All language subtitles for Clean.With.Passion.For.Now.E05

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

-= Clean with Passion for Now!! | Subtitles by VIU =- Diterjemahkan Oleh: Banana_nโœŽm | IG: @banana_nim

Kau membuat kesalahan bodoh ini karena tak fokus.

Kau benar-benar merusak reputasi perusahaan,

yang sudah kubangun dengan karyawanku.

Kau sadar atau tidak?

Maafkan aku.

Kau mengatakan maaf lagi.

Aku tak tahan melihatmu, keluar sekarang juga.

Keluar dari kantor dan perusahaanku sekarang!

[Jung Hye Won]

Ibu.

Kabarmu baik?

Aku kelihatan cantik, kan?

Kupilih pakaian tercantik...

...untuk datang menemuimu hari ini.

Bagaimana?

Sudah kelihatan seperti wanita?

Kau mengkhawatirkanku sepanjang waktu...

...karena tak rajin mandi dan ceroboh.

Ibu tetap seperti dulu.

Cantik.

Ibu sangat cantik, benar-benar menyebalkan.

Sejujurnya,

aku mengalami hari yang berat.

[Jung Hye Won]

Jika aku...

...tak berhenti menjadi atlet saat itu...

...dan terus lanjut, menurutmu apa yang akan terjadi?

Medali sialan itu.

Aku terlihat bodoh, kan?

Kenapa kau masuk ke dalam karena medali itu?

Sungguh.

Aku sungguh tak ingin menangis hari ini.

Lihat.

Aku tak pakai kacamata hitam yang kupunya setiap kali datang.

Jika tahu akan menangis, seharusnya kubawa.

Ibu, aku akan segera kembali.

[Episode 5: Sweet and Tangy Yogurt]

Sakit.

Siapa itu?

Biara Shaolin-kah ini?

Sejujurnya aku tak bisa terbiasa menaiki tangga ini.

Hei kau.

Ini hari istimewa untukmu? Kau terlihat cantik.

Lihat dirimu juga. Ini hari spesial untukmu juga?

Kau terlihat seperti orang yang berbeda.

Benarkah? Aku terlihat keren?

Aku tak pernah berkata begitu. Aku hanya mengatakan kau terlihat berbeda.

Apa itu? Tas plastik hitam itu tak cocok dengan pakaianmu.

Oh ini? Bukan apa-apa.

Apa itu?

Jika enak, ayo makan bareng.

Apa itu? Biar kulihat. Wah, serius.

Aku menderita...

...sembelit parah.

Yah, hari ini...

...kudengar peringatan kematian ibumu.

Bagaimana kau tahu?/ Ajeossi memberitahuku.

Wah, benar-benar.

Kenapa memberi tahu seseorang yang tak ada hubungannya dengan keluarga?

Astaga, kau menyakiti perasaanku.

Bagaimana bisa kau berkata aku tak ada hubungannya dengan keluargamu?

Bagaimanapun, kita makan dan tidur bersama.

Astaga, kau mencoba menghancurkan masa depanku?

Yah, memang benar kita tidur...

...di bawah atap yang sama. Kau di lantai bawah dan aku di lantai atas.

Mau minum?

Aku juga punya.

Ini, menurutmu ini kelihatan seperti apa?

Yogurt.

Salah?/ Benar, ini yogurt.

Tapi ini sangat istimewa.

Ini menghiburku.

"Menghibur"?

Ketika masih kecil, ibuku memberiku...

...yogurt setiap kali aku menangis.

Begitu dia memberiku, aku berhenti menangis segera.

Seseorang datang...

...dan meninggalkan yoghurt di hari peringatan kematian ibuku setiap tahun.

Setiap tahun selama enam tahun terakhir.

Aku tak tahu siapa,

tapi sebotol kecil yogurt ini membuatku tenang.

Aku merasa seolah ibuku datang meninggalkannya untukku.

Hari ini aku merasa begitu kuat.

Aku ingin menangis,

tapi rasanya sangat manis dan tajam...

...sampai-sampai tak bisa menangis.

[5.800.000 won]

Aku berhasil mendapatkan Figur yang persis sama.

Tapi dari luar negeri, jadi setidaknya butuh seminggu.

Terima kasih. Kau harus segera pergi.

Tentang O Sol, Daepyo-nim...

Aku yakin sudah memberitahumu untuk tak membicarakannya di depanku.

Hari ini, peringatan kematian ibunya.

Panas.

Dia bilang harus pergi ke suatu tempat di sore hari.

Kupikir dia ingin pergi mengunjungi ibunya di columbarium.

Apa-apaan sekarang ini?

Pakaian dan makeup itu bahkan tak cocok untukmu.

Kau punya semacam kencan buta sesudah bekerja?

Atau apa kau akan menggoda klien yang kelihatan bagus?

Perkataanmu kelewatan.

Apa?

Tak tahu. Aku tak tahu.

Bisakah aku dikritik padahal aku tak tahu?

Baiklah.

Baiklah, Geum Ja-ssi. Aku akan pergi.

Aku harus, kan?

Kakimu sakit?

Tampaknya kau kesulitan berjalan.

Tidak. Sepatuku membuat kakiku sakit.

Aku tak pernah memakai sepatu hak.

Sepertinya tak begitu.

Jika dilihat-lihat, aku bisa tahu itu bukan karena sepatumu.

Sepertinya ligamen di pergelangan kakimu ketarik.

Kau terdengar seperti dokter.

Sini.

Naik.

Apa yang kau lakukan sekarang?/ Aku akan memberimu tumpangan.

