All language subtitles for TheQuarry2020

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal) Download
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Texas Barat

Demi Tuhan.

Bisa tinggalkan tekonya?

Namaku David Martin, aku dari Ohio.

Tentu saja bukan asli dari sana.

Ke mana kau pergi?

Aku menuju El Golfo de Mexico,

Kota kecil yang tak pernah kudengar.

Ada banyak tempat seperti itu di Texas.

Seberapa jauh?/ Beberapa jam.

Kau? Ke mana tujuanmu?

Selatan.

Berjalan kaki?

Tanpa makanan? Tanpa air?

Dari mana kau memulai?

Kau banyak bertanya.

Temanmu sangat menawan.

Tuhan itu lucu.

Membawaku ke sini.

Aku tidak mengerti.

Kurasa tinggal beberapa mil lagi.

Aku butuh istirahat sebentar.

Biar aku istirahat.

Aku melihat helikopter pagi ini.

Ya?

Helikopter polisi.

Mungkin mereka sedang mencari seseorang.

Siapa yang tahu?

Itu perjalanan yang jauh untuk kembali.

Kau bisa bicara denganku.

Aku tahu itu sulit.

Melakukan pengakuan itu tidak mudah.

Biar kutunjukkan padamu.

Aku pecandu alkohol.

Itu bukan rahasia.

Itu benar.

Baiklah.

Baiklah. Kalau begitu...

Aku mencintai seorang wanita, dan dia mencintaiku...

Tapi dia punya suami, keluarga...

Dan aku orang religius.

Aku tak pernah beritahukan itu kepada siapapun.

Kehidupan baru menantiku di tempat yang aku tuju.

Dan itu bisa sama untukmu di sini, saat ini juga.

Ada kekuatan dalam pengakuan.

Aku tak percaya dengan keyakinanmu.

Keyakinan tak ada kaitannya dengan ini.

Apapun yang kau lakukan...

Mereka akan menemukanmu.

Aku harus beritahu mereka...

Saat aku sampai ke kota, kau tahu.

Kau akan melakukan hal yang sama jika menjadi aku.

Jangan mendekat lagi.

Aku ingin kau menyerahkan diri kepada Tuhan,

Lepaskan beban jiwamu...

Jangan mendekat lagi./ Dan jeruji tak bisa menahanmu.

Kau dengar aku?

Tutup mulutmu./ Kau akan bebas selamanya,

Karena apapun yang kau lakukan,/ Tutup...

Ia sudah mengetahuinya./ Tutup mulutmu...

Kehidupan baru menantiku di tempat yang aku tuju.

Itu bisa sama untukmu.

Apa?

Kau tersesat.

Aku mencari gereja.

Arah sana, Bapa.

Celia?

Bisa Bahasa Spanyol?

Tidak.

Demi Tuhan.

Lewat sini.

Ini kamarmu.

Aku harap ini tak apa.

Ini tak apa.

Kau punya koper atau semacamnya?

Di mobil.

Kau sebaiknya mengambil itu.

Di sini tak aman saat malam.

Aku hanya ingin tidur.

Oke. Cukup jangan lupa membawa tasmu.

Sudah kubilang.

Aku akan panggil Kepala.

Kepala?

Ya, dia yang berwenang.

Baiklah. Giliranku.

Bagaimana kau menyunat orang kampung?

Bagaimana?

Tentang rahang saudarinya.

Aku mencari Pak Kepala.

Aku orangnya.

Mobilku dibobol semalam.

Mengambil semua barangku.

Kau hanya lewati, aku tebak?

Aku sebenarnya di sini untuk bekerja.

Di gereja.

Mulai dari awal.

Tak banyak yang bisa dikatakan.

Aku datang larut malam, parkir di depan gereja,

Mencari tempat tinggalku, kemudian ketiduran.

Sendirian?

Apa aku tidur sendirian?

Aku tak peduli dengan siapa kau tidur, Pendeta,

Aku bertanya jika kau berpergian sendirian.

Ya.

Apa kau melihat seseorang saat datang atau seseorang melihatmu?

Ada seorang anak, Meksiko.

Kami punya banyak itu di sini.

Muda, sendirian.

Larut malam. Memegang bola tenis.

Anak ini, dia sekitar 12 tahun?

