All language subtitles for Tomorrow With You - Indonesian

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
en English Download
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
id Indonesian Download
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranî)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
si Sinhalese
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish Download
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Alih Bahasa Dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @ Viki

- Episode 1 -Sekarang, kita sedang menyaksikan saat dimana seorang manusia menantang kecerdasan masa depan di arena ini.`

Disini, Pemain Im sudah memulai permainan sekarang.

Ya! Karena dia mulai memasukkan terlebih dahulu, dia harus berjalan terus.

Ya. Nilainya semakin naik.

- Pada saat ini, Alpha Craft juga berada di persimpangan pilihan.- Ya.

- Mengapa dia harus menentukan apa yang harus dikerjakan sekarang karena Alpha Craft mulai masuk! - Tentu saja!

Karena di dua pertandingan pertama, dia tertinggal.

Tetapi Pemain Im sudah mulai terkejar dalam dua pertandingan dan sekarang waktunya untuk menjungkir balikkan permainan.

Sekarang! Sekarang! Ya, waktunya untuk menjungkirkan! Persimpangan pilihan, sekarang!

Ah! Benar-benar hasil yang baik!

Di permulaan dan tengah-tengah, dia tertinggal, jadi kita tidak tahu bagaimana hasilnya.

Tetapi sekarang, Pemain Im berjuang dengan benar, jadi dia tidak terlihat seperti akan kalah sewaktu dia diserang.

Siapa yang menyangka seorang manusia dapat mengalahkan otak komputer?

Kecerdasan Buatan, Alpha Craft, mungkin dapat tekanan mental.

Menang!

Menang! Menang!

Hoohoo![Im Yo Hwan Menang Atas Kecerdasan Buatan, Alpha Craft!]

[Im Yo Hwan Menang Atas Kecerdasan Buatan, Alpha Craft!]

Manusia mendominasi Otak Hipotetis Masa Depan![Im Yo Hwan Menang Atas Kecerdasan Buatan, Alpha Craft!]

Tentu saja, itu adalah Hyung Yo Hwan!

Tentu saja, hyung-ku adalah seseorang yang diatas semuanya! Yang terbaik!

Tidak perduli berapa jauh perkembangan kecerdasaan buatan, tetap tidak dapat menang atas Hyung Yo Hwan. Tentu saja!

Duh... Apa yang harus aku pakai hari ini?

Aku pergi...

Wah, Hari Natal![Desember 2018, Masa Depan]

♪ Dia tidak akan memberikannya kepadamu ♪

Wah, imut sekali! Kenapa kalian sangat imut?

Aku sangat bangga padamu, Hyung Yo Hwan. Kau yang terbaik di Korea.

Tahun 2018 akan berakhir sekarang.

Oh ya, ini adalah hari ulang tahunnya Se Young. Apa yang seharusnya kubeli? Apa yang cocok untuknya?

[Sampai Jumpa 2018]Baiklah!

[Juni 2016, Masa Kini]

Stasiun Berikutnya adalah Stasiun Namyeong, Namyeong

Keluar dari pintu di sisi kanan.

Stasiun berikutnya adalah Stasiun Namyeong, Namyeong

Aku adalah penjelajah waktu. Ketika aku bepergian dengan kereta bawah tanah, aku pergi ke masa depan.

Kereta akan mulai berjalan![Stasiun Namyeong]

Walaupun kau memiliki banyak pertanyaan tentang masa depanmu, aku tidak akan menanggapi pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Karena, aku tidak berminat pada kehidupan orang-orang lain.

Hari Esok Bersamamu

Wah, benar-benar. Mereka tidak terlihat akrab.

- Teman-teman, tolong senyum sedikit!- Ya.

- Ya.- Ya.

- Senyumlah.- Ya.

Kurasa para pengiring pengantin tidak akrab dengan mempelai perempuan.

Oh, tidak, kami sangat akrab!

Tahukah kalian dia adalah fotografer terkenal? Kalian seharusnya merasa terhormat difoto olehnya.

Eh, itu, perempuan yang di sisi kanan,

Perempuan yang melekukkan badannya 45 derajat dan mengarahkan kakinya keluar!

Ya. Berdiri tegaklah. Berdirilah dengan tegak dan berbaur dengan lainnya.

Benar. Jadilah satu kesatuan.

Apa yang harus aku lakukan dengan kedua tanganku?

Oh, Direktur, kau baik sekali. Aku terkejut betapa baiknya engkau.

Aku kira kau sudah berpengalaman, tetapi ini adalah pernikahanmu yang pertama, benarkah?

Baiklah, aku akan mengambil satu (foto).

Aku akan mengambilnya sesudah hitungan ketiga.

Kalau hasil fotonya bagus, aku tidak akan menerima hadiah uang kalian.

Satu, dua, tiga!

Baik!

Hey, Ki Doong.

Kau benar-benar berjelajah tanpa memberitahukan kami? Dimana kau sekarang?

Hey, apa kau tahu apa yang kulihat hari ini? Di tahun 2018, Alpha Craft dan Im Yo Hwan bertanding–

Hey, hey. Jangan beritahukan aku hasilnya.

Kau tahu hari ini adalah ulang tahun Se Young, kan?

Hey, tidak perlu memberitahukan aku. Aku baru saja kembali setelah membeli hadiah buatnya dari tempat yang sangat jauh.

Hey, kalau kau datang kemari, beritahu sajalah daripada menyombong. Dia semakin baik membesar-besarkan sesuatu setiap kali, ya?

- Kau terlihat bahagia.- Ya, Im Yo Hwan menang.

Im Yo Hwan?

Selamat Ulang Tahun! Tetapi aku memiliki janji penting hari ini, jadi nikmatilah ulang tahunmu, kalian berdua.

- Apa?- Eh, apa ini yang tidak kuketahui?

Jangan pikir kau tahu semua hal tentangku.

Ah, Se Young. Ini adalah barang yang sangat baru. Sangat amat baru.

Anggap saja ini barang yang sangat baru yang mengalahkan konsep barang baru. Aku pergi dulu.

Walaupun hadiah ataupun tanda hadiah, terima kasih.

- Lihatlah dia.- Aku akan mengambil ini dan meninggalkanmu sendiri.- Selamat tinggal.

Hei, tapi apa yang sedang terjadi?

Sesuatu yang menyangkut hidup seseorang.

