Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranî)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Polish
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Sinhalese
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
INDOXXI Support dengan like & share :)
TENTARA (PRAJURIT) TAK DIKENAL
Diterjemahkan oleh: kawulo Dari English sub: As_Peyash Mohon maaf bila banyak kesalahan penerjemahan Selamat Menyaksikan
PALOAUKEA - JUNI 1941
Opo iki! Nyrimpet sikil, Telek!
Perhatian, pasukan!
Istirahat!
Batalyon akan dipindahkan ke tempat lain dengan truk.
Karena itu, kalian harus meninggalkan semua peralatan yang tidak perlu di sini.
Bawa pakaian dalam, kaos kaki dan selimut.
Dan senjata, pastinya.
Sisanya tinggalkan. Hietanen mengawasi. Laksanakan.
- Kemana kita akan pergi? Ke neraka? - Kalian boleh bubar.
Ayo pergi berperang, teman-teman.
Jerman sudah bertempur dan kita tertinggal di belakang.
Pemimpin kita takut orang-orang Rusia datang ke sini..
Rusia tidak akan menyerang, karena Jerman sudah ada di sini.
Vanhala, mungkin kita akan menjaga benteng di Helsinki.
Semua pakaian lama diganti dengan yang baru. Termasuk celana kolor.
Itu yang aku dengar.
Perhatian!
Lanjutkan, lanjutkan.
Apakah kalian tahu apa yang tertulis di sabuk kalian?
"Bersiaplah."
Segelas kopi dan roti, terima kasih.
Apa yang bisa kubantu?
Apa yang dijual oleh gadis Rahikainen?
- Hanya kopi dan roti? - Ya, tidak lebih dari itu.
- Semuanya hampir habis. - Benarkah, perang akan pecah..
..dan aku tidak akan melihat lagi matamu yang indah.
Cepatlah, yang lain juga ingin sarapan.
Kita punya cukup waktu, Letnan. Berapa banyak donat yang tersisa?
- Berapa banyak yang kau inginkan? - Beri aku lima.
Cepatlah!
Dia tidak akan menjadi ibu dari anak-anakmu ataupun hanya untuk "tombol".
"Itu yang kau simpan di celana yang sangat penting."
Aku akan merindukanmu
- Aku akan segera kembali. - Apakah kau yakin?
- Tunggulah aku. - Akan kulakukan.
Bisakah kau berjanji padaku?
Aku berjanji.
Tidak ada kata skuad gagal dalam kamus kita.
Sementara pasukan menahan...
Ikuti mereka dan lindungi mereka sampai tetes darah terakhir.
Tidak ada lembah yang turun, atau pantai yang memandikan laut.
Itu lebih dicintai dari tempat kami di Utara.
Lebih dari tanah nenek moyang kita.
Kamu adalah bunga yang menunggu masih seperti kuncup.
Tapi kamu akan tumbuh dan akan keluar dari kurunganmu.
Lihat! Dari cinta kami akan meningkat.
Cahayamu, kecerahanmu, suka-citamu, harapanmu.
Dan itu akan terdengar nyaring dan jelas lagi, nyanyian kami ke tanah air.
Awal yang bagus.
Rombongan pertama berangkat dengan truk ini yang kedua berikutnya.
Peleton 1 dan 3. Bersiaplah ke posisi kalian!
Peleton 2 dan 4 tunggu truk berikutnya.
- Sialan, Eki! - Jangan menarik ranselku!
- Sialan, Bocah Tua. - Hati-hati!
Minggir!
Selamat tinggal lubang membosankan ini! Selamat tinggal selamanya, sampah!
Kau akan depresi seperti semua anggota baru!
Saudar-saudara senegara sekalian yang kami cintai.
Pada tahun kedua, mereka mengirim pasukan kita.
untuk membangun negara setelah perang terakhir,
Sekali lagi sudah menjadi korban serangan brutal.
Kami dihadapkan musuh yang sama seperti 500 tahun yang lalu.
Menyebabkan kehancuran dan pertempuran berdarah melawan pasukan kecil kita.
Mereka akan berlari seperti hantu ketika desingan peluru mendekati mereka.
Tidak banyak yang bisa dibanggakan. Orang-orang Rusia juga punya itu.
Mereka tidak akan memberi barak ketika kita tertembak.
Aku harap kita memaksa mereka untuk kembali berburu ke hutan.
NORTHERN CHAREN - 4 JULI, 1941
Bangun, teman! Telah dimulai.
"Meriam sudah bernyanyi. Cepatlah!"
Mereka menembakkan senjatanya.
Itu jauh sekali. Kau bahkan tidak bisa mendengar peluit.
"Meriam bernyanyi?"
Bukan hal lain, Tetapi kalian harus tenang.
Yang terbaik adalah menyiapkan diri terlebih dulu.
Ingat, mereka hanyalah manusia.
Timbal juga membunuh mereka.
Ayo pergi.
Autio memberikan dua senjatanya.
Tembak sebanyak yang kau bisa, Ville.
Sampai jumpa di sana.
Ayo lanjutkan.
Mereka akan mati.
Kariluoto.
Saat kita menembakkan meriam, kalian mulai bergerak maju.
Jangan biarkan pasukan berhenti. Berusahalah sebaiknya.
Jangan berada di garis tembak.
Semoga beruntung
Satu, dua ...!
- Pasukan, maju! - Maju!
Pasukan, maju!
Jangan berada di kisaran tembak! Laksanakan!
Jangan berhenti!
Senjata mesin dalam posisi.
Terus maju! Ayo maju!
- Tembak! - Tembak!
Itu tampak seperti tank.
- Mungkin. - Ya, mungkin itu tank.
Apakah kau memperhatikan? Ada banyak buah beri di tahun ini.
Terlihat sangat indah.
Ada apa?
Apa ini?
Oh tidak, tidak, tidak, prajurit. Kalian salah mengerti.
Itu bukan cara berperang.
Yang lain sudah dalam posisi.
Mereka tidak akan mencapai apa pun sampai menjadi lumut.
Kita akan mencoba lagi, nak.
Mungkin akan berhasil.
Ayo, anak-anak utara!
Ikuti aku!
Cepatlah!
Dokter, dokter!
Peleton ke-4, maju!
Kenapa tidak satu pun orang Rusia mati, aku melihat mereka saat menyerang.
Hei, ini ada satu tanpa hidung.
Mereka tidak peduli dengan teman. Meninggalkannya disini.
Apa-apaan...
Hai! Apakah dingin di neraka Rusia?
Apa yang kau temukan?
- Tunjukkan padaku. - Ini milikku.
- Uang, apa itu? - Konek, konek.
Dan siapa itu? Yang ini, yang pakai kumis.
Itu Lenin.
Begitu kecil. terlihat seperti minggu dalam minggu.
- Karer, pakai parfum ini. - Hei Letnan..
..Kariluoto.
Itu awal yang bagus. Bagaimana perasaanmu?
Itu yang terjadi ketika pertama kali melakukannya. Sangat sulit untuk memulai.
- Kapten Kaarna... - Aku tahu.
Tapi, terima kasih banyak. Mereka melakukannya dengan baik.
Ayo, kita lanjutkan.
Ini waktu kita. Waktu Finlandia.
Kita harus perjuangkan apa yang telah hilang.
Itu hak kita.
Apakah aku benar?
"Apakah dingin di neraka Rusia?"
Jika aku adalah Tuhan, tidak akan ada bintang apa pun.
Aku akan menghancurkannya. Apa yang Dia lakukan dengan menciptakan begitu banyaknya?
Tuhan tidak menciptakannya. Itu hanya gosip.
Manusia juga tidak diciptakan.
Manusia dilahirkan dari lautan, atau terbentuk dari batubara dan benda-benda lainnya.
Orang-orang dibodohi sehingga indah bagi kaum kapitalis.
Batubara?
Di lautan? Batubara?
Lahtinen, bicaramu sangat aneh.
Bagaimana bisa seseorang dilahirkan di laut?
Dengan setengah menit di bawah air, dia mati.
- Tidak, jika dia punya insang. - Ah, Setan!
Manusia adalah daging dan tulang, semua orang tahu.