Dan dia bersama pria lebih tua sekitar 29 tahunan,

Orang berpenampilan urakan, tato wanita di tangannya?

Aku mendengar suara, tapi tidak melihat siapa-siapa.

Sembunyi di bayangan, mungkin menunggu pembeli.

Jadi kau kenal dia?/ Aku kenal semua orang.

Kecuali kau, kurasa.

Dari mana asalmu, Pendeta?

Aslinya, di mana kau tumbuh besar?

Ohio.

Ya.

Kau pernah tinggal di kota seperti ini?

Kota kecil?

Orang berpikir mereka memiliki pesona.

Semuanya saling mengenal.

Satu baru, satu toko kelontong, satu restoran piza.

Hakim dan pengkhotbah, mereka berbagi gedung yang sama,

Hal-hal seperti itu.

Orang berpikir itu aneh.

Mungkin itu benar.

Kita seperti ini, warganya sangat dekat,

Kota di dekat rel kereta yang aman dan tenang.

Hingga mereka membangun jalan raya beberapa mil dari sini,

Menarik seluruh perdagangan...

...dan membawa serta warga-warga tauladan yang ada.

Apa yang tersisa?

Ya.

Maksudku adalah, ini bukan Ohio.

Kami di sini untuk membantumu,

Tapi kau bisa sangat membantu dirimu sendiri...

...hanya dengan sedikit lebih memperhatikan, mengerti?

Oke.

Kau sebaiknya minta Celia periksa tangan itu.

Jadi kau juga kenal dia?

Seperti yang aku katakan.

Berapa plat nomornya?

Dicari Atas Pembunuhan dan Pembakaran Sengaja

Pendeta?

Apa?/ Plat nomor mobil van?

Aku tidak tahu

Ada yang bisa mengangkat itu, tolong?

Bacalah ini, tanda tangan di bawahnya.

Aku akan minta anak buahku memeriksa itu.

Tapi jangan berharap keajaiban.

Halo, Kepolisian Bevel.

Ya, ini Kepala.

Tidak.

Itu selalu hari Minggu.

Kecuali saat itu di hari Selasa.

Aku tidak tahu. Bukan aku yang membuat jadwal.

Poco, tidak.

Itu darah.

Kenapa ada darah?

Siapa yang tahu?

Orang kulit putih.

Ini tak ada harganya.

Valentin, hei.

Itu seperti bunga.

Di tambang.

Bunga ungu ada di mana-mana.

Tidak seperti ini.

Menurutmu dia di sana?

Berhenti bercanda.

Mari kita mengurus tanaman kita.

Bawa kantungnya.

Valentin, apa kau di sana?

Aku tak suka pergi ke tambang.

Kau suka makan, 'kan?

Aku takut.

Kalau begitu tunggu di atas.

Oke, cepatlah!

Cepat, Valentin!

Tenanglah, Poco!

Kau sebaiknya tetap di sini... Sekali saja.

Itu akan bagus.

Aku akan buatkan kau sarapan besok pagi.

Aku harus bekerja.

Saat tengah malam?

Saat itulah serangga-serangga muncul.

Ayolah, John.

Tetap di sini.

Jangan memohon.

Itu membuatmu terlihat lemah.

Aku tak bermaksud begitu.

Tak apa.

Dia tahu kau di sini. Dindingnya tipis.

Menurutmu dia akan tinggal lebih lama dibanding yang terakhir?

Aku tak peduli berapa lama dia akan tinggal.

Aku suka bungamu.

Itu bunga palsu.

Sampai jumpa.

Tak banyak yang datang.

Beberapa, tapi...

Halo?

Kuharap kau tak menunggu jawaban.

Aku tak bisa menahan diri.

Jadi, kau melakukan kebaktian pertamamu.

Kau harus bekerja yang sesuai denganmu, benar?

Aku ingin memberitahumu, kurasa aku temukan orangmu...

Atau anakmu, kurasa.

Soal kasus dengan mobilmu.

Aku akan segera melakukan penangkapan.

Siapa orangnya?

Kurasa kau tahu siapa.

Apa? Kau bertingkah seolah itu salahku kau berasal dari kriminal?

Mereka sepupunya. Dia sensitif.

Aku sebaiknya bersiap untuk malam ini.