[Song Ma Rin Kecelakaan Mobil 4:14 sore.]

Aduh, kakiku.

Eh, bagaimana bisa Gun Sook meminta kita menjadi pengiringnya?

Ah, benar saja. Tidakkah dia tahu kalau aku tidak menyukainya?

Kita sudah tidak menyukainya selama 15 tahun. Bagaimana dia tidak tahu itu?

Benar-benar.

Dia berpura-pura tidak tahu selama 15 tahun.

Ah, benar.

- Marilah lakukan dengan baik hati, karena dia akan menikah.- Benar.

Ma Rin-pun menahannya,

Oh ya, kenapa Ma Rin sangat kooperatif? Kukira dia tidak akan datang, walaupun kalian semua datang hari ini.

Sungguh, apakah dia tidak punya harga diri? Dia bukan Song Ma Rin yang dulu.

Apakah mungkin perempuan ini disuap oleh Gun Sook tanpa sepengetahuan kita?

Halo, Nyonya. Silahkan minum ini.

Ah, iya.. Aku penggemarmu.

Aku sangat bangga bertemu denganmu, sungguh.

Ya.

Kau sangat dekat dengan suaminya Gun Sook... Maksudku, mempelai pria, iya kah?

Karena kau memotret foto pribadi seperti ini sendirian.

Apakah kau mengambil foto? Itu terlihat seperti sebuah photofolio (buku kumpulan foto).

Kau ingin memberikannya kepadaku sekarang, kan?

Kemungkinan saja, apakah kau memerlukan seorang asisten?

Apakah kau... mungkin... Bap Soon yang dulu adalah seorang aktris cilik?

Sepertinya benar.

Ini benar-benar luar biasa. Kau lebih terkenal daripada aku.

Kurasa tidak berjalan baik di bidang itu.

Seperti perkiraanku, matamu tajam.

Tidak ada seorangpun yang mengenaliku.

Kapan cerita Bap Soon itu beredar? Saat itu aku hanya berusia 6 tahun.

Bap Soon! Karena aku, kau menang undian hari ini.

Kapan lagi kau dapat melihat fotografer kami bekerja, kalau bukan karena Yong Jin-ku?

Bagaimanapun juga, aku tidak akan menerima seorang murid.

Kau gila! Gila!

Kau memaksakan dia untuk menerimamu, kan? Aku akan memohon maaf kepadanya, menggantikanmu.

Apa yang kau katakan?

Fotografer!

Aku tidak yakin bila kau juga memiliki teman yang membuat tekanan darahmu naik sewaktu bersama.

Walaupun dia adalah temanku, tetapi aku sangat takut dia akan mengetahui rahasiaku.

Saat tidak bersama, seringkali aku menerima kabar bahwa dia menjelek-jelekkan aku. Teman seperti itu.

Gun Sook dan aku adalah teman semacam itu.

Aku tidak begitu dekat dengan Gun Sook untuk menjadi salah satu pengiringnya, aku datang kesini untuk menemuimu.

Apakah kau lihat aku tadi tersenyum polos?

Bap Soon!

Namaku, Song Ma Rin.

Kau... adalah orang bodoh.

Walaupun aku tidak sekolah fotografi karena situasi pribadi, aku sudah mempelajarinya selama 7 tahun.

Aku tidak hanya memohon padamu untuk sekedar melihat photofolio ini tanpa berpikir, tetapi lihatlah sekali saja diwaktu senggang.

Walaupun kau berada di kamar kecil, dapatkah kau melihatnya sekali saja?

Ah, benar-benar. Ini hari yang melelahkan. Juga ini sangat berat.

Terima kasih. Terima kasih banyak.

Song Ma Rin. Artis cilik yang berperan sebagai Bap Soon dan cukup terkenal.

Senyum! Aku bilang senyum! Senyum, senyum, senyum.

Ya...

Mengapa? Di masa lalu dia...

Hari ini, aku akan merubah takdir gadis itu.

Karena.. gadis itu mungkin akan menentukan hidupku.

Tidak semua daging sapi rasanya sama.

[20 menit sebelum kecelakaan ]

Aku akan pulang lebih dulu.

- Makan dulu baru pergi. - Aku baik-baik saja.

Dia menolak makan bersama dan berjalan ke minimarket dan akan makan semangkuk mie.

Mie gelas...

Aku terus saja melihat pria itu, sejak beberapa waktu yang lalu.

[Lima menit sebelum kecelakaan]

Permisi.

- Apa yang kau lakukan? - Nona Song Ma Rin?

- Siapa..? - Ah... Itu...

Siapa kau?

- Bisakah bicara danganku sebentar saja? - Tidak mau.

- Secangkir kopi atau yang lain~ - Apa ini..?

- Maaf... - Omo!

Apakah kau mengenalku? Aku tidak mengenalmu.

- Aku bukan seseorang yang bisa membuatmu kaget seperti itu, - Kau aneh.

- Oh, menyeramkan... - Hanya lima menit saja. Permisi.

Aku melihatmu dijalan dan kupikir kau sangat cantik jadi aku ingin minum kopi bersama atau sejenisnya.

Bagaimana kau tahu namaku? Kau memanggilku Nona Song Ma Rin.

Kau cukup terkenal, kau tahu.. Bap Soon--

Cukup. Pujian yang berlebihan membuatku tidak nyaman.

Aku bahkan bukan selebriti. Dan aku mengatakan ini, karena aku sedikit kesal. Tapi...

Lupakan. Ini pertama kalinya aku melihatmu. Kupikir aku terlalu berlebihan.

Tidak, tolong beritahu aku, tidak apa-apa.

Hei, tolong beritahu aku, dan jangan pergi ke arah sini. [2 menit sebelum kecelakaan]

Oh, aku sungguh penasaran.

Tidak, jika kau ingin mengajak bicara seseorang karena penasaran,

kau bisa mengucapkan kata-kata sederhana.

Tapi dua kali menyentuh pergelangan tangan dan menariknya,

dan bersikap seolah-olah jatuh cinta terhadap mereka, mengatakan mereka cantik dan lainnya, itu bisa membuat seseorang merasa kesal.

Seperti itu.

Tapi kupikir akan ada banyak pria di jalan yang mengikutimu dan bilang kau cantik.

Kau bosan dengan itu. Karena kau bosan dengan itu kau merasa terganggu, kan?

Benar, benar. Itu benar, itu bisa terjadi. Aku mengerti.

