All language subtitles for Clean.With.Passion.For.Now.E02

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

-= Clean with Passion for Now!! | Subtitles by VIU =- Diterjemahkan Oleh: Banana_nโœŽm | IG: @banana_nim

[Kompetisi Atletik SMA]

Hingga tahun pertamaku di SMA, aku adalah atlet atletik.

Siap!

Maju terus! Bagus!

Bagus!

Aku adalah specialis Hurdling.

Yang dikenal sebagai balap rintangan.

Terus lari!

O Sol, bagus! Kau bisa melakukannya!

Sedikit lagi. Teurs lari!

Ya! Kau hampir sampai!

O Sol menempati tempat pertama!

Tempat pertama!

Peraih medali emas di bidang Hurdling, Gil O Sol.

Ayahku selalu bilang, hidup itu seperti Hurdling.

Gil O Sol!

Aturan hidup sangat keras,/ Ayah!

...tetapi ketika sudah terlewati,

...rintangan lain sudah menunggu lagi.

Jadi dia bilang padaku untuk tak pernah lelah,

dan harus diatasi bagaimanapun, seperti melompat melewati rintangan itu.

Saat itu, aku tak tahu apa hidup itu...

...atau apa yang dia maksud dengan itu.

Kukira aturan hidup yang keras...

...sama seperti es krim yang terbelah dua...

...dengan cara yang tak pernah kuduga.

Tak peduli seberapa keras aku coba, semuanya tak berjalan seperti yang kuinginkan,

dan hidup terus berjalan tanpa menghiraukan kehendakku sendiri.

Seperti ada ekuatan tak terlihat yang mengendalikan hidupku.

Ayo.

Hurdling adalah tentang melompati rintangan...

...yang tingginya 76,2 cm dan lebar 120cm.

Dua hal terpenting yang kau butuhkan untuk memenangkan pertandingan ini...

...adalah kekuatan dan kecepatan./ Siap.

Juga, kau harus memperkirakan waktu yang tepat...

...untuk melompati rintangan di depanmu.

Sungguh.

Tunggu...

Lututku.

Apa ini?

Selera burukmu pada pria membuatmu tampak sangat bodoh.

"Apa aku pacarmu sekarang?"

Kata itu masih ampuh?

Sangat memalukan.

Permisi. Tidak, itu tak benar!

Itu tak benar!

Kibilang, itu tak benar!

Itu salah paham!

Sudah kubilang, itu tak benar.

Itu tak benar!

Ya ampun.

Berapa banyak kau minum tadi malam?

Awas, sup ini panas.

Kenapa? Ada masalah?

Masalah apanya.

Sup pollack kering ini akan membantu mengatasi mabukmu.

Kenapa?

Jangan! O Dol lagi buang air di toilet sekarang!

Maaf. Aku tak lihat apapun.

Bentar.

Hei, Gil O Dol!

Sini kau.

Keluar./ Aku tak merokok.

Tadi kulihat rokok ayah, aku cuma penasaran.

Beneran hanya dilihatin saja.

Lepaskan sekarang juga./ Apa?

Tarik celanamu pada hitungan ketiga. 1, 2, 3!

Apa itu?

Kenapa kau pakai ini?

Tidak...

Lalu kotak itu.../ Nuna, dengerin dulu.

Kenapa kau pakai ini!

Hentikan itu!/ Katakan kenapa!

Kenapa kalian berdua tak sarapan?

Apa yang ada di tanganmu?

Ini yang kubeli./ Tidak.

Dasar anak kampret.

Sini kau, kampret!/ Ini semua salahpaham!

Bukan begitu!

Lepaskan celana dalam itu sekarang!

Sini kau!

Cuacanya bagus sekali.

Hampir tak ada debu halus dan langit tampak sangat jelas.

Berhenti, anak kampret!/ Kesini.

Berhenti kau.

Kau kampret!

Kesini.

Kesini. Lepaskan itu sekarang!

Nuna, biar kujelaskan./ Dasar kampret.

Kelakuanmu masih saja nakal.

Bagaimana bisa kau merokok padahal ayahmu di rumah?

Ayah, aku benar-benar tak merokok. Beneran.

Aku tak pernah merokok rokok terakhir siapa pun.

Rokok terakhir?

Sinikan celananya!

Hari ini adalah hari terakhir kau bernafas.

Ayah, tunggu./ Kesini.

Tolong hentikan./ Biarkan aku mengambil celana dalamnya dulu.

Lepaskan sekarang./ Ayah, maaf.

Sini, kampret!

Aku bilang, lepaskan pakaian dalam itu!

Apa ini?

Berhenti di sana!/ Berhenti!

Hentikan, kampret!

Lepaskan celana dalammu sekarang!

Lepaskan!/ Kalian...

...benar-benar tampak seperti keluarga yang bahagia dan harmonis.

Selamat pagi!

[Cheongso Yojeong] -=Cleaning Fairy=-

Aku mengirimkan email berisikan daftar alat dan kebutuhan pembersih.

Silahkan periksa sebelum tengah hari.

Di sore hari, kau harus bertemu para investor...

Sidik jari di sini. Bersihkan.

Dan kau harus melakukan presentasi.

Aku mengirimimu detailnya melalui e-mail.

Aku melihat sampah sabun di wastafel.

Bersihkan lagi./ Baik.

Sidik jari lain di sini. Bersihkan lagi.

Bersihkan di belakang mesin fotokopi juga./ Baik.

Atur pengikat lagi.

Jae Min./ Baik.

