Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Indonesian
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
-= Clean with Passion for Now!! | Subtitles by VIU =- Diterjemahkan Oleh: Banana_nโm | IG: @banana_nim
Mohon maaf.
Biarkan aku meminjamnya sekali ini saja.
Apa? Pinjam apa...
Apa... Apa ini?
Daepyo-nim, sudah sadar?
Daepyo-nim sadar. Tolong cepat kesini. Baik.
Kwon Biseo-nim, apa yang terjadi?
Kenapa aku disini?
Kau tak ingat?
Aku membawamu kesini karena tiba-tiba pingsan.
Apa? Aku pingsan?/ Ya.
Mohon maaf. Biarkan aku meminjamnya sekali ini saja.
Apa? Pinjam apa...
Daepyo-nim!
Kau baik-baik saja?
Berhenti! Jangan mendekat. Aku baik-baik saja.
Jangan mendekat.
Apa yang terjadi?
Apa Daepyo-nim menderita penyakit serius?
Mau kemana?/ Apa?
Oh, itu... Aku akan...
Halo? Kami masih di kantor.
Baik. Kami akan beres-beres lalu pergi. Baiklah.
Siapa? Kwon Biseo? Bisakah kita pulang sekarang?
Ayo pulang lebih awal.
Oh tunggu. Apa... Apa yang terjadi dengan Daepyo-nim?
Dia sadar. Katanya baik-baik saja dan kita tak perlu khawatir.
Tidak.
Dokter bilang satu hari lagi.../ Tak perlu.
Aku pingsan karena syok. Berapa kali aku kuberitahu?
Benar, tapi aku perlu tahu apa...
...penyebabnya.../ Kotoran.
Ya? Kotoran?
Aku kena kotoran.
Kotoran burung raksasa mendarat di bibirku...
Makanya itu, ayo pergi saja, urus prosedur pulang sekarang.
Sebenarnya, aku mungkin akan lebih sakit jika tinggal di sini lebih lama lagi.
Silahkan masuk.
Sudah menyelesaikan prosedur untuk pulang?
Astaga dragon!/ Wah!
Kenapa kau... Apa yang kau lakukan di sini?
Yah, aku... Aku sangat khawatir.
Sudah selesai?/ Selesai apanya?
Aku sangat terkejut karena kau tiba-tiba pingsan.
Mungkinkah... Kau menderita penyakit?
Penyakit? Kau tak lihat kenapa aku pingsan?
Ya? Aku harus tahu?
Mungkinkah... Karena ulahku?
Lupakan. Terserah.
Apa yang membawamu kesini? Kau punya sesuatu untuk dikatakan?
Cepat katakan lalu sana pergi.
Nah, tentang apa yang terjadi hari ini...
Terima kasih.
Dan maaf.
Aku ingin segera meminta maaf,
tapi kau tiba-tiba pingsan.
Aku tahu itu pengalaman yang tak menyenangkan bagimu.
Seharusnya aku tak melakukan hal seperti itu, terlepas dari situasinya.
Aku melakukannya tanpa berpikir.
Menurutmu ini patut dimaafkan?
Kenapa aku harus terikat dengan kehidupan cintamu yang rumit...
...dan melalui semua ini? Kenapa?
Mohon maaf.
Bingung aku teh ngomong apa lagi.
Keluar. Aku tak tahan bernapas di ruang yang sama denganmu.
Itu kotor dan menjijikkan. Mengerti?
Permisi.
Katamu "menjijikkan"?
Aku datang jauh-jauh ke sini karena khawatir.
Bisa dibilang, itu agak kasar.
Aku bersikap kasar?
Gara-gara siapa aku disini?
Itu hanya ciuman...
Anu, maksudku.
Itu hanya kecupan di bibir. Kenapa mempermasalahkan itu?
"Hanya"? "Hanya ciuman"?
Dengar, ya?
Kau bahkan belum mandi sesudah bersih-bersih.
Kau menciumku ketika penuh dengan keringat dan debu.
Dengan kata lain, kuman pada kulitmu seperti staphylococcus aureus,
E. Coli, salmonella, dan bakteri...
...yang menyebabkan pneumonia dan influenza bisa datang kepadaku.
Juga bakteri pada pakaian penuh debumu ada Corynebacterium,
...Dermabacter, dan Roseburia bisa menyerangku.
Sudah mengerti?
Ro... Roseburia?
Ada lagi?
Masih ada lagi.
Mulutmu.
Mulutmu juga penuh dengan bakteri...
...yang bisa menyebabkan gigi berlubang dan infeksi gusi!