Tetangga harus saling membantu.

Wah, gila. Kau cabul.

Aku mencoba bersikap baik. Bagaimana bisa kau memanggilku cabul?

Kau tak harus bersikap baik kepadaku dengan cara ini.

Jika kau ingin membantu,

pura-pura saja tak pernah dengar apa yang kukatakan tadi.

Bersikap seperti biasanya.

Kau mendapatkan semua sentimental tanpa alkohol setetespun.

Beberapa orang memposting sesuatu di media sosial pada larut malam,

dan mereka sangat menyesal di pagi harinya.

Bagaimana aku harus menumpahkan ini?

Sesudah memberitahumu hal-hal itu,

aku menyesal melakukannya,

dan aku ingin kau melupakan yang kau dengar.

Hei, tetanggaku sayang .

Aku harus mengatakan, kau sangat lucu.

"Tetanggaku sayang"?

Omo, kenapa kau memanggilku "sayang"?

Yah, karena tak ada orang lain di sini.

Gil O Sol-ssi.

Daepyo-nim.

"Daepyo-nim"?

Oh, kau pasti bosnya.

Kita sudah pernah bertemu, kan?

Siapa?/ Aku?

Waktu mengantar O Sol karena mabuk,

aku dan adiknya bertemu denganmu.

Oh, si cabul juga ada di sini. Hai.

Hei, apa yang kau lakukan di sini?

Si Cabul.

Si Cabul?

Kenapa semua orang memanggilku cabul?

Dengar, aku bukan orang cabul.

Wanita ini dan aku tinggal di rumah yang sama.

Kami makan dan tidur bersama.../ Astaga, serius.

Pergi saja. Cepat.

Aku pergi.

Apa yang salah dengannya? Beraninya dia memanggilku cabul?

Luar biasa.

Apa orang itu mabuk?

Ada perlu apa kemari?

Itu...

Yah, kita beruntung. Ada mesin penjual otomatis di dekat sini.

Oh, aku baik-baik saja.

Maaf?

Baiklah kalau begitu. Aku akan minum semuanya.

Permisi...

Kenapa datang jauh-jauh selarut ini?

Apa ada yang ingin di katakan padaku?

Yah, itu tak penting.

Ini tentang Firgur.

Bagaimana kau akan memberiku kompensasi?

Gil O Sol-ssi, kau mungkin tak mampu membayar.

Karena itu?

Berapa harga barang itu?

Berapa harga yang kau bayar?/ 5.700.000 won.

Apa? 5.000...

Berapa?/ Lupakan.

Datang kerja saja tepat waktu besok.

Maaf?

Aku terlalu keras sebelumnya. Mohon maaf.

Maafkan aku.

Kakimu baik-baik saja?

Ya?

Ya, aku baik-baik saja.

Jika kau terluka karena klien mendorongmu,

kau seharusnya memberi tahu kami.

Apa kau bodoh? Kenapa membiarkannya?

Ah...

Anu...

Aku tak bisa menemukan waktu yang tepat untuk memberitahumu.

Lagipula, itu salahku juga.

Apapun yang terjadi,

Aku tak bisa membiarkan siapa pun...

...menyentuh karyawanku.

Pokoknya, bekerja seperti biasalah besok.

Untuk menebus kerusakan, kau harus mengatasi kekurangan...

Maksudku, kau harus bekerja keras.

Pulanglah sekarang./ Tunggu.

Hei, kucing.

Tunggu sebentar.

Aku punya hadiah.

Aku membelinya hanya untukmu.

Nih.

Enak?

Kucing, bagaimana penampilanku hari ini?

Aku cantik, kan?

Aku harap kau berpikir begitu.

Kau dapat menemukan kartu registrasi dan nomor seri di sini.

Ini produk yang tepat.

Bagaimana kau mendapatkannya?

Baiklah kalau begitu...

Sekarang sesudah menerimanya, giliranmu untuk menunjukkan kepada kami.

Apa?/ Kau punya CCTV di rumah.

Aku sudah memastikan karyawanku bertanggung jawab...

...karena merusak Figure.

Begitukan?

Apa kita punya diagnosis cedera pergelangan kaki Gil O Sol?

Sepertinya cukup serius.

Ya.

Perawatan akan memakan waktu lebih dari empat minggu.

Tim hukum kami berencana mengajukan...

...tuntutan penyerangan dan kerusakan fisik.

Aigoo.

Tuntutan?

Sajang-nim, aku agak emosi hari itu.

Aku baru tahu sesudahnya.

Aku tak tahu bagaimana itu berakhir di sana.

Maafkan aku, Sajang-nim. Tolong biarkan kali ini saja.

Ya?

Yah, baiklah.

Tapi aku bukanlah orang yang seharusnya memaafkanmu.

Kau harus meminta maaf kepada karyawanku langsung.

Baik?

Hari itu,

aku sedikit terbawa suasana.

Maafkan aku.

Jangan khawatir. Itu semua salahku.

Itu tak benar. Aku...

Itu semua salahku.

Aku meletakan Figure itu di sana.

Aku sangat menyesal.

Tolong maafkan aku.

Kau tak harus melakukan ini.

Tak masalah. Berdirilah.

Sesudah membuat keributan dan menendangnya seperti itu,

dia meminta maaf padanya secara langsung?

Apa Daepyo-nim berkepribadian ganda?

Kau mungkin belum tahu. Daepyo-nim sebenarnya...

...orang yang berhati lembut.

Berhati lembut?

Itu hal terlucu yang pernah kudengar tahun ini.