Bersihkan pemanggang roti lagi./ Oke.

Dong Hyeon./ Baik.

Rapikan bantalnya./ Baik.

Semua Cheongso Yojeong.

Bersihkan seluruh kantor lagi!

Baik!/ Baik!

Aku akan mengirimkan laporan perekrutan di paruh pertama.

Harap tinjau dan beri tahu aku.

Tentang rekrutmen terbuka, kita akan melakukan seperti biasanya.

Akan kuserahkan padamu.

Baik.

Sanitizer dan sarung tangan ekstra...

...ada di laci mejamu,

dan aku meninggalkan pakaian ganti di tempat biasa.

Baik, cukup./ Jika kau butuh yang lain,

silahkan beri tahu aku kapan saja.

Baik. Terima kasih atas kerja kerasnya.

[Mal-Meori]

Itu, bagaimana itu bisa terjadi...

Kau pasti terkejut.

Aku meninggalkan hadiah ulang tahun adikku di tas itu. Ya ampun.

Kau tak membuka kotak itu, kan?

Menyentuh milik orang lain dapat dianggap pencurian...

Halo, kau sudah datang.

Maaf membuatmu terus mengganggumu. Aku tahu kau sibuk.

Kenapa aku meninggalkan ini di tas?

Iyakan?

Kau tak membuka kotak ini, kan?/ Yah...

Kau harus berusaha menyempurnakan seleramu.

Kau mungkin dicampakkan karena selera hebohmu.

Apa katamu? Anu...

Siapa yang memberitahumu kau bisa membuka kotak itu?

Kau menjengkelkan.

Astaga, apa ini?

Lalu, kapan kau akan mengganti biaya perbaikan?

Yah, itu...

Sudah kubilang akan mengganti rugi akhir bulan.

Aku sudah minta pengertianmu.

Apa aku harus mengerti hanya karena kau meminta?

Tidak, bukan itu, tapi...

kau tampaknya kau tak kekurang secara finansial, sedikit kasih kelonggaranlah.

Jika kau bisa memberiku sedikit lebih banyak waktu...

Aku bukan seorang filantropis.

Aku hanya di sini karena kau menemukan robot vakumku,

jadi jangan mengganggu satu sama lain lagi.

[Hanil Bank, Pemegang Rekening: Jang Seon Kyeol]

Jika aku tak menerima uang pada akhir minggu ini,

pengacaraku akan menghubungi untuk mengambil tindakan hukum.

Apa? Tindakan Hukum? Apa itu berarti kau akan menuntutku?

Bagaimana bisa kau menuntut seseorang atas sesuatu seperti ini?

Tunggu, Seonsaeng-nim.

Seonsaeng-nim./ Oh ya.

Apa kata itu masih ampuh?

"Mulai hari ini kita berkencan."

Kau terlalu gampangan.

Dia membacanya. Dia pasti membaca kartunya juga.

Astaga, apa yang terjadi? Apa itu deja vu?

Aku penasaran mimpi apa itu

Apa? Apa sekarang? Apa lagi kali ini?

Sms spam?

[Kau sudah lulus skrining resume awal Grup Jongwon.]

Omo! Mobilnya bagus.

Kau beli mobil baru?

Sepertinya ini bukan mobil yang itu.

Astaga, kau pasti sangat kaya.

Hei, sedang apa?

Sepertinya kita sudah selesai. Ada hal lain untuk dikatakan?

Aku juga merasakan sedah selesai,

tapi kau punya kebiasaan melontarkan kata-kata semaumu.

Tak sopan memotong seseorang dalam percakapan.

Bukankah aku benar?/ Jadi? Apa yang ingin kau katakan?

Aku sibuk, langsung saja katakan.

Kau membaca kartu itu, tapi aku akan membiarkannya karena itu kesalahanku.

Tapi soal aku punya selera yang buruk atau tidak, kenapa kau peduli?

Itu bukan urusanmu.

Kenapa aku peduli? Yah, aku tak peduli.

Dan aku tak mau peduli juga.

Salah memandang rendah orang lain hanya karena kau kaya.

Lebih penting orang daripada uang. Bukan sebaliknya.

Baiklah, aku akan mengganti 3.5jt won.

Tidak, dipotong hadiah, aku hanya berutang 2.5jt won.

Itu hanya gaji bulananku...

Maksudku, itu sedikit lebih banyak,

tapi jangan meremehkanku seperti itu,

Kau mengerti?

Tindakan hukum...

Apa kau pikir itu akan membuatku takut?

Kamp...

Selamat...

Kau dapat melakukan apapun!/ Selamat...

Selamat kepada O Sol karena melewatkan skrining resume.

Selamat...

Selamat...

Selamat kepada O Sol karena melewatkan skrining resume.

Selamat, O Sol.

Aku tahu kau akan mewujudkannya.

Ini bukan apa-apa.

Ini hanya skrining awal. Jangan bangga dulu.

Omo, Ajeossi.

Jaman sekarang, bahkan hanya melewati resume itu tak mudah.

Sejujurnya, itu artinya dia setengah jalan untuk dipekerjakan.

Ju Yeon, kau benar-benar tahu apa yang kau bicarakan.

Hei, kau tunggu saja.

Kita makan perut babi sekarang, tapi jika aku mendapatkan pekerjaan saat ini,

Aku akan mentraktir kalian makan daging panggang rib eye.

Gil O Sol.

Gil O Sol!

Hei, ayo. Daging panggang Rib Eye!/ Baiklah.