Syukurlah aku pingsan karena syok psikologis.
Gimana jika aku mati?
Apa yang akan kau lakukan?
Anu, aku tidak seperti koloni bakteri.
Oh, koloni bakteri.
Ya, kau benar. Itulah dirimu.
Kenapa kau tak mengganti namamu?
Alih-alih Gil O Sol, Gil...
"Si Kotor Gil" akan sempurna.
Si Kotor Gil.
Apa...
Kau... Memanggilku "Kotor"?/ Ya, kau tak salah dengar.
Bagaimana bisa kau...
Daepyo-nim, aku sudah menyelesaikan prosedur...
O Sol, kapan kau tiba di sini? Aku tak tahu kau akan datang.
Kenapa kalian terlihat kesal?
Apa terjadi sesuatu?
Ya, aku juga baru pulang. Ya.
Minggu depan?
Sepertinya akan cukup sibuk minggu depan.
Minggu berikutnya?
Wah, maaf.
Aku sedang mengerjakan disertasiku saat ini. Ya.
Nanti akan menghubungi sesudah disertasiku diterbitkan.
Tentu, aku bersenang-senang hari ini. Dah.
Pikirmu aku gila? Kenapa aku harus menghubungimu?
Astaga, idiot ini tak bisa membaca yang ditulis.
Lagi apa?
"Streptococcus mutans."
"Ini kontributor utama kerusakan gigi bersama dengan laktobasilus."
"Terutama saat ciuman,"
"Pertukaran air liur tak bisa dihindari,"
"Sehingga seseorang menjadi rentan terhadap infeksi bakteri dan virus..."
"Seperti tuberkulosis, sifilis, dan rubella."
Kenapa membaca ini?
Ju Yeon, apa aku itu tak menarik?
Apa yang kau bicarakan?
Apa aku terlihat kotor?
Apa aku terlihat seperti koloni bakteri berjalan?
"Kotor"? Apa yang kau bicarakan?
Sebenarnya, mungkin kadang-kadang.
Hei/ Maaf.
Apa yang terjadi? Kau sakit?
Ya, aku sakit. Karena hal memalukan.
Aku sangat terhina sampai kepalaku sakit.
Dadaku sesak. Pleksus solarku tersumbat.
Aku merasa seperti akan mati.
Apa yang sedang kau bicarakan? Apa masalahnya?
Jelaskan biar aku bisa ngerti...
Aku mencium Si Daepyo.
Hei, apa... Kau menciumnya?
Hei, bagaimana kejadiannya?
Dan kenapa?
Bobo bareng juga? Atau cuma ciuman?
Siapa yang merayu duluan?
Bagaimana kau merayunya? Katakan padaku!
Aku menciumnya tiba-tiba.
Ya Tuhan.
They say every man has his own trade.
O Sol, tak kusangka kau begitu.
Tak bisa dipercaya./ Wah,...
...sepertinya aku kebanyakan menonton drama.
Kenapa? Kenapa? Kenapa?
Yah, aku bertemu Do Jin Seonbae tadi...
...ketika aku sedang bekerja...
...dan sejujurnya, aku sangat malu.
Aku sudah bilang kepadanya untuk tak pernah menghubungiku lagi karena aku...
...berkencan dengan seseorang dan sibuk dengan pekerjaan.
Lalu dia melihatku seperti itu.
Dan Si Beuresngek itu...
...benar-benar meremehkanku.
Pada saat yang sangat memalukan itu,
aku melihat Si Daepyo berjalan menghampiriku.
Oh. Jadi kau berlari lalu menciumnya?
Seakan dia pacarmu?/ Ya.
Wah, Daebak.
Kau gila tapi keren.
Ketika bidikannya besar, kau harus mendorong ke depan.
Aku suka strategimu.
Lalu? Apa yang terjadi sesudah ciuman itu?
Aku yakin itu akan menyakiti harga diri Lee Do Jin.
Tapi bagaimana dengan Si Daepyo-nim?
Apa yang terjadi? Beri tahu aku semuanya.
Dia pingsan.
Apa?
Dia pingsan sesudah ciuman?
Rupanya, dia mengalami syok karena aku terlalu kotor.
Aku baru saja mengunjunginya dari rumah sakit...
...dan mengusirku, karena aku terlalu kotor.
Aku ke sini sesudah diusir.
Akan kumusnahkan.
Akan kumusnahkan semuanya!
Bibirku.
Lagi apa aku ini?
Si Kotor Gil.
Beraninya menciumku!
Bibirku.
Aku sudah menjaga kebersihan mulutku selama 29 tahun...