Jadi, aku mengerti tapi... maukah kau minum kopi atau--?

Aku menolak.

Orang ini sungguh..

Kau hampir mengalami kecelakaan serius.

- Permisi disini. - Ya?

Kau tidak seharusnya melakukan hal ini.

Kau sedikit... apa ya? Sedikit ceroboh.

[Kecelakaan Song Ma Rin]

[Waktu kecelakaan 0:00]

- Nona Song Ma Rin? - Aku tidak menabraknya!

Maafkan aku! Tapi sungguh aku tidak menabraknya! Disini--

- Aku tahu. Aku melihatnya. - Dia berjalan menyeberang seperti model dan terjatuh.

Kukira -- Kukira dia ketakutan! Dia terjatuh, karena dia merasa takut...?

Song Ma Rin...

Mengapa kau pingsan tiba-tiba? Ahh, ini tidak benar.

- Tolong hubungi 119. - Ya, ya.

Bap Soon. Tampil dalam drama 50 eposide "Besok Pagi" pada tahun 1991.

Anak seorang Tentara Pembebasan Korea yang suka makan?

Apa ini? Komedi?

Hanya dengan kata-kata "Tolong beri aku nasi" semua orang menangis dan dengan kata-kata yang sama semua orang tertawa.

[Apa yang kau lakukan dengan hidupmu? - Artis Cilik Song Ma Rin yang berperan sebagai Bap Soon dalam keadaan mengejutkan!!]

Ada apa dengan wanita ini? Dia pasti minum seperti ikan.

[Bap Soon mabuk berat, di Itaewon.]

[Hidupnya pasti berat.][Tidak ada jawaban. Wkwkwk]

Oh.. oh, tidak!

Berapa banyak alkohol yang telah dia minum sampai jadi begini?

[Terlalu lucu. Wkwkwk][Oh, yang benar saja!]

[Bap Soon pedansa yang buruk.] [Hari ini seperti biasanya.. wkwkwkwk]

[Dia seperti minggu kemarin, juga, kan?]

[Beli mata yang tidak melihatnya.]

[Dia sungguh tidak berubah. Wkwk]

[Sangat membencinya.]

Aku ingin hidup bebas. Kau tahu, kan? Kau tahu apa yang aku maksud, kan?

Oke, tidak ada seorangpun hanya kau.

[Dia sungguh ingin mati?]

[Sungguh tidak ada jawaban. Wkwkwkwk][Berikan aku minum...]

Terima kasih, temanku.

Jika dia malu terhadap dirinya sendiri seperti ini, sudah waktunya dia hidup dengan tenang. Alkohol...

Dia lebih mengerikan.

Mengapa kau hidup seperti ini?

Kau sedikit.. apa ya? Sedikit ceroboh.

Anehnya aku merasa kecewa.

Siapa kau?

Iniaku, orang ceroboh yang kau temui sebelumnya.

Dimana ini?

Aku mengalami kecelakaan mobil..

Itu bukan kecelakaan mobil. Kau bahkan tidak sempat tertabrak, kau hanya pingsan tiba-tiba.

Kau tidak terluka sama sekali.

Itu tidak benar, aku mengalami kecelakaan mobil...

Untuk jaga-jaga, nanti bicara dengan dokter dan lakukan pemeriksaan menyeluruh.

Lebih bagus lagi jika kita bisa melakukan pemeriksaan hati sekalian...

Ada apa denganmu?

Ketika seseorang membantumu, pasti ada alasannya, kan?

Hei, tiduran saja. Kupikir kau belum sepenuhnya sadar.

Aku bukan perempuan yang biasa bicara seperti ini...

Kau perempuan ceroboh, yang tidak melakukan banyak hal...

- Maaf? - Sampai ketemu lain kali.

Jika ini adalah takdir.. kupikir kita akan bertemu lagi lain kali.

Apa itu..?

Perawat! Putriku dibawa ke Ruang Gawat Darurat; namanya Song Ma Rin.

- Anda bisa pergi kesebelah sana dan bertanya. - Ya Tuhan, permisi...

Putriku bukan orang rata-rata, orang biasa..

- Ya, jadi mohon pergi kesana-- - Kau tahu dia dipanggil Bap Soon. Dia berbakat, selebriti, ya --

Permisi! Bap Soon... Dimana Bap Soonku?

Maaf?

Tidak, kau tahu- "Tolong beri aku nasi," dia keluar dan mengatakan itu di televisi, kau tahu?

Ibu!

Oh! Aigoo, Bap Soon!

- Mengapa kau berada disini? Keluar... - Apakah kau baik-baik saja?

- Apakah kau baik-baik saja?- Keluar dari sini.

- Mengapa kau seperti ini? - Mengapa kau mencari Bap Soon di luar?

Jika kau seperti itu, orang akan tertawa.

Hai, kearah sini!

Hei, siapa yang akan tertawa? Siapa di Republik Korea ini yang tidak tahu nama Bap Soon?

Otot-ototmu mungkin dalam keadaan syok. Mari kita pergi pijat.

Seseorang yang aku kenal memiliki tempat pijat Thailand.

Siapa? Pria teman kencanmu sekarang?

Klub hikingmu begitu kotor. Bagaimana bisa kalian berkencan bergantian satu sama lain dalam kelompok?

Hei, kau berisik. Kita bisa pergi ke sana, karena kami memang berkencan sekarang.

Ibu, mengapa aku harus bertemu dengan pacarmu? Bulan depan, kau akan ganti pacar lagi juga...

Aku banyak membual tentangmu!

Apakah kau menjual namaku?!

Kau berbohong apa lagi sekarang?

Kalau Bap Soon pergi sekolah ke luar negeri? Atau aku menjadi fotografer?

Jika tidak, aku akan menikah dengan pria yang memiliki banyak uang?

Aku melakukan hal itu, karena aku takut orang akan meremehkan kita.

Jadi, aku harus bilang pada mereka kalau aku bukan putrimu. Itu yang paling mudah.

Menyebalkan. Abaikan saja semua itu dan buat aku terlihat baik, sekali ini saja.

Hai! Bap Soon! Bap Soon!

Aku berjanji kepada mereka dia akan ikut. Apa yang harus aku lakukan?

Akan lebih baik jika dia dipijat...

Mau pergi kemana, Nona?

Pak Supir, aku akan turun disini.

Disini?