Daging panggang Rib Eye! Gil O Sol!

Gil O Sol!/ Daging panggang Rib Eye.

Daging panggang Rib Eye!/ Choi.

Kau belum makan malam, kan? Ayo bergabung dengan kami.

Sini duduk.

Kau punya perut babi. Apa hari ini hari istimewa?

Siapa dia?

Musang yang baru saja pindah ke ruang atap?

"Musang"?

Apa ini belum sepenuhnya matang?

Senang bertemu denganmu. Aku teman O Sol,

Min Ju Yeon./ Hai.

Ya ampun./ Terlalu panas.

Itu belum sepenuhnya matang. Jangan terlalu serakah.

Perut babi harus dimakan setengah matang.

Perlahan/ Perlahan. Makan perlahan.

Ngomong-ngomonga, apa hari ini benar-benar hari istimewa?

O Sol mendapatkan wawancara kerja besok.

Itu sebabnya kita semua makan malam bersama.

Hentikan./ Wawancara kerja?

Sangat sulit dapat pekerjaan akhir-akhir ini. Aku terkesan.

Upaya tak pernah mengkhianati hasil.

Berusahalah.

Baiklah. Ayo kita bersulang untuk mengharapkan keberhasilan.

Baik, kedengarannya bagus./ Isi gelasmu.

Aku juga mau.

Terima kasih.

Baik. Sudah siap, kan?

Baiklah, semoga wawancara O Sol sukses.

Minum!

Lihatlah dirimu, Ayah!

[Area Tunggu Wawancara Jongwon Group]

[Pembukaan Perekrutan untuk Magang dan Karyawan Baru 2018]

[Pembukaan Perekrutan untuk Magang dan Karyawan Baru 2018]

[Pembukaan Perekrutan untuk Magang dan Karyawan Baru 2018]

[Kualifikasi, latar belakang, passion]

[Kualifikasi, latar belakang, passion]

[Pembukaan Perekrutan untuk Magang dan Karyawan Baru 2018]

[Kualifikasi, latar belakang, passion]

Gil O Sol.

Ya?/ Spesialisasimu masih berjalan?

Ya. Aku atlet sampai kelas 10.

Maka sepertinya kau punya reflek yang cepat dan stamina yang baik.

Ini dia. Aku berlatih yang satu ini.

Ya. Atletik adalah dasar dari semua olahraga.

Seperti yang diketahui, untuk menjadi pelari yang baik,

tak hanya membutuhkan kekuatan tapi juga refleks dan stamina yang cepat.

Tapi sepertinya itu sangat dibutuhkan ketika bekerja di kantor juga.

[Kualifikasi, latar belakang, passion]

Berbicara tentang refleks yang cepat, biarkan aku menguji seberapa cepat dirimu.

Siap untuk wawancara bahasa Inggris?/ Ya.

Memperkenalkan dirimu dalam bahasa Inggris akan sangat membosankan.

Bisakah kau ceritakan tentang kejadian lucu yang terjadi...

...ketika kau menjadi atlet?

Daripada memperkenalkan diri?

Bisakah aku mulai?/ Tentu.

Hai.

Ketika aku masih muda...

Lari...

Dan...

[Kualifikasi, latar belakang, passion]

Apa yang seharusnya kukatakan?

Gawat.

Lari... Senang...

Tak apa-apa.

Tak ada yang mendapat pekerjaan pertama kalinya.

Apa yang aku bilang? Orang-orang hari ini sangat kompeten.

Yang perlu kau lakukan adalah menurunkan standarmu.

Juga, jangan pernah sebut kau punya refleks yang cepat.

Sini. Bangun.

Makan ini.

Makan yang banyak.

Gil O Sol, hwaiting!

Semuanya akan berhasil untukmu.

Kau wanita yang luar biasa.

Ya. Aku luar biasa.

Nih.

Aku wanita yang luar biasa.

Aku menyukainya.

Aku punya perasaan yang baik tentangmu.

Kau bisa buat kopi yang enak?

Ya?/ Stokingmu...

Apa warna Aprikot Nomor Dua?

Darimu ke temanmu, dan kemudian dari temanmu ke temannya...

Sesudah kau menjadi Diamond Grade, gaji enam digit...

...menjadi milikmu. -= MLM nih >_< =-

[OK Loans, Leader Loans]

Kapan akan bayar hutang?

Aku tak percaya. Biarkan aku memberimu pelajaran.

[Kami akan membantumu seperti keluarga.]

Ini? Putriku lahir di Tahun Kelinci.

Dan putraku di Tahun Babi.

Gil O Dol, kau semangat.

Apa ada yang lain? Aku masih bisa bertarung.

Tidak ada yang tersisa./ Ponselmu berdering.

Sebentar./ Ya.

Aku menemukan si brengsek itu.

Kesini sekarang juga.

Kau melihat wanita dengan rambut panjang arah jam 10?

Aku bertaruh, dia akan mengajakku keluar dalam lima detik.

5, 4, 3, 2, 1.

Ingin ngomong sesuatu sama Oppa?

Oppa.

Boleh aku minta nomor teleponmu?

Tak mau.

Astaga, dia sangat sok kecakepan.

Kau cantik, tapi kau tak punya selera yang bagus.

Kau ingin nomorku?

Berhenti di sana, kalian semua!

Apa kau Lee Dong Hyeon?

Astaga, kau terlihat sangat licik.

Yeong Sik.

Apa yang sangat kau sukai dari bocah ini?

Aku bukan dia.