Turunlah sekarang. Biarkan aku yang melakukannya.

Hei, diamlah, buang saja sampahnya.

Astaga, kau keras kepala sekali.

Aku akan segera kembali. Kau harus berhati-hati.

Berisik. Cepat pergi.

Daepyo-nim, kau di sini. Kami hampir selesai.

Kerja bagus.

Gil O Sol, kau bekerja sangat keras.

Kakimu baik-baik saja sekarang?

Kakiku?

Ya. Aku cukup kuat.

Gejala-gejala gangguan stres akut...

...biasanya menghilang dalam waktu empat minggu,

kau tak perlu terlalu khawatir.

Tapi ada satu pengecualian.

Meskipun itu bukan bidangku, itu adalah kondisi dalam pengobatan oriental.

Lovesickness.

Itu terjadi ketika kau sangat cinta.

Itu menyebabkanmu memikirkan seseorang berulang kali dan tak teratur,

sama seperti PTSD.

Meskipun sangat langka,

jika kau beralih menjadi lovesick,

itu mungkin benar-benar membantu...

...mengobati ocdmu.

Daepyo-nim.

Kau baik-baik saja?

Ya.

Aku baik-baik saja.

Kau lihat? Daebak.

Aku memegang wanita yang penuh kotoran dan keringat,

kenapa aku baik-baik saja?

Gil O Sol-ssi, kau baik-baik saja?

Ya.

Awas!

Ini apa...

Daepyo-nim!

Mysophobia?/ Kau tak tahu?

Bukankah aku memberitahumu di jamuan makan malam tim?

Karakter baru Marvel Comics ',

Mr. Jang dari Cheongso Yojeong.

Yah, aku hanya berpikir...

...dia agak rewel.

Dia bukan hanya rewel. Dia punya masalah serius.

Setiap dia panik, dia berkelahi melawan seseorang di jalan.

Tahu insiden catatan tempel?

Insiden catatan tempel?

Tak tahu?

Itu terjadi ketika Daepyo-nim SMP.

Hadiah utama, Jang Seon Kyeol di Kelas 3-3.

Siswa mencapai hasil yang luar biasa...

...dalam kompetisi matematika...

...dan layak mendapat hadiah ini.

Kepala Sekolah...

...Park Jeong Jae./ Dia pasti sangat pintar.

Dia memenangkan semua jenis hadiah sepanjang waktu.

Kau tahu apa yang terjadi?/ Selamat.

Silahkan kirim melalui pos.

Jangan lupa membayar ongkos kirimnya.

Wah.

Mana mungkin begitu.

Bagaimana dia bisa...

Kau terlalu melebih-lebihkannya.

Kenapa kau tak percaya?

Hal pertama apa yang di katakan bayi sejak lahir?

Itu...

Mungkin mereka menangis.

Tepat.

Tapi, kau tahu apa yang Daepyo-nim katakan?

Apa gunting itu sudah didesinfeksi?

Cukup.

Berhenti membuat Daepyo-nim terlihat seperti orang aneh.

Apa maksudmu? Dia orang yang aneh.

Kenapa kau menatapku seperti itu?

Kau selalu memihaknya dan merusak suasana.

Katakan padaku yang sebenarnya. Kau mata-mata?

Agen?

Informan?

Kau seharusnya tak berpihak pada yang berkuasa.

Kita semua harus bekerja sama dan...

Apa kau membeli itu hanya untuk diri sendiri?

Biar kucicipi.

Aigoo. Semuanya hilang.

Baiklah, selamat menikmati.

Ngomong-ngomong, kudengar dia pergi ke AS...

...sebenarnya untuk perawatan, bukan untuk belajar. Apa itu Rochester?

Mereka dikenal untuk perawatan OCD, tapi kukira itu tak berhasil.

Siapa yang memberitahumu itu?

Itu sebenarnya terkenal.

Kalau dipikir-pikir, aku merasa sedikit kasihan padanya.

Dia tampan, tinggi,

dan keluarganya kaya. Kepribadiannya...

...terkadang agak sulit,

Tapi dia hampir sempurna.

Tapi dia punya mysophobia?

Aku penasaran bagaimana orang semacam itu bisa menangkap O Sol.

Dengan tangan kosong, pada saat itu.

Aku juga penasaran.

Yah...

Aku jatuh tepat di depan matanya.

Itu pasti insting./ Dia akan menghindar.

Biasanya.

Selain itu, kau sedang bersih-bersih,

dipenuhi kuman dan keringat.

Kau salah.

Mungkinkah...

...Daepyo...

...punya perasaan...

Perasaan?

O Sol, kau mencuci rambutmu hari ini?

Tidak. Memangnya kenapa?

Baunya kecium? Dari sini?

Hei, sini cium rambutku.

Duh dragon!

Aku tak bermaksud...

Aku banyak membaca skenario untuk film roman akhir-akhir ini...

...dan kurasa kepalaku penuh dengan romansa konyol.

Dong Hyeon, apa yang harus kulakukan?

Kau bangun? Kwon Biseo!

Kwon Biseo, Seon Kyeol sudah bangun!

Jangan bangun, tetap di tempat tidur.

Kau baik-baik saja, Daepyo-nim?

Kau bahkan tak tahan melihat hal-hal kotor.

Kemarin-kemarin kotoran burung, dan kali ini kain lap.

Ada apa dengan semua kesialan yang kau alami tahun ini?

Aku tahu kau benci berada di rumah sakit, jadi aku membawamu pulang.

Aku senang kau melakukannya.

