All language subtitles for buddiesinindia2017subtitleindonesia

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Huan Huan! Ayo berikan.

Kau mau mempermainkanku lagi?

Astaga, pemilik tanahnya adalah seorang pelatih monyet!

Orang itu selalu membuat ulah pada penghancuran gedung legal kita!

Kita tak tahu berapa lama pengerjaan akan tertunda!

Saham kita 2 kali anjlok di pasar saham.

Dia keluar.

Pergi! Aku bilang kalian pergi!

Mundur!

Aku bersumpah! Jika aku tak bisa meruntuhkan goa itu,

Maka aku anaknya monyet!

Wow, rumah monyetnya belum juga dibongkar!

Ayo! Lempari saja bom!

Siapa yang mau maju duluan. Akan kuberi dia angpao bonus!

Runtuhkan rumahnya!

Hancurkan!

Lihat!

Itu dia!

Kita ini perusahaan yang terdaftar, tapi kita tak bisa melakukan apa-apa.

Sungguh memalukan jika kau sebarkan ke publik! / Ya, benar!

Pergi! Aku bilang kalian pergi!

Kak Monyet, ampuni aku!

Gini, aku sungguh penasaran... Bukankah, ini sangat gampang!

Katakan, siapa yang memimpin proyek ini?

Xiaosen!

Xiaosen! Aku yakin dia. / Dimana dia?

Tuan Tang? Itu dia!

Tuan Tang datang untuk membantu kita!

Itu menyenangkan! Bocah!

Kuharap ada orang yang mau bermain denganku! Kuijinkan kau mencoba senjata canggihku.

Tuan Tang yang terbaik! Ayo menangkan!

Menangkan! Menangkan!

Ayah, dia menganiaya aku!

Hajarlah dia!

Lihat, kita dalam masalah besar,

tak heran pembagian keuntungan kita terus anjlok! / Maka aku punya permohonan...

reshuffle jabatan! / Kakak

Jika kau tak merasa nyaman, kau beristirahatlah saja.

Aku akan urus masalah sepele ini.

Omong kosong!

Ketua Tang terlihat cukup bagus! Lihatlah pipinya yang merona...

Kedengarannya seperti Buddha!

Kenapa? Pak!

Pak! Apa menurutmu dia akan mengakhirinya?

Apa yang akan terjadi padanya?

Apa yang tertulis dalam wasiat kakakku?

Tang Chasu. Dia masih hidup!

Kau tahu hari ini akan tiba.

Orang cerdas punya rencana kedepan!

Ayah!

Ayah! Kau tak boleh pergi!

Wasiatnya... Sudah lama aku siapkan.

Wasiat ini dibuat oleh seseorang di India.

Bawalah surat ini

ke India... Berikan sendiri olehmu pada orang yang kuhubungi.

Dia yang akan melaksanakan wasiat ini untukmu.

Di Nendu Gaun.

Pria yang bertarung bersamamu hari ini,

ajaklah dia bersamamu.

Ayah kenal pria itu? / Dia bisa menjaga keselamatanmu!

Aku tak tahu yang ayah bicarakan.

Kau akan segera...

mengetahuinya.

Aku sangat...

sangat lelah!

Ayah!

t e r j e m a h a n m a h s u n m a x

Monyet liar! Hentikan! Kau cari masalah? Monyet!

Aku cuma ingin bersenang-senang disini.

Buddha! / Raja Kera,

kau butuh penderitaan lagi.

Sehingga bisa menerima tingkatan tugas untuk diselesaikan.

Lakukan.

TEMAN-TEMAN DI INDIA

Siapa?

Ini aku!

Kau tak mengenaliku? Aku pria ganteng, Daging-segar!

Lepaskan aku sekarang! / Kamu mau cari gara-gara lagi?

Kau percaya? Aku akan menghajarmu!

Lepas! Lepaskan aku! Akan kukeluarkan kau dari sini! Aku menjaminmu keluar penjara!

Siapa yang menyuruhmu mendatangiku?

Terserahlah, kita perjelas masalah ini. Hanya aku yang bisa membebaskanmu.

Tapi ada 1 syarat. Ikutlah aku ke India.

India? India mana?

♪ Aankehein Khuli ho ya no band,

♪ Deedar unkahota hai...

Tak mungkin! / Mengapa? / Karena kau membuatku muak!

Baik! Lebih baik kau tetap disini selama 7, 8, 10 tahun sesukamu.

Aku tak berniat menakutimu. Kau telah melukai 27 pekerja,

merusak 3 mobil,

dan 1 drone.

Properti yang rusak sejumlah...

lihatlah ini!

Jika aku tak tanda tangan Surat-Damai,

monyet-monyetmu, babon, akan menjadi yatim-piatu. Bahkan lebih parah dari itu...

maksudku, daging monyet dijadikan kebab!

Tunggu!

Seseorang berharap Tang Sen mati sebelum sampai di Nendu Gaun.

Aku tak tahu kau bicara apa. / Kau harus terus dekat dengannya, jaga keselamatannya.

Lepaskan aku!

Aku akan pulang dalam 2 hari.

Jika terjadi sesuatu padanya,

lotengmu...

Dor!

Jadi 5 loteng? / Akan lenyap.

Katakan mengapa kau tujukan surat wasiatnya ke India?

Apa kau orang India?

Apa kau pernah naik permadani-terbang? / Aku orang Beijing, orang Arab yang naik karpet terbang.

Kau butuh paspor untuk bepergian ke luar negeri, kau tahu?

Jika kau tak punya, kau tak boleh naik pesawat.

Bagaimana paspormu?

Pasporku...

mana pasporku?

Apa ini?

Petasan!

Apa kau mau menikah di India?

Ini termasuk bahan peledak, mereka akan menyitanya barang berbahaya sebelum kau naik pesawat.

Kau dungu ya? / Apa maksudmu?

Ayah, mengapa kau menyuruhku mengajak dia ke India?

Dasar kau tak waras! Beraninya menyalakan petasan dalam mobil!

Aku senang bunyi ledakannya.

Ini melanggar hukum.

Kenapa kau tak bilang dari tadi? / Ayah, kenapa kau lakukan ini padaku?

INDIA

Aku sih tak masalah kau pegang tanganku, tapi jangan kau kaitkankan jarimu ke jariku!

Apa kau mau bunuh orang? Tanganku patah!

Sialan!

Apa yang kau lakukan? Aku tanya padamu!

Apa yang coba kau lakukan? Kau pikir diijinkan memukul orang di India?

Tak ada polisi yang menghentikanmu?

Kau sudah gila ya? Kenapa kau pukuli orang yang lewat?

Orang itu 1 pesawat dengan kita.

Kenapa dengan hidungmu? Siapa yang melakukannya?

Bagaimana menurutmu? Kau iri denganku 'kan? Karena aku keren!

Lepaskan tanganmu!

Akan kukuras uangmu!

Jangan bersikap kasar padaku seharian, paham?

Aku datang! Kak Sen!

Aku datang!

Kakak!

Ya, aku tak apa-apa. Maaf, aku telat kak!

