All language subtitles for Bloody.Innocent.2010.WEB-DL

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hi Hindi
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Film ini terinspirasi oleh tiga kasus pembunuhan di Korea,...

...tapi karakter dan detil dalam film ini bersifat fiksi.

Tidak Bersalah

Ssamduk, Jeollabuk-do, 1985

Kim Da-Hyun sebagai Seung-Ho

Myung-hee pergi ke Seoul untuk bekerja di pabrik.

- Benarkah? - Ya.

- Kapan? - Kemarin dulu.

Waktu terbaik untuk kawin...

...adalah 24 jam setelah awal masa berahi.

Periode kehamilan adalah 114 hari, atau 3 bulan, 3 minggu dan 3 hari.

Ini pasti keluar di ujian.

Ya.

Walaupun mudah, salah satu murid senior bodoh...

...pernah menulis 3 tahun, tiga bulan dan tiga minggu.

Jika mereka hamil selama tiga tahun...

...mereka tak bisa kawin selama 3 tahun, bukan?

Jadi jangan lupakan itu.

Yang benar adalah 3 bulan, 3 minggu dan 3 hari.

Aku tak percaya Myung-hee pergi.

Apa?

Aku bilang dia pergi ke Seoul.

Kau tahu dari mana, Bodoh?

Sudah dua hari sejak dia kabur dari rumah.

Dia bukan perempuan semacam itu.

Kau benar. Dia terlalu cantik untuk bekerja di pabrik.

- Kalau begitu, ke mana dia? - Dia pasti pergi ke bar.

Diam kau!

Aku hanya bertanya-tanya.

Aku juga.

Apakah Myung-hee memberi tahu ke mana dia akan pergi?

Kau tahu aku tidak sedekat itu dengannya.

Memang benar.

Aku yakin dia baik saja.

Ya, dia orang yang baik.

Seung-Ho?

Ya?

Aku tidak bisa ke tempatmu hari ini.

Menemukan sesuatu?

Ini.

Astaga, dia hanya seorang gadis muda.

Apakah pelakunya perlu melakukan ini? Bedebah itu.

Kita harus berbaris berdasarkan nilai kita?

Kau boleh pergi.

Apa-apaan ini? Cepatlah mencabutnya!

4,5 centimeter?

Sudah aku duga.

Pergi ke sana.

Nama?

- Soon-Ki. - Bagus.

Sekarang, keluarlah.

Cepat, Bedebah.

- Mereka bertanya apa? - Entah.

- Aku harus bilang apa? - Terserah.

Kalian sedang apa?

Cepat masuk.

Apa-apaan ini?

Aku bilang cepat.

Babi bisa kawin saat berusia 10 bulan,...

...dan murid bisa disamakan dengan babi berusia 10 bulan?

Kedengaran agak vulgar.

Apa?

Kau pikir murid kelas bisa... kau pikir sudah bisa bersetubuh?

Yang aku maksud..

Kau pikir Myung-hee sudah cukup umur untuk melakukannya, bukan?

Tidak, bukan itu. Dia bukan siswi di kelasku.

Apa yang kau kerjakan malam itu?

Apa? Apa hubungannya ini dengan babi 10 bulan yang kawin...

...dengan kematiannya?

Peringatan 10 tahun Samduk NH

Siapa yang mengusulkan untuk pergi ke Jeonju?

Apa?

Untuk menonton 'The Deep Blue Night?'

Sun-ja mengatakan begitu?

Kemarilah.

Kau tak boleh bertanya, hanya boleh menjawab, paham?

Monyet kecil pandai bicara ini.

Kenapa kau ajak dia menonton film untuk orang dewasa?

Kami hanya..

Baiklah, terus bicara.

Kami hanya bertanya walaupun kami tahu Myung-hee pasti menolak.

Kenapa?

Karena Dong-sik.

Karena itu kau melakukan sesuatu terhadapnya?

Tidak, bukan itu.

Terus bicara.

Dia tidak mau mengungkapkan perasaannya kepada Myung-hee...

...jadi kami memutuskan untuk melakukan sesuatu...

- ...karena kami mulai kesal. - Apa?

