All language subtitles for Rugal.E10.NEXT.NF

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil) Download
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

KARAKTER, TEMPAT, ORGANISASI, AGAMA DAN INSIDEN

DALAM DRAMA INI ADALAH FIKSI

EPISODE 10

Listrik kembali menyala.

Gwang-cheol, nyalakan lampunya.

Ini lebih buruk dari ekspektasiku.

Perbuatan mereka pada kita tak ada apa-apanya.

Sudah lelah aku membahasnya.

Haruskah kita tangkap yang di pintu depan?

Tak usah, habisi saja langsung di sana.

Cek keadaan Dokter Oh dulu.

MENCARI

ORANG HILANG: AN YU-MIN

Dia orang yang hilang.

Hilang sejak tahun 2018,

pebasket profesional, An Yu-min.

Ini benar-benar perbuatan tanpa alasan.

Bila ingin senjata manusia, gunakan anak buah saja.

Ini pembantaian, bukan penelitian.

Mari bereskan hari ini.

Ayo berpencar dan cek semua pintu masuk.

Untuk korban, kita serahkan kepada polisi seperti biasa.

Gi-beom, cek pintu masuk.

Mi-na, cek ruang listrik di sini.

Gwang-cheol, cek basemen.

BERBAHAYA: TRANSMISI VOLTASE TINGGI

Siapa kau?

Apa kalian tahu Oh Gwang-su?

Oh Gwang-su?

Maksudmu dokter dari Rumah Sakit K?

Siapa kau sebenarnya?

Mau apa kau?

Apa mungkin...

Basemen aman.

Ruang listrik juga.

Sepertinya Dokter Oh dibawa pergi.

Apa? Kapan?

Ada yang lihat kita masuk.

- Jadi, Dokter Oh tak ada di sini? - Sepertinya.

Pasti sudah direncanakan.

Mereka pasti membawa dia dulu saat ada masalah di sini.

- Kita juga harus bergerak. - Baiklah.

Namun, kita tak bisa seperti ini.

Kita tak perlu hati-hati karena tak ada Dokter Oh.

Serang semua orang yang ada di area kalian dan kembali

dengan selamat.

Terdengar menyenangkan.

Aku akan cek jejak keberadaan Dokter Oh.

- Aku juga berpikir sama. - Aku juga.

Aku ingin cek sesuatu.

Orang tuaku pasti khawatir.

Bisa kutelepon mereka

dan mengabari bahwa aku baik-baik saja?

Atau mungkin pesan saja.

Siapa kau?

Jalan keluar sedikit berbahaya.

Mau pakai ini tidak?

Pelan-pelan saja.

Ada apa ini?

Bunuh saja aku.

Kau hanya buang waktu.

Aku sudah lakukan yang kalian suruh. Kenapa aku juga kena?

Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.

YE-WON

Nomor yang Anda tuju tidak dapat dihubungi.

Dia tak menjawab. Apa kesepakatannya tak berhasil?

Bong Man-cheol bilang Hwang Deuk-gu akan segera bebaskan dia.

Sebenarnya, aku sedikit bingung melihat Presdir Choi sekarang.

Apa maksudmu?

Kita dulu dipanggil untuk menghancurkannya.

Namun, tadi siang dia memanggil Deuk-gu sebagai wakil presdir.

Kau tahu posisi membentuk seseorang, 'kan?

Bila tak berguna, kau langsung dipecat.

Aku mengkhawatirkan hari tuaku.

Aku tak bisa pensiun dengan tenang.

Kau ingin maju sendiri?

Saat Man-cheol kembali, ayo bekerja sama.

KAU DI MANA?

BAYARAN PER PEKERJAAN

Kau ingin lompat dan lari?

Kita hampir sampai, sabar saja.

Ada apa dengan jam itu?

Apa yang kau rencanakan?

Kau adalah presdir.

Kenapa setakut itu?