Dong Hyeon, pria ini ingin berbicara denganmu.

Sebagai mantan atlet,

aku tak ingin memukul seseorang.

Kita akan bertengkar di sini,

dan pemenangnya dapat memiliki Eun Hee.

Aku tak tertarik./ Apa?

Aku tak tertarik padanya, siapapun namanya.

Bereskan?

Kau beresngek.

Kau baru saja membuat Eun Hee menangis?

Hei. Bukankah kita harus kembali ke kantor? Aku pergi.

Kau pergi begitu saja?

Sepertinya bakal semakin menarik.

Tunggu aku...

Berhenti di sana!

Beresngek!/ Dong Hyeon.

Berhenti membuatku jengkel.

Kau leh ugha.

Darah.

Sudah hentikan, ya?

Hyeong-nim.

Apa itu? Kau takut?

Jae Min, kau baik-baik saja?

Hyeong-nim, kau baik-baik saja?

Sepertinya hidungku rusak.

Aku baik-baik saja. Ayo.

Jadilah seorang pria dan hadapi aku.

Hyeong-nim.

Hyeong-nim!/ Ini akan menjadi hari terakhirmu.

Hyeong-nim!

Tolong hentikan!

Kau gila?

Kesini!

Ayo main bersabarengma!

Buat lingkaran./ Buat lingkaran.

Berputar-putar./ Berputar-putar.

Wah, kakiku sakit.

Bisakah aku datang besok juga?

Kau tak harus sering datang ke sini.

Bahkan jika kau muncul besok, aku tak akan melihatmu.

Bagaimana bisa kau melakukan ini padaku.

Sekarang Rohku sudah pergi,

hanya kau yang bisa aku andalkan.

Gitu lagi, gitu lagi.

Luruskan bahumu, yakinlah.

Kau bisa melakukan ini!

Tahulah.

Benar, itu dia.

Busalli!

Kau peramal di persimpangan, kan?

Kau siapa?

Aku pernah bertanya kapan aku akan mendapatkan pekerjaan,

dan kau bilang aku akan beruntung tahun ini.

Kau pasti salah.

Tidak. Aku yakin itu kau. Busalli!

Hei, wanita lantai bawah!

Kau punya wawancara lain?

Kau sibuk belakangan ini.

Jadi kapan kita bisa makan daging panggang rib eye?

Daging panggang Rib eye, jidatmu.

Kau pikir mudah nyari kerjaan?

Astaga, mengejutkan saja.

Kenapa kau membentakku?

Bagaimana kau tahu wanita...

...yang baru saja pergi?

Wanita yang baru saja pergi?

Yah... Itu rahasia. Kenapa?

Rahasia?

Bagaimana dengan wanita yang lain?

Berhenti mencampuri kehidupan pribadiku.

Apa mungkin kau tertarik padaku?

Kau gila ya?

Kau hanyalah orang asing yang menginap dirumahku.

Jika wanita peramal itu muncul ke sini lagi,

kau harus memberitahuku.

Dia penipu. Aku bahkan beli jimat dari dia.

Tahun keberuntungan jidatmu!

Beritahu ya.

Kenapa sangat sulit mendapatkan pekerjaan?

Apa ini tahun yang buruk bagiku? Tak ada yang berjalan dengan baik.

[Gihyeon Motors, NG Electronics, Shimwon Display]

Kupikir semuanya akan berjalan dengan baik sesudah aku mendapat wawancara kerja.

Bagaimana mungkin tak ada sesuatu yang baik datang padaku?

Halo?

Apa itu Pink Idiot?

Grup Idola?

Ikuti aku.

Dia memanggil kita Grup Idola Pink Idiot gara-gara kau.

Diam. Ini sudah memalukan.

Kau diamlah./ Jangan ikut campur.

Hei, berisik!

Bagaimana bisa kau terlibat dalam perkelahian antar geng di taman bermain anak-anak?

Itu bukan pertarungan geng.

Anak-anak ini mulai lebih dulu.

Kau lihat hidungku patah, kan?

Aku benar-benar korban./ Diam!

Serius!

Lihatlah orang ini. Dia benar-benar beresngek.

Seonsaeng-nim, kau sudah punya catatan kriminal.

Kau punya catatan kriminal?

Itu bukan aku!

Bukan aku juga.

Apa itu aku? Atau dia?

Ada yang bisa dibantu?/ Aku menerima panggilan telepon.

Aku di sini untuk berjumpa karyawanku.

Berbahaya merekrut sembarang orang di agen pembersihmu.

Kau harus menjalankan pemeriksaan latar belakang jika kau tak ingin menyesal nantinya.

Apa? Apa maksudmu?

Orang itu punya catatan kriminal. Kau tak tahu?

Catatan kriminal?

Dia bahkan tak punya anggota keluarga yang dapat memverifikasi identitasnya.

Bagaimana bisa kau begitu sembrono ketika mempekerjakan orang?

Mau kembali ke kantor, kan?

Apa?

Ya.

Pantas saja.

Aku sudah tahu ketika dia mulai mengayunkan tinjunya,

dan sepertinya aneh./ Sudah kuduga.

Gil O Dol! Kau...

Nuna./ Nunim.

Segera pecat mereka.

Apa maksudmu?

Kau tak dengar apa yang dikatakan petugas itu?

Mereka menyerang karyawan kita terlebih dahulu.

Kenapa kita tak menyelesaikan ini dengan tindakan disipliner?

Mereka berkelahi dengan seragam di depan rumah klien.