Dia tidak suka pergi menonton film.

Kau pikir kau ini siapa?

Tetapi Sun-ja yang mengesalkan itu berkata...

...dia tidak suka menonton film.

Dan itu saja.

Aku juga tidak suka pergi menonton.

Apakah kau menyukai Myung-hee?

Apakah kau bersamanya hari itu?

Kau bersamanya.

Jawab aku, Bedebah. Apa yang kau lakukan malam itu?

Kau pria tangguh, ya?

Bicaralah denganku.

Katakan saja.

Kami meminta dia menemui kami besok pukul 6 sore.

Di dua tempat berbeda? Lantas?

Jika dia mendatangimu, aku menyerah.

Tetapi jika dia mendatangiku..

Aku harus menyerah?

Dong-sik.

Apa?

Setelah aku jadi orang sukses...

...aku tak akan diam saja jika ada ketidakadilan.

Tentu, biar bagaimana pun kau adalah murid terbaik.

Ya.

Kalau begitu, izinkan aku memanfaatkanmu.

Temui aku di pinggir sungai pukul 7 malam. Seung-ho.

Ya, ini punyaku.

Jadi, kenapa?

Apa?

Kenapa benda ini ditemukan di dekat jasadnya, Bedebah?

Karena aku meminjamkan ini padanya.

Di mana?

Di sekolah.

Bagaimana denganmu?

Bagaimana denganku?

Kau memakai payung apa?

Aku mengendarai sepeda, tidak menggunakan payung.

Kenapa kau mau menjadi pria sopan?

Apa kau suka padanya?

Detektif, jangan bicara omong kosong dan kerjakan saja tugasmu.

Apa?

Detektif Kang, hentikan!

Dia Ketua Kelas dan harapan kota kami.

Astaga.

Kau baik saja?

Oh...

Kau bedebah.

Apakah ini milikmu atau milik orang lain?

Kurasa itu dari rumah kami.

Kau pikir ini dari rumahmu?

Aku tidak tahu pasti.

Semua orang di sekolah melihatku membawa payung berwarna hitam.

Tetapi kau membawa ini saat keluar di malam hari, bukan?

Aku ada di rumah.

Lalu kenapa payung ini ditemukan di TKP?

Kalian bertiga bersama-sama?

Baiklah.

Lalu apa yang kalian lakukan?

Jika kalian tak segera menjawab, kalian bertiga akan dipenjara.

Kami menghirup.

Apa?

Aku bilang kami menghirup.

Apa yang kalian hirup?

50?

Apa maksudmu, Bedebah?

Astaga, lem. Kami menghirup lem.

Kita batalkan saja.

Maksudmu jangan pergi ke sana?

Young-kyu Moon.

Apakah kau memberi tahu mereka?

Memberi tahu apa?

Tentang taruhan kita.

Aku yang salah.

Kau bilang semua rumah ada di peta.

Maaf, aku benar-benar lupa.

Aku lupa soal rumah itu karena pemiliknya sudah meninggal.

Bagaimana dia meninggal?

Kurasa kejadiannya dua tahun silam.

Dia sedang mengendarai mesin penyiang tanah dan...

...jatuh dari tebing di sebelah sana.

Tetapi lahannya sudah diairi dan diurus.

Yah, itu karena..

Sekarang aku ingat.

Ini kakaknya Dong-sik.

Dia datang dan pergi untuk membantu jika ada waktu.

Bedebah ini.

Halo?

Ada orang di rumah?

Siapa di sana?

Kemari.

Masuk.

Bedebah,..

Kenapa kau bunuh dia? Kau tidak melakukannya?

Bagaimana dengan buktinya, Bedebah?

Matamu tidak melihatnya?

Bodoh. Kenapa kau tidak bicara?

Bicara!

Hentikan.

Bedebah ini.. orang gila.

Dia dirawat di rumah sakit jiwa...

...selama satu tahun.

Hei, kau.

Apa-apaan?

Pantas saja dia tampak seperti itu.

Hentikan.

Kyung-sik Moon, mengakulah. Hukumanmu akan dikurangi.

Lagi pula, kau pernah dirawat di rumah sakit jiwa.