Ini bahkan bukan pertama kalinya bagiku.

Sejujurnya, aku sedikit terkejut.

Aku tak membayangkan kau akan menangkap O Sol...

...sesingkat itu.

Apa gangguan obsesif-kompulsifmu menjadi lebih baik sekarang?

Jika kukatakan lebih baik,

aku tak akan berbohong, kan?

Daniel, kan?

Kau berbicara dengan murid Dr. Fore?

Apa yang dia katakan?

Penipu./ Penipu?

Bukankah kau bilang dia berbakat?

Karena kau sudah melihat, kenapa tak pergi sekarang?

Kau lebih suka itu, kan?

Aku akan mengantarmu.

Ayo pergi.

Aku membawa buah kesukaanmu.

Jangan melewatkan makanan...

...dan jika butuh lauk, aku akan mengirim pembantu rumah tangga.

Kau tahu aku akan membuangnya.

Berhenti membawa barang-barang ke sini. Itu membuat rumahku berantakan.

Bisa kita pergi?/ Baik, aku pergi.

Ngomong-ngomong, apa yang kau maksud dengan itu tadi?

O Sol, atau apa pun nama aneh itu.

Orang yang Seon Kyeol tangkap?

Yah, itu...

Aku tak tahu mysophobia Daepyo-nim sangat parah.

Aku bahkan menciumnya untuk keluar dari keadaan yang memalukan.

Aku saja melakukan percobaan pembunuhan, kan?

Iya juga. Tapi dia masih menyelamatkanmu dengan kondisinya seperti itu.

Dia seperti Ghandi atau Dalai Lama.

Dia memperlakukan kekerasan dengan non-kekerasan.

Dia harus memenangkan Hadiah Nobel./ Hei.

Kenapa kau selalu seperti ini padahal serius?

Terserah, lupakan saja.

Benar-benar.

Ya, aku sedang dijalan.

Permisi.

Neoguri-ssi? Maafkan aku...

O Sol-ssi?

Siapa?

Maaf, siapa?

Kau tak perlu tahu.

Tapi kaulah yang membawaku ke sini.

Aku harus tahu setidaknya...

Ibunya Daepyo-nim?/ Omo.

Dia bertanya bagaimana kau tahu.

Aku pernah melihatmu di perusahaan kami.

Kupikir kau juga terlihat sangat cantik saat itu.

Melihatmu dari dekat seperti ini, kau terlihat lebih cantik.

Kau sangat stylish, dan terlihat sangat mirip model.

Pembohong./ Ya?

Dia mendengar putranya terluka karena kau.

Ya.

Bagaimana kabar Daepyo-nim? Dia baik-baik saja?

Aku akan pergi menengoknya...

...segera sesudah bekerja.

Dia bilang tak perlu./ Apa?

Dia memberitahumu untuk tak mendekati Daepyo-nim.

Mendekatinya?

Tapi, kenapa Ajeossi yang bicara bukannya dia?

Dia dan aku hanya bertatap muka terus.

Itu karena dia ingin menunjukkan pada Agassi...

...bahwa dia berada pada level yang sama sekali berbeda darimu...

...dan membuatmu merasa tersinggung.

Maafkan aku.

Mungkin tak nyaman,

tapi kau harus menjaga lenganmu selama dua minggu.

Ya, Kwon Biseo.

Lagi di jalan menuju kantor.

Aku mampir ke rumah sakit.

Tidak, bukan apa-apa. Hanya saja...

...lenganku sedikit sakit.

Ya, sampai ketemu lagi.

Ya ampun.

Kim Biseo-nim. Sedang apa sepagi ini?

Aku penasaran wanita...

...yang Seon Kyeol selamatkan.

Aku hanya ingin melihat wajahmu.

Jangan salah paham./ Baik.

Maaf sudah mengkhawatirkanmu.

Tak perlu.

Aku sedikit khawatir sebelum melihatmu,

tapi sekarang sesudah kita bertemu, aku merasa sangat lega.

Aku agak sensitif, dan suka terlalu cepat menyimpulkan.

Aku harap kau mengerti.

Menyimpulkan seperti apa?

Kau tahu yang kumaksud.

Kau tahu bagaimana orang tua...

...mengkhawatirkan anak-anaknya ketika remaja.

Bukan begitu!

Itu benar-benar tak masuk akal.

Jangan khawatir./ Iya kan.

Sepertinya imajinasiku lepas kendali untuk sementara waktu.

Aku tak percaya Seon Kyeol meraih atau menyentuh seseorang.

Aku khawatir, tapi tentu saja itu tak mungkin.

Aku sangat lega, dia tak akan pernah seintim itu denganmu.

Kenapa kau pikir itu tak akan pernah terjadi?

Kau tak pernah tahu apa yang mungkin terjadi dalam hidup.

Siapa tahu?

Lihatlah bocah kecil ini bicara.

Kau cantik.

Aku suka kejujuran dan keberanianmu, sama seperti anak-anak muda akhir-akhir ini.

Aku harap kau tetap bekerja keras dengan anakku mulai sekarang.

Tunggu sebentar.

Kenapa kau pikir itu tak akan pernah terjadi?

Apa tak boleh menyukai Daepyo-nim?

Apa yang kalian lakukan di sini?

Omo. Seon Kyeol, ada apa dengan tanganmu?

Jangan menyentuh tubuhku.

Aku tak tahu urusan apa yang kau miliki dengan karyawanku.

Kau menghindari ibumu sendiri seperti ini,

dan aku hanya ingin tahu tentang gadis yang kau selamatkan. Kenapa?