Aku ketinggalan sesuatu, maaf.

Hari ini untuk pertama kalinya aku benar-benar bertemu dengan Song Ma Rin.

Sejak aku menjadi seorang penjelajah waktu, ini pertama kalinya aku menyelamatkan seseorang.

Aku penasaran mengapa wanita yang membingungkan dan aneh itu pada akhirnya mati di hari yang sama bersamaku, di saat yang bersamaan denganku.

Aku harus menyelidikinya lagi.

Membuatku penasaran apakah itu patut untuk diketahui.

Di sana...

Min Ah, posemu terlalu seperti gaya Milano untuk pakaian yang berharga ₩9900.

Aku sudah mempelajarinya.

Maafkan aku, tapi pose seperti itu tidak membantu penjualannya naik.

Lakukan itu ketika kau menjadi model pakaian untuk merk ternama.

Bagi kita, lakukan dengan gaya pusat perbelanjaan di internet saja.

Kau melakukannya dengan baik, kau tahu itu.

Kapan kita akan berhasil, Unni?

Ya? Kita akan melihat hari yang lebih cerah, bukan begitu?

Aku akan menggunakan pakaian berharga ₩9900 sepanjang hidupku.

Dan kau mengambil foto untuk pakaian berharga ₩9900.

Apakah kita akan begini selamanya?

Aigoo, menggemaskan sekali!

Buat wajahmu sedikit lebih santai.

Min Ah, mari berpikiran bahwa tidak ada yang perlu kita khawatirkan.

"Tidak ada yang kukhawatirkan. Aku tidak memikirkan apapun. Aku tidak tahu apapun". Ekspresi semacam itu...

Oke.

Oke, bagus!

Aku tidak tahu dengan diriku, tapi kau akan berhasil.

-Pakaian selanjutnya. -Iya.

Iya, apa lagi?

Bap Soon, apa yang kau lakukan hari ini?

Aku sibuk. Kututup teleponnya ya.

Mengapa kau selalu sibuk? Kau selalu saja sibuk. Kau adalah orang paling sibuk di dunia.

Ada banyak yang harus kubeli hari ini.

Iya, terima kasih.

Bantu aku membawa barang-barang itu.

Aku ini pelayanmu? Kau semakin tebal muka saja.

Kau kira aku minta bantuanmu tanpa ada imbalannya? Kau tidak akan setuju.

Gun Sook, hari ini aku benar-benar sibuk.

Kau tahu... portofolio yang kau berikan pada fotografer sewaktu pengambilan foto di luar?

Kau dengar... sesuatu?

Aku bicara dengan Yong Jin soal itu dan dia mengatakan akan memuji-mujimu (kepada fotografer).

Kau akan datang secepatnya, kan? Aku tidak punya banyak waktu.

Menggelikan sekali...

Aku tidak perlu dipuji. Aku tidak akan menggunakan parasut yang kau berikan. Terlalu menakutkan. Siapa tahu apa yang akan terjadi?

Aku hanya melakukannya dengan bakatku.

Hei, bisa lebih cepat? Kau ini lambat sekali.

Yong Jin-ku benar-benar bintang perumahan.

Kau tahu perusahaan MyREITs? MyREITs. Kau pasti tidak tahu.

Dia merupakan direktur di salah satu perusahaan investasi perumahan terbaik.

Mengapa semua ini mahal sekali?

Mereka bukan piring, tapi karya seni. Karya seni.

Fotografer itu menjadi sukses karena Yong Jin-ku.

Dia begitu ingin bekerja sama dengan Yong Jin.

Karena itulah dia mengambil foto untuk album pernikahan kami. Seorang seniman?

Semua orang sama kalau berhadapan dengan uang.

Aku penasaran apa komentarnya tentang fotoku.

Bertanya soal itu agak sedikit... aneh.

Kubilang padamu untuk segera berkeluarga. Aku malu. Benar-benar malu.

Apa kau akan menanyakannya atau tidak?

Mari memberi dan menerima dengan baik, antara kau dan aku dalam hubungan yang kurang baik.

Kita bersepakat dengan benar dan bertransaksi dengan cepat.

Kau juga, lupakan impian tak bergunamu itu dan menikahlah.

Oh, iya. Ada seorang pembantu Yong Jin yang menangani urusan kecil. Mau kukenalkan dengannya?

Urusan kecil?

Iya, ada orang yang melakukan tugas itu dengan baik.

Sampah... Apa yang kau bilang harus kau beli?

Piring, panci, sendok garpu, apa? Cepat pilih. Cepat!

Kau gila. Hari ini aku hanya ingin melihat-lihat. Aku tidak akan membelinya hari ini.

Kalau begitu kenapa kau minta aku datang? Apa demi membuatku merasa lebih buruk?

Beli! Beli ini semua!

Benar, benar. Barang-barang di sini sangat mahal tanpa alasan. Seperti seleramu.

Aku tidak akan membelinya! Lepaskan aku. Aku akan melaporkanmu kepada Yong Jin.

Yong Jin tidak dijual di sini.

Permisi. Anda tahu piring yang membuat orang-orang mengatakan, "Mengapa orang-orang membuang uang hanya demi barang seperti ini?"

-Berikan untuk kami. Dia suka barang seperti itu. -Baiklah.

Kami punya banyak barang di dalam. Lewat sini.

Baik.

-Segalanya dipertahankan dan ditemukan sekarang. -Iya, iya.

Selamat pagi, selamat pagi. Hati-hati dengan ucapanmu.

-Lewat sini, silakan. -Baik. -Sungguh tidak apa-apa, kan?

Tunggu! Tunggu sebentar!

Ah, halo, Senior. Apa kalian sudah makan siang?

Kau ingin menaiki elevator yang sama?

-Kami mau naik. -Tidak boleh kah?

Gunakan yang sebelah saja.

-Halo, Presdir. -Iya. Halo.

Kau ikut, juga?

- Kau pergi duluan. - Ah, bercanda saja.

Apakah aku begitu kekanakan?

Kita akan berangkat.

Apa kau benar kau akan menikah?

Ah, iya.

-Pernikahan kedua? -Bukan.

Pernikahan ketiga? Kau cukup berkemampuan.

Ini pernikahan pertamaku. Yang pertama.

Kau menikah setelah puas berpesta, hah? Strateginya hebat sekali.

Ngomong-ngomong, bukankah pengantin wanitamu 10 tahun lebih muda darimu, kan?