Jangan bergerak! / Kak Sen.

Aku kerja pada BAOTANG GROUP. kantor India Zhu Tianpeng! Orang-orang memanggilku Babi-kecil.

Lihat, kita sama-sama di foto ini!

Kau yakin? / Yang ini aku! Lihat!

Mana mobil jemputannya?

Kak Sen, biar kuajak keliling kota dulu, bagaimana?

Wow Kakak! Dia orangnya yang kata Tang Cashu harus dibunuh,

2 poin 5 juta yuan Cina!

Dasar tolol! Kita sudah kerja keras, sekarang kau tahu dia orangnya!

Ayo berangkat! / Baik.

Lihat, jalan pasar Wangfujing India.

Kawanku yang terhormat telah datang!

KAMAR PUTERI

Bagaimana jadwal kita besok? / Pesawat besok pagi, 2 jam sampai ke Nendu Gaun, kita siap!

Tak ada pesawat untuk hari ini? / Kursinya penuh, akan kuajak kau main ke pernikahan.

Kau tahu, pernikahan orang kaya india luar biasa! Berlangsung selama seminggu!

Pesta pernikahannya sangat menyenangkan!

Video game, slideshow...

Orang-orang jadi liar!

Sangat menyenangkan!

Tunjukkan kartumu!

Yang benar saja? / Ya, aku janji!

Ayo! / Ayo!

Anak pintar. / Brengsek itu mengikutiku kemana-mana, aku harus bagaimana?

Aku merindukan kalian.

Sekaranglah kesempatan kita! Ayo!

Siapa yang memasang pintu plastik plester ini?

Aku.

Pelan-pelan! / Jangan gerak.

Kau menyakiti kakakku! Biar aku saja!

Alisku...

Zhu Tianpeng, dia menodaiku! / Kau mau kemana?

Apa maumu sebenarnya? / Aku ingin ikut denganmu!

Tak mungkin!

Cepat! Ikuti dia.

Kak Sen! Kak Sen!

Rasa kari klasik. Ini eksklusif untukmu.

Biar kucicipi.

Selamat bersenang-senang!

Nikmati waktumu, lihat-lihat dulu. Aku pergi sebentar sebelum pernikahan dimulai.

-KONDOM- Bagaimana kalau ini racun?

Kita berpakaian seperti

orang lokal umumnya, tuan.

Hey, tolol!

Kita ini pembunuh profesional, bersikap tenanglah.

Kamu ini gila ya? Apa yang kau lakukan?

Ada orang yang ingin membunuhmu...

Huh, benarkah? Siapa yang ingin membunuhku?

Aku tanya pada kalian, siapa yang ingin membunuhku? Siapa?

Mana dia? Katakan mana?

Orang ini mencoba membunuhku! Tolong! Tolong!

Tolong aku!

Aku memukuli orang yang kau temui, apa menyenangkan? Katakan!

Kamu memang biadab! Perilakumu jahat!

Kemana kau membawaku?

Lepaskan aku!

Tak aman disini, ikuti saja aku!

Aman! Aman! Apa kau ini helm ajaib?

Masuklah, jangan berisik!

Apa maumu? / Diam, jangan berisik!

Tetaplah disini! Diam!

Keluarkan aku!

Permisi!

Minggir!

Permisi!

Mundur! / Sial! Cepat sekali mereka menemukan dia!

Dorong terus! Cepat!

Turunkan ini!

Percaya atau tidak, aku akan menghajar kalian!

Ayo!

Minggir! / Sial!

Kakak, kenapa kau tak memukulnya?

Kau menghalangiku, bagaimana aku bisa pukul!

Baik, sekarang giliranmu!

Kau pikir aku bodoh?

Beri dia serangan mematikan! / Keluarkan pedang!

Gunakan kakimu, kak! Aku tak kuat!

Jangan lari! Kembali! Jangan pengecut, ayo pukul aku!

Tan Sen! Kau tak apa-apa?

Dia telah tertukar.

Ayo! Ikut aku!

Aku mencarimu kemana-mana, tapi kau cuma bersenang-senang saja!

Apa kau tak tahu ada orang yang mau membunuhmu!

Aku juga mau bersenang-senang!

Berhentilah makan! Lari! / Mbak!

Ayo main ayam-ayaman.

Wow! Ayam...

Apa kau sudah gila?

Kau menggodai wanita India, buang-buang makanan.

Luar biasa!

Kamu bahkan mengolokku tak bisa bahasa Inggris.

Teruskan saja, brengsek!

Apa kau masih ingin mengambilkan wasiat?

Kenapa kau menyeret-nyeret aku?

Kamu siapa?

Aku salah orang! Maaf!

Kembali! Kau harus minta maaf padaku!

Kau lihat itu?

Wu Kong.

Lewat sini!

Sini!

Kami belum menangkap si brengsek itu! Dia sudah hilang!

Dia cuma kera!

Raja Kera!

Kalian tolol!

Tunggu saja perintahku!

Tunggu! Tunggu! Aku tak sanggup lari lagi.

Ayo cepat!

Apa yang sudah kau perbuat? / Aku melindungimu!

Si rambut pirang dan rambut perak menaruh peti di gerobak.

Mereka ingin membunuhmu! Apa kau tak lihat itu?

Maaf, siapa yang mengunciku dalam peti? Anjing? Tak boleh bersuara?

Aku hampir mati lemas dalam peti gelap!

Tersedak bola-lampu! hampir terbunuh oleh bokong bau!

Itu semua ulah siapa? / Aku setuju!

Lihat aku! Lihat ini! Disini! Disini!

Semua salahmu! Kenapa hanya aku yang menderita, tapi kau dapat untung?

Semenjak kau sampai ke India, kamu selalu mencari masalah.

Apa kau sudah jadi anggota eksklusif di kantor polisi India?

Kenapa kau tak lihat yang sebenarnya? Kau bisa mati tanpa aku!

Ayo katakan... apa kau pernah menghina orang di Cina?

Lalu mereka kesini untuk membunuhmu!

Oh, astaga!

Sejak aku mengenalmu,

aku selalu diperlakukan kasar.

Bokongku, wajahku dan organ dalamku... kau menyakitiku luar dalam!

Katakan saja langsung,

kenapa kau ingin membalasku? Kukira kita musuh lama tak ketemu 'kan?

Atau aku telah menceburkanmu ke sumur di kehidupan masa laluku?

Kenapa kau membuat hidupku berantakan?

Ya betul kak!

Aku bisa katakan kau bukan orang baik sejak awal!

Kau pembuat masalah, pembuat sial! Dan badut konyol!

Kak Sen! Sudah bicaranya!

Ayo kembali ke hotel. / Bagaimana caraku kembali ke hotel?

Dia memukul orang, membuat onar. Apa kau yakin polisi India tak memakan kita?

Mereka vegetarian, aku sangat yakin!

Dasar bodoh! Saat tadi aku di panggung

semua orang mengambil fotoku. Apa kau tak lihat yang mereka lakukan?

Sekarang, tiap orang bisa mengenali wajah imutku!