Kau menyentuh wanita yang bahkan bukan siapa-siapa tapi tak bisa menyentuh ibumu.

Penyakit yang kacau sekali.

Aku tak bermaksud menyinggung dengan berkata kacau.

Tarik kembali ucapan, tentang memanggilnya "bukan siapa-siapa".

Kau perlu memperhatikan kata-katamu.

Maaf jika menyinggung.

Aku tak bersungguh-sungguh.

Tak apa, aku baik-baik saja.

Aku tak merasa tersinggung sama sekali. Jangan khawatir.

Kalian berdua harus berhenti membuang-buang waktu pada hal-hal yang tak berguna,

dan mulai bekerja.

Kalian berdua sama sekali tak ada alasan harus bertemu.

Gil O Sol-ssi, tidakkah kau harus pergi bekerja?

Ya. Tentu saja aku harus pergi.

Aku harus pergi, tapi...

Seon Kyeol.

Dasar anak nakal.

Bagaimana dia bisa menyebut dirinya anak laki-laki?

Agassi, jangan mengencani orang seperti dia.

Kencani pria yang baik padamu.

Baik.

Kau datang ke sini untuk mengintimidasi wanita itu,

tapi kau tampaknya lebih terguncang.

Senang bertemu denganmu. Sampai jumpa di lain waktu.

Selamat tinggal.

Apa kau benar-benar berpikir aku melakukannya karena aku menyukaimu?

Tidak, sungguh tidak.

Aku hanya marah, jadi...

...kukira kau mendengar semuanya.

Astaga, kau akan terlambat bekerja.

Jika kau terlambat tiga kali,

kau keluar.

Benar-benar.

Aku pulang lebih awal hari ini.

Tunggu, Daepyo-nim.

Aku tak akan memberimu tumpangan.

Cari saja bus atau taksi. Terserahmu.

Tidak, bukan itu yang akan kukatakan.

Aku terlambat karena harus bertemu ibumu.

Tidakkah seharusnya kau membuat pengecualian untuk...

Aku tak pernah menyuruhmu untuk bertemu dengannya.

Kau seharusnya menolaknya.

Kita semua diajarkan untuk bersikap sopan kepada orang tua.

Bagaimana aku harus menolak kepada ibu bosku?

Mereka bilang bahkan anjing bosmu adalah bosmu.

Apa? Anjing bosmu apa?

Aku hanya...

Itu...

Tanganmu...

Terima kasih banyak atas semuanya kemarin.

Jika bukan karenamu, aku akan berakhir dalam situasi yang buruk.

Aku tak tahu bagaimana cara membalasnya.

Jika butuh bantuan apa pun,

pastikan beritahu aku.

Aku akan melakukan apapun untuk membantumu.

Aku merasa bersalah dengan apa yang sudah terjadi.

Gil O Sol-ssi.

Ya?

Ada sesuatu yang ingin kuperiksa.

Bisakah kau sinikan tanganmu.../ Tidak!

Itu bus ku!

Daepyo-nim, maaf. Aku tak akan terlambat jika naik bus ini.

Sampai jumpa di tempat kerja!

Tidak. Tunggu, Gil O Sol.

Gil...

Jadi kau akhirnya mendapatkan gips?

Ya, itu akan tak nyaman, tapi aku memutuskan...

...untuk menghadapinya sehingga efisiensi kita tak terganggu.

Aku terkesan.

Tentu saja. Aku CEO yang kompeten.

Aku tak membicarakan itu.

Kau membantu seseorang, meski tahu kau mungkin terluka.

Bukankah ini pertama kalinya?

Seperti yang kukatakan,

Aku...

...CEO yang hebat.

Kau membantu seseorang, meski tahu kau mungkin terluka.

Bukankah ini pertama kalinya?

Aku penasaran.

Seperti kata Oppa,

Mungkin kah kau...

...mata-mata?

Mata-mata?

Yah, kita ada di perahu yang sama.

Ketika kita tak di kantor, kita bisa mengata-ngatai...

...perusahaan sedikit hanya untuk melepaskan rasa lelah.

Kau membuatku merasa malu.

Apa yang harus dibicarakan?

Ada banyak hal. Pertama...

Oh, kau ada di mobil.

Kenapa?

Tolong telepon aku. Hati-hati.

Aigoo, halo.

Aigoo.

Selamat siang.

Ini layanan cuci mobil.

Jika kau meneleponku, aku akan datang kepadamu dengan cepat.

Baik./ Terima kasih. Bikin santai aja.

Oh, tinggalkan semua bahan yang bisa didaur ulang di sini.

Aku akan membersihkan semuanya sesudah selesai.

Semoga harimu menyenangkan.

Kau mengenalnya?

Dia ayahku.

Lalu kenapa bersembunyi?

Dia tak tahu kalau ini pekerjaanku.

Apa itu?

Wanita itu dipenuhi keringat, tapi kau memeluknya ketika dia jatuh?

Dengan tangan kosong?

Ini yang pertama kalinya?

Menyentuh seseorang selain dirimu sendiri...

...dengan tangan kosong, sesudah mendapat gejala OCD?

Dan kau masih baik-baik saja?

Penglihatan tak menjadi kabur, dan juga tak menyebabkan sesak nafas.

Kau tak mengalami ketakutan yang ekstrim.

Itu kan?

Anu,

jangan katakan omong kosong seperti lovesickness.

Tolong beri penjelasan yang bisa kumengerti.

Yang aku tanyakan adalah, bisakah gejala ocdku...

