All language subtitles for Somehow 18 - Episode 06

af Afrikaans
ak Akan
sq Albanian
am Amharic
ar Arabic
hy Armenian
az Azerbaijani
eu Basque
be Belarusian
bem Bemba
bn Bengali
bh Bihari
bs Bosnian
br Breton
bg Bulgarian
km Cambodian
ca Catalan
ceb Cebuano
chr Cherokee
ny Chichewa
zh-CN Chinese (Simplified)
zh-TW Chinese (Traditional)
co Corsican
hr Croatian
cs Czech
da Danish
nl Dutch
eo Esperanto
et Estonian
ee Ewe
fo Faroese
tl Filipino
fi Finnish
fr French
fy Frisian
gaa Ga
gl Galician
ka Georgian
de German
el Greek
gn Guarani
gu Gujarati
ht Haitian Creole
ha Hausa
haw Hawaiian
iw Hebrew
hmn Hmong
hu Hungarian
is Icelandic
ig Igbo
ia Interlingua
ga Irish
it Italian
ja Japanese
jw Javanese
kn Kannada
kk Kazakh
rw Kinyarwanda
rn Kirundi
kg Kongo
ko Korean
kri Krio (Sierra Leone)
ku Kurdish
ckb Kurdish (Soranรฎ)
ky Kyrgyz
lo Laothian
la Latin
lv Latvian
ln Lingala
lt Lithuanian
loz Lozi
lg Luganda
ach Luo
lb Luxembourgish
mk Macedonian
mg Malagasy
ms Malay
ml Malayalam
mt Maltese
mi Maori
mr Marathi
mfe Mauritian Creole
mo Moldavian
mn Mongolian
my Myanmar (Burmese)
sr-ME Montenegrin
ne Nepali
pcm Nigerian Pidgin
nso Northern Sotho
no Norwegian
nn Norwegian (Nynorsk)
oc Occitan
or Oriya
om Oromo
ps Pashto
fa Persian
pl Polish
pt-BR Portuguese (Brazil)
pt Portuguese (Portugal)
pa Punjabi
qu Quechua
ro Romanian
rm Romansh
nyn Runyakitara
ru Russian
sm Samoan
gd Scots Gaelic
sr Serbian
sh Serbo-Croatian
st Sesotho
tn Setswana
crs Seychellois Creole
sn Shona
sd Sindhi
sk Slovak
sl Slovenian
so Somali
es Spanish
es-419 Spanish (Latin American)
su Sundanese
sw Swahili
sv Swedish
tg Tajik
ta Tamil
tt Tatar
te Telugu
th Thai
ti Tigrinya
to Tonga
lua Tshiluba
tum Tumbuka
tr Turkish
tk Turkmen
tw Twi
ug Uighur
uk Ukrainian
ur Urdu
uz Uzbek
vi Vietnamese
cy Welsh
wo Wolof
xh Xhosa
yi Yiddish
yo Yoruba
zu Zulu

Original subtitles

Diterjemahkan Oleh WahyuAndri IG @whyuandri Luwuk, Banggai.

Aku ada di taman bermain dekat apartemenmu, ayo bicara sebentar.

Aku akan tunggu sampai kau datang.

Kau tahu kan aku orangnya tidak mudah menyerah. Aku tidak akan berbuat jahat padamu.

Kumohon. 5 menit saja, eh tidak, 3 menit saja.

Jika kau tidak mau, kemarilah walau hanya semenit saja.

[Episode 6 Part 1]

3 langkah.

3 langkah apaan? Bisa hentikan tidak?

Baiklah, semenit saja.

Aku yang duluan bicara.

- Bagaimana bisa kau tahu jalan kemari? - Apa itu penting?

- Sekarang... - Aku turun karena mau memperingatkanmu.

- Jika kau ikut campur urusanku lagi, awas kau. - Bagaimana ini?

Aku juga mau memperingatkanmu.

- Aku akan terus ikut campur urusanmu. - Apa?

Sepertinya kau jadi semakin berani sejak kejadian pagi itu.

Sudah cukup.

Itu kan bukan salahku.

Kau sudah menyelamatkan hidupku.

- Aku ingin bertahan hidup karenamu. - Kau mulai lagi.

- Jika kau masih mau lakukan itu... - Tentu saja, walau kau lupa nanti...

Aku akan terus ikut campur urusanmu.

Itu pilihan terbaik yang kubuat.

Lihat saja nanti, kau akan tahu bagaimana aku ikut campur urusanmu.

Syukurlah dia baik-baik saja.

Walau hatinya sakit.

- Tunggu aku. - Kami tidak akan meninggalkanmu kok.

Coba lihat.

- Kenapa? - Tadi jariku kejepit pintu. - Apa?

Jariku bengkok, si bodoh Oh Kyung Hwi benar.

- Benarkah? - Mustahil.

- Itu kebetulan saja. - Bisa saja bukan. - Apa maksudmu?

Tidak, bisa saja jarimu terluka karena main bola.

Tapi, jarinya bisa bengkok begitu kan mustahil juga.

Mungkin saja ini doa Oh Kyung Hwi pada Tuhan, atau ini kutukan.

Aku pernah nonton yang seperti ini di TV, jika seseorang terkejut, bisa jadi hilang akal sesaat,...

Benarkan?

- Hei... - Itu tidak masuk akal.

Ayo pergi.

Selamat pagi. Na Bi.

Hei, Oh Kyung Hwi! Bagaimana kau akan tanggung jawab soal ini, hah?

Cepat katakan, sialan!

Aku sedang tidak mood untuk bicara dengan kalian sekarang.

Kami juga, cepat jawab pertanyaannya tadi.

- Bagaimana bisa ini terjadi? - Aku tidak terlalu penasaran.