...dan kau menghancurkan semuanya.
Si Kotor Gil.
Si Kotor Gil!
Akan kumusnahkan.
Aku takkan pernah memaafkanmu.
Si Kotor Gil.
Si Kotor Gil!
Hei.
Putriku datang.
Aku pulang.
Ayah, mau pergi kemana?
Menurutmu?
Mau bekerja.
Nah, jangan lupa kunci pintu sebelum tidur.
Ayah.
Yah,...
Hati-hati.
Jangan memaksakan diri.
Si bodoh.
Baik. Sampai jumpa.
Sampai jumpa./ Sampai jumpa.
Wah, dingin.
["Sesudah menjanjikan kontrak permanen padaku, mereka memecatku secara tak adil."]
Kau baru datang sekarang?
Selamat malam, Isa-nim.
Kenapa melakukan itu pada kami?
Kau melanggar janjimu.
Aku tak punya pilihan.
Tolong cobalah untuk mengerti.
Isa-nim. Ini berbeda dari apa yang kau janjikan padaku.
Isa-nim.
Rusak.
Sudah cukup, ayah.
O Sol.
Kenapa kau di sini?
Ayo pulang. Sudah larut.
Aigoo.
["Sesudah berjanji kepadaku kontrak permanen, mereka memecatku secara tak adil."]
Sudah.
Beberapa orang mungkin berpikir...
...aku membuat keributan...
..untuk hal tak berguna.
Tapi aku bisa...
...membesarkan dan...
...memberi makan kalian berkat tempat kerja itu.
Tak ada lagi yang bisa kulakukan lagi.
Bersih-bersih satu-satunya hal yang dapat kulakukan.
Aku tak punya pilihan.
Ayah tampaknya lebih polos daripada aku.
Jika kau bisa mendapatkan pekerjaan kembali seperti itu, aku akan mendapatkan pekerjaan lebih awal.
Aku menghasilkan uang sekarang.
Ayaj istirahat saja di rumah.
Putrinya lulus kuliah, mendapat pekerjaan,
dan O Dol memenangkan kompetisi.
Kenapa khawatir?
Aigoo.
Putriku sudah dewasa.
Lalu...
apa kau menyukai tempat kerjamu?
Apa sebenarnya yang kau lakukan di sana?
Yah, ini pekerjaan kantor.
Semua perusahaan kecil hampir sama.
Baiklah.
Ya ampun.
Kau harus berhenti menjadi atlet.
Ayah minta maaf.
Tuh begitu lagi.
Berapa kali harus kuberitahu, aku berhenti karena ingin?
Punya O Dol sebagai atlet dalam keluarga sudah cukup.
Hari Peringatan ibumu akan datang.
Bagaimana bisa menghadapinya dengan keadaan seperti ini?
Aku sangat malu.
Kenapa memalukan hal yang tidak perlu?
Itu salahnya karena pergi begitu cepat.
Kenapa kau harus pergi secepat itu?
Aigoo. Minumlah perlahan.
Siapa yang mengajarimu banyak minum?
Memangnya siapa lagi?
Cuma ada Ibu dan Ayah.
[Audisi Terbuka "Prince Maker"]
Hwang Jae Min-ssi.
Ya.
Aku suka.
Santai saja dan tunjukkan pada kami apa yang kau siapkan.
Baik.
Kepalamu tinggal di Namcheon-dong, kan?
Aku sudah makan bersamanya. Kami bahkan pergi ke sauna bersama.
Kau tahu itu?
Bereskan disini.
Di sini?
Tidak, maksudku di sini.
Ada enam peluru ditubuhku saat dipecat oleh Jepang.
Ini pada tahun 1911,
pada pembunuhan Gubernur Terauchi di Gyeongseong.
Ada dua lubang./ Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Jae Min.
Kemana kau pergi, dengan berpakaian seperti itu?
Tak dengar aku?
Kenapa tak menjawabku?
Sudah kubilang, abaikan saja aku.
Ada apa dengannya hari ini?
Hei, jangan ganggu dia.
Jae Min...
...pasti sudah gagal audisi lain.
Beri dia waktu./ Audisi?
Audisi apa?/ Dia ingin menjadi aktor.
Kau tak tahu?
Apa?
Aigoo.
Pikirnya, siapa saja bisa menjadi aktor?
Apa kau pikir aku hanya "siapa saja"?
Apa aku terlihat mudah...
...karena aku membersihkan dan bercanda denganmu di sini?
Aku tak mengatakan itu.
Hanya saja tak mudah menjadi aktor.