Bukankah itu seperti kau 'merampok buaian'?(Istilah untuk pernikahan yang jauh perbedaan usianya)

Dia seperti itu.

- Hebat sekali! - Hebat sekali.

Jempol.

Hebat sekali.

Seperti yang dilihat...

fase kedua konstruksinya akan selesai tahun 2025.

Maka Kota Jangwon akan memiliki jembatan yang menghubungkan wilayah ibu kota dengan provinsi Chungcheong.

Cara yang lebih normal untuk mengundang gelombang baru pengembangan yang seharusnya sudah diperkenalkan lebih awal,

tapi kepadatan penduduknya rendah, selain itu, hampir tidak ada penduduk pendatang.

Jadi itu berarti, semua orang merasakannya.

Menurut data yang terkumpul, sekarang... sekarang pas waktunya untuk masuk.

Hai. Sudah banyak wacana soal Kota Jangwon sejak lama,

tapi tidak ada jaminan mereka akan meratakan jalannya.

Direktur, percayalah kepadaku.

Ini informasi yang akurat. Mengapa kita tidak bergerak?

Apakah dapat dipercaya?

Sejak awal tahun, harga tanah meningkat setiap menit.

Tempat itu, harga tanahnya tidak bergerak sama sekali.

Apa itu maksudnya? Bisnisnya mulai–

Kabar angin mulai meniup dan menggelikan orang-orang, sehingga mereka mulai–

Jika kita terus menunda...

Grup Baekje akan mengambil semua lahannya.

Grup Baekje?

Iya. Ini adalah off the record (berita tidak resmi).

Baekje merencanakan satu mal outlet yang besar.

-Wah... Kau tahu soal ini? -Tidak.

Hei, hei...

Sebelumnya? Mengapa kau tidak tahu?

Sepertinya kita sudah terlambat sedikit, tapi kita harus masuk segera.

Sekilas saja, daerah itu... bukan lahan yang bagus.

Hei, benar-benar.

Kalau saya melihatnya... di sekitar Kota Jangwon, tapi...

Tepat di dekatnya. Mari lihat tepat di sebelahnya.

-Di sini? -Di sebelah sini, di sini...

Itu di tengah-tengah gunung, Presdir.

Sungguh? Kalau begitu bagus! Harga lahannya pasti murah.

-Berapa harganya? -Apa yang akan kau lakukan dengan membeli daerah pegunungan?

Itu hanya intuisi saya.

Presdir.

Kau pikir aku sengaja ingin mengambil uang para investor?

Menurut informasiku... ini merupakan titik emas.

Diam-diam dan cepat. Kau tahu, kan?

Bukankah seharusnya kami tahu darimana kau mendapatkan informasi tersebut jadi kami bisa mengerti?

Kalau begitu, bisakah kau membongkar sumber informasimu, Direktur Kim?

Lebih dari informasi yang kau dengar ketika bermain biliar dan minum-minum...

Informasi yang kumiliki selalu lebih akurat...

Setiap kali... Kau tidak bisa bekerja seperti ini setiap kali.

- Ini tidak bagus. - Pada waktu yang tepat,

- Aku akan memberitahukanmu. Percaya saja padaku. - Soal Kota Jangwon...

ada bukti jelas sehingga aku melakukan presentasi yang panjang–

Aku sungguh jamin itu.

Tidak, aku memberitahumu hal ini karena aku punya datanya.

- Presdir... - Itu bukan daerah yang bagus!

Terasa tidak benar. Aku tidak merasakannya.

Aku tidak bisa membelinya. Aku pergi.

Rapatnya sampai sini saja.

Dia benar-benar sesuatu. Maksudku, apa gunanya rapat jika dia bertindak seperti itu?

Begitu saja, dia hanya membuat lingkaran di peta?

Siapa yang tidak tahu informasinya sangat kuat?

Direktur, apapun itu, Presiden–

Sekretaris Hwang...

Aku tidak tahu dari mana President Yoo mendapat infonya. Apa dia punya pendukung atau sesuatu?

Apa dia benar-benar anak yatim piatu?

Bagaimanapun aku pikirkan, dia mungkin anak haram dari keluarga kaya.

Jika bukan, seorang anak haram politikus.

Bagaimanapun, dia punya suatu rahasia besar yang tersembunyi.

Astaga!

- Kau terlalu berisik!- Ah, i-iya.

Aku akan diam.

Santai. Direktur Kim tetap pekerja paling keras.

Aku tidak akan mengubah kembali ke cara yang Direktur Kim bicarakan.

Dalam beberapa bulan, rencananya akan berubah seperti perkiraanku.

Namun demikian, kau bisa meyakinkan dia atau semacamnya.

Bilang dia bahwa aku melihat semuanya di masa datang?

Atau kau bergabung di rapat menggantikan aku? Hah?

- Perlukah?- Hei, kau ingin menjadi penggantiku?

Hei! Hei! Hei, Ki Doong.

Apa? Kenapa kau memanggilku? Apa?

Aku akan memberimu nomor lotre untuk minggu ini.

Aku tidak percaya.

4, 8, 9, 15, 23, 25. Benar?

4, 8, 9, 13, 15, 2--,

Aku bilang aku tidak akan percaya! Jangan bicara tentang hal itu.

Kau bilang kau tidak akan pernah memberitahuku. Bilang aku tidak akan menang lotre selama hidupku.

Mencoba membodohiku.

- Nomornya bercanda, kan?- Tentu saja.

Apa kau kira aku mengingat hal seperti itu?

Jika aku ikut campur, hidupmu akan menjadi hancur.

Jika aku merubah arah hidupmu sedikit saja, itu bisa menyebabkan kerusakan serius di masa depan.

Aku tahu, aku tahu. Kau tidak mencampuri hidup orang lain.

Tetapi, belum lama, aku mencampuri hidup seseorang.

Apa?

Aku tahu akan ada kecelakaan, jadi aku menyelamatkan seseorang, seperti pahlawan.

Kau?

Tetapi jika aku menyelamatkan seseorang setelah melihat kecelakaan yang akan datang,

tidak seharusnya aku merasa bangga

dan gagah karena menyelamatkan mereka, kan?

Jika semua orang tahu, mereka akan memintaku untuk melindungi dunia ini, menunggu di antrian, memohon padaku...

Semua akan memintaku untuk menyelamatkan mereka disini dan disana, bukan?