Apa aku mengenalmu?

Apa maksudmu?

Apa kita pernah bertemu sebelum kau datang ke sini?

Di mana kita bertemu?

Aku tak tahu. Itu sebabnya aku bertanya.

Aku hanya merasa pernah melihatmu sebelumnya.

Kau banyak habiskan waktu di Ohio, Kepala?

Semoga kebaktianmu lancar, Pendeta.

Itu jika ada yang datang.

Berikut firman yang menjelaskan layaknya penerimaan penuh.

"Yesus Kristus datang ke dunia untuk selamatkan para pendosa,"

"Mereka yang aku kepalai."

"Kepala."

Aku akan membaca dari Alkitab 1 Timotius Bab Satu.

"Aku berterima kasih pada Yesus Kristus Tuhan kami,"

"Yang telah memberiku kekuatan,"

"Dimana Ia menganggapku setia, menunjukku untuk melayani-Nya."

"Meskipun aku sebelumnya pernah menghujat,"

"Juga seorang penganiaya dan orang yang keras,"

"Aku ditunjukkan pengampunan karena aku bertindak dalam ketidaktahuan."

Kau memahami aku?

Bisa Bahasa Inggris?

Apa yang kau ingin ketahui?

Siapa kau?

Aku seorang pendosa.

Kenapa kau di sini?

Karena rahmat Tuhan telah dicurahkan untukku.

Aku membuka botol anggur.

Kuharap kau tak keberatan.

Dia tidak menikah.

Dia pernah menikah, tapi istrinya meninggal beberapa tahun lalu.

Itu bukan urusanku.

Aku pernah mengenal beberapa pengkhotbah selama hidupku.

Kau tidak seperti mereka.

Maksudmu aku bukan orang Meksiko?

Selain itu.

Aku tidak dibesarkan di gereja.

Jadi mereka belum lelah denganmu?

Aku datang dari Meksiko bersama pamanku saat aku masih remaja...

Untuk membantunya dengan gereja.

Aku tetap di sini sejak itu.

Itu sangat lama.

Itu benar.

Poco...

Pendeta api.

Tidak. Tidak!/ Apa? Apa?

Itu hanya jubah bodoh.

Di mana pakaian berdarah itu?

Pakaian berdarah?

Pakaian berdarah dari mobil van.

Aku tidak tahu.

Kau melemparnya didalam rumah, bodoh.

Cepat ambil itu.

Kita harus membakarnya.

Cepatlah, ayo!

Ayo, ayo, cepat!

Lari, Valentin.

Garcia, kau kejar Poco. Dia pergi ke sana.

Hei, berhenti!/ Kemari, Nak!

Cepat kemari! Cepat!

Merunduk!

Aku terlalu tua untuk mengejarmu berkeliling hutan...

...seperti anak remaja, Nak.

Beri aku keringanan.

Baik, kau geledah karavan.

Aku akan bawa bajingan ini ke kantor.

Ayo.

Garcia!

Dia melarikan diri!

Matikan api itu!

Lari, Poco! Jangan berhenti berlari!

Sial.

Aku akan bangkit dan menuju Yesus

Ia akan membawaku kedalam dekapannya

Di dekapan Juru Penyelamat-ku

Akan ada puluhan ribu kemilau

Ya?

Aku tak bisa tidur. Aku mendengarmu bernyanyi.

Kau kesepian.

Sama seperti yang lain.

Bukan itu alasanku ke sini. Aku kemari untuk meminta maaf.

Aku tak bermaksud membuat masalah.

Sepupumu.

Dengar, jika mereka mencuri barangmu,

Mereka harus bertanggung jawab.

Apa kau dekat dengan mereka?

Tidak.

Tapi lagu yang kau nyanyikan,

Apa itu semacam nyanyian pujian Meksiko?

Pamanku tak mengizinkan kami bernyanyi pujian Meksiko,

Hanya pujian Amerika.

Untuk membaur, kau tahu?

Tapi tak semua dari kami bisa Bahasa Inggris,

Jadi kami menyanyikannya dalam Bahasa Spanyol.

Itu sebabnya itu tidak berima.

Itu terdengar bagus.

Aku sebaiknya membiarkanmu beristirahat.