- Laki-laki adalah ikan pada awalnya. - Seekor ikan?
Sebenarnya itu juga telah diakui oleh ilmuwan kapitalis.
Tidak, demi Tuhan. Seekor ikan?
Vanhala, aku salmon. Salmon yang terbuat dari batu bara.
Orang bisa mengatakan apapun yang mereka inginkan, tetapi sifat itulah yang menciptakan.
Orang kaya tahu cara membuat kita berjuang dalam soal uang.
Sekarang kita lanjutkan lagi. Kita akan melihat bagaimana akhirnya.
Mereka punya banyak tentara untuk melawan kita.
Seorang tentara Finlandia ini bernilai sepuluh orang Rusia.
Tapi apa yang akan kau lakukan jika yang kesebelas datang?
Teruslah maju, Setan Neraka! Teruslah, Anak-anak!
Maju, prajurit!
Tiga orang prajurit dan perwiraku telah mati.
Seluruh batalion terjebak. Itu akan menjadi akhir jika kau tidak menerobos.
- Kau tahu aku berbicara apa adanya. - Aku akan melakukan yang terbaik.
Peleton ke 4, maju!
Jangan! Kau akan mengorbankan hidup dengan sia-sia.
Seseorang harus ke sana untuk meledakan.
- Aku akan mencoba. - Aku akan pergi.
- Ini tanggung jawabku, bukan kau. - Kau harus memimpin pasukan untuk bergerak.
Lehto! Ketika aku pergi kau harus terus menembak.
- Ganti, Lehto! - Keluarkan dia dari sini.
Bereskan mereka!
Peleton kesatu. Viirilei!
Ke 1 dan ke 2 ke sebelah kanan. Ke 3 dan ke 4 kiri!
Méntynen!
Méntynen!
Viirilei.
Pergilah.
Tidak ada waktu untuk penjarahan. Bergerak.
"Kejahatan bukan sifat manusia, tapi banyak dari kita lemah. "
"Ada sesuatu yang baik dalam diri semua orang, meskipun itu telah hilang hari ini. "
Ya...
- Apakah kau mendapatkan makanan? - Ya, Mayor.
Baik...
- Apakah mereka punya tembakau? - Ya, Mayor.
Kami menemukan beberapa Pon tembakau Rusia.
Jasé? Bagaimana rasanya?
Seperti tembakau coklat, Mayor. Dengan rasa yang lebih mantap.
Gitu ya.
- Aku menemukan kentang. - Kentang?
- Gantian bawa. - Vanhala.
- Aku sudah tidak tahan. - Jangan merengek, bawa amunisinya.
Aku lapar sekali.
Kapan pimpinan kita sadar akan waktu jatah makan kita?
Mereka berbicara tentang kalori, atau apa sebutannya.
Jika mengeluh, mereka akan melakukan perhitungan dan menunjukkan kepadamu bahwa kau tidak lapar.
Lehto, apa yang kau lakukan? Itu dilarang.
Membunuh juga dilarang.
"Aku belum pernah melihat perutnya seperti awan langit."
Hei teman...
Aku tidak percaya soal kalori, tapi satu hal yang aku tahu.
Itu Lahtinen percaya bahwa kalori diciptakan oleh para kapitalis.
Aku tidak tahu apa-apa tentang kapitalisme.
Tetapi jika ayahku meninggal di depanku, aku akan mendapat 9.5 hektar...
Ada satu!
Lihat apakah dia punya teman. Periksa kantongnya.
Semangat musuh jelas itu kekuatan utama.
Apakah masih ada lagi?
Dia bisa saja meledakkan kita dan dirinya bebas.
Dia bukan tipe pria seperti itu. Kau bisa melihatnya.
Dengar, orang Rusia.
Siapa yang akan membawanya ke pos komando?
Aku akan melakukannya. Berjalan ke arah itu.
Pergilah.
- Apa yang terjadi? - Dia meninggal.
- Apakah dia mencoba melarikan diri? - Ya.
- Itu tidak perlu. - Dia bukan tipe orang seperti itu.
Kau menembaknya dari belakang. Dia tidak mencoba melarikan diri.
"Dari belakang!"..lebih baik menembak dari belakang daripada dari depan.
Tembak apapun yang kau mau. Aku tidak akan menjadi hakim perangmu.
Pria itu ketakutan.
Kita tidak perlu berbohong demi orang Rusia.
Pergilah. Ayo kita lanjutkan.
- Berapa hari konvoi ini akan bertahan? - Ini patroli rutin.
Seorang tentara Finlandia bisa berbaris selama seminggu penuh.
Minggir dari jalan!
Jangan sentuh kaca mobil!
Mereka hanya membuang debu di mata mereka setelah pergi berjalan-jalan, sialan.
Tidak ada kekurangan bensin ketika para perwira pergi berjalan-jalan.
Hei teman, Itu perbatasan lama kita!
Kita berada di Rusia.
Mulai sekarang, Hietan kita adalah orang asing dari utara.
Di sini hukum kita tidak berlaku. Saat ini kita ada di luar negeri.
Ketika kau melewati perbatasan, dengan sembunyi-sembunyi
Orang menyebutnya tindakan ilegal.
Kita sedang berbaris di Karelian, negeri penyanyi.
Di sini, pria dan wanita bernyanyi, berteriak dalam pesta.
Kita juga harus bernyanyi dengan keras. Tetapi Rusia tidak akan menyukainya.
Kita memiliki kehidupan sendiri. Tidak akan segera berakhir.
Kita memperbesar Finlandia. Tapi rakyat disini memilih lain.
Finlandia akan menjadi kekuatan besar. Kita akan pulang dan menumpuk jerami.
GARIS DEPAN - AGUSTUS 1941
Kau pasti komandan kompi.
Kami adalah prajurit pengganti. Ini dokumen kami.
Itu benar, tapi kau seorang kopral.
Ya, aku dipromosikan selama perang musim dingin.
Tidak tahu kenapa. Aku tidak pernah menyakiti siapa pun.
Taruh kami di tim yang sama. Kami adalah tetangga dan berjuang bersama dalam perang musim dingin.
Ini bukan resimen cadangan
Kami tidak seperti itu di sini Itu akan memperparah disiplin.
Yah, jadi seperti itu. aku tidak tahu.
Aku hanya bermaksud aku dan tetanggaku tetap bersama, letnan.
- Siapa? - Ulvepote.
Siapa namamu?
S...s...aku prajurit Sus..
Kau...Susi?
- Dan siapa namamu? - Rokka, Antero adalah nama depanku.
Orang-orang memanggilku Antti, aku juga mengatakan itu.
Aturan rumit semacam itu. Jika semua orang seperti itu, tidak akan menyenangkan.
Kita akan baik-baik saja. Tenang saja. Dia masih muda
- Kita pernah mengalami sebelumnya. - Ya benar.
Jalan kita adalah tempat mereka menembak meriam itu. Kita akan kesana.
Dengarkan ini, Nak. Sebaiknya berangkat hari ini.
- Apakah kau pernah di garis depan sebelumnya? - Di Taipale. Di sana kami ketakutan.
Kami dari Karelske Naes. Mereka merampas pertanian kami, bukan nyawa.
Mari kita lihat apakah mereka berhasil sekarang.
Aku membicarakan hal itu dengan temanku. Di sini tidak ada yang kukenal.
Kami menguasai semua pos mereka dari jalan menuju Smolensk.
Aah..karena orang-orang Smolensk menyukai Jerman.
"Dalam perjalanan, aku sudah lihat hanya memukul sedikit tumitnya."
"Tetapi itu bukan masalah. Kita akan buat pukulan besar di Eropa."
Kita akan pergi ke Karelia dan pulang.
- Siap-siap. - Untuk apa?
Menyerang.
Serangan Badai. Sekarang dipikirnya kita makhluk laut.
- Sekarang kita di tengah-tengah kotoran. - Bukan, di dalam air.
Tidak masalah, baik kau mati dalam kotoran atau di dalam air.
Jangan bicara kematian! membuatku sakit perut.
- Dengarkan aku, Nak. - Ya?
- Kita sebaiknya segera melintasi sungai. - Aku sudah tahu.