Sesampai aku ke hotel, aku akan ditangkap.

Aku kesini untuk mendapatkan wasiat, bukan untuk ke penjara.

Aku masih muda. Aku tak mau di penjara!

Halo? / Jadi, bagaimana hasilnya?

Apa semuanya lancar? Apa kau sudah menjemputnya?

Bos.

Wu Kong itu pembuat onar.

Bikin sial!

Bagaimanapun juga, keselamatan Tang Sen selalu diutamakan! Paham?

Dengar, kau pergilah ke Pabrik Kain Sari sekarang.

Akan kukirim seseorang untuk menemui kalian.

PABRIK KAIN SARI

Wanita-pembunuh.

Apa dia kesini untuk membunuhmu, kak?

"OMG... membunuhku? Wu Kong! Tolong aku!"

Aku takut sekali!

Halo, Wu Jing.

Tang Sen dalam perjalanan ke Pabrik Sari.

Sudah cukup.

Disini tempat kami.

Kami tiba dengan selamat! Wu Kong.

Dari manapun kau berasal,

kau kembalilah saja. / Aku telah berjanji akan mengantarkan dia ke Nendu Gaun mengambil wasiat.

Akan tetap kupegang janjiku.

Tidak, kau tak harus begitu. Aku yang akan melindungi dia.

Wu Kong, jujur saja, lebih baik kau pergilah.

Kau bisa bawa kuda ke air, tapi kau sendiri tak berhasil minum.

Kita tak bisa bahagia bersama.

Apa menurutmu aku ingin tinggal disini?

Yang kuinginkan hanya melindungi rumahku!

Jangan khawatir! Akan kujaga rumahmu.

Sekarang kau boleh pergi. Ayo pergi! Ayo! Cepat, pergi dari sini!

Menjauhlah dariku! / Apa kau serius?

Ya, tentu!

Ayo katakan lagi.

Aku Tang Sen, atas nama pewaris Bao Tang Group.

Aku bersumpah! Tak akan menghancurkan rumahmu! Sekarang kau boleh pergi!

Apa dia serius?

Baiklah.

Kau pergilah dan jangan kembali!

Dia pikir dia populer seperti kari.

Tapi kami masih bisa menikmati makanan tanpa kari! Ayo, kak!

Banyak gadis cantik di dalam Pabrik Sari kami! Sangat menyenangkan!

♪ Oh, Gypsy...

♪ Kecantikanku bisa membuat orang kagum

♪ Romeoku sayang, berhati-hatilah!

♪ Kecantikanku bisa membuat orang kagum

♪ Romeoku sayang, berhati-hatilah!

♪ Kau ingin pulang, tapi kau tak sanggup pergi semudah itu

♪ Aku akan jatuh ke pelukanmu,

♪ dan melakukan pembalasan cinta yang manis

♪ Kecantikanku bisa membuat orang kagum

♪ Romeoku sayang, berhati-hatilah!

♪ Kecantikanku bisa membuat orang kagum

♪ Romeoku sayang, berhati-hatilah!

♪ Gypsy...

♪ Oh, Gypsy...

Wu Jing!

Sayang!

Apa kau senang bertemu aku lagi?

Ikuti aku ke atas!

Ikut aku.

Kenapa kau datang ke India?

Aku ke sini mencarimu. / Kak Sen.

Sayang, aku sangat merindukanmu!

Apa kau merindukanku? / Tenang! Wu Jing!

Tenang! Wu Jing!

Jing Jing, kita bukan teman dekat.

Begini, aku mabuk malam itu.

Aku bilang aku akan mencintaimu selamanya...

menciummu 200-300 kali sehari. Punya 5, 6 bayi dalam 3, 4 tahun...

beli 7, 8 rumah di sekitar sekolah...

Itu semua omong kosong! Aku suka mengoceh setelah minum-minum.

Kenapa bisa kau anggap serius?

Terserahlah, aku tak bisa ingat apapun.

Tidak sayangku, kau ingat dengan sangat jelas,

tak melewatkan satu katapun!

Aku telah merenungkannya selama 2 hari ini. Itu kekeliruan, kau tahu.

Tapi kau terus mengikutiku kemana-mana, bahkan membakar rumahku!

Aku tak punya tempat untuk tinggal. Aku harus menyembunyikan diri.

Sekarang kau lihat, api cinta telah membara.

Tang Sen, aku tak harus hidup dalam cintamu.

Kau bilang kau ingin menjagaku selamanya.

Kau mau menikahiku.

Sekarang, semua orang mengetahuinya.

Aku telah tulis status hubungan kita di WeChat.

Ya Tuhan, aku mendapat jutaan "like"!

Mereka memanggilku "Ny. Tang"!

Orangtuaku telah membuatkan ruang khusus untuk kita.

Lihat.

Bukankah ini bagus? / Kita ini masih hidup!

Seseorang tahu aku benci keberanianmu.

Dia menyuruhku ke sini untuk mengendalikanmu.

Kau tak lama lagi akan terbunuh.

Apa maksudmu dengan "seseorang"? Siapa yang ingin membunuhku?

Jika kau perlakukan aku dengan buruk,

akan kuperlakukan kau dengan cara yang sama.

Jangan khawatir,

aku tak akan membunuhmu.

Jika kau tak ingin membunuhku, lalu kenapa kau bawa alat panggangan?

Kau jangan macam-macam!

Jangan mendekat! Zhu Tianpeng, selamatkan aku!

Wu Jing akan memakan tubuhku!

Hei cantik.

Cantik.

Jangan pergi. Ngobrollah bersamaku.

Ayolah.

Wu Kong,

ternyata aku salah.

Tolong!

Sayang,

kau mau mengajakku kemana?

Apa yang membuat kalian cewek-cewek manis yakin bisa mengalahkanku?

Oh, ayo! Aku kasih tahu ya, aku bisa Kung Fu!

Aku sudah belajar bela diri!

Aku sudah belajar bela diri!

Sayang, jangan takut! / Tolong!

Sayang, sayang! Aku mencintaimu, suamiku,

Sayang!

"AKU ORANG BRENGSEK"

Tan Sen! Bayarlah untuk tiket pesawat!

Tan Sen!

Sayang, aku mencintaimu.

Tolong aku, tolong!

Sayangku!

Wu Kong!

Wu Kong! Aku tahu kau akan kembali!

Hentikan dia!

Lihat, dia berusaha menge-nyosku!

Wanita gila ini akan membunuhku!

Ini perselisihan antar kekasih.

Lebih baik kau urus urusanmu sendiri. / Aku tak kenal dia sama sekali!

Kau tak kenal aku?

Jika begitu, menurutmu apa aku mau melakukan ini dengan dia?

Itu foto dari permainan di pesta "Jujur atau Mati"!

Tak bisa kupercaya kau akan mengatakan itu.

Lihat ini. Inilah yang kulakukan demi dia!

Aku menggambar tanda tatonya di tubuhku.

Wu Kong, jangan percayai dia! Dia ini wanita gila!

Nyawaku dalam bahaya!