Kau benar-benar tak seperti yang lain.

Aku memiliki banyak kebencian di hatiku, Pendeta.

Aku tidak bangga dengan itu.

Apa kau... Apa kau ingin dimaafkan?

Bukan kau yang bisa memaafkan.

Selamat malam.

Ini milikmu, Pendeta?

Ya.

Pakailah baju dan ikut aku.

Berikan aku rokok, Kepala.

Kau tahu aku. Aku tidak merokok, keparat.

Di malam kau datang ke sini,

Anak yang kau lihat, itu adalah adiknya.

Blanco!

Bajingan ini menggunakan anak pra-remaja untuk menjual obatnya.

Kau percaya itu?

Aku hanya berpikir kau ingin melihat.

Mencuri itu satu hal, Valentin.

Menghancurkan barang bukti itu cerita lain.

Tentu saja jika aku menjadi kau, aku akan mulai dengan ini.

Darah siapa itu?

Bilang padaku ini darahmu.

Tolong jangan bilang ini milik orang lain yang membuatmu kesal.

Ini milik dia.

Siapa?/ Pendeta.

Jangan bercanda denganku./ Itu benar.

Kami temukan pakaian ini di karavanmu, bodoh,

Dan bukan di kotak miliknya.

Ini yang aku pikirkan.

Menurutku seseorang menghalangimu saat kau merampok mobil itu,

Lalu situasi menjadi tak terkendali.

Itu mengatakan padaku kita punya korban di suatu tempat.

Antara mati, atau terluka parah.

Apa aku benar?

Itu yang kupikirkan.

Ayo.

Ada banyak bunga ungu.

Apa yang kau lakukan di tambang?

Maaf, tak ada lagi yang lainnya.

Mereka membakar sisanya sebelum kami temukan mereka.

Kau bisa tanda tangan di sini, lalu bawa apa yang tersisa.

Tak ada hasil untuk ban, maaf.

Tapi ada bengkel tak jauh dari jalan raya.

Aku tak mampu membeli ban baru.

Tak menjadi kaya dengan hasil yang sumbangan, ya?

Mungkin kau sebaiknya menonton pengkhotbah TV,

Mencari beberapa tips.

Kau tak suka senyum, ya?

Tak masalah.

Apa yang terjadi sekarang? Padanya?

Dia akan tetap di sini hingga pengadilan wilayah berikutnya.

Kami melakukan itu di gereja setiap beberapa bulan.

Sementara itu, kami akan mencari saudaranya.

Itu hanya pakaian bagiku. Hanya barang.

Itu bukan masalah besar.

Melanggar hukum bukan masalah besar?

Kurasa itu tak perlu dipermasalahkan lebih lanjut, itu saja.

Dengar, aku tahu apa yang kau lakukan.

Memberikan pipi sebelahnya. Kesempatan kedua. Pengampunan.

Aku paham.

Tapi ini masalahnya, Pendeta.

Pengampunan hanya bisa terjadi di dunia dimana orang belajar dari kesalahannya.

Tapi tidak dengan mereka. Setidaknya tidak di sini.

Terima kasih sudah temukan barang-barangku.

Blanco.

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

"Tapi saat ini pembenaran dari Tuhan,"

"Yang terlepas dari hukum, telah diketahui."

"Pembenaran dari Tuhan ini berasal dari keyakinan terhadap Yesus Kristus..."

"Kepada semua yang percaya."

"Tak ada perbedaan."

"Jadi kita berbuat benar dengan Tuhan,"

"Melalui keyakinan kepada Yesus."

"Bukan dengan mematuhi hukum."

Kami tak pernah diajak bicara seperti caramu berbicara kepada kami,

Tanpa penghakiman.

Aku hanya mengucapkan kata-katanya.

Kalian di sini bukan karena aku.

Itu karena firman. Karena Alkitab.

Aku...

Aku tak tahu harus berkata apa.

Aku menyerahkan diriku kepadamu, Tuhan.

Karena aku tak punya harapan.

Dan karena aku telah gagal.

Aku kotor.

Aku lebih rendah dari yang rendah.

Aku tak punya harapan di mata manusia.

Rosario ingin mengatakan sesuatu kepadamu, Pendeta.

Dia ingin dibaptis.

Itu lucu di ruangan ini.