Kenapa kau tak menjadi lebih realistis dengan tujuanmu?
Apanya yang realistis?/ Apa?
Apa yang kau maksud dengan bilang "realistis"?
Yah.../ Pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya...
...sampai akhirnya kau bisa bekerja di kantor, memakai kemeja?
Menikah dengan seseorang yang baik, punya anak,
...dan dikejar oleh waktu selama sisa hidupmu?
Apa itu realistis?
Kenapa kau mengatakan.../ Jika itu yang kau maksud,
Kejar olehmu sendiri!
Kejar gadis itu, Eun Hee atau apapun namanya,
seumur hidupmu.
Dan berhenti ikut campur dalam hidupku.
Daepyo-nim.
Aku pasti gila.
Aku pasti sudah gila.
Selamat pagi, Daepyo-nim.
Ya. Selamat pagi.
Ya? Yah...
Ada remah roti di sekitar mulutmu.
Apa yang anak ini lakukan? Dasar kikuk.
Pagi-pagi begini kenapa ngajak berkelahi?
Hei, Hwang Jae Min.
Kemarin, maaf.
Jangan marah, karena seperti pengecut.
Sudah kubilang jangan menggangguku.
Ini pertama kalinya aku melihat seseorang yang ingin menjadi aktor.
Ketika kau bilang kepadaku itulah impianmu, aku sangat terkesan.
Kupikir kau hanya suka bermalas-malasan sepanjang waktu.
Sesudah aku berhenti menjadi atlet, aku tak pernah memikirkan masa depanku.
Jangan menyimpan dendam.
Kau membuatku malu./ Kulihat...
...resumemu di perusahaan kemarin.
Lahir pada tahun 1998, Tahun Macan?
1998, Tahun Macan.
Yah... Ada yang salah dengan pendaftaran keluargaku.
Pendaftaran keluarga jidatmu, beuresngek.
Jangan bertingkah lagi didepanku.
Oke?
Dia tak marah karena itu. Hei, Hwang Jae Min!
Tunggu aku, Hyeong.
Ta-da! Daepyo-nim./ Si Kotor Gil?
Apa ini.../ Daepyo-nim!
Daepyo-nim.
Jangan mendekat./ Daepyo-nim.
Kusemprot nih!
Kau bahkan tak menyikat gigi!
Daepyo-nim./ Enyah!
Tidak! Jangan mendekat.
Jangan lakukan ini padaku!/ Daepyo-nim.
Daepyo-nim.
Daepyo-nim!
Daepyo-nim!
Maaf. Aku akan memusnahkanmu!
Aku akan membunuh mu! Enyah!
Musnah kau!
Daepyo-nim?
Ada apa pagi-pagi begini?
Kau baik baik saja?
Ya.
Hujan?
Kau menyemprotku./ Maaf.
Mamam!
Jeon Yeong Sik!
Kau bosan?/ Jangan lakukan itu. Kuberitahu padamu...
Jangan lakukan itu!
Mamam nih!
Sini kau.
Sini kau.
Rasakan!
Hei! Sini kau!
Sini! Sekarang juga!
Aku mendapatkanmu!
Aku iri pada masa muda mereka.
Cuacanya cukup dingin.
Tapi mereka kelihatannya sangat bahagia, iya kan?
Kau tahu berapa banyak orang...
...sekarat karena kekurangan air di dunia ini? Ya ampun.
Kau harus melatih karyawan agar lebih baik.
Bagaimana mereka bisa...
...bermain air selama jam kerja?
Jika Daepyo-nim menyimpan air yang di gunakan untuk mandi selama 4 jam,
itu akan sangat membantu masalah kelangkaan air di dunia.
Maaf, tapi apa yang baru saja kau katakan?
Apa aku baru saja mengatakan sesuatu?
Hwang Jae Min!
Tidak!
Daepyo-nim! Tidak!
Daep... Daepyo-nim.
Kau baik-baik saja?/ Jangan sentuh aku!
Kau membuatku merasa kotor.
Sial!
Kotor?
Kenapa dia selalu berkata begitu ketika melihatku?
Pikirnya dia yang paling bersih?
Gimana ini?
Tak peduli betapa marahnya kau,
sedikit kasar mengatakan kotor padanya.
Kenapa?
Aku melihat sesuatu yang kotor dan menyatakan fakta. Apa itu salah?
Kwon Biseo-nim tak pulang?
Aku duluan.
Apa ada insiden antara dia dan O Sol?
Dia tampaknya sangat sensitif.
Apa aku terlalu kasar padanya?
Tak tahu.