Siapa yang akan percaya denganmu?

Presdir Argos yang hebat takut pada pembantu setia Hwang Deuk-gu

dan akhirnya bekerja sama dengan polisi.

Hentikan mobilnya.

Hentikan sekarang!

Hei.

Hei.

Tolong kembalikan mataku.

Aku mohon.

Walau Dokter Oh berkata sudah tak mungkin,

apa kau tahu

saat ini lebih menyeramkan dibanding saat aku tertangkap.

Aku harus melihat agar bisa melakukan sesuatu.

Apa yang terjadi?

Siapa kau?

Maafkan aku.

Jangan dengarkan yang tadi.

Aku tak tahu apa pun!

Katakan yang mereka lakukan kepadamu.

Aku tak apa bila harus mati,

tapi ampuni putriku.

Apa putrimu terkurung di sini?

Kau juga membunuh putriku, 'kan?

Kau ingin memberi tahu itu padaku?

Jawab aku!

Cepat jawab aku, dasar pembunuh!

Kembalikan dia!

Pembunuh.

PEMBUNUH KEJI KANG GI-BEOM

Kang Gi-beom adalah pembunuh.

Bunuh mereka.

Gi-beom.

Subjek eksperimen.

Hentikan.

Tenanglah, Gi-beom. Tenang!

Ini perbuatanku, 'kan?

Ya.

- Aku juga yang menyerangmu? - Ada apa denganmu?

Entahlah.

Semua tampak sebagai subjek eksperimen.

- Itu tak salah. - Tapi tak benar juga.

Apa ada semacam kesalahan?

Bila kau tak hentikan aku, aku mungkin bisa membunuhmu.

Tiba-tiba tak bisa berhenti.

Kita benarkan bila masalah sistem.

Kita bisa benarkan...

seperti sekarang.

Kau baik-baik saja?

Ya.

- Kau kembali. - Ya.

- Kita berdua saja? - Berdua?

Ya.

Memang ada orang lain selain kita?

Itu...

- Jangan berpikir untuk marahi dia. - Hei!

Maaf, aku tak bicara padamu.

Kemari.

Bagaimana bisa kau bawa dia ke sini?

Apa yang akan kau katakan pada Tae-woong?

- Bila Kepala tahu... - Aku dikira gila

dan langsung masuk ruang isolasi.

Lalu apa rencanamu?

Kita bawa saja dia keluar, ya?

Jangan buat kesepakatan bila tak beri sesuatu.

Kau urus dia sendiri.

Siapa dia?

Dia temanku. Ayo, antar dia keluar.

Tinggal dia di sini. Sebentar lagi polisi datang.

Bagaimana bisa ditinggal di tempat ini?

Dia bahkan sudah ditanamkan sebuah cip.

Cip?

Aku ingin dia pertama ditemukan oleh polisi nanti.

Mereka mungkin masih di sini.

Aku dan Mi-na jaga depan dan belakang.

Gi-beom memimpin keluar.

Terima kasih, Tae-woong.

- Ayo pergi. - Gi-beom.

Kau tak apa-apa?

Ya. Ayo pergi.

Setelah kami pergi, lepas penutup matamu

dan berlari ke arah ini.

Itu arah polisi datang, jadi, kau pasti akan ditemukan.

Tolong bawa aku juga.

Aku akan rahasiakan ini,

jadi, tolong lindungi aku juga.

- Bawa dia dan pergi saja dulu. - Lalu kau?

Aku akan kembali sendiri nanti.

Sampai jumpa di markas.

Ini sudah ketahuan?

Polisi bersiaga di segala penjuru.

Sepertinya kau menelepon polisi

bukan untuk menyerahkan diri atas perbuatanmu padaku.

Tentu saja tidak.

Bila kau diserang habis seperti ini,

bagaimana bisa orang memercayakan bisnis kepadamu?

Bagaimana dengan Direktur Gu dan dokter sialan itu?