...tiba-tiba meningkat entah dari mana?

Bisakah kondisi membaik tanpa alasan? Ada kasus serupa?

Tidak. Sejauh yang aku tahu, belum ada kasus seperti itu.

Gejala OCD timbul karena alasan psikologis,

jadi jika kondisimu membaik,

pasti ada alasan di balik itu.

Tapi apa alasannya?

Entah.

Kau harus punya gagasan yang lebih baik.

Kalau begitu ayo coba ini.

Kita akan melakukan tes sederhana.

Ayo kita cari tahu apa kau baik-baik saja dengan hanya menyentuh orang itu...

...atau orang lain juga. Itu akan membantu menentukan alasannya.

Tes?

Coba sentuh barang orang lain.

Jika bisa melakukannya,

kita harus merayakan pemulihanmu.

[Hwang Baeu]

[Hwang Baeu]

[Sunjeongnim]

[The Love]

Wah, Daebak.

Itu membuatku merinding.

Apa yang dia katakan?

Tempat di Sangwol-dong itu. Menjadi rumah prostitusi.

Oh, rumah itu?

Kau lihat ke bawah tempat tidur?

[Cinta]

Wah, Daebak.

Itu membuatku merinding.

Apa yang dia katakan?

Tempat di Sangwol-dong itu. Menjadi rumah prostitusi.

Oh, rumah itu?

Kau lihat ke bawah tempat tidur?

Disana ada kotak kondom. Aku yakin 100 persen.

Kenapa kau menjelajahi setiap sudut dan celah rumah?

[Layanan Cuci Mobil]

O Sol./ Ya?

Mau kopi?/ Ya, mau.

Hei, aku saja. Istirahatlah.

Ke mana cangkirku?

Apa seseorang membuangnya?

Kau seharusnya cepat mencucinya.

Aku ingat menaruhnya di sini.

Aku yakin seseorang membuangnya.

Jangan buang waktu, pakai punyaku saja.

Wah, kemana perginya?

Wah!/ Daepyo-nim!

Daepyo-nim.

Daepyo-nim lagi apa disana?

Daepyo-nim bersembunyi di sana?

Apa yang kau bicarakan?

Aku...

...alasanku di sini.

Disini...

Bubuk kue itu!

Jae Min, lihat bubuk kue itu.

Jika melihat serangga di kantor ini,

seluruh staf harus membersihkan seluruh tempat.

Mengerikan, bukan?

Hati-hati. Kalian semua harus bekerja lebih keras.

Jaga kebersihan kantor. Ayo lakukan lebih baik dari ini!

Apa dia berkeliling ketika kita tak di sini?

Aku tak bisa percaya padanya.

Daepyo-nim, kau disini./ Ya.

Kapan kau dapat mengkonfirmasi permintaan pembelian?

Oh itu.

Sekarang juga. Aku akan ke kantorku...

...dan segera konfirmasikan.

Dia bertingkah aneh akhir-akhir ini.

Ada perlu apa kemari?

Kau disana.

Jika mengalami insomnia, kenapa kau minum kopi?

Dan ini juga kopi palsu.

Tak baik untuk kesehatanmu./ Abaikan.

Lagipula hidupku palsu.

Bisakah hidup seseorang palsu juga?

Aku menipu orang. Itu sebabnya palsu.

Jika kopimu sudah habis, kau harus pergi.

Aku tak butuh perawatan lagi./ Kenapa?

Kau pikir aku juga palsu?/ Bukan begitu.

Perawatan takkan mengambalikan semangatku. Dan juga...

Dan?

Aku merasa tak enak diurus secara gratis setiap waktu.

Ini tak gratis.

Kau membuatkanku kopi yang luar biasa ini.

Aku mungkin tak dapat membantu mengembalikan semangatmu,

tapi mungkin ada sesuatu yang bisa kulakukan dengan lubang di hatimu.

Bagaimana? Maukah kau memberiku kesempatan lain?

Kau harus mengatasi kecelakaan itu juga.

Sudah enam tahun.

Padahal bukan kau yang menyebabkan kecelakaan itu.

Kecelakaan itu?

Aku tak mengerti yang kau bicarakan.

Ketika rumahku runtuh,

rasanya seperti seluruh hidupku berantakan.

Berpikir mungkin akan hidup diajalanan,

rasanya seperti ada batu besar yang terjebak di hatiku.

Aku tak bisa makan...

...bahkan minum pun tak bisa. Aku hampir mati.

Dan kau datang menghampiri...

...untuk mendengarkan cerita kami...

...dan memberi kita semangat hidup.

Yang kau lakukan benar-benar menakjubkan.

Bahkan sesudah menjadi dokter yang hebat,

kau masih belum melupakan kami.

Ya, memang benar aku dokter,

tapi aku entah aku hebat atau tidak.

Ngomong-ngomong, kau sudah bertemu siswi itu?

Siapa?/ Kau tahu,

Gadis yang katamu mengubah hidupmu.

Kalau dipikir-pikir, dia pasti bukan siswi lagi.

Dia sudah menjadi wanita cantik sekarang?

Dia menjadi wanita cantik.

Dia tampaknya lebih kuat...

...dari yang kuduga.

Nuna, beliin ayam. Sausnya yang banyak.

Kenapa dia menyuruhku?

Astaga.

Dan dia tak pernah melakukan apa pun.

[Toko Butcher Kwangpo]

[Kaki tulang sapi untuk kesehatan tulang]

[Kaki tulang sapi untuk kesehatan tulang]

Ayamku?/ Nih.

Ya!