Dia benar-benar membenciku sekarang.
Jika aku tahu ini akan terjadi, aku tak akan pernah melakukan itu.
Aku juga menyesalinya.
Tunggu. Apa dia menangis?
Bagaimana aku tak menyesalinya?
O Sol-ssi?/ Sebentar.
Ya?
Tunggu...
Apa ini?
Daepyo-nim?
Sedang apa di sini?
Apa?
Maaf.
Gil O Sol-ssi./ Ya?
Serbet biru apa itu?
Ini?
Ini disebut...
...sebum... Kertas sebum.
Sebum?
Lihat? Ini...
...sangat berguna untuk menyingkirkan minyak di wajah.
Kau tahu, kan?
Daepyo-nim mau?
Kau bisa menggunakannya di pipimu.
Ini menghilangkan minyak.
Yang ini bersih.
Singkirkan ini. Singkirkan ini dariku!
Enyah kau!
Sebum, sebum kotor.
Apa yang kau lakukan pada dahiku, Gil O Sol?
Gil O Sol, Gil O Sol!
Tidak.
Gil O Sol! Dahiku sudah terkontaminasi oleh sebum.
[Penerangan untuk Pemuda]
["Biru Transparan"]
Ini sangat berguna untuk menyingkirkan minyak wajah.
Daepyo-nim mau?
Aku pasti sudah gila. Sepertinya aku akan gila.
Kupikir kondisinya sudah memburuk...
...sejak dia pingsan terakhir kali.
Dia menyikat giginya...
...setiap waktu.
Seon Kyeol pingsan?
Itu bukan sesuatu yang serius.
Katanya, dia terkena kotoran burung.
Kotoran burung?
Ya ampun.
Astaga.
Bagaimana jika dia sekarang ingin menyingkirkan...
...semua merpati di jalanan?
Tak mungkin.
Tak mungkin apanya...
Dia pasti mampu melakukan hal seperti itu.
Aku yakin dia ingin menjahit buttholes dari semua merpati.
Kau ingat dokter yang merawatnya...
...ketika dia di AS, kan?
Kudengar, murid Dokter itu ada di Korea sekarang.
Sudah tahu?
Maksudmu...
...dokter di Rochester Clinic?
Ya.
Aku mendengar kondisi Daepyo-nim...
...jauh lebih stabil ketika berada di AS.
Iya juga.
Tapi dia kembali ke keadaan lama sesudah dokter meninggal.
Kudengar, dia memulai bisnis pembersihan...
...adalah solusi dengan cara yang positif.
Bagaimana mungkin dokter meninggalkannya?
Astaga, lelaki tua itu.
Yang sudah dibilang,
bagaimana kalau kita mengenalkannya pada Daepyo-nim?
Maksudmu, murid dokter itu?
Kudengar tak mungkin untuk mendapatkan informasi kontaknya.
Aku akan sangat menghargai jika kau bisa melakukan itu.
Astaga, kakiku.
Kakiku terluka.
Permisi, dengan siapa?
Apa kebetulan seorang pria muda bernama Choi Ha In tinggal di sini?
Choi Ha In?
Siapa Choi Ha In?
Kudengar, dia pindah ke sini baru-baru ini.
Dia pindah kesini baru-baru ini?
Oh, pria pengangguran di atap itu?
Namanya Choi Ha In?
Astaga, nama itu tak cocok sama sekali.
Apa Ajeossi ke sini untuk mendapatkan keberuntunganmu juga?
Maaf?
Tak usah repot-repot.
Dia penipu. Prediksinya tak akurat sama sekali.
Orang penting di timur laut, ndasmu.
Jangan buang waktumu, ya?
Astaga dragon.
Seonsaeng-nim.
Choi.
Apa yang membawamu kesini?
Jadi aku datang ke tempat yang tepat.
Lama tak bertemu./ Ya, sudah lama sekali.
Ini dia.
Panama Geisha.
Ini kesukaanku.
Apa sudah setahun ya?
Kau terlihat jauh lebih baik sekarang.
Seonsaeng-nim juga.
Kau tampak cukup rileks sekarang.
Aku sangat mengkhawatirkanmu.
Apa kau masih...
...sibuk dengan pasienmu?
Semuanya masih sama untukku.
Terlepas dari apa yang orang katakan,
Seseorang harus melakukan pekerjaan itu.
[Sindrom Ripley: Kondisi psikologis...]
[Di mana pasien membangun fantasi khayalan...]
[Berdasarkan kebohongan dan menyangkal kenyataan.]
Astaga, serius.
Siapa dia sebenarnya?
