All language subtitles for Guests-2019.Gosti.russian.

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional) Download
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

PADA AWAL ABAD KE-20, ALIRAN KEPERCAYAAN MEWABAH DI DUNIA, TERMASUK RUSIA.

TEMPAT PRAKTEK SPIRITUAL SANGAT DICARI

Baron, aku tak tahu harus bilang apa.

Suamiku terlihat sangat hidup. Aku menyentuhnya.

Kau dan rekanmu melakukan sesuatu yang luar biasa.

Ilmu ini akan menghilangkan batas antar dunia,...

sama seperti jarak jauh yang sudah tidak berarti.

Aku berjanji padamu.

Jadi, kematian tidak lagi berarti perpisahan.

Pergilah.

Terima kasih Baron.

Ini bayaranmu untuk praktek hari ini.

Aku tidak bisa.

Hari ini adalah terakhir bagiku.

Baik, aku bisa memberimu lebih. Berapa banyak?

Tidak, aku tidak ingin uang.

Dengarkan aku. Kurasa kau tidak sungguh mengerti pentingnya pekerjaan kita.

Kita tidak memulai ini hanya agar para janda kaya itu dapat

mengobrol dengan mendiang suami mereka.

Kita telah membuka gerbang ke alam kematian.

Ini lebih penting dari penemuan benua Amerika.

Itu bukan arwah.

Apa?

Mereka sama sekali bukan arwah.

Mereka adalah setan, iblis. Ya Tuhan, apa yang telah kita lakukan?

Kita membuka gerbang untuk mereka. Ya Tuhan, lindungilah kami.

Hentikan!

Hentikan omong kosong ini sekarang juga!

Ampunilah kami para pendosa.

Kau tidak mengerti.

Kau tidak mengerti.

- Dia masih di sini. - Di sini?

Dia di sini.

Aku ingin bicara padanya.

Aku ketiduran.

Lagipula tempat ini kosong.

Kenapa kau tidak datang kemarin? Menyenangkan sekali.

Aku tidak bisa.

Tentu. Seperti biasanya.

Aku serius. Aku tidak bisa.

- Kau sudah memilih? - Tidak. Bukan ini.

Kau sedang buru-buru, Nona?

Itu tempat yang bagus, kau suka?

Kurasa iya.

- Mereka punya tukang pukul. - Apa yang kau bicarakan?

Ini.

Duduklah di sini.

Mereka bagianku.

- Halo. - Halo.

- Selamat siang. - Nona?

- Ya? - Jadi,..

Kami punya hidangan penutup yang lezat.

Kau punya minuman yang keras?

Mereka dari Moskow dan mereka mengadakan pesta besar malam ini.

Mereka penyelenggara acara atau sejenisnya.

Kau lihat pria bertato itu? Namanya Nikita dan dia keren sekali.

Katya, aku tidak sabar! Kita harus pergi ke sana.

Pria itu menatapmu.

Aku tahu.

Bisakah setidaknya kau tersenyum padanya, Katya?

Ayolah. Ini undangan khusus.

Sampai kapan kau akan bersedih atas pangeranmu itu?

Ini sudah setengah tahun. Dia tidak layak.

Ya, kita berencana menaikkan harganya.

Siapkan monitor untukku dan lupakan itu.

Kita butuh suara lebih keras, tapi volume kita tidak cukup.

Vadik sepertinya menyukai pelayan itu.

- Si rambut coklat itu? - Ya, dia cantik.

Ayo, apa taruhanmu?

- Dia terlalu pemalu. - Aku ada di sini.

Bagaimana dia akan menghadapinya? Tanpa alat musiknya?

- Hentikan. - Baiklah.

- Kita harus membantunya. - Tentu.

Sasha, katakan. Apa kesibukanmu nanti malam setelah bekerja?

- Tidak ada. - Bagus sekali.

Coba tebak! Mereka ingin kita tunjukkan pantai pada mereka.

Mereka ingin jalan-jalan. Kau ikut?

Ayolah, kita bersenang-senang.

Hati-hati langkahmu.

Luar biasa!

Tempat ini luar biasa. Seperti dongeng.

Lihatlah sekeliling, tempat ini indah sekali.

Jadi, kau mau ikut malam ini?

- Ke mana? - Ke pesta.

Atau kau sibuk?