Dunia tak terlihat sama dari sini.

Sekarang, kau tak ingin berada di sini, 'kan?

Tidur di lantai, Memakai pakaian kotor,

Memakan sesuatu yang takkan kuberikan kepada anjingku.

Ini sudah tiga hari.

Kau tak ingin berada di tempat yang nyaman?

Aku ingin pulang.

Kalau begitu bantulah aku.

Cobalah sedikit bicara jujur.

Kau punya tempat persembunyian di hutan, atau tenda,

Sesuatu seperti itu?

Dia masih kecil.

Dia di luar sana sendirian dan mungkin ketakutan setengah mati.

Dia akan lebih aman di sini bersama kita.

Dan juga, Valentin,

Anak buahku kembali ke tempatmu kemarin,

Menemukan barang yang sangat mencengangkan.

Menjebol mobil, menumbuhkan ganja.

Kau seperti kriminal profesional kecil, bukan begitu?

Di mana kau menumbuhkannya?

Hei, dari mana ini berasal?

Kenapa kau tak tanyakan Pendeta?

Kau sudah tuliskan namamu di dinding?

Ke mana dia pergi?

Jangan khawatir dengan dia.

Ayo. Itu tradisi.

Kau tak ingin aku melupakanmu, 'kan?

Kau pergi ke mana?/ Tidak jauh.

Kau ingat di mana tanamanmu berada, aku akan langsung kembali.

Kau ada melihat Poco?

Keluarga kriminalku?

Hei.

Baiklah, aku minta maaf. Aku tak seharusnya mengatakan itu.

Maksudku, si kecil, dia tak punya pilihan.

Tapi aku punya pertanyaan untuk dia.

Tidak. Aku belum melihat dia.

Ya.

Aku melihat bagaimana kau mengawasi dia.

Bahkan dari kejauhan, melebihi dari yang Ibunya pernah lakukan.

Sekarang, apa dia mengatakan sesuatu kepadamu ke mana dia pergi?

John, aku tidak tahu. Sudah kubilang padamu.

Baiklah.

Maaf.

Dia bersama Valentin. Dia selalu begitu.

Tidak hari ini, kecuali dia sembunyi di sel.

Apa maksudmu?

Kepala.

Valentin... Dia sudah ingat.

Valentin...

Si bodoh itu selalu terlibat masalah.

Aku harus membereskan kekacauanmu.

Pendeta.

"Ketika kita dibaptis ke dalam kesatuan dengan Yesus Kristus."

"Kita dibaptis kedalam kesatuan dengan kematian-Nya."

"Kita dikubur bersama Dia dan berbagi kematian-Nya."

"Agar kita juga mungkin dibangkitkan, untuk menjalani kehidupan baru."

Kehidupan baru.

Poco!

Haleluya!

Demi Tuhan.

Lepaskan aku!/ Diam.

Lepas!/ Kubilang diam!

Kebohongan yang sama. Semuanya kebohongan yang sama.

Dia di sana!/ Bunga ungu.

Kau memang keparat!

Aku tak bermaksud melakukan itu./ Bajingan!

Tenanglah!

Ambil sesuatu untuk membalut anak itu.

Lihatlah ini!

Kau melakukan ini kepada seorang anak hanya karena ganja?

Tidak. Tidak, tidak.

Ganja adalah kekhawatiran terakhirmu.

Kami temukan mayat. Mayat orang mati.

Di tambang?

Itu benar.

Dengan bunga ungu di sekitarnya.

Ya?

Aku tahu ini karena kami mencuri kotaknya, pakaiannya.

Bunga-bunga itu ada didalamnya.

Itu yang Poco katakan kepadamu.

Ya. Cerita kami sama.

Menyamakan cerita bukan hal yang sulit.

Aku tidak membunuh orang.

Tatap mata orang baru itu.

Lalu tanyakan dia tentang tambang.

Matanya takkan terlihat seperti mataku.

Yang sebenarnya, Kepala.

"Dan aku mendengar suara dari Surga berkata,"

"Tulis kata-kata ini."

"Diberkati adalah kematian,"

"Yang mulai sekarang akan mati didalam Tuhan."

"'Benar', ujar roh."

"Mereka akan istirahat dari kerja keras mereka..."