Bagaimana? Ayo kita bicara.

Buka mulut, Bedebah.

Kau tidak dengar aku?

Buka mulutmu.

Jangan sampai ada bekasnya.

Buka mulutmu, Bedebah.

Kau benar-benar harus pergi?

Biar bagaimana pun, kakakmu tidak mengaku.

Myung-hee pasti masih hidup jika hari itu kita tidak bertaruh.

Aku ingin melanjutkan hidupku.

Dong-sik!

Selamat tinggal.

Kau tak akan pernah lagi melihatku di sini.

Jeonju, 1988

Ayo kita pergi mencari makan.

Seung-ho.

Dong-sik?

Sudah lama kita tidak berjumpa.

Apa ini, telapak tangan atau beton?

Tiga tahun aku bekerja di kapal pemancing ikan.

Begitu rupanya.

Bagaimana kalau kita mencari makan?

Makan?

Ada restoran yang bagus.

Kita cari minum saja.

Minum?

Tentu, kenapa tidak? Bagaimana kalau kita minum bir?

Astaga.

Dong-sik.

Setelah makan malam, ada absen lagi.

Ini kelasnya Seung-ho?

Ya, benar.

Di mana buku absennya?

Di kantor..

Akan aku ambil.

Sepandai apa Seung-ho?

Dia di peringkat nomor satu.

Kau tahu? Orang kulit hitam tidak boleh naik bus kulit putih.

Itu namanya apartheid.

Dari mana kau tahu? Kau belum pernah ke Afrika Selatan.

Tentu saja, kau mahasiswa terbaik.

Benarkah? Keren sekali.

Kau terus berhubungan dengan adikmu?

Aku hanya dengar kabar tentang dia.

Dia bekerja untuk perusahaan dagang. Sudah 2 tahun kami tidak bertemu.

Dia sangat baik padaku.

Kalau begitu, nikahi dia setelah kau menjadi pengacara atau hakim.

Kau tidak tahu betapa populernya dia dulu.

Kau pernah mengunjungi kakakmu?

Seung-ho, begini..

Astaga.

Ayo kita minum sampai mati.

Tetapi aku harus kembali.

Kau bukan pria sejati...

...sebelum kau tahu bagaimana cara minum.

Perhatikan.

Habiskan. Ayo habiskan.

Keren sekali.

Sekarang giliranmu.

Isi terus. Ayo isi terus.

Ini.

Ayo minum. Minum.

Seung-ho.

Kenapa payungmu ditemukan di sisi sungai?

Apakah kau sekarang menjadi detektif?

Bodoh.

Astaga. Apa ini?

Apa ini?

Kenapa kau melakukannya?

Kau adalah Ketua Kelas.

Naik.

Membungkuk.

Singkirkan tanganmu. Jangan bergerak.

Kenapa kau melakukannya?

Jangan bergerak!

Surat Permohonan Maaf

Kawasan Industri Guro, Seoul, 1991

Kita harus cari minum lagi. Ayo.

Bagaimana kalau 'Tak Bisa Melupakanmu?'

Apa?

Itu terdengar sangat norak.

Tetapi ini tempat yang bagus.

Tidak, bagaimana kalau kita pergi...

...ke bar dan minum bir dingin.

Tetapi aku mau susu.

Susu segar.

Apa? Kalian sudah saling mengenal?

Sejak kapan kau jadi pengunjung tetap?

Kau pria nakal rupanya.

Hai, masuklah.

Ayo.

Kau dulu menyukai Myung-hee, bukan?

Tetapi tidak terlalu membenci kakakku.

Aku juga tidak.

Aku dengar dia terus bersikeras kalau dia bukan pelakunya.

Siapa yang akan percaya seseorang yang punya masalah mental?

Jangan membenci Dong-sik juga.

Kenapa aku harus membenci dia?

Benar juga, kalian berteman.

Apakah karena aku bekerja di bar?

Bukan karena itu.

Hei, berhenti.

Lepaskan aku.

Jangan bergerak, Bodoh!

Coba aku lihat.

Kau Ketua Kelas di Sekolah Menengah Samduk.