Aku tidak sibuk. Aku bebas.

Apa kau kedinginan?

- Katya! - Mereka memanggil kita.

Kebebasan!

Ayo, cepat!

Aku tak ingin berenang!

Tidak, ayo kembali!

Aku tidak mau!

- Dingin sekali! - Ayo, masuk saja!

Kau lihat rumah itu? Kelihatannya tua sekali.

Aku yakin pasti kosong.

Itu harapanmu. Kita ada pesta nanti.

Katya! Ayo bergabung!

- Katya, ayo kemari. - Terima kasih.

Jadi, apa kau menyukainya?

Aku tidak tahu tempat ini bisa mengadakan acara seperti ini.

Kukira ini hanya pabrik yang terbengkalai.

Ini tidak resmi diadakan.

Jadi, apa ini ilegal?

Begitulah.

Kami percaya bahwa minum dan menari

tidak perlu izin khusus dari pihak berwajib manapun.

- Ini keren sekali! - Benar, bukan?

Ayo berswafoto.

Kemari.

Kita keren, bukan?

Ini pesta terbaik yang pernah kudatangi.

Sebenarnya ini biasa untuk umum.

Kita menyimpan yang terbaik untuk kita sendiri.

- Apa yang kita simpan? - Yang terbaik dari yang terbaik.

Kita tidak punya apapun.

Para gadis ini penduduk lokal. Mereka bisa membantu.

Apa yang kalian butuhkan?

Begini, kami ingin mendatangi.

Mendatangi tempat spesial tanpa ada tuan rumahnya.

Kalian ingin menyelinap ke rumah orang lain?

Bukan apa-apa, hanya pesta rumah.

Kami tidak mencuri dan kami membereskan setelah selesai.

Tapi kami perlu tempat spesial. Seperti rumah di pantai itu.

Tempat kau bekerja di musim panas ini. Sasha sudah cerita semuanya.

Ini tidak perlu dibahas. Kau tidak bisa tutup mulut.

Tapi ini pilihan yang tepat. Lagipula pangeran misteriusmu sudah pergi.

- Dan kau tahu tempatnya. - Kubilang tidak.

Katya, kau sendiri yang membawa kita ke rumah itu.

Kau punya masalah yang harus diperbaiki.

Dengan cara apa? Dengan pergi ke rumah itu?

- Ide bagus.. - Tidak hanya pergi, Katya.

Tapi pergi besama Vadik.

Sudah terbukti secara sains, bahwa memendam memori yang buruk..

Sampai kapan kau menyiksa diri sendiri, Katya?

Apa kau menyukai Vadik? Kau menyukainya.

Ini pertama kalinya kau melirik orang lain. Kau tersenyum lagi.

Jadi berilah kesempatan.

Gaya Gothic Krimea dengan segala keindahannya.

Keren.

- Aku ingatkan, agar jangan diposting. - Kenapa?

- Kau ingin kita ditangkap? - Baiklah.

Siapa pemilik tempat ini?

- Dia seorang arsitek. - Dia arsitek yang kaya sekali.

Ya.

Lubang kuncinya di bawah. Mereka tak pernah memakai yang atas.

Tunggu, kau bilang dia tinggal di sini sendirian.

Istri dan anaknya meninggal.

Di sini?

Bukan, tapi dalam kecelakaan mobil.

Mengutip pepatah lama..

Keindahan hidup di desa terletak di kesederhanaannya.

Tempat yang bagus!

Lihat perapian itu.

Kita nyalakan sekarang?

Tentu.

Maaf!

Tempat ini luar biasa, tapi menurutku ada terlalu banyak..

noda karena usia tua ini.

Dan ada satu pintu yang tak bisa dibuka.

Mungkin macet.

Ini lembab.

Mungkin ini perlu ditiup.

Tidak ada cerobongnya.

Mungkin ada pemanas di sini.

Maaf.

Aku hanya mencari pemanas.

- Ada di bawah tangga. - Terima kasih.

Astaga.

Kembalikan sekarang. Kau tahu peraturannya.

- Buku apa itu? - "Studi Tentang Iblis".

"Nikolai von Grubbe".

Itu rumah ini.

Ini aneh sekali.

Bagian ini keren sekali.

Semua sketsa yang ada dalam buku ini,..

dibuat oleh sang penulis saat dia menerima 'penglihatan'.