"Karena kebaikan mereka mengikutinya ke mana pun mereka pergi."

Celia?

Aku tahu kau di sini hari ini karena seseorang.

Apa ada yang mengenal dia?

Apa ada yang ingin mengatakan sesuatu?

Dia ingin kau untuk berdoa.

Berdoa?

Benar.

Bapa kami...

Amin.

Itu orang terbanyak yang kulihat di gedung ini setelah sekian lama.

Kau pasti memang terpandang.

Kurasa kau sudah dengar yang kami temukan di tambang.

Semuanya mendengar.

Tapi aku menangkap dia.

Aku juga dengar itu.

Tapi serigala mendahului kami, atau anjing,

Dan hewan-hewan lainnya.

Mengunyah daging dari mayatnya.

Mencongkel keluar matanya. Memakan lidahnya.

Tapi itu semua semakin menyimpulkan.

Barang bukti, pakaian berdarah, dan semua itu.

Orang itu pasti menghalangi dia karena berusaha mencuri.

Dia mengejutkan mereka. Mereka panik.

Lalu kemudian insting. Otak kadal.

Siapa dia?

Ya. Kami tak temukan tanda pengenal.

Mungkin orang ilegal lainnya.

Mereka banyak ditemukan di sini melebihi dari yang kau bayangkan,

Semakin banyak yang datang setiap harinya.

Jujur, itu yang aku harapkan denganmu.

Kau berpikir aku orang ilegal?

Minoritas.

Kita semua minoritas sekarang, benar?

Di belahan negeri ini?

Terakhir aku periksa, aku kulit putih.

Yesus membuat segalanya terlalu mudah.

Pengampunan. Yang perlu kau lakukan adalah meminta.

Tak ada yang harus bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan.

Ayahku mengenakan lencana ini selama 33 tahun.

Ini dulu pekerjaan yang bagus.

Kau bisa membantu orang.

Dia dulu seperti Walikota. Orang melambai padanya...

...saat dia berjalan ke kota saat Minggu siang.

Mereka senang melihatnya.

Aku selalu berpikir itu keren.

Aku ingin menjadi seperti itu saat tumbuh besar.

Tapi ini tidak keren.

Tak ada yang pernah senang melihatku.

Yang aku lakukan hanya membersihkan lumpur di jalanan.

Apa kaitannya itu dengan pengampunan?

Itu sulit untuk tetap bersih,

Saat semua yang kau sentuh kotor.

Mereka mengatakan berbagai hal tentangmu, Pendeta.

Anak-anak di sel.

Orang mengatakan apa saja untuk menyelamatkan diri.

Mayat itu, itu harus dikuburkan.

Secepat ini?

Ya, kami mendapat sidik jari dan semuanya,

Hal-hal resmi.

Tak ada yang membuahkan hasil.

Itu resiko yang tak bisa kau ambil.

Tapi bajingan malang itu menerima pukulan benda tumpul di kepalanya.

Setidaknya yang bisa kita lakukan yaitu memberinya pemakaman layak.

Bisa kau melakukan itu?

Itu tugasku.

Hei, istrimu...

Apa begitu dia meninggal?

Karena orang Meksiko?

Bukan.

Dia kehilangan kendali mobilnya di Jalan Raya 2.

Saat itu hujan.

Dia ditabrak dari samping oleh semi-truk.

Tak pernah diketahui apa yang menghantamnya.

Aku bawakan ini untukmu.

Adikmu membutuhkan ini.

Valentin, jangan bodoh.

Aku bisa merawat dia.

Tidak. Di sini kau tak bisa merawat dia.

Tiba-tiba kami penting untukmu?

Kau menyebutku bodoh,

Tapi kau tinggal di rumah kebohongan.

Kalian memang serasi. Pembohong seranjang dengan pembohong.

Diam!

John orang baik.

Dia berhati baik.

Dia akan temukan yang sebenarnya. Itu pasti. Kau akan melihatnya.

Aku bukan bicara tentang Kepala.

Ayahku sering bilang,

"Kau ingin menangkap pembunuh, kau pergi ke pemakamannya."

Cari seseorang yang tak seharusnya berada di sana.

"Itulah orang yang kau cari."

Tapi tak ada orang lain di sini selain Jonas.