Kau meminjamkan payung kepada Myung-hee di hari kematiannya.

Kenapa kau tidak ingat?

Kini kau Ketua Solidaritas Pekerja Mahasiswa.

Kau senang memimpin, ya?

Kau akan melakukan hal yang penting hari ini.

Apa ini?

Hei kau! Kau tidak peduli?

Kembali ke posisimu tadi.

Kembali ke posisimu tadi!

Saat aku baru tiba,...

...aku berdiri di pintu selama tiga hari.

Kurasa kini kita hidup di dunia yang lebih baik.

Kau pasti seorang mahasiswa.

Aku mulai kuliah di tahun 1970.

Kau seorang mahasiswa?

Apa pun itu, dia kini di dunia nyata karena berada di sini, bukan?

Benar.

Kau tidak lihat kami menunggu? Perkenalkan dirimu.

Namaku Seung-ho Lee dan aku aktivis buruh.

Apa katamu? Lihat bedebah ini.

Kalian percaya ini? Dia tidak tahu cara memperkenalkan diri yang benar.

Tetapi kulitnya bagus.

Kau bersenang-senang saat kuliah?

Kau mau memukulku?

Lihat dia gemetar.

Kau pikir kami adalah sekumpulan orang bodoh?

Bahkan para penjaga tidak berani menyentuh...

...mahasiswa narapidana di zaman sekarang.

Tetapi kami berbeda.

Yang paling muda?

Ya!

Hajar dia.

Kau bedebah.

Sekarang saat yang tak bisa kau hindari di penjara ini.

Siapa cinta pertamamu?

Beri dia tepuk tangan.

Apakah dia cantik?

Ya.

Dia bilang dia cantik.

Jadi kau pernah tidur dengannya?

Kurasa dia seorang kutu buku.

Kaulah yang gagal...

...memperkosa wanita paruh baya.

Benar, bukan?

Jadi bedebah yang mana yang berakhir dengannya?

Dia meninggal.

Aku bunuh kau jika kau berani mengarang cerita.

Hei kau. Cepat buang isinya.

Lari.

Ayo lari.

Kyung-sik?

Seung-ho?

Mereka berasal dari kota yang sama.

Lucu sekali.

Hukuman seumur hidup untuk pemerkosa dan aktivis mahasiswa.

Kepala sel Seung-ho juga berasal dari Samduk.

Ini seperti reuni warga Samduk.

Benar.

Semuanya baik saja untukmu?

Kyung-sik, ini penghuni baru.

Aku tak pernah menyangka akan bertemu denganmu.

Apa yang kau lakukan terhadap Myung-hee?

Kau juga berpikir demikian?

Maksudmu kau tidak melakukannya?

Siapa yang akan mempercayaiku?

Apakah kau yakin?

Kau benar-benar tidak melakukannya?

Pengunjung: Dong-sik Moon

Bagaimana kau aku ada di sini?

Kau tidak bisa sembunyi dariku.

Semua orang di Samduk tahu itu.

Benarkah?

Ini semacam sekolah, bukan?

Kau masih berlayar?

Hanya jika uangku habis.

Apakah kau bertemu saudaramu?

Aku tidak punya saudara.

Bagaimana jika dia memang tidak melakukannya?

Aku ingin bertanya satu hal.

Apakah kau pergi menemuinya hari itu?

Kenapa kau tanyakan itu?

Jawab saja pertanyaanku.

Aku juga ingin bertanya.

Apakah kau menemuinya?

Itu.

Dong-sik tadi datang.

Apakah dia mengunjungimu?

Tidak.

Apakah kau tahu kalau dia menyukai Myung-hee?

Kau tidak tahu?

Dan dia ingin bertemu dengannya malam itu.

Aku sungguh berharap bukan kau pembunuhnya.

Jangan diam saja!

Cepat bawa ke sini.

Baiklah.

Bawa ke sini.

Maksudmu ini, Bedebah?

Apa?

Kau pikir kau istimewa karena ketua kami menyukaimu?

Bodoh.

Apa-apaan?

Aku sangat membenci orang sepertimu.

Yang paling aku benci adalah pemerkosa.

Apa kau bilang?