Seolah mereka berpose?

Mereka dulu menghisap candu apa sampai mengkhayal?

Pertanyaan yang bagus.

Menurutmu dia merasa perlu masuk dapur?

Atau dia mengira kita pelayannya?

Kau cuma menyukai pacarnya saja.

Kau tahu, istana impianmu ini sudah membusuk.

Banyak jamur di mana-mana.

Itu ruang makan kita.

Ya. Sang Baron ada di tengahnya.

Biar kulihat.

Baron von Grubbe. Ahli filologi dan mistik terkenal.

Di abad ke-20, rumahnya dikenal sebagai

tempat praktek spiritual terbesar di daerah pantai Krimea.

Dia menyatakan ditunjukkan penghuni neraka oleh Setan sendiri.

Coba kulihat.

Meninggal di rumah sakit jiwa di Berlin.

Sial. Aku hampir saja mempercayainya.

Ini.

Siapa orang ini?

Aku tahu dia.

Itu Alexander Blok, bodoh.

- Dasar Nikita.. - Dengar,..

Orang-orang terbaik pada masa itu memanggil arwah di sini.

- Kenapa tidak kita lakukan juga? - Kita juga orang-orang terbaik.

Kau serius?

Pemanggilan arwah ya?

Ini semua cukup jelas.

- Siapa yang akan kita panggil? - Pushkin.

- Setidaknya bukan Tsoi. - Ayo kita panggil Baron itu,

- Menghormati tuan rumah. - Benar. Arwah gila adalah...

yang kita butuhkan sekarang. Ayo kita lakukan.

Apa kau memanggilku?

Baik. Sekarang kita perlu perantara.

Bisa aku melakukannya?

Ya?

Aku memanggil arwah Baron von Grubbe.

Baiklah..

Aku memanggil arwah Baron von Grubbe.

Aku memanggil arwah Baron von Grubbe.

Baron von Grubbe, jika kau di sini, beri kami tanda.

Itu pasti suara jendela.

Dengar, ini tidak lucu lagi.

Diam.

Ada seseorang di rumah ini.

Berpencar!

Aku akan menganggap kalian salah alamat.

Baiklah.

Kami akan keluar. Ayo, semuanya. Ayo pergi.

Kita akan keluar baik-baik dengan cepat. Ayo semuanya.

- Ini memalukan. - Keluar dari sini.

Dengar, kami kira rumah ini kosong.

Kami bukan pencuri atau gelandangan.

Aku tak perduli tentangmu.

Keluar!

Aku tidak akan menelpon polisi.

- Kenapa? - Nikita..

Tidak, aku serius. Kenapa kau tidak menelpon polisi...

tentang kita sejak beberapa jam lalu?

Kau tidak mengerti.

Kau tidak dengar kami?

Berapa lama kami di sini?

- Lihat orang ini, dia mabuk berat! - Tenanglah.

Dia hampir tidak bisa berdiri!

Apa yang membuatmu berpikir dia pemilik rumah ini?

Rumah ini sudah kosong. Di mana Katya?

Keluar dari sini!

Baiklah!

- Keluar! - Bisa kuambil barangku dulu?

- Tenanglah. - Keluar dari sini!

Tenanglah!

- Tenanglah, kami akan pergi. - Keluar.

Dia masih hidup?

Aku menyetelnya di tingkat minimum.

Dari mana dia datang?

Jadi, apa dia pemiliknya?

Bukan.

Lihat, sudah kubilang, 'kan?

Dia seperti gelandangan.

Sekarang musim dingin, jadi dia menyelinap masuk.

- Bagaimana kalau dia mengadu? - Dia takkan ingat ini semua.

Ayo kita kunci dia di suatu tempat.

Di ruang bawah tanah?

- Itu terlalu berlebihan. - Apalagi yang bisa kita lakukan?

Saat dia bangun, dia akan menyerang kita lagi.

Ayo kita pergi saja dari sini.

Apa?

Ini semua..

Sulit dipercaya. Kau serius?

Kita sudah siapkan suasana romantis ini untukmu,..

dan kau malah mau pergi?

Tidak. Ayo! Ayo!

Katya sudah menunggu.

Hati-hati.

Sial. Letakkan dia di bawah.

Ini tidak manusiawi.