Hei, Jonas. Kau membunuh orang ini?

Itu yang aku pikirkan.

Lakukanlah./ Aku akan...

Aku akan membacakan sebuah ayat.

"Di tempat kematian,"

"Ada kemeriahan akan kedatanganmu."

"Roh-roh pemimpin dunia dan raja agung yang telah lama mati,"

"Berdiri untuk melihatmu."

"Semuanya di sana akan menatapmu dan bertanya,"

"'Mungkinkah ini yang menggetarkan Bumi..."

"...dan membuat kerajaan-kerajaan dunia bergetar?"

"Apakah ini yang menghancurkan dunia..."

"...dan menjadikannya tanah tandus?"

"Apakah ini raja yang menghancurkan kota-kota terbesar dunia..."

"...dan tak mengampuni para tawanannya?'"

"Dan dengan satu suara mereka semua akan berteriak,"

"Bergembiralah."

"Karena sekarang, kau sama lemahnya seperti kami."

Itu ayat yang aneh.

Amin.

Aku tak bisa membantumu kecuali kau bicara.

Aku di sini berhari-hari. Berhari-hari.

Dengar, aku satu-satunya pengacara pembela Negara di tiga negara bagian.

Itu orang yang banyak, mengerti?

Aku minta maaf kau harus menunggu lebih lama dari yang kau inginkan,

Tapi begitulah prosesnya. Semua butuh waktu.

Itu takkan butuh waktu jika aku kulit putih.

Itu butuh waktu jika kau kulit putih atau kulit hitam,

Atau merah muda dan polkadot ungu.

Petugas kepolisian membenci kami.

Membenci kulit kami.

Petugas kepolisian membenci kriminal.

Apa kau kriminal?

Aku takkan pernah mendapat persidangan yang adil.

Tidak dengan pengacara kulit putih.

Kau terlalu banyak menonton TV.

Aku punya sepupu yang menikah dengan wanita Latin.

Apa?/ Pergilah.

Oke.

Ini tuntutan yang serius, Nak.

Hari ini tuntutan obat-obatan,

Tapi mereka bilang padaku ini akan segera menjadi pembunuhan.

Kau sebaiknya telan harga dirimu itu,

Dan terima bantuan negara.

Kau masih muda. Kau mungkin sempat menikmati masa mudamu.

Tapi adikmu...

Dia masih belum menjalani kehidupan ini sama sekali.

Bantulah dirimu sendiri dan pikirkan soal itu, mengerti?

Sampai jumpa.

Aku minta maaf.

Untuk apa?

Banyak hal, aku yakin.

Ini bunga asli.

Masuklah.

Ini mungkin pertanyaan yang aneh,

Tapi apa kau ingat seperti apa perban yang dia pakai?

Di malam dia datang ke sini, dia memakai perban di tangannya,

Kau ingat seperti apa itu kelihatannya?

Ya. Itu berdarah.

Apa itu seperti bandana atau potongan kain,

Atau mungkin lengan baju?

Lengan baju?

Aku hanya ingin tahu jika kau mengingatnya.

Itu rincian yang aneh untuk dikhawatirkan.

Tak ada rincian yang terlalu kecil.

Aku harus mempelajari petunjuk dengan teliti dan hati-hati.

Menggunakan sentuhan lembut...

Dengan paksaan saat dibutuhkan.

Hei, Kepala, cepat kemari!

Ada apa?

Kau takkan percaya jika aku memberitahumu.

Ayo.

Maafkan Bahasa Spanyol-ku, Pendeta, tapi kau terlihat sangat kacau.

Ini mungkin bisa membuatmu ceria.

Valentin mengaku.

Untuk mobil van, obat-obatan, orang mati, semuanya.

Kenapa dia mengaku?

Karena dia pelakunya dan dia sudah di penjara.

Dan adiknya?

Valentin bersumpah dia bertindak sendiri.

Tentu saja mungkin itu tidak benar,

Tapi saat ini, itu kesepakatan yang bisa aku terima.

Aku membutuhkan pernyataan darimu di pengadilan,

Kesaksian tentang mobil van dan semuanya. Itu tidak banyak.

Rasa bersalah adalah beban yang berat, bukan begitu, Pendeta?