Kau telah berjanji akan bersamaku selamanya.

Apa kau lupa?

Sudah kubilang saat itu aku sedang mabuk...

Maksudmu kau tak mau mengakui yang kau janjikan setelah mabuk?

Ayahku membuatku lahir setelah main seks setelah mabuk.

Kedengarannya itu konyol! / Diam!

Kamu main seks dengannya setelah mabuk.

Lalu kau ingin tarik kembali ucapanmu 'kan?

Diam! / Aku tak melakukannya.

Kata yang paling kubenci dalam hidupku adalah "Dicampakkan"!

Wu Kong, jangan perlakukan aku seperti ini.

Kuserahkan orang ini padamu! / Lepaskan aku!

Lalu beri dia pelajaran!

Terima kasih, kawan! / Ini tidak benar, Wukong!

Kau gila? Kau bilang aku dalam bahaya, aku akan diselamatkan.

Sekarang aku dalam bahaya, kau malah meninggalkanku.

Begitukah caramu melindungiku?

Wu Kong! Kembali...

Wu Kong! Aku tahu kau tak akan meninggalkanku. Kata yang paling kubenci juga "Dicampakkan".

Aku tahu kau berubah pikiran. Tak apa!

Aku bisa memaafkanmu jika kau perbaiki kesalahanmu.

Bayaran untuk pesawatku pulang, aku pantas menerimanya!

Mulai sekarang aku tak peduli walau kau mati.

Akan kuberikan semua milikku, keluarkan aku dari sini, tolong!

Kubelikan tiket kursi kelas-1! Kelas-1!

Apa perintah bos? / Bunuh mereka semua!

Wu Kong, jangan pergi, kembalilah!

Jika aku dapat warisannya, akan kubagi uangnya denganmu 50:50!

Tolong!

Jangan salah paham!

Aku sudah tak ada hubungannya lagi dengannya.

Suamiku.

Jangan salah paham, nona-nona!

Suamiku.

Wu Kong, bagus!

Ini bukan urusanmu! / Kau tak apa-apa? Makasih telah menyelamatkanku!

Suamiku.

Bagus! / Si brengsek itu jadi gila!

Kalian lihat apa?

Hentikan! Hentikan! Aku bilang berhenti!

Para wanita gila ini jago juga.

Ayo, ayo, ayo! Kemarilah!

Ayo!

Kak Sen!

Wu Kong, tolong!

Kak Sen! / Tang Sen!

Tang Sen, jangan lari! Kembali kesini!

Aku tak akan melepaskanmu! Kembali!

Aku tak ingin bertemu kau lagi.

Tabrak dia sampai mati! Tabrak dia sampai mati!

Apa kita pernah bertemu 2 orang itu di bandara?

Sekarang kau tahu 'kan! / Ya, walau kau bilang batu bisa hamil, aku percaya!

Ayo cepat! / Cepat!

Tangkap dia.

Wu Kong, tolong aku!

Kita telah memukuli orang yang salah!

Bagaimana dengan Zhu Tianpeng?

Sudahlah, hanya ini saja caranya.

Sepedaku!

Kak Sen.

Kawanku akan menyelamatkanku!

Diam! Bawa aku ke Tang Sen!

Jika seorang pria tak mau menikahimu lalu kau bersikap bodoh,

dia cuma tak suka padamu.

Lalu siapa orang yang dia cintai? / Aku tak tahu.

Tapi bukan dirimu. Kau mungkin jatuh cinta pada orang yang salah dalam hidupmu.

Tapi Tuhan pasti akan membawa pria yang tepat untukmu.

Terkadang...

kau harus menunggunya!

Masa bodoh!

Kamu mirip Lobster Pedas!

Wu Kong, lihat, aku merasa dadaku separoh kurang sehat.

"AKU ORANG BRENGSEK"

mahsunmax

Kenapa kau menertawakanku? Mulutmu seperti kodok.

Jangan foto aku! Ini tak lucu!

Sudah aku bilang...

Tak boleh foto lagi!

Awas...

Wu Kong,

Wu Kong.

"Kakak"

Wu Kong, kau tak apa-apa?

Syukurlah, kamu masih hidup!

Apa kenari itu sepadan dengan nyawamu? / Jangan ikuti aku!

Jika kau meninggalkanku, aku harus bagaimana?

Banyak orang yang ingin menculikku. Aku sungguh dalam bahaya!

Aku sudah salah, paham? Ini memang salahku!

Aku tahu kau suka ambil foto, ayo lakukan saja. Aku akan berpose model untukmu.

Sudah kubilang, jangan ikuti aku!

Baik, kau pergilah saja! Akan kuruntuhkan rumahmu jika macam-macam.

Kau sudah janji tak akan melakukannya.

Siapa yang bilang begitu? / Kamu 'kan!

Apa kau punya buktinya?

Ya, aku punya buktinya. Kau tak ingin menepati janjimu.

Mana buktinya? Ayo tunjukkan.

Ayo, tunjukkan buktimu. Biar aku lihat. Tak ada yang kau tunjukkan?

Buktikan.

Halo? Yang? / Ya Tuan Tang?

Apa kau berada di rumahnya Wu Kong?

Ya, kami bersiap pergi.

Tetaplah disitu! Runtuhkan! Hancurkan berkeping-keping!

Beraninya kau! / Tunggu sebentar.

Kembali kesini! Kembali tetap disini!

Kalau kau mau berjanji, untuk membantuku mengambil wasiat itu.

Jika kau berani melakukannya, aku akan pergi sekarang!

Jika kau berani pergi, akan kuhancurkan rumahmu dalam sekejap!

Lakukan saja, maka aku akan pergi! / Pergilah saja, maka akan kulakukan!

Coba saja kau akan tahu akibatnya! / Jika kau memang tak peduli, pergi saja!

Lakukan saja! / Pergi saja!

Jangan tertawa!

Perhatikan!

Run-tuh-kan..

Berdiri 1 kaki!

Run-tuh-kan..

Diruntuhkan atau tidak?

Hey, cegahlah dia!

Tunda dulu rencananya. Jika aku tak telpon balik setelah 24 jam,

hancurkan dalam sekejap!

Apa sebenarnya maumu? / Aku melakukannya untuk mencegahmu pergi.

24 jam nanti, selama kau masih bersamaku

hanya sekali telpon aku bisa atasi. Paham?

Berdiri 1 kaki! Ayo!

2 orang itu sudah menghilang. / Apa kau bisa berbuat benar?

Apa otakmu sudah mati?

Dengar, kita sudah buat kesepakatan di awal,

kenapa kau kirim geng lain kesini?

Kau sudah melanggar kesepakatan, tahu.

Gini, aku permudah saja. Kau bisa bayar aku 2,5 juta Yuan lebih dulu.

Aku akan sewa sekelompok orang baru untukmu.

Aku jamin akan kuberikan kejutan, bagaimana?

2 orang saja tak bisa beres!

Aku peringatkan ya, jika kau tak bisa atasi dia besok,

tak akan kubayar kau sepeserpun!