Jangan lupa menyelimutinya.

Kau mau dia mati kedinginan?

Baik, akan kucari sesuatu.

Banyak jamur di mana-mana.

Aku tidak menyadarinya sebelumnya.

- Kau bisa membersihkannya? - Ya, aku berpengalaman.

Dan aku perlu uang untuk membayar kuliah.

Ini kuncinya. Untuk lubang kunci di bawah.

Lubang atas selalu macet, jadi kami tak memakainya.

Aku tak memakainya.

Mari kita ke atas.

Sungguh, ini sudah setengah tahun.

Kau harus menerimanya dan melanjutkan hidupmu.

Hidupmu.

Kadang kupikir rumah ini mulai hancur tanpanya.

Aku melihat mereka setiap hari.

Aku bangun, lalu semuanya membusuk dan menjadi serpihan.

Kau harus kembali ke Moskow.

Lain kali, akan kubawa kau ke sana secara paksa.

Sepertinya dia tinggal di sini.

Bagaimana seseorang tinggal di tempat dingin ini?

Dia datang kemari hanya untuk tidur?

Kurasa itu cukup keren.

Para pemanggil.. arwah-arwah gila.

Kau tahu, kita belum pernah melakukannya.

Di dalam rumah berhantu.

Berikan aku itu.

Sial kau, Artur!

Tangkap.

Aku pergi dulu.

Kedinginan?

Spesies iblis kelas bawah ini hidup di bagian gelap Neraka.

Mereka bisa menyebabkan kantuk dan khayalan

sambil memperdaya jiwa manusia dan memangsa penderitaan mereka.

Tunggu. Meski mereka penakut, para penghuni neraka ini...

akan menyerang siapapun yang menghalangi mereka.

Hentikan.

Benda ini pernah menjadi kesayangan seseorang.

Aku menemukan ini di gudang bawah tanah.

Kita hampir mengurungnya bersama senjata ini.

Bagus sekali.

Baik.

Masa sulit membutuhkan tindakan drastis.

Nick!

Mari bersulang.

Untuk keadaan darurat.

'Kling'!

Ayo kita lanjutkan pemanggilan arwah.

Persetan dengan urusan arwah. Ayo berpesta!

Maaf, kukira kau sudah selesai.

Hampir.

Kau melihat mereka?

Di mana?

Berdiri di sana, sambil mengawasi.

Tidak ada siapapun di sana.

Andre?

Kau memerlukan sesuatu, Katya?

Ya, aku menemukan ini di ruang anak di belakang tumpukan mainan.

Aku tidak tahu apa aku harus membuangnya.

Itu cangkir istriku.

Kurasa dia memecahkannya dan menyembunyikannya.

Aku berpikir..

Kita bisa memperbaikinya.

Kenapa?

Sebagai kenangan.

Agar tidak lupa.

Baik, berikan padaku.

Sial.

Maaf..

Pegang erat.

- Apa lukanya parah? - Tidak.

Pergilah Katya, ada..

Kotak P3K di dapur.

- Kau lihat Katya? - Apa?

- Apa kau lihat Katya? -Tidak.

Katya.

Aku mencari-carimu.

Jadi, apa yang terjadi?

Tidak ada apa-apa.

Aku juga tidak menyukai ini.

Ayo kita pergi.

Katya.

Aku sudah mengirim pesan padamu, ini sudah selesai.

Aku tidak perlu bantuanmu lagi.

Maaf, kurasa aku tidak menerima pesannya.

Apa kau sudah mau pergi?

Ini masih awal Agustus.

Aku akan pergi.

Boleh aku masuk? Hanya untuk mengisi daya ponselku.

Bateraiku habis.

Sejujurnya, ponselku baik-baik saja.

Kumohon jangan memotong perkataanku..

atau aku takkan bisa menyelesaikan perkataanku.

Kurasa sekarang, kau tidak perlu harus sendirian lagi.

Ini seperti kau mengubur dirimu sendiri bersama mereka.

Aku bisa lihat itu.

Jika kau izinkan aku tinggal di sini..

- Di sisimu. - Katya!

Tak seorangpun, terutama dirimu boleh ada di dekatku sekarang.

Tidak, kau salah mengatakan itu.

Aku tahu bahwa..

Aku tahu kau membutuhkanku.

Aku juga membutuhkanmu.