Apakah kau sudah gila?

Kau mau mati?

Akan kubunuh kau jika macam-macam lagi denganku.

Dia sudah gila.

Pukuli dia hingga mati!

Dia sudah gila.

Pukuli dia hingga mati! Habisi dia.

Hentikan!

Kau masuk sel isolasi jika berkelahi saat jam makan siang.

Sial, aku tak bisa makan dengan tenang.

Kembali ke tempatmu tadi.

Orang seperti dia seharusnya berada di rumah sakit jiwa.

Tetapi dia baik-baik saja selama dua tahun.

Aku dijebak oleh polisi.

Seung-ho, aku tidak mau dia kedinginan.

Aku hanya ingin menutupi tubuhnya dengan selimut.

Tetapi mereka bilang dia sudah dipindahkan.

Dia tersenyum padaku.

Maafkan aku, Seung-ho. Tidak, aku menyesal untuk Dong-sik.

Aku tidak harus merasa meminta maaf kepada siapa.

Aku tidak tahu kalau Dong-sik suka padanya.

Seung-ho, Seung-ho!

Seung-ho!

Seung-ho.

Seung-ho.

Ayo tarik.

Terus ikuti aku.

Karena begitu besar kasih-Nya kepada dunia...

Dia relakan Putra-Nya.

Engkaulah Tuhanku, kami berterima kasih kepada-Mu.

Kami berharap...

...semua saudara di sini...

...dapat berbagi kebesaran dan kegembiraan Natal.

Kita berdoa dalam Nama Yesus Kristus kepada Tuhan.

Amin.

Salah satu narapidana, Kyung-sik Moon membuat ini untuk berterima kasih.

Terima kasih.

Astaga, terima kasih Tuhan.

Apakah kau menyukainya?

Tentu saja.

Aku senang mendengarnya.

Seung-ho, beri salam kepada Nyonya ini.

Dia mendapat remisi Natal dan bebas.

Tolong doakan dia.

Kau pasti amat bersyukur.

Tuhan kita telah memberimu hadiah yang terbaik.

Tunggu. Kenapa Kyung-sik tidak ada di sini?

Di mana dia?

Kurasa dia ada di bengkel.

Cepat panggil dia.

Dia sudah bekerja keras demi hari ini.

Baik, Nyonya.

Hei, Kyung-sik!

Hei.

Selama 3 hari, kau dan Kyung-sik berada di bengkel,...

...terbebas dari tugas lain.

Apa yang terjadi selama itu?

Kami terlalu sibuk berusaha menyelesaikan pekerjaan kami...

...pada waktunya. Itu saja.

Lalu bagaimana dengan susunya?

Susu itu milikmu.

Dia bilang dia lapar, jadi..

Hentikan omong kosongmu.

Apakah kalian berkelahi?

Jawab!

Sipir.

Apa?

Lihatlah.

Kepada Seung-ho. Aku di suatu tempat saat kau baca ini.

Hubungi keluarganya.

Ya, Pak.

Seung-ho.

Tolong jaga Dong-sik.

Tetapi dia hilang tanpa kabar.

Dulu kalian selalu bersama.

Aku tahu.

Ini sangat aneh.

Dulu aku membenci kakakku.

Tetapi menyedihkan sekali.

Walaupun dia...

...adalah seorang pembunuh dan..

Kau...

...tidak akan menikah?

Entahlah.

Sial, sial.

Aku bangga saat aku bersamamu.

Kau tampan,...

...murid teladan,...

...dan dari keluarga baik-baik.

Tetapi kenapa kau menyukai orang sepertiku?

Karena kita sama.

Kau tahu?

Apa?

Kita sebaiknya tidak bertemu lagi.

Bedebah gila.

Bagaimana dia meninggal?

Aku hanya penasaran. Itu saja.

Dia memasukkan sianida ke dalam susu.

Boshin-dong, Dongducheon 1997

Payung! Payung!

Lima dolar.

Payung!

Lima dolar!

Rupanya turun hujan.

David.

Beri aku yang berwarna kuning.

Kuning apa? Bicaralah bahasa Korea.

Tetapi kudengar kau akan pergi ke Amerika Serikat.