Kenapa dia bisa gila secepat itu? bertingkah seperti monyet.

Halo, Tn. Nine, aku menelpon untuk meminta bantuanmu.

Aku sekarang sudah pensiun.

Akan kubayar dobel.

Aku sangat malas pergi keluar.

Kau akan dapat bayaran 3 kali lipat.

Aku lebih suka minum teh di rumah.

5 kali lipat.

Akan kupikirkan dulu.

Mereka semua menatapku.

Apa mereka mau menculikku? / Hey, sudah jangan ganggu aku.

Run-tuh-kan...

Dia mau memenggal kepalaku?

Dia cuma penjual buah! / Tapi dia punya pisau!

Jadi kau anggap itu digunakan untuk membunuhmu?

Semua orang punya gigi, apa kau anggap mereka semua ingin menggigitmu?

Omong-omong, aku sih tak masalah kau memegang tanganku,

tapi tolong jangan kaitkan jarimu ke jariku.

Tanganmu basah.

Aku kebelet pipis. / Kalau gitu pipis saja.

Aku tak berani pergi sendirian.

Apa kau mau aku memegangi pipismu?

Ikutlah aku. / Aku tak ingin pipis.

Run-tuh-kan...

Mbak, bisa kau lepaskan ikatanku?

Aku janji tak akan lari.

Kenapa kau selalu ingin lengket dengan Kak Sen?

Apa kau menginginkan uangnya?

Puih!

Apa kau melihatku seperti wanita serakah?

Aku wanita yang serius.

Kau tak akan mengerti karena kau jomblo.

Siapa yang kau maksud? / Ya kamu!

Aku punya pacar! Dia sangat pintar.

Saat aku telpon dia pakai ponselnya temanku,

dia bahkan bisa mengenali suaraku sebelum aku bicara.

Mengapa? / Karena dia menjawab "sayang".

Hentikan mobilnya.

Aku kebelet pipis.

Aku kebelet pipis!

Jangan coba-coba menipuku! / Aku tak akan menipu.

Jangan mengintip!

Jangan mengintip!

Jangan mengintip! / Tak akan!

Jangan mengintip!

Kau mengelabuiku!

Jangan lari!

Hey, apa yang kau lakukan?

Aku menelpon kantorku di Cina, memberitahu mereka kalau aku sedang diburu.

Apa kau bodoh?

Banyak orang ingin membunuhmu, sekarang kau masih berani menelpon.

Tutup telponnya sekarang!

Kurasa Paman Lee tak akan mengkhianatiku, benar 'kan?

Tapi bagaimana kau tahu kalau tak ada yang mengawasi telponmu?

Apa otakmu dalam mode "Konslet"?

Kau harus melindungiku. Hanya kau teman yang kupunya.

Siapa sebenarnya yang temanmu! Kita saling kenal selama 2 hari.

Bila aku sudah mengantarmu ke tujuan, kita akan jadi orang asing.

Kau orang kaya, kenapa kau tak punya teman?

Ceritanya panjang.

Jika kau memang ingin tahu... / Tidak, kau baru memberitahukannya.

Bagaimana, apa anda suka makanan kami? Ini harganya 1.700 Rupee.

Baik.

Lezat! Kau memasaknya dengan enak.

Aduh sialan!

Dompetku terbakar di Pabrik Sari. Kau sudah ambil uangku 'kan?

Uangnya jatuh saat aku menyelamatkanmu!

Aku punya ide. / Apa yang kau inginkan?

Kau bisa berikan jam tanganmu untuk membayarnya!

Kau boleh ambil apapun, tapi jangan jam ini. / Kenapa pelit begitu? Kau ini orang kaya.

Aku punya ide lain. Duduklah lagi.

Jangan khawatir. Dia kaya, nanti dia akan bayar.

Tunggu sebentar, akan kutelpon seseorang untuk bayar.

Anda harus bayar makanan anda sendiri.

Lihat, sayurannya, tepung, dan mericanya...

saya membeli semuanya dari tempat yang jauh.

Saya berkeringat seperti babi,

tersandung beberapa kali.

Anda boleh katakan mataku juling.

Zhu Tianpeng, jangan lari!

Kau tak bisa lari dariku!

Dasar brengsek tolol, Zhu Tianpeng!

Pacarmu itu memanggil temanmu "sayang",

bukan kamu yang dimaksud!

Kau bilang apa?

Tadi aku bilang apa?

Beraninya kau mengelabuiku? Dasar babi tolol!

Ayo ikut aku, cari Tang Sen!

Ayo!

Kakiku kejepit. / Jangan pura-pura bodoh, ayo!

Aku tak bohong!

Keretanya datang, lepaskan tali sepatuku, cepat!

Ayo cepat! / Ikatan sepatumu sangat erat!

Kau boleh pergi sekarang!

Tinggalkan saja aku!

Biarkan aku mati dilindas kereta! / Tak mungkin!

Jika kau mati, siapa yang mengantarku mencari Tang Sen?

Andai kau yang jadi pacarku...

Korbankan 1 kaki untuk menyelamatkan nyawamu.

Kau menggodaku!

Kau harus bertanggung jawab padaku!

Katakan apakah kamu sudah tahu keretanya tak lewat sini!

Masa bodoh dasar tengik!

Saya khawatir bila anda tak bisa bayar, perjalanan anda ke Nendu Gaun,

anda akan mati kelaparan di tengah jalan sebelum sampai di sana.

Jika kalian hadir ikut serta di Perlombaan Makan-Cabe "Bull-King"

anda mungkin akan mendapat hadiah besar.

Itu cukup untuk ongkos perjalanan.

Ingatlah ini.

Kita ini dimana? / Dia bilang kita akan menghasilkan uang disini.

Kita bisa dapat uang disini?

LOMBA MAKAN-CABE BERHADIAH 100.000

♪ Ini rasanya sangat pedas!

♪ Ini mengingatkanmu pada nenekmu yang galak hingga membuatmu menangis!

♪ Matang, tapi beracun, jadi malapetaka di lidah!

♪ Saat ini masuk ke mulutmu,

♪ membuat kepalamu terasa meledak!

♪ Sungguh di luar batas pasti terjadi

♪ Orang yang memakan ini, akan memenangkannya!

♪ Ini rasanya sangat pedas!

Sekarang giliranmu, kawan! / Mengapa aku?

Aku tak bisa makan cabe, nanti aku akan sangat shock.

Sama kayak aku, aku bisa mati.

Kau bercanda? Kau ini Rakyat Si Chuan!

Tidak juga, aku berasal dari Xing Tai.

Itu tak ada bedanya, terserahlah. Aku daftar!

Halo, halo, halo kami ingin daftar.

Dia suka cabe. / Apa kalian dari Afrika?

Oh, bukan, bukan! Kami dari Cina.

Selamat datang!

Senang jumpa kalian. / Apa maksudnya dia begini?

Menyambut untuk bergabung di perlombaan mereka! Jabat tangan!

Siapa bilang aku mau ikut lomba? Kau boleh lakukan sendiri.

Aku...

Aku tak tertarik untuk ikut. Aku...