Apa jenis masalah yang kau perbuat?

Aku terus berpikir tentangnya.

Apa seseorang yang kau tahu? Seorang wanita?

Aku tidak tahu dia. Iya, seorang wanita.

Seorang wanita?

Kenapa harus dia?

Apa dia cantik?

- Sedikit.- Dia pasti cantik! Cantik.

Tidak, tidak.

Lalu apa? Apa dia manis?

Aku benar tidak tahu.

Ya ampun, kau membeli banyak sekali.

Baik, aku kira minum di rumah lebih baik daripada minum diluar dan pingsan.

"Ayo pelan-pelan sedikit.""Aku tidak mau, aku akan minum lagi."

Sudah jadi lap.

Lagipula tidak ada pria yang melihatku juga. Lebih pantas aku membeli pakaian dalam baru daripada minum.

Aku tidak mau. Aku akan minum sampai aku mati.

"Oppa, beri aku ₩1300 untuk membeli soju."

Apa ini?

Iya?

Apa?

Iya.

Iya, ini Sinbi Studio. Anda mengajukan portofolio anda baru-baru ini, bukan?

Selamat, kau lolos.

Kau tinggal mengacu kurikulum dan panduan akademik dalam buku ini.

Kau harus ikut serta dalam orientasi masuk.

Permisi.

Kau bilang aku diterima masuk akademi, kan?

Iya, masuk akademi.

Itu aneh. Aku menerima telepon sebelumnya mengatakan bahwa aku lolos.

Iya, kau lolos masuk akademi.

Bukan asisten studio?

Maaf?

- Choi Ji Won.- Iya.

Saya pesan ini untuk jam 6.

Halo, Guru.

Kau ambil kelasku? Aku akan lebih sering melihatmu, aku rasa.

Aku melamar sebagai asistenmu. Sudahkah kau lihat portofolioku?

Iya. Kau punya bakat yang perlu dikembangkan melalui akademi dan praktek. Apa ada masalah?

Haruskah aku sedikit lebih jujur?

Aku tidak percaya orang seperti kau.

Memegang kamera dan bergaya sombong. Aku telah melihat banyak sekali.

Aku tidak mengerti kenapa kau salah sangka.

Sulit untuk mencari nafkah di depan kamera, jadi kau pilih jalan ini.

Kau dahulu hidup di bawah sorotan, jadi malu menjalani kehidupan normal seperti orang lain.

Harus melakukan sesuatu yang glamor supaya merasa berharga.

"Ah, aku bisa memindahkan diriku dari depan kamera ke belakang kamera."

Dari yang kulihat, seperti itulah.

Kau berprasangka.

Prasangkaku biasanya tepat. Sudah hidup sekian lama.

Kau berpikir 'melihat untuk percaya'.

Dalam fotomu, aku merasakan hal-hal yang tidak terlihat dalam gambar.

Karena itulah aku menjadi penggemarmu, dan karena itulah aku suka foto-fotomu.

Kau seseorang yang percaya pada semua yang terlihat.

Alasanku ingin mengambil foto adalah karena yang terlihat tidak selalu dapat dipercaya.

- Nona Bap Soon - Namaku Song Ma Rin.

Jika kau punya harga diri, jangan minta temanmu untuk mencari pekerjaan.

Yang kau pikirkan hanyalah bagaimana mendarat dengan parasut. (Dipekerjakan karena koneksi dari seseorang yang berposisi tinggi). Apa?

Apa kau lihat bukan segalanya?

Munafik...

Tujuh tahun yang lalu, aku terlahir lagi disini.

Permisi, apa kau baru saja mengambil fotoku?

Apa yang kau akan lakukan dengan foto seperti itu?

Aku turun di stasiun Namyeong setelah bertengkar dengan seseorang.

Hei, hapus fotoku lalu pergi.

Seperti keajaiban, aku selamat.

Kadang, aku pikir,

"Pasti ada alasan hidupku diselamatkan."

Di depanku, apa ada masa depan istimewa yang menanti?

Aku harap ada.

Oh.

Kebetulan.

Wah, kita bertemu lagi seperti ini.

Pemberhentian berikutnya adalah Namyeong.

- Menarik.- Pemberhentian berikutnya Namyeong.

Pemberhentian berikutnya Stasiun Namyeong. Pintu di sebelah kanan.

Apa anda pulang ke rumah?

Apa kau pergi begitu saja?

Iya, kita bertemu lagi.

- Ayo pergi bersama.- Silakan duluan.

Bertemu lagi seperti ini adalah kebetulan. Ayo makan malam bersama.

Kau terus menyentuhku.

Maaf?

Tidak, terakhir kali kau sentuh lenganku dua kali, mencoba menarikku turun, dan sekarang kau melakukan ini..

Aku lebih suka jika kau tidak melakukan itu. Kita bahkan tidak kenal satu sama lain.

Kau sangat teliti. Berarti kau mengingat semua itu?

Iya, aku cukup konservatif.

Selain menyentuh, bukankah "memegangmu" ungkapan yang lebih baik?

Kau bicara sedikit cabul, untuk seseorang yang konservatif.

Korea-Amerika? Kau orang Korea-Amerika?

Buatan Amerika?

Kutebak begitu karena kau sangat sensitif dan bersikap ramah serta terlalu bebas dengan wanita yang kebetulan kau temui.

Dalam situasi ini, aku tak yakin sampai titik mana aku harus berpura-pura mengenalmu.

Aku tidak mempelajarinya di sekolah, kalau begitu... Selamat tinggal.

Apa si keparat itu pria penjual lemari? Sungguh...

Hari ini aku hanya akan memberi salam singkat. Karena ada pria aneh yang mengikutiku.

Masih ada orang yang menyapa tempat ini.

Apa-apaan?

Aku akan mentraktirmu makan.

Apa ada restoran bagus di sekitar sini?

Tak berhasil. Ini masalah besar.

Ayo pergi minum. Ayo minum bersama.

[Bir dan Soju]

Satu 500 (ml) di sini!

Terima kasih.

Minum pelan-pelan. Makanan kecilnya masih belum keluar.

Aku pemilih terhadap orang.

Aku tak bisa minum apapun selain bir.

Soju terlalu pahit.

Ya.

Aku minum dengan seseorang yang tidak kukenal, ini pengalaman yang menarik.

Tolong segera beri kami makanan kecilnya.