Benarkah?

Sadarlah. Pergi ke sana tak akan menyelesaikan semua masalahmu.

Terima kasih.

Jaksa Percobaan Seung-ho Lee

Semoga bukan hanya aku yang membawa komputer.

Kau belum menjadi staf kami.

Tetapi aku sedang magang.

Kami ada cadangan, tetapi hanya 286.

Di mana kabel internetnya?

Tidak bisa dipakai juga.

Kenapa tidak?

Karena alasan keamanan.

Tn. Lee.

Ya.

Kau mendapat kasus pertamamu.

Tetapi ini kasus yang sulit.

Apa kabar?

Aku dari kantor kejaksaan.

Ya. Senang bertemu denganmu.

Silakan masuk.

Kau tidak ingat padaku?

Maaf?

Apakah kau dari Samduk?

Seperti yang dulu kau katakan.

Kau tak ingat pernah mengatakan aku akan melakukan...

...hal penting?

Apakah aku mengatakan itu? Aku mulai pikun akhir-akhir ini.

Kau sudah mengidentifikasi korbannya?

Hanya namanya.

Ini 911.

Tolong aku, tolong aku!

Halo, kau bisa mendengarku?

Dia juga dari Samduk.

Dua botol bir ditemukan di dalam rahimnya,...

...dan satu botol Coca-Cola di kemaluannya.

Dan ini ada di bagian belakangnya.

Penyebab kematiannya adalah...

...pendarahan dubur, dan waktu kematiannya adalah..

Sudah cukup. Akan kubaca laporannya.

Apakah kau mengenalnya?

Kalian bedebah!

Sial kalian semua!

Singkirkan tangan kalian.

Kalian membunuh adikku.

Keluar!

Kenapa kau ini?

Kami hanya mengikuti perintah atasan. Ini bukan keputusanku.

- Kalau begitu, apa keputusanmu? - Jangan lakukan ini.

Kau tak peduli tentang menangkap pembunuhnya.

Aku menyukai Jin-hee.

Menyukai dia?

Dan kau tak menangkap pembunuhnya?

Dong-sik.

Apa katamu dulu?

Kau tak akan diam saja dan tak melakukan apa pun?

Kau harus menunggu.

Menunggu hingga bedebah itu kembali ke Amerika Serikat?

Ada hal-hal yang tidak kau ketahui.

Kenapa kau ini?

Apa yang lebih tidak adil daripada hal ini?

Apa?

Kau dan aku benar-benar sudah selesai.

Berhenti!

Itu dia orangnya. Tangkap dia. Masukkan dia.

Komunitas Doorebang

Kau tak bisa mengatakan padaku apa yang harus kulakukan.

Seakan dia ingin ditangkap.

Jangan bodoh. Mereka minta bukti.

Apa maksudmu?

Ada payung, botol bir, botol Coca-Cola dan sidik jari.

Apa-apaan?

Kau akan dipecat jika ada yang salah.

Aku bertanggung jawab sepenuhnya.

Caranya? Kau belum menjadi jaksa penuh.

Aku bahkan tidak tahu bagaimana kau bisa ada di sini.

Waspadalah, mengerti?

Berikut kami sampaikan perkembangan dari kasus pembunuhan di Dongducheon.

Satu bulan setelah kejadian, Prajurit David ditangkap tadi malam.

Sebuah komunitas wanita serahkan dia ke kantor kejaksaan,...

...dan menurut pihak kepolisian..

Halo?

Ya.

Apa?

Pembebasan bersyarat apa?

Hanya lima tahun? Siapa yang mengatakannya?

Apakah kau percaya apa yang dikatakan reporter bodoh itu?

Periksa lebih dulu dan kabari aku.

Tim Korea yang membuat sejarah...

...saat Hong mencetak gol kemenangan...

...akan bermain...

...di Stadion Piala Dunia Seoul pada tanggal 5 Juni.

Berita berikutnya.

Prajurit David yang didakwa...

...membunuh Jin-hee Moon pada tahun 1997...

...mendapat pembebasan bersyarat pagi ini.

Dia mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Cheonahn...