Bukankah ini lebih dari cukup untuk memecat mereka?

Apa ini karena Dong Hyeon?

Jika karena.../ Tentang catatan kriminalnya?

Jika aku peduli tentang sesuatu seperti itu,

Aku tak akan mempekerjakannya dulu.

Kau tahu?/ Apa kau pikir aku memperkerjakan...

Tanpa mengetahui sesuatu yang penting seperti itu?

Lalu kenapa...

Dong Hyeon dan Jae Min sudah bersama kita sejak perusahaan ini dibuka.

Memecat mereka dengan mudah seperti ini.../ Lalu harus bagaimana?

Kau ingin aku memotong mereka beberapa kendur... Kau ingin aku mengambil tindakan disipliner...

...karena aku sudah tumbuh dengan mereka?

Kwon Biseo-nim, bukan begitu cara kerja perusahaan.

Di saat seperti ini, kau mirip...

...kakekmu.

Cheongso Yojeong memiliki reputasi...

...karena bertanggung jawab dan tulus dibandingkan dengan perusahaan lain.

Itu semua berkat kesejahteraan dan lingkungan kerja yang baik.

Tapi apa kau tahu berapa banyak orang yang tersisa di antara anggota awal?

Hanya tiga. Aku, Dong Hyeon, dan Jae Min.

Pembersihan yang buruk, sikap yang buruk, bermalas-malasan.

Kau tak pernah mendengarkan cerita mereka...

...dan hanya memecat mereka setiap kali mereka mengganggumu.

Aku bahkan tak ingat berapa kali...

...kau mengubah pengurus rumah tanggamu untuk alasan ini.

Apa salah untuk mengurus hal-hal sesuai dengan peraturan perusahaan?

Tak ada yang salah.

Tapi aku tak menganggapmu benar juga.

Siapa pun pernah berbuat salah.

Tak ada yang sempurna.

Berlaku juga untuk kebersihan.

Halo?

Besok hari ulang tahun Kakek.

Kau tak lupa, kan?

Aku tahu. Apa ini alasanmu menelepon?

Yah, tak juga.

Kau terdengar kesal.

Apa ada masalah?

Ayo bicara nanti. Aku sibuk.

Aku memberitahu untuk kebaikannya sendiri.

Rasanya seperti sedang bicara dengan bosku, bukan anakku.

Cha Yeosa.

Apa yang salah dengan wajahmu di hari yang hebat seperti ini?

Siapa? Haruskah aku mengurusnya?

Ada seseorang...

...yang tak dapat aku kendalikan di seluruh dunia ini.

Satu orang itu.

Orang macam mana yang membuatmu stres?

Bocah itu tak lain adalah putra Cha Sajang-nim.

Anak Cha Yeosa?

Tunggu. Cha Yeosa sudah menikah?

Dia janda?/ Ibu tunggal.

Ibu tunggal?

Cha Yeosa!

Maafkan aku, Nuna./ Aku tak tahu harus bilang apa.

Kau bertengkar saat waktu latihan taekwondo?

Gil O Dol. Kau ingin menyerah menjadi atlet?

Aku bilang aku tak memukul...

Aku hanya mencoba menakut-nakuti mereka sedikit./ Aku tak peduli.

Jangan melakukan hal bodoh sebelum ujian.

Kau tak akan memberitahu Ayah, kan?

Kenapa? Kau takut akan dimarahi?

Aku tak ingin dia khawatir.

Tentu saja, aku tak akan memberitahunya. Tak ada yang perlu dibanggakan.

Yang kau lakukan cuma menakut-nakuti mereka?

Kau harus menyeret mereka ke sudut dan memukuli mereka.

Melihat wajahmu, membuatku kesal.

Aku memukulnya sekali.

Aku membondem wajah idiot itu...

Maafkan aku.

Makan cepat.

Ayo makan.

[Berhenti]

Gil Gong Tae.

Karena situasi perusahaan, kami tak dapat memperpanjang kontrakmu.

Terima kasih atas kerja kerasmu.

200k won untuk akademi,

4,5jt won untuk pinjaman pelajar,

Juga...

[Hari untuk bayar utang 3.5jt won!]

3.5jt won untuk membayar biaya perbaikan.

Astaga...

Kenapa ada begitu banyak yang harus dibayar?

O Sol.

Putriku tidur?

Sudah pulang, ayah?

Mencari pekerjaan sangat sulit kan.

Maaf,...

...karena jadi ayah yang miskin.

Kau minum?

Tidak, aku tak minum.

Sana tidur.

Maaf karena membangunkanmu.

Tidurlah, Ayah./ Baik.

[Pengusaha Tahun ini]

[Penghargaan Unggulan]

Pada hari ulang tahun ayahku,

dengan keluargaku yang bahagia.

Bunga dan Mae Hwa.

Mae Hwa lebih cantik daripada bunganya.

Dia sangat lucu.

Makan malam sudah siap. Hwejang-nim akan segera turun.

Sudah?

Seon Kyeol, kau pasti lapar. Ayo.

Kubilang pada mereka untuk membuat banyak sesuatu yang lezat.

Semuanya sudah didesinfeksi. Haruskah aku melakukannya lagi untukmu?

Tidak apa-apa.

Kau masih belum sembuh dari gangguan itu.

Ayah, kau di sini.

Bagaimana kabarmu?

Sedikit debu tak bisa membunuhmu.

Ketika aku di militer,

kita semua tidur bersama di sebuah lubang di halaman,

dan aku bahkan makan nasi dicampur dengan pasir ketika aku di Arab Saudi.