Kebanyakan orang tak bisa menanggung itu sendirian.

Semoga kau cepat membaik.

Ini sudah berakhir.

Bagaimana rasanya?

Kau bisa berlayar menjauh.

Waktumu 5 menit./ Terima kasih.

Mereka akan menggantungmu.

Lebih baik hanya aku daripada adikku juga.

Biar aku berdoa bersamamu.

Untuk apa kau berdoa?

Untuk ini?

Untuk Poco?

Dengarkan aku,

Apapun yang kau lakukan apapun yang menempatkanmu di sini...

Kau yang menempatkan aku di sini!

Beritahu aku namamu.

Tolong berdoalah bersamaku.

Beritahu aku namamu.

Bapa kami...

Pembohong!

Kau bukan pengkhotbah, keparat!

Bapa, kami berdoa kepadamu.../ Tidak!

Tuhan takkan mendengarkan perkataanmu!

Kami meminta pengampunanmu, Bapa.

Diam! Itu kebohongan!/ Tunjukkan pengampunan.

Itu kebohongan! Bajingan berengsek!

Diamlah! Pembohong!

Dengarkan aku. Dekar aku!

Mundur!/ Pembohong! Pembohong!

Kau bukan pelayan Tuhan!

Kau akan terbakar di Neraka, keparat!

Tak ada yang bisa kau lakukan untuk membuat ini benar!

Kau akan terbakar!/ Tenanglah!

Aku akan menemuimu di Neraka!

Di sini, saat ini juga.

Ada kekuatan didalam pengakuan.

Panggil saksi pertama.

Letakkan tangan kanan di Alkitab dan angkat tangan kirimu.

Apa kau bersumpah hanya akan berkata jujur,

Dan sepenuhnya kejujuran, dan Tuhan sebagai saksimu?

Aku bersumpah.

Sebutkan namamu untuk catatan.

Sebutkan namamu untuk pencatatan, tolong.

Apa kau David Martin?

Apa kau Pendeta David Martin?

Maafkan aku... Maaf, Yang Mulia.

Aku minta maaf.

Yang Mulia, aku akhir-akhir ini merasa tidak enak badan.

Apa kau mampu untuk melanjutkan?

Baiklah.

Yang terakhir...

Sebutkan namamu untuk pencatatan.

Namaku David Martin. Pendeta dari Gereja Kota.

Terima kasih, Pendeta.

Pergilah bersama dia.

Sekarang silakan beritahu pengadilan...

...apa yang terjadi di malam kau berada di kota.

Aku parkirkan mobil van didepan gereja,

Lalu aku menemui...

Hei, hei, berhenti!

Poco!

Kembali! Berhenti!

Minggir!

Poco!/ Berhenti! Berhenti!

Hei, berhenti!

Kubilang berhenti!

Kepala, ke mana dia pergi?

Aku tidak tahu, dia masih di sekitar sini.

Dia mungkin menuju sungai.

Tapi dia takkan pergi tanpa adiknya.

Kita harus temukan temukan adiknya terlebih dulu.

Kau dengar aku?

Aku akan temukan adikmu!

Aku akan temukan dia!

Sialan.

Ya Tuhan.

Celia? Kau di sana?

Apa?

Beritahu aku. Apa?

Siapa namamu?

Itu tidak penting.

Namaku adalah Pendosa.

Aku membunuh istriku dan selingkuhannya.

Aku menangkap basah mereka.

Aku membunuh David Martin...

Mayat di tambang itu. Kau benar.

Aku mengambil semuanya darimu.

Tolong maafkan aku.

Tolong maafkan aku.

Tolong... Tolong maafkan aku. Maafkan aku.

Maafkan aku. Maafkan aku.

Bisa kau memaafkan aku?

Maafkan aku.

Bukan aku yang bisa memaafkan.

Kau pernah berpikir untuk pergi?

Apa maksudmu, seperti melarikan diri?

Memulai awal yang baru, meninggalkan masa lalu di belakang?

Tentu. Hanya perlu mewujudkan mimpi untuk berada di Nirwana.

Kenapa tidak?

Masa lalu selalu bersamamu.

Apa artinya itu?

Sultan303.xyz Agen Judi Online Terpercaya

Bonus New Member 50% Bonus Deposit Harian 5%

Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.