Pergilah.

Dan jangan pernah kembali ke rumah ini.

Andre. Ini Katya.

Katakan sesuatu, aku..

Aku tahu kau mengenaliku.

Kau baik-baik saja di sana?

Maaf, aku tahu itu pertanyaan bodoh.

Semua ini memang buruk sekali.

Andre..

Andre.

Tolong katakan sesuatu.

Akan kucari sesuatu untuk membuka pintunya.

- Pergilah. - Andre.

Pergilah. Kau tidak boleh di sini.

Kematian ada di sini.

Ada apa kawan?

- Tidak boleh lagi? - Sudah cukup.

'Jangan lakukan ini'.

'Jangan lakukan itu'.

Tidak masalah bagiku.

Aku tidak perduli.

Tolong ikut aku.

Kita harus membuka pintu gudang bawah tanah.

Bagaimana kalau kau jelaskan ini dulu?

Vadik, kumohon.. Aku..

Aku tidak tahu. Aku..

Aku memang membuat kacau.

Jadi dia memang tinggal di sini?

Rumah ini sudah kosong selama beberapa bulan.

Aku tidak mengira melihatnya di sini.

- Tapi kau mengenalinya? - Sesuatu terjadi padanya.

Kita harus mengeluarkannya dari sana.

Apa kalian berdua punya kisah?

Aku..

- Apa pentingnya itu? - Kau serius?

Kau kira itu informasi kecil yang tak penting?

Kita menyelinap ke rumahnya.

Ada masalah?

Kita harus pergi. Ini pemiliknya dan mereka pernah punya hubungan.

Bukan seperti itu dan..

Itu semua tidak penting.

Astaga!

Tunggu, ada sesuatu pada rumah ini.

Proses rusaknya rumah ini tidak normal.

Dan di ruang bawah tanah tempat Andre.. Aku tak tahu bagaimana menjelaskannya.

Ini adalah rumah terbengkalai dan Andre orang gila.

Katya, maksudmu dia adalah orangnya?

Kau mau ke mana?

Kau tidak mengerti? Dia pemiliknya dan Katya bohong.

Lalu kenapa kalau dia pemiliknya? Dia terkunci dan sedang tidur.

Kita pergi besok pagi seperti rencana.

- Kau mau mengunci Katya juga? - Kau harus dengarkan aku!

Ya, mungkin aku harus mengurungmu bersama si Andre itu.

- Hentikan. - Dengar..

Selesaikan ini dengan pacarmu.

Apa masih? Mungkin dia bukan pacarmu lagi.

Pembicaraan ini sudah selesai! Aku kemari untuk bersenang-senang.

Dan akan kulakukan itu. Mengerti?

Kenapa diam saja?

Dengar Vadik, kumohon padamu..

Katya, aku mengerti.

Hentikan omong-kosongmu.

Halo..

- Apa-apaan? - Dari mana bola ini?

Orang gila macam apa yang melakukan ini?

Cukup sudah. Kita bersiap pergi sekarang.

- Ke mana? Kenapa kau jadi takut? - Ini tidak menyenangkan lagi.

Apa gadis itu sudah membutakanmu?

Lihat sekitarmu, tidak ada lagi pesta. Ini sudah berakhir.

Aku yang putuskan itu. Kalau kau tidak suka, panggil saja taksi.

Sasha!

Kau mau pergi?

Tidak juga.

Beres sudah, bukan?

Sial. Ke mana dia pergi?

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif. Silakan coba lagi nanti.

Astaga! Kau menakutiku.

Apa kau tersesat?

Aku sedang sibuk.

Katya?

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif. Silakan coba lagi nanti.

Sial, kau mengagetkanku!

Kau lihat Artur?

Tidak.

Mungkin dia pergi bersama Polina.

- Pintu ruang bawah tanah terbuka. - Apa-apaan?

Kau membiarkan dia keluar?

Tidak.

Sasha!

Apa itu?

Pergilah dengan tenang sekarang.

Katya.

Apa itu tadi?

Sasha?

Ayo pergi. Ayo, ayo.

Ada yang bisa jelaskan apa yang terjadi?

Sial.

Kau tidak mengerti. Mereka akan membunuh Andre.

- Mereka akan membunuhnya. - Tenanglah.

Tidak apa-apa, tenanglah.