Tapi aku masih hidup dan tegap seperti yang kau lihat.

Aku merasa sulit untuk percaya,

tapi kau bilang dulunya tertutup debu di lokasi konstruksi...

...dan bahkan tak bisa mandi selama berhari-hari...

...untuk memenuhi tenggat waktu untuk menghancurkan dan membangun gedung.

Kau bilang itu lah caramu sampai sejauh ini.

Aku sudah mendengar cerita itu berkali-kali...

...bahkan hafal diluar kepala.

Kalian berdua, lagi.

Kenapa kalian bertengkar?

Jangan lakukan itu, mari makan.

Oh ya.

Ta-da. Selamat ulang tahun.

Semoga tetap sehat dan panjang umur.

Tolong airnya.

Ayo makan.

Kita akhirnya makan malam bersama sesudah sekian lama. Bukankah ini bagus?

Seon Kyeol, ngomong-ngomong, siapa Geum Ja?

Hari yang lain,

kau menjadi gila ketika mencoba mencari Geum Ja di rumah.

Siapa Geum Ja? Apa itu seseorang?

Atau...

...apa kau punya hewan peliharaan sekarang?

Kau tak perlu tahu.

Beraninya kau berbicara pada ibumu seperti itu?

Jangan gunakan nama orang yang sudah meninggal.

Itu akan membawa sial.

Orang yang sudah meninggal?

Siapa Geum Ja? Katakan padaku.

Orang yang membesarkanku.

Menggantikan Ibu.

Pengasuh itu?

Aku mendengar dia meninggal karena kanker paru-paru lima tahun lalu.

Aku tak tahu nama wanita itu Geum Ja.

Tapi seperti yang Ayah katakan, kau tak boleh menggunakan namanya...

...karena dia sudah meninggal sekarang.

Itu menyeramkan.

Oh ya. Ayah sudah lihat?

Kupikir bisnis Seon Kyeol berjalan dengan sangat baik.

Aku melihatnya di mana-mana hari ini, dari acara TV hingga majalah.

Kupikir dia hanya bermain-main dengan bisnis pembersihannya,

tapi aku sangat bangga sekarang.

Mumpung lagi berkumpul,

bagaimana kalau kau mulai melatihnya di AG sekarang?

Aku tak tertarik.

Kau harus mempelajari pekerjaan itu. Apa kau akan menjalankan bisnis itu selamanya?

Tak ada lagi selain kau yang dapat mewarisi Grup AG.

Aku tak bisa menyerahkan perusahaanku kepada seseorang pada orang cacat seperti itu.

Tidak, aku tak tertarik untuk menyerahkannya kepadanya.

Jadi, dia bisa membersihkan semua yang dia inginkan selama sisa hidupnya.

Ayah./ Germaphobia?

Nama yang bagus. Pada kenyataannya, itu hanyalah penyakit mental.

Kau mengidap penyakit itu karena kau secara mental tak sehat.

Kenapa kau harus seperti ini, Ayah?

Bagaimana bisa kau bilang itu pada cucumu satu-satunya?

Aku mengirimmu ke Amerika agar kau bisa mengobati kondisinya,

dan kau memulai bisnis pembersihan sesudah kembali.

Kenapa?

Apa kau ingin membersihkan dunia sesuai dengan standarmu?

Bagaimana kau tahu?

Aku tak tahan dengan kotoran.

Sepertinya tempatmu juga penuh dengan bakteri, Kakek.

Sepertinya aku tak tahan berada di ruang ini.

Bolehkah aku pergi?

Kau anak durhaka!

Apa yang sedang kau lakukan, Ayah?

Seon Kyeol, kau baik-baik saja?

Darah. Ajumma, tolong...

Tolong bawakan kotak obat-obatan.

Kau masih memiliki temperamen itu.

Sama seperti ketika aku masih kecil.

Selamat ulang tahun.

Aku harap kau hidup untuk waktu yang lama.

Seon Kyeol. Tunggu, Seon Kyeol!

Ayah, kenapa kau harus memperlakukannya seperti itu?

Tahu sendiri kita sudah lama tak berkumpul.

Seon Kyeol, Seon Kyeol!

Kami menyesal mengecewakanmu,

tapi kau bukan kandidat yang dicari perusahaan ini.

Sialan.

Astaga, sialan!

Tak ada yang berjalan sesuai keinginanku.

Seon Kyeol!

Lihatlah dirimu. Kau terlihat kotor!

Apa yang sebenarnya terjadi padamu? Buka pakaianmu!

Sana bersihkan kotoran dengan cepat!

Jang Seon Kyeol.

Bukankah aku memberitahumu bahwa kau harus selalu terlihat bersih dan terawat dengan baik?

Karena ibumu tak ada,

kau harus terlihat bersih setiap saat.

Kakek, Maafkan aku.

Perhatikan kebersihan!/ Aku tak akan melakukannya lagi.

Jagalah kebersihan setiap saat.

Apa yang lebih penting?

Kenapa kau tak mau mendengarkanku?

Maafkan aku.

Hwejang-nim tak membencimu.

Kau tahu itu kan?

Dia hanya khawatir orang lain akan merendahkanmu.

Itu sebabnya dia marah padamu tentang hal-hal seperti itu,

jangan dimasukan ke hati.

Geum Ja.

Ya, Seon Kyeol.

Kapan ibuku kembali dari Amerika?

Sameonim akan pulang 10 hari lagi.