Aku harus pergi, paham?

Tak masalah.

Kau tak diijinkan pergi. / Aku dengar dia bilang "tak masalah"!

Apa kau tak lihat dia menggoyangkan kepala?

Tunggu dulu.

Dia suka makan cabenya sendiri.

Tidak, tidak, tidak. Dia harus makan cabe yang kami sediakan.

Dia bilang sujud padanya 3 kali, maka kau boleh pergi!

Para peserta selalu melakukan curang sepertimu,

dan dia menerimanya sebagai persetujuan.

Baiklah, Wu Kong, bersujud pada sang penguasa. Maka kita boleh pergi.

Dia bilang apa? Coba tanyakan lagi.

Dia bersikeras untuk ikut!

Kau punya keberanian.

Dia bilang apa?

Dia bilang kau mirip minion yang imut,

kau pendek.

Jangan membuat malu leluhurmu.

Aku adalah pria sejati! Aku...

akan ikut lomba!

Dia pasti bisa menang!

Sekarang kita sambut penantang dari Timur.

Kau yang terbaik!

Aku tak boleh kehilangan muka disini!

Sekarang kita mulai!

♪ Ini rasanya sangat pedas!

Kau yang terbaik, Wu Kong!

♪ Ini rasanya sangat pedas!

♪ Ini mengingatkanmu pada nenekmu yang galak hingga membuatmu menangis!

♪ Matang, tapi beracun, jadi malapetaka di lidah!

♪ Saat ini masuk ke mulutmu,

♪ membuat kepalamu terasa meledak!

♪ Sungguh di luar batas pasti terjadi

♪ Orang yang memakan ini, akan memenangkannya!

♪ Ini rasanya sangat pedas!

Wu Kong!

Apa kau masih ingin menyelamatkan rumahmu?

Juara barunya adalah dari Cina.

Kita menang!

Wu Kong, kita berhasil!

Aku sudah bilang kau yang terbaik!

Aku yakin kau pasti menang! Apa kalian sudah yakin?

Dia pantas menerimanya!

Kau tahu, instingku selalu benar.

Jangan...tepuk...mata...mu!

Mataku! / Wu Kong! Wu Kong!

KONDOM

Mataku! / Dia curang!

Mataku!

Mataku tersiksa! / Tolong! Tolong! Tolong!

Tenang, tenang, tenang...

Maaf, dadamu menonjol.

Maaf, maaf, maaf...

Tangkap mereka!

Tangkap mereka!

Kembalikan uangku!

Lari, cepat!

Kakiku keseleo... / Akan kubopong kau!

Arah sini!

Dasar orang gila!

Kau tak apa-apa? Cepat berdiri!

Oh sialan! Mereka punya kendaraan juga!

Berapa banyak? / Cuma 1 motor!

Akan kukalahkan dia 1 lawan 1.

Kalahkan cabe pedas! Mereka ada 10 orang!

Ayo, lebih cepat! Cepat, cepat!

Lebih cepat, ayo!

Cegat sebelah sana saja!

Ayo!

Awas! Minggir!

Awas!

Hey nak!

Hey kalian brengsek!

Sialan! Kedua jalan buntu! Habislah kita!

Kalian mau bertarung? Ayo lawan!

Kalian pikir kalian tangguh?

Teman-temanku akan menghajar kalian.

Kau bilang pada mereka yang ini teman-temanku.

Bull King bisa meremukkan kalian dengan jarinya!

Aku bilang kalian jangan lari! Kalian bukan lelaki jika tak berani.

Ayo! Ayo! / Ayo! Jangan jadi pengecut!

Jika kalian pergi, kalian akan jadi cucuku!

Bos, kita harus bagaimana sekarang? / Kakak!

Kita harus bagaimana sekarang? / Kita tak boleh biarkan orang India meremehkan kita!

Jangan biarkan orang Cina meremehkan kita! Lawan!

Serang! / Lawan mereka! Ah...!

♪ Aku sangat senang kuaduk babat goreng

♪ Anak menantu orang yang gendut

♪ Aku senang, menipu temanku

♪ Da Da Da Da Da Da Da

♪ Telur dadar dengan Kari Ayam

♪ Aku tak punya tanah

♪ Aku senang, menipu temanku

♪ Da Da Da Da Da Da Da

♪ Membuatmu ngiler, bibiku memesan kari ayam

♪ Kari ayam tak tersedia, ah...

♪ Pesanan lain yang sama, maaf tak ada kari...

♪ Apa yang kamu makan?

♪ Ayo ambil roti bakar

♪ Wula... gitar rebus!

♪ Aku pilih roti bakar

♪ Wula... gitar rebus!

mahsunmax

Tuan Tang? Kami sedang negosiasi dengan Pendanaan Kuake.

Mereka setuju untuk memperoleh program kita,

menawari kita harga 2 kali lipat dibanding perusahaan lainnya.

Baiklah, jual saja! / Tapi mereka memberi syarat untuk menghancurkan loteng itu sekarang.

Lakukan saja!

Nanti kutenangkan dia. Uang adalah segalanya!

Tunggu sebentar. Lebih baik kubicarakan dengannya.

Halo? Halo?

Kau dengar aku?

Aku butuh istirahat.

Jam berapa sekarang?

Jam 3 sore, apa kau lapar lagi?

Waktunya habis! 24 jam telah lewat!

Jangan biarkan siapapun yang menghancurkan rumahku.

Telpon anak buahmu! Sekarang! / Baik, baik.

Jangan paksa aku begitu. / Selamatkan rumahku! / Akan kulakukan.

Perintahkan mereka!

Jangan menghancurkannya! / Aku tahu.

Halo?

Yang? Sekarang aku memberimu perintah.

Jangan hancurkan rumahnya sekarang,

besok, pokoknya jangan pernah!

Bagaimanapun, tanpa perintahku,

kau tak boleh meruntuhkannya!

Terima kasih, Tang Sen!

Jujur saja,

aku sudah berusaha keras, tapi aku tetap tak bisa menyelamatkannya.

Kau cuma sekali telpon, semua jadi beres.

Itu gampang bagiku.

Jangan khawatir

aku janji,

aku akan melindungimu, membantumu mendapatkan warisan itu.

Serius,

akan kutepati janjiku.

Hancurkan!

MAHADEV

Mau kemana tuan?

NENDU GAUN

Nendu Gaun.

Aku tak mengerti tuan.

Silahkan naik taksi lain saja.

Akan kuantarkan anda kesana.

Kemanapun anda pergi.

Ini mungkin kehendak Dewa! / Kehendak Dewa!

Kau adalah burung dalam genggamanku.

Tangkap!

Kita harus tangkap mereka! / Ayo!

Ayo!

Lari! / Apa yang akan kau lakukan?

Wu Kong, tunggu!

Ayo kejar Tang Sen, sekarang!

Hey, brengsek! Apa kau berani jawab?

Ya, aku mau jika kau memanggilku "ayah". / Astaganaga!

Sialan!

Jangan macam-macam denganku! Aku yakin kau akan memanggilku "ayah" setelah kita bebas.