Kupikir dia orang mesum dan gigolo,
tapi dia bertindak seperti peramal nasib.
Jadi kupikir semacam paranormal,
tapi apa ini sekarang?
Oh, sudah menyelesaikan semuanya?
Ya. Terima kasih.
Tunggu, boleh aku bertanya...
...bagaimana mengenal pria yang tinggal di sini?
Kenapa bertanya?
Yah, aku hanya penasaran.
Maaf.
Karena Undang-undang Perlindungan Informasi Pribadi,
aku tak bisa mengungkapkan informasi apa pun tentang pasienku.
"Pasien"?
Dia salah satu pasienku...
...aku sudah lama merawatnya.
Dokter apa yang mengunjungi pasiennya di rumahnya seperti ini?
Tunggu, Seonsaeng-nim.
Kau spesialis apa?
Aku? Aku...
...neuropsikiatrist.
Aku harus pergi.
Neuropsikiatrik?
Wah, sudah kuduga.
Dia sepertinya tak waras.
Pria malang.
Selamat pagi!
Dia masih sangat muda. Aku merasa benar-benar kasihan.
Dia tampaknya dalam suasana hati yang baik hari ini.
High Five?
Murid dokter lamaku ada di Korea?
Kondisimu tampaknya semakin parah.
Bertemu dengannya untuk konsultasi mungkin bisa membantu.
Apa itu yang ingin ibuku sampaikan?
Apa dia memintamu untuk membujukku...
...menemui dokter?
Tidak. Bukan itu.
Aku paham kondisiku lebih baik daripada orang lain.
Kwon Biseo-nim,
Aku akan menghargai jika kau tak memperlakukanku seperti orang yang sakit.
Maaf jika membuatmu merasa seperti itu.
Tapi aku tak bisa apa-apa selain mengkhawatirkanmu akhir-akhir ini.
Sepertinya kau menjadi lebih sensitif.
Aku pergi kemana-mana untuk mendapatkan informasi kontaknya.
Aku akan meninggalkannya di sini untuk berjaga-jaga.
Kau dapat membuangnya jika tak membutuhkannya.
Apa mereka sudah menyikat gigi?
Sadar, Seon Kyeol. Apa kau...
Daepyo-nim.
Tak masalah. Aku akan menemui dokter.
Tepat.
Hwejang-nim, ini korannya.
Silahkan tinggalkan di sana.
[HUT ke-6 Pembangunan Ulang Jungang-dong]
[HUT ke-6 Pembangunan Ulang Jungang-dong]
[Juara 1, Atlet Nasional 2017.]
[Taekwondo]
[International Youth Taekwondo Trial 2018]
Apa yang kau lakukan sepagi ini? Berisik.
Astaga!
Ada apa denganmu? Kau tak boleh menerobos masuk ke kamarku seperti ini.
Tak baik melakukan itu terutama di pagi hari.
Keluar! Ke luar!
Tak bisa dipercaya!
Sini.
Panas.
Ada apa dengan O Sol?
Tak apa. Jangan pedulikan dia, makanlah.
Hari itu lagi.
Hari yang datang setiap tahun.
Hari itu?
Terima kasih. Aku pergi.
Jangan pulang larut hari ini./ Tak akan.
Aku pergi.
Ya ampun.
Minumlah.
O Sol suka minuman ini.
Istriku biasanya memastikan kami tak pernah kehabisan ini.
Terkadang, kami membekukannya.
Dan terkadang tidak.
Sudah enam tahun?
Hari ini adalah...
...peringatan kematiannya.
Setiap tahun,
O Sol...
...membersihkan seluruh rumah dan memakai riasan.
Dia membuat keributan.
Seolah-olah dia melakukannya untuk menunjukkan pada ibunya bahwa kita baik-baik saja...
...dan dia tak perlu khawatir.
Aku merasa bangga...
...dan bersalah pada saat bersamaan.
Seperti itu.
Wanita dapat terlihat sangat berbeda tergantung pada tata rias dan pakaian.
Kau terlihat sedikit berbeda hari ini.
Nunim, kau terlihat cantik.
Kenapa kau tak melakukan ini lebih sering?
Yah, aku biasanya tak berdandan, tapi ketika aku melakukannya,
aku terlihat jauh lebih baik daripada anggota Girl Grup mana pun.
Apa ini hari istimewa?
Kau akan pergi ke suatu tempat yang bagus?
Bukan itu
Ayo kita mulai bersih-bersih.
Selamat pagi, Daepyo-nim./ Selamat pagi.
Gil O Sol-ssi.
Kau akan kencan buta?