Apa ini? Apa ini kaki ayam?

Gadisku pulang?

Ya./ Mana ayamku?

Ayam? Kau harus memperhatikan berat badanmu.

Banyak orang kuat di kelas 75kg.

Kau harus turun ke 72kg.

Astaga! Aku ingin ayam!

Kenapa kau membeli tulang kaki sapi?

Terlihat seperti kaki depan.

Ya. Seharusnya bagus untuk tulang.

Apa itu untuk O Dol?

Itu ide yang bagus. Kompetisinya akan tiba.

Kau baik sekali.

Bukan untuk O Dol.

Apa? Bukan? Lalu untuk siapa?

Untukku?

Ayah, apa kau bekerja lagi?

Apa?

Itu...

Aku ada rapat di luar kantor sore ini.

Di sekitar sana,

aku menemukan ini.

Itu nomor telepon Ayah,

jadi aku mengambilnya.

Hanya untuk memanfaatkan waktu.

Itu pasti melelahkan.

Itu tak sulit.

Ayah masih kuat.

Kau lihat otot-otot ini?

Awalnya mungkin sulit,

tapi sesudah mendapatkan pelanggan tetap, itu bisa sangat menyenangkan.

Tak perlu modal untuk memulainya,

dan dapat mengatur waktu dengan bebas. Ini sebenarnya cukup bagus.

Kartu bisnisku luar biasa.

Ya! Aku akhirnya punya pekerjaan...

...di mana aku membutuhkan kartu nama.

Gadisku, telepon Ayah jika butuh bantuan.

Ada pancake kimchi di atas meja.

Kau suka, kan?

Aku juga memasukkan daging ke dalamnya. Ini rasanya luar biasa.

Lihat itu.

Kau seharusnya memberitahuku tadi.

Maka aku akan membeli makgeolli dalam perjalanan pulang.

Kenapa kau makan dengan tanganmu? Gunakan sumpit.

Lupakan.

Kenapa tak membuat lebih banyak?

Terlalu sedikit, kan?

Sebelum kita menghabiskannya,/ Rasanya sangat enak.

...bawakan sedikit ke si Choi.

Aku?/ Ya.

Dia membantu membagikan kartu namaku hari ini.

Dia tak pernah mengeluh sekali pun.

Bukankah seharusnya berterimakasih?

Aku akan ambil piring.

Penghuni rumah atap!

Penghuni rumah atap!

Tak ada orang di rumah?

Apa dia di kafe buku komik lagi?

Ini tak akan enak ketika dingin.

Kenapa kau melihat-lihat kamar pria di malam hari?

Astaga, kau mengejutkanku.

Kapan kau datang?/ Aku mengawasimu.

Apa? Kau benar-benar cabul?

Nih. Ini dari ayahku.

Wah. Pancake Kimchi?

Chef Gil yang terbaik.

Makan makgeollinya? Tak ada makgeolli?

Saat makan Pancake kimchi, belum lengkap tanpa minum makgeolli.

Wah. Makgeolli jidatmu.

Setuju!

Setuju!

Bersulang.

Kudengar kau membantu ayahku hari ini.

Terima kasih.

Tak perlu mengucapkan terima kasih di antara kita.

Benar-benar.

Tapi,..

...bukankah kau...

...punya keluarga?

Keluarga?

Kenapa kau tiba-tiba bertanya keluargaku?

Aku hanya berpikir...

...saatnya bagimu untuk menerima perawatan dari keluargamu.

Karena itu./ Aku...

Aku cukup umur untuk hidup tanpa perhatian keluargaku sekarang.

Apa hubungannya usia dengan itu?

Kau harus bergantung pada mereka kapan pun itu sulit.

Itu benar.

Kau harus bergantung padaku ketika itu sulit untukmu juga.

Bukankah kita bagaikan keluarga sekarang?

Kita makan bersama, tidur bersama...

Tuh begitu lagi.

Kau berkata seenaknya.

Hidup sebagai orang dewasa...

...sulit bagi siapa pun.

Jangan membawa semua beban itu sendiri,...

...bersandarlah pada orang lain.

Bolehkah kita...

...saling menceritakan rahasia?

Rahasia?

Rahasia hanya di antara kita berdua.

Hanya kita berdua?

Boleh juga. Ayo lakukan.

Aku dulu?/ Ya.

Baik.

Sejujurnya,

aku bekerja di agen pembersih.

Apa itu...

...rahasia?

Bagaimana itu bisa menjadi rahasia?

Ada apa dengan agen pembersih?

Serius, kau tak tahu arti rahasia?

Kau meneriakkannya kepada semua tetangga kita.

Maaf. Aku hanya berpikir...

...kau sedang bercanda.

Itu bukan candaan.

Ayahku akan mengamuk jika tahu.

Ayahku menjadi pekerja pembersihan selama hidupnya.

Jadi dia berharap O Dol dan aku...

...tak pernah melakukan pekerjaan yang serupa.

Dia bilang kepada kami untuk bekerja...

...di kantor yang hangat dan sejuk, tak peduli seberapa kecil itu.

Dia bilang kepada kami untuk menjalani kehidupan normal seperti yang lain.

Tapi itu tak semudah kelihatannya.

Hidup seperti orang lainlah yang paling sulit.

Tapi...

...kupikir pekerjaan ini cocok untukku.

Pada awalnya, aku akan berhenti segera sesudah menabung,

tapi ini cukup menyenangkan.

Yang kulakukan hanyalah...

...bekerja keras dan berkeringat.