Aku bukan jenis wanita yang minum dengan makanan kecil.

Jadi kau bukan jenis wanita seperti itu. Kau juga konservatif.

Apa pekerjaanmu?

Aku hanya mengambil foto.

Umurmu?

Apa yang akan kau lakukan kalau kau tahu umurku?

Aku hanya penasaran.

Mengapa kau penasaran tentang aku?

Aku hanya penasaran. Apa aku harus punya alasannya?

Aku akan minum ini dan pergi.

Bersulang.

Aku tak terlihat berumur 31 kan?

Kau terlihat berumur 31.

Berapa umurmu?

Sembilan belas. Cuma bercanda, 30 tahun.

Kau punya pekerjaan?

Kau pengangguran, ya?

Tak apa. Semua orang menemukan tempat mereka di masyarakat suatu hari. Tak apa-apa.

Saya Presdir di perusahaan yang lumayan bagus yang berinvestasi di real estate.

Aku hanya berhati-hati dalam mengatakannya.

Aku cukup berhati-hati.

Kau sukses di usia yang begitu muda. Menjadi Presdir di perusahaan real estate.

Real Estate.

Estate, mengapa kau melakukan itu padaku?

Saat pertama kali kita bertemu waktu itu, kau menggodaku.

Menggodanya?

Waktu itu, kau menyentuhku, memegangku dan...

Hentikan bicara tentang itu!

Apa tak pernah ada pria yang bilang dia menyukaimu? Terus mengatakan hal yang sama berulang-ulang.

Kurasa aku cukup meninggalkan kesan.

Atau kau merasakan percikan atau sesuatu?

Kenapa jadi jengkel...

Tak apa, Noona paham.

Jangan buat ekspresi seperti itu.

Ini bukan memahami. Ini salah paham.

Aku tak akan pulang ke rumah. Aku hanya akan pergi ke kamar kecil.

500 (ml) lagi di sini!

Setelah memesan aku harus pergi ke kamar kecil supaya aku bisa lanjut minum.

Hanya satu lagi, kemudian aku akan pergi.

Ahjussi, apa yang kau lakukan?

Maaf, pintunya rusak.

Pegangi pintunya rapat-rapat!

Aku memeganginya!

Kau harus memegangnya rapat-rapat. Aku tak ingin memperlihatkan apa-apa!

Ah, Kamar kecil ini buruk sekali...

Ayo pergi ke Blue House (kantor kepresidenan) untuk mengajukan keluhan.

Hei, hei! kenakan pakaianmu dulu. Ritsletingmu terbuka.

Oh!

Ah, lucu! Lucu! Pintuku (ritsleting) terbuka.

Kau, jangan menyukaiku terlalu banyak. Kau tak tahu apapun tentang aku.

Ya, Aku takkan pernah menyukaimu.

Kurasa aku pasti telah melakukan kesalahan waktu itu.

Aku pasti telah gila.

Bagian mana dariku yang begitu cantik?

Kudengar mataku benar-benar sangat cantik,

tapi kakiku juga sungguh cantik.

Jika kau terlalu percaya diri tentang tubuhmu, mengapa kau tidak memperlihatkannya saja?

Aku bukan wanita murahan. Aku juga tidak hidup dengan mudah.

Kencan? Tak menyenangkan. Cinta? Memuakkan. Kau bisa mengerti seleraku, kan?

Percaya pada diri sendiri dan berani.

Haruskah aku mengatakan padamu lebih jujur, sedikit kasar?

Diluar aku terlihat polos tapi didalam aku baik dan sangat manis,

jadi jangan menyukaiku.

Kau hanya akan terluka.

Sakit.

Kau tahu, aku bisa sangat mematikan. Hatimu akan terkoyak.

Jika aku bilang padamu aku menyukaimu dua kali maka kau sungguh akan menempel padaku selama 3 hari 2 malam.

Dan kau menyuruhku untuk tidak menyukaimu?

Aku tak tahu siapa yang menempel pada siapa.

Temanmu akan memperolokmu, bahwa kau mengencani Bap Soon.

Bap Soon berumur 40 tahun sekarang, kan?

Apa yang dia lakukan untuk hidup? Kau akan muak mendengar kalau hidupku tidak menjadi baik.

Orang yang tak punya hubungan apapun denganku mengasihaniku dan mengolok-olokku...

Kau harus melihat orang-orang mengunyah hidupku seperti makanan pendamping.

Kau tidak akan tahu.

Kau mungkin salah satu dari pria-pria itu.

Khayalanmu berlebihan.

Apa?

Dengan ketenaran usang, kau berlebih-lebihan tanpa henti.

Kau tahu apa?

Tentu saja, aku tak tahu apapun, begitu juga tak ada seorangpun yang tahu tentang hidupmu.

Tak ada yang tertarik pada kehidupan orang lain. Mereka juga sibuk menjalani hidup mereka sendiri.

Kau pasti punya banyak waktu.

Mendengarkan apa yang diocehkan orang, tak tahu apa-apa.

Apa kau sedang mengajariku? Kau setahun lebih muda dariku.

Hidupmu terlalu singkat untuk terbungkus di masa lalu.

Kau ingin dilihat sebagai seorang pria?

Kau kira kau bisa membuat hatiku berdebar?

Besok...Besok matahari akan terbit.

[Festival kembang api terbesar yang diselenggarakan oleh pertunjukan api besar malam ini]

[25 Maret 2019. Masa depan.]

Ayo. Tak ada waktu untuk ini.

Di sana, bukankah itu aku?

Karena itu, karena itu kau harus kembali ke masa sekarang.

Jika kau disana, mati, tak seorangpun tahu apa yang akan terjadi padamu. Kau bisa menghilang.

Apa yang kau katakan? Aku akan meninggal?

25 Maret 2019 pukul 9:15 malam, adalah ketika kau meninggal.

Kau punya kurang dari 30 menit. Cepat.

Cepat!

[Stasiun Namyeong]

Aku tahu ada sesuatu sedang terjadi.

Pada tanggal 25 Maret 2019.

Kita tidak akan pernah bisa pergi ke tanggal itu, dan hari ini adalah kali pertama kita sampai ke sana.

Kupikir ada sesuatu sehingga aku tak pernah bisa pergi ke setelah hari itu.

Benar. Itu karena aku meninggal.

Wah. Hebat. Itu mengagetkan.

