Afrikaans
Akan
Albanian
Amharic
Arabic
Armenian
Azerbaijani
Basque
Belarusian
Bemba
Bengali
Bihari
Bosnian
Breton
Bulgarian
Cambodian
Catalan
Cebuano
Cherokee
Chichewa
Chinese (Simplified)
Chinese (Traditional)
Corsican
Croatian
Czech
Danish
Dutch
English
Esperanto
Estonian
Ewe
Faroese
Filipino
Finnish
French
Frisian
Ga
Galician
Georgian
German
Greek
Guarani
Gujarati
Haitian Creole
Hausa
Hawaiian
Hebrew
Hindi
Hmong
Hungarian
Icelandic
Igbo
Interlingua
Irish
Italian
Japanese
Javanese
Kannada
Kazakh
Kinyarwanda
Kirundi
Kongo
Korean
Krio (Sierra Leone)
Kurdish
Kurdish (Soranรฎ)
Kyrgyz
Laothian
Latin
Latvian
Lingala
Lithuanian
Lozi
Luganda
Luo
Luxembourgish
Macedonian
Malagasy
Malay
Malayalam
Maltese
Maori
Marathi
Mauritian Creole
Moldavian
Mongolian
Myanmar (Burmese)
Montenegrin
Nepali
Nigerian Pidgin
Northern Sotho
Norwegian
Norwegian (Nynorsk)
Occitan
Oriya
Oromo
Pashto
Persian
Portuguese (Brazil)
Portuguese (Portugal)
Punjabi
Quechua
Romanian
Romansh
Runyakitara
Russian
Samoan
Scots Gaelic
Serbian
Serbo-Croatian
Sesotho
Setswana
Seychellois Creole
Shona
Sindhi
Slovak
Slovenian
Somali
Spanish
Spanish (Latin American)
Sundanese
Swahili
Swedish
Tajik
Tamil
Tatar
Telugu
Thai
Tigrinya
Tonga
Tshiluba
Tumbuka
Turkish
Turkmen
Twi
Uighur
Ukrainian
Urdu
Uzbek
Vietnamese
Welsh
Wolof
Xhosa
Yiddish
Yoruba
Zulu
Subtitles by VIU & OnDemandKorea Diterjemahkan Oleh Ari Usman @faridusman94
Blog : subindofaridusman.blogspot.com Facebook : http://www.facebook.com/FU.Indo.Subs
Dasar.
(Episode 4) Dia menyebalkan sekali.
Oppa.
Hai.
Aku ketahuan.
Ta-da!
Ya. Susu pisang.
Rasanya enak.
Ini untuk merayakan kelulusanku, makanlah.
- Ya! - Bersulang!
Aku sedih kami tidak bisa bertemu denganmu lagi.
Sungguh?
Hei, So In Sung.
Tahun depan jangan gagal lagi.
Jangan khawatir.
Sudah kubilang. Aku pasti akan lulus tahun depan.
Cobalah. Ini enak sekali.
Celupkan ke sini lalu makan bersama.
- Enak 'kan? - Ini enak sekali.
Aku iri sekali.
Jangan dekat-dekati di kota memuakkan ini lagi.
Mari minum lagi! Bersulang!
- Ayo minum. - Bersulang.
- Bersulang. - Selamat.
Selamat.
Makanlah.
(Tugas utama, Noryangjin)
Kau pasti sangat terkejut.
Tadinya aku ingin diam-diam pergi, tapi aku malahan ketahuan.
Ternyata Oppa ya.
Aku paham belajar penting bagimu.
Aku tidak meminta apa-apa darimu.
Karena kau sudah putus dengan In Sung, aku pun juga tak ingin melakukannya.
Cuman...
cuman bagaimana aku mengutarakan perasaanku...
Aku tidak siap untuk ini.
Aku tidak tahu harus bilang apa.
(Jadwal Ujian Kepolisian 2016)
Masih ada sebulan lagi.
(Ibu)
Ibu, aku pasti akan lulus kali ini.
Sudah pasti. Kapan kau pernah bilang akan gagal?
Aku serius.
Anak Ibu akan menjadi polisi nanti.
Hebat sekali.
Sepertinya Ibu tidak percaya. Aku serius.
Sebentar lagi ulang tahun Ibu, jadi aku akan pergi menemui Ibu.
Kau pasti sibuk belajar.
Tak perlu repot-repot datang kemari.
Ibu kelihatannya kurang sehat. Apa Ibu sakit?
Ibu hanya sedang marah karena ayahmu.
- Memang Ayah kenapa? - Si brengsek itu.
Jika tidak bisa menghasilkan uang, setidaknya jangan membuat masalah.
Harusnya dia menjaga pabrik dengan baik,
tapi dia malah memutuskan untuk "menjilat" atasan di usianya (menjilat=orang yang tak tahu malu)
dan melecetkan mobilnya saat berada dari parkiran.
Itu mobil impor yang sangat mahal.
Ayahmu membuat Ibu gila. Ibu tidak tahan lagi.
Ya.
Baiklah. Selamat malam. Ya.
Ta-da! Ta-da!
Sosisnya terlihat enak. Ini ujian untuk persahabatan kita.
Aku akan memakannya.
Aku akan... kumakan ini.
Kau mungkin terobsesi dengan seorang gadis,
tapi persahabatan kita masih cukup penting.
Memang ada apa?
Apa ada masalah dengan Tae Yi, yang kuberikan padamu?
- Tidak. - Katakan saja padaku.
Apa yang kauketahui dari seorang pemula sepertimu?
Soal obat, tanya apoteker. Soal wanita, tanya ke Jo Ji Seob.
Katakan padaku.
Bukan begitu. Aku butuh uang...
Hei, kau tak main billyard dengan Ddo-kkobi lagi?
Lalu, kau ingin main dengan dirimu?
Orang-orang pada tahu kau pintar. Bermain denganku saja mereka keberatan.
Tunjukkan kecerdasan Anda.
Hadiah utama 5,000,000 Won.
Kuis paling populer di kalangan anak muda.
Anda mungkin bisa jadi pememang hadiah utama 5,000,000 Won.
- Tantanglah diri Anda sekarang. - Tantanglah diri Anda sekarang.
Sekarang kita akan memulai tes penyisihan
dari acara Youth Quiz King.
Waktu kalian satu jam. Mulai sekarang.
Jangan menyontek.
(Negara apakah yang bukan anggota Uni Eropa?)
Aku akan mengumumkan para pendaftar yang lulus.
Siapa di sini yang namanya So In Sung?
- Aku. - Nilai Anda sempurna.
Youth Quiz King.
Semua orang yang terpintar di Korea mengikuti acara itu.
Kau bahkan bertekad mempermalukan dirimu pada jutaan pasang mata. (orang yang menonton acara itu)
Kenapa? Menurutku dia akan terlihat sangat keren.
Jujur saja. Kenapa kau butuh uangnya?
Kau ingin pergi ke suatu tempat?
Kalian ingin ke mana? Dan hubungan kalian sampai di mana?
Ini masalah keluarga.
Kami akan pergi ke rumahnya.
Kami akan melihat bintang dan minum di atas bangku rumah pedesaan.
Dia ingin menemui orang tuamu?
Kalian sudah sejauh itu?
Apa ada sesuatu di dalammu?
Apa yang kau bayangkan?
- Dasar. - Menjijikkan.
- Kau mimisan? - Apa?
Aku tak apa, kok. Ada apa?
Yah, tidak begitu.
Mumpung hari ini aku libur. Maksudku...
Kau tidak perlu merasa begitu...
Saat belajar dulu,
aku selalu makan sendirian dan... Bukan.
Sebenarnya,
aku ingin mengajakmu makan
ke tempat yang enak.
Baik, semuanya.
Sekarang!
Ya!
Kita siaran langsung hari ini, jadi kalian tetap hati-hati.
Tiga menit lagi.
Oppa!
"Kau hebat!"
Dia akan dipermalukan secara langsung di TV.
Ini, makan pahanya.
Kau makin kurusan akhir-akhir ini. Mending makanlah.
Terlalu banyak. Oppa juga makanlah.
Kau butuh stamina untuk bisa belajar, bekerja, dan berkencan.
Bayangkan selemah apa penampilanmu,
sampai aku menaruh susu dan kimbap di pintumu.
Halo, semuanya.
Saya MC Lee Dong Jin.
Halo, saya Jung Hye Rin.
Ini adalah keseruan yang tidak bisa Anda lewatkan.
Kompetisi mengasah otak.
Situasi di sini sudah memanas.
Episode hari ini menarik banyak perhatian karena satu kontestan
mendapat nilai sempurna pertama di tes penyisihan.
Kami harap kompetisi hari ini akan sangat sengit.
Mari kita temui mereka sekarang.
- Bukannya dia In Sung? - Tolong,
perkenalkan diri Anda dan ceritakan secara singkat,
kenapa Anda berada di sini hari ini.
Aku mahasiswa kedokteran di Universitas Nasional Seoul, Kim Young Wook.
Aku datang untuk memenangkan uang untuk uang kuliah semester nanti.
Semangat, anakku!
Aku mahasiswi hukum tingkat pertama, Lee Hyo Jin.
Adikku baru selesai wamil, jadi aku ingin menang
dan memakai uangnya untuk biaya kuliahnya.
Semangat!
Halo...
Halo.
Aku sekarang belajar di Noryangjin,
dan mengikuti ujian kepolisian, namaku So In Sung.
Aku ingin memberikan hadiah uang itu pada ayahku yang kesulitan.
Kelihatannya In Sung sudah berubah.
Dia ikut acara kuis.
So In Sung-ssi, apa Anda sudah siap?
Ya, begini...
Aku...
Kurasa aku akan menang.
- Woah! - Kau tampan sekali!
Oke. Bagus. Semoga Anda tetap siap dan yakin karena kita akan mulai
- pertanyaan pertama. - Baik.
Pertanyaan pertama adalah pertanyaan seputar bahasa Korea.
Istilah ini mengacu pada seorang anggota grup,
yang sudah bergabung di grup dalam waktu sangat lama.
So In Sung-ssi.
Anda yang pertama menekan bel. Apa jawaban Anda?
Teojut daegam.
Benar!
Pertanyaan pertama memang sangat mudah.
Peserta lain mungkin masih terlalu memikirkannya.
So In Sung-ssi, sepertinya Anda punya pemikiran yang bagus.
- Mari kita lanjut dengan pertanyaan selanjutnya. - Baik.
Dari tahun 1192 sampai 1868, Shogun menjajah Jepang,
dan berkuasa dengan cara militer...
So In Sung-ssi. Anda cepat sekali.
Bafuku.
Benar!
So In Sung-ssi.
Anda sudah menjawab pertanyaannya dengan benar.
- Sekarang pertanyaan selanjutnya. - Baik.
Setelah nilai-nilai pokok masyarakat
tiba-tiba runtuh...
Ya. Sekali lagi, So In Sung-ssi. Apa jawaban Anda?
Anomie.
Anomie? Anomie...
Anomie akut.
Benar!
Dia terus menjawab semua pertanyaan dengan benar.
Pertanyaan selanjutnya.
Memasukkan DNA buatan ke dalam sebuah sel telur...
Kloning embrio.
Benar!
Dia rupanya sudah mendapat nilai tinggi.
Perbedaan nilainya sangat jauh,
sampai jika So In Sung-ssi menjawab pertanyaan berikutnya dengan benar,
ini mungkin tidak perlu dilanjutkan lagi. So In Sung-ssi, Anda akan menjadi
pemenang episode hari ini.
Selain itu, Anda akan menetapkan rekor kemenangan baru,
dengan jawaban pertanyaan paling sedikit.
So In Sung-ssi, Anda siap dengan pertanyaan selanjutnya?
Ya, tentu.
Aku merasa tidak enak dengan kontestan lainnya,
tapi yah, kurasa aku bisa menjawab.
Baik.
Pertanyaan selanjutnya.
Di Korea, setelah demonstrasi di bulan Maret 1919 gagal,
negara sudah putus asa...
So In Sung-ssi.
Jika Anda menjawab dengan benar, Anda jadi pemenang hari ini.
- Kerusakan moral. - Kerusakan moral?
Sayang sekali.
Ya, So In Sung-ssi.
Ini percobaan kedua.
Akan lebih bagus bila Anda menjawabnya dengan benar,
tapi ini kesempatan terakhir Anda.
Bila Anda salah, yang lain akan diberi kesempatan.
Apa jawaban Anda?
Oke, jadi apa jawaban Anda?
- Kemerosotan. - Kemerosotan.
Benar!
So In Sung-ssi!
Luar biasa.
Kenapa dia pintar sekali, sih?
Suruh MC-nya tetap bicara di depan.
Pemenang episode ke-135,
menang dengan sangat cepat.
So In Sung-ssi. Anda luar biasa.
Pertama, saya ingin mengucapkan selamat padamu.
Ini tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah acara ini,
bahkan kru acara dan staf juga terkejut.
Setelah belajar selama empat tahun,
- Kenapa dengannya, ya? - di Noryangjin,
dia telah mengalahkan para pesaing yang sangat hebat
dan menjadi Raja Kuis dalam waktu yang sangat singkat.
Rekor ini akan sulit dipecahkan.
Kurasa juga begitu. Sang pemenang, So In Sung-ssi
akan mendapat hadiah sebesar 5,000,000 Won.
Maka, Youth Quiz King berakhir sampai di sini.
Berhentilah dari kerja sambilanmu.
Aku akan membiayaimu sampai kau lulus.
Apa?
Gaji polisi juga lumayan, jadi kau harus cepat lulus.
Aku,
secara resmi menyatakan perasaanku.
Oppa.
Sebelum In Sung, aku lebih dulu menyukaimu,
bahkan mungkin lebih menyukaimu.
Pikirkanlah baik-baik.
Maaf, Oppa.
Aku lupa kalau aku janji dengan teman-temanku untuk pergi bersama sebelum ujian.
Tidak apa, kok.
Lain kali, ajak aku ke rumahmu, oke?
Baiklah.
Nikmatilah liburanmu.
Baiklah.
Hati-hati di jalan.
Ya.
Woah. Guam.
Cara yang sangat mahal untuk melepaskan stres.
Tolong satu tiket ke Gokseong.
Ayah.
Ini.
Kau 'kan tidak punya uang.
Jangan bilang begitu.
Maafkan Ayah, Nak.
Sudahlah, ambil saja.
Makanlah ini. Kenapa kau selalu minum?
Makanlah dulu.
Aigoo.
Cobalah ini.
Kau pasti lapar.
Aduh.
Kimchi buatan Ibu enak sekali.
So Ra juga suka dengan kimchi buatanku.
Bawalah kembali yang banyak.
Sudahlah. Itu terlalu berat.
Ayah masih,
belum bisa lupa.
Saat kau SMP, semua orang di kelasmu menyontek bersama.
- Ya. - Tapi hanya kau yang bilang,
"Aku tidak ingin menyontek. Aku tidak akan melakukannya."
Jadi, kau berada di peringkat terakhir.
Kenapa kau malah membahas itu?
Ayah bangga sekali padamu waktu itu.
Apa yang kau bicarakan sekarang?
Untuk selalu jujur.
Aku muak sekali mendengarnya. Sudah cukup.
Nanti telingaku rusak.
Harusnya kau tidak mengejar sesuatu yang bukan ditakdirkan untukmu.
Jika membuat orang lain menangis, kau akan kembali pada Ayahmu ini.
Sudah, sudah cukup.
Kalau kau memang tahu segalanya,
kenapa kau malah membuat istrimu menangis terus menerus?
Aigoo.
- Makanlah selagi panas. - Ya.
Nak.
Kulitmu menjadi putih sekali.
Kau terlihat pucat. Apa yang terjadi?
Lalu di mana kacamatamu?
Kau merusaknya lagi?
Kau tidak punya uang untuk menggantinya karena ayahmu?
Tidak, tidak. Bukan begitu.
Aku pakai lensa. Lensa kontak.
Lagian juga murah.
Kenapa celanamu robek?
Apa lututmu tidak dingin?
Apa semuanya sulit, ya?
Ibu,
sungguh minta maaf.
Sudah bagus. Warnanya sangat cocok.
Walaupun keadaan amat sulit, setidaknya jangan memakai celana seperti itu.
Dulu kau terkenal berpakaian paling baik di kota.
Kau bahkan menjadi sangat pengeluh dan tidak mau dibungkuskan kimchi,
jadi ini minuman sikhye. (sikhye=minuman beras manis)
So Ra pasti sangat suka.
Dia terus menenggaknya waktu terakhir kali.
Kubilang tak usah, dasar.
Aigoo, ayahmu tidak ingin pergi bekerja
karena dia malu,
tapi dia ceria dan bekerja lagi hari ini, jadi jangan khawatir.
Belajarlah dengan giat dan bersikap baiklah pada So Ra.
Dia mengirimi ibu celana penghangat,
untuk ulang tahun ibu.
Apa itu sebelum ujian?
Kau membawanya ke rumah di hari ulang tahun ibu.
Dia memberi ibu hadiah seperti ini, dan bilang,
"Ibu, aku tidak akan melupakan ulang tahun Ibu."
Dia menepati janjinya, setiap tahun...
Dia juga tidak boros.
Dia sangat hemat.
Ibu pikir kau akan mengajaknya bersamamu.
Dia sedang sibuk. Ibu 'kan tahu dia punya beberapa pekerjaan.
Setelah salah satu dari kalian lulus ujian,
sebaiknya kalian menikah.
Sebelum nanti akan terlambat.
Kami akan berangkat.
- Ya. - Sampai jumpa.
- Jangan lupa makan. - Baiklah.
Masukkan itu ke kulkas kalau sampai di rumah.
Bersikap baiklah pada ibumu.
Lagian Ibumu baik sekali.
Bukannya semua Ibu itu baik?
Tidak, ibuku tidak baik.
Seandainya ibumu adalah ibuku.
Apa itu artinya,
kau ingin ibuku menjadi ibu mertuamu?
Kau ini baru saja melamarku?
Kalau kau bersikap baik.
Kau yakin? Apa kau akan menikahiku jika aku bersikap baik?
Hentikan.
- Apa? Aku mendengarnya. - Sudahlah.
Aku tidak akan melepaskanmu.
So Ra.
So Ra.
So Ra.
Bangun, So Ra.
So Ra, kau tidak apa-apa?
Taksi.
So Ra.
Kenapa dia tidak mengangkatnya? Dia tidur?
(Gong Moo Oppa)
Permisi.
Tolong selamatkan gadis ini.
Kemarilah.
Aku di mana?
- Kita di rumah sakit. - Kenapa?
Aku harus pergi bekerja.
Sudah, baring saja.
Kau kelelahan dan kurang gizi.
Habiskan infus ini dan istirahatlah.
Sudahlah. Aku tidak ingin dipecat.
Kenapa kau bisa kurang gizi?
Dokter bilang mungkin itu sebabnya kau mimisan.
Jangan keras kepala dan istirahatlah.
Mendapatkan pekerjaan itu sulit. Aku harus pergi.
So Ra.
Aish.
Maafkan saya.
Bravo.
Kau yang terbaik.
Bravo.
Memang kerja paruh waktumu begitu penting?
Dulu kau biasa menasehatiku untuk menjaga diri lebih baik.
Kau memang pantas menerimanya.
Jangan membuatku merasa bersalah. Aku tidak berterima kasih.
Siapa yang menyuruhmu membawaku ke rumah sakit? Itu 'kan membuang uang.
Aku tidak ingin membuatmu merasa bersalah.
Setiap kali aku sakit,
kau selalu merawatku.
Aku hanya membalasnya saja.
Tapi, kau ini selalu pintar bermain piano?
Ya.
Kenapa tidak pernah memberitahuku?
Kau tidak pernah bertanya.
Intinya, kau sudah menyelamatkanku. Karena itulah aku tidak dipecat.
Untuk itu, terima kasih.
Kalau begitu, traktir aku makanan.
Aku belum makan. Aku lapar sekali.
- Di Restoran Sarang? - Ya.
- Baiklah, akan kutraktir. - Ayo.
Oppa.
Kenapa kau tidak mengangkat teleponku?
Begini...
Aku tidak mematikannya. Baterainya habis.
Siapa gadis itu?
Kenapa kalian datang bersama?
Dia tetanggaku.
Kalau begitu, aku tidak perlu khawatir, bukan?
Kau tahu berapa banyak hadiah yang kubelikan untukmu? Lihat ini.
Ini dia. Baju couple.
Bukankah ini sangat manis?
So Ra.
- Oppa. - So Ra, kau tidak apa-apa?
Ya, aku tak apa. Sudah baikan, kok.
Aku dengar dari Kepala Kost, kalau kau yang bawa So Ra ke rumah sakit.
Terima kasih.
Tidak apa.
Kau kelihatan pucat sekali. Kau sudah makan?
Begini...
Aku tidak terlalu berselera.
Harusnya kau tetap makan.
Oppa, ayo kita coba baju ini di suatu tempat.
Ya.
Subtitles by VIU & OnDemandKorea Diterjemahkan Oleh Ari Usman @faridusman94
Blog : subindofaridusman.blogspot.com Facebook : http://www.facebook.com/FU.Indo.Subs
(Romance Full of Life)
Dia sangat mengkhawatirkan,
tentang kesehatanmu.
Oppa, kau ingin pacaran denganku?
Percaya padaku. Akan kulakukan apa pun untukmu.
Oppa, dia lebih dari sekadar tetangga, 'kan?
Kau mungkin suka sama dia?
Apa obat ini akan menghilangkan semua efek samping itu?
Ya, kau akan kembali normal lagi.
Kau akan kembali menjadi orang yang belum melakukan eksperimen.
Benarkah itu? Semuanya karena eksperimen?
Itu tidak adil.
Jika seseorang lulus ujian karena orang tuanya kaya,
- apa itu yang namanya adil? - In Sung.
Aku harus menahannya sedikit lagi saja.
Itu bisa mengubah seluruh hidupku.
Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.