Aku menyukainya karena aku merasa seperti sedang berolahraga.

Sekarang giliranmu.

Katakan padaku rahasiamu.

Rahasiaku adalah...

...bahwa ada seseorang yang kusuka.

Aku sudah memperhatikannya cukup lama.

Astaga, apa itu semacam cinta?

Sudah kau nyatakan perasaanmu?

Belum.

Aku sangat berhati-hati.

Ini bukan waktunya...

...untuk menunjukkan diri.

Lagi pula.

Selalu sulit untuk menemukan waktu yang tepat.

Pasti sulit untukmu.

Menyukai seseorang diri...

...bukanlah sesuatu yang menyenangkan.

Orang macam apa dia?

Orang yang kau suka.

Apa aku terlalu banyak bertanya?

Dia orang yang sangat pintar...

...dan cantik.

Itu sebabnya aku ingin melindunginya.

Agar orang yang kucintai...

...selalu tersenyum.

Cepat.

[Hentikan Pembangunan Ulang Ini Segera!]

[Konstruksi AG Tidak Pantas Berada di Sini]

Ini. Minum ini.

Kau tak suka yogurt?

Ini benar-benar enak.

Ajoesii mahasiswa?

Kerja paruh waktu?

Aku melihatmu dalam perjalanan ke supermarket.

Kau terus membaca buku.

Ibuku memberitahuku...

...para pekerja yang meruntuhkan area ini juga menentang keinginan mereka.

Dia bilang kepadaku untuk tak mengabaikan ketika aku melihat mereka bekerja keras.

Am I being to nosy?

O Sol.

O Sol!

Itu ibuku.

Minumlah saat dingin.

Ibu!

Halo.

Kemana Saja kau?

Manis sekali.

Kenapa aku membawa ini pulang?

[Cinta]

[Cinta]

Socrates mengatakan, cinta adalah keinginan irasional...

...yang melumpuhkan penilaian rasional.

Plato mengatakan, keputusan akan cinta...

...adalah urusan ilahiah,

dan area yang tak dapat ditentukan oleh manusia.

Nietzche mengatakan, cinta selalu menghasilkan kekacauan mental.

Tapi kurangnya penilaian adalah opsional,

dan kebanyakan hanya relevan dengan perasaan untuk orang yang dicintai.

Cinta dimulai ketika berpikir orang tertentu adalah istimewa.

Misalnya, orang ini mungkin dapat melakukan sesuatu yang orang lain tak bisa lakukan.

Lakukan sesuatu yang tak bisa dilakukan orang lain?

[Cinta]

Astaga, tak masuk akal.

Benar.

Yang kau katakan "Tak masuk akal" sebenarnya mulai terjadi.

Sama seperti keajaiban.

Astaga dragon.

Kau tampaknya kurang dalam hal menilai.

Program mengerikan apa ini?

Kurang dalam hal menilai ndasmu.

Kenapa aku mendengarkan sampah ini?

Kau sedang jatuh cinta sekarang.

Kau sedang jatuh cinta sekarang.

[Cinta]

Aku lebih baik mandi.

Sudah bangun?

Ini hari istimewa?

Kenapa berkeramas?

Aku selalu berkeramas.

Tapi bau apa ini?

Sedang memasak sesuatu?

Benar! Sup tulang sapiku!

Duh gusti!

Selamat pagi.

Bangun, Jang Seon Kyeol.

Sadar.

Itu hanya acara TV.

Bukan masalah besar.

Sadar.

Wah, para indil-indil. Program TV macam apa itu?

Aku tak bisa tidur karena terlalu banyak pikiran.

Aku sangat kesal.

Kuharap Program TV itu bangkrut. Karma akan membalasnya.

Kau nonton program TV kemarin?

Daebak sekali. Itu film dokumenter tentang cinta.

Halo./ Halo.

Daepyo-nim, apa kau kebetulan menonton.../ Tidak, aku tak melihatnya.

Kenapa aku menonton sampah seperti itu?

Kenapa sangat berantakan di sini?

Jika tak membersihkan bubuk makanan, kuman akan berkembang biak dalam waktu singkat.

Semua kuman dan bakteri, mati. Enyahlah, virus.

Aku bilang kepada semua orang untuk membersihkan secara menyeluruh setiap waktu.

Besok, kita akan membersihkan kantor.

Ini pasti dipenuhi kuman saat ini.

Tak ada yang tahu cara membersihkan dengan benar.

Baik...

Maaf mengganggu, Daepyo-nim.

Kau sedang jatuh cinta.

Tidak.

Tidak.

Tidak! Tak mungkin!

Tidak! Tidak.

Tak mungkin, aku benar-benar tak jatuh cinta.

Aku tidak. Aku sedang tak dalam keadaan baik?

Terimakasih sudah menggunakan subtitle Banana_nโœŽm... Follow Instagram: @banana_nim

[Clean With Passion for Now !!]

Aku tahu, dia bisa menjadi orang aneh,

tapi dia benar-benar tak dapat di prediksi akhir-akhir ini.

Ini sup tulang sapi. Kupikir ini akan baik untuk Si Badrun.

Kau harus memberikan kepadanya langsung.

Itu akan lebih baik./ Tidak!

Siapa?/ Kau memesan layanan pembersihan kami.

Kompleks apartemen di Sangwol-dong?

Gil O Sol!

Jadi Gil O Sol adalah satu-satunya orang yang bisa dia sentuh?

Hey Badrun, akhir-akhir ini kau bertingkah aneh.

Sinikan tanganmu.

Aku harus memeriksa sesuatu.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.