Ya?
Akan pergi ke tempat yang bagus sesudah kerja?
Apa yang salah dengan pakaian itu?
"Salah"?
Ya. Pakaian itu sepertinya...
...sangat elegan...
...tapi norak.
Apa katamu?
Kau tak akan berganti pakaian?
Saatnya mulai bekerja.
Sekarang.
Gangguan Stres akut.
Itu karena stres berat sesudah insiden mengejutkan.
Ini mirip dengan gangguan stres pasca-trauma...
...dan gangguan disosiatif yang muncul bersama dengan stres.
Apa yang kau maksud dengan "gangguan disosiatif"?
Kau bilang, wanita itu selalu muncul di depan matamu.
Dia muncul sepanjang waktu...
...dan menyiksamu, kan?
Ya, ini mengerikan. Yang lebih parah adalah...
Penampilannya terlihat sangat kotor...
...dan menjijikkan setiap kali aku melihatnya.
Kontak fisik yang tak diinginkan pasti sulit untuk ditangani...
...karena kau punya gangguan kepribadian obsesif kompulsif.
Aku percaya gejala-gejala itu dimulai sesudah mengalami insiden itu.
Tapi dalam banyak kasus, gejala akan hilang dalam waktu empat minggu...
...dan kau akan bisa kembali normal.
Maka dari itu,...
...tak ada yang perlu dikhawatirkan.
Namun,
ada satu pengecualian.
Apa yang kau lakukan?
Tak apa.
Sebentar. Kenapa aku bersembunyi?
Halo, kami dari Cheongso Yojeong.
Selamat datang.
Wow.
Kau pasti sangat suka mengoleksi.
Oh ya.
Yang ini benar-benar mahal.
Ini barang yang sangat langka, aku harap kau berhati-hati.
Oh ya.
Aku mengerti.
Apa ini seluruh koleksi figurmu?
Kudengar, kau hanya minta untuk membersihkan koleksi hari ini.
Ikuti aku.
Terlalu sulit bagiku untuk membersihkannya sendiri.
Bahkan jika aku harus mengeluarkan uang,
sepertinya akan lebih baik menyerahkannya kepada spesialis.
Sebentar.
kau tak boleh memegangnya seperti ini.
Agak bawah.
Kau harus menggosok kepalanya sedikit lagi.
Itu terlihat sama bagiku.
Baik.
Aku tak bisa bernafas di sini.
Tak heran, semuanya tampak berjalan lancar hari ini.
Wow, ini sangat detail.
Aku bisa membengkokkan semua persendiannya, dan tampak nyata.
Kau mungkin mematahkannya jika kau terus menyentuhnya dengan tanganmu yang ceroboh.
Kau ini kelihatan sangat obsesif, letakkan saja.
Kita butuh lebih banyak air dan deterjen dalam keranjang ini.
Aku akan pergi mendapatkan lebih banyak lagi.
Apa kau ingat bencana di Jungang-dong enam tahun lalu,
yang mengakibatkan 4 kematian dan 20 luka-luka?
Insiden ini menghasilkan kontroversi mengenai...
...penggunaan kekuatan terhadap penduduk dan demonstran.
Aku di depan gedung-gedung yang pernah disebut...
...tengara dari Jungang-dong.
Sekarang, kami tak dapat menemukan tanda-tanda bencana yang terjadi...
...enam tahun lalu di lokasi pembangunan ulang konstruksi ini.
Namun, tak ada kompensasi atau permintaan maaf yang tulus diberikan...
...untuk keluarga almarhum...
...karena perselisihan antara...
...pemerintah dan perusahaan konstruksi.
Sudah enam tahun, insiden menyakitkan yang tiba-tiba kehilangan orang yang dicintai...
...untuk keluarga almarhum.
Sudah waktunya untuk menghapus air mata untuk semua keluarga yang dalam kesedihan...
...melalui investigasi yang akan mengungkapkan kebenaran dan tuntutan pers.
Ini adalah JTBC News.
O Sol, apa yang kau lakukan, berdiri di sana?
Berikan padaku.
Tidak apa-apa, aku asaja.
O Sol, kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Tidak!
Aku tak percaya ini.
Tak mungkin. Kau tahu harga ini?
Ini edisi terbatas yang bahkan tak dijual di negara ini.
Kenapa ada disini? Maafkan aku.
Nunim.
Kau baik-baik saja, Nunim?
Kau gila?
Kau berengsek.
Sini kau.
Lepaskan aku sekarang.
Bagaimana bisa kau memukulnya karena sesuatu seperti itu?