...selama 5 tahun dan...

...meninggalkan Korea Selatan segera setelah...

...diserahkan kepada pihak Militer AS.

Organisasi-organisasi masyarakat menuntut...

...penjelasan dari Pemerintah...

...dan sebagian orang menggelar demonstrasi di depan Kedubes AS.

Jepang.

David.

Prajurit David yang mendapat pembebasan bersyarat 5 bulan silam...

...dibunuh di hotel ini di Vang Vieng, Laos.

Seorang warga negara Korea Selatan, Tn. Moon terlihat...

...di TKP pada hari kejadian...

...dan telah kembali ke Korsel melalui Bangkok.

Pihak AS telah meminta Pemerintah Korea untuk temukan tersangka ini.

Kamera pengawas..

Halo?

Apa kabar, Gubernur?

Ya, aku hampir tiba.

Baiklah.

Seung-ho?

Kau Seung-ho, bukan?

Ini aku.

Senang bertemu denganmu.

Aku juga.

Sudah kuduga. Kau tampak hebat.

Ini.

Apa maksudmu, Kacang? Kau tampak lebih baik.

Jangan panggil aku begitu. Aku punya tiga orang anak.

Maaf.

Untuk peresmian Taman Olahraga Samduk,...

...tamu istimewa dan masyarakat Samduk akan memotong pita.

Satu, dua, tiga.

Ini milikmu atau milik orang lain?

Kemenangan untuk Korea Selatan!

Kemenangan untuk Korea Selatan!

Kemenangan untuk Korea Selatan!

Aku ingin tahu apakah Dong-sik masih hidup.

Tadi menyenangkan.

Lain kali akan lebih menyenangkan.

Kau ke arah sana, bukan?

Apakah kau bisa menemaniku?

Rumahmu dekat ke kota. Bagaimana jika ada yang melihat kita?

Kau benar. Aku sendiri saja.

Kau akan baik saja? Sekarang hujan.

Jangan khawatir. Kau lebih menakutkan daripada hantu.

Tetapi jaraknya cukup jauh.

Tak apa-apa. Aku akan bernyanyi di sepanjang jalan.

Baiklah.

Sampai nanti.

Nanti? Kapan?

Myung-hee!

Terima kasih.

Memikirkan Myung-hee?

Hei, kenapa kau ke sini?

Seharusnya kau tidak ada di sini.

Kenapa kau tidak memberitahuku?

Apa maksudmu?

Pergi saja. Aku mohon padamu.

Bagaimana kau membunuh saudaraku?

Kenapa kau melakukan ini?

Akan aku tanya sekali lagi.

Kenapa kau membunuhnya?

Hentikan.

Jika kau adalah dia, maukah minum susu yang belum pernah kau minum?

Kepada Seung-ho

Apa yang diucapkan Yesus?

Kau sudah cukup dihukum,...

...jadi aku memaafkanmu?

Jawab.

Itu Yesus, tetapi bagaimana dengan Myung-hee?

Akankah dia...

...memaafkanmu?

Kau tak tahu apa pun.

Tetapi aku tahu...

...kau pergi menemuinya.

Kami berpisah setelah aku pinjamkan payung padanya. Itu saja.

Pengecut.

Kau juga pergi menemuinya.

Aku tidak bertemu dengannya. Kau yang menemuinya.

Dia tewas karena dia ingin...

...dimaafkan olehmu dan olehnya.

Aku katakan padanya dia adalah cinta pertamamu.

Dan kau bilang...

...kau ingin membunuhnya.

Aku memohon sebagai temanmu.

Pergilah.

Kenapa kau lakukan hal itu padaku?

Kenapa?

Dong-sik?

Kaulah yang telah membunuh...

...Myung-hee dan saudaraku.

Kau membunuh mereka berdua.

Kau gila.

Dong-sik!

Dong-sik!

Dong-sik, Dong-sik!

Hei.

Hari itu..

Untuk apa kau pergi ke sana?

Jika kau tak pergi, dia pasti masih hidup.

Maafkan aku.

- Dong-sik. - Mundur, Tn. Lee.

Dong-sik.

Dong-sik!

Dong-sik!

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.