Oh ya, anakku? / Apa maumu?

IQ-mu 140, kau bisa kemudikan pesawat, mengembangkan robot.

Kau tembak semua babi di game "Angry-Birds".

Kau jagonya!

Keluar kalau berani! Akan kuhajar kau!

Kau akan kuremukkan! / Sialan!

Pak polisi! Orang itu melarikan diri!

Pak! Ada yang melarikan diri!

Bagaimana caramu membayar mereka?

Gini, mereka ini sukarelawan. Mereka melakukannya dengan gratis.

Yang juga paling kubenci adalah dicampakkan.

Maukah kau ganti gigi ke-2?

Kenapa kita masih saja terjebak di gunung setelah lama berkendara?

Kakak, gunung ini tinggi sekali! Aku yakin mereka mati!

Pegangan erat!

Tak tak menginginkan lagi warisan itu.

Biarkan mereka menangkapku!

Mereka sudah mati!

Ayo masuk mobil!

2,5 juta Yuan! Kita pasti menerimanya, kak!

Aku kangen teman robotku!

Aku kangen naik pesawat terbangku!

Aku sangat menginginkan "Pot Pedas"!

Nikmati saja "Kentut Pedas"ku!

Kenapa... kenapa mataku terasa panas?

Aku habis makan cabe pedas di perlombaan itu.

Aku pantas memakan kentutmu.

Aku pantas menderita.

Aku memang pecundang.

Orang yang tak berguna.

Untuk apa lagi aku hidup?

Tang Sen,

jangan berpikiran begitu. Kau punya banyak kekuatan.

Seperti apa misalnya?

Misalnya...

Ayo lanjutkan! / Hmm...

Misalnya kau punya seorang ayah!

Ada lagi?

Kau...

Kau punya ayah yang kaya! / Ada lagi?

Ayahmu orang kaya! / Omong kosong!

Apa kau tak punya ayah? Siapa yang melahirkanmu, batu?

Lebih baik aku mati...

Biarkan saja aku mati.

Yang ada di otakmu cuma mati! Jika kau mati, siapa yang menyelamatkan rumahku?

Rumah, rumah! Kau cuma peduli dengan rumah jelek itu!

Apa kau punya rumah pemujaan? / Baik, kau teruskan saja matimu!

Lakukan saja!

Jangan goyang-goyang! Aku memang salah! Tolong hentikan!

Terima kasih telah menyelamatkan nyawaku lagi.

Aku berjanji padamu.

Untuk apa? Bangunan kecil itu?

Ya, itulah tempat

dimana aku dan kakakku tumbuh.

Kakekku mengadopsi kami.

Kamu anak yatim-piatu?

Dimana ayahmu?

Ayahku,

ayah... aku tak tahu...

Oh, kau memang tak punya ayah...

Itu sebabnya kau sangat benci dicampakkan.

Setelah kakekku meninggal,

kakakku dan aku saling menjaga.

Adik! Aku disini!

Ayo sini, main denganku!

Tapi pada hari itu, kakakku tersapu banjir dan tak pernah kembali.

Kakakmu meninggal,

jadi kau... / Tidak, dia tidak mati...

Aku yakin kakakku suatu hari pasti kembali.

Jika kau meruntuhkan rumahku, kakakku tak akan bisa menemukan jalan pulang.

Dia tak pernah bisa menemukanku, apa kau pernah memikirkan perasaanku?

Kurasa perusahaanmu tak kenal orang tertentu.

Setidaknya kau dulu pernah punya saudara.

Ayahku tak mau aku berteman sejak aku kecil.

Mengapa?

Kurasa, dia takut kehilangan aku.

Sejak aku kecil,

aku hanya punya 1 teman.

Yang ini.

Tangan kananmu?

Jam tanganmu?

Sudahlah, aku menghilangkannya tak sengaja.

Kau bercanda? Mengapa kau bilang ke orang itu...

"kau boleh ambil apapun tapi jangan jam tangan itu"?

Apa itu berharga?

Itu tak ada hubungannya dengan "uang". Jam itu "teman"ku.

Di masa kecilku, aku sangat kesepian.

Aku cuma bisa bicara dengan jam itu...

Membayangkan itu bisa berubah jadi robot.

Robot lebih setia dari manusia,

mereka tak pernah meninggalkanmu,

sama seperti saudara kandungmu sendiri!

Apa menurutmu Zhu Tianpeng bisa menemukan kita?

Itu mestinya bukan masalah.

Hanya inilah cara untuk sampai ke Nendu Gaun.

Kak Sen! Kak Sen!

Aku susah payah mencarimu!

Kukira kau sudah mati, kau tak apa-apa?

Sudah kuduga, "hanya orang baik yang mati muda".

Ups! "Kucing punya 9 nyawa"!

Pokoknya, kau baik-baik saja 'kan?

Jing Jing.

Maafkan aku.

Kau tak perlu minta maaf.

Aku hanya punya 1 pertanyaan.

Kau lebih suka melompat ke jurang, ketimbang menikahiku 'kan?

Maaf soal itu.

Tak masalah.

Jangan khawatir.

Mulai sekarang, aku tak akan mengganggumu lagi.

Kakak, Jing Jing memperlakukanku dengan baik.

Betul! Dia sering menyelamatkan nyawaku.

Aku janji, aku...

akan balas budinya dengan seluruh hidupku.

Ya, semua harus tahu cara berterima kasih.

Lihat!

♪ Aku sangat senang kuaduk babat goreng

♪ Anak menantu orang yang gendut

♪ Aku senang, menipu temanku

♪ Da Da Da Da Da Da Da

♪ Telur dadar dengan Kari Ayam

♪ Aku tak punya tanah

♪ Aku senang, menipu temanku

♪ Da Da Da Da Da Da Da

♪ Membuatmu ngiler, bibiku memesan kari ayam

♪ Kari ayam tak tersedia, ah...

♪ Pesanan lain yang sama, maaf tak ada kari...

♪ Apa yang kamu makan?

♪ Ayo ambil roti bakar

♪ Wula... gitar rebus!

♪ Aku pilih roti bakar

♪ Wula... gitar rebus!

♪ Aku pilih roti bakar

♪ Wula... gitar rebus!

Aku dapat sinyal disini!

Coba kulihat. Tak mungkin!

Pinjamkan ponselmu sebentar.

Tak mungkin! / Ayo berikan! / Tidak!

Hanya untuk melihat monyet-monyetku.

Aku akan pergi cari makanan.

Aku juga pergi cari makanan.

♪ Kalian semua jempol

♪ Kita bertiga main dadu. Kita bertiga main dadu.

♪ Kau melempar dadu yang membuatku melompat...

♪ Ayo kita main, nak! Ayo, kenapa menunggu?

♪ Sayang, ayolah!

Ayo!

Cobalah!

Bukankah ini enak? Rasanya sangat enak!

Kau barusan tampak senang, kenapa sekarang cemberut?

Wu Kong,

biar kujelaskan sesuatu padamu, jangan salah paham dulu...

Salah paham?