- Tapi, cepat jawab. - Jika tidak...

Jika tidak apa? Tutup mulutmu.

Apa?

Jangan bicara denganku di jalan. Minggir.

Aku sudah bicara denganmu baik-baik.

Hei kau, awas kau ya! Akan kutendang kau!

Dasar brengsek. Sialan.

- Kenapa kau ke sini? - Entahlah.

Aku ke sini bukan untuk menemuimu.

- Kau memang ahli membuat orang malu. - Kau masih saja begitu.

- Oke, maaf yang kemarin. - Jangan minta maaf padaku, tapi pada Kyung Hwi. - Apaan?

Oh, ya.

- Apa orang aneh kemarin itu pacarmu? - Oh Kyung Hwi. - Ya, dia sangat aneh.

Dia sangat cocok denganmu.

Kau bertemu dengannya

Kenapa anak muda sepertimu pergi ke sauna?

Apa-apaan? Buka pintunya, aku bisa mati.

Buka! Kau tidak mau buka? Kubilang buka, Sialan!

Aku sudah dengar lagu-lagu bandmu.

Liriknya jelek.

- Apa kau bilang? - Kurasa yang kau lakukan itu sia-sia.

- Kau akan bertahan? - Aku juga tidak mau begini.

Maksudku hidupmu, kau terus melarikan diri. Kau akan bertahan?

Han Na Bi tidak bisa mengatasi trauma masa lalunya.

Masalahmu adalah melarikan diri.

Lebih baik kalian seimbangkan.

Kau tidak bisa melarikan diri selamanya.

Hadapilah semua, itu akan membuat masa depanmu jadi lebih baik.

Aku tahu, ayo bicara di luar saja.

- Kau siapa? - Maafkan aku.

- Kyung Hwi, aku duluan. Aku takut terlambat. - Baiklah, pergilah.

Pergilah.

- Kau merasa buruk, kan? - Aku akan di sini 1 jam. - Han Na Bi.

Dia di sana sendirian selama 1 tahun.

Mencoba bertahan sendirian dan terluka. Dia di sana sendirian.

Jadi, tolong dengarkan permintaannya. Tidak sulit, kan?

Kalian cocok sekali.

- Di sini, kan? - Ya.

Tunggu sebentar.

10 menit, tidak. Tunggu 5 menit!

Kenapa? Memangnya ada apa?

Kau pasti terkejut siapa yang datang.

Masuklah.

Eun Don. Da Eun.

Lama tidak jumpa.

Bukan karena aku tidak mau menemuimu, tapi karena aku takut.

Jadi, aku tidak ke sini walau aku terus merindukanmu, sungguh.

Baiklah.

Temanku membanting gitarku kemarin. Jadi, aku membawa gitar baru.

Tapi, gitar ini tidak sebagus dulu.

Apa lagu favoritmu?

Aku lupa.

[Episode 6 Part 2]

Menyenangkan?

Kau bisa marah, sudah kubilang, kan? Aku akan ikut campur urusanmu.

Walau aku tidak dapat persetujuan darimu. Semuanya karena aku mau. Tapi, tidak apa.

Semua yang kulakukan demi dirimu.

Tidak ada niat jahat.

- Tidak bermaksud buruk. - Terima kasih.

Aku harus berterima kasih.

Aku malu untuk mengakuinya, tapi sangat sulit untuk mengajaknya, dia sangat pasif.

Tapi, bagi orang yang terus berusaha...

...dan membujuk, pasti bisa berhasil. Jadi kau tidak perlu marah.

- Hentikan. - Semuanya kulakukan untukmu.

Apa kau ingin buat Ayah jadi gila?

Apa kau tahu panggilan seperti apa yang aku terima?

Berhentilah bersikap begitu.

Apa kau tidak berpikir sebelum melakukannya?

Menurutmu apa yang akan Ibunya pikirkan setelah melihatmu?

Jika kau yang jadi Ibunya, kau pasti tidak mau menemui orang sepertimu.

Ayah tidak suka melihat putri Ayah dibuat susah orang, kau tahu itu?

- Ya, aku tahu. - Kalau begitu sadarlah.

Sekalipun kau melakukannya, itu tidak akan mengubah apapun.

Hatimu harus lebih kuat lagi. Orang-orang masih hidup.

- Aku tahu itu. - Sekarang kau sudah tahu. - Memang aku masih akan tetap melakukannya, dan kurasa aku sudah gila.

Aku juga tidak mau Ayah merasa lelah karenaku.

- Han Na Bi! - Hidupku sudah berat, jika aku mati, biarkan aku...

Biar aku saja yang menyusulnya.

- Han Na Bi. - Aku malu, pergilah.

Kau mulai lagi.

Kau bilang kau malu pada dirimu sendiri.

Sudah berapa lama lukamu ini? Kenapa belum sembuh-sembuh?

Kau pasti sengaja agar aku yang mengobatinya.

Apa kakimu baik-baik saja?

Kau tahu?

Banyak yang tidak tahu cara memakai obat ini.

Sebenarnya ini bisa mematikan sel kulit.

Obat ini tidak bisa ditetesi langsung.

Lihat? Seperti ini.

Cara yang sebenarnya, hanya ditaruh saja di area luka.

Sudah kubilang, kan?

Orang-orang tidak tahu cara menggunakannya.

Ayahmu gunakan cara yang salah, itu karena salah paham.

- Atau karena tidak tahu. - Oh Kyung Hwi, cukup. Aku tidak apa-apa.

Jangan ikuti aku.

Yang mau tanya-tanya episode kelanjutannya,...

Follow & DM IG saya @whyuandri.

Diterjemahkan Oleh WahyuAndri Luwuk, Banggai.

Can't find what you're looking for?
Get subtitles in any language from opensubtitles.com, and translate them here.