Okelah, anggap aku belum mengatakan apa-apa.
Pasang senapan mesin di haluan.
Teman, itu tidak bisa dalam waktu yang singkat ini.
Kita akan butuh banyak waktu untuk turun.
Aku bukan temanmu. Akulah komandan di pasukan ini.
Ada banyak sekali senjata di haluan.
Kau akan melakukan apa yang ku perintahkan!
Ayo maju!
Gelombang kedua, siap!
Sersan!
Berikan sabuk amunisi (magazen) itu.
Sial, senapan mesin!
Benar! Kita harus berhati-hati dalam menyerang!
Ulvepote, lepaskan magazennya dan berikan aku senjata..
Ayo maju!
Berikan aku senjata dan ambil granat.
Lempar granatnya. Aku akan berlari dan bersihkan, lalu yang lain mengikutiku.
Ayo, lemparlah.
Ganti amunisi.
Berikan aku senjatanya.
Senjata yang bagus!
Kami juga memiliki selama perang musim dingin.
Kau tidak harus demikian bocah koboi, mati saja.
Cabo.
- Siapa namamu? - Rokka.
Nama depanku adalah Antero. Tapi tidak ada yang memanggilku nama itu.
- Dia melakukan pekerjaan dengan baik. - Simpan pujianmu.
Jika kau ingin menjadi pahlawan, tunggu ketika musim dingin tiba.
Kita harus bergerak maju, jika tidak kau akan berada di bawah.
Kita ada di sini tidak untuk dibunuh, tapi membunuh.
Baiklah, kalau begitu...
Ambil selimutnya. Itu akan sangat berguna sebagai alat perlindungan.
Saat hujan musim gugur tiba.
- Apakah kalian baik-baik saja? - Ya, kami baik-baik saja.
Kita akan ambil alih Petroskoj dan kemudian pulang.
Apa yang kau pikirkan Vanhala?
Bekal makan kalian harus bertahan tiga hari.
Tentu saja, karena mereka tidak ada memberi kami lagi.
Ini jelas adalah kuda.
- Kau dapat melihat jejak cambuk. - Jangan mengeluh tentang makanannya.
- Ini memenuhi semua persyaratan. - Kata siapa?
Ini pasokan baru dari Sinkkonen.
Makanan yang baik sesuai dengan kondisi.
Jangan menendang kalengku atau aku akan menumpahkan semua yang tersisa.
Itu bukan kesalahan kuda jika menjadi sulit selama bertahun-tahun.
Prajurit yang lebih baik darimu, mereka melakukan tugas tanpa mengeluh.
Kau terlalu serius, dia hanya bercanda.
Ini akan menyenangkan. Bergabunglah dengan orkestra kami.
Ambil perkakas dapur seperti kaleng.
- Bisakah kamu mendengar biola? - Apa semua sirkus ini?
Sersan baru kita sedih soal pasokan.
Kami ingin menghiburnya, tapi dia tidak suka musik.
Kau bisa berhenti melucu.
Bersiaplah, kita akan bergerak dalam satu jam.
Yang tidak memiliki pakaian putih, akan diberikan kertas putih.
Tiap komandan pasukan akan memantau Lakukan.
Sinkkonen.
Kita akan pergi ke gurun malam ini.
Makan bubur, Ulvepote. Maka kau punya kekuatan mencapainya.
Kapan Jerman mengambil Moskow?
Berita bagus, kawan. Seluruh kesatuan bergabung.
Ulurkan tanganmu.
"Manuver mengapung berjalan dengan baik, dan musuh belum terlihat."
Aku sedang berpikir tentang pakaian.
- Ranselnya semakin berat. - Aku juga tidak tahan.
Berdiri, sialan!
Tinggalkan ransel itu, sialan!
Aku bilang melepasnya!
Kau benar-benar jadi gangguan.
- Bangun. - Jangan tendang!
- Mereka harusnya menembak orang-orang sepertimu. - Coba saja.
Sudah, jalan
Seperti kotoran yang harus diseret.
- Siapa yang pergi? - Aku.
Musuh mungkin bersembunyi di sana, jadi hati-hati.
Bergeraklah jika kau tidak melihat patroli.
Aku bersama Vanhala dan Rahikainen, tapi bukan Riitaoja.
- Lahtinen, pilih salah satu. - Sihvonen.
Tidak ada pembicaraan. Riitaoja harus ada di posnya
- Di mana patrolinya? - Bagaimana jika kita kembali ke Finlandia?
Kita bisa pulang dan berkata mereka memecat kita karena gila.
Berhenti bicara aku akan maju sedikit.
Riitaoja!
Ayo pergi.
Jika kita berada di sini mereka akan membunuh kita.
- Jadi, Lehto sudah mati? - Dia tidak menjawab saat kami berteriak padanya.
Aku benar-benar bertanya-tanya. Ini seperti sebuah kerumitan.
Ini adalah misteri yang aneh. Sebuah teka-teki aneh
Bagaimana bisa menembak dirinya sendiri?
Rokka, kau ambil komando peleton pertama.
Sihvonen pergi bersama Lahtinen, Susi dengan Rokka.
Ayo ambil posisi.
Kita harus tetap di sini, tidak peduli apa yang terjadi.
Kita tunggu sebentar, Vanhala.
Tembak!
Itu tidak mungkin!
- Mereka akan segera tahu! - Kita akan terjebak!
- Lari! - Kembali!
Terima kasih
Mereka memiliki satu pasukan di depan. Sekarang kita akan mengahiri mereka.
"Mereka menginginkan timah dari Petsamo."
"Kita adalah orang-orang murah hati. Kita akan berikan sebanyak yang mereka inginkan."
Seperti itu. Koskela.
Siap-siap.
Apakah mereka mulai kehabisan manusia?
Tidak, kawan. Mereka punya laki-laki dan senjata yang cukup.
Jika kehabisan laki-laki, mereka akan mengirim 15 jutaan wanita, atau anak kucing tua.
Ini akan menjadi pertempuran yang mengerikan.
Bahkan Rahikainen kini berharap mendapat Salib Mannerheim (tanda kehormatan).
KARELEN U.R.S.S. - SEPTEMBER 1941
Dokter!
Prajurit, Ingatlah siapa dirimu!
Jangan mundur selangkah pun, Prajurit!
Petroskoj menunggu kita.
Méinynen, kesini.
- Sekarang aku bisa menemani ayahku... - Tetap diam.
Lebih sakit jika kau bergerak.
Berdoalah untukku, aku tidak tahan.
Bapa kami, yang ada di Surga!
Dikuduskanlah Namamu.
Datanglah Kerajaanmu.
Lakukan kehendakmu di surga begitu juga di dunia
Beri kami hari ini roti harian kami.
Ampunilah dosa-dosa kami.
Seperti kami memaafkan mereka yang menyinggung kami.
Membawa kami dalam cobaan, dan membebaskan kami dari kejahatan.
Karena kehormatan adalah kerajaan, kekuatan dan keagungan.
Selamanya.
Amin.
- Sekarang kita di Rusia. - Petroskoj, Petroskoj...
Dan di sana kita akan tinggal.
Jahanam!
Untuk rumah kami, agama dan ibu pertiwi, Setan!
Apakah kita akan bertempur untuk nanti di sana?
Orang lain dibayar untuk melakukan hal-hal terbaik.
Ini momen bersejarah. Itu akan jadi kota terbaru di Finlandia.
PETROSKOJ - 1 OKTOBER 1941
Kita menaklukkan negeri gudang anggur!
Toko minuman keras ditaklukkan. Di sini aku datang, menyapa!
Letnan Dua Kariluoto, Resimen ke-8, Batalion ke-1, kompi ke-3.
Selamat datang di Hermann Youth Society.
Aku perintahkan.
Kita telah "menangkap" Petroskoj. Pekerjaan sudah selesai.
Kota itu jatuh dengan cepat.
Pergilah jauh-jauh.
UNEGABORG, D.F. PETROSKOJ 12 OKTOBER, 1941
Pasukan kompi Assault!
Hormat!
Tegak gerak!
Jangan menginap di sana. Biarkan kami pergi.
Kekacauan Stalin...
"Selamat datang di Asosiasi Pemuda Hermann."
