungiku, duduklah diam,

dan jika bukan itu,

pergi saja sekarang.

Aku akan segera pergi.

Aku ada meeting penting dengan investor hari ini.

Kenapa kau tak berhenti bermain...

...dengan agen pembersih konyol milikmu...

...dan bekerja di perusahaan nyata sekarang?

Apa kau ingin melihat kakekmu mati?

Kau harus menjadi penerus grup ini.

Kapan kau akan hidup seperti itu?

Bukankah katamu, kau tak punya niat...

...menyerahkan perusahaanmu kepada seseorang yang cacat?

Kau harus mengatasinya! Kau harus mengatasinya.

Jika tidak, kau akan bisa hidup disekeliling orang normal?

Pikirkan tentang usiamu.

Kau harus mulai berkencan seperti yang lain...

...dan menikah juga.

Apa ini yang mereka sebut...

"Membawa api di kiri dan air di tangan kanan?"

Aku merasa sangat bersyukur atas kata-kata bijakmu,

tapi aku tak memikirkan kencan karena ibuku...

...yang gonta-ganti kekasih hampir setiap hari.

Dan seperti yang kau lihat, aku orang yang cacat...

...aku juga tak bisa menikah juga.

Apa?/ Jadi, Kakek,

jangan mati.

Itu mungkin bukan penyakit yang fatal.

Seon Kyeol. Kapan kau datang?

Kita bertemu lagi, putra Mae Hwa.

Halo.

Seon Kyeol. Seon Kyeol!

Astaga, Ayah.

Suatu kehormatan untuk bertemu denganmu.

Ayah.

Ayah, apa yang kau katakan padanya kali ini?

Aku tak tahan melihat kalian semua,

kau juga keluar.

Apa yang harus kulakukan?

Bagaimana aku harus mengatasinya?

Bagaimana aku bisa berani...

Jatuh cinta

Jatuh cinta padanya.../ Hey!

Aku tak tahan dengan rasa sakit ini...

Ya?

Apa?

Sialan.

Tak ada yang lebih baik darimu.

Dia murung sepanjang hari...

...dan akhirnya menjadi lebih baik.

Beri mereka kopi dan roti.

Terima kasih banyak.

Tolong jaga Cha Hwejang-nim dengan baik.

Pergi ke sana./ Baik.

Sekarang kau bahkan pacaran dengan gangster?

Aku sudah memberitahumu terakhir kali dia di bisnis resor.

Oh.

Kau memperkenalkan banyak orang kepadaku, dan aku bingung.

Ini benar-benar terakhir kalinya bagiku.

Yang Hwejang-nim sangat menawan, semakin aku mengenalnya.

Tentu saja.

Aku selalu mendengarmu mengatakan hal yang sama persis.

Kenapa kau berkelahi denganku tak peduli apa yang kukatakan?

Apa dosa menyukai seseorang?

Menyukai seseorang tidaklah salah.

Lalu apa?/ Memaksa akulah yang salah.

Memaksa? Kapan aku memaksakan sesuatu padamu?

Aku sudah melihat kekasih barumu lebih sering...

...daripada melihatmu ketika aku kecil.

Apa aku salah?

Kau terus memperkenalkan orang asing kepadaku...

...dan menyuruhku bersikap baik karena dia mungkin menjadi ayahku.

Tapi aku bahkan tak tahu siapa ayahku.

Itu...

...karena aku sudah...

...benar-benar tulus saat itu.

Berkatmu,

aku sudah belajar bahwa perasaan adalah hal yang paling menyedihkan di dunia.

Kalian berdua berbagi percakapan yang bermanfaat?

Ya?

Apa yang salah dengan suasana ini?

Kenapa perasaanku menyedihkan?

Meskipun perasaan berubah seiring berjalannya waktu, tapi aku tulus!

Itu sebabnya kau harus mulai berkencan juga.

Tak ada yang berjalan sesuai keinginanmu.

Itu sebabnya aku tak berkencan.

Aku tak ingin menjadi bahan tertawaan sepertimu.

Apa?

Sebenarnya, kau tak bisa berkencan!

Bahkan ibumu sendiri tak bisa menanganimu.

Kau sangat menjengkelkan.

Anak yang menjengkelkan!

Dia benar-benar memandang rendah ibunya sendiri.

Dia sangat kejam.

Apa yang Daepyo-nim pikirkan?

Dia belum menghubungiku seharian.

Sepertinya harimu sibuk.

Benar, kau pria yang sibuk.

Oh, aku bersama rekan-rekanku.

Yeong Sik habis di tolak,

jadi kami minum bersama.

Yah, Daepyo-nim.

Ingin mengatakan sesuatu?

Yah, yang aku tanyakan...

Tentang yang terjadi kemarin.

Kita harus membicarakannya.

Maaf,

tapi aku tak ingin membicarakannya.

Ayo bicara lain waktu.

Aku izin pergi.

Tunggu.

Bagaimana bisa kau selalu melakukan apa pun yang kau inginkan?

Terlepas dari suasana hati Daepyo-nim hari ini,

Setidaknya...

...katakan beberapa kata tentang ciuman tadi malam.

Apa yang ingin kau dengar dariku?

Kenapa?

Kau berharap aku memintamu untuk menjadi kekasihmu?

Apa katamu?/ Aku tak tertarik untuk berkencan.

Saat ini, aku bahkan tak ingin berkencan dengan siapa pun.

Jawaban itu sudah cukup?

Ayo pergi.

Terimakasih sudah menggunakan subtitle Banana_nโœŽm... Follow Instagram: @banana_nim

[Clean with Passion for Now !!]

Aku juga, tak tertarik untuk berkencan saat ini.

Terutama dengan pria sepertimu.

Namanya Gil O Sol. Dia salah satu karyawan baru kami.

Daepyo-nim mulai berubah ketika O Sol bergabung dengan perusahaan.

Apa kau menyerah untuk bekerja?

Katamu, kau sedang mencari pekerjaan yang baik. Ada apa dengan kekacauan ini?

Apa kau menyukainya?

Cukup untuk melindunginya?

Kau harus menuju keluar untuk mengakui cinta pertamamu.

Jika perasaanmu tulus,

khawatirkan saja konsekuensinya...

ketika benar-benar terjadi.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.