Aku tidak bisa menghubungi Polina..

Jangan sekarang. Ada mobil lain.

Keluar dari mobil!

Masuk ke rumah sekarang!

Itu tidak akan membantumu.

Kita perlu api lebih besar. Mereka tidak suka api.

Yang mereka lakukan pertama adalah menutup cerobong perapian.

Kau kenal baik mereka?

Cukup baik.

- Mahluk apa mereka? - Vadik, hentikan.

Dia tahu tentang mereka sejak awal.

Dan sekarang semuanya sudah mati.

Apa yang terjadi pada Polina?

Tidak ada yang mengundangmu kemari.

Kenapa kau masih hidup?

Karena aku yang membawa mereka kemari.

Sekarang dengarkan aku.

Satu-satunya kesempatan hidup kalian adalah tetap di sini.

Selagi masih hangat.

Bakar apapun yang bisa kalian temukan.

Kalian pergi besok pagi, saat mereka tak terlalu berbahaya.

Kau ingin membantu? Jadikan ini kayu bakar.

Jadi apa mereka hantu?

Iblis.

Yang memakai wujud istri dan anakku.

Monster dari dunia lain.

Jadi semua hal itu nyata?

Kau masih meragukannya?

Dia mempelajari neraka.

Dia menemukan pintunya dan membiarkannya terbuka.

Saat kubeli rumah ini, aku juga tak mempercayainya.

Apa yang mereka inginkan?

Hanya aku.

Kalian dianggap membahayakanku, maka mereka membunuhi kalian.

Simpan itu, kita memerlukannya untuk membuat obor.

Apa mereka pernah membunuh orang sebelum kami?

Temanku pernah mencoba membawaku pergi.

Aku tak tahu perilaku mereka saat itu.

Setelah itu aku mengunci rumahnya,..

mengisolasi diriku dari dunia luar

dan belajar hidup bersama mereka.

Tapi aku tidak mengira kehadiran dirimu.

Jaga apinya tetap menyala. Kalian bisa pergi pagi hari.

Mengerti?

Andre, tunggu!

Aku akan membuat teh.

Andre..

Lemparkan bolanya.

Kau seharusnya tidak mengikutiku.

Aku bisa saja menahan mereka hingga pagi.

Apa itu tadi?

Monster-monster ini..

ada dengan mengorbankan siapapun yang menerima mereka.

Memangsa rasa penderitaan orang itu.

Memberikan sesuatu sebagai imbalan. Padaku, mereka memberi ilusi.

Bahwa keluargaku masih hidup.

Hanya untuk kehilangan mereka lagi..

setiap saat. Berulang kali.

Saat musim panas aku bekerja di sini,..

apa mereka di sini?

Aku mulai gila.

Berdoa agar semua kembali normal.

Dan aku sangat sedih.

Aku mulai bermimpi.

Mimpi yang sangat nyata.

Itu cara mereka mencegahku melupakan.

Lalu datanglah kegelapan itu.

Setelah itu, mereka datang.

Berdiri di sana, mengawasi.

Seolah berkata, biarkan kami masuk.

Maka kami akan terus bersamamu.

Suatu saat, aku tak bisa menahannya lagi.

Dan membiarkan mereka masuk.

Dan mimpi itu mulai berlangsung berhari-hari.

Saat kubangun,..

aku melihat wajah asli mereka.

Dan aku sadar telah mengundang masuk monster.

Kau tak pernah mencoba lari?

Aku tidak ingin.

Sial.

Katya..

Tidak!

Andre!

- Katya! - Tidak!

Di mana Sasha?

Kita harus mencoba menyalakan api lagi.

Mereka tetap akan membunuh kita.

Mereka tak akan menyentuhnya. Ini tentang kita.

Mereka akan terus membunuh.

Apa aku salah?

Vadik, apa yang kau lakukan?

Dia bilang, mereka hanya bergantung padanya.

Jika dia mati, mereka akan hilang bersamanya.

Beri aku ide lain.

Tidak ada lagi.

- Turunkan senjatanya. - Katya, dia benar.

Aku yang membawa mereka kemari.

Mereka akan pergi bersamaku.

Katya, jangan!

Larilah..

Tidak.

Jangan mengulang kesalahanku.

Relakanlah.

Bawa dia keluar.

Ada apa?

Peluk aku.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.