Sekarang kita berada di luar negeri.
Ekspansi di Olonets dan Svir selesai ketika sungai Svir telah dilalui.
Pasukan direorganisasi menyerang sungai Onega dan kota Onegas.
Saat itu masih pakai nama Rusia, Petroskoj.
Baku tembak salib biru-putih Finlandia, demi negeri yang terbebaskan ini.
Kristus yang mana yang diinginkan?
Aku ambil yang ini
- Aku memiliki makanan kaleng Amerika. - Tidak, terima kasih.
Mungkin lain kali.
- Apakah dia gadis yang baik? - Ya
# Kami menari dan tersenyum kapan Rusia ditembak jatuh #
# Hanya di dahi, tepat di dahi, seperti domba, orang Rusia akan jatuh #
# Tentara Rusia, dengan bintang merahnya, Lebih baik kalau dia mati #
# Hanya di dahi, tepat di dahi, seperti domba, orang Rusia akan jatuh #
# Kami menari dan tertawa kapan Rusia ditembak jatuh... #
Kita tidak butuh wanita, kan?
"Jalan Gogol." "Maksim Goriki"..."Jalan Gorkijs."
Bukit Lenin.
- Halo, Aleksi - Hai!
- Aleksi, "Jatuh untuk Rusia." - "Jatuh untuk Rusia, Hidup Finland!"
- Sekali lagi: "Jatuh untuk Rusia." - "Jatuh untuk Rusia."
- Lagi. - "Jatuh untuk Rusia."
Tanja...
- Aleksi, "Jatuh untuk Rusia." - "Jatuh untuk Rusia, Hidup Finlandia!"
- Selamat pagi. - Selamat pagi.
Di sini kita, lagi.
- Kau mau secangkir teh? - Ya, sedikit gula.
Dan musik.
Dan tatakan gelas.
Spasiba.
Kenapa, Veerutjka?
Mungkin dia merindukan tunangannya.
Verutjka tidak punya.
Kenapa kalian kemari? Kenapa mereka tidak meninggalkan kami sendirian?
Kalian yang memulai.
Mereka mengambil tanah pertanianku. Lihatlah dan lihat seperti apa sekarang.
Meninggalkan kami sendiri.
Siapa yang menyuruhmu? Hitler!
Tapi dia akan mati.
Mengapa mengarahkan senjata pada kami?
Kami tidak tahu siapa yang ada di sini.
Kita tahu bahwa perang itu jahat. Untuk kedua belah pihak.
Tidak peduli siapa yang memulai. Semua orang menderita, bahkan mereka..
..yang tidak pernah menyakiti. Anak-anak, misalnya.
Kau mengatakan kami menyakiti orang.
Tapi Hietanen memberi jatah makannya hari ini untuk Aleksi dan Tanja.
Orang-orang kami berbagi jatah sendiri..
..dengan orang-orang petani yang kelaparan oleh rezim Bolshevik.
Kau tidak peduli dengan orang lain. Semua kau makan sendiri, pria rakus.
Musik
Bahasa Stalin ya. Stalin...
Haruskah kita memutarnya?
Bolehkah aku memilikinya untuk kenangan?
Monggo Mas.
Kau seharusnya tinggal di sana untuk menyatukan mereka dengan orang Finlandia.
Kita tidak akan mengajak Hietanen lagi. Hatinya akan hancur.
- Jangan pikir aku lemah. - Aku hanya bercanda.
Aku seorang laki-laki yang riang. Tidak peduli tentang apa pun.
Dibutuhkan ketertiban dan disiplin mutlak.
Harus mengikuti point-point peraturan.
NCO harus tinggal di kelas sub-perwira.
Mereka harus selalu memberi contoh.
Itu tidak mungkin. Ulvepote dan aku masuk dalam situasi yang sama dan bersama.
Aku tetap bersamanya, atau dia bisa pindah ke kelas sub-perwira.
Diam, kau pergi ke mana kau disuruh pergi. Mengerti?
Bersabarlah sedikit, jangan meledak. Kau tahu bagaimana aku.
Dan jangan berpikir kau akan membuatku melompat seperti kuda terkutuk.
Perhatian!
Istirahat.
- Kopka Rokka. - Nggih, kepripun bos?
Kau harus mengikuti peraturan. Mengerti?
Oke, tapi aku ingin bertanya padamu. Letnan, kapan kita pulang?
Aku punya keluarga dan sudah di sini berbulan-bulan.
- Kau berharap aku mengatakannya? - Jangan terlalu terlambat.
Namaku Antero, meski semua orang memanggilku Rokka.
Dan aku bercanda karena kau lebih muda dariku.
Perhatian!
Kopral Rokka dihukum karena ketidak-taatan.
Dengan hukuman empat hari..
..tugas bersama empat penjaga ekstra.
Istirahat.
# Menyanyikan Sarah hitam kecil #
# Dari seorang miskin bodoh yang bahagia #
# Sudah di Surga tidak ada rasa sakit lagi #
- Prajurit! bersiap untuk berangkat! - Tidak, kami tidak pergi.
Prajurit, bangun!
Untuk terakhir kalinya, bersiap-siap.
- Kami ingin Koskela yang bertanggung jawab! - Biarkan Koskela yang memimpin, kami akan pergi.
Ini bukan tentara Bolshevik di mana seorang pemimpin dipilih melalui suara mayoritas.
- Apakah itu dimengerti? - Tidak
Aku perintahkan kau untuk terakhir kalinya. Atau aku akan melakukannya dengan cara lain.
Aku pikir akan lebih baik jika kalian bangun.
Jangan tersinggung.
Jangan terlalu banyak melakukan yang tidak perlu denganmu.
- Kemana kita pergi? - Ke Svir.
Ada apa? Kenapa kita tidak tinggal di sini?
Apakah kita akan tinggal di Svir?
- Cepatlah. - Aku ikut denganmu.
Ayolah
Sialan, Kemana kita akan pergi?
Pada hari ketiga setiap bulan, Korhonen dan Peltola menolak..
..mematuhi perintah dari atasan mereka untuk melawan musuh .
Karena itu, hakim memutuskan untuk korhonen dan peltola..
..hukuman mati karena kejahatan yang disebutkan di atas.
Ya.
Putusan eksekusi ditunjukkan pada mereka yang tidak taat..
..mengatakan bahwa menjadi tentara tidak bisa memberi kemewahan.
Aku berharap dan percaya..
..bahwa putusan tersebut tidak akan terulang kembali di batalyon ini.
SVIR - JANUARI 1942
Bersiap. Mereka terlihat.
Siapa mereka?
Kau pikir siapa. Siapa lagi yang bisa melakukannya?
Sialan, Setan Neraka.
Kita akan bersihkan dengan senapan mesin.
Duh Gusti, sial.
Sampai jumpa di neraka lain.
Kembali! Siapa yang memberimu perintah untuk pergi?
Mereka lari. Ayo kita pergi bersama!
Tidak sebelum yang lain. Sihvonen!
- Hentin sudah mati! - Untuk Setan Neraka!
Maatta! Pergi, bantu mereka. aku akan tahan orang Rusia.
Tarik! Tarik!
Tarik!
Lahtinen! Tinggalkan senapan mesin itu.
Sialan! Mereka terpecah dan meninggalkan yang terluka.
Di mana Lahtinen dan senapan mesin?
Masih di sana, sisi sebelah yang lain.
Dia melakukan semua yang dia bisa. Itu bukan salahnya.
Aku ingin senapan mesin dan Lahtinen.
Kita harus berkumpul kembali. Orang-orang Rusia akan segera tiba.
Hai, Fenrik. Jika kau membutuhkan pria baik, kau punya satu di sini.
Sisi kiri adalah yang terburuk. Bawa beberapa orang dan amankan sisi kiri.
Ikut aku, Sihvonen. Ulvepote, berikan dia skimu.
Bersama denganku, sangat lucu seperti itu.
Setan, kemana mereka pergi?
Sepertinya mereka mengirim pasukan untuk mengepung kita. Itu naluriku.
Ayo bergerak.
Kenapa kamu ragu-ragu?
Ada banyak amunisi di dalam ransel.
Aku menembak dan kau mengisinya..
..masukan ke dalam magazen drum (mangkuk amunisi) dengan benar. Santai saja.
Jangan ragu. Mereka adalah orang-orang yang salah.
"Jika kau bisa bernyanyi, bersenandunglah dengan lembut. Itu menjaga suasana hati."
"Pikirkan hal-hal gila. Itu membantu."
Ini adalah cara membangun strategi mental.
"Yang pertama adalah di depan."
"Waktumu akan tiba saat kau bermain bayangan dengan pohon cemara"
"Aku telah memutuskan. Yang lain akan sama mengikuti."
"Mereka tidak tahu apa yang menanti mereka."
"Kau akan melihat bagaimana Tuhan membawa mereka pulang."
"Jika mereka telah berdosa, maafkan mereka."
"Lakukan dengan cepat, agar mereka segera mengetuk gerbang Surga."
- Kau mau kemana? - Tidak ada.
Kalau begitu tetap di sini. Drumnya kosong.
Itu yang ada di belakang pohon. Rokka tidak akan tertipu!
Setan! Neraka Sialan!
Ayah pulang.
Ayah, ayah!
Hai! Ayah akan di rumah selama seminggu.
Sudah waktunya.
- Kau bau busuk. - Berhentilah berkelahi, ayah.
Bagus, kau kembali. Kuda itu membutuhkan sepatu. Kita akan mengumpulkan kayu bakar.
- Itu yang kurindukan. - Ayo masuk
Apakah mulai "bangun"?
- Ayah, kita harus membuat Finlandia besar. - Aku setuju.
Apa yang kau punya di sana?
Seperti yang dilakukan orang tua tidak mengganggu.
4 JUNI 1942
Ulang tahun ke-75 marshal dari Finlandia,
adalah yang paling megah dan mudah diingat sejarah Finlandia.
Puncaknya adalah ketika pemimpin dari Jerman, Adolf Hitler tiba
untuk memberi selamat pada marshal dari Finlandia secara pribadi.
atas nama seluruh dari Jerman yang hebat.
Bagus
Vodka dan Cognac
- Minuman keras Mannerheim. - Bersulang!
- Kita akan beruntung. - Semoga beruntung.
"Bukan apa-apa, tapi sekarang kita akan mengambil panci dengan pegangan."
Tentu saja, Kilju!
Bukan, aku bukan yang terbaik, tapi aku melakukan pekerjaanku, kan?
- Orang-orang kuat. - Aku akan pergi ke kota.
- Kenapa kau ingin ke sana? - Mereka memiliki wanita di jalan.
- Apa yang akan kau katakan, letnan? - Pergilah dan kembali.
Besok kita berangkat. Pergilah sendiri dan jaga diri, tidak masalah bagiku
Kita masih memiliki tugas disini. Jadi harus ingat, kau boleh pergi.
Aku akan tiba tepat waktu jika aku masih hidup.
Apa yang akan kau lakukan dengan karpet itu?
Seseorang harus memiliki sesuatu di bawahnya. Siapa yang ingin berbaring di tanah?
Dia sudah melewati perang tanpa goresan.
Dia seperti belut berlendir, peluru-peluru itu tidak bisa melukainya.
Jangan tersinggung.
Tapi Rahikainen tidak pernah menembak.
- Aku tidak tahu tentang itu, - Tapi kita semua sama takutnya.
Tidak ada orang yang tidak memiliki ketakutan akan kematian.
Menari, Hietanen. Menarilah sekarang
Orang-orang Finlandia yang miskin Mereka kehilangan gubuknya.
Jeruk nipis rasa pahit dikosongkan ke bawah.
- Nyanyian yang buruk! - Biarkan dia bernyanyi!
Hal yang mulia dari manusia hilang dalam pertempuran.
Orang-orang Finlandia yang miskin Mereka kehilangan gubuknya.
Jeruk pahit rasa sakit Itu mengosong ke arah bawah.
"Aku sebuah pesawat terbang!"
"Dengan lambang Sosialis Eropa."
"Pesawat akan jatuh, Hietanen!"
- Kemana kau pergi, Koskela? - Ke Yerusalem.
Mielonen.
Mielonen, Apakah kau penjaga pintu?
# Kemuliaan adalah kematian, ketika dengan berani berada di depan #
# Carilah pertempuran untuk negaramu, Mati untuk kota dan rumahmu #
# Dengan tembakanmu akan melindungi tanah air #
# Mengorbankan hidupmu dengan sukacita untuk generasi mendatang #
# Seorang pria muda mati saat dia masih.. #
# ..dalam keindahan hidup, dengan karangan bunga #
# Keinginan untuk wanita, ketika negaranya jatuh #
# Ternyata dia telah mati #
Sekarang mari kita bersulang untuk mereka, Tuan-tuan
Tanpa penyesalan, kami mengikuti jalan menunjuk pedang marshal.
Ville, bocah lelaki tua.
Siapa yang berbicara bahasa Rusia di sini?
Koskela dari Finlandia.
Dia mematahkan besi dan memutuskan rantai.
Apakah kau keberatan denganku?
Aku berbicara bahasa Finlandia dengan baik. Aku adalah orang Finlandia.
Baik, bagus..teman. Akan kuperjelas.
# Pembunuh beruang Martti Kitunen. #
Sekarang ubah ritmenya. Sialan.
Tenang
Sial!
Tenang
Ville, tenang sekarang.
Ville!
Dingin sekali. Dingin, kawan.
Dua guci sekaligus. Saudara-saudaraku sudah hilang.
Panas apa?
Cobalah membuatnya tidur.
Di sini kau, prajurit kesepian.
Apa yang kau minum?
Kilju.
Kau akan bertanggung jawab sampai Koskela dan Hietala...
Hietanen..bangun.
Hai!
Halo, prajurit tua yang kesepian.
- Bawa dia ke tempat tidur. - Akan ku lakukan.
- Cobalah. - Aku akan melakukannya.
Kita pulang ke rumah.
"Piye kabare Mbah?"
Kembali ke rumahmu
Jangan pernah muncul di sini.
- Apakah ada Letnan Koskela? - Ya
Apakah Letnan Koskela ada di sini?
- Ya - Bisakah aku berbicara dengan letnan?
Ya, bisa.
Aku Menig Honkajoki A, A1.
A pertama berarti Aarne, A1 berarti kelas keterampilan.
Aku melapor ke Kesatuan Letnan.
Aku berada di Kesatuan Infantri ke-50, Kompi Senapan 2, senapan mesin...
..Terluka dirawat di rumah sakit dan diperintahkan mengantar surat ini.
Sekarang aku di sini, bertekad untuk mengusir musuh orang-orangku sendiri..
..Untuk negara, tanah air dan kebebasan rakyat.
Selamat datang. Dua yang terakhir akan bergabung dengan kompi kedua.
Kau sepertinya tidak percaya pada senjata asing.
Mengingat perkembangan teknis tim dalam Perang Besar..
..aku pikir perlu beralih ke senjata baru.
- Apa yang kau kerjakan? - Aku di Kehutanan, sersan.
Lebih spesifik lagi, mengumpulkan getah pinus.
Aku seorang penemu, mengembangkan sebuah mesin yang belum pernah ada.
- Yang seperti itu jarang ditemukan. - Yeah, aku ingin beristirahat sedikit.
Nama dan umur?
Hauhia, Pak Letnan. Umur 19 tahun, Pak Letnan.
Rokka, bawa anak ini bersamamu selanjutnya. Tunjukkan semua padanya
- Ada pertanyaan? - Tidak, Pak Letnan.
Kami biasanya tidak mengatakan "Pak" di sini, tetapi itu hanya berlaku untukku.
Baiklah, Pak Letnan.
Kau akan baik-baik saja.
Aku pernah terlibat dalam serangan udara, tapi itu tidak sebanding dengan perang sesungguhnya.
Perang yang adil tidak ada, tetapi mereka mempublikasi harian mereka.
- Apakah ada selebaran? - Ya
Rusia mengirim selebaran kepada kita. -Toilet-
"Apakah kau kehilangan banyak?"
"Hampir setiap hari berikan kepada mereka." Sekarang, pergilah.
"Ikut denganku, ayah akan mengajarimu cara berkelahi."
Jangan pernah pergi sendirian.
Prajurit, jangan percaya kebohongan para perwiramu...
Di sini posisi para penembakmu berada.
Di sana pos jaga. Kau bisa lihat?
Perwiramu adalah musuhmu yang harus mati!
Jangan membaca selama berjaga, Ukkola.
Ingat ini: Jangan pernah menaruh kepalamu di tepi.
Hampir semua yang telah mati, karena kepala diangkat dalam waktu lama.
Gunakan periskop. Kau bisa lihat, ini di sini.
Bunuh tentara fasismu dan bergabunglah dengan kami!
Kami membunuh kaum fasis sudah sejak lama sekali!
Sekarang saatnya bunuh Bolshevik!
Anak laki-laki Finlandia. Datanglah dan ambil rotimu.
Kemarilah dan kau akan dapatkan mentega pada rotimu!
Dia menjawab sepanjang waktu.
Tentara buruh Finlandia.
Kau menumpahkan darahmu, sementara orang Jerman memperkosa istri dan saudara perempuanmu.
Ya, dan kau berikan ibumu sampai pantat-pantat nya!
- Berhentilah meneriaki mereka, Setan. - Tetangga kita yang memulai.
Ada 14 yang mati. Ingat di mana mereka berada.
Kau tidak akan salah mana yang hidup dan yang mati. Lihatlah
Ke arah sana, di sana. Dan jagalah kepalamu.
Bagus.
Jika melihat mereka datang, tarik utas ini. Pergi ke ruang depan.
- Dan jaga kepalamu. - Aku akan melakukannya.
Bagaimana rasanya menembak manusia?
Aku tidak tahu Aku hanya menembak musuh.
- Bukankah mereka manusia? - Mereka tidak.
Atau..aku tidak tahu. Begitulah cara orang mengatakan.
Aku tidak memikirkan hal semacam itu.
Antti Rokka menembak diantara desingan peluru. Kau akan melakukannya juga.
# Kita akan menjadi prajurit #
# Di tengah-tengah peluru kita hidup #
# Berapa lama, siapa kamu ...? #
Alarm!
Salo dan Sihvonen, Bawa anak itu pergi.
Tidak ada yang bisa menjelaskan itu. Aku tidak tahu.
Dan satu tentara surgawi dengan malaikat..
..yang memuji Tuhan dan bernyanyi:
Kemuliaan bagi Tuhan di surga dan di bumi!
Damai untuk orang-orang yang dikasihi Tuhan!
- Selamat Natal, prajurit. - Selamat Natal, Mayor!
# Indah adalah bumi! #
# Hebat adalah Surga Tuhan! #
# Kasih adalah ziarah jiwa! #
# Melalui kebaikan #
# Kekayaan di bumi #
# Kami pergi ke Surga dengan lagu. #
# Waktunya akan datang #
# Akhir jaman #
# Keluarga harus mengikuti milikmu #
# Siapa yang tidak pernah mengerti #
# Pertunjukan Surga #
# Dalam lagu ziarah dari jiwa yang bahagia #
Selamat Natal.
Selamat Natal
Kita masing-masing memiliki waktu yang singkat.
Jadi, mari kita saling berbagi dengan kasih mulia.
Dalam jiwa, mari kita tingkatkan diri kita.
Bumi akan tetap menjadi bumi.
Ketinggian surga adalah milik roh.
Prajurit, jangan percaya kebohongan para perwiramu!
Perwiramu adalah musuhmu yang harus mati!
SVIR - JULI 1943
Apa artinya ini? Kenapa kau?
Aku berjaga.
"Pos yang tidak bisa kubereskan, Dia memiliki kekuatan besar."
- Apa yang kau kerjakan? - Lampu gantung. Tidak lihat?
Sudah mulai terbentuk. Ini akan menjadi sangat bagus.
- Dan kau mengerti bahwa kau sedang bertugas? - Tentu saja aku mengerti.
Tentu, aku duduk di sini melihat periskop. Itulah yang dilakukan penjaga.
Siapa namamu?
Oke, aku akan mengirimkan pesan.
Rokka.. Itu Lammio.
Dia menginginkanmu dan regumu membersihkan jalan konvoi resmi.
Tepi jalan harus dihiasi dengan batu bulat.
- Dengan batu bulat ... - Kau tidak ingin melakukannya?
Selamat siang
Monyet Neraka. Kenapa aku harus pergi memoles batu?
Aku memilih tugas itu untuk menguji kepatuhanmu.
- Apakah kau pikir aku akan patuh? - Itu yang terbaik.
Apakah kau pikir aku takut?
Tidak mungkin.
Jika kau berperilaku seperti seorang prajurit, terutama sebuah perintah..
..aku bisa menjanjikanmu Salib Mannerheim (tanda kehormatan).
Dan menawarkan sebatang rokok.
- Dalam pertempuran, kau adalah yang terbaik. - Ya aku tahu.
Tetapi kau tidak bisa membenarkan semua alasan.
Dapat memperbaikinya dengan melakukan tugas itu.
Kamu tahu apa? Aku tidak akan pergi.
- Itu artinya perang. - Itu juga berarti lebih banyak!
Kau tidak harus menyuruhku pergi.
Istriku yang sedang hamil tua di rumah di Näset.
Dan kau, dengan ke-idiotanmu.. membuatku menghias jalanan!
Aku tidak mau melakukannya. Apakah kau dengar?
Aku bersedia melakukan apa saja, tapi tidak untuk bermain.
Persiapkan aku untuk pertempuran jika kau mau. Aku tidak ingin mati seperti anjing.
Orang lain yang akan membersihkan jalanmu. Ingat itu.
Siapa kamu?
Siapa kamu?
Jangan pergi
Jangan pergi
Jangan pergi
Pergilah tidur.
- Kami berada di pihak yang sama. - Kukira musuh.
- Sebatang rokok? - Aku tidak merokok.
Kau juga harus meninggalkannya. Bahwa nikmat itu racun.
Alarm, alarm!
Bangun. Ini menjadi "pelanggaran pertandingan".
Bajingan.
Apa yang dia katakan?
Mereka harus membebaskan seorang tahanan, tapi tidak berhasil.
- Seorang kapten. - Ville.
- Untuk seorang kapten. - Orang yang penting.
Jangan laporkan ini. Mereka menjanjikan cuti dari tahanan.
Vanhala, nyalakan gramofon.
Jangan bersedih Kau akan berada di sel bersama.
"Kami menggantung kacang di atas lampu. aku bisa mengajarimu hal itu."
- Siapa ini? - Anak buah Baranov.
Anak buah Baranov?
Menurutku kita bisa tulis suratnya sekarang.
- Bagaimana kau menangkap tahanan? - Mereka ingin membawaku ke Rusia.
Aku mengatakan itu tidak mungkin, karena aku akan berperang.
Tiga meninggal, tapi aku menangkap Baranov, yang ternyata seorang kapten
- Bagaimana kau tahu? - Anak-anak menginterogasinya.
Dia adalah pemimpin patroli.
- Siapa kau sebenarnya, kawan? - Kau sudah tahu. aku Rokkas Antti.
Petani Näset. Hari ini aku seorang prajurit utama.
- Ossi. Bawa tahanan itu. - Ya, Pak.
Pergi ke sana. Mereka akan menjagamu.
Duduklah
Kenapa kau melanggar disiplin militer?
Aku tidak tahu apa-apa tentang disiplin. Aku tidak pernah membutuhkannya.
Aku ingin kembali ke Näset.
Aku pria seperti itu, tidak satupun dari kalian bisa memahami.
Aku di sini bukan untukmu. Aku punya istri dan anak-anak.
Kau ingin aku patuh seperti anjing yang menyalak. Tidak pernah dalam hidupku!
Apakah kau pikir kami di sini untuk berdiri di depanmu, membungkuk dan menggaruk?
"Siap, Pak. Siap, Pak."
Tidak..
Apa yang kau sebut membungkuk dan hormat itu adalah tanda luar dari disiplin.
Tanpa itu tidak ada disiplin.
Kau harus memahami ini, Tidak semua orang sepertimu.
Di mana kau bisa menemukan seorang komandan kompi yang toleran sepertiku?
Kau hanya mengikuti keinginanmu sendiri dan bukan prinsip.
Ambil pulpen dan tulis sebuah protokol, aku sudah muak.
Batalyon akan baik-baik saja tanpamu.
Dalam perang selalu ada seseorang yang lebih baik dari yang lain, tidak peduli siapa itu.
Tapi aku memaafkanmu, untuk saat ini.
Mulai sekarang kau akan taat seperti yang lainnya.
Jika kau masih ngotot, kami akan perlakukan kasus ini menjadi istimewa..
..dan dalam hal ini aku akan memenuhi keinginan yang kau tanyakan.
Perilakumu akan menentukan nasibmu. Pergilah sekarang.
Aku hampir lupa, kau memberikan janji cuti untuk tahanan.
Aku akan memiliki tambahan 14 jam karena aku menangkap seorang kapten.
Kau berhak. Tak dapat disangkal kau berhak untuk itu.
Kirim permintaanmu sesegera mungkin.
- Semoga harimu menyenangkan. - Terima kasih, Mayor.
Ayah..jangan kembali kesana.
Perang ini akan segera berakhir.
Makan supmu.
Aku pergi sekarang.
SVIR - DESEMBER 1943
Kita kalah perang, Antti.
Kita akan kehilangan segalanya.
Jangan takut. Biarkan perwira yang khawatir.
Perhatian! Pasukan!
Sial, prajurit. Dengarkan! Pasukan!
Mundur!
Kita akan kehilangan segalanya.
Hari mulai gelap, ini penting untuk doa malam.
Melindungi kita dari bom musuh, penembak jitu dan senjata mereka.
Matronomía bisa lebih luang..
..tempat yang tidak berpenghuni untuk tinggal dengan anak-anakmu.
Beri iklim yang baik, untuk kami lebih baik.
Cahaya bulan diterima untuk menghilangkan gelisah.
Dan mengambil manfaat dari sinar cahayanya.
Lindungilah semua patroli, kurir dan kereta kuda.
Tidak lupa artileri.
Lindungilah komandan kami, dan para perwira tinggi.
Dan untuk infanteri kami jika berkenan.
Lindungilah komandan kompi, Bataliyon, Resimen, Divisi
Terutama, Komandan kompi senapan.
Dan terahir, khusus untuk semuanya:
Lindungilah pemimpin tertinggi Finlandia.
Semoga tidak ada lagi menembak kepala di hutan pinus Karelia.
Amin.
MUNDUR DARI SVIR - JUNI 1944
Selamat pagi Sekarang kita bergerak menjauh dari sini.
Musuh mulai hebat melawan di hutan pinus Karelia.
Mereka maju dengan cepat di kedua sisi.
Karena itu, rencana resimen mundur ke perbatasan lama.
Waktu keberangkatan batalyon akan pada jam 06.00. Selesai.
Pakai ranselmu.
Apakah nyaman?
- Bagaimana dengan anaknya? - Biarkan di sini.
- Apakah kita akan kembali? - Tentu saja.
Kita akan pergi ke tempat yang lebih baik.
Cepatlah. Bawa sapi-sapi keluar, mereka akan ikut.
Ini sedikit aliran air Onegas.
Sungai ini tidak akan pernah menjadi bagian dari Finlandia.
Serangan udara!
- Ya... - Salo terluka.
- Ayo jalan, anak-anak. - Bergerak!
Lanjutkan!
Kita berlari dan berlari.
Aku bertanya padamu, Jorma Juhani Kariluoto:
Apakah kau menerima Sirkka Linnea Klejnbjerg sebagai istrimu?
Apakah kau berjanji untuk setia dalam suka dan duka?
Cinta dan rasa hormat setiap hari dalam hidupmu?
Ya, aku terima.
- Hai! - Jangan pergi.
Tidak bisakah kau mengajukan permohonan pindah ke Helsinki?
Itu pasti akan mudah.
Jika ...
Kau sudah melakukan banyak hal.
Mereka membutuhkanku. Ada kebutuhan perwira di garis depan.
Ini adalah tugasku untuk perjuangan Finlandia, Ingermanland, dan Karelia.
Hai!
"Si Tua Ville masih hidup. Gulma tidak mudah binasa."
"- Tuhan tidak mencintaimu ya." "- Iblis tahu dan akhirnya menangkapmu."
- Selamat. - Terima kasih.
- Bagaimana kabarmu? - Kami di sini. Sejauh ini bagus.
Pembagian kedua ada di sisi lain jalan raya..
..Pasukan yang pertama dan keempat.
Patroli Pasukan Jagertropp di sisi-sisi. Tidak ada cadangan lainnya.
- Sarastie mengira mereka menahan. - Mungkin.
Tapi kedua sisi terbuka.
Aku memiliki sesuatu di ranselku.
Aku akan berganti pakaian dan mengambil alih Kompi.
Semuanya sudah berakhir.
Takdir telah mendekati kita.
Tidak ada harapan.
Maka kita akan bertempur tanpa harapan.
Itu yang kita lakukan selama ini.
- Berapa umurmu? - Aku lahir tahun 1925, Sersan.
19 tahun?! Aku juga masih muda saat memulai, tapi bukan anak-anak.
Sersan, dimana itu orang Rusia mulai menembak mereka?
Jangan berteriak. Mereka akan datang berlari jika mendengar bahwa kita telah kembali.
Tetap di parit! Tetaplah berjongkok!
Sialan, aku sudah memberitahumu untuk tinggal di parit!
Kau masih memiliki hidungmu.
Ini sangat menyakitkan.
Tenangkan dirimu.
Kau bisa hidup tanpa mata.
- Jika kita masih hidup, kita akan bertemu. - Sampai bertemu lagi.
Sampaikan salamku kepada yang lain.
Berhati-hatilah.
Aku bisa pergi sendiri Aku bisa pergi sendiri
Siapa yang menembak? Apakah mereka pihak kita?
- Tolong, aku terbakar! - Aku tidak akan meninggalkan mereka.
Pegang tanganku, aku akan mencoba..
Tolong! Tolong!
Kenapa meninggalkanku?
Kapten, yang diinginkan musuh memecah batalion.
Lammio memerintahkan untuk berhenti.
- Kau adalah perwira senior yang tersisa. - Kumpulkan para komandan pasukan.
Hubungi Letnan Kolonel.
Kapten
- Siap, perintah. - Bertahan sekuat yang kau bisa.
- Jaga posisi di semua lini. - Aku akan bergerak.
Sial! kau tidak harus pergi, tapi jagalah posisimu.
Serangan cepat akan menyelesaikan situasi.
- Lawan. Selesaikan tugas. - Siap laksanakan, Kolonel.
Jika kita bergerak perlahan di atas rawa Kita akan keluar.
- Pesanannya jelas. - Pasukan tidak mendukung.
Kolonel tahu situasinya. Penjelasan tidak akan membantu.
Karjula tidak tahu apa yang dia minta dari kita.
Orang-orang Rusia sudah ada di sana tiga jam dan menggali parit.
Kedengarannya buruk dan akan berakhir.
Kau sudah tahu situasi kita.
Kita harus mengatur pasukan serangan. Mereka telah berikan perintah.
Kita harus mengatur serangan balasan.
Atur pasukanmu dalam perang salib bodoh ini.
Kariluoto akan menyerang di sisi lain jalan.
Kau ikut denganku, Asumaniemi.
- Siap, Kopralku. - Kau ikut denganku.
Ayo maju!
Tembak ranting pohon. Tembak terus! Lindungi aku.
Lindungi aku!
Lindungi aku!
Untuk Setan di Neraka!
Roti
Ayo bereskan beberapa parit lagi, Lalu kembali...
Setan!
Kita tidak bisa sampai sana!
- Apakah kau memiliki granat yang tersisa? - Tidak satu pun.
Ayo maju!
Koskela, sebelah sini!
Maju, anak-anak!
- Prajurit. - Letnan
Beritahu Kapten Kariluoto pos musuh telah diambil..
..dan Mayor Sarastie itu sudah mati.
Ukkola! Ukkola!
Penembak jitu! Tembakan senapan mesin.
Sekarang kita bergerak maju!
Kita tidak akan menyerah. Semua posisi! Ayo maju!
Serang serentak! Ayo maju!
Terus maju!
Ini perintah!
Letnan Koskela mengatakan kau tidak boleh melanjutkan serangan saat ini.
- Dia menyarankanmu menunggu.. - Tunggu apa?
Ini adalah satu-satunya kesempatan kita untuk menerobos.
Beritahu Koskela bahwa kita akan terus maju.
- Kami akan mundur. - Pasukan, maju!
Pasukan, maju!
Batalyon tidak mau melanjutkan serangan di bawah komandoku.
Sialan..Jangan tinggalkan posisimu.
Letnan, musuh bergerak mengejar kita
Kami berisiko dikepung. Kami akan mundur.
- Jangan lupakan tim. - Aku akan pimpin Batalyon.
Matikan itu. Semua yang terluka di sisi utara jalan.
Dan yang mati? Bagaimana dengan kapten?
Kita sudah cukup masalah dengan yang hidup.
Tarik semua pasukan. Cepatlah!
Buang senapan ke danau.
Atau menyimpannya sebagai kenangan. Apakah kalian mengerti?
- Apa bedanya? - Kita akan membuangnya.
Begini cara melakukannya.
Selamat tinggal, Anak Setan Neraka.
Cari yang terluka, lalu kita pergi. Viirilei memimpin.
Ikuti aku.
Terus berjalan.
Vanhala.. Tutupi aku dengan sesuatu.
Hanya yang terluka yang akan menempati truk-truk.
Setan Neraka! Di mana semua manusia ini?
Di sini kau berbaring dan bersembunyi tanpa menembak.
Karena keputusanmu, kita kehilangan peluang terbaik kita.
- Kita terguncang atas kekalahan ini. - Aku tahu situasinya.
Pimpin batalion sampai Lammio datang. Cepat siapkan semua senapan mesin.
Aku lemparkan ke danau untuk mendapatkan semua yang terluka.
Kami hanya punya satu yang tersisa.
Di danau?
Setan Iblis Neraka, Letnan!
Kau mengkhianati kita. Membantu musuh dengan sengaja.
Senjata-senjata itu memulihkan situasi kita.
Kau adalah penembak senapan mesin, bukan pembantu.
Kau adalah pemimpin batalion ini, Bukan suster perawat sialan!
Dan kalian, perhatikan!
Apakah kalian Domba Setan atau tentara Finlandia?
Kalian akan mempertahankan posisi, atau akan mati juga.
Memalukan, Setan!
Aku tidak akan repot-repot menyelamatkan orang-orang, sepertimu.
Sekarang pergilah ke posisimu.
Pertahankan posisi.
- Mereka akan mencabik-cabik kita. - Tidak
- Semua dirusak. - Pertahankan posisi.
- Ambil peledak dan ikut aku. - Siap.
Granat anti-tank.
Kita terjebak!
Lebih cepat! Cepat, cepat, cepat..!
Musuh telah menembus. Kompi ketiga sebagian panik.
Setan, sialan! Memalukan!
Setan, sialan! Jangan mundur!
Ke posisi kalian! Siapa yang lari akan dihukuman mati!
Jangan melangkah lagi!
Tank-tank sedang mendekat.
Berhenti! Kemana kau akan pergi? Aku bilang kau mau kemana.
Enare dan Knock Wolves.
Di bawah Hukum Perang, aku menghukum pengkhianat sampai mati.
Ini berlaku di Finlandia.
Aku perintahkan ke posisi, Sialan!
Ke posisimu!
- Lari! - Ayo! Ayo!
Jangan lari!
Jangan lari! Pergi ke posisi kalian.
Jangan lari! Tetap di posisi kalian!
Tolong aku!
Jalan berbaris. Ambil jarak lebih jauh!
Sepedaku rusak. Apakah kau ada ruang?
Aku tidak pernah mengangkut kotoran seperti itu! Bawa saja, anggap olahraga minggu.
Bawa sepedamu, dan tunggu kereta kuda berikutnya.
- Tunggu Korpela, - Ada apa?
Katakan! Apa yang kau inginkan. Orang bodoh kenapa naik di belakang itu?
Ini biasa digunakan menempel pada tapal kuda.
Selamatkan dirimu! Lari sembunyi!
Keluar!
Tembak saja aku, brengsek! Tembak saja!
POSISI TERAKHIR - JULI 1944
Apakah kau ingat ketika kita berenang di Vuoksen ketika masih kecil?
Kita tidak akan pernah melihat sungai Vuoksen lagi.
- Sekarang kedengarannya seperti ini. - Kita akan berenang di sana lagi.
Tidak ada harapan sejauh ini.
Jangan simpan gula, Nak.
Karena itu akan basah. Kita akan berenang sebentar lagi.
- Itu bisa melompat. - Tutup mulutmu, omong kosong gila.
Makanlah gula sebelum basah. Pimpinan kita mengatakan ini posisi terakhir.
Mengapa aku tidak bisa mentolerir mereka?
Aku tidak tahu
Apakah kau pernah berpikir mungkin kau salah?
- Aku? - Ya
Aku tetap berpegang pada fakta, saat mereka bertindak secara sembrono.
Karelia hilang. Perang berahir.
Aku tidak akan kehilangan lagi. Aku telah banyak berkorban untuk Karelia.
Siap-siap bertempur, Kawan!
Antti, pergi dari sana. Masuklah ke parit.
Sekarang mari bermain.
- Kita akan mundur. - Kau juga, Ulvepote.
Kembali, anak-anak!
- Anak-anak, kalian duluan. - Ambil senapan mesin, Maata.
Cepatlah!
- Mereka datang, aku pergi sekarang. - Ayo pergi.
Mereka datang! Kita terdesak.
- Antti! - Kenapa denganmu?
Tinggalkan saja aku.
Rokka
Lindungi kami!
Antti, Kau tertembak. Aku mendengar ketika mereka menembakmu.
Vanhala, pimpin perintah penyerangan. Kita harus memulihkan posisi.
- Bisakah kau melihat mayat di sana? - Ya.
Juga, mereka memiliki senapan mesin. Masuk ke lubang itu dan bereskan.
Oke, aku akan berada di lubang juga di kuburanku nanti.
- Asumaniemi dan Honkajoki akan pergi bersamamu. - Kami akan berikan tembakan perlindungan.
Aku tidak mau pergi secara sukarela. Kau harus memerintahkan.
- Oke, aku perintahkan. - Begitulah seharusnya..
Berikan aku senjata.
Ayo maju!
- Demi Setan, Nak! - Apakah kau siap dengan granat?
Lempar ke kanan.
Hei, orang Rusia melarikan diri.
Ayo serang!
- Kita berhasil. - Skuadmu sangat hebat, Vanhala.
Negara tidak akan melupakanmu.
Aku kehabisan amunisi.
VÅPENHVILEN - 4 SEPTEMBER, 1944
- Aku tidak bisa lagi. Aku menyerah! - Berlindung!
Aku harus pergi. Aku ingin menyerah. Lepaskan aku!
Pada akhirnya yang kalah hanya tersisa sepatu botnya.
Bayangkan jika kau memiliki bantal.
Rakyat yang budiman, situasi kita adalah:
Kami telah mengambil langkah pertama
untuk memulihkan hubungan perdamaian dengan tetangga kita dari Timur.
Kami telah mengambil langkah di jalan di mana mungkin ada bahaya yang tersembunyi.
Kami masih belum tahu apa yang akan terjadi nanti kondisi yang akan memaksakan kita.
Mengingat tetangga timur kita itu tidak menuntut penyerahan tanpa syarat..
..sudahkah kita berkomitmen untuk..
..dengan memenuhi persyaratan negosiasi pemerintah Soviet dan sekutu-sekutunya.
Dengan cara ini kami akan menunjukkan kesungguhan kehendak untuk perdamaian.
TENTARA (PRAJURIT) TAK DIKENAL
Diterjemahkan oleh: kawulo Dari English sub: As_Peyash Mohon maaf bila banyak kesalahan penerjemahan Terima Kasih
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.