Akan lebih mengagetkan kalau seseorang tidak meninggal. Bukankah kematian itu pasti?

Aku akan hidup setidaknya lima puluh tahun lagi. Aku akan hidup lebih lama darimu.

Kalau begitu hidup lebih lama. Orang ini diam-diam membuatku kesal.

Kalau begitu coba temukan gadis itu.

Gadis yang mengalami kecelakaan bersamamu, yang tewas pada waktu yang sama denganmu.

Dia tewas bersamaku?

Di UGD. Pada waktu yang sama.

Aku tak tahu siapa itu, aku tidak melihat wajahnya dengan jelas.

Jadi kau harus menemukan dia dulu.

Dia satu-satunya yang terkait dengan kematianmu sekarang. Siapa tahu?

Dia mungkin punya kunci yang akan menyelamatkanmu.

Di masa depan, kau hanya punya waktu kurang dari tiga tahun.

Kau keparat murahan!

Apa kau tahu apa yang kaulakukan?

Kau akan tahu.

Kenapa aku tidak pingsan saja?

Aku mungkin tidak mengatakan kakiku bagus kali ini, kan?

Ya. Mungkin tidak. Aku tidak sejauh itu.

Aku melakukannya.

Perempuan gila.

Astaga, astaga.

Kenapa aku seperti ini? Aku pasti gila.

Oh, kotor sekali. Ya Tuhan, aku sangat amoral.

Itu bukan aku.

Aku tidak akan jadi diriku lagi. Itu bukan aku.

Real Estate akan bilang aku gila.

Lagipula kami tidak akan pernah bertemu lagi. Aku akan pura-pura tidak tahu.

Lupakan, aku akan dilahirkan kembali hari ini.

Ugh. Aku merasa seperti mau mati.

Aigoo.

Wanita aneh itu, apa kau kira dia punya kunci penting dalam hidupku?

Hm, kita hanya bisa melihat dan menunggu.

Tidak ada cara untuk jadi dekat dengannya saat ini.

Dia kan wanita, bukan pria.

Dia cantik.

Kepribadian lebih penting bagiku.

Kau tak menyukainya? Katakan itu setelah menjilat ludahmu. (Jangan bohong).

Jorok sekali. Aku serius.

Kalian tak akan hidup bersama, apa yang kau khawatirkan?

Benar, membuat semacam hubungan tapi tidak terlalu dekat.

Menjaga jarak itu bagus.

Pada siapa kau katakan itu sekarang?

Ahjussi, sebentar saja.

Langit begitu cerah, dan udara sangat segar.

Seoul masih hidup.

Hah? Kita kebetulan bertemu lagi.

Astaga.

Kenapa kau di sini?

Aku sedang lewat, dan kebetulan kita bertemu lagi.

Mengatakan kebetulan lewat sini agak...

Aku sangat mabuk kemarin.

Aku harus memanfaatkan kesempatan ini untuk meminta maaf.

Kemarin, kalau aku membuat kesalahan, maafkan aku. Aku tidak ingat apa pun karena lupa kalau sudah mabuk.

Ingatanmu hilang?

Aku tidak ingat apa pun.

Sungguh? Tidak ada sama sekali?

Ya, tidak ada. Apa aku harus mengingat sesuatu? Atau tidak?

Lebih baik tidak. Tapi kenapa kau bicara informal?

Entahlah. Aku tak ingat, tapi kurasa cara bicaranya tetap.

Mungkin kita jadi sangat dekat.

Kalau begitu, sampai ketemu lagi.

Ya, ya.

Secara kebetulan.

Kau tidak mabuk sama sekali.

Oh, ya. Aku lupa memberi ini padamu.

Bawalah, kau akan membutuhkannya.

Tapi hari ini tidak akan hujan. Aku sudah mengecek cuaca sebelum keluar.

Mungkin, bisa hujan.

Tapi cuaca sangat cerah.

Aku punya permintaan.

Ke mana dia pergi?

Kau cantik. Hebat! Oke!

Bagaimana kau bisa mendapat ekspresi yang tepat?

Apa kau bermeditasi?

Ekspresimu luar biasa.

Kau yang terbaik.

Teirma kasih, Unni.

Untuk apa?

Kudengar kau mencegah aku dipecat oleh Presdir.

Kau baru tahu sekarang?

Kabar buruk menyebar seperti kebakaran,

tapi kabar baik hanya disimpan sendiri.

Sebarkanlah itu.

Terima kasih.

Kalau kau sukses, kau sebaiknya membawaku!

Kau harus mendorong dan menarik. Kau tahu?

Bawa perlengkapan dan baju ke dalam!

Apa? Aku sedang mau keluar.

Cuaca tiba-tiba hujan.

Sudah kubilang akan hujan.

Hei, bagaimana kalau membuat program perkiraan cuaca?

Tak bisa. Para ahli meteorologi akan kelaparan. Omong-omong, aku mau keluar.

Lagi! Kau membawa-bawa dunia lain! Belakangan ini kau terlalu sering ke dunia lain.

"Dunia lain?" Kadang cara bicaramu agak berlebihan.

- Kau pikir aku akan mati?- Kalau begitu ke mana kau pergi?

Ke dunia lain.

Nanti, anggur beras dan pancake sayuran?

Tentu!

- Gi Seok.- Oke.

Oh, dingin sekali.

Anggur beras! Ya!

[Tiga bulan kemudian. Masa Depan.]

Apa ini?

Dia pemuda yang sangat menarik.

Sayang?

Kau sudah pulang?

Padahal jam pulang kerja masih lama.

Bukankah kau terlalu menunjukan sebagai pengantin baru?

Pengantin baru?

Jangan memandangku seperti itu, ini memalukan.

Kita sedang bulan madu?

Alih bahasa dipersembahkan oleh Padepokan Anak Negeri @ Viki

[Hari Esok Bersamamu]

Bahkan belum tiga tahun, tapi tiga bulan kemudian kami menikah?

Waktumu di masa depan hanya kurang dari tiga tahun lagi.

Rasanya seperti ini.

Apa yang harus kulakukan?

Takdir atau apa pun. Aku hanya harus menghindarinya bagaimana pun juga.

Meninggal pada waktu yang sama. Ini tidak sering terjadi.

Apa yang kulakukan untuk menikahi gadis ini? Apa ini?

Kau dan aku, hubungan apa yang kita punya?

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.