Kau telah berjanji tak akan pernah menghancurkan rumahku.

Kenapa kau langgar janjimu?

Tidak, aku tak melanggar janjiku. Ketika kita berlarian hari itu

aku mendapat telpon dari perusahaanku.

Mereka bilang mendapat kesepakatan besar dan harus diputuskan segera,

tapi syaratnya bangunan itu harus dihancurkan.

Aku bilang pada mereka, tunggu. Biar kubicarakan dengan Wu Kong lebih dulu.

Lalu, aku baru sadar baterai ponselku habis.

Mereka tak mendengar perintahku, jadi...

jadi... / Jadi, selama ini kau menyembunyikannya dariku!

Aku berniat memberitahumu tadi.

Tapi aku khawatir kau tak terima.

Tolong katakan, Wu Kong, bagaimana caraku memperbaikinya?

Aku bisa memberimu warisan agar kau bisa memperbaiki rumahmu.

Aku tak butuh perbaikan darimu.

Kembalikan saja rumahku!

Aku sedang menunggu kakakku kembali! / Wu Kong, aku sadar telah membuat kacau.

Harusnya kuberitahu padamu lebih awal.

Aku bilang, kembalikan rumahku!

Kakakku akan kembali ke rumah!

Kakakmu sama seperti ayahku,

mereka tak akan pernah kembali! Mereka sudah tiada.

Kakakku masih hidup! / Mereka sudah mati!

Tidak! Dia akan kembali!

Tidak akan! / Mereka akan kembali!

Mereka tak akan bisa kembali!

Kakakku akan kembali padaku.

Aku harus melindungi rumah kami...

♪ Berapa lama aku akan menunggu...

♪ sampai aku melihat senyummu

Wu Kong, aku tahu,

hanya rumah itulah harapanmu!

Aku memang pecundang!

Aku tak melindungi rumahmu!

Maaf, aku telah membuatmu kecewa...

♪ Meninggalkan lobang dalam hidupku

♪ Hanya jika kau berteriak padaku

♪ kesedihanku bisa meleleh

Beberapa hari yang lalu

adalah hari terbaik dalam hidupku...

♪ Kau tak pernah membuat kesedihan bertahan

♪ Di persimpangan jalan

Tetaplah bersamaku!

Kakak...

♪ Ketika seseorang memilih untuk tinggal

♪ Sulit rasanya mengucap selamat tinggal

♪ Tak pernah melihat ke masa lalu

♪ kau harus melupakannya

Lihat, pria itu yang menyimpan warisannya.

Hey, pak tua, dimana warisannya?

Kak Sen,

dia kesini untuk membunuhmu! / Ayo pergi! Cepat!

Ayo!

Ayo!

Guru!

Apa yang kau lakukan disini?

Tang Chasu memberi hadiah untuk kepalamu.

Pamanku?

Wu Kong! / Si monyet gila itu!

Ya Guru!

Si brutal dekil, lompat kesana kemari! Kami tak bisa mengendalikannya! Brengsek, tunggu saja.

Dia akan memberimu pelajaran! / Menyingkirlah.

Aku tak mau melihatmu lagi!

Ayo! Ayo kak!

Serang!

Kak Sen!

Siapkan uangnya, aku sudah membereskannya!

Apa ini tongkat dewa?

Aku ingin pulang...

NENDU GAUN

Xiao Sen,

ketika kau baca surat ini,

aku yakin bila Wu Kong akhirnya bertemu dengan ayahnya.

Kalian berdua sudah saling kenal sejak kecil.

Dulu, ayahnya dan aku meninggalkan negri memulai mengejar karir kami.

Kami bersumpah akan merubah nasib kami,

kami memulai Bao Tao Group.

Ketika kami bepergian ke India 20 tahun lalu,

aku tanpa sadar kehilangan Wu Kong di Kuil Hanuman, berlokasi di Nendu Gaun.

Ayahnya Wu Kong tak menyalahkanku.

Atas desakan ayahnya,

aku harus kembali.

Tapi dia tetap tinggal.

Sementara dia mengabdikan diri untuk berlatih Dhamma, masih menunggu keajaiban akan terjadi...

Dia yakin Wu Kong suatu hari akna kembali.

Ketika aku tahu punya waktu singkat yang tersisa di dunia ini,

hal pertama yang muncul di benakku

adalah "mengirimmu ke India, untuk mencari dia".

Ketika aku mengenali Wu Kong dari tanda lahir di belakang telinganya,

kau tak bisa bayangkan betapa gembiranya aku!

Walau aku sudah membangun sebuah imperium kekayaan,

aku tak bisa melupakannya.

Terima kasih dewa telah membawa Wu Kong padaku.

Aku sangat bahagia tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Dengan perjalanan menuju India,

kuharap kalian berdua bisa membangun pertemanan dan kepercayaan,

tetap bersama dan saling memberi manfaat di masa depan.

Betapa besarnya keinginanku melihat kalian bisa bersama!

Aku membahayakan nyawaku untuk menyelamatkanmu di India!

Tapi kau tak membalas kebaikanku.

Kenapa aku harus membalas kebaikanmu? / Eh?

Aku akan menikahimu!

Ini dia, tanda cinta!

Aku tak menyelamatkan rumahmu, tapi aku memberimu sebuah gunung! Ini sungguh berarti!

Terima kasih. Ini ambil kembali.

Lihat ini, ini juga dibuat untukmu!

Kapan kau menebus ini?

Ini belum selesai! Jangan buru-buru. / Apa yang kau ukir? Kodok?

Ini monyet, paham?

Itu tak mirip monyet. / Aku terinspirasi anak monyet ini.

benar 'kan aku, sayang?

Ayo kita selesaikan dulu ini.

Lihat disana!

Raja telah kembali! Raja telah kembali!

Kemari, ayo anak-anak!

Aku kembali!

Ayo kemari!

Aku pulang!

Apa kalian merindukan kakek?

Apa yang kau lakukan disini? / Ini rumahku!

Dan rumahmu!

Ya, ini rumah kita! / Kau bersamaku, aku bersamamu.

Raja. / Ayo!

mahsunmax, 17 Maret 2017

NO RESYNC...

NO RE-UPLOAD...

NO DELETE-CREDIT...

CITY OF HEROES

Halo semuanya,

akhir-akhir ini,

aku sering berpikir tentang hidupku.

Semua yang kualami...

Kurasa aku mengerti,

anugerah terbaik di dunia ini,

bukanlah uang.

Tapi keluarga.

Aku akan intropeksi diri,

dan membangun kehidupan baru.

Aku ingin meminta maaf pada kemenakanku Xiao Shen.

Aku berharap BAO TANG akan punya masa depan yang lebih baik!

Nah, aku ingin menyanyikan lagu untuk teman-temanku satu penjara.

"Inilah Nasibku".

♪ Inilah nasibku

♪ Aku tak menyalahkan diriku dan dunia ini

♪ Tak peduli betapa kejam hidup yang kualami

♪ Aku berada di tempat yang kuinginkan

♪ Inilah nasibku

SEKIAN

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.