Tenang.
Mau dibagaimanakan ini?
Bagaimana kau akan memberiku kompensasi?
Gogaek-nim, kau harus tenang dulu.
Apa kau pikir aku bisa tenang dalam situasi ini?
Mau dibagaimanakan ini?
Mohon maaf. Karena ini kesalahanku,
aku akan memberimu kompensasi dengan cara apa pun yang kubisa.
Kompensasi? Kau takkan bisa membayar ini dengan gajimu.
Item ini tak ternilai harganya!
Lupakan saja, suruh CEO kesini.
Bawa CEO sekarang!
Maafkan aku.
Kau dapat membayar untuk ini dan memotongnya dari gajiku...
Kau pikir kita bisa menyelesaikan ini dengan mengambilnya dari gajimu?
Tahukah betapa sulitnya aku untuk membujuk klien rewel itu?
Kau ingin menyelesaikan ini dengan uang?
Gil O Sol-ssi.
Punya uang?
Kau bahkan belum melunasi untuk kecelakaan mobil waktu itu.
Namun, kau ingin menyelesaikannya dengan uang?
Apa masalah besar dengan memecahkan mainan sialan?
Kau dapat mengambilnya dari gajiku jika itu tak cukup.
Bukankah itu cukup?
Bisakah dipotong dari gajiku juga?
Aku minta maaf. Aku seharusnya lebih berhati-hati sebagai pemimpin tim.
Kalian sepertinya memamerkan kerja tim yang luar biasa, kan?
Baiklah kalau begitu.
Jika kalian semua bersikeras,
aku akan membuka komite disiplin untuk kalian semua tentang insiden ini.
Kalian puas?
Tidak.
Anggota tim yang lain tak melakukan kesalahan apa pun.
Karena ini adalah kesalahanku,
Aku akan bertanggung jawab untuk itu, tak peduli apa pun itu.
Tidak. Bukankah kita semua bekerja bersama?
Ya.
Kau benar.
Daepyo-nim.../ Semuanya, berhenti bicara.
Aku mengerti apa yang kalian maksud.
Aku ingin kalian keluar, kecuali Gil O Sol-ssi.
Kau tak mendengarku?
Astaga, lepaskan.
Gil O Sol-ssi.
Kau membuat kesalahan seperti ini...
...karena terganggu oleh kehidupan cintamu.
Apa yang terjadi saat ini?
Pakaian dan makeup itu bahkan tak cocok untukmu.
Apa kau ada semacam kencan buta sesudah bekerja?
Atau apa kau akan merayu klien yang bagus?
Daepyo-nim.
Kau melewati batas.
Kenapa? Apa aku salah?
Kau bahkan tak tahu tempatmu dan merayu setiap pria yang kau lihat.
Bukankah itu keahlianmu?
Kau membuat kesalahan bodoh ini karena kau tak konsen.
kau benar-benar merusak reputasi perusahaan,
yang sudah kubangun bersama karyawanku.
Kau sadar?
Maafkan aku.
Kau mengatakan maaf lagi.
Aku bahkan tak tahan melihatmu, keluarlah sekarang juga.
Keluar dari kantor dan perusahaanku sekarang!
Terimakasih sudah menggunakan subtitle Banana_nโm... Follow Instagram: @banana_nim
Sudah siap, kan?
Mulai!
Pemenangnya bisa memiliki Eun Hee.
Jangan lupa. Kita membuat janji antar pria.
Sudah kubilang berbahaya untuk bersih-bersih seperti itu.
Urus saja diri sendiri.
Kaca harus dibersihkan dengan koran.
Wah, tolong!
Tolong aku.
Tolong selamatkan aku. Aku takut.
Pegang tanganku./ Wah.
Kau baik-baik saja? Astaga, idiot.
Siapa yang bersih-bersih seperti itu? Itu sangat berbahaya.
[Clean with Passion for Now!!]
Seseorang selalu meninggalkan yoghurt di sini pada peringatan kematian ibuku.
Ini hal kecil, tapi itu memberiku hiburan.
Kalau begitu ayo coba ini.
"Apa aku baik-baik saja dengan hanya orang yang menyentuhku?"
Cari tahu apa kau baik-baik saja dengan orang lain menyentuhmu juga.
Orang lain tak bisa, tapi hanya dia yang bisa?
Itu gila./ Sudah bertemu dengannya?
Dia orang yang luar biasa,
dan aku ingin melindunginya.
Bersihkan tempat Gil O Sol-sii sekarang. Di mana alamatnya?
Kirimkan daftar hitam pelanggan kita segera.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.