Kau berbohong.

Kau bilang itu juga waktu itu. 10 hari lagi?

Sangat merindukan ibumu,

Tuan muda?

Tidak.

Hanya saja, sekarang Ibu sudah pergi,

Kakek sepertinya marah padaku.

Dia terus memarahiku...

...karena Ibu tak ada di sini bersamaku,

...dan aku tak punya ayah.

92...

93...

94...

94...

94.

95...

96...

3.5jt won.

Kita terus berpapasan.

Apa kau tinggal di sekitar sini?

Kau tinggal di gedung yang hanya ditempati orang kaya, kan?

Yang super tinggi dan tampak mewah. Benar, kan?

Kebetulan sekali.

Ingin bergabung denganku?

Silahkan duduk.

Aku yang traktir.

Permisi.

Maafkan aku,

tapi sepertinya aku tak bisa membayarmu minggu depan.

Aku memiliki wawancara kerja hari ini.

Akan kubayar...

...segera sesudah aku mendapatkan pekerjaan.

Tapi aku gagal.

Sejujurnya, setiap wawancara...

...yang kulakukan sejauh ini semuanya gagal.

Aku terlihat bodoh, kan?

Kau tampak sangat mabuk.

Kau harus pulang.

Permisi.

Kau tahu? Aku...

...dulunya seorang atlet...

...ketika sekolah.

Kau tahu Hurdle, kan?

Aku tak pernah jatuh satu kali pun.

Aku luar biasa.

Aku melompati...

..semua rintangan di depanku.

Maka dari itu,...

...Ayah...

...dulu sangat bangga padaku.

Tapi...

...aku terus jatuh hari ini.

Aku tak tahu apa yang salah denganku.

Aku terus jatuh meski aku tak menginginkannya.

Oh ini.

Kau tak tahu apa ini, kan?

Ada...

...97 pena.

Ini adalah pena dan pensil yang kugunakan...

...saat melamar pekerjaan.

Ini masa mudaku.

Ini usahaku.

Ini harapanku.

Ini keyakinanku.

Aku membawa mereka keluar untuk membuangnya.

Tapi aku tak bisa memaksa diri untuk melakukannya.

Haruskah aku melanjutkan hingga 100?

Wah, ini sangat lucu.

Kenapa aku terus membodohi diriku sendiri...

...di depanmu?

Maafkan aku.

Aku menyia-nyiakan waktu berhargamu lagi.

Maafkan aku.

Aku harus segera pergi.

Astaga.

Tunggu. Sepatumu.

Apa?/ Itu...

Oh ya.

Kau baik-baik saja?

Aish.

Dasar sepatu bodoh.

Semuanya rusak.

Mereka terus menghalangi jalanku.

Bisakah kau bangun?

Kau juga terluka.

Itu pasti sakit.

Ayolah.

Tunggu...

Hei.

Pakai ini saja.

Kau tak harus berjalan tanpa alas kaki.

Terima kasih.

Bukankah kau wanita dari bawah?

Astaga, kau bau alkohol.

Bangun.

Kau seharusnya tak tidur di luar.

Letakkan.

Cuaca sudah berganti.

Kau tak bisa tidur di luar lagi.

Lagi apa kau ini? Siapa kau?

Astaga.

Hei.

Astaga, dia jauh lebih berat daripada yang kukira.

Apa yang salah denganku?

Seharusnya aku terus berlari seperti ketika masih SMA dulu.

Kupikir jika aku menyerahkan segalanya,

aku akan bisa hidup normal seperti orang lain.

Tapi kenapa itu sangat sulit?

Hidupku benar-benar berantakan.

Jangan terlalu berjuang memaksakan dirimu.

Jangan mencoba untuk hidup seperti orang lain.

Jika kau mencoba sedikit kurang dari yang lain,

kau akan menerima lebih sedikit tekanan daripada yang lain juga.

Itulah bagaimana kau harus hidup.

Begitulah cara kau menang.

Selamat pagi.

Apa ini punyamu?

Itu bukan punyaku.

Sandalku ada tiga garis di dalamnya.

Kemarin malam kau pulang memakai itu.

Apa? Aku?

Kau juga terluka.

Itu pasti sakit.

Aku sudah gila!

Boleh aku bantu?

Aku sudah memposting pengumuman untuk merekrut karyawan baru.

Tolong konfirmasi itu.

Permintaan pemberhentian Hwang Jae Min dan Lee Dong Hyeon...

...sudah diproses seperti yang kuminta?

Itu akan diurus dalam sehari.

Jika aku mencabut perintahku...

...memecat dua orang itu,

Apa aku menjadi orang yang berbeda dari kakekku?

Tidak.

Tapi kau akan dapat menjadi pemilik yang lebih baik.

Ya! Warbyasah!

Boleh pesan lebih banyak bir lagi?

Baik, aku akan segera ke sana.

Baik. Dua bir lagi untuk meja 1.

Bolehkah minta tambahan nacho?

Baik.

Terima kasih.

[Saldo: 1.480jt won]

Ayah, bisakah kau memberiku...

Ayah, kau punya uang yang bisa kau pinjamkan padaku?

Sejujurnya, ketika aku menggantikan kerjaanmu,

...aku kecelakaan.

Akan kubayar sesudah aku dapat pekerjaan.

Ayo lakukan.

[Mereka menjanjikanku kontrak permanen...]

[Tapi aku tiba-tiba ditendang keluar tanpa alasan.]

[Kau bisa melakukan ini, Gil O Sol!]

[Cheongso Yojeong]

Cheongso Yojeong?

[Tes Kebugaran Rekrutan Baru Cheongso Yojeong]

Nomor 19.

Nomor 10.

Nomor 11. Tolong slip identifikasimu.

Apa yang kulakukan disini?

Nunim.

Apa yang kau lakukan di sini?

Yeong Sik.

Apa yang kau... Itulah yang ingin kutanyakan.

Aku? Aku datang...

...ke sarang harimau untuk menangkap harimau.

Harimau? Apa maksudmu?

Aku akan memberitahumu nanti.

Tapi kenapa kau di sini?

Jangan-jangan...

Kau di sini untuk mengikuti tes kebugaran perusahaan pembersih?

Hei! Bagaimana bisa kau...

Bagaimana bisa kau berpikir begitu? Kau sangat lucu.

Aku hanya menikmati cuaca yang bagus...

...dan datang ke sini untuk berjalan-jalan sambil berolahraga.

Kupikir mereka mengadakan acara di sini.

Nomor 44, Gil O Sol.

Ya!/ Ya?

Kupikir ini giliranmu, nunim.

Sekarang giliranku, kan?

Gil O Sol?/ Aku akan kembali.

Nomor 45, Lee Ah Reum?/ Ya.

Siap-siap.

Ayo, Gil O Sol!

Siap-siap.

[Kompetisi Atletik]

Siap.

Sampai tahun pertamaku di SMA, aku adalah atlet Atletik.

Sejauh ini, aku tak berpikir keterampilanku dari waktu itu...

...dapat membantuku.

Siapa yang tahu itu akan sangat berguna saat ini?

Halo, Daepyo-nim.

Kau ada di sini, Daepyo-nim.

Apa... Apa yang terjadi?/ Terima kasih banyak...

...karena memutuskan untuk tak memecatku.

Aku akan bekerja lebih keras mulai sekarang.

Aku mencintaimu, Daepyo-nim.

Aku mencintaimu!/ Tidak, hentikan.

Itu cukup. Aku tak punya pilihan selain menundanya...

...karena kita sudah kembali dengan pesanan, jadi kau tak perlu berterima kasih kepadaku.

Astaga, menjengkelkan.

Daepyo-nim.

Aku tahu aku mengecewakanmu.

Maafkan aku.

Itu tak akan pernah terjadi lagi.

Pertama kali adalah kesalahan, tapi yang kedua kalinya adalah pilihan.

Ini adalah hidupmu, jangan membuat pilihan seperti itu lagi.

Aku percaya padamu.

Tak peduli apa yang orang katakan,

Aku percaya padamu.

Tes kebugaran sudah selesai.

Hari ini, kita akan melanjutkan dengan orientasi.

Terima kasih atas kerja kerasmu.

Kita menemukan permata asli selama tes kebugaran.

Kau akan senang melihatnya juga.

Hari yang lain...

Terima kasih sudah menunda batas waktu pembayaran.

Aku akan segera mengembalikan sandalmu.

Juga, tentang hari itu...

...aku tak membuat kesalahan, kan?

Jangan khawatirkan sandal. Buang saja.

Aku harap kita tak pernah berpapasan lagi.

Sungguh menjengkelkan.

Nunim, bukankah kantor ini lebih bagus dan bersih dari yang kau harapkan?

Yah, boleh juga.

Hei, kau tak memberi tahu O Dol...

...kita akan bekerja bersama, kan?

Ya, belum

Kau benar-benar tak boleh memberitahunya aku bekerja di sini, ya?

Jika keluargaku tahu,

Aku bahkan tak akan bertanya padamu dan memukulmu sampai habis,

jadi perhatikan mulutmu./ Baiklah.

Jika itu yang kau inginkan.

Rahasiamu aman denganku.

Kalian pasti sudah menunggu lama kan?

Silahkan ikuti aku.

Aku ingin tahu apa kita akan punya karyawan baru tahun ini.

Kenapa? Seseorang yang mirip Seolhyun atau Suzy.

Apa? Bukankah dia pria itu?

Si brengsek yang menonjok hidungku. Ya ampun!

Sedang apa Si Beuresngek itu disini?

Daepyo-nim.

Ini karyawan baru kita.

Halo!/ Halo!

3.500jt won?

Daepyo?

Mal-Meori? -=Mal-Meori: Kepala Kuda=-

Seseorang pernah berkata...

...kebetulan mengubah matamu ketika kau menginginkannya terjadi...

...tetapi itu memberikan sihirnya padamu ketika kau tak menginginkannya.

Ini lebih seperti aturan hidup yang kejam,

kebetulan lain terjadi bagi kita.

Terimakasih sudah menggunakan subtitle Banana_nโœŽm... Follow Instagram: @banana_nim

[Clean with Passion for Now!!]

Maksudmu, 3.5jt won,

...itu Daepyo dari Cheongso Yojeong?

Daepyo-nim, tolong./ Aish.

Bagaimana kalau minum segelas lagi?

Gil O Sol!

Bukankah ini aneh?

Dia itu benar-benar gila. Dia jelas punya masalah.

Lepaskan tangannya. Kau tak dengar?

Sudah kubilang untuk melepaskan tangannya./ Tak mungkin kau berkencan dengannya.

Apa kau memintanya untuk berpura-pura jadi pacarmu?

Dia pacarku.

Tidak seperti kau, yang memandang rendah orang yang melakukan pekerjaan semacam ini,

dia orang yang luar biasa.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.