Seol Min-jun memindahkan mereka ke tempat aman.

Semua orang mempertaruhkan nyawa,

tapi apa saja yang telah kau perbuat?

Aku menjaga pintu masuk.

Bukankah pintu masuk hanya satu?

- Bila kita jaga di sana... - Lalu?

Kau berhasil?

Ini mungkin terdengar aneh.

Namun, manusia juga butuh ketenangan batin.

Aku harus merokok...

Mereka bukan Kang Gi-beom!

Sudah jelas ini perbuatan mereka. Kau bilang bukan?

Aku sudah mengecek wajah mereka.

Mereka selalu datang dan pergi dari Argos seperti rumah sendiri.

Setelah mereka buat masalah, polisi datang membereskan.

Kau masih tak mengerti?

Rahasia kita perlahan semakin terbongkar

dan mereka makin hebat dalam mengakhiri semua.

Aku sibuk mencoba membalikkan keadaan dengan berbagai orang,

tapi kau tak bisa menjaga satu pintu?

Omong kosong macam apa itu!

Berengsek! Mati saja kau!

Mati! Mati saja kau!

Pak. Tunggu.

Aku...

Aku akan menangkap dia.

Sepertinya...

kau ditakdirkan hidup lama.

- Cepat tangkap. - Baik.

- Bila kau tak ingin mati. - Ya, Pak.

Hei, lapor dulu!

- Astaga. - Urus dia.

- Halo. - Hai.

Siapa dia?

Dia dari TKP.

Apa Kepala Choi tahu?

Dia segera tahu.

"Segera"? Aku tak ikut campur.

Hei, tunggu dulu.

Keluarkan cip di lehernya.

Gwang-cheol, untuk itu kau harus minta tolong Susan.

Dia mungkin saja akan meledak seperti Kim Dae-sik atau yang lain.

Gwang-cheol, jangan bawa aku di eksperimen ini.

Ikuti saja instruksi dia.

Instruksi siapa? Aku tak mau.

Ayolah.

Ikuti instruksi pria tampan ini.

Kau akan keluarkan cipnya, 'kan?

Kepalaku jadi sakit.

Kenapa semua memperlakukanku begini? Sakit sekali kepalaku.

Gi-beom menemukan orang yang tahu tentang Dokter Oh.

Selain itu, tak ada jejak yang tersisa.

Ternyata Dokter Oh memang mengirimkan sinyal.

Apakah dia lebih dalam bahaya karena sekarang masih hidup?

Aku justru lebih yakin.

Mereka menculik Dokter Oh untuk dimanfaatkan, bukan dibunuh.

Bukankah itu lebih berbahaya?

Aku dan Dokter Oh selalu bersiap untuk hal seperti ini.

Dia tak mungkin bekerja sama dengan mereka,

jadi, kalian tak usah khawatir.

Lalu apa yang harus kami lakukan?

Biarkan aku yang selesaikan ini.

Ke mana yang lain?

Kang Gi-beom masih di perjalanan.

Gwang-cheol sedikit terluka, sedang di ruang pengobatan.

Baik. Kalian istirahatlah.

Baik, Pak.

Benar, itu bisa terjadi.

Itu pasti tak lebih parah dari mereka.

Subjek eksperimen.

Namun, kenapa?

Apa mereka subjek eksperimen?

Agresi terdeteksi.

- Sial. - Apa tingkat pembelaan diriku makin kuat?

- Kau tak apa-apa? - Lepaskan aku.

Tingkat keberhasilan membunuh 73 persen.

Apa ini? Cepat hapus.

Kenapa kau tak jawab? Cepat hapus!

Aku akan menghapusnya.

Hari ini bukan hariku.

Dasar Gi-beom. Kapan dia memfoto itu?

Kau masih hidup.

Kudengar kau mati dan membunuh orang.

Tak sesederhana itu.

Apa pekerjaanmu aslimu?

Mengincar Argos.

Kau sengaja mendekatiku?

Apa jawabanku berpengaruh?

Tidak.

Kontrak kita masih berjalan, 'kan?

- Kalau ya? - Kau akan membutuhkanku.

Kau percaya aku?

Kita dibuntuti.

Mereka menghancurkan dengan baik.

Lihat situasi ini. Tidakkah kau merasakan rasa tak berdaya di sini?

Mereka mempertaruhkan nyawa ke sini untuk menyerangku.

Mereka makin menyenangkan untukku.

Kau baik-baik saja?

Kau tak perlu khawatir denganku.

Aku melihat hal lain di sini.

Dia berbeda.

Tidak hanya menyerang dan membuat onar karena kemarahan yang ada,

dia mau bermain denganku dalam hidup dan mati.

Kalau begitu,

aku harus gelar permainan sebenarnya dan bermain dengannya.

Tak ada masalah, 'kan?

Ya, Pak.

Mari kita makan saja.

Gwang-cheol sangat keras kepala.

Dia selalu bermalas-malasan, 'kan?

- Dia tak sering begini. - Dia sembrono.

Tak apa kalau dia mau anak itu dioperasi. Setelah itu bagaimana?

Selamatkan anak itu dulu.

Untuk pulih, anak itu pasti butuh waktu.

Kau terlihat sangat santai dengan ini.

Aku jadi terlihat jahat sekarang.

Akan kukhawatirkan nanti.

Aku sedang memikirkan hal lain.

Ada apa?

Gi-beom.

Ada apa dengannya?

Aku melihat dia tak bisa mengontrol dirinya.

Sistemnya mati?

Tidak, sepertinya ini masalah sistem yang lain.

Apa dia bertindak ceroboh?

Ya.

"Bisikan dari mata buatan."

Itu sebutan dari Kepala Choi.

"Bisikan"?

Bila seseorang terus mengandalkan mata buatan,

ada saat di mana dia tidak akan berpikir.

Saat itu godaan datang kepadanya seperti bisikan.

"Beri aku kontrol penuh."

Makin mata itu digunakan,

dia makin mengontrolmu?

Tentu ada harga yang harus dibayar dengan kehebatan itu.

Karena itu...

Apa?

Ada alat pengaman untuknya.

Ada padaku.

Padamu?

Hanya aku dan Gi-beom yang punya cip dalam otak kami.

Cip untuk aliran darah dan kestabilan tubuhmu?

Ya. Kepala Choi menghubungkan kami lewat itu.

- Menghubungkan? - Itu tak selalu terjadi.

Saat Gi-beom mulai kehilangan diri

atau mulai emosional,

aku dapat sinyalnya.

Kalian berbagi perasaan?

Bisa dibilang begitu.

Sebenarnya saat di ruang penelitian, aku juga merasakan sesuatu.

Walau itu terjadi secara tiba-tiba,

terkadang itu bukan hal buruk.

Karena itulah,

terkadang aku dan Gi-beom memiliki perasaan, gerakan,

hingga tindakan yang sama.

Aku khawatir padanya.

Namun, juga merasa baik.

Aku iri dengan itu.

Kau bisa berbagi perasaan seperti itu dengan anggota timmu.

Tak sehebat itu juga.

Aku pada dasarnya tak bisa melakukan itu.

Mengerti perasaan orang lain dan berkomunikasi dengan baik.

Apa maksudmu?

Kau ahlinya.

Bahkan denganmu?

Benar.

Ya.

Aku mudah ditemukan karena ini mobil Hwang Deuk-gu.

Mari minum sebentar dan berpisah.

Kau mau kita mulai hal baru dengan itu?

Boleh juga.

Sialan!

Berengsek!

Terjadi masalah dengan rencana untuk singkirkan

Hwang Deuk-gu di pesta itu.

Aku juga mendapatkan masalah saat itu.

Jadi, kau tak perlu menjelaskan.

Satu bisnis Deuk-gu hancur berantakan.

Apa itu juga ulahmu?

Itu terjadi tanpa disengaja.

Omong-omong, bila kau nanti bertemu denganku

dan aku dalam keadaan aneh,

cepat menghindar dariku.

Kau mengerti?

Hubungan kita

memiliki banyak masalah rupanya.

Namun yang jelas,

kita berdua pasti bisa bertemu lagi.

Bukan begitu?

Apa kau bisa jelaskan kenapa ini ada di tangan Hwang Deuk-gu?

Ada situasi yang tak bisa kujelaskan.

Apa aku boleh meneleponmu bila ingin dengar suaramu?

Aku tak akan menolak bila kau punya urusan denganku.

Naiklah. Aku akan antar kau kepada majikanmu.

Terima kasih, Bu.

Ini bisa jadi masalah nanti, Bu!

Entahlah.

Kehilangan kewarasan?

Apa dia harus membuat orang jadi bodoh dan gila?

Yang penting kau bisa keluar.

Alasannya tak penting.

Hei, apa kau mau memercayakan uangmu kepadaku?

Apakah ada yang mau bekerja

dengan direktur bank yang bodoh?

Dunia rentenir tak ada hal seperti itu, 'kan?

Bila kau begitu khawatir,

biarkan aku mengurus bisnismu.

- Apa? - Hentikan.

Itu semua karena kami khawatir denganmu.

Karena kau sudah keluar,

mari kita bersulang bersama.

Aku dengar Hwang Deuk-gu juga kena diserang.

Apa? Si berengsek itu?

Apa kau ingat saat kita

diculik dan ditembak?

Ya, tempat yang mirip seperti rumah sakit.

Tempat itu diobrak-abrik.

Benarkah? Oleh siapa?

Saat Deuk-gu menjenguk, dia berkata itu.

Ada orang yang mengejar kita.

Bukan kita targetnya.

Hwang Deuk-gu.

Walau aku tak tahu siapa mereka, tapi aku yakin

mereka mengejar Hwang Deuk-gu.

Aku tak tahu pula siapa orang gila itu,

aku ingin jadikan dia sebagai presdir kita.

Kau tak boleh tertawa di saat seperti ini.

Kau tak lihat aku juga kena sekarang?

Bila kau tak mau terkena lagi,

dengarkan aku baik-baik.

Hei, Nyonya Jang. Apa tak ada miras lain?

Bawakan miras terbaikmu.

Sekarang? Kita sedang bicara serius.

Menyebalkan sekali.

Kunci brankas kantormu ada di tangan Hwang Deuk-gu.

Apa? Dia tak bisa buka tanpa sidik jariku.

Dia pasti mencari cara untuk mendapat sidik jarimu diam-diam.

Kau harus menjaga brankas VIP baik-baik.

Dasar Hwang Deuk-gu!

Astaga!

Aku yakin tak ada yang mengundangmu.

Jangan mengganggu orang.

Aku akan minum sendiri,

jadi, siapkan ruangan terpisah.

Hwang Deuk-gu datang.

Dia datang ke sini sekarang?

Benar, baru saja.

Dia masuk ke ruang sebelah.

Aku mau membalas apa yang kudapatkan dulu.

Hei, Hwang Deuk-gu!

Kau tak perlu menyapaku.

Bila kau berterima kasih,

kau bisa diam saja dan tak melakukan apa pun.

Kenapa kau selalu mengajakku bertengkar?

Bagaimana kalau aku benar berterima kasih?

Kau bisa minum denganku tanpa suara atau pergi saja.

Pilih salah satu.

Apa? Apa kau merasa jijik seseorang mencuri gelasmu

ketika kau suka mencuri milik orang lain?

Dasar kau pencuri.

Beraninya kau mengobrak-abrik brankas orang.

Menurutmu siapa pemilik Argos?

Argos?

Itu bagian Presdir Ko dan juga bagian kami.

Siapa yang memegang kendali atas nyawamu sekarang?

Ada apa ini?

Aku dengar bisnismu hancur.

Sepertinya banyak orang yang ingin menghancurkan dirimu.

Astaga, kenapa kau harus seperti ini?

Aku berbicara terlalu berlebihan, 'kan?

Jangan bilang bahwa Argos milikmu.

Kita memulai bisnis itu bersama.

Jadi, apa itu hanya masalahku?

Astaga, singkirkan dulu kakimu ini!

Kalau begitu seharusnya jangan minta dibunuh dari awal.

Aku sudah berikan pilihan untukmu.

- Aku sudah memegang pistol, - Astaga.

jadi, harus kuakhiri.

Akhiri? Apa maksudmu?

Bila kau ingin hidup, pilihlah.

Choi Yong atau Nyonya Jang.

Bereskan salah satu sendiri.

Apa maksudmu?

Bukankah kau harus membayar perbuatan gegabahmu itu?

Tolong singkirkan itu dulu.

Astaga, aku terluka! Tolonglah!

Majukan hari H jadi hari ini.

Mulai.

Kau katakan ini sebelumnya

ketika pandanganku tiba-tiba mati.

Aku dapat menemukan masalah bila memaksakan

proses pengaturan ulang saat itu.

Kau bilang seperti membuka kotak pandora.

Entahlah.

Sepertinya aku berkata itu.

Apa maksudmu?

Pengaturan ulang tadi siang juga terhenti.

Apa itu bukan masalah sistem?

Secara mesin, tak ada masalah yang kutemukan.

Tetapi...

Apa?

Jadi...

Aku masih tidak tahu apakah ini eror pada sistem,

tapi terkadang mata palsumu bertindak sendiri.

Apa? Kapan?

Terdapat celah di antara sinapsis otak kita.

Di celah itu, terjadi proses elektrik dan kimia untuk reaksi kita.

Bila mata buatan bekerja terlalu dalam,

reaksi di sinapsis itu...

dapat dibaca oleh mata buatan.

Jadi, maksudmu mata buatanku ini bisa mengambil alih pikiranku?

Pada awalnya kau masih bisa membedakan. Bila semakin serius,

kau bisa sulit membedakan itu pikiranmu

atau pikiran dari mata buatanmu.

Aku hanya berkata ada kemungkinan terjadi seperti itu.

Dengan situasi sekarang, aku tak bisa berkata lebih.

Namun...

bila memang itu terjadi.

Bagaimana jika mata palsu ini mengambil alih diriku?

Kau akan kehilangan dirimu dan terus mematuhinya.

Apa yang bisa kulakukan untuk hentikan itu?

Bagaimana dengan anak itu?

Operasinya berjalan baik.

Bila sudah pulih, dia akan dikeluarkan.

Kamar isolasi sudah disiapkan

dan aku akan melapor langsung ke Kepala Choi.

- Baiklah. - Terima kasih.

Karena kau lakukan yang kumau.

Aku tidak di posisi penting juga, itu keputusan Tae-woong.

Kenapa reaksimu seperti itu?

Karena aku rasa bisa diisolasi

bila aku ikut senang dengan hal itu.

Benar juga.

Aku ingin cuci ini padahal masih baru.

Ini hadiahmu karena diisolasi.

- Kau mengejekku? - Namanya ruang isolasi

tapi kau tetap harus masuk ke sana dengan keadaan yang bersih.

Coba pakai.

Aku sering ganti, paham?

Tunggu. Sepertinya aku mencari itu beberapa hari ini.

Aku punya 10 buah yang sama denganmu.

Omong kosong.

Pergilah ke Kepala.

Baiklah. Aku ganti baju dulu.

Berita terbaru. Kepala Rumah Sakit K,

Gu Won-bong ditemukan masih hidup.

Beberapa saat lalu, kami menerima

amplop tanpa identitas.

Dalam amplop tersebut, terdapat video klarifikasi

dari Direktur Gu sendiri.

Isi video tersebut cukup mengejutkan.

Berikut adalah videonya.

Sekarang, aku akan membongkar semua kejelekan dari pemerintah

dan polisi negara ini.

Dengan alasan untuk menghapus

nama Semut Api menjadi Argos secara bersih,

kami mendapat tawaran untuk membuat senjata manusia

dengan penelitian yang dilakukan di ruang penelitian kami.

Pada saat itu Rumah Sakit K yang menjadi pionir

dalam berbagai bidang medis

telah mengatakan dengan jelas bahwa teknologi untuk menyelamatkan hidup

tidak bisa digunakan untuk membunuh manusia.

Namun, dengan tekanan dari pemerintah dan polisi,

kami dipaksa untuk ikut dalam proyek ini.

Pada akhirnya kami semua tetap memulai proyek tak bermoral ini.

- Direktur Gu. - Namun,

ketika aku mengetahui bahwa subjek eksperimen kami

adalah pelaku kejahatan keji yang mendapat hukuman mati,

kami menolak proyek ini

- dan menghentikan semua proses. - Pak, kenapa Gi-beom disebut di sana?

Namun, pemerintah dan polisi menekankan tanggung jawab sosial

- dan tak mengindahkan opini kami. - Apa yang kita tonton ini?

- Direktur Gu Won-bong sedang mengaku. - Walau banyak pencapaian,

- mereka terus menekan kami. - Namun, semua itu bohong.

Aku dan juga para peneliti di rumah sakit diculik dan dibunuh.

Dasar bedebah.

- Dia mau membunuh kita. - Pemerintah

dan polisi harus mengakui perbuatan tak etis dan ilegal mereka.

Aku, Gu Won-bong menuntut permintaan maaf dan ganti rugi

dari pemerintah serta polisi setempat

untuk para korban termasuk diriku.

Walau kita mendengarnya beberapa kali, ini sulit dipercaya

karena faktanya terlalu mengejutkan.

Namun, untuk warga yang menonton saat ini,

kami percaya Anda perlu tahu persoalan ini.

Ini masih dapat dikatakan sebagai pendapat sepihak Direktur Gu.

Tentunya ini semua perlu diinvestigasi lebih lanjut agar tuntas.

- Halo. - Dasar berengsek.

Kau tak bisa bereskan ini?

Apa kau ingin melihatku mati?

Habislah kau.

Bila ketahuan sekali lagi, Rugal akan habis.

Bergeraklah dalam batas.

Bagaimanapun, kami akan tangkap mereka.

Hanya kata-kata saja?

Kita harus buang bagian yang busuk.

Kang Gi-beom sumber masalahnya.

Tanpa banyak pikir, keluarkan dia.

Untuk masalah genting lain,

aku akan selesaikan semuanya.

Kami akan berusaha mengecek fakta

untuk memastikan kebenaran persoalan ini.

Apa kalian sekarang mengerti?

Argos bukanlah organisasi kriminal.

Penjahat sebenarnya adalah mereka yang memakan uang negara.

Para pejabat dan polisi yang ada.

Merekalah penjahatnya.

Para warga negara sekalian.

Buka mata kalian.

Membuat senjata manusia?

Itu hanya permainan mereka.

Apakah itu benar?

Itu semua agar kritik dilemparkan kepada Argos.

Semua kasus yang tak selesai,

orang yang hilang, kasus kekerasan.

Semua itu adalah buatan negara.

Apa yang si berengsek itu bicarakan?

Ada apa ini? Kita dibajak?

Videonya tak bisa dimatikan.

Ini rekaman.

Tak hanya kita,

semua TV juga kena.

Satu orang jadi pusat dari permainan ini.

Dia akan keluar dan mengungkap kebenaran.

Bagaimana jika dia menolak?

Semua tragedi yang terjadi.

Semua kasus yang ada dan dilemparkan

kepada kami sebagai kambing hitam.

Argos akan mengulang semuanya untuk orang tersebut.

Apa kau dengar aku?

Kang Gi-beom.

Baiklah.

Aku dengar dengan jelas, Hwang Deuk-gu.

Kang adalah pembunuh dan buronan.

Tak ada yang tahu dia hidup atau mati.

Kami ingin kebenaran.

Jika terus begini, kami tidak bisa hidup dengan tenang.

Ungkap fakta yang ada dan jamin keselamatan masyarakat.

Kau tak perlu hadapi itu dengan emosi.

Mungkin kita dipermainkan Hwang Deuk-gu.

Itu tak akan terjadi.

Bagaimana bisa melepas Gi-beom?

Itu takkan terjadi, jadi, jangan khawatir.

Aku melindungimu.

Ini bukan situasi kau harus berkorban.

Benar, Gi-beom.

Bila kita ikuti maunya, Rugal bisa hancur.

Apa semua orang sekaget itu dengan cara Hwang Deuk-gu?

Aku sudah menduganya.

Dia bahkan pakai namaku di jasad.

Dia tentu bisa lebih parah dari itu.

Namun, aku memikirkan sesuatu.

Apa yang akan terjadi bila eksistensiku terungkap?

Aku percaya bahwa aku yang bisa menyelesaikan semua.

Hwang Deuk-gu menginginkanku.

Apa kau percaya dia?

Seorang Hwang Deuk-gu?

Kita bisa buat dia tepati janjinya.

Lalu apa semua masalah akan selesai?

Setelah itu kalian yang harus bergerak.

Rugal punya kalian bertiga.

Gi-beom.

Apa maksudmu?

Yang menurutku lucu adalah...

semua orang percaya pada omongan orang yang jelas terlihat jahat.

Kita bekerja dengan keras, 'kan?

Kita menyelamatkan orang tanpa tahu nama,

menahan rasa sakit, dan bertarung.

Aku pikir aku baik bila tak tahu apa-apa.

Karena aku percaya

kita melakukan hal yang benar.

Namun...

ini mungkin salah.

Hatiku benar-benar sakit.

Ketika fakta tidak dipandang,

rasanya pahit.

Apa aku harus dibenci seperti ini?

Kesalahan apa yang kulakukan?

Satu sisi, aku merasa bersalah.

Aku merasa sangat bersalah

dan rasa itu sulit kuhadapi.

- Kau yakin itu bom? - Ini rakitan, dan perakitnya hebat.

Ini bom waktu dan bila gegabah dalam menjinakkannya,

bus akan meledak.

Bila Gi-beom tak datang di tempat yang ditentukan pukul 09.00,

bom akan meledak.

Aku akan pergi sendiri.

Ke mana?

Ini semua karena aku.

Aku ingin berhenti menjadi penyebab

orang lain terluka.

Biarkan aku pergi.

POLISI

KANG GI-BEOM

Minggir, Tae-woong.

KLIEN

KANG GI-BEOM

Sub by NETFLIX Ripped & Synced by @SULTAN KHILAF

Follow My IG @sultan_khilaf_sub

Apakah ini sepadan

untuk melindungi hal yang kau inginkan?

Kalian akan menjadi buronan jika tim ini dibubarkan.

Jangan tertangkap sebelum menangkap mereka.

Orang yang lebih buruk dariku

adalah atasanmu.

Beri tahu aku segalanya sebelum kubunuh kalian semua.

Dasar bedebah sombong.

Satu dari kita harus mati untuk menyelesaikan ini.

Selamat tinggal, Kang Gi-beom.

Terjemahan subtitle